PENTINGNYA NOTASI ILMIAH DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Dalam pembelajaran matematika di sekolah, acapkali terjadi ”kelonggaran-kelonggaran” dalam

penulisan notasi matematika. Jika dirasa bahwa ”penulisan ideal” akan membuat titik tekan pengajaran menjadi kabur, setidaknya Guru harus hati-hati jangan sampai notasi yang memuat ide pokok ikut dipangkas. Hal ini dapat mengakibatkan pemahaman konsep menjadi lemah. Kita ambil contoh dalam sub pokok bahasan mencari akar-akar persamaan kuadrat, menurut pengalaman banyak Siswa menuliskan seperti ini: x2 + 2x – 3 = 0 (x–1) (x+3) …………………. ” =0” acapkali lupa ditulis x-1 = 0, x+3 = 0 ……………… kata ”atau” tidak ditulis (atau kurang perlu?) x = 1 x = -3 ”yang penting Siswa mampu memfaktorkan persamaan dan mencari akar, jadi tolelir saja”. Menyikapi pernyataan tersebut : 1) Tidak akan menjadi masalah, asalkan setelah dirasa Siswa sudah mampu memfaktorkan, titik tekan pada penulisan menjadi fokus pembelajaran selanjutnya. 2) Akan menjadi masalah, jika dibiarkan terus. Matematika dengan pola ajar seperti ini akan menyeret Siswa pada cara pandang bahwa matematika hanya sekumpulan teknik/langkahlangkah baku belaka. Sedangkan kita ingin mengenalkan bahwa setiap langkah yang ditulis dalam matematika merupakan suatu proses logis berkesinambungan dalam upaya memecahkan masalah. sangat penting menulis ”=0” pada langkah (x – 1) (x+3) = 0, dan juga menulisan kata ”atau” pada langkah x-1 = 0 atau x+3 = 0 dalam proses menyelesaikan suatu persamaan kuadrat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful