BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA DATA Dalam bab ini akan di bahas tentang hasil berdasarkan perencanaan dari

sistem yang dibuat. Pengujian ini dilaksanakan untuk mengetahui kehandalan dari sistem dan untuk mengetahui apakah sudah sesuai dengan perencanaan atau belum. 4.1 Pengujian Minimum System Atmega8535 Pengujian minimum sistem ini dilakukan terdiri dari pengujian chip. Tujuan : 1. Memastikan sistem minimum dapat berfungsi dengan baik 2. Memastikan apakah chip bisa dibaca Peralatan : 1. Rangkaian minimum sistem Atmega 8535 2. DC power supply 9 volt Persiapan : 1. Memasang rangkaian mikrokontroller ke rangkaian downloader 2. Buka CodeVisionAVR. 3. Pilih fitur Tools kemudian pilih chip programmer 4. Pilih read 5. Selanjutnya di layar akan muncul

31

Pengujian pada rangkaian sensor pressure transmitter adalah mengukur tegangan keluaran.1 Chip Signature 4. Dimana pada sensor ini mempunyai range 0-1 Bar (0-14.32 Gambar 4.2 Pengujian Sensor Pressure Transmitter .2 Pengujian Sensor Pressure Transmitter Pada tugas akhir ini menggunakan sensor pressure yaitu pressure transmitter .5 psi atau 0-100 Kpa). Gambar 4.

71 3.69 3.31 4.45 3.18 2.98 1 1.34 2.39 1.61 4.32 4.99 3 1.37 1.21 4.1 Tegangan keluaran sensor Pressure Transmitter Pressure (Kpa) 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 Percobaan ke2 1.56 2.33 Tabel 4.09 2.91 4. .28 4.88 2.40 1.12 4.39 4.29 4.77 2.17 2.99 Pada pengambilan data table diatas dilakukan pengukuran sebanyak 3 kali tiap data dengan range pengukuran sebesar 10100Kpa.34 4.68 2.43 3.98 2.61 4.

Untuk mengetahui nilai decimal dalam bilangan biner dapat diketahui nilai resolusi biner 10 bit (1024) terhadap tegangan 0-5 Volt dengan persamaan X= Y . Data keluaran berupa tegangan pada sumbu X terhadap data masukan yang berupa tekanan dengan range 0-100 Kpa yang berada pada sumbu Y. Pada data pengukuran telah dikalibrasi dengan pressure gauge.1) Ymak X=Nilai biner Y=Nilai Tegangan keluaran sensor X mak=1024 Y mak=5 Volt . Hasil grafik menunjukan bahwa keluaran sensor linear terhadap masukan yang berupa tekanan hal ini dikarenakan sensor Pressure Transmitter merupakan sensor yang mempunyai sensivitas linear yang sudah terkalibrasi.3 Grafik respon keluaran sensor tekanan Pada grafik diatas merupakan respon keluaran dari sensor tekanan yang diambil dari data pengukuran rata-rata pada datanya. (4. X mak ……………………….34 Gambar 4.

Data biner ini merupakan data pada Analog To Digital Converter (ADC) yang ada pada port A pada mikrokontroller ATMega8535.17 444 40 2.91 800 80 4. Untuk mengkonversi data dan display sesuai dengan range 0-100 Kpa maka digunakan persamaan interpolasi: 0 P (Kpa) (Kpa) 0 D (Biner) (Biner) 100 (Kpa) 1024 (Biner) 100 − P = 1024 .D …………………….77 362 30 2.68 548 50 2.34 888 100 4.43 702 70 3.39 284 20 1.……(4.71 555 60 3. Sesuai persamaan 4.2 Perhitungan konversi data Tekanan (Kpa) V out (Volt) Biner (10 Bit) 10 1..99 1021 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Dari tabel didapatkan nilai biner dengan menggunakan perhitungan.35 Tabel 4.1 maka akan didapatkan nilai biner sesuai tabel karena nilai biner harus diketahui untuk mengkonversi data pada program.2) 100 − 0 1024 − 0 .28 876 90 4.

4.36 = (100-P) (1024) = (1024-D) (100) = (102400-1024P) = (102400-100D) = 1024P = 100D 100D D P= = 1024 10. Untuk mengatur buka dan tutup dari motor valve digunakan komponen potensiometer .2 Data percobaan uji input dan output . Dan apabila Pressure kurang dari sama dengan 90 maka Motor Operating Valve akan membuka lagi dan begitu seterusnya. Dengan menentukan nilai tekanan yang diinginkan atau set point. Kemudian system tersebut di intregasikan dengan hadware untuk mengetahui system bekerja atau tidak. Karena data yang terbaca oleh mikrokontroller merupakan data biner 10 bit. Tabel 4. sebesar 90 Kpa selanjutnya pada input filter setpoint mencapai 90 Kpa setelah sensor mengukur sampai setpoint selanjutnya maka Motor Operating valve akan aktif menutup sehingga Pressure sebagai input filter sesuai dengan set point.3 Pengujian Sistem Pada pengujian sistem dengan menggunakan software codevision AVR pressure yang dikontrol di program sebagai sinyal input yang berupa Proses Variable (PV) dimana pengendalian pressure merupakan pengendalian Linier.24 P D 100 1024 = = = = Nilai tekanan yang diinginkan Nilai terbaca biner (data ADC) Nilai maksimal tekanan Nilai terbesar biner Hasil persamaan hubungan antara P (tekanan Yang diinginkan) dan D (data ADC) akan dikonversi pada listing program mikrikontroller dan Visual Basic. untuk itu digunakan persamaan di atas agar dapat dikonversi menjadi 0100 Kpa.

533 2. .555 4.998 3.023 4. sampai tekanan memcapai 89 Kpa (890 mlBar). Setelah tekanan memcapai 90 Kpa Motor Operating Valve akan aktif menutup. Apabila tekanan di keluarkan sampai kurang dari 90 Kpa (900mlBar) maka Motor Operating Valve akan aktif membuka sampai mencapai set point. Pada saat pengujian tekanan sebesar 30 Kpa (300 mlBar) Motor Operating Valve masih dalam keadaan aktif membuka.023 3.501 4.501 2. Diinginkan ketika nilai mencapai 90 Kpa (1000 mlBar) maka pada aktuator (Motor Operating Valve) akan aktif menutup.37 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Tekanan (Kpa) 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 80 70 60 Tampilan LCD 10 19 29 39 51 61 71 81 89 100 81 71 61 V out (Volt) (Putaran Potensiometer) 0.503 2.001 2.998 Pada data di atas merupakan uji input dan output dengan nilai setpoint tekanan sebesar 90 Kpa (1000 mlBar).985 4.498 0.995 1.

38 (halaman ini sengaja dikosongkan) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful