VI.

FUNGSI EKSPONEN DAN FUNGSI LOGARITMA

6.1 Pendahuluan A. Tujuan Setelah mempelajari bagian ini diharapkan mahasiswa dapat: 1. menuliskan bentuk umum fungsi eksponen; 2. menggambar grafik fungsi eksponen; 3. menuliskan bentuk umum fungsi logaritma; 4. menggambar grafik fungsi logaritma.

B. Deskripsi Singkat Isi Bab Bab ini berisi uraian tentang: 1. fungsi eksponen; 2. fungsi logaritma.

Kata kunci: fungsi, eksponen, logaritma

6.2 Fungsi eksponen Bentuk Umum Bentuk umum fungsi eksponen adalah y = ax, dengan a  0 dan a  1

ditambah dengan tabel yang berisi beberapa nilai fungsi berikut ini. b) jika x bernilai kecil sekali dan bertanda negatip maka y besar sekali dan bertanda positip. d) untuk x = 0 y = 1. untuk 0 < a < 1 Dipelajari salah satu kasus yaitu y = Fungsi y =  21  x . c) jika x bernilai besar sekali dan bertanda positip maka y bernilai mendekati nol dan bertanda positip. Dari uraian di atas.  21  x memiliki sifat-sifat: a) terdefinisi untuk semua x  R.Grafik fungsi konstan dibedakan menjadi dua yaitu untuk 0 < a < 1 dan untuk a > 1. grafik y =  21  x -2 4 dapat digambarkan seperti di bawah ini. 1 Grafik y = ax. x -3 8 -1 2 Y 0 1 1 1 2 2 1 4 3 1 8  21  x y=  21  x 1 X 0 .

x -3 1 8 -2 1 4 -1 1 2 0 1 Y 1 2 2 4 3 8 2x y = 2x 1 X 0 Dalam fungsi eksponen dikenal satu fungsi khusus yaitu fungsi eksponen dengan bilangan pokok e. grafik y = 2 x dapat digambarkan seperti di bawah ini.2 Grafik y = ax.7183… . ditambah dengan tabel yang berisi beberapa nilai fungsi berikut ini. Bilangan e adalah bilangan real irasional dengan besar e = 2. . Dengan demikian grafik fungsi y = e x ini mirip dengan y = 2 x . d) untuk x = 0 y = 1. c) jika x bernilai besar sekali dan bertanda positip maka y bernilai besar sekali dan bertanda positip. b) jika x bernilai kecil sekali dan bertanda negatip maka y mendekati nol dan bertanda positip. Fungsi y = 2 x memiliki sifat-sifat: a) terdefinisi untuk semua x  R. Dari uraian di atas. untuk a > 1 Dipelajari salah satu kasus yaitu y = 2 x .

untuk 0 < a < 1 1 Dipelajari salah satu kasus yaitu y = 2 log x . ditambah dengan tabel yang berisi beberapa nilai fungsi 1 berikut ini. maka y semakin kecil.3 Fungsi Logaritma Bentuk Umum Jika ay = x dengan a  0 dan a  1 maka y  a log x Grafik fungsi logaritma dibedakan menjadi dua yaitu untuk 0<a<1 dan untuk a > 1.6. 1 Fungsi y = 2 log x memiliki sifat-sifat: a) terdefinisi untuk semua x >0. grafik y = 2 log x dapat digambarkan seperti di bawah ini. Jika x semakin besar. x 1 2 1 2 1 0 Y 2 -1 4 -2 8 -3 16 -4 log x 1 1 y = 2 log x 0 1 X . y = 0 d) untuk x lebih besar dari 1. Dari uraian di atas. y berharga negatip. Grafik y  a log x . 1. c) untuk x = 1. b) jika x mendekati nol maka y besar sekali dan bertanda positip.

untuk a > 1 Dipelajari salah satu kasus yaitu y = 2 log x .2. maka y semakin besar pula. x 2 1 2 1 0 Y 2 1 4 2 8 3 16 4 log x -1 y = 2 log x 0 1 X Dalam fungsi logaritma dikenal satu fungsi khusus yaitu fungsi logaritma dengan bilangan pokok e. . Jadi logaritma dengan bilangan pokok e adalah y = e log x = ln x. b) jika x mendekati nol maka y kecil sekali dan bertanda negatip. c) untuk x = 1. y = 0 d) untuk x lebih besar dari 1. Fungsi y = 2 log x memiliki sifat-sifat: a) terdefinisi untuk semua x >0. yang disebut logaritma Napier. Jika x semakin besar. Grafik y  a log x . Dari uraian di atas. y berharga positip. grafik y = 2 log x dapat digambarkan seperti di bawah ini. disingkat ln (dibaca len). ditambah dengan tabel yang berisi beberapa nilai fungsi berikut ini.

Grafik fungsi logaritma dibedakan menjadi dua yaitu untuk 0<a<1 dan untuk a>1. Jika ay = x dengan a  0 dan a  1 maka y  a log x . Bentuk umum fungsi eksponen adalah y = ax. Dalam fungsi logaritma dikenal satu fungsi khusus yaitu fungsi logaritma dengan bilangan pokok e. disingkat ln (dibaca len).Rangkuman 1. dengan a  0 dan a  1 2. Grafik fungsi eksponen dibedakan menjadi dua yaitu untuk 0<a<1 dan untuk a>1 3. Jadi logaritma dengan bilangan pokok e adalah y = e log x = ln x. . 4. 5. yang disebut logaritma Napier.

Gambarkan grafik fungsi berikut ini: a) y =  13  x 1 x 1 4  b) y = 3 x c) y = d) y = 2 x 1 3. Tuliskan bentuk umum fungsi logaritma 4.Latihan 1. . Gambarkan grafik fungsi berikut ini: a) y = 1 3 log x b) y = log x c) y = d) y = 1 3 3 log( x  1) log( x  1) 2 . Tuliskan bentuk umum fungsi eksponen! 2.

a1. II.Rangkuman Keseluruhan I. an = 0. Fungsi-fungsi tersebut digunakan dalam berbagai kajian bidang teknik sipil seperti struktur. …. …. Jika untuk fungsi polinomial harga a4. maka diperoleh p(x) = ao yang disebut fungsi konstan. Daerah definisi fungsi y = f(x) adalah himpunan semua nilai x sehingga nilai y ada. Daerah definisi fungsi y = f(x) adalah himpunan semua nilai y dengan x berasal dari daerah definisi. maka diperoleh p(x) = ao + a1x. dengan ao. …. Bentuk umum fungsi polinomial adalah..an x n . a2. …. p( x)  a0  a1 x  a2 x 2  a3 x 3 . an = 0. an = 0. Fungsi digunakan dalam teknik sipil untuk menyatakan hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Fungsi 1. a3. 2. yang disebut fungsi pangkat tiga. Fungsi Polinomial 1. teknik keairan dan lain-lain.. …. 5. 3. yang disebut fungsi linier. yang disebut fungsi kuadrat. Grafik fungsi digunakan untuk mempresentasikan fungsi secara grafis. . a3. mekanika tanah... 2. an adalah konstanta dan disebut koefisien fungsi polinomial. Jika untuk fungsi polinomial harga a2. 3. 3. maka diperoleh p(x) = ao + a1x + a2x2 + a3x3. Tinjauan Umum 1. Jika untuk fungsi polinomial harga a3. an = 0. Jika untuk fungsi polinomial harga a1. 2. III. a2. Suatu fungsi dari A ke B adalah suatu aturan yang memetakan setiap elemen di A dengan tepat satu elemen di B. 4. maka diperoleh p(x) = ao + a1x + a2x2. Diketahui A dan B adalah dua himpunan yang tidak kosong. a3.

cosinus. 5. x = tan y maka inversnya adalah y = arc tan x. jika x = cos y maka inversnya adalah y = arc sin x. dengan x adalah satuan ukuran sudut. Definisi sinus. 3. Bentuk umum fungsi cosinus adalah f(x) = cos x. Fungsi rasional tidak sejati yaitu jika derajat p(x) lebih tinggi atau sama dengan derajat q(x). Fungsi rasional sejati yaitu jika derajat p(x) lebih rendah dari derajat q(x). 4. dengan x adalah satuan ukuran sudut. cosine. p( x ) dengan p(x) dan q(x) adalah q( x) V. Bentuk umum fungsi rasional adalah r ( x )  fungsi polinomial dan q(x)  0. dan tangen (sine.IV. maka fungsi invers dari sinus didefinisikan dengan y = arc sin x. Fungsi Rasional 1. Fungsi Eksponen dan Fungsi Logaritma . Bentuk umum fungsi sinus adalah f(x) = sin x. and tangent) C A Segitiga ABC siku-siku di B Sinus A = B BC AC Cosinus A = AB AC Tangen A = BC AB 2. Bentuk umum fungsi tangen adalah f(x) = tan x. Dengan cara yang sama. 2. Fungsi Trigonometri dan Fungsi Invers Trigonometri 1. dengan x adalah satuan ukuran sudut. 3. Jika x = sin y. VI.

disingkat ln (dibaca len). Grafik fungsi logaritma dibedakan menjadi dua yaitu untuk 0<a<1 dan untuk a>1. 5. yang disebut logaritma Napier. Bentuk umum fungsi eksponen adalah y = ax. Grafik fungsi eksponen dibedakan menjadi dua yaitu untuk 0<a<1 dan untuk a>1 3. Dalam fungsi logaritma dikenal satu fungsi khusus yaitu fungsi logaritma dengan bilangan pokok e. Daftar Pustaka . 4.1. dengan a  0 dan a  1 2. Jika ay = x dengan a  0 dan a  1 maka y  a log x . Jadi logaritma dengan bilangan pokok e adalah y = e log x = ln x.

1995. Introduction to Engineering Mathematics. M. INC.. 1956. Bandung. 1966. McGraw-Hill.. 1985. N. Kalkulus. New York Karyadi. Jakarta.M. K.R. Hargreaves..J. .Croft. Open Chanel Flow. Theory and Problem of College Algebra. Yogyakarta.. Martono. A. New York. Penerbit Erlangga. Soemartojo... R. Henderson. M. 1981.. Frick. Smith. Davison. Spiegel... M. 1985. Jakarta. Mekanika Teknik I Statika dan Kegunaanya. Penerbit Yayasan kanisius. Analisis Nonlinier Geometri Struktur Frame-Truss 3D dengan Metode Elemen Hingga. Macmillan Publishing CO. Inc. Kalkulus dan Ilmu Ukur Analitik I. Mekanika Tanah. UGM Yogyakarta. Penerbit Erlangga. H. Penerbit Angkasa. 2002. F. Addison-Wesley.. Tesis Program Pasca Sarjana. New York. 1979.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful