P. 1
bahan perbandingan

bahan perbandingan

|Views: 127|Likes:
Published by Yulhy Thatmyname's
cccccccc
cccccccc

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Yulhy Thatmyname's on Jun 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2013

pdf

text

original

Sejarah Indonesia memang tidaklah bisa dipisahkan dari politik pemerintah untuk menjalankan pemerintahannya secara bertahap mulai

dari dasar sampai menjadi kepemimpinan yang terbaik dan itu memanglah tak mudah. Indonesia adalah Negara yang menganut sistem pemerintahan demokrasi yang selalu berkembang, perkembangan demokrasi di Indonesia dari segi waktu dapat dibagi dalam lima periode, yaitu :     Periode 1945-1959 Demokrasi Parlementer Periode 1959-1965 (Orde Lama)Demokrasi Terpimpin Periode 1965-1998 (Orde Baru) Demokrasi Pancasila Periode 1998-sekarang (Reformasi)

Pemahaman tentang orde lama,orde baru,dan masa reformasi:
orde lama : sebutan bagi masa pemerintahan presiden Soekarno (sebutan ini muncul tentunya pasca pemerintahannya). orde baru : sebutan bagi masa pemerintahan presiden Suharto (sebutan ini muncul untuk membedakan dengan pemerintahan sebelumnya yaitu masa presiden Soekarno).pemerintahan orde lama berakhir setelah keluar Surat Perintah Sebelas Maret 1966 yang dikuatkan dengan Ketetapan MPRS No.IX/MPRS/1966.dengan inilah maka demokrasi pancasila telah digunakan pada era orde baru Masa reformasi : Kekuasaan orde baru sampai tahun 1998 dalam ketatanegaraan Indonesia tidak mengamalkan nilai-nilai demokrasi sebagaimana yang terkandung dalam pancasila dan UUD 1945. Gerakan Reformasi telah membawa perubahan-perubahan dalam bidang politik dan usaha penegakan kedaulatan rakyat,serta meningkatkan peran serta masyarakat dan mengurangi dominasi pemerintah dalam kehidupan politik . Istilah Orde Lama sebenarnya diciptakan oleh pemerintahan Suharto yang menamakan diri sebagai Orde Baru. Jadi pemerintahan sebelum era Suharto pada tahun 1966 disebut Orde Lama, dimana selalu dicitrakan kondisi yang kurang baik. Padahal kondisi yang sesungguhnya tidak selalu demikian. Bukankan kemerdekaan Indonesia terjadi pada masa sebelum Orde Baru. Memang dalam periode sebelum th. 1966, negara Indonesia adalah negara baru yang sedang mencari bentuk jati dirinya, sehingga sering terjadi pergolakan, pemberontakan. Dengan demikian pemerintahan dengan demokrasi terpimpin nampaknya merupakan alternatif paling tepat. Kebijakan Pemerintah Sejak pemerintahan orde lama hingga orde reformasi kini, kewenangan menjalankan anggaran negara tetap ada pada Presiden (masing-masing melahirkan individu atau pemimpin yang sangat kuat dalam setiap periode pemerintahan sehingga menjadikan mereka seperti “manusia setengah dewa”). Namun tiap-tiap masa pemerintahan mempunyai cirinya masing-masing dalam menjalankan arah kebijakan anggaran negara. Hal ini dikarenakan untuk disesuaikan dengan kondisi: stabilitas politik, tingkat ekonomi masyarakat, serta keamanan dan ketertiban. Sistem pemerintahan

Orde lama : kebijakan pada pemerintah, berorientasi pada politik,semua proyek diserahkan
kepada pemerintah, sentralistik,demokrasi Terpimpin, sekularisme. Orde baru : kebijakan masih pada pemerintah, namun sektor ekonomi sudah diserahkan ke swasta/asing, fokus pada pembangunan ekonomi, sentralistik, demokrasi Pancasila, kapitalisme. Soeharto dan Orde Baru tidak bisa dipisahkan. Sebab, Soeharto melahirkan Orde Baru dan Orde Baru merupakan sistem kekuasaan yang menopang pemerintahan Soeharto selama lebih dari tiga dekade. Betulkah Orde Baru telah berakhir? Kita masih menyaksikan praktik-praktik nilai Orde Baru hari ini masih menjadi karakter dan tabiat politik di negeri ini. Kita masih menyaksikan koruptor masih bercokol di negeri ini. Perbedaan Orde Baru dan Orde Reformasi secara kultural dan substansi semakin kabur. Mengapa semua ini terjadi? Salah satu jawabannya, bangsa ini tidak pernah membuat garis demarkasi yang jelas terhadap Orde Baru. Tonggak awal reformasi 11 tahun lalu yang diharapkan bisa menarik garis demarkasi kekuatan lama yang korup dan otoriter dengan kekuatan baru yang ingin melakukan perubahan justru “terbelenggu” oleh faktor kekuasaan.Sistem politik otoriter (partisipasi masyarakat sangat minimal) pada masa orba terdapat instrumen-instrumen pengendali seperti pembatasan ruang gerak pers, pewadahunggalan organisasi profesi, pembatasan partai poltik, kekuasaan militer untuk memasuki wilayah-wilayah sipil, dll. Orde reformasi : pemerintahan tidak punya kebijakan (menuruti alur parpol di DPR), pemerintahan lemah, dan muncul otonomi daerah yang kebablasan, demokrasi Liberal (neoliberaliseme), tidak jelas apa orientasinya dan mau dibawa kemana bangsa ini. DENGAN Dekrit 5 Juli 1959, Soekarno membubarkan Konstituante yang bertugas merancang UUD baru bagi Indonesia, serta memulai periode yang dalam sejarah politik kita disebut sebagai “Demokrasi Terpimpin”. Peristiwa ini sangat penting, bukan saja karena menandai berakhirnya eksperimen bangsa Indonesia dengan sistem demokrasi yang liberal, tetapi juga tindakan Soekarno tersebut memberikan landasan awal bagi sistem politik yang justru kemudian dibangun dan dikembangkan pada masa Orde Baru. Namun, di balik kesan kuat adanya keterputusan antara “Orde Lama” dan “Orde Baru”, terdapat pula beberapa kontinuitas yang cukup penting. Pertama, dua-duanya sangat anti terhadap hal-hal yang dapat menyebabkan disintegrasi teritorial Indonesia, dua-duanya dapat dikatakan sangat “nasionalis” dalam hal itu. Dengan demikian, baik Soekarno maupun Soeharto amat mementingkan retorika “persatuan” dan “kesatuan”. Bahkan, sejak 1956, Soekarno sudah menuduh partai politik di Indonesia pada waktu itu sebagai biang keladi terpecah-belahnya bangsa, dan sempat mengajak rakyat untuk “mengubur” partai-partai tersebut dalam sebuah pidato yang amat terkenal. PRINSIP-PRINSIP DEMOKRASI Pengertian dan Prinsip–prinsip Demokrasi 1. Pengertian Demokrasi

Secara etimologis, demokrasi berasal bahasa Yunani, yaitu demos yang berarti rakyat atau penduduk dan cratein yang berarti kekuasaan atau kedaulatan. Dengan demikian, secara bahasa demokrasi adalah keadaan negara di mana kedaulatan atau kekuasaan tertingginya berada di tangan rakyat. Konsep demokrasi diterima oleh hampir seluruh negara di dunia. Diterimanya

konsep demokrasi disebabkan oleh keyakinan mereka bahwa konsep ini merupakan tata pemerintahan yang paling unggul dibandingkan dengan tata pemerintahan lainnya. Demokrasi telah ada sejak zaman Yunani Kuno. Presiden Amerika Serikat ke-16, Abraham Lincoln mengatakan demokrasi adalah government of the people, by the people and for the people.

2.

Macam-Macam Demokrasi       

Menurut cara penyaluran kehendak rakyat, demokrasi dibedakan atas : Demokrasi Langsung Demokrasi Tidak Langsung

Menurut dasar prinsip ideologi, demokrasi dibedakan atas : Demokrasi Konstitusional (Demokrasi Liberal) Demokrasi Rakyat (Demokrasi Proletar)

Menurut dasar yang menjadi titik perhatian atau prioritasnya, demokrasi dibedakan atas : Demokrasi Formal Demokrasi Material Demokrasi Campuran

Menurut dasar wewenang dan hubungan antara alat kelengkapan negara, demokrasi dibedakan atas :   Demokrasi Sistem Parlementer Demokrasi Sistem Presidensial

3.

Prinsip-Prinsip Demokrasi yang Berlaku Universal Inu Kencana Syafiie merinci prinsip-prinsip demokrasi sebagai berikut, yaitu ; adanya

pembagian kekuasaan, pemilihan umum yang bebas, manajemen yang terbuka, kebebasan individu, peradilan yang bebas, pengakuan hak minoritas, pemerintahan yang berdasarkan hukum, pers yang bebas, beberapa partai politik, konsensus, persetujuan, pemerintahan yang konstitusional, ketentuan tentang pendemokrasian, pengawasan terhadap administrasi negara, perlindungan hak asasi, pemerintah yang mayoritas, persaingan keahlian, adanya mekanisme politik, kebebasan kebijaksanaan negara, dan adanya pemerintah yang mengutamakan musyawarah.

PERBANDINGAN DEMOKRASI PANCASILA ERA ORDE BARUDAN REFORMASI 1. Proses pembentukan kekuasaan akan sangat menentukan bagaimana kualitas. Demokrasi dengan kecerdasan c.. susunan kekuasaan negara. Prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila Ahmad Sanusi mengutarakan 10 pilar demokrasi konstitusional Indonesia menurut Pancasila dan Undang-indang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.Pertama. f. Ketiga. masalah pembentukan negara. Demokrasi dengan pengadilan yang merdeka h. watak. dasar kekuasaan negara. Kedua. Parameter tersebut meliputi empat aspek. yang sebagai berikut: a.Keempat. Kekuasaan negara hendaknya dijalankan secara distributif. Demokrasi dengan rule of law e. j.Prinsip-prinsip negara demokrasi yang telah disebutkan di atas kemudian dituangkan ke dalam konsep yang lebih praktis sehingga dapat diukur dan dicirikan. Demokrasi dengan pemisahan kekuasaan Negara Demokrasi dengan hak asasi manusia g. Kontrol masyarakat dilakukan agar kebijakan yang diambil oleh pemerintah atau negara sesuai dengan keinginan rakyat. Hal ini dilakukan untuk menghindari pemusatan kekuasaan dalam satu tangan. Ciri-ciri ini yang kemudian dijadikan parameter untuk mengukur tingkat pelaksanaan demokrasi yang berjalan di suatu negara. Demokrasi yang Berketuhanan Yang maha Esa b. Masalah ini menyangkut konsep legitimasi kekuasaan serta pertanggungjawabannya langsung kepada rakyat. Pemilihan umum dipercaya sebagai salah satu instrumen penting yang dapat mendukung proses pembentukan pemerintahan yang baik. Demokrasi dengan kemakmuran Demokrasi yang berkeadilan social 2. Pelaksanaan demokrasi di Indonesia . Demokrasi dengan otonomi daerah i. Demokrasi yang berkedaulatan rakyat d. dan pola hubungan yang akan terbangun. masalah kontrol rakyat.

dan dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat”. Hal ini dapat dilihat misalnya: a. Menikmati hak-hak dasar DEMOKRASI MASA ORDE BARU DAN REFORMASI 1. Dalam UUD 1945 (sebelum diamandemen) pasal 1 ayat (2) berbunyi: “Kedaulatan adalah di tangan rakyat. dapat dilihat dariinfikator-indikator yang dirumuskan oleh Affan Gaffar berikut ini: a. c. Dalam konstitusi Republik Indonesia Serikat. Rekruitmen politik yang terbuka d. Dalam UUD 1945 (setelah diamandemen) pasal 1 ayat (2) berbunyi: “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut undang-undang dasar”. Politik . Untuk melihat apakah suatu system pemerintahan adalah system yang demokratis atau tidak. Dalam perjalanan sejarah ketatanegaraan Negara kita. d.Demokrasi merupakan pemerintahan dari rakyat. semua konstitusi yang pernah berlaku menganut prinsip demokrasi. Akuntabilitas b.dan untuk rakyat. Pemilihan umum e. oleh pemerintah bersama-sama Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat”. oleh rakyat. Pasal 1:   1)Ayat (1) berbunyi: “Republik Indonesia Serikat yang merdeka dan berdaulat ialah 2)Ayat (2) berbunyi: “Kekuasaan kedaulatan Republik Indonesia Serikat dilakukan suatu Negara hukum yang demokrasi dan berbentuk federasi”. b.   2)Ayat (2) berbunyi: “Kedaulatan Republik Indonesia adalah di tangan rakyat dan dilakukan oleh pemerintah bersama-sama dengan Dewan Perwakilan rakyat”. Demokrasi pada masa Orde Baru (1966-1998) a. Dalam UUDS 1950 pasal 1:    1)Ayat (1) berbunyi: “Republik Indonesia Serikat yang merdeka dan berdaulat ialah suatu Negara hokum yang demokratis dan berbentuk kesatuan”. Rotasi Kekuasaan c.

Instrumen penelitian khusus diterapkan untuk menyeleksi kekuatan lama ikut dalam gerbong Orde Baru. Indonesia pada tanggal 19 September 1966 mengumumkan bahwa Indonesia "bermaksud untuk melanjutkan kerjasama dengan PBB dan melanjutkan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan PBB".dilakukan terhadap orang-orang yang terkait dengan Partai Komunis Indonesia. bisa tercapainya stabilitas politik pada satu sisi dan pertumbuhan ekonomi di pihak lain. Dengan ditopang kekuatan Golkar. Soeharto mampu menciptakan sistem politik dengan tingkat kestabilan politik yang tinggi. sehingga melebarkan jurang pembangunan antara pusat dan daerah. Anggotanya bahkan seringkali dipilih dari kalangan militer. Hal ini mengakibatkan aspirasi rakyat sering kurang didengar oleh pusat. KTP ditandai ET (eks tapol). tepat 16 tahun setelah Indonesia diterima pertama kalinya. Pengadilan digelar dan sebagian dari mereka yang terlibat "dibuang" ke Pulau Buru. Soeharto merestrukturisasi politik dan ekonomi dengan dwitujuan. Pembagian PAD juga kurang adil karena 70% dari PAD tiap provinsi tiap tahunnya harus disetor kepada Jakarta. Orde Lama atau Orde Baru. Pengucilan politik . dan menjadi anggota PBB kembali pada tanggal 28 September 1966. TNI. Orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer namun dengan nasehat dari ahli ekonomi didikan Barat. DPR dan MPR tidak berfungsi secara efektif.di Eropa Timur sering disebut lustrasi . Soeharto siap dengan konsep pembangunan yang diadopsi dari seminar Seskoad II 1966 dan konsep akselerasi pembangunan II yang diusung Ali Moertopo. Salah satu kebijakan pertama yang dilakukannya adalah mendaftarkan Indonesia menjadi anggota PBB lagi.Presiden Soeharto memulai "Orde Baru" dalam dunia politik Indonesia dan secara dramatis mengubah kebijakan luar negeri dan dalam negeri dari jalan yang ditempuh Soekarno pada akhir masa jabatannya. dan lembaga pemikir serta dukungan kapital internasional. khususnya mereka yang dekat dengan Cendana. Soeharto menarik garis yang sangat tegas. Pada tahap awal. Sanksi nonkriminal diberlakukan dengan pengucilan politik melalui pembuatan aturan administratif. Sanksi kriminal dilakukan dengan menggelar Mahkamah Militer Luar Biasa untuk mengadili pihak yang dikonstruksikan Soeharto sebagai pemberontak. .

sebagian disebabkan karena kekayaan daerah sebagian besar disedot ke pusat. Kekurangan Sistem Pemerintahan Orde Baru Semaraknya korupsi.b. kolusi. nepotisme. Kritik dibungkam dan oposisi diharamkan. Bertambahnya kesenjangan sosial (perbedaan pendapatan yang tidak merata bagi si kaya dan si miskin). Kecemburuan antara penduduk setempat dengan para transmigran yang memperoleh tunjangan pemerintah yang cukup besar pada tahun-tahun pertamanya. antara lain dengan program "Penembakan Misterius". Sukses swasembada pangan. diwarnai oleh banyak koran dan majalah yang dibredel. Pelanggaran HAM kepada masyarakat non pribumi (terutama masyarakat Tionghoa). Kebebasan pers sangat terbatas. . Sukses KB. Sukses keamanan dalam negeri. Investor asing mau menanamkan modal di Indonesia. Sukses Gerakan Wajib Belajar. Kelebihan sistem Pemerintahan Orde Baru            c. Sukses transmigrasi. Sukses Gerakan Nasional Orang-Tua Asuh. Pengangguran minimum. Sukses REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun). terutama di Aceh dan Papua. Sukses memerangi buta huruf. Tidak ada rencana suksesi (penurunan kekuasaan ke pemerintah/presiden selanjutnya).           Perkembangan GDP per kapita Indonesia yang pada tahun 1968 hanya AS$70 dan pada 1996 telah mencapai lebih dari AS$1. Penggunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan.000. Munculnya rasa ketidakpuasan di sejumlah daerah karena kesenjangan pembangunan. Pembangunan Indonesia yang tidak merata dan timbulnya kesenjangan pembangunan antara pusat dan daerah.

Demokrasi pada masa Reformasi (1998 sampai dengan sekarang) Era Pasca Soeharto atau Era Reformasi di Indonesia dimulai pada pertengahan 1998. tiga bulan setelah MPR melantiknya untuk masa bakti ketujuh. Menurunnya kualitas tentara karena level elit terlalu sibuk berpolitik sehingga kurang memperhatikan kesejahteraan anak buah. meminta pengunduran diri Soeharto. hal ini kesalahan paling fatal Orde Baru karena tanpa birokrasi yang efektif negara pasti hancur. Latar belakang Krisis finansial Asia yang menyebabkan ekonomi Indonesia melemah dan semakin besarnya ketidak puasan masyarakat Indonesia terhadap pemerintahan pimpinan Soeharto saat itu menyebabkan terjadinya demonstrasi besar-besaran yang dilakukan berbagai organ aksi mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia. B. Rupiah jatuh. Soeharto kemudian memilih sang Wakil Presiden. inflasi meningkat tajam. tepatnya saat Presiden Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998 dan digantikan wakil presiden BJ Habibie. Gerakan mahasiswa pun meluas hampir diseluruh Indonesia. Di tengah gejolak kemarahan massa yang meluas. gas dan komoditas ekspor lainnya yang semakin jatuh. Pemerintahan Soeharto semakin disorot setelah Tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 yang kemudian memicu Kerusuhan Mei 1998 sehari setelahnya. Di bawah tekanan yang besar dari dalam maupun luar negeri.  Menurunnya kualitas birokrasi Indonesia yang terjangkit penyakit Asal Bapak Senang. J. untuk menjadi presiden ketiga Indonesia. Krisis finansial Asia Pada pertengahan 1997. Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998. . d. Para demonstran. Soeharto akhirnya memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya. disertai kemarau terburuk dalam 50 tahun terakhir dan harga minyak. dan perpindahan modal dipercepat. yang awalnya dipimpin para mahasiswa. Habibie. Indonesia diserang krisis keuangan dan ekonomi Asia (untuk lebih jelas lihat: Krisis finansial Asia). 2.

akbarlife Minggu. 16 September 2012 ANALISIS KELEBIHAN DAN KELEMAHAN MASA PEMERINTAHAN PARA PRESIDEN DI INDONESIA DALAM BIDANG EKONOMI TUGAS PEREKONOMIAN INDONESIA ANALISIS KELEBIHAN DAN KELEMAHAN MASA PEMERINTAHAN PARA PRESIDEN DI INDONESIA DALAM BIDANG EKONOMI .

tak pula cukup argumentasi untuk individual atas faktor – faktor produksi. kecuali untuk sumber daya sumber aya yang banyak menguasai bajat hidup orang banyak. dikuasai oleh negara. Muhammad Akbar ( B11109004 2. Yahya Purwanto ( B111100031 ) FAKULTAS EKONOMI 2012 UNIVERSITAS TANJUNGPURA Latar belakang Di tinjau berdasarkan sistem pemilikan sumber daya ekonomi atau faktor – faktor produksi. Sistem ekonomi Indonesia yang termasuk sistem ekonomi campuran itu disesuaikan terutama dengan UUD . secara konstitusional. Hadinata Saputra Lim ( B11109007 ) 5. Sama halnya. Jadi.DI SUSUN OLEH : 1. Herry Setiawan ( B111090 4. Hal ini di atur dengan tegas oleh Pasal 33 UUD 1945. Zulfian ( B11109096 ) 3. Kehidupan perekonomian atau sistem ekonomi di Indonesia tidak terlepas dari prinsip – prinsip dasar dari pembentukan Republik Indonesia yang tercantum dalam Pancasila dan UUD 1945. tak terdapat alas an untuk menyatakan bahwa sistem ekonomi kita adalah kapitalistik. sistem ekonomi Indonesia bukan kapitalisme an bukan pula sosialisme.

Tetapi baru pada tahun 1959 paham kapitalisme – liberalism secara konstituonal ditolak dengan diberlakukan nya lagi UUD 1945 sebagai landasan dari sistem ekonomi nasional Kelemahan . Soekarno ( Orde Lama ) Soekarno sebagai Bapak Proklamator Kemerdekaan Indonesia sangat membenci dasar – dasar pemikiran Barat. Soekarno menganggap sistem kapitalisme – liberalism selama penjajahan Belanda telah benar – benar menyengsarakan rakyat Indonesia sehingga aliran ini harus dibenci dan di usir dari Indonesia. untuk mengusir atau mengimbangi kekuatan ekonomi Barat berlandaskan kapitalisme – Liberalisme. di sampine ekonomi yang menitikberatkan kepada peran koperasi dalam perekonomian Indonesia. Perbedaan antara sistem ekonomi kapitalisme atau sistem ekonomi sosialisme dengan sistem ekonomi yang di anut oleh Indonesia adalah pada kedua makna yang terkandung dalam keadilan sosial yang merupakan sila ke lima Pancasila yakni prinsip pembagian pendapatan yang adil dan prinsip demokrasi ekonomi.1945 sebelum di amandemen tahun 2000 yakni sistem ekonomi Pancasila dan ekonomi yang menitikberatkan pada koperasi terutama pada masa Orde lama sebelum tahun 1996 dan hingga kini masih berkembang. Kedua prinsip ini sebenarnya yang merupakan pencerminan sistem ekonomi Pancasila. yang jelas – jelas menentang sistem individualism liberal atau free fight liberalism (sistem ekonomi kapitalisme ekstrem) dan sistem ekonomi komando (sistem ekonomi sosialisme ekstrem). Dalam masa pemerintahan Indonesia Baru (1999) setelah berjalan nya masa reformasi muncul pula istilah ekonomi kerakyatan. karena hingga kini yang masih banyak dikenal masyarakat adalah sistem ekonomi campuran yakni sistem ekonomi Pancasila. Tetapi inipun belum banyak dikenal. Menurut Soekarno. termasuk sistem ekonomi liberal / kapitalisme nya. Indonesia harus menerapkan pemikiran dari Marhaenisme yaitu Marxisme. 1. Presiden Ir.

Dengan membaiknya kembali hubungan Indonesia dengan kedua lembaga donor internasional tersebut. dan Belanda. Pemerintahan orde baru menjalin hubungan baik dengan pihak Barat. dalam era Soeharto ini paradigma pembangunan ekonomi mengarah pada penerapan sistem ekonomi pasar bebas (demokrasi ekonomi). b. yang putus pada zaman Soekarno.5 persen dan 0. Indonesia juga kembali menjadi anggota Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) dan lembaga – lembaga dunia lainnya. Kelemahan . Berani menentang kapitalisme yang di anut perusahaan-perusahaan peninggalan belanda c. b. Presiden Soeharto ( Orde baru) Pada masa orde baru yang lahir tahun 1966. Kondisi perekonomian Indonesia di orde lama hampir mengalami stagflasi selama 1965 – 1966 dengan PDB hanya 0. Sistem perekonomian terpengaruh haluan komunis meskipun indonesia berdasrkan haluan pancasila Kelebihan a. d. dan menjauhi pengaruh ideology komunis. Menasionalisasi/ mengambil alih perusahaan-perusahaan asing termasuk perusahaan belanda. yang sumber dana nya berasal dari pinjaman bilateral dari sejumlah negara Barat. Berbeda dengan pemerintahan orde lama. 2. Perekonomian berjalan tidak mulus disebabkan ketidakstabilan politik dalam negeri yang dicerminkan oleh beberapa pemberontakan di sejumlah wilayah.a. Indonesia mendapat pinjaman untuk membiayai defisit anggaran belanja pemerintah. dan politik ekonomi diarahkan pada upaya – upaya dan cara – cara menggerakkan kembali roda ekonomi. seperti AS. Kehancuran ekonomi Indonesia menjelang akhir periode orde lama juga di dorong oleh hiperinflasi yang pada tahun 1966 mencapai 650%. seperti Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF).6 persen c. Inggris. sistem ekonomi berubah total. Melakukan kebijakan ekonomi yang di anggap penting dengan mereformasi moneter melalui devaluasi mata uang nasional yang saat itu masih gulden dan pemotongan uang sebesar 50 % atas semua uang yang beredar pada kabinet natsi.

Untuk menjalankan pemerintahan. Warga Tionghoa dibatasi aktivitasnya sehingga kegiatan ekonomi tidak maksimal c. politik. Langkah-langkah yang dilakukan oleh Habibie adalah berusaha untuk dapat mengatasi krisis ekonomi dan politik. peristiwa bersejarah ini disambut dengan haru biru oleh masyarakat terutama para mahasiswa yang berada di Gedung DPR/MPR. perkembangan GDP per kapita Indonesia yang pada tahun 1968 hanya AS$70 dan pada 1996 telah mencapai lebih dari AS$1. Selama masa pemerintahannya.J. Korupsi meraja lela terutama dari internal d. b. Kesenjangan sosial antara kaum kaya dan miskin sangat kelihatan Kelebihan a. baik dari segi ekonomi. . Habibie langsung diangkat sumpahnya menjadi Presiden RI ketiga dihadapan pimpinan Mahkamah Agung. jumlah orang yang kelaparan dikurangi dengan besar pada tahun 1970-an dan 1980-an. Presiden Habibie tidak mungkin dapat melaksanakannya sendiri tanpa dibantu oleh menteri-menteri dari kabinetnya. sosial. Habibie Habibie yang manjabat sebagai presiden menghadapi keberadaan Indonesia yang serba parah. dan budaya. akhirnya Rezim Orde Baru di bawah kekuasaan Soeharto berakhir dan Era Reformasi dimulai di bawah pemerintahan B. 3.000 b. kebijakan-kebijakan ini. dan pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar namun tidak merata di Indonesia.J. Presiden Bj Habibie Usai Presiden Soeharto mengucapkan pidatonya Wakil Presiden B. Indonesia mengalami surplus beras yang akhirnya diimpor ke India c. Contohnya. Pembangunan terutama di Indonesia didukung program REPELITA yang berfokus pada industri dan pertanian atau agro industri untuk di ekspor yang cukup menambah devisa negara pada saat itu.a.

b.Habibie segera melakukan langkah-langkah pembaruan sebagaimana tuntutan Reformasi. tidak dapat meyakinkan investor untuk tetap berinvestasi di indonesia. 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan yang Tidak Sehat Mengesahkan UU No.000. c. berhasil memotong nilai tukar rupiah terhadap dollar masih berkisar antara Rp 10.00 Membentuk lembaga pemantau dan penyelesaian masalah utang luar negeri Mengimplementasikan reformasi ekonomi yang disyaratkan IMF Mengesahkan UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Kelemahan a. Setelah Presiden Soeharto mengundurkan diri maka bangsa Indonesia memasuki babak baru. Presiden Gusdur ( Abdurahman Wahid ) Pada awal tahun 1998 rezim Orde Baru sudah tidak mampu membendung arus Reformasi yang bergulir begitu cepat. Kebijakan yang di lakukan tidak dapat memulihkan perekonomian indonesia dari krisis 4.000.Kelebihan a. Yang dimulai dari Presiden BJ.000 – Rp 15. memulai menerapkan independensi Bank Indonesia agar lebih fokus mengurusi perekonomian dengan langkah-langkah sebagai berikut :        Melakukan restrukturisasi dan rekapitulasi perbankan melalui pembentukan BPPN dan unit Pengelola Aset Negara Melikuidasi beberapa bank yang bermasalah Menaikkan nilai tukar rupiah terhadap dolar hingga di bawah Rp. Yang selanjutnya dilanjutkan oleh Presiden Abdurrahman Wahid yang menampilkan energi yang luar biasa. tekad untuk menggulingkan unsur-unsur sentralistis dan hierarkis yang represif (menindas) semasa pemerintahan Soeharto dan kesediaan untuk berfikir kreatif sehingga banyak pihak mengaguminya Kelebihan . 10. diakhir kepemimpinannya nilai tukar rupiah kembali meroket b.

Menstabilkan fundamen ekonomi makro meliputi inflasi. ia menjabat Wakil Presiden di bawah Gus Dur. angka kemiskinan. Mulai melakukan pemberantasan KKN diantaranya dengan keberanian me -nusakambang. Keterbatasan fisik sehingga performa beliau dalam memimpin negeri ini kurang maksimal yang berimbas pada bidang ekonomi b. Hasilnya bisa dirasakan saat ini perbankan nasional menjadi relative sehat d. Ia menjadi presiden setelah MPR mengadakan Sidang Istimewa MPR pada 23 Juli 2001. pertumbuhan ekonomi. c.a. Sidang Istimewa MPR diadakan dalam menanggapi langkah Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang membekukan lembaga MPR/DPR dan Partai Golkar. b. . Presiden Megawati Soekarnoputri Megawati Soekarnoputri adalah Presiden Indonesia yang kelima yang menjabat sejak 23 Juli 2001 – 20 Oktober 2004. Ia merupakan presiden wanita Indonesia pertama dan merupakan anak dari presiden Indonesia pertama. Berani bersikap dan tegas juga pada sektor-sektor ekonomi Kelemahan a. Megawati dilantik pada 23 Juli 2001. Seringnya melakukan perjalanan luar negeri sehingga dianggap menghamburkan APBN 5. Pemilu 1999. Bob Hasan dan Probosutedjo) dan menangkap konglomerat bermasalah Nurdin Halid. Megawati juga merupakan ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sejak memisahkan diri dari Partai Demokrasi Indonesia pada tahun 1999. Kelebihan a. kurs rupiah terhadap dolar. diakannya pemilihan umum presiden secara langsung dilaksanakan dan secara umum dianggap merupakan salah satu keberhasilan proses demokratisasi di Indonesia. Masa pemerintahan Megawati ditandai dengan semakin menguatnya konsolidasi demokrasi di Indonesia. Indonesia berhasil keluar dari IMF pada tahun 2003 yang menandakan Indonesia sudah keluar dari krisis ekonomi yg terjadi sejak tahun 1998 dan Indonesia yang lebih mandiri. Berhasil menyehatkan perbankan nasional yang collapse setelah krisis ekonomi 1998 terbukti dengan dibubarkan BPPN pada Februari 2004 yang telah selesai melaksanakan tugasnya. sebelumnya dari tahun1999-2001.kan dan memenjarakan kroni Soeharto (Tommy Soehato. . BI rate. KPK didirikan pada masa pemerintahan megawati. Member kebebasan seluas2nya kepada setiap suku terutama tionghoa yang notabenenya banyak berkecimpung di bidang ekonomi dengan seluas2nya b.

Kelemahan a. Terdapat kepentingan ekonomi dan politik dibelakang pemerintahannya. Dia kemudian dicatat sebagai presiden terpilih pertama pilihan rakyat dan tampil sebagai presiden Indonesia keenam setelah dilantik pada 20 Oktober 2004 bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. c. Susilo Bambang Yudhoyono juga membentuk UKP4R. gempa bumi.9 persen suara pemilih dan terpilih sebagai presiden. dll. dan perdagangan manusia juga sebagai beban berat yang membutuhkan kerja keras bersama pimpinan dan rakyat. sebuah lembaga kepresidenan yang saat ini diketuai oleh Kuntoro Mangkusubroto (Marsilam Simandjuntak pada saat pembentukan) pada 26 Oktober 2006. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono MPR pada periode 1999–2004 mengamandemen Undang-Undang Dasar 1945 UUD 1945 sehingga memungkinkan presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat. Korupsi. Ia unggul dari pasangan Presiden Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi pada pemilu 2004. perjudian.[9] Lembaga ini pada awal pembentukannya mendapat tentangan dari Partai Golkar seiring dengan isu tidak dilibatkannya Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembentukannya serta isu dibentuknya UKP4R untuk memangkas kewenangan Wakil Presiden. dan Nepotisme (KKN) sebagai prioritas penting dalam kepemimpinannya selain kasus terorisme global. Pemilu presiden dua tahap kemudian dimenanginya dengan 60. tetapi akhirnya diterima setelah SBY sendiri menjelaskannya dalam sebuah keterangan pers . dianggap gagal melaksanakan agenda reformasi dan tidak mampu mengatasi krisis bangsa 6. Semua ini merupakan tantangan tambahan bagi Presiden yang masih bergelut dengan upaya memulihkan kehidupan ekonomi negara dan kesejahteraan rakyat. Kurangnya pemahaman dalm bidang ekonomi sehingga keputusan yang di ambil tidak berpihak kepada rakyat b. Kolusi. Di masa jabatannya. Indonesia mengalami sejumlah bencana alam seperti gelombang tsunami. Penanggulangan bahaya narkoba.

Menaikkan gaji pegawai pemerintahan sehingga semakin makmur b. Terjadi swasembada beras Kelemahan a. Lebih memihak investor luar negeri dibanding dengan rakyat b.Kelebihan a. masih belum secara tegas menghilangkan ketergantungan dengan negara luar untuk menciptakan iklim yang berdikari . Pro terhadap pemberantasan korupsi dengan dibentuknya KPK c.

Dapat menumbuhkan kelas pengusaha dikalangan bangsa Indonesia.50 ke atas hanya orang-orang kelas menengah dan kelas atas. Ir. Lahir di Blitar.PEMERINTAHAN DARI PRESIDEN PERTAMA SAMPAI SAAT INI 1. 4. Supersemar menjadi dasar Soeharto untuk membubarkan PKI (Partai Komunis Indonesia) dan mengganti anggotanya yang duduk di parlemen. Dapat bekerjasama antara pengusaha pribumi dan non pribumi dalam memajukan perekonomian Indonesia. 2. 5. Kelebihan Nasionalisasi Bank Java menjadi Bank Indonesia. Mengamankan usaha-usaha yang menyangkut harkat hidup orang banyak. Setelah pertanggungjawabannya ditolak oleh MPRS pada sidang umum ke empat tahun 1967. 3. 8. sehingga dapat di manfaatkan oleh rakyat. Melakukan Kebijakan atas pemotongan nilai mata uang. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan Bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Rencana ini mencakup sektor-sektor penting dan menggunakan perhitungan modern. Sejak tahun 1955. 2. Presiden Soekarno diberhentikan dari jabatannya sebagai Presiden pada Sidang Istimewa MPRS di tahun yang sama dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat Presiden Republik Indonesia. Namun sayangnya Rencana Pembangunan Semesta Delapan Tahun ini tidak berjalan atau dapat dikatakan gagal karena beberapa sebab seperti adanya kekurangan devisa untuk menyuplai modal serta kurangnya tenaga ahli. Ia adalah penggali Pancasila. 7. Menugaskan Letnan Jenderal Soeharto untuk mengamankan dan menjaga keamanan negara dan institusi kepresidenan. Hal ini dikuatkan dengan keluarnya kebijakan Rencana Pembangunan Semesta Delapan Tahun (1961). 9. PEMERINTAHAN DARI PRESIDEN PERTAMA SAMPAI SAAT INI Pada masa pemerintahan Ir. pembangunan ekonomi mulai meramba ke proyek-proyek besar. 10. Jawa Timur. 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta.Keuntungan dari kebijakan ini adalah rakyat kecil tidak dirugikan karena yang memiliki uang Rp. 21 Mei 1970 pada umur 69 tahun. Dapat menghasilkan rencana produksi lima tahun yang dikenal dengan nama Kasimo Plan. 6. Berusaha memutuskan kontrol Belanda dalam bidang perdagangan ekspor-impor Serta beberapa kebijakan lainya yang ditujukan untuk memajukan perekonomian indonesia. Kebijakan ini berisi rencana pendirian proyek-proyek besar dan beberapa proyek kecil untuk mendukung proyek besar tersebut. Soekarno menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966 (lebih dikenal dengan : SUPERSEMAR) yang isinya berdasarkan versi yang dikeluarkan Markas Besar Angkatan Darat. Dengan kebijakan ini dapat mengurangi jumlah uang yang beredar . 200 juta. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) pada tanggal 17 Agustus 1945. . Soekarno (tahun 1945 sampai 1968).maka pemerintah mendapat kepercayaan dari pemerintah Belanda dengan mendapat pinjaman sebesar Rp. Para pengusaha pribumi secara bertahap dapat berkembang menjadi maju. SOEKARNO adalah Presiden Indonesia Pertama.

Maret 1968. 10. 21 Mei 1998. bantuan luar negeri yang mulai terjamin dengan adanya IGGI. Kegagalan-kegagalan dalam berbagai tindakan moneter itu diperparah karena pemerintah tidak menghemat pengeluaran-pengeluarannya. Kas negara kosong. ini juga salah satu konsekuensi dari pilihan menggunakan sistem demokrasi terpimpin yang bisa diartikan bahwa Indonesia berkiblat ke Timur (sosialis) baik dalam politik. Pembentukan Deklarasi Ekonomi (Dekon) untuk mencapai tahap ekonomi sosialis Indonesia dengan cara terpimpin. tanggal 8 Juni 1921. Impor beras. Pak Harto memerintah lebih dari tiga dasa warsa lewat enam kali Pemilu. Terjadinya pengeluaran besar-besaran yang bukan ditujukan untuk pembangunan dan pertumbuhan ekonomi melainkan berupa pengeluaran militer untuk biaya konfrontasi Irian Barat. Sehingga uang rupiah baru mestinya dihargai 1000 kali lipat uang rupiah lama. Pada masa pemerintahan Soeharto (tahun 1966 sampai 1998) Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. dikukuhkan selaku Presiden RI Kedua. Maka sejak tahun 1969. . 3. Kelebihan 1. 7. Dalam pelaksanaannya justru mengakibatkan stagnasi bagi perekonomian Indonesia. Karena situasi politik yang memburuk setelah meletusnya G-30-S/PKI. Maret 1967. sedangkan ibunya bernama Sukirah. 9. dan dana bebas (dana revolusi) untuk membalas jasa teman-teman dekat dari rezim yang berkuasa. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa. beredarnya lebih dari satu mata uang secara tidak terkendali. sampai ia mengundurkan diri. 6. Indonesia dapat memulai membentuk rancangan pembangunan yang disebut Rencana . Maka tindakan pemerintah untuk menekan angka inflasi ini malah meningkatkan angka inflasi. Selain itu Indonesia mulai dikucilkan dalam pergaulan internasional dan mulai dekat dengan negara-negara komunis. maupun bidangbidang lain. 8. 5. menunjuk Pak Harto sebagai Pejabat Presiden. Sidang Istimewa MPRS. Perekonomian juga diperparah dengan terjadinya hiperinflasi yang mencapai 650%. tapi di masyarakat uang rupiah baru hanya dihargai 10 kali lipat lebih tinggi. Buruk nya perekonomian karena Pengusaha pribumi kalah dalam bersaing dengan pengusaha nonpribumi yang di sebabkan perekonomian di serahkan pada pasar sesuai teori-teori mazhab klasik yang menyatakan laissez faire laissez passer. dan juga sebagai akibat politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara-negara Barat. 4. Beliau lahir di Kemusuk. Yogyakarta.kelemahan 1. 2. Devaluasi yang dilakukan pada 13 Desember 1965 menjadikan uang senilai Rp 1000 menjadi Rp 1.Sekali lagi. Adanya blokade ekonomi oleh Belanda sejak bulan November 1945 untuk menutup pintu perdagangan luar negri RI. Pada masa ini banyak proyek-proyek mercusuar yang dilaksanakan pemerintah. proyek mercusuar. Bahkan pada 1961-1962 harga barang-barang naik 400%. ekonomi.

kolusi. Kelemahan 1. Berikut penjelasan singkat tentang beberapa REPELITA. 4. Ini terjadi karena pelaksanaan pembangunan kurang memperhatikan analisis dampak sosial. 10. Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal sebagai BJ Habibie (73 tahun) merupakan pria Pare-Pare (Sulawesi Selatan) kelahiran 25 Juni 1936. 10. Mereka untouchable tidak bisa dijangkau hukum. sukses menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta produk dalam negeri. 6. dan dapat pengaruh banyaknya pejabat-pejabat yang menguasai sistem untuk kepentingan diri mereka masing-masing sebagaimana yang telah menjadi ciri dari pemerintahan dan masyarakat Orde Baru. DR (HC). 2. Ing.sudah tiga puluh tahun lamanya pemerintahan orde baru presiden soeharto. 7.4 tahun dan 2 bulan menjadi Wakil Presiden RI ke-7. Habibie (1998-1999/selama kurang lebih 1. 8. keberhasilan pembangunan khususnya selama Orde Baru. terutama di Aceh dan Papua. munculnya rasa ketidakpuasan di sejumlah daerah karena kesenjangan pembangunan. 2. Inflasi dapat ditahan sekitar 5%-10% dengan melalui kebijakan moneter yang ketat. tidak dapat dihukum.J. Habibie telah menunjukkan kecerdasan dan semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya Fisika. Mult. 3. Kekuatan-kekuatan rakyat tak dapat berkembang dan tetap lumpuh. 9. sehingga kepentingankepentingannya tetap lestari. ia kuliah di Teknik Mesin . Habibie merupakan “blaster” antara orang Jawa [ibunya] dengan orang Makasar/Pare -Pare [ayahnya]. 8. 4. Banyaknya bantuan dari negara lain yang semakin menambah jumlah utang negara yang sewaktu-waktu bisa menjadi bumerang bagi negara.000. anggaran pembangunan banyak dibiayai oleh bantuan pihak asing. Dr. sukses REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun). bisa menjadi perusakan alam dan kerugian besar untuk masyarakat daerah. Prof. sehingga rakyat tak bisa bersuara atas praktik KKN Orde Baru.4 tahun). Dimasa kecil. 5. perkembangan GDP per kapita Indonesia yang pada tahun 1968 hanya AS$70 dan pada 1996 telah mencapai lebih dari AS$1. Selama enam bulan.Pembangunan Lima Tahun (REPELITA). sukses swasembada pangan. pemerintahpun menerapkan sistem anggaran berimbang. tidak ada rencana suksesi. pengangguran minimum. nepotisme. 9. 7. Habibie menjadi Presiden ke-3 Indonesia selama 1. semaraknya korupsi. Sc. pembangunan Indonesia yang tidak merata 3. bertambahnya kesenjangan sosial (perbedaan pendapatan yang tidak merata bagi si kaya dan si miskin). Terjadinya krisis moneter pada pertengahan tahun 1997. Semua praktik KKN yang mereka jalankan. Investor asing mau menanamkan modal di Indonesia. Nilai mata uang rupiahpun dapat stabil dan dapat ditebak. 5. Pada masa pemerintahan B. 6.

Ibundanya. K. Inflasi meroket diatas 50%.A. Secara genetik Gus Dur adalah keturunan “darah biru”. Meningkatkan produktivitas dan daya saing melalui pemberian kebebasan. Kelebihan 3. demokrasi dan sebagainya. Tuti Marini Puspowardoyo. 4. . Mengesahkan UU No.000-an per dolar. Banyaknya para karyawan yang di PHK akibat dari perusahaan tempat mereka bekerja terkena dampak krisis yang terjadi di masa suharto. Pada bulan Agustus 1998. Institut Teknologi Bandung (ITB). Wahid Hasyim adalah putra K. Hal ini diperbarah oleh perbankan swasta yang mengalami kesulitan likuiditas.000.-. transparansi. 4. Kelebihan Manaiknya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat hingga di bawah Rp. 1.H.1.10. Mengesahkan UU No.habibie tidak dapat berbuat banyak perubahan perekonomian karena singkatnya masa jabatan beliau. yang menjadi Rais „Aam PBNU setelah K. 2.H. Terbatasnya kesempatan kerja akibat banyak perusahaaan yang telah gulung tikar. R. 6. 7. menerapkan independensi Bank Indonesia sehingga lebih fokus mengurusi perekonomian. dan pengangguran mulai terjadi dimana-mana. Dengan demikian. pendiri jam‟iyah Nahdlatul Ulama (NU)-organisasi massa Islam terbesar di Indonesia-dan pendiri Pesantren Tebu Ireng Jombang. Dengan dibiayai oleh ibunya. Ayahnya. 3. K. 5.J Habibie. Bj. Pada masa pemerintahan KH Abdurrahman Wahid () Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara yang dilahirkan di Denanyar Jombang Jawa Timur pada tanggal 4 Agustus 1940. Berhasil menghentikan free fall dari nilai mata uang rupiah terhadap US dolar dan keberhasilan menekan inflasi. 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan yang Tidak Sehat 8. Gus Dur merupakan cucu dari dua ulama NU sekaligus. Abdul Wahab Hasbullah. 2. 6. 5.000 per dolar AS menjadi Rp 12. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen 9. Habibie muda menghabiskan 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 di AachenJerman. Kakek dari pihak ibunya ini juga merupakan tokoh NU. mendesentralisasikan wewenang pada pemerintahan daerah dan sebagian besar dari belanja pemerintah yang meningkat diberikan melalui pemerintah daerah.H. Bisri Syamsuri.H. kelemahan Nilai tukar rupiah terjun bebas dari Rp 2. Indonesia dan IMF menyetujui program pinjaman dana di bawah Presiden B. Produksi menurun karena bnyak perusahaan yang tidak dapat bertahan hidup. Hasyim Asy‟ari. Utang luar negeri jatuh tempo sehinga membengkak akibat depresiasi rupiah.Dan hasilnya pun pemerintah propinsi dan kabupaten di Indonesia sekarang dapat membelanjakan 37% dari total dana publik. dan dilanjutkan ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman pada 1955. dan dua tokoh bangsa Indonesia. Sholehah adalah putri pendiri Pesantren Denanyar Jombang. Hj. Ny.

3. Bandung (1965-1967) dan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1970-1972) tetapi belum pernah sampai sarjana. . Soekarno dan Fatmawati. beliau adalah Wakil Presiden RI yang ke-8 dibawah pemerintahan Abdurrahman Wahid. Masih lemahnrya arus perekonomian yang di sebabkan lumpuhnya pengerak perekonomian negara akibat krisis. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2000 sebesar 4. Megawati adalah putri sulung dari Presiden RI pertama yang juga proklamator. Pada masa pemerintahan Megawati soekarno putri(23 juli 2001-2004) Megawati Soekarnoputri. 3. Pengusaha pribumi mulai menjadi percaya diri karena mendapat dukungan dari pemerintah. 3. ia pernah belajar di dua Universitas. dari SD hingga SMA di Perguruan Cikini. Wanita bernama lengkap Dyah Permata Megawati Soekarnoputri ini memulai pendidikannya.1%.1. 23 Januari 1947.7 % sedangkan di dibawah rezim Orde Baru tax ratio hanya mencapai 6. Menguatnya nilai tukar rupiah sejalan dengan penurunan inflasi dan tingkat suku bunga pada sektor riil. karena jika hal ini tidak dibatasi akan memukul industri manufaktur di tanah air . lahir di Yogyakarta. ekspor sangat sulit diharapkan dapat meningkat sebaik tahun 2000 karena pertimbuhan ekonomi dunia tahun 2001 menunjukkan kecenderungan menurun dibandingkan tahun 2000. 4. karena China dikenal sebagai negara yang menjual produknya ke Indonesia dengan harga murah. 2. 5. 7. Fenomena makin rumitnya persoalan ekonomi ditunjukkan oleh beberapa indikator ekonomi. membangun ekonomi yang berbasis pada kepentingan sebagian besar rakyat Indonesia yang masih tertinggal. Gusdur membatasi penjualan produk China di Indonesia. 2. 2. Sementara. tax ratio di zaman pemerintahan Gus Dur sebesar 10. Sebelum diangkat sebagai presiden.86 % lebih tinggi dari prakiraan awal tahun oleh Bank Indonesia sebesar 3. Kelemahan 1.2 juta . Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) antara 30 Maret 2000 hingga 8 Maret 2001 menunjukkan growth trend yang negatif. yaitu Fakultas Pertanian. Universitas Padjadjaran.0 % sampai dengan 4.0 %. Belum mampu mengatasi masalah krisis yang berkepanjangan. Masalah dana non-budgeter Bulog dan Bruneigate yang dipermasalahkan oleh anggota DPR. 5. 6. Presiden Republik Indonesia ke-5 yang biasa dipanggil Ibu Mega. tidak mampu. Padahal pada masa pemerintahan Gus Dur ekonomi Indonesia sedang terpuruk akibat gejolak politik maupun krisis ekonomi. Jakarta. Kelebihan 1. Di anggapTelah berhasil memperbaiki sistem perekonomian dengan masa jabatan yang relatif singakat. dan miskin. PDB per kapita atas dasar harga berlaku pada tahun 2001 mencapai Rp. Kurang mampu memanfaatkan dengan baik perekonomian yang sebetulnya sudah lebih baik dari tahun sebelumnya. 4.

6 triliun. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh pesat di tahun 2010 seiring pemulihan ekonomi dunia pasca krisis global yang terjadi sepanjang 2008 hingga 2009. Tidak adanya upaya keras pemberantasan korupsi yang telah banyak merugikan negara ini. Di anggap tidak mampu mengatasi angka pengangguran. 2. 3.9% pada tahun 2004 menjadi 8. 4. dengan pertumbuhan mencapai 5. Harga BBM termahal sepanjang sejarah indonesia yaitu mencapai Rp.303. Terlaksananya program-program pro-rakyat seperti: BLT. Masih belum mampu mewujudkan pembangunan yang merata di nusantara. Kelebihan 1. 7. 4. sedangkan atas dasar harga konstan 2000 sebesar Rp. Pelunasan utang IMF. 5. Perekonomian terus tumbuh di atas 6% pada tahun 2007 dan 2008. Harga BBM diturunkan hingga 3 kali (2008-2009). 6. Kelemahan 1. tertinggi setelah orde baru. BOS.0 triliun. Terjualnya salah satu BUMN kepada pihak asing akibat tidak mampunya membayar hutang.7% pada tahun 2004 menjadi 15. 9. Menurunnya angka kemiskinan dari 16. Perekonomian Indonesia tahun 2004 yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp. Beasiswa. perekonomian Indonesia mampu bertahan dari ancaman pengaruh krisis ekonomi dan finansial yang terjadi di zona Eropa. tertinggi sepanjang sejarah. 6. Banyaknya aset negara yang di anggap menjadi korban untuk membayar utang negara. Pada masa pemerintahan susilo bambang yudoyono(2004-2014) Presiden susilo bambang yudoyono ialah presiden ke 6 indonesia. 2.660. 6. 2.79 persen. 5.000. Pengangguran terus menurun.72 persen dan 12. Kelemahan 1. Nilai mata uang rupiah lebih stabil. 10. PNPM Mandiri. 3. . 11.5% pada tahun 2008. Cadangan devisa pada tahun 2008 US$ 51 miliar.4% pada tahun 2008. Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2002 digerakkan oleh kegiatan konsumsi rumahtangga dan konsumsi pemerintah. Pemberantasan korupsi. 5. 8. 1. 9. Banyaknya aksi teror dan pengeboman yang terjadi dimana-mana di tanah air yang secara otomatis membuat para calon investor asing takut untuk berinvestasi. Menurunnya Rasio hutang negara terhadap PDB terus turun dari 56% pada tahun 2004 menjadi 34% pada tahun 2008.13 persen dibanding tahun 2003. dan KUR tanpa agunan tambahan yang secara otomatis dapat memperbaiki tinggkat ekonomi rakyat. 6. Hal ini terlihat dari besarnya konsumsi rumahtangga dan konsumsi pemerintah pada tahun 2002 terhadap tahun 2001 masing-masing tumbuh sebesar 4. JAMKESMAS. pertama kali sepanjang sejarah.4.

sebagaimana layaknya status menteri sebagai Pembantu Presiden yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Mencapai sebesar 15% pada tahun 2006 . Pertanggung jawaban selalu dibebankan kepada Presiden. belum mendapatkan kejelasan. Bencana alam yang sering terjadi di indonesia membuat para investor asing enggan berinvestasi dengan alasan tidak aman terhadap ancaman bencana alam.2. Pada masa pemerintahan Soekarno (1956-1967). baik sebelum maupun sesudah amandemen UUD 1945. jabatan Wakil Presiden tidak mempunyai wewenang apa-apa. Wakil Presiden tidak bertanggung jawab kepada Presiden. kedudukan Wakil Presiden adalah sebagai Pembantu Presiden. 6. Hal itu disebabkan oleh beberapa alasan: Pertama. 3. sebagaimana diatur di dalam UUD 1945 Pasal 4 ayat (2). Konsentrasi pembangunan di awal pemerintahannya hanya banyak berpusat di aceh. posisi Wakil Presiden sebagai “Pembantu Presiden menjadi kurang amemiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan. Masih gagal nya pemerintah menghapuskan angka pengangguran dan kemiskinan di negeri ini. Setidaknya ada tiga hal yang menyebabkan tidak jelasnya peran dan kedudukan Wakil Presiden. Kedua. Fungsinya hanya menggantikan Presiden. Sejak Mohammad Hatta mengundurkan diri. karena provinsi aceh telah di porak porandakan oleh bencana alam stunami pada tahun 2004. peran dan kedudukan Wakil Presiden dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia. jabatan Wakil Presiden .menunjukkan suatu penghamburan yang signifikan atas sumber daya public. dalam perjalanan sejarah ketatanegaraan di Indonesia. dalam tradisi dan praktik ketatanegaraan. Mohammad Hatta yang diangkat sebagai Wakil Presiden pada tanggal 18 Agustus 1945. belum pernah ada Wakil Presiden yang menyampaikan pertanggung jawaban kepada MPR atau kepada rakyat. Dianggap belum mampu menyelesaikan masalah bank CENTURY. Presiden berjalan sendiri menjalankan roda pemerintahan. Orde Baru dan Reformasi Pendahuluan Secara konstitusional. Pertama. Wakil Presiden hanya merupakan the second man (orang kedua). 7. 5.Karena itu. Kedua. Negara Republik Indonesia pernah tidak memiliki Wakil Presiden. dan Ketiga. 4. Sebagai Pembantu Presiden kedudukan Wakil Presiden menjadi setara dengan menteri yang juga sama-sama sebagai Pembantu Presiden. tanpa didampingi oleh Wakil Presiden. mengundurkan diri dari jabatannya pada tanggal 1 Desember 1956. tingkat pengeluaran untuk administrasi yang luar biasa tinggi. jumlah utang negara tertinggi sepanjang sejarah yakni mencapi 1667 Triliun pada awal tahun 2009 atau 1700 triliun per 31 Maret 2009. Inilah pembengkakan utang terbesar sepanjang sejarah. Perkembangan Pemerintah Orde Lama. dalam sistem pemerintahan di Indonesia sejak tahun 1945 hingga sekarang.

Tulisan ini. Dalam jangka waktu tersebut. pada masa awal pemerintahan Soeharto (1967-1973). Wakil Presiden memiliki peran yang cukup penting. A. Ketiga. Masa pemerintahan orde lama Orde Lama adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden Soekarno di Indonesia. Pada waktu Sidang Istimewa tanggal 7-12 Maret 1967 yang mengeluarkan Ketetapan MPRS Nomor. . hubungan Wakil Presiden dengan Presiden pada setiap masa mempunyai karakter yang berbeda-beda. justru pada masa awal pemerintahan RI. Indonesia baru kembali memiliki Wakil Presiden. XXXIII/MPRS/1967 mengenai pencabutan kekuasaan pemerintahan Soekarno sekaligus menetapkan Jenderal Soeharto sebagai Presiden. setelah diangkatnya Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tanggal 25 Maret 1973. tanpa ada pengangkatan Pejabat Wakil Presiden. posisi Wakil Presiden tidak disinggung. meskipun tanpa Wakil Presiden.Orde Lama berlangsung dari tahun 1945 hingga 1968. pemerintahan dapat berjalan. Mohammad Hatta. Drs. akan mencoba menelaah peran Wakil Presiden RI pertama. dari beberapa kebijakan politik yang diambil oleh Mohammad Hatta. Bagaimanakah sesungguhnya peran Mohammad Hatta selama menjabat sebagai Wakil Presiden? Apakah selama masa jabatannya. Atau sebaliknya. Dengan seiring perkembangan politik dan social Indonesia penerus bangsa ini akan menjadi lebih baik atau sebaliknya? Pembahasan 1. Wakil Presiden tidak memiliki kewenangan apapun. Pada kenyataannya.tidak pernah diisi. Presiden Soeharto diangkat oleh MPRS sebagai Pejabat Presiden. Demikian pula.

PERTI MURBA dan PARTINDO. yaitu konfigurasi politik yang demokratis. Keadaan ini berlangsung sampai tahun 1959. Kalimantan (tidak termasuk wilayah Sabah. Partai Katholik. Jawa Tengah. Sulawesi. Untuk mengatasi hal ini maka diselenggarakan pertemuan parpol di Bogor pada tanggal 12 Desember 1964 yang menghasilkan “Deklarasi Bogor. Jawa Barat. 13 Tahun 1960 yang mengatur tentang pengakuan. bahkan kadang-kadang terjadi gejolak. terjadi pembalikan arah dalam penampilan konfigurasi politik. Kelompok ini mendeklarasikan pemerintahan baru pada 31 Agustus dan menghendaki Republik Indonesia yang terdiri dari 8 provinsi: Sumatra. Pada 18 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) melantik Soekarno sebagai Presiden dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden dengan menggunakan konstitusi yang dirancang beberapa hari sebelumnya.Di saat menggunakan sistem ekonomi liberal. hubungan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden dengan Soekarno sebagai Presiden. Pada periode ini pernah berlaku tiga konstitusi. antara lain adalah sebagai berikut: PNI. NU. sistem kepartaian Indonesia dilakukan penyederhanaan dengan Penpres No. Konstitusi RIS 1949. Indonesia menganut sistem multi partai yang ditandai dengan hadirnya 25 partai politik. PARKINDO. Moh. Pada periode ini konfigurasi politik menjadi cenderung demokratis dan dapat diidentifikasi sebagai demokrasi liberal. yaitu UUD 1945. hal ini tidak berarti bahwa konflik ideologi dalam masyarakat umum dan dalam kehidupan politik dapat terkurangi. Namun. sangat dinamis. Indikatornya adalah begitu dominannya partai-partai politik.” Secara umum. setahun sebelumnya pada tanggal 17 Agustus 1960. PSII. Hatta adalah pengkritik paling tajam sekaligus sahabat hingga akhir hayat Soekarno. Indonesia menggunakan sistem pemerintahan parlementer. Maluku (termasuk Papua) dan Nusa Tenggara.Indonesiamenggunakan bergantian sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi komando. Kemudian dibentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) sebagai parlemen sementara hingga pemilu dapat dilaksanakan. Pada masa sesudah kemerdekaan. dan UUDS 1950. . pengawasan dan pembubaran partai-partai. secara lebih spesifik menguraikan perkembangan konfigurasi politik Indonesia ketika itu sebagai berikut: Pertama. Mahfudz. Sarawak dan Brunei). Kemudian pada tanggal 14 April 1961 diumumkan hanya 10 partai yang mendapat pengakuan dari pemerintah. X tanggal 16 Oktober 1945 dan Maklumat Pemerintah tanggal 3 November 1945. Menjelang Pemilihan Umum 1955 yang berdasarkan demokrasi liberal bahwa jumlah parpol meningkat hingga 29 parpol dan juga terdapat peserta perorangan. (1998:373-375) dalam Politik Hukum di Indonesia. Konfigurasi politiknya dapat diberi satu kualifikasi yang sama. Pada masa diberlakukannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959. setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Hal ini ditandai dengan Maklumat Wakil Presiden No. Presiaden Soekarno di gulingkan waktu Indonesia menggunakan sistem ekonomi komando. PSI dan Masyumi dibubarkan. Jawa Timur. PKI. Dinamika hubungan Soekarno dengan Mohammad Hatta sangat dipengaruhi oleh konfigurasi politik yang berlaku pada saat itu. dimana Presiden Soekarno menghentikannya melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959. 7 Tahun 1959 dan Perpres No. Dengan berkurangnya jumlah parpol dari 29 parpol menjadi 10 parpol tersebut.

Nahdlatul Ulama (NU). kedua tokoh ini mendapatkan pengakuan sebagai wakil-wakil rakyat Indonesia. Pembentukan Dewan Nasional yang terdiri dari golongan-golongan fungsional dalam masyarakat. tidak dapat diganggu gugat. Dewan Nasional ini. Bung Karno berkata: “Saya tidak akan membacakan Proklamasi kemerdekaan jika Bung Hatta tidak ada. dan Partai Komunis Indonesia (PKI). Konflik ini mencapai puncaknya. Jika mas Muwardi tidak mau menunggu Bung Hatta. hubungan Soekarno dengan Mohammad Hatta yang seringkali disebut Dwitunggal. Setelah pemilihan umum 1955. 1991:42. Sejak tahun 1930-an. Untuk pelaksanaan Demokrasi Terpimpin perlu dibentuk suatu kabinet gotong royong yang angotanya terdiri dari semua partai dan organisasi berdasarkan perimbangan kekuatan yang ada dalam masyarakat. Masyumi. yakni PNI. Muwardi salah satu tokoh pemuda pada waktu itu yang mendesak segera dibacakan teks Proklamasi. tugas utamanya adalah memberi nasihat kepada Kabinet. jawab Bung Karno kepada dr. Kebijaksanaan Ekonomi Indonesia 1950-1980. Pada detik-detik menjelang pembacaan naskah proklamasi. silahkan baca sendiri. Mohammad Hatta selalu menekankan perlunya dasar hukum dan pemerintahan yang bertanggung jawab. mengetengahkan pula perlunya pembentukan Kabinet Kaki Empat yang mengandung arti bahwa keempat partai besar. baik diminta maupun tidak diminta. Dengan konsep yang diajukan Soekarno itu. ketika Presiden Soekarno melontarkan konsepnya tentang demokrasi terpimpin. karena dianggap berbahaya bagi pemerintahan kolonial. konfigurasi politik yang demokratis pada periode 1945-1959. Bisnis dan Politik. Pada saat penyusunan naskah Proklamasi. Konsepsi Presiden ini. rakyat telah memilih sistem demokrasi yang . Pada masa pendudukan Jepang. Padahal. Ketika itu. serta menggalang kekuatan-kekuatan revolusioner guna membersihkan lawan-lawan politik yang tidak setuju dengan gagasannya. ia tidak dapat menerima perilaku Bung Karno. keduanya telah beberapa kali ditahan dan diasingkan oleh pemerintah kolonial Belanda. terjalin dengan baik. Sejak zaman pergerakan nasional. Sebagai pejuang demokrasi. pada tahun 1949. tidak sesuai dengan kepribadian Indonesia. Soekarno menolak desakan para pemuda untuk membacakan teks proklamasi lebih awal karena Mohammad Hatta belum datang. oleh karena itu harus diganti dengan Demokrasi Terpimpin. 3. mulai ditarik lagi ke arah yang berlawanan menjadi otoriter sejak tanggal 21 Februari 1957. yang pada pokoknya berisi: 1. Demokrasi Terpimpin merupakan pembalikan total terhadap sistem demokrasi liberal yang sangat ditentukan oleh partai-partai politik melalui free fight (Yahya Muhaimin. 2. keduanya terlibat dalam proses penyusunan naskah teks proklamasi kemerdekaan. sekaligus juga menjadi Perdana Menteri. Begitu percayanya Soekarno kepada Mohammad Hatta. karena itu Hatta tidak setuju ketika Presiden Soekarno mengangkat dirinya sendiri sebagai formatur kabinet yang tidak perlu bertanggung jawab. turut serta di dalamnya untuk menciptakan kegotongroyongan nasional. Presiden Soekarno mengajukan konsep Demokrasi Terpimpin pada tanggal 21 Februari 1957 di hadapan para pemimpin partai dan tokoh masyarakat di Istana Merdeka.Kedua. Jakarta : LP3ES). Presiden Soekarno mengemukakan Konsepsi Presiden. ia meminta agar Mohammad Hatta selain menjadi Wakil Presiden. Hatta menganggap Bung Karno sudah mulai meninggalkan demokrasi dan ingin memimpin segalanya. Sistem Demokrasi Parlementer secara Barat.

sementara Hatta menganggap sudah selesai sehingga pembangunan ekonomi harus diprioritaskan (Adnan Buyung Nasution. Pengunduran diri Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden. Maklumat Wakil Presiden No. Namun. Pada tanggal 5 Februari 1957 berdasarkan Keputusan Presiden No. Refleksi Pemikiran Hatta Tentang Hukum dan HAM. Wakil Presiden banyak melakukan tindakan mengumumkan/ mengeluarkan peraturan perundang-undangan antara lain. Juga tidak ada tekanan-tekanan dari pihak luar. Di satu sisi ingin mewujudkan demokrasi. 1950-1964). sehingga seringkali disebut Dwitunggal. tidak diikuti dengan gejolak politik. Mohammad Hatta adalah Wakil Presiden yang mampu menjadi satu kesatuan dengan Presiden Soekarno. Panitia itu dibentuk pada tanggal 29 November 1957 dan dikenal sebagai Panitia Sembilan?. Jakarta: CIDES. dibahas “Masalah Dwitunggal Soekarno-Hatta Demikian pula di DPR. 1981: 30 Tahun Indonesia Merdeka. beberapa anggota DPR mengajukan mosi mengenai “Pemulihan Kerjasama Dwitunggal Soekarno-Hatta.X tanggal 16 Oktober 1945. Hatta pun tidak menyesuaikan dirinya dengan pandangan sikap dan pendapat Soekarno. Mohammad Hatta mengirimkan surat pengunduran dirinya sebagai Wakil Presiden kepada DPR hasil Pemilihan Umum 1955. Soekarno menganggap revolusi belum selesai. perbedaan itu makin memuncak pada pertengahan tahun 1950-an. sedangkan di sisi lain duduk di atas demokrasi. padahal menurut UUD 1945 kedudukan Wakil Presiden adalah sebagai Pembantu Presiden? serta dapat menggantikan Presiden jika Presiden berhalangan.mensyaratkan persamaan hak dan kewajiban bagi semua warga negara dan dihormatinya supremasi hukum. yang diketuai oleh Ahem Erningpraja. Namun. Pengunduran diri ini lebih disebabkan oleh karena perbedaan pendapat dengan Presiden. Panitia Sembilan ini dibubarkan pada Bulan Maret 1958 tanpa menghasilkan sesuatu yang nyata (Sekretariat Negara RI. telah dilakukan. Pada sisi lain. DPR kemudian menerima mosi mengenai Pembentukan Panitia Ad Hoc untuk mencari “bentuk kerjasama SoekarnoHatta. Bung Karno mencoba berdiri di atas semua itu. Perbedaan pendapat antara Mohammad Hatta dengan Soekarno. Meskipun telah mengundurkan diri. lebih kepada visi dan pendekatan Mohammad Hatta yang berbeda dengan Soekarno dalam mengelola Negara. sesungguhnya telah terjadi sejak awal. banyak orang yang menghendaki agar Bung Hatta aktif kembali. pengunduran diri Mohammad Hatta dari posisi Wakil Presiden tidak mengakibatkan hubungan pribadi keduanya menjadi putus. Perbedaan itu. dan peringatan terhadap Soekarno. bagi Bung Hatta. Sebaliknya. 13 Tahun 1957. sebelum Soekarno menyampaikan konsep Demokrasi Terpimpin secara resmi. Tetapi Soekarno tidak berubah sikap. Pembicaraan. Presiden Soekarno memberhentikan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden. Di dalam Musyawarah Nasional tanggal 10 September 1957. Pada tanggal 1 Desember 1956. 20 Juni 2002). dengan alasan rakyat perlu dipimpin dalam memahami demokrasi yang benar. Fenomena ini menjadi semakin jelas apabila diperhatikan praktik ketatanegaraan yang berlangsung antara tahun 1945 sampai tahun 1956. Maklumat Pemerintah tanggal 17 Oktober 1945 tentang . Pada masa ini. sahabat seperjuangannya. Pelaksanaan konsep Dwitunggal Soekarno-Hatta telah menempatkan kedudukan dan fungsi Wakil Presiden menjadi sama dengan Presiden. Jelas. teguran. Namun. Mohammad Hatta telah mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden. Bung Karno dan Bung Hatta tetap menjaga persahabatan yang telah mereka jalin sejak lama. ini adalah sebuah contradictio in terminis.

kebijakan yang didukung para pemimpin penting negara-negara bekas jajahan yang menolak aliansi resmi dengan Blok Barat maupun Blok Uni Soviet. ditambah kegagalan MPR untuk mengembangkan konstitusi baru. Soekarno bergerak lebih dekat kepada negara-negara komunis Asia dan kepada Partai Komunis Indonesia (PKI) di dalam negeri. Maklumat Pemerintah tanggal 3 November 1945 tentang pendirian partai politik. dia tidak menemui banyak hambatan. Demokrasi parlementer Tidak lama setelah itu. yang memberikan kekuatan presidensil yang besar.Permakluman Perang. Dari 1959 hingga 1965. Indonesia menganut sistem parlementer. Soekarno lebih memilih negara sekuler yang berdasarkan Pancasila sementara beberapa kelompok Muslim lebih menginginkan negara Islam atau undang-undang yang berisi sebuah bagian yang menyaratkan umat Islam takluk kepada hukum Islam. Jawa Barat dan pulau-pulau lainnya yang dimulai sejak 1958. Jawa Barat pada tahun 1955 dalam KTT Asia-Afrika untuk mendirikan fondasi yang kelak menjadi Gerakan Non-Blok. Dia juga menggeser kebijakan luar negeri Indonesia menuju nonblok. Indonesia mengadopsi undang-undang baru yang terdiri dari sistem parlemen di mana dewan eksekutifnya dipilih oleh dan bertanggung jawab kepada parlemen atau MPR. Peran Islam di Indonesia menjadi hal yang rumit. maka tindakan yang dilakukan oleh Wakil Presiden di bidang ketatanegaraan dapat ditafsirkan sebagai suatu pengisian jabatan Presiden untuk sementara oleh Wakil Presiden. Dari sudut konsep Dwitunggal. Konfrontasi Indonesia-Malaysia . Meski PKI merupakan partai komunis terbesar di dunia di luar Uni Soviet dan China. dan Undang-undang Nomor 16 Tahun 1946 tentang Keadaan Bahaya. Pada akhir 1950-an dan awal 1960-an. melemahkan sistem parlemen Indonesia. Jika keadaan ini dihubungkan dengan persoalan Presiden berhalangan serta pengisian jabatannya untuk sementara oleh Wakil Presiden. Para pemimpin tersebut berkumpul di Bandung. Akibatnya pada 1959 ketika Presiden Soekarno secara unilateral membangkitkan kembali konstitusi 1945 yang bersifat sementara. maka tindakan Wakil Presiden merupakan perwujudan dari konsep itu. dukungan massanya tak pernah menunjukkan penurutan ideologis kepada partai komunis seperti di negara-negara lainnya. Sulawesi. Presiden Soekarno berkuasa dalam rezim yang otoriter di bawah label “Demokrasi Terpimpin“. Demokrasi Terpimpin Pemberontakan yang gagal di Sumatera. Pada saat berlaku UUD RIS 1949 dan UU Nomor 7 Tahun 1949 tentang Penunjukkan Pemangku Sementara Jabatan Presiden Republik Indonesia. MPR terbagi kepada partai-partai politik sebelum dan sesudah pemilu pertama pada tahun 1955. sehingga koalisi pemerintah yang stabil susah dicapai.

Pada 30 September 1965. pemerintah Belanda mempertahankan kekuasaan terhadap belahan barat pulau Nugini (Papua). menumpas kudeta tersebut dan berbalik melawan PKI. Gerakan 30 September Hingga 1965. dengan persetujuan dari Soekarno. presiden Soekarno mengumumkan pengunduran diri negara Indonesia dari keanggotaan PBB pada tanggal 20 Januari 1965 dan mendirikan Konferensi Kekuatan Baru (CONEFO) sebagai tandingan PBB dan GANEFO sebagai tandingan Olimpiade. memulai kampanye untuk membentuk “Angkatan Kelima” dengan mempersenjatai pendukungnya. dan Indonesia mengambil alih kekuasaan terhadap Irian Jaya pada 1 Mei 1963. Negosiasi dengan Belanda mengenai penggabungan wilayah tersebut dengan Indonesia gagal. yang paling parah terjadi di Jawa dan Bali. Nasib Irian Barat Pada saat kemerdekaan. enam jendral senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana yang loyal kepada PKI. hal ini dianggap akan memperluas pengaruh imperialisme negara-negara Barat di kawasan Asia dan memberikan celah kepada negara Inggris dan Australia untuk mempengaruhi perpolitikan regional Asia. dan pasukan penerjun payung Indonesia mendarat di Irian pada 18 Desember sebelum kemudian terjadi pertempuran antara pasukan Indonesia dan Belanda pada 1961 dan 1962. 1. Selain itu dengan pembentukan Federasi Malaysia. Jumlah korban jiwa pada 1966 mencapai setidaknya 500. Menanggapi keputusan PBB untuk mengakui kedaulatan Malaysia dan menjadikan Malaysia anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Para petinggi militer menentang hal ini. diantara ketetapan yang dihasilkan sidang tersebut adalah mengukuhkan Supersemar dan melarang PKI berikut ideologinya tubuh dan berkembang di Indonesia. Soeharto lalu menggunakan situasi ini untuk mengambil alih kekuasaan. dan mengizinkan langkah-langkah menuju pemerintahan-sendiri dan pendeklarasian kemerdekaan pada 1 Desember 1961. Masa pemerintahan orde baru Orde Baru dikukuhkan dalam sebuah sidang MPRS yang berlangsung pada Juni-Juli 1966. Pada 1962 Amerika Serikat menekan Belanda agar setuju melakukan perbincangan rahasia dengan Indonesia yang menghasilkan Perjanjian New York pada Agustus 1962.000.Soekarno menentang pembentukan Federasi Malaysia dan menyebut bahwa hal tersebut adalah sebuah “rencana neo-kolonial” untuk mempermudah rencana komersial Inggris di wilayah tersebut. PKI telah menguasai banyak dari organisasi massa yang dibentuk Soekarno untuk memperkuat dukungan untuk rezimnya dan. Pada tahun itu juga konfrontasi ini kemudian mengakibatkan pertempuran antara pasukan Indonesia dan Malaysia (yang dibantu oleh Inggris). Menyusul PKI sebagai . Lebih dari puluhan ribu orang-orang yang dituduh komunis kemudian dibunuh. B. Mayjen Soeharto. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu.

kemudian Penyerahan Kekuasaan Pemerintah RI dari Soekarno kepada Mandataris MPRS (12 Februari 1967). Penegasan Politik GerakanDalam kongres ini juga merumuskan Penegasan Politik Gerakan sbb: . Ketua MPRS Jenderal A. (2) program perjuangan gerakan. yaitu : 1.GP Ansor) dan KH. Pertama berwujud kebulatan tekad pemerintah dan masyarakat untuk melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Luapan kegembiraan itu tercermin dalam Kongres VII GP Ansor di Jakarta. Seperti diungkapkan Ketua Umum GP Ansor Jahja Ubaid SH. Konsensus kedua lahir antara pemerintah dan partai-partai politik dan masyarakat. Hadir pula menyampaikan amanat. dengan demikian. pembahasan dalam kongres akhirnya dikelompokan menjadi tiga tema pokok: (1) penyempurnaan organisasi. Dr Idham Chalid (Ketua PBNU). Ribuan utusan yang hadir seolah tak kuat membendung kegembiraan atas runtuhnya pemerintahan Orde Lama. 2. Dachlan (Ketua Dewan Partai NU dan Menteri Agama RI) Kongres kali ini merupakan moment paling tepat untuk menjawab segala persoalan yang timbul di kalangan Ansor. lalu disusul pelantikan Soeharto (12 Maret 1967) sebagai Pejabat Presiden sungguh merupakan kebahagiaan tersendiri bagi Gerakan Pemuda Ansor.M. H.H. dan (3) penegasan politik gerakan. bahwa setelah mulai rampungnya perjuangan Orde Baru. hadir dalam kongres tersebut sejumlah utusan dari 26 wilayah (Propinsi) dan 252 Cabang (Kabupaten) se-Indonesia. diantara partner sesama Orba telah mulai melancarkan siasat untuk mengecilkan peranan GP Ansor dalam penumpasan G-30 S/PKI dan penumbangan rezim Orde Lama. diliputi dengan rasa kegembiraan dan kekecewaan yang cukup mendalam. Imron Rosyadi.[8] Pada masa Orde Baru pula pemerintahan menekankan stabilitas nasional dalam program politiknya dan untuk mencapai stabilitas nasional terlebih dahulu diawali dengan apa yang disebut dengan konsensus nasional. Menyusul tekad membangun dicanangkan UU Penanaman Modal Asing (10 Januari 1967). dibubarkannya PKI dan diharamkanya komunisme. Konsensus pertama ini disebut juga dengan konsensus utama. setiap orang yang pernah terlibat dalam aktivitas PKI ditahan. Marxisme dan Leninisme di bumi Indonesia. Bukan berarti tak ada kekecewaan. Ada dua macam konsensus nasional. Sebagian diadili dan dieksekusi. justru dalam kongres VII itulah. Pejabat Presiden Jenderal Soeharto.Moh. Sedangkan konsensus kedua adalah konsensus mengenai cara-cara melaksanakan konsensus utama. sebagian besar lainnya diasingkan ke pulau Buru. rasa tak puas dan kecewa terhadap perkembangan politik pasca Orla ramai diungkapkan. H. 23-28 Oktober 1967. konsensus kedua lahir sebagai lanjutan dari konsensus utama dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Karena itu. Kongres VII GP Ansor berlangsung di Jakarta.Subchan ZE (Wakil Ketua MPRS). SH (mantan Ketua Umum PP.partai terlarang. Setelah Kabinet Ampera terbentuk (25 Juli 1966). Artinya. Bahwa suasana Kongres VII. KH.Nasution.

anti penjajahan dan penindasaan dalam menuju perdamaian dunia. juga mengantisipasi perkembangan berikutnya. GP. Itulah sebabnya. Selain masalah politik. Bahkan bentrokan fisik telah terjadi di mana-mana. Memang begitulah yang dilakukan kongres. Orde Baru ditafsirkan sebagai Orde Demokrasi yang bukan hanya memberi kebebasan menyatakan pendapat melalui media pers atau mimbar-mimbar ilmiah. demokrasi diartikan sebagai suatu Doktrin Pemerintahan yang tidak mentolerir pengendapan kekuasaan totaliter di suatu tempat. Masalah Toleransi Agama. dan dalam pelaksanaannya harus memperhatikan kondisi daerah serta perasaan penganut agama lain.(1) Menengaskan Orde Baru dengan beberapa persyaratan: (a). Kajian atau analisis itu. Bahkan GP Ansor waktu itu sempat mengirim telegram ucapan selamat kepada Pangdam VIII/Brawijaya atas suksenya operasi tersebut. Sedangkan yang bermotif terror. membasmi komunisme. bahwa kecenderungan di Asia. Rumusan tersebut mengacu pada UUD 1945 yang menjamin toleransi itu sendiri. Tapi. sejak awal Ansor telah menegaskan sikapnya: menolak kembalinya pemerintahan tiran. akan masuk liang kubur dan muncul authoritarianism. dalam kongres itu diputuskan: Bahwa GP Ansor memutuskan untuk ikut di dalamnya dalam penumpasan sisa-sisa PKI yang bermotif ideologis dan strategis. dan dengan kekuasaan darurat itulah ditegakkan pemerintahan otoriter. (c) mempertahankan kehidupan demokrasi yang murni dan (d) mempertahankan eksistensi Partijwezen. Rumusan penegasan politik tersebut tentu dilatarbelakangi kajian mendalam mengenai situasi politik yang berkembang saat itu. pada waktu itu pertentangan agama sudah mulai memburuk. (b) menolak kembalinya kekuasaan totaliter/Orde Lama. (3) Mempertahankan politik luar negeri yang bebas aktif. Lalu. operasi di kedua daerah tersebut bermotif ideologis dan strategis. Ansor ikut operasi itu karena. Seperti kata Michael Edwards dalam buku Asian in the Balance. Masalah toleransi agama di bahas serius karena. Sesungguhnya kongres juga telah memperediksi sesuatu bentuk kekuasaan yang bakal timbul. Kepada yang bermotif Politis.Ansor harus menentang dan berusaha menunjukkan kepalsuannya. Dalam pelaksanaannya harus memperhatikan kondisi daerah serta perasaan penganut-penganut agama lain. Begitulah kira-kira Michael Edwards. GP Ansor mendukung dan ikut di dalamnya dalam operasi penumpasan sisasisa PKI di Blitar dan Malang yang dikenal dengan operasi Trisula. sebelum meledak bentrokanbentrokan sosial. Akibatnya timbul isu yang mendiskreditkan Partai Islam dan Umat Islam. marxisme. kongres juga merumuskan pola kerukunan antar umat beragama. kaum militer mengambil alih kekuasaan. Karena itu. Pendeknya. segala bentuk dalam manifestasinya. Perkara politik itu pula-lah yang paling menonjol dalam kongres VII tersebut. Isu yang paling keras pada waktu itu adalah . Atas dasar itulah. dan leninisme. (2) Toleransi Agama dijamin oleh UUD 1945. demokrasi pada mulanya di salah gunakan oleh pemegang kekuasaan yang korup hingga mendorong Negara ke arah Kebangkrutan. Ansor menghadapinya secara kritis dan korektif.

J Habibie Sidang Istimewa MPR yang mengukuhkan Habibie sebagai Presiden. Namun nampaknya tuntutan reformasi politik. Kekalahan PAN. Budiman Sudjatmiko dan beberapa petinggi Partai Rakyat Demokratik baru dibebaskan pada era Presiden Abdurrahman Wahid. yang menewaskan 18 orang. Masa pemerintahan Habibie ditandai dengan dimulainya kerjasama dengan Dana Moneter Internasional untuk membantu dalam proses pemulihan ekonomi. Dalam Kongres VII juga menyampaikan memorandum kepada pemerintah mengenai masalah politik dan ekonomi. Sehingga.Masih adanya tokoh-tokoh penting pada masa Orde Baru di jajaran pemerintahan pada masa Reformasi ini sering membuat beberapa orang mengatakan bahwa Orde Baru masih belum berakhir. Demokrasi menuntut lebih dari sekedar pemilu. Sejumlah aktivis mahasiswa diadili atas tuduhan menghina pemerintah atau menghina kepala negara. Tahanan politik dibebaskan secara bergelombang.mendirikan Negara Islam. pada pemilu 1955. ekonomi dan hukum merupakan agenda yang tidak bisa ditunda. . Dakwah-dakwah semakin di batasi bahkan ada pula yang terpaksa di larang. yang dianggap paling reformis. untuk kemudian digantikan “Era Reformasi“. 1. Gelombang demonstrasi ini memuncak dalam peristiwa Tragedi Semanggi. kegagalan PAN. Habibie juga melonggarkan pengawasan terhadap media massa dan kebebasan berekspresi. Terakhir. Selain itu. Pertama. di berbagai daerah ormas Islam maupun Partai Islam selalu dicurigai aparat keamanan. Pemerintahan B. Dan isi dari memorandum tak lain adalah manifestasi dari komitmen terhadap ideology Pancasila. Reformasi politik. Sri Bintang Pamungkas dan Muchtar Pakpahan dibebaskan. diprediksi akan memperoleh suara signifikan namun lain nyatanya. ditentang oleh gelombang demonstrasi dari puluhan ribu mahasiswa dan rakyat di Jakarta dan di kota-kota lain. Berakhirnya rezim Orde Baru. telah menempatkan pelaksanan pemilu menjadi agenda pertama. tiga hari setelah Habibie menjabat. kini telah kembali duduk dalam jabatan struktural. malah dikeluarkan garis kebijaksanaan di kalangan ABRI yang sangat merugikan partai Islam dan Umat Islam. Bahkan. C. Keempat. kegagalan partai-partai Islam meraih suara siginifikan. mengingatkan pada kekalahan yang dialami Partai Sosialis. Tetapi. ternyata hanya menduduki urutan kelima. Presiden BJ Habibie mengambil prakarsa untuk melakukan koreksi. kenaikan perolehan suara PDI P. Sejumlah tahanan politik dilepaskan. Oleh karena itu Era Reformasi atau Orde Reformasi sering disebut sebagai “Era Pasca Orde Baru”. Desakan meminta pertanggungjawaban militer yang terjerat pelanggaran HAM tak bisa dilangsungkan karena kuatnya proteksi politik. Masa Reformasi Mundurnya Soeharto dari jabatannya pada tahun 1998 dapat dikatakan sebagai tanda akhirnya Orde Baru. Ketiga. telah membuka peluang guna menata kehidupan demokrasi. menurunnya perolehan suara Golkar. Kedua. Pemilu pertama di masa reformasi hampir sama dengan pemilu pertama tahun 1955 diwarnai dengan kejutan dan keprihatinan. Setelah Habibie membebaskan tahanan politik. sejumlah perwira militer yang oleh Mahkamah Militer Jakarta telah dihukum dan dipecat karena terlibat penculikan. Demokrasi yang mumpuni harus dibangun melalui struktur politik dan kelembagaan demokrasi yang sehat. tahanan politik baru muncul.

Yun Hap. dan ini hanya diungkapkan oleh sebagian elite politik. namun urung dilakukan karena besarnya tekanan politik dan kejadian Tragedi Semanggi II yang menewaskan mahasiswa UI. Presiden Habibie segera membentuk sebuah kabinet. Pemerintahan Presiden Wahid meneruskan proses demokratisasi dan perkembangan ekonomi di bawah situasi yang menantang. pemberian kebebasan pers. dan DPRD diadakan pada 7 Juni 1999. Pada 29 Januari 2001. ribuan demonstran menyerbu MPR dan . MPR yang semakin memberikan tekanan menantang kebijakan-kebijakan Presiden Wahid. Wahid membentuk kabinet pertamanya. Realitas ini menunjukkan. bahwa yang tidak mau menerima kekalahan. dan Papua. terutama di Aceh. masalah yang ditimbulkan rakyat Timor Timur yang tidak mempunyai tempat tinggal dan kekacauan yang dilakukan para militan Timor Timur proIndonesia mengakibatkan masalah-masalah kemanusiaan dan sosial yang besar. pemerintahannya juga menghadapi konflik antar etnis dan antar agama. hanyalah mereka yang tidak siap berdemokrasi. Bebas dan Rahasia (Luber) serta adil dan jujur dibanding masa Orde Baru. Kabinet Persatuan Nasional pada awal November 1999 dan melakukan reshuffle kabinetnya pada Agustus 2000. Kejadian penting dalam masa pemerintahan Habibie adalah keputusannya untuk mengizinkan Timor Timur untuk mengadakan referendum yang berakhir dengan berpisahnya wilayah tersebut dari Indonesia pada Oktober 1999. Pemilu untuk MPR. seperti liberalisasi parpol. menyebabkan perdebatan politik yang meluap-luap. Partai Persatuan Pembangunan pimpinan Hamzah Haz 12%. secara umum proses pemilu multi partai pertama di era reformasi jauh lebih Langsung. Di Timor Barat.Beberapa langkah perubahan diambil oleh Habibie. Pada Oktober 1999. Pemerintahan Megawati soekarno putri Pada Sidang Umum MPR pertama pada Agustus 2000. Hampir tidak ada indikator siginifikan yang menunjukkan bahwa rakyat menolak hasil pemilu yang berlangsung dengan aman. kebebasan berpendapat. Di samping ketidakpastian ekonomi yang terus berlanjut. Megawati Sukarnoputri keluar menjadi pemenang pada pemilu parlemen dengan mendapatkan 34% dari seluruh suara. Keputusan tersebut terbukti tidak populer di mata masyarakat sehingga hingga kini pun masa pemerintahan Habibie sering dianggap sebagai salah satu masa kelam dalam sejarah Indonesia. DPR. Maluku. Walaupun begitu Habibie juga sempat tergoda meloloskan UU Penanggulangan Keadaan Bahaya. bukan rakyat. dan pencabutan UU Subversi. Walaupun pengesahan hasil Pemilu 1999 sempat tertunda. Pemeintahan Abdurahman Wahid. Salah satu tugas pentingnya adalah kembali mendapatkan dukungan dari Dana Moneter Internasional dan komunitas negara-negara donor untuk program pemulihan ekonomi. MPR melantik Abdurrahman Wahid sebagai presiden dan Megawati sebagai wakil presiden untuk masa bakti 5 tahun. Golkar (partai Soeharto – sebelumnya selalu menjadi pemenang pemilu-pemilu sebelumnya) memperoleh 22%. Umum. Presiden Wahid memberikan laporan pertanggung jawabannya. PDI Perjuangan pimpinan putri Soekarno. Partai Kebangkitan Bangsa pimpinan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) 10%. Dia juga membebaskan para tahanan politik dan mengurangi kontrol pada kebebasan berpendapat dan kegiatan organisasi.

Penutup Sistem presidensial tidak mengenal adanya lembaga pemegang supremasi tertinggi. sebuah kesepakatan bersejarah berhasil dicapai antara pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka yang bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan selama 30 tahun di wilayah Aceh. merupakan pemilu kedua dengan dua agenda. berlangsung dalam dua putaran. . Di bawah tekanan dari MPR untuk memperbaiki manajemen dan koordinasi di dalam pemerintahannya. Kedaulatan negara dipisahkan (separation of power) menjadi tiga cabang kekuasaan. dia mengedarkan keputusan presiden yang memberikan kekuasaan negara sehari-hari kepada wakil presiden Megawati. tidak beranjaknya perolehan yang signifikan partai Islam dan munculnya Partai Demokrat yang melewati PAN. kinerja mereka pun belum dapat dirasakan dengan maksimal. Megawati Soekarno Putri. Untuk agenda pertama terjadi kejutan. Susilo Bambang Yudhoyono tampil sebagai presiden baru Indonesia. telah menempatkan pasangan SBY dan JK. dengan meraih 60. Wiranto. Amin Rais dan Hamzah Haz). Atas prestasi SBY yang di tanam sejak tahun 2004 telah mengantar beliau naik kembali duduk di kursi presiden dengan pasanganya pak Budiono pada pemilu tahun 2009. yakni legislatif. seperti gempa bumi besar di Aceh dan Nias pada Desember 2004 yang meluluh lantakkan sebagian dari Aceh serta gempa bumi lain pada awal 2005 yang mengguncang Sumatra. pertama memilih anggota legislatif dan kedua memilih presiden.meminta Presiden agar mengundurkan diri dengan alasan keterlibatannya dalam skandal korupsi. Pemerintah baru ini pada awal masa kerjanya telah menerima berbagai cobaan dan tantangan besar. Pada 17 Juli 2005. turunan perolehan suara PDI-P.95 persen. Pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono Pemilu 2004. Megawati mengambil alih jabatan presiden tak lama kemudian. Dalam pemilihan presiden yang diikuti lima kandidat (Susilo Bambang Yudhoyono. yakni naiknya kembali suara Golkar.

Konsentrasi kekuasaan ada pada presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. . MPR adalah penyelenggara pemerintahan negara tertinggi. Presiden dan wakil presiden dipilih langsung oleh rakyat untuk masa kerja yang lamanya ditentukan konstitusi. sebagai mandataris MPR. MPR berkedudukan sebagai supreme power dan penyelenggara negara yang tertinggi. “pemegang” kekuasaan eksekutif dan legislatif. Sehingga para anggota legislatif bisa lebih independent dalam membuat UU karena tidak khawatir dengan jatuh bangunnya pemerintahan. Sebagai penjelmaan rakyat dan merupakan pemegang supremasi kedaulatan. dan pemerintahan yang lebih eksklusif. Sistem presidensial dipandang mampu menciptakan pemerintahan negara berasaskan kekeluargaan dengan stabilitas dan efektifitas yang tinggi.Sistem presidensial mempunyai kelebihan dalam stabilitas pemerintahan. DPR tak akan mudah melakukan impeachment lagi karena ada MK. Presiden menjalankan tugas MPR sebagai kekuasaan eksekutif tertinggi. Bersama-sama. mengontrol jalannya pemerintahan. DPR mempunyai peranan untuk menyusun APBN. Dalam struktur pemerintahan negara. demokrasi yang lebih besar dan pemerintahan yang lebih terbatas. DPR adalah bagian MPR yang menjalankan kekuasaan legislatif. membuat undang-undang dan peranan lain seperti penetapan pejabat dan duta. yang secara ideal diformulasikan sebagai ”Trias Politica” oleh Montesquieu. sedangkan presiden adalah mandataris yang bertugas menjalankan kekuasaan eksekutif. kemandekan (deadlock) eksekutif-legislatif.dan sebagai ciri demokrasi Indonesia. DPR dan presiden tidak dapat saling menjatuhkan seperti pada sistem parlementer maupun presidensial. Dalam sistem presidensial para menteri adalah pembantu presiden yang diangkat dan bertanggung jawab kepada presiden. Secara konstitusional. Bentuk MPR sebagai majelis permusyawaratan-perwakilan dipandang lebih sesuai dengan corak hidup kekeluargaan bangsa Indonesia dan lebih menjamin pelaksanaan demokrasi politik dan ekonomi untuk terciptanya keadilan sosial. DPR dan presiden menyusun undang-undang.eksekutif. dan yudikatif. kekakuan temporal. Adapun kekurangannya. Presiden tak lagi bertanggung jawab pada DPR karena ia dipilih langsung oleh rakyat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->