Makna risalah Risalah dapat berarti tugas kerosulan dan ajaran dari Allah SWT atau apa yangdibawakan

oleh rosul dari Allah SWT yang harus disampaikan kepada manusia.Dalam kaidah bahasa, risalah dapat diartikan berita atau pesan, misalnya, risalahMuhammad berarti ajaran yang dibawa nabi Muhammad SAW. Risalah tersebutdapat berupa prinsip hidup, Moral, Ibadah, Aqidah untuk mengatur kehidupanmanusia agar terwujud kebahagiaan didunia akhiratDalam risalah yang dibawakan oleh nabi Muhammad SAW, memuat segala aspek kehiddupan manusia, sebagai penyempurna risalah yna dibawa nabi sebelumnya. Hakikat Nabi sebagai pembawa Risalah Hakikat rasul sebagai pembawa risalah tak lepas dari tugas para rasul yanimenyampaikan. Menyeru untuk beriman kepada Allah dan keesaan-Nya. Imankepada Allah adalah fitrah dalam diri manusia. Maka setiaap manusia mendapatkandirinya dikuasai oleh sesuatu kekuatan yang lebih tinggi dari kekuatannya, akantetapi manusia berbeda dalam menentukan kekuatan itu, di antaranya ada yangmenafsirkannya sebagai kekuatan alam dan ada yang menafsirkannya sebagaiberhala-berhala yang mereka buat dan yang lain emnafsirkannya selain itu. Makadatanglah nabi-nabi membetulkan kesesatan-kesesatan ini, emmbawa risalah, danmembimbing akal ke arah i¶tikad adanya Allah dan keesaaan-Nya.Andaikata akal manusia bertindak sendirian dalam memahami kebenaran-kebenaran ini, tidaklah tepat sasarannya dan tidak sampai pada tujuannya,khususnya dalam perkataan-perkataan ghaib yang tidak bisa dijangkau oleh akalmanusia dan pengetahuan tanpa wahyu yang di sampaikan Allah pada nabinabi.Dalam hal ini Allah SWT berfirman dalam QS 21:25 yang artinya : ³Dan kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu melainkan Kamiwahyukan kepadanya. Bahwasanya tidak ada Tuhan Melainkan Allah (Aku), makasembahlah olehmu sekalian akan Aku´ Risalah yang dibawa rasulullah bukanlah sesuatu yang baru. Dasar aqidahyang disampaikan oleh rasulullah adalah juga aqidah yang disampaikan oleh nabi -nabi sebelumnya. Ajaran yang disampaikan rasulullah dapat dilihat sebagai hikmahIlahiah untuk melakukan pemurnian terhadap tauhid yang dari penyelewengan yangtelah dilakukan oleh umat sebelumnya. Rasulullah memperkuat kembali keyakinanterhadap keesaan Allah (zat, sifat, af¶al) yang telah tenggelam akibatketerkungkungan akal manusia terhadap keduniaan karena dunia menjadi tujuanakhir kehidupan. Atas dasar itu, manusia dikendalikan oleh hawa nafsu yangberakibat kehidupan mereka mengalami kesengsaraan. Keadilan sosial menjadi nilaikebaikan utama dalam ajaran Islam oleh karena itu Islam dapat berkembang dengandemikian cepat karena salah satu alasannya Islam telah tampil sebagai kekuatanpembebas yang membebaskan umat manusia ketika itu dari perilaku ketidakadilan. Risalah yang dibawa Nabi Muhammad saw. mempunyai ciri-ciri yang khususdibandingkan dengan para rasul sebelumnya. Ciri-ciri khusus itu adalah : Ajaran Nabi Muhammad adalah penggabungan ajaran rasul -rasul sebelumnya.Sehingga ajaran Nabi saw. adalah ajaran yang mensejarah dan berkaitan dengankebenaran iman dan kebenaran syariat para nabi terdahulu.‡ Ajaran Muhammad bersifat universal. Allah mengutus Rasulullah saw. untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. Risalah Nabi saw. cocok untuk semua

‡ Ajaran Islam mementingkan yang mudah bagi manusia. Hal ini pernah ditegaskan olehNabi Muhammad saw. Bahkan. di tengah umat akhir zaman adalah sebagai saksi. menghilangkan yang sulit.Ciri-ciri ini dimiliki oleh Nabi Muhammad saw. sesuai dan dapat digunakan oleh semua manusia dan dapatdiamalkan hingga hari kiamat. tetap saja ada usaha untuk mendustakannya.kelompok manusia dan semua zaman. diturunkan ke bumi dengan beberapa tujuan. maka risalah yang dibawa Nabi Muhamamd saw. Tidak dapat bagi seorang rasul membawasuatu mukjizat. diputuskan (semua perkara) dengan adil.Yang dimaksud dengan yang mudah bukan memudah-mudahkan. dengan kaumnya.menjadi penghapus risalah para rasul sebelumnya. senantiasa menjaga dan memeliharanya dari serangan kaumkafir. sudah dikabarkan oleh para nabidan rasul sebelumnya.´ (Al-Mu¶min: 78)Sebagai penutup para nabi. saat Umar bin Khattab membaca Taurat. melengkapi risalah yang dibawa para rasul sebelumnya dan sekaligus memansukhkan risalah sebelumnya. Selain itu hadirnya Rasulullahsaw. pembawa berita gembira danperingatan. Di antaranya dengan memenangkan Islam atas agama lainnya atau denganmenurunkan para Rasul dan Nabi untuk kembali meluruskan penyimpangan dankejahiliyahan umat. antara Rasulullah saw. Di dalam Al-Qur¶an ada dialog antarawahyu dengan umat manusia. Rasulullah SAW tampil sebagai pembawa risalah Islam yang mencakupihuda (petunjuk) dan dienul haq (agama yang benar). yangantara lain: K hatamul Anbiya (Penutup Para Nabi) ³Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu. RisalahNabi Muhammad saw. membenarkan kenabian NabiMusa. Melainkankemudahan yang sesuai dengan fitrah manusia. antaraRasulullah saw. Mushaddiqul Anbiya (Membenarkan Para Nabi). dengan Allah. yang sesuai dengan realisasi yangma¶ruf dan upaya untuk meninggalkan yan g munkar. Maka apabila telah datang perintahAllah. Banyak tantangan dan usaha yang dicoba untuk menghapuskan agama Allah. dan sebagai pelita yang menerangi.s. menyeru ke jalan Allah. Nabi Isa a. Hal ini dimungkinkan karena ajaran Islam karena Islammemenuhi kebutuhan realitas kehidupan. Risalah yang dibawa Nabi Muhammad saw. Beliau berkatakepada Umar bahwa jika Nabi Musa a. diantara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula)yang tidak Kami ceritakan kepadamu. ada di antara mereka. sebagai nabi akhir melengkapi risalahnabi-nabi sebelumnya dan dijadikan sebagai rujukan utama bagi umat Islam Mukammilur Risalah (Penyempurna Risalah) . Nabi Muhammad saw. pasti Nabi Musa akanmengikuti risalah yang dibawa Nabi Muhammad saw. Nabi Muhammad saw. Dan ketika itu rugilah orang-orangyang berpegang kepada yang batil. sebagai nabi setelah Nabi Musa.s. Nabi Isa a.s. mengabarkan kepada umatnya akan datang seorangrasul setelahnya yang bernama Ahmad (Nabi Muhammad saw. dan tidak dimiliki oleh para rasulsebelumnya. namundemikian Allah swt.)Meski kedatangan Nabi Muhammad saw. melainkan dengan seizin Allah.

akan dirasakan sesuai oleh manusia. adalah huda (petunjuk) dandienul haq (agama yang benar). mendapatkan rahmat darikedatangan Islam. hewan. Allah swt. kehadiran Nabi Muhammad saw. Risalatul Islam Risalah Nabi Muhammad saw. memberi penyampaian nilai-nilai Islam yangbersifat kabar gembira ataupun kabar peringatan. Begitu juga manusia kafir dan jahiliyah. Risalah sebelumnya cenderung diperuntukkan bagi suatu kaum tertentu saja dan untuk saat tertentu. kepribadian. dengan kehadiran Nabi Muhammad. Alam. dan alam serta isinya menjadi damai. Inti dari risalah Nabi Muhammad saw. telah berhasil menegakkan Islam dengan dakwahnyaselama 23 tahun. (AlAnbiya¶: 107)Kehadiran Nabi Muhammad saw. Dengan begitu kita tahu mana jalan yang menyesatkan danmana jalan yang benar menuju pintu keridhaan Allah swt K ewajiban umat terhadap rosul Beriman kepada Rasulullah saw. yangdiutus untuk semua manusia dan berlaku hingga kiamat Rahmatan Lil Alamin (Rahmat Bagi Alam Semesta) Dan tiadalah kami mengutus kamu. tetapi juga alam. dansebagainya. tetapi kebaikannya juga dirasakan oleh manusia lainnya. Berbeda dengan Nabi Muhammad saw. Dengan demikiankestabilan terwujud. Dan cukuplah Allahsebagai saksi. dan sifat-sifat Nabiyang mulia. Peranan Nabi yang digambarkan didalam surat Al-Ahzab ayat 45-46 adalah sebagai dai. juga diperuntukkan guna menyempurnakanrisalah sebelumnya. Dengan demikian Islam dan Nabi Muhammad tidak hanya untuk umat Islam. hewan. ketika Islamdisampaikan.Nabi Muhammad saw. yang dibawanya adalahsesuatu yang benar.´ (Al-Fath: 28 Ad-Dakwah Rasul menggunakan Islam sebagai petunjuk dan juga Allah menangkan Islamsebagai dienul haq atas agama-agama lainnya. Jadi.³Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak (benar) dan agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Islam adalahmembawa agama fitrah yang sesuai dengan penciptaan manusia. mendapatkan rahmatdan kebaikan. melainkan untuk (menjadi) rahmat bagisemesta alam. pohon. dan tumbuhan pun dilindungi dan dipelihara dengan kedatangan Islam. Umat Islam sebagai khalifah dimuka bumi melaksanakan pemeliharaan dan penjagaan alam. Usaha ini tidak akan tercapai apabilatidak dilaksanakan dakwah. merupakan salah satu konsekuensi daripemahaman bersyahadah: wa asyhadu ana muhammada ar-rasulallah . di muka bumi ini adalah sebagai rahmatbagi seluruh alam yang tidak saja manusia. adalah risalah Islam. Risalah membawa huda karena Islam itu sendirisebagai panduan bagi manusia.Selain membenarkan para rasul dan nabi sebelumnya yang membawa risalahIslam. Manusia. Hal ini tercermin dari akhlak. Kini risalah yang diajarkannya telah menyingkirkan kegelapanjahiliyah yang membelenggu dunia. sekali lagi menegaskan bahwa Rasul berdakwah dengan menyeru manusia agar kembali kepada Allah dankemudian Rasul sebagai pelita yang menerangi. Nabi berdakwah denganmengajak manusia dan bersifat sebagai pelita yang senantiasa dijadikan rujukan bagimanusia. dan menempatkan kita ke dalam cahaya hidayahyang terang benderang. Rasul dalam menjalankan dakwahnya mempunyaiperanan sebagai saksi atas umatnya.

(An-Nisa: 59-60) 3. Beriman kepada Rasulullah saw. Katakanlah: ³Taatilah Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah. maka sesungguhnya orang itutelah sesat sejauh-jauhnya.supaya kamu mendapat petunjuk. Dan setan bermaksud menyesatkan mereka(dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya. (Az-Zumar: 33)Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru.Ada empat sikap yang memberi tanda bahwa syahadat kita tentang Rasulullah saw.´ (Al-A¶raf: 158) Allah menegaskan perintah keimanan kepada Rasulullah saw. supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja diantara kamu. maka tinggalkanlah. Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada RasulNya (dari hartabenda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah. adalah sebagai berikut: 1 . makasesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir. dan hari kemudian. rasul-rasul-Nya. maka terimalah. tidak ada Tuhan (yangberhak disembah) selain Dia. dan tiadalah yangdiucapkannya itu (Al-Qur¶an) menurut kemauan hawa nafsunya. Nabi yang ummi yang berimankepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia. Yang menghidupkan dan mematikan. malaikat-malaikat-Nya.itu jujur dan istiqamah.Mustahil kita dapat mengikuti Rasulullah saw. tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nyadan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allahturunkan sebelumnya. anak-anak yatim. Taatkepada Rasulullah saw 2. jika kamu berpaling. Dan. (Al-Hasyr: 7) 4.kitab-kitab-Nya. (An-Nisa¶: 136)Katakanlah: ³Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua. . Membenarkan dan mengikuti apa yang dibawa oleh Rasulullah saw. merekaitulah orangorang yang bertakwa. makaberimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya. Sabda Nabi: ³Tidak beriman di antara kamu sehingga hawanafsunya tunduk kepada apa yang kubawa´ (HR Tirmidzi) Adapun di antara kewajiban kepada Rasulullah saw. Dan bertakwalah kepada Allah. Tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan apa yang disyariatkanoleh Rasulullah saw. Keempat sikap itu adalah: 1 . padahal mereka telahdiperintah mengingkari thaghut itu. untuk Rasul. Perintah-perintah dalam Al-Qur¶an secara umum berarti suatu kewajiban. Taat kepada Rasulullah saw. kesaksian kita itu akan jujurdan istiqamah jika diwujudkan menjadi sikap.yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi.´ (Ali Imran: 32)Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telahberiman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkansebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut.Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.kaum kerabat. lewat dua ayatdi atas. Dan apa yangdilarangnya bagimu. (An-Najm: 2-4)2.. jika tidak diawali dengan berimankepadanya terlebih dahulu 1 . Wahai orang-orang yang beriman. Menjauhi apapun yang dilarang dan tidak disukai Rasulullah saw. orang-orang miskin dan orang-orang yang dalamperjalanan. Apa yang diberikan Rasul kepadamu. Beriman kepada Rasulullah saw. Ucapannya itutiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). akubersaksi bahwa Muhammad adalah rasul Allah.

dan hari kemudian. Umat Islam tidak perlu terjebak akan adanya klaim darimanusia yang mengaku bahwa dirinya adalah seorang nabi. Barangsiapa yang mentaati Rasul itu. 3. kecuali bila adadalil yang mengatakan tidak boleh. bermuamalah dan berakidah harusmengikuti Rasulullah saw. 5. Memahami bahwa Rasulullah saw. adalah Nabi penutup Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu. jika tidak diawali dengan berimankepadanya terlebih dahulu. Tidak perlu diikuti bahkan harus diingkari. Mengikuti Rasulullah saw Katakanlah: ³Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah.. rasul. Bila nama beliau disebut. malaikat-malaikat-Nya. kita wajib menyampaikan shalawat untuknya. Tidak ada lagi nabi.kitab-kitab-Nya. kecuali apa yang dicontohkan Rasulullah saw. (An-Nisa¶: 80)Ketaatan kepada Nabi akan membawa kepada sikap mau mengikuti beliau (ittiba¶).´ (Al-A¶raf: 158) Allah menegaskan perintah keimanan kepada Rasulullah saw.Mustahil kita dapat mengikuti Rasulullah saw. maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi.dan wahyu setelahnya. dan adadalil yang mengatakan boleh. penutup para nabi. Ketaatan kepada Rasulullah saw. Mencintai Allah tak akan mungkin terjadi kecuali kitasungguh-sungguh mencintai Rasulullah saw 4. Ittiba¶ ini merupakan bagian dari rasa cinta kitakepada Rasulullah saw. Barangsiapa yang kafir kepada Allah. maka sesungguhnya orang itutelah sesat sejauh-jauhnya.´ Allah Maha Pengampun lagi MahaPenyayang. tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nyadan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allahturunkan sebelumnya. Akidahtentang khatmun nubuwwah . Yang menghidupkan dan mematikan. K etaatan kepada Rasulullah saw. pada hakikatnyamerupakan ketaatan kepada Allah. ketaatan kepada Rasul wajib juga untuk umat Islam dan memiliki maknayang mendalam. Bersholawat kepada Rasulullah saw. (Ali Imran: 31 Yang kita lakukan dalam konteks beribadah. kecuali dilakukan kepada manusia yang membawakebenaran dari Allah swt. sesungguhnya ia telah mentaati Allah.Wahai orang-orang yang beriman.tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Jikapun ada.supaya kamu mendapat petunjuk. Sedangkan hal-hal yang berkaitan dengan muamalah(hubungan sesama umat manusia) hukum dasarnya adalah boleh. sebagaimana telah dicontohkan oleh beliau. (AlAhzab: 40)Nabi Muhammad adalah nabi terakhir. Danbarangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu). niscaya Allahmengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. rasul-rasul-Nya. tidak ada Tuhan (yangberhak disembah) selain Dia. makaberimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya. Maka. Manusia wajib taat kepada Allah. ikutilah aku. Hal ini salahsatu syarat turunnya syafaat di hari kiamat kelak. Perintah-perintah dalam Al-Qur¶an secara umum berarti suatu kewajiban. kemudian Allahmenegaskan bahwa ketaatan kepada Rasul adalah sebagian dari ketaatan kepada-Nya.Tidak ada ketaatan yang mutlak. lewat dua ayatdi atas. Nabi yang ummi yang berimankepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia. (An-Nisa¶: 136)Katakanlah: ³Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua. Para ulamamembuat sebuah kaidah: hal-hal yang berkaitan dengan masalah ibadah dan akidahhukum dasarnya tidak boleh. bisadipastikan bahwa hal itu palsu. Dan adalah Allah MahaMengetahui segala sesuatu. 2.

karena setiap yang baru itu bid‟ah dan setiap kebid‟ahan itu sesat. Upacara maulid Nabi. dengan menurunkan mukzijat.Karakteristik risalah beliau di antaranya adalah: Blogs Telah disebutkan oleh Rasulullah bahwa: “Berhati-hatilah dari hal yang baru. perjuangan ekonomi. politik.”(HR. malam nisfu sya‟ban dan sebagainya. tepuk tangan dan pukulan terbang begitu juga meninggikan suara dan mengganti nama-nama Allah seperti dengan ah. rumah tangga. memfitnah Rasulullah saw. sesuatu yang bukan darinya maka dia tertolak."(HR. ibadah. dilakukan karena dalam diri beliauterdapat panutan (suri teladan) yang baik dengan pengharapan pertemuan denganAllah dan keselamatan dari azab api neraka (Al-Ahzab: 21). bahka n peperangan. Muslim).Melaksanakan kewajiban kepada Rasulullah saw. akan sempurna jika kitamemahami karakteristik risalah yang dibawa beliau. Membela Rasulullah saw. “Barangsiapa yang beramal satu amalan yang tidak ada perintahku padanya. Berdzikir dengan tarian. hia. seperti: 1. isra mi‟raj.Beberapa kewajiban kita kepada Rasulullah saw. Sikap cinta perlu dibuktikan dengan pembelaan kepada Rasulullah saw. dakwah. bahkan dengan menurunkan para malaikatkepada beliau. aah. maka dia tertolak. sosial.pendidikan. Khususnyadari pihak yang ingin mendiskreditkan.memberikan kemampuan berdebat.”(HR. Kita tidak perlu lagi mencari ajaran-ajaran kewahyuan di luarajaran Nabi saw 6. Bukhari Muslim). . 2. Tirmidji dan Ibnu Majah). Bid‟ah adalah setiap hal yang tidak mempunyai dasar dalam agama yang dilakukan dalam rangka beribadah kepada Allah . “Barangsiapa yang membuat-buat dalam perkaraku(agamaku) ini. Allah selalu membela Nabi.(Muhammad nabi terakhir) akan membebaskan kitadari masalah teologis. hua. Rasulullah saw. adalahtokoh yang layak diteladani berkaitan dengan masalah moralitas. ih. Pembelaankepada beliau berarti juga pembelaan kepada kebenaran dan keberlangsunganajaran Islam.

Sabda Rasulullah yang berbunyi. hingga Allah berfirman ketika haji wada‟ yang menjelaskan bahwa tugas kerasulan beliau telah selesai.”(Al-I‟tishom I/64). Al-Maidah: 3).” Setiap kebid‟ahan adalah sesat” telah dijelaskan oleh para ulama dengan sangat gamblang. berdasarkan firman Allah ta‟ala diatas. Imam Malik rahimahullah berkata. Adapun bid‟ah duniawi ada dua macam yaitu bid‟ah negatif seperti bioskop. TV. Asy-Syaukani berkata. diantaranya yaitu: . betapa sangat tepat dan lantangnya dalil.3.” Maka jika Allah telah menyempurnakan agama-Nya sebelum mewafatkan Nabi-Nya. telepon dan yang lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat dan mempermudah urusannya. disebut apalagi pendapat orang setelah Allah menyempurnaknnya?!? Jika mereka berkeyakinan itu termasuk dalam perkara agama. lalu untuk apa menyibukkan diri dengan sesuatu yang bukan agama???” Ini merupakan pukulan telak serta dalil yang agung tak mungkin terelakkan. Asy-Syaukani kembali berkata. Rasulullah sebagai pembawa risalah kebenaran dan sebaik-baik teladan umat telah melaksanakan tugasnya dengan amat sempurna. dari itu jadikanlah ayat yang mulia ini sebagai senjata pertama untuk melumpuhkan para ahli bid‟ah. Tiada satupun dari perkara agama yang luput beliau sampaikan. video dan sejenisnya yang dapat merusak akhlak dan membahayakan masyarakat karena film-film yang ditampilkan tidak sesuai dengan syari‟at Islam sehingga berbahaya terhadap akidah dan akhlak kita. mobil. maka sungguh ia telah menyangka bahwa Nabi Muhammad telah mengkhianati misi kerasulan.” Siapapun yang membuat bid‟ah dalam Islam dan menganggapnya hasanah(baik). Mengadakan acara selamatan dan mengundang para kyai untuk membaca Al-Quran setelah wafatnya seseorang dan lain sebagainya. yaitu: “Pada hari ini telah kusempurnakan bagimu agamamu.”(Nailul author 2/69). Sedangkan yang positif diantaranya adalah kapal terbang. ini dalam mematahkan pendapat di antara ahli fiqih yang membagi bid‟ah ke dalam berbagai kategori dan menjadikan indikasi ketertolakan bid‟ah pada sebagiannya tanpa menyertakan dalil yang mengkhususkan baik „aqli maupun naqli.” Hadist-hadist di awal pembahasan ini termasuk kaidah-kaidah dasar agama yang mencakup berbagai hukum secara tak terbatas. berarti belumlah sempurna kecuali denagn disertakannya pendapat mereka dan itu adalah penolakan terhadap Al-Quran. maka yang tidak dijadikan-Nya agama pada saat itu begitupun pada saat ini. Hal ini merupakan kebid‟ahan dalam hal agama yang ditolak oleh Islam dan hukumnya sesat. kucukupkan nikmatku atasmu serta kuridhoi Islam sebagai agamamu.(QS. Adapun jika mereka tidak berkeyakinan bahwa itu bukan termasuk agama.

” Hukum hal ini adalh bid‟ah dan setiap kebid‟ahan adalah kesesatan. Semoga kita bisa mengambil manfaatnya.” Subhat dan Bantahannya Telah kita ketahui bersama bahwa Rasulullah dengan tegas menyatakan bahwa. Mungkinkah orang yang bersenjatakan pedang semacam ini mampu dilawan dengan orang-orang yang hanya bersenjatakan bid‟ah lalu mengklaimnya sebagai bid‟ah hasanah??? Sementara di sisi lain kita mendapati bahwa amat sangat jelas Rasulullah bersabda. Secara aplikatif dapat dikatakan sebagai berikut. Muslim no: 1017). Ibnu Hajar berkata.”(Fathul Baary 13/254).” Akan tetapi diantara para pelaku bid‟ah dengan berbagai cara telah melontarkan subhat-subhat untuk mendukung kebid‟ahan mereka. Syaikh Al-Utsaimin berkata. Wallahu waliyut taufiq.”(HR. sehingga jika kedua premis tersebut benar maka benarlah hasilnya. karena hujjah ini dibuat dalam ruang produksi kenabian dan kerasulan.”(Jami‟ul „Ulum 28).” Semua bid‟ah adalah sesat.”Setiap bid‟ah adalah sesat. 3. Subhat pertama Pemahaman mereka terhadap hadits. 2.” Dengan demikian yang disebut sebagai bid‟ah hasanah terbantah dengan hujjah ini. umum serta menyeluruh. Beliau melanjutkan.1.” Kalimat ini simple dan sederhana namun memiliki cakupan makna yang luas tanpa kecuali serta merupakan kaidah dasar yang agung di antara sekian kaidah-kaidah agama.” Sabda beliau tersebut adalah kaidah agama yang global baik secara tersurat (manthuq) maupun secar tersirat (mafhum)nya. Inilah pedang kita untuk membantah mereka. Ibnu Rajab berkata. Ia didesign oleh Baginda Rasulullah dengan amat sempurna dan layak guna di setiap zaman.” Barang siapa yang memberi contoh yang baik di dalam Islam. tidak ada lagi jalan yang dapat dilalui oleh orang-orang yang berkeinginan untuk menjadikan bid‟ah-bid‟ahnya sebagai bid‟ah hasana. Maka tidak termasuk dalam syari‟ah karena semua syari‟ah adalah petunjuk. Dan barang siapa memberi contoh yang buruk dalam Islam maka dia akan mendapatkan beban dosanya serta dosa orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi beban mereka sedikitpun. Bantahan: . maka dia mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang melakukannya setelah itu tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun.” Sabda beliau di atas berindikasi global. diperkuat pula dengan indikator keumuman kata yang terkuat yaitu ”Kullu(setiap)”. Diantara beberapa subhat tersebut bisa anda baca pada uraian berikut. bukan dalam pabrik kerancuan dan kekacauan.

sementara sholat tarawih bukanlah bid‟ah melainkan sejatinya sunnah berdasarkan hadits yang disampaikan oleh Aisyah Bahwa Rasulullah pada suatu malam sholat di dalam masjid.”Dan mustahil beliau mengatakan sesuatau yang mendustakan pernyataannya sendiri sehingga informasi Islam ini berbenturan.”(HR. maka dimakmumi oleh orang-orang begitupula pada malam berikutnya bahkan bertambah banyak. Abu Bakar sekalipun yang merupakan orang termulia diantara umat ini setelah Rasulullah . Maka yang dimaksud dengan hadits tersebut adalah mengamalkan sesuatu yang telah ada dalam sunnah nabawiyah(bukan yang diada-adakan). Bantahan: • Seandainya kita terima apa yang mereka dakwahkan bahwa ini merupakan indikasi adanya bid‟ah hasanah(meskipun bukan begitu adanya). Bukhari no 2010).” Setiap bid‟ah adalah sesat.”Barang siapa yang memberi contoh yang baik dalam Islam” adalah yang menyatakan. • Bahwa beliau mengatakan hal itu pada saat menyatukan orang dalam sholat tarawih.” Barang siapa yang menolak hadits Nabi. maka sudah jelas bahwa perkataan Rasulullah tidak mungkin dibatalkan oleh perkataan siapapun diantara manusia.” Sebaik-baik bid‟ah adalah ini. atau Umar sebagai yang kedua dan lain-lainnya. Subhat ke 2 : Pemahaman mereka terhadap ucapan Umar Bin Al-Khattab yang mengatakan. Lalu tatkala mereka . maka sesungguhnya dia berada di tepi jurang kehancuran.• Bahwa ma‟na barang siapa dalam hadits tersebut adalah barang siapa yang memberi contoh aplikatif bukan inovatif.(Al-Ibda‟ Ibnu Utsaimin hal:19). Imam Ahmad Bin Hambali berkata. • Belum pernah ada keterangan dari seorangpun diantara salafus sholeh bahwa beliau menafsirkan “sunnah hasanah” dengan bid‟ah yang mereka ada-adakan dalam masalah agama semau mereka.”(Thabaqal Al-Hanabilah 2/15 dan AlIbanah 1/260). • Yang menyatakan .

Dari sini jelas sebab ditinggalkannya berjama‟ah dalam syari‟ah sholat tarawih.” Sesungguhnya Allah melihat hati-hati para hambaNya.” Apapun yang dianggap baik oleh kaum muslimin. jadilah dia bid‟ah dalam pengertian bahasa karena tidak dicontohkan sebelumnya. seusai sholat shubuh beliau berkata: ”Aku tahu apa yang kalian lakukan dan tidak ada alasan yang menghalangiku melainkan kekhawatiranku akan diwajibkannya(sholat malam ini) atas kalian. Komentar Az-Zaila‟iy:” Gharib secara marfu‟ dan tidak aku dapatkan kecuali terhenti pada Ibnu Mas‟ud.telah berkumpul pada malam ketiga atau keempat beliau tidak keluar. di mana hati para shahabah adalah yang terbaik lalu Allah jadikan mereka para pendukungnya. Ibnul Qoyyim hal:167). Adapun dalam konteks syar‟iy maka tidak termasuk bid‟ah karena ada contoh dari Rasulullah. maka apapun yang dianggap baik para muslimun tersebut baik pulalah dalam pandangan Allah. • Jika yang telah beliau lakukan itu bukan bid‟ah. Sebaliknya apapun yang dianggap buruk oleh mereka. maka buruk pulalah dalam pandangan Allah .” Atsar ini bukan perkataan Rasulullah dan tak seorangpun menisbatkannya kepada beliau kecuali ia tidak mengerti tentang hadits. maka Allah dapatkan hati Muhammad sebaik-baiknya lalu Allah pilih beliau untuk diri-Nya dan mengutusnya untuk mengemban misi-Nya. Bantahan: • Periwayatan atsar tersebut hanya sampai pada Abdullah Ibnu Mas‟ud dan tidak sampai pada Rasulullah . maka hal itu baik menurut Allah . Bid‟ah secara bahasa berarti sesuatu yang dilakukan tanpa didahului contoh sebelumnya.”(Nashburrayah 4/133). lalu apakah ma‟na bid‟ah yang beliau maksudkan? Maksud beliau tentang bid‟ah tersebut adalah secara bahasa bukan dalam konteks syar‟iy. Ini hanyalah dari Ibnu Mas‟ud. maka tatkala itu tidak dilakukan di zaman Abu Bakar dan tidak pula di awal zaman Umar.”Dan ini terjadi di bulan Ramadhan. Bukhary no 1129). Ibnul Qoyyim berkata. • Fungsi alif lam dalam kata “almuslimun”(pada atsar di atas) adalah untuk menyatakan sesuatu yang telah diketahui yaitu para shahabah sebagaimana yang ditunjukkan oleh alur kalimat dalam atsar tersebut dimana dikatakan di situ. Jadi apa yang dilakukannya memiliki dasar dari perbuatan Rasulullah .”(Al-Furuusiyyah.”(Musnad Ahmad 1/39). Mereka berperang demi membela agamanya.(HR. Maka tatkala sebab tersebut telah tiada Umarpun menghidupkannya kembali. Subhat ke 3 : Pemahaman mereka terhadap atsar.” .

”(Manaaqib Asy-Syafi‟iy. Bantahan: • Perkataan Rasulullah merupakan hujjah atas siapapun.” Bid‟ah itu ada dua macam. karena sesungguhnya kalian telah dicukupkan dan setiap bid‟ah adalah kesesatan. Bukankah telah kita baca bersama beliau mengatakan:”Ikutilah dan jangan membuat bid‟ah. Tidak berlaku sebaliknya. tidak ragu lagi bahwa yang beliau maksudkan dengan bid‟ah terpuji adalah bid‟ah secara bahasa. sedangkan beliau mendefinisikan bid‟ah terpuji dengan batasan bahwa hal itu tidak bertentangan dengan al-Kitab dan As-Sunnah dan setiap bid‟ah dalam syaria‟h pasti menyelisihi firman Allah dalam surat Al-Maidah ayat 3. yang diada-adakan menyelisihi Al-Quran atau sunnah. maka ambillah sunnah itu dan tinggalkan fatwaku. sebab semua bid‟ah dalam syari‟ah yang menyelisihi AlKitab dan As-Sunnah.• Bagaimana mungkin berdalih untuk menganggap baiknya sebuah bid‟ah dengan perkataan seorang shahabah yang merupakan orang yang paling keras dalam melarang dan mengecam bid‟ah. Sementara yang diadakan dari kebaikan yang tidak bertentangan dengan itu semua. Albaihaqy 1/469 dan Al-Baaits Abii Syaamah hal 94). tidak boleh dikalahkan dengan perkataan siapapun. Subhat ke 4 : Perkataan Imam Syafi‟iy (semoga Allah merahmatinya). Beliau berkata. “ Yang diada-adakan dalam agama itu ada dua macam. atsar atau ijma‟ maka itulah bid‟ah kesesatan.” Jika telah kau dapatkan dalam kitabku sesuatu yang menyelisihi sunnah Rasulullah .”(Hilyatul aulia 9/113).”(Siyar 10/43). maka itu adalah muhdash yang tidak tercela.” Dan banyak lagi ucapan-ucapan beliau yang lain dalam hal ini. Subhat ke 5 : . • Bila kita cermati perkataan beliau. • Beliau(Imam Syafi‟iy) terkenal dengan antusiasmenya yang tinggi dalam mengikuti jejak Rasulullah serta sangat murka terhadap orang yang menolak hadits Rasulullah . bid‟ah terpuji dan bid‟ah tercela.

. • Asy-Syathibi berkata:” Pembagian ini adalah rekayasa tak berdalilkan syar‟iy dan kontradiktif dengan sendirinya. Bantahan: • Tidak boleh membantah hadits Rasulullah dengan perkataan siapapun. Dari uraian di atas dapat kita ambil suatu hikmah yang besar yaitu bahwasanya perkataan Rasulullah tidak terbantahkan dengan hujjah-hujjah dari para pembela bid‟ah bahkan oleh perkataan shabat beliau sendiri karena semua apa yang beliau katakan tidak berdasarkan nafsu melainkan karena bimbingan Allah azza wajalla yaitu wahyu. • Al‟Izz adalah sosok ulama yang terkenal dengan sikap penyerangan serta pelarangannya yang keras terhadap bid‟ah. Allah musta‟an.”(Qowa‟idul Ahkam 2/173). Dan cara mengetahuinya adalah dengan menimbang bid‟ah tersebut di atas kaidah-kaidah syar‟iyyah. • Bahwa bid‟ah yang dimaksud beliau adalah bid‟ah secara bahasa. Bahkan beliau sendiri yang melarang orang melakukan hal-hal yang mereka namakan dengan bid‟ah hasanah. bukan syar‟iy berdasarkan contoh-contoh yang beliau berikan dalam hal itu.Pernyataan Al „Izz Ibnu Abdissalam:” Bahwa bid‟ah terbagi kedalam kategori wajib. Sehingga bagaimana mungkin sesuatu yang sesuai dengan sunnah dikatakan sebagai bid‟ah??? Pencampuradukan antara ma‟na bahasa dengan ma‟na terminologi syar‟iy telah membuat ahli bid‟ah tersesat dari rahmat Allah padahal rahmat-Nya amatlah luas kepada orang-orang yang dapat membedakan antara keduanya karena taufiq dari Allah .”(Al-I‟tishom 1/246). maka keberadaan bid‟ah tersebut menjadi wajib begitupula jika haram. Jika masuk dalam kaidah yang menghasilkan hukum wajib. Karena hakekat bid‟ah adalah kehampaannya dari dalil syar‟iy baik secara nash maupun kaidah-kaidah yang terintisarikan daripadanya karena seandainya ada dalil syar‟iy atas pembagian itu niscaya tidak ada istilah bid‟ah dan berarti pula merupakan usaha korelasi antara dua hal yang selalu kontradiktif (Jam‟un baina mutanafiyaini). haram. Semoga kita termasuk di dalam golongan ini. sunnah dan mubah..

Sidang Jum’at Rahimakumullah. Dengn judul sederhana ini semoga mudah diserap serta dapat menambah wawasan. Selanjutnya. selamat dan sejahtera baik di dunia maupun akhirat. sebagai da‟i pembawa misi. ‫ﻩﺪﻴﺒ ﻥﻤ ﺔﻤﻗﻧ ﺎﻧﺮﺬﺤﻭ ﷲﺍ ﺭﻤﺈﺑﺎﻴﻋﺍﺩ ﺎﻧﻳﻔ ﻡﺎﻗ‬ ‫ﺽﺭﻻﺍﻭ ﺖﺍﻭﻣﺴﻠﺍﺍﻭﺮﺎﺴ ﻯﺫﻠﺍ ﻪﺒﺤﺼ ﻮ ﻪﻟﺍ ﻰﻟﻋﻮﺪ‬. Sebagai nabi terakhir (Khatamul Anbiyaa) Nabi Muhammad SAW siap menerima tugas berat tapi mulia berupa risalah dari Allah SWT untuk disampaikannya kepada umat manusia. karena dengan kedua nikmat inilah ditemukan jalan kehidupan yang baik. 2.‫ ﻭﺪﺍﻋﻳﺎ ﺍﻟﻰ ﺍﷲ ﺑﺎﺫ ﻧﻪ ﻭﺳﺭﺍﺠﺎ ﻤﻧﻳﺭﺍ‬. Dan tak lupa shalawat berangkai salam kita hadiahkan keharibaan junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. ‫ﻣﺤﻣ ﺎﻧ ﺪﻴﺳ ﻰﻠﻋ ﻢﻠﺴﻭ ﻞﺻ ﻡﻬﻟﻟﺍ‬ .Blogs2 NABI MUHAMMAD SAW PEMBAWA RISALAH ‫ﺎﻣﺍﻭﻗﺍ ﻥﻌﻠ ﷲﺍ ﻻﺍ ﻪﻠﺇ ﻻ ﻥﺍﺪﻬﺷﺍﻭ ﻥﻂﺑ ﺎﻣﻮ ﺎﻬﻧﻣ ﺭﻬﻅ ﺎﻣ ﺶﺣﺍﻮﻔﻟﺍ ﻡﺭﺤ ﻯﺫﻠﺍ ﷲ ﺪﻣﺣﻟﺍ‬ . Dengan modal sifat – sifat terpuji yang telah Nabi Muhammad SAW miliki seperti shiddiq. sebagaimana firman Allah SWT adalah surat Al – Ahzab ayat 45 – 46. Sehubungan hal tersebut Allah berfirman dalam surat Al – Ahzab ayat 21 : . beliau mampu menjadi seorang da‟i atau mubaligh yang baik dan patut dicontoh dalam mengikuti jejak beliau sebagai umatnya. pengertian dan pemahaman bagi para jamaah Jum‟at sekalian. dan pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.‫ ﺨﺎ ﺋﻔﻳﻥ ﻤﻥ ﺍﻠﻔﺯﻉ ﺍﮐﺑﺭ ﻴﻮﻡﺍﻠﻌﺮﺽ‬. Dan untuk jadi penyeru kepada agama Allah degan izin – Nya dan untuk jadi cahaya yang menerangi”.‫ﺍﻮﺼﻴﮑﻡ ﻭﻧﻔﺴﻰﺍﻭﻻ ﺑﺗﻘﻮﻯ ﺍﷲ ﺘﻌﺎﻟﻰ ﻭﻄﺎ ﻋﺗﻪ‬ Jamaah Jum’at Rahimakumullah. Dan jika tidak kamu kerjakan ( apa yang diperintahkan ) itu berarti kamu tidak menyampaikan amanah – Nya”. Sebagaimana lazimnya. seorang khatib pada kesempatan yang baik ini senatiasa menghimbau dan mengajak kepada para jamaah Jum‟at yang berbahagia agara selalu : 1. Firman – Nya lagi dalam surat Al – Maidah ayat 67 yang berbunyi : . fathanah. ‫ﻮﻁﺭﺩ ﻫﻢ ﻤﻥ ﺭﺤﻤﺗﻪ ﺑﺳﺑﺐ ﺍﻨﻬﻢ ﮐﺎ ﻧﻭ ﺍﻻ ﻳﺘﻧﺎ ﻫﻮﻦ ﻋﻥﻤﻧﻜﺭ ﻔﻌﻟﻭﻩ ﻔﻰ ﺍﻟﺳﺭ ﻭﺍﻠﻌﻠﻥ‬ ‫ ﷲﺍ ﻞﻭﺴﺭ ﺍﺩﻣﺤﻤ ﺎﻧ ﺪﻳﺴ ﻦﺍ ﺩﻬﺷﺍﻭ‬. yang berbunyi : . pada kesempatan ini perkenankanlah pada khutbah Jum‟at ini khatib ingin mencoba menyampaikan sebuah judul “Nabi Muhammad SAW Pembawa Risalah”. Dengan kata lain.‫ﻳﺎﻴﻬﺎ ﺍﻠﻧﺑﻲ ﺍﻧﺎ ﺍﺭﺴﻠﻧﻚ ﺷﺎﻫﺩﺍ ﻮﻤﺑﺸﺭﺍﻭﻧﺬﻳﺭﺍ‬ “Hai Nabi. semoga dengan memperbanyak shalat kepada beliau kita akan mendapat syafa‟atnya di akhirat kelak. Mari meningkatkan sikap taqwa terhadap Allah SWT dengan cara menaati dan mematuhi segala perintah dan menjauhi segala larangan – Nya. Mari meningkatkan puji dan syukur atas nikmat iman dan Islam.‫ﺴﻳﺭﻩ ﻮﺍﺗﺑﻌﻮﺍ ﻄﺭﻳﻗﻪ‬ . sesungguhnya Kami mengutusmu untuk jadi saksi.‫ ﺍﻤﺎ ﺒﻌﺩ ﻓﻴﺎ ﻋﺑﺎﺩﺍﷲ‬.‫ﻳﺎﻴﻬﺎ ﺍﻠﺭﺴﻮﻞ ﺑﻟﻎ ﻣﺎﺍﻧﺯﻞﺍﻠﻳﻚ ﻤﻦ ﺭﺑﻙ ﻭﺍﻦ ﻠﻢ ﺘﻓﻌﻞ ﻔﻤﺎ ﺒﻠﻐﺖ ﺭﺴﺎ ﻟﺘﻪ‬ “Hai rasul.

kepala dingin. Bahkan kaum yang berbuat mencederainya itu sempat di do‟akan : “Ya Allah. berilah mereka petunjuk. Dalam menyampaikan misinya pernah disambut dengan ejekan dan lemparan batu. Langkah ini sebagai taktik dan strategi perjuangan yang harus ditempuh dan ternyata langkah ini mampu memberikan kontribusi kemenangan yang paling gemilang berupa Fathul Makkah. Siapa pun mengakuinya. Nabi SAW pernah mendapatkan suatu piagam penghargaan dari kaum Quraisy sebelum beliau menjadi Nabi berupa gelar “Al – Amin” yang artinya dapat dipercaya. diutusnya Nabi Muhamad SAW ke dunia ini merupakan rahmat bagi alam semesta. Faktor Kebenaran Risalah Risalah kenabian yang datang dari Allah SWT jelas tak bisa diragukan lagi akan kebenarannya. Dengan waktu relatif singkat beliau mampu mengajak umat untuk mengikuti ajarannya demi keselamatan. sesungguhnya mereka itu belum mengerti”. Allah pun telah menjelaskan tentang akhlak rasulullah dalam surat Al – Qalam ayat 4 : . 5. dan pergaulan di tengah – tengah masyarakat. Jamaah Jum’at yang Berbahagia. Faktor Etika ( Akhlak ) Sikap dan perilaku Nabi Muhammad SAW yang sangat terpuji. merupakan modal utama dalam menegakkan hubungan kerjasama. Faktor Taktik dan Strategi Dikarenakan situasi dan kondisi Nabi SAW terpakss melakukan hijrah dari kota Mekah ke Madinah. kesejahteraan dan kebahagiaan hidup masa kini maupun masa mendatang. sebagaimana firman Allah SWT dalam Al – qur‟an surat Al _ Isra‟ ayat 81 : ‫ﺎﻗﻮﻫﺯ ﻦﺎﮐ ﻞﻂﺎﺑﻠﺍ ﻥﺍ ﻞﻂﺎﺑﻠﺍﻖﻫﺯﻭ ﻖﺤﻟﺍ ﺀﺎﺠ ﻝﻗﻮ‬ “Apabila telah datang kebenaran ( hak ). Disini jelaslah faktor Ilahi sangatlah dominan dalam menunjang keberhasilan Nabi Muhammad SAW atas kepemimpinan. Risalah tersebut mampu menguak dan mengusir kebathilan. namun beliau tetap berhati sejuk. pemaaf dan toleran. Faktor Metode ( Cara ) Dengan metode pendekatan yang ditunjang dengan hati keras. 4. Sesungguhnya bathil itu pasti sirna”. Faktor Kepemimpinan Faktor kepemimpinan tak perlu diragukan lagi.. ada satu faktor penentu yang bisa disebut kodrati ( kekuasaan ). . beliau mampu menundukkan musuh – musuhnya. 2.‫ﻠﻗﺪ ﮐﺎﻥ ﻟﻜﻢ ﻓﻲ ﺮﺴﻭﻞ ﺍﷲ ﺍﺴﻭﺓ ﺣﺳﻧﺔ ﻠﻤﻥ ﮐﺎﻥ ﻳﺭﺟﻮﺍﷲﻭﺍﻟﻳﻭﻢ ﺍﻻﺧﺮ ﻭﺬﻛﺭ ﺍﷲ ﻛﺜﻳﺭﺍ‬ “Sesungguhnya telah ada pads diri rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap ( rahmat ) Allah dan ( kedatangan ) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”. 6. sirnalah kebathilan. sebagaimana Allah telah menjelaskan jauh – jauh sebelumnya. Faktor Illahi ( Ketuhanan ) Disamping faktor – faktor tersebut diatas. baik lawan maupun kawan.‫ﻭﺍﻧﻙ ﻠﻌﻟﻰ ﺨﻠﻖ ﻋﻅﻳﻡ‬ “Dan sesungguhnya engkau benar – benar berbudi pekerti agung”. Adapun keberhasilan Rasulullah SAW dalam menyampaikan misinya terhadap umat tiada lain dikarenakan adanya beberapa faktor penunjang antara lain : 1. 3.

‫ ﺍﻤﺎ ﺒﻌﺩ‬. Semua itu Nabi Muhammad SAW tampilkan di pentas panggung perjuangan menggalang umat. ‫ﻡﻳﻫﺍﺭﺑﺍ ﻞﺁ ﻰﻟﻋﻮﻡﻳﻫﺍﺭﺑﺍ ﻰﻟﻋ ﺖﻳﻟﺼ ﺎﻣﮐ‬.‫ﺍﻧﻚ ﺤﻤﻳﺩ ﻤﺠﻴﺪ‬ ‫ﻠﺍﻭ ﺖﺎﻣﻠﺴﻣﻠﺍﻮ ﻥﻴﻣﻠﺴﻣﻠﻠ ﺭﻓﻏﺍ ﻡﻬﻠﻠﺍﺎﻴﻭ ﺖﺍﻮﻣ ﻻﺍﻮ ﻡﻬﻧﻤ ﺀﺎﻴﺣﻻﺍﺖﺎﻧﻤﺆﻣﻠﺍﻭ ﻥﻴﻧﻤﺆﻣ‬ . Sungguh besar pengorbanan Siti Khadijah terhadap suaminya sebagai mitra perjuangan. sebab perjuangan seorang suami tanpa dukungan isteri sulit mencapai keberhasilan maksimal dan optimal. pengarahan. yang diterapkan baik di bidang bimbingan.‫ﺍﻠﻠﻬﻡ ﺍﺮﻧﺎ ﺍﻟﺣﻖ ﺣﻘﺎ ﻮﺍﺮﺯﻘﻧﺎ ﺍﺗﺑﺎ ﻋﻪ ﻮﺍﺭﻧﺎ ﺍﻠﺑﺎﻂﻞﺑﺎﻄﻼ‬ . Berapa banyak kekayaan Siti Khadijah sebagai isteri Nabi Muhammad SAW.taktik dan strategi. agama. Didiklah ibu – ibu kita.‫ﻔﻳﺎ ﺍﻴﻬﺎ ﺍﻠﻤﺴﻠﻤﻮﻥ ﺍﻮﺼﻴﻜﻡ ﻭﺍﻴﺎﻱ ﺒﺗﻗﻮﻯ ﺍﷲ ﺣﻖ ﺗﻘﺎﺘﻪﻮﻻ ﺗﻣﻭﺗﻥ ﺍﻻ ﻮﺍﻧﺗﻢ ﻣﺳﻠﻣﻮﻥ‬ ‫ﺎﻣﻳﺩﻘ ﻪﻳﺒﻧ ﻰﻟﻋ ﻰﻟﺼ ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ‬. percontohan dan keteladanan. dia serahkan harta kekayaannya secara tulus dan ikhlas guna membiayai perjuangan rasulullah SAW.‫ ﺍﻤﺎ ﺒﻌﺩ‬. ‫ﺔﻧﺳﻭ ﻡﻴﺭﮐﻠﺍ ﻪﺒﺎﺘﻜ ﻅﻔﺧﻟﺮﺧﺴﻣﻠﺍﻮ ﻝﻴﺒﺴﻠﺍ ﺀﺍﻭﺴ ﻰﻟﺍ ﻯﺩﺎﻬﻠﺍ‬ ‫ﻥﻳﻣﻠ ﺎﻌﻟﺍ ﻩﺩﺎﺑﻋ ﻦﻤ ﺀﺎﺷ ﻥﻤ ﻢﻳﻅﻌﻠﺍ ﻕﻟﺨﻠﺍ ﻯﺫ ﻪﻴﺒﻧ‬.‫ ﻭﺍﺮﺯﻗﻧﺎ ﺍﺠﺘﻧﺎ ﺑﻪ‬. ada tambahan yang patut dihargai dan diteladani adalah sikap keberanian.‫ﺍﻟﻟﻬﻡ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻫﺫﺍ ﺍﻠﻧﺑﻰ ﻭﺍﻠﺭﺴﻭﻞ ﺍﻟﻌﻈﻳﻡ ﻮﻋﻟﻰ ﺍﻟﻪﻮ ﺍﺼﺤﺎ ﺒﻪ ﺍﺠﻤﻌﻳﻥ‬ . Selain apa yang telah diuraikan di atas. ‫ﻡﻳﻫﺍﺭﺑﺍ ﻞﺁ ﻰﻟﻋﻮﻡﻳﻫﺍﺭﺑﺍ ﻰﻟﻋ ﺖﻜﺭﺎﺑ ﺎﻣﻜ‬. khatib berpesan kepada para jemaah yang berbahagia untuk berkenan menyempatkan diri membina ibu – ibu di rumah. ‫ ﻰﻟﺎﻌﺗ ﻝﺎﻘﻔ‬: ‫ﻥﺍ ﺍﻮﻣﻠﻋﺍﻭﻰﻟﻋ ﻥﻮﻟﺼﻴ ﻪﺗﻛﺋ ﻼﻣﻭ ﷲﺍﻦﺍ‬ . ‫ﻥﻤﻢﻜﺎﻴﺍﻭ ﻰﻧﻌﻓﻧﻭ ﻡﻳﻆﻌﻟﺍ ﻥﺍﺭﻘﻠﺍ ﻰﻔ ﻡﮑﻟﻮ ﻰﻟ ﷲﺍ ﻚﺭﺎﺑﻡﻴﻛﺣﻠﺍ ﺮﻜﺬﻠﺍﻭ ﺖﺎﻴﻻﺍ‬ .‫ﺮﺒﻧﺎ ﺍﺘﻧﺎ ﻔﻰ ﺍﻠﺩﻧﻳﺎ ﺤﺳﻧﺔ ﻮﻔﻰ ﺍﻵﺧﺭﺓ ﺣﺴﻧﺔﻮﻗﻧﺎ ﻋﺫﺍﺏ ﺍﻠﻧﺎﺭ‬ ‫ﺪﺎﺑﻋ ﺭﻜﻧﻤﻠﺍﻭ ﺀﺎﺸﺣﻓﻠﺍ ﻥﻋ ﻰﻬﻧﻴﻭﻰﺑﺭﻗﻠﺍ ﻯﺬ ﺀﺎﺗﻴﺍﻮ ﻦﺎﺴﺤﻻﺍﻮ ﻞﺩﻌﻟﺍ ﺎﺑ ﺭﻤﺈﻴ ﷲﺍﻥﺍ ﷲﺍ‬ . disamping menjadi ibu rumah tangga yang setia mendampingi suami juga sekaligus sebagai mitra perjuangan.‫ﺍﻠﻧﺑﻰ ﻳﺎﺍﻴﻬﺎ ﺍﻣﻧﻭﺍﺼﻟﻮﺍ ﻋﻠﻴﻪ ﻮﺴﻠﻣﻮﺍ ﺘﺴﻠﻳﻣﺎ‬ ‫ﺪﻣﺤﻣ ﻞﺁ ﻰﻟﻋﻮ ﺪﻣﺤﻣ ﻰﻠﻋ ﻞﺻ ﻡﻬﻟﻟﺍ‬. ‫ﻻ ﻩﺩﺣﻮ ﷲﺍ ﻻﺍ ﻪﻠﺇ ﻻ ﻥﺍ ﺪﻬﺷﺍ‬ .‫ﺍﻧﻪ ﻫﻮ ﺍﻟﺴﻣﻴﻊ ﺍﻟﻌﻟﻴﻢ‬ KHUTBAH KEDUA ‫ﻥﻳﻣﻠ ﺎﻌﻟﺍ ﺏﺭ ﻪﻟﻟ ﺩﻣﺣﻠﺍ‬. sebab kaum ibu justeru menduduki posisi terenting dalam hal ini. Perjuangan dalam rangka meiniti karir. baik materi maupun materil. penyuluhan. ‫ﻥﻴﻣﻠﺎﻌﻠﺍ ﻰﻓ‬ . nusa dan bangsa.‫ﻭﺍﻠﺑﻐﻲ ﻴﻌﻅﻜﻡﻠﻌﻟﻜﻡ ﺗﺫﮐﺭﻮﻥ ﻭﻠﺫﻜﺭ ﺍﷲ ﺍﻛﺑﺭ‬ .‫ﻗﺎ ﺿﻲ ﺍﻟﺤﺎﺟﺎﺖ‬ . rela bekorban. Hal ini patut diteladani oleh ibu – ibu muslimat masa kini dan masa mendatang. Demikianlah sekelumit khutbah Jum‟at yang dapat khatib sampaikan pada kesempatan ini semoga bermanfaat. disamping pendamping ibu rumah tangga. Akhirnya sebagai penutup khutbah yang singkat ini.‫ﺴ ﻪﻠﻭﺴﺭﻭﻩﺩﺑﻋ ﺍﺩﻣﺤﻤ ﺎﻧ ﺪﻳﺴ ﻦﺍ ﺩﻬﺷﺍﻭ ﻪﻟ ﻚﻴﺮﺸﻳﺩ ﺍﻻ ﻧﺎﻢ ﻭﺍﻠﺑﺷﺭ‬ .‫ﻙﺮﺎﺑﻮ‬ ‫ﺪﻣﺤﻣ ﻞﺁ ﻰﻟﻋﻮ ﺪﻣﺤﻣ ﻰﻠﻋ‬. maupun perjuangan dalam pengabdian kepada masyarakat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful