P. 1
Rhenald Kasali Blogspot Com 18

Rhenald Kasali Blogspot Com 18

|Views: 12|Likes:
Published by Arya Setyaki
Rhenald
Rhenald

More info:

Published by: Arya Setyaki on Jun 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2013

pdf

text

original

Share

2

More

Next Blog»

Create Blog Sign In

Beranda

JUMAT, 30 MARET 2012

TENTANG BLOG INI

Dalam Pusaran Perubahan - Sindo 29 maret 2012
Pusaran perubahan kembali menghantam Indonesia. Setelah pasaran automotif berjaya pada 2011, kini harga bahan bakar minyak (BBM) dunia bergerak naik. Ketika negara-negara tetangga menjadikan kebijakan kenaikan harga BBM-nya secara lebih independen dan fleksibel dalam pengambilan keputusan, di Indonesia justru sebaliknya. Demikian pula ketika perekonomian Indonesia menapak naik, persaingan justru semakin meningkat, dari luar dan dari dalam. Ketika demokrasi berkembang tanpa arah, teknologi membuka semua dinding rahasia. Menjadi sangat terbuka dan cepat berubah. Pusaran perubahan tengah dialami oleh hampir semua sektor usaha, besar maupun kecil. Perasaan gundah bukan hanya ada di pikiran CEO atau para pemilik perusahaan, melainkan juga para manajer dan pegawai di bawah. Dirasakan oleh para guru dan dosen, hakim dan jaksa, serta para pemimpin pusat maupun daerah. Statistik ekonomi yang membaik justru bisa menimbulkan pusaran baru. Kepada setiap orang yang berada di dalam pusaran perubahan, setidaknya tiga hal ini perlu diketahui. Pertama, persoalan perubahan yang penting bukanlah soal “memasuki dunia baru”, melainkan bagaimana “membuang” kebiasaan-kebiasaan lama. Kedua, perubahan menuntut hati yang bersih. Seberapa hebatnya prestasi perubahan yang Anda berikan, kalau tidak dilakukan sepenuh hati dan seputih kapas, Anda akan tergulung arus balik perubahan. Lantas ketiga, dalam setiap perubahan yang paling menentukan adalah self management.

Blog ini bukanlah blog pribadi Rhenald Kasali, melainkan blog yang berisi kumpulan artikel beliau yang dimuat di berbagai media massa di Indonesia.
PROFIL RHENALD KASALI

Rhenald Kasali adalah dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan Ketua Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi universitas tersebut. Selain bergerak sebagai akademisi, pria bergelar Ph. D. dari University of Illinois ini juga produktif menulis. Buku-buku yang ditulisnya selalu menjadi perhatian kalangan bisnis dan hampir semua bukunya menjadi best seller di kalangan mahasiswa. Berikut beberapa buku yang telah ditulis Prof. Rhenald Kasali. Sembilan Fenomena Bisnis - 1997 Membidik Pasar Indonesia: Segmentasi, Targeting dan Positioning, Gramedia Pustaka Utama (1998) Sembari Minum Kopi Politiking di Panggung Bisnis, Gramedia Pustaka Utama Sukses Melakukan Presentasi, Gramedia Pustaka Utama (2001) Change!, Gramedia Pustaka Utama (2005) Recode Your Change DNA, Gramedia Pustaka Utama (2007) Mutasi DNAPowerhouse, Gramedia Pustaka Utama (2008) Wirausaha Muda Mandiri, Gramedia Pustaka Utama (2010) Myelin: Mobilisasi intengibles sebagai kekuatan perubahan, Gramedia Pustaka Utama (2010). Buku ini menjadi rujukan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia Cracking Zone, Gramedia Pustaka Utama (2011) Selain mengajar di Universitas Indonesia, ia juga menjadi dosen terbang di Program Magister Manajemen Universitas Sam Ratulangi, Universitas Tanjung Pura, Universitas Udayana, dan Universitas Lampung.

Membuang Kebiasaan Lama Anda tentu masih ingat bagaimana orang tua memberi iming-iming agar Anda siap memasuki dunia baru. Hadiah bila naik kelas, pesta sunatan, cincin kawin, dan tentu saja permen manis agar tidak menangis sehabis menerima suntikan imunisasi. Iming-iming seperti itu diteruskan para pelaku ekonomi. Termasuk agar Anda mau menerima kenaikan harga BBM. Ada paket Bantuan Langsung Sementara Masyarakat dan samar-samar terdengar ada paket jalan-jalan untuk rektor dan aktivisaktivis mahasiswa, konon pula ada “hadiah”bagi oknum anggota partai politik yang tidak menentang kebijakan ini. Namanya juga konon,bisa betul bisa juga wallahu a’lam. Tapi bagaimana membuang kebiasaan lama? Ampun, ini memang masalah besar yang bisa menjadi penghalang. Manusia sulit sekali membuang kebiasaan-kebiasaan lamanya, apalagi pikiran-pikiran lamanya. Perubahan setidaknya memiliki dua dimensi, yaitu dimensi berubah (changing) dan dimensi tidak berubah (not changing). Pengalaman saya membantu lembaga-lembaga nasional melakukan perubahan menunjukkan, sebagian besar kita lebih banyak menaruh perhatian pada aspek dimensi yang pertama (changing ). Changing memiliki the plus side (persepsi terhadap manfaat perubahan) dan the negative side (persepsi terhadap biaya, upaya, dan risiko-risiko bila Anda berubah). Padahal not changing juga penting. Manusia juga menimbang-nimbang apa plus-minusnya bila ia tidak berubah. Selama benefit terhadap adanya perubahan lebih besar dari cost-nya, kita sering berpikir bahwa manusia sudah pasti siap untuk berubah. Padahal dalam kenyataannya tidak demikian. Manusia ternyata juga menimbang-nimbang the plus side of not changing (manfaat kalau tidak berubah) dan the negative side of not changing (ruginya bila tidak berubah). Pusing ya? Begitulah perubahan. Selama the plus side of changing tidak diimbangi dengan the negative side of not changing, manusia Akan tetap berada “di dunia lama”. Hidup dalam aturan dan cara berpikir lama. Jadi cost-benefit analysis saja tidak cukup. Untuk meninggalkan dunia lama,manusia perlu diberi tahu konsekuensi- konsekuensi negatif apa

Penghargaan
Atas kerja kerasnya, Rhenald mendapatkan beberap penghargaan sebagai berikut. Piagam Penghargaan Satya Lencana

converted by Web2PDFConvert.com

Kalau Anda cinta perubahan. yang enam bulan lalu tercatat memasuki 41. FEUI (2003) Guru Besar Pada 4 Juli 2009. Jadi melihat keindahan di depan tembok saja belum tentu membuat seorang anak melompat ke atas tembok setinggi dua setengah meter.Tapi yang menarik perhatian saya. Mudah kita membedakan mana pemimpin yang cinta jabatan dan mana yang cinta perubahan. Rhenald dinobatkan menjadi guru besar Ilmu Manajemen di Universtas Indonesia. Yayasan Pengembangan Kreatifitas . Indonesia juga menjadi negara terbesar pembeli sepeda motor (tahun 2011. yaitu melihat apa yang tidak atau belum terlihat. dengan jumlah rekening koran sebesar 101 juta (menurut data Lembaga Penjamin Simpanan).kejadian negatif. melainkan juga meninggalkan dunia lama dengan penuh kedamaian. meski sekitar 29 juta-an masuk dalam kategori miskin. Apa yang harus Anda lakukan? Pengalaman saya menemukan orang-orang yang berada di dalam pusaran perubahan bukan hanya terdiri atas mereka yang menentang perubahan. Indonesia telah menjadi negeri penenggak air mineral terbesar di dunia. Ia baru melompat kalau pantatnya akan digigit anjing besar bertaring tajam yang mengejar di belakangnya. Mereka bukan hanya bisa beralih memasuki dunia baru dengan selamat. Pelatihan-pelatihan seperti itu menjadi penting di era performance management tidak lain karena setiap orang telah berubah menjadi manusia robotic yang hanya peduli dengan indikator-indikator kinerja utamanya atau yang biasa dikenal dengan istilah KPI (key performance indicator). membuka lima cabang dalam setahun susahnya setengah mati. Padahal sebagian besar orang bukan pemimpin dan tak terpilih menjadi change agent dalam perubahan.com . Perbankan juga sangat progresif. Diperkirakan 8-9 juta orang setiap tahun naik menjadi kelas menengah. Piagam Penghargan Rektor UI tgl.8 Maret 2012 Beternak Sapi di Timur . Orang yang mengaku cinta perubahan bisa saja sesungguhnya pencinta jabatan yang bertarung habis-habisan mempertahankan kekuasaannya. Hanya pemimpin-pemimpin yang melakukan perubahan dengan keikhlasan dan cinta pada perubahan yang akan selamat mengawal perubahan.Sindo 15 Maret 2012 Community of Trust . Anda akan siap terhadap kemungkinan Anda hanya bisa memimpin satu kali. sedangkan di negara ASEAN. Melalui berbagai pelatihan.orang-orang ini terbentur oleh kejadian.Kebenaran akan menemukan pintunya sendiri. Diperkirakan saat ini 56.5% dari 237 juta warga Indonesia sudah menjadi warga kelas menengah. Ketika manusia terlalu fokus pada pekerjaannya atau apa yang ditugaskan kepadanya (dalam birokrasi dikenal dengan istilah tupoksi). pecundang bicara kotor dengan umpatan yang tak tersalurkan. melainkan karena mereka tidak terbiasa “melihat” apa yang “tidak” atau “belum” terlihat.praktik yang ada umumnya mengacu pada literatur-literatur dan best practice yang seakanakan menempatkan semua orang sebagai change agents atau change leaders. Diberi tahu saja tidak cukup. Rhenald Kasali Founder Rumah Perubahan Diposkan oleh Rhenald Kasali di 21:07 Tidak ada komentar: Rekomendasikan ini di Google Karya Satya 10 tahun dari Presiden Republik Indonesia .Jawapos 19 Maret 2012 Ekspor Gampang-gampangan . Piagam No. Ada melakukan people development dan Anda menjaga reputasi sekuat tenaga karena tanpa reputasi kekuasaan tak punya gigi.wikipedia. Saat pengukuhannya sebagai guru besar. Kejadian-kejadian negatif bisa berakibat karya perubahan menjadi sia-sia. dan tak pernah protes kendati harga per liter air mineral dalam kemasan bisa lebih mahal dari harga BBM (Premium). pegawai dilatih agar memiliki sikap proaktif yang melekat pada diri setiap individu. Pemenang melenggang riang. Self Management Di mana peran Anda dalam pusaran perubahan ini? Praktik. sesungguhnya Anda tidak perlu bercemas hati. ternyata kontributor terbesar adalah rekening-rekening pribadi di atas 5 miliar rupiah. 9 Mei 2005 Alice & Charlote Biester Award (1995) Dosen Terbaik. Selamat menjalankan perubahan.21% dari seluruh nilai converted by Web2PDFConvert.Sindo 22 Maret 2012 Redeem Economy . 46/SK-YPK/IV/2005 Piagam Penghargaan dari Rektor Universitas Indonesia sebagai Penulis Buku .Jawapos 26 Maret 2012 Perdebatan Harga BBM . Jadi pertumbuhan kantor cabang bank tercepat di dunia saat ini ada di sini.yang akan ia terima bila ia tidak berubah.1 juta unit). Manusia perlu dibukakan matanya. Hanya orang-orang yang memiliki keberanianlah yang mampu melihat hal-hal yang tak terlihat. Hati Bersih Belakangan saya juga bertemu dengan orang-orang yang mengaku berhasil melakukan perubahan. Dan hanya merekalah yang mampu membawa diri dalam pusaran perubahan. Membuka 100 kantor cabang dalam setahun adalah hal biasa bagi bank-bank di Indonesia. Maka latihlah diri Anda agar mampu “melihat” yang tak terlihat dan “mendengar” apa yang tak terdengar. Semua itu hanya mungkin dibersihkan oleh hati yang bersih.Sindo 1 Maret 2012 ► ► Februari (8) ► ► Januari (9) ► ► 2011 (13) BBM Untuk Kelas Menengah . Surat No.Jawapos 12 Maret 2012 National Branding . maka biasanya mereka tidak mampu melihat hal-hal yang berada di luar titik fokusnya.Tapi sepanjang Anda melakukannya dengan sepenuh hati. UI . sumber www. 8.Jawapos 26 Maret 2012 Setiap tahun kita mendengar orang-orang kaya Indonesia bertambah terus.com PENGIKUT ARSIP BLOG ▼ ▼ 2012 (74) ► ► Oktober (9) ► ► September (7) ► ► Agustus (4) ► ► Juli (7) ► ► Juni (12) ► ► Mei (4) ► ► April (6) ▼ ▼ Maret (8) Dalam Pusaran Perubahan . Itulah yang membedakan seorang winner (pemenang) dengan seorang looser (pecundang). 112451/4-22/2004 Penghargaan "KREATIVITAS" di bidang Pendidikan dari Yayasan Pengembangan Kreativitas.Sindo 29 maret 2012 BBM Untuk Kelas Menengah . bahkan “mendengar” yang “belum”atau “tak terdengar”. Berbagai latihan umumnya sangat diperlukan untuk melatih karyawan agar mampu “melihat”. Hasilnya mungkin saja mengagumkan. Rhenald membawakan orasi ilmiahberjudul "Keluar dari Krisis: Membangun Kekuatan Baru Melalui Core Belief dan Tata Nilai". Di antara para pembuka rekening itu.

Sekolah.dan Singapura (grade 92) RP.000.-. Ada yang memakai logika cost accounting yang sangat logis. 12. Wajar jika mereka sungguh merepotkan otoritas di bandara yang terlambat memperbesar kapasitas sehingga bandara menjadi sangat sempit. Hebat ya kelas menengah kita. tapi yang jadi tameng warga miskin. namun mengaburkannya dengan mengabaikan biaya-biaya transportasi dan manajemen usaha. Rakyat masih harus berjuang membela kepentingannya. tetapi kita tidak diberitahu bahwa harga segitu hanya berlaku kalau rakyat bisa membeli di bibir sumur yang menampung minyak. Kalau pada rakyat kecil keadilan tak ditegakkan. Maklum saja. Rhenald Kasali Founder Rumah Perubahan converted by Web2PDFConvert. maka rekyat kecil berhak mendapatkan subsidi dalam bentuk lain yang lebih langsung. bahkan akan ter-eskalasi bila ditunda. listrik. kelas menengah memberontak. kemungkinan di atas ada rasa tidak adil dalam bagi-bagi rezeki. menurut kantor Kementrian Koperasi dan UMKM jumlahnya mencapai 54. Artinya. Kalau BBM sudah menjadi konsumsinya kelas menengah dan sulit di-diferensiasi. bongkar membongkar. setahun tercatat lebih dari 50 juta penumpang (2011) terbang.com . Tengoklah ucapan-ucapan para politisi.7 juta rupiah (tertinggi).. rumah sakit. Masalah itu hanya bisa diatas bila kita mau sungguh-sungguh mengatasinya dan rela berkorban. Guru-guru di Jakarta dan kota-kota besar lainnya kini juga mulai beralih dari mencicil sepeda motor ke mobil-mobil murah. Jadi. Data-data ini dipakai orang bisnis yang bebas dari kepentingan politik.” Kita membidik penghapusan subsidi pada kelas menengah ke atas. Kalau para pejabat negara banyak terlibat konflik kepentingan dan korup. Seorang pemimpin rumah sakit pemerintah milik daerah mengatakan rata-rata dokter di RSUD yang ia pimpin bisa membawa variable income antara 10. “yang dibidik kaki. Di Bandara Soekarno-Hatta saja. Hanya saja. Padahal itu negeri sosialis berlambang palu dan arit. 15. Mereka berpandangan populis bahwa BBM kita sudah terlalu mahal. Thailand sudah mematok harga BBM dunia dengan asumsi USD 140 kendati harganya belum menyentuh setinggi itu.. Saya tak membayangkan apa jadinya perekonomian kita bila kita terus saling mengunci dan menunda penyelesaian masalah. Bahkan membuat anak-anak kita bebas trek-trekan. tawar menawar. dan sebagainya. Mengapa segala hal menjadi sulit belakangan ini? Saya mnduga sebabnya ada pada rasa keadilan yang pupus di atas mau pun di bawah. subsidi harus ditarik dari kelas menengah dan hanya diberikan pada mereka yang berhak. kelas menengah yang hebat-hebat ini ternyata masih mengkonsumsi subsidinya kaum miskin. Pantaskah kelas menengah Indonesia yang semakin kaya ini menikmati subsidi yang demikian besar? Tentu saja tidak! Subsidi harus sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkannya. sampai ke pelosok Nusantara sudah mencapai 280 juta unit.. tetapi yang kena adalah kepala. 12. Yang korupsi tidak ditangkap. Sementara kelas menengah di Thailand harus membayar Rp. bunga banknya masih mahal. Masalah akan tetap menjadi masalah. alat-alat pertanian. sebagian besar warga hidup dari sektor mikro dan informal yang hidup tanpa jaminan sosial memadai dan menjadi kejaran Satpol PP. Tak berlebihan bila jumlah ponsel yang dimiliki penduduk dari Sinabang di Pulau Simeulue. dan ini berarti musibah bagi rakyat jelata. Harga serendah itu juga mengabaikan aspek reinvestasi atau perawatan yang dibutuhkan untuk pengembangan usaha. 4. pengamat atau bahkan rakyat biasa. Harga Tak Wajar Dengan berbagai dalih saya membaca media massa dan melihat di televisi. pengambilan keputusan menjadi lamban.(Blue gasoline 91) di Filipina (unleaded) Rp. Harga yang disajikan tepat sekali. penyelesaian tentang subsidi ini sudah bukan logika ekonomi. Dengan demikian harga BBM Indonesia (Ron 88) yang dijual seharga Rp.simpanan di bank. Sangat lega. Meski demikian. harus diakui pula. Kita menjadi seperti hansip di tahun 1990-an yang kala itu hendak dipersenjatai oleh militer tanpa latihan yang memadai. perakat di antara kita. yang nyolong sandal malah dipenjarakan. tetapi atas nama sikecil. kurang berani. Bicara dengan orang kaya ternyata sudah semakin sulit di negeri ini. melainkan tidak adanya fair play yang membuat trust di kalangan para politisi sudah memudar. bahkan dalam tangkap menangkap. pelayanan para dokter terhadap pasien miskin ini belum membaik: Sering terlambat dan dipandang sebelah mata. para “pengamat kaya” mewakili cara berpikir kelas menengah yang enggan berubah itu..147. 8 juta perbulan. Kalau benar mengapa takut? Di bawah sungguh terasa. sedangkan yang hidupnya sudah nikmat tak mau berubah. senang bergaya hidup – tetapi kalau bisa dapat yang disubsidi juga tak ditolak. Pendapatan terbesar itu diperoleh dari pelayanan pada pasien Gakin (Keluarga Miskin). Mengapa bisnis kontrakan rumah belakangan ini marak sekali? Jawabnya adalah karena si miskin tak mampu mencicil sebesar yang ditetapkan pasar.500.695. gajinya banyak yang sudah mencapai Rp. Alih-alih mau menolong rakyat kecil.12.5 juta dan menampung sekitar 111 juta tenaga kerja. mengambang. tertunda-tunda. kendati di mulut gang sudah tersedia sate yang enak. transportasi publik. Semuanya mewakili kaum jelata padahal semuanya punya mobil bagus dan anaknya dididik di sekolah mahal.kita nikmati dengan nafas lega. Tapi sayangnya. Demikian pula di China yang berkisar Rp. China tahun ini sudah menaikkan harga BBM dua kali dan sedang mengeluarkan regulasi yang memungkinkan BUMN nya menjual harga mengikuti ketentuan pasar. Trust itulah bondingnya.semuanya memberlakukan harga non-subsidi.5 juta rupiah (terendah) hingga 100. atau membeli sate sejauh lima kilometer. perumahan. ia menyesalkan.453. bahkan kekuasaan menjadi tak bergigi.

ketentuan perundangundangan yang carut marut. sehingga BUMN energi tidak memiliki kesempatan berinvestasi dalam teknologi dan ladang-ladang minyak baru di mancanegara. sehingga mampu menjalankan peran sebagai penjamin masa depan energi Malaysia. Arab Saudi.Sindo 22 Maret 2012 Masih adakah energi murah di atas muka bumi ini? Pertanyaan ini dijawab setiap bangsa dengan catatan berbeda-beda. saling mengunci dan saling membohongi. Sebagian besar rakyat tentu mengantre di jalur subsidi. insentif terus diberikan pada pengusaha perminyakan. Bagaimana Indonesia? Selain cadangan minyaknya tidak besar. Pengambilan keputusan serba sulit. Petronas juga dikembangkan dengan cara yang sama. Bangun Logika Cerdas Suasana politik seperti ini memang sungguh merisaukan. Sudah demikian. berhasil mengembangkan teknologi laut dalam. Ini belum ditambah dengan ruwetnya birokrasi dan bisingnya kicauan politik dengan segala conflict of interest yang mengacaukan pikiran anak bangsa. Rusia. isinya tidak boleh lagi setuju atau tidak setuju harga BBM dinaikkan. dan Kanada menemukan cadangan-cadangan baru. domestik. mengapa seseorang bersedia membeli harga nonsubsidi perlu menjadi perhatian pembuat kebijakan. Anda kaum cerdas mungkin bisa membedakan mana pemimpin yang baik dan benar serta mana politisi jujur dan yang mengaburkan masalah. China di sisi lain. Namun. koordinasi yang amburadul. teknologi terus dikembangkan. perdebatan harga BBM sudah tidak jelas lagi. ia tahu BBM murah identik dengan perawatan mesin yang mahal. mendorong BUMN migas menjamin masa depan energi bangsa dengan investasi besar-besaran dan tentu saja masyarakat yang cerdas. cadangan minyak dan gas yang kita miliki menyebar dalam volume kecil-kecil di lokasi yang berjauhan. sehingga berhasil membangun kilang-kilang besar di mancanegara dan mendapatkan jaminan suplai dari Sudan. mungkin ia orang yang taat beribadah dan tahu persis bahwa subsidi BBM itu bukan haknya. yang terjadi adalah harga naik dan mahal. bukan penonton setia acara televisi.dan tentu saja mereka mengaku sangat berkeberatan menggunakan BBM nonsubsidi atau BBM subsidi yang dinaikkan harganya. Kedua. Amerika Serikat. Dengan cara berbeda. Sebagai warga negara. Akal sehat saya mengatakan. keduanya justru berjaya di laut dalam.BBM murah membuat pengeluarannya boros. jumlah mereka tidak banyak. atau Malaysia sekalipun. bahkan dividennya lebih banyak diperah untuk menambal APBN. infrastruktur prima dan korupsinya terkendali. Orang yang saya temui ini mengatakan pertimbangannya logis saja. Ternyata tidak. tapi tidak terjamin ketersediaan dan masa depannya. Mereka bisa menghasilkan minyak dan gas murah dengan sejumlah catatan: cadangan besar terkonsentrasi. Arab Saudi dan Venezuela. Kalau survei hendak diajukan. Saat bahan bakar berbasiskan fosil yang ada di atas permukaan bumi mulai menipis.Petrobraz dan Statoil. Di beberapa stasiun pompa bensin. Brasil.Diposkan oleh Rhenald Kasali di 21:06 Tidak ada komentar: Rekomendasikan ini di Google JUMAT. jaminan masa depan energi tidak ada. baik minyak maupun gas dengan teknologi canggih. dan bukan pendukung partai yang berkuasa. Sayangnya. tetapi rakyatnya tenang. Venezuela. Jadi energi murah. memanjakan empat BUMN-nya dengan berbagai insentif dan harga minyak dalam negeri yang tinggi. Pertama. saya masih bisa menemukan pengemudi sepeda motor yang dengan kesadaran penuh membeli bensin nonsubsidi. dan tarikan mesinnya terhambat. sudah tidak ada lagi bagi Indonesia kecuali kita mempercepat pembangunan infrastruktur sampai ke daerah-daerah terpencil. namun payah infrastrukturnya. ada kepastian berusaha yang memadai. atau harga dinaikkan tetapi masa depan terjamin. situasi politik yang membingungkan dan converted by Web2PDFConvert. Pikiran saya menerawang pada iklan-iklan yang dikeluarkan Kementerian ESDM yang menjelaskan siapa yang berhak mengonsumsi BBM bersubsidi. Harga boleh berubah-ubah. Kalau tidak demikian. mohon maaf. Tetapi kalau cara kerjanya buruk. Keadaan ini berbeda sekali dengan cadangan yang dimiliki negara-negara lain seperti Qatar.com . sehingga mampu mengeksplorasi minyak di mancanegara. insentif yang diberikan untuk investasi migas tidak memadai. Semula saya berpikir orang yang saya temui di jalur nonsubsidi adalah rakyat yang kaya dengan pendapatan tinggi. survei seperti ini sama dengan menanyakan anak sekolah dasar pilih yang mana. mengembangkan teknologi baru. dividen tidak diambil pemegang saham. Jangan lupa juga kita tinggal di negara kepulauan dengan azas kesatuan. Brasil dan Norwegia adalah dua negara yang beruntung karena oil powerhouse-nya. Namun bagi rakyat kecil. masuk surga atau neraka? Jawabannya pasti sudah jelas. berpikir logis dan tak mudah terprovokasi oleh janji-janji bohong. 23 MARET 2012 Perdebatan Harga BBM . jangka pendek dan konsumsi. saya tentu maklum dengan kondisi birokrasi. Ia mengaku dirinya bukanlah seorang yang religius. Survei yang cerdas hanya membandingkan BBM murah. Cara berpikir kita sangat lokal. ketersediaan buruk.

bangsa ini tak akan pernah maju. antara Taking Economy dan Redeem Economy. tetapi keduanya mempunyai nasib yang berbeda.” Ia hidup dalam budaya mengambil atau “taking economy”. Kalimat. Agenda terselubungnya tidak ada. ilmuwan. atau bahkan oleh oposisi sekalipun. termasuk orang-orang yang pernah mengancam dirinya atau orang yang tidak dikenalnya. Dan bagi saya itu sungguh menyebalkan. ia adalah pribadi yang sangat pemilih dalam pergaulan. masih merasa kecil. Amir dan budi sama-sama baik dan pintar. converted by Web2PDFConvert. Tidak hanya itu. Ia enggan membangun masa depan.”Apa yang akan kamu dapatkan dari teman-temanmu?” Kalau saya pikir-pikir kembali. dan terlihat bahagia. apa usahanya. Bahkan memberikan yang terbaik. perampok hutan. Namun membiarkan rakyat hidup dalam logika yang tidak cerdas. Amir kini terlihat lebih tua dari usianya. sedangkan Budi lebih lebih ingin mendengarkan. Setiap berhubungan dengan orang lain ia selalu menyimpan agenda “akan mendapat apa saya dari sini”. Yang ada di kepalanya adalah bagaimana memberi. Karena sering bermain. "kalau ke sana kamu akan mendapatkan apa?" sering sekali saya dengar dari ucapannya. pengamat politik. Wajahnya lusuh dan menyimpan berbagai masalah yang siap diletupkan. Ia menyambung hidup dari belas kasihan kawankawannya. Amir selalu bertanya “berapa yang bakal gue terima?” Otak dan cara berpikir Amir adalah otak pendek. Isi BBM (Blackberry Messenger) yang ia sebarluaskan lebih banyak nasehat dan ajaran agama yang menakut-nakuti. “Mengambil manfaat” atau “mengambil” membentuk perilaku Amir sedari kecil. atau menerima tawaran baru untuk pindah kantor. akan bertemu siapa ia disitu. wajahnya tersenyum dan ia merasa pemberiannya belum apa-apa. ibunda Amir selalu mengingatkan anaknya. Anda ingin tahu apa yang membedakan keduanya? Mereka berdua adalah simbol dari pertarungan ekonomi yang tengah di hadapi manusia-manusia Indonesia. Ia tidak memberi sambil memilih-milih orang. Persis seperti poitisi yang baru merasakan nikmatnya diberi panggung untuk menyalah-nyalahkan orang lain. Ia memberi tanpa pernah berpikir akan mendapatkan sesuatu. atau ayat-ayat kita suci yang menyejukkan. Saya ingat betul sewaktu kecil. Ia hanya bisa melihat apa yang kasat mata. tak mau bersusah payah untuk menikmati sesuatu di hari tua. sehat. saya suka bertanya mengapa ibunda Amir mengijinkan anaknya bermain dengan saya. RHENALD KASALI Founder Rumah Perubahan Diposkan oleh Rhenald Kasali di 04:30 1 komentar: Rekomendasikan ini di Google Redeem Economy . Ia bahkan sering mengingatkan pentingnya memilih teman. dan setiap mminta pekerjaan selalu itolak kawan-kawan. pemerintah. Amir banyak mengeluarkan kata-kata yang memilukan. Bahkan setiap mulai bekerja. Ia membantu siapa saja. Wajahnya mengeluarkan cahaya. Bangsa ini perlu mereposisi dari cara memimpin bodoh-bodohan kepada cara cerdas yang berpikir jauh ke depan dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang. Rambutnya tipis dan banyak kerutannya. sebut saja si Amir dan yang kedua Budi. Budi justru berada dititik perilaku dan aura yang berbeda dengan Amir. yaitu energy security. saya jadi mengerti cara berpikir ibunda Amir. penuh antusias.Jawapos 19 Maret 2012 Sewaktu kecil saya mempunyai dua orang sahabat. Bagaimana Budi? Kontras sekali. Redeem Culture Budi menjalankan prinsip sebaliknya. Istrinya minta bercerai beberapa tahun yang lalu. Tanpa ketersediaan energi. bukanlah pilihan yang harus diambil baik oleh partai yang berkuasa. yaitu apa yang harus menjadi “haknya. Anda berada dibagian yang mana? Taking economy Amir adalah typical rata-rata masyarakat kita yang mudah tersulut emosi.infrastruktur yang buruk menyulitkan kita untuk mendapatkan BBM murah. Amir ingin banyak berbicara. bahkan sering mengajak saya bicara. Inilah yang menurut saya telah membuat Amir gagal. ibunda Amir selalu bertanya kemana ia hendak pergi. kami hanya mendengar keluhan dan amarah. Yang pertama.com . Setiap bertemu. Sama sekali ia tidak memikirkan bagaimana masa depan perusahaan yang akan merekrutnya. politisi yang menjual negara untuk kepentingan pribadi dan para spekulator yang mejual “money games”. kerusakan alam yang ditimbulkan atau potensi bagi pribadinya untuk berkembang. Dan itu diamini oleh Amir. bahkan ia sering menasehati saya agar jangan bermain dengan teman-teman tertentu khususnya orang-orang yang tak jelas jelas sosial dan bukan anak siapa-siapa. Amir sudah lima tahun menganggur. Yang menjual dan membeli sama-sama berpikir seperti ”Amir” dan kelak bernasib seperti Amir. Sedangkan Budi lebih banyak mengirim jokes dan informasiinformasi berharga. positif. Ini pulalah yang sekarang banyak diajarkan orang-orang bodoh di masyarakat yang selalu bicara soal “kaya” atau “cara cepat menjadi kaya. Setiap kali diajak bepergian. kecurangan-kecurangan yang harus ia jalankan. Setiap memberi.” Ini pula yang ada di otak para perusak areal tambang.

Maklum. ekspor Indonesia mencapai USD 15. Kalau manusia sudah biasa memberi. maka dengan sendirinya ia tak perlu mengambil. ya hanya sedikit sekali yang harus diutak-atik. Barang yang diekspor sama dengan yang dibuat di dalam negeri. Ia mendatangi bawahan-bawahannya bukan melulu didatangi. Anda ingin menjadi Amir atau Budi. Atau kemasannya dikupas sama sekali. Kalaupun disesuaikan. yaitu cara berpikirnya. Ekportir bisa marah besar dibilang bisnisnya “gampang. Dulu sewaktu saya memasuki Kantor Departemen Perdagangan. Ia menuliskan pengalaman-pengalaman hidupnya dan pengetahuan yang ia miliki untuk dibagibagikan kepada orang lain. Saya berharap tiga tahun lagi. Untuk “memberi” ternyata Budi harus bekerja keras. Ia membaca banyak buku sebelum memberi kuliah. tak lama setelah menterinya berganti. Karena itu pulalah distribusinya pun sederhana saja. tetapi jamu beri-beri tetap diproduksi kendati orang yang terkena penyakit beri-beri sudah hampir tidak ada. Sebab. Lantas bagaimana legacy perubahan menteri-menteri sekarang untuk Indonesia 25 tahun ke depan? Ekspor atau Marketing Kata “ekspor” memang masih lazim dipakai oleh banyak negara. Cukup warna dasar biru dengan tulisan “Kementerian” (bukan lagi “Departemen”) Perdagangan. Padahal. Itu pun kalau menterinya sudah benar-benar memiliki cara pandang baru yang lebih match. Tinggal terserah yang membeli di luar negeri mau dibungkus lagi dengan merek buatan mereka (repacking) atau dijual dalam bentuk komoditas polos (unbranded). Cara “gampang-gampangan” ini pun tidak mudah untuk diubah. ekspor migas semakin hari semakin kecil. tetapi membuang memori “ekspor” atau cara-cara dagang ekspor. Tapi begitulah Change! Manusia lebih sulit membuang kebiasaan dan paradigma lama daripada mengadopsi sesuatu yang baru. Januari 2012 ini saja. Pasalnya. Kemasannya juga sama. Bahkan honornya di koran tak pernah ditagih. Bedanya.Sindo 15 Maret 2012 Pekan lalu saya diminta sahabat-sahabat saya dari Kementerian Perdagangan untuk berbicara tentang national branding(yang sudah saya uraikan minggu lalu). para aparatur negara. Silahkan memilih.05% dari total ekspor kita. membuat mesin bekerja lebih sempurna dan melatih orangorangnya memberikan pelayanan terbaik. maka Anda akan mengerti yang saya maksud. para pejabat dan menteri tengah sibuk ganti logo. Rhenald Kasali Founder Rumah Perubahan Diposkan oleh Rhenald Kasali di 04:29 Tidak ada komentar: Rekomendasikan ini di Google Ekspor Gampang-gampangan . kalau melihat data statistik. lebih pas dengan tuntutan zaman. kata ini sudah jarang disebut.sama dengan mereka dan sebagian besar masih saya kenali. ekspor berkonotasi bisnis “gampanggampangan”. Inilah rahasia orang-orang bahagia yang hidupnya sejahtera dan berkelimpahan. yang diganti menteri baru bukan logonya. sekarang mayoritas sudah aktif berbahasa Inggris. Silahkan buka kamus.sahabat karena suatu ketika saya pun pernah bersama. logo baru yang lebih sederhana sudah tersemat di dada para pejabatnya. Budi tak pernah bertanya “berapa gajinya” sejak mulai berkaier sampai sekarang. Ia hanya bekerja keras. Pilihan anda itulah yang menentukan hasil akhirnya. Dari jumlah itu. reformasi birokrasi itu sebenarnya adalah peningkatan pelayanan. Ia membuat keputusan lebih cepat.49 miliar. Inilah yang harus kita ajukan pada wirausaha-wirausaha muda agar bangsa ini bisa kembali meraih kejayaan. dulu kita pernah menuai 60–70% pendapatan ekspor dari migas. Nama mereknya juga sama. otaknya panjang.97 miliar atau 18. tetapi paradigmanya. Namun dalam literatur pemasaran internasional.gampangan”. Hasilnya logo berbentuk payung yang ada warna hijau dan birunya. ekspor Indonesia memang naik terus. Mengapa cara “ekspor” disebut cara “gampanggampangan” dan sulit dibuang? Jawabannya adalah karena itulah cara termudah. cuma “membuang” kelebihan kapasitas produksi yang tak terserap di pasar domestik ke luar negeri. jelas ini suatu kemajuan. cara berpikir para follower. Mungkin ini karena arahan Menteri Gita Wirjawan yang sadar pentingnya bahasa dalam diplomasi pasar global. dan birokrat yang sehari-hari mengurusi perizinan dan masyarakat. dan melatih diri memberi.com . dan keberuntungan selalu berpihak kepadanya. naik 6% dibandingkan Januari tahun lalu. menjadiunbranded. Pasangan kata “giving” bagi orang-orang seperti Budi bukanlah “taking” melainkan redeem.Akibatnya Budi mememiliki banyak teman dan namanya selalu disebut dimana-mana. yaitu tinggal USD 2. pejabat. supaya kompetitif di pasar global dan domestik. Mereka bisa mengadopsi bisnis batu bara atau kelapa sawit. Tanyakanlah converted by Web2PDFConvert. Sekarang. Di pabrik jamu saja ada puluhan produk minuman kesehatan baru dibuat. Bukankah perubahan belum pernah terjadi sebelum manusia berhasil mengubah cara berpikirnya? Maksud saya. Orang-orang seperti ini mampu melihat hal yang tak terlihat. Saya sebut mereka sahabat. Bagi para penggagas diversifikasi ekspor yang dipikirkan 25 tahun lalu. payungnya sudah hilang. di era kejayaan migas Indonesia. susahnya setengah mati.

Maklum komunitas yang saya maksud ini adalah Indosat-BlackBerry Community. tetapi ikatan rasa percaya di antara mereka besar sekali.Jawapos 12 Maret 2012 Malam minggu kemarin saya di undang oleh suatu komunitas yang mungkin tak akan pernah saya lupakan dalam hidup saya. dan Eropa Barat.secara random kepada para pemilik produk atau komoditas Indonesia. tak ada converted by Web2PDFConvert. Tidak terlalu sulit. Apa akibatnya? Indonesia menjadi ramai oleh para pembeli yang berdatangan ke sini. dilakukan upaya pengendusan pasar dan membuka jalurjalur distribusi baru sekaligus. Barang segera dikirim. Singapura. biji besi. Namun pelajaran penting yang bisa di ambil adalah. Jakarta dan sebagainya. Jadi menurut hemat saya. Tentu saja ia membeli dari komunitas itu. Paradigma ini jelas harus segera diperbaharui. Mereka datang dari beberapa kota: Bandung.com . Semula pembeli. apalagi full payment belum dikirim. Hong Kong. kecap. dan beberapa negara Asia). Balikpapan. padahal down payment. baik pengetahuan. Bahkan sekarang Malaysia sedang giat mempromosikan snack cokelat merek Barley di pasar global. daun salam. Petugasnya menunggu pembeli datang. Amerika Serikat. bahkan selalu di upayakan oleh para pengusaha agar bisnisnya ikut berkembang. Harganya tidak mahal. 14 MARET 2012 Community of Trust . Komunitas seperti itu belakangan marak muncul. sesungguhnya itu bukan sesuatu yang dipasarkan dengan prinsip-prinsip bisnis internasional yang modern. dan Malaysia atau dari para mahasiswa asal Indonesia di Australia. tapi bagi eksportir jumlahnya tidak menarik. bayarnya kapan sempatnya saja. Semuanya membawa BlackBerry. dan seterusnya. perwakilan dagang Pemerintah Indonesia di luar negeri bakal pontang-panting menerima keluhan pembeli yang kata birokrat permintaannya bagus. kakao. sambal. Tapi akibatnya mereka ingin berhubungan langsung dengan petani dan pemilik lahan. Sebut saja jamu. Jepang. Palembang. Sewaktu ditanya. Kalau ingin menjadi global player yang disegani. Jadi apa yang mau dicapai dari ekspor cara gampang-gampangan ini? Tanpa global player. Pius Nugraha. dan ikan asin.Indonesia harus benarbenar mempersiapkan pelaku-pelaku usahanya menjadi world class company. katanya. Ambil saja 100 responden secara acak (gunakan tabel nomor random). Global marketing antara lain ditandai dengan dibentuknya kantor-kantor perwakilan dagang perusahaan di luar negeri. terasi. Taiwan. nikel. tetapi tentu ada risikonya bila tidak dimonitor dari kantor pusat. governance maupun pelayanannya. dan batu bara? Caranya ternyata sama saja. RHENALD KASALI Founder Rumah Perubahan Diposkan oleh Rhenald Kasali di 04:27 Tidak ada komentar: Rekomendasikan ini di Google RABU. Surabaya.Korea Selatan. yaitu cara-cara global player. sistem. Malam itu mereka merayakan ulang tahun ke empat. minyak sawit.Anda pasti akan mendapatkan jawabannya. kacang. Di sebuah kafe papan atas di Plaza Senayan malam itu sekitar 300 orang hadir. berikutnya jadi pesaing. Ini berarti Indonesia perlu mengubah cara berpikirnya. termasuk di sini. Harus ada niat sungguh-sungguh dari pemerintah untuk mencetak global brand Indonesia seperti upaya Malaysia mencetak merek sepatu Vinci dan tas kulit Bonia sebagai regional player yang disegani. Pasif. ikan. Empat ratus ribu rupiah. permen.” Anda tentu bertanya. kakao. kata ekspor pun harus diganti menjadi global marketing. Itu untuk barang-barang konsumsi.barang mereka untuk diperdagangkan keluar negeri. Padahal kakaonya diambil dari Sulawesi. diekspor dari tempat asalnya. Jadi kalau Anda melihat barang-barang asal Indonesia di luar negeri. dosen senior FEUI yang hadir di acara itu bercerita suatu saat ia membeli sebuah alat untuk menyimpan tenaga listrik yang bisa dipakai untuk BlackBerry nya. memesan barang. Saya menyebut komunitas ini sebagai Community of trust. bahkan membangun atau mengakuisisi pabrik lain di luar negeri seperti yang dilakukan Indofood di beberapa negara (Afrika. sebuah komunitas Virtual yang hanya sewaktu-waktu bertemu.Dengan kantor-kantor dagang itu. Barang-barang itu dibawa para pedagang yang melihat adanya permintaan. India. Bahkan birokratnya pun harus kelas dunia. Mereka pasif menunggu orang datang ke sini. Timur Tengah. misalnya permintaan dari para TKI yang jumlahnya cukup besar di Arab Saudi. Bisnis penerbangan dan hotel di pusat-pusat komoditas ramai didatangi pembeli-pembeli komoditas dari China. Lalu bagaimana dengan komoditas yang dipungut dari alam seperti kopi. Kantor dagangnya ya di sini saja. Peran Indosat Malam itu tuan rumah acara adalah Indosat. “gampang kok. Mereka memainkan harga kopi. si penjual bilang begini. masih adakah rasa percaya seperti itu di negeri kita? Yang kita dengar selama ini justru berita-berita negatif seperti penipuan dan pemalsuan sehingga yang berkembang justru bisnis premanisme ala debt collector. nikel. dan orang-orang Barat. Sedikit sekali eksportir komoditas jenis ini yang mau bersungguh-sungguh mencengkeramkan kakinya di pasar global.

sawah-sawah para transmigran. namun tak sedikit yang sekolahnya ambruk. lewat charity. sektor keuangannya egocentrist. jeruk Bali dan sapi lokal. banjir. Ada yang asyik menghisap sabu-sabu dan ada yang memilih jalan bunuh diri. Ia harus benar-benar genuine. bahkan sejumlah orang mencampurnya dengan air minum untuk meningkatkan daya tahan tubuh. dan seterusnya. diperbaiki. kita semua berhutang pada Pulau Buru. lahir karena dikehendaki anggota-anggotanya. jelas sebuah masalah. lalu lintas tertib. Minyak buatan mereka sudah pasti asli tidak di campur bahan-bahan berbahaya seperti yang banyak ditemui belakangan ini. Saya lalu menjelaskan hubungan antara sapi dengan minyak kayu putih. PIN barcode. merekalah yang lebih aktif menjawab. dan kemiskinan.” Minyak Kayu Putih Di forum itu saya di minta menjelaskan apa yang tengah terjadi di Pulau Buru dan mengapa saya dan team “melancong” ke Pulau buangan tapol ini. Mereka mengatakan bukan hanya dirinya. air terjun dan kebun-kebun coklat yang merana. DP. tabrakan. ia harus dibenahi. konsumen alat-alat berat. Mereka punya sistem pendidikan dan kesehatan bagus. sebagian penduduknya punya masalah kebahagiaan. Bukan karena terpaksa bernama Udin. Ada penerima Olimpiade Fisika. Perusahaan asal Indonesia adalah pembeli pesawat terbang Boeing. India selalu dikaitkan dengan luapan penumpang kereta api. kelak minyak kayu putih masyarakat adat Pulau Buru bisa dipasarkan secara eksklusif pada Community of trust seperti ini. Dari sini saya mendapat ide. Demikian pula lah dengan Indosat-BlackBerry Community ini. dan seterusnya. Awalnya mereka merasa asing dengan istilah-istilah baru yang jarang dipakai di ponsel biasa seperti PIN. dan kemiskinan. Dan sudah pasti pula jumlahnya tidak banyak.komunitas Virtual yang langgeng selain yang tumbuh secara alamiah. Mereka memberi charity untuk masyarakat adat Pulau Buru. misalnya. mantan wartawan yang menjadi pemimpin di kelompok ini mengatakan anggotanya sudah di atas 5000 orang.com . setiap bangsa punya sisi plus dan minus. status. Tetapi dalam berbagai pemberitaan. Dan tak banyak pula yang tahu bahwa kebun-kebun penghasil minyak ini hampir punah ditelan kemiskinan dan ancaman tambang emas. pesawat jatuh. kesemrawutan. Sudah tak jelas. Begitu dijawab para pioner urusan selesai. CEO Indosat berujar “orang-orang inilah yang menjadi pembela Indosat. Karena Indosat provider pertamanya. Dan yang lebih menarik lagi. dikenal sebagai bangsa pekerja keras dengan nilai-nilai budaya dan spiritual tinggi. Indonesia adalah sebuah negara dengan nation branding yang tak jelas. 08 MARET 2012 National Branding . Manipulasi Persepsi Citra yang tidak jelas. Demikian pula dengan Indonesia. seperti komunitas Udin sedunia sajalah. Jogianto. Sungguh saya tak menyangka di forum ini saya mendapat banyak sahabat. batik. jorok. Saya katakan masalahnya sederhana saja. Semua mengambil sambil memberi charity. tingkat stres tinggi. India. Kalau ada komplain. Harry Sasongko. rendahnya ikatan-ikatan sosial yang membuat hubungan antargenerasi menjadi datar. Semuanya berisi orang-orang yang ada nama Udin-nya. maka ia diuntungkan mendapatkan para pioner sejati. Namun di sisi lain. dan sepeda motor terbesar di dunia. Minyak asli seperti ini tidak berbahaya bagi kesehatan Anda. dan bebas korupsi. Anda pun bisa mengembangkan komunitas baik hati seperti ini Rhenald Kasali Founder Rumah Perubahan Diposkan oleh Rhenald Kasali di 00:19 Tidak ada komentar: Rekomendasikan ini di Google KAMIS. mereka berebut mendapatkan botolbotol kecil berisi minyak kayu putih asli yang sudah kami botolkan. Ya. dengan converted by Web2PDFConvert. energy biomassa. Aprove. masih bisa dibuat lebih tidak jelas lagi kalau para elite tak berhati-hati. Tak banyak yang tahu bahwa sebagian besar minyak itu berasal dari Pulau Buru. melainkan juga orang tua dan anak-anak nya pernah di hangatkan minyak kayu putih.8 Maret 2012 Tak dapat dipungkiri. Dari mana membenahinya? Insan-insan periklanan bisa datang dengan segudang konsep. Bayangkan apa jadinya Indonesia bila minyak kayu putih saja harus import? Nasibnya akan sama seperti garam. ada orang terkaya di dunia dan ada yang hidup di bawah garis kemiskinan. tawuran. Ia lahir dari para pengguna BlackBerry yang 4 tahun lalu baru berkenalan dengan teknologi ini. semuanya pun terdiam. korupsi. Negara-negara maju dan kaya sama saja. Namun yang sering diberitakan adalah konflik. Ketika saya tanya apakah ada di antara tamu yang pernah di besarkan tanpa minyak kayu putih. Sebab masalah yang dihadapi rata-rata adalah ketidakpahaman terhadap istilah-istilah teknis. organik dari bawah. Karena itulah. lapangan kerja terjamin. Ini jauh lebih baik dari pada mendiamkannya dikuasai para tengkulak yang memainkan harga.

mulai dari tempat untuk berwisata. berevolusi menjadi alat manipulasi persepsi yang dibuat melalui pendekatan media elektronik (TV) dan virtual (internet). Setiap ekor sapi bali butuh lebih dari 30 liter air sehari.gemborkan oleh menteri. Apalagi ini abad internet dengan generasi baru yang disebut gen c yang connected (terhubung) dan curious (memiliki rasa ingin tahu yang besar) dan pembaharu-pembaharunya berkelakuan crakers. nation branding itu adalah bagian dari marketing places yang cakupannya interdepartemen. mengaku sapi itu miliknya. tapi kali ini hanya seekor. Karena itulah. Mazhab propaganda adalah warisan dari era peperangan yang percaya bahwa “musuh” harus ditaklukkan dengan memanipulasi pikiran para prajurit di negeri seberang bahwa jenderal (panglima) mereka telah berhasil ditaklukkan atau dipermalukan. Para pengikut mazhab ini percaya bahwa “perception is reality”.com . Jadi semuanya harus menyatu dan kerjanya tak boleh sendiri-sendiri. Manipulasi persepsi itu mudah sekali diurai dan dipatahkan. 02 MARET 2012 Beternak Sapi di Timur . tetapi memulai layanannya dengan ayat-ayat kitab suci yang membuat pasiennya percaya bahwa dukun yang dihadapinya adalah “dukun putih”. keamanan. ahli peternakan. Di era pasca perang. Sapi-sapi itu biasa berjalan sejauh itu. Iklan. Nation branding adalah sebuah kerja bareng. Baru kali ini mereka mendengar sapi-sapinya kehausan. Indonesia itu ada presidennyakah? Aneh tapi nyata. tempat sekolah. tokoh adat yang datang dengan ikat kepala khas orang Buru. Apakah sapi itu tahu jalan pulang ke kandangnya? Mengapa ia terpisah dari rombongannya? Di balai adat desa. ya namanya menteri yang memimpin secara sektoral. Ir Eka. Maka integritas menjadi penting. dunia pikiran.dalih nation branding tentunya. Kalau pemimpin a nation ya tentu saja kepala pemerintahan atau kepala negara. dan ciptakan daya tarik. apa yang ditangkap melalui persepsi membentuk pandangan tentang realitas. perlu dipahami mazhab kedua yaitu mazhab integrity. Hebat bukan! Entah karena kurang ilmu. Kabupaten Buru Utara. tempat tinggal. buat segala sesuatu lebih bagus. Bapak Soa. Namun. Benar. bukan product branding. Mazhab integrity bukan tidak percaya bahwa “perception is reality”. Ketika sapi besar itu muncul di depan mata. Pemimpin corporate itu namanya CEO. Namun harap diingat. Inilah abad di mana reality tidak dapat lagi dikemas lebih baik dari isinya. video. jawaban itu mulai terungkap. pembuangan sampah. nation of branding di Indonesia ini digembar. Perbaiki infrastruktur. kami semua terkejut. seekor sapi bali betina tiba-tiba muncul. para guru. Setiap realitas bahkan akan menemukan pintu persepsinya sendiri. begitu suatu realitas sulit diperbaiki. Orang di seluruh dunia bisa bertanya. Biasanya rombongan sapi berjalan beriringan.tempat berobat. petani. Jadi lucu juga kalau nation brandingIndonesia dijalankan oleh menteri.Sindo 1 Maret 2012 Berjalan dalam gelap melewati perkampungan di Desa Basalele. mereka lari ke dunia gaib. Ke mana rombongannya? Listrik PLN baru saja mati saat saya dan rombongan akan beranjak menuju balai adat.bagaimana koordinasinya? Apakah ini benar-benar niat membangun branding atau sekadar cari uang proyek dari penempatan iklan? Lantas bagaimana sektor-sektor yang terkait? Harap diingat. Tapi setelah kami bicara dengan para peternak di dataran rendah converted by Web2PDFConvert. dan tokoh adat tertegun. atau kampanye “public relations” banyak dipakai untuk memanipulasi persepsi. Dukun tukang manipulasi persepsi ini pun memulai tesisnya dengan pentingnya “honesty”. Pertanyaannya. melainkan persepsi itulah yang dimanipulasi. entah karena conflict of interest.mazhab propaganda berganti baju. Ini reduksi namanya.Yang pertama mazhab propaganda dan yang kedua mazhab integrity.” Bapak Soa. Kalau pemimpin departemen. sebuah konsensus! Rhenald Kasali Diposkan oleh Rhenald Kasali di 20:41 Tidak ada komentar: Rekomendasikan ini di Google JUMAT. serta tempat berinvestasi dan menghasilkan barang-barang ekspor. Yang mereka tahu sapi-sapi malah cukup gemuk dengan menyantap aneka hijauan yang tumbuh subur di Desa Basalele. reality creates perception. ”Sapi itu haus. Dalam abad ini. Nation branding itu kalau dalam perusahaan sejajar dengan corporate branding. Dari pada uangnya dipakai buat beriklan lebih baik perbaiki dahulu sanitasi. Cara kerjanya benar-benar hebat seperti dukun yang menggunakan setan atau jin. yang ikut dalam rombongan saya menjelaskan. pengonsepannya di sini menjadi rancu. melainkan titik awalnya harus dari sisi “reality”. namun diakhiri dengan membuat Anda menyerah bahwa ujungnya Anda harus membuat iklan dan abaikan persoalan-persoalan yang ada. Bukan reality yang diperbaiki agar membentuk persepsi. Nanti setelah dapat air dia akan pulang. Caranya? Ikuti saja global standard. dunia pencitraan memiliki dua mazhab. Berbagai fakta-fakta bohong diciptakan dan disebarkan sehingga terkesan dapat dipercaya. ia berjalan mencari air.

diintegrasikan. mana bisa pertanian jalan tanpa peternakan? Pertanian-peternakan dan energi pada dasarnya adalah tiga serangkai yang tidak dapat dipisahkan. Kalau memberi kuliah umum di kampus kami biasa bicara pakai laptop dan proyektor. pemerintah pasca. bagi sapi. kelak akan ada anak-anak dari desa adat yang terpencil di Pulau Buru yang bisa menjadi dokter atau dokter hewan. tetapi badannya semakin kecil karena tak ada penyuluhan. Mereka juga mulai punya hobi baru bersama saya. Pohon-pohon minyak kayu putih yang menjadi penghasilan utama penduduk bukanlah tanaman kebun. hidup dalam realitas yang bisa dijangkau. tetapi gasnya diambil dulu untuk memasak dan menyuling minyak kayu putih. Meski penat. Semuanya harus berdekatan dan tentu saja masyarakat adat memerlukan dokter-dokter hewan dan sarjana pertanian yang mau bekerja di daerah-daerah yang listriknya belum tentu ada.Tapi penyuluh tidak kelihatan. jauh dari peradaban modern. masalah justru bermunculan. Bagi bibit. Kami hanya bermimpi. perawatan. saya yakin hasilnya bisa lebih dari 10 kali lipat. Namun seperti kebanyakan yang dilakukan. Anda mungkin bisa saja berpendapat lain. Kami mengajari mereka menjangkau langit. Masyarakat Pulau Buru bukanlah masyarakat yang dilahirkan dalam budaya pertanian. pasang panel surya. Saya melihat sebuah lilin menyala di ujung terowongan gelap dunia pertanian dan peternakan Indonesia. RHENALD KASALI Guru Besar Universitas Indonesia Diposkan oleh Rhenald Kasali di 06:49 Tidak ada komentar: converted by Web2PDFConvert. tetapi saya banyak dibantu mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang beridealisme tinggi. Kayu putih adalah tanaman “bandel” yang tak memerlukan perawatan khusus. insinyur atau ekonom kelas dunia. Kalau itu dilakukannya di Sulawesi Tenggara. Mata anak-anak yang sehat memberi kami inspirasi. penyuluh telah beralih profesi menjadi agen penjual pestisida yang direkrut perusahaan multinasional. sapi-sapi itu tidak diberi minum yang cukup. niscaya negeri ini bisa menghentikan kebiasaannya dari hobi impor. dan pemeliharaan rutin. Ternak diberi pakan dari limbah pertanian. Maka itulah saya dan masyarakat adat Pulau Buru bergerak ke sana.pinak. Semuanya begitu mengasyikkan. Andaikan Tuhan mengabulkannya. apalagi perkebunan yang membutuhkan manajemen. sama tidak mengertinya mereka dengan ketidakberesan yang dialami pada kebun-kebun cokelat yang tidak produktif. Kemana para penyuluh? Bukankah dulu di tahun 1970-1980an kita pernah mengenal istilah BUTSI? Itu sukarelawan yang direkrut pemerintah menjadi penyuluh-penyuluh pertanian di desadesa. Direktorat Pertanian dan Peternakan masingmasing sibuk urus diri masing-masing. Saya juga dibantu para social entrepreneur yang hebat-hebat.Orde Baru ini terlihat asyik dengan dirinya sendiri. Sudah mengecil. pagi harinya mereka sudah tampak ceria dan larut bersama penduduk. Di mana mereka sekarang berada? Guru ada. semuanya sama-sama tidak mengerti.000. di Buru kami memberi kuliah umum dengan papan tulis dan keringat yang sulit dihentikan. Sebagian orang berguyon. Sapi-sapi bantuan pemerintah terus beranak.5 juta setiap tahun. Kebunkebun cokelat itu tidak produktif karena tak ada yang merawatnya.com . Integrated Farming Selain tidak ada penyuluhan.Wayapo. yaitu memberi kuliah umum buat anak-anak SMP dari satu sekolah ke sekolah lainnya. tidak majunya peternakan dan pertanian di Indonesia antara lain juga disebabkan cara-cara kerja yang tidak terintegrasi. Inilah yang sedang kami uji coba di Pulau Buru bersama-sama dengan masyarakat adat. Padahal kombinasi tanaman yang ada memadai untuk diracik menjadi pakan ternak yang baik. bisa! Sudah. Saya anggap hebat karena mereka mau saja menumpang kapal lebih dari 8 jam menembus lautan lepas Maluku yang jauh dari sinyal ponsel. tetapi di tengah-tengah peradaban modern yang sangat kompetitif ini kalau mau unggul ketiganya harus disatu lokasikan. Semua pekerjaan dijadikan proyek dan usia programnya sama dengan usia proyek. Ia tumbuh secara alamiah dari semak-semak yang tidak ditata. dokter dan dokter gigi di puskesmas juga ada. Kakao adalah pemberian pemerintah. selesai! Bagaimana dengan penduduk? Proyek selesai. Seorang guru yang punya 300 pohon cokelat hanya menghasilkan pendapatan Rp 500. gelap dan tinggal dalam mes yang banyak nyamuknya. Kami tidak mengajarkan teori. Seorang tokoh adat yang memiliki kebun cokelat seluas 3 hektare hanya mampu mendapatkan uang Rp 1. Padahal. melainkan cara membebaskan tangan dan kaki dari belenggu-belenggu yang mengikat pikiran mereka. Itulah anak-anak yang dibesarkan dari usaha sapi yang mereka geluti dengan semangat bersama relawan-relawan Rumah Perubahan. Saya tidak tahu bagaimana mempersiapkan semua ini ke dalam sebuah integrated farming yang tidak kecil. apalagi konsentrat dan vitamin memadai. Tapi kakao atau cokelat bukan datang dari langit. kotorannya dipakai memupuk kebun-kebun cokelat dan rempah-rempah.

converted by Web2PDFConvert.com .Rekomendasikan ini di Google Posting Lebih Baru Langganan: Entri (Atom) Beranda Posting Lama Template Simple. Gambar template oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->