a k u n t a n

i n d o n e s i a mitra dalam perubahan

Edisi No.20/Tahun III/Oktober 2009

Harga Rp. 20.000,- (Pulau Jawa) Rp. 22.500,- (Luar Jawa)

Transparansi dan Akuntabilitas Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) VI: Peran Akuntan Dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pasca Krisis Roadmap Terkini Konvergensi IFRS Pernyataan Sikap Profesi

ai
Nama Pengurus
Drs. Zaenal Soedjais Ketua Dewan Penasehat Drs. Soedarjono Anggota Dewan Penasehat Prof. Dr. Zaki Baridwan, MSc. Anggota Dewan Penasehat Drs. Hans Kartikahadi Anggota Dewan Penasehat Prof. Dr. Wahjudi Prakarsa Anggota Dewan Penasehat Drs. Ahmadi Hadibroto, MSc. Ketua Dewan Pengurus Nasional Drs. Atjeng Sastrawidjaja Anggota Dewan Pengurus Nasional Prof. Dr. Djoko Susanto, MSA. Anggota Dewan Pengurus Nasional Sunardji, SE., MM. Anggota Dewan Pengurus Nasional Dr. Ilya Avianti, SE., MSi., Ak. Anggota Dewan Pengurus Nasional Drs. Mustofa Anggota Dewan Pengurus Nasional

a k u n t a n
i n d o n e s i a

mitra dalam perubahan

Visi & Misi IAI
Misi IAI a. Memelihara integritas, komitmen, dan kompetensi anggota dalam pengembangan manajemen bisnis dan publik yang berorientasi pada etika, tanggungjawab, dan lingkungan hidup; b. Mengembangkan pengetahuan dan praktek bisnis, keuangan, atestasi, nonatestasi dan akuntansi bagi masyarakat; dan c. Berpartisipasi aktif dalam mewujudkan good governance melalui upaya organisasi yang sah serta dalam perspektif nasional dan internasional.

Visi IAI Menjadi organisasi terdepan dalam pengembangan pengetahuan dan praktek akuntansi, manajemen bisnis dan publik yang berorientasi pada etika dan tanggungjawab sosial serta lingkungan hidup dalam perspektif nasional dan internasional.

Drs. Eddie M. Gunadi Anggota Majelis Kehormatan Herwidayatmo Ketua Dewan Konsultatif SAK Arif Arryman Anggota Dewan Konsultatif SAK Bambang Setiawan Anggota Dewan Konsultatif SAK Bambang Subianto Anggota Dewan Konsultatif SAK Erry Firmansyah Anggota Dewan Konsultatif SAK Henry Lumban Toruan Anggota Dewan Konsultatif SAK I Gusti Agung Made Rai Anggota Dewan Konsultatif SAK Indarto Anggota Dewan Konsultatif SAK Istini T. Siddharta Anggota Dewan Konsultatif SAK Jhonny Darmawan Anggota Dewan Konsultatif SAK Jusuf Halim Anggota Dewan Konsultatif SAK Kuswono Soeseno Anggota Dewan Konsultatif SAK Sandiaga S. Uno Anggota Dewan Konsultatif SAK Siti Ch Fadjrijah Anggota Dewan Konsultatif SAK Wahyu Karya Tumakaka Anggota Dewan Konsultatif SAK Rosita Uli Sinaga Ketua DSAK Agus Edy Siregar, SE. Anggota DSAK Dr. Etty Retno Wulandari Anggota DSAK Eddy Rasyid Anggota DSAK Liau She Jin Anggota DSAK Jumadi, SE., Ak., BAP. Anggota DSAK

Merliyana Syamsul Anggota DSAK Roy Iman Wirahardja Anggota DSAK Dr. Meidyah Indreswari Anggota DSAK Riza Noor Karim Anggota DSAK Budi Susanto Anggota DSAK Ferdinand D. Purba Anggota DSAK Irsan Gunawan Anggota DSAK Ludovicus Sensi Anggota DSAK Saptoto Agustomo Anggota DSAK Dr. Setiyono Miharjo Anggota DSAK Agung Nugroho Soedibyo Ketua Komite Etika Wawat Sutanto Anggota Komite Etika Linus M. Setiadi Anggota Komite Etika Setiawan Kriswanto Anggota Komite Etika Wiwik Utami Anggota Komite Etika Sally Salamah Anggota Komite Etika Suyatno Harun Anggota Komite Etika Syarief Basir Anggota Komite Etika Unti Ludigdo Anggota Komite Etika Mirawati Sudjono, Ak., MSc. Ketua BPH-KUKK Bambang Utoyo, Ak. Wakil Ketua BPH-KUKK Bramantyo Anggota BPH-KUKK

Rakhmat Adi Santosa Anggota BPH-KUKK Retno Wulandari Anggota BPH-KUKK Dra. Suhartati Suharso Anggota BPH-KUKK Ujiani Purnamaningsih Anggota BPH-KUKK Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, MBA., Ak. Ketua KERPPA Dr. Hilda Rossieta Anggota KERPPA Drs. Indarto Anggota KERPPA Ito Warsito, Ak., MBA. Anggota KERPPA Dr. Sumarno Zain, MBA., Ak Anggota KERPPA

Ali Darwin, Ak., MSc. Anggota Dewan Pengurus Nasional, Ketua IAI-KAM

Dr. Ainun Na’im, MBA., Ak. Anggota Dewan Pengurus Nasional, Ketua IAI-KAPd Syafri Adnan Baharuddin, Ak., MBA. Anggota Dewan Pengurus Nasional,

Dra. Tia Adityasih Anggota Dewan Pengurus Nasional, Ketua IAI-KAP

Dr. Haryono Umar, Ak., MSc. Anggota Dewan Pengurus Nasional, Ketua IAI-KASP Drs. Kanaka Puradiredja Ketua Majelis Kehormatan Drs. Safaat Widjajabrata Anggota Majelis Kehormatan B. Hartono, SH., SE., Ak., MH. Anggota Majelis Kehormatan Supriyadi Anggota Majelis Kehormatan VJH. Boentaran Anggota Majelis Kehormatan Aep Saefuddin Rizal Anggota Majelis Kehormatan

ai
P
Selamat membaca!

PENGANTAR REDAKSI
Transparansi dan Akuntabilitas

ertama-tama izinkanlah Dewan Redaksi bersama-sama dengan seluruh Pengurus dan karyawan Ikatan Akuntan Indonesia mengucapkan selamat Idul Fitri 1430 H, mohon maaf lahir dan bathin.

Kami turut prihatin pula dengan terjadinya bencana alam di Sumatera Barat dan beberapa wilayah lainnya di Indonesia, dan kami berharap saudara-saudara yang tertimpa musibah dapat senantiasa tabah, dan kepada saudara-saudara di seluruh penjuru dunia marilah kita membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Pada bulan Oktober 2009 ini kita menghadapi pula hal-hal penting lainnya, dan tampak serba baru meskipun beberapa di antaranya masih merupakan wajah lama. Cobalah perhatikan MPR, DPR, DPD, DPRD, dan bagaimana sibuknya para wartawan meliput proses audisi pemilihan menteri di Cikeas, tempat kediaman SBY. Selain itu, pada 19 Oktober 2009 tujuh anggota baru BPK telah diambil sumpahnya. Kita melihat dua macam kekuasaan, yaitu (1) kekuasaan yang berasal dari Allah SWT dan terbukti tidak dapat dikalahkan oleh manusia, dan (2) kekuasaan dari beberapa orang yang ingin mempengaruhi “roda kehidupan” di negeri kita yang tercinta ini. Semua kejadian dan/atau transaksi di atas harus menjadi perhatian para akuntan. Sebagai akuntan, kekuasaannya adalah bersikap independen dan bebas dalam menyatakan pendapat. Para akuntan dituntut untuk terus berperan dalam upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas, baik sektor publik maupun privat. Mau tidak mau kita harus terus maju, tetapi tentunya tidak asal maju dan berakhir konyol, melainkan kita harus melakukan persiapan sejak dini, dan salah satu caranya adalah dengan membaca majalah ini sampai tuntas.

Susunan Redaksi
Pemimpin Umum J. Widodo. H. Mumpuni Pemimpin Redaksi Handoko Tomo Redaktur Pelaksana Monalisa Dewan Redaksi Cris Kuntadi, Sri Penny S, Bagus Rumbogo, Heliantono, Nur Iskandar, M.Yusuf John, Prianto Budi, Ahalik, M.Yasin Mustopa, Rina Y. Asmara, Duma I. Pasaribu, Florus Daeli, Freddy, Elly Zarni, Jan Hoesada,Yakub SEKRETARIS REDAKSI Imam Basori Marketing Ria Andini Reporter Zubi Mahrofi Sirkulasi Suka LAYOUT Ivhan

alamat Redaksi Kantor IAI Wilayah Jakarta, Gedung Gajah Blok AE Jl. Dr. Saharjo no.111 Tebet, Jakarta Selatan 12810, Indonesia telephone 021 837 07344, 8353588 faximile 021 829 0324 email akuntanindonesia@yahoo.com Rekening BCA cabang Tebet Saharjo A/C No. 092.3009130 a/n IAI Wilayah Jakarta

Opini yang diekspresikan dalam Akuntan Indonesia tidak merepresentasikan pandangan Ikatan Akuntan Indonesia. Ikatan Akuntan Indonesia atau editor tidak bertanggungjawab atas ketidakakuratan dari pernyataan, opini atau saran yang terdapat dalam tulisan maupun pariwara.

7 Rw. Veteran/Vandi Angsoko I No. HOS Cokrominoto No. Dr. Sam Ratulangi No. 22 Banjarmasin Tlp 0511-3251409 IAI Wilayah Kalimantan Timur Jl. 204 A Bandung 40125 Tlp. 143 D Surabaya 60246 Tlp 031-5021125 IAI Wilayah Jambi BPKP Perw. Durian No.com IAI Wilayah Jawa Barat LPAP Widyatama Jl. 168 A Tlp 0561-763368 IAI Wilayah Riau Jl. Kendal Km 12 Semarang 50138 Tlp 024-8663207 IAI Wilayah DI. 4 ISAK. 458 Tlp 0431-822009 Fax 0431-852963 IAI Wilayah Kalimantan Barat KAP. Sumatera Barat Jl. Jawa Tengah Jl. Labu Baru Pekanbaru 28291 Tlp 0761-22769 Fax 0761-63268 IAI Wilayah Jawa Timur Bapak Tjiptohadi Sawarjuwono Jl. 022-7206713 IAI Wilayah Sumatera Utara Jl. 324 Palembang 30125 Tlp 0711-319876 IAI Wilayah Kalimantan Selatan BPKP Perw. MM Kolom Pasar Modal: Menguak Misteri Minimnya Investor Saham Di Indonesia Info: PT. Sardjono. Bank Permata Tbk Raih ARA 2008 Public Hearing ED 6 PSAK.Daftar Isi Laporan Utama Peran Akuntan: Peningkatan Transparansi Dan Akuntabilitas Membangun Akuntabilitas Publik Melalui Reformasi Pengelolaan Keuangan Negara Laporan Khusus Konvensi Nasional Akuntansi (Kna) Vi: Peran Akuntan Dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pasca Krisis Pernyataan Sikap IAI: Peranan Akuntan Dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pasca Krisis Profil: Sunardji. Senturan Yogyakarta 55281 Tlp 0274-584321 Hp 0813-28379369 (Awan ) email : iaijogja@yahoo. & 2 PPSAK telah diadakan DSAK IAI Dampak Konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS) Terhadap Bisnis Pengumuman Seleksi Makalah SNA XII Palembang Opini: Peer Review BPK RI Hasilnya Positif Konsep Hitungan Laba Akuntansi Syariah Masih Perlukah Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum? Perdebatan Sengit Mengenai Pengakuan Pendapatan Kolom IFRS: Mana Yang Menjadi Prioritas? International: Criteria and Application Procedure for AFA Research Grants Kolom TIK: Dinamisasi data di Word berasal dari data di Excel Selingan: Keyakinan itu ternyata mempengaruhi sikap dan tingkah laku 12 13 16 KORESPONDEN IAI Wilayah Sulawesi Utara Coco Departement Store Jl. Raya Semarang. Imam Bonjol No. Yogyakarta STIE YKPN Jl. Juanda No. SE. Jend. Hr. Budi Sudarnoto Jl. 1F Samping pemancar TVRI. Ir. 69 Padang 24114 Tlp 0751-33898 Fax 0751-31688 IAI Wilayah Jawa Tengah BPKP Perw. 18 Medan 20152 Tlp 061-4155100 IAI Wilayah Sumatera Selatan Jl. Gatot Subroto No. Air Hitam Samarinda 75124 Tlp 0541-748442 TB Gramedia TB Gunung Agung TB Kharisma ai 18 22 24 28 48 32 33 34 36 44 48 51 54 56 59 62 64 . HR. 107 Jambi Tlp 0741-61682 IAI Wilayah Sumatera Barat BPKP Perw.3 Kel. Rasuna Said No. Kalimantan Selatan Jl. Cikutra No. Purnama No. 94 Rt. Jambi Jl. Ngabel No.

. so pasti I love IAI dan I love ai” Yane Devi Anna & Sri Fadilah Dosen Bandung ”Kami Dosen dari Bandung. baca juga lho” ai : “we love you too..” Akuntan Indonesia 5 ai . saya juga menulis artikel untuk AI” ai : “Terima kasih pak.Apa Kata Mereka ? Mahasiswa Akuntansi President University Cikarang “Sepertinya majalah AI harus buka agen di Cikarang supaya kita mudah mendapatkan AI untuk memperluas wawasan kita dan membantu pengerjaan tugas-tugas. DJP ”saya juga baca.” Purno Murtopo.. semoga bermanfaat” Mahasiswa Akuntansi Universitas Bunda Mulia ”I Love Accounting..” ai : “Semoga segera terlaksana..” ai : “Sudah berlangganan khan bu?.....thanx AI....

namun kita akan terus melihat dari faktor yang menyumbangnya. kurang dapat mengelola keuangan daerah. Makassar.Kemerdekaan bagi seorang Menteri Perekonomian Sri Mulyani Indrawati adalah membebaskan rakyat Indonesia dari kemiskinan. Itu yang kita harapkan. Dia menambahkan tingkat pemahaman akuntan Pemda sangat disayangkan karena banyak yang kurang paham dengan masalah tata kelola keuangan seperti bagaimana pertanggungjawaban keuangan negara. Manado. Banjarmasin.Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad memberikan materi Laporan Keuangan WTP. dan sebagainya. 54 PERSEN AKUNTAN PEMDA KURANG PAHAM KELOLA KEUANGAN DAERAH Jakarta .Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melansir hasil survei terbaru mengenai tata kelola keuangan pemerintah daerah (Pemda). Diantaranya Palangkaraya. atau 54 persen diantaranya. Para Gubernur. Sampel survei BPK dilakukan pada 20 kabupaten/kota dan ibukota provinsi di Indonesia. Daeng M Nazier. Bupati / Walikota. “Pemda beralasan bahwa mesti bukan berlatarbelakang akuntan tapi mampu melaksanakan tugasnya dengan baik itu sudah cukup. dan semester kedua kita akan hati-hati. Bukan hanya BUMN. Tujuan di selenggarakannya Rakernas ini adalah agar dapat meningkatkan kesamaan pemahaman mengenai akuntansi dan pelaporan keuangan terutama pemahaman konseptual mengenai akuntansi dan pelaporan keuangan yang didasarkan pada standar akuntansi pemerintahan selain itu Rakernas juga diharapkan dapat meningkatkan koordinasi secara vertikal m i t r a d a l a m p e r u b a h a n 6 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA . kemarin. Sri Mulyani menyatakan.” kata Daeng saat tampil di acara seminar Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara Melalui Peningkatan SDM di Jakarta. Hanya sekitar 20 persen saja dari profesi akuntan.” ungkapnya. kemerdekaan ini harus diisi dengan kompetisi kepandaian dan ilmu pengetahuan serta harus bisa mengatasi berbagai hal yang masih mengancam satu kesatuan bangsa Indonesia dan mengurangi kesejahteraan rakyat. “Padahal itu hal mendasar yang perlu diketahui seorang akuntan. GUBERNUR GORONTALO P A P A R K A N PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH Jakarta . munculnya masalah tersebut dipicu oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) akuntan Pemda yang rendah dan penempatannya yang keliru. tren laporan keuangan daerah menjadi turun.ai Berita MAKNA KEMERDEKAAN MENKO Jakarta .” kata Daeng.” kata Sri Mulyani di Gedung Menko Perekonomian di Jakarta. Dari sekitar 155 lembar kuisioner yang dibagikan kepada akuntan Pemda. hanya sekitar 44 persen diantaranya yang mengaku paham soal tata kelola keuangan yang benar. mengatakan. untuk tahun 2010 pemerintah akan berjuang untuk mencapai pertumbuhan ekonomi antara 5 hingga 6 persen. Ini yang saya maksud penempatan yang keliru. meskipun dari sisi pendapatan pada sektor investasi kita harus tetap pantau dengan baik. Pimpinan dan Anggota Komisi XI DPR RI. Jakarta. karena penempatan yang tidak pas itulah diantaranya yang membuat laporan keuangan Pemda selalu mendapat opini tak wajar atau disclaimer saban tiap tahunnya. “Semua tentunya harus dilakukan bersamasama untuk keselamatan rakyat. Dan untuk mencapainya. Padahal itu tidak pas adanya. Pimpinan dan Anggota Panitia Anggaran DPR RI. Samarinda. serta jajaran Pejabat Eselon I dan II pada Kementerian Negara / Lembaga / Pemerintah Daerah.” paparnya.” paparnya. sekitar 70 persen akuntan Pemda bukan berlatar belakang profesi akuntan. Rakernas yang di buka Menteri Keuangan dengan tema Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara melalui Akuntansi dan Pelaporan Keuangan yang diikuti oleh 600 peserta dari Kementerian Negara / Lembaga dan pemda se Indonesia. pelaporan keuangan negara. ”Akibatnya. pecan lalu. hal itu bukan saja menjadi tugas pemerintah dan BUMN. Menurut Sri Mulyani. saat ini pihaknya harus melihat terlebih dahulu perkembangan ekonomi semester I tahun ini. Hasilnya cukup mengecewakan. “Dari hasil wawancara dilakukan terhadap akuntan yang ada di 20 kabupaten/kota. Acara juga di hadiri oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ). Para Sekretaris Jenderal / Sekretaris Utama. Namun ia menambahkan. Para Menteri / Pimpinan Lembaga Internasional. Gubernur yang tampil bersama Mendiknas Bambang Sudibyo memaparkan upaya kiat-kiat dan terobosan yang dilakukan Gorontalo dalam mengelola keuangan daerah sehingga memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengendalian ( WTP ). “Arti kemerdekaan adalah suatu misi untuk membangun negara karena kalau kita merdeka dari penjajahan berarti kita harus merdeka dari kemiskinan. Hasil Implementasi Good Governance ( pengalaman gorontalo ) pada Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2009 yang berlangasung di Grand Melia Jakarta. Persentase laporan Pemda juga terus turun dan ini cukup menghawatirkan ke depan. tapi juga swasta dan seluruh masyarakat dengan meningkatkan kinerja sehingga bisa berkontribusi bagi perekonomian kita. Menurut dia. Lebih dari lima persen bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Pontianak. dan beberapa daerah lainnya. “Kondisi semester I tidak  seburuk seperti yang dibayangkan.” kata Daeng. Kepala Direktorat Utama Perencanaan Evaluasi Pengembangan dan Diklat BPK. Bandung. Selebihnya.

Hasan Bisri. Imran. Abdullah Zainie. Selian itu. krisis ekonomi di Indonesia pada 1997/1998 dipicu lemahnya keterbukaan informasi pelaku usaha. Sementara. Anwar menyatakan hal itu dalam acara penyampaian hasil peer review ARK oleh President of The Netherlands Court of Audit. Dengan adanya kegagalan. Rekomendasi yang disampaikan kepada BPK RI antara lain memberikan perhatian penuh atas pembatasan akses pemeriksaan BPK atas dua area melalui komunikasi yang Presiden Lantik Tujuh Anggota BPK Baru JAKARTA. BEI.detikFinance MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 7 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n konstruktif dengan pemerintah. Mereka adalah Hasan Bisri. Saskia J Stuiveling kepada Ketua BPK di Gedung Kantor Pusat BPK Jakarta. dan praktek internasional. BI. akhir Juli lalu. BPK juga menemukan adanya kelemahan dalam penatausahaan dan pengelolaan keuangan. dan kerjasama dengan negara dan/atau organisasi internasional terkait. Pada kesempatan yang sama. namun juga memberikan keyakinan yang memadai kepada stakeholder atas kualitas kerja dan akuntabilitas BPK. Meski demikian. Sedangkan dua anggota BPK. termasuk pemeriksaan atas Bank Century yang saat ini masih berlangsung. masih adanya tantangan lain masih terjadinya kecurangan dan korupsi di lingkungan pemerintahan dan masyarakat. dan Ali Masykur Musa. Begitu pula. “Dalam pertemuan G-20 beberapa waktu lalu muncul koreksi atas keterbukaan informasi dan disclosure yang mengalami kegagalan sehingga mengakibatkan krisis. Kementerian BUMN. Rekomendasi lainnya mengembangkan strategi bersama pemerintah dan DPR untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara serta memfokuskan pada pemeriksaan keuangan. SRI MULYANI: STANDAR KETERBUKAAN INFORMASI HARUS DITINGKATKAN Jakarta . Ketujuh anggota baru BPK itu menggantikan tujuh anggota periode 20042009. Udju Djuhaeri. Demikian dikatakan menteri keuangan Sri Mulyani di Jakarta. ”Informasi yang sempurna akan menggambarkan value dan risiko yang riil sehingga transaksi yang muncul pun transaksi yang efisien. Peserta berharap agar momen Rakernas ini dapat merevitalisasi komitmen para penyelenggara keuangan negara pada semua Kementerian Negara / Lembaga dan Pemda untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di bidang pengelolaan keuangan negara melalui akuntansi dan pelaporan keuangan. “Keterbukaan informasi oleh dunia usaha tidak datang sendiri tetapi harus dibangun. . pedoman.Standard keterbukaan informasi pelaku usaha harus ditingkatkan untuk menghindari krisis ekonomi di masa mendatang. Penyelenggaraan ARA 2008 pada 2009 merupakan yang ke delapan. merupakan bukti pemenuhan motto BPK untuk menjadi contoh dan teladan bagi instansi lain dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan negara. I Gusri Agung Rai.ai dan horizontal antara unit-unit penyelenggara akuntansi dan pelaporan keuangan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas Laporan Keuangan Pemerintah. audit keuangan BPK yang diaudit KAP Wisnu B. penyelenggaraan ARA 2008 merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi dalam laporan tahunan perusahaan. Komite Nasional Kebijakan Governance. Menurut keterangan pers biro humas dan hubungan luar negeri BPK.” kata Ketua BPK. Rizal Djalil. Hadi Purnomo. Anwar Nasution. IHSG Anjlok 43 Poin Sambut Kabinet Baru Whery Enggo Prayogi .” kata Menkeu. aset dan pinjaman negara. Juga mengembangkan pemeriksaan investigatif untuk mengungkap kecurangan dan korupsi melalui penyempurnaan pedoman. peningkatan kapasitas pemeriksa. Hal itu didasarkan pada mandat BPK RI yang jelas. Baharuddin Aritonang. pekan lalu. dalam keterbukaan informasi para pelaku ekonomi global maka dunia harus kembali membangun keterbukaan informasi. David Walker (mantan Ketua BPK Amerika).” ujarnya. Taufiequrahman Ruki. dalam melakukan audit BPK mendapati dirinya dibatasi untuk memeriksa penerimaan pajak dan proyek yang dibiayai dari pinjaman LN. Moermahadi Soerja Djanegara. T. Saat itu informasi yang disajikan oleh pelaku usaha tidak sesuai dengan kondisi yang ada. Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) melantik tujuh anggota Badan Pemeriksa Keuangan periode 2009-2014. Anwar menambahkan hasil yang positif atas audit kinerja dan audit laporan keuangan BPK RI.” kata Menkeu dalam acara penyampaian penghargaan laporan tahunan (Annual Report Awards/ARA) 2008. independensi yang dijamin UUD 1945 dan UU Nomor 15 tahun 2006 serta pemeriksaan BPK yang telah sesuai dengan standar. ARK melakukan review sistem pengendalian mutu BPK RI pada Januari dan Juni 2009. Mereka adalah Anwar Nasution. Hal ini menunjukkan bahwa BPK tidak saja memenuhi ketentuan UU Nomor 15 tahun 2006 tentang BPK dan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). yaitu Herman Widyananda dan Sapto Amal Damandari masih terus menjabat hingga 2012. Sebagai informasi ARA merupakan kegiatan rutin sejak 2002 atas kerjasama Bapepam-LK dengan Ditjen Pajak. Muhammad Nurlif. Hasil review dari ARK adalah kesimpulan umum review adalah sangat positif. dan Ian McPhee (Ketua BPK Australia) atas jasanya dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas keuangan negara terkait pemeriksaan bencana tsunami di Aceh dan Nias. Ketua BPK juga menyerahkan penghargaan Bintang Jasa Utama dari Pemerintah Indonesia kepada Saskia J Stuiveling. Audit Keuangan BPK RI Laporan hasil “peer review” (pemeriksaan kinerja) yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Belanda—Algemene Rekenkamer (ARK) atas sistem pengendalian mutu BPK RI menunjukkan hasil positif. Ia mengatakan. dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Hasil Review Kinerja. Soewito—yang ditunjuk DPR—atas pemeriksaan Laporan Keuangan BPK tahun 2008 memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Menurut dia. lanjutnya. semua pemeriksaan dan pekerjaan yg belum selesai dilaksanakan BPK sebelumnya akan dilanjutkan oleh pimpinan dan anggota BPK selanjutnya.

171 saham turun dan 57 saham stagnan.41. Sedangkan saham-saham yang berhasil mencetak kenaikan harga antara lain PTBA naik Rp 150 menjadi Rp 14. (qom/dnl) . International Nickel (INCO) naik Rp 25 menjadi Rp 4. sebagai koreksi atas kenaikan harga saham grup tersebut yang sudah cukup besar sebelumnya.750. Lebih banyak orang politik dibandingkan profesional. • Indeks KOSPI melemah 23. Banyaknya figur yang tidak kompeten membuat pasar merasa sedikit tidak nyaman.Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur bersamaan dengan pelemahan bursa-bursa regional lain.267.398 poin (1. IHSG ditutup merosot 43.53 poin (1.170.” jelas kepala riset PT Paramitra Alfa Sekuritas Pardomuan Sihombing ketika dihubungi detikFinance. Pos-pos menteri yang didengungkan SBY dinilai tidak sesuai janji pada saat kampaye.350.700. Indeks LQ 45 juga melemah 9.62%) ke level 3. United Tractor (UNTR) turun Rp 700 menjadi Rp 15.600.76%) ke level 2. Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 75 menjadi Rp 4.700. • Indeks Hang Seng melemah 107.400. Pada perdagangan Kamis (22/10/2009). Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 50 menjadi Rp 23.18 poin (0. dengan titik terendah pada 2.055 juta lembar saham senilai Rp 5.ai Jakarta . Saham-saham grup Astra mengalami penurunan harga yang cukup besar.33. Saham-saham lain yang mencetak penurunan harga di top loser antara lain BRI (BBRI) turun Rp 300 menjadi Rp 7. di luar perkiraan. Bursa-bursa regional lainnya juga mencatat koreksi yang cukup besar: • Indeks Komposit Shanghai melemah 19. Astra Agi Lestari (AALI turun Rp 700 menjadi Rp 21.098 triliun.515. IHSG juga tidak memberikan respons yang positif atas pengumuman Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II. IHSG pada hari ini sempat melemah 50 poin lebih.421.630.17.42%) ke level 1. Anjloknya saham grup Astra dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memberikan andil terbesar bagi pelemahan IHSG.150 menjadi Rp 31.225.48%) ke level 22.613 (1.575.64%) ke level 10.22 poin (0. Selain faktor eksternal.59 poin (0.813 kali dengan volume 4.650. “Terjadi inkonsistensi.184. • Indeks Nikkei-225 melemah 66. Sebanyak 36 saham naik.210. Perdagangan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 96. Saham Astra International (ASII) turun Rp 1.52.051. Makanya sentimen pasar negatif.93%) ke level 477.433. Bumi Resources (BUMI) turun Rp 175 menjadi Rp 2.

serta pemerintahan yang baik dan bersih.Seremonia Penandatanaganan MOU antara IAI dan ACCA mengenai peningkatan kualitas profesi akuntan melalui kerjasama dibidang pelatihan profesi pendidikan dan ujian sertifikasi Penandatanaganan MOU antara IAI dan BPK RI mengaenai Peningkatan peran profesi akuntan dalam pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dalam rangka mendorong terwujudnya akuntabilitas dan transparasi keuangan negara. . pada hari kamis tanggal tiga belas bulan agistus tahun dua ribu sembilan.

selain itu beliau juga sebagai pengajar program diploma STAN.  Saat ini beliau menjabat sebagai Ketua Program Studi S1 pada Departmen Akuntansi Universitas Indonesia. Selain mengajar dan menulis buku. Riset-riset beliau misalnya secara rutin di presentasikan di dalam Simposium Nasional Akuntansi setiap tahun. Sylvia Veronica Nalurita Purnama Siregar Ardhi W.S 10 ai . Puluhan penelitian Ibu Sylvia telah dipresentasikan di konferensi dalam dan luar negeri bahkan beberapa diantaranya memenangkan Best paper Award. keduanya dengan predikat Cum Laude. Ibu Sylvia memperkuat barisan DSAK dengan bergabungnya beliau menjadi anggota DSAK (Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI) sejak  2009. beliau sangat mahir dalam pengelolaan dan penanganan segala jenis aspek perpajakan yang ada. misalnya dalam Third International Business Research Conference di Melbourne. Ibu Sylvia menamatkan S1 dan S3 nya pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.Reuni Sylvia Veronica atau yang bernama lengkap Sylvia Veronica Nalurita Purnama Siregar bukanlah sosok asing dalam dunia riset akuntansi di Indonesia. beliau juga sangat rajin menerbitkan penelitian ilmiah.S beliau adalah salah satu Senior Instruktur Ikatan Akuntan Indonesia. jurusan akuntansi. Dengan Register Konsultan Pajak tingkat C beliau sering berhadapan untuk membela para kliannya di Pengadilan Pajak dengan tekad Maju & Menang Ardhi W. Australia pada tahun 2006.

CMA. PMP “Setelah bekerja sebagai auditor selama 4 tahun di kantor akuntan public dan sebagai akuntan di sebuah perusahaan minyak selama 6 tahun. Utilities & Mining. yang memiliki misi untuk menyediakan buku bagi anak-anak di daerah terpencil. Saat ini. CIA.com/in/herwan) Herwan Ng. memutuskan untuk mengabdikan dirinya di dunia pendidikan demi turut serta berkontribusi mencerdaskan putra bangsa. perusahaan tambang ketiga tersebar di dunia yang berbasis di Inggris. akhirnya Retna Suliati SE. yang lahir di Peking (China ). Australia dan Asia. Pengalaman yang paling menarik dalam bidang pengajaran Akuntansi. CTP. anak perusahaan Rio Tinto Plc. Besar harapan Retna bahwa mahasiswa Indonesia akan terbuka pikirannya untuk menerima dan memahami secara baik. cabang Indonesia telah malang melintang di dunia akuntansi selama 14 tahun. CPA. Kedudukannya sebagai Program Koordinator International Program di Universitas INDONUSA Esa Unggul. Eropa. Herwan telah mengikuti  berbagai penugasan dan pelatihan di Amerika. disinilah letak tantangannya bagi seorang Dosen Akuntansi untuk dapat menguasai bebagai bentuk dan sistem tadi. Selama berkarir di  PwC. (www. Sebelumnya. Herwan adalah Head of Finance PT Rio Tinto Indonesia.  Herwan juga menjadi sukarelawan untuk organisasi nirlaba. yang penting adalah kekonsistenan si siswa dalam berkiblat. Herwan meniti karir selama 10 tahun sebagai auditor di PwC Jakarta dan Amsterdam dengan posisi terakhir sebagai Senior Manager – Assurance untuk tim Energy. dan dapat memanfaatkannya sesuai dengan peruntukannya” Retna Suliati. baik untuk jurusan akuntansi maupun jurusan jurusan lainnya. jadi seorang siswa dibenarkan untuk menganut salah satu sistem tadi ataupun menggabungkan kedua sistem tadi. Akuntan  yang  menyukai  alunan  suara saxophone  ini  bercita-cita menjadi anggota komite audit dan komisaris independen supaya dapat ikut memberikan kontribusi dalam pengembangan good corporate governance di Indonesia. berbagai ragam bentuk sistem dan laporan keuangan yang tersaji di dunia ini. membuat dirinya menjelajahi berbagai sistem pendidikan tinggi yang ada di berbagai universitas baik di Indonesia maupun di negara lain. selama lebih dari 10 tahun.Reuni Akuntan yang terpilih sebagai  President pertama Institute of Certified Management Accountants (ICMAAustralia). yang menyelesaikan S1 nya di FEUI jurusan Akuntansi dan S2 nya di UIEU. adalah sewaktu Retna diminta untuk mengajar pelajar pelajar Pakistan yang ingin mengikuti ujian nasional di Negara asalnya. Retna Suliati. berkomentar bahwa di dunia ini ada berbagai ragam bentuk penyajian laporan keuangan yang dianut oleh setiap Negara. Ak MM. Ak. dan kemudian mentransfer pengatahuannya pada anak didik. Books for Hope. MM ai 11 .linkedin. Karena disaat itulah Retna kemudian mengetahui bahwa sistem pembelajaran Akuntansi di Pakistan berkiblat baik ke USA maupun UK sistem.

FOTO ai ai 12 12 .

laporan keuangan instansi penegak hukum dan keamanan. nyata. 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pemerintah Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia telah berupaya memperbaiki sistem keuangan negara dan tercermin dalam Paket Tiga Undang-Undang (UU) Keuangan Negara Tahun 2003-2004. Hal ini terjadi pula di sisi penerimaan negara seperti pajak. Seperti halnya dengan krisis ekonomi Asia tahun 1997-1998. Anwar Nasution menyatakan bahwa para akuntan sangat penting untuk memelihara simetri pasar. termasuk perbaikan sistem akuntansinya. Enam Bentuk Inisiatif BPK Inisiatif pertama adalah untuk memperluas objek pemeriksaannya. TNI/POLRI. sebagai keynote speech dan makalah pada saat pembukaan KNA VI di Bandung. implementasi aturan yang sudah ada pun masih jauh dari harapan. penjualan aset negara. Inisiatif kedua adalah untuk mewajibkan semua terperiksa (auditees) menyerahkan Management Representation Letter (MRL) kepada BPK. 28 Agustus 2008.PERAN AKUNTAN: PENINGKATAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS Pendahuluan K Pengertian transparansi dan akuntabilitas tersebut cukup relevan dikaitkan dengan apa yang dikemukakan oleh Prof. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. 1925 No. terbuka. Jika tidak ada simetri informasi atau disebut asimetris informasi. (b) lima tanda-tanda positif akan perbaikan sistem keuangan negara di Indonesia. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. serta penerimaan negara dari hibah maupun hutang. S. berbagai BUMN/BUMD strategis seperti Pertamina dan bank-bank negara adalah di luar jangkauan pemeriksaan BPK. Surat ini merupakan pernyataan dari pimpinan instansi pemerintah yang bersangkutan yang mengatakan bahwa laporan keuangan yang diserahkan untuk diperiksa oleh BPK tersebut adalah disajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) Tahun 2005. Setelah BPK memperoleh kembali otonomi dan independensinya dalam UU No. (c) lima faktor penyebab lemahnya sumber daya manusia (SDM) Akuntansi Publik. dan UU No. . MRL sekaligus dimaksudkan untuk memberdayakan pengawas internal ai 13 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n amus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat. yang menggantikan sebagian besar ketentuan-ketentuan Undang-Undang Perbendaharaan Indonesia (Indische Comptabiliteitswet/ICW Stbl. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.E. Pernyataan (statement) KTT G-20 di London belum lama ini menekankan perlunya perbaikan governance dunia usaha serta sektor publik. BPK hanya dapat memeriksa sebagian saja dari pengeluaran negara. jelas. edisi terkini. dan menyosong masa depan yang lebih tertib. mengemukakan kata “transparan” berarti tembus cahaya atau tembus pandang. H. ada enam bentuk inisiatif yang telah dilakukan BPK untuk mempercepat pembangunan sistem keuangan negara agar sesuai dengan jiwa dan semangat transparansi dan akuntabilitas yang tercermin dalam UU Keuangan Negara Tahun 2003-2004. seperti Departemen Pertahanan. jernih. Sedangka. 1933 No. Dr. keadaan dapat dimintai pertanggungjawaban. Tugas akuntan adalah untuk mencegah terjadi transaksi “beli kucing dalam karung”. 448) dan Instructie en Verdere Bepalingen voor de Algemene Rekenkamer (IAR Stbl. dalam laporan keuangan induknya. dan tidak terbatas pada orang tertentu saja. Selama masa pemerintahan Orde Baru. maka istilah nenek moyang kita adalah “membeli kucing dalam karung”. UU No. dan kata “akuntabilitas” berarti perihal bertanggung jawab. antara lain mengenai (a) enam bentuk inisiatif yang telah dilakukan BPK untuk mempercepat pembangunan sistem keuangan negara agar sesuai dengan jiwa dan semangat transparansi dan akuntabilitas yang tercermin dalam UU Keuangan Negara Tahun 2003-2004. 320). Anwar Nasution. Misalnya. kata “akuntabel” berarti dapat dipertangungjawabkan. baik pada sisi pendapatan maupun pengeluaran negara. berbagai jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). termasuk privatisasi BUMN/ BUMD. yaitu UU No. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Periode 2004-2009 pada saat menyampaikan keynote speech pada saat pembukaan Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) VI di Bandung tanggal 13 Agustus 2009. Selain belum semua transaksi perusahaan terkait tercermin Anwar Nasution menyampaikan perihal Kemajuan Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara Tahun 2004-2009. salah satu faktor penyebab dari krisis keuangan global sekarang adalah karena buruknya sistem akuntansi.

6. persentase yang memperoleh opini pemeriksaan Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) atau Disclaimer telah menurun dari 43. Hanya Kota Tangerang dan Kabupaten Aceh Tengah yang memperoleh opini WTP selama dua tahun terakhir berturut-turut (2007-2008). sistem akuntansi umum belum selaras dengan sistem akuntansi instansi dan administrasi aset maupun hutang negara belum tertata dengan baik. Di antara kedua tingkat pemerintahan itu. sudah ada lima tanda-tanda positif akan perbaikan sistem keuangan negara di Indonesia. Sebagian besar dari Provinsi serta Kabupaten/ Kota mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan sebanyak 21 Pemda pada tahun 2008 mendapatkan opini Tidak Wajar. Dalam periode 2006-2008 hanya ada 15 Pemda yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). yaitu hanya Provinsi Gorontalo (dari 33 Provinsi) dan 12 Kabupaten/Kota dari 440 Kabupaten/ Kota yang wajib menyerahkan LKPD kepada BPK. pengelolaan. teknologi informasi masih belum terpadu. untuk mengatasi kelangkaan SDM. Meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) dalam bidang akuntansi dan pengelolaan keuangan negara. pelaksanaan maupun pertanggungjawaban anggaran negara serta program kerja pemerintah secara utuh. Inisiatif ketiga adalah mewajibkan semua terperiksa untuk menyusun Rencana Aksi guna meningkatkan opini pemeriksaan laporan keuangannya.Laporan Utama pemerintah agar dapat mencegah terjadinya inefisiensi serte mendeteksi dini kejahatan korupsi. LKKL adalah merupakan komponen utama LKPP. Salah satu masalah dalam LKPD adalah belum jelasnya administrasi pemindahan aset Pusat ke Daerah dalam rangka otonomi. Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP). anggaran berbasis akrual belum terwujud.8% pada tahun 2006 menjadi 19. Melakukan inventarisasi serta penilaian kembali aset maupun hutang negara. 3. Sementara itu. sedangkan sumber daya manusia masih kurang dan sistem pengendalian internal belum berfungsi. Pada periode yang sama. dan menjadi 41. Persentasi jumlah Kementrian/Lembaga yang memperolah opini pemeriksaan dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK telah meningkat dengan pesat dari 8. PAP perlu dibentuk agar lembagalembaga legislatif dapat mewujudkan hak budjetnya dan mengawasi perencanaan. yaitu: 1.8% menjadi 40. Akibat dari kelambanan perbaikan sistem keuangan negara. Namun demikian. Sumatera Barat. Meningkatkan quality assurance oleh pengawas internal. DPD RI. dan 7. Maluku Utara. berbagai Laporan Keuangan Kementrian dan Lembaga Negara (LKKL) maupun sebagaian besar dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tetap memperoleh opini pemeriksaan Tidak Menyatakan Pendapat (Disclaimer) dari BPK. 4. Menuju sistem pembukuan dan anggaran akrual untuk mengungkapkan hak dan kewajiban kontijensi serta perencanaan jangka panjang berbasis kinerja. Peranan anggaran nonbujeter masih tetap besar. Lambannya pembangunan sistem keuangan negara terjadi pada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah (Pemda). Tanda positif ketiga adalah kemajuan m i t r a d a l a m p e r u b a h a n ai 14 L aporan Uta m a . Lima Tanda-Tanda Positif Hingga sekarang sistem perbendahaan negara belum terkonsolidasi. BUMN. Inisiatif keempat adalah membantu entitas pemerintah mencari jalan keluar untuk mengimplementasikan Rencana Aksi yang telah disusun dan diserahkan kepada BPK.2% dan 22%. Memenuhi inisiatif BPK. Tanda positif pertama adalah bahwa sudah banyak instansi pemerintah di Pusat maupun di Daerah yang telah menyerahkan MRL dan Rencana Aksi perbaikan opini sistem keuangannya kepada BPK. Memenuhi jadwal penyusunan laporan keuangan dan pemeriksaan serta pertanggungjawaban anggaran negara sebagaimana diatur dalam Paket Tiga UU Keuangan Negara Tahun 2003-2004. pembangunan sistem keuangan di Pemda lebih lambat kemajuannya daripada di Pusat. Rencana Aksi itu hendaknya memuat rencana perbaikan sistem keuangan instansi dengan program serta jadwal yang jelas. untuk selama lima tahun berturut-turut. Menggunakan sistem aplikasi teknologi komputer yang terintegrasi. Provinsi yang paling rendah menyerahkan Rencana Aksi perbaikan sistem keuangannya adalah Lampung. Ketiga sasaran ini ingin dicapai dengan mewajibkan agar laporan keuangan yang diserahkan untuk diperiksa oleh BPK hendaknya direviu terlebih dahulu oleh Inspektur Jenderal/Satuan Pengawasan Intern serta Bawasda. Misalnya. dan BUMD serta yayasan maupun kegiatan bisnis yang terkait dengan kedinasan agar menjadi lebih mandiri dan korporatis. dan DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk membentuk Panitia Akuntabilitas Publik (PAP). dan Jawa Tengah.5% pada tahun 2007. Mewujudkan sistem pembukuan keuangan negara yang terpadu (TSATreasury Single Account). BPK menyarankan agar instansi pemerintah Pusat dan Daerah meminta bantuan tenaga akuntan dari BPKP Inisiatif kelima adalah mendorong perombakan struktural Badan Layanan Umum (BLU).5% pada tahun 2008. 5. terdapat 279 Pemda yang sudah menyerahkan Rencana Aksi (action plan). Tanda positif kedua adalah pesatnya kemajuan opini pemeriksaan LKKL. Perbaikan sistem keuangan itu menyangkut berbagai aspek. dan belum selaras dengan semangat paket tiga UU Keuangan Negara Tahun 20032004. SAP Tahun 2005 belum terwujud sedangkan berbagai undang-undang dan peraturan pemerintah dalam bidang keuangan negara masih saling bertentangan antara satu dengan lainnya. periode 20042008. Ini menggambarkan kemampuan daerah yang sangat terbatas untuk membangun kelembagaannya agar dapat menggunakan kekuasaan dan dananya yang semakin besar dalam rangka otonomi daerah bagi pembangunan daerahnya sendiri. Inisiatif keenam adalah menyarankan kepada DPR RI. 2.

dalam LKKL sudah terjadi pada berbagai Departemen besar seperti Departemen Perindustrian. BPK telah mendapatkan pimpinan baru..lembaga-lembaga perwakilan rakyat yang akan datang sudah dapat membentuk PAP sehingga dapat lebih baik dalam melakukan pengawasan atas perencanaan. Ak.E. Muhamad Nurlif. Disamping ketujuh Anggota tersebut terdapat dua Anggota BPK yaitu Dr. Tadinya opini pemeriksaan WTP dan WDP hanya merupakan monopoli lembaga kecil dan lembaga yang baru didirikan seperti Mahkamah Konstitusi. tetapi marilah kita berharap bahwa para akuntan akan terus berperan dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. ayam goreng (yang merupakan contoh private goods) yang sudah dimakan oleh seseorang tidak dapat lagi dinikmati oleh orang lain.. dan Drs. Berbeda dengan public goods.. meskipun sebagian diantaranya adalah wajah-wajah lama. laporan keuangan beberapa Departemen penting dan penegak hukum. Dengan demikian. Tanda positif kelima adalah bahwa Ditjen Pajak sudah mulai semakin terbuka untuk diperiksa oleh BPK. Herman Widyananda. Taufiequrahman Ruki. Orang bersaing untuk mendapatkan ayam goreng dan tidak perlu bersaing untuk menikmati rasa tertib dan aman karena konsumsi seseorang akan public goods tidak akan mengurangi konsumsi orang lainnya. M. Ak. Tumpa dan disaksikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara. Departemen Pertanian. yang telah habis masa jabatannya. Ak. kementrian negara/lembaga dan pemerintah daerah menghadapi kendala dalam rekrutmen pegawai yang memiliki latar belakang pendidikan..Di samping persoalan terbatasnya formasi. dan Irjen Pol. dan keahlian di bidang akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah. public goods seperti jasa pertahanan dan keamanan memiliki dua ciri. Drs. dan Dr.M.E.A. S.. Pada umumnya. Lima Faktor Penyebab Lemahnya SDM Akuntansi Publik Setidaknya ada lima faktor penyebab lemahnya sumber daya manusia (SDM) untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas fiskal di Indonesia. M. yang masih terus menjabat hingga tahun 2012. pengelolaan.M. Departemen Keuangan. Ketujuh Anggota BPK tersebut menggantikan tujuh anggota BPK masa jabatan 2004-2009 yaitu Prof. Ketujuh Anggota baru tersebut adalah Hasan Bisri. Ir. Ak. Dr. pengetahuan. H. Dephankam/TNI. Imran. Anwar Nasution. Rizal Djalil. Semua orang yang berada di Indonesia (termasuk teroris) menikmati jasa ketertiban dan keamanan yang sama dari TNI/POLRI.Si. Komisi Yudisial.H. dan mencegah terjadinya kejahatan perpajakan termasuk transfer pricing. serta Depdiknas. BP Migas. I Gusti Agung Rai... DPRD. S. masih mendapatkan opini TMP. sehingga implementasi rekrutmen pegawai berdasarkan latar belakang pendidikan sangat beragam. DPR. S. Sementara SBY masih sibuk memilih orang-orang untuk kabinetnya periode mendatang. baik di sektor publik maupun privat. Sebagaimana diketahui. S. Drs. pelaksanaan maupun pertanggungjawaban anggaran negara secara utuh. Drs. kurikulum maupun pengajarnya hanya diarahkan untuk mendidik tenaga pembukuan dan auditor akan barang-barang serta jasa-jasa privat (privat goods) yang diproduksi oleh dunia usaha. Hum. Hampir tidak ada jurusan akuntansi di Indonesia yang mendidik akuntan yang bergerak dalam produksi jasa-jasa publik (public goods) yang diproduksi oleh sektor pemerintah. Drs. Sapto Amal Damandari. DPD. DPD. Dalam RUU tersebut PAP disebut sebagai Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN). Pada bulan Oktober 2009 ini kita akan mengawali perjalanan berikutnya bersama orang-orang baru di MPR. perekrutan pegawai tersebut tidak menjadi suatu keharusan mutlak. Tanda positif keempat adalah bahwa lembaga legislatif sudah memenuhi saran BPK untuk memuat rencana pembentukan PAP pada RUU Susunan dan Kedudukan (Susduk) MPR. T. ai L aporan Uta m a 15 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . M. Abdullah Zainie (Alm).P. Udju Djuhaeri.E. Faktor pertama adalah karena program pendidikan akuntansi di Indonesia. menetapkan pagu rasio hutang terhadap ekuitas (debt-to-equity ratio) perusahaan pertambangan. dan BPK.. Penutup Pemilihan umum presiden telah selesai dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali terpilih menjadi presiden untuk masa jabatan kedua kalinya. Harifin M. Faktor kelima adalah karir SDM pada bagian akuntansi dan pelaporan keuangan pada umumnya kurang berkembang. dan DPRD. Dr. Hasan Bisri. Drs. Lemhannas. Faktor kedua adalah baik pemerintah Pusat maupun Pemda memiliki jumlah SDM yang sangat terbatas yang memiliki latar belakang pendidikan. S. yakni (i) non-excludability dan (ii) non-rivalness. sehingga SDM yang memiliki latar belakang pendidikan akuntansi lebih memilih karir di bagian fungsional. Moermahadi Soerja Djanegara. misalnya sebagai auditor.. dan tidak dirancang berdasarkan kebutuhan internal. Faktor ketiga adalah aturan yang dibuat oleh Pemerintah sendiri. H. M. dan Badan Intelijen Negara yang menguasai porsi anggaran negara yang relatif kecil. Drs. H. Ketujuh Anggota BPK periode 2009-2014 telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 79/P Tahun 2009 tanggal 11 Oktober 2009. Ali Masykur Musa. Hadi Purnomo. (Purn) Drs. Faktor keempat adalah pelatihan untuk peningkatan kapasitas SDM yang ada tidak dirancang dan dilaksanakan dengan program yang jelas dan terjadwal.A. seperti Departemen Dalam Negeri dan Departemen Agama serta Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung. Drs. DPR. dan Departemen terkait dapat merasionalisir komponen biaya eksplorasi dan penambangan migas (cost recovery) maupun pertambangan non-migas. pengetahuan. Di lain pihak. Presiden dan Wakil Presiden serta para menteri. dan keahlian untuk mengelola dan mempertanggungjawabkan keuangan negara. pelatihan pada instansi pemerintah dilakukan berdasarkan tawaran dari luar pemerintah. Baharuddin Aritonang. Pada bulan Oktober 2009 SBY dilantik sebagai presiden kedua kalinya. Diharapkan Ditjen Pajak. M.Si. yang berlaku sejak pengucapan sumpah atau janji sebagai Anggota BPK RI masa Jabatan 2009-2014. Pada hari Senin 19 Oktober 2009 pengambilan sumpah anggota BPK periode 2009-2014 dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung.E.

Profesionalitas. Karena uang Negara merupakan uang rakyat yang harus bernilai maksimal (value for money) bagi kesejahteraan masyarakat. alokasi. dan bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. ekonomis. 4. distribusi. Pengelolaan keuangan Negara adalah keseluruhan kegiatan pejabat pengelola keuangan Negara sesuai dengan kedudukan dan kewenangannya. dan pertanggungjawaban. Keuangan Negara dikelola secara tertib. untuk dapat memastikan bahwa pengelolaan Keuangan Negara telah dilakukan dengan baik oleh pemerintah maka fungsi akuntabilitas dan audit atas pelaporan pengelolaan Keuangan Negara harus berjalan dengan baik. Artinya. wajib diperiksa terlebih dahulu oleh BPKRI. Beberapa hal yang dirasakan sebagai kemajuan dari penetapan UU Pemeriksaan tersebut antara lain: 1. akan tetapi juga dari perencanaan sampai pertanggungjawabannya. Pemeriksaan keuangan oleh badan pemeriksa yang bebas dan mandiri. Keterbukaan dalam pengelolaan keuangan Negara. Dalam pertanggungjawaban Keuangan Negara. dalam pertanggungjawaban Keuangan Negara.Laporan Utama Membangun Akuntabilitas Publik Melalui Reformasi Pengelolaan Keuangan Negara aket Undang-undang tentang Keuangan Negara telah selesai diundangkan yaitu Undang-undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara (selanjutnya disebut UU KN). DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota) dapat memberikan saran dan mengadakan pertemuan konsultasi dengan BPK dalam perencanaan tugas pemeriksaan. Dengan demikian. Akuntabilitas berorientasi pada hasil. efisien. yang meliputi perencanaan. Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah perlu dipublikasikan sehingga masyarakat dapat menilai pertanggungjawaban tersebut. Ini merupakan amanah baru bagi BPK-RI terutama untuk memeriksa pertanggungjawaban kepala daerah yang sebelumnya tidak ada kewajiban tersebut. Penerapan sistem akuntansi keuangan harus benarbenar diterapkan baik untuk APBN maupun APBD. kekayaan negara/daerah yang dikelola sendiri atau oleh pihak lain. Dalam pasal tersebut lingkup keuangan negara meliputi: 1. Reformasi Negara Pengelolaan Keuangan p e r u b a h a n Amanah UU KN antara lain mengharuskan Keuangan Negara (uang rakyat) dikelola oleh pemerintah sebagai “agen” dari rakyat dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan. efektif. Undang-undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (selanjutnya disebut UU PN). mengeluarkan dan mengedarkan uang. taat pada peraturan perundangundangan. 4. Persoalan akuntabilitas dan audit Keuangan Negara harus dapat dijelaskan agar masyarakat mengetahui bahwa telah ada perubahan paradigmatic dalam pengelolaan keuangan Negara. penerimaan dan pengeluaran Negara/ daerah. Dari UU tersebut. Akan tetapi. hak negara untuk memungut pajak. P efisien. 5. Audit keuangan Negara dalam peket UU tentang Keuangan Negara ditetapkan dengan UU 15/2004. Meskipun demikian. Pasal 2 UU KN menegaskan kembali lingkup keuangan negara yang selumnya dipersempit oleh orang-orang tertentu. taat pada peraturan perundangan. Hal berikutnya mengenai audit Keuangan Negara. Rakyat berhak tahu kemana dan untuk apa anggaran Negara dibelanjakan. Sebelum laporan pertanggungjawaban Pemerintah (Perhitungan Anggaran Negara) dan laporan pertanggungjawaban kepala daerah disampaikan kepada DPR/DPRD. kekayaan pihak lain yang dikuasai pemerintah dalam rangka penyelenggaraan tugas pemerintahan dan/atau kepentingan umum. BPK diberikan kebebasan dan kemandirian dalam menentukan obyek pemeriksaan. Minimal. 6. 3. lembaga perwakilan (DPR. dan 5. kekayaan pihak lain yang diperoleh dengan menggunakan fasilitas yang diberikan pemerintah. Tanggungj awaban keuangan Negara adalah kewajiban pemerintah untuk melaksanakan pengelolaan keuangan Negara secara tertib. pelaksanaan. Ada dua hal yang berkaitan dengan keuangan Negara yaitu pengelolaan keuangan Negara dan tanggung jawab keuangan Negara. pengawasan. 2. DPD. bukan hanya kesejahteraan aparatur Negara. apabila lembaga perwakilan merasa memerlukan pelaksanaan audit terhadap entitas yang diawasinya maka m i t r a d a l a m ai 16 L aporan Uta m a . perencanaan dan pelaksanaan. efektif. akan dilihat kinerja apa yang telah dicapai oleh Pemerintah dalam menghabiskan dana APBN/APBD. dan melakukan pinjaman. secara jelas Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diamanahi suatu tugas berat yaitu melakukan pemeriksaan (audit) atas pengelolaan dan tanggung jawab seluruh unsur keuangan negara. yaitu: 1. Hal ini merupakan landasan penerapan anggaran berbasis kinerja. Artinya. APBN/APBD mempunyai fungsi otorisasi. masyarakat perlu diberikan hak untuk mengetahui pertanggungjawaban Keuangan Negara yang dilakukan oleh Negara atau daerah. dan transparan dengan memperhatikan asas keadilan dan kepatutan. penyusunan dan penyajian laporan audit. Oleh karena itu. pejabat pengelola keuangan Negara akan memegang amanah bukan hanya dalam pelaksanaan. dan stabilisasi. Jika tidak ada kinerja yang dicapai maka tidak boleh se-sen-pun uang Negara dibelanjakan. Oleh karena itu. 2. transparan. 3. dan Undangundang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (UU Pemeriksaan). termasuk kekayaan negara yang dipisahkan pada BUMN/BUMD. ekonomis. Paket Undang-undang Keuangan Negara tersebut merupakan alat kendali pengelolaan dan tanggung jawab Keuangan Negara yang telah lama ditunggu-tunggu. pengelolaan Keuangan Negara harus dikelola secara professional. perubahan dalam landasan hukum tersebut apakah mampu diaplikasikan dalam dunia nyata pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Negara? Persoalan akuntabilitas dalam UU KN antara lain mengamanatkan beberapa asas umum pengelolaan keuangan Negara. perencanaan.

April 2004. dan media massa. kecuali laporan yang memuat rahasia Negara yang diatur dalam peraturan perundangan. akuntabilitas hukum dan kejujuran (accountability for probity and legality). lembaga independen. Akuntabilitas publik Keuangan Negara adalah pemberian informasi dan pengungkapan (disclosure) atas aktivitas dan kinerja Keuangan Negara kepada semua pihak yang berkepntingan (stakeholder) sehingga hak-hak publik. misalnya pertanggungjawaban unit kerja (dinas) kepada pemerintah daerah. pejabat pengelola Keuangan Negara. Dalam sistem pengawasan formal juga harus dibedakan siapa berperan apa dan kapan peran tersebut boleh dilakukan yang ditegaskan dalam peraturan perundang-undangan. dan kolusi. pertanggungjawaban pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. ai L aporan Uta m a 17 m i t r a d a l a m Selain itu. akuntabilitas program. perlu diwaspadai adanya tindak pidana korupsi atas Keuangan Negara. Lembaga-lembaga publik hendaknya dapat mempertanggungjawabkan kebijakn yang telah ditetapkan dengan mempertimbangkan dampak di masa depan. Keempat. Akuntabilitas publik ini meliputi akuntabilitas vertical dan akuntabilitas horizontal. mengapa kebijakan itu dilakukan. Korupsi juga merupakan suatu proses dehumanisasi yang merusak sistem pemerintahan melalui sistem Keuangan Negara. Mardiasmo.Membangun Akuntabilitas Keuangan Negara Publik Akuntabilitas dan transparansi Keuangan Negara merupakan tujuan penting dari reformasi sektor publik. pengauditan sector publik. Akuntabilitas manajerial yang dapat juga diartikan sebagai akuntabilitas kinerja (performance accountability) adalah pertanggungjawaban untuk melakukan pengelolaan oragnisasi secara efektif dan efisien. Untuk memenuhi kebutuhan seluruh stakeholder tersbut diperlukan rerangka konseptual (conceptual framework) yang komprehensif. Laporan hasil pemeriksaan BPK (baik hasil audit keuangan maupun audit kinerja) disampaikan kepada lembaga perwakilan dan pemerintah sesuai dengan kewenangannya (LHP Pemerintah Pusat disampaikan kepada DPR. Korupsi adalah perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan Keuangan Negara. dan LHP Pemerintah Kabupaten/Kota disampaikan kepada DPRD Kabupaten/Kota dan Bupati/ Walikota). dan hak untuk didengar aspirasinya (right to be heard and to be listened) dapat terpenuhi. Media Akuntansi Nomor 39. DPD. Akuntabilitas internal merupakan pertanggungjawaban kepada pihak-pihak internal yang berkepentingan. halaman 12. LHP Pemerintah Provinsi disampaikan kepada DPRD Provinsi dan Gubernur. dan badan legislative. Sedangkan akuntabilitas eksternal adalah pertanggungjawaban kepada pihak-pihak . sedangkan akuntabilitas horizontal adalah pertanggungjawaban kepada masyarakat luas atau terhadap sesame lembaga public lainnya yang tidak Oleh karena itu. kualitas kepemerintahan yang baik (good govermance) dan kepemerintahan yang bersih (clean govermance) ditentukan oleh kedua hal tersebut ditambah dengan peran serta masyarakat dan supremasi hukum. LHP yang telah disampaikan kepada lembaga perwakilan. dalam pengelolaan Keuangan Negara. sistem pengukuran kinerja. Meneropong Reformasi Pengelolaan Keuangan Negara. dan berfungsinya saluran akuntablitas publik (channel of public accountability). dapat dibangun di atas dasar empat komponen yaitu adanya sistem pelaporan keuangan. Lembaga-lembaga public harus mempertanggungjawabkan program yang telah dibuat sampai padaa pelaksanaan program. berada di atasnya. Dalam membuat kebijakan harus dipertimbngkan apa tujuan kebijakan tersebut. dan Presiden. Ada lima dimensi akuntabilitas publik yang perlu dilakukan. yaitu hak untuk tahu (right to be kept informed). halaman 7. Akuntabilitas ini merupakan pertanggungjawaban lembaga-lembaga public untuk menggunakan dana public (public money) secara ekonomis. dan apa dampak dari kebijakan tersebut. sedangkan akuntabilitas kejujuran menjamin adanya praktik oragnisasi yang sehat (sound Dan kelima. dan investor atau kreditur. seperti pegawai. Rerangka konseptual akuntabilitas publik. Sistem tersebut terdiri dari sistem informal dan sistem formal. April 2004. Akuntabilitas publik ini juga meliputi akuntabilitas internal dan akuntabilitas ekstternal. Pertama. Akuntabilitas ini mengharuskan lembaga-lembaga public untuk membuat laporan Keuangan untuk menggambarkan kinerja financial organisasi kepada pihak luar. 3. . practice). efisien dan efektif. 2. dinyatakan TERBUKA UNTUK UMUM. serta korupsi. Akuntabilitas hukum terkait dengan dilakukannya kepatuhan terhadap hukum dan peraturan lain yang disyaratkan dalam oragnisasi. akuntabilitas kebijakan. Inefisiensi Keuangan Negara yang terjadi tanggung jawab lembaga yang bersangkutan dan tidak boleh dibebankan kepada customer-nya. Kedua. sedangkan sistem pengawasan formal dilakukan oleh lembaga yang secara formal ditugaskan untuk mengawasi. dan pertanggungjawaban pemerintah pusat kepada MPR. tidak ada pemborosan dan kebocoran dana. sedangkan akuntabilitas kejujuran terkait dengan penghindaran penyalahgunaan jabatan (abuse of power). Akuntabilitas hukum menjamin ditegakkannya supremasi hukum. media masa. Akuntabilitas program juga berarti bahwa program-program organisasi hendaknya merupakan program yang bermutu dan mendukung strategi dalam pencapaian visi. akuntabilitas manajerial. p e r u b a h a n dapat meminta bantuan kepada BPK. Akuntabilitas vertical adalah pertanggungjawaban kepada otoritas yang lebih tinggi. Akuntabilitas financial ini sangat penting karena menjadi sorotan utama masyarakat.misi dan tujuan organisasi. Sistem informal mengacu pada suatu bentuk pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat. Membangun Akuntabilitas Publik Keuangan Negara. stakeholder mana yang terpengaruh. Stakeholder yang beragam memiliki kepentingan yang berbeda-beda. akuntabilitas financial. R e f e r e n s i : Sriyanto. pemberi dana bantuan. korupsi. siapa sasarannya. luar yang berkepentingan seperti pembayar pajak. BPK dapat melakukan audit investigatif (baik berdasarkan temuan awal BPK sendiri maupun pengaduan dari lembaga perwakilan dan masyarakat) guna mengungkapkan adanya indikasi kerugian Negara/daerah dan/atau unsur pidana. Media Akuntansi Nomor 39. 4. Hal ini dikarenakan secara definitif. Ketiga. Lembaga perwakilan wajib menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK dengan melakukan pembahasan sesuai dengan kewenangannya. diperlukan sistem pengawasan Negara yang mampu mengatasi korupsi tersebut.

Prof. dan bertindak sebagai keynote speaker ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI.   Acara dihadiri lebih dari 500 akuntan yang berasal dari seluruh Indonesia. Pada hari itu juga telah ditandatangan Kesepakatan Bersama antara BPK-RI dengan IAI mengenai peningkatan peran profesi akuntan dalam pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan Negara dalam rangka mendorong terwujudnya akuntabilitas dan transparansi keungan Negara. Anwar Nasution. dll. Anggota BPK.Laporan Khusus m i t r a d a l a m p e r u b a h a n Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) VI: Peran Akuntan Dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pasca Krisis Dibuka oleh Gubernur Jawa Barat katan Akuntan Indonesia (IAI) pada tanggal  13-14 Agustus 2009 melaksanakan Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) VI di Bandung. Ilya Avianti dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Konvensi Nasional Akuntansi VI merupakan ajang pertemuan Akuntan dan para stakeholders yang dilakukan ai 18 L aporan Uta m a . Prof. Dirjen Pajak. serta pemerintahan yang baik dan bersih. Ketua Panitia Pengarah IAI. Kegiatan dibuka oleh Gubernur Jawa Barat. IAI juga menandatangani MOU dengan Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) UK sebagai kelanjutan kerjasama yang telah terlaksana sebelumnya untuk mendukung peningkatan kapabilitas profesi akuntan di Indonesia. Deputi I BPKP. Direktur Keuangan BUMN. Ahmad Heryawan. Dr. Hadir sebagai pembicara Ketua Bapepam & LK Ahmad Fuad Rachmani. Komisaris Bank Mandiri & BTN.

menyempurnakan kualitas pendidikan dan pelatihan. pelaksanaan Standar Akuntansi Syariah. KNA dilaksanakan dua hari dan pada hari Jumát. “Melalui KNA. Beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan adalah dengan membangun secara berkelanjutan kapasitas profesi Akuntansi secara nasional dan regional. Rekomendasi yang akan dihasilkan merefleksikan bahwa profesi Akuntansi memiliki peran yang sangat penting dalam mengatasi krisis dan terlibat dalam reformasi sistem keuangan global. Pemerintah dan regulator perlu L aporan Uta m a 19 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . transparan dan akuntabel pasca krisis finansial global yang melanda dunia. tema konvensi kali ini adalah ‘Peran Akuntan dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pascakrisis” yang merupakan kondisi yang harus disiapkan oleh kita bersama dalam kapasitas spesialisasi masing-masing akuntan. Untuk itu diperlukan adanya dukungan dan kerjasama secara global dari seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkuat profesi Akuntansi khususnya dinegara berkembang. Efektivitas imlpementasi standar global ini mensyaratkan adanya kualitas yang tinggi dari seluruh pelaku di profesi Akuntansi. Ahmadi Hadibroto pada sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa saat ini profesi akuntan. 14 Agustus 2009 IAI akan menyampaikan pernyataan profesi. secara berkesinambungan sesuai perannya telah melakukan upaya penataan ulang sistem finansial global antara lain persiapan konvergensi IFRS yang harus sudah diterapkan pada tahun 2012. Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI. Standar Akuntansi bagi Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP).ai setiap empat tahun sekali oleh IAI. KNA ini diselenggarakan masih dalam suasana krisis keuangan global yang belum usai. Oleh karena itu. Kondisi perekonomian global yang diwarnai dengan krisis sektor finansial tak pelak lagi menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi di tahun-tahun mendatang. melakukan upaya menuju tercapainya full compliance terhadap standar global. Profesi juga akan menyampaikan usulan kepada pemerintah Republik Indonesia tentang berbagai isu nasional berdimensi akuntansi yang harus disikapi bangsa Indonesia. memperkuat legal environment profesi. Pada level internasional. memperkuat monitoring dan penegakan Etika. IAI menekankan perlunya solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis keuangan global dan perlunya integrasi global perekonomian. mengembangkan panduan implementasi berbagai standar dan langkah utama lainnya untuk mengembangkan profesi Akuntansi. dan banyak hal yang telah dilakukan oleh IAI untuk mengantisipasi pascakrisis dan zona perdagangan bebas. Profesi akan menyampaikan kesepakatan strategis yang terakumulasi tentang arah dan sasaran pembangunan dunia akuntansi yang diidamkan profesi. IAI sebagai anggota International Federation of Accountants (IFAC) bersama   asosiasi profesi akuntan di seluruh dunia turut mendukung upaya berbagai pihak dalam membangun arsitektur sistem finansial global yang lebih baik.   memperluas akses kepada standar internasional. Krisis finansial global juga menjadi momentum bagi profesi Akuntansi untuk secara global memperluas peran mereka di berbagai bidang dalam mengatasi krisis.

Keseragaman “bahasa” dalam Akuntansi. Pengembangan Akuntansi syariah. Dukungan dari semua pihak agar proses konvergensi ini dapat berjalan dengan baik tentunya sangat kami harapkan. principles-based financial reporting & auditing standards. Standar akuntansi UKM sangatlah penting karena terbukti UKM adalah tulang punggung perekonomian Negara kita. kode etik. IAI telah mencanangkan dilaksanakannya program  konvergensi IFRS pada tahun 2012. kami memandang perlu dimasa mendatang dapat segera disusun suatu UU Pelaporan Keuangan. IAI mempunyai visi bahwa Standar ETAP harus meningkatkan kesehatan praktik akuntansi di Indonesia secara keseluruhan. pelaporan keuangan baik sektor privat maupun sektor publik perlu didukung karena dengan standar global tersebut memungkinkan keterbandingan dan pertukaran informasi secara universal. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PSA PSA PSA PSA ISA Ap Co Ped Ped 10 SAK 11 Tas 12 MU 13 Soa 14 Mo p e r u b a h a n 15 Pan 16 Isu- 17 Asu 18 Kom 19 Go 20 Ent 21 Aku m i t r a d a l a m 22 Bal 23 IFR 24 Ap 25 Set 26 Pan 27 Sist PSAK ETAP ini akan membantu perusahaan kecil menengah dalam menyediakan pelaporan keuangan yang tetap relevan dan andal dengan tanpa terjebak dalam kerumitan standar berbasis IFRS yang akan kita adopsi. untuk itu Ikatan Akuntan Indonesia memutuskan menjadi pelaku utama dalam pengembangan Standar Akuntansi Syariah di  dunia. penyesuaian kurikulum Pendidikan Akuntansi menghadapi implementasi standar internasional. SAK ETAP ini mulai diberlakukan pada tahun 2011 namun penerapan lebih awal di 2010 diperbolehkan. dengan semangat untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan secara keseluruhan. peningatan kiprah profesi dalam forum regional dan internasional juga menjadi perhatian utama IAI. ISA & IPSAS. peningkatan kompetensi akuntan diberbagai sektor. Seiring dengan perkembangan dan dinamika bisnis dalam skala nasional dan internasional ditengah kondisi sekarang ini. IAI sebagai Organisasi Profesi Akuntan yang telah mapan senantiasa berupaya merubah setiap tantangan menjadi peluang bagi kemajuan profesi Akuntan di Indonesia. Inggris dan bahasa Arab. Ahmadi Hadibroto juga menyampaikan perlunya pengaturan terhadap semua pihak yang bertanggungjawab langsung ataupun tidak langsung terhadap informasi perusahaan yang digunakan oleh para pemangku kepentingan.   Adopsi   standar internasional ini sangat penting dalam rangka stabilitas perekonomian.Laporan Khusus saling mendukung dalam melaksanakan langkah inisiatif untuk mempromosikan konvergensi kepada IFRS. auditing. Untuk itu. Kita boleh berbangga karena IAI telah meluncurkan SAK-ETAP (Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik) yang ditujukan untuk UKM dan Standar Akuntansi untuk transaksi Syari’ah yang diterbitkan dalam tiga bahasa yakni Bahasa Indonesia. Begitu juga dengan standar akuntansi yang dipakai oleh Usaha Kecil dan Menengah. 28 Aku 29 Au 30 Aku 31 Aku 32 Sist 33 Sist 34 Sist 35 Sist 36 Pen 37 Pen 38 Sta 39 Sta ai 40 Teo 41 Teo 42 Aku 43 Au 20 L aporan Uta m a 44 Aku 45 Au . Ikatan Akuntan Indonesia percaya bahwa sistem Ekonomi Syariah adalah salah satu alternatif sistem perekonomian yang tahan terhadap dampak krisis keuangan global yang terjadi. Implementasi program ini dipersiapkan sebaik mungkin oleh IAI. IAI sangat menyadari pentingnya peran akuntan dalam dunia bisnis. Kepentingan publik dapat dilayani dengan baik dengan adanya a single set of highquality. peningkatan tata kelola yang baik disektor swasta maupun pemerintah.

000 45.000 25. 8 Harga Jual Non Anggota Anggota D O N E S I A 15.55 ISAK No.000 650. Menko Politik.000 75.000 20.000 8. dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto MUG IAI 20. Menteri Rahayu Sedyaningsih Sistem Informasi Akuntansi 1/Rama.000 75.000 Audit Kinerja pada Sektor Publik/I Gusti Agung Rai 60.6)/Mulyadi 65. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro Asumsi Going Concern 40.000 300.000 .000 Budiono Sebagai Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia 2003 85.000 70.000 9.000 60.000 20. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi Applying IFRS.000 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 PSAK No.000 Rajasa Soal Try-Out USAP Review (2003-2006) 175.000 16. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto 43 Auditing 1(ed.000 20.000 dan90. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: EE Mangindaan Pengantar Akuntansi 1(ed.000 26.000 13.000 28. Menteri Agama: Suryadharma Ali Akuntansi Syariah di Indonesia/Sri Nurhayati 65. Menneg Riset dan Teknologi: 115.000 6. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi 50.46 Mengucapkan Selamat Menjalankan Tugas Kepada 95.000 32. Menteri Pendidikan Nasional: M Nuh Akuntansi Keuangan Daerah (ed.000 31.000 65.2014 1. Publik/IAI 270. Menteri Perindustrian: MS Hidayat 40.000 20.000 130.000 15.000 29. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP)/KSAP 40.000 20.Nama Barang A K U N T A N I N 15.000 24.000 85.000 15.000 41 Teori Akuntansi 2(ed.000 Suharna Surapranata Sistem Akuntansi Sektor Publik/Indra Bastian 105.000 14.000 75.000 21.000 4.000 29.5)/Belkoui 75. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi 380.000 2. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad 1 Setengah Abad Profesi Akuntansi -Soft Cov/Tuanakotta 110. Menneg BUMN: Mustafa Abubakar Standar Profesional Akuntan 33.000 30.000 17. Menneg Lingkungan Hidup: 90.000 10.000 Gusti Moh Hatta Sistem Informasi Akuntansi 1(ed. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Good Corporate Governance 110. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng Teori Akuntansi 1(ed.000 20.000 12.000 120.000 130. JonesKesehatan: Endang80.7)/Weygandt.000 Daya Mineral: Darwin Zahedy Saleh Enterprise Risk Management 11.000 45.000 75.000 150.3)/Abdul Halim 65. Hukum. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Jenderal Pol Purn Sutanto 44 Akuntansi Internasional 1(ed.9)/Romney 80.000 20.000 Contoh Ilustrasi PSAK No.000 Susilo Bambang Yudhoyono Sebagai Presiden RI Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia 2008 115. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik Akuntansi Biaya 1(ed.000 22. Menteri Hukum dan HAM: Patrialis Akbar Komite Audit yang Efektif 95.50 & 55 11 Tas Ransel 25.21) Edisi Khusus/Warren 65.000 70.000 75. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto 19.000 18. Stice 135.000 105. Menko Perekonomian: Hatta 15.000 Elka Pangestu Akuntansi Aktiva Tetap 55.000 15. enhanced edition 525. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring Sistem Akuntansi/Mulyadi 25. Menteri Pertanian: Suswono Balanced Scorecard 80.000 3. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan 27.000 15.2)/Indra Bastian 50.000 5.000 Bersatu II Periode 2009 . Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan IFRS 2008: Willey 575. Menneg Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar Sistem Informasi Akuntansi 1(ed.000 23. Menteri Energi dan Sumber 95.000 100. Menko Kesra: Agung Laksono Modul CPMA Review (paket) 360.000 90.000 7. 14 PSAK No. 26 PSAK No.Kieso 95.000 1.000 45.5)/Choi 60. Menteri Sosial: Salim Assegaf Aljufrie 70.14)/Carter 90.000 600.000 85.4)/Hall 110.000 200.000 350.000 Panduan Implemantasi PSAK no 24 40. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa Isu-isu Kontemporer Akuntansi Keuangan 40.000 110. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini Pengantar Akuntansi 1(ed.000 15.000Presiden RI SAK Per 2008 Para Kabinet Indonesia300.50 PSAK No.000 Wakil 100. Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal): Gita Wirjawan 45 Audit Sektor Publik (ed.000 110. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar Panduan Audit Entitas Bisnis Kecil/IAPI 60.000 mitra dalam perubahan Aplikasi PSAK No.15)/Skousen.000 2.000 Menneg Perumahan Rakyat: Suharso Manoarfa 34.000 50. Menteri Perdagangan: Mari 45.5)/Belkoui Pejabat Negara: 42 Akuntansi Intermediate 1(ed.000 3.

   Krisis finansial global disebabkan oleh perilaku keserakahan korporasi. 13 dan 14 Agustus 2009 menyatakan sikap profesi sebagai berikut: 1. Fungsi akuntan masa depan bukanlah lagi sekedar pemeriksa atau penyedia informasi keuangan.  Pasar Modal sangat terkena krisis finansial global perlu melakukan pembenahan berbagai regulasi. IAI berkomitmen mendukung pengembangan sektor UKM dan ekonomi berbasis syariah tersebut dengan cara menyusun dan mengimplementasikan SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP) untuk Organisasi UKM dan ETAP.   b.  2.  6. Pembentukan karakter perusahaan yang ikhsan dan dapat dipercaya menjadi keharusan.  IAI siap membantu Bapepam & Bursa Efek Indonesia untuk ikut serta  mempersiapkan perbaikan regulasi guna meningkatkan sistem pengawasan dan keputusan adalah keharusan dalam globalisasi ekonomi. engan kesadaran tinggi akan tanggung jawab dan peran kami sebagai profesi dalam penataan ulang sistem finansial global pascakrisis. dan peranan kelembagaan dengan mengacu pada kerangka pengendalian internal institusi/organisasi/lembaga keuangan p e r u b a h a n D kualitas pelaporan keuangan. Mendukung Reformasi perpajakan yang sedang dilaksanakan di Indonesia sebagai bagian dari komponen untuk menjamin keadilan dan kemakmuran bangsa.  Para akuntan pemerintah (termasuk akuntan di pemerintah daerah) perlu berinisiatif dan didorong untuk melakukan pergeseran peran mereka dari sekedar menjadi bookkeeper menjadi akuntan manajemen dan partner strategis dari Kepala daerah/ Kepala pemerintahan. Akuntan Indonesia juga bertekad untuk mempromosikan SAK syariah tersebut menjadi SAK syariah yang diadopsi secara global. sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia yang harmoni dengan Standar Akuntansi Keuangan secara Internasional. Salah satu sektor perekonomian yang berkembang saat ini di Indonesia dan dunia adalah sektor UKM dan ekonomi berbasis syariah. namun juga terhadap keefektifan sistem pengendalian internal perusahaan dan manajemen resiko serta memastikan perusahaan telah menjalankan operasinya sesuai kaidah Good Corporate Governance. Penyediaan informasi akuntansi yang relevan dan andal untuk pengambilan m i t r a d a l a m ai 22 L aporan Uta m a . serta SAK Syariah untuk Organisasi berbasis Syariah. Akuntan publik seharusnya memberikan nilai tambah kepada perusahaan dengan orientasi tidak lagi hanya memberikan opini atas kewajaran Laporan Keuangan.  3. kami para Akuntan Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) melalui Konvensi Nasional Akuntansi VI di Bandung.  5. serta disclosure dan transparansi yang tidak memadai. fungsi. IAI merekomendasikan hal-hal berikut ini: 1. IAI bertekad untuk menuntaskan proses konvergensi standar akuntansi keuangan Indonesia (PSAK) dengan standar akuntansi keuangan internasional (IFRS) dengan target waktu akhir tahun 2012.Penataan sistem finansial global dilakukan secara menyeluruh dengan ruang lingkup penataan sbb: a.Laporan Khusus Pernyataan Sikap IAI: Peranan Akuntan Dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pasca Krisis Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menyampaikan pernyataan profesi pada Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) VI di Bandung. IAI siap mengawal reformasi perpajakan yang dapat meningkatkan kepercayaan dan kepatuhan wajib pajak sekaligus mampu meningkatkan penerimaan negara.  4.   Penyesuaian informasi keuangan dengan globalisasi ekonomi. 7.   c. good corporate governance yang buruk.  Penataan tugas. 14 Agustus 2009. dalam hal ini peraturan perundang-undangan mengenai sistem keuangan di Indonesia dengan fokus pada penegakan Good Corporate Governance pada organisasi bisnis di Indonesia. Akuntan Indonesia sepatutnya dapat merancang dan menjalankan fungsi penyediaan informasi akuntansi berupa Penyusunan Laporan Keuangan dengan mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) serta mendorong penetapan regulasi pemerintah terkait sistem finansial yang menjamin pelaksanaan good corporate governance.Menindaklanjuti pernyataan sikap profesi tersebut. yaitu dengan meningkatkan mutu kualitas Laporan Keuangan. Penataan regulasi. tetapi menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi dan sosial untuk menciptakan Indonesia yang lebih berkeadilan dan makmur.

  Regulator perlu melakukan penyesuaian regulasi yang terkait dengan pelaporan keuangan dan perpajakan serta melakukan upaya pembinaan dan supervisi  terhadap profesi yang terkait dengan pelaporan keuangan seperti penilai dan aktuaris.  b.   Asosiasi industri  perlu menyusun pedoman akuntansi industri yang sesuai dengan perkembangan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). e.di Indonesia sehingga dapat menghindari terjadinya praktek kecurangan.  d. maka:  a. b. Demi tercapainya target konvergensi standar akuntansi keuangan pada akhir tahun 2012.  Atas Nama Profesi Akuntan Indonesia Ahmadi Hadibroto Ketua  ai L aporan Uta m a 23 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n Dewan Pengurus Nasional IAI . baik jenjang D3. ketidakefisienan. 3.  Penataan karakter korporasi yang ikhsan dan bertanggungjawab secara sosial. sesuai kebutuhan akan akuntan yang sangat meningkat. dan kepercayaan publik. yang melibatkan perguruan tinggi penyelenggara program studi akuntansi.   c.  d. ketidakekonomisan. Akuntan manajemen di perusahaan  perlu membentuk satuan kerja atau tim sukses konvergensi IFRS yang bertugas memperbaharui pengetahuan akuntan manajemen. Hal-hal yang harus dilakukan: a. S1 dan Pascasarjana. memperbaharui SPAP dan menyesuaikan pendekatan audit yang berbasis IFRS. transparansi.  Akuntan publik  perlu meningkatkan kompetensi sehubungan dengan perubahan SAK.  Reformasi keuangan sektor publik sebagai bagian penting dari reformasi birokrasi diarahkan untuk menyelaraskan kemampuan sektor publik dalam mengawasi dan mengawal dunia bisnis serta optimasi pelayanan publik.. IAI serta lembaga pemerintah (pusat dan daerah).  Akuntan pendidik di perguruan tinggi perlu  membentuk  tim sukses konvergensi IFRS untuk memperbaharui pengetahuannya.  Para akuntan pemerintah (termasuk akuntan di pemerintah daerah) berinisiatif dan memfasilitasi pergeseran peran dari bookkeeper menjadi akuntan manajemen dan partner strategis dari Kepala Daerah/Kepala Pemerintahan.  Perguruan tinggi penyelenggara program studi akuntansi diminta memberikan perhatian lebih pada pendidikan akuntansi sektor publik. Harus ada proses penetapan standar kompetensi akuntan sektor publik. membentuk forum diskusi yang secara  intensif membahas berbagai isu sehubungan dengan dampak penerapan SAK dan secara proaktif memberikan masukan dan komentar kepada Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI.  c. merevisi kurikulum dan silabus serta melakukan berbagai penelitian terkait. dengan cara menegakkan akuntabilitas. dan ketidakefektifan dalam operasi institusi/organisasi/lembaga keuangan. 2. melakukan gap analysis dan menyusun road map konvergensi IFRS serta berkoordinasi dengan IAI untuk optimasi sumber daya anggotanya.

SE. MM Anggota Dewan Pengurus Nasional IAI Profesi Akuntan dan Pendidikan Butuh Kontribusi Setiap Orang 24 .ai SUNARDJI.

dalam mencari pendanaan untuk pendidikan. Cina (2000)]. M.R (1980-2005) dan Presiden ai D Direktur PT. Ekstension FEUI (1979 s/d sekarang). seperti memaksimalkan semua sumber daya (aktiva) yang dimiliki UI. kadang saya minta donasi ke alumni tujuannya untuk mengembangkan serta menaikkan kualitas pendidikan di FEUI sehingga lulusannya dapat di pakai oleh perusahaan (user).” paparnya. Pengalaman Sunardji dilingkup profesi. Selain itu juga aktif tergabung dalam organisasi profesi antara lain: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). MM.S. dan meningkatkan alur investasi global. akan lebih mempermudah perseroan dalam menarik investor. kita harus jeli mengamati situasi dunia khususnya bidang ekonomi. ai 25 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . Sunardji. Sunardji.” tegasnya. Pada saat ini menjabat sebagai  Wakil Rektor Bidang Penelitian. 1989. Selain itu akuntan publik wajib menyesuaikan dan meng update pengetahuan tentang apa yang terjadi di dunia khususnya financial atau laporan keuangan. San Francisco.S. Sunardji mengawali karirnya sebagai dosen di Fakultas Ekonomi UI dimulai sejak tahun 1974 dan hingga saat ini aktif mengajar di program Reguler FEUI (sejak 1974 s/d sekarang). Thailand (1997). seperti jaringan dengan Alumni. Manfaat lainnya adalah perbankan akan lebih mudah dalam menganalisa laporan kinerja untuk dapat memberikan kredit secara tepat.PROFIL alam mengembangkan visi profesi akuntan dan pendidikan akuntansi dibutuhkan pendanaan dan kontribusi setiap orang khususnya yang berprofesi sebagai akuntan.” ujarnya. begitu biasa disebut dan alumni FEUI ini mempunyai bermacam cara jitu atau pemikiran strategis untuk mengembangkan profesi akuntansi. Beijing. “Perbankan jadi lebih prudent dalam pengucuran kredit. Indonesia membutuhkan dana untuk menarik investor asing. “Maaf mungkin dosen banyak yang melakukan adaptasi. “Disiplin. Mengenai kaderisasi Ia mengatakan.A (1987-2005). “Nantinya laporan keuangan akan mempermudah pemegang saham. Sunardji yang lahir di Blora. Konferta (1978-1980). pernah bekerja di PT. Teacher. IAI menargetkan implementasinya pada 2012 mendatang. kasusnya harus disesuaikan dengan kasus yang ada khususnya di Indonesia. Singapura (1986).Off.” katanya. Dalam pelaksanaannya tidak akan ada lagi persyaratan tertentu untuk dimasukkan dalam kategori operating lease dan finance lease yang ditempatkan dalam pos aktiva tidak lancar berupa kewajiban sewa berupa biaya depresiasi dan bunga. Kemudian masalah etika jangan sampai membuat malu.  Melbourne. tidak menelan begitu saja yang sudah ada karena situasi dan kondisinya berbeda. “Saya sering mengundang alumni untuk memberikan masukan. Mengajar juga di universitas swasta STEKPI (1988 s/d 2006). Indonesia pada tanggal 10 Juli 1950. Presiden Direktur PT. Pengembangan dan Kerja Sama Industri Universitas Indonesia. Australia (1999). persiapannya harus cepat dari sekarang. Demikian dikatakan Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan akuntan Indonesia (IAI) periode 20062010. Sunardji pernah mengikuti kegiatan seminar dan konferensi di forum internasional seperti: Acc. Washington DC. 1992. Pendidikan kita harus ditingkatkan kualitasnya bukan hanya skill tetapi soft skill juga ditingkatkan. baik berbentuk fisik maupun sumber daya manusia itu sendiri. Enmitra (1975-1977). fleksibel. Orlando. Misal. maka dari itu IAI jangan sungkan mengaderisasi anggota yang belum menjadi akuntan. Hadibroto (1974). Jawa Tengah. M. American Accounting Association (Honolulu.  Program D3 FEUI (1997 s/d sekarang) dan Program MAKSI FEUI (1999 s/d sekarang).  dan Asia Pacific Conference on International Accounting Issue [Bangkok. SE. 1995 dan Chicago 1996). “Jika tidak menyesuaikan dan meng update pengetahuannya maka akan tertinggal pengetahuan tentang akuntansi bahkan dapat di tinggalkan oleh kliennya. Untuk konvergensi International Financial Reporting Standard (IFRS) ke dalam PSAK. 1993. Trisari (1970).” kata Sunardji yang mempunyai hobi unik yaitu mengoleksi berbagai macam mata uang dan bermain tenis. pelayanan adalah nomor satu. “Nantinya tidak akan ada sela lagi untuk ‘dimainkan’ dalam laporan keuangan. Adapun PSAK 30 merupakan aturan pencatatan yang harus dilakukan perusahaan bagi segala sesuatu yang mengandung unsur sewa. Acc. Dengan adanya Penerapan Standar Akuntansi Keuangan 30 (PSAK 30) pada neraca keuangan. “Maka dengan menggunakan IFRS itu bisa berlaku ke semua. PT. Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) dan American Accounting Association. kalau tidak menyesuaikan situasi di Indonesia akan menjadi salah kaprah selain itu kita harus mengetahui International Financial Reporting Standard (IFRS). Sebagai seorang intelektual.” katanya. kepercayaan. PT. terutama bagi perusahaan yang juga tercatat di luar negeri.” pungkasnya. anggota IAI yang belum menjadi akuntan berpotensial sekali untuk mengembangkan profesi akuntan. Begitupun dengan dosen kalau tidak meng update akan ditinggalkan mahasiswanya maka dari itu teksbook yang digunakan setiap 2 tahun sekali pasti terjadi perbaikan yang tentunya harus diikuti. Ia mengharapkan.” ujar Sunardji.

Nilai Impor. Pasal 1 angka 19: Penggantian adalah nilai berupa uang. Pasal 1 angka 5: Jasa adalah setiap kegiatan pelayanan berdasarkan suatu perikatan atau perbuatan hukum yang menyebabkan suatu barang atau fasilitas atau kemudahan atau hak tersedia untuk dipakai. Saudara mengaku kebingungan dengan tagihan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas service charge yang dibebankan oleh Pengelola Gedung kepada perusahaan Anda sebagai Penyewa. biaya kebersihan. Berikut beberapa point dari Surat Penegasan tersebut: a.com m i t r a d a l a m p e r u b a h a n b. ketentuan mengenai Pajak Pertambahan Nilai sudah diatur dalam Undang-Undang No 8 Tahun 1983 sebagaimana telah dirubah terakhir dengan UU No 18 Tahun 2000 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah. atau Nilai Lain yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangan yang dipakai sebagai dasar untuk menghitung pajak yang terutang d. c. apakah ada PPN-nya? Mengingat rincian dari service charge tersebut adalah atas tagihan listrik. termasuk semua biaya yang diminta atau seharusnya diminta oleh pemberi jasa karena penyerahan Jasa Kena Pajak. Nilai Ekspor. Jawaban Terima kasih atas pertanyaan yang diajukan oleh Sdr. biaya pemeliharaan dan perawatan gedung serta peralatannya. kami akan menampilkan beberapa point penting dari UU No 18 Tahun 2000 yang berhubungan dengan masalah yang Anda hadapi: a. berupa biaya listrik dan air oleh PKP persewaan ruangan kepada para penyewa ruangan. BKP (Praktisi Perpajakan di Jakarta) Dalam konteks hukum yang lebih tinggi.53/2005 kiranya dapat menjadi acuan dalam mencari pendasaran terhadap Pajak Pertambahan Nilai atas service charge itu. ada sedikit kesulitan untuk memastikan masalah sesungguhnya yang Saudara hadapi. Berikut ini. Kami sangat senang bahwa Anda mempercayakan kami untuk memberikan saran atas masalah terkait pajak yang Anda hadapi. yaitu penggantian untuk biaya yang telah dibayarkan terlebih dahulu oleh pemberi jasa atas nama penerima jasa. Hormat Kami Pengasuh akuntanindonesia@yahoo. MAJALAH Konsultasi pajak oleh : Ronsianus B. yaitu seluruh tagihan yang diminta atau seharusnya diminta oleh PKP persewaan ruangan. Pasal 9 ayat 1: Pajak Pertambahan Nilai yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 dengan Dasar Pengenaan Pajak. Surat Penegasan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak S-831/PJ. Tetapi kami berusaha untuk menjelaskan sejauh apa yang kami bisa tangkap dari pertanyaan Saudara. Saya beranggapan bahwa yang dikenakan PPN hanya atas sewa ruangan. Pasal 1 angka 17: Dasar Pengenaan Pajak adalah jumlah Harga Jual. Perusahaan kami tiga bulan terakhir menempati sebuah ruangan pada salah satu gedung di bilangan Sudirman Jakarta. Dengan melihat ketentuan diatas serta memperhatikan beberapa surat penegasan dari dirjen pajak dapat kami simpulkan bahwa apa yang dilakukan oleh manajemen pengelolah gedung dengan menerbitkan Faktur Pajak atas service charge terhadap perusahaan saudara sudah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perpajakan yang berlaku. 26 AKUNTAN INDONESIA . Kami telah menyewa ruangan tersebut sejak bulan Juni 2009 untuk jangka waktu 3 bulan s/d Agustus 2009 (Berdasarkan perjanjian bahwa kami telah membayar dimuka untuk 3 bulan penyewaan). b. tidak termasuk pajak yang dipungut menurut Undang-undang ini dan potongan harga yang dicantumkan dalam Faktur Pajak e. termasuk jasa yang dilakukan untuk menghasilkan barang karena pesanan atau permintaan dengan bahan dan atas petunjuk dari pemesan. SE. Yang menjadi pertanyaan saya adalah bagaimanakah PPN atas service charge yang dimintakan oleh pengelola gedung kepada kami. biaya administrasi dan sebagainya. Atas jawabannya kami ucapkan terima kasih. pengelola gedung juga menagih PPN untuk service chargenya. yang dapat meliputi biaya listrik dan air (untuk “public area”). Service charge pada dasarnya merupakan balas jasa atas kegiatan pelayanan yang menyebabkan ruangan yang disewa oleh penyewa dapat dihuni sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh penyewa. Demikian penjelasan kami semoga dapat bermanfaat dan membuat anda tidak kebingungan lagi dalam menganalisa perpajakan yang dihadapi. Pasal 4 huruf c: penyerahan Jasa Kena Pajak di dalam Daerah Pabean yang dilakukan oleh Pengusaha f. Kenyataannya. Daur. baik nilai tagihannya sama dengan nilai tagihan dari PLN dan PDAM kepada PKP persewaan ruangan maupun berbeda (misalnya dengan alasan adanya biaya penyediaan kabel sebagaimana contoh dalam surat Saudara). terutang PPN karena tagihan listrik dan air oleh PKP persewaan ruangan kepada para penyewa tersebut merupakan bagian dari kegiatan penyerahan Jasa Kena Pajak berupa persewaan ruangan yang dilakukan oleh PKP persewaan ruangan. Anda sendiri mengasumsikan bahwa PPN yang menjadi tanggungan Perusahaan Anda hanya terkait dengan sewa gedung. Pasal 1 angka 6: Jasa Kena Pajak adalah jasa sebagaimana dimaksud dalam angka 5 yang dikenakan pajak berdasarkan Undang-Undang ini c. serta pelayanan umum yang ada di kantor dimana kami sewa.ai Pengasuh Yang Terhormat. Atas tagihan reimbursement. air. Penggantian. dan bukan hanya atas mark-up-nya saja . biaya tenaga keamanan/teknisi. Besarnya PPN yang terutang dihitung dengan menggunakan Dasar Pengenaan Pajak sebesar penggantian. Ketentuan Undang-Undang tersebut kemudian diperjelas melalui Surat Edaran Dirjen Pajak SE-14/PJ.53/2003 tanggal 03 Juni 2003. Baiklah. untuk membantu kita memahami apa yang dimaksudkan dengan service charge khususnya dalam konteks perpajakan. Dengan berpatokan pada pertanyaan singkat yang diajukan kepada kami.

.

umlah investor saham sangat jauh di bawah mereka yang punya deposito bank. atau saham? Dapat dipastikan urutan pertama adalah deposito dan urutan terakhir adalah obligasi dan saham. jumlah penduduk yang menanamkan uangnya di pasar saham secara langsung dan tidak langsung. Sementara di negara super maju seperti Amerika. Membuka usaha sekecil apa pun juga mengandung risiko dan sulit untuk diminimumkan. Persentase ini jauh di bawah Malaysia dan Hong Kong yang mencapai belasan persen atau Singapura dan Australia yang sudah melebihi 20%. sementara investor saham domestik yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) tidak lebih dari 300 ribu orang atau 0. Sangat disayangkan kalau berinvestasi saham disamakan dengan main black jack di kasino. karena produk bagus ada di sekitar kita. Para investor saham sebagian besar juga orang yang loss-averse dan bukan risk takers seperti mereka yang keluar masuk kasino. Jawaban yang paling ngawur adalah yang mengatakan berinvestasi saham tak lebih dari berspekulasi atau berjudi atau zero-sum game. properti. Selama beberapa dekade. Yang benar justru seseorang mesti berinvestasi saham agar cepat menjadi kaya. Investasi saham bahkan memungkinkan seseorang meminimumkan risiko nonsistematis yaitu dengan melakukan diversifikasi. jumlah rekening di perbankan nasional mencapai 82 juta. cukup beberapa juta rupiah. Karena persepsi ini. Pohon dikenal dari buahnya. Masalahnya. Ngomong-ngomong. menyimpan uang lebih besar dari jumlah tertentu yang dijamin LPS di bank sekarang juga menghadapi risiko yang sama. reksa dana.1% penduduk Indonesia. Salah jika dikatakan seseorang harus kaya untuk dapat menjadi investor saham. Jawaban yang masuk akal tetapi ada jalan keluar untuk alasan ini yaitu mengikuti nasehat Peter Lynch dalam bukunya One up on Wall Street. pemerintah mengajak dan mendorong m i t r a d a l a m ai 28 . Alternatif lain adalah berinvestasi saham secara tidak langsung melalui reksa dana saham. istilah kerennya. obligasi. Ada lagi yang mengatakan karena orang kita umumnya takut akan risiko/rugi (risk/loss averse) sehingga tidak punya keberanian untuk membeli saham. mereka lebih suka menggunakan istilah main saham daripada investasi saham. Sebagai perbandingan. tabungan/ deposito. Lynch mengatakan tidak sulit untuk menemukan perusahaan yang bagus. Perusahaan bagus karenanya ada di depan mata kita. Jawaban ini rasanya kurang tepat karena jumlah total deposito dan tabungan yang dihimpun perbankan nasional kenyataannya mencapai lebih dari J seribu triliun rupiah. Yang lebih membuat saya sedih adalah jawaban ini justru lebih sering saya dengar dari lulusan dan mahasiswa akuntansi dan keuangan yang nota bene mestinya lebih paham. valuta asing. demikian juga perusahaan dikenal dari produknya. saya akan menuliskannya dalam artikel di kolom ini pada edisi mendatang. perhiasan. Mengapa begitu sedikit orang Indonesia yang berinvestasi dalam saham? Alasan tidak berinvestasi saham Ada yang langsung menjawab kalau rata-rata orang Indonesia masih belum mempunyai uang lebih yang cukup untuk berinvestasi dalam saham. Anda sudah tahu kan bedanya saham bagus atau perusahaan bagus? Jika belum. Sebagai salah seorang manajer investasi terbaik dunia.Kolom Pasar Modal Foto Penulis MENGUAK MISTERI MINIMNYA INVESTOR SAHAM DI INDONESIA Budi Frensidy Koordinator Mata Ajar Pasar Modal & Manajemen Keuangan PPAk FEUI dan Penulis buku Matematika Keuangan p e r u b a h a n Kemana orang Indonesia yang mempunyai uang lebih atau kas surplus menginvestasikan uangnya? Apakah mereka menyimpannya dalam tanah. Jawaban yang benar adalah karena masyarakat kita masih depositominded. Sementara jumlah minimum untuk menjadi investor saham sejatinya tidak besar. Tidak sedikit juga yang beralasan main saham memerlukan pengetahuan yang cukup sehingga tidak cocok untuk sarana investasi kaum awam.

2 miliar dan Rp 121. Implikasi sistem bank-based Memahami dua sistem keuangan ini membuat kita bisa mengomentari kualitas buku teks keuangan dan akuntansi yang banyak digunakan di fakultas ekonomi kita. sistem bank-based juga masih rapuh karena rendahnya pengawasan. Tak bisa disalahkan kalau akhirnya masyarakat kita hanya tahu bank sebagai tempat paling aman untuk menaruh uangnya. Pada tahun 1985 jumlah emiten tercatat di BEJ hanya 24 perusahaan dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 89. Mobilisasi masyarakat untuk menabung. kapitalisasi pasar sebesar Rp 1076 triliun dan transaksi harian Rp 4.9 miliar. Sistem keuangan ini lebih efisien karena bersifat langsung tanpa melalui perantara keuangan (financial intermediary) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang daripada sistem bank-based. buku itu kurang cocok untuk Indonesia yang bank-based.3 triliun dan transaksi harian menembus Rp 3.9 juta. Untuk sebagian besar perusahaan di Indonesia.l ai Bank-based vs market based Sebelum berkembangnya pasar modal kita. Levine (2000) mengatakan kalau tidak ada sistem yang lebih unggul atau lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Kenyataannya.1 juta. kepatuhan. Buku manajemen keuangan yang baik untuk Indonesia mestinya gabungan dari Corporate Finance yang membahas perusahaan korporasi dan Personal Finance yang membahas perusahaan keluarga dan perusahaan tanpa akses ke pasar modal. sumber pembiayaan utama adalah dari pasar modal atau terjadi interaksi langsung antara yang punya uang dan perusahaan yang butuh uang. tidak mampu menjelaskan proses pertumbuhan yang dialami negara-negara di dunia. tidak diikuti seruan pemerintah untuk berinvestasi di pasar modal pada periode 90-an. Implikasi lain yang juga tidak boleh dilupakan adalah tidak tepatnya penggunaan IHSG sebagai indikator keberhasilan perekonomian pada umumnya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada khususnya. Depok. jumlah saham tercatat melonjak tajam menjadi 56 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 4. Angka-angka itu terus naik hingga akhir tahun 2008 dengan 398 saham tercatat. dan banyak negara berkembang menganut sistem keuangan ini. Dalam literatur keuangan dan perbankan. pemerintah kurang peka. Jika tabungan dan deposito sudah lama ada di Indonesia. Baru pada tahun 1989. Umurnya masih sangat muda. sistem keuangan seperti ini disebut sistem keuangan berbasis bank atau bank-based. saham baru diperkenalkan tahun 1977 dan mulai ramai sekitar tahun 1989. dan kredit macet menjadi momok perbankan nasional terutama bank-bank BUMN. Kedua tujuan itu dapat tercapai jika spread atau intermediation fee rendah. Jerman. Demikian juga perusahaan yang kas defisit hanya bisa mendapatkan dana dari bank. Jumlah saham tercatat tidak mengalami pertambahan hingga tahun 1988 namun kapitalisasi pasar dan transaksi harian meningkat menjadi Rp 449. Dalam market-based. Jumlah perusahaan terbuka di bursa kita hanya sekitar 400. Akibatnya spread relatif besar.3 miliar dan traksaksi harian sebesar Rp 13. Mana yang lebih baik? Dalam jurnalnya Bank-based or market-based financial systems: which is better?. menurut saya. Keberadaan bank menurunkan risiko dan biaya pengawasan yang harus ditanggung investor publik. Sementara itu. Jika pemerintah mengklaim sudah berhasil dalam pembangunan ekonominya dengan merujuk IHSG yang sudah naik ratusan persen dalam 5 tahun terakhir. dan kesehatan perbankan di Indonesia. 27 Juli 2009 . marketbased. Kenaikan IHSG hanya relevan untuk segelintir penduduk Indonesia. Data empiris menunjukkan bahwa pembagian sistem keuangan dalam bank-based. Pendukung sistem keuangan bank-based mengatakan kalau sistem ini lebih baik daripada market-based dalam mengatasi terjadinya asimetri informasi terutama untuk negara-negara yang berada dalam tahapan awal pembangunan ekonominya. sementara yang sudah mengeluarkan obligasi lebih sedikit lagi yaitu cuma 91 korporasi. Tanpa adanya bank. Jepang. Jika buku teks itu hanya membandingkan alternatif mengeluarkan saham atau obligasi. Pasar modal yang kuat juga memberikan kesempatan kepada para kas surplus untuk diversifikasi. Siapa yang tidak tahu rendahnya spread atau net interest margin (selisih tingkat bunga pinjaman dengan tingkat bunga tabungan) bank di Jepang dan keperkasaan Bundesbank Jerman? Dua negara itu menganut bank-based. pilihan yang relevan adalah pinjaman dari bank atau pinjaman/tambahan modal dari pemegang saham. Pengawasan oleh bank sebagai kreditur jauh lebih efektif daripada pengawasan oleh sekumpulan investor dengan informasi terbatas yang dimilikinya. salah satu yang terbesar di dunia. rasio loan to deposit rendah. Sebagian besar orang Indonesia lebih berkepentingan dengan dua indikator utama dalam bankbased yaitu tingkat bunga tabungan yang menarik untuk para kas surplus dan tingkat bunga pinjaman yang rendah untuk para kas defisit.4 triliun. Di sisi lain ada sistem keuangan berbasis pasar atau market-based yang dianut Amerika dan Inggris. Pendukung sistem market-based menekankan pentingnya pasar modal dalam memberikan insentif kepada kas surplus dan kas defisit. mereka yang kas surplus tidak punya pilihan lain kecuali menaruh uangnya di bank. sistem market-based belum lama berkembang sehingga masih jauh dari optimal. spread perbankan kita masih 6%. biaya yang harus dikeluarkan investor untuk memperoleh dan memproses informasi mengenai kondisi dan kinerja perusahaan menjadi sangat tinggi. sayangnya. 29 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n masyarakat untuk menabung di bank dan tidak menaruh uangnya di bawah bantal atau di dalam lemari. Siapa juga yang meragukan Amerika sebagai negara adi daya dengan sistem marketbased? Masalahnya di Indonesia. saat perusahaan ingin ekspansi. Pilihan saham atau obligasi hanya dimiliki kurang dari 500 korporasi.

kecuali harga promosi.Contoh : Entry : fwi#1QEOXPR#f2#f3IAI QEOXPR/IONI Pencantuman Harga Promo pada tiket adalah harga sebelum komisi agen. CD16IAIA09 untuk rute Internasional Info DISKON TERBANG BERSAMA GARUDA INDONESIA BAGI ANGGOTA IAI p e r u b a h a n Petunjuk dan tatacara: Petunjuk Pelaksanaan Kerjasama “Corporate Direct” untuk IKATAN AKUNTAN INDONESIA 1. Kelas Bisnis (C. dan ketentuannya mengikuti ketentuan harga promo yang berlaku. M. Dengan ketentuan sebagai berikut : •Untuk anggota Ikatan Akuntan Indonesia. Kelas Ekonomi (Y. Entry : fwi#f1CCDRT#f2#f3IAIA Contoh : CCDOXIAIA b. d a l a m 30 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA . L) Entry : fwi#f1MCDRT#f2#f3IAIA Contoh : MCDRTIAIA 3. Contoh : 4OSIGAVIP/C IKATAN AKUNTAN INDONESIA INDONESIA.. b) Garuda On Line Booking Corporate. CD16IAIA untuk rute Internasional f ) Rute Berlaku untuk semua rute yang diterbangi Garuda Indonesia. bersama ini kami informasikan bahwa bagi seluruh anggota Ikatan Akuntan Indonesia yang akan melakukan aktivitas penerbangan dengan menggunakan Garuda Indonesia akan memperoleh diskon sebesar 16% kemanapun tujuan terbangnya kecuali Timur Tengah dengan menunjukan kartu anggota IAI. h) Reservasi Didalam PNR harus mencantumkan “Ikatan Akuntan Indonesia” sebagai berikut : Entry : 4OSIGAVIP/C Ikatan Akuntan Indonesia. Penulisan IAIA pada tiket (fare basis) merupakan suatu keharusan. Kode Korporat Kode Korporat untuk Ikatan Akuntan Indonesia adalah IAIA 2. dan karyawan dengan menunjukan Kartu Anggota Ikatan Akuntan Indonesia atau Perintah Pembelian. i) Kondisi Tiket Tidak dapat dilakukan “Endorsement” (pengalihan ke penerbangan lain). Ketentuan dan syarat sebagai berikut : •Rute Domestik a. Affiliasi. domestik dan internasional kecuali rute Timur Tengah dan “code share”. Kelas Bisnis ( C ) Entry : fwi#1CCDRT#f2#f3IAIA Contoh : CCDRTIAIA b. Kelas Ekonomi (Y. Pembukuan dalam urutan daftar tunggu (waiting list) harus di teruskan ke unit “control reservations” yaitu QEP ke Q02. dengan ketentuan : Menggunakan Kartu Anggota Ikatan Akuntan Indonesia yang telah didaftarkan ke Web “Corporate Partner Garuda Indonesia” c) Harga Promo Domestik dan Internasional Harga Pomo Domestik & Internasional berlaku untuk Ikatan Akuntan Indonesia apabila tersedia (double discount tidak berlaku). •Untuk Keluarga anggota dan keluarga karyawan dengan menunjukan Kartu Identitas IAI dan ( Kartu Keluarga ) •Untuk relasi Ikatan Akuntan Indonesia menunjukan Perintah Pembelian dari Ikatan Akuntan Indonesia.rute Timur Tengah dan “Code Share”. D) m i t r a e) “Fare Basis” Fare Basis : CD16IAIA untuk rute Domestik. M. d) “Tour Code” Tour Code : CD16IAIA09 untuk rute Domestik. Hal ini dilakukan untuk memperoleh prioritas konfirmasi (HK).ai Kerjasama yang dilakukan antara Ikatan Akuntan Indonesia dengan Garuda Indonesia. rute domestik dan internasional. g) Masa Berlaku Masa berlaku perjanjian kerjasama adalah 01 Juli 2009 sampai dengan 31Juni 2010. L) Entry : fwi#f1MCDOW#f2#f3IAIA Contoh : MCDOXIAIA •Rute Internasional Besaran diskon untuk rute internasional dari harga RSP (Recommended Selling Price) a. Tiketing dapat dilakukan di : a) Kantor penjualan Garuda Indonesia. Discount Besaran discount 16% (enam belas persen) dari harga RSP berlaku dari harga terendah sampai tertinggi.

.

“Penilaian selanjutnya mencakup ARA 2008 yang diselenggarakan ini Itu adalah filosofi dalam sistem ekonomi. Rabu (12/8) menyatakan “Esensi dan 1 juara umum. Informasi sebagai Upaya Meningkatkan yaitu: Private Keuangan Listed dan Non Listed. Memberikan gambaran yang baik dan jelas mengenai kegiatan operasional perusahaan dan penjelasan mengenai 12. di tengah penyerahan ARA 2008 panitia untuk memilih pemenang di 7 kategori Akuntan Indonesia (IAI). PT. Ditjen Pajak serta Komite Nasional pemberian penghargaan adalah membangun ketua tim juri Mar’ie Muhammad dinilai secara Kebijakan Governance (KNKG). perusahaan yang berusaha memperbaiko tertinggi atas kualitas laporan tahunan yang Karena dari peserta yang masuk kategori ini kualitas laporan tahunannya dan mengetahui diterbitkan secara berkala oleh perusahaan. Angkasa Pura I (Persero) PT.ai J Info PT Bank Permata Tbk Raih ARA 2008 uara umum Annual Report Awards kinerja perusahaan serta indikasi arah Adapun Ketua Panitia ARA 2008 A. 18. 4. diikuti 163 perusahaan. 2. Garuda Indonesia (Persero) Peringkat I Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Non Listed Adapun Kriteria umum penilaian adalah sebagai berikut: 1. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur. Telekomunikasi Indonesia Tbk Peringkat III Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Listed di dalam Laporan 8. Kepatuhan terhadap peraturan Kepercayaan Masyarakat pada Masa Krisis ini Private Non Keuangan Listed dan Non Listed. PT. kuatitatif. 21. 20. Adira Dinamika Multi Finance Tbk PT. 11. Dr. Bank Mandiri (Persero)Tbk Peringkat I Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Listed Kriteria yang 3.T. pelaksanaan CSR. Jamsostek (Persero) Peringkat I Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Non Listed Tahunan. Fuad 2008 (ARA) kali ini diraih oleh P. Ada beberapa kriteria yang diterapkan Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama harus diperoleh. “Hal BUMN Keuangan Listed dan Non Listed. PT. Bakrieland Development Tbk PT. Sri Mulyani Indrawati. PT.” tutur Fuad. Medco Energi Internasional Tbk PT. ARA 2008 yang bertema Transparansi 163 perusahaan  yang terbagi atas 8 katagori. Informasi sebagai Upaya Meningkatkan Indonesia yang maju dan mandiri. 14. Bank Permata Tbk Juara Umum Annual Report Award 2008 Mar’ie Muhammad. PT. PT. 19. yang baik dan benar. PT. Para peserta itu. 17. Adhi Karya (Persero) Tbk Peringkat I Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Listed kualitas dari informasi 6. PT. 16. bentuk dan isi laporan dalam bahasa Indonesia merupakan yang ketujuh kalinya sejak pertukaran ekonomi yang basisnya informasi. Dari jumlah tersebut   ada 46 perusahaan baru yang ikut ARA. Bertindak sebagai ketua Dewan No. Rahmany  menuturkan penyelenggaraan ARA Permata Tbk. di Jakarta. Perum Pegadaian (Persero) Peringkat III Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Listed penekanan pada 5. PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Peringkat II Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Listed digunakan. 13. 22. Menteri BAPEPAM-LK. Penyerahaan penghargaan 2. kelengkapan profil diselenggarakan pertama kali pada tahun 2002. Nama Perusahaan PEMENANG Juri adalah Bapak 1. GMF AeroAsia Peringkat II Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Non Listed Peringkat III Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Non Listed Peringkat I Kategori Perusahaan Private Keuangan – Listed Peringkat II Kategori Perusahaan Private Keuangan – Listed Peringkat III Kategori Perusahaan Private Keuangan – Listed Peringkat I Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Listed Peringkat II Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Listed Peringkat III Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Listed Peringkat I Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Non Listed Peringkat II Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Non Listed Peringkat III Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Non Listed m i t r a d a l a m p e r u b a h a n 32 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA . perundangan yang berlaku. Peringkat III Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Non Listed tranparansi dan good corporate governance. serta BUMN Non Keuangan Listed dan Non Listed. baik Mulyani Indrawati. Indonesia. Aneka Tambang (Persero) Tbk Peringkat II Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Listed yang tercantum 7. kata PT. Bank Permata Tbk PT. Ikatan Keuangan RI. Kementerian BUMN. Bank Permata Tbk terpilih sebagai 3. yang adalah nilai dalam suatu transaksi.” ungkapnya. Tahun ini untuk kategori Perusahaan Private ini menunjukkan bahwa semakin banyak ARA merupakan pemberian penghargaan Keuangan Non-Listed tidak ada pemenangnya. PT. Indosat Tbk PT.  Penyajian informasi keuangan yang bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan telah dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus baik dan informatif sesuai dengan informasi dan penerapan Good Corporate ketentuan akuntansi yang berlaku di 2009 lalu oleh Menteri Keuangan RI. Bank CIMB Niaga Tbk PT. BUMN/BUMD maupun perusahaan swasta. Corporate Governance. Pupuk Kalimantan Timur PT. BEI. Informasi yang jelas mengenai baik yang tercatat dan tidak tercatat di Bursa juara umum karena dinilai terbaik diantara kepemilikan dan penerapan Good Efek. Sri Governance (GCG) di sektor dunia usaha. Ke p e rc aya a n Masyarakat pada Masa DAFTAR NAMA PEMENANG ARA 2008 Krisis”. PT. kultur keterbukaan dan kualitas informasi. disusun dengan memberi 4. Bank perusahaan di masa yang akan datang. Bank Indonesia.” katanya. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat Peringkat II Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Non Listed menyangkut aspek 10. PT. pengungkapan Tema ARA tahun ini adalah “Transparansi Tujuannya adalah membangun perekonomian laporan keuangan berdasar prinsip akuntansi yang bersikap umum. tidak satupun mencapai batas minimal nilai yang kegiatan ARA. Pembangunan Perumahan (Persero) PT. Petrokimia Gresik PT. 15. perusahaan. khususnya 9.

00 s. DSAK sangat terbantu dengan banyaknya masukkan. tanggapan. & 2 PPSAK telah diadakan DSAK IAI D Banyak peserta yang memberi masukkan dan tanggapan terkait Eksposure Draft tersebut. Komentar dapat dikirimkan melalui surat. Graha Niaga Jakarta telah mengadakan Public Hearing Eksposure Draft 6 PSAK. DSAK IAI masih menunggu komentar publik terkait Eksposure Draft tersebut sampai dengan 30 Nopember 2009. faximile. dan 2 PPSAK. dan perusahaan-perusaha an di Indonesia. Form permintaan tanggapan bisa di download pada file dibawah ini. Beberapa tanggapan mendapat respon langsung dari DSAK IAI. tujuannya untuk membantu masyarakat terkait isu-isu yang harus dikomentari pada Eksposure Draft yang dikeluarkan DSAK IAI. Kantor Akuntan Publik. 4 ISAK. Karena banyaknya Eksposure Draft yang telah dikeluarkan DSAK IAI. dan saran dari publik. Public Hearing ini dihadiri lebih dari 250 peserta dari berbagai instansi seperti perbankan. Banyaknya SAK yang dikeluarkan DSAK adalah merupakan program kerja program konvergensi IFRS yang akan konvergen pada tahun 2012. p e r u b a h a n SAK IAI pada hari Selasa. 13 Oktober 2009 bertempat di Financial Hall. dan email paling lambat tanggal 30 Nopember 2009. .Info ai Public Hearing ED 6 PSAK. 4 ISAK. acara Public Hearing berlangsung sejak pukul 09.00 yang terbagi dalam 3 sesi.d 15. namun ada beberapa masukkan yang perlu pertimbangan dan diskusi lebih lanjut oleh DSAK. BUMN. MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 33 m i t r a d a l a m Public hearing ini merupakan salah satu due process procedure yang harus dijalankan DSAK dalam pembuatan SAK.

Sementara tujuan akhirnya laporan keuangan yang disusun berdasarkan AKUNTAN p e r u b a h a n m i t r a d a l a m S Standar Akuntansi Keuangan (SAK) hanya akan memerlukan sedikit rekonsiliasi untuk menghasilkan laporan keuangan berdasarkan IFRS. Dr. Terciptanya harmonisasi standar Akuntansi global juga menjadi salah satu tujuan dan komitmen kelompok G-20 dalam meningkatkan kerjasama perekonomian dunia”. eiring dengan perkembangan dan dinamika bisnis dalam skala nasional dan internasional. mengurangi biaya yang terkait dengan penyusunan laporan keuangan. Bertindak sebagai keynote speaker Ketua Bapepam & LK. Manfaat dari program konvergensi IFRS diharapkan akan mengurangi hambatan-hambatan investasi. Konvergensi IFRS dapat meningkatkan daya informasi dari laporan keuangan perusahaan-perusaha an yang ada di Indonesia. Ahmadi Hadibroto menyatakan: “Langkah startegis menuju keseragaman “bahasa” dalam Akuntansi dan pelaporan keuangan di sektor privat ini merupakan agenda utama profesi Akuntansi secara global. Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI. Achmad Fuad Rahmany. Untuk membangun secara berkelanjutan kapasitas profesi Akuntansi menuju tercapainya full compliance terhadap standar global. IAI 34 MAJALAH INDONESIA . perusahaan terbuka. meningkatkan transparansi perusahaan.ai Info Dampak Konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS) Terhadap Bisnis Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) melaksanakan Seminar “Dampak Konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS) Terhadap Bisnis” pada tanggal 8 Oktober 2009 bertempat di Hotel Borobudur Jakarta. dan mengurangi cost of capital. Acara dihadiri tiga ratus akuntan seluruh Indonesia yang berasal dari kantor akuntan publik. IAI telah mencanangkan dilaksanakannya program konvergensi IFRS yang akan diberlakukan secara penuh pada 1 Januari 2012. BUMN. akademisi serta praktisi akuntansi lainnya. Adopsi standar internasional juga sangat penting dalam rangka stabilitas perekonomian. Dengan adanya standar global tersebut memungkinkan keterbandingan dan pertukaran informasi secara universal.

dan 17 Standar di tahun 2010. principles-based financial reporting standards.  Seluruh pihak perlu saling mendukung dalam melaksanakan langkah inisiatif untuk mempromosikan konvergensi kepada IFRS. melakukan gap analysis dan menyusun road map konvergensi.  Akuntan Manajemen/ Perusahaa n dapat mengantisipasi dengan segera membentuk tim sukses konvergensi IFRS yang bertugas mengupdate pengetahuan Akuntan Manajeman. merevisi kurikulum dan silabus serta melakukan berbagai penelitian yang terkait.Rosita juga menambahkan bahwa tantangan konvergensi IFRS 2012 adalah kesiapan praktisi akuntan manajemen. Regulator perlu melakukan penyesuaian regulasi yang terkait dengan pelaporan keuangan dan perpajakan serta melakukan upaya pembinaan dan supervisi terhadap profesi yang terkait dengan pelaporan keuangan seperti penilai dan aktuaris. akademisi.Info ai melaksanakan seminar ini agar publik mampu mempersiapkan dan mengambil keputusan dalam menghadapi dampak dari program konvergensi IFRS.  Akuntan Publik harus segera mengupdate pengetahuannya dan menyesuaikan  pendekatan audit yang berbasis IFRS. Hadir sebagai pembicara Arif Arryman. Sosialisasi secara komprehensif setiap perkembangan program konvergensi IFRS akan mampu mengurangi “kejutan” bagi publik atas dampak dari perubahan SAK yang akan konvergen dengan IFRS. Seminar juga membahas dampak konvergensi IFRS dalam prespektif bisnis terutama pandangan dan langkah antisipatif BUMN untuk menjadi lebih kompetitif. Kentingan publik dapat dilayani dengan baik AKUNTAN dengan adanya a single set of highquality. MAJALAH INDONESIA 35 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . akuntan publik. Banyaknya standar yang harus dilaksanakan dalam program konvergensi ini menjadi tantangan yang cukup berat bagi publik untuk sedari dini mengantisipai implementasi program konvergensi IFRS. Ketua Dewan SAK IAI (DSAK) Rosita Uli Sinaga menyatakan bahwa Program Konvergensi DSAK selama tahun 2009 adalah sebanyak 12 Standar. selaku ketua tim imlementasi IFRS yang dibentuk oleh Kementerian Negara BUMN. regulator serta profesi pendukung lainnya seperti aktuaris dan penilai. Akuntan Akademisi/Universit as diharapkan mengupdate pengetahuan para Akademisi.

Penyelenggaraan SNA kali ini sedikit berbeda dengan SNA sebelumnya dikarenakan SNA XII di Palembang IAI KAPd bekerjasama dengan IAI Kompartemen Akuntan Sektor Publik (IAI KASP). 3. dan praktisi untuk melakukan penelitian dalam bidang akuntansi. SNA juga m i t r a ditujukan untuk mengembangkan minat pendidik. sesuai dengan bidang kajian penelitian yang ditetapkan. d a l a m ai 36 . Perhelatan ilmiah ini tergolong akbar karena diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 700 orang dari kalangan masyarakat ilmiah dan praktisi bisnis dan sektor publik dari seluruh Indonesia dan juga dari mancanegara.Planery Session ”Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah”. Perpajakan. Pembicara:  Ketua BPK RI. Akuntansi Manajemen. yaitu kategori nasional  dalam bahasa Indonesia dan kategori Internasional dalam bahasa Inggris. khususnya pemerintah daerah. Pembicara Ketua Tim Implementasi IFRS IAI serta The Association of Chartered Certified Accountants. 5. “Mampukah Perguruan Tinggi Membentuk SDM Pengelola Keuangan Negara”. SNA merupakan agenda rutin IAI KAPd sejak tahun 1997 di Yogyakarta.Concurrent Session Kegiatan ini membahas hasil-hasil penelitian bidang akuntansi yang dinyatakan lolos atau dapat diterima untuk dipresentasikan dalam simposium. Tema ini dipilih karena masih lambannya pertanggungjawaban keuangan daerah sehingga penyusunan laporan keuangan daerah belum dapat dilakukan oleh pemerintan daerah secara optimal dalam rangka meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan daerah. 4. Simposium Nasional Akuntansi XII memiliki agenda acara sebagai berikut : 1. mahasiswa. Akuntansi Manajemen dan Keperilakuan.  Prof. 2. akuntansi keuangan yang meliputi kajian tentang Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal. Pendidikan Akuntansi.Pengumuman Seleksi Makalah SNA XII Palembang P p e r u b a h a n anitia Simposium Nasional Akuntansi XII (SNA) Palembang telah mengumumkan 64 makalah yang lolos seleksi berdasarkan proses blind review yang dilakukan oleh IAI Kompartemen Akuntan Pendidik. Dr. KSAP. Menghadirkan 5 Perguruan Tinggi sebagai Penyaji dan Pembahas antara lain dari BPK. Sistem Informasi dan Auditing dan Good Governance. memberikan wadah komunikasi ilmiah untuk memaparkan hasil penelitian (studi empiris) akuntansi dalam suatu forum ilmiah. Hakekat kegiatan ini adalah untuk mengembangkan wawasan dan menambah khasanah disiplin ilmu akuntansi. Tema Simposium Nasional Akuntansi XII adalah ”Peranan Akuntansi Sektor Publik Dalam Meningkatkan Akuntanbilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah”.     Diskusi Panel: ”Writing Research Report for International Journal Publication” serta ”  Current Research in Governance in Public Sector”.Lokakarya Penyusunan Kurikulum Pendidikan Akuntansi Sektor Publik. Hongkong Polytechnic University.   Presentasi paper ini dibagi dalam dua kategori. Akuntansi Syariah dan Corporate Governance dan bidang vokasi. Daftar naskah yang lolos seleksi dapat dilihat pada  lampiran. Auditing dan Etika Profesi. mendorong perkembangan kualitas penelitian akuntansi Indonesia dan menemukan relevansi teori dan hasil riset akuntansi dalam praktik sektor swasta dan sektor publik. Sistem Informasi. Pemda. Bambang Soedibyo. Mereka akan mempresentasikan hasil riset akuntansi yang meliputi bidang kajian mencakup akuntansi sektor publik yang meliputi kajian tentang Akuntansi Keuangan. SNA  XII akan dilaksanakan di Universitas Sriwijaya  Palembang pada tanggal 4-6 Nopember 2009. Gubernur Sumatera Selatan. Pembicara Prof.Expert Session ”Perkembangan Terkini IFRS & Introducing Train the Trainers IFRS”. Ferdinand Gull. Depdagri.

. Penulis Judul AKPM (Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal) Analisis Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Pergantian Marsela Diaz Kantor Akuntan Publik Simultanitas Aktivisme Institusional..M.Si 3. Cynthia Sari yang Mempengaruhinya 2. Dr. Ak. Dr. Dergibson Siagian 1. Serta Properti dan Real Estat Yang Terdaftar di BEI Tahun 2005-2007 PSAK NO.Si.SE. Mursalim. Rini Indriani Bengkulu 4. Ak. CARMEL Meiden. Sutrisno. Ak. Ak. Supatmi Award (ISRA) terhadap Abnormal Return dan Volume Perdagangan Saham (Studi Kasus pada Perusahaan Pemenang ISRA Periode 2005-2008) 1. Prof. Sandra Aulia p e r u b a h a n 1.DAFTAR ARTIKEL LOLOS SNA XII PALEMBANG ARTIKEL NASIONAL No.SE.Msi. Tatang ary Gumanti 1. Desi Ardhariani Dewa Gede Wirama Model OHLSON (1999) dan Prediksi Return Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Luas Pengungkapan dan Implikasinya terhadap Asimetri Informasi (Studi Pada Perusahan-Perusahaan Sektor Manufaktur yang Go Public di Bursa Efek Indonesia) Pengaruh Optimalisasi Jangka Pendek Managemen pada Tingkat Pengungkapan Wajib Informasi Perusahaan Sebelum dan Sesudah Perubahan Peraturan UndangUndang Pengungkapan Laporan Keuangan Indikasi Earnings Management pada Initial Public Offering Paulina Sutrisno STIE Tanjung Selor FE. Universitas 3. M. Kebijakan Deviden. Konservatisme Perusahaan di Indonesia dan Faktor-Faktor 1.Faktor Penentu Kualitas Pelaporan Keuangan Dan 2. UNAIR Univ Kristen Satya Wacana .. Meliana Benardi K. SE. Pratana Puspa Midiastuty 2. Fitriany 2. Ferry Budiman 2. Struktur Kepemilikan.. Annaria Setionoputri. Prihat Assih. Hamidah Pengaruh Pengumuman Indonesia Sustainability Reporting 1... Kalimantan Barat UMI Makassar 1 2 Dr. Moh. Elizabeth ai 37 m i t r a STIE Tanjung Selor d a l a m Pengaruh Diversifikasi Korporat terhadap Excess Value Perusahaan Manufaktur. MSA. UNUD 11 Alumni S2 UGM 12 13 Analisis Kebijakan Dividen: Suatu Pengujian Dividend Signaling Theory dan Rent Extraction Hypothesis 1. Perdagangan Grosir dan Eceran.. Adi Irawan Univ Jember 2. Sri Ningsih Kepercayaan Investor 3. Zaenal Fanani Faktor .. 3. dan Utang dalam Mengurangi Konflik Keagenan (Studi Empiris pada Perusahaan Go Publik di Indonesia) Universitas Politeknik Negri Pontianak. SE. M.Si.SE 2. Indra Isnugrahadi Pengaruh Kecakapan Managerial terhadap Managemen 2.Akt. 2.5: Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan dan Dampaknya terhadap Forward Earnings Response Coeficient (FERC) 1. Indra Wijaya Kusuma Laba dengan Kualitas Auditor sebagai Variabel Pemoderasi FE. Eddy Suranta FE. Dr. SE. 3 4 5 UGM Institut Bisnis dan Informatika Indonesia UI 6 7 8 9 10 1.

.. Palembang. Inspektorat 1. 20 Pengaruh Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Badan terhadap 1.M.Si. Enny Hardi sebagai Variabel Antara Pengaruh Kepuasan Pengguna Sistem Informasi terhadap 1. Vinola Herawaty Pemeriksaan Pajak pada KPP Pratama Hubungan Perbedaan Laba Akuntansi dan Laba Pajak 1. Trunojoyo 3.S. Tarjo. 3. Novrys Suhardianto Berprestasi dengan Motivasi Self Presentational sebagai 2. Adha Inapaty. M. 2. Suyunus Variabel Moderating ASPAK (Akuntansi Keuangan) Perbandingan Indikator Kinerja Keuangan Pemerintah Heny Susantih Propinsi se-Sumatera Bagian Selatan Studi Kebutuhan Informasi Pengguna Laporan Keuangan Rr.. Kota Mataram. Niken Astria Sakina Kusumawardhani Fenomena Manajemen Laba Menjelang IPO dan Kaitannya 2. 2. FE Univ. 2.Si. UI 24 Politeknik Negri Malang 25 26 27 1. FE Univ. Sri Pancawati Pemerintah Martiningsih ASPAM (Akuntansi Manajemen ) Analisis Variabel Aanteseden Perilaku Auditor Internal dan Konsekuensinya terhadap Kinerja: Studi pada Auditor di 1. Dr. SBG Dawama Sdn Bhd m i t r a 23 FE. SE. FE Kesuksesan Program Aplikasi Sistem Informasi Lyna Latifah. Yulianti ASPSIA (Sistem Informasi dan Auditing) Pengaruh Organizational Learning dan IT Capability 1.M Si. M. Independensi. SE.. UNRAM 18 UI p e r u b a h a n 19 Persepsi Wajib Pajak terhadap Sunset Policy 1. SE. 3...E. Dr.14 1.Si. Pengaruh Integrasi Organisasi terhadap Kematangan Syahyakirti Perencanaan Sistem Informasi dan Implikasinya terhadap 1. Sylvia Veronica Siregar dengan Nilai Perusahaan Perdana Serta Kinerja Perusahaan Pasca IPO: Studi Empiris pada Perusahaan yang IPO di Indonesia Tahun 2000 .. Istianingsih Kinerja Individu (Studi Empiris pada Pengguna Paket 2. Univ. Obyektifitas. Akram. Sadat Amrul terhadap Financial Performance dengan IT Capacity 2... dan Kompetensi terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan (Studi Empiris pada Auditor di Inspektorat SePulau Lombok) FE. M. Wiwik Utami Program Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi di Indonesia) Uji Empiris Model Kesuksesan Sistem Informasi Keuangan Imam Mulyono. MSA. Masnoni. SE. Ika Sukriah.2003 PPAK (Pendidikan Akuntansi) Orientasi Self Presentational dan Kemauan untuk 1. ST. SE.S. SE. Integritas. Negeri Manajemen Daerah Semarang AKMK (Akuntansi Manajemen dan Keperilakuan ) Carbonaccounting: Implikasi Strategis Perekayasaan Muhammad Jafar S... M. Nurul Herawati. Santi Aryn Wiryandari dengan Perilaku Manajemen Laba dan Persistensi Laba 2. Mataram 1. UI 15 FE. Univ. Biana FE Univ. M. Asri Fika Agusti Peningkatan Penerimaan Pajak yang Dimoderasi Oleh 2.. M. 2. Airlanga Surabaya 16 17 PSIE PPS UNSRI FE. SE. Akt. UNSAKTI 21 UI d a l a m 22 PT. Mataram. M.Si. Wawan Hermansyah. 2. Arywarti Lingkungan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah Marganingsih.Ak Lembaga Pemerintah non Departemen PPJK (Perpajakan) FE.Si. FE UNISSULA Akuntansi Manajemen ai 38 .Si. Daerah (SIKD) dalam Rangka Peningkatan Transparansi Akt dan Akuntabilitas Keuangan Daerah Pengaruh Pengalaman Kerja. FE Univ.

Cendrawasih 33 34 Meinarni Asnawi 35 36 37 38 39 40 41 Penganggaran Partisipatif: Efek Pembelajaran Teori Keagenan dan Penatalayanan terhadap Kinerja Manajer Hermadi Widijanto dengan Sikap dan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Pemediasi (Suatu Penelitian Eksperimental) SIAE (Sistem Informasi. 1. Motivasi Kerja..Perceived Probability of Audit dan Pemahaman Etika Pajak (Studi Eksperimen Laboratorium) 1.Msi FE Univ..SE. Sultan Ageng Tirtayasa 1.SE.06/2002 Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan. Kualitas Auditor.Ak.28 29 30 Studi tentang Hubungan Sistem Pengukuran Kinerja Strategi Integrative. dan Prestasi 2.Penyelarasan Strategi Manufaktur.Ph. Auditing dan Etika Profesi ) Pengaruh Kualitas Informasi. Univ. dan Norma Subyektif terhadap Minat Mahasiswa dalam Femilia Zahra Menggunakan Internet sebagai Sumber Pustaka 1. Hilda Rossieta.AKT FE Univ. Adilla Noor Rakhiemah 2. BEI) UNAI Univ. Kepemilikan Perusahaan terhadap Penerimaan Opini Audit Dra.423/KMK.MSI. Dian Agustia Kerja Auditor Peran Auditor Spesialisasi Industri dalam Mengurangi Managemen Laba Akrual dan Managemen Laba Real pada Yeni Januarsi Perioda Sebelum dan Setelah Keputusan Menteri Keuangan No. Muhammad Ja'far UNDIP Shodiq.SE. Kemampuan Individual. Arie Wibowo Faktor-Faktor Determinasi kualitas audit suatu studi dengan pendekatan earnings surprise benchmark 2.Pembelajaran Organisasional... dan Hasil Akhir Strategi (Penelitian Empiris pada Manajer Perusahaan Industri Manufaktur di Banten) Pengaruh Kinerja Lingkungan terhadap Corporate Social Responsibilty (CSR) Disclosure dan Kinerja Finansial Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Pembagian Informasi Secara Vertikal dalam Budgeting Sharing dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Manajerial (Kajian Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Listed di Bursa Efek Indonesia) Debiasing Outcome Effect dalam Penilaian Kinerja: Suatu Studi Eksperimen Lili Sugeng Wiyantoro.AUB SURAKARTA FE. Going Concern (Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Ak.Si. Indira Januarti.M. M.Si. Diponegoro Semarang ai ARTIKEL KUANTITATIF .AUB SURAKARTA STIE . Bertha Kusuma Wardani 2.Ssi. Dian Agustia Univ Airlangga Baiq Anggun HL 31 Jesica Handoko.D Pengaruh Konflik Pekerjaan Keluarga terhadap Turn Over Intentions dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Ifah Latifah Intervening (Studi Empiris pada Auditor Kantor Akuntan Publik di Indonesia) Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional. Unika Widya Mandala Surabaya 32 Pengujian Efek Resensi dan Pengetahuan pada Penyajian Informasi Analisis Fndamental dan Teknis: Studi Empiris deddy sulistiawan pada Pengambilan Keputusan Invenstasi Saham Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen terhadap Hubungan Manajemen Kualitas Proses dan Kinerja Kualitas Produk Analisis Keputusan Kepatuhan Pajak: Strategi Audit Random. Tandaluko STIE . Jena Sarita Locus of Control terhadap Kepuasan Kerja.INTERNASIONAL 39 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n .

Masako saito 2. Sutrisno (U. UNIB.Owned Yulia Sari Enterprises (SOEs) 46 Univ. Indira Januarti. Sri Suryaningsum 3. Auditing dan Etika Profesi ) 1. Sumiyana 3. M.40 41 2. Slamet Sugiri Further Evidence of Asymetric Price Reaction from 49 2. The Effect of Earnings Management and Corporate Mataram) Governance Mechanism to Corporate Social Responsibility 52 2. Sumiyana Emerging Capital Markets Is an Event Responded by Investor as a non-event? 1. Grahita Chandrarin (U. Efa Yonnedi. 2.INTERNASIONAL 40 No. and Investor Protection: Evidence from Merger and Acquisition in Asia 1. Indonesia Stock Exchange Merdeka) SIAE (Sistem Informasi. Saiful. USM FE. 2. Brawijaya) Disclosure: Study Empiris at Public Companies in 3. Andreas Lako. Sekar Mayangsari Universitas 42 UGM 43 44 p e r u b a h a n The Influence of International Accounting Standards on Earnings Quality: Case in Japan Analysis The Influence of Internal Control Compliance and 1. Univ. Didi Achjari 2. BEI) SURAKARTA FE. 2 & 3.423/KMK. Siti Thoyibatun. lilik Hangajani (U. Bambang Riyanto 50 Inquisitive Evidences when Differentiated between Foreign 2. 2. Kualitas Auditor. Nurmala Ahmar. Brawijaya Airlangga Surabaya FE. 2. Dian Agustia Kerja Auditor Peran Auditor Spesialisasi Industri dalam Mengurangi Managemen Laba Akrual dan Managemen Laba Real pada Yeni Januarsi Perioda Sebelum dan Setelah Keputusan Menteri Keuangan No. Ratna Candra Sari 4. UNIKA Soegijapranata UGM UGM m i t r a d a l a m FE. FE. Sumiyana and Domestic Investors' Reaction CG (Corporate Governance) 51 Concentrated Ownership and Tax Planning Evony Silvino Violita 1. UNAND ARTIKEL KUALITATIF . Negeri Malang 45 UPN Yogyakarta The Effect of Integrated Earnings Management on the Imam Subekti Value Relevance of Earnings and Book Value of Equity The Impact of Intellectual capital toward financial profitability and investors' capital gain on shares : an Mutiara Sianipar 47 empirical investigation of indonesian banking and insurance sector for year 2005-2007 1. STIE Perbanas Surabaya. Dewi 54 Performance: Evidence from Indonesia's State . Ari Universitas ai 55 1. Ratna Candra Sari trisakti Univ. 3. Mas'ud Machfoedz 2. 2. Ishak Ismail ASPGG (Good Governance ) Impact of Corporate Governance Mechanisms on Firm 1. Kepemilikan Perusahaan terhadap Penerimaan Opini Audit Dra. Fransisca Reni Retno Anggraini 1. Made Compensation System Against Unethical Behavior and Sudarma. Penulis Judul AKPM (Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal) Exploring Accounting and Its Perseverance in The Javanese Ceremonies (Slametan) through Hermeneutic1. Diponegoro Semarang ARTIKEL KUANTITATIF .. 2. Hasnah Haron. Overlaping Owner. Going Concern (Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Ak. Eko Ganis Accounting Fraud Tendency (Studies at State University in Sukoharsono East Java) The implementation of Good Governance on the Financial Performance Achievement of Telecommunication and Technology Companies in South East Asia Countries 1.Si. Judul Penulis AKPM (Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal) Tunneling. Factors Influencing Auditors Acceptance of the Practice 53 Review System 3. Ricky 48 Fairness and Reciprocity in Earnings Management Dwi Budi Harsono 1. UI Univ Mataram 1.06/2002 Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan. STIE .INTERNASIONAL No.

Posmodernis Triyuwono..Owned Yulia Sari Enterprises (SOEs) 1. 2.D.. Ika Alfi Nur Izza Interpretatif 2.Dr. Dewi 54 Performance: Evidence from Indonesia's State . Gugus Irianto. FE. 3.. Mec...Ak.MSA. Dr. 2.PhD. 3. Unibraw.D. Ph. UNAND ARTIKEL KUALITATIF . Efa Yonnedi.. Nurmala Ahmar.SE.. SE.Dr.SE. Unti Ludigdo.INTERNASIONAL No. Trunojoyo 64 PPJK (Perpajakan) Etika Penggelapan Pajak Perspektif Agama: Sebuah Studi 1.SE.. 2.Ak.. Univ. 2 & 3. 2.Msi. SE.. Anis Chairi. STIE Mahardhika Surabaya 55 56 57 Social Construction of Financial Reporting Practice in an Indonesian Insurance Company: Javanese Culture Anis Chairi. Retorika dalam Pelaporan Corporate Social Responsibility: 1... Saputro Akuntansi Syari'ah ASPAK (Akuntansi Keuangan) Studi Fenomenologis: Menguak Partisipasi Masyarakat dalam Proses Penyusunan APBD Sopanah.. USM FE. Ak. UNIB. Niswatin. MM.. Iwan Semiotika Laba Akuntansi: Studi Kritikal ..NASIONAL No.SIAE (Sistem Informasi.. Factors Influencing Auditors Acceptance of the Practice 53 Review System 3. Auditing dan Etika Profesi ) 1. Analisis Semiotik atas Sustainability Reporting PT.. Penulis Judul AKPM (Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal) Exploring Accounting and Its Perseverance in The Javanese Ceremonies (Slametan) through HermeneuticPhenomenological Study 1.Dr. 3.Prof. STIE Perbanas Surabaya. 2. MSA. Widyagama Malang Univ. 2. SE. Saiful. MSA. Auditing dan Etika Profesi) Etika dan Perilaku Koruptif dalam Praktik Manajemen Laba: Studi Hermeneutika Kritis Akhmad STIESIA Surabaya Riduwam. SE..Ak. Gugus Irianto.MSA. Unibraw Univ Brawijaya 58 59 60 AKSR (Akuntansi Syariah) 61 Refleksi Kinerja Manajemen Perbankan Syariah dalam Perspektif Amanah: Sebuah Studi Fenomenologis 62 Koreksi Konsep Nilai Tambah Syari'ah: Menimbang Pemikiran Konsep Dasar Teoritis Laporan Keuangan Andik S. Ishak Ismail ASPGG (Good Governance ) Impact of Corporate Governance Mechanisms on Firm 1. Aneka FE Undip Firman Aji Nugroho Tambang Tbk. Gorontalo..Si. Perspective AKMK (Akuntansi Manajemen dan Keperilakuan ) Through Gentle Beauty and Subtle Love In Performance Measurements: Introducing a "Balance" in the Balanced Ari Kamayanti Scorecard (BSC) and Management Accounting Accountability FE Undip STIE Mahardhika Surabaya ARTIKEL KUALITATIF . M. Ph. Ph.. 2. Penulis Universitas Judul AKPM (Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal) Akhmad Riduwam.Ak. SIAE (Sistem Informasi. STIESIA Surabaya Derridean SE. 2. Ari Kamayanti Universitas 1.D. Ardi Hamzah ai 41 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . Negeri 1. Rosidi..Ak.. Hasnah Haron.. 63 FE Univ. 4.PHd.

Muhammad Ridwan. Kabid Anggaran Pemkab. Lampung p e r u b a h a n nilainya di atas Rp100 juta. sebaiknya panitia mengajukan hal tersebut kepada aparat kepolisian. S. Dalam kasus yang Bapak tanyakan. karena ketidakcukupan penawaran yang masuk. Menurut informasi Kepala Dinas Kesehatan.P. Pada saat hari pembukaan penawaran. maka dilakukan melalui lelang terbuka. kasih. maka proses lelang harus diulangi. Rubrik ini dapat menjembatani kami selaku dosen pada Universitas Widyatama INDONESIA MAJALAH AKUNTAN 42 . Pemda perlu mengungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan mengenai sumber persediaan obat-obatan tersebut agar pembaca laporan keuangan dapat memahami secara memadai. Cris Kuntadi.. Hal ini mengingat bahwa Departemen Kesehatan sebagai entitas yang memberikan bantuan sosial tidak mencatat obat-obatan yang telah diberikan ke daerah sebagai persediaan. Salah satu dinas di pemerintah provinsi kami melakukan tender pengadaan barang tertentu dengan nilai milyaran rupiah. Apabila dalam lelang terbuka ternyata hanya ada tiga penawar.H. Empat perusahaan memasukkan surat penawaran sebelum hari terakhir penutupan penawaran dan tiga perusahaan memasukkan pada hari terakhir batas pengajuan penawaran. Way Kanan.E. bagaimana kami harus memperlakukan persediaan obat-obatan yang bersumber dari Tugas Pembantuan Departemen Kesehatan? Terima kasih.ai Q 1: Kolom sektor publik Dr. apa yang seharusnya dilakukan panitia pengadaan? Apakah kami dapat memutuskan pemenang di antara tiga penawar? Sebagai informasi bahwa tiga perusahaan penawar yang berkasnya ada. berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP) Nomor 05 tentang Persediaan. Karena Q 3: Akuntabilitas BPK. Pengumuman lelang secara terbuka sudah dilakukan dan terdapat tujuh perusahaan yang memasukkan penawaran.A. Atas kejadian tersebut. Pontianak m i t r a Proses lelang terbuka dapat dilakukan apabila ada lebih dari tiga perusahaan yang mengajukan penawaran dan memenuhi syarat. Kusuma Anakori. Sekretaris Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat Jl. panitia pengadaan harus melakukan proses tender ulang.. MM. A 2: Q 2: Lelang terbuka yang diikuti hanya oleh tiga penawar Yth. ada kejadian di mana terjadi kehilangan empat berkas penawaran sehingga yang tersisa hanya tiga berkas penawaran dari tiga perusahaan yang mengajukan pada hari terakhir batas pengajuan penawaran. siapa yang memeriksa? Terima kasih atas dibukanya rubrik Konsultasi Sektor Publik di majalah Akuntan Indonesia. Kota Baru. Atas kejadian hilangnya empat berkas penawaran. persediaan diakui pada saat potensi manfaat ekonomi masa depan diperoleh pemerintah dan mempunyai nilai atau biaya yang dapat diukur dengan andal. akan melakukan protes jika dilakukan tender ulang.H. maka obatobatan yang berada pada Dinas Kesehatan dan bersumber dari MAK 57 Bantuan Sosial dapat disajikan sebagai persediaan di neraca pemda. kami ucapkan terima d a l a m A 1: Mba Kori. S. CPA (Redaktur Majalah Akuntan Indonesia & Sekretaris Jenderal IAI KASP) oleh : Pengakuan persediaan yang bersumber dari APBN Mas Cris yang kami hormati. Cris Kuntadi. Dr. Dari pengakuan persediaan tersebut. obat-obatan tersebut bersumber dari mata anggaran pengeluaran (MAK) 57 (Bantuan Sosial) dari APBN. Atas jawaban yang Bapak berikan. Dinas Kesehatan Pemkab Way Kanan menerima Tugas Pembantuan (TP) berupa obatobatan dari Departemen Kesehatan. M. Apabila pada akhir tahun anggaran (31 Desember) ternyata obat-obatan tersebut masih tersisa. apapun alasannya. M. Sutan Syahrir.

pemeriksaan. yang masing-masing mengusulkan tiga nama akuntan publik. Jl. Bupati menjelaskan bahwa laporan keuangan masih dalam pemeriksaan BPK RI sehingga laporan pertanggungjawaban belum dapat disampaikan. BPK RI direviu kinerjanya oleh BPK New Zealand dan pada 2009 direviu oleh BPK Belanda yang hasilnya ”sangat positif. Hal tersebut telah dilakukan BPK dengan mengedepankan semboyan “lead by exampel” atau meminjam istilah Ki Hajar Dewantoro “ing ngarso sung tulodo” yang maknanya di depan memberikan contoh/tauladan. 2008 adalah sebagai berikut. apabila pemeriksaan BPK Di samping itu. M. 65 Bandung akuntan publik. Pemerintah daerah menyusun laporan keuangan selambat-lambatnya pada 31 Maret dan pemeriksaan oleh BPK selama dua bulan atau selesai pada 31 Mei. 15 tahun 2006 Pasal 33. di mana laporan keuangan baru disampaikan ke BPK pada awal Juli 2009 maka BPK harus dapat menyelesaikan pemeriksaan dan memberikan 2007 Hadori dan WTP-DPP BPK telah menilai opini selambat-lambatnya pada akhir Agustus Rekan kewajaran saldo awal 2009. Pacuan Kuda I No. Hasil pemeriksaan Laporan Keuangan BPK oleh akuntan publik tahun 2006 s. 15 tahun 2006 tentang Badan pemeriksa Keuangan Pasal 32. sistem pengendalian mutu BPK segera menyelesaikan pemeriksaan sehingga pertanggungjawaban ditelaah oleh BPK negara lain yang menjadi anggota organisasi bupati didasarkan pada laporan keuangan auditan. BPK se-dunia. Akuntan publik tersebut ditunjuk oleh DPR atas usul BPK dan Menteri Keuangan. S. Secara internal. tetapi juga direviu kinerjanya oleh BPK negara lain. Secara eksternal. untuk menjamin mutu pemeriksaan dirasakan manfaatnya. apa hasil pemeriksaan lembaga tersebut? Pertanyaan ini menggelitik kami karena selama ini yang kami tahu. Batas waktu pemeriksaan yang menjadi patokan adalah dua bulan sejak laporan keuangan diterima.yang sedang merintis program akuntansi sektor publik karena kami sering mendapat pertanyaan seputar akuntansi dan audit sektor publik. Kami memperoleh informasi bahwa laporan keuangan tersebut baru disampaikan Bupati kepada BPK RI pada awal Juli 2009. 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara seharusnya sudah kami terima selambat-lambatnya bulan Juni. BPK diawasi oleh unit eselon 1 yaitu Inspektorat Utama yang secara rutin melakukan fungsi pengawasan intern. Dalam hal laporan keuangan terjadi keterlambatan penyelesaian.” ai Q 4: Pertanggungjawaban bupati terlambat diterima DPRD Pada Agustus 2009. kami dari DPRD belum menerima laporan pertanggungjawaban Bupati yang menurut UU No. Pada kesempatan ini kami ingin menanyakan siapa/ lembaga mana yang melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan dan kegiatan BPK? Jika ada. dan BUMN/ BUMD.d.Si. pemerintah daerah. BPK selalu melakukan pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara pada Pemerintah Pusat.. Pada 2004. kementerian negara/lembaga. Akan tetapi. TAHUN NAMA KAP OPINI WDP 2006 Hadori dan Rekan A 4: Pada kasus yang Bapak/Ibu sampaikan. d a l a m p e r u b a h a n . maka secara otomatis BPK akan tertunda pelaksanaan pemeriksaannya.99% dari total tepat waktu (dua bulan) maka bupati dapat asset mengajukan pertanggungkawaban keuangannya WTP 2008 Wisnu B. Sampai kapankah kami harus menunggu laporan pertanggungjawaban yang laporan keuangannya sedang dperiksa BPK? NN Anggota DPRD A 3: BPK sebagai lembaga negara yang bertugas menegakkan akuntabilitas dan transparansi keuangan negara tentunya harus memberikan contoh yang baik kepada entitas yang diperiksa. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam UU No. Yane Devi Anna. dan pertanggungjawaban keuangan negara/daerah. Reviu kinerja oleh BPK negara lain juga diamanatkan dalam UU No.E.. pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan tahunan BPK dilakukan oleh akuntan publik. tanpa adanya pemeriksaan BPK. DPRD juga Soewito & dapat mengesahkan pertanggungjawaban bupati Rekan meskipun tidak didasarkan pada laporan keuangan auditan. Ak. Inilah yang menjadikan BPK RI berada dalam urutan terdepan dalam akuntabilitas karena tidak saja diperiksa oleh BPK belum melakukan penilain kewajaran saldo awal asset tetap MAJALAH AKUNTAN INDONESIA KETERANGAN 43 m i t r a Ada beberapa patokan dalam penetapan waktu penyusunan. sebaiknya DPRD mendesak BPK untuk BPK dilaksanakan sesuai standar. Apabila BPK belum dapat menyampaikan asset tetap tetapi masih laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tersisa 1.

Bahwa. tanggung jawab dari semua pihak sudah jelas dan kegiatan supervisi dalam pemeriksaan telah dilaksanakan dengan baik. serta telah menerapkan kebijakan dan prosedur audit yang memadai guna mendukung pemberian pendapat profesional? Tim peer review dari Algemene Rekenkamer—BPK dari negara Belanda—sejak Januari 2009 melakukan peer review terhadap kinerja BPK.ai Peer Review BPK RI Hasilnya Positif Peer review dilakukan untuk menilai kualitas pekerjaan BPK selama periode lima tahunan. tim reviu menggunakan dokumen Deklarasi LIMA dan Deklarasi Mexico. setiap tahun laporan keuangan BPK juga dinilai kewajarannya oleh auditor independen. Karena sampai saat ini belum ada model yang seragam untuk melaksanakan peer review atas SAI. Seluruh elemen kendali mutu yang telah diidentifikasikan oleh BPK telah jelas dalam proses pemeriksaan yang direviu. Hal ini menurutnya tidak sesuai dengan deklarasi LIMA INTOSAI tahun 1977—yang ditegaskan dalam deklarasi Meksiko tahun 2007. Apakah BPK telah menerapkan kendali mutu sesuai dengan standar yang berlaku secara internasional? Apakah kendali mutu yang dirancang dan diimplementasikan pada struktur organisasi mendukung tujuan tersedianya keyakinan yang memadai: bahwa BPK telah menerapkan dan telah sesuai dengan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). Tim peer review melakukan reviu atas kendali mutu baik di tingkat institusi maupun tingkat penugasan. tiga pemeriksaan kinerja. Reviu pemeriksaan telah dilaksanakan sesuai dengan kerangka manual pemeriksaan BPK. Audit laporan keuangan tahun 2008 dilakukan KAP Wisnu B Soewito & rekan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). tujuan pemeriksaan p e r u b a h a n S etiap lima tahun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI). mengungkapkan hasil peer review secara keseluruhan menunjukan kesimpulan positif—meskipun tim memberikan beberapa rekomendasi perbaikan. Komite pengembangan kapasitas dari INTOSAI sendiri saat ini sedang mempersiapkan daftar uji (checklist) untuk peer review. Hasilnya menunjukan manual dan pedoman yang diterapkan BPK telah seusia dengan standar internasional. Isinya menyatakan prinsip keempat. hasil reviu menunjukan bahwa BPK telah menjalankan sistem keyakinan mutu yang telah dirancang. “… akses tanpa batas atas informasi sangat diperlukan untuk melaksanakan tanggung jawab secara semestinya sesuai peraturan perundangundangan”. Secara keseluruhan. dan tiga pemeriksaan dengan tujuan khusus. Selain itu. Apa saja kesimpulan dan rekomendasi hasil peer review yang dilakukan tim peer review dari Algemene Rekenkamer (BPK dari negara Belanda)? Opini mengidentifikasikan perbaikan dalam perencanaan strategis BPK lebih fokus pada kegiatan. standar dan petunjuk teknis INTOSAI. Namun Saskia menyayangkan adanya pembatasan dalam mengakses informasi pendapatan dari kantor pajak. Begitu pula terhadap sistem kendali mutu. Terkait dengan itu. Tim reviu juga menilai kerangka manual yang berisi peraturan perundangan-undangan. menjalani peer review (uji mutu) atas kinerjanya selama menjalankan tugas dan perannya. Disamping perbaikan internal organisasi dan kebijakan. Hasil kerja tim pemeriksa BPK juga memberikan keyakinan yang memadai untuk menyatakan pendapat. President of the Netherlands Count of Audit. Peer review ini dilakukan untuk menilai kualitas BPK sebagai supreme audit institutions (SAI). peer review yang kedua—peer review pertama dilakukan BPK Negara Selandia Baru—yang kedua d a l a m dilakukan BPK dari negara Belanda (Algemene Rekenkamer). tim juga AKUNTAN m i t r a 44 MAJALAH INDONESIA . Sementara. beberapa pemeriksa yang diwawancarai menunjukan pengetahuan yang sangat baik mengenai subjek. Saskia J Stuiveling. Serta dokumen yang dilakukan analisis tim reviu terdapat delapan pemeriksaan keuangan. tim ini mengambil 14 penugasan pemeriksaan yang telah dipilih dari sample yang ada. Untuk kreteria yang digunakan menilai keyakinan mutu dan kendali mutu BPK. serta yang dimiliki BPK. AFROSAI. ASOSAI.

Opini dan metodologi pemeriksaan. Tim menyarankan BPK mampu mengembangkan program pemeriksaan dan mengoptimalkan kapasitas untuk mencapai efisiensi sehingga mampu meningkatkan cakupan pemeriksaan. BPK diharapkan lebih fokus pada strategi multi-tahunan ke sejumlah isu kebijakan (seperti pendidikan. strategi yang disarankan tim reviu adalah lembaga ini dapat menyeimbangkan apa yang dipandang perlu untuk diwujudkan. staf yang kompeten dan memiliki wewenang yang kuat untuk menjalankan tugas dan mewujudkan tujuannya. Dalam hal ini hasil peer review memberikan rekomendasi kepada BPK untuk memberikan prioritas pada akses pendapatan dan bantuan luar negeri. wakil rakyat di tingkat pusat dan daerah. Kedua. Tim reviu merekomendasikan kepada BPK lebih fokus pada faktor sebab dan akibat dari tindak kecurangan dan korupsi dan tidak hanya pada tindak pelanggaran yang dilakukan individu. Tim menyakini strategi BPK akan lebih baik jika fokus pada siklus rencana pemerintah lima tahunan. Karena keberhasilan dan kegagalan kebijaksanaan pemeriksaan sulit diukur dengan hanya mengandakan satu kegiatan pemeriksaan. Perbaikan manajemen keuangan publik seharusnya mejadi usaha bersama antara pemerintah. Dengan begitu pendekatan pemeriksaan lebih terstruktur untuk melakukan evaluasi kinerja pemerintah pada akhir periode. Risiko ini harus menjadi perhatian anggota BPK untuk meningkatkan perbaikan ke depan. Selama ini ketertarikan DPR/D memang diakui sangat lemah untuk melaksanakan manajemen keuangan publik yang baik dan temuan-temuan pemeriksaan BPK. manajemen keuangan yang lemah. Usaha yang dilakukan BPK membuat auditee sadar menciptakan perbaikan manajemen dengan meminta rencana kegiatan dari pemerintah pusat dan daerah yang memiliki peran utama mewujudkan manajemen keuangan yang tepat. Meski di tingkat Makamah Konstitusi (MK). Saat ini masayarakat Indonesia masih menghadapi masalah tindak kecurangan dan korupsi. . Untuk pemeriksaan bantuan luar negeri. Ini merupakan hambatan serius BPK dalam menjalankan perannya. BPK mendapatkan penolakan untuk melakukan akses dan pemeriksaan terhadap pendapatan pemerintah. Tim reviu merekomendasikan bahwa BPK mampu mengembangkan strategi multi tahunan berdasarkan topik yang terbatas sesuai program kebijakan pemerintah baru. keuangan di daerah. merupakan kesempatan untuk menyesuaikan rencana BPK dengan program pemerintah. Hasil peer review BPK RI—yang dilakukan tim peer review dari Algemene Rekenkamer ini—menyimpulkan adanya tiga risiko yang terkait dengan akuntabilitas dan transparansi sektor publik di Indonesia yang dihadapi BPK. dan DPR/D. BPK mendapat sinyal dari menteri keuangan untuk dapat mengakses beberapa informasi untuk pemeriksaan. Ketiga. Hasil manajemen kelemahan pemerintah peer review keuangan manajemen pusat dan menunjukan pemerintah disemua tingkatan masih sangat lemah. Tiga risiko tersebut antara lain: Pertama. BPK disarankan terus melakukan dialog dan membangun hubungan dengan menteri keuangan. serta BPK. Semua itu seharusnya dapat dicegah semaksimal mungkin. Risiko yang Dihadapi BPK Sebagai supreme audit institution. Tujuan itu akan memandu BPK menentukan program pemeriksaan tahunan atau akativitas lainnya. Isu tersebut di rekomendasikan tim reviu untuk menjadi kerangka dasar pemilihan program pemeriksaan tahunan. BPK seharusnya menggunakan hasil pemeriksaan investigatif yang dikombinasikan dengan referensi pengetahuan internasional dan nasional untuk mengidentifikasikan tren dan struktur BPK untuk melakukan tukar menukar informasi dan pengalaman dengan BPK dari negara lain terutama di negara tetangga yang memiliki masalah serupa dengan harapan dapat bermanfaat dalam usaha memerangi korupsi dan berbagai pengalaman yang bernilai. Agar dampak pemeriksaan memberikan pengaruh signifikan. kesehatan. dan korupsi/kecurangan) MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 45 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n Dengan adanya pemilihan anggota baru BPK bersamaan dengan mulainya babak pemerintahan baru. Tim review memberikan saran kepada BPK membentuk Komite Akun Publik di DPR. Luasnya lingkup pemeriksaan dan batasan kapasitas pemeriksaan yang dimiliki BPK. BPK telah mampu merubah diri menjadi organisasi pemeriksa keuangan yang modern dengan melandaskan diri pada independensi. negara donor luar negeri. Dengan melakukan kombinasi pemeriksaan dapat mengukur keberhasilan dari suatu program pemerintah. Strategi multi tahunan yang telah dikembangkan BPK merupakan hal yang penting untuk digunakan sebagai bahan diskusi publik. Tim review percaya bahwa efktivitas usaha BPK tidak tergantung sepenuhnya pada kegiatan pendeteksian adanya tidak kecurangan maupun korupsi melainkan pada tindak pencegahan dengan cara melakukan analisis sebab akibat dari kecurangan dan korupsi. ketika mengajukan banding. Mereka dinilai telah mengikuti petunjuk teknis internal dan mampu menyiapkan dokumen pendukung pemeriksaan. BPK dapat mendefinisikan rencana pemeriksaan multi tahunan dengan membuat spesifikasi tujuan yang ingin dicapai. ai Sementara outcome yang diperoleh. Termasuk anggota BPK terpilih— sebab tujuh anggota berakhir masa jabatannya dan akan diganti oleh anggota baru. Meskipun BPK telah berusaha memaksimalkan dalam merancang dan melakukan pemeriksaan investigatif. tema dan sector dari mandat. kuatnya kecurangan dan korupsi dalam pemerintah dan masyarakat. keamanan dan lingkungan). BPK mempunyai akses yang terbatas terhadap informasi yang berhubungan dengan pendapatan dan bantuan luar negeri. Strategi harus pula mencakup ketiga risiko (keterbatasan akses informasi. infrastruktur.

Manajemen SDM merupakan aspek yang sangat penting bagi pengendalian mutu di tingkat entitas. Tim reviu meyarankan juga untuk memberikan perhatian pada kinerja yang baik. Meski menjadi proses lambat. independensi dan mandat. serta prosedur pengendalian ke substansi. Tim reviu merekomendasikan adanya peningkatan pemahaman yang lebih baik terhadap lingkup pemeriksaan keuangan dan kinerja. dampak. Keyakinan mutu dimulai tahun 2008 dengan mempertimbangkan keberadaan dan kelengkapan dari KKP. Sementara perbaikan berkelanjutan. dukungan institusional. hanya mengkonsentrasikan pada kepatuhan prosedur. Seperti laporan audit yang direviu sangat panjang dengan banyak temuan. Begitu pula terhadap badan dan manajemen memberikan dukungan penuh untuk pengembangan Itama dan memastikan kecukupan pemeriksa yang kompeten dalam menilai kualitas pekerjaan yang dilakukan pemeriksa BPK. Monitoring terhadap rekomendasi harus dilakukan lebih efektif. hasil. ”Berdasarkan temuan peer review. dan batas pengendalian. Untuk itu pengendalian mutu BPK didukung oleh faktor-faktor kunci. Kualitas audit laporan keuangan sektor publik sangat ditentukan oleh SDM BPK. BPK telah memenuhi persyaratan mendasar keyakinan mutu dengan menerapkan beberapa instrumen. tim reviu merekomendasikan untuk memaksimalkan potensi flesibilitas operasional dan memasksimalkan potensi BPK untuk mempromosikan dan memberikan penghargaan bagi staf poptensial. Laporan penilaian sistem pengendalian intern dan laporan kepatuhan terhadap peraturan. manajemen sumber daya manusia. Seperti kerja sama dengan media lokal dan televisi untuk menginformasikan hasil audit kepada publik. Selain itu—dalam keterbatasan kapasitas staf—BPK juga melakukan komunikasi yang insentif dengan supreme audit institutions seperti INTOSAI. Dengan begitu auditor BPK bisa melengkapi lebih banyak analisis historis. antara lain. Seperti beberapa pemeriksaan keuangan mempunyai beberapa tujuan yang bisa dirumuskan menjadi tujuan pemeriksaan kinerja. m i t r a d a l a m p e r u b a h a n 46 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA . Kami juga merekomendasikan agar BPK meningkatkan daya tarik laporan dengan menggunakan kemahiran komunikasi dan adanya visualisasi dalam menyajikan analisa dan kesimpulan. Seperti hasil reviu tim memberikan rekomendasi. kami merekomendasikan agar laporan BPK lebih ringkas berfokus pada sebab. kepemimpinan dan pengelolaan internal. tanggapan atas temuan. terkait dengan keyakinan mutu. rekomendasi. pandangan dan ketrampilan dalam mengungkapkan permasalah dan menyusun laporan audit. Atas pengelolaan SDM di BPK. diskripsi dari personel dan hubungan dari instrumen akan memberikan kontribusi dalam Opini perbaikan yang berkelanjutan. Kualitas staf audit di BPK membentuk kekuatan kinerja BPK. peningkatan kualitas staf BPK memerlukan perhatian lebih di tahun mendatang.ai Hasil Reviu Mutu Sistem manajemen mutu BPK telah sesuai dengan standar internasional. Visi yang menyeluruh. Tahap pertama Itama BPK tidak memperhatikan kualitas strategis dan teknis LHP. dalam banyak kasus menunjukan kelemahan namun tidak terdapat sebab akibat. perbaikan berkelanjutan. Menurut tim ini perlu mendapat penekanan terutama kemampuan auditor untuk memonitor pemahaman lingkungan dan penggunaan pengetahuan dalam mengatasi risiko tersebut dan merancang serta melaksanakan pemeriksaan. dan hubungan bilateral BPK Negara lain. dan solusi bukan sekedar temuan saja. ”Untuk meningkatkan efektivitas lapporan. Unit manajemen SDM harus memiliki hubungan yang kuat dengan para manajer untuk menyakinkan mereka akan pentingnya penggunaan semua instrumen manajemen SDM. Tim peer review telah menelaah desain dan penerapan sistem pengendalian mutu BPK dan mendapatkan kesimpulan serta rekomendasi. standar dan petunjuk pelaksanaan audit. misalnya mempunyai beberapa aspek pemeriksaan kinerja. hubungan dengan pihak ekternal. Melibatkan manajer yang di tingkat rendah dalam memilih staf baru untuk ditempatkan pada posisi dan unit yang tepat. Serta memberikan penghargaan kepada auditee yang telah menunjukan perbaikan praktik transparansi dan akuntabilitas. Ini memungkinkan BPK mempelajari efektifitas atas rekomendasi yang dibuatnya. Untuk itu dibutuhkan kepemimpinan yang kuat agar SDM di BPK menjadi dasar profesionalisme staf BPK yang optimal. dan kinerja perikatan pemeriksaan. umpan balik antara manajer dengan pegawai dalam memberikan arahan dan penghargaan. Pemerikas juga perlu menggali lebih dalam hal-hal yang mendasari laporan keuangan dan mengklasifikasikan ke lembaga perwakilan/DPRD/DPR serta entitas yang diperiksa tentang sebab dan akibat atas temuan. Meski formalitas penting akan tetapi tidak memberikan nilai tambah atau efek pembelajaran. Tim menyarankan bahwa manfaat laporan BPK akan membaik jika sebab dan akibat dari temuan dan opini menjadi diperjelas.” Tim reviu juga melakukan reviu terhadap langkah-langkah BPK meningkatkan value hasil pemeriksaan— baik di dalam negeri maupun luar negeri. Agar menjadi efektif peran dan fungsi dari pihak yang terlibat beserta instrumen harus jelas. pemeriska BPK seharusnya memperkaya pemahamannya. Tim reviu memberikan rekomendasi pengendalian mutu dan keyakinan mutu menjadi kondisi awal untuk perbaikan berkelanjutan. Keyakinan mutu harus mengacu pada best practice dan menyarankan peningkatan kepada tim yang terlibat dan manajemen atas aspek-aspek seperti pelatihan. aktivitas pengendalian mutu (SPM) yang memerlukan pemeriksa berpengalaman. Auditor BPK seharusnya memberikan lebih banyak perhatian atas dampak rekomendasi yang diberikan dan tidak hanya pemenuhan rekomendasri saja. ASOSAI.

BPK dapat mengembangkan pelatihan administrasi publik dan analisa kebijakan dengan perguruan tinggi dan entitas publik. Sebagai bagian dari SDM yang baik. Personil IT mengeluh mengenai kurangnya keterlibatan mereka dakam diskusi strategis di BPK. infrastruktur dan teknologi. harus dilakukan pelatihan secara spesifik mengenai bagaimana bekerja secara profesional. remunerasi berdasarkan keahlian. Opini yang berlaku di BPK berdasarkan UU BPK hanya dapat merekrut auditor. harus diimplementasikan secara formal. BPK akan memberikan nilai tambah bila menggabungkan seluruh temuan pemeriksaan.Opini Profesionalisme menjadi kebutuhan pokok dalam setiap penugasan. lambat dan rawan serangan virus. tim reviu merekomendasikan penyempurnaan atas beberapa hal agar memberikan nilai tambah bagi pemeriksa. Pedoman pemeriksaan yang lain sedang dalam proses penyusunan dan diimplementasikan secara formal. Sistem IT yang ada dinilai belum stabil. tim reviu merekomendasikan penggunaan suatu aat bantu penilaian sendiri atas IT (IT self-assesment). karena masih memungkinkan pemeriksa untuk melakukan proses kreatifitas dalam menentukan tujuan dan desain pemeriksaan. Sistem rekrutmen. Disini sangat penting untuk mendefinisikan subjek pemeriksaan secara jelas. Prinsip umum didefinisikan secara lebih spesifik kriteria dan pendekatan langkah dijelaskan dalam petunjuk teknis untuk beberapa tahap pemeriksaan (perencanaan. Beberapa pedoman pemeriksaan sedang disusun dan diharapkan juknis dapat berguna bagi pemeriksa saat ini (seperti. kapan atau penjelasan perbedaan prosedur antara ketiga jenis PDTT. tindak lanjut dan evaluasi). yang secara spesifik terkait dengan objek tertentu seperti topik mengenai rehabilitasi hutan dan tanah. (HS/***) MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 47 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . polusi udara. dalam pelaksanaannya pemeriksa menemui beberapa kesulitan. Untuk pegawai baru juga harus diberikan pelatihan yang memadai agar dapat menjalankan tugas pemeriksaan. limbah rumah sakit. pelaksanaan. penting adanya suatu dukungan institusional yang memadai dalam bentuk sumber daya keuangan. proses atay mengenai aktivitas dari suatu kebijakan. Usulan perbaikan pemeriksaan kinerja BPK lebih perhatian untuk mengembankan kompleksitas pelaksanaan pemeriksaan kinerja yang beragam jenisnya. meski sudah dilakukan secara hati-hati. menganalisisnya dan menggambarkan suatu simpulan serta membuat rekomendasi pada sistem yang diperiksa. Kesimpulan dokumen merupakan hal penting. juknis penilaian risiko dan sampling). Rekomendasi seharusnya dibuat LHP. Pemeriksaan kinerja merupakan hal baru. Suatu standar akan memungkinkan bagi BPK untuk meningkatkan manajemen sumber dayanya dan menguranngi risiko atas ketidakefisienan. Untuk pengendalian SDM. registrasi atas pelanggaran dan pengawasan. seharusnya menjadi bagian dari sitem informasi manajemen BPK. Alat ini bisa juga untuk membantu mengenalkan dan menggunakan alat bantu ini. untuk membantu entitas yang diperiksa BPK agar melakukan penilaian sendiri. Ini akan mengurangi ketergantungan BPK dengan tenaga ahli dan konsultan dari luar. Seperti disebutkan dimuka. Pelaksanaan pemeriksaan kinerja terhadap keefektifitas dari suatu kebijakan. Hal ini untuk meningkatkan kewaspadaan seluruh personil atas risiko integritas. tim reviu merekomendasikan agar semua staf tidak dirubah secara bersamaan karena pengetahuan mengenai institusi akan hilang. Sementara pedoman pemeriksaan (juklak) tidak menjelaskan secara rinci pemeriksaan apa yang harus digunakan. Rekomendasi membuat pusat pelaproan atas pelanggaran integritas di BPK. meski pendekatan yang digunakan sesuai dengan standar internasional. membutuhkan banyak waktu yang tidak bisa diselesaikan dalam hitungan hari. Pedoman pemeriksa yang ada kurang memadai. sistem. bahkan untuk posisi non auditor. Penerapan kode etik harus dilakukan secara konsisten dan sering dilakukan pelatihan yang memadai. Jenis pedoman pemeriksaan yang dimiliki BPK sangat komprehensif. mengatur rasio target yang baru diatur berdasarkan perbandingan antara jam kerja langsung vs jam kerja tidak langsung yang digunakan dalam pemeriksaan dan kepatuhan akan hal tersebut dimonitor. pelaporan. Suatu panitia pengarah dapat meningkatkan komunikasi antara badan dengan biro IT. ai Rekomendasi BPK harus terus mengingatkan akan nilai dan prinsi secara periodik dan menggunakan suatu alat bantu yang disebut INTOSAI untuk menilai integritas. Untuk menilai kemampuan manajer. Petunjuk teknis merupakan hal positif. BPK sedang mengembangkan dan terus menyempurnakan sistem IT. Sementara untuk rotasi staf dan peningkatan kompetensi harus dilakukan dengan tepat sasaran. Rekomendasi terhadap IT BPK untuk menilai besarnya IT dalam proses bisnis BPK dan langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan dukungan. peningkatan staf melalui pelatihan. Tim reviu merekomendasikan agar ketidakpastian peraturan rekrutmen di BPK yang ada dievaluasi kembali. Seperti kewajiban rotasi tiga tahun dan pembukaan kantor perwakilan secara bersamaam. Apakah hal itu terkait dengan pemeriksaan kinerja (kepatuhan dan efisiesnsi) dari entitas. Rekomendasi membentuk fungsi pengendali (controler) di BPK. termasuk SPKN. merupakan opini yang salah. Permasalahnnya terkait sistem IT ini membutuhkan perhatian lebih dalam strategi BPK periode berikutnya. kecuali pemeriksaan investigatif. Terkait dengan pemeriksaan kinerja. Sehubungan pemeriksaan keuangan telah sesuai dengan standar internasional. Tingginya risiko integritas di Indonesia.

Para inisiator akuntansi Islam kontemporer sangat memperhatikan usaha pembukuan konsep ini. transcendental. Diperkirakan tesis dan disertasi tentang akuntansi yang terdapat di Al-Azhar saja sampai tahun 1993 tidak kurang dari 50 buah. Hal ini dilakukan supaya orang-orang yang tertarik pada akuntansi dapat mengetahui kandungan konsep Islam dan pokok-pokok pikiran ilmiah yang sangat berharga. melakukan rekonstruksi akuntansi (Islamisasi akuntansi) dalam rangka merumuskan akuntansi yang dirancang dan dibangun melalui muatan nilai tauhid dan ketundukan pada jaringanjaringan kuasa Illahi (Akuntansi Islam). Perbedaan ini terletak pada penolakan syari’ah terhadap prinsip konservatisme sehingga menyebabkan tertolaknya prinsipprinsip lain yang menjadi derivasi prinsip konservatisme. dan prinsip materialitas. yaitu merupakan akar dari kata kerja ”hasaba”. disesuaikan dengan tujuan praktis pelaporannya. laba dinilai dan diukur dengan nilai sekarang. yang semuanya bersumberkan pada syari’ah Islam. yaitu fakultas perdagangan Universitas Al Azhar untuk program pasca sarjana. sebagai akibat dari penggunaan syari’ah Islam sebagai landasan filosofisnya. Tapi kata ”hisab” juga mempunyai arti lain dalam bahasa. Tujuan diciptakannya akuntansi Islam terciptanya perbedaan bisnis dengan wawasan humanis. Jakarta)  menyebutkan. Puncaknya saat organisasi akuntansi Islam dunia yang bernama Accounting and Auditing.  Dengan demikian. Perhitungan laba yang merupakan suatu teknik. 4. pembukuan. teleologikal. seminar atau konverensi.  Kedua istilah di atas mempunyai akar kata yang sama yaitu berasal dari kata ”hasaba”. AKUNTAN Opini Konsep Hitungan Laba Akuntansi Syariah pengajaran dilembaga-lembaga keilmuan dan perguruan tinggi. Berikut ini adalah sebagian dari usaha awal di masing-masing bidang: 1. Konsep akuntansi Islam mulai masuk kesekolah-sekolah dan perguruan tinggi sejak tahun 1976. 3. Kesemuanya itu dilakukan dengan perspektif khalifahtul-Allah filardh. memiliki landasan konseptual secara hirarkis berupa prinsipprinsip akuntansi syari’ah. dapat diajukan kesimpulan bahwa perhitungan laba dalam akuntansi syari’ah memiliki landasan konseptual yang berbeda dengan akuntansi konvensional. yaitu bidang riset. yang berarti mengkalkulasikan dan mendata. Kebangkitan akuntansi Islam dalam aspek implementasi. Laba atau rugi dapat dihitung dengan beberapa metode serta disajikan baik secara langsung maupun bertahap.   Akuntansi syariah merupakan slah satu upaya mendekontruksi akuntansi modern kedalam bentuk yang lebih humanis dan syarat nilai. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan. yakni prinsip biaya historis. Adapun dalam pelaporannya. sehingga kita tidak lagi memerlukan ide-ide dari luaratau mengikuti konsep mereka (barat). dan bermakna menghitung dan menimbang semua amalan manusia dan tingkah lakunya sesuai dengan apa yang tercatat dan terdaftar. Sejarah Akuntansi Syariah Seperti yang ditulis Sigit Pramono (STEI SEBI. Kebangkitan akuntansi Islam di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. konsep dasar akuntansi syari’ah. sedangankan akuntansi dalam literatur konvensional dikenal dengan istilah ”to account” yang artinya menghitung. Disamping itu telah juga dilakukan riset-riset yang tersebar di majalah-majalah ilmiah. Hal ini menyebabkan mau tidak mau lembaga keuangan syariah tersebut harus menggunakan sistem akuntansi yang juga sesuai syariah. beserta jaringan-jaringan kuasanya.ai L p e r u b a h a n andasan konseptual bagi perhitungan laba dalam akuntansi syari’ah didasarkan pada struktur teori akuntansi syari’ah. Kebangkitan akuntansi Islam dalam bidang riset sudah terkumpul beberapa tesis magister serta disertasi doktor dalam konsep akuntansi yang telah dimulai sejak tahun 1950 dan masih berlanjut sampai sekarang. Perhatian mereka lebih terkonsentrasi pada beberapa bidang. Kebangkitan Baru dalam Akuntansi Islam (Syariah) Kebangkitan Islam baru telah menjangkau bidang muamalah secara umum. dan tujuan laporan keuangan akuntansi syari’ah. Perspektif ini berarti suatu cara pandang yang sadar akan hakikat diri manusia dan tanggung jawab kelak di kemudian hari di hadapan Allah SWT. menggunakan metode nilai buku yang dapat direalisasi disesuaikan tingkat harga umum. serta lembaga-lembaga keuangan secara khusus.Net. dalam Islam akuntansi dikenal dengan nama ilmu hisab (ilmu hitung) atau dikenal juga dengan istilah Muhasabah. dan bidang-bidang finansial. Seperti dipaparkan dalam penelitian MSI-UII. dalam mata kuliah Akuntansi perpajakan dan Evaluasi Akuntansi. Implementasi akuntansi Islam mulai dilakukan sejak mulai berdirinya lembaga-lembaga keuangan yang berbasiskan syariah. Profesi akuntan dikenal dengan sebutan almuhasib. 2. prinsip obyektivitas. Konsekuensi ontologis upaya ini bahwa akuntan secara kritis harus mampu membebaskan manusia dari ikatan realitas peradaban. sekelompok pakar akuntansi muslim telah mengadakan riset dan studi-studi ilmiah tentang akuntansi menurut Islam. berdasarkan landasan konseptual ini. kemudin akan menciptakan realitas alternatif dengan seperangkat jaringan-jaringan kuasa Ilahi yang mengikat manusia dalam hidup seharihari (ontologi tauhid ). emansipatoris. (Sumber diolah) m i t r a d a l a m 48 MAJALAH INDONESIA . akuntansi syari’ah memasukkan zakat hasil usaha sebagai unsur pengurang atas laba bersih. serta aspek implementasi pragmatis.

000 100.000 30. Aswath Damodaran) Item Anggota 15.000 65. 50 & 55 PAPI (Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia 2008) PAPSI (Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia) SAK Per 2009 Bundel Majalah IAI Tas Ransel MUG IAI Soal Try-Out USAP Review (2003-2006) Modul CPMA Review (paket) Panduan Implemantasi PSAK no 24 Isu-isu Kontemporer Akuntansi Keuangan Asumsi Going Concern Komite Audit yang Efektif Good Corporate Governance Enterprise Risk Management Akuntansi Aktiva Tetap Balanced Scorecard Akuntansi Penggabungan Usaha IFRS 2009: Willey Applying IFRS.000 80.000 95. enhanced edition Damodaran On Valuation. 26 PSAK No. Second edition ( Security Analysis for Investment and Corporate Finance.000 15.7)/Hansen.000 95. 14 PSAK No.000 45.000 20.000 120.000 130.000 100.000 40.000 550.000 95.15)/Skousen.000 15.000 110.000 15.000 80. 46 Contoh Ilustrasi PSAK No.000 20.000 .000 600.000 80.000 300.5)/Choi Akuntansi Keperilakuan/Arfan.000 40.000 27.000 110.000 70.000 45.000 135.000 60.000 40.000 30.000 40.000 130.5)/Belkoui Akuntansi Intermediate 1(ed.4)/Hall Sistem Informasi Akuntansi 1(ed.000 25.000 80.000 80.000 72.Harga No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 PSAK No.000 625.000 20.000 15.000 90.8 Aplikasi PSAK No. 55 PSAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP 2009) ISAK No.000 40.000 350.000 55.000 105.000 200.000 80.000 45.000 107.000 650. Ikhsan Akuntansi Keuangan Lanjutan 1(ed.000 70. 50 PSAK No.000 625.000 15.000 50.000 81.000 360.14)/Carter 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 Sistem Akuntansi/Mulyadi Sistem Akuntansi Sektor Publik/Indra Bastian Sistem Informasi Akuntansi 1(ed.000 110.000 75.000 35. Ikhsan 115.910 90.000 175.000 315.000 15. Stice Akuntansi Internasional 2(ed.000 65.11)/Garrison Akuntansi Keperilakuan/Arfan.000 575.000 Toko IAI Investment Valuation (Aswath Damodaran – second edition) Brink’s Modern Internal Auditing ( Robert Moeller – sixth edition) Sistem Informasi Akuntansi 1/Rama.000 15.000 85.000 20.000 110.000 75.000 Non Anggota 20.000 50.000 90.000 550.000 45.000 40.000 525.000 90.000 60.000 90.000 70.000 85.000 380.000 80.000 90. Jones Panduan Audit Entitas Bisnis Kecil/IAPI Akuntansi Keuangan Daerah (ed.000 90.000 20.000 70.000 15.000 50.000 130.000 85.000 20.9)/Romney Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP)/KSAP Standar Profesional Akuntan Publik/IAI Teori Akuntansi 1(ed.6)/Baker Akuntansi Manajemen 1(ed.3)/Abdul Halim Audit Kinerja pada Sektor Publik/I Gusti Agung Rai Akuntansi Syariah di Indonesia/Sri Nurhayati Akuntansi Biaya 1(ed.000 625.000 75. Mowen Akuntansi Manajerial 1(ed.000 140.000 96.

..000 45.........000 122......Jakarta Selatan 021 8353588 8354031 Fax 8290324 Formulir Pemesanan Nama No......000 125..000 100..A Akuntansi Pendidikan/Indra Bastian 105.....000 65.....111..000 120....000 98.....000 55.......................Kieso Pengantar Akuntansi 2(ed..../........ Dr..... ..000 115.n.....7)/Hansen.......000 70... ..000 100........5)/Sawyer Audit Sektor Publik (ed....11)/Garrison Akuntansi Pemerintahan/Deddi Nordiawan Akuntansi Sektor Publik/Deddi Nordiawan Akunt: Suatu Pengantar 1(ed... Siddharta Akuntansi Yayasan & Lembaga Publik/Indra Bastian Akuntansi Kesehatan/Indra Bastian Dasar-dasar Manajemen Keuangan Perusahaan/Myers Latihan Ujian Profesi PS/Mohamad Samsul Prinsip-prinsip Ekonomi/Karl E Case Operation Research/Siswanto Akuntansi Sektor Publik/Indra Bastian Akuntansi Untuk LSM & Parpol/Indra Bastian Auditing & Jasa Assurance/Alvin A..............000 85... Mowen Akuntansi Manajerial 1(ed......000 95... 092..000 90.000 85.....9130 a..........300......... Warren Setengah Abad Profesi Akuntansi -Soft Cov/Tuanakotta Auditing and Assurance Services Ind..7)/Weygandt... ………………………………………………………………………………...000 185. ………………………………………………………Fax :………………………….000 50.. : : : : : …………………………………………………………………………………...Blok AE Jl.........000 135......Gedung Gajah ..4)/Messier Audit Internal 1 (ed...000 290.000 70.000 100.. Acc......21) Cover Baru/Fess............000 90.000 110.......6)/Mulyadi Pengantar Akuntansi 1(ed...... Tanda Tangan & Nama Lengkap Salemba Empat .000 176...000 120.000 125..000 270. Subramanyam Audit dan Assurances 1 (ed........000 65. Sahardjo No..... Dr..5)/Soemarso Analisis Laporan Keuangan 1 (ed./.........2)/Indra Bastian Auditing 1(ed....8)/Wild....000 85.000 80............. Sahardjo 111 ..51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 Akuntansi Keuangan Lanjutan 1(ed.6)/Baker Akuntansi Manajemen 1(ed... Saharjo A/C no..000 95.........000 85....000 215..000 260....000 40.000 60..000 95..000 75.........000 90.... An Indonesian Perspective/Baker (AAJ) Investments (An Indonesian Adaption)/Jones.... Nama Produk Jumlah Unit Harga Pembayaran ( ) Transfer Bank BCA Cab.000 75... kartu anggota Alamat Kota / Kode pos Telephone / HP No....000 250.....000 110..000 65..000 140..000 100....000 110...........000 76.....000 260........000 90......000 250. Jakarta Tanggal : .000 105....000 200.... Adaptation/Arens Advanced Fin... IAI Wilayah Jakarta Supported By : ( ) Cash at IAI wilayah Jakarta Gedung Gajah Blok AE Jl........./....000 155...000 * Harga disamping belum termasuk ongkos kirim * Harga sewaktu-waktu dapat berubah Informasi & Pembelian Hubungi : Imam/Ria IAI Wilayah Jakarta .....

Ketiganya dapat digunakan sebagai acuan sepanjang tidak bertentangan dengan SAK dan KDPPLK. 3. FASB membagi hirarki PABU menjadi sumber ototitatif (termasuk di dalamnya adalah peraturan SEC) dan sumber non-otoritatif. sebagai suatu analogi Namun. walaupun akhirnya tidak jadi dilakukan. Pemahaman konvergensi IFRS yang demikian mungkin akan kehilangan sebagian relevansinya apabila hal-hal yang bermanfaat dalam konteks pelaporan keuangan di Indonesia dihilangkan karena hanya tidak bersumber dari IFRS. Bahkan. Ketika IAS 8 masih exposure draft. Selain itu. Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan. The Standard (including any Appendices that form part of the Standard). Cara IASB dan FASB Paragraf-paragraf dalam ED PSAK 25 di atas bukan sesuatu yang baru karena sebelumnya sudah diatur dalam PSAK 1 (revisi 1998). mendefinisikan suatu hirarki. Seandainya diterapkan di Indonesia SFAS 168 akan me-reconfirm bahwa badan penyusun standar akuntansi keuangan adalah IAI dan Bapepam sebagaimana diatur dalam UU No.Opini ai Masih Perlukah Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum? Oleh: Yakub Divisi Teknis Ikatan Akuntan Indonesia kos kirim Beberapa faktor berikut ini diharapkan bisa sedikit memberikan penjelasan mengenai masalah perlu tidaknya PABU. Kontekstualitas dan relevansi IFRS bukan sebagai harga mati. . ED PSAK 25 merupakan adopsi dari IAS 8 Accounting Policies. Hal ini dapat dibaca bahwa IASB sebenarnya berkeinginan untuk membuat semacam hirarki PABU. maka langkah pertama ada di landasan operasional tingkat 1 (SAK untuk masalah yang serupa). Khususnya lagi diskursus tentang relevansi PABU bagi Indonesia akan muncul berbarengan dengan keluarnya ED PSAK 25 (revisi 2009): Kebijakan Akuntansi. Terkait dengan konvergensi IFRS. Kedua. literatur akuntansi lain. dalam memilih kebijakan akuntansi juga mempertimbangkan standar akuntansi yang dikeluarkan oleh badan penyusun standar akuntansi lain yang menggunakan kerangka dasar yang sama (misalnya standar akuntansi negara lain). Termasuk persoalan mengenai PABU. issued in Kalau diperhatikan dalam paragraf 10-12 ED PSAK 25. kita akan dapati semacam hirarki dalam memilih kebijakan akuntansi ketika tidak diatur dalam suatu SAK. ketika kita tidak memperoleh jawaban atas kebijakan akuntansi yang diperlukan. IASB pada awalnya ingin MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 51 m i t r a d a l a m Hal yang berbeda dilakukan oleh FASB dengan menerbitkan SFAS 162 dan kemudian digantikan oleh SFAS 168 pada Juni 2009. Apakah hirarki pemilihan kebijakan akuntansi dalam ED PSAK 25 sudah cukup memadai sebagai alasan untuk menghilangkan PABU? Pertanyaan ini akan muncul mengingat hirarki untuk memilih kebijakan akuntansi tidak sama atau tidak konsisten dengan hirarki PABU seperti yang terlihat dalam gambar di bawah ini. Kemudian turun ke Landasan Konseptual (KDPPLK). Changes in Accounting Estimates and Errors. menggunakan SAK untuk masalah yang serupa. Khususnya terkait dengan bagaimana memilih dan menerapkan suatu kebijakan akuntansi untuk transaksi atau peristiwa yang tidak diatur secara spesifik dalam suatu SAK. ada semacam dorongan atau keharusan untuk menggunakan IFRS sebagai satusatunya sumber penyusunan SAK dan menghapuskan SAK dan hal yang terkait lainnya yang bersumber dari selain IFRS. The Interpretation. Pertama. Apabila hirarki ED PSAK 25 ditempatkan dalam konteks PABU. kalau diperhatikan ada pihak tertentu yang mencoba mempertanyakan kontekstualitas dan relevansi kitab suci dalam kondisi saat ini. Tujuan pemindahan dari PSAK 1 ke ED PSAK 25 tersebut untuk menghindari suatu masalah diatur dalam dua standar akuntansi dan regrouping pengaturan yang lebih sesuai dengan pangaturan lainnya. dan praktik akuntansi industri. Penghapusan hirarki dalam ED IAS 8 lebih mencerminkan kerumitan untuk mendesain hirarki PABU yang sesuai dan berlaku secara internasional. ketika menjadi IAS 8 urutan hirarki di atas dihilangkan karena dianggap bertentangan dengan pengertian IFRS(s) yang mencakup IFRS/IAS dan IFRIC/SIC serta keduanya mempunyai kedudukan setara. p e r u b a h a n M asih perlukah prinsip akuntansi yang berlaku umum atau PABU? Pertanyaan tersebut akan selalu muncul ketika berbicara tentang konvergensi IFRS. menggunakan Kerangka Dasar (KDPPLK). 4. IASB memberikan urutan hirarki sebagai berikut: 1. Implementation Guidance respect of the Standard. 8 tahun 2005 pasal 69 ayat 1 dan 2 serta penjelasannya yang mendefinisikan PABU adalah SAK dan praktik akuntansi lainnya yang lazim berlaku di pasar modal. Appendices to the Standard that do not form a part of the Standard. 2.

tanpa memerlukan bultek. dikeluarkan SEC Office of the Chief Accountant and FASB Staff Clarifications on Fair Value Accounting dan dibalas oleh IASB dengan press release yang menyatakan hal yang diatur klarifikasi tersebut konsisten dengan IFRS.ai ekstrem. komponen PABU yang banyak digunakan adalah pedoman akuntansi. auditor ataupun regulator. Buletin Pedoman Akuntansi Teknis. Regulasi. baik penyusun. atau sejenisnya. pedoman akuntansi. bagaimana kedudukan klarifikasi dan press release tersebut dan apakah dapat digunakan dalam penyusunan laporan keuangan. bagaimana dengan nasib bultek dan regulasi. Apabila tidak dipayungi dengan PABU. Selain regulasi dan bultek. ketika krisis keuangan terjadi pada paruh kedua tahun 2008 sedikit banyak terbantu dengan keluarnya Bultek 3 tentang penentuan nilai wajar instrumen keuangan ketika pasar tidak aktif. dengan membacanya secara kritis dan skeptis. maka akan digunakan IFRS. ketika terjadi krisis keuangan secara internasional. tidak perlu ditambah. Tentunya hal yang naif tersebut akan lebih bisa diterapkan terhadap IFRS. Tentunya akan timbul perbedaan pemahaman antar berbagai pihak. Namun. Syaratnya kita yakin bahwa penyusunan laporan keuangan cukup hanya dengan SAK. Walaupun tools tersebut seharusnya bisa digunakan untuk mengatasi masalah pelaporan keuangan dan tentunya dampak pelaporan keuangan terhadap perekonomian secara makro. disebabkan kita berpatokan secara rigid pada susunan acuan pemilihan kebijakan akuntansi sebagaimana diatur dalam IFRS. Sehingga apabila ada pertentangan antara IFRS dengan Framework. Hal ini dapat dipahami mengingat penyusunan Framework dilakukan setelah berjalannya penyusunan 52 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA . Sebagaimana kita ketahui. Kedudukan Akuntansi dan Operasional Konseptual p e r u b a h a n m i t r a d a l a m IASB menempatkan Framework for the Preparation and Presentation of Financial Statements (Framework) bukan sebagai bagian dari IFRS. Apabila PABU dihilangkan. Pedoman akuntansi lazimnya juga melakukan elaborasi lebih lanjut dan lebih detail atas pengaturan yang PABU di landasan operasional tingkat 2 antara lain meliputi buletin teknis (bultek) dan peraturan pemerintah untuk industri (regulasi). biasanya. Penghapusan PABU akan menghilangkan cantolan yang kuat untuk melakukan endorsement atas penerapan pedoman akuntansi. Bahkan dalam beberapa kasus mengatur hal yang tidak diatur atau tidak diatur secara jelas dalam SAK. regulasi pemerintah. Pertanyaannya: Apakah yang akan terjadi apabila Bultek 3 tidak dinyatakan sebagai bagian dari PABU karena tidak ada PABU? Bagaimana penerapan PSAK 50 dan 55 dapat dilakukan dengan baik oleh perbankan mengingat PAPI yang menjelaskan lebih rinci dari PSAK tersebut tidak jelas kedudukannya karena tidak ada PABU? Bagaimana kedudukan PMK 75/2008 yang memberikan pedoman akuntansi untuk badan layanan umum mengingat tidak jelas kedudukannya karena tidak ada PABU? Masih banyak pertanyaan Opini ada dalam SAK. dan lain yang akan muncul akibat frase “tidak ada PABU”. Dengan tidak adanya PABU banyak tools menjadi tidak dapat digunakan dengan suatu landasan yang kuat. Tujuan pedoman akuntansi. untuk meningkatkan komparabilitas antara perusahaan dalam suatu industri. Sebagai gambaran lainnya. daftar permasalahan di atas menjadi tidak perlu diperdebatkan. Sehingga IFRS lebih tinggi dibandingkan Framework.

AKUNTAN INDONESIA MAJALAH 53 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . Entitas tanpa akuntabilitas publik yang dimaksud adalah entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan. Penutup Paparan di atas tidak memberikan jawaban atas hal yang dipermasalahkan. maka auditor yang akan melakukan audit di perusahaan tersebut juga akan mengacu kepada SAK-ETAP. ini bisa menjadi suatu analogi yang jelas. Contoh pengguna eksternal adalah pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelolaan usaha. salah satu syarat yang digunakan adalah informasi yang dihasilkan IFRS tersebut bertentangan dengan tujuan laporan keuangan yang diatur dalam Framework. Di dalam beberapa hal SAK ETAP memberikan banyak kemudahan untuk perusahaan dibandingkan dengan PSAK dengan ketentuan pelaporan yang lebih kompleks. Malah keduanya ditempatkan dalam suatu irisan yang kontradiktif dalam kaitan dengan pemilihan kebijakan akuntansi dan penyimpangan dari standar akuntansi keuangan. Apabila perusahaan memakai SAK-ETAP.Opini IFRS. Perbedaan secara kasat mata dapat dilihat dari ketebalan SAK-ETAP yang hanya sekitar seratus halaman dengan menyajikan 30 bab. Laporan keuangan tidak boleh menyatakan mematuhi SAK ETAP kecuali jika mematuhi semua persyaratan dalam SAK ETAP. Seolah-olah Framework bersifat operasional. dan tidak menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum (general purpose financial statement) bagi pengguna eksternal. ketika IASB mengijinkan penyimpangan dari IFRS. kreditur. Misalnya. Concepts sendiri dikeluarkan setelah keluarnya standar akuntansi keuangan. maka akan sangat tidak mungkin terjadi pertentangan antar keduanya karena IFRS merupakan turunan dari Framework. IASB tidak secara jelas memisahkan Framework dengan IFRS. ai Tentang SAK ETAP Ikatan Akuntan Indonesia telah menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabiltas Publik (SAK-ETAP). Justru banyak pertanyaan yang disampaikan. maka perusahaan kecil seperti UKM tidak perlu membuat laporan keuangan dengan menggunakan PSAK umum yang berlaku. Sebagai pertanyaan terakhir: Apakah Anda siap kehilangan gambar di atas? Disclaimer: Tulisan ini merupakan pendapat pribadi. dan lembaga pemeringkat kredit. Tidak mungkin undangundang bertentangan dengan Pancasila sebagai dasar negara. Sesuai dengan ruang lingkup SAK-ETAP maka Standar ini dimaksudkan untuk digunakan oleh entitas tanpa akuntabilitas publik. dalam konteks tertentu Framework tidak selalu lebih rendah daripada IFRS. Kedudukan concepts yang demikian mencerminkan pemisahan yang jelas antara fungsi akutansi keuangan konseptual dengan operasionalisasinya. Sebaliknya. Apabila SAK-ETAP ini telah berlaku efektif (1 Januari 2011). Sementara itu FASB menempatkan Statement of Financial Accounting Concepts (concept) sebagai bagian dari sumber nonotoritatif yang lazimnya sebagai sumber paling berpengaruh di antara sumbersumber non-otoritatif. Bahkan saat ini IASB sedang dilakukan revisi Framework dan hal ini akan berdampak sangat luas terhadap IFRS. Entitas yang laporan keuangannya mematuhi SAK ETAP harus membuat suatu pernyataan eksplisit dan secara penuh (explicit and unreserved statement) atas kepatuhan tersebut dalam catatan atas laporan keuangan. walaupun Framework sendiri menyatakan Framework bukan standar akuntansi keuangan. bukan suatu konseptual. IASB tidak memberikan kedudukan yang layak bagi Framework sebagai akuntansi konseptual. Namun. Seumpamanya Framework dan IFRS dilihat dalam konteks logika hirarki hukum.

ai

Opini

PERDEBATAN SENGIT MENGENAI PENGAKUAN PENDAPATAN

Oleh: Ersa Tri Wahyuni Dosen Akuntansi Internasional Universitas Padjajaran ada bulan desember 2008, IASB mengeluarkan sebuah discussion paper (DP) yang sangat kontroversial mengenai pengakuan pendapatan. Komentar terhadap DP tersebut ditutup pada tanggal 19 juni 2009. Sampai 13 juli 2009, IASB menerima 211 tanggapan dari beberapa negara diseluruh dunia. Pandangan dan model dalam DP tersebut begitu kontroversialnya, sehingga sampai hari ini pun topik tersebut masih terus didiskusikan oleh para penyusun standar di berbagai konferensi. Tujuan dari DP tersebut adalah untuk membuat satu definisi pengakuan pendapatan yang dapat berlaku untuk semua transaksi pada semua industry. Hal ini menjadi tantangan yang luar biasa karena US GAAP memiliki lebih dari 100 standar dengan petunjuk pengakuan pendapatan yang berbeda-beda. Standarstandar industri spesifik tersebut dapat mengakibatkan pengakuan pendapatan yang berbeda untuk transaksi yang serupa. Sementara dalam IFRS sendiri, dua standar yang mengatur tentang pengakuan pendapatan adalah IAS 18 Revenue dan IAS 11 Construction Contracts. Kedua standar ini juga memiliki beberapa inkonsistensi dan petunjuk yang kurang memadai mengenai transaksi yang berkaitan dengan komponen majemuk. Bagaimana sebenarnya model pengakuan pendapatan yang diusulkan oleh DP tersebut sehingga mampu menghebohkan dunia praktek akuntansi international?

p e r u b a h a n

P

Proposal model pengakuan pendapatan IASB IASB mengusulkan bahwa model pengakuan pendapatan berdasarkan kenaikan posisi neto entitas terhadap kontrak dengan pelanggan. Lebih lanjut dijelaskan bahwa pendapatan hanya diakui apabila terdapat peningkatan aset atau pengurangan laibilitas entitas. Hal ini terjadi ketika entitas menunaikan tuntas kewajiban yang terdapat dalam kontrak. Kata ”kontrak” sendiri tidak harus kontrak tertulis, suatu transaksi jual beli sederhana pun seyogyanya menimbulkan kontrak antara pembeli dan penjual. Kesimpulannya pendapatan tidak dapat diakui apabila tidak terdapat peningkatan asset atau pengurangan laibilitas pada suatu entitas. Untuk kasus penerimaan atas barang, entitas baru dapat mengakui pendapatan apabila pelanggan memiliki kontrol terhadap barang tersebut. Biasanya, hal tersebut terjadi ketika pelanggan memiliki barang tersebut secara fisik. Sedangkan pada kasus, pengakuan pendapatan atas jasa, DP menjelaskan entitas hanya daapat mengakui apabila pelanggan sudah menerima jasa yang dijanjikan seluruhnya.

polemik di dunia praktek bisnis. Pertama banyak orang meragukan apakah satu model pengakuan pendapatan dapat berlaku untuk semua industri dan transaksi bisnis yang semakin kompleks. Kedua selama ini dunia praktik mengakui pendapatan menggunakan risk and reward model dimana apabila risk and reward secara signifikan telah berpindah kepada pembeli maka pendapatan dapat diakui. Model kontrol yang diusulkan DP berpotensi menimbulkan polemik untuk transaksi jasa dan barang sesuai pesanan semisal bangunan gedung. Contohnya mungkin saja jasa yang diberikan tidak meningkatkan aset pelanggan tetapi habis dikonsumsi seperti jasa konsultan atau jasa audit. Praktek bisnis yang terjadi saat ini adalah perusahaan konsultan mengakui pendapatan bahkan sebelum jasa konsultan diberikan apabila didalam kontrak tertera bahwa uang muka yang diterima tidak dapat dikembalikan. Dengan model control pendapatan hanya bisa diakui ketika seluruh jasa telah diselesaikan, itupun dengan syarat bahwa jasa telah terdeliver seluruhnya berdasarkan kontrak yang telah disepakati.

m i t r a

d a l a m

Hilangnya percentage of completion model Model yang diusulkan oleh DP juga berpotensi untuk menghilangkan model pengakuan pendapatan yang sudah dipakai luas di dunia praktek bisnis kontruksi yakni model persentase penyelesaian kontrak. Hal ini karena dalam model tersebut

Polemik Model yang diusulkan oleh DP keluaran IASB tersebut menimbulkan
AKUNTAN

54

MAJALAH

INDONESIA

Opini
dijelaskan bahwa pendapatan diakui ketika pelanggan memiliki kontrol terhadap aset. Sementara dalam kontrak konstruksi jangka panjang, kontrol terhadap aset baru dapat ditransfer pada masa akhir kontrak. Apabila model ini diterapkan justru hal tersebut akan mendistorsi laporan keuangan karena tiba-tiba diakui pendapatan yaang besar di akhir periode kontrak (misalnya di tahun ketiga). Sementara aktivitas entitas di tahun pertama dan kedua tidak terefleksikan dalam laporan keuangan. Apakah pelaporan pendapatan seperti ini akan relevan bagi pengguna laporan? sehingga pengakuan pendapatan tidak hanya berdasarkan definisi kontrol. Definisi kontrol dapat berpotensi menimbulkan silang pendapat terhadap definisi menurut hukum (transfer title kepemilikan) dan definisi kontrol menurut akuntansi. Banyak juga responden yang berpendapat bahwa IASB tidak dapat menerbitkan standar mengenai pendapatan tanpa menyediakan petunjuk pengakuan beban, hal ini terkait dengan industri konstruksi misalnya, yang lebih fokus pada pengakuan profit daripada pengakuan pendapatan. Terlepas dari semua pro dan kontra atas model yang diusulkan oleh DP tersebut, memang menjadi tantangan yang

ai
berat bagi IASB untuk dapat mengusulkan suatu model akuntansi apapun yang dapat berlaku pada semua transaksi bisnis di seluruh negara, terlebih untuk pengakuan pendapatan. Pengakuan pendapatan adalah hal yang sangat penting bagi kelangsungan hidup perusahaan. Tak heran begitu banyak masukan dan kontraversi terhadap DP yang sebenarnya baru merupakan pandangan awal (preliminary views) terhadap pengakuan pendapatan. Pastilah akan lebih seru lagi apabila IASB memutuskan untuk mengeluarkan eksposure draft baru mengenai pengakuan pendapatan. Kita tunggu saja kelanjutan kontraversi dari model pengakuan pendapatan ini.

Compliance cost yang tinggi Hampir semua responden dari industri telekomunikasi memiliki keberatan mengenai potensi biaya implementasi dari model yang diusulkan. Hal ini karena mereka memiliki basis pelanggan yang besar sehingga dibutuhkan sistem IT yang canggih untuk dapat menghitung nilai bersih dari kenaikan asset maupun penurunan laibilitas untuk setiap kontrak individual. Perusahaan asuransi juga banyak yang tidak setuju dengan pendekatan pengukuran yang diusulkan dalam DP tersebut. Mereka berpendapat bahwa pendapatan dapat diakui ketika di awal saat kontrak disepakati. Hal ini untuk menutup biaya-biaya akusisi kontrak seperti biaya komisi agen asuransi. Sementara berdasarkan model dalam DP tersebut, biaya tersebut harus dibebankan.

CHARLES & NURLENA
(Registered Public Accountants)
KANTOR AKUNTAN PUBLIK CHARLES DAN NURLENA Company Description
a growing public accounting firm urgently need staff as follows:

Kantor Akuntan Publik

Senior Auditor (SA) Audit Staff (AS)

Requirements:
• • • • • • • Bachelor degree (S1) in Accounting PPAk or USAP certificate will be an advantage Experience in KAP: 5 years for Audit Manager and 2 years for Senior Auditor Computer literate (MS Excel, Word, Power Point, etc) Able to communicate in English Enthusiastic to learn Team player, self motivated and good analytical thinking

Usulan-usulan dan kontraversi lainnya Beberapa responden, terutama yang berasal dari Eropa, mengusulkan beberapa model pengakuan pendapatan lain seperti misalnya pendapatan berbasis aktivitas. Pada model ini pendapatan diakui secara berkelanjutan sepanjang masa kontrak. Masukan lainnya juga adalah memasukkan risk and reward model didalam kriteria pengakuan pendapatan

Please send your application letter, photograph and complete resume to: Email to: hrdkapcharles@yahoo.com OR Post to: Kantor Akuntan Publik Charles & Nurlena Attn. HR Department PO BOX No. 6141 / JKBGG / 11061

MAJALAH

AKUNTAN

INDONESIA

55

m i t r a

Audit Manager (AM)

d a l a m

p e r u b a h a n

ai
Oleh: Handoko Tomo

Kolom IFRS

MANA YANG MENJADI PRIORITAS?

Sesuai pengantar pada edisi pertama, kolom IFRS merupakan kolom tetap pada setiap edisi majalah Akuntan Indonesia (AI) dalam rangka mengikuti proses konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS) yang dilakukan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), membantu sosialisasinya, dan memantau “larinya” IFRS. Untuk “menguliti” IFRS, penulis akan bekerja sama pula dengan Pascal Jauffret, ahli IFRS dari Mazars, Perancis.

Peta perjalanan baru dan/atau disesuaikan ada saat Public Hearing mengenai Eksposure Draft PSAK 1 (Revisi 2009) tentang Penyajian Laporan Keuangan, di Jakarta Kamis 20 Agustus 2009 lalu, Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah mengemukakan bahwa sasaran konvergensi IFRS yang telah dicanangkan IAI adalah merevisi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) agar secara material sesuai dengan IFRS versi 1 Januari 2009 yang berlaku efektif tahun 2011/2012. Program konvergensi selama tahun 2009 adalah sebanyak 12 standar, sebagai berikut: 1. IFRS 2 Share-based payment 2. IAS 21 The effects of changes in foreign exchange rates 3. IAS 27 Consolidated and separate financial statements 4. IFRS 5 Non-current assets held for sale and discontinued operations 5. IAS 28 Investments in associates 6. IFRS 7 Financial instruments: disclosures 7. IFRS 8 Operating segment 8. IAS 31 Interests in joint ventures 9. IAS 1 Presentation of financial 10. IAS 36 Impairment of assets 11. IAS 37 Provisions, contingent

P

liabilities and contingent asset 12. IAS 8 Accounting policies, changes in accounting estimates and errors Program konvergensi selama tahun 2010 adalah sebanyak 17 standar, sebagai berikut: 1. IAS 7 Cash flow statements 2. IAS 41 Agriculture 3. IAS 20 Accounting for government grants and disclosure of government assistance 4. IAS 29 Financial reporting in hyperinflationary economies 5. IAS 24 Related party disclosures 6. IAS 38 Intangible Asset 7. IFRS 3 Business Combination 8. IFRS 4 Insurance Contract 9. IAS 33 Earnings per share 10. IAS 19 Employee Benefits 11. IAS 34 Interim financial reporting 12. IAS 10 Events after the Reporting Period 13. IAS 11 Construction Contracts 14. IAS 18 Revenue 15. IAS 12 Income Taxes 16. IFRS 6 Exploration for and Evaluation of Mineral Resources 17. IAS 26 Accounting and Reporting by Retirement Benefit Plan Jika kita bandingkan daftar tersebut di atas dengan makalah (handout) Program Konvergensi IFRS
AKUNTAN

m i t r a

di Tahun 2009 yang dikemukakan oleh Ketua DSAK-IAI pada acara Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) di Bandung pada tanggal 13 Agustus 2009, maka pada makalah (handout) tersebut, slide 18, tertulis 13 standar akuntansi yang menjadi target konvergensi IFRS 2010. Perbedaan dengan daftar tersebut di atas pada nomor urut 10 (IAS 19), 12 (IAS 10), 13 (IAS 11), dan 14 (IAS 18). Jika kita bandingkan pula daftar tersebut di atas dengan program konvergensi IFRS yang ditargetkan oleh DSAK periode sebelumnya, maka kita akan melihat pula beberapa perbedaan. Perbedaan prioritas dapat dimaklumi mengingat keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh DSAKIAI, dan target yang hendak “ditangkap” adalah target “bergerak”, sehingga diperlukan pemilihan prioritas, mana yang perlu didahulukan dan mana yang dapat ditunda. Program Kerja DSAK lainnya yaitu: • mencabut PSAK yang sudah tidak relevan karena mengadopsi IFRS; • mencabut PSAK Industri; • mereformat PSAK yang telah diadopsi dari IFRS dan diterbitkan sebelum 2009; • melakukan kodifikasi penomoran PSAK dan konsistensi penggunaan istilah; • mengadopsi International Financial Reporting Interpretations Committee (IFRIC) dan Standing Interpretations Committee (SIC) per 1 Januari 2009; • memberikan komentar dan

d a l a m

p e r u b a h a n

56

MAJALAH

INDONESIA

yang diadopsi dari IAS 37: Provisions. 2 tentang pencabutan: • PSAK 41: Akuntansi Waran. 2 dan ED PPSAK No. 4. Pencabutan PSAK tersebut berlaku efektif mulai 1 Januari 2010 dan bersifat prospektif. ED PPSAK No. Restoration and Similar Liabilities). yang diadopsi dari IAS 16: Property. Contingent Liabilities and Contingent Assets). Plant. • • • • ED ISAK 12 berkaitan dengan ED PSAK 12. 3 diterbitkan sehubungan dengan telah disahkannya PSAK No. aktif berpartisipasi dalam berbagai pertemuan organisasi standard setter. and Equipment. dan • PSAK 43: Akuntansi Anjak Piutang. yang diadopsi dari IAS 18: Revenue. dan Kesalahan (sumber: IAS 8: Accounting Policies. ED PPSAK No. 10. Pernyataan Pencabutan Standar Akuntansi Keuangan (PPSAK) Cukup banyak orang yang merasa asing ketika mendengar istilah PPSAK. Perubahan Estimasi Akuntansi. ai p e r u b a h a n . 5. ED ISAK 11: Distribusi Aset Non Kas Kepada Pemilik (sumber: IFRIC 17: Distributions of Non-cash Assets to Owners). 2 dan PPSAK No. ED PSAK 57 (Revisi 2009): AKUNTAN INDONESIA 7. ED PPSAK No.• masukan untuk Exposure Draft dan Discussion Paper yang diterbitkan oleh International Accounting Standards Board (IASB). yaitu: d a l a m Kewajiban Diestimasi. • PSAK 35: Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi. saran-saran dan masukan untuk menyempurnakan draft tersebut. 1 tentang Pencabutan: • PSAK 32: Akuntansi Kehutanan. 2. ED PSAK 58 (Revisi 2009): Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan (sumber: IFRS 5: Non-current Assets Held for Sale and Discontinued Operation). 3 tersebut telah dilakukan public hearing pada tanggal 13 Oktober 2009. dan • PSAK 37: Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol. asosiasi industri dan universitas dalam rangka konvergensi IFRS. Oleh karena itu. serta menjalin kerja sama lebih efektif dengan regulator. 9. pembuat standar regional/internasional. Restorasi dan Kewajiban Serupa (sumber: IFRIC 1: Changes in Existing Decommissioning. Changes in Accounting Estimates and Errors). dan masyarakat masih dapat memberikan tanggapan. Pada bulan September 2009 DSAK-IAI telah menerbitkan exposure draft (ED) dua buah PPSAK. 55 (Revisi 2006). Kewajiban Kontinjensi dan Aset Kontinjensi. Contingent Liabilities and Contingent Assets. Untuk ED PPSAK No. DSAK menerbitkan Pernyataan Pencabutan Standar Akuntansi Keuangan (PPSAK) untuk mencabut PSAK yang tidak konsisten dan/atau tumpang-tindih dengan PSAK lainnya. 8. dan PSAK 57: Kewajiban Diestimasi. MAJALAH 57 m i t r a Beberapa ED ISAK diterbitkan sehubungan dengan telah diterbitkannya ED PSAK dan/atau PSAK. Dalam proses konvergensi IFRS. ED ISAK 12: Pengendalian Bersama Entitas: Kontribusi Nonmoneter oleh Venturer (sumber: SIC 13: Jointly Controlled Entities – NonMonetary Contributions by Venturer). diketahui bahwa terdapat inkonsistensi dan/atau tumpang-tindih antara satu PSAK dengan PSAK lainnya dan/atau Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan (KDPPLK) yang telah ada. ED PSAK 5 (Revisi 2009): Segmen Operasi (sumber: IFRS 8: Operating Segment). 3. 2 dan ED PPSAK No. Pada tanggal 16 Juni 2009 DSAK-IAI telah mensahkan PPSAK No. 3 tentang pencabutan: • PSAK 54: Akuntansi Restrukturisasi Utang-Piutang Bermasalah 6. Kewajiban Kontinjensi dan Aset Kontinjensi (sumber: IAS 37 (2009): Provisions. yaitu PPSAK No. Pada tanggal 13 Oktober 2009 DSAK-IAI telah melaksanakan public hearing untuk enam buah exposure draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (ED PSAK) dan empat buah exposure draft Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ED ISAK). komentar. Tanggapan tertulis atas draft tersebut sudah harus diterima DSAK-IAI paling lambat pada tanggal 30 November 2009. ED ISAK 10 berkaitan dengan PSAK 23: Pendapatan. ED ISAK 10: Program Loyalitas Pelanggan (sumber: IFRIC 13: Customer Loyalty Programmes). ED ISAK 9 berkaitan dengan PSAK 16: Aset Tetap. 50 (Revisi 2006) dan PSAK No. ED ISAK 11 berkaitan dengan ED PSAK 58. 3. ED ISAK 9: Perubahan atas Kewajiban Aktivitas PurnaOperasi. ED PSAK 25 (Revisi 2009): Kebijakan Akuntansi. yaitu: 1. ED PSAK dan ED ISAK DSAK-IAI tampaknya benarbenar ingin “ngebut” dalam mencapai target konvergensi IFRS pada tahun 2009. ED PSAK 15 (Revisi 2009): Investasi pada Entitas Asosiasi (sumber: IAS 28: Investment in Associates). ED PSAK 12 (Revisi 2009): Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama (sumber: IAS 31: Interest in Joint Ventures).

dan selanjutnya hal ini diumumkan oleh Ketua DSAK melalui surat nomor 1705/DSAK/IAI/XII/2008 tanggal 30 Desember 2008. Dengan demikian. Disediakan lima hadiah untuk lima orang pemenang. kita harus terus maju! Namun. ketika pada tanggal 16 Juni 2009 DSAK-IAI telah mensahkan PPSAK No. tetapi DSAK-IAI bertekad untuk tidak menunda lagi pelaksanaan PSAK 50 (Revisi 2006) dan PSAK 55 (Revisi 2006). 1 tentang Pencabutan PSAK 32: Akuntansi Kehutanan. IAS 39 Financial Instruments: Recognition and Measurement. diketahui bahwa ED PSAK 31 (Revisi 2009) memang telah ditunda. Sementara entitas masih berkutat mempersiapkan diri untuk mengimplementasikan PSAK 50 (Revisi 2006) dan PSAK 55 (Revisi 2006). dan sudah harus diterima Redaksi paling lambat tanggal 30 November 2009. di pihak lain International Accounting Standards Board (IASB) telah merevisi: IAS 32 Financial Instruments: Presentation. dan IFRS 7 Financial Instruments: Disclosures. disertai guntingan kupon asli pada majalah ini. dan tiga buah FlashDisk. dan pemenang akan diumumkan pada edisi bulan Januari 2010.” melainkan segera menganalisis (gap analysis) dan mempertimbangkan terlebih dahulu segala dampak dan rentang waktu antara kondisi sekarang.” maka jarak antara kita dan target yang dikejar akan bertambah jauh. dan hal ini harus segera diatasi. Ayo. PSAK 18 C. maka kaitan yang ada pada PSAK 16 (Revisi 2008) menjadi terputus. tetapi banyak entitas yang belum siap. pada paragraf 02 huruf (d). Kolom IFRS edisi ini dilengkapi dengan pertanyaan dan disediakan hadiah yang menarik bagi yang berhasil menjawab dengan tepat. dinyatakan bahwa PSAK 14 (Revisi 2008) diterapkan untuk semua persediaan. komentar. dan sekarang IASB sedang membahas draft perubahannya. Tanggapan tertulis atas draft tersebut sudah harus diterima DSAK-IAI paling lambat pada tanggal 30 November 2009. Kita dapat memaklumi bahwa apabila kita melihat target yang kita kejar Kolom IFRS “sedang bergerak maju” dan oleh karena itu kita memutuskan “berhenti dulu. Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI menyetujui bahwa PSAK 50 (Revisi 2006) dan PSAK 55 (Revisi 2006) yang semula berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2009 diubah menjadi untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2010. kecuali aset biolojik terkait dengan hasil hutan (lihat PSAK 32: Akuntansi Kehutanan). saran-saran dan masukan untuk menyempurnakan draft tersebut. termasuk amandemen IFRS 7 pada bulan Oktober 2008. 58 aiaiai ai ai KUPON KUIS ai EDISI 20 / 2009 AKUNTAN MAJALAH INDONESIA . yaitu PSAK 14 (Revisi 2008) tentang Persediaan. yang akan segera berlaku. yaitu berupa: dua buah tas (backpack) Ikatan Akuntan Indonesia. khususnya dari industri perbankan. PSAK 35: Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi. Sebagai contoh. terus maju! m i t r a d a l a m p e r u b a h a n Sesuai yang dijanjikan pada edisi pertama. dan akhirnya pada tanggal 23 Desember 2008. entitas telah diberi waktu dua tahun untuk mempersiapkan diri dalam menerapkan PSAK 50 (Revisi 2006) dan PSAK 55 (Revisi 2006). ketika PSAK 32 dicabut. tetapi sampai sekarang ED PSAK 31 (Revisi 2009) tersebut belum disahkan menjadi PSAK. Maju terus! Sebagaimana telah dikemukakan pada edisi sebelumnya. meskipun IASB sedang membahas draft perubahan IAS/IFRS-nya. saat IAI merayakan ulang tahun yang ke-51. yang mengadopsi IFRS 7 (2008) Financial Instruments: Disclosure. ternyata ada PSAK lain yang mengacu pada PSAK yang telah dicabut tersebut. alangkah bijaksananya jika kita tidak “asal maju. dan estimasi perubahan setelah rentang waktu tertentu.ai Untuk ED PSAK dan ED ISAK tersebut di atas masyarakat masih dapat memberikan tanggapan. PSAK 4 Pilihlah jawaban yang benar (A atau B atau C) dan jawaban dikirim ke alamat Redaksi Majalah Akuntan Indonesia. DSAK telah menerbitkan ED PSAK 31 (Revisi 2009) tentang Instrumen Keuangan: Pengungkapan. dan PSAK 37: Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol. PERTANYAAN: PSAK manakah yang tidak berubah prioritasnya untuk disesuaikan dengan IAS/IFRS pada tahun 2009 atau 2010 seperti yang pernah direncanakan sebelumnya? JAWABAN: A. Ketika penulis berbincangbincang dengan Ketua DSAK-IAI dalam acara public hearing pada tanggal 13 Oktober 2009. ED PSAK 31 (Revisi 2009) telah dipublikasikan dan diharapkan tanggapan tertulis diterima DSAK paling lambat 31 Maret 2009. Dengan demikian. PSAK 22 B.

2. T 1. Convincing Contribution to the Accounting Domain. details of the earlier grant should be included in the application. Such contribution must be communicated to and used by the region’s accounting profession. the work the applicant has already done prior to proposal submission. Focused Research Question. and accounting standards of South East Asia (and/or other world regions). subject to the provisions of the original grant. Eligibility Criteria Applicants for Research Grants must be a national of an Association of South East Asian Nations (ASEAN) Member States. given the scope of the project in question. Researchers must be able to demonstrate that their AKUNTAN INDONESIA • • • • • MAJALAH 59 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . Researchers need to show that they: • have a clear. AFA however. Prior to the consideration of the AFA Council.International ai Research projects which are already fully funded by another grant or awards from another agency. institution will not be eligible for this Grant. Clear. the Research Proposal must be approved and endorsed by the AFA member body where the Applicant originated from. and ethical manner can obtain permission from relevant parties when using proprietary data for research analysis are able to use appropriate econometric techniques for research analysis can conduct the research in a relevant field of Criteria and Application Procedure for AFA Research Grants OBJECTIVES o encourage research for the development of various dimensions of accounting and accountancy profession in the South East Asia region. consideration will be given to the magnitude of the project. CRITERIA Research grants will be granted for valuable. To encourage the production of original learning materials that would broaden and enrich the region’s accounting profession. reasonable. projects need: research proposed work can build upon what is already known about the specific area or topic being studied. foundation. and the applicant’s productivity of previous research work. All projects will be evaluated in light of the probability of their fruition within a reasonable time. Additional consideration will be given to those project proposals that can potentially be of value to other accounting professional organizations around the world. Projects should be directed towards meaningful and value added outcomes. accounting practice. Sound. and feasible research strategy have clear goals in any observations or interviews being planned are able to collect data necessary for the project in a practical. accounting structure. In addition. Projects need to show that they will make a systematic and cumulative contribution to what is known already about the accounting development. systematic. In evaluating whether a project would likely be completed within a reasonable time. In the case where the applicant had already received more than one grant or fellowship for the same project. 3. Evaluation Criteria For AFA’s consideration. Research grant applications will be evaluated in light of the specificity and significance of an applicant’s proposed project. Results of the research project should contribute the overall understanding of accounting development in South East Asia. and Valid Research Methods. may reserve the right to partially fund a project which is already partially funded by another agency. Proposals must be supported by clear research questions or proposals for developing them. and creative work that advances the mission of AFA. insightful. researchers must demonstrate that their work opens other opportunities for future research.

have feasible arrangements for communicating inference of their finding with accounting professionals. twenty percent (20%) upon acceptance of the progress report. using them). Funding disbursement Funding will be linked to the approval of the progress report and final report. current curriculum vitae) and Co. Research proposal (limited to 7 single-spaced pages) that addresses the following: • • Brief review of relevant issue Description of the issue and its importance and relevance to AFA Description of methodology including proposed data set and criteria for selecting data file. A final report will be submitted at the end of the grant period. awards. accounting academics. • • p e r u b a h a n 4. that are connected to the conceptual model Variables list (one page. if applicable. Application Submission All Proposals must be submitted through the respective AFA member body of the Applicant’s jurisdiction or to each relevant AFA member bodies. and estimated sample sizes).Applicant(s) . exclusions to sample. etc. In most cases awardees may choose whether to have funds sent directly to them or have the funds channeled through their home institutions.ai investigation • use consistent logic when analyzing and interpreting data have their proposal be first extensively critiqued and meet the quality standards of the researcher’s institution before submission to AFA. appropriately defined. if applicable) AKUNTAN • • • • 60 MAJALAH INDONESIA . etc.g. Researchers will need to: make arrangements to present their research findings in an AFA conference setting make arrangement to publicly communicate implications of research findings to accountants (professionals. and twenty percent (20%) upon acceptance of the final report. Have Strategy for Communicating and Presenting the Research. groups used. The final report should be an article based on the proposed research and of the quality and in the format for submission to a journal for publication and presentation at the biennial AFA Conference. or accounting standard setters APPLICATION PROCEDURES Application Requirements All applications for AFA Research Grants must include: • Information on the Application (contact and background information.variables (including selection of variables and rationale for.) submit their work for peer review (both academic and professional) as determined by the AFA research committee generate a well written research report or other materials for publication in formats that is relevant for professional journals or research journals prepare a short summary designed to attract other accountants to make an informed judgement about whether the research output is relevant to them • • d a l a m • • m i t r a Conceptual or figural model outlining the framework or design of the study Statistical model or formulas. categorized) to include the data set variables to be used Proposed budget Brief list of current other support (grants. sample (e.. and analytic techniques Importance of findings to the issue How does this research advance the current state of knowledge in the accountancy. Proposals shall only be considered for review by the AFA Council once it has been fully endorsed the originating AFA member body. substantively or methodologically? • • International Attestation of Support from the relevant AFA member body Reporting requirements All Research Grantees will be required to submit a brief (3-6 pages) progress report mid-way through the grant period. Grantees will receive sixty percent (60%) of the total award at the beginning of the grant period. academics. standard setters. should the Proposal involve joint applicants from two or more ASEAN Member States.

.

“not footing”. perubahan perhitungan di Excel terlupakan revisinya dalam Word.ai Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) atau information and communication technology (ICT) berkembang sangat pesat. sebenarnya kita dapat mendinamisasi data di Microsoft Word dengan menghubungkannya dengan Microsoft Excel. cukup banyak pula entitas. Untuk mengatasi hal tersebut. laporan laba rugi. dan cukup banyak angka atau data ditulis secara manual dalam Word. dan catatan atas laporan keuangan menggunakan peranti lunak Microsoft Excel dengan alasan perhitungannya ada di dalam Excel. Caranya sebagai berikut: 1. Kolom TIK/ICT ini diharapkan memberi manfaat bagi para pembaca Majalah Akuntan Indonesia (AI). mencakup neraca. Di pihak lain. sehingga cukup tinggi kemungkinan salah ketik dan angka antara yang satu dengan lainnya menjadi “not tie up”. Namun. dan jangan sampai dicap gagap teknologi (gaptek). Dengan adanya globalisasi maka para akuntan harus dapat mengikuti perkembangan TIK/ICT agar dapat berkompetisi di tingkat global. Bukalah terlebih dahulu aplikasi Microsoft Excel dan siapkan sebuah file untuk Gambar 1 Kolom TIK oleh: Handoko Tomo Dinamisasi data di Word berasal dari data di Excel d a l a m m i t r a p e r u b a h a n S 62 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA . dan kesalahan lainnya. laporan perubahan ekuitas. bahkan akuntan publik. elama ini cukup banyak entitas yang membuat laporan keuangan. laporan arus kas. Akuntan tidak bisa lagi mengabaikan hal ini. konsekuensi dari penggunaan Word adalah keterbatasan perhitungan. yang membuat laporan keuangan menggunakan Microsoft Word dengan alasan susunan kalimat dan paragraf akan lebih baik jika dibandingkan menggunakan Excel.

6. Tempatkan cursor pada halaman di Microsoft Word. 4. Lakukan hal serupa untuk komponen laporan keuangan lainnya. dan kemudian membuka file Word-nya agar tidak terjadi error. Bukalah pula aplikasi Microsoft Word dan siapkan sebuah file untuk menyajikan laporan keuangan secara lengkap.2. neraca yang sudah dibuat dalam Excel diblok pada bagian yang akan di-copy paste link ke dalam halaman di Microsoft Word. Gambar 4 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 63 m i t r a Gambar 2 d a l a m p e r u b a h a n . Contoh. membuat dan mengolah data-data keuangan serta perhitungannya secara lengkap. 8. Semoga bermanfaat! 7. Lihat Gambar 1. Setelah diklik OK maka hasilnya dapat dilihat pada Gambar 4. misalnya ubah angka atau ubah view dengan mengklik icon Gridlines. 3. pada tempat penampungan hasil copy paste special. Setelah diblok lalu kliklah icon Copy atau tekan tombol Ctrl dan tombol C secara berbarengan. Ingatlah selalu membuka file Excel terlebih dahulu. dan lihat dampaknya pada file Word. ai Gambar 3 5 . Lihat Gambar 2 dan 3. Cobalah lakukan perubahan pada file Excel-nya. Kliklah icon Paste Special dan kemudian pilihlah Paste Link dan Microsoft Office Excel 2003 Worksheet Object.

Darimanakah datangnya beliefs? Beliefs datang biasanya dari orang lain. Selanjutnya apabila tujuan saya tercapai. ada ceritanya. seperti apa kemampuan intelektualitas Anda. dan terasakan tentang keyakinan (beliefs) skenariokan. coba tuliskan. Beliefs tentang balas dendam banyak ditemukan di film silat. apakah tujuan hidup dan pencapaiannya itu memang benar sesuai dengan kemampuan Anda? Sebenarnya apa manfaatnya membuat novel tentang diri sendiri itu? Dari novel itu akan terbaca. Kemudian dengan mengetahui beliefs Anda tersebut. atau Anda jadi mempunyai beliefs baru tentang hal tersebut. Novel itu dimulai dengan cerita sejak Anda lahir di dunia ini dan diakhiri dengan kepergian Anda menuju alam selain dunia ini. Anda bisa menyetel volume hidup Anda sendiri. Beliefs.. “Pada suatu hari lahirlah seorang anak bernama (Anda). maka beliefs Anda menjadi semakin kuat dan bila pembuktian menurut Anda adalah berbeda. Selanjutnya ketidakpedean itu akan juga mempengaruhi cara saya berbicara. keadaan spiritualitas Anda. entuk cerita novel sederhananya persis seperti membuat cerita anak. maka beliefs saya akan bertambah.memang kamu tidak bisa mempersuasi orang lain kok. dan beliefs bahwa saya tidak bisa mempengaruhi orang lain akan semakin besar dan semakin kuat. Mulailah dan lihat bagaimana pengaruh novel itu terhadap hidup Anda selanjutnya. Kalau sudah. Misalnya saya mempunyai beliefs bahwa saya adalah orang yang pandai membujuk orang. ada pasang dan surutnya. Kepedean saya tersebut selanjutnya akan mempengaruhi cara saya bicara.. By the way. dengar. hanya yang ini bentuknya lebih seperti novel. apakah di dalam novel hidup Anda itu Anda juga menyebutkan tentang pencapaian terbesar Anda selama hidup Anda? Tentang tujuan hidup Anda? Kalau belum. bila hasilnya sesuai dan benar. ada gembira dan sedihnya. dari teman. dan seterusnya. termasuk bagaimana caranya dan kemudian Anda dimakamkan di mana. karir Anda. mempersuasi orang. cara saya memandang. bahkan mungkin badan saya pun gemetar. lalu fikiran saya akan bilang. dan perilaku Sebenarnya beliefs itu apa? Singkatnya beliefs itu adalah keyakinan atau percaya.” Kemudian dalam novel itu diceritakan bahwa Anda dibesarkan di keluarga seperti apa. sedang. Anda hanya membuktikan beliefs yang Anda miliki tersebut. sikap. Volume tinggi. cara saya bersikap dan seterusnya. saya bertambah yakin bahwa saya memang pandai dalam mempersuasi orang lain. beliefs tentang kepalsuan hidup bisa ditonton di sinetron. hubungan sosial Anda. kesehatan Anda. silakan sesuaikan dengan alasan hidup Anda. Persis seperti otobiografi. maka selanjutnya Anda menjadi ragu. maka beliefs saya tersebut membuat saya menjadi semakin tidak pede ketika berhadapan dengan orang lain. tergambarkan. atau merayu orang lain sehingga orang lain tersebut setuju dengan pendapat saya dan melakukan apa yang saya ai 64 . dari sesuatu yang Anda baca. atau rendah.? Novel yang bercerita tentang Anda. tuuh kan . bisa dari ortu. keadaan keuangan Anda.pernahkah Anda membuat sebuah novel tentang hidup Anda sendiri. Guys. Beliefs yang saya miliki tersebut membuat saya menjadi lebih percaya diri (pede ketika menghadapi orang lain tersebut).. Akibat selanjutnya bisa ditebak bahwa memang saya tidak akan bisa mempersuasi orang lain dan hasilnya memang demikian. atau rasakan. lalu bagaimana kehidupan keluarga Anda.Selingan Keyakinan itu ternyata mempengaruhi sikap dan tingkah laku Selamat pagi Guys. ada naik dan turunnya. Selanjutnya bagaimana keadaan keluarga dan teman Anda ketika ditinggalkan oleh seorang yang bernama (Anda)? Anda tentu mau mencobanya. Anda pun menuliskan kapan Anda meninggalkan dunia ini. beliefs tentang kisah heroik p e r u b a h a n m i t r a d a l a m B apa yang mendasari Anda dalam menjalani hidup. cara saya bertingkah. Sebaliknya apabila saya mempunyai beliefs bahwa saya tidak pandai dalam mempengaruhi orang lain atau tidak pandai mempersuasi orang lain. lihat. sepenuhnya tentang Anda.

dan keputusan yang Anda ambil. Pernahkan Anda merasakan bedanya waktu pagi. Kalau orang tersebut tidak bersemangat. atau akuntan publik? Lalu apa kepercayaan Anda tentang pekerjaan Anda saat ini? Apakah Anda merasa mendidik itu mudah dan menyenangkan?. jawabannya sama. Apabila hasil penelitian Anda sesuai dengan hasil penelitian pertama. atau malam hari? Di waktu manakah anda merasa paling semangat? Pagi hari? Oke.. arti hidup. Dengan melakukan suatu hal yang berbeda yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Sekarang bagaimana caranya keluar dari lingkaran beliefs tersebut? Kalau saya ditanya bagaimana caranya. maka ini namanya tidak kongruen. pelaksanaannya kan tidak semudah itu!. Kenapa? karena pak Einstein bilang. naaah tuuh Anda sekarang punya beliefs baru bahwa untuk keluar dari lingkaran itu adalah SULIT. tetapi jika bukan itu sikap dan perilaku yang Anda inginkan. atau malam dari kamus bahasa di fikiran Anda. maka hasil penelitian yang pertama akan semakin sah. semuanya dimulai dari beliefs Anda sendiri.. kamu berusaha menutupi kelalaian kamu ya. karena Anda adalah mahluk paling sempurna di alam ini. Pada contoh yang pertama si anak akan mempunyai beliefs yang tidak excellent. titik” atau ”yaa. Satu pertanyaan untuk Anda. sore. Kebalikannya adalah apabila penelitian Anda hasilnya menyanggah penelitian sebelumnya.” Menurut Anda beliefs apa yang terbangun pada diri anak pada contoh kedua?. dan sikap hidup biasanya diturunkan orang tua kepada anaknya.. Diri Anda pasti mau menerima usulan Anda. manajemen. Selamat pagiiii Guys. sedangkan pada contoh yang kedua maka sang anak akan mempunyai beliefs yang excellent. atau pun untuk memulai sesuatu yang baru. atau menjadi akuntan publik itu banyak uang dan menyenangkan?. Tugas Anda hanya membuat penelitian selanjutnya yang tentu saja hasilnya akan mengukuhkan atau mementahkan hasil penelitian orang lain itu. yaitu dengan cara melihat sikap dan perilakunya sehari hari. maka hasil penelitian sebelumnya menjadi diragukan. Ada ketidakkongruenan antara beliefs yang Anda yakini dengan sikap dan perilaku Anda. hal itu akan mempengaruhi Anda dalam setiap sikap. maka kira-kira apa beliefs yang ada di benak orang itu? Sebaliknya apabila orang itu sangat antusias dan meyakinkan dalam melakukan sesuatu. Termasuk juga perasaan Anda. menurut Anda beliefs apa yang tertanam dalam benak anak tersebut? Bandingkan apabila Ayah tersebut berkata ”Kamu memang anak yang cerdik. maka Anda akan mempunyai pengalaman baru yang belum pernah Anda miliki sebelumnya. Bagaimana caranya? Mudah. mudah memang menjawabnya. bujuklah diri Anda sendiri dan katakan bahwa mulai sekarang sudah tidak ada lagi siang.. Beliefs apa yang Anda terima dari Ayah dan Ibu Anda? Beliefs apa yang Anda turunkan kepada anakanak Anda? Beliefs dapat dianalogikan seperti sebuah penelitian. Ketidakkongruenan antara beliefs dengan perilaku inilah yang mengakibatkan ketidakbahagiaan. Anda rasakan perbedaan yang terjadi dalam beberapa hari ini. Heliantono (Assue) Member The Society of NLP Certified Hypnotherapist 65 ai m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . jadi semua yang Anda butuhkan untuk meyakinkan diri Anda selalu ada pada diri Anda sendiri. Apakah pekerjaan sehari-hari Anda sekarang? Sebagai akuntan pendidik. jawabanya sama dengan ketika saya ditanya bagaimana caranya berhenti merokok?. Memangnya sesorang tidak boleh mempunyai beliefs yang tidak excellent? Jawabannya. yang ada adalah pagi. Demikian juga untuk berhenti dari merokok. siang. boleh-boleh saja.” Bagaimana detailnya? Lakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. atau bekerja di swasta ini keren dan gampang?.. atau bekerja di pemerintah itu nyaman dan aman?. Anda mau mencoba suatu hal yang baru? Cobalah mengatakan hanya selamat pagi kepada semua orang. ”yaa. dan ternyata Ayah sudah tahu lebih dulu. Penelitian awal biasanya dilakukan oleh orang lain. adalah mustahil kalau Anda berharap menghasilkan sesuatu yang berbeda padahal selalu mengerjakan hal yang sama terus menerus. atau sektor publik. sore. Apapun keyakinan Anda.Selingan bisa dibaca di buku biografi. tetapi sikap dan tingkah laku apa yang Anda hasilkan dari memiliki beliefs yang tidak excellent itu? Apakah memang Anda adalah seperti itu? Kalau memang ”iya” ya sudah. kira-kira beliefs apa yang ada di belakang fikiran orang itu? Congratulation! Sekarang Anda tahu. keluar saja dari lingkarannya. Siapakah yang pernah memberitahukan kepada Anda bahwa untuk keluar dari lingkaran beliefs itu sulit? Demikianlah selamanya akan menjadi sulit sampai dengan Anda memutuskan bahwa untuk keluar dari lingkaran adalah GAMPANG. Setelah Ayahnya berkata demikian. kapan terakhir kali Anda melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya? Beliefs baru apa yang Anda peroleh? Mungkin Anda bergumam. pun malam. tindakan. Selanjutnya pengalaman itu akan membuktikan sesuatu yang baru untuk Anda. Beliefs tentang nilai hidup. berhenti saja. Melihat beliefs orang lain Setelah Anda sekarang tahu dan percaya bahwa ternyata beliefs itu mempengaruhi sikap dan perilaku. maka sebenarnya Anda sekarang pun sudah bisa mengetahui beliefs orang tersebut. Hilangkan kata siang. Beliefs yang excellent Anda bisa bayangkan apabila ada seorang Ayah yang berkata kepada anaknya ”dasar anak nakal. ternyata kamu berbohong pada Ayahmu”. sore.

..............000..........................(Harga termasuk diskon 10%) Paket 2 = 6 Edisi Rp......... 20...... : ........(Harga termasuk diskon 5%) Nama Alamat Telp/Hp/Fax Paket yang dipilih Mulai Edisi Pembayaran : .3009318 Kirimkan formulir ini ke: Redaksi Majalah Akuntan indonesia Bagian Langganan Telp No.........................000 .................................. 20... : .............................. 243........... 092....................................000 . 114..... 128..............................: Paket 1 = 12 Edisi Rp.....(Harga termasuk diskon 5%) Luar Pulau Jawa Rp..... 83707344..... Fax No.............. Tunai Transfer Pembayaran transfer: ke rekening IAI Wilayah Jakarta Bank Central Asia A/C No.. : ..........................(Harga termasuk diskon 10%) Paket 2 = 6 Edisi Rp..........................................................000 ........500..000...000.(Pulau Jawa) Rp................................. 8290324 potong disini Tanda tangan :_____________________________________ .........Formulir Berlangganan ai Saya berminat berlangganan majalah Akuntan Indonesia : A K U N T A N I N D O N E S I A mitra dalam perubahan Harga Edisi No. 8353588..... 216......Paket 1 = 12 Edisi Rp...........................................500.............11/Tahun II/September 2008 Rp............. : ........................ 22.......... 22......................(Luar Jawa) SUKSESI KEPENGURUSAN IAI WILAYAH JAKARTA 2008 BUDGETING : CASH VS ACCRUAL BUDGETING BEYOND BUDGETING ACTIVITY BASED BUDGETING REALISASI APBN RENDAH? Pulau Jawa Rp......................

658 Bank: Mandiri KCP Jakarta Cik Ditiro Atas partisipasi dan keikhlasan PARA ANGGOTA IAI kami mengucapkan terima kasih. ketulusan dan kesadaran untuk berbagi dengan sesama IKATAN AKUNTAN INDONESIA melalui program “Akuntan Peduli” akan turut membantu meringankan beban saudara-saudara kita.610.Gempa di Bumi Andalas telah membuka mata hati kita akan arti persaudaraan.id — Website: www. Sumbangan akan kami salurkan langsung melalui IAI Wilayah Sumatera Barat dan IAI Wilayah Jambi.iaiglobal.or.or. Jalan Sindanglaya No.id . IKATAN AKUNTAN INDONESIA Graha Akuntan. Kami mengetuk hati sanubari PARA ANGGOTA IAI untuk bersama-sama membantu menyumbangkan dananya melalui program “Akuntan Peduli” dengan mentransfer langsung ke: Rekening atas nama: Ikatan Akuntan Indonesia Nomor Rekening: 122. 1 Menteng Jakarta 10310 Telp: (021) 3190 4232 Fax: (021) 724 5078 E-mail: iai-info@iaiglobal.0004.

$/.).%3)!./NE3TEP !HEAD BEAMEMBER OFAPROFESSIONALBODY 4(%).34)454% /&!##/5.43 Contact your nearest IAI Branch Office for more information .4!.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful