Makna risalah Risalah dapat berarti tugas kerosulan dan ajaran dari Allah SWT atau apa yangdibawakan

oleh rosul dari Allah SWT yang harus disampaikan kepada manusia.Dalam kaidah bahasa, risalah dapat diartikan berita atau pesan, misalnya, risalahMuhammad berarti ajaran yang dibawa nabi Muhammad SAW. Risalah tersebutdapat berupa prinsip hidup, Moral, Ibadah, Aqidah untuk mengatur kehidupanmanusia agar terwujud kebahagiaan didunia akhiratDalam risalah yang dibawakan oleh nabi Muhammad SAW, memuat segala aspek kehiddupan manusia, sebagai penyempurna risalah yna dibawa nabi sebelumnya. Hakikat Nabi sebagai pembawa Risalah Hakikat rasul sebagai pembawa risalah tak lepas dari tugas para rasul yanimenyampaikan. Menyeru untuk beriman kepada Allah dan keesaan-Nya. Imankepada Allah adalah fitrah dalam diri manusia. Maka setiaap manusia mendapatkandirinya dikuasai oleh sesuatu kekuatan yang lebih tinggi dari kekuatannya, akantetapi manusia berbeda dalam menentukan kekuatan itu, di antaranya ada yangmenafsirkannya sebagai kekuatan alam dan ada yang menafsirkannya sebagaiberhala-berhala yang mereka buat dan yang lain emnafsirkannya selain itu. Makadatanglah nabi-nabi membetulkan kesesatan-kesesatan ini, emmbawa risalah, danmembimbing akal ke arah i¶tikad adanya Allah dan keesaaan-Nya.Andaikata akal manusia bertindak sendirian dalam memahami kebenaran-kebenaran ini, tidaklah tepat sasarannya dan tidak sampai pada tujuannya,khususnya dalam perkataan-perkataan ghaib yang tidak bisa dijangkau oleh akalmanusia dan pengetahuan tanpa wahyu yang di sampaikan Allah pada nabinabi.Dalam hal ini Allah SWT berfirman dalam QS 21:25 yang artinya : ³Dan kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu melainkan Kamiwahyukan kepadanya. Bahwasanya tidak ada Tuhan Melainkan Allah (Aku), makasembahlah olehmu sekalian akan Aku´ Risalah yang dibawa rasulullah bukanlah sesuatu yang baru. Dasar aqidahyang disampaikan oleh rasulullah adalah juga aqidah yang disampaikan oleh nabi -nabi sebelumnya. Ajaran yang disampaikan rasulullah dapat dilihat sebagai hikmahIlahiah untuk melakukan pemurnian terhadap tauhid yang dari penyelewengan yangtelah dilakukan oleh umat sebelumnya. Rasulullah memperkuat kembali keyakinanterhadap keesaan Allah (zat, sifat, af¶al) yang telah tenggelam akibatketerkungkungan akal manusia terhadap keduniaan karena dunia menjadi tujuanakhir kehidupan. Atas dasar itu, manusia dikendalikan oleh hawa nafsu yangberakibat kehidupan mereka mengalami kesengsaraan. Keadilan sosial menjadi nilaikebaikan utama dalam ajaran Islam oleh karena itu Islam dapat berkembang dengandemikian cepat karena salah satu alasannya Islam telah tampil sebagai kekuatanpembebas yang membebaskan umat manusia ketika itu dari perilaku ketidakadilan. Risalah yang dibawa Nabi Muhammad saw. mempunyai ciri-ciri yang khususdibandingkan dengan para rasul sebelumnya. Ciri-ciri khusus itu adalah : Ajaran Nabi Muhammad adalah penggabungan ajaran rasul -rasul sebelumnya.Sehingga ajaran Nabi saw. adalah ajaran yang mensejarah dan berkaitan dengankebenaran iman dan kebenaran syariat para nabi terdahulu.‡ Ajaran Muhammad bersifat universal. Allah mengutus Rasulullah saw. untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. Risalah Nabi saw. cocok untuk semua

Nabi Isa a. Maka apabila telah datang perintahAllah. yangantara lain: K hatamul Anbiya (Penutup Para Nabi) ³Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu. Nabi Isa a. yang sesuai dengan realisasi yangma¶ruf dan upaya untuk meninggalkan yan g munkar.kelompok manusia dan semua zaman.´ (Al-Mu¶min: 78)Sebagai penutup para nabi.‡ Ajaran Islam mementingkan yang mudah bagi manusia. menyeru ke jalan Allah. dan sebagai pelita yang menerangi. membenarkan kenabian NabiMusa. diantara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula)yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Banyak tantangan dan usaha yang dicoba untuk menghapuskan agama Allah. Melainkankemudahan yang sesuai dengan fitrah manusia. melainkan dengan seizin Allah. diputuskan (semua perkara) dengan adil. sudah dikabarkan oleh para nabidan rasul sebelumnya. Rasulullah SAW tampil sebagai pembawa risalah Islam yang mencakupihuda (petunjuk) dan dienul haq (agama yang benar).)Meski kedatangan Nabi Muhammad saw. Dan ketika itu rugilah orang-orangyang berpegang kepada yang batil. antaraRasulullah saw. sebagai nabi akhir melengkapi risalahnabi-nabi sebelumnya dan dijadikan sebagai rujukan utama bagi umat Islam Mukammilur Risalah (Penyempurna Risalah) . Hal ini pernah ditegaskan olehNabi Muhammad saw. Hal ini dimungkinkan karena ajaran Islam karena Islammemenuhi kebutuhan realitas kehidupan. Di dalam Al-Qur¶an ada dialog antarawahyu dengan umat manusia. maka risalah yang dibawa Nabi Muhamamd saw. melengkapi risalah yang dibawa para rasul sebelumnya dan sekaligus memansukhkan risalah sebelumnya. Risalah yang dibawa Nabi Muhammad saw.menjadi penghapus risalah para rasul sebelumnya. Tidak dapat bagi seorang rasul membawasuatu mukjizat. senantiasa menjaga dan memeliharanya dari serangan kaumkafir. Nabi Muhammad saw. antara Rasulullah saw.s. dengan Allah. menghilangkan yang sulit. pembawa berita gembira danperingatan.s. mengabarkan kepada umatnya akan datang seorangrasul setelahnya yang bernama Ahmad (Nabi Muhammad saw. Selain itu hadirnya Rasulullahsaw. Beliau berkatakepada Umar bahwa jika Nabi Musa a.s.Yang dimaksud dengan yang mudah bukan memudah-mudahkan.Ciri-ciri ini dimiliki oleh Nabi Muhammad saw. di tengah umat akhir zaman adalah sebagai saksi. dan tidak dimiliki oleh para rasulsebelumnya. namundemikian Allah swt. ada di antara mereka. dengan kaumnya. sebagai nabi setelah Nabi Musa. RisalahNabi Muhammad saw. diturunkan ke bumi dengan beberapa tujuan. Mushaddiqul Anbiya (Membenarkan Para Nabi). sesuai dan dapat digunakan oleh semua manusia dan dapatdiamalkan hingga hari kiamat. Bahkan. Di antaranya dengan memenangkan Islam atas agama lainnya atau denganmenurunkan para Rasul dan Nabi untuk kembali meluruskan penyimpangan dankejahiliyahan umat. tetap saja ada usaha untuk mendustakannya. saat Umar bin Khattab membaca Taurat. pasti Nabi Musa akanmengikuti risalah yang dibawa Nabi Muhammad saw. Nabi Muhammad saw.

hewan. juga diperuntukkan guna menyempurnakanrisalah sebelumnya.´ (Al-Fath: 28 Ad-Dakwah Rasul menggunakan Islam sebagai petunjuk dan juga Allah menangkan Islamsebagai dienul haq atas agama-agama lainnya. Manusia. (AlAnbiya¶: 107)Kehadiran Nabi Muhammad saw. pohon. Berbeda dengan Nabi Muhammad saw. Alam. kehadiran Nabi Muhammad saw. tetapi kebaikannya juga dirasakan oleh manusia lainnya. yangdiutus untuk semua manusia dan berlaku hingga kiamat Rahmatan Lil Alamin (Rahmat Bagi Alam Semesta) Dan tiadalah kami mengutus kamu. Begitu juga manusia kafir dan jahiliyah. Dan cukuplah Allahsebagai saksi. mendapatkan rahmatdan kebaikan. Umat Islam sebagai khalifah dimuka bumi melaksanakan pemeliharaan dan penjagaan alam. sekali lagi menegaskan bahwa Rasul berdakwah dengan menyeru manusia agar kembali kepada Allah dankemudian Rasul sebagai pelita yang menerangi. Risalatul Islam Risalah Nabi Muhammad saw. yang dibawanya adalahsesuatu yang benar. dan sifat-sifat Nabiyang mulia. Risalah membawa huda karena Islam itu sendirisebagai panduan bagi manusia. Allah swt. ketika Islamdisampaikan. Dengan begitu kita tahu mana jalan yang menyesatkan danmana jalan yang benar menuju pintu keridhaan Allah swt K ewajiban umat terhadap rosul Beriman kepada Rasulullah saw. Islam adalahmembawa agama fitrah yang sesuai dengan penciptaan manusia. memberi penyampaian nilai-nilai Islam yangbersifat kabar gembira ataupun kabar peringatan. dan menempatkan kita ke dalam cahaya hidayahyang terang benderang. Risalah sebelumnya cenderung diperuntukkan bagi suatu kaum tertentu saja dan untuk saat tertentu. Peranan Nabi yang digambarkan didalam surat Al-Ahzab ayat 45-46 adalah sebagai dai. mendapatkan rahmat darikedatangan Islam. di muka bumi ini adalah sebagai rahmatbagi seluruh alam yang tidak saja manusia.³Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak (benar) dan agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Usaha ini tidak akan tercapai apabilatidak dilaksanakan dakwah. telah berhasil menegakkan Islam dengan dakwahnyaselama 23 tahun. melainkan untuk (menjadi) rahmat bagisemesta alam. merupakan salah satu konsekuensi daripemahaman bersyahadah: wa asyhadu ana muhammada ar-rasulallah . dan alam serta isinya menjadi damai. Jadi. Hal ini tercermin dari akhlak. akan dirasakan sesuai oleh manusia. Inti dari risalah Nabi Muhammad saw. dansebagainya. Dengan demikian Islam dan Nabi Muhammad tidak hanya untuk umat Islam. Nabi berdakwah denganmengajak manusia dan bersifat sebagai pelita yang senantiasa dijadikan rujukan bagimanusia. Kini risalah yang diajarkannya telah menyingkirkan kegelapanjahiliyah yang membelenggu dunia. dengan kehadiran Nabi Muhammad. adalah huda (petunjuk) dandienul haq (agama yang benar). hewan. dan tumbuhan pun dilindungi dan dipelihara dengan kedatangan Islam.Selain membenarkan para rasul dan nabi sebelumnya yang membawa risalahIslam. kepribadian.Nabi Muhammad saw. Rasul dalam menjalankan dakwahnya mempunyaiperanan sebagai saksi atas umatnya. tetapi juga alam. Dengan demikiankestabilan terwujud. adalah risalah Islam.

Taat kepada Rasulullah saw.´ (Al-A¶raf: 158) Allah menegaskan perintah keimanan kepada Rasulullah saw. (An-Nisa: 59-60) 3. Tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan apa yang disyariatkanoleh Rasulullah saw. Beriman kepada Rasulullah saw. Nabi yang ummi yang berimankepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia. Keempat sikap itu adalah: 1 .´ (Ali Imran: 32)Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telahberiman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkansebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut. makasesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir. orang-orang miskin dan orang-orang yang dalamperjalanan. Yang menghidupkan dan mematikan.yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi.kaum kerabat. tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nyadan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allahturunkan sebelumnya. maka sesungguhnya orang itutelah sesat sejauh-jauhnya. dan tiadalah yangdiucapkannya itu (Al-Qur¶an) menurut kemauan hawa nafsunya. jika tidak diawali dengan berimankepadanya terlebih dahulu 1 . Menjauhi apapun yang dilarang dan tidak disukai Rasulullah saw. adalah sebagai berikut: 1 .Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya. (An-Najm: 2-4)2. (Az-Zumar: 33)Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. rasul-rasul-Nya. Wahai orang-orang yang beriman. tidak ada Tuhan (yangberhak disembah) selain Dia. Membenarkan dan mengikuti apa yang dibawa oleh Rasulullah saw. Dan setan bermaksud menyesatkan mereka(dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. Ucapannya itutiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). Sabda Nabi: ³Tidak beriman di antara kamu sehingga hawanafsunya tunduk kepada apa yang kubawa´ (HR Tirmidzi) Adapun di antara kewajiban kepada Rasulullah saw. .kitab-kitab-Nya. Apa yang diberikan Rasul kepadamu. supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja diantara kamu. akubersaksi bahwa Muhammad adalah rasul Allah.supaya kamu mendapat petunjuk. kesaksian kita itu akan jujurdan istiqamah jika diwujudkan menjadi sikap. malaikat-malaikat-Nya.. Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada RasulNya (dari hartabenda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah. anak-anak yatim. dan hari kemudian. Taatkepada Rasulullah saw 2. Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya. merekaitulah orangorang yang bertakwa. jika kamu berpaling. Perintah-perintah dalam Al-Qur¶an secara umum berarti suatu kewajiban. makaberimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya. untuk Rasul. Dan. lewat dua ayatdi atas. maka tinggalkanlah.Ada empat sikap yang memberi tanda bahwa syahadat kita tentang Rasulullah saw. (An-Nisa¶: 136)Katakanlah: ³Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua.Mustahil kita dapat mengikuti Rasulullah saw. Beriman kepada Rasulullah saw. (Al-Hasyr: 7) 4. maka terimalah. Dan bertakwalah kepada Allah.itu jujur dan istiqamah. Katakanlah: ³Taatilah Allah dan Rasul-Nya. Dan apa yangdilarangnya bagimu. Barangsiapa yang kafir kepada Allah. padahal mereka telahdiperintah mengingkari thaghut itu.

Ketaatan kepada Rasulullah saw. Mengikuti Rasulullah saw Katakanlah: ³Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah. maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka. niscaya Allahmengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. kecuali bila adadalil yang mengatakan tidak boleh. dan hari kemudian. Umat Islam tidak perlu terjebak akan adanya klaim darimanusia yang mengaku bahwa dirinya adalah seorang nabi. Danbarangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu). 5.´ (Al-A¶raf: 158) Allah menegaskan perintah keimanan kepada Rasulullah saw. malaikat-malaikat-Nya. Jikapun ada. sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Sedangkan hal-hal yang berkaitan dengan muamalah(hubungan sesama umat manusia) hukum dasarnya adalah boleh. Memahami bahwa Rasulullah saw. Hal ini salahsatu syarat turunnya syafaat di hari kiamat kelak. kemudian Allahmenegaskan bahwa ketaatan kepada Rasul adalah sebagian dari ketaatan kepada-Nya. Mencintai Allah tak akan mungkin terjadi kecuali kitasungguh-sungguh mencintai Rasulullah saw 4. lewat dua ayatdi atas. kecuali apa yang dicontohkan Rasulullah saw. Yang menghidupkan dan mematikan. Perintah-perintah dalam Al-Qur¶an secara umum berarti suatu kewajiban. Nabi yang ummi yang berimankepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia. ketaatan kepada Rasul wajib juga untuk umat Islam dan memiliki maknayang mendalam.Wahai orang-orang yang beriman. Barangsiapa yang kafir kepada Allah. Para ulamamembuat sebuah kaidah: hal-hal yang berkaitan dengan masalah ibadah dan akidahhukum dasarnya tidak boleh. rasul-rasul-Nya. ikutilah aku.yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. dan adadalil yang mengatakan boleh. jika tidak diawali dengan berimankepadanya terlebih dahulu. Manusia wajib taat kepada Allah. bermuamalah dan berakidah harusmengikuti Rasulullah saw. K etaatan kepada Rasulullah saw. tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nyadan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allahturunkan sebelumnya. Akidahtentang khatmun nubuwwah . Tidak perlu diikuti bahkan harus diingkari. bisadipastikan bahwa hal itu palsu.tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. kita wajib menyampaikan shalawat untuknya.´ Allah Maha Pengampun lagi MahaPenyayang. Tidak ada lagi nabi. pada hakikatnyamerupakan ketaatan kepada Allah. Bersholawat kepada Rasulullah saw.Mustahil kita dapat mengikuti Rasulullah saw. adalah Nabi penutup Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu.supaya kamu mendapat petunjuk. rasul.Tidak ada ketaatan yang mutlak. 2. kecuali dilakukan kepada manusia yang membawakebenaran dari Allah swt. maka sesungguhnya orang itutelah sesat sejauh-jauhnya. Ittiba¶ ini merupakan bagian dari rasa cinta kitakepada Rasulullah saw. 3. makaberimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya.kitab-kitab-Nya. Maka.dan wahyu setelahnya. tidak ada Tuhan (yangberhak disembah) selain Dia. (AlAhzab: 40)Nabi Muhammad adalah nabi terakhir. penutup para nabi. (An-Nisa¶: 136)Katakanlah: ³Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua. (Ali Imran: 31 Yang kita lakukan dalam konteks beribadah. Barangsiapa yang mentaati Rasul itu. Bila nama beliau disebut. Dan adalah Allah MahaMengetahui segala sesuatu. (An-Nisa¶: 80)Ketaatan kepada Nabi akan membawa kepada sikap mau mengikuti beliau (ittiba¶). sebagaimana telah dicontohkan oleh beliau..

sesuatu yang bukan darinya maka dia tertolak. adalahtokoh yang layak diteladani berkaitan dengan masalah moralitas. perjuangan ekonomi. maka dia tertolak. hia.Beberapa kewajiban kita kepada Rasulullah saw. Membela Rasulullah saw. Pembelaankepada beliau berarti juga pembelaan kepada kebenaran dan keberlangsunganajaran Islam. Upacara maulid Nabi. Berdzikir dengan tarian. . isra mi‟raj. hua. Bukhari Muslim). dilakukan karena dalam diri beliauterdapat panutan (suri teladan) yang baik dengan pengharapan pertemuan denganAllah dan keselamatan dari azab api neraka (Al-Ahzab: 21). Khususnyadari pihak yang ingin mendiskreditkan. bahka n peperangan.Melaksanakan kewajiban kepada Rasulullah saw.”(HR. sosial. “Barangsiapa yang beramal satu amalan yang tidak ada perintahku padanya.memberikan kemampuan berdebat. 2. ibadah. Sikap cinta perlu dibuktikan dengan pembelaan kepada Rasulullah saw. malam nisfu sya‟ban dan sebagainya. akan sempurna jika kitamemahami karakteristik risalah yang dibawa beliau. karena setiap yang baru itu bid‟ah dan setiap kebid‟ahan itu sesat. tepuk tangan dan pukulan terbang begitu juga meninggikan suara dan mengganti nama-nama Allah seperti dengan ah. bahkan dengan menurunkan para malaikatkepada beliau.(Muhammad nabi terakhir) akan membebaskan kitadari masalah teologis. aah.”(HR.pendidikan. politik. “Barangsiapa yang membuat-buat dalam perkaraku(agamaku) ini. dengan menurunkan mukzijat. dakwah. Tirmidji dan Ibnu Majah). Bid‟ah adalah setiap hal yang tidak mempunyai dasar dalam agama yang dilakukan dalam rangka beribadah kepada Allah . ih. seperti: 1. memfitnah Rasulullah saw. Rasulullah saw. Kita tidak perlu lagi mencari ajaran-ajaran kewahyuan di luarajaran Nabi saw 6. rumah tangga. Muslim).Karakteristik risalah beliau di antaranya adalah: Blogs Telah disebutkan oleh Rasulullah bahwa: “Berhati-hatilah dari hal yang baru."(HR. Allah selalu membela Nabi.

Al-Maidah: 3). maka sungguh ia telah menyangka bahwa Nabi Muhammad telah mengkhianati misi kerasulan.” Setiap kebid‟ahan adalah sesat” telah dijelaskan oleh para ulama dengan sangat gamblang. maka yang tidak dijadikan-Nya agama pada saat itu begitupun pada saat ini. Hal ini merupakan kebid‟ahan dalam hal agama yang ditolak oleh Islam dan hukumnya sesat. betapa sangat tepat dan lantangnya dalil. Sedangkan yang positif diantaranya adalah kapal terbang. berarti belumlah sempurna kecuali denagn disertakannya pendapat mereka dan itu adalah penolakan terhadap Al-Quran. Sabda Rasulullah yang berbunyi. Imam Malik rahimahullah berkata. telepon dan yang lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat dan mempermudah urusannya. ini dalam mematahkan pendapat di antara ahli fiqih yang membagi bid‟ah ke dalam berbagai kategori dan menjadikan indikasi ketertolakan bid‟ah pada sebagiannya tanpa menyertakan dalil yang mengkhususkan baik „aqli maupun naqli. Mengadakan acara selamatan dan mengundang para kyai untuk membaca Al-Quran setelah wafatnya seseorang dan lain sebagainya.3. video dan sejenisnya yang dapat merusak akhlak dan membahayakan masyarakat karena film-film yang ditampilkan tidak sesuai dengan syari‟at Islam sehingga berbahaya terhadap akidah dan akhlak kita. Rasulullah sebagai pembawa risalah kebenaran dan sebaik-baik teladan umat telah melaksanakan tugasnya dengan amat sempurna. Adapun bid‟ah duniawi ada dua macam yaitu bid‟ah negatif seperti bioskop.(QS.” Maka jika Allah telah menyempurnakan agama-Nya sebelum mewafatkan Nabi-Nya. Tiada satupun dari perkara agama yang luput beliau sampaikan. hingga Allah berfirman ketika haji wada‟ yang menjelaskan bahwa tugas kerasulan beliau telah selesai. dari itu jadikanlah ayat yang mulia ini sebagai senjata pertama untuk melumpuhkan para ahli bid‟ah. berdasarkan firman Allah ta‟ala diatas.”(Nailul author 2/69). yaitu: “Pada hari ini telah kusempurnakan bagimu agamamu.” Hadist-hadist di awal pembahasan ini termasuk kaidah-kaidah dasar agama yang mencakup berbagai hukum secara tak terbatas. kucukupkan nikmatku atasmu serta kuridhoi Islam sebagai agamamu.”(Al-I‟tishom I/64). Adapun jika mereka tidak berkeyakinan bahwa itu bukan termasuk agama. diantaranya yaitu: . TV. mobil. Asy-Syaukani kembali berkata. Asy-Syaukani berkata. disebut apalagi pendapat orang setelah Allah menyempurnaknnya?!? Jika mereka berkeyakinan itu termasuk dalam perkara agama.” Siapapun yang membuat bid‟ah dalam Islam dan menganggapnya hasanah(baik). lalu untuk apa menyibukkan diri dengan sesuatu yang bukan agama???” Ini merupakan pukulan telak serta dalil yang agung tak mungkin terelakkan.

sehingga jika kedua premis tersebut benar maka benarlah hasilnya. Subhat pertama Pemahaman mereka terhadap hadits. Secara aplikatif dapat dikatakan sebagai berikut. 3.1.” Sabda beliau di atas berindikasi global.” Barang siapa yang memberi contoh yang baik di dalam Islam. diperkuat pula dengan indikator keumuman kata yang terkuat yaitu ”Kullu(setiap)”.” Hukum hal ini adalh bid‟ah dan setiap kebid‟ahan adalah kesesatan. Mungkinkah orang yang bersenjatakan pedang semacam ini mampu dilawan dengan orang-orang yang hanya bersenjatakan bid‟ah lalu mengklaimnya sebagai bid‟ah hasanah??? Sementara di sisi lain kita mendapati bahwa amat sangat jelas Rasulullah bersabda. Maka tidak termasuk dalam syari‟ah karena semua syari‟ah adalah petunjuk. Muslim no: 1017). maka dia mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang melakukannya setelah itu tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. karena hujjah ini dibuat dalam ruang produksi kenabian dan kerasulan. Bantahan: .” Semua bid‟ah adalah sesat.” Subhat dan Bantahannya Telah kita ketahui bersama bahwa Rasulullah dengan tegas menyatakan bahwa. Ibnu Rajab berkata. Diantara beberapa subhat tersebut bisa anda baca pada uraian berikut.”Setiap bid‟ah adalah sesat. Dan barang siapa memberi contoh yang buruk dalam Islam maka dia akan mendapatkan beban dosanya serta dosa orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi beban mereka sedikitpun. Syaikh Al-Utsaimin berkata. Wallahu waliyut taufiq. Beliau melanjutkan. Ibnu Hajar berkata.” Dengan demikian yang disebut sebagai bid‟ah hasanah terbantah dengan hujjah ini. umum serta menyeluruh. Ia didesign oleh Baginda Rasulullah dengan amat sempurna dan layak guna di setiap zaman. Inilah pedang kita untuk membantah mereka. bukan dalam pabrik kerancuan dan kekacauan.” Sabda beliau tersebut adalah kaidah agama yang global baik secara tersurat (manthuq) maupun secar tersirat (mafhum)nya. Semoga kita bisa mengambil manfaatnya.”(Fathul Baary 13/254).” Akan tetapi diantara para pelaku bid‟ah dengan berbagai cara telah melontarkan subhat-subhat untuk mendukung kebid‟ahan mereka.”(Jami‟ul „Ulum 28). tidak ada lagi jalan yang dapat dilalui oleh orang-orang yang berkeinginan untuk menjadikan bid‟ah-bid‟ahnya sebagai bid‟ah hasana. 2.” Kalimat ini simple dan sederhana namun memiliki cakupan makna yang luas tanpa kecuali serta merupakan kaidah dasar yang agung di antara sekian kaidah-kaidah agama.”(HR.

”Dan mustahil beliau mengatakan sesuatau yang mendustakan pernyataannya sendiri sehingga informasi Islam ini berbenturan. • Bahwa beliau mengatakan hal itu pada saat menyatukan orang dalam sholat tarawih. • Yang menyatakan .”(Thabaqal Al-Hanabilah 2/15 dan AlIbanah 1/260). maka sesungguhnya dia berada di tepi jurang kehancuran.” Sebaik-baik bid‟ah adalah ini. Abu Bakar sekalipun yang merupakan orang termulia diantara umat ini setelah Rasulullah .• Bahwa ma‟na barang siapa dalam hadits tersebut adalah barang siapa yang memberi contoh aplikatif bukan inovatif. Bukhari no 2010). Bantahan: • Seandainya kita terima apa yang mereka dakwahkan bahwa ini merupakan indikasi adanya bid‟ah hasanah(meskipun bukan begitu adanya). Imam Ahmad Bin Hambali berkata. Subhat ke 2 : Pemahaman mereka terhadap ucapan Umar Bin Al-Khattab yang mengatakan.” Setiap bid‟ah adalah sesat. maka dimakmumi oleh orang-orang begitupula pada malam berikutnya bahkan bertambah banyak. Lalu tatkala mereka .”Barang siapa yang memberi contoh yang baik dalam Islam” adalah yang menyatakan. maka sudah jelas bahwa perkataan Rasulullah tidak mungkin dibatalkan oleh perkataan siapapun diantara manusia. sementara sholat tarawih bukanlah bid‟ah melainkan sejatinya sunnah berdasarkan hadits yang disampaikan oleh Aisyah Bahwa Rasulullah pada suatu malam sholat di dalam masjid. • Belum pernah ada keterangan dari seorangpun diantara salafus sholeh bahwa beliau menafsirkan “sunnah hasanah” dengan bid‟ah yang mereka ada-adakan dalam masalah agama semau mereka.” Barang siapa yang menolak hadits Nabi. Maka yang dimaksud dengan hadits tersebut adalah mengamalkan sesuatu yang telah ada dalam sunnah nabawiyah(bukan yang diada-adakan). atau Umar sebagai yang kedua dan lain-lainnya.(Al-Ibda‟ Ibnu Utsaimin hal:19).”(HR.

jadilah dia bid‟ah dalam pengertian bahasa karena tidak dicontohkan sebelumnya. lalu apakah ma‟na bid‟ah yang beliau maksudkan? Maksud beliau tentang bid‟ah tersebut adalah secara bahasa bukan dalam konteks syar‟iy. Sebaliknya apapun yang dianggap buruk oleh mereka. Subhat ke 3 : Pemahaman mereka terhadap atsar. Bantahan: • Periwayatan atsar tersebut hanya sampai pada Abdullah Ibnu Mas‟ud dan tidak sampai pada Rasulullah . maka hal itu baik menurut Allah . maka tatkala itu tidak dilakukan di zaman Abu Bakar dan tidak pula di awal zaman Umar. Komentar Az-Zaila‟iy:” Gharib secara marfu‟ dan tidak aku dapatkan kecuali terhenti pada Ibnu Mas‟ud. Ini hanyalah dari Ibnu Mas‟ud. Ibnul Qoyyim hal:167). maka buruk pulalah dalam pandangan Allah .telah berkumpul pada malam ketiga atau keempat beliau tidak keluar. seusai sholat shubuh beliau berkata: ”Aku tahu apa yang kalian lakukan dan tidak ada alasan yang menghalangiku melainkan kekhawatiranku akan diwajibkannya(sholat malam ini) atas kalian. maka Allah dapatkan hati Muhammad sebaik-baiknya lalu Allah pilih beliau untuk diri-Nya dan mengutusnya untuk mengemban misi-Nya. Adapun dalam konteks syar‟iy maka tidak termasuk bid‟ah karena ada contoh dari Rasulullah. Bukhary no 1129).”Dan ini terjadi di bulan Ramadhan. • Jika yang telah beliau lakukan itu bukan bid‟ah.”(Al-Furuusiyyah. maka apapun yang dianggap baik para muslimun tersebut baik pulalah dalam pandangan Allah. Ibnul Qoyyim berkata.” Apapun yang dianggap baik oleh kaum muslimin.”(Musnad Ahmad 1/39).” Sesungguhnya Allah melihat hati-hati para hambaNya. Bid‟ah secara bahasa berarti sesuatu yang dilakukan tanpa didahului contoh sebelumnya. Dari sini jelas sebab ditinggalkannya berjama‟ah dalam syari‟ah sholat tarawih. Mereka berperang demi membela agamanya.” .”(Nashburrayah 4/133). • Fungsi alif lam dalam kata “almuslimun”(pada atsar di atas) adalah untuk menyatakan sesuatu yang telah diketahui yaitu para shahabah sebagaimana yang ditunjukkan oleh alur kalimat dalam atsar tersebut dimana dikatakan di situ.” Atsar ini bukan perkataan Rasulullah dan tak seorangpun menisbatkannya kepada beliau kecuali ia tidak mengerti tentang hadits.(HR. di mana hati para shahabah adalah yang terbaik lalu Allah jadikan mereka para pendukungnya. Jadi apa yang dilakukannya memiliki dasar dari perbuatan Rasulullah . Maka tatkala sebab tersebut telah tiada Umarpun menghidupkannya kembali.

sebab semua bid‟ah dalam syari‟ah yang menyelisihi AlKitab dan As-Sunnah.” Bid‟ah itu ada dua macam.”(Siyar 10/43). sedangkan beliau mendefinisikan bid‟ah terpuji dengan batasan bahwa hal itu tidak bertentangan dengan al-Kitab dan As-Sunnah dan setiap bid‟ah dalam syaria‟h pasti menyelisihi firman Allah dalam surat Al-Maidah ayat 3. Sementara yang diadakan dari kebaikan yang tidak bertentangan dengan itu semua. Subhat ke 4 : Perkataan Imam Syafi‟iy (semoga Allah merahmatinya). tidak ragu lagi bahwa yang beliau maksudkan dengan bid‟ah terpuji adalah bid‟ah secara bahasa. Subhat ke 5 : . tidak boleh dikalahkan dengan perkataan siapapun. maka ambillah sunnah itu dan tinggalkan fatwaku.” Jika telah kau dapatkan dalam kitabku sesuatu yang menyelisihi sunnah Rasulullah . atsar atau ijma‟ maka itulah bid‟ah kesesatan. Bukankah telah kita baca bersama beliau mengatakan:”Ikutilah dan jangan membuat bid‟ah. • Beliau(Imam Syafi‟iy) terkenal dengan antusiasmenya yang tinggi dalam mengikuti jejak Rasulullah serta sangat murka terhadap orang yang menolak hadits Rasulullah .”(Manaaqib Asy-Syafi‟iy. yang diada-adakan menyelisihi Al-Quran atau sunnah.” Dan banyak lagi ucapan-ucapan beliau yang lain dalam hal ini. • Bila kita cermati perkataan beliau. Albaihaqy 1/469 dan Al-Baaits Abii Syaamah hal 94).• Bagaimana mungkin berdalih untuk menganggap baiknya sebuah bid‟ah dengan perkataan seorang shahabah yang merupakan orang yang paling keras dalam melarang dan mengecam bid‟ah. Beliau berkata.”(Hilyatul aulia 9/113). Tidak berlaku sebaliknya. karena sesungguhnya kalian telah dicukupkan dan setiap bid‟ah adalah kesesatan. maka itu adalah muhdash yang tidak tercela. bid‟ah terpuji dan bid‟ah tercela. “ Yang diada-adakan dalam agama itu ada dua macam. Bantahan: • Perkataan Rasulullah merupakan hujjah atas siapapun.

• Al‟Izz adalah sosok ulama yang terkenal dengan sikap penyerangan serta pelarangannya yang keras terhadap bid‟ah. • Bahwa bid‟ah yang dimaksud beliau adalah bid‟ah secara bahasa. bukan syar‟iy berdasarkan contoh-contoh yang beliau berikan dalam hal itu.”(Al-I‟tishom 1/246). Jika masuk dalam kaidah yang menghasilkan hukum wajib. sunnah dan mubah. • Asy-Syathibi berkata:” Pembagian ini adalah rekayasa tak berdalilkan syar‟iy dan kontradiktif dengan sendirinya. Bantahan: • Tidak boleh membantah hadits Rasulullah dengan perkataan siapapun. Dan cara mengetahuinya adalah dengan menimbang bid‟ah tersebut di atas kaidah-kaidah syar‟iyyah. haram. Bahkan beliau sendiri yang melarang orang melakukan hal-hal yang mereka namakan dengan bid‟ah hasanah. Allah musta‟an. Semoga kita termasuk di dalam golongan ini. Dari uraian di atas dapat kita ambil suatu hikmah yang besar yaitu bahwasanya perkataan Rasulullah tidak terbantahkan dengan hujjah-hujjah dari para pembela bid‟ah bahkan oleh perkataan shabat beliau sendiri karena semua apa yang beliau katakan tidak berdasarkan nafsu melainkan karena bimbingan Allah azza wajalla yaitu wahyu.”(Qowa‟idul Ahkam 2/173).. Karena hakekat bid‟ah adalah kehampaannya dari dalil syar‟iy baik secara nash maupun kaidah-kaidah yang terintisarikan daripadanya karena seandainya ada dalil syar‟iy atas pembagian itu niscaya tidak ada istilah bid‟ah dan berarti pula merupakan usaha korelasi antara dua hal yang selalu kontradiktif (Jam‟un baina mutanafiyaini). Sehingga bagaimana mungkin sesuatu yang sesuai dengan sunnah dikatakan sebagai bid‟ah??? Pencampuradukan antara ma‟na bahasa dengan ma‟na terminologi syar‟iy telah membuat ahli bid‟ah tersesat dari rahmat Allah padahal rahmat-Nya amatlah luas kepada orang-orang yang dapat membedakan antara keduanya karena taufiq dari Allah . . maka keberadaan bid‟ah tersebut menjadi wajib begitupula jika haram.Pernyataan Al „Izz Ibnu Abdissalam:” Bahwa bid‟ah terbagi kedalam kategori wajib.

pada kesempatan ini perkenankanlah pada khutbah Jum‟at ini khatib ingin mencoba menyampaikan sebuah judul “Nabi Muhammad SAW Pembawa Risalah”.‫ ﻭﺪﺍﻋﻳﺎ ﺍﻟﻰ ﺍﷲ ﺑﺎﺫ ﻧﻪ ﻭﺳﺭﺍﺠﺎ ﻤﻧﻳﺭﺍ‬. semoga dengan memperbanyak shalat kepada beliau kita akan mendapat syafa‟atnya di akhirat kelak. Firman – Nya lagi dalam surat Al – Maidah ayat 67 yang berbunyi : . seorang khatib pada kesempatan yang baik ini senatiasa menghimbau dan mengajak kepada para jamaah Jum‟at yang berbahagia agara selalu : 1.‫ ﺨﺎ ﺋﻔﻳﻥ ﻤﻥ ﺍﻠﻔﺯﻉ ﺍﮐﺑﺭ ﻴﻮﻡﺍﻠﻌﺮﺽ‬. Dan tak lupa shalawat berangkai salam kita hadiahkan keharibaan junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. fathanah.‫ﻳﺎﻴﻬﺎ ﺍﻠﺭﺴﻮﻞ ﺑﻟﻎ ﻣﺎﺍﻧﺯﻞﺍﻠﻳﻚ ﻤﻦ ﺭﺑﻙ ﻭﺍﻦ ﻠﻢ ﺘﻓﻌﻞ ﻔﻤﺎ ﺒﻠﻐﺖ ﺭﺴﺎ ﻟﺘﻪ‬ “Hai rasul. Dengn judul sederhana ini semoga mudah diserap serta dapat menambah wawasan. Dengan modal sifat – sifat terpuji yang telah Nabi Muhammad SAW miliki seperti shiddiq. dan pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. ‫ﻮﻁﺭﺩ ﻫﻢ ﻤﻥ ﺭﺤﻤﺗﻪ ﺑﺳﺑﺐ ﺍﻨﻬﻢ ﮐﺎ ﻧﻭ ﺍﻻ ﻳﺘﻧﺎ ﻫﻮﻦ ﻋﻥﻤﻧﻜﺭ ﻔﻌﻟﻭﻩ ﻔﻰ ﺍﻟﺳﺭ ﻭﺍﻠﻌﻠﻥ‬ ‫ ﷲﺍ ﻞﻭﺴﺭ ﺍﺩﻣﺤﻤ ﺎﻧ ﺪﻳﺴ ﻦﺍ ﺩﻬﺷﺍﻭ‬. Dan untuk jadi penyeru kepada agama Allah degan izin – Nya dan untuk jadi cahaya yang menerangi”. Dan jika tidak kamu kerjakan ( apa yang diperintahkan ) itu berarti kamu tidak menyampaikan amanah – Nya”. Mari meningkatkan sikap taqwa terhadap Allah SWT dengan cara menaati dan mematuhi segala perintah dan menjauhi segala larangan – Nya.‫ﺴﻳﺭﻩ ﻮﺍﺗﺑﻌﻮﺍ ﻄﺭﻳﻗﻪ‬ . 2. pengertian dan pemahaman bagi para jamaah Jum‟at sekalian. Sebagaimana lazimnya.Blogs2 NABI MUHAMMAD SAW PEMBAWA RISALAH ‫ﺎﻣﺍﻭﻗﺍ ﻥﻌﻠ ﷲﺍ ﻻﺍ ﻪﻠﺇ ﻻ ﻥﺍﺪﻬﺷﺍﻭ ﻥﻂﺑ ﺎﻣﻮ ﺎﻬﻧﻣ ﺭﻬﻅ ﺎﻣ ﺶﺣﺍﻮﻔﻟﺍ ﻡﺭﺤ ﻯﺫﻠﺍ ﷲ ﺪﻣﺣﻟﺍ‬ . beliau mampu menjadi seorang da‟i atau mubaligh yang baik dan patut dicontoh dalam mengikuti jejak beliau sebagai umatnya. sebagai da‟i pembawa misi. Sidang Jum’at Rahimakumullah. selamat dan sejahtera baik di dunia maupun akhirat. Dengan kata lain. karena dengan kedua nikmat inilah ditemukan jalan kehidupan yang baik. Selanjutnya. sebagaimana firman Allah SWT adalah surat Al – Ahzab ayat 45 – 46. Mari meningkatkan puji dan syukur atas nikmat iman dan Islam. Sebagai nabi terakhir (Khatamul Anbiyaa) Nabi Muhammad SAW siap menerima tugas berat tapi mulia berupa risalah dari Allah SWT untuk disampaikannya kepada umat manusia. ‫ﻩﺪﻴﺒ ﻥﻤ ﺔﻤﻗﻧ ﺎﻧﺮﺬﺤﻭ ﷲﺍ ﺭﻤﺈﺑﺎﻴﻋﺍﺩ ﺎﻧﻳﻔ ﻡﺎﻗ‬ ‫ﺽﺭﻻﺍﻭ ﺖﺍﻭﻣﺴﻠﺍﺍﻭﺮﺎﺴ ﻯﺫﻠﺍ ﻪﺒﺤﺼ ﻮ ﻪﻟﺍ ﻰﻟﻋﻮﺪ‬. sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. ‫ﻣﺤﻣ ﺎﻧ ﺪﻴﺳ ﻰﻠﻋ ﻢﻠﺴﻭ ﻞﺻ ﻡﻬﻟﻟﺍ‬ .‫ﻳﺎﻴﻬﺎ ﺍﻠﻧﺑﻲ ﺍﻧﺎ ﺍﺭﺴﻠﻧﻚ ﺷﺎﻫﺩﺍ ﻮﻤﺑﺸﺭﺍﻭﻧﺬﻳﺭﺍ‬ “Hai Nabi. sesungguhnya Kami mengutusmu untuk jadi saksi. yang berbunyi : .‫ ﺍﻤﺎ ﺒﻌﺩ ﻓﻴﺎ ﻋﺑﺎﺩﺍﷲ‬. Sehubungan hal tersebut Allah berfirman dalam surat Al – Ahzab ayat 21 : .‫ﺍﻮﺼﻴﮑﻡ ﻭﻧﻔﺴﻰﺍﻭﻻ ﺑﺗﻘﻮﻯ ﺍﷲ ﺘﻌﺎﻟﻰ ﻭﻄﺎ ﻋﺗﻪ‬ Jamaah Jum’at Rahimakumullah.

ada satu faktor penentu yang bisa disebut kodrati ( kekuasaan ). 6. Disini jelaslah faktor Ilahi sangatlah dominan dalam menunjang keberhasilan Nabi Muhammad SAW atas kepemimpinan. kesejahteraan dan kebahagiaan hidup masa kini maupun masa mendatang. pemaaf dan toleran. Bahkan kaum yang berbuat mencederainya itu sempat di do‟akan : “Ya Allah. diutusnya Nabi Muhamad SAW ke dunia ini merupakan rahmat bagi alam semesta. Adapun keberhasilan Rasulullah SAW dalam menyampaikan misinya terhadap umat tiada lain dikarenakan adanya beberapa faktor penunjang antara lain : 1. Risalah tersebut mampu menguak dan mengusir kebathilan. kepala dingin. merupakan modal utama dalam menegakkan hubungan kerjasama. Faktor Illahi ( Ketuhanan ) Disamping faktor – faktor tersebut diatas. berilah mereka petunjuk. sebagaimana firman Allah SWT dalam Al – qur‟an surat Al _ Isra‟ ayat 81 : ‫ﺎﻗﻮﻫﺯ ﻦﺎﮐ ﻞﻂﺎﺑﻠﺍ ﻥﺍ ﻞﻂﺎﺑﻠﺍﻖﻫﺯﻭ ﻖﺤﻟﺍ ﺀﺎﺠ ﻝﻗﻮ‬ “Apabila telah datang kebenaran ( hak ). Langkah ini sebagai taktik dan strategi perjuangan yang harus ditempuh dan ternyata langkah ini mampu memberikan kontribusi kemenangan yang paling gemilang berupa Fathul Makkah. . Faktor Etika ( Akhlak ) Sikap dan perilaku Nabi Muhammad SAW yang sangat terpuji. sebagaimana Allah telah menjelaskan jauh – jauh sebelumnya. Allah pun telah menjelaskan tentang akhlak rasulullah dalam surat Al – Qalam ayat 4 : . 4. Faktor Taktik dan Strategi Dikarenakan situasi dan kondisi Nabi SAW terpakss melakukan hijrah dari kota Mekah ke Madinah. Faktor Kepemimpinan Faktor kepemimpinan tak perlu diragukan lagi. sesungguhnya mereka itu belum mengerti”. sirnalah kebathilan. 3. Dalam menyampaikan misinya pernah disambut dengan ejekan dan lemparan batu.. namun beliau tetap berhati sejuk. baik lawan maupun kawan. Faktor Metode ( Cara ) Dengan metode pendekatan yang ditunjang dengan hati keras. 5. Dengan waktu relatif singkat beliau mampu mengajak umat untuk mengikuti ajarannya demi keselamatan. 2.‫ﻠﻗﺪ ﮐﺎﻥ ﻟﻜﻢ ﻓﻲ ﺮﺴﻭﻞ ﺍﷲ ﺍﺴﻭﺓ ﺣﺳﻧﺔ ﻠﻤﻥ ﮐﺎﻥ ﻳﺭﺟﻮﺍﷲﻭﺍﻟﻳﻭﻢ ﺍﻻﺧﺮ ﻭﺬﻛﺭ ﺍﷲ ﻛﺜﻳﺭﺍ‬ “Sesungguhnya telah ada pads diri rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap ( rahmat ) Allah dan ( kedatangan ) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”. dan pergaulan di tengah – tengah masyarakat. Jamaah Jum’at yang Berbahagia. beliau mampu menundukkan musuh – musuhnya. Siapa pun mengakuinya. Faktor Kebenaran Risalah Risalah kenabian yang datang dari Allah SWT jelas tak bisa diragukan lagi akan kebenarannya.‫ﻭﺍﻧﻙ ﻠﻌﻟﻰ ﺨﻠﻖ ﻋﻅﻳﻡ‬ “Dan sesungguhnya engkau benar – benar berbudi pekerti agung”. Nabi SAW pernah mendapatkan suatu piagam penghargaan dari kaum Quraisy sebelum beliau menjadi Nabi berupa gelar “Al – Amin” yang artinya dapat dipercaya. Sesungguhnya bathil itu pasti sirna”.

agama. disamping menjadi ibu rumah tangga yang setia mendampingi suami juga sekaligus sebagai mitra perjuangan.‫ ﺍﻤﺎ ﺒﻌﺩ‬.‫ﻗﺎ ﺿﻲ ﺍﻟﺤﺎﺟﺎﺖ‬ . Berapa banyak kekayaan Siti Khadijah sebagai isteri Nabi Muhammad SAW.‫ﺍﻠﻠﻬﻡ ﺍﺮﻧﺎ ﺍﻟﺣﻖ ﺣﻘﺎ ﻮﺍﺮﺯﻘﻧﺎ ﺍﺗﺑﺎ ﻋﻪ ﻮﺍﺭﻧﺎ ﺍﻠﺑﺎﻂﻞﺑﺎﻄﻼ‬ . disamping pendamping ibu rumah tangga. ada tambahan yang patut dihargai dan diteladani adalah sikap keberanian. ‫ﻥﻤﻢﻜﺎﻴﺍﻭ ﻰﻧﻌﻓﻧﻭ ﻡﻳﻆﻌﻟﺍ ﻥﺍﺭﻘﻠﺍ ﻰﻔ ﻡﮑﻟﻮ ﻰﻟ ﷲﺍ ﻚﺭﺎﺑﻡﻴﻛﺣﻠﺍ ﺮﻜﺬﻠﺍﻭ ﺖﺎﻴﻻﺍ‬ . nusa dan bangsa. rela bekorban.taktik dan strategi. Selain apa yang telah diuraikan di atas. ‫ﻻ ﻩﺩﺣﻮ ﷲﺍ ﻻﺍ ﻪﻠﺇ ﻻ ﻥﺍ ﺪﻬﺷﺍ‬ .‫ﺍﻧﻪ ﻫﻮ ﺍﻟﺴﻣﻴﻊ ﺍﻟﻌﻟﻴﻢ‬ KHUTBAH KEDUA ‫ﻥﻳﻣﻠ ﺎﻌﻟﺍ ﺏﺭ ﻪﻟﻟ ﺩﻣﺣﻠﺍ‬. ‫ﻡﻳﻫﺍﺭﺑﺍ ﻞﺁ ﻰﻟﻋﻮﻡﻳﻫﺍﺭﺑﺍ ﻰﻟﻋ ﺖﻜﺭﺎﺑ ﺎﻣﻜ‬. maupun perjuangan dalam pengabdian kepada masyarakat. Semua itu Nabi Muhammad SAW tampilkan di pentas panggung perjuangan menggalang umat. Sungguh besar pengorbanan Siti Khadijah terhadap suaminya sebagai mitra perjuangan. Didiklah ibu – ibu kita.‫ﺴ ﻪﻠﻭﺴﺭﻭﻩﺩﺑﻋ ﺍﺩﻣﺤﻤ ﺎﻧ ﺪﻳﺴ ﻦﺍ ﺩﻬﺷﺍﻭ ﻪﻟ ﻚﻴﺮﺸﻳﺩ ﺍﻻ ﻧﺎﻢ ﻭﺍﻠﺑﺷﺭ‬ .‫ﺮﺒﻧﺎ ﺍﺘﻧﺎ ﻔﻰ ﺍﻠﺩﻧﻳﺎ ﺤﺳﻧﺔ ﻮﻔﻰ ﺍﻵﺧﺭﺓ ﺣﺴﻧﺔﻮﻗﻧﺎ ﻋﺫﺍﺏ ﺍﻠﻧﺎﺭ‬ ‫ﺪﺎﺑﻋ ﺭﻜﻧﻤﻠﺍﻭ ﺀﺎﺸﺣﻓﻠﺍ ﻥﻋ ﻰﻬﻧﻴﻭﻰﺑﺭﻗﻠﺍ ﻯﺬ ﺀﺎﺗﻴﺍﻮ ﻦﺎﺴﺤﻻﺍﻮ ﻞﺩﻌﻟﺍ ﺎﺑ ﺭﻤﺈﻴ ﷲﺍﻥﺍ ﷲﺍ‬ .‫ﻙﺮﺎﺑﻮ‬ ‫ﺪﻣﺤﻣ ﻞﺁ ﻰﻟﻋﻮ ﺪﻣﺤﻣ ﻰﻠﻋ‬.‫ﺍﻠﻧﺑﻰ ﻳﺎﺍﻴﻬﺎ ﺍﻣﻧﻭﺍﺼﻟﻮﺍ ﻋﻠﻴﻪ ﻮﺴﻠﻣﻮﺍ ﺘﺴﻠﻳﻣﺎ‬ ‫ﺪﻣﺤﻣ ﻞﺁ ﻰﻟﻋﻮ ﺪﻣﺤﻣ ﻰﻠﻋ ﻞﺻ ﻡﻬﻟﻟﺍ‬. ‫ﻡﻳﻫﺍﺭﺑﺍ ﻞﺁ ﻰﻟﻋﻮﻡﻳﻫﺍﺭﺑﺍ ﻰﻟﻋ ﺖﻳﻟﺼ ﺎﻣﮐ‬. yang diterapkan baik di bidang bimbingan. pengarahan. penyuluhan.‫ ﻭﺍﺮﺯﻗﻧﺎ ﺍﺠﺘﻧﺎ ﺑﻪ‬. ‫ﺔﻧﺳﻭ ﻡﻴﺭﮐﻠﺍ ﻪﺒﺎﺘﻜ ﻅﻔﺧﻟﺮﺧﺴﻣﻠﺍﻮ ﻝﻴﺒﺴﻠﺍ ﺀﺍﻭﺴ ﻰﻟﺍ ﻯﺩﺎﻬﻠﺍ‬ ‫ﻥﻳﻣﻠ ﺎﻌﻟﺍ ﻩﺩﺎﺑﻋ ﻦﻤ ﺀﺎﺷ ﻥﻤ ﻢﻳﻅﻌﻠﺍ ﻕﻟﺨﻠﺍ ﻯﺫ ﻪﻴﺒﻧ‬. khatib berpesan kepada para jemaah yang berbahagia untuk berkenan menyempatkan diri membina ibu – ibu di rumah. dia serahkan harta kekayaannya secara tulus dan ikhlas guna membiayai perjuangan rasulullah SAW. sebab perjuangan seorang suami tanpa dukungan isteri sulit mencapai keberhasilan maksimal dan optimal. Perjuangan dalam rangka meiniti karir. ‫ﻥﻴﻣﻠﺎﻌﻠﺍ ﻰﻓ‬ .‫ﻔﻳﺎ ﺍﻴﻬﺎ ﺍﻠﻤﺴﻠﻤﻮﻥ ﺍﻮﺼﻴﻜﻡ ﻭﺍﻴﺎﻱ ﺒﺗﻗﻮﻯ ﺍﷲ ﺣﻖ ﺗﻘﺎﺘﻪﻮﻻ ﺗﻣﻭﺗﻥ ﺍﻻ ﻮﺍﻧﺗﻢ ﻣﺳﻠﻣﻮﻥ‬ ‫ﺎﻣﻳﺩﻘ ﻪﻳﺒﻧ ﻰﻟﻋ ﻰﻟﺼ ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ‬.‫ ﺍﻤﺎ ﺒﻌﺩ‬. Demikianlah sekelumit khutbah Jum‟at yang dapat khatib sampaikan pada kesempatan ini semoga bermanfaat. baik materi maupun materil.‫ﺍﻟﻟﻬﻡ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻫﺫﺍ ﺍﻠﻧﺑﻰ ﻭﺍﻠﺭﺴﻭﻞ ﺍﻟﻌﻈﻳﻡ ﻮﻋﻟﻰ ﺍﻟﻪﻮ ﺍﺼﺤﺎ ﺒﻪ ﺍﺠﻤﻌﻳﻥ‬ . percontohan dan keteladanan. ‫ ﻰﻟﺎﻌﺗ ﻝﺎﻘﻔ‬: ‫ﻥﺍ ﺍﻮﻣﻠﻋﺍﻭﻰﻟﻋ ﻥﻮﻟﺼﻴ ﻪﺗﻛﺋ ﻼﻣﻭ ﷲﺍﻦﺍ‬ .‫ﻭﺍﻠﺑﻐﻲ ﻴﻌﻅﻜﻡﻠﻌﻟﻜﻡ ﺗﺫﮐﺭﻮﻥ ﻭﻠﺫﻜﺭ ﺍﷲ ﺍﻛﺑﺭ‬ . sebab kaum ibu justeru menduduki posisi terenting dalam hal ini.‫ﺍﻧﻚ ﺤﻤﻳﺩ ﻤﺠﻴﺪ‬ ‫ﻠﺍﻭ ﺖﺎﻣﻠﺴﻣﻠﺍﻮ ﻥﻴﻣﻠﺴﻣﻠﻠ ﺭﻓﻏﺍ ﻡﻬﻠﻠﺍﺎﻴﻭ ﺖﺍﻮﻣ ﻻﺍﻮ ﻡﻬﻧﻤ ﺀﺎﻴﺣﻻﺍﺖﺎﻧﻤﺆﻣﻠﺍﻭ ﻥﻴﻧﻤﺆﻣ‬ . Hal ini patut diteladani oleh ibu – ibu muslimat masa kini dan masa mendatang. Akhirnya sebagai penutup khutbah yang singkat ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful