Kesenjangan Antar Daerah Dalam Menanggung Beban Penyakit Yang Diakibatkan Air Yang Tidak Bersih Dan Sanitasi

Yang Buruk Di Negara Cina
Elizabeth J Carlton,a Song Liang,b Julia Z McDowell,c Huazhong Li,d Wei Luoe, Justin V Remaisc

Tujuan: Untuk memperkirakan beban penyakit yang diakibatkan air yang tidak bersih dan sanitasi yang buruk dan higiene di Cina, untuk mengidentifikasi kelompok dengan bebantinggi dan untuk menginformasikan upaya - upaya perbaikannya. Metode: Beban penyakit yang diakibatkan air yang tidak bersih dan sanitasi yang buruk dan higiene di China diperkirakan menghasilkan penyakit akibat paparan tanah dan air yang terkontaminasi biologis (Penyakit diare, cacingan dan schistosomiasis) dan transmisi vektor yang dihasilkan dari pengelolaan yang tidak memadai dari sumber daya air (malaria, demam berdarah dan Japanese ensefalitis). Data diperoleh dari sistem pelaporan penyakit menular nasional, survei cacing nasional serta air dan survey sanitasi nasional. Sebagian masingmasing kondisi kesehatan disebabkan oleh air yang tidak bersih dan sanitasi yang buruk dan higiene di china diperkirakan dari data dalam literatur cina dan literatur internasional. Hasil Temuan: Pada tahun 2008, 327 juta orang di china tidak memiliki akses terhadap air minum perpipaan dan 535 juta tidak memiliki akses ke sanitasi yang baik. Pada tahun yang sama, air yang tidak bersih dan sanitasi yang buruk dan higiene menyumbang 2,81 juta kasus pada metode pengukuran disability-adjusted life year (DALYs) dan 62.800 kematian di negara ini, dan 83% dari beban penyakit yang timbul ditemukan pada anak-anak berusia kurang dari 5 tahun. DALYs per kapita meningkat sepanjang garis timur-barat, dengan beban tertinggi di provinsi pedalaman yang memiliki pendapatan per kapita terendah. Kesimpulan: Meskipun memiliki kemajuan yang luar biasa, China masih perlu untuk melakukan proyek-proyek perbaikan infrastruktur dengan menargetkan provinsi yang mengalami perkembangan ekonomi yang lebih lambat. Peningkatan monitoring, peningkatan pengawasan peraturan dan transparansi pemerintah yang lebih diperlukan untuk perkiraan yang lebih baik dari efek mikrobiologis dan kimia air yang terkontaminasi dan sanitasi dan higiene yang buruk terhadap kesehatan manusia.

Secara global. pembangunan ekonomi dan faktor-faktor lingkungan. secara substansial meningkatkan kemiskinan. diare adalah fraksi terbesar (> 90%) dari beban global penyakit yang diakibatkan air yang tidak aman dan miskin sanitasi.PENDAHULUAN Pertumbuhan ekonomi cina yang pesat telah menimbulkan pergeseran prioritas kesehatan seperti penyakit menular terkait dengan kemiskinan secara bertahap digantikan oleh penyakit kronis. air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene menyumbang untuk sekitar 1. infrastruktur air dan sanitasi telah meningkat secara dramatis di Cina. Estimasi tersebut dapat memberikan informasi kebijakan untuk penargetan populasi rentan melalui investasi dalam perawatan kesehatan dan pembangunan infrastruktur. kapasitas kerja berkurang. Pemeliharaan yang buruk pada permukaan air dapat memfasilitasi perkembangbiakan vektor dan meningkatkan penularan penyakit dengan-vector seperti malaria dan demam berdarah. terutama untuk penyakit akibat dari polusi lingkungan. Dimana fasilitas air dan sanitasi yang tidak memadai.9 juta kematian per tahun dan 4.2% dari beban global penyakit.Namun penyebab tradisional penyakit. Langkah penting negara yang luas pada penyakit menular. Selama dua dekade terakhir. Selain itu. termasuk didalamnya yaitu infeksi akibat air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan kebersihan. menyembunyikan kesenjangan regional dan sosial ekonomi yang meskipun telah diketahui secara luas di china namun kurang didokumentasikan. akses ke air bersih dan sanitasi yang baik sangat bervariasi di . masih ditemukan dan tersebar tidak merata di seluruh rentang geografis dan budaya yang beragam sebagai akibat dari perbedaan regional dalam urbanisasi. kontaminasi fekal pada air minum dan izin transmisi melalui tanah dari patogen diare dan menurut perkiraan sebelumnya. beragam populasi cina dan komitmen pemerintah yang baru untuk berinvestasi di bidang infrastruktur air. Sehubungan dengan negara cina yang besar. perkiraan beban penyakit yang diakibatkan air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higene yang diperlukan pada resolusi yang mampu untuk menghilangkan kesenjangan antar daerah. Namun. Beban penyakit yang disebabkan air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene sebagian besar mengenai anggota masyarakat yang miskin dan efek kesehatan yang dihasilkan termasuk pertumbuhan anak yang terganggu. pembuangan limbah manusia yang tidak aman dapat meningkatkan infrksi cacing melalui transmisi-air dan transmisi-tanah.

. kami memperkirakan delapan beban penyakit yang disebabkan oleh air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene dan memeriksa distribusi beban penyakit berdasarkan usia. mungkin sangat rentan. cakupan layanan air perpipaan meningkat dari 48% pada tahun 1990 menjadi hampir 94% pada 2. yang mewakili 60% dari penduduk China. Akses terhadap fasilitas sanitasi dan ketersediaan air bersih di daerah pedesaan telah lebih dari tiga kali lipat sejak awal dari sebuah kampanye nasional pada 1980-an. 44% dari persediaan air pedesaan tidak memenuhi standar kualitas air minum minimal.seluruh negara. mempromosikan akses ke pasokan air bebas patogen dan mengurangi habitat vektor. Kami menggunakan kerangka penilaian risiko komparatif (CRA) untuk memperkirakan jumlah sakit di Cina yang bisa dicegah dengan meningkatkan air bersih dan fasilitas sanitasi. Misalnya. Untuk menberi informasi kepada pemerintah untuk lebih meningkatkan kebersihan air dan sanitasi di cina. Selanjutnya. yang menunjukkan bahwa beberapa kelompok populasi menanggung risiko lebih besar terkena penyakit daripada yang lain. kami menggunakan studi khusus ke Cina bila memungkinkan. tingkat provinsi dan pembangunan ekonomi. tanah. kami memperkirakan sebagian kecil atau proporsi penyakit yang dapat dicegah melalui intervensi dengan meningkatkan sanitasi dan air. tetapi minum teh mungkin tidak diperhitungkan dalam studi yang dilakukan di daerah lain. minum teh panas dapat mengurangi risiko diare pada orang yang terkena sumber air minum tidak baik. mereka bisa menjadi habitat vektor. dan jika sumber daya air dikelola dengan buruk. Air minum dapat terkontaminasi dengan agen biologi atau kimia. sebagian besar berasal dari kontaminasi dari limbah yang tidak dibuang dengan tepat. Pendekatan kami terintegrasi dengan data pengawasan paparan dan data pengawasaan penyakit dengan review dari bukti dampak intervensi untuk mengurangi eksposur berbahaya pada kesehatan penduduk.007. Untuk setiap hasil untuk kesehatan. namun pada tahun 2006 hanya 55% dari 60. Untuk memastikan kesesuaian perkiraan kami untuk konteks lokal.000 rumah tangga pedesaan yang disurvei di seluruh cina yang memiliki akses ke sumber air publik sentral. Di daerah perkotaan. air atau fomites dapat terkontaminasi feses. Penduduk pedesaan. METODE Air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene dapat menyebabkan penyakit melalui berbagai macam jalur. ini berdasarkan tinjauan literatur. di Cina.

Perkiraan kami tidak termasuk dampak kesehatan dari kontaminasi pasokan air dengan bahan kimia industri dan debit kota. malaria. etis dan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. ascariasis. kekurangan pertanian dan kontaminasi logam secara alamiah seperti arsenik. seperti memasang pipa air atau air yang telah diolah. Karena kesulitan dalam secara langsung mengukur kejadian penyakit diare. namun upaya untuk memperkirakan beban penyakit yang diakibatkan dari paparan kontaminan ini telah terhambat oleh keterbatasan data dan kesenjangan pengetahuan. memasang toilet sanitasi dan menutupi atau menghilangkan wadah air di sekitar rumah. Tidak ada intervensi yang dapat membahayakan ekosistem. Penyakit Diare Sanitasi yang buruk dan air minum yang tidak aman dapat menyebabkan penyakit diare yang terjadi jika manusia mengkonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi dengan bahan feces dari tangan yang kotor dan fomites. penting yang akan kita bahas lebih lanjut dalam Kotak A1 dalam Lampiran A (tersedia di: http :/ / www. Japanese Encephalitis. kami menggunakan metode pengukuran disability-adjusted life year (DALY). yang pernah dipertimbangkan. Sumber-sumber kontaminasi ini yang menjadi perhatian besar di Cina. .Kami hanya mempertimbangkan intervensi yang layak.emory. dan (2) bukti yang cukup mengaitkan tingkat air dan sanitasi terhadap penurunan kejadian penyakit adalah tersedia.sph. Untuk mengekspresikan dampak kesehatan di beberapa penyakit. seperti menghancurkan lahan basah untuk mengurangi populasi nyamuk. Kami mengidentifikasi delapan hasil kesehatan yang memenuhi kriteria: penyakit diare. Seleksi Hasil Kesehatan Kami membatasi analisis kami terhadap penyakit yang (1) data yang menggambarkan prevalensi penyakit atau kejadian atau paparan penduduk di tingkat provinsi yang tersedia dari sistem surveilans nasional Cina. schistosomiasis.edu / eh / remais / bwho). kami menggunakan pendekatan berbasis paparan untuk memperkirakan beban penyakit diare yang disebabkan oleh air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene. trichuriasis dan infeksi cacing tambang. demam berdarah. metrik kesehatan yang menyumbang tahun-tahun kehidupan yang hilang akibat dari kematian dini atau dari penyakit dan kecacatan. terutama pada skala nasional.

6% bila sebagian diberikan air minum di daerah dengan sanitasi yang telah diperbaiki (Skenario Va ke IV).9) dan konservatif (RR: 3. Dalam studi yang sama. dibagi dengan RR infeksi pada Skenario paparan II (versus Skenario I). diperkirakan dari percobaan intervensi yang dilakukan di Henan. Kami memilih estimasi median (RR: 11.7%. Kami memperkirakan risiko relatif (RR) penyakit diare berdasarkan pada review sistematis dari literatur Cina (Tabel A1 dalam Lampiran A). Perkiraan ini berada diantara realistis (RR: 6. untuk memperkirakan RR terkait dengan Skenario II (relatif terhadap Skenario I) kami menggunakan estimasi yang berasal dari sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat karena kemungkinan kecil mengamati Skenario I di Cina.2) dan estimasi maksimum (RR: 16. untuk memperkirakan beban global penyakit diare untuk mencerminkan air tipikal Cina dan sistem sanitasi dan beban patogen terkait dalam lingkungan (Tabel 1).Kami menyesuaikan dengan skenario paparan yang sebelumnya didefinisikan oleh Pruss dan rekan-rekannya. Kami memilih perkiraan yang lebih konservatif untuk konsistensi dengan studi multinasional.9).2) dan analisis sensitivitas yang dilakukan dengan menggunakan estimaso minimum (RR: 5. berasal dari studi kasus-kontrol.8) estimasi global untuk Skenario IV. tetapi dalam penelitian serupa ditemukan pengurangan kejadian adalah 75. Namun. I baseline diperkirakan dari tingkat insiden diare pada ekonomi pasar di mana paparan air dan sanitasi diasumsikan sesuai dengan Skenario II.5. 4. kejadian diare berkurang sebesar 12. Kami berasumsi bahwa semua populasi perkotaan memiliki akses ke sanitasi dan air minum (Skenario II). RR untuk Skenario IV. . Tujuh studi meneliti dampak dari penyediaan akses terhadap air atau sanitasi di mana tidak ada sebelumnya. RR untuk Skenario Vb. menunjukkan bahwa sanitasi yang baik memiliki efek lebih besar pada turunnya angka kejadian diare daripada air minum yang telah diolah. Populasi dalam setiap skenario eksposur diperkirakan dari Survei Nasional Air Bersih dan Sanitasi untuk 2006-2007 dan buku tahunan kesehatan Nasional (2008). Kami memperkirakan kejadian diare disebabkan air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene (IWSH) sebagai kejadian diare lebih dari kejadian yang diharapkan di bawah Skenario 1 (Ibaseline) menggunakan persamaan berikut: I WSH= I baseline Ʃ [ Fn (RRn −1) ] (1) Dimana Fn adalah sebagian kecil dari penduduk terkena Skenario n dan RRn adalah risiko relatif diare Skenario n (relatif terhadap Skenario I).

kami memperkirakan bahwa 42% dari semua kasus malaria dapat dicegah melalui intervensi yang dirancang untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya air. Trichuris trichiura. kami tidak mengadopsi estimasi ini karena hal tersebut termasuk ke dalam intervensi yang dapat membahayakan ekosistem. Berdasarkan penelitian sebelumnya. Schistosomiasis dan Helminthiasis dengan Transmisi Melalui Tanah Cacing Schistosoma japonicum. dapat memberikan dasar perkembangbiakan vektor dan meningkatkan risiko infeksi pada manusia. sebagai prediksi faktor risiko dari infeksi dengue. Vektor nyamuk malaria. Kedua faktor dapat dipengaruhi oleh pengelolaan sumber daya air. Dengan cara membuang yang benar kotoran manusia untuk menghentikan paparan telur cacing. seperti bendungan besar. demam berdarah dan Encephalitis Jepang dapat berkembang biak di genangan air di sekitar rumah. Genangan air di sekitar rumah dan proyek pengembangan yang melibatkan air. Menghilangkan tempat perkembangbiakan vektor dan mengurangi kepadatan vektor. Ascaris lumbricoides. Meskipun beberapa penulis memberikan atribut proporsi yang lebih besar dari beban penyakit malaria oleh faktor lingkungan (hingga 88%). Dalam kasus Encephalitis Jepang. Penyebaran Infeksi Melalui Vektor Penyebar Hostnya manusia dan vektor. Nasional Survei infeksi cacing China.Kematian akibat diare disebabkan air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene diperkirakan dengan menggunakan persentase kasus kematian di Cina dan kejadian diare dan tingkat kematian yang berasal dari Global Burden Disease Project. digunakan untuk memperkirakan prevalensi kecacingan tahun 2008. Tidak ada intervensi nasional untuk mengontrol helminthiases ditransmisikan melalui tanah yang diterapkan antara tahun 2004 dan 2008. seperti pengeringan lahan basah. kedekatan waduk ternak ke daerah . dan karena itu adalah habitatnya yang diperlukan oleh penyakit seperti malaria dan demam berdarah untuk ditransmisikan. dilakukan pada tahun 2004. Ancylostoma duodenale dan Necator americanus diekskresi oleh host manusia melalui feces. Dengue dapat dicegah hampir seluruhnya dengan menutup atau menghilangkan kontainer tempat air tergenang di dalam atau di sekitar rumah. kami memperkirakan bahwa 100% schistosomiasis dan tanah yang ditularkan helminthiases dapat dihindari melalui penyediaan sanitasi dan fasilitas kebersihan.

Sekitar 773. Kejadian dan tingkat kematian secara spesifik yang berdasarkan usia dan jenis kelamin (untuk diare dan infeksi vektor) atau tingkat prevalensi (untuk schistosomiasis dan cacing yang ditransmisikan melalui tanah) di tingkat provinsi yang digunakan untuk menghitung DALY menggunakan bobot morbiditas yang telah ditetapkan. 712. Perkiraan populasi provinsi untuk tahun 2008 diperoleh dari Biro Statistik Nasional.irigasi dapat meningkatkan risiko infeksi pada manusia. durasi penyakit. Irigasi berselang dari habitat padi dan isolasi babi pemeliharaan dari daerah tersebut dapat mengurangi risiko infeksi. NIDR ini mencakup 28 penyakit yang dilaporkan dan telah beroperasi sejak tahun 2004 secara real-time dengan menggunakan jaringan komputer yang menghubungkan pusat pengawasan nasional. usia pembobotan dan 3% pengabaian tahunan untuk morbiditas tertunda (Kotak A2 dalam Lampiran A). yang menimbulkan tantangan khusus untuk kondisi keparahan yang rendah dengan prevalensi yang tinggi. demam berdarah dan Encephalitis Jepang pada tahun 2008 diperoleh untuk setiap provinsi dari sistem pelaporan penyakit menular nasional cina (NIDR). Estimasi Beban Penyakit DALYs dan tingkat kematian digunakan untuk mengukur dampak kesehatan dari beberapa penyakit. Angka kematian dan kejadian malaria. pusat regional untuk pengendalian dan pencegahan penyakit. Distribusi provinsi tertentu berdasarkan usia dari sensus nasional cina tahun 2000 diproyeksikan terhadap penduduk masing-masing provinsi pada tahun 2008. 269 juta (21%) memiliki akses ke air minum dengan sedikit perbaikan dan 327 juta (25%) tidak memiliki sumber air minum yang layak sama sekali . sedangkan 535 juta .000 orang di China (54% dari populasi) memiliki akses terhadap air minum yang layak.000. yang dapat menyebabkan titik akhir kesehatan yang berbeda-beda. kami memperkirakan bahwa 95% dari beban dengue dan ensefalitis jepang disebabkan oleh air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk.000 orang memiliki akses ke sanitasi yang baik (59%).000. Sementara komparabilitas DALYs di seluruh penyakit sensitif terhadap pilihan beratnya disabilitas dan durasi penyakit. Atas dasar penelitian sebelumnya. dan hampir semua rumah sakit pedesaan dan perkotaan. integrasi beberapa hasil penyakit menjadi ukuran tunggal yang sesuai untuk paparan. seperti sebagai paparan air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene. Hasil Pada tahun 2008.

Jika semua provinsi mencapai cakupan universal dengan peningkatan air dan sanitasi (Skenario II). Akses air minum dan sanitasi bervariasi secara nyata secara provinsi. beban penyakit yang diakibatkan ensefalitis jepang termasuk tinggi karena tingkat kasus kematian yang tinggi dan gejala sisa jangka panjang akibat infeksi penyakit ini. Ketika DALYs dihitung tanpa pembobotan usia atau tanpa mengabaikan efek kesehatan masa depan. penyakit cacingan yang ditransmisikan-melalui-tanah adalah penyebab utama kedua DALYs yang timbul: diperkirakan 287 juta infeksi tersebut terjadi di Cina pada tahun 2008.000 orang (di Shanghai dan Tibet.84 juta DALY dan 42. dari cakupan yang tinggi yaitu 99% di Shanghai dan yang rendah yaitu 23% di Tibet (Gambar A1 dan Tabel A2. Sebagian besar (83%) dari beban penyakit yang timbul dan sebagian besar (97%) dari kematian terjadi pada anak-anak. DALYs oleh provinsi. beban penyakit diperkirakan hampir dua kali lipat. Analisis sensitivitas dilakukan dengan menggunakan estimasi RR tinggi dan RR rendah untuk Skenario VI menghasilkan perkiraan sebanyak 1. dan mereka menyumbang sebanyak 29.000 kematian akibat diare dapat dicegah setiap tahunnya.800 kematian dan 2. baik dalam Lampiran A). Infeksi akibat vektor penyakit .81 juta DALYs di Cina pada tahun 2008 (Tabel 2). berkisar 46 sampai 522 per 100. baik dalam Lampiran A. A2 dalam Lampiran A).800 DALYs.000 DALYs disebabkan diare. Beban penyakit diare yang disebabkan oleh air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk meningkat dari timur ke barat. Gambar 1). kontribusi yang luar biasa dari penyakit diare pada metode pengukuran DALYs yang disebabkan oleh air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene tetap tidak berubah (Tabel A3 dalam Lampiran A).. umumnya mengikuti gradien pembangunan ekonomi dan investasi infrastruktur di Cina. Penyakit diare menyumbang 98% dari DALYs yang timbul. Namun. Namun. Distribusi total dan penyakit-spesifik DALYs yang disebabkan oleh air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene menunjukkan adanya perbedaan geografis dan sosial ekonomi yang besar (Tabel A4 dan A5 Tabel. Air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene menyumbang sebanyak 62. masing-masing. Penyakit akibat vektor penyebar penyakit kurang umum daripada penyakit diare dan cacingan yang ditransmisikan-melalui-tanah.630. masing-masing) dan tertinggi di provinsi dengan PDB per kapita terendah (Tabel 3. diperkirakan sebanyak 1. Secara kolektif.83 dan 3.orang tidak. dan Gambar.

4% anak sekolah yang ditemukan terinfeksi dengan setidaknya satu jenis cacing yang ditularkan-melalui-tanah pada tahun 2004. beban penyakit yang diakibatkan air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene terkonsentrasi di daerah termiskin di cina. Hal ini telah mengakibatkan penurunan yang stabil dalam kejadian tahunan ensefalitis jepang. DALYs yang disebabkan oleh penyakit cacingan terkonsentrasi di barat daya dan China tengah dan selatan pulau Hainan. Hubei dan Hunan di Cina tengah. di provinsi dataran rendah.200 kematian dan 2. daerah miskin ditawarkan vaksinasi yang berbayar. dari tinggi angka kejadian yaitu 20. Infeksi akibat vektor penyebar infeksi memiliki fraksi yang relatif kecil dari total DALY yang disebabkan air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene. vaksinasi dilakukan tidak merata di seluruh daerah. dan Hainan di selatan. tapi Ensephalitis Jepang adalah sumber utama ketiga dari total DALYs tersebut.33 juta DALY pada anak balita. yang terutama disebabkan penyakit diare.4% dari penduduk dan 73. Diskusi Kematian dan DALYs yang dilaporkan dalam makalah ini adalah perkiraan pertama dari dampak kesehatan dari air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene di Cina untuk menangkap heterogenitas beban penyakit dalam negara. di mana 59. di daerah tenggara dan tengah. .000 selama wabah pada tahun 1970 menjadi kurang dari 1 kasus per 100 000 sejak tahun 1996. Sebelum tahun 2006.92 kasus per 100. Secara geografis. Transmisi schistosomiasis dan transmis penyakit cacingan yang ditularkan-melalui-tanah difasilitasi oleh suhu dan kondisi ekologi yang hangat. Beban penyakit diare yang disebabkan air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk meningkat sepanjang gradien timur-barat. Secara khusus. Ensephalitis jepang adalah penyakit dapat dicegah dengan vaksin. Mereka ditemukan terutama di provinsi barat daya dan. Beban penyakit akibat infeksi vektor penyebar infeksi dan infeksi cacing adalah terendah di provinsi utara. Beban penyakit cacingan yang ditularkan-melalui-tanah terbesar per kapita terjadi di Hainan. pada tingkat lebih rendah. karena hal tersebut mencapai 61. beban penyakit cacingan terutama di Guizhou dan Sichuan di selatan-barat. Vaksinasi luas dimulai di Cina pada tahun 1980 dan lebih dari 300 juta orang telah diimunisasi sejak tahun 1990. Kami menemukan air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene menjadi sangat merugikan bagi kesehatan anak-anak.ternyata lebih terdistribusi.yakni di pedalaman provinsi China.

sistem pengawasan air minum nasional melibatkan lebih dari 20 000 poin pengawasan. Bagian tengah dan barat negara cina telah diidentifikasi sebagai daerah prioritas di mana investasi tersebut harus disertai dengan cakupan sanitasi yang diperluas juga (misalnya meningkatkan fasilitas sanitasi yang di tingkat rumah tangga). Untuk membantu mencapai target tersebut. Pada 2011. rencana lima tahun ke-12 China menekankan pentingnya air bersih dan sanitasi yang baik dan kebersihan dalam mempromosikan modernisasi pedesaan. program imunisasi rutin negara untuk meningkatkan cakupan di daerah pedesaan dan di daerah terbelakang.dan daerah kaya disediakan secara gratis. Akibatnya. perubahan kebijakan ini secara substansial dapat mengurangi beban penyakit ensefalitis jepang di Cina. dan Departemen Kesehatan telah menetapkan tujuan untuk mencapai cakupan sampai 68% untuk air bersih dan sanitasi pada tahun 2011 di daerah pedesaan. Ini mencerminkan hampir sekitar 16 miliar dollar amerika (US$) telah meningkat dibandingkan dengan rencana lima tahun sebelumnya. Ditambah dengan peningkatan pengelolaan sumber daya air. Cina akan memperluas surveilans nasional nya (misalnya uji kualitas air dan pemantauan kesehatan manusia) dan meningkatkan penegakan keamanan air minum di perkotaan dan pedesaan. Biro Perlindungan Lingkungan dan Kementerian Pertanian mengadakan pertemuan pengarahan untuk menetapkan tujuan dan strategi untuk meningkatkan kualitas air dan sanitasi selama periode lima tahun berikutnya. Kementerian Kesehatan. Terlebih lagi. Upaya-upaya untuk memastikan pelaksanaan yang . Negara cina sekarang ini telah mengintegrasikan vaksinasi terhadap ensefalitis jepang secara gratis. Kementerian Konstruksi. Baru-baru ini. anak-anak di daerah miskin memiliki cakupan vaksinasi terendah. Akses untuk perbaikan air dan sanitasi telah menjadi prioritas nasional dalam proyekproyek pembangunan pedesaan di Cina sejak 1980-an. Dukungan teknis dan evaluasi upaya ini tersedia dari Pusat Bimbingan Teknis Nasional China untuk Pasokan Air Pedesaan. Selama setiap lima tahun tahap perencanaan. dan ini diperkirakan akan meningkat secara substansial di bawah rencana lima tahun ke-12. rencana yang termasuk adanya investasi 27 miliar dolar Amerika Serikat (US$) dalam meningkatkan akses air minum di daerah pedesaan sebagai bagian dari Proyek Nasional Keselamatan Air Minum Pedesaan. dan wilayah ini menunjukkan insiden tertinggi ensefalitis jepang dalam analisis kami. yang telah membantu untuk membangun kualitas nasional air pedesaan dan jaringan monitoring terhadap kesehatan manusia serta program evaluasi sanitasi.

termasuk campak dan pneumonia. . Penyakit diare yang disebabkan oleh air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene dapat memicu serangkaian sakit penyakit yang pada gilirannya dapat menyebabkan malnutrisi dan membuat anak-anak rentan terhadap penyakit masa kanak-kanak. Kami mengingatkan bahwa jumlah korban yang sebenarnya dari kasus air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene di Cina melampaui dampak kesehatan manusia yang disajikan di sini. Akhirnya. Sebuah survei tahun 2006 dari beberapa ribu pemasok air perkotaan mengungkapkan bahwa 28% dari tanaman kota dan 53% tanaman swasta tidak memenuhi persyaratan pemantauan kualitas air. karena kami telah mengasumsikan bahwa sistem air perpipaan perkotaan diperlakukan secara teratur.efektif dari program peningkatan air dan program peningkatan sanitasi dan untuk memantau kualitas air minum harus memungkinkan untuk mencapai target terbaru dari negara Cina dan dapat menghasilkan pengurangan yang signifikan dalam beban penyakit yang disebabkan oleh air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene. Jumlah penduduk tanpa akses terhadap air minum yang aman di Cina. Clonorchis trematoda yang menyebar lewat makanan sinensis. Perkiraan kami dari beban penyakit seperti menawarkan sebuah dasar pertimbangan untuk menilai dampak dari perbaikan di masa depan. dan beban penyakit yang terkait. Sebanyak 29% dari beban global penyakit yang diakibatkan air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene ini. Tercemarnya air minum dapat menyebabkan keganasan dan gejala sisa lainnya yang tidak diperhitungkan dalam analisis ini. dan banyak poin akhir kesehatan seperti yang disebabkan oleh air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene terkait dengan biaya ekonomi yang cukup besar karena kehilangan produktivitas. polusi dapat memperburuk dampak kesehatan dari kekurangan air dengan memaksa penduduk untuk mengandalkan pasokan air yang telah tercemar. perkembangan kognitif menjadi terganggu dan efek lainnya. Polusi biologi dan kimia sumber daya air dapat menyebabkan degradasi ekologi dan. mungkin disebabkan oleh efek sekunder diare. di bagian utara yang mengalami kelangkaan air. paling sering karena parameter mikroba. dapat melebihi perkiraan kami. penyakit ini ditularkan melalui pembuangan limbah manusia yang tidak aman. air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dapat memudahkan penularan infeksi parasit lain yang distribusinya belum terdokumentasi dengan baik. Lebih dari 15% dari sampel air tidak memenuhi standar air minum. Misalnya. yang menyebabkan cholangiocarcinoma dan menginfeksi 15 juta orang di China.

Perkiraan Beban penyakit yang disediakan dalam makalah ini dapat memandu alokasi sumber daya untuk meningkatkan fasilitas air dan sanitasi serta memberikan dasar untuk menetapkan tonggak untuk perbaikan infrastruktur tambahan. di China telah secara dramatis terjadi peningkatkan akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi selama dua dekade terakhir. Investasi dalam infrastruktur air dan sanitasi dibutuhkan paling mendesak di provinsi China barat dengan beban penyakit yang paling tinggi. Justin Remais juga didukung oleh Institut Kesehatan Fakultas Fund Distinction Emory global. Sebaliknya. Elizabeth Carlton Selain itu didukung oleh Pemulihan Amerika dan Reinvestasi Act suplemen (R01AI068854-04S1). Pendanaan: Karya ini didukung sebagian oleh Institut Nasional untuk Alergi dan Penyakit Infeksi (nos hibah.622.pemantauan transparan mengenai sistem air perkotaan diperlukan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar kualitas air dan mengidentifikasi daerah-daerah yang membutuhkan perbaikan jangka panjang dan penyuluhan tentang kesehatan masyarakat dalam jangka pendek.743). Secara global. Temuan kami menunjukkan dibutuhan pekerjaan yang lebih lanjut untuk meningkatkan akses terhadap air dan sanitasi serta mengurangi perbedaan dalam beban penyakit yang disebabkan oleh buruknya sanitasi dan pasokan air yang tidak aman. Song Liang menerima dukungan tambahan dari Gateway Internasional Hibah Penelitian disponsori oleh Kantor Urusan Internasional (OIA) dan dari Kesiapsiagaan Kesehatan Masyarakat untuk Penyakit Infeksi . SL berafiliasi dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat dari Universitas Ohio. 0. upaya untuk meningkatkan akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi terkesan lambat. R01AI068854 dan K01AI091864) dan NIH / NSF Ekologi Program Penyakit Infeksi (hibah no. Ucapan Terima Kasih Ketika studi ini dilakukan. Perbaikan masa depan untuk air dan sanitasi harus disertai dengan perkiraan periodik dari beban penyakit yang diakibatkan oleh air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk untuk melacak kemajuan dalam mengurangi penyakit ini dapat dicegah dan mengidentifikasi populasi yang tetap pada risiko kematian dan mengalami disabilitas dari pemakaian air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene.

Wei Luo didukung sebagian oleh hibah dari China National Program Penelitian Dasar (2008CB418106).(PHPID) program dari Ohio State University. .

Skenario Spesifik-Cina Dari Paparan Fasilitas Air dan Sanitasi dan Asosiasi Terkait Resiko Relatif (RR) Penyakit Diare.2 Cao Vb 6. Skenario Paparan Deskripsi RR Penyakit Diare 1. Cao & Zhang. air minum bersih disalurkan melalui pipa ke kediaman masing-masing dan fasilitas sanitasi yang tepat telah dipasang Air minum tersedia dari sistem pipa terpusat.5 Cao Va 5.TABEL Tabel 1. Chen et al. . Luo et al.8 Xing et al VI 11. Yang et al.5 Mead et al III IV 4. Chen et al. tetapi perawatannya tidak lengkap atau tidak ada (karenanya hanya sebagian ditingkatkan) dan fasilitas sanitasi yang diperbaiki tepat terpasang Tidak ada perbaikan total atau sebagian dari air minum yang tersedia tapi fasilitas sanitasi yang tepat telah terpasang Perbaikan sebagian air minum tersedia tapi sanitasi tidak tersedia Tidak ada perbaikan total atau sebagian dari air minum yang tersedia dan fasilitas sanitasi juga tidak ada II 2.0 Referensi untuk RR - I Tidak ada transmisi penyakit diare yang berasal dari air yang tidak bersih atau sanitasi yang jelek Secara sentralisasi.2 Xing et al. Gu et al.

2) 1844 (0.3) 33 483 (1.7) 0 (0) 158 (0.0) 19 762 (0.3) 0 (0) 0 (0) 0 (0) 9 (0) 0 (0) 2 750 874 (98.8) 64 110 (2.Tabel 2. 2008. Cina.2) 2 805 835 (100) .7) 19 743 (0.0) 103 089 (3. Kasus Penyakit Penyakit Diare Askariasis Ensefalitis Jepang Infeksi Cacing Tambang Shistosomiasis Trikuriasis Malaria Demam Dengue Umur (Tahun) 0-4 5-14 15-44 45-59 60+ Total 487 305 914 158 587 041 3296 73 127 379 679 464 55 109 540 10 364 207 62 655 (99. Kematian dan disabilitas-terkait tahun kehidupan (DALYs) yang disebabkan oleh air yang tidak aman dan sanitasi yang buruk dan higiene.7) 8182 (0.1) 232 (0) 4 (0) Kematian (%) DALYs (%) - 62 822 (100) 2 329 712 (83.3) 5195 (0. berdasarkan penyakit dan kelompok umur.7) 275 440 (9.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful