I. II. III.

Hari / Tanggal Judul Tujuan

: Jum’at, 30 Maret 2012 : Mengukur Daya Hantar Listrik :1. Memahami proses hantaran listrik dalam larutan

(DHL) Dari Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit 2. Menentukan daya hantar listrik dari larutan elektrolit dan non elektrolit 3. Menentukan perbedaan dari suatu larutan elektrolit dan non elektrolit terhadap daya hantar listriknya IV. Prinsip Dasar Daya hantar listrik (DHL) dapat diukur menggunakan elektroda konduktometer dengan larutan elektrolin dan non elektrolit. V. a. Teori Dasar Daya Hantar Listrik (DHL) Daya hantar listrik didefinisikan sebagai kemampuan dari air untuk menghantarkan arus listrik. Kemampuan ini tergantung pada konsentrasi zat yang terion dalam air. DHL juga dipengaruhi oleh jenis ion, valensi, dan konsentrasi. Adanya CO2 dari udara yang terabsorpsi oleh air dapat menyebabkan bertambahnya harga DHL. Daya hantar listrik (G) suatu larutan bergantung pada jenis dan konsentrasi ion di dalam larutan. Daya hantar listrik berhubungan dengan pergerakan suatu ion di dalam larutan ion yang mudah bergerak mempunyai daya hantar listrik yang besar. DHL dapat dikatakan sebagai penetapan pendahuluan dalam pemeriksaan kualitas air. Dengan mengetahui besarnya DHL, secara garis besar jumlah mineral yang ada dalam air dapat diketahui. Jika DHL-nya tinggi, maka kadar mineralnya tinggi dan sebaliknya jika DHL-nya rendah, maka kadar mineral dalam air tersebut rendah pula. DHL dimana b. / konduktivitas diukur dengan alat conductivity-meter digital, satuan yang digunakan adalah mikros/cm.

Daya Hantar Listrik Suatu Larutan Larutan adalah campuran homogen dari dua jenis atau lebih zat. Uatu larutan

terdiri atas zat pelarut ( solvent ) dan zat terlarut ( solute ). Dilihat dari kemampuannya dalam menghantarkan arus listrik larutan dibedakan menjadi dua, yaitu : 1) Larutan Elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik ditandai lampu menyala pada alat uji elektrolit dan timbulnya gelembung gas pada salah satu atau kedua elektrodanya. Larutan elektrolit dibedakan menjadi dua, yaitu :

a. b. -

Elektrolit kuat : Lampu menyala terang, dan pada permukaan elektroda terdapat Contoh : H2SO4, HCl, HNO3, HBr, HI, HClO4, NaOH, KOH, Ba(OH)2, Ca(OH)2, Elektrolit lemah : Lampu menyala redup/ tidak menyala dan pada permukaan Contoh : HF, HNO2, HCN, H2S, CH3COOH, NH3, Al(OH)3, Fe(OH)3, dsb Menurut Arrhenius, larutan elektrolit mengandung ion yang bergerak bebas.

banyak gelembung gas. Sr(OH)2, NaCl. KCl, Mg(NO3)2, dsb elektroda terdapat sedikit gelembung gas.

Ion inilah yang menghantarkan arus listrik melalui larutannya. Zat elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa. kovalen polar. a. Senyawa ion : Terdiri atas ion, jika senyawa ion dilarutkan dalam air maka ion dapat bergerak bebas dan larutan dapat menghantarkan arus listrik. Padatan / kristal senyawa ion tidak dapat menghantarkan arus listrik , tetapi lelehan senyawa ion dapat menghantarkan arus listrik. b. Senyawa Kovalen Polar : Molekul senyawa kovalen polar dapat diuraikan oleh air membentuk ion. Elektrolit jenis ini meliputi asam dan basa, tetapi lelehan senyawa kovalen terdiri atas molekul netral, maka tidak ada lelehan senyawa kovalen yang dapat menghantarkan arus listrik walaupun bersifat polar.

2)

Larutan Non Elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus

listrik. Hal ini ditandai lampu tidak menyala pada alat uji elektrolit dan tidak terdapat gelembung gas pada permukaan elektrodanya. Contoh : larutan gula, larutan UREA, larutan alkohol dsb. c. Perbandingan sifat-sifat larutan elektrolit dan larutan non elektrolit Larutan Elektrolit Larutan Non Elektrolit

VI. Alat Konduktometer Konduktometri merupakan metode analisis kimia berdasarkan daya hantar listrik suatu larutan.5 % Larutan ZnSO4 0.5 % Larutan NaCl 0.5 % Alkohol . 1) 2) 3) 4) 5) 6) b.1) Dapat menghantarkan listrik 2) Terjadi proses ionisasi terurai menjadi ion-ion 3) Lampu dapat menyala terang atau redup dan ada gelembung gas Contoh: Garam dapur (NaCl) Cuka dapur (CH3COOH) Air accu (H2SO4) Garam magnesium (MgCl2) 1) Tidak dapat menghantarkan listrik 2) Tidak terjadi proses ionisasi 3) Lampu tidak menyala Contoh: Larutan gula (C12H22O11) Larutan urea (CO NH2)2 Larutan alkohol C2H5OH (etanol) Larutan glukosa (C6H12O6) d.5 % Laruan CaCl2 0. a. 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Alat Data Pengamatan Gelas kimia 100 ml ( 2 buah ) Gelas kimia 50 ml ( 2 buah ) Labu ukur 100 ml ( 1 buah ) Corong tangkai pendek ( 1 buah ) Botol semprot Batang pengaduk Bahan Aquadest Air kolam Air kran Air Minum Larutan Gula 0.

5 % sebanyak 0. 1) 2) 3) · · · · · · · · · · 4) 5) d.5 % sebanyak 0.20 Ø Gula ( Glukosa ) 0.5 ram Ø CaCl2 0.5 % sebanyak 0.c.5 gram Ø ZnSO4 0. Cara Kerja Siapkan alat Lalu timbang : Masukan kedalam labu ukur 250 ml Larutkan dengan aquadest sampai tanda batas Masukan kedalam labu ukur 250 ml Larutkan dengan aquadest sampai tanda batas Masukan kedalam labu ukur 250 ml Larutkan dengan aquadest sampai tanda batas Masukan kedalam labu ukur 250 ml Larutkan dengan aquadest sampai tanda batas Kemudian ukur masing-masing DHL beberapa larutan tersebut Siapkan dan nyalakan alat konduktometer Ambil masing-masing larutan tersebut Bilas elektroda dengan aquadest kedalam penampung Masukkan elektroda kedalam larutan secara bergantian Baca angka yang ditampilkan pada layar Konduktometer tersebut Angkat elektroda Kemudian bilasi kembali elektroda dengan aquadest Keringkan dengan tissue Lalu catat hasilnya Lakukan kembali pada larutan selanjutnya Buatlah grafik DHLnya Kemudian simpulkan hasil dari grafik tersebut Hasil Pengamatan Pengukuran Daya Hantar Listrik Sampel yang di uji Aquadest DHL 0.5 gram Ø NaCl 0.5 gram dengan menggunakan alat Konduktometer .5 % sebanyak 0.

16 0.00 VIII. Kesimpulan Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan bahwa. yaitu larutan yang tidak menghantrkan arus listrik.00? Jawab : Karena alkohol merupakan larutan non elektrolit. Zat non elektrolit dalam larutan. Daya hantar listrik larutan elektrolit bergantung pada jenis dan konsentrasinya. Sedangkan larutan elektrolit yang mempunyai daya hantar lemah meskipun konsentrasinya tinggi dinamakan elektrolit lemah. IX. Beberapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik dengan baik meskipun konsentrasinya kecil.68 0.15 0. 1) 2) 3) Reaksi Ion NaCl CaCl2 ZnSO4 Na+ Ca2+ + Zn4+ + + Cl2ClSO- 0.5 % Alkohol Grafik VII.Air kolam Air kran Air minum Larutan Gula 0. Larutan ini terbentuk dari senyawa-senyawa yang tidak terionisasi ketika larut di dalam larutan. Dan larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik disebut larutan non-elektrolit.5 % Larutan CaCl2 0. larutan ini dinamakan elektrolit kuat. tidak terurai menjadi ion-ion tetapi tetap berupa molekul.5 % Larutan NaCl 0. Sehingga semakin banyak jumlah dan jenis elektrolinya akan semakin besar Daya hantar listriknya. Pembahasan 1) Kenapa Alkohol DHLnya 0.5 % Larutan ZnSO4 0.00 0.71 3.21 10.26 5. .

TUJUAN 1. . Yaitu lebih banyak zat terlarutnya dibandingkan dengan aquadest. JUDUL DAYA HANTAR LISTRIK II. Air sebenarnya tidak dapat menghantarkan arus listrik. 2.2) Kenapa Aquadest lebih besar dari air kolam? Jawab : Karena aquadest bukan merupakan air murni. Sehingga konsentrasi di dalam larutannya lebih besar dibanding dengan air kolam. Gerakan rata-rata ion dapat dipelajari secara sederhana. DASAR TEORI Apabila di dalam larutan elektrolit diberikan 2 batang elektroda inert dan diberikan tegangan listrik diantaranya. Proses ini merupakan fenomena transport seperti halnya yang terjadi pada transport molekul gas. karena larutan gula memiliki konsentrasi yang lebih besar di dalamnya. Sehingga daya hantar listrik aquadest lebih kecil dan tidak sama dengan larutan gula. Hingga sekarang fenomena ini masih merupakan topic riset yang menarik. Mempelajari pengaruh konsentrasi terhadap konduktivitas. Perbedaan yang nyata dari fenomena transport yang terjadi dalam molekul gas adalah adanya pengaruh medan listrik dan molekul pelarut. DAYA HANTAR LISTRIK LAPORAN RESMI PRAKTIKUM KIMIA FISIKA II I. 3) Kenapa Aquadest dengan gula berbeda? Harusnya sama! Larutan gula lebih besar daya hantar listriknya. Namun pengaruh dari pelarut dan interaksi listrik antar ion merupakan fenomena kompleks yang masih perlu dipelajari lebih lanjut. Mempelajari pengaruh interaksi listrik antar ion. III. tetapi daya hantar larutan tersebut disebabkan oleh zat terlarutnya. tetapi air dari hasil destilasi atau penyulingan. maka anion-anion akan bergerak kea rah elektroda positif (anoda) dan sebaliknya kation-kation akan bergerak ke arah elektroda negative (katoda).

Oleh karena itu. satuan daya hantar listrik yang digunakan adalah Siemens. Untuk itu digunakan ukuran yang lebih spesifik. maka makin besar konduktansinya. Bila sampel mempunyai tahanan R dalam sel yang sama. Dimana larutan yang biasa digunakan adalah larutan kalium klorida dalam air. Konduktivitas molar biasanya . sel dikalibrasi terlebih dahulu dengan menggunakan larutan yang telah diketahui konduktivitasnya (K*). yaitu konduktivitas molar suatu larutan apabila konsentrasi suatu larutan sebesar 1 molar. Satuan hambatan (tahanan) dinyatakan dalam ohm (Ω). sehingga satuan konduktivitas (k) adalah sm-1 (atau scm-1). Adapun konstanta sel (C) ditentukan dari Dengan R* merupakan tahanan standard an dimensi C adalah (panjang) -1.Konduktansi dan Konduktivitas DHL atau konduktansi adalah ukuran seberapa kuat suatu larutan dapat menghantarkan listrik. Secara matematis dinyatakan : dinyatakan dalan scm2. Tetapi secara resmi. Kadang-kadang juga digunakan konduktivitas ekuivalen. Konsentrasi elektrolit sangat menentukan besarnya konduktivitas suatu larutan. maka konduktivitasnya adalah Konduktivitas Molar (Λm) Konduktivitas digunakan untuk ukuran larutan atau cairan elektrolit. dengan symbol s. dimana 1s = 1 Ω-1 . sehingga konduktivitas ekuivalen adalah konduktivitas molar per muatan. Menghitung konduktivitas secara langsung dari tahanan suatu sample dan dimensi sel L dan A adalah tidak dapat diandalkan karena distribusi arus sangat rumit. Kebalikan dari resitivitas adalah konduktivitas (k) sehingga dapat dituliskan : atau Satuan daya hantar listrik dikenal dengan mho atau ohm-1 (Ω-1). Konduktansi merupakan kebalikan dari hambatan listrik atau tahanan (R). yaitu dengan mempertimbangkan muatan yang dibawa oleh suatu ion dalam larutan. Dalam kenyataannya. dimana makin rendah tahanan larutan. Menurut teori tersebut semestinya besarnya konduktivitas molar tidak dipengaruhi oleh konsentrasi larutan namun kenyataannya konduktivitas molar tidak berbanding lurus dengan konsentrasi. Tahanan sampel bertambah dengan pertambahan panjang (L) dan berkurang dengan penambahan luas penampang lintang (A) dapat dituliskan : Dimana konstanta perbandingan disebut hambatan jenis (resitivitas). Tentu saja keadaan (kondisi gaya yang diterima masingΛm Dimana C adalah konsentrasi molar elektrolit yang ditambahkan.mol-1 . ukuran konduktivitas sendiri tidak dapat digunakan untuk ukuran suatu larutan.

9 155. 3.0125 M 182.4 158.5 124. 2. .6 160. Dalam prakteknya.1 M 196.0 Daya Hantar Listrik 0.1 170. DATA PENGAMATAN No.Siswa dapat mengamati gejala . 6.Siswa dapat membedakan larutan yang termasuk elektrolit kuat dan elektrolit lemah.masing ion) dalam konsentrasi 1 molar berbeda dengan konsentrasi yang lebih kecil maupun yang lebih besar lagi.1 M NaCl 0. .4 0. 5.1 M KOH 0.3 172. Secara umum. Penjelasan mengenai gaya tarik menarik ini sangatlah rumit dan dijelaskan oleh elektrodinamika kuantum. Larutan KCl 0.0 178.0 146. . Tujuan Praktikum .3 126.8 157.5 144 110. IV. ikatan kimia yang kuat diasosiasikan dengan transfer elektron antara dua atom yang berpartisipasi.1 M CH3COOH 0.gejala hantaran litrik melalui larutan.7 177.025 M 199.05 M 0. 4.6 155. tetapi turun dengan tajam hingga nilai rendah saat konsentrasi bertambah.4 159.3 141. II. Sifat umum elektrolit kuat adalah bila konduktivitas molarnya hanya sedikit berkurang dengan bertambahnya konsentrasi. Namun penggolongan ini bergantung juga pada zat terlarut maupun pelarut yang digunakan.1 M CaCL2 0.1 M HCL 0.2 175. Sedangkan sifat umum elektrolit lemah adalah bila konduktivitas molarnya normal pada konsentrasi mendekati nol.5 173.0 LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA MENGUJI DAYA HANTAR LISTRIK PADA LARUTAN I.Siswa dapat membedakan larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. Dasar Teori Ikatan Ikatan kimia adalah sebuah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik antara dua atom atau molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomik atau poliatomik menjadi stabil. 1.2 143. 1.1 M NaOH 0. Hal inilah yang menyebabkan perbedaan konduktivitas molar. menunjukkan adanya 2 golongan elektrolit. dimana sebagai contohnya adalah lithium klorida yang merupakan elektrolit kuat dalam air tetapi di dalam propanon merupakan elektrolit lemah. 7.4 129. Selain itu ikatan kimia juga menentukan struktur suatu zat.2 107.9 125.5 145. Pengukuran ketergantungan konduktivitas molar pada konsentrasi. kristal. Ikatan kimia menjaga molekul-molekul.9 170.7 192. para kimiawan biasanya bergantung pada teori kuantum atau penjelasan kualitatif yang kurang kaku (namun lebih mudah untuk dijelaskan) dalam menjelaskan ikatan kimia. dan gas-gas diatomik untuk tetap bersama.1 M 0.

ikatan kovalen dan ikatan ion dianggap sebagai ikatan "kuat". Sehingga terlihat bahwa satu atom klorin membutuhkan + satu atom + - natrium.1. . Misalnya pada garam meja (natrium klorida). Ikatan ion Ikatan ion atau ikatan elektrokovalen adalah jenis ikatan kimia yang dapat terbentuk antara ion-ion logam dengan non-logam (atau ion poliatomik seperti amonium) melalui gaya tarik-menarik elektrostatik. terjadinya Perbedaan keelektronegati-fan elektron.1. Ikatan kovalen terjadi karena adanya pemakaian bersama elektron dari atom-atom yang membentuk ikatan kimia. serah-terima Senyawa biner logam alkali dengan golongan halogen semuanya bersifat ionik. Struktur tiga dimensi natrium klorida dapat digunakan untuk menjelaskan susunan senyawa ion. stabilitas tarikan dan tolakan yang terbentuk di antara atom-atom ketika mereka berbagi elektron dikenal sebagai ikatan kovalen. + 1. Apabila terjadi reaksi antara natrium dan klorin maka atom klorin akan menarik satu elektron natrium. Pada umumnya. Akibatnya natrium menjadi ion positif dan klorin menjadi ion negatif. ion positif natrium (Na ) tidak hanya berikatan dengan satu ion negatif klorin (Cl ) tetapi satu ion Na dikelilingi oleh 6 ion Cl demikian juga sebaliknya. Natrium merupakan logam dengan reaktivitas tinggi karena mudah melepas elektron dengan energi ionisasi rendah sedangkan klorin merupakan nonlogam dengan afinitas atau daya penagkapan elektron yang tinggi. Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa ikatan "lemah" yang paling kuat dapat lebih kuat daripada ikatan "kuat" yang paling lemah. Singkatnya. Ikatan ion hanya dapat tebentuk apabila unsur-unsur yang bereaksi mempunyai perbedaan daya yang tarik electron besar (keeelektronegatifan) ini memungkinkan cukup besar. Ketika natrium (Na) dan klor (Cl) bergabung. membentuk kation (Na ). atom-atom natrium kehilangan elektron. Pada umumnya ikatan kovalen terjadi antara atom-atom bukan logam. Ikatan Kovalen Ikatan kovalen adalah sejenis ikatan kimia yang dikarakterisasikan oleh pasangan elektron yang saling terbagi (kongsi elektron) di antara atom-atom yang berikatan. jika berinteraksi akan terjadi pemakaian electron secara bersama-sama oleh atom-atom yang berikatan. Dalam struktur senyawa ion - natrium klorida. Ion-ion ini kemudian saling tarik-menarik untuk membentuk natrium klorida. ikatan ion terbentuk dari gaya tarik-menarik antara dua ion yang berbeda muatan. Senyawa logam alkali tanah juga bersifat ionik. sedangkan ikatan hidrogen dan ikatan van der Waals dianggap sebagai ikatan "lemah".1 Pembentukan Ikatan Ion Telah diketahui sebelumnya bahwa ikatan antara natrium dan klorin dalam narium klorida terjadi karena adanya serah terima elektron.2 Susunan Senyawa Ion Aturan oktet menjelaskan bahwa dalam pembentukan natrium klorida. Atom yang memiliki nilai elektronegativitasnya sama atau mirip. Dengan kata lain. sedangkan atom-atom klor menerima elektron untuk membentuk anion (Cl ).Kekuatan ikatan-ikatan kimia sangatlah bervariasi. natrium akan melepas satu elektron sedangkan klorin akan menangkap satu elektron. Adanya ion positif dan negatif memungkinkan terjadinya gaya tarik antara atom sehingga terbentuk natrium klorida. 1. kecuali untuk beberapa senyawa yang terbentuk dari berilium.

bentuk molekul yang terjadi simetris beda keelektronegatifan antaratom yang berikatan sangat kecil dan mendekati nol tidak terdapat pasangan elektron bebas di sekitar atom pusat. Gambar senyawa HCl dapat diklik disini Pada umumnya jika ikatan kovalennya polar dan bentuk molekul asimetris maka senyawanya polar. Senyawa yang berikatan kovalen juga disebut senyawa kovalen. BeCl3.1 Ikatan Kovalen Polar Jika dua atom non logam berbeda kelektronegatifannya berikatan. 1. Elektrolit merupakan . Elektrolit bisa berupa air. 2.Hampir semua senyawa kovalen terbentuk dari atom-atom non-logam. HBr. Pada dasarnya untuk menggambarkan ikatan kovalen polar maupun non polar yaitu dengan menggunakan struktur lewis. Elektron persekutuan akan bergeser ke arah atom yang lebih elektronegatif akibatnya terjadi pemisahan kutub positif dan negatif. sehingga pasangan elektron lebih tertarik ke arah Cl. Hal ini terjadi karena beda keelektronegatifan kedua atomnya.2. Cl mempunyai keelektronegatifan yang lebih besar dari H. maka pasangan electron ikatan akan lebih tertarik ke atom yang lebih elektronegatif. H2O. dan garam kuat. PCl3.2 Ikatan Kovalen Non Polar Ikatan kovalen non polar memiliki ciri-ciri sebagai berikut : a.2. Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Larutan Elektrolit Elektrolit adalah suatu zat yang larut atau terurai ke dalam bentuk ion-ion dan selanjutnya larutan menjadi konduktor elektrik. Elektrolit umumnya berbentuk asam. Struktur lewis adalah lambing atom yang dikelilingi sejumlah electron valensi yang akan disumbangkan dari setiap atom yang akan berikatan. b. c. Dua atom nonlogam saling menyumbangkan elektron sehingga tersedia satu atau lebih pasangan elektron yang dijadikan milik bersama. BeCl4. C2H5OH 1. Ikatan yang dicirikan oleh perpindahan muatan secara parsial disebut kovalen polar. ion-ion merupakan atom-atom bermuatan elektrik. electron yang akan disumbangkan adalah electron yang belum berpasangan. Pada umumnya semakin besar perbedaan kelektronegarifan maka semakin polar senyawanya. Dalam senyawa HCl ini. Pengukuran dilaboratorium menunjukkan bahwa pada umumnya ikatan yang nyata tidak sepenuhnya kovalen tetapi memiliki campuran sifat ionic dan kovalen. NH3. C2H6 Pada umumnya bila suatu unsure non logam bersenyawa dengan unsure logam lain. basa. Contoh: HCl. contoh molekul yang berikatan kovalen murni dan bersifat nonpolar adalah CH4. basa atau berupa senyawa kimia lainnya. asam. basa atau garam. akibatnya H relatif lebih elektropositif sedangkan Cl relatif menjadi elektronegatif. CH3COOH. CO2. masingmasing atom akan menyumbangkan electron untuk digunakan bersama membentuk ikatan kovalen. Beberapa gas tertentu dapat berfungsi sebagai elektrolit pada kondisi tertentu misalnya pada suhu tinggi atau tekanan rendah. Elektrolit kuat identik dengan asam.

2. Pada larutan non elektrolit. atau bentuk liquid dan aqueous. molekul-molekulnya tidak terionisasi dalam larutan. sehingga tidak ada ion yang bermuatanyang dapat menghantarkan arus listrik. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sempurna menjadi ion-ion ehingga dalam larutan tersebut banyak mengandung ion-ion. elektron ini terperangkap dalam lapisan potensial listrik atom tertentu dan melepas kelebihan energi akibat proses tumbukan. ion yang bermuatan positif atau ion yang bermuatan negatif. tetapi masih terdapat gelembung gas pada elektrodanya. Sebagian besar senyawa yang berikatan ion merupakan elektrolit sebagai contoh ikatan ion NaCl yang merupakan salah satu jenis garam yakni garam dapur. Persamaan dan Perbedaan Elektrolit Kuat Terionisasi sempurna Menghantarkan arus listrik Lampu menyala terang Terdapat gelembung gas Elektrolit Lemah Terionisasi sebagian Menghantarkan arus listrik Lampu menyala redup Terdapat + - No 1 2 3 4 gelembung gas 3.1. sedangkan dalam bentuk solid atau padatan senyawa ion tidak dapat berfungsi sebagai elektrolit.2 Larutan Elektrolit Lemah Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat memberikan nyala redup ataupun tidak menyala. Ion yang bermuatan positif dihasilkan ketika sebuah elektron yang terikat pada atom (atau molekul) menyerap cukup energi untuk lepas dari potensi listrik yang mengikatnya. Dalam persamaan reaksi.senyawa yang berikatan ion dan kovalen polar. ionisasi elektrolit lemah ditandai dengan panah dua arah (bolak-balik). Energi ini menyebabkan elektron terlepas dari ikatan atom dan menjadi elektron bebas. Sebagai contoh larutan NaCl. Ionisasi Ionisasi adalah proses fisika dari pengubahan atom atau molekul menjadi sebuah ion dengan menambahkan atau menyingkirkan partikel bermuatan seperti elektron. Proses ionisasi berlangsung secara berbeda bergantung pada produk yang akan dihasilkannya. 2. Energi yang dibutuhkan untuk proses ini disebut energi ionisasi atau potensial ionisasi.1Larutan Elektrolit Kuat Lrutan elektrolit kuat adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Larutan Non Elektrolit larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dan tidak menimbulkan gelembung gas. Kemudian.1. Jika padatan NaCl dilarutkan dalam air maka NaCl akan terurai sempurna menjadi ion Na dan Cl . . NaCl dapat menjadi elektrolit dalm bentuk larutan dan lelehan. Perhatikan reaksi berikut. Ion bermuatan negatif dihasilkan ketika elektron bebas bertumbukan dengan atom. Hal ini disebabkan tidak semua terurai menjadi ion-ion (ionisasi tidak sempurna) sehingga dalam larutan hanya ada sedikit ion-ion yang dapat menghantarkan arus listrik.

Ionisasi sekuensial pada dasarnya mendeskripsikan bahwa bilangan muatan ion hanya didapatkan dari bilangan muatan terdekatnya saja sebanyak satu bilangan. Energi ionisasi kedua adalah energi yang dibutuhkan untuk melepas satu lagi elektron terluar dari atom dalam wujud gas setelah elektron pertama berhasil dilepaskan untuk membentuk ion gas yang bermuatan 2+. Kemudian. Besarnya tarikan inti dipengaruhi oleh: 3. Energi ionisasi pertama adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar (elektron yang paling mudah dilepaskan) dari atom dalam wujud gas untuk menghasilkan ion gas yang bermuatan 1+. Sehingga semakin kuat tarikan inti. energi ionisasinya akan semakin tinggi.2 Faktor yang Mempengaruhi Energi Ionisasi Energi ionisasi menunjukkan seberapa besar energi yang dibutuhkan untuk melepaskan elektron dari tarikan inti.     Alat Power suply Kabel Gelas kimia Kit uji elektrolit 2. 3. Seperti contoh. 3. 3. ionisasi dapat dibagi menjadi dua tipe: ionisasi sekuensial dan ionisasi nonsekuensial. Elektron yang lebih dekat dengan inti akan ditarik lebih kuat dibandingkan dengan elektron yang berada pada lapisan terluar atom. Alat dan Bahan 1. III. Semua unsur mempunyai energi ionisasi pertama.2. Energi ionisasi kedua suatu unsur biasanya selalu lebih besar daripada ionisasi pertamanya.1 Energi Ionisasi Seperti telah dibahas. Nilainya bervariasi dari 381 kJ/mol (yang sangat rendah) hingga 2370 kJ/mol (yang sangat tinggi). Energi ionisasi yang tinggi menunjukkan tarikan inti terhadap elektron sangat kuat. Energi ionisasi dinyatakan dalam kJ/mol (kilojoule per mol). Bahan    Larutan garam dapur (NaCl) secukupnya Larutan asam cuka (CH3COOH) secukupnya Larutan asam klorida (HCl) secukupnya .2 Jarak elektron dari inti. Tarikan inti terhadap elektron berbanding terbalik dengan jaraknya. ion bermuatan +2 hanya bisa didapatkan dari ion bermuatan +1 atau +3 saja. energi ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron dari kulit paling luar suatu atom.Secara umum.I pertama = 2370 kJ/mol) secara alami tidak dapat membentuk ion positif karena energi ionisasinya sangat besar.1 Muatan inti. semakin banyak proton dalam inti maka muatan intinya akan semakin positif sehingga tarikan inti terhadap elektron semakin kuat. Helium (E. ternyata ada tingkatan-tingkatan dalam energi ionisasi.2.

Dengan cara yang sama. redup. Amati perubahan yang terjadi dan apakah lampu menyala catat dalam tabel pengamatan. 5. Larutan garam dapur (NaCl) + Larutan NaCl dapat menghantarkan arus listrik karena semua molekul NaCl dapat terurai menjadi ion Na - dan Cl (terionisasi secara sempurna). Akibatnya gelombang udara sangat banyak dan nyala lampu cukup terang. Kami mendapatkan data yang dapat kita lihat di Tabel Pengamatan. Bersihkan dulu elektroda dengan air dan keringkan. Tabel Pengamatan Nyala Lampu No Larutan (Terang. Analisa Berdasarkan praktikum yang kami lakukan untuk menguji daya hantar listrik pada larutan. Bersihkan semua peralatan yang akan digunkan dan keringkan 2. 2. 4. 6. Larutan asam cuka (CH3COOH) . Sehingga larutan NaCl dapat digolongkan sebagai larutan elektrolit kuat. banyak/sedikit) Ada dan Banyak Ada dan Sedikit Ada dan Banyak Ada dan Banyak Tidak Ada Ada dan Sedikit Ada dan Sedikit Ada dan Banyak Tidak Ada VI. V. 3. Ujilah daya hantar listriknya dengan menggunakan rangkaian alat penguji elektrolit dengan cara mencelupkan elektroda kedalam larutan. Masukkan larutan garam dapur NaCl secukupny ke dalam gelas kimia yang kering dan bersih. tdak menyala) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Larutan garam dapur (NaCl) Larutan asam cuka (CH3COOH) Larutan asam klorida (HCl) Larutan natrium hidroksida (NaOH) Larutan gula (C12H22O11) Air sumur / karena (H2O) Larutan Amonia / NH3 Larutan asam sulfat (H2SO4) Alkohol Terang Tidak Menyala Terang Terang Tidak Menyala Tidak Menyala Tidak Menyala Terang Tidak Menyala Gelembung Udara (Ada/tidak. Berikut merupakan penjelasan dari data tersebut : 1. Prosedur Percobaan 1.      Larutan natrium hidroksida (NaOH) secukupnya Larutan gula (C12H22O11) secukupnya Air sumur / karena (H2O) secukupnya Larutan Amonia / NH3 secukupnya Larutan asam sulfat (H2SO4) secukupnya Alkohol secukupnya IV. ujilah daya hantar larutan lain yang tersedia.

Akibatnya gelombang udara sangat banyak dan nyala lampu cukup terang. 7. Sehingga larutan HCl dapat digolongkan sebagai larutan elektrolit kuat. + - 5. Kesimpulan Berdasarkan praktikum yang kami lakukan. 2- Sehingga larutan H2O dapat digolongkan sebagai larutan elektrolit lemah. Akibatnya gelombang udara sedikit dan lampu tidak menyala. 1. Larutan yang digolongkan sebagai larutan non elektrolit apabila larutan yang dialiri listrik tidak menyebabkan lampu menyala dan tdak memilki gelembung udara. Pertanyaan 1. Larutan amonia (NH3) Larutan NH3 dapat menghantarkan arus listrik karena sebagian molekul NH3 dapat terurai menjadi ion H2 +2 dan O (terionisasi tidak sempurna). Larutan elektrolit dibedakan lagi menjadi 2 berdasarkan terang atau redup nyala lampunya dan berdasarkan banyak atau sedikitnya gelembung udaranya.Larutan CH3COOH dapat menghantarkan arus listrik karena sebagian molekul CH 3COOH dapat terurai menjadi ion H dan CH3COO (terionisasi tidak sempurna). 4. Akibatnya gelombang udara sedikit dan lampu tidak menyala. VII. 3. Sehingga larutan NaOH dapat digolongkan sebagai larutan elektrolit kuat. Akibatnya gelombang udara sedikit dan lampu tidak menyala. VIII. Larutan yang memiliki nyala lampu terang dan bergelembung uadara banyak dapat digolongkan sebagai larutan elektrolit kuat sedangkan yang memiliki nyala redup atau tidak menyala dan bergelembung udara sedikit saat dialiri listrik digolongkan sebagai larutan elektrolit lemah.Gejala apakah yang menandai hantaran listrik melalui larutan? Jawab : . 6. 2. maka kami menyimpulkan sebagai berikut. 2- Sehingga larutan NH3 dapat digolongkan sebagai larutan elektrolit lemah. 3. Larutan yang dapat digolongkan sebagai larutan elektrolit adalah larutan yang apabila kita aliri dengan arus listrik maka larutan tersebut dapat menyalakan bohlam dan/atau terjadi gelembung udara pada larutan. Sehingga larutan NaCl dapat digolongkan sebagai larutan elektrolit lemah. Akibatnya gelombang udara sangat banyak dan nyala lampu cukup terang. Larutan asam klorida (HCl) Larutan HCl dapat menghantarkan arus listrik karena semua molekul NaCl dapat terurai menjadi ion H + + - dan Cl (terionisasi secara sempurna). Larutan gula (C12H22O11) Air sumur (H2O) Larutan H2O dapat menghantarkan arus listrik karena sebagian molekul H 2O dapat terurai menjadi ion H2 +2 dan O (terionisasi tidak sempurna). Larutan natrium hidroksida (NaOH) Larutan NaOH dapat menghantarkan arus listrik karena semua molekul NaOH dapat terurai menjadi ion Na dan OH (terionisasi secara sempurna).

larutan manakah yg zat terlarutnya tergolong : a. 2. Di antara larutan elektrolit itu. Kelompokkan bahan-bahan yang diuji ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit! Jawab : No 1 2 Larutan Elektrolit Larutan garam dapur (NaCl) Larutan asam cuka (CH3COOH) Larutan asam klorida (HCl) No 1 2 Larutan Non Elektrolit Larutan gula (C12H22O11) Alkohol 3 4 Larutan natrium hidroksida (NaOH) Air sumur / karena (H2O) Larutan Amonia / NH3 5 6 7 Larutan asam sulfat (H2SO4) 3.Yang menandai terjadinya hantaran melalui larutan pada praktik ini adalah menyalanya lampu dan adanya gelembung udara yang dihasilkan oleh larutan. Senyawa ion b. Senyawa kovalen Jawab : No 1 Senyawa Ion Larutan garam dapur (NaCl) No 1 Senyawa Kovalen Larutan asam klorida (HCl) . Kelompokkan bahan-bahan yang diuji ke dalam elektrolit kuat (lampu menyala) dan elektrolit lemah (lampu tidak menyala)! Jawab : No 1 2 3 4 Larutan Elektrolit Kuat Larutan garam dapur (NaCl) Larutan asam klorida (HCl) Larutan natrium hidroksida (NaOH) Larutan asam sulfat (H2SO4) No 1 2 3 Larutan Elektrolit Lemah Larutan asam cuka (CH3COOH) Air sumur / karena (H2O) Larutan Amonia / NH3 5 4.

B. H2SO4 Jawab : No 1 Larutan Larutan garam dapur (NaCl) Larutan asam cuka (CH3COOH) NaCl(aq) CH3COOH(aq) HCl(aq) NaOH(aq) H2SO4(aq) Reaksi Ionisasi + Na (aq) + Cl (aq) + CH3COO – (aq) – - H + H (aq) + (aq) 2 Larutan asam klorida (HCl) Larutan natrium hidroksida + Cl (aq) 3 4 (NaOH) Larutan asam sulfat (H2SO4) Na + (aq) + OH – (aq) 2(aq) 2+ H2 (aq) + SO4 5 TUJUAN Menguji daya hantar listrik berbagai larutan dalam air.2 Larutan natrium hidroksida (NaOH) 2 3 Larutan asam sulfat (H2SO4) Larutan asam cuka (CH3COOH) Air sumur / karena (H2O) 4 5 Larutan Amonia / NH3 5. larutan digolongkan menjadi dua yaitu larutan elektrolit dan nonelektrolit. NaOH e. CH3COOH c. Sehingga larutan elektrolit tersebut dapat menghantarkan arus listrik. . Larutan elektrolit adalah larutan yang memiliki kemampuan menghantarkan arus listrik. yaitu pembentukan ion + dan ion – dari suatu zat elektrolit dalam air. NaCl b. DASAR TEORI Ditinjau dari kemampuannya menghantarkan arus listrik. Tuliskan reaksi ionisasi dari larutan : a. HCi d. 6. Apakah penyebab larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik? Jawab : Karena telah terjadi reaksi ionisasi pada larutan elektrolit.

HCI. NaOH. Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik Karena molekul-molekul zat terlarut teruari menjadi ion-ion positif dan ion-ion negative. Elektrolit kuat merupakan elektrolit yang dalam larutanya dapat menghasilkan ion. sehingga daya hantar listriknya kurang baik. Contoh: HCN.Larutan non elektrolit adlah zat yang dlam larutanya tidak terionisasi atau zat yang dalam larutanya tidak mempunyai kemampuan menghantarkan arus listrik. Contoh : H2SO4. Dlam menghantarkan arus listrik kekuatan elektrolit berbeda-beda. Elektrolit lemah merupakan elektrolit yang dalam larutannya sedikit menghasilkan ion. 11 buah Rangkaian alat penguji elektrolit 1 buah Baterai besar 4 buah Ember. kain lap dan tissue Batang karbon 2 buah Percis Air suling (aqua) 2 botol besar Larutan gula Larutan cuka Garam kasar Air jeruk asam Larutan alkohol Larutan urea Larutan aki Air laut . C. Elektrolit dibedakn menjadi elektrolit kuat dan elektrolit lemah. CH3COOH. NH4OH. ALAT DAN BAHAN                Gelas kimia 100 ml. dll.

E. Bersihkan elektroda dengan menyemprotkan air dan keringkan dengan kertas tissue setiap mengganti larutan. 4. Susunlah alat penguji elektrolit 2. CARA KERJA 1. Ujilah masing-masing larutan pada cara kerja 2 dengan mencelupkan kedua elektroda dan amatilah dengan baik! Apa yang terjadi pada lampu dan kedua elektroda?. 4. HASIL PENGAMATAN NO BAHAN LAMPU MENYALA/ TIDAK Tidak Tidak Redup Ada GELEMBUNG GAS ADA / TIDAK ADA Tidak Tidak Ada Ada 1.D. Isilah gelas kimia sebagai berikut: Gelas kimia 1 dengan air suling Gelas kimia 2 dengan larutan gula Gelas kimia 3 dengan larutan cuka Gelas kimia 4 dengan larutan garam Gelas kimia 5 dengan larutan aki Gelas kimia 6 dengan larutan alcohol Gelas kimia 7 dengan larutan urea Gelas kimia 8 dengan air jeruk Gelas kimia 9 dengan air hujan Gelas kimia 10 dengan air laut 3. 3. 2. Air suling Larutan gula Larutan asam cuka Larutan garam .

10. 10.5. Larutan urea Larutan aki Larutan alkohol Air jeruk Air hujan Air laut Tidak Ada Tidak Redup Redup Ada Tidak Ada Tidak Ada Ada Ada F. 8. 9. 9. 2. Zat manakah yang merupakan elektrolit kuat dan manakah yang merupakan elektrolit lemah? Sebutkan! 1) Elektrolit kuat Larutan aki (H2SO4) Larutan garam (NaCI) Air laut (H2O) . 4. PERTANYAAN 1. 3. Air suling Larutan gula Larutan asam cuka Larutan garam Larutan urea Larutan aki Larutan alkohol Air jeruk Air hujan Air laut H2O C6H12O6 CH3COOH NaCI CO(NH2)2 H2SO4 C2H5OH C5H7COOHC5H H2O H2O √ (lemah) √ (lemah) √ (kuat) √ (kuat) √ (lemah) √ (kuat) √ √ √ √ 2. 7. 6. 7. 6. 8. 5. Isilah rumus kimia zat dan tandailah dengan tanda (√) sesuai dengan hasil pengamatan!. NO NAMA ZAT RUMUS ZAT ELEKTROLIT NON ELEKTROLIT 1.

4. Senyawa kovalen Air suling (H2O) Air hujan (H2O) Larutan gula (C6H12O6) Larutan urea CO(NH2)2 larutan alkohol (C2H5OH) 5. NH4OH Na+ + CINH4+ + OH- . Diantara larutan elektrolit diatas manakah yang zat terlarutnya berasal dari senyawa ion dan senyawa kovalen? 1. Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik? Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena molekul-molekul zat terlarut terurai menjadi ion-ion positif dan ion-ion negatif. Senyawa ion Larutan asam cuka (CH3COOH) Larutan garam (NaCI) Larutan aki (H2SO4) Air jeruk (C5H7COOHC5H) Air laut 2.2) Elektrolit lemah Larutan cuka (CH3COOH) Air jeruk (C5H7COOHC5H) Air hujan (H2O) 3. HaCI b. tuliskan reaksi ionisasi dari zat-zat berikut: a.

NH4OH. Contoh : H2SO4. NaOH.+ H+ H+ + CINa+ + OH2H+ + SO42- KESIMPULAN Kesimpulan yang dapat kami ambil dari laporan tesebut ialah : Ditinjau dari kemampuannya menghantarkan arus listrik. Elektrolit dibedakn menjadi elektrolit kuat dan elektrolit lemah. Elektrolit kuat merupakan elektrolit yang dalam larutanya dapat menghasilkan ion. HCI. Larutan non elektrolit adlah zat yang dlam larutanya tidak terionisasi atau zat yang dalam larutanya tidak mempunyai kemampuan menghantarkan arus listrik. Elektrolit lemah merupakan elektrolit yang dalam larutannya sedikit menghasilkan ion. Contoh: HCN.c. Dlam menghantarkan arus listrik kekuatan elektrolit berbeda-beda. dll. CH3COOH. H3COOH d. Larutan elektrolit adalah larutan yang memiliki kemampuan menghantarkan arus listrik. H2SO4 CH3COO. sehingga daya hantar listriknya kurang baik. NaOH f. HCI e. LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA Uji Daya Hantar Listrik Larutan . larutan digolongkan menjadi dua yaitu larutan elektrolit dan nonelektrolit.

kedua-duanya bersifat merubah energi kimia menjadi energi listrik.Tanggal Tujuan : 28 Januari 2010 : Menguji daya hantar listrik beberapa larutan serta Mengamati gejala berlangsungnya hantaran arus Listrik Teori Dasar : Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang menyimpan energi dan mengeluarkan tenaganya dalam bentuk listrik. Elektroda adalah konduktor yang digunakan untuk bersentuhan dengan bagian atau media nonlogam dari sebuah sirkuit (misal semikonduktor.seng (Zn) sebagai katoda (kutub negatif baterai) 3. adapun ketentuan mengenai KHA kabel listrik diatur dalam spesifikasi SPLN. . Sedangkan tegangan listrik dinyatakan dalam Volt. Pada tegangan 220 Volt dan KHA 10 Ampere. Sebuah baterai biasanya terdiri dari tiga komponen penting. Ungkapan kata ini diciptakan oleh ilmuwan Michael Faraday dari bahasa Yunani elektron (berarti amber. dan hodos sebuah cara).pasta sebagai elektrolit (penghantar) Baterai yang biasa dijual (disposable/sekali pakai) mempunyai tegangan listrik 1. besar daya yang diterima dinyatakan dalam satuan Watt. karena menggunakan reaksi kimia yang bersifat tidak bisa dibalik (irreversible reaction). Kabel listrik adalah media untuk menyalurkan energi listrik.5 volt. sebab parameter hantaran listrik ditentukan dalam satuan Ampere. Ada juga yang dinamakan rechargeable battery.batang karbon sebagai anoda (kutub positif baterai) 2. Isolator disini adalah bahan pembungkus kabel yang biasanya terbuat dari karet atau plastik. sedangkan baterai isi ulang disebut dengan baterai sekunder. yaitu: 1. seperti yang biasa terdapat pada telepon genggam. Kemampuan hantar sebuah kabel listrik ditentukan oleh KHA (kemampuan hantar arus) yang dimilikinya. sebuah kabel listrik dapat menyalurkan daya sebesar 220V x 10A = 2200 Watt. Baterai sekali pakai disebut juga dengan baterai primer. Baterai primer hanya bisa dipakai sekali. Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang karena reaksi kimianya bersifat bisa dibalik (reversible reaction). yaitu baterai yang dapat diisi ulang. Sebuah kabel listrik terdiri dari isolator dan konduktor. Baterai ada yang berbentuk tabung atau kotak. Kemampuan hantar arus ditentukan oleh luas penampang konduktor yang berada dalam kabel listrik. Baik baterai primer maupun baterai sekunder. yang merupakan perkalian dari Ampere x Volt = Watt. sedangkan konduktornya terbuat dari serabut tembaga ataupun tembaga pejal. elektrolit atau vakum).

Dari kesimpulan yang diperoleh. Asam cuka memiliki rumus empiris C2H4O2. Kata "lampu" dapat juga berarti bola lampu. Larutan yang dapat memberikan lampu terang. asam etanoat atau asam cuka adalah senyawa kimia asam organik yang dikenal sebagai pemberi rasa asam dan aroma dalam makanan. Jenis dan konsentrasi (kepekatan) suatu larutan dapat berpengaruh terhadap daya hantar listriknya. Larutan asam asetat dalam air merupakan sebuah asam lemah. Setiap elektroda dapat menjadi sebuah anoda atau katoda tergantung dari tegangan listrik yang diberikan ke sel elektrokimia tersebut. kata-kata yang juga diciptakan oleh Faraday. EKG.7°C. Asam asetat merupakan pereaksi kimia dan bahan baku industri yang penting. Untuk menunjukkan kekuatan elektrolit digunakan derajat ionisasi yaitu jumlah ion bebas yang dihasilkan oleh suatu larutan. makin kuat elektrolit tersebut. maka Anda telah mendapatkan larutan gula. Jenis elektroda · Elektroda untuk kegunaan medis. Asam asetat murni (disebut asam asetat glasial) adalah cairan higroskopis tak berwarna. Di rumah tangga.Elektroda dalam sel elektrokimia dapat disebut sebagai anoda atau katoda. Asam asetat merupakan salah satu asam karboksilat paling sederhana. dan memiliki titik beku 16. pada persamaan reaksi ionisasi elektrolit kuat ditandai dengan anak panah satu arah ke kanan. Dalam proses ionisasinya. Umumnya elektrolit kuat adalah larutan garam. atau CH3CO2H. Jika Anda melarutkan 2 sendok makan gula putih (pasir) ke dalam segelas air. ECT. asam asetat digunakan sebagai pengatur keasaman. defibrilator · Elektroda untuk teknik elektrofisiologi dalam riset biokedokteran · Elektroda untuk eksekusi oleh kursi listrik · Elektroda untuk proses lapis listrik atau penyepuhan · Elektroda untuk pengelasan busur listrik · Elektroda untuk proteksi katodik · Elektroda inert untuk hidrolisis (misalnya yang terbuat dari platinum) Lampu adalah sebuah peranti yang memproduksi cahaya. Anoda ini didefinisikan sebagai elektroda di mana elektron datang dari sel elektrokimia dan oksidasi terjadi. Asam asetat digunakan dalam produksi polimer seperti polietilena tereftalat. maka laurtan ini merupakan elektrolit kuat. Rumus ini seringkali ditulis dalam bentuk CH3-COOH. setelah asam format. CH3COOH. arutan adalah campuran yang bersifat homogen atau serbasama. Dalam industri makanan. Makin besar harga . elektrolit kuat menghasilkan banyak ion maka  = 1 (terurai senyawa). artinya hanya terdisosiasi sebagian menjadi ion H+ dan CH3COO-. Asam asetat. selulosa asetat. dan polivinil asetat. dan katoda didefinisikan sebagai elektroda di mana elektron memasuki sel elektrokimia dan reduksi terjadi. Elektroda bipolar adalah elektroda yang berfungsi sebagai anoda dari sebuah sel elektrokimia dan katoda bagi sel elektrokimia lainnya. seperti EEG. maupun berbagai macam serat dan kain. gelembung gasnya banyak. Lihat pencahayaan untuk pembahasan lebih lanjut. bahwa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik disebabkan penguraian zat menjadi ion-ion penyusunnya (proses ionisasi) dalam pelarut air. asam .

Biasanya garam dapur yang tersedia secara umum adalah Natrium klorida (NaCl). Ia adalah asam kuat. dan aditif makanan.5 juta ton per tahun. Garam dapur adalah sejenis mineral yang lazim dimakan manusia. Ia bersifat lembab cair dan secara spontan menyerap karbon dioksida dari udara bebas. seringkali dihasilkan dari air laut. Asam klorida adalah larutan akuatik dari gas hidrogen klorida (HCl). Garam sangat diperlukan tubuh. Asam klorida harus ditangani dengan wewanti keselamatan yang tepat karena merupakan cairan yang sangat korosif. Asam klorida adalah larutan akuatik dari gas hidrogen klorida (HCl). Untuk mencegah penyakit gondok. serpihan. Kegunaan kecil lainnya meliputi penggunaan dalam pembersih rumah. Ia tidak larut dalam dietil eter dan pelarut nonpolar lainnya. Selain itu garam juga digunakan untuk mengawetkan makanan dan sebagai bumbu. Sejak Revolusi Industri.asetat encer juga sering digunakan sebagai pelunak air. Natrium hidroksida murni berbentuk putih padat dan tersedia dalam bentuk pelet. Ia sangat larut dalam air dan akan melepaskan panas ketika dilarutkan. Natrium Hidroksida terbentuk dari oksida basa Natrium Oksida dilarutkan dalam air. dan merupakan komponen utama dalam asam lambung. Ia ditemukan oleh alkimiawan Persia Abu Musa Jabir bin Hayyan sekitar tahun 800. dan merupakan komponen utama dalam asam lambung. Senyawa ini digunakan sepanjang abad pertengahan oleh alkimiawan dalam pencariannya mencari batu filsuf. kebutuhan dunia akan asam asetat mencapai 6. termasuk tekanan darah tinggi. namun bila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai penyakit. Asam klorida harus ditangani dengan wewanti keselamatan yang tepat karena merupakan cairan yang sangat korosif. Senyawa ini juga digunakan secara luas dalam industri. 1. Natrium hidroksida (NaOH). and Davy dalam rangka membangun pengetahuan kimia modern. Ia digunakan di berbagai macam bidang industri. dan kemudian digunakan juga oleh ilmuwan Eropa termasuk Glauber. Bentuknya kristal putih. Ia adalah asam kuat. garam dapur juga sering ditambahi Iodium. Senyawa ini juga digunakan secara luas dalam industri. senyawa ini menjadi sangat penting dan digunakan untuk berbagai tujuan. sabun dan deterjen. air minum. tekstil. Asam klorida pernah menjadi zat yang sangat penting dan sering digunakan dalam awal sejarahnya. butiran ataupun larutan jenuh 50%. produksi gelatin. Priestley. juga dikenal sebagai soda kaustik.5 juta ton per tahun diperoleh dari hasil daur ulang. Ia juga larut dalam etanol dan metanol. Senyawa ini digunakan sepanjang abad pertengahan oleh alkimiawan dalam pencariannya . Natrium hidroksida adalah basa yang paling umum digunakan dalam laboratorium kimia. Dalam setahun. meliputi produksi massal senyawa kimia organik seperti vinil klorida untuk plastik PVC dan MDI/TDI untuk poliuretana. adalah sejenis basa logam kaustik. Natrium hidroksida membentuk larutan alkalin yang kuat ketika dilarutkan ke dalam air. Ia ditemukan oleh alkimiawan Persia Abu Musa Jabir bin Hayyan sekitar tahun 800. kebanyakan digunakan sebagai basa dalam proses produksi bubur kayu dan kertas. sisanya diperoleh dari industri petrokimia maupun dari sumber hayati. Sekitar 20 juta ton gas HCl diproduksi setiap tahunnya. walaupun kelarutan NaOH dalam kedua cairan ini lebih kecil daripada kelarutan KOH. Asam klorida pernah menjadi zat yang sangat penting dan sering digunakan dalam awal sejarahnya. Larutan natrium hidroksida akan meninggalkan noda kuning pada kain dan kertas.

mencari batu filsuf. dan kemudian digunakan juga oleh ilmuwan Eropa termasuk Glauber. Bit yang telah dipanen dapat disimpan untuk di proses lebih lanjut. meliputi produksi massal senyawa kimia organik seperti vinil klorida untuk plastik PVC dan MDI/TDI untuk poliuretana. sisanya adalah gula "kuota c" yang dijual pada harga pasar tanpa subsidi. Sejak Revolusi Industri. atau bersaing dengannya di pasar dunia. dan negara-negara Asia Timur. namum bit yang membeku tidak bisa lagi diproses. Eropa Barat Laut dan Timur. Subsidi-subsidi tersebut dan pajak impor yang tinggi membuat negara lain susah untuk mengekspor ke negara negara UE. Hindia-Belanda. Negara-negara penghasil gula terbesar adalah negara-negara dengan iklim hangat seperti Australia. menyimpan energi yang akan digunakan oleh sel. senyawa ini menjadi sangat penting dan digunakan untuk berbagai tujuan. and Davy dalam rangka membangun pengetahuan kimia modern. Urea juga dikenal dengan nama carbamide yang terutama digunakan di kawasan Eropa. Amerika Serikat menetapkan harga gula tinggi untuk mendukung pembuatnya. Senyawa ini adalah senyawa organik sintesis pertama yang berhasil dibuat dari senyawa anorganik. Priestley. atau grup alkohol . oksigen dan nitrogen dengan rumus CON2H4 atau (NH2)2CO. dan cuaca. seperti umbi dahlia. hal ini mempunyai efek samping namun. juga menghasilkan semacam gula/pemanis namun bukan tersusun dari sukrosa. Gula adalah suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan komoditi perdagangan utama. Nama lain yang juga sering dipakai adalah carbamide resin. bukan metanol. negara-negara Karibia. yang akhirnya meruntuhkan konsep vitalisme. dan beberapa daerah di Amerika Serikat. Gula sebagai sukrosa diperoleh dari nira tebu. Gula paling banyak diperdagangkan dalam bentuk kristal sukrosa padat. Sekitar 20 juta ton gas HCl diproduksi setiap tahunnya. dan Thailand. Pemanenan dan pemrosesan berlanjut sampai Maret di beberapa kasus. yang juga disebut grain alcohol. musim penumbuhan bit berakhir pada pemanenannya di bulan September. Kegunaan kecil lainnya meliputi penggunaan dalam pembersih rumah. anggir. Penghasil gula terbesar adalah Amerika Latin. Sebagian dari gula ini adalah gula "kuota" dari industry levies. atau jagung. Meskipun demikian. dan aditif makanan. gula bit diproduksi di tempat dengan iklim yang lebih sejuk. Hal ini disebabkan karena memang etanol yang digunakan sebagai bahan dasar pada minuman tersebut. seperti glukosa (yang diproduksi dari sukrosa dengan enzim atau hidrolisis asam). Lain halnya dengan bit. dan kadang untuk minuman yang mengandung alkohol. Sumber-sumber pemanis lain. isourea. lalu Indonesia. atau aren. pernah menjadi produsen gula nomor satu sedunia namun kemudian tersaingi oleh industri gula baru yang lebih efisien. terdapat sumber-sumber gula minor lainnya. Jepang utara. Alkohol sering dipakai untuk menyebut etanol. Gula digunakan untuk mengubah rasa menjadi manis dan keadaan makanan atau minuman. Pada tahun 2001/2002 gula yang diproduksi di negara berkembang dua kali lipat lebih banyak dibandingkan gula yang diproduksi negara maju. dan harga. carbonyl diamide dan carbonyldiamine. Peraturan pertanian di EU menetapkan kuota maksimum produksi dari setiap anggota sesuai dengan permintaan. bit gula. Proses untuk menghasilkan gula mencakup tahap ekstrasi (pemerasan) diikuti dengan pemurnian melalui distilasi (penyulingan). penawaran. Lamanya pemanen dan pemrosesan dipengaruhi dari ketersediaan tumbuhan. produksi gelatin. Gula sederhana. seperti kelapa. hidrogen. Pengekspor gula terbesar adalah Uni Eropa. banyak para konsumen beralih ke sirup jagung (pembuat minuman) atau pindah dari negara itu (pembuat permen) Urea adalah suatu senyawa organik yang terdiri dari unsur karbon. Brazil.

atau CH3CO2H. antara lain: HCl. ion-ion merupakan atom-atom bermuatan elektrik. Asam asetat. maupun berbagai macam serat dan kain. asam. artinya hanya terdisosiasi sebagian menjadi ion H+ dan CH3COO-. basa atau garam.7°C. yaitu basa-basa golongan alkali dan alkali tanah. sedangkan dalam bentuk solid atau padatan senyawa ion tidak dapat berfungsi sebagai elektrolit. Dalam kimia. KOH. Begitu juga dengan alkohol yang digunakan dalam dunia famasi. dengan harga derajat ionisasi lebih dari nol tetapi kurang dari satu (0 < α < 1). KCl. Ba(OH)2 dan lain-lain. HNO3 dan lain-lain. Dalam setahun. Larutan Elektrolit Lemah Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang mampu menghantarkan arus listrik dengan daya yang lemah. KI. antara lain : NaOH. antara lain : NaCl. Elektrolit bisa berupa air. Yang tergolong elektrolit lemah adalah: . Rumus ini seringkali ditulis dalam bentuk CH3-COOH. Asam asetat murni (disebut asam asetat glasial) adalah cairan higroskopis tak berwarna. HClO4. Larutan Elektrolit Kuat Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang mempunyai daya hantar arus listrik. Elektrolit umumnya berbentuk asam. Elektrolit merupakan senyawa yang berikatan ion dan kovalen polar. basa. yang ia sendiri terikat pada atom hidrogen dan/atau atom karbon lain. Alkohol yang dimaksudkan adalah etanol. dan memiliki titik beku 16.5 juta ton per tahun diperoleh dari hasil daur ulang. Sebenarnya alkohol dalam ilmu kimia memiliki pengertian yang lebih luas lagi. Ca(OH)2. asam etanoat atau asam cuka adalah senyawa kimia asam organik yang dikenal sebagai pemberi rasa asam dan aroma dalam makanan. Asam asetat merupakan salah satu asam karboksilat paling sederhana. sisanya diperoleh dari industri petrokimia maupun dari sumber hayati Elektrolit adalah suatu zat yang larut atau terurai ke dalam bentuk ion-ion dan selanjutnya larutan menjadi konduktor elektrik. asam asetat digunakan sebagai pengatur keasaman. Larutan asam asetat dalam air merupakan sebuah asam lemah.lainnya. NaCl dapat menjadi elektrolit dalm bentuk larutan dan lelehan. Asam asetat digunakan dalam produksi polimer seperti polietilena tereftalat. Di rumah tangga. basa atau berupa senyawa kimia lainnya.5 juta ton per tahun. Elektrolit kuat identik dengan asam. Yang tergolong elektrolit kuat adalah : · Asam kuat. atau bentuk liquid dan aqueous. · Garam-garam yang mempunyai kelarutan tinggi. CH3COOH. Asam cuka memiliki rumus empiris C2H4O2. asam asetat encer juga sering digunakan sebagai pelunak air. setelah asam format. · Basa kuat. selulosa asetat. 1. dan garam kuat. HClO3. Sebagian besar senyawa yang berikatan ion merupakan elektrolit sebagai contoh ikatan ion NaCl yang merupakan salah satu jenis garam yakni garam dapur. karena zat terlarut yang berada didalam pelarut (biasanya air). dan polivinil asetat. Asam asetat merupakan pereaksi kimia dan bahan baku industri yang penting. Beberapa gas tertentu dapat berfungsi sebagai elektrolit pada kondisi tertentu misalnya pada suhu tinggi atau tekanan rendah. H2SO4. kebutuhan dunia akan asam asetat mencapai 6. alkohol (atau alkanol) adalah istilah yang umum untuk senyawa organik apa pun yang memiliki gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada atom karbon. Al2(SO4)3 dan lain-lain. Dalam industri makanan. Mg(OH)2. seluruhnya dapat berubah menjadi ionion dengan harga derajat ionisasi adalah satu (α = 1).

H2CO3. Yang termasuk dalam larutan non elektrolit antara lain : .· Asam lemah. hal ini disebabkan karena larutan tidak dapat menghasilkan ionion (tidak meng-ion). antara lain: CH3COOH. antara lain: NH4OH. CaCrO4. PbI2 dan lain-lain. Larutan non-Elektrolit Larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. H2S dan lain-lain. antara lain: AgCl. · Garam-garam yang sukar larut. HCN. · Basa lemah. Ni(OH)2 dan lain-lain.

catatlah dalam table berikut sebagai data pengamatan No 1 2 3 4 5 6 7 8 Bahan Uji Larutan CH3COOH 1M Larutan NH4OH 1M Larutan NaOH 1M Larutan HCl 1M Larutan NaCl 1M Larutan Gula 10% Larutan Urea 10% Larutan Alkohol 10% Bola lampu * Nyala Nyala Tidak Nyala Nyala Tidak Tidak Tidak Gelembung gas** Keterangan Ada Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Larutan Elektrolit Lemah Larutan Elektrolit Lemah Larutan Elektrolit Kuat Larutan Elektrolit Kuat Larutan Elektrolit Kuat Larutan Nonelektrolit Larutan Nonelektrolit Larutan Nonelektrolit . jiak memungkinkan sebaiknya percobaan untuk beberapa larutan dilakukan bersamaan sehungga dapat di amati dan di bandingkan gejala hantaran yang terjadi o Amati perubahan yang terjadi.Larutan urea Larutan sukrosa Larutan glukosa Larutan alkohol dan lain-lain Alat & bahan : Alat uji elektrolis yang telah di buat § Larutan CH3COOH 1M § Larutan NH4OH 1M § Larutan NaOH 1M § Larutan HCl 1M § Larutan NaCl 1M § Larutan Gula 10% § Larutan Urea 10% § Larutan Alkohol 10% Langkah Kerja : o Masukan setiap larutan kedalam gelas.

. bahwa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik disebabkan penguraian zat menjadi ion-ion penyusunnya (proses ionisasi) dalam pelarut air. Berdasarkan pengamatan anda. kelompokan bahan uji tersebut kedalam larutan yang dapat menghantarkan arus listrik (larutan elektrolit) dan larutan yang tidak menghantarkan arus listrik (larutan Nonelektrolit). sebutkan gejala berlangsungnya hantyaran arus listrik 2. gelembung nya banyak.+ H+ Terionisasi sempurna Terionisasi sempurna Tidak sempurna C12H22O11 + air –› C12H22O11 Tidak terionisasi NH4OH –› NH4 + OHTidak terionisasi Pertanyaan : 1.Reaksi Ionisasi : NaCl –› Na+ + ClHCl –› H+ + Cl+ CH3COOH –› CH3COO. lampu menyala pada beberapa bahan uji. Sedangkan Larutan Nonelektrolit Tidak dapat menghantarkan arul listrik disebabkan tidak bisa melakukan penguraian ion-ionnya. Jawaban : adanya gelembung udara. Larutan Elektrolit Kuat Larutan NaOH 1M Larutan HCl 1M Larutan NaCl 1M Larutan Elektrolit Lemah Larutan CH3COOH 1M Larutan NH4OH 1M Larutan Nonelektrolit Larutan Gula 10% Larutan Urea 10% Larutan Alkohol 10 % Kesimpulan : kesimpulan yang diperoleh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful