a k u n t a n

i n d o n e s i a mitra dalam perubahan

Edisi No.20/Tahun III/Oktober 2009

Harga Rp. 20.000,- (Pulau Jawa) Rp. 22.500,- (Luar Jawa)

Transparansi dan Akuntabilitas Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) VI: Peran Akuntan Dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pasca Krisis Roadmap Terkini Konvergensi IFRS Pernyataan Sikap Profesi

ai
Nama Pengurus
Drs. Zaenal Soedjais Ketua Dewan Penasehat Drs. Soedarjono Anggota Dewan Penasehat Prof. Dr. Zaki Baridwan, MSc. Anggota Dewan Penasehat Drs. Hans Kartikahadi Anggota Dewan Penasehat Prof. Dr. Wahjudi Prakarsa Anggota Dewan Penasehat Drs. Ahmadi Hadibroto, MSc. Ketua Dewan Pengurus Nasional Drs. Atjeng Sastrawidjaja Anggota Dewan Pengurus Nasional Prof. Dr. Djoko Susanto, MSA. Anggota Dewan Pengurus Nasional Sunardji, SE., MM. Anggota Dewan Pengurus Nasional Dr. Ilya Avianti, SE., MSi., Ak. Anggota Dewan Pengurus Nasional Drs. Mustofa Anggota Dewan Pengurus Nasional

a k u n t a n
i n d o n e s i a

mitra dalam perubahan

Visi & Misi IAI
Misi IAI a. Memelihara integritas, komitmen, dan kompetensi anggota dalam pengembangan manajemen bisnis dan publik yang berorientasi pada etika, tanggungjawab, dan lingkungan hidup; b. Mengembangkan pengetahuan dan praktek bisnis, keuangan, atestasi, nonatestasi dan akuntansi bagi masyarakat; dan c. Berpartisipasi aktif dalam mewujudkan good governance melalui upaya organisasi yang sah serta dalam perspektif nasional dan internasional.

Visi IAI Menjadi organisasi terdepan dalam pengembangan pengetahuan dan praktek akuntansi, manajemen bisnis dan publik yang berorientasi pada etika dan tanggungjawab sosial serta lingkungan hidup dalam perspektif nasional dan internasional.

Drs. Eddie M. Gunadi Anggota Majelis Kehormatan Herwidayatmo Ketua Dewan Konsultatif SAK Arif Arryman Anggota Dewan Konsultatif SAK Bambang Setiawan Anggota Dewan Konsultatif SAK Bambang Subianto Anggota Dewan Konsultatif SAK Erry Firmansyah Anggota Dewan Konsultatif SAK Henry Lumban Toruan Anggota Dewan Konsultatif SAK I Gusti Agung Made Rai Anggota Dewan Konsultatif SAK Indarto Anggota Dewan Konsultatif SAK Istini T. Siddharta Anggota Dewan Konsultatif SAK Jhonny Darmawan Anggota Dewan Konsultatif SAK Jusuf Halim Anggota Dewan Konsultatif SAK Kuswono Soeseno Anggota Dewan Konsultatif SAK Sandiaga S. Uno Anggota Dewan Konsultatif SAK Siti Ch Fadjrijah Anggota Dewan Konsultatif SAK Wahyu Karya Tumakaka Anggota Dewan Konsultatif SAK Rosita Uli Sinaga Ketua DSAK Agus Edy Siregar, SE. Anggota DSAK Dr. Etty Retno Wulandari Anggota DSAK Eddy Rasyid Anggota DSAK Liau She Jin Anggota DSAK Jumadi, SE., Ak., BAP. Anggota DSAK

Merliyana Syamsul Anggota DSAK Roy Iman Wirahardja Anggota DSAK Dr. Meidyah Indreswari Anggota DSAK Riza Noor Karim Anggota DSAK Budi Susanto Anggota DSAK Ferdinand D. Purba Anggota DSAK Irsan Gunawan Anggota DSAK Ludovicus Sensi Anggota DSAK Saptoto Agustomo Anggota DSAK Dr. Setiyono Miharjo Anggota DSAK Agung Nugroho Soedibyo Ketua Komite Etika Wawat Sutanto Anggota Komite Etika Linus M. Setiadi Anggota Komite Etika Setiawan Kriswanto Anggota Komite Etika Wiwik Utami Anggota Komite Etika Sally Salamah Anggota Komite Etika Suyatno Harun Anggota Komite Etika Syarief Basir Anggota Komite Etika Unti Ludigdo Anggota Komite Etika Mirawati Sudjono, Ak., MSc. Ketua BPH-KUKK Bambang Utoyo, Ak. Wakil Ketua BPH-KUKK Bramantyo Anggota BPH-KUKK

Rakhmat Adi Santosa Anggota BPH-KUKK Retno Wulandari Anggota BPH-KUKK Dra. Suhartati Suharso Anggota BPH-KUKK Ujiani Purnamaningsih Anggota BPH-KUKK Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, MBA., Ak. Ketua KERPPA Dr. Hilda Rossieta Anggota KERPPA Drs. Indarto Anggota KERPPA Ito Warsito, Ak., MBA. Anggota KERPPA Dr. Sumarno Zain, MBA., Ak Anggota KERPPA

Ali Darwin, Ak., MSc. Anggota Dewan Pengurus Nasional, Ketua IAI-KAM

Dr. Ainun Na’im, MBA., Ak. Anggota Dewan Pengurus Nasional, Ketua IAI-KAPd Syafri Adnan Baharuddin, Ak., MBA. Anggota Dewan Pengurus Nasional,

Dra. Tia Adityasih Anggota Dewan Pengurus Nasional, Ketua IAI-KAP

Dr. Haryono Umar, Ak., MSc. Anggota Dewan Pengurus Nasional, Ketua IAI-KASP Drs. Kanaka Puradiredja Ketua Majelis Kehormatan Drs. Safaat Widjajabrata Anggota Majelis Kehormatan B. Hartono, SH., SE., Ak., MH. Anggota Majelis Kehormatan Supriyadi Anggota Majelis Kehormatan VJH. Boentaran Anggota Majelis Kehormatan Aep Saefuddin Rizal Anggota Majelis Kehormatan

ai
P
Selamat membaca!

PENGANTAR REDAKSI
Transparansi dan Akuntabilitas

ertama-tama izinkanlah Dewan Redaksi bersama-sama dengan seluruh Pengurus dan karyawan Ikatan Akuntan Indonesia mengucapkan selamat Idul Fitri 1430 H, mohon maaf lahir dan bathin.

Kami turut prihatin pula dengan terjadinya bencana alam di Sumatera Barat dan beberapa wilayah lainnya di Indonesia, dan kami berharap saudara-saudara yang tertimpa musibah dapat senantiasa tabah, dan kepada saudara-saudara di seluruh penjuru dunia marilah kita membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Pada bulan Oktober 2009 ini kita menghadapi pula hal-hal penting lainnya, dan tampak serba baru meskipun beberapa di antaranya masih merupakan wajah lama. Cobalah perhatikan MPR, DPR, DPD, DPRD, dan bagaimana sibuknya para wartawan meliput proses audisi pemilihan menteri di Cikeas, tempat kediaman SBY. Selain itu, pada 19 Oktober 2009 tujuh anggota baru BPK telah diambil sumpahnya. Kita melihat dua macam kekuasaan, yaitu (1) kekuasaan yang berasal dari Allah SWT dan terbukti tidak dapat dikalahkan oleh manusia, dan (2) kekuasaan dari beberapa orang yang ingin mempengaruhi “roda kehidupan” di negeri kita yang tercinta ini. Semua kejadian dan/atau transaksi di atas harus menjadi perhatian para akuntan. Sebagai akuntan, kekuasaannya adalah bersikap independen dan bebas dalam menyatakan pendapat. Para akuntan dituntut untuk terus berperan dalam upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas, baik sektor publik maupun privat. Mau tidak mau kita harus terus maju, tetapi tentunya tidak asal maju dan berakhir konyol, melainkan kita harus melakukan persiapan sejak dini, dan salah satu caranya adalah dengan membaca majalah ini sampai tuntas.

Susunan Redaksi
Pemimpin Umum J. Widodo. H. Mumpuni Pemimpin Redaksi Handoko Tomo Redaktur Pelaksana Monalisa Dewan Redaksi Cris Kuntadi, Sri Penny S, Bagus Rumbogo, Heliantono, Nur Iskandar, M.Yusuf John, Prianto Budi, Ahalik, M.Yasin Mustopa, Rina Y. Asmara, Duma I. Pasaribu, Florus Daeli, Freddy, Elly Zarni, Jan Hoesada,Yakub SEKRETARIS REDAKSI Imam Basori Marketing Ria Andini Reporter Zubi Mahrofi Sirkulasi Suka LAYOUT Ivhan

alamat Redaksi Kantor IAI Wilayah Jakarta, Gedung Gajah Blok AE Jl. Dr. Saharjo no.111 Tebet, Jakarta Selatan 12810, Indonesia telephone 021 837 07344, 8353588 faximile 021 829 0324 email akuntanindonesia@yahoo.com Rekening BCA cabang Tebet Saharjo A/C No. 092.3009130 a/n IAI Wilayah Jakarta

Opini yang diekspresikan dalam Akuntan Indonesia tidak merepresentasikan pandangan Ikatan Akuntan Indonesia. Ikatan Akuntan Indonesia atau editor tidak bertanggungjawab atas ketidakakuratan dari pernyataan, opini atau saran yang terdapat dalam tulisan maupun pariwara.

Veteran/Vandi Angsoko I No. MM Kolom Pasar Modal: Menguak Misteri Minimnya Investor Saham Di Indonesia Info: PT. Dr. Kalimantan Selatan Jl. 458 Tlp 0431-822009 Fax 0431-852963 IAI Wilayah Kalimantan Barat KAP. 204 A Bandung 40125 Tlp. HR. Hr. 18 Medan 20152 Tlp 061-4155100 IAI Wilayah Sumatera Selatan Jl. Imam Bonjol No. Labu Baru Pekanbaru 28291 Tlp 0761-22769 Fax 0761-63268 IAI Wilayah Jawa Timur Bapak Tjiptohadi Sawarjuwono Jl. SE. Sardjono. Air Hitam Samarinda 75124 Tlp 0541-748442 TB Gramedia TB Gunung Agung TB Kharisma ai 18 22 24 28 48 32 33 34 36 44 48 51 54 56 59 62 64 . HOS Cokrominoto No. Ir. 022-7206713 IAI Wilayah Sumatera Utara Jl.3 Kel. Juanda No. Rasuna Said No.7 Rw. 168 A Tlp 0561-763368 IAI Wilayah Riau Jl.com IAI Wilayah Jawa Barat LPAP Widyatama Jl. Sam Ratulangi No. 94 Rt. Ngabel No. Cikutra No. Durian No. 69 Padang 24114 Tlp 0751-33898 Fax 0751-31688 IAI Wilayah Jawa Tengah BPKP Perw. 143 D Surabaya 60246 Tlp 031-5021125 IAI Wilayah Jambi BPKP Perw. 324 Palembang 30125 Tlp 0711-319876 IAI Wilayah Kalimantan Selatan BPKP Perw. Yogyakarta STIE YKPN Jl. 4 ISAK. Bank Permata Tbk Raih ARA 2008 Public Hearing ED 6 PSAK. 22 Banjarmasin Tlp 0511-3251409 IAI Wilayah Kalimantan Timur Jl. Sumatera Barat Jl. Jambi Jl. Senturan Yogyakarta 55281 Tlp 0274-584321 Hp 0813-28379369 (Awan ) email : iaijogja@yahoo.Daftar Isi Laporan Utama Peran Akuntan: Peningkatan Transparansi Dan Akuntabilitas Membangun Akuntabilitas Publik Melalui Reformasi Pengelolaan Keuangan Negara Laporan Khusus Konvensi Nasional Akuntansi (Kna) Vi: Peran Akuntan Dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pasca Krisis Pernyataan Sikap IAI: Peranan Akuntan Dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pasca Krisis Profil: Sunardji. Purnama No. & 2 PPSAK telah diadakan DSAK IAI Dampak Konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS) Terhadap Bisnis Pengumuman Seleksi Makalah SNA XII Palembang Opini: Peer Review BPK RI Hasilnya Positif Konsep Hitungan Laba Akuntansi Syariah Masih Perlukah Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum? Perdebatan Sengit Mengenai Pengakuan Pendapatan Kolom IFRS: Mana Yang Menjadi Prioritas? International: Criteria and Application Procedure for AFA Research Grants Kolom TIK: Dinamisasi data di Word berasal dari data di Excel Selingan: Keyakinan itu ternyata mempengaruhi sikap dan tingkah laku 12 13 16 KORESPONDEN IAI Wilayah Sulawesi Utara Coco Departement Store Jl. Jawa Tengah Jl. 107 Jambi Tlp 0741-61682 IAI Wilayah Sumatera Barat BPKP Perw. 1F Samping pemancar TVRI. Kendal Km 12 Semarang 50138 Tlp 024-8663207 IAI Wilayah DI. Jend. Gatot Subroto No. Raya Semarang. Budi Sudarnoto Jl.

saya juga menulis artikel untuk AI” ai : “Terima kasih pak.Apa Kata Mereka ? Mahasiswa Akuntansi President University Cikarang “Sepertinya majalah AI harus buka agen di Cikarang supaya kita mudah mendapatkan AI untuk memperluas wawasan kita dan membantu pengerjaan tugas-tugas... semoga bermanfaat” Mahasiswa Akuntansi Universitas Bunda Mulia ”I Love Accounting.. so pasti I love IAI dan I love ai” Yane Devi Anna & Sri Fadilah Dosen Bandung ”Kami Dosen dari Bandung. DJP ”saya juga baca...” Akuntan Indonesia 5 ai ...” ai : “Semoga segera terlaksana.thanx AI.. baca juga lho” ai : “we love you too...” Purno Murtopo.” ai : “Sudah berlangganan khan bu?...

Pimpinan dan Anggota Panitia Anggaran DPR RI. Pimpinan dan Anggota Komisi XI DPR RI. pecan lalu. Tujuan di selenggarakannya Rakernas ini adalah agar dapat meningkatkan kesamaan pemahaman mengenai akuntansi dan pelaporan keuangan terutama pemahaman konseptual mengenai akuntansi dan pelaporan keuangan yang didasarkan pada standar akuntansi pemerintahan selain itu Rakernas juga diharapkan dapat meningkatkan koordinasi secara vertikal m i t r a d a l a m p e r u b a h a n 6 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA .Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad memberikan materi Laporan Keuangan WTP. Hanya sekitar 20 persen saja dari profesi akuntan. untuk tahun 2010 pemerintah akan berjuang untuk mencapai pertumbuhan ekonomi antara 5 hingga 6 persen. Samarinda. tren laporan keuangan daerah menjadi turun. Acara juga di hadiri oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ). Jakarta. Lebih dari lima persen bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. saat ini pihaknya harus melihat terlebih dahulu perkembangan ekonomi semester I tahun ini. ”Akibatnya. serta jajaran Pejabat Eselon I dan II pada Kementerian Negara / Lembaga / Pemerintah Daerah. meskipun dari sisi pendapatan pada sektor investasi kita harus tetap pantau dengan baik.ai Berita MAKNA KEMERDEKAAN MENKO Jakarta . Ini yang saya maksud penempatan yang keliru. Gubernur yang tampil bersama Mendiknas Bambang Sudibyo memaparkan upaya kiat-kiat dan terobosan yang dilakukan Gorontalo dalam mengelola keuangan daerah sehingga memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengendalian ( WTP ). Bandung. Menurut dia. Manado. “Padahal itu hal mendasar yang perlu diketahui seorang akuntan. hanya sekitar 44 persen diantaranya yang mengaku paham soal tata kelola keuangan yang benar.Kemerdekaan bagi seorang Menteri Perekonomian Sri Mulyani Indrawati adalah membebaskan rakyat Indonesia dari kemiskinan. atau 54 persen diantaranya. Padahal itu tidak pas adanya. Daeng M Nazier. Hasilnya cukup mengecewakan. “Kondisi semester I tidak  seburuk seperti yang dibayangkan. dan semester kedua kita akan hati-hati. pelaporan keuangan negara. Namun ia menambahkan.” paparnya. Persentase laporan Pemda juga terus turun dan ini cukup menghawatirkan ke depan. dan sebagainya. Hasil Implementasi Good Governance ( pengalaman gorontalo ) pada Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2009 yang berlangasung di Grand Melia Jakarta. hal itu bukan saja menjadi tugas pemerintah dan BUMN. 54 PERSEN AKUNTAN PEMDA KURANG PAHAM KELOLA KEUANGAN DAERAH Jakarta . Rakernas yang di buka Menteri Keuangan dengan tema Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara melalui Akuntansi dan Pelaporan Keuangan yang diikuti oleh 600 peserta dari Kementerian Negara / Lembaga dan pemda se Indonesia. Para Sekretaris Jenderal / Sekretaris Utama.” ungkapnya.” kata Daeng saat tampil di acara seminar Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara Melalui Peningkatan SDM di Jakarta. kemerdekaan ini harus diisi dengan kompetisi kepandaian dan ilmu pengetahuan serta harus bisa mengatasi berbagai hal yang masih mengancam satu kesatuan bangsa Indonesia dan mengurangi kesejahteraan rakyat. Bupati / Walikota. Makassar. Dan untuk mencapainya. GUBERNUR GORONTALO P A P A R K A N PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH Jakarta . Dia menambahkan tingkat pemahaman akuntan Pemda sangat disayangkan karena banyak yang kurang paham dengan masalah tata kelola keuangan seperti bagaimana pertanggungjawaban keuangan negara. karena penempatan yang tidak pas itulah diantaranya yang membuat laporan keuangan Pemda selalu mendapat opini tak wajar atau disclaimer saban tiap tahunnya.” paparnya. “Arti kemerdekaan adalah suatu misi untuk membangun negara karena kalau kita merdeka dari penjajahan berarti kita harus merdeka dari kemiskinan. Bukan hanya BUMN. munculnya masalah tersebut dipicu oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) akuntan Pemda yang rendah dan penempatannya yang keliru. Para Gubernur. Para Menteri / Pimpinan Lembaga Internasional. Sampel survei BPK dilakukan pada 20 kabupaten/kota dan ibukota provinsi di Indonesia.Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melansir hasil survei terbaru mengenai tata kelola keuangan pemerintah daerah (Pemda). namun kita akan terus melihat dari faktor yang menyumbangnya. Diantaranya Palangkaraya. dan beberapa daerah lainnya. Menurut Sri Mulyani. Selebihnya. Kepala Direktorat Utama Perencanaan Evaluasi Pengembangan dan Diklat BPK. Itu yang kita harapkan. mengatakan.” kata Daeng. Dari sekitar 155 lembar kuisioner yang dibagikan kepada akuntan Pemda. Sri Mulyani menyatakan. kurang dapat mengelola keuangan daerah. Banjarmasin.” kata Daeng. “Semua tentunya harus dilakukan bersamasama untuk keselamatan rakyat. “Pemda beralasan bahwa mesti bukan berlatarbelakang akuntan tapi mampu melaksanakan tugasnya dengan baik itu sudah cukup. kemarin. sekitar 70 persen akuntan Pemda bukan berlatar belakang profesi akuntan. tapi juga swasta dan seluruh masyarakat dengan meningkatkan kinerja sehingga bisa berkontribusi bagi perekonomian kita.” kata Sri Mulyani di Gedung Menko Perekonomian di Jakarta. “Dari hasil wawancara dilakukan terhadap akuntan yang ada di 20 kabupaten/kota. Pontianak.

Hadi Purnomo. aset dan pinjaman negara. Selian itu. Taufiequrahman Ruki. Anwar menyatakan hal itu dalam acara penyampaian hasil peer review ARK oleh President of The Netherlands Court of Audit. David Walker (mantan Ketua BPK Amerika). pekan lalu. dan Ali Masykur Musa. Ketua BPK juga menyerahkan penghargaan Bintang Jasa Utama dari Pemerintah Indonesia kepada Saskia J Stuiveling. dalam melakukan audit BPK mendapati dirinya dibatasi untuk memeriksa penerimaan pajak dan proyek yang dibiayai dari pinjaman LN. Menurut dia. Abdullah Zainie.” kata Menkeu dalam acara penyampaian penghargaan laporan tahunan (Annual Report Awards/ARA) 2008. Baharuddin Aritonang. Ia mengatakan. Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) melantik tujuh anggota Badan Pemeriksa Keuangan periode 2009-2014. Saat itu informasi yang disajikan oleh pelaku usaha tidak sesuai dengan kondisi yang ada.detikFinance MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 7 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n konstruktif dengan pemerintah. Mereka adalah Anwar Nasution. Sebagai informasi ARA merupakan kegiatan rutin sejak 2002 atas kerjasama Bapepam-LK dengan Ditjen Pajak. “Keterbukaan informasi oleh dunia usaha tidak datang sendiri tetapi harus dibangun. Begitu pula. SRI MULYANI: STANDAR KETERBUKAAN INFORMASI HARUS DITINGKATKAN Jakarta . ”Informasi yang sempurna akan menggambarkan value dan risiko yang riil sehingga transaksi yang muncul pun transaksi yang efisien. Muhammad Nurlif. Dengan adanya kegagalan.” kata Menkeu. Anwar Nasution. Audit Keuangan BPK RI Laporan hasil “peer review” (pemeriksaan kinerja) yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Belanda—Algemene Rekenkamer (ARK) atas sistem pengendalian mutu BPK RI menunjukkan hasil positif. dan praktek internasional. Hal ini menunjukkan bahwa BPK tidak saja memenuhi ketentuan UU Nomor 15 tahun 2006 tentang BPK dan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). yaitu Herman Widyananda dan Sapto Amal Damandari masih terus menjabat hingga 2012. “Dalam pertemuan G-20 beberapa waktu lalu muncul koreksi atas keterbukaan informasi dan disclosure yang mengalami kegagalan sehingga mengakibatkan krisis. Anwar menambahkan hasil yang positif atas audit kinerja dan audit laporan keuangan BPK RI.Standard keterbukaan informasi pelaku usaha harus ditingkatkan untuk menghindari krisis ekonomi di masa mendatang. Mereka adalah Hasan Bisri. Saskia J Stuiveling kepada Ketua BPK di Gedung Kantor Pusat BPK Jakarta. akhir Juli lalu. dalam keterbukaan informasi para pelaku ekonomi global maka dunia harus kembali membangun keterbukaan informasi. . Hasil review dari ARK adalah kesimpulan umum review adalah sangat positif.ai dan horizontal antara unit-unit penyelenggara akuntansi dan pelaporan keuangan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas Laporan Keuangan Pemerintah. pedoman. lanjutnya. I Gusri Agung Rai. penyelenggaraan ARA 2008 merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi dalam laporan tahunan perusahaan. Demikian dikatakan menteri keuangan Sri Mulyani di Jakarta. BI. Peserta berharap agar momen Rakernas ini dapat merevitalisasi komitmen para penyelenggara keuangan negara pada semua Kementerian Negara / Lembaga dan Pemda untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di bidang pengelolaan keuangan negara melalui akuntansi dan pelaporan keuangan. ARK melakukan review sistem pengendalian mutu BPK RI pada Januari dan Juni 2009. namun juga memberikan keyakinan yang memadai kepada stakeholder atas kualitas kerja dan akuntabilitas BPK. semua pemeriksaan dan pekerjaan yg belum selesai dilaksanakan BPK sebelumnya akan dilanjutkan oleh pimpinan dan anggota BPK selanjutnya. termasuk pemeriksaan atas Bank Century yang saat ini masih berlangsung. merupakan bukti pemenuhan motto BPK untuk menjadi contoh dan teladan bagi instansi lain dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan negara. Rekomendasi lainnya mengembangkan strategi bersama pemerintah dan DPR untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara serta memfokuskan pada pemeriksaan keuangan. Hal itu didasarkan pada mandat BPK RI yang jelas. Hasan Bisri. Hasil Review Kinerja. Kementerian BUMN. Rekomendasi yang disampaikan kepada BPK RI antara lain memberikan perhatian penuh atas pembatasan akses pemeriksaan BPK atas dua area melalui komunikasi yang Presiden Lantik Tujuh Anggota BPK Baru JAKARTA. peningkatan kapasitas pemeriksa. Meski demikian. Juga mengembangkan pemeriksaan investigatif untuk mengungkap kecurangan dan korupsi melalui penyempurnaan pedoman. masih adanya tantangan lain masih terjadinya kecurangan dan korupsi di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.” ujarnya.” kata Ketua BPK. Penyelenggaraan ARA 2008 pada 2009 merupakan yang ke delapan. Rizal Djalil. dan kerjasama dengan negara dan/atau organisasi internasional terkait. Menurut keterangan pers biro humas dan hubungan luar negeri BPK. BPK juga menemukan adanya kelemahan dalam penatausahaan dan pengelolaan keuangan. Soewito—yang ditunjuk DPR—atas pemeriksaan Laporan Keuangan BPK tahun 2008 memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Pada kesempatan yang sama. Sementara. krisis ekonomi di Indonesia pada 1997/1998 dipicu lemahnya keterbukaan informasi pelaku usaha. Moermahadi Soerja Djanegara. dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). audit keuangan BPK yang diaudit KAP Wisnu B. Sedangkan dua anggota BPK. BEI. dan Ian McPhee (Ketua BPK Australia) atas jasanya dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas keuangan negara terkait pemeriksaan bencana tsunami di Aceh dan Nias. Udju Djuhaeri. Imran. IHSG Anjlok 43 Poin Sambut Kabinet Baru Whery Enggo Prayogi . independensi yang dijamin UUD 1945 dan UU Nomor 15 tahun 2006 serta pemeriksaan BPK yang telah sesuai dengan standar. Komite Nasional Kebijakan Governance. Ketujuh anggota baru BPK itu menggantikan tujuh anggota periode 20042009. T.

Banyaknya figur yang tidak kompeten membuat pasar merasa sedikit tidak nyaman.055 juta lembar saham senilai Rp 5. • Indeks Hang Seng melemah 107.53 poin (1.398 poin (1.421. Bumi Resources (BUMI) turun Rp 175 menjadi Rp 2. Saham-saham grup Astra mengalami penurunan harga yang cukup besar.630. Bursa-bursa regional lainnya juga mencatat koreksi yang cukup besar: • Indeks Komposit Shanghai melemah 19.59 poin (0. Lebih banyak orang politik dibandingkan profesional. di luar perkiraan.18 poin (0.400.350.051. • Indeks KOSPI melemah 23.184.098 triliun. Indeks LQ 45 juga melemah 9. Astra Agi Lestari (AALI turun Rp 700 menjadi Rp 21.62%) ke level 3. IHSG pada hari ini sempat melemah 50 poin lebih. • Indeks Nikkei-225 melemah 66. Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 75 menjadi Rp 4. dengan titik terendah pada 2.170. Pada perdagangan Kamis (22/10/2009).ai Jakarta .813 kali dengan volume 4.750. Selain faktor eksternal.267.613 (1. sebagai koreksi atas kenaikan harga saham grup tersebut yang sudah cukup besar sebelumnya. Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 50 menjadi Rp 23.700.17. IHSG ditutup merosot 43.64%) ke level 10.600.433.225.700. Saham-saham lain yang mencetak penurunan harga di top loser antara lain BRI (BBRI) turun Rp 300 menjadi Rp 7.650. Perdagangan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 96.575.76%) ke level 2. IHSG juga tidak memberikan respons yang positif atas pengumuman Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II. “Terjadi inkonsistensi. 171 saham turun dan 57 saham stagnan.22 poin (0.52.210. United Tractor (UNTR) turun Rp 700 menjadi Rp 15.515.41. Sedangkan saham-saham yang berhasil mencetak kenaikan harga antara lain PTBA naik Rp 150 menjadi Rp 14. Pos-pos menteri yang didengungkan SBY dinilai tidak sesuai janji pada saat kampaye. Sebanyak 36 saham naik.” jelas kepala riset PT Paramitra Alfa Sekuritas Pardomuan Sihombing ketika dihubungi detikFinance. Anjloknya saham grup Astra dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memberikan andil terbesar bagi pelemahan IHSG.33.42%) ke level 1. Saham Astra International (ASII) turun Rp 1.Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur bersamaan dengan pelemahan bursa-bursa regional lain.48%) ke level 22.93%) ke level 477. (qom/dnl) . Makanya sentimen pasar negatif.150 menjadi Rp 31. International Nickel (INCO) naik Rp 25 menjadi Rp 4.

Seremonia Penandatanaganan MOU antara IAI dan ACCA mengenai peningkatan kualitas profesi akuntan melalui kerjasama dibidang pelatihan profesi pendidikan dan ujian sertifikasi Penandatanaganan MOU antara IAI dan BPK RI mengaenai Peningkatan peran profesi akuntan dalam pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dalam rangka mendorong terwujudnya akuntabilitas dan transparasi keuangan negara. serta pemerintahan yang baik dan bersih. pada hari kamis tanggal tiga belas bulan agistus tahun dua ribu sembilan. .

Puluhan penelitian Ibu Sylvia telah dipresentasikan di konferensi dalam dan luar negeri bahkan beberapa diantaranya memenangkan Best paper Award.S beliau adalah salah satu Senior Instruktur Ikatan Akuntan Indonesia.S 10 ai . jurusan akuntansi.  Saat ini beliau menjabat sebagai Ketua Program Studi S1 pada Departmen Akuntansi Universitas Indonesia. Sylvia Veronica Nalurita Purnama Siregar Ardhi W. keduanya dengan predikat Cum Laude.Reuni Sylvia Veronica atau yang bernama lengkap Sylvia Veronica Nalurita Purnama Siregar bukanlah sosok asing dalam dunia riset akuntansi di Indonesia.selain itu beliau juga sebagai pengajar program diploma STAN. misalnya dalam Third International Business Research Conference di Melbourne. Riset-riset beliau misalnya secara rutin di presentasikan di dalam Simposium Nasional Akuntansi setiap tahun. Ibu Sylvia menamatkan S1 dan S3 nya pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Australia pada tahun 2006. Ibu Sylvia memperkuat barisan DSAK dengan bergabungnya beliau menjadi anggota DSAK (Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI) sejak  2009. Selain mengajar dan menulis buku. Dengan Register Konsultan Pajak tingkat C beliau sering berhadapan untuk membela para kliannya di Pengadilan Pajak dengan tekad Maju & Menang Ardhi W. beliau juga sangat rajin menerbitkan penelitian ilmiah. beliau sangat mahir dalam pengelolaan dan penanganan segala jenis aspek perpajakan yang ada.

Utilities & Mining. Ak. CPA. yang penting adalah kekonsistenan si siswa dalam berkiblat.linkedin. dan kemudian mentransfer pengatahuannya pada anak didik. anak perusahaan Rio Tinto Plc. CTP. membuat dirinya menjelajahi berbagai sistem pendidikan tinggi yang ada di berbagai universitas baik di Indonesia maupun di negara lain. Pengalaman yang paling menarik dalam bidang pengajaran Akuntansi. Kedudukannya sebagai Program Koordinator International Program di Universitas INDONUSA Esa Unggul. adalah sewaktu Retna diminta untuk mengajar pelajar pelajar Pakistan yang ingin mengikuti ujian nasional di Negara asalnya. baik untuk jurusan akuntansi maupun jurusan jurusan lainnya.  Herwan juga menjadi sukarelawan untuk organisasi nirlaba. berkomentar bahwa di dunia ini ada berbagai ragam bentuk penyajian laporan keuangan yang dianut oleh setiap Negara. PMP “Setelah bekerja sebagai auditor selama 4 tahun di kantor akuntan public dan sebagai akuntan di sebuah perusahaan minyak selama 6 tahun. yang memiliki misi untuk menyediakan buku bagi anak-anak di daerah terpencil. dan dapat memanfaatkannya sesuai dengan peruntukannya” Retna Suliati. Australia dan Asia. memutuskan untuk mengabdikan dirinya di dunia pendidikan demi turut serta berkontribusi mencerdaskan putra bangsa. Retna Suliati. CMA.com/in/herwan) Herwan Ng. disinilah letak tantangannya bagi seorang Dosen Akuntansi untuk dapat menguasai bebagai bentuk dan sistem tadi. Saat ini. Sebelumnya. Ak MM. (www. Herwan telah mengikuti  berbagai penugasan dan pelatihan di Amerika. Karena disaat itulah Retna kemudian mengetahui bahwa sistem pembelajaran Akuntansi di Pakistan berkiblat baik ke USA maupun UK sistem. cabang Indonesia telah malang melintang di dunia akuntansi selama 14 tahun. Herwan adalah Head of Finance PT Rio Tinto Indonesia. yang lahir di Peking (China ). yang menyelesaikan S1 nya di FEUI jurusan Akuntansi dan S2 nya di UIEU. Herwan meniti karir selama 10 tahun sebagai auditor di PwC Jakarta dan Amsterdam dengan posisi terakhir sebagai Senior Manager – Assurance untuk tim Energy. berbagai ragam bentuk sistem dan laporan keuangan yang tersaji di dunia ini. perusahaan tambang ketiga tersebar di dunia yang berbasis di Inggris. jadi seorang siswa dibenarkan untuk menganut salah satu sistem tadi ataupun menggabungkan kedua sistem tadi. Akuntan  yang  menyukai  alunan  suara saxophone  ini  bercita-cita menjadi anggota komite audit dan komisaris independen supaya dapat ikut memberikan kontribusi dalam pengembangan good corporate governance di Indonesia. akhirnya Retna Suliati SE.Reuni Akuntan yang terpilih sebagai  President pertama Institute of Certified Management Accountants (ICMAAustralia). Books for Hope. Besar harapan Retna bahwa mahasiswa Indonesia akan terbuka pikirannya untuk menerima dan memahami secara baik. CIA. MM ai 11 . Eropa. Selama berkarir di  PwC. selama lebih dari 10 tahun.

FOTO ai ai 12 12 .

320). ada enam bentuk inisiatif yang telah dilakukan BPK untuk mempercepat pembangunan sistem keuangan negara agar sesuai dengan jiwa dan semangat transparansi dan akuntabilitas yang tercermin dalam UU Keuangan Negara Tahun 2003-2004. Anwar Nasution. salah satu faktor penyebab dari krisis keuangan global sekarang adalah karena buruknya sistem akuntansi. kata “akuntabel” berarti dapat dipertangungjawabkan. jernih. 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).PERAN AKUNTAN: PENINGKATAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS Pendahuluan K Pengertian transparansi dan akuntabilitas tersebut cukup relevan dikaitkan dengan apa yang dikemukakan oleh Prof. Hal ini terjadi pula di sisi penerimaan negara seperti pajak. Pernyataan (statement) KTT G-20 di London belum lama ini menekankan perlunya perbaikan governance dunia usaha serta sektor publik. serta penerimaan negara dari hibah maupun hutang. Inisiatif kedua adalah untuk mewajibkan semua terperiksa (auditees) menyerahkan Management Representation Letter (MRL) kepada BPK. 1933 No. 28 Agustus 2008. MRL sekaligus dimaksudkan untuk memberdayakan pengawas internal ai 13 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n amus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat. Pemerintah Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia telah berupaya memperbaiki sistem keuangan negara dan tercermin dalam Paket Tiga Undang-Undang (UU) Keuangan Negara Tahun 2003-2004. Tugas akuntan adalah untuk mencegah terjadi transaksi “beli kucing dalam karung”. seperti Departemen Pertahanan.E. dan menyosong masa depan yang lebih tertib. UU No. Dr. dan UU No. Anwar Nasution menyatakan bahwa para akuntan sangat penting untuk memelihara simetri pasar. yaitu UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. edisi terkini. 448) dan Instructie en Verdere Bepalingen voor de Algemene Rekenkamer (IAR Stbl. Sedangka. (b) lima tanda-tanda positif akan perbaikan sistem keuangan negara di Indonesia. berbagai jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). dalam laporan keuangan induknya. Jika tidak ada simetri informasi atau disebut asimetris informasi. termasuk perbaikan sistem akuntansinya. Enam Bentuk Inisiatif BPK Inisiatif pertama adalah untuk memperluas objek pemeriksaannya. implementasi aturan yang sudah ada pun masih jauh dari harapan. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. yang menggantikan sebagian besar ketentuan-ketentuan Undang-Undang Perbendaharaan Indonesia (Indische Comptabiliteitswet/ICW Stbl. Selain belum semua transaksi perusahaan terkait tercermin Anwar Nasution menyampaikan perihal Kemajuan Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara Tahun 2004-2009. 1925 No. keadaan dapat dimintai pertanggungjawaban. Setelah BPK memperoleh kembali otonomi dan independensinya dalam UU No. berbagai BUMN/BUMD strategis seperti Pertamina dan bank-bank negara adalah di luar jangkauan pemeriksaan BPK. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. mengemukakan kata “transparan” berarti tembus cahaya atau tembus pandang. . Selama masa pemerintahan Orde Baru. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Periode 2004-2009 pada saat menyampaikan keynote speech pada saat pembukaan Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) VI di Bandung tanggal 13 Agustus 2009. TNI/POLRI. Misalnya. Surat ini merupakan pernyataan dari pimpinan instansi pemerintah yang bersangkutan yang mengatakan bahwa laporan keuangan yang diserahkan untuk diperiksa oleh BPK tersebut adalah disajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) Tahun 2005. laporan keuangan instansi penegak hukum dan keamanan. S. jelas. dan tidak terbatas pada orang tertentu saja. (c) lima faktor penyebab lemahnya sumber daya manusia (SDM) Akuntansi Publik. nyata. baik pada sisi pendapatan maupun pengeluaran negara. Seperti halnya dengan krisis ekonomi Asia tahun 1997-1998. maka istilah nenek moyang kita adalah “membeli kucing dalam karung”. antara lain mengenai (a) enam bentuk inisiatif yang telah dilakukan BPK untuk mempercepat pembangunan sistem keuangan negara agar sesuai dengan jiwa dan semangat transparansi dan akuntabilitas yang tercermin dalam UU Keuangan Negara Tahun 2003-2004. BPK hanya dapat memeriksa sebagian saja dari pengeluaran negara. termasuk privatisasi BUMN/ BUMD. H. terbuka. sebagai keynote speech dan makalah pada saat pembukaan KNA VI di Bandung. dan kata “akuntabilitas” berarti perihal bertanggung jawab. penjualan aset negara.

Laporan Utama pemerintah agar dapat mencegah terjadinya inefisiensi serte mendeteksi dini kejahatan korupsi. 4. Perbaikan sistem keuangan itu menyangkut berbagai aspek. pengelolaan. Inisiatif ketiga adalah mewajibkan semua terperiksa untuk menyusun Rencana Aksi guna meningkatkan opini pemeriksaan laporan keuangannya. LKKL adalah merupakan komponen utama LKPP. Tanda positif kedua adalah pesatnya kemajuan opini pemeriksaan LKKL. Ini menggambarkan kemampuan daerah yang sangat terbatas untuk membangun kelembagaannya agar dapat menggunakan kekuasaan dan dananya yang semakin besar dalam rangka otonomi daerah bagi pembangunan daerahnya sendiri. Rencana Aksi itu hendaknya memuat rencana perbaikan sistem keuangan instansi dengan program serta jadwal yang jelas. PAP perlu dibentuk agar lembagalembaga legislatif dapat mewujudkan hak budjetnya dan mengawasi perencanaan.8% pada tahun 2006 menjadi 19. SAP Tahun 2005 belum terwujud sedangkan berbagai undang-undang dan peraturan pemerintah dalam bidang keuangan negara masih saling bertentangan antara satu dengan lainnya.5% pada tahun 2008. Inisiatif keempat adalah membantu entitas pemerintah mencari jalan keluar untuk mengimplementasikan Rencana Aksi yang telah disusun dan diserahkan kepada BPK. dan belum selaras dengan semangat paket tiga UU Keuangan Negara Tahun 20032004. 2. sistem akuntansi umum belum selaras dengan sistem akuntansi instansi dan administrasi aset maupun hutang negara belum tertata dengan baik. pembangunan sistem keuangan di Pemda lebih lambat kemajuannya daripada di Pusat. Menggunakan sistem aplikasi teknologi komputer yang terintegrasi. 5. Tanda positif pertama adalah bahwa sudah banyak instansi pemerintah di Pusat maupun di Daerah yang telah menyerahkan MRL dan Rencana Aksi perbaikan opini sistem keuangannya kepada BPK. dan DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk membentuk Panitia Akuntabilitas Publik (PAP). teknologi informasi masih belum terpadu. Ketiga sasaran ini ingin dicapai dengan mewajibkan agar laporan keuangan yang diserahkan untuk diperiksa oleh BPK hendaknya direviu terlebih dahulu oleh Inspektur Jenderal/Satuan Pengawasan Intern serta Bawasda. 3. pelaksanaan maupun pertanggungjawaban anggaran negara serta program kerja pemerintah secara utuh. yaitu hanya Provinsi Gorontalo (dari 33 Provinsi) dan 12 Kabupaten/Kota dari 440 Kabupaten/ Kota yang wajib menyerahkan LKPD kepada BPK. Di antara kedua tingkat pemerintahan itu.8% menjadi 40. untuk selama lima tahun berturut-turut. berbagai Laporan Keuangan Kementrian dan Lembaga Negara (LKKL) maupun sebagaian besar dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tetap memperoleh opini pemeriksaan Tidak Menyatakan Pendapat (Disclaimer) dari BPK. untuk mengatasi kelangkaan SDM. Peranan anggaran nonbujeter masih tetap besar. dan 7. Meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) dalam bidang akuntansi dan pengelolaan keuangan negara.2% dan 22%. BPK menyarankan agar instansi pemerintah Pusat dan Daerah meminta bantuan tenaga akuntan dari BPKP Inisiatif kelima adalah mendorong perombakan struktural Badan Layanan Umum (BLU). Lima Tanda-Tanda Positif Hingga sekarang sistem perbendahaan negara belum terkonsolidasi. Dalam periode 2006-2008 hanya ada 15 Pemda yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Persentasi jumlah Kementrian/Lembaga yang memperolah opini pemeriksaan dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK telah meningkat dengan pesat dari 8. Hanya Kota Tangerang dan Kabupaten Aceh Tengah yang memperoleh opini WTP selama dua tahun terakhir berturut-turut (2007-2008). Salah satu masalah dalam LKPD adalah belum jelasnya administrasi pemindahan aset Pusat ke Daerah dalam rangka otonomi. periode 20042008. sedangkan sumber daya manusia masih kurang dan sistem pengendalian internal belum berfungsi. Memenuhi jadwal penyusunan laporan keuangan dan pemeriksaan serta pertanggungjawaban anggaran negara sebagaimana diatur dalam Paket Tiga UU Keuangan Negara Tahun 2003-2004.5% pada tahun 2007. Namun demikian. Sumatera Barat. Pada periode yang sama. dan BUMD serta yayasan maupun kegiatan bisnis yang terkait dengan kedinasan agar menjadi lebih mandiri dan korporatis. Maluku Utara. BUMN. dan menjadi 41. Melakukan inventarisasi serta penilaian kembali aset maupun hutang negara. Menuju sistem pembukuan dan anggaran akrual untuk mengungkapkan hak dan kewajiban kontijensi serta perencanaan jangka panjang berbasis kinerja. terdapat 279 Pemda yang sudah menyerahkan Rencana Aksi (action plan). Misalnya. 6. yaitu: 1. anggaran berbasis akrual belum terwujud. persentase yang memperoleh opini pemeriksaan Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) atau Disclaimer telah menurun dari 43. Akibat dari kelambanan perbaikan sistem keuangan negara. Mewujudkan sistem pembukuan keuangan negara yang terpadu (TSATreasury Single Account). Sebagian besar dari Provinsi serta Kabupaten/ Kota mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan sebanyak 21 Pemda pada tahun 2008 mendapatkan opini Tidak Wajar. DPD RI. sudah ada lima tanda-tanda positif akan perbaikan sistem keuangan negara di Indonesia. Provinsi yang paling rendah menyerahkan Rencana Aksi perbaikan sistem keuangannya adalah Lampung. Lambannya pembangunan sistem keuangan negara terjadi pada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah (Pemda). dan Jawa Tengah. Inisiatif keenam adalah menyarankan kepada DPR RI. Memenuhi inisiatif BPK. Meningkatkan quality assurance oleh pengawas internal. Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP). Sementara itu. Tanda positif ketiga adalah kemajuan m i t r a d a l a m p e r u b a h a n ai 14 L aporan Uta m a .

pengetahuan. dan keahlian di bidang akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah.. Rizal Djalil.. Presiden dan Wakil Presiden serta para menteri. ai L aporan Uta m a 15 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . Drs. dan Irjen Pol. Pada bulan Oktober 2009 ini kita akan mengawali perjalanan berikutnya bersama orang-orang baru di MPR. dan Dr. Baharuddin Aritonang..H. dan BPK. Di lain pihak. Ak.M. dan Badan Intelijen Negara yang menguasai porsi anggaran negara yang relatif kecil. Herman Widyananda. Pada hari Senin 19 Oktober 2009 pengambilan sumpah anggota BPK periode 2009-2014 dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung. dan mencegah terjadinya kejahatan perpajakan termasuk transfer pricing. Imran. Ketujuh Anggota BPK periode 2009-2014 telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 79/P Tahun 2009 tanggal 11 Oktober 2009. S. Departemen Keuangan. menetapkan pagu rasio hutang terhadap ekuitas (debt-to-equity ratio) perusahaan pertambangan. DPD. Ak. M. kurikulum maupun pengajarnya hanya diarahkan untuk mendidik tenaga pembukuan dan auditor akan barang-barang serta jasa-jasa privat (privat goods) yang diproduksi oleh dunia usaha. Drs. masih mendapatkan opini TMP. Abdullah Zainie (Alm). M. Departemen Pertanian. ayam goreng (yang merupakan contoh private goods) yang sudah dimakan oleh seseorang tidak dapat lagi dinikmati oleh orang lain.A. Udju Djuhaeri. H. pelatihan pada instansi pemerintah dilakukan berdasarkan tawaran dari luar pemerintah. M. Penutup Pemilihan umum presiden telah selesai dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali terpilih menjadi presiden untuk masa jabatan kedua kalinya.Di samping persoalan terbatasnya formasi. Faktor keempat adalah pelatihan untuk peningkatan kapasitas SDM yang ada tidak dirancang dan dilaksanakan dengan program yang jelas dan terjadwal.E. Ketujuh Anggota baru tersebut adalah Hasan Bisri. dan Drs. Dephankam/TNI. Orang bersaing untuk mendapatkan ayam goreng dan tidak perlu bersaing untuk menikmati rasa tertib dan aman karena konsumsi seseorang akan public goods tidak akan mengurangi konsumsi orang lainnya. yang telah habis masa jabatannya. Hasan Bisri. Berbeda dengan public goods. Disamping ketujuh Anggota tersebut terdapat dua Anggota BPK yaitu Dr.Si. tetapi marilah kita berharap bahwa para akuntan akan terus berperan dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Ir. (Purn) Drs. Dr. Hadi Purnomo.E. Faktor ketiga adalah aturan yang dibuat oleh Pemerintah sendiri. Faktor kelima adalah karir SDM pada bagian akuntansi dan pelaporan keuangan pada umumnya kurang berkembang. yang masih terus menjabat hingga tahun 2012. Faktor kedua adalah baik pemerintah Pusat maupun Pemda memiliki jumlah SDM yang sangat terbatas yang memiliki latar belakang pendidikan. meskipun sebagian diantaranya adalah wajah-wajah lama. BPK telah mendapatkan pimpinan baru. Sebagaimana diketahui. Drs. DPRD. Taufiequrahman Ruki. Sapto Amal Damandari.P. Hum. baik di sektor publik maupun privat... kementrian negara/lembaga dan pemerintah daerah menghadapi kendala dalam rekrutmen pegawai yang memiliki latar belakang pendidikan. Ak. Ketujuh Anggota BPK tersebut menggantikan tujuh anggota BPK masa jabatan 2004-2009 yaitu Prof. Faktor pertama adalah karena program pendidikan akuntansi di Indonesia. Komisi Yudisial. yakni (i) non-excludability dan (ii) non-rivalness. Drs. misalnya sebagai auditor. S. pelaksanaan maupun pertanggungjawaban anggaran negara secara utuh. Muhamad Nurlif. H. Dr. sehingga SDM yang memiliki latar belakang pendidikan akuntansi lebih memilih karir di bagian fungsional. seperti Departemen Dalam Negeri dan Departemen Agama serta Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung. Drs.A. Pada bulan Oktober 2009 SBY dilantik sebagai presiden kedua kalinya. serta Depdiknas. Drs. DPD.. Anwar Nasution. I Gusti Agung Rai.. Lemhannas. Diharapkan Ditjen Pajak.. S. Semua orang yang berada di Indonesia (termasuk teroris) menikmati jasa ketertiban dan keamanan yang sama dari TNI/POLRI.dalam LKKL sudah terjadi pada berbagai Departemen besar seperti Departemen Perindustrian.E.Si. yang berlaku sejak pengucapan sumpah atau janji sebagai Anggota BPK RI masa Jabatan 2009-2014.E. DPR. perekrutan pegawai tersebut tidak menjadi suatu keharusan mutlak. Tanda positif kelima adalah bahwa Ditjen Pajak sudah mulai semakin terbuka untuk diperiksa oleh BPK. Ak. pengetahuan. Moermahadi Soerja Djanegara.lembaga-lembaga perwakilan rakyat yang akan datang sudah dapat membentuk PAP sehingga dapat lebih baik dalam melakukan pengawasan atas perencanaan. Tumpa dan disaksikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara. Harifin M. public goods seperti jasa pertahanan dan keamanan memiliki dua ciri. BP Migas. Dengan demikian. Dalam RUU tersebut PAP disebut sebagai Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN). pengelolaan. Drs. Lima Faktor Penyebab Lemahnya SDM Akuntansi Publik Setidaknya ada lima faktor penyebab lemahnya sumber daya manusia (SDM) untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas fiskal di Indonesia. Pada umumnya. dan DPRD. M. Ali Masykur Musa. H. Sementara SBY masih sibuk memilih orang-orang untuk kabinetnya periode mendatang.M. dan tidak dirancang berdasarkan kebutuhan internal. S. laporan keuangan beberapa Departemen penting dan penegak hukum. dan Departemen terkait dapat merasionalisir komponen biaya eksplorasi dan penambangan migas (cost recovery) maupun pertambangan non-migas. M. Hampir tidak ada jurusan akuntansi di Indonesia yang mendidik akuntan yang bergerak dalam produksi jasa-jasa publik (public goods) yang diproduksi oleh sektor pemerintah. Tanda positif keempat adalah bahwa lembaga legislatif sudah memenuhi saran BPK untuk memuat rencana pembentukan PAP pada RUU Susunan dan Kedudukan (Susduk) MPR.. S. dan keahlian untuk mengelola dan mempertanggungjawabkan keuangan negara. Tadinya opini pemeriksaan WTP dan WDP hanya merupakan monopoli lembaga kecil dan lembaga yang baru didirikan seperti Mahkamah Konstitusi. DPR. sehingga implementasi rekrutmen pegawai berdasarkan latar belakang pendidikan sangat beragam. T.

Undang-undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (selanjutnya disebut UU PN). dan 5. 6. DPD. Akan tetapi. 3. Dalam pasal tersebut lingkup keuangan negara meliputi: 1. dan stabilisasi. mengeluarkan dan mengedarkan uang. masyarakat perlu diberikan hak untuk mengetahui pertanggungjawaban Keuangan Negara yang dilakukan oleh Negara atau daerah. perencanaan dan pelaksanaan. dalam pertanggungjawaban Keuangan Negara. pengawasan. Sebelum laporan pertanggungjawaban Pemerintah (Perhitungan Anggaran Negara) dan laporan pertanggungjawaban kepala daerah disampaikan kepada DPR/DPRD. pelaksanaan. 2. akan tetapi juga dari perencanaan sampai pertanggungjawabannya. pengelolaan Keuangan Negara harus dikelola secara professional. dan pertanggungjawaban. DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota) dapat memberikan saran dan mengadakan pertemuan konsultasi dengan BPK dalam perencanaan tugas pemeriksaan. Oleh karena itu. distribusi. penerimaan dan pengeluaran Negara/ daerah. Paket Undang-undang Keuangan Negara tersebut merupakan alat kendali pengelolaan dan tanggung jawab Keuangan Negara yang telah lama ditunggu-tunggu. Minimal. Oleh karena itu. alokasi. taat pada peraturan perundangan. secara jelas Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diamanahi suatu tugas berat yaitu melakukan pemeriksaan (audit) atas pengelolaan dan tanggung jawab seluruh unsur keuangan negara. kekayaan pihak lain yang dikuasai pemerintah dalam rangka penyelenggaraan tugas pemerintahan dan/atau kepentingan umum. dan melakukan pinjaman. perubahan dalam landasan hukum tersebut apakah mampu diaplikasikan dalam dunia nyata pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Negara? Persoalan akuntabilitas dalam UU KN antara lain mengamanatkan beberapa asas umum pengelolaan keuangan Negara. Dengan demikian. hak negara untuk memungut pajak. Jika tidak ada kinerja yang dicapai maka tidak boleh se-sen-pun uang Negara dibelanjakan. wajib diperiksa terlebih dahulu oleh BPKRI. 5. transparan. Persoalan akuntabilitas dan audit Keuangan Negara harus dapat dijelaskan agar masyarakat mengetahui bahwa telah ada perubahan paradigmatic dalam pengelolaan keuangan Negara. Dalam pertanggungjawaban Keuangan Negara. dan Undangundang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (UU Pemeriksaan). Dari UU tersebut. efektif. perencanaan. BPK diberikan kebebasan dan kemandirian dalam menentukan obyek pemeriksaan. bukan hanya kesejahteraan aparatur Negara. Penerapan sistem akuntansi keuangan harus benarbenar diterapkan baik untuk APBN maupun APBD. efektif. Keuangan Negara dikelola secara tertib. dan bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. 4. ekonomis. Ada dua hal yang berkaitan dengan keuangan Negara yaitu pengelolaan keuangan Negara dan tanggung jawab keuangan Negara. yaitu: 1. Tanggungj awaban keuangan Negara adalah kewajiban pemerintah untuk melaksanakan pengelolaan keuangan Negara secara tertib. Reformasi Negara Pengelolaan Keuangan p e r u b a h a n Amanah UU KN antara lain mengharuskan Keuangan Negara (uang rakyat) dikelola oleh pemerintah sebagai “agen” dari rakyat dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Profesionalitas. Hal ini merupakan landasan penerapan anggaran berbasis kinerja. lembaga perwakilan (DPR. Meskipun demikian.Laporan Utama Membangun Akuntabilitas Publik Melalui Reformasi Pengelolaan Keuangan Negara aket Undang-undang tentang Keuangan Negara telah selesai diundangkan yaitu Undang-undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara (selanjutnya disebut UU KN). Karena uang Negara merupakan uang rakyat yang harus bernilai maksimal (value for money) bagi kesejahteraan masyarakat. apabila lembaga perwakilan merasa memerlukan pelaksanaan audit terhadap entitas yang diawasinya maka m i t r a d a l a m ai 16 L aporan Uta m a . Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah perlu dipublikasikan sehingga masyarakat dapat menilai pertanggungjawaban tersebut. Beberapa hal yang dirasakan sebagai kemajuan dari penetapan UU Pemeriksaan tersebut antara lain: 1. yang meliputi perencanaan. termasuk kekayaan negara yang dipisahkan pada BUMN/BUMD. dan transparan dengan memperhatikan asas keadilan dan kepatutan. Artinya. Ini merupakan amanah baru bagi BPK-RI terutama untuk memeriksa pertanggungjawaban kepala daerah yang sebelumnya tidak ada kewajiban tersebut. efisien. Audit keuangan Negara dalam peket UU tentang Keuangan Negara ditetapkan dengan UU 15/2004. Rakyat berhak tahu kemana dan untuk apa anggaran Negara dibelanjakan. pejabat pengelola keuangan Negara akan memegang amanah bukan hanya dalam pelaksanaan. Pemeriksaan keuangan oleh badan pemeriksa yang bebas dan mandiri. kekayaan negara/daerah yang dikelola sendiri atau oleh pihak lain. penyusunan dan penyajian laporan audit. APBN/APBD mempunyai fungsi otorisasi. kekayaan pihak lain yang diperoleh dengan menggunakan fasilitas yang diberikan pemerintah. untuk dapat memastikan bahwa pengelolaan Keuangan Negara telah dilakukan dengan baik oleh pemerintah maka fungsi akuntabilitas dan audit atas pelaporan pengelolaan Keuangan Negara harus berjalan dengan baik. Artinya. Keterbukaan dalam pengelolaan keuangan Negara. taat pada peraturan perundangundangan. Akuntabilitas berorientasi pada hasil. ekonomis. akan dilihat kinerja apa yang telah dicapai oleh Pemerintah dalam menghabiskan dana APBN/APBD. 2. P efisien. 3. 4. Pengelolaan keuangan Negara adalah keseluruhan kegiatan pejabat pengelola keuangan Negara sesuai dengan kedudukan dan kewenangannya. Hal berikutnya mengenai audit Keuangan Negara. Pasal 2 UU KN menegaskan kembali lingkup keuangan negara yang selumnya dipersempit oleh orang-orang tertentu.

Media Akuntansi Nomor 39. yaitu hak untuk tahu (right to be kept informed). sistem pengukuran kinerja. mengapa kebijakan itu dilakukan. dan Presiden. dan pertanggungjawaban pemerintah pusat kepada MPR. tidak ada pemborosan dan kebocoran dana. pejabat pengelola Keuangan Negara. diperlukan sistem pengawasan Negara yang mampu mengatasi korupsi tersebut. efisien dan efektif. Kedua. lembaga independen. akuntabilitas program. Akuntabilitas program juga berarti bahwa program-program organisasi hendaknya merupakan program yang bermutu dan mendukung strategi dalam pencapaian visi. Rerangka konseptual akuntabilitas publik. dan LHP Pemerintah Kabupaten/Kota disampaikan kepada DPRD Kabupaten/Kota dan Bupati/ Walikota). R e f e r e n s i : Sriyanto. kecuali laporan yang memuat rahasia Negara yang diatur dalam peraturan perundangan. sedangkan akuntabilitas horizontal adalah pertanggungjawaban kepada masyarakat luas atau terhadap sesame lembaga public lainnya yang tidak Oleh karena itu. kualitas kepemerintahan yang baik (good govermance) dan kepemerintahan yang bersih (clean govermance) ditentukan oleh kedua hal tersebut ditambah dengan peran serta masyarakat dan supremasi hukum. pengauditan sector publik. korupsi. stakeholder mana yang terpengaruh. Akuntabilitas publik Keuangan Negara adalah pemberian informasi dan pengungkapan (disclosure) atas aktivitas dan kinerja Keuangan Negara kepada semua pihak yang berkepntingan (stakeholder) sehingga hak-hak publik. Ketiga. sedangkan akuntabilitas kejujuran menjamin adanya praktik oragnisasi yang sehat (sound Dan kelima. misalnya pertanggungjawaban unit kerja (dinas) kepada pemerintah daerah. Akuntabilitas internal merupakan pertanggungjawaban kepada pihak-pihak internal yang berkepentingan. pemberi dana bantuan. LHP yang telah disampaikan kepada lembaga perwakilan. akuntabilitas hukum dan kejujuran (accountability for probity and legality). Akuntabilitas publik ini meliputi akuntabilitas vertical dan akuntabilitas horizontal. dan kolusi. Akuntabilitas hukum menjamin ditegakkannya supremasi hukum. Meneropong Reformasi Pengelolaan Keuangan Negara. Korupsi juga merupakan suatu proses dehumanisasi yang merusak sistem pemerintahan melalui sistem Keuangan Negara. Akuntabilitas publik ini juga meliputi akuntabilitas internal dan akuntabilitas ekstternal.misi dan tujuan organisasi. 2. April 2004. Media Akuntansi Nomor 39. dapat dibangun di atas dasar empat komponen yaitu adanya sistem pelaporan keuangan. dan badan legislative. Korupsi adalah perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan Keuangan Negara. Membangun Akuntabilitas Publik Keuangan Negara. akuntabilitas financial. 4. Inefisiensi Keuangan Negara yang terjadi tanggung jawab lembaga yang bersangkutan dan tidak boleh dibebankan kepada customer-nya. Akuntabilitas manajerial yang dapat juga diartikan sebagai akuntabilitas kinerja (performance accountability) adalah pertanggungjawaban untuk melakukan pengelolaan oragnisasi secara efektif dan efisien. sedangkan sistem pengawasan formal dilakukan oleh lembaga yang secara formal ditugaskan untuk mengawasi. dan apa dampak dari kebijakan tersebut. Akuntabilitas hukum terkait dengan dilakukannya kepatuhan terhadap hukum dan peraturan lain yang disyaratkan dalam oragnisasi. Stakeholder yang beragam memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Sistem informal mengacu pada suatu bentuk pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat. ai L aporan Uta m a 17 m i t r a d a l a m Selain itu. 3. dan hak untuk didengar aspirasinya (right to be heard and to be listened) dapat terpenuhi. DPD. . dan berfungsinya saluran akuntablitas publik (channel of public accountability). practice). p e r u b a h a n dapat meminta bantuan kepada BPK. siapa sasarannya. pertanggungjawaban pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. Sedangkan akuntabilitas eksternal adalah pertanggungjawaban kepada pihak-pihak . Ada lima dimensi akuntabilitas publik yang perlu dilakukan. Keempat. akuntabilitas kebijakan. Akuntabilitas ini merupakan pertanggungjawaban lembaga-lembaga public untuk menggunakan dana public (public money) secara ekonomis. dinyatakan TERBUKA UNTUK UMUM.Membangun Akuntabilitas Keuangan Negara Publik Akuntabilitas dan transparansi Keuangan Negara merupakan tujuan penting dari reformasi sektor publik. Lembaga-lembaga public harus mempertanggungjawabkan program yang telah dibuat sampai padaa pelaksanaan program. halaman 12. Dalam membuat kebijakan harus dipertimbngkan apa tujuan kebijakan tersebut. Sistem tersebut terdiri dari sistem informal dan sistem formal. Dalam sistem pengawasan formal juga harus dibedakan siapa berperan apa dan kapan peran tersebut boleh dilakukan yang ditegaskan dalam peraturan perundang-undangan. berada di atasnya. Akuntabilitas financial ini sangat penting karena menjadi sorotan utama masyarakat. halaman 7. luar yang berkepentingan seperti pembayar pajak. serta korupsi. dalam pengelolaan Keuangan Negara. April 2004. seperti pegawai. Laporan hasil pemeriksaan BPK (baik hasil audit keuangan maupun audit kinerja) disampaikan kepada lembaga perwakilan dan pemerintah sesuai dengan kewenangannya (LHP Pemerintah Pusat disampaikan kepada DPR. media masa. Untuk memenuhi kebutuhan seluruh stakeholder tersbut diperlukan rerangka konseptual (conceptual framework) yang komprehensif. Pertama. LHP Pemerintah Provinsi disampaikan kepada DPRD Provinsi dan Gubernur. perlu diwaspadai adanya tindak pidana korupsi atas Keuangan Negara. Lembaga perwakilan wajib menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK dengan melakukan pembahasan sesuai dengan kewenangannya. Mardiasmo. Lembaga-lembaga publik hendaknya dapat mempertanggungjawabkan kebijakn yang telah ditetapkan dengan mempertimbangkan dampak di masa depan. BPK dapat melakukan audit investigatif (baik berdasarkan temuan awal BPK sendiri maupun pengaduan dari lembaga perwakilan dan masyarakat) guna mengungkapkan adanya indikasi kerugian Negara/daerah dan/atau unsur pidana. sedangkan akuntabilitas kejujuran terkait dengan penghindaran penyalahgunaan jabatan (abuse of power). dan media massa. Akuntabilitas vertical adalah pertanggungjawaban kepada otoritas yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan secara definitif. dan investor atau kreditur. akuntabilitas manajerial. Akuntabilitas ini mengharuskan lembaga-lembaga public untuk membuat laporan Keuangan untuk menggambarkan kinerja financial organisasi kepada pihak luar.

Direktur Keuangan BUMN. Komisaris Bank Mandiri & BTN. Kegiatan dibuka oleh Gubernur Jawa Barat. Anggota BPK.Laporan Khusus m i t r a d a l a m p e r u b a h a n Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) VI: Peran Akuntan Dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pasca Krisis Dibuka oleh Gubernur Jawa Barat katan Akuntan Indonesia (IAI) pada tanggal  13-14 Agustus 2009 melaksanakan Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) VI di Bandung. Dirjen Pajak. Prof. dan bertindak sebagai keynote speaker ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI. dll. IAI juga menandatangani MOU dengan Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) UK sebagai kelanjutan kerjasama yang telah terlaksana sebelumnya untuk mendukung peningkatan kapabilitas profesi akuntan di Indonesia. serta pemerintahan yang baik dan bersih. Prof.   Acara dihadiri lebih dari 500 akuntan yang berasal dari seluruh Indonesia. Pada hari itu juga telah ditandatangan Kesepakatan Bersama antara BPK-RI dengan IAI mengenai peningkatan peran profesi akuntan dalam pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan Negara dalam rangka mendorong terwujudnya akuntabilitas dan transparansi keungan Negara. Deputi I BPKP. Dr. Hadir sebagai pembicara Ketua Bapepam & LK Ahmad Fuad Rachmani. Anwar Nasution. Ahmad Heryawan. Ketua Panitia Pengarah IAI. Ilya Avianti dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Konvensi Nasional Akuntansi VI merupakan ajang pertemuan Akuntan dan para stakeholders yang dilakukan ai 18 L aporan Uta m a .

Beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan adalah dengan membangun secara berkelanjutan kapasitas profesi Akuntansi secara nasional dan regional. Krisis finansial global juga menjadi momentum bagi profesi Akuntansi untuk secara global memperluas peran mereka di berbagai bidang dalam mengatasi krisis. tema konvensi kali ini adalah ‘Peran Akuntan dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pascakrisis” yang merupakan kondisi yang harus disiapkan oleh kita bersama dalam kapasitas spesialisasi masing-masing akuntan. Profesi juga akan menyampaikan usulan kepada pemerintah Republik Indonesia tentang berbagai isu nasional berdimensi akuntansi yang harus disikapi bangsa Indonesia. IAI menekankan perlunya solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis keuangan global dan perlunya integrasi global perekonomian. melakukan upaya menuju tercapainya full compliance terhadap standar global. Standar Akuntansi bagi Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP). Untuk itu diperlukan adanya dukungan dan kerjasama secara global dari seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkuat profesi Akuntansi khususnya dinegara berkembang. KNA dilaksanakan dua hari dan pada hari Jumát. mengembangkan panduan implementasi berbagai standar dan langkah utama lainnya untuk mengembangkan profesi Akuntansi. “Melalui KNA. Ahmadi Hadibroto pada sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa saat ini profesi akuntan. secara berkesinambungan sesuai perannya telah melakukan upaya penataan ulang sistem finansial global antara lain persiapan konvergensi IFRS yang harus sudah diterapkan pada tahun 2012. menyempurnakan kualitas pendidikan dan pelatihan. memperkuat legal environment profesi. Efektivitas imlpementasi standar global ini mensyaratkan adanya kualitas yang tinggi dari seluruh pelaku di profesi Akuntansi. pelaksanaan Standar Akuntansi Syariah. KNA ini diselenggarakan masih dalam suasana krisis keuangan global yang belum usai.ai setiap empat tahun sekali oleh IAI. Pada level internasional. Pemerintah dan regulator perlu L aporan Uta m a 19 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI. Kondisi perekonomian global yang diwarnai dengan krisis sektor finansial tak pelak lagi menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi di tahun-tahun mendatang. Profesi akan menyampaikan kesepakatan strategis yang terakumulasi tentang arah dan sasaran pembangunan dunia akuntansi yang diidamkan profesi. 14 Agustus 2009 IAI akan menyampaikan pernyataan profesi. Rekomendasi yang akan dihasilkan merefleksikan bahwa profesi Akuntansi memiliki peran yang sangat penting dalam mengatasi krisis dan terlibat dalam reformasi sistem keuangan global. memperkuat monitoring dan penegakan Etika. transparan dan akuntabel pasca krisis finansial global yang melanda dunia. IAI sebagai anggota International Federation of Accountants (IFAC) bersama   asosiasi profesi akuntan di seluruh dunia turut mendukung upaya berbagai pihak dalam membangun arsitektur sistem finansial global yang lebih baik. dan banyak hal yang telah dilakukan oleh IAI untuk mengantisipasi pascakrisis dan zona perdagangan bebas.   memperluas akses kepada standar internasional. Oleh karena itu.

IAI sebagai Organisasi Profesi Akuntan yang telah mapan senantiasa berupaya merubah setiap tantangan menjadi peluang bagi kemajuan profesi Akuntan di Indonesia. principles-based financial reporting & auditing standards. Seiring dengan perkembangan dan dinamika bisnis dalam skala nasional dan internasional ditengah kondisi sekarang ini. Ahmadi Hadibroto juga menyampaikan perlunya pengaturan terhadap semua pihak yang bertanggungjawab langsung ataupun tidak langsung terhadap informasi perusahaan yang digunakan oleh para pemangku kepentingan. Begitu juga dengan standar akuntansi yang dipakai oleh Usaha Kecil dan Menengah. kami memandang perlu dimasa mendatang dapat segera disusun suatu UU Pelaporan Keuangan. 28 Aku 29 Au 30 Aku 31 Aku 32 Sist 33 Sist 34 Sist 35 Sist 36 Pen 37 Pen 38 Sta 39 Sta ai 40 Teo 41 Teo 42 Aku 43 Au 20 L aporan Uta m a 44 Aku 45 Au . Dukungan dari semua pihak agar proses konvergensi ini dapat berjalan dengan baik tentunya sangat kami harapkan. Inggris dan bahasa Arab. Pengembangan Akuntansi syariah. IAI telah mencanangkan dilaksanakannya program  konvergensi IFRS pada tahun 2012. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PSA PSA PSA PSA ISA Ap Co Ped Ped 10 SAK 11 Tas 12 MU 13 Soa 14 Mo p e r u b a h a n 15 Pan 16 Isu- 17 Asu 18 Kom 19 Go 20 Ent 21 Aku m i t r a d a l a m 22 Bal 23 IFR 24 Ap 25 Set 26 Pan 27 Sist PSAK ETAP ini akan membantu perusahaan kecil menengah dalam menyediakan pelaporan keuangan yang tetap relevan dan andal dengan tanpa terjebak dalam kerumitan standar berbasis IFRS yang akan kita adopsi. dengan semangat untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan secara keseluruhan. Ikatan Akuntan Indonesia percaya bahwa sistem Ekonomi Syariah adalah salah satu alternatif sistem perekonomian yang tahan terhadap dampak krisis keuangan global yang terjadi. Kita boleh berbangga karena IAI telah meluncurkan SAK-ETAP (Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik) yang ditujukan untuk UKM dan Standar Akuntansi untuk transaksi Syari’ah yang diterbitkan dalam tiga bahasa yakni Bahasa Indonesia. Kepentingan publik dapat dilayani dengan baik dengan adanya a single set of highquality.   Adopsi   standar internasional ini sangat penting dalam rangka stabilitas perekonomian. peningkatan kompetensi akuntan diberbagai sektor. auditing. IAI sangat menyadari pentingnya peran akuntan dalam dunia bisnis. pelaporan keuangan baik sektor privat maupun sektor publik perlu didukung karena dengan standar global tersebut memungkinkan keterbandingan dan pertukaran informasi secara universal. IAI mempunyai visi bahwa Standar ETAP harus meningkatkan kesehatan praktik akuntansi di Indonesia secara keseluruhan. untuk itu Ikatan Akuntan Indonesia memutuskan menjadi pelaku utama dalam pengembangan Standar Akuntansi Syariah di  dunia. Untuk itu.Laporan Khusus saling mendukung dalam melaksanakan langkah inisiatif untuk mempromosikan konvergensi kepada IFRS. Implementasi program ini dipersiapkan sebaik mungkin oleh IAI. peningatan kiprah profesi dalam forum regional dan internasional juga menjadi perhatian utama IAI. ISA & IPSAS. SAK ETAP ini mulai diberlakukan pada tahun 2011 namun penerapan lebih awal di 2010 diperbolehkan. Standar akuntansi UKM sangatlah penting karena terbukti UKM adalah tulang punggung perekonomian Negara kita. Keseragaman “bahasa” dalam Akuntansi. peningkatan tata kelola yang baik disektor swasta maupun pemerintah. kode etik. penyesuaian kurikulum Pendidikan Akuntansi menghadapi implementasi standar internasional.

000 100. 14 PSAK No.50 & 55 11 Tas Ransel 25.000 60.000 Elka Pangestu Akuntansi Aktiva Tetap 55.000 120. Menko Politik.000 30. Menko Kesra: Agung Laksono Modul CPMA Review (paket) 360.000 17.000 20.000 15.000 15.000 22. Menteri Perdagangan: Mari 45. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi 380. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi 50.000 110.000 10.000 2.000 Bersatu II Periode 2009 .000 75.000 20.000 Audit Kinerja pada Sektor Publik/I Gusti Agung Rai 60.000 130.000 28.000 mitra dalam perubahan Aplikasi PSAK No. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring Sistem Akuntansi/Mulyadi 25.000 15.000 Panduan Implemantasi PSAK no 24 40. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan IFRS 2008: Willey 575.000 70.000 85.000 Susilo Bambang Yudhoyono Sebagai Presiden RI Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia 2008 115.000 20.000 16.000 45. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Good Corporate Governance 110.9)/Romney 80.000 45.000 8. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi Applying IFRS.000 9. Menteri Pertanian: Suswono Balanced Scorecard 80.000Presiden RI SAK Per 2008 Para Kabinet Indonesia300. Menteri Sosial: Salim Assegaf Aljufrie 70.000 Menneg Perumahan Rakyat: Suharso Manoarfa 34.000 41 Teori Akuntansi 2(ed.7)/Weygandt.000 20. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng Teori Akuntansi 1(ed. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro Asumsi Going Concern 40.000 13.000 130.000 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 PSAK No.000 Rajasa Soal Try-Out USAP Review (2003-2006) 175.000 15. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto 19.000 75.000 200. Menteri Energi dan Sumber 95. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini Pengantar Akuntansi 1(ed.000 .000 25. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik Akuntansi Biaya 1(ed.15)/Skousen.000 45.000 300.000 15.000 Contoh Ilustrasi PSAK No.000 24.000 31.000 29.000 2.000 26.000 65.000 75.000 150.14)/Carter 90.000 50. dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto MUG IAI 20. Menteri Hukum dan HAM: Patrialis Akbar Komite Audit yang Efektif 95. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: EE Mangindaan Pengantar Akuntansi 1(ed.5)/Choi 60.Nama Barang A K U N T A N I N 15.Kieso 95.000 20.000 29.000 600. Menko Perekonomian: Hatta 15.000 32.000 90.000 110.000 6.000 20. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP)/KSAP 40. Menteri Rahayu Sedyaningsih Sistem Informasi Akuntansi 1/Rama.55 ISAK No. Menneg BUMN: Mustafa Abubakar Standar Profesional Akuntan 33.2014 1. Stice 135. Menneg Riset dan Teknologi: 115.000 7. JonesKesehatan: Endang80.000 23.000 Budiono Sebagai Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia 2003 85.46 Mengucapkan Selamat Menjalankan Tugas Kepada 95. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Jenderal Pol Purn Sutanto 44 Akuntansi Internasional 1(ed. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad 1 Setengah Abad Profesi Akuntansi -Soft Cov/Tuanakotta 110.000 105.000 75.000 12. Publik/IAI 270. Menneg Lingkungan Hidup: 90. Menneg Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar Sistem Informasi Akuntansi 1(ed.6)/Mulyadi 65. 26 PSAK No. Menteri Perindustrian: MS Hidayat 40. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa Isu-isu Kontemporer Akuntansi Keuangan 40.000 18.2)/Indra Bastian 50. Hukum.000 650. 8 Harga Jual Non Anggota Anggota D O N E S I A 15.000 4.3)/Abdul Halim 65.000 dan90. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar Panduan Audit Entitas Bisnis Kecil/IAPI 60.21) Edisi Khusus/Warren 65. Menteri Pendidikan Nasional: M Nuh Akuntansi Keuangan Daerah (ed.000 Suharna Surapranata Sistem Akuntansi Sektor Publik/Indra Bastian 105.50 PSAK No.000 1. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto 43 Auditing 1(ed.000 3. enhanced edition 525.5)/Belkoui Pejabat Negara: 42 Akuntansi Intermediate 1(ed.000 21.000 Daya Mineral: Darwin Zahedy Saleh Enterprise Risk Management 11.5)/Belkoui 75.4)/Hall 110.000 Gusti Moh Hatta Sistem Informasi Akuntansi 1(ed.000 3.000 5.000 85. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan 27.000 14. Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal): Gita Wirjawan 45 Audit Sektor Publik (ed.000 Wakil 100.000 20.000 75. Menteri Agama: Suryadharma Ali Akuntansi Syariah di Indonesia/Sri Nurhayati 65.000 70.000 350.

  Para akuntan pemerintah (termasuk akuntan di pemerintah daerah) perlu berinisiatif dan didorong untuk melakukan pergeseran peran mereka dari sekedar menjadi bookkeeper menjadi akuntan manajemen dan partner strategis dari Kepala daerah/ Kepala pemerintahan. fungsi. Penataan regulasi. Mendukung Reformasi perpajakan yang sedang dilaksanakan di Indonesia sebagai bagian dari komponen untuk menjamin keadilan dan kemakmuran bangsa. Fungsi akuntan masa depan bukanlah lagi sekedar pemeriksa atau penyedia informasi keuangan. 7.Laporan Khusus Pernyataan Sikap IAI: Peranan Akuntan Dalam Penataan Ulang Sistem Finansial Global Pasca Krisis Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menyampaikan pernyataan profesi pada Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) VI di Bandung. good corporate governance yang buruk.Penataan sistem finansial global dilakukan secara menyeluruh dengan ruang lingkup penataan sbb: a. dan peranan kelembagaan dengan mengacu pada kerangka pengendalian internal institusi/organisasi/lembaga keuangan p e r u b a h a n D kualitas pelaporan keuangan. Akuntan Indonesia juga bertekad untuk mempromosikan SAK syariah tersebut menjadi SAK syariah yang diadopsi secara global. engan kesadaran tinggi akan tanggung jawab dan peran kami sebagai profesi dalam penataan ulang sistem finansial global pascakrisis. Akuntan publik seharusnya memberikan nilai tambah kepada perusahaan dengan orientasi tidak lagi hanya memberikan opini atas kewajaran Laporan Keuangan. serta SAK Syariah untuk Organisasi berbasis Syariah.  2.   b.Menindaklanjuti pernyataan sikap profesi tersebut. yaitu dengan meningkatkan mutu kualitas Laporan Keuangan. Pembentukan karakter perusahaan yang ikhsan dan dapat dipercaya menjadi keharusan. Akuntan Indonesia sepatutnya dapat merancang dan menjalankan fungsi penyediaan informasi akuntansi berupa Penyusunan Laporan Keuangan dengan mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) serta mendorong penetapan regulasi pemerintah terkait sistem finansial yang menjamin pelaksanaan good corporate governance. kami para Akuntan Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) melalui Konvensi Nasional Akuntansi VI di Bandung.  Pasar Modal sangat terkena krisis finansial global perlu melakukan pembenahan berbagai regulasi.  5. Salah satu sektor perekonomian yang berkembang saat ini di Indonesia dan dunia adalah sektor UKM dan ekonomi berbasis syariah. IAI merekomendasikan hal-hal berikut ini: 1.   c.  6.   Penyesuaian informasi keuangan dengan globalisasi ekonomi. 13 dan 14 Agustus 2009 menyatakan sikap profesi sebagai berikut: 1.  4. 14 Agustus 2009. IAI berkomitmen mendukung pengembangan sektor UKM dan ekonomi berbasis syariah tersebut dengan cara menyusun dan mengimplementasikan SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP) untuk Organisasi UKM dan ETAP. tetapi menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi dan sosial untuk menciptakan Indonesia yang lebih berkeadilan dan makmur. dalam hal ini peraturan perundang-undangan mengenai sistem keuangan di Indonesia dengan fokus pada penegakan Good Corporate Governance pada organisasi bisnis di Indonesia. IAI siap mengawal reformasi perpajakan yang dapat meningkatkan kepercayaan dan kepatuhan wajib pajak sekaligus mampu meningkatkan penerimaan negara.  IAI siap membantu Bapepam & Bursa Efek Indonesia untuk ikut serta  mempersiapkan perbaikan regulasi guna meningkatkan sistem pengawasan dan keputusan adalah keharusan dalam globalisasi ekonomi. sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia yang harmoni dengan Standar Akuntansi Keuangan secara Internasional. IAI bertekad untuk menuntaskan proses konvergensi standar akuntansi keuangan Indonesia (PSAK) dengan standar akuntansi keuangan internasional (IFRS) dengan target waktu akhir tahun 2012. Penyediaan informasi akuntansi yang relevan dan andal untuk pengambilan m i t r a d a l a m ai 22 L aporan Uta m a .   Krisis finansial global disebabkan oleh perilaku keserakahan korporasi. serta disclosure dan transparansi yang tidak memadai.  3. namun juga terhadap keefektifan sistem pengendalian internal perusahaan dan manajemen resiko serta memastikan perusahaan telah menjalankan operasinya sesuai kaidah Good Corporate Governance.  Penataan tugas.

  Akuntan publik  perlu meningkatkan kompetensi sehubungan dengan perubahan SAK. Harus ada proses penetapan standar kompetensi akuntan sektor publik.  Akuntan pendidik di perguruan tinggi perlu  membentuk  tim sukses konvergensi IFRS untuk memperbaharui pengetahuannya. dan kepercayaan publik. melakukan gap analysis dan menyusun road map konvergensi IFRS serta berkoordinasi dengan IAI untuk optimasi sumber daya anggotanya. membentuk forum diskusi yang secara  intensif membahas berbagai isu sehubungan dengan dampak penerapan SAK dan secara proaktif memberikan masukan dan komentar kepada Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI. yang melibatkan perguruan tinggi penyelenggara program studi akuntansi. 2. memperbaharui SPAP dan menyesuaikan pendekatan audit yang berbasis IFRS. sesuai kebutuhan akan akuntan yang sangat meningkat. Hal-hal yang harus dilakukan: a.di Indonesia sehingga dapat menghindari terjadinya praktek kecurangan. merevisi kurikulum dan silabus serta melakukan berbagai penelitian terkait. baik jenjang D3.  Perguruan tinggi penyelenggara program studi akuntansi diminta memberikan perhatian lebih pada pendidikan akuntansi sektor publik.  Regulator perlu melakukan penyesuaian regulasi yang terkait dengan pelaporan keuangan dan perpajakan serta melakukan upaya pembinaan dan supervisi  terhadap profesi yang terkait dengan pelaporan keuangan seperti penilai dan aktuaris. Akuntan manajemen di perusahaan  perlu membentuk satuan kerja atau tim sukses konvergensi IFRS yang bertugas memperbaharui pengetahuan akuntan manajemen.  d. dan ketidakefektifan dalam operasi institusi/organisasi/lembaga keuangan. dengan cara menegakkan akuntabilitas. S1 dan Pascasarjana.   c. e.  d.. ketidakefisienan.  Reformasi keuangan sektor publik sebagai bagian penting dari reformasi birokrasi diarahkan untuk menyelaraskan kemampuan sektor publik dalam mengawasi dan mengawal dunia bisnis serta optimasi pelayanan publik.  Penataan karakter korporasi yang ikhsan dan bertanggungjawab secara sosial. IAI serta lembaga pemerintah (pusat dan daerah).  Atas Nama Profesi Akuntan Indonesia Ahmadi Hadibroto Ketua  ai L aporan Uta m a 23 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n Dewan Pengurus Nasional IAI . Demi tercapainya target konvergensi standar akuntansi keuangan pada akhir tahun 2012.  Para akuntan pemerintah (termasuk akuntan di pemerintah daerah) berinisiatif dan memfasilitasi pergeseran peran dari bookkeeper menjadi akuntan manajemen dan partner strategis dari Kepala Daerah/Kepala Pemerintahan.   Asosiasi industri  perlu menyusun pedoman akuntansi industri yang sesuai dengan perkembangan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). maka:  a.  b. 3. ketidakekonomisan. transparansi. b.  c.

SE. MM Anggota Dewan Pengurus Nasional IAI Profesi Akuntan dan Pendidikan Butuh Kontribusi Setiap Orang 24 .ai SUNARDJI.

Sunardji.” kata Sunardji yang mempunyai hobi unik yaitu mengoleksi berbagai macam mata uang dan bermain tenis. Acc. Adapun PSAK 30 merupakan aturan pencatatan yang harus dilakukan perusahaan bagi segala sesuatu yang mengandung unsur sewa. Dengan adanya Penerapan Standar Akuntansi Keuangan 30 (PSAK 30) pada neraca keuangan. Trisari (1970). “Maka dengan menggunakan IFRS itu bisa berlaku ke semua. dan meningkatkan alur investasi global. Singapura (1986). Indonesia membutuhkan dana untuk menarik investor asing. Begitupun dengan dosen kalau tidak meng update akan ditinggalkan mahasiswanya maka dari itu teksbook yang digunakan setiap 2 tahun sekali pasti terjadi perbaikan yang tentunya harus diikuti. 1993. pernah bekerja di PT. M. Dalam pelaksanaannya tidak akan ada lagi persyaratan tertentu untuk dimasukkan dalam kategori operating lease dan finance lease yang ditempatkan dalam pos aktiva tidak lancar berupa kewajiban sewa berupa biaya depresiasi dan bunga. PT. Pada saat ini menjabat sebagai  Wakil Rektor Bidang Penelitian.” ujarnya. Thailand (1997). akan lebih mempermudah perseroan dalam menarik investor. fleksibel. Sunardji yang lahir di Blora. seperti memaksimalkan semua sumber daya (aktiva) yang dimiliki UI. PT. Washington DC. 1995 dan Chicago 1996). Australia (1999). kasusnya harus disesuaikan dengan kasus yang ada khususnya di Indonesia. terutama bagi perusahaan yang juga tercatat di luar negeri.” ujar Sunardji. Misal. Pengalaman Sunardji dilingkup profesi.S. Hadibroto (1974). Konferta (1978-1980). San Francisco. Sunardji mengawali karirnya sebagai dosen di Fakultas Ekonomi UI dimulai sejak tahun 1974 dan hingga saat ini aktif mengajar di program Reguler FEUI (sejak 1974 s/d sekarang).A (1987-2005). “Maaf mungkin dosen banyak yang melakukan adaptasi. “Nantinya laporan keuangan akan mempermudah pemegang saham. MM. Demikian dikatakan Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan akuntan Indonesia (IAI) periode 20062010. Sunardji pernah mengikuti kegiatan seminar dan konferensi di forum internasional seperti: Acc.” paparnya. IAI menargetkan implementasinya pada 2012 mendatang. SE. M. anggota IAI yang belum menjadi akuntan berpotensial sekali untuk mengembangkan profesi akuntan.PROFIL alam mengembangkan visi profesi akuntan dan pendidikan akuntansi dibutuhkan pendanaan dan kontribusi setiap orang khususnya yang berprofesi sebagai akuntan. Enmitra (1975-1977). “Saya sering mengundang alumni untuk memberikan masukan. Sunardji.” katanya. Pendidikan kita harus ditingkatkan kualitasnya bukan hanya skill tetapi soft skill juga ditingkatkan. “Nantinya tidak akan ada sela lagi untuk ‘dimainkan’ dalam laporan keuangan.  Melbourne. begitu biasa disebut dan alumni FEUI ini mempunyai bermacam cara jitu atau pemikiran strategis untuk mengembangkan profesi akuntansi.  dan Asia Pacific Conference on International Accounting Issue [Bangkok. maka dari itu IAI jangan sungkan mengaderisasi anggota yang belum menjadi akuntan. Manfaat lainnya adalah perbankan akan lebih mudah dalam menganalisa laporan kinerja untuk dapat memberikan kredit secara tepat. kita harus jeli mengamati situasi dunia khususnya bidang ekonomi. Orlando. pelayanan adalah nomor satu. Beijing.” pungkasnya. Mengenai kaderisasi Ia mengatakan. tidak menelan begitu saja yang sudah ada karena situasi dan kondisinya berbeda. “Disiplin.S. “Perbankan jadi lebih prudent dalam pengucuran kredit.R (1980-2005) dan Presiden ai D Direktur PT. Untuk konvergensi International Financial Reporting Standard (IFRS) ke dalam PSAK. Kemudian masalah etika jangan sampai membuat malu. ai 25 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . dalam mencari pendanaan untuk pendidikan. American Accounting Association (Honolulu. Ekstension FEUI (1979 s/d sekarang).” katanya. Pengembangan dan Kerja Sama Industri Universitas Indonesia.” tegasnya. kepercayaan. Jawa Tengah. seperti jaringan dengan Alumni. kadang saya minta donasi ke alumni tujuannya untuk mengembangkan serta menaikkan kualitas pendidikan di FEUI sehingga lulusannya dapat di pakai oleh perusahaan (user). Sebagai seorang intelektual. Teacher. Indonesia pada tanggal 10 Juli 1950. Ia mengharapkan. kalau tidak menyesuaikan situasi di Indonesia akan menjadi salah kaprah selain itu kita harus mengetahui International Financial Reporting Standard (IFRS). 1992. Selain itu juga aktif tergabung dalam organisasi profesi antara lain: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Cina (2000)]. 1989.Off. Selain itu akuntan publik wajib menyesuaikan dan meng update pengetahuan tentang apa yang terjadi di dunia khususnya financial atau laporan keuangan. “Jika tidak menyesuaikan dan meng update pengetahuannya maka akan tertinggal pengetahuan tentang akuntansi bahkan dapat di tinggalkan oleh kliennya.  Program D3 FEUI (1997 s/d sekarang) dan Program MAKSI FEUI (1999 s/d sekarang). Mengajar juga di universitas swasta STEKPI (1988 s/d 2006). baik berbentuk fisik maupun sumber daya manusia itu sendiri. persiapannya harus cepat dari sekarang. Presiden Direktur PT. Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) dan American Accounting Association.

berupa biaya listrik dan air oleh PKP persewaan ruangan kepada para penyewa ruangan. Pasal 1 angka 5: Jasa adalah setiap kegiatan pelayanan berdasarkan suatu perikatan atau perbuatan hukum yang menyebabkan suatu barang atau fasilitas atau kemudahan atau hak tersedia untuk dipakai. b. Penggantian. biaya kebersihan. MAJALAH Konsultasi pajak oleh : Ronsianus B. Nilai Ekspor.com m i t r a d a l a m p e r u b a h a n b. Atas tagihan reimbursement. yaitu penggantian untuk biaya yang telah dibayarkan terlebih dahulu oleh pemberi jasa atas nama penerima jasa. Besarnya PPN yang terutang dihitung dengan menggunakan Dasar Pengenaan Pajak sebesar penggantian. Hormat Kami Pengasuh akuntanindonesia@yahoo. untuk membantu kita memahami apa yang dimaksudkan dengan service charge khususnya dalam konteks perpajakan. pengelola gedung juga menagih PPN untuk service chargenya. Yang menjadi pertanyaan saya adalah bagaimanakah PPN atas service charge yang dimintakan oleh pengelola gedung kepada kami. Pasal 1 angka 19: Penggantian adalah nilai berupa uang. yaitu seluruh tagihan yang diminta atau seharusnya diminta oleh PKP persewaan ruangan. Pasal 1 angka 17: Dasar Pengenaan Pajak adalah jumlah Harga Jual. Demikian penjelasan kami semoga dapat bermanfaat dan membuat anda tidak kebingungan lagi dalam menganalisa perpajakan yang dihadapi. Perusahaan kami tiga bulan terakhir menempati sebuah ruangan pada salah satu gedung di bilangan Sudirman Jakarta. Berikut beberapa point dari Surat Penegasan tersebut: a. BKP (Praktisi Perpajakan di Jakarta) Dalam konteks hukum yang lebih tinggi. serta pelayanan umum yang ada di kantor dimana kami sewa. Pasal 1 angka 6: Jasa Kena Pajak adalah jasa sebagaimana dimaksud dalam angka 5 yang dikenakan pajak berdasarkan Undang-Undang ini c. Nilai Impor. Saya beranggapan bahwa yang dikenakan PPN hanya atas sewa ruangan. biaya tenaga keamanan/teknisi. kami akan menampilkan beberapa point penting dari UU No 18 Tahun 2000 yang berhubungan dengan masalah yang Anda hadapi: a. Anda sendiri mengasumsikan bahwa PPN yang menjadi tanggungan Perusahaan Anda hanya terkait dengan sewa gedung. Tetapi kami berusaha untuk menjelaskan sejauh apa yang kami bisa tangkap dari pertanyaan Saudara. Kami telah menyewa ruangan tersebut sejak bulan Juni 2009 untuk jangka waktu 3 bulan s/d Agustus 2009 (Berdasarkan perjanjian bahwa kami telah membayar dimuka untuk 3 bulan penyewaan). biaya administrasi dan sebagainya.ai Pengasuh Yang Terhormat. Surat Penegasan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak S-831/PJ. 26 AKUNTAN INDONESIA . SE. terutang PPN karena tagihan listrik dan air oleh PKP persewaan ruangan kepada para penyewa tersebut merupakan bagian dari kegiatan penyerahan Jasa Kena Pajak berupa persewaan ruangan yang dilakukan oleh PKP persewaan ruangan. Ketentuan Undang-Undang tersebut kemudian diperjelas melalui Surat Edaran Dirjen Pajak SE-14/PJ. Jawaban Terima kasih atas pertanyaan yang diajukan oleh Sdr. dan bukan hanya atas mark-up-nya saja . Pasal 9 ayat 1: Pajak Pertambahan Nilai yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 dengan Dasar Pengenaan Pajak. Atas jawabannya kami ucapkan terima kasih. termasuk jasa yang dilakukan untuk menghasilkan barang karena pesanan atau permintaan dengan bahan dan atas petunjuk dari pemesan. atau Nilai Lain yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangan yang dipakai sebagai dasar untuk menghitung pajak yang terutang d.53/2003 tanggal 03 Juni 2003. Kami sangat senang bahwa Anda mempercayakan kami untuk memberikan saran atas masalah terkait pajak yang Anda hadapi. Daur. apakah ada PPN-nya? Mengingat rincian dari service charge tersebut adalah atas tagihan listrik. Saudara mengaku kebingungan dengan tagihan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas service charge yang dibebankan oleh Pengelola Gedung kepada perusahaan Anda sebagai Penyewa. yang dapat meliputi biaya listrik dan air (untuk “public area”). termasuk semua biaya yang diminta atau seharusnya diminta oleh pemberi jasa karena penyerahan Jasa Kena Pajak. Baiklah. Dengan berpatokan pada pertanyaan singkat yang diajukan kepada kami. Pasal 4 huruf c: penyerahan Jasa Kena Pajak di dalam Daerah Pabean yang dilakukan oleh Pengusaha f. Dengan melihat ketentuan diatas serta memperhatikan beberapa surat penegasan dari dirjen pajak dapat kami simpulkan bahwa apa yang dilakukan oleh manajemen pengelolah gedung dengan menerbitkan Faktur Pajak atas service charge terhadap perusahaan saudara sudah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perpajakan yang berlaku. tidak termasuk pajak yang dipungut menurut Undang-undang ini dan potongan harga yang dicantumkan dalam Faktur Pajak e. Service charge pada dasarnya merupakan balas jasa atas kegiatan pelayanan yang menyebabkan ruangan yang disewa oleh penyewa dapat dihuni sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh penyewa. ketentuan mengenai Pajak Pertambahan Nilai sudah diatur dalam Undang-Undang No 8 Tahun 1983 sebagaimana telah dirubah terakhir dengan UU No 18 Tahun 2000 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah. c. ada sedikit kesulitan untuk memastikan masalah sesungguhnya yang Saudara hadapi. baik nilai tagihannya sama dengan nilai tagihan dari PLN dan PDAM kepada PKP persewaan ruangan maupun berbeda (misalnya dengan alasan adanya biaya penyediaan kabel sebagaimana contoh dalam surat Saudara). Kenyataannya. air. biaya pemeliharaan dan perawatan gedung serta peralatannya.53/2005 kiranya dapat menjadi acuan dalam mencari pendasaran terhadap Pajak Pertambahan Nilai atas service charge itu. Berikut ini.

.

Anda sudah tahu kan bedanya saham bagus atau perusahaan bagus? Jika belum. istilah kerennya. Mengapa begitu sedikit orang Indonesia yang berinvestasi dalam saham? Alasan tidak berinvestasi saham Ada yang langsung menjawab kalau rata-rata orang Indonesia masih belum mempunyai uang lebih yang cukup untuk berinvestasi dalam saham. jumlah rekening di perbankan nasional mencapai 82 juta. Sangat disayangkan kalau berinvestasi saham disamakan dengan main black jack di kasino. Jawaban ini rasanya kurang tepat karena jumlah total deposito dan tabungan yang dihimpun perbankan nasional kenyataannya mencapai lebih dari J seribu triliun rupiah. Masalahnya. Jawaban yang benar adalah karena masyarakat kita masih depositominded. Alternatif lain adalah berinvestasi saham secara tidak langsung melalui reksa dana saham. Selama beberapa dekade. reksa dana. karena produk bagus ada di sekitar kita. Jawaban yang paling ngawur adalah yang mengatakan berinvestasi saham tak lebih dari berspekulasi atau berjudi atau zero-sum game.Kolom Pasar Modal Foto Penulis MENGUAK MISTERI MINIMNYA INVESTOR SAHAM DI INDONESIA Budi Frensidy Koordinator Mata Ajar Pasar Modal & Manajemen Keuangan PPAk FEUI dan Penulis buku Matematika Keuangan p e r u b a h a n Kemana orang Indonesia yang mempunyai uang lebih atau kas surplus menginvestasikan uangnya? Apakah mereka menyimpannya dalam tanah. Karena persepsi ini. Jawaban yang masuk akal tetapi ada jalan keluar untuk alasan ini yaitu mengikuti nasehat Peter Lynch dalam bukunya One up on Wall Street. umlah investor saham sangat jauh di bawah mereka yang punya deposito bank. Ada lagi yang mengatakan karena orang kita umumnya takut akan risiko/rugi (risk/loss averse) sehingga tidak punya keberanian untuk membeli saham. Pohon dikenal dari buahnya. Para investor saham sebagian besar juga orang yang loss-averse dan bukan risk takers seperti mereka yang keluar masuk kasino. Salah jika dikatakan seseorang harus kaya untuk dapat menjadi investor saham. Sementara jumlah minimum untuk menjadi investor saham sejatinya tidak besar. demikian juga perusahaan dikenal dari produknya. Sebagai perbandingan. Sebagai salah seorang manajer investasi terbaik dunia. Yang lebih membuat saya sedih adalah jawaban ini justru lebih sering saya dengar dari lulusan dan mahasiswa akuntansi dan keuangan yang nota bene mestinya lebih paham. tabungan/ deposito. Perusahaan bagus karenanya ada di depan mata kita. menyimpan uang lebih besar dari jumlah tertentu yang dijamin LPS di bank sekarang juga menghadapi risiko yang sama.1% penduduk Indonesia. jumlah penduduk yang menanamkan uangnya di pasar saham secara langsung dan tidak langsung. Investasi saham bahkan memungkinkan seseorang meminimumkan risiko nonsistematis yaitu dengan melakukan diversifikasi. pemerintah mengajak dan mendorong m i t r a d a l a m ai 28 . obligasi. Yang benar justru seseorang mesti berinvestasi saham agar cepat menjadi kaya. properti. atau saham? Dapat dipastikan urutan pertama adalah deposito dan urutan terakhir adalah obligasi dan saham. Membuka usaha sekecil apa pun juga mengandung risiko dan sulit untuk diminimumkan. Ngomong-ngomong. sementara investor saham domestik yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) tidak lebih dari 300 ribu orang atau 0. mereka lebih suka menggunakan istilah main saham daripada investasi saham. Sementara di negara super maju seperti Amerika. Persentase ini jauh di bawah Malaysia dan Hong Kong yang mencapai belasan persen atau Singapura dan Australia yang sudah melebihi 20%. saya akan menuliskannya dalam artikel di kolom ini pada edisi mendatang. cukup beberapa juta rupiah. valuta asing. Tidak sedikit juga yang beralasan main saham memerlukan pengetahuan yang cukup sehingga tidak cocok untuk sarana investasi kaum awam. perhiasan. Lynch mengatakan tidak sulit untuk menemukan perusahaan yang bagus.

Siapa juga yang meragukan Amerika sebagai negara adi daya dengan sistem marketbased? Masalahnya di Indonesia. Sistem keuangan ini lebih efisien karena bersifat langsung tanpa melalui perantara keuangan (financial intermediary) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang daripada sistem bank-based.9 miliar. Pilihan saham atau obligasi hanya dimiliki kurang dari 500 korporasi. Jika tabungan dan deposito sudah lama ada di Indonesia. Tanpa adanya bank. Pasar modal yang kuat juga memberikan kesempatan kepada para kas surplus untuk diversifikasi. Di sisi lain ada sistem keuangan berbasis pasar atau market-based yang dianut Amerika dan Inggris. Sebagian besar orang Indonesia lebih berkepentingan dengan dua indikator utama dalam bankbased yaitu tingkat bunga tabungan yang menarik untuk para kas surplus dan tingkat bunga pinjaman yang rendah untuk para kas defisit. spread perbankan kita masih 6%. saham baru diperkenalkan tahun 1977 dan mulai ramai sekitar tahun 1989. rasio loan to deposit rendah. marketbased. Tak bisa disalahkan kalau akhirnya masyarakat kita hanya tahu bank sebagai tempat paling aman untuk menaruh uangnya. Pendukung sistem market-based menekankan pentingnya pasar modal dalam memberikan insentif kepada kas surplus dan kas defisit. Kenaikan IHSG hanya relevan untuk segelintir penduduk Indonesia. 27 Juli 2009 . mereka yang kas surplus tidak punya pilihan lain kecuali menaruh uangnya di bank. Sementara itu.9 juta. Levine (2000) mengatakan kalau tidak ada sistem yang lebih unggul atau lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. saat perusahaan ingin ekspansi. Implikasi sistem bank-based Memahami dua sistem keuangan ini membuat kita bisa mengomentari kualitas buku teks keuangan dan akuntansi yang banyak digunakan di fakultas ekonomi kita. pilihan yang relevan adalah pinjaman dari bank atau pinjaman/tambahan modal dari pemegang saham. Jerman. tidak diikuti seruan pemerintah untuk berinvestasi di pasar modal pada periode 90-an. Untuk sebagian besar perusahaan di Indonesia. dan kredit macet menjadi momok perbankan nasional terutama bank-bank BUMN. Dalam market-based.2 miliar dan Rp 121. Siapa yang tidak tahu rendahnya spread atau net interest margin (selisih tingkat bunga pinjaman dengan tingkat bunga tabungan) bank di Jepang dan keperkasaan Bundesbank Jerman? Dua negara itu menganut bank-based. Pendukung sistem keuangan bank-based mengatakan kalau sistem ini lebih baik daripada market-based dalam mengatasi terjadinya asimetri informasi terutama untuk negara-negara yang berada dalam tahapan awal pembangunan ekonominya. Kenyataannya. sumber pembiayaan utama adalah dari pasar modal atau terjadi interaksi langsung antara yang punya uang dan perusahaan yang butuh uang. kapitalisasi pasar sebesar Rp 1076 triliun dan transaksi harian Rp 4. sementara yang sudah mengeluarkan obligasi lebih sedikit lagi yaitu cuma 91 korporasi. Implikasi lain yang juga tidak boleh dilupakan adalah tidak tepatnya penggunaan IHSG sebagai indikator keberhasilan perekonomian pada umumnya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada khususnya. biaya yang harus dikeluarkan investor untuk memperoleh dan memproses informasi mengenai kondisi dan kinerja perusahaan menjadi sangat tinggi. kepatuhan. buku itu kurang cocok untuk Indonesia yang bank-based. Akibatnya spread relatif besar. Buku manajemen keuangan yang baik untuk Indonesia mestinya gabungan dari Corporate Finance yang membahas perusahaan korporasi dan Personal Finance yang membahas perusahaan keluarga dan perusahaan tanpa akses ke pasar modal. menurut saya. sistem keuangan seperti ini disebut sistem keuangan berbasis bank atau bank-based. Dalam literatur keuangan dan perbankan. Angka-angka itu terus naik hingga akhir tahun 2008 dengan 398 saham tercatat. tidak mampu menjelaskan proses pertumbuhan yang dialami negara-negara di dunia. Jumlah saham tercatat tidak mengalami pertambahan hingga tahun 1988 namun kapitalisasi pasar dan transaksi harian meningkat menjadi Rp 449. Depok. sayangnya. salah satu yang terbesar di dunia.l ai Bank-based vs market based Sebelum berkembangnya pasar modal kita. Jepang. sistem bank-based juga masih rapuh karena rendahnya pengawasan. Mobilisasi masyarakat untuk menabung. pemerintah kurang peka.3 triliun dan transaksi harian menembus Rp 3. Jika pemerintah mengklaim sudah berhasil dalam pembangunan ekonominya dengan merujuk IHSG yang sudah naik ratusan persen dalam 5 tahun terakhir. Kedua tujuan itu dapat tercapai jika spread atau intermediation fee rendah. Jika buku teks itu hanya membandingkan alternatif mengeluarkan saham atau obligasi. Mana yang lebih baik? Dalam jurnalnya Bank-based or market-based financial systems: which is better?. Pada tahun 1985 jumlah emiten tercatat di BEJ hanya 24 perusahaan dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 89. Demikian juga perusahaan yang kas defisit hanya bisa mendapatkan dana dari bank. Pengawasan oleh bank sebagai kreditur jauh lebih efektif daripada pengawasan oleh sekumpulan investor dengan informasi terbatas yang dimilikinya.3 miliar dan traksaksi harian sebesar Rp 13. 29 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n masyarakat untuk menabung di bank dan tidak menaruh uangnya di bawah bantal atau di dalam lemari. Jumlah perusahaan terbuka di bursa kita hanya sekitar 400. jumlah saham tercatat melonjak tajam menjadi 56 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 4. sistem market-based belum lama berkembang sehingga masih jauh dari optimal.1 juta. Keberadaan bank menurunkan risiko dan biaya pengawasan yang harus ditanggung investor publik.4 triliun. dan banyak negara berkembang menganut sistem keuangan ini. Baru pada tahun 1989. dan kesehatan perbankan di Indonesia. Data empiris menunjukkan bahwa pembagian sistem keuangan dalam bank-based. Umurnya masih sangat muda.

domestik dan internasional kecuali rute Timur Tengah dan “code share”. Pembukuan dalam urutan daftar tunggu (waiting list) harus di teruskan ke unit “control reservations” yaitu QEP ke Q02. CD16IAIA09 untuk rute Internasional Info DISKON TERBANG BERSAMA GARUDA INDONESIA BAGI ANGGOTA IAI p e r u b a h a n Petunjuk dan tatacara: Petunjuk Pelaksanaan Kerjasama “Corporate Direct” untuk IKATAN AKUNTAN INDONESIA 1. •Untuk Keluarga anggota dan keluarga karyawan dengan menunjukan Kartu Identitas IAI dan ( Kartu Keluarga ) •Untuk relasi Ikatan Akuntan Indonesia menunjukan Perintah Pembelian dari Ikatan Akuntan Indonesia. Dengan ketentuan sebagai berikut : •Untuk anggota Ikatan Akuntan Indonesia. Penulisan IAIA pada tiket (fare basis) merupakan suatu keharusan. L) Entry : fwi#f1MCDRT#f2#f3IAIA Contoh : MCDRTIAIA 3. Hal ini dilakukan untuk memperoleh prioritas konfirmasi (HK). Kelas Ekonomi (Y. D) m i t r a e) “Fare Basis” Fare Basis : CD16IAIA untuk rute Domestik. kecuali harga promosi.ai Kerjasama yang dilakukan antara Ikatan Akuntan Indonesia dengan Garuda Indonesia. g) Masa Berlaku Masa berlaku perjanjian kerjasama adalah 01 Juli 2009 sampai dengan 31Juni 2010. CD16IAIA untuk rute Internasional f ) Rute Berlaku untuk semua rute yang diterbangi Garuda Indonesia. Affiliasi. Kelas Bisnis ( C ) Entry : fwi#1CCDRT#f2#f3IAIA Contoh : CCDRTIAIA b. b) Garuda On Line Booking Corporate. Tiketing dapat dilakukan di : a) Kantor penjualan Garuda Indonesia.. dan ketentuannya mengikuti ketentuan harga promo yang berlaku. M. Entry : fwi#f1CCDRT#f2#f3IAIA Contoh : CCDOXIAIA b.Contoh : Entry : fwi#1QEOXPR#f2#f3IAI QEOXPR/IONI Pencantuman Harga Promo pada tiket adalah harga sebelum komisi agen. dengan ketentuan : Menggunakan Kartu Anggota Ikatan Akuntan Indonesia yang telah didaftarkan ke Web “Corporate Partner Garuda Indonesia” c) Harga Promo Domestik dan Internasional Harga Pomo Domestik & Internasional berlaku untuk Ikatan Akuntan Indonesia apabila tersedia (double discount tidak berlaku). Kode Korporat Kode Korporat untuk Ikatan Akuntan Indonesia adalah IAIA 2.rute Timur Tengah dan “Code Share”. dan karyawan dengan menunjukan Kartu Anggota Ikatan Akuntan Indonesia atau Perintah Pembelian. i) Kondisi Tiket Tidak dapat dilakukan “Endorsement” (pengalihan ke penerbangan lain). Ketentuan dan syarat sebagai berikut : •Rute Domestik a. Discount Besaran discount 16% (enam belas persen) dari harga RSP berlaku dari harga terendah sampai tertinggi. d a l a m 30 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA . M. Kelas Bisnis (C. d) “Tour Code” Tour Code : CD16IAIA09 untuk rute Domestik. h) Reservasi Didalam PNR harus mencantumkan “Ikatan Akuntan Indonesia” sebagai berikut : Entry : 4OSIGAVIP/C Ikatan Akuntan Indonesia. Contoh : 4OSIGAVIP/C IKATAN AKUNTAN INDONESIA INDONESIA. bersama ini kami informasikan bahwa bagi seluruh anggota Ikatan Akuntan Indonesia yang akan melakukan aktivitas penerbangan dengan menggunakan Garuda Indonesia akan memperoleh diskon sebesar 16% kemanapun tujuan terbangnya kecuali Timur Tengah dengan menunjukan kartu anggota IAI. L) Entry : fwi#f1MCDOW#f2#f3IAIA Contoh : MCDOXIAIA •Rute Internasional Besaran diskon untuk rute internasional dari harga RSP (Recommended Selling Price) a. rute domestik dan internasional. Kelas Ekonomi (Y.

.

diikuti 163 perusahaan. 13. baik Mulyani Indrawati. 2. di Jakarta. Kepatuhan terhadap peraturan Kepercayaan Masyarakat pada Masa Krisis ini Private Non Keuangan Listed dan Non Listed. Bank Permata Tbk PT. bentuk dan isi laporan dalam bahasa Indonesia merupakan yang ketujuh kalinya sejak pertukaran ekonomi yang basisnya informasi. Jamsostek (Persero) Peringkat I Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Non Listed Tahunan.” katanya. Kementerian BUMN. kelengkapan profil diselenggarakan pertama kali pada tahun 2002. yang adalah nilai dalam suatu transaksi. perusahaan. Dari jumlah tersebut   ada 46 perusahaan baru yang ikut ARA. Sri Governance (GCG) di sektor dunia usaha. PT. perundangan yang berlaku.” tutur Fuad. kultur keterbukaan dan kualitas informasi. Penyerahaan penghargaan 2. disusun dengan memberi 4. Bank Mandiri (Persero)Tbk Peringkat I Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Listed Kriteria yang 3. Petrokimia Gresik PT. Pupuk Kalimantan Timur PT. Dr. di tengah penyerahan ARA 2008 panitia untuk memilih pemenang di 7 kategori Akuntan Indonesia (IAI). Sri Mulyani Indrawati. khususnya 9. Bank Permata Tbk Juara Umum Annual Report Award 2008 Mar’ie Muhammad. Menteri BAPEPAM-LK. Peringkat III Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Non Listed tranparansi dan good corporate governance. 15. Bertindak sebagai ketua Dewan No. Ke p e rc aya a n Masyarakat pada Masa DAFTAR NAMA PEMENANG ARA 2008 Krisis”. 17. Angkasa Pura I (Persero) PT. 18. PT. Informasi sebagai Upaya Meningkatkan yaitu: Private Keuangan Listed dan Non Listed. PT. Ditjen Pajak serta Komite Nasional pemberian penghargaan adalah membangun ketua tim juri Mar’ie Muhammad dinilai secara Kebijakan Governance (KNKG). Indosat Tbk PT.  Penyajian informasi keuangan yang bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan telah dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus baik dan informatif sesuai dengan informasi dan penerapan Good Corporate ketentuan akuntansi yang berlaku di 2009 lalu oleh Menteri Keuangan RI. PT. serta BUMN Non Keuangan Listed dan Non Listed.ai J Info PT Bank Permata Tbk Raih ARA 2008 uara umum Annual Report Awards kinerja perusahaan serta indikasi arah Adapun Ketua Panitia ARA 2008 A. Corporate Governance. Medco Energi Internasional Tbk PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk Peringkat III Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Listed di dalam Laporan 8. PT. BUMN/BUMD maupun perusahaan swasta. 16. Informasi sebagai Upaya Meningkatkan Indonesia yang maju dan mandiri. PT. 19. Bakrieland Development Tbk PT. kata PT. Bank Indonesia. Informasi yang jelas mengenai baik yang tercatat dan tidak tercatat di Bursa juara umum karena dinilai terbaik diantara kepemilikan dan penerapan Good Efek. 14. Bank perusahaan di masa yang akan datang. Nama Perusahaan PEMENANG Juri adalah Bapak 1. Adira Dinamika Multi Finance Tbk PT. perusahaan yang berusaha memperbaiko tertinggi atas kualitas laporan tahunan yang Karena dari peserta yang masuk kategori ini kualitas laporan tahunannya dan mengetahui diterbitkan secara berkala oleh perusahaan. BEI. Bank CIMB Niaga Tbk PT. GMF AeroAsia Peringkat II Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Non Listed Peringkat III Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Non Listed Peringkat I Kategori Perusahaan Private Keuangan – Listed Peringkat II Kategori Perusahaan Private Keuangan – Listed Peringkat III Kategori Perusahaan Private Keuangan – Listed Peringkat I Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Listed Peringkat II Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Listed Peringkat III Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Listed Peringkat I Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Non Listed Peringkat II Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Non Listed Peringkat III Kategori Perusahaan Private Non Keuangan – Non Listed m i t r a d a l a m p e r u b a h a n 32 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA .T. Memberikan gambaran yang baik dan jelas mengenai kegiatan operasional perusahaan dan penjelasan mengenai 12. Garuda Indonesia (Persero) Peringkat I Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Non Listed Adapun Kriteria umum penilaian adalah sebagai berikut: 1. 22. “Penilaian selanjutnya mencakup ARA 2008 yang diselenggarakan ini Itu adalah filosofi dalam sistem ekonomi. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat Peringkat II Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Non Listed menyangkut aspek 10. pengungkapan Tema ARA tahun ini adalah “Transparansi Tujuannya adalah membangun perekonomian laporan keuangan berdasar prinsip akuntansi yang bersikap umum. Tahun ini untuk kategori Perusahaan Private ini menunjukkan bahwa semakin banyak ARA merupakan pemberian penghargaan Keuangan Non-Listed tidak ada pemenangnya. Para peserta itu. PT. PT. 20. pelaksanaan CSR. Ada beberapa kriteria yang diterapkan Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama harus diperoleh. ARA 2008 yang bertema Transparansi 163 perusahaan  yang terbagi atas 8 katagori. yang baik dan benar. Adhi Karya (Persero) Tbk Peringkat I Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Listed kualitas dari informasi 6. tidak satupun mencapai batas minimal nilai yang kegiatan ARA. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Peringkat II Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Listed digunakan. 21. Rahmany  menuturkan penyelenggaraan ARA Permata Tbk. Bank Permata Tbk terpilih sebagai 3. PT. “Hal BUMN Keuangan Listed dan Non Listed. Pembangunan Perumahan (Persero) PT. 11.” ungkapnya. PT. kuatitatif. PT. Ikatan Keuangan RI. Fuad 2008 (ARA) kali ini diraih oleh P. PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur. Rabu (12/8) menyatakan “Esensi dan 1 juara umum. Perum Pegadaian (Persero) Peringkat III Kategori Perusahaan BUMN Keuangan – Listed penekanan pada 5. 4. Indonesia. Aneka Tambang (Persero) Tbk Peringkat II Kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan – Listed yang tercantum 7.

. acara Public Hearing berlangsung sejak pukul 09. dan saran dari publik.00 yang terbagi dalam 3 sesi. dan email paling lambat tanggal 30 Nopember 2009. Karena banyaknya Eksposure Draft yang telah dikeluarkan DSAK IAI. dan perusahaan-perusaha an di Indonesia. Public Hearing ini dihadiri lebih dari 250 peserta dari berbagai instansi seperti perbankan. DSAK IAI masih menunggu komentar publik terkait Eksposure Draft tersebut sampai dengan 30 Nopember 2009.00 s. Beberapa tanggapan mendapat respon langsung dari DSAK IAI. 4 ISAK. Graha Niaga Jakarta telah mengadakan Public Hearing Eksposure Draft 6 PSAK. Komentar dapat dikirimkan melalui surat. DSAK sangat terbantu dengan banyaknya masukkan. namun ada beberapa masukkan yang perlu pertimbangan dan diskusi lebih lanjut oleh DSAK.Info ai Public Hearing ED 6 PSAK. Form permintaan tanggapan bisa di download pada file dibawah ini. & 2 PPSAK telah diadakan DSAK IAI D Banyak peserta yang memberi masukkan dan tanggapan terkait Eksposure Draft tersebut. BUMN. faximile. 4 ISAK. dan 2 PPSAK.d 15. Kantor Akuntan Publik. p e r u b a h a n SAK IAI pada hari Selasa. 13 Oktober 2009 bertempat di Financial Hall. MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 33 m i t r a d a l a m Public hearing ini merupakan salah satu due process procedure yang harus dijalankan DSAK dalam pembuatan SAK. tujuannya untuk membantu masyarakat terkait isu-isu yang harus dikomentari pada Eksposure Draft yang dikeluarkan DSAK IAI. tanggapan. Banyaknya SAK yang dikeluarkan DSAK adalah merupakan program kerja program konvergensi IFRS yang akan konvergen pada tahun 2012.

Acara dihadiri tiga ratus akuntan seluruh Indonesia yang berasal dari kantor akuntan publik. meningkatkan transparansi perusahaan. Adopsi standar internasional juga sangat penting dalam rangka stabilitas perekonomian. Terciptanya harmonisasi standar Akuntansi global juga menjadi salah satu tujuan dan komitmen kelompok G-20 dalam meningkatkan kerjasama perekonomian dunia”. Sementara tujuan akhirnya laporan keuangan yang disusun berdasarkan AKUNTAN p e r u b a h a n m i t r a d a l a m S Standar Akuntansi Keuangan (SAK) hanya akan memerlukan sedikit rekonsiliasi untuk menghasilkan laporan keuangan berdasarkan IFRS. Ahmadi Hadibroto menyatakan: “Langkah startegis menuju keseragaman “bahasa” dalam Akuntansi dan pelaporan keuangan di sektor privat ini merupakan agenda utama profesi Akuntansi secara global. Manfaat dari program konvergensi IFRS diharapkan akan mengurangi hambatan-hambatan investasi. eiring dengan perkembangan dan dinamika bisnis dalam skala nasional dan internasional. Bertindak sebagai keynote speaker Ketua Bapepam & LK. mengurangi biaya yang terkait dengan penyusunan laporan keuangan. IAI telah mencanangkan dilaksanakannya program konvergensi IFRS yang akan diberlakukan secara penuh pada 1 Januari 2012. perusahaan terbuka. Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI.ai Info Dampak Konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS) Terhadap Bisnis Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) melaksanakan Seminar “Dampak Konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS) Terhadap Bisnis” pada tanggal 8 Oktober 2009 bertempat di Hotel Borobudur Jakarta. Konvergensi IFRS dapat meningkatkan daya informasi dari laporan keuangan perusahaan-perusaha an yang ada di Indonesia. IAI 34 MAJALAH INDONESIA . Dengan adanya standar global tersebut memungkinkan keterbandingan dan pertukaran informasi secara universal. Dr. akademisi serta praktisi akuntansi lainnya. dan mengurangi cost of capital. Achmad Fuad Rahmany. Untuk membangun secara berkelanjutan kapasitas profesi Akuntansi menuju tercapainya full compliance terhadap standar global. BUMN.

Hadir sebagai pembicara Arif Arryman. Ketua Dewan SAK IAI (DSAK) Rosita Uli Sinaga menyatakan bahwa Program Konvergensi DSAK selama tahun 2009 adalah sebanyak 12 Standar. akademisi.  Akuntan Publik harus segera mengupdate pengetahuannya dan menyesuaikan  pendekatan audit yang berbasis IFRS. Kentingan publik dapat dilayani dengan baik AKUNTAN dengan adanya a single set of highquality.  Akuntan Manajemen/ Perusahaa n dapat mengantisipasi dengan segera membentuk tim sukses konvergensi IFRS yang bertugas mengupdate pengetahuan Akuntan Manajeman. dan 17 Standar di tahun 2010. Regulator perlu melakukan penyesuaian regulasi yang terkait dengan pelaporan keuangan dan perpajakan serta melakukan upaya pembinaan dan supervisi terhadap profesi yang terkait dengan pelaporan keuangan seperti penilai dan aktuaris. Sosialisasi secara komprehensif setiap perkembangan program konvergensi IFRS akan mampu mengurangi “kejutan” bagi publik atas dampak dari perubahan SAK yang akan konvergen dengan IFRS. melakukan gap analysis dan menyusun road map konvergensi. selaku ketua tim imlementasi IFRS yang dibentuk oleh Kementerian Negara BUMN. merevisi kurikulum dan silabus serta melakukan berbagai penelitian yang terkait. akuntan publik. MAJALAH INDONESIA 35 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . Banyaknya standar yang harus dilaksanakan dalam program konvergensi ini menjadi tantangan yang cukup berat bagi publik untuk sedari dini mengantisipai implementasi program konvergensi IFRS. principles-based financial reporting standards. Seminar juga membahas dampak konvergensi IFRS dalam prespektif bisnis terutama pandangan dan langkah antisipatif BUMN untuk menjadi lebih kompetitif. Akuntan Akademisi/Universit as diharapkan mengupdate pengetahuan para Akademisi.Info ai melaksanakan seminar ini agar publik mampu mempersiapkan dan mengambil keputusan dalam menghadapi dampak dari program konvergensi IFRS.  Seluruh pihak perlu saling mendukung dalam melaksanakan langkah inisiatif untuk mempromosikan konvergensi kepada IFRS.Rosita juga menambahkan bahwa tantangan konvergensi IFRS 2012 adalah kesiapan praktisi akuntan manajemen. regulator serta profesi pendukung lainnya seperti aktuaris dan penilai.

yaitu kategori nasional  dalam bahasa Indonesia dan kategori Internasional dalam bahasa Inggris. Ferdinand Gull. KSAP. Pemda. 5. Depdagri. mahasiswa. “Mampukah Perguruan Tinggi Membentuk SDM Pengelola Keuangan Negara”. khususnya pemerintah daerah.Concurrent Session Kegiatan ini membahas hasil-hasil penelitian bidang akuntansi yang dinyatakan lolos atau dapat diterima untuk dipresentasikan dalam simposium. Perpajakan. sesuai dengan bidang kajian penelitian yang ditetapkan.Pengumuman Seleksi Makalah SNA XII Palembang P p e r u b a h a n anitia Simposium Nasional Akuntansi XII (SNA) Palembang telah mengumumkan 64 makalah yang lolos seleksi berdasarkan proses blind review yang dilakukan oleh IAI Kompartemen Akuntan Pendidik. Pendidikan Akuntansi. Dr. Perhelatan ilmiah ini tergolong akbar karena diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 700 orang dari kalangan masyarakat ilmiah dan praktisi bisnis dan sektor publik dari seluruh Indonesia dan juga dari mancanegara. Penyelenggaraan SNA kali ini sedikit berbeda dengan SNA sebelumnya dikarenakan SNA XII di Palembang IAI KAPd bekerjasama dengan IAI Kompartemen Akuntan Sektor Publik (IAI KASP). Sistem Informasi dan Auditing dan Good Governance. Simposium Nasional Akuntansi XII memiliki agenda acara sebagai berikut : 1.  Prof.Lokakarya Penyusunan Kurikulum Pendidikan Akuntansi Sektor Publik.Planery Session ”Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah”.     Diskusi Panel: ”Writing Research Report for International Journal Publication” serta ”  Current Research in Governance in Public Sector”. 2. Daftar naskah yang lolos seleksi dapat dilihat pada  lampiran. Auditing dan Etika Profesi. akuntansi keuangan yang meliputi kajian tentang Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal. Tema ini dipilih karena masih lambannya pertanggungjawaban keuangan daerah sehingga penyusunan laporan keuangan daerah belum dapat dilakukan oleh pemerintan daerah secara optimal dalam rangka meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan daerah. Pembicara Prof.Expert Session ”Perkembangan Terkini IFRS & Introducing Train the Trainers IFRS”. mendorong perkembangan kualitas penelitian akuntansi Indonesia dan menemukan relevansi teori dan hasil riset akuntansi dalam praktik sektor swasta dan sektor publik. Akuntansi Manajemen. Sistem Informasi. 3. Mereka akan mempresentasikan hasil riset akuntansi yang meliputi bidang kajian mencakup akuntansi sektor publik yang meliputi kajian tentang Akuntansi Keuangan. SNA juga m i t r a ditujukan untuk mengembangkan minat pendidik. Akuntansi Syariah dan Corporate Governance dan bidang vokasi. Gubernur Sumatera Selatan. Bambang Soedibyo. d a l a m ai 36 . Tema Simposium Nasional Akuntansi XII adalah ”Peranan Akuntansi Sektor Publik Dalam Meningkatkan Akuntanbilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah”. Pembicara Ketua Tim Implementasi IFRS IAI serta The Association of Chartered Certified Accountants. dan praktisi untuk melakukan penelitian dalam bidang akuntansi. Menghadirkan 5 Perguruan Tinggi sebagai Penyaji dan Pembahas antara lain dari BPK. Akuntansi Manajemen dan Keperilakuan. 4. SNA merupakan agenda rutin IAI KAPd sejak tahun 1997 di Yogyakarta. Hongkong Polytechnic University. Hakekat kegiatan ini adalah untuk mengembangkan wawasan dan menambah khasanah disiplin ilmu akuntansi. memberikan wadah komunikasi ilmiah untuk memaparkan hasil penelitian (studi empiris) akuntansi dalam suatu forum ilmiah. SNA  XII akan dilaksanakan di Universitas Sriwijaya  Palembang pada tanggal 4-6 Nopember 2009. Pembicara:  Ketua BPK RI.   Presentasi paper ini dibagi dalam dua kategori.

Pratana Puspa Midiastuty 2. Cynthia Sari yang Mempengaruhinya 2... Ak.DAFTAR ARTIKEL LOLOS SNA XII PALEMBANG ARTIKEL NASIONAL No.Si 3. CARMEL Meiden.. Prihat Assih. Indra Isnugrahadi Pengaruh Kecakapan Managerial terhadap Managemen 2. Konservatisme Perusahaan di Indonesia dan Faktor-Faktor 1. SE.SE 2..SE. Hamidah Pengaruh Pengumuman Indonesia Sustainability Reporting 1. Eddy Suranta FE. Adi Irawan Univ Jember 2.5: Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan dan Dampaknya terhadap Forward Earnings Response Coeficient (FERC) 1. M. Meliana Benardi K. MSA. Penulis Judul AKPM (Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal) Analisis Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Pergantian Marsela Diaz Kantor Akuntan Publik Simultanitas Aktivisme Institusional. Dr. 2. Supatmi Award (ISRA) terhadap Abnormal Return dan Volume Perdagangan Saham (Studi Kasus pada Perusahaan Pemenang ISRA Periode 2005-2008) 1. Prof. Ak. Dr. Kalimantan Barat UMI Makassar 1 2 Dr. Dr. SE. Ak. Elizabeth ai 37 m i t r a STIE Tanjung Selor d a l a m Pengaruh Diversifikasi Korporat terhadap Excess Value Perusahaan Manufaktur.. Dergibson Siagian 1. Ak. Sandra Aulia p e r u b a h a n 1. Fitriany 2.M.SE.Si. Ferry Budiman 2. Universitas 3. Zaenal Fanani Faktor . 3 4 5 UGM Institut Bisnis dan Informatika Indonesia UI 6 7 8 9 10 1. dan Utang dalam Mengurangi Konflik Keagenan (Studi Empiris pada Perusahaan Go Publik di Indonesia) Universitas Politeknik Negri Pontianak. Indra Wijaya Kusuma Laba dengan Kualitas Auditor sebagai Variabel Pemoderasi FE. Tatang ary Gumanti 1..Faktor Penentu Kualitas Pelaporan Keuangan Dan 2. Sutrisno. UNAIR Univ Kristen Satya Wacana . Kebijakan Deviden. Sri Ningsih Kepercayaan Investor 3. Serta Properti dan Real Estat Yang Terdaftar di BEI Tahun 2005-2007 PSAK NO. Perdagangan Grosir dan Eceran. Annaria Setionoputri.. Struktur Kepemilikan. SE. Desi Ardhariani Dewa Gede Wirama Model OHLSON (1999) dan Prediksi Return Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Luas Pengungkapan dan Implikasinya terhadap Asimetri Informasi (Studi Pada Perusahan-Perusahaan Sektor Manufaktur yang Go Public di Bursa Efek Indonesia) Pengaruh Optimalisasi Jangka Pendek Managemen pada Tingkat Pengungkapan Wajib Informasi Perusahaan Sebelum dan Sesudah Perubahan Peraturan UndangUndang Pengungkapan Laporan Keuangan Indikasi Earnings Management pada Initial Public Offering Paulina Sutrisno STIE Tanjung Selor FE. Moh. 3. M..Akt. Rini Indriani Bengkulu 4. Mursalim.Msi.Si. UNUD 11 Alumni S2 UGM 12 13 Analisis Kebijakan Dividen: Suatu Pengujian Dividend Signaling Theory dan Rent Extraction Hypothesis 1.

Sri Pancawati Pemerintah Martiningsih ASPAM (Akuntansi Manajemen ) Analisis Variabel Aanteseden Perilaku Auditor Internal dan Konsekuensinya terhadap Kinerja: Studi pada Auditor di 1. dan Kompetensi terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan (Studi Empiris pada Auditor di Inspektorat SePulau Lombok) FE. Sadat Amrul terhadap Financial Performance dengan IT Capacity 2. Integritas. 2. 2. Suyunus Variabel Moderating ASPAK (Akuntansi Keuangan) Perbandingan Indikator Kinerja Keuangan Pemerintah Heny Susantih Propinsi se-Sumatera Bagian Selatan Studi Kebutuhan Informasi Pengguna Laporan Keuangan Rr.Si. FE Univ.M Si. SE. 2. SE. Airlanga Surabaya 16 17 PSIE PPS UNSRI FE. 20 Pengaruh Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Badan terhadap 1. M. UI 15 FE.. Univ. Masnoni. FE UNISSULA Akuntansi Manajemen ai 38 . Tarjo. Independensi. Biana FE Univ. Vinola Herawaty Pemeriksaan Pajak pada KPP Pratama Hubungan Perbedaan Laba Akuntansi dan Laba Pajak 1.2003 PPAK (Pendidikan Akuntansi) Orientasi Self Presentational dan Kemauan untuk 1. FE Kesuksesan Program Aplikasi Sistem Informasi Lyna Latifah.. SE. FE Univ.Ak Lembaga Pemerintah non Departemen PPJK (Perpajakan) FE. 2.. UNRAM 18 UI p e r u b a h a n 19 Persepsi Wajib Pajak terhadap Sunset Policy 1. Univ. Enny Hardi sebagai Variabel Antara Pengaruh Kepuasan Pengguna Sistem Informasi terhadap 1. Nurul Herawati.S. Mataram. UNSAKTI 21 UI d a l a m 22 PT. Inspektorat 1.... SBG Dawama Sdn Bhd m i t r a 23 FE. Mataram 1. Kota Mataram..Si. FE Univ. 2.. Yulianti ASPSIA (Sistem Informasi dan Auditing) Pengaruh Organizational Learning dan IT Capability 1. Negeri Manajemen Daerah Semarang AKMK (Akuntansi Manajemen dan Keperilakuan ) Carbonaccounting: Implikasi Strategis Perekayasaan Muhammad Jafar S. M. Sylvia Veronica Siregar dengan Nilai Perusahaan Perdana Serta Kinerja Perusahaan Pasca IPO: Studi Empiris pada Perusahaan yang IPO di Indonesia Tahun 2000 .Si. Asri Fika Agusti Peningkatan Penerimaan Pajak yang Dimoderasi Oleh 2. Ika Sukriah. Akt. Daerah (SIKD) dalam Rangka Peningkatan Transparansi Akt dan Akuntabilitas Keuangan Daerah Pengaruh Pengalaman Kerja. Novrys Suhardianto Berprestasi dengan Motivasi Self Presentational sebagai 2. SE. 3. Pengaruh Integrasi Organisasi terhadap Kematangan Syahyakirti Perencanaan Sistem Informasi dan Implikasinya terhadap 1. Istianingsih Kinerja Individu (Studi Empiris pada Pengguna Paket 2. Obyektifitas..Si. Trunojoyo 3. M. M.E. UI 24 Politeknik Negri Malang 25 26 27 1. M.S. M. Wawan Hermansyah. 3. Palembang. Wiwik Utami Program Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi di Indonesia) Uji Empiris Model Kesuksesan Sistem Informasi Keuangan Imam Mulyono.14 1. SE. SE. Dr. Niken Astria Sakina Kusumawardhani Fenomena Manajemen Laba Menjelang IPO dan Kaitannya 2. M.. ST. Arywarti Lingkungan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah Marganingsih. SE. Santi Aryn Wiryandari dengan Perilaku Manajemen Laba dan Persistensi Laba 2.Si.Si... MSA. Akram.M. Adha Inapaty. Dr.

.Ak.28 29 30 Studi tentang Hubungan Sistem Pengukuran Kinerja Strategi Integrative. M. Auditing dan Etika Profesi ) Pengaruh Kualitas Informasi. dan Hasil Akhir Strategi (Penelitian Empiris pada Manajer Perusahaan Industri Manufaktur di Banten) Pengaruh Kinerja Lingkungan terhadap Corporate Social Responsibilty (CSR) Disclosure dan Kinerja Finansial Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Pembagian Informasi Secara Vertikal dalam Budgeting Sharing dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Manajerial (Kajian Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Listed di Bursa Efek Indonesia) Debiasing Outcome Effect dalam Penilaian Kinerja: Suatu Studi Eksperimen Lili Sugeng Wiyantoro. BEI) UNAI Univ. 1.Penyelarasan Strategi Manufaktur. dan Prestasi 2. Diponegoro Semarang ai ARTIKEL KUANTITATIF . Adilla Noor Rakhiemah 2.MSI. Tandaluko STIE .AKT FE Univ.Msi FE Univ. Going Concern (Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Ak. Kepemilikan Perusahaan terhadap Penerimaan Opini Audit Dra. Hilda Rossieta. Muhammad Ja'far UNDIP Shodiq.. Univ. Dian Agustia Kerja Auditor Peran Auditor Spesialisasi Industri dalam Mengurangi Managemen Laba Akrual dan Managemen Laba Real pada Yeni Januarsi Perioda Sebelum dan Setelah Keputusan Menteri Keuangan No.Pembelajaran Organisasional.Si.AUB SURAKARTA FE.. Sultan Ageng Tirtayasa 1. Jena Sarita Locus of Control terhadap Kepuasan Kerja. Dian Agustia Univ Airlangga Baiq Anggun HL 31 Jesica Handoko.Ssi.AUB SURAKARTA STIE .Perceived Probability of Audit dan Pemahaman Etika Pajak (Studi Eksperimen Laboratorium) 1.Ph.M. Kualitas Auditor. Indira Januarti.SE. Motivasi Kerja. Cendrawasih 33 34 Meinarni Asnawi 35 36 37 38 39 40 41 Penganggaran Partisipatif: Efek Pembelajaran Teori Keagenan dan Penatalayanan terhadap Kinerja Manajer Hermadi Widijanto dengan Sikap dan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Pemediasi (Suatu Penelitian Eksperimental) SIAE (Sistem Informasi. Unika Widya Mandala Surabaya 32 Pengujian Efek Resensi dan Pengetahuan pada Penyajian Informasi Analisis Fndamental dan Teknis: Studi Empiris deddy sulistiawan pada Pengambilan Keputusan Invenstasi Saham Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen terhadap Hubungan Manajemen Kualitas Proses dan Kinerja Kualitas Produk Analisis Keputusan Kepatuhan Pajak: Strategi Audit Random. Kemampuan Individual.INTERNASIONAL 39 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . Arie Wibowo Faktor-Faktor Determinasi kualitas audit suatu studi dengan pendekatan earnings surprise benchmark 2.06/2002 Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan.SE. Bertha Kusuma Wardani 2.SE.D Pengaruh Konflik Pekerjaan Keluarga terhadap Turn Over Intentions dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Ifah Latifah Intervening (Studi Empiris pada Auditor Kantor Akuntan Publik di Indonesia) Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional. dan Norma Subyektif terhadap Minat Mahasiswa dalam Femilia Zahra Menggunakan Internet sebagai Sumber Pustaka 1.423/KMK..Si.

Going Concern (Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Ak.. Overlaping Owner. UI Univ Mataram 1. Indonesia Stock Exchange Merdeka) SIAE (Sistem Informasi. Sekar Mayangsari Universitas 42 UGM 43 44 p e r u b a h a n The Influence of International Accounting Standards on Earnings Quality: Case in Japan Analysis The Influence of Internal Control Compliance and 1. Ishak Ismail ASPGG (Good Governance ) Impact of Corporate Governance Mechanisms on Firm 1. Made Compensation System Against Unethical Behavior and Sudarma. Sumiyana and Domestic Investors' Reaction CG (Corporate Governance) 51 Concentrated Ownership and Tax Planning Evony Silvino Violita 1. 2.Owned Yulia Sari Enterprises (SOEs) 46 Univ. Fransisca Reni Retno Anggraini 1. Ari Universitas ai 55 1. 2. 2. Slamet Sugiri Further Evidence of Asymetric Price Reaction from 49 2. Sri Suryaningsum 3. Factors Influencing Auditors Acceptance of the Practice 53 Review System 3. Kepemilikan Perusahaan terhadap Penerimaan Opini Audit Dra.423/KMK.INTERNASIONAL 40 No. UNIB. STIE Perbanas Surabaya. Indira Januarti. Sumiyana Emerging Capital Markets Is an Event Responded by Investor as a non-event? 1. Bambang Riyanto 50 Inquisitive Evidences when Differentiated between Foreign 2. Grahita Chandrarin (U. Brawijaya) Disclosure: Study Empiris at Public Companies in 3. Eko Ganis Accounting Fraud Tendency (Studies at State University in Sukoharsono East Java) The implementation of Good Governance on the Financial Performance Achievement of Telecommunication and Technology Companies in South East Asia Countries 1. Masako saito 2. USM FE. Dewi 54 Performance: Evidence from Indonesia's State . Auditing dan Etika Profesi ) 1. Ratna Candra Sari trisakti Univ. UNAND ARTIKEL KUALITATIF . 2. Ratna Candra Sari 4. Sumiyana 3. Andreas Lako.06/2002 Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan. Efa Yonnedi. The Effect of Earnings Management and Corporate Mataram) Governance Mechanism to Corporate Social Responsibility 52 2. Sutrisno (U. Ricky 48 Fairness and Reciprocity in Earnings Management Dwi Budi Harsono 1. lilik Hangajani (U. Brawijaya Airlangga Surabaya FE. 2. FE.Si. Kualitas Auditor. Dian Agustia Kerja Auditor Peran Auditor Spesialisasi Industri dalam Mengurangi Managemen Laba Akrual dan Managemen Laba Real pada Yeni Januarsi Perioda Sebelum dan Setelah Keputusan Menteri Keuangan No. Judul Penulis AKPM (Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal) Tunneling. Negeri Malang 45 UPN Yogyakarta The Effect of Integrated Earnings Management on the Imam Subekti Value Relevance of Earnings and Book Value of Equity The Impact of Intellectual capital toward financial profitability and investors' capital gain on shares : an Mutiara Sianipar 47 empirical investigation of indonesian banking and insurance sector for year 2005-2007 1.INTERNASIONAL No. and Investor Protection: Evidence from Merger and Acquisition in Asia 1. 3. 2 & 3. UNIKA Soegijapranata UGM UGM m i t r a d a l a m FE. BEI) SURAKARTA FE. Mas'ud Machfoedz 2.40 41 2. Nurmala Ahmar. Diponegoro Semarang ARTIKEL KUANTITATIF . Univ. Penulis Judul AKPM (Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal) Exploring Accounting and Its Perseverance in The Javanese Ceremonies (Slametan) through Hermeneutic1. 2. Siti Thoyibatun. Didi Achjari 2. M. Saiful. STIE . Hasnah Haron.

. UNAND ARTIKEL KUALITATIF .SE. Ari Kamayanti Universitas 1.Prof.... M.. Gugus Irianto..MSA. Factors Influencing Auditors Acceptance of the Practice 53 Review System 3. 2.Owned Yulia Sari Enterprises (SOEs) 1. Widyagama Malang Univ. Penulis Judul AKPM (Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal) Exploring Accounting and Its Perseverance in The Javanese Ceremonies (Slametan) through HermeneuticPhenomenological Study 1.INTERNASIONAL No. Ph.D. SE. Ardi Hamzah ai 41 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n .Ak.. Perspective AKMK (Akuntansi Manajemen dan Keperilakuan ) Through Gentle Beauty and Subtle Love In Performance Measurements: Introducing a "Balance" in the Balanced Ari Kamayanti Scorecard (BSC) and Management Accounting Accountability FE Undip STIE Mahardhika Surabaya ARTIKEL KUALITATIF . Analisis Semiotik atas Sustainability Reporting PT.. 2. Hasnah Haron. Unibraw Univ Brawijaya 58 59 60 AKSR (Akuntansi Syariah) 61 Refleksi Kinerja Manajemen Perbankan Syariah dalam Perspektif Amanah: Sebuah Studi Fenomenologis 62 Koreksi Konsep Nilai Tambah Syari'ah: Menimbang Pemikiran Konsep Dasar Teoritis Laporan Keuangan Andik S. Dr. Ishak Ismail ASPGG (Good Governance ) Impact of Corporate Governance Mechanisms on Firm 1..Posmodernis Triyuwono. Auditing dan Etika Profesi) Etika dan Perilaku Koruptif dalam Praktik Manajemen Laba: Studi Hermeneutika Kritis Akhmad STIESIA Surabaya Riduwam.PhD. 2. Rosidi.D. 3. Anis Chairi. Unibraw. SE. 2.Dr. Niswatin.SIAE (Sistem Informasi..... STIE Mahardhika Surabaya 55 56 57 Social Construction of Financial Reporting Practice in an Indonesian Insurance Company: Javanese Culture Anis Chairi.Ak.Ak.D. Aneka FE Undip Firman Aji Nugroho Tambang Tbk. 2.. Auditing dan Etika Profesi ) 1..SE. Ph. Univ. 3. Gugus Irianto.Dr.Ak. SE.. MM. Saputro Akuntansi Syari'ah ASPAK (Akuntansi Keuangan) Studi Fenomenologis: Menguak Partisipasi Masyarakat dalam Proses Penyusunan APBD Sopanah. STIE Perbanas Surabaya.Dr. Ph. Unti Ludigdo.. SE. 2 & 3..MSA.. Penulis Universitas Judul AKPM (Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal) Akhmad Riduwam. MSA. Negeri 1. 2. Trunojoyo 64 PPJK (Perpajakan) Etika Penggelapan Pajak Perspektif Agama: Sebuah Studi 1. Efa Yonnedi. Dewi 54 Performance: Evidence from Indonesia's State . Mec. Gorontalo. SIAE (Sistem Informasi. 2.Ak.. MSA.. Nurmala Ahmar. Iwan Semiotika Laba Akuntansi: Studi Kritikal .SE. STIESIA Surabaya Derridean SE.NASIONAL No. Retorika dalam Pelaporan Corporate Social Responsibility: 1... Saiful. Ak.Si. UNIB.Msi. 63 FE Univ.PHd. Ika Alfi Nur Izza Interpretatif 2. 2. 3. 4. USM FE. FE.

Dalam kasus yang Bapak tanyakan. kami ucapkan terima d a l a m A 1: Mba Kori...H. CPA (Redaktur Majalah Akuntan Indonesia & Sekretaris Jenderal IAI KASP) oleh : Pengakuan persediaan yang bersumber dari APBN Mas Cris yang kami hormati. panitia pengadaan harus melakukan proses tender ulang.H. maka proses lelang harus diulangi. akan melakukan protes jika dilakukan tender ulang. maka dilakukan melalui lelang terbuka. Apabila pada akhir tahun anggaran (31 Desember) ternyata obat-obatan tersebut masih tersisa. Pontianak m i t r a Proses lelang terbuka dapat dilakukan apabila ada lebih dari tiga perusahaan yang mengajukan penawaran dan memenuhi syarat. Empat perusahaan memasukkan surat penawaran sebelum hari terakhir penutupan penawaran dan tiga perusahaan memasukkan pada hari terakhir batas pengajuan penawaran. apapun alasannya. bagaimana kami harus memperlakukan persediaan obat-obatan yang bersumber dari Tugas Pembantuan Departemen Kesehatan? Terima kasih.P. Karena Q 3: Akuntabilitas BPK. Rubrik ini dapat menjembatani kami selaku dosen pada Universitas Widyatama INDONESIA MAJALAH AKUNTAN 42 . Menurut informasi Kepala Dinas Kesehatan. Dari pengakuan persediaan tersebut. Kabid Anggaran Pemkab. kasih. Sekretaris Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat Jl. Kota Baru. S. M. MM. Dinas Kesehatan Pemkab Way Kanan menerima Tugas Pembantuan (TP) berupa obatobatan dari Departemen Kesehatan. Lampung p e r u b a h a n nilainya di atas Rp100 juta. sebaiknya panitia mengajukan hal tersebut kepada aparat kepolisian. apa yang seharusnya dilakukan panitia pengadaan? Apakah kami dapat memutuskan pemenang di antara tiga penawar? Sebagai informasi bahwa tiga perusahaan penawar yang berkasnya ada. Sutan Syahrir. Pada saat hari pembukaan penawaran. Atas kejadian hilangnya empat berkas penawaran.A. maka obatobatan yang berada pada Dinas Kesehatan dan bersumber dari MAK 57 Bantuan Sosial dapat disajikan sebagai persediaan di neraca pemda. karena ketidakcukupan penawaran yang masuk. Cris Kuntadi. Cris Kuntadi. A 2: Q 2: Lelang terbuka yang diikuti hanya oleh tiga penawar Yth. Atas kejadian tersebut. obat-obatan tersebut bersumber dari mata anggaran pengeluaran (MAK) 57 (Bantuan Sosial) dari APBN. Dr. Pengumuman lelang secara terbuka sudah dilakukan dan terdapat tujuh perusahaan yang memasukkan penawaran. persediaan diakui pada saat potensi manfaat ekonomi masa depan diperoleh pemerintah dan mempunyai nilai atau biaya yang dapat diukur dengan andal. Kusuma Anakori. Hal ini mengingat bahwa Departemen Kesehatan sebagai entitas yang memberikan bantuan sosial tidak mencatat obat-obatan yang telah diberikan ke daerah sebagai persediaan. Muhammad Ridwan. Atas jawaban yang Bapak berikan. Way Kanan.ai Q 1: Kolom sektor publik Dr. berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP) Nomor 05 tentang Persediaan.E. Pemda perlu mengungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan mengenai sumber persediaan obat-obatan tersebut agar pembaca laporan keuangan dapat memahami secara memadai. Apabila dalam lelang terbuka ternyata hanya ada tiga penawar. Salah satu dinas di pemerintah provinsi kami melakukan tender pengadaan barang tertentu dengan nilai milyaran rupiah. S. siapa yang memeriksa? Terima kasih atas dibukanya rubrik Konsultasi Sektor Publik di majalah Akuntan Indonesia. M. ada kejadian di mana terjadi kehilangan empat berkas penawaran sehingga yang tersisa hanya tiga berkas penawaran dari tiga perusahaan yang mengajukan pada hari terakhir batas pengajuan penawaran.

yang masing-masing mengusulkan tiga nama akuntan publik. apa hasil pemeriksaan lembaga tersebut? Pertanyaan ini menggelitik kami karena selama ini yang kami tahu. BPK selalu melakukan pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara pada Pemerintah Pusat.99% dari total tepat waktu (dua bulan) maka bupati dapat asset mengajukan pertanggungkawaban keuangannya WTP 2008 Wisnu B. Bupati menjelaskan bahwa laporan keuangan masih dalam pemeriksaan BPK RI sehingga laporan pertanggungjawaban belum dapat disampaikan. dan pertanggungjawaban keuangan negara/daerah. Yane Devi Anna. Inilah yang menjadikan BPK RI berada dalam urutan terdepan dalam akuntabilitas karena tidak saja diperiksa oleh BPK belum melakukan penilain kewajaran saldo awal asset tetap MAJALAH AKUNTAN INDONESIA KETERANGAN 43 m i t r a Ada beberapa patokan dalam penetapan waktu penyusunan. Apabila BPK belum dapat menyampaikan asset tetap tetapi masih laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tersisa 1. sebaiknya DPRD mendesak BPK untuk BPK dilaksanakan sesuai standar. Hal tersebut telah dilakukan BPK dengan mengedepankan semboyan “lead by exampel” atau meminjam istilah Ki Hajar Dewantoro “ing ngarso sung tulodo” yang maknanya di depan memberikan contoh/tauladan. Pada kesempatan ini kami ingin menanyakan siapa/ lembaga mana yang melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan dan kegiatan BPK? Jika ada.” ai Q 4: Pertanggungjawaban bupati terlambat diterima DPRD Pada Agustus 2009. Jl. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam UU No. S. maka secara otomatis BPK akan tertunda pelaksanaan pemeriksaannya. BPK se-dunia. Kami memperoleh informasi bahwa laporan keuangan tersebut baru disampaikan Bupati kepada BPK RI pada awal Juli 2009. 15 tahun 2006 Pasal 33.d. Dalam hal laporan keuangan terjadi keterlambatan penyelesaian. Pacuan Kuda I No. DPRD juga Soewito & dapat mengesahkan pertanggungjawaban bupati Rekan meskipun tidak didasarkan pada laporan keuangan auditan. Pemerintah daerah menyusun laporan keuangan selambat-lambatnya pada 31 Maret dan pemeriksaan oleh BPK selama dua bulan atau selesai pada 31 Mei. untuk menjamin mutu pemeriksaan dirasakan manfaatnya. Secara internal. Batas waktu pemeriksaan yang menjadi patokan adalah dua bulan sejak laporan keuangan diterima.Si. 2008 adalah sebagai berikut. sistem pengendalian mutu BPK segera menyelesaikan pemeriksaan sehingga pertanggungjawaban ditelaah oleh BPK negara lain yang menjadi anggota organisasi bupati didasarkan pada laporan keuangan auditan. di mana laporan keuangan baru disampaikan ke BPK pada awal Juli 2009 maka BPK harus dapat menyelesaikan pemeriksaan dan memberikan 2007 Hadori dan WTP-DPP BPK telah menilai opini selambat-lambatnya pada akhir Agustus Rekan kewajaran saldo awal 2009. apabila pemeriksaan BPK Di samping itu. 65 Bandung akuntan publik. BPK diawasi oleh unit eselon 1 yaitu Inspektorat Utama yang secara rutin melakukan fungsi pengawasan intern. 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara seharusnya sudah kami terima selambat-lambatnya bulan Juni. Sampai kapankah kami harus menunggu laporan pertanggungjawaban yang laporan keuangannya sedang dperiksa BPK? NN Anggota DPRD A 3: BPK sebagai lembaga negara yang bertugas menegakkan akuntabilitas dan transparansi keuangan negara tentunya harus memberikan contoh yang baik kepada entitas yang diperiksa. tanpa adanya pemeriksaan BPK. pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan tahunan BPK dilakukan oleh akuntan publik.. tetapi juga direviu kinerjanya oleh BPK negara lain. d a l a m p e r u b a h a n . BPK RI direviu kinerjanya oleh BPK New Zealand dan pada 2009 direviu oleh BPK Belanda yang hasilnya ”sangat positif. Pada 2004. 15 tahun 2006 tentang Badan pemeriksa Keuangan Pasal 32. TAHUN NAMA KAP OPINI WDP 2006 Hadori dan Rekan A 4: Pada kasus yang Bapak/Ibu sampaikan. kami dari DPRD belum menerima laporan pertanggungjawaban Bupati yang menurut UU No. kementerian negara/lembaga. Secara eksternal. pemeriksaan. Hasil pemeriksaan Laporan Keuangan BPK oleh akuntan publik tahun 2006 s. Reviu kinerja oleh BPK negara lain juga diamanatkan dalam UU No. M. Akuntan publik tersebut ditunjuk oleh DPR atas usul BPK dan Menteri Keuangan. Akan tetapi. dan BUMN/ BUMD.. pemerintah daerah.yang sedang merintis program akuntansi sektor publik karena kami sering mendapat pertanyaan seputar akuntansi dan audit sektor publik.E. Ak.

Selain itu. Apa saja kesimpulan dan rekomendasi hasil peer review yang dilakukan tim peer review dari Algemene Rekenkamer (BPK dari negara Belanda)? Opini mengidentifikasikan perbaikan dalam perencanaan strategis BPK lebih fokus pada kegiatan. Isinya menyatakan prinsip keempat. AFROSAI. Hasil kerja tim pemeriksa BPK juga memberikan keyakinan yang memadai untuk menyatakan pendapat. Hasilnya menunjukan manual dan pedoman yang diterapkan BPK telah seusia dengan standar internasional. Hal ini menurutnya tidak sesuai dengan deklarasi LIMA INTOSAI tahun 1977—yang ditegaskan dalam deklarasi Meksiko tahun 2007. peer review yang kedua—peer review pertama dilakukan BPK Negara Selandia Baru—yang kedua d a l a m dilakukan BPK dari negara Belanda (Algemene Rekenkamer). serta yang dimiliki BPK. serta telah menerapkan kebijakan dan prosedur audit yang memadai guna mendukung pemberian pendapat profesional? Tim peer review dari Algemene Rekenkamer—BPK dari negara Belanda—sejak Januari 2009 melakukan peer review terhadap kinerja BPK. tim ini mengambil 14 penugasan pemeriksaan yang telah dipilih dari sample yang ada. Apakah BPK telah menerapkan kendali mutu sesuai dengan standar yang berlaku secara internasional? Apakah kendali mutu yang dirancang dan diimplementasikan pada struktur organisasi mendukung tujuan tersedianya keyakinan yang memadai: bahwa BPK telah menerapkan dan telah sesuai dengan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). Tim peer review melakukan reviu atas kendali mutu baik di tingkat institusi maupun tingkat penugasan. mengungkapkan hasil peer review secara keseluruhan menunjukan kesimpulan positif—meskipun tim memberikan beberapa rekomendasi perbaikan. Secara keseluruhan. ASOSAI. Peer review ini dilakukan untuk menilai kualitas BPK sebagai supreme audit institutions (SAI). Sementara. standar dan petunjuk teknis INTOSAI.ai Peer Review BPK RI Hasilnya Positif Peer review dilakukan untuk menilai kualitas pekerjaan BPK selama periode lima tahunan. Untuk kreteria yang digunakan menilai keyakinan mutu dan kendali mutu BPK. President of the Netherlands Count of Audit. Audit laporan keuangan tahun 2008 dilakukan KAP Wisnu B Soewito & rekan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Seluruh elemen kendali mutu yang telah diidentifikasikan oleh BPK telah jelas dalam proses pemeriksaan yang direviu. tim juga AKUNTAN m i t r a 44 MAJALAH INDONESIA . Begitu pula terhadap sistem kendali mutu. dan tiga pemeriksaan dengan tujuan khusus. setiap tahun laporan keuangan BPK juga dinilai kewajarannya oleh auditor independen. Komite pengembangan kapasitas dari INTOSAI sendiri saat ini sedang mempersiapkan daftar uji (checklist) untuk peer review. Namun Saskia menyayangkan adanya pembatasan dalam mengakses informasi pendapatan dari kantor pajak. Bahwa. Serta dokumen yang dilakukan analisis tim reviu terdapat delapan pemeriksaan keuangan. tiga pemeriksaan kinerja. menjalani peer review (uji mutu) atas kinerjanya selama menjalankan tugas dan perannya. tim reviu menggunakan dokumen Deklarasi LIMA dan Deklarasi Mexico. Karena sampai saat ini belum ada model yang seragam untuk melaksanakan peer review atas SAI. Disamping perbaikan internal organisasi dan kebijakan. tanggung jawab dari semua pihak sudah jelas dan kegiatan supervisi dalam pemeriksaan telah dilaksanakan dengan baik. Saskia J Stuiveling. Tim reviu juga menilai kerangka manual yang berisi peraturan perundangan-undangan. Terkait dengan itu. tujuan pemeriksaan p e r u b a h a n S etiap lima tahun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI). beberapa pemeriksa yang diwawancarai menunjukan pengetahuan yang sangat baik mengenai subjek. “… akses tanpa batas atas informasi sangat diperlukan untuk melaksanakan tanggung jawab secara semestinya sesuai peraturan perundangundangan”. Reviu pemeriksaan telah dilaksanakan sesuai dengan kerangka manual pemeriksaan BPK. hasil reviu menunjukan bahwa BPK telah menjalankan sistem keyakinan mutu yang telah dirancang.

merupakan kesempatan untuk menyesuaikan rencana BPK dengan program pemerintah. Karena keberhasilan dan kegagalan kebijaksanaan pemeriksaan sulit diukur dengan hanya mengandakan satu kegiatan pemeriksaan. keuangan di daerah. BPK dapat mendefinisikan rencana pemeriksaan multi tahunan dengan membuat spesifikasi tujuan yang ingin dicapai. negara donor luar negeri. Agar dampak pemeriksaan memberikan pengaruh signifikan. Termasuk anggota BPK terpilih— sebab tujuh anggota berakhir masa jabatannya dan akan diganti oleh anggota baru. dan DPR/D. . Ini merupakan hambatan serius BPK dalam menjalankan perannya. BPK diharapkan lebih fokus pada strategi multi-tahunan ke sejumlah isu kebijakan (seperti pendidikan. Mereka dinilai telah mengikuti petunjuk teknis internal dan mampu menyiapkan dokumen pendukung pemeriksaan. keamanan dan lingkungan). ketika mengajukan banding. BPK mempunyai akses yang terbatas terhadap informasi yang berhubungan dengan pendapatan dan bantuan luar negeri. Isu tersebut di rekomendasikan tim reviu untuk menjadi kerangka dasar pemilihan program pemeriksaan tahunan. Risiko ini harus menjadi perhatian anggota BPK untuk meningkatkan perbaikan ke depan. staf yang kompeten dan memiliki wewenang yang kuat untuk menjalankan tugas dan mewujudkan tujuannya. Dengan melakukan kombinasi pemeriksaan dapat mengukur keberhasilan dari suatu program pemerintah. Tiga risiko tersebut antara lain: Pertama. Tim review memberikan saran kepada BPK membentuk Komite Akun Publik di DPR. Risiko yang Dihadapi BPK Sebagai supreme audit institution. wakil rakyat di tingkat pusat dan daerah. kesehatan. infrastruktur. Tim review percaya bahwa efktivitas usaha BPK tidak tergantung sepenuhnya pada kegiatan pendeteksian adanya tidak kecurangan maupun korupsi melainkan pada tindak pencegahan dengan cara melakukan analisis sebab akibat dari kecurangan dan korupsi. Luasnya lingkup pemeriksaan dan batasan kapasitas pemeriksaan yang dimiliki BPK. BPK telah mampu merubah diri menjadi organisasi pemeriksa keuangan yang modern dengan melandaskan diri pada independensi. BPK seharusnya menggunakan hasil pemeriksaan investigatif yang dikombinasikan dengan referensi pengetahuan internasional dan nasional untuk mengidentifikasikan tren dan struktur BPK untuk melakukan tukar menukar informasi dan pengalaman dengan BPK dari negara lain terutama di negara tetangga yang memiliki masalah serupa dengan harapan dapat bermanfaat dalam usaha memerangi korupsi dan berbagai pengalaman yang bernilai. Strategi multi tahunan yang telah dikembangkan BPK merupakan hal yang penting untuk digunakan sebagai bahan diskusi publik. Saat ini masayarakat Indonesia masih menghadapi masalah tindak kecurangan dan korupsi. BPK disarankan terus melakukan dialog dan membangun hubungan dengan menteri keuangan. BPK mendapat sinyal dari menteri keuangan untuk dapat mengakses beberapa informasi untuk pemeriksaan. Untuk pemeriksaan bantuan luar negeri. Dengan begitu pendekatan pemeriksaan lebih terstruktur untuk melakukan evaluasi kinerja pemerintah pada akhir periode. BPK mendapatkan penolakan untuk melakukan akses dan pemeriksaan terhadap pendapatan pemerintah. Perbaikan manajemen keuangan publik seharusnya mejadi usaha bersama antara pemerintah. Strategi harus pula mencakup ketiga risiko (keterbatasan akses informasi. Tim reviu merekomendasikan bahwa BPK mampu mengembangkan strategi multi tahunan berdasarkan topik yang terbatas sesuai program kebijakan pemerintah baru. kuatnya kecurangan dan korupsi dalam pemerintah dan masyarakat. manajemen keuangan yang lemah. ai Sementara outcome yang diperoleh. Tim menyarankan BPK mampu mengembangkan program pemeriksaan dan mengoptimalkan kapasitas untuk mencapai efisiensi sehingga mampu meningkatkan cakupan pemeriksaan. Meskipun BPK telah berusaha memaksimalkan dalam merancang dan melakukan pemeriksaan investigatif. Tim reviu merekomendasikan kepada BPK lebih fokus pada faktor sebab dan akibat dari tindak kecurangan dan korupsi dan tidak hanya pada tindak pelanggaran yang dilakukan individu.Opini dan metodologi pemeriksaan. strategi yang disarankan tim reviu adalah lembaga ini dapat menyeimbangkan apa yang dipandang perlu untuk diwujudkan. Tim menyakini strategi BPK akan lebih baik jika fokus pada siklus rencana pemerintah lima tahunan. Kedua. Hasil manajemen kelemahan pemerintah peer review keuangan manajemen pusat dan menunjukan pemerintah disemua tingkatan masih sangat lemah. Usaha yang dilakukan BPK membuat auditee sadar menciptakan perbaikan manajemen dengan meminta rencana kegiatan dari pemerintah pusat dan daerah yang memiliki peran utama mewujudkan manajemen keuangan yang tepat. Semua itu seharusnya dapat dicegah semaksimal mungkin. tema dan sector dari mandat. serta BPK. Selama ini ketertarikan DPR/D memang diakui sangat lemah untuk melaksanakan manajemen keuangan publik yang baik dan temuan-temuan pemeriksaan BPK. Ketiga. Dalam hal ini hasil peer review memberikan rekomendasi kepada BPK untuk memberikan prioritas pada akses pendapatan dan bantuan luar negeri. Tujuan itu akan memandu BPK menentukan program pemeriksaan tahunan atau akativitas lainnya. dan korupsi/kecurangan) MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 45 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n Dengan adanya pemilihan anggota baru BPK bersamaan dengan mulainya babak pemerintahan baru. Hasil peer review BPK RI—yang dilakukan tim peer review dari Algemene Rekenkamer ini—menyimpulkan adanya tiga risiko yang terkait dengan akuntabilitas dan transparansi sektor publik di Indonesia yang dihadapi BPK. Meski di tingkat Makamah Konstitusi (MK).

tim reviu merekomendasikan untuk memaksimalkan potensi flesibilitas operasional dan memasksimalkan potensi BPK untuk mempromosikan dan memberikan penghargaan bagi staf poptensial. hubungan dengan pihak ekternal. Kualitas staf audit di BPK membentuk kekuatan kinerja BPK. perbaikan berkelanjutan. Seperti beberapa pemeriksaan keuangan mempunyai beberapa tujuan yang bisa dirumuskan menjadi tujuan pemeriksaan kinerja. dukungan institusional. pandangan dan ketrampilan dalam mengungkapkan permasalah dan menyusun laporan audit. serta prosedur pengendalian ke substansi. dampak. dan solusi bukan sekedar temuan saja. Keyakinan mutu dimulai tahun 2008 dengan mempertimbangkan keberadaan dan kelengkapan dari KKP. Serta memberikan penghargaan kepada auditee yang telah menunjukan perbaikan praktik transparansi dan akuntabilitas. Agar menjadi efektif peran dan fungsi dari pihak yang terlibat beserta instrumen harus jelas. ”Untuk meningkatkan efektivitas lapporan. Keyakinan mutu harus mengacu pada best practice dan menyarankan peningkatan kepada tim yang terlibat dan manajemen atas aspek-aspek seperti pelatihan. aktivitas pengendalian mutu (SPM) yang memerlukan pemeriksa berpengalaman. Visi yang menyeluruh. Meski menjadi proses lambat. hasil. dan hubungan bilateral BPK Negara lain. Dengan begitu auditor BPK bisa melengkapi lebih banyak analisis historis. Unit manajemen SDM harus memiliki hubungan yang kuat dengan para manajer untuk menyakinkan mereka akan pentingnya penggunaan semua instrumen manajemen SDM. Untuk itu dibutuhkan kepemimpinan yang kuat agar SDM di BPK menjadi dasar profesionalisme staf BPK yang optimal. terkait dengan keyakinan mutu.” Tim reviu juga melakukan reviu terhadap langkah-langkah BPK meningkatkan value hasil pemeriksaan— baik di dalam negeri maupun luar negeri. misalnya mempunyai beberapa aspek pemeriksaan kinerja. manajemen sumber daya manusia. umpan balik antara manajer dengan pegawai dalam memberikan arahan dan penghargaan. kepemimpinan dan pengelolaan internal. tanggapan atas temuan. Melibatkan manajer yang di tingkat rendah dalam memilih staf baru untuk ditempatkan pada posisi dan unit yang tepat. m i t r a d a l a m p e r u b a h a n 46 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA . peningkatan kualitas staf BPK memerlukan perhatian lebih di tahun mendatang. Kami juga merekomendasikan agar BPK meningkatkan daya tarik laporan dengan menggunakan kemahiran komunikasi dan adanya visualisasi dalam menyajikan analisa dan kesimpulan. hanya mengkonsentrasikan pada kepatuhan prosedur. dan kinerja perikatan pemeriksaan. Atas pengelolaan SDM di BPK. kami merekomendasikan agar laporan BPK lebih ringkas berfokus pada sebab. Ini memungkinkan BPK mempelajari efektifitas atas rekomendasi yang dibuatnya. standar dan petunjuk pelaksanaan audit. Seperti hasil reviu tim memberikan rekomendasi. ”Berdasarkan temuan peer review. Begitu pula terhadap badan dan manajemen memberikan dukungan penuh untuk pengembangan Itama dan memastikan kecukupan pemeriksa yang kompeten dalam menilai kualitas pekerjaan yang dilakukan pemeriksa BPK. BPK telah memenuhi persyaratan mendasar keyakinan mutu dengan menerapkan beberapa instrumen. dan batas pengendalian. pemeriska BPK seharusnya memperkaya pemahamannya. Tahap pertama Itama BPK tidak memperhatikan kualitas strategis dan teknis LHP. Seperti kerja sama dengan media lokal dan televisi untuk menginformasikan hasil audit kepada publik. Untuk itu pengendalian mutu BPK didukung oleh faktor-faktor kunci. Meski formalitas penting akan tetapi tidak memberikan nilai tambah atau efek pembelajaran. Tim menyarankan bahwa manfaat laporan BPK akan membaik jika sebab dan akibat dari temuan dan opini menjadi diperjelas. rekomendasi. Selain itu—dalam keterbatasan kapasitas staf—BPK juga melakukan komunikasi yang insentif dengan supreme audit institutions seperti INTOSAI. Sementara perbaikan berkelanjutan. Menurut tim ini perlu mendapat penekanan terutama kemampuan auditor untuk memonitor pemahaman lingkungan dan penggunaan pengetahuan dalam mengatasi risiko tersebut dan merancang serta melaksanakan pemeriksaan. Seperti laporan audit yang direviu sangat panjang dengan banyak temuan. antara lain. Pemerikas juga perlu menggali lebih dalam hal-hal yang mendasari laporan keuangan dan mengklasifikasikan ke lembaga perwakilan/DPRD/DPR serta entitas yang diperiksa tentang sebab dan akibat atas temuan. Laporan penilaian sistem pengendalian intern dan laporan kepatuhan terhadap peraturan. Tim peer review telah menelaah desain dan penerapan sistem pengendalian mutu BPK dan mendapatkan kesimpulan serta rekomendasi. independensi dan mandat. Tim reviu meyarankan juga untuk memberikan perhatian pada kinerja yang baik. Monitoring terhadap rekomendasi harus dilakukan lebih efektif. Tim reviu merekomendasikan adanya peningkatan pemahaman yang lebih baik terhadap lingkup pemeriksaan keuangan dan kinerja. dalam banyak kasus menunjukan kelemahan namun tidak terdapat sebab akibat. Kualitas audit laporan keuangan sektor publik sangat ditentukan oleh SDM BPK.ai Hasil Reviu Mutu Sistem manajemen mutu BPK telah sesuai dengan standar internasional. Manajemen SDM merupakan aspek yang sangat penting bagi pengendalian mutu di tingkat entitas. diskripsi dari personel dan hubungan dari instrumen akan memberikan kontribusi dalam Opini perbaikan yang berkelanjutan. Tim reviu memberikan rekomendasi pengendalian mutu dan keyakinan mutu menjadi kondisi awal untuk perbaikan berkelanjutan. Auditor BPK seharusnya memberikan lebih banyak perhatian atas dampak rekomendasi yang diberikan dan tidak hanya pemenuhan rekomendasri saja. ASOSAI.

penting adanya suatu dukungan institusional yang memadai dalam bentuk sumber daya keuangan. Personil IT mengeluh mengenai kurangnya keterlibatan mereka dakam diskusi strategis di BPK. Penerapan kode etik harus dilakukan secara konsisten dan sering dilakukan pelatihan yang memadai. BPK akan memberikan nilai tambah bila menggabungkan seluruh temuan pemeriksaan. tim reviu merekomendasikan agar semua staf tidak dirubah secara bersamaan karena pengetahuan mengenai institusi akan hilang. Apakah hal itu terkait dengan pemeriksaan kinerja (kepatuhan dan efisiesnsi) dari entitas. Ini akan mengurangi ketergantungan BPK dengan tenaga ahli dan konsultan dari luar. kecuali pemeriksaan investigatif. Pelaksanaan pemeriksaan kinerja terhadap keefektifitas dari suatu kebijakan. Seperti disebutkan dimuka. Sistem rekrutmen. BPK dapat mengembangkan pelatihan administrasi publik dan analisa kebijakan dengan perguruan tinggi dan entitas publik. tim reviu merekomendasikan penggunaan suatu aat bantu penilaian sendiri atas IT (IT self-assesment). meski sudah dilakukan secara hati-hati. bahkan untuk posisi non auditor. Untuk pengendalian SDM. untuk membantu entitas yang diperiksa BPK agar melakukan penilaian sendiri. Jenis pedoman pemeriksaan yang dimiliki BPK sangat komprehensif. Rekomendasi membentuk fungsi pengendali (controler) di BPK. karena masih memungkinkan pemeriksa untuk melakukan proses kreatifitas dalam menentukan tujuan dan desain pemeriksaan. termasuk SPKN. Rekomendasi seharusnya dibuat LHP. polusi udara. merupakan opini yang salah. infrastruktur dan teknologi. BPK sedang mengembangkan dan terus menyempurnakan sistem IT. dalam pelaksanaannya pemeriksa menemui beberapa kesulitan. membutuhkan banyak waktu yang tidak bisa diselesaikan dalam hitungan hari. Terkait dengan pemeriksaan kinerja. Seperti kewajiban rotasi tiga tahun dan pembukaan kantor perwakilan secara bersamaam. Tim reviu merekomendasikan agar ketidakpastian peraturan rekrutmen di BPK yang ada dievaluasi kembali. registrasi atas pelanggaran dan pengawasan. tim reviu merekomendasikan penyempurnaan atas beberapa hal agar memberikan nilai tambah bagi pemeriksa. Tingginya risiko integritas di Indonesia. Disini sangat penting untuk mendefinisikan subjek pemeriksaan secara jelas. harus dilakukan pelatihan secara spesifik mengenai bagaimana bekerja secara profesional. Sehubungan pemeriksaan keuangan telah sesuai dengan standar internasional. Pemeriksaan kinerja merupakan hal baru. meski pendekatan yang digunakan sesuai dengan standar internasional. kapan atau penjelasan perbedaan prosedur antara ketiga jenis PDTT. remunerasi berdasarkan keahlian. Sistem IT yang ada dinilai belum stabil. Sebagai bagian dari SDM yang baik. Opini yang berlaku di BPK berdasarkan UU BPK hanya dapat merekrut auditor. lambat dan rawan serangan virus. Petunjuk teknis merupakan hal positif. Pedoman pemeriksa yang ada kurang memadai. Alat ini bisa juga untuk membantu mengenalkan dan menggunakan alat bantu ini. peningkatan staf melalui pelatihan. Suatu standar akan memungkinkan bagi BPK untuk meningkatkan manajemen sumber dayanya dan menguranngi risiko atas ketidakefisienan. mengatur rasio target yang baru diatur berdasarkan perbandingan antara jam kerja langsung vs jam kerja tidak langsung yang digunakan dalam pemeriksaan dan kepatuhan akan hal tersebut dimonitor. Sementara untuk rotasi staf dan peningkatan kompetensi harus dilakukan dengan tepat sasaran. Suatu panitia pengarah dapat meningkatkan komunikasi antara badan dengan biro IT. ai Rekomendasi BPK harus terus mengingatkan akan nilai dan prinsi secara periodik dan menggunakan suatu alat bantu yang disebut INTOSAI untuk menilai integritas.Opini Profesionalisme menjadi kebutuhan pokok dalam setiap penugasan. Pedoman pemeriksaan yang lain sedang dalam proses penyusunan dan diimplementasikan secara formal. tindak lanjut dan evaluasi). sistem. harus diimplementasikan secara formal. Rekomendasi membuat pusat pelaproan atas pelanggaran integritas di BPK. Permasalahnnya terkait sistem IT ini membutuhkan perhatian lebih dalam strategi BPK periode berikutnya. pelaporan. (HS/***) MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 47 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . Untuk pegawai baru juga harus diberikan pelatihan yang memadai agar dapat menjalankan tugas pemeriksaan. pelaksanaan. limbah rumah sakit. Hal ini untuk meningkatkan kewaspadaan seluruh personil atas risiko integritas. yang secara spesifik terkait dengan objek tertentu seperti topik mengenai rehabilitasi hutan dan tanah. Prinsip umum didefinisikan secara lebih spesifik kriteria dan pendekatan langkah dijelaskan dalam petunjuk teknis untuk beberapa tahap pemeriksaan (perencanaan. Beberapa pedoman pemeriksaan sedang disusun dan diharapkan juknis dapat berguna bagi pemeriksa saat ini (seperti. juknis penilaian risiko dan sampling). menganalisisnya dan menggambarkan suatu simpulan serta membuat rekomendasi pada sistem yang diperiksa. Untuk menilai kemampuan manajer. Rekomendasi terhadap IT BPK untuk menilai besarnya IT dalam proses bisnis BPK dan langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan dukungan. Kesimpulan dokumen merupakan hal penting. Usulan perbaikan pemeriksaan kinerja BPK lebih perhatian untuk mengembankan kompleksitas pelaksanaan pemeriksaan kinerja yang beragam jenisnya. proses atay mengenai aktivitas dari suatu kebijakan. Sementara pedoman pemeriksaan (juklak) tidak menjelaskan secara rinci pemeriksaan apa yang harus digunakan. seharusnya menjadi bagian dari sitem informasi manajemen BPK.

Perspektif ini berarti suatu cara pandang yang sadar akan hakikat diri manusia dan tanggung jawab kelak di kemudian hari di hadapan Allah SWT. yaitu merupakan akar dari kata kerja ”hasaba”. Berikut ini adalah sebagian dari usaha awal di masing-masing bidang: 1. serta aspek implementasi pragmatis. Perhatian mereka lebih terkonsentrasi pada beberapa bidang. Hal ini menyebabkan mau tidak mau lembaga keuangan syariah tersebut harus menggunakan sistem akuntansi yang juga sesuai syariah. sekelompok pakar akuntansi muslim telah mengadakan riset dan studi-studi ilmiah tentang akuntansi menurut Islam. dan prinsip materialitas. dan bermakna menghitung dan menimbang semua amalan manusia dan tingkah lakunya sesuai dengan apa yang tercatat dan terdaftar. Perhitungan laba yang merupakan suatu teknik. dan bidang-bidang finansial. Profesi akuntan dikenal dengan sebutan almuhasib. Sejarah Akuntansi Syariah Seperti yang ditulis Sigit Pramono (STEI SEBI. dan tujuan laporan keuangan akuntansi syari’ah. Kebangkitan akuntansi Islam dalam aspek implementasi. Puncaknya saat organisasi akuntansi Islam dunia yang bernama Accounting and Auditing. yang semuanya bersumberkan pada syari’ah Islam. Kebangkitan Baru dalam Akuntansi Islam (Syariah) Kebangkitan Islam baru telah menjangkau bidang muamalah secara umum. disesuaikan dengan tujuan praktis pelaporannya. yakni prinsip biaya historis.Net. Tapi kata ”hisab” juga mempunyai arti lain dalam bahasa. sedangankan akuntansi dalam literatur konvensional dikenal dengan istilah ”to account” yang artinya menghitung. kemudin akan menciptakan realitas alternatif dengan seperangkat jaringan-jaringan kuasa Ilahi yang mengikat manusia dalam hidup seharihari (ontologi tauhid ). sebagai akibat dari penggunaan syari’ah Islam sebagai landasan filosofisnya. prinsip obyektivitas. pembukuan. serta lembaga-lembaga keuangan secara khusus. Hal ini dilakukan supaya orang-orang yang tertarik pada akuntansi dapat mengetahui kandungan konsep Islam dan pokok-pokok pikiran ilmiah yang sangat berharga. seminar atau konverensi.  Kedua istilah di atas mempunyai akar kata yang sama yaitu berasal dari kata ”hasaba”. dalam mata kuliah Akuntansi perpajakan dan Evaluasi Akuntansi. melakukan rekonstruksi akuntansi (Islamisasi akuntansi) dalam rangka merumuskan akuntansi yang dirancang dan dibangun melalui muatan nilai tauhid dan ketundukan pada jaringanjaringan kuasa Illahi (Akuntansi Islam). transcendental. menggunakan metode nilai buku yang dapat direalisasi disesuaikan tingkat harga umum. 4. emansipatoris. Tujuan diciptakannya akuntansi Islam terciptanya perbedaan bisnis dengan wawasan humanis. sehingga kita tidak lagi memerlukan ide-ide dari luaratau mengikuti konsep mereka (barat). dapat diajukan kesimpulan bahwa perhitungan laba dalam akuntansi syari’ah memiliki landasan konseptual yang berbeda dengan akuntansi konvensional. Implementasi akuntansi Islam mulai dilakukan sejak mulai berdirinya lembaga-lembaga keuangan yang berbasiskan syariah. (Sumber diolah) m i t r a d a l a m 48 MAJALAH INDONESIA . Para inisiator akuntansi Islam kontemporer sangat memperhatikan usaha pembukuan konsep ini. memiliki landasan konseptual secara hirarkis berupa prinsipprinsip akuntansi syari’ah.  Dengan demikian. 2. Konsep akuntansi Islam mulai masuk kesekolah-sekolah dan perguruan tinggi sejak tahun 1976. yaitu fakultas perdagangan Universitas Al Azhar untuk program pasca sarjana. Laba atau rugi dapat dihitung dengan beberapa metode serta disajikan baik secara langsung maupun bertahap. Diperkirakan tesis dan disertasi tentang akuntansi yang terdapat di Al-Azhar saja sampai tahun 1993 tidak kurang dari 50 buah. Perbedaan ini terletak pada penolakan syari’ah terhadap prinsip konservatisme sehingga menyebabkan tertolaknya prinsipprinsip lain yang menjadi derivasi prinsip konservatisme. 3.ai L p e r u b a h a n andasan konseptual bagi perhitungan laba dalam akuntansi syari’ah didasarkan pada struktur teori akuntansi syari’ah. Konsekuensi ontologis upaya ini bahwa akuntan secara kritis harus mampu membebaskan manusia dari ikatan realitas peradaban. Kesemuanya itu dilakukan dengan perspektif khalifahtul-Allah filardh. Adapun dalam pelaporannya. laba dinilai dan diukur dengan nilai sekarang. Disamping itu telah juga dilakukan riset-riset yang tersebar di majalah-majalah ilmiah. konsep dasar akuntansi syari’ah. yang berarti mengkalkulasikan dan mendata. berdasarkan landasan konseptual ini. AKUNTAN Opini Konsep Hitungan Laba Akuntansi Syariah pengajaran dilembaga-lembaga keilmuan dan perguruan tinggi.   Akuntansi syariah merupakan slah satu upaya mendekontruksi akuntansi modern kedalam bentuk yang lebih humanis dan syarat nilai. Kebangkitan akuntansi Islam dalam bidang riset sudah terkumpul beberapa tesis magister serta disertasi doktor dalam konsep akuntansi yang telah dimulai sejak tahun 1950 dan masih berlanjut sampai sekarang. dalam Islam akuntansi dikenal dengan nama ilmu hisab (ilmu hitung) atau dikenal juga dengan istilah Muhasabah. Seperti dipaparkan dalam penelitian MSI-UII. teleologikal. akuntansi syari’ah memasukkan zakat hasil usaha sebagai unsur pengurang atas laba bersih. Kebangkitan akuntansi Islam di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. yaitu bidang riset. beserta jaringan-jaringan kuasanya. Jakarta)  menyebutkan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan.

000 15.000 25.000 40.000 95.000 15.000 30.000 110.9)/Romney Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP)/KSAP Standar Profesional Akuntan Publik/IAI Teori Akuntansi 1(ed.000 525.4)/Hall Sistem Informasi Akuntansi 1(ed.000 15. 26 PSAK No.000 120.000 60.000 20.000 550.000 65.000 40.000 70.000 105.7)/Hansen.000 75. Stice Akuntansi Internasional 2(ed.000 27.000 650.000 72.000 15.000 380.000 20.000 40.000 85.000 80.000 80.000 110. Second edition ( Security Analysis for Investment and Corporate Finance.000 625.000 625.000 80.000 107.000 80. Aswath Damodaran) Item Anggota 15. enhanced edition Damodaran On Valuation.000 81.000 Toko IAI Investment Valuation (Aswath Damodaran – second edition) Brink’s Modern Internal Auditing ( Robert Moeller – sixth edition) Sistem Informasi Akuntansi 1/Rama. Ikhsan Akuntansi Keuangan Lanjutan 1(ed.000 20.3)/Abdul Halim Audit Kinerja pada Sektor Publik/I Gusti Agung Rai Akuntansi Syariah di Indonesia/Sri Nurhayati Akuntansi Biaya 1(ed.11)/Garrison Akuntansi Keperilakuan/Arfan.000 40.000 85.000 50.000 75.000 625.000 20.000 90.14)/Carter 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 Sistem Akuntansi/Mulyadi Sistem Akuntansi Sektor Publik/Indra Bastian Sistem Informasi Akuntansi 1(ed.000 110. Jones Panduan Audit Entitas Bisnis Kecil/IAPI Akuntansi Keuangan Daerah (ed.000 200.000 300. 50 PSAK No.000 70.8 Aplikasi PSAK No.000 .000 130.000 30.000 15.000 110.Harga No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 PSAK No.000 360.000 70.5)/Choi Akuntansi Keperilakuan/Arfan.000 55.000 315.000 35.000 70.000 96.000 600.000 175.000 80.000 100.000 80.000 95. 14 PSAK No.000 Non Anggota 20.000 45.000 130.15)/Skousen. Ikhsan 115. 55 PSAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP 2009) ISAK No.000 40.000 140.5)/Belkoui Akuntansi Intermediate 1(ed. 46 Contoh Ilustrasi PSAK No.000 575.000 95.000 90.000 130.000 15.000 60.000 45.000 45.000 65.000 80.000 135.000 90.000 50.000 550.000 90.000 15.000 40.000 90.000 15.000 45.000 20.6)/Baker Akuntansi Manajemen 1(ed.000 85.000 100.910 90.000 350.000 75. Mowen Akuntansi Manajerial 1(ed.000 50.000 20. 50 & 55 PAPI (Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia 2008) PAPSI (Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia) SAK Per 2009 Bundel Majalah IAI Tas Ransel MUG IAI Soal Try-Out USAP Review (2003-2006) Modul CPMA Review (paket) Panduan Implemantasi PSAK no 24 Isu-isu Kontemporer Akuntansi Keuangan Asumsi Going Concern Komite Audit yang Efektif Good Corporate Governance Enterprise Risk Management Akuntansi Aktiva Tetap Balanced Scorecard Akuntansi Penggabungan Usaha IFRS 2009: Willey Applying IFRS.000 90.

../................000 120...21) Cover Baru/Fess...........000 125..000 90. Sahardjo No..000 60.000 100....Gedung Gajah ..... Sahardjo 111 ..000 110.. ...000 85........7)/Hansen........... .....000 250....000 250...... Warren Setengah Abad Profesi Akuntansi -Soft Cov/Tuanakotta Auditing and Assurance Services Ind....111..4)/Messier Audit Internal 1 (ed............000 98.000 85....... Mowen Akuntansi Manajerial 1(ed...000 185....000 100.000 115....... An Indonesian Perspective/Baker (AAJ) Investments (An Indonesian Adaption)/Jones.2)/Indra Bastian Auditing 1(ed....000 65.. ………………………………………………………Fax :…………………………......000 100.. Subramanyam Audit dan Assurances 1 (ed..000 45.000 55....000 70..Kieso Pengantar Akuntansi 2(ed...000 65.....000 65.000 50...........000 110...000 290.........n.000 70...........000 215........000 95..300..... kartu anggota Alamat Kota / Kode pos Telephone / HP No..000 90..000 95...... Nama Produk Jumlah Unit Harga Pembayaran ( ) Transfer Bank BCA Cab.............000 125.000 * Harga disamping belum termasuk ongkos kirim * Harga sewaktu-waktu dapat berubah Informasi & Pembelian Hubungi : Imam/Ria IAI Wilayah Jakarta .......8)/Wild.......7)/Weygandt.....6)/Mulyadi Pengantar Akuntansi 1(ed...../..... Siddharta Akuntansi Yayasan & Lembaga Publik/Indra Bastian Akuntansi Kesehatan/Indra Bastian Dasar-dasar Manajemen Keuangan Perusahaan/Myers Latihan Ujian Profesi PS/Mohamad Samsul Prinsip-prinsip Ekonomi/Karl E Case Operation Research/Siswanto Akuntansi Sektor Publik/Indra Bastian Akuntansi Untuk LSM & Parpol/Indra Bastian Auditing & Jasa Assurance/Alvin A.... ……………………………………………………………………………….......A Akuntansi Pendidikan/Indra Bastian 105......Jakarta Selatan 021 8353588 8354031 Fax 8290324 Formulir Pemesanan Nama No. 092..000 260...5)/Sawyer Audit Sektor Publik (ed...5)/Soemarso Analisis Laporan Keuangan 1 (ed..000 85...6)/Baker Akuntansi Manajemen 1(ed....000 176...11)/Garrison Akuntansi Pemerintahan/Deddi Nordiawan Akuntansi Sektor Publik/Deddi Nordiawan Akunt: Suatu Pengantar 1(ed...000 75...000 270.000 75.....000 100.. : : : : : …………………………………………………………………………………. Saharjo A/C no.000 40.......9130 a.Blok AE Jl........ Tanda Tangan & Nama Lengkap Salemba Empat ..............000 200.000 122........./.. IAI Wilayah Jakarta Supported By : ( ) Cash at IAI wilayah Jakarta Gedung Gajah Blok AE Jl.000 95...000 155..000 120....51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 Akuntansi Keuangan Lanjutan 1(ed.000 90.....000 85..000 80...000 110................000 76........... Acc....000 90.000 135....000 105... Adaptation/Arens Advanced Fin..... Dr... Jakarta Tanggal : . Dr...000 140....000 260..

Khususnya lagi diskursus tentang relevansi PABU bagi Indonesia akan muncul berbarengan dengan keluarnya ED PSAK 25 (revisi 2009): Kebijakan Akuntansi. Pemahaman konvergensi IFRS yang demikian mungkin akan kehilangan sebagian relevansinya apabila hal-hal yang bermanfaat dalam konteks pelaporan keuangan di Indonesia dihilangkan karena hanya tidak bersumber dari IFRS. Hal ini dapat dibaca bahwa IASB sebenarnya berkeinginan untuk membuat semacam hirarki PABU. Apakah hirarki pemilihan kebijakan akuntansi dalam ED PSAK 25 sudah cukup memadai sebagai alasan untuk menghilangkan PABU? Pertanyaan ini akan muncul mengingat hirarki untuk memilih kebijakan akuntansi tidak sama atau tidak konsisten dengan hirarki PABU seperti yang terlihat dalam gambar di bawah ini. Apabila hirarki ED PSAK 25 ditempatkan dalam konteks PABU. Pertama. Cara IASB dan FASB Paragraf-paragraf dalam ED PSAK 25 di atas bukan sesuatu yang baru karena sebelumnya sudah diatur dalam PSAK 1 (revisi 1998). IASB pada awalnya ingin MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 51 m i t r a d a l a m Hal yang berbeda dilakukan oleh FASB dengan menerbitkan SFAS 162 dan kemudian digantikan oleh SFAS 168 pada Juni 2009. Seandainya diterapkan di Indonesia SFAS 168 akan me-reconfirm bahwa badan penyusun standar akuntansi keuangan adalah IAI dan Bapepam sebagaimana diatur dalam UU No. dalam memilih kebijakan akuntansi juga mempertimbangkan standar akuntansi yang dikeluarkan oleh badan penyusun standar akuntansi lain yang menggunakan kerangka dasar yang sama (misalnya standar akuntansi negara lain). ketika kita tidak memperoleh jawaban atas kebijakan akuntansi yang diperlukan. issued in Kalau diperhatikan dalam paragraf 10-12 ED PSAK 25. p e r u b a h a n M asih perlukah prinsip akuntansi yang berlaku umum atau PABU? Pertanyaan tersebut akan selalu muncul ketika berbicara tentang konvergensi IFRS. Kontekstualitas dan relevansi IFRS bukan sebagai harga mati. menggunakan SAK untuk masalah yang serupa. Khususnya terkait dengan bagaimana memilih dan menerapkan suatu kebijakan akuntansi untuk transaksi atau peristiwa yang tidak diatur secara spesifik dalam suatu SAK. 2. walaupun akhirnya tidak jadi dilakukan. The Standard (including any Appendices that form part of the Standard). dan praktik akuntansi industri. 8 tahun 2005 pasal 69 ayat 1 dan 2 serta penjelasannya yang mendefinisikan PABU adalah SAK dan praktik akuntansi lainnya yang lazim berlaku di pasar modal. Appendices to the Standard that do not form a part of the Standard. Bahkan. IASB memberikan urutan hirarki sebagai berikut: 1. Changes in Accounting Estimates and Errors. ketika menjadi IAS 8 urutan hirarki di atas dihilangkan karena dianggap bertentangan dengan pengertian IFRS(s) yang mencakup IFRS/IAS dan IFRIC/SIC serta keduanya mempunyai kedudukan setara. Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan. 4. sebagai suatu analogi Namun. kita akan dapati semacam hirarki dalam memilih kebijakan akuntansi ketika tidak diatur dalam suatu SAK. ED PSAK 25 merupakan adopsi dari IAS 8 Accounting Policies. Terkait dengan konvergensi IFRS. Termasuk persoalan mengenai PABU. FASB membagi hirarki PABU menjadi sumber ototitatif (termasuk di dalamnya adalah peraturan SEC) dan sumber non-otoritatif. Ketika IAS 8 masih exposure draft. The Interpretation.Opini ai Masih Perlukah Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum? Oleh: Yakub Divisi Teknis Ikatan Akuntan Indonesia kos kirim Beberapa faktor berikut ini diharapkan bisa sedikit memberikan penjelasan mengenai masalah perlu tidaknya PABU. maka langkah pertama ada di landasan operasional tingkat 1 (SAK untuk masalah yang serupa). Selain itu. kalau diperhatikan ada pihak tertentu yang mencoba mempertanyakan kontekstualitas dan relevansi kitab suci dalam kondisi saat ini. Ketiganya dapat digunakan sebagai acuan sepanjang tidak bertentangan dengan SAK dan KDPPLK. Tujuan pemindahan dari PSAK 1 ke ED PSAK 25 tersebut untuk menghindari suatu masalah diatur dalam dua standar akuntansi dan regrouping pengaturan yang lebih sesuai dengan pangaturan lainnya. 3. Kemudian turun ke Landasan Konseptual (KDPPLK). Penghapusan hirarki dalam ED IAS 8 lebih mencerminkan kerumitan untuk mendesain hirarki PABU yang sesuai dan berlaku secara internasional. Kedua. Implementation Guidance respect of the Standard. mendefinisikan suatu hirarki. ada semacam dorongan atau keharusan untuk menggunakan IFRS sebagai satusatunya sumber penyusunan SAK dan menghapuskan SAK dan hal yang terkait lainnya yang bersumber dari selain IFRS. menggunakan Kerangka Dasar (KDPPLK). . literatur akuntansi lain.

Hal ini dapat dipahami mengingat penyusunan Framework dilakukan setelah berjalannya penyusunan 52 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA . tidak perlu ditambah. Sehingga apabila ada pertentangan antara IFRS dengan Framework. Walaupun tools tersebut seharusnya bisa digunakan untuk mengatasi masalah pelaporan keuangan dan tentunya dampak pelaporan keuangan terhadap perekonomian secara makro. bagaimana kedudukan klarifikasi dan press release tersebut dan apakah dapat digunakan dalam penyusunan laporan keuangan. biasanya. auditor ataupun regulator. ketika terjadi krisis keuangan secara internasional. komponen PABU yang banyak digunakan adalah pedoman akuntansi. Selain regulasi dan bultek. Bahkan dalam beberapa kasus mengatur hal yang tidak diatur atau tidak diatur secara jelas dalam SAK. Sebagai gambaran lainnya. ketika krisis keuangan terjadi pada paruh kedua tahun 2008 sedikit banyak terbantu dengan keluarnya Bultek 3 tentang penentuan nilai wajar instrumen keuangan ketika pasar tidak aktif. dengan membacanya secara kritis dan skeptis. Dengan tidak adanya PABU banyak tools menjadi tidak dapat digunakan dengan suatu landasan yang kuat. Buletin Pedoman Akuntansi Teknis. Regulasi. bagaimana dengan nasib bultek dan regulasi. Apabila tidak dipayungi dengan PABU. atau sejenisnya. Tentunya hal yang naif tersebut akan lebih bisa diterapkan terhadap IFRS. Tentunya akan timbul perbedaan pemahaman antar berbagai pihak. daftar permasalahan di atas menjadi tidak perlu diperdebatkan. Apabila PABU dihilangkan. regulasi pemerintah. tanpa memerlukan bultek. Namun. baik penyusun. Syaratnya kita yakin bahwa penyusunan laporan keuangan cukup hanya dengan SAK. dan lain yang akan muncul akibat frase “tidak ada PABU”. untuk meningkatkan komparabilitas antara perusahaan dalam suatu industri.ai ekstrem. Pertanyaannya: Apakah yang akan terjadi apabila Bultek 3 tidak dinyatakan sebagai bagian dari PABU karena tidak ada PABU? Bagaimana penerapan PSAK 50 dan 55 dapat dilakukan dengan baik oleh perbankan mengingat PAPI yang menjelaskan lebih rinci dari PSAK tersebut tidak jelas kedudukannya karena tidak ada PABU? Bagaimana kedudukan PMK 75/2008 yang memberikan pedoman akuntansi untuk badan layanan umum mengingat tidak jelas kedudukannya karena tidak ada PABU? Masih banyak pertanyaan Opini ada dalam SAK. pedoman akuntansi. disebabkan kita berpatokan secara rigid pada susunan acuan pemilihan kebijakan akuntansi sebagaimana diatur dalam IFRS. Kedudukan Akuntansi dan Operasional Konseptual p e r u b a h a n m i t r a d a l a m IASB menempatkan Framework for the Preparation and Presentation of Financial Statements (Framework) bukan sebagai bagian dari IFRS. maka akan digunakan IFRS. Penghapusan PABU akan menghilangkan cantolan yang kuat untuk melakukan endorsement atas penerapan pedoman akuntansi. Sehingga IFRS lebih tinggi dibandingkan Framework. Tujuan pedoman akuntansi. Sebagaimana kita ketahui. Pedoman akuntansi lazimnya juga melakukan elaborasi lebih lanjut dan lebih detail atas pengaturan yang PABU di landasan operasional tingkat 2 antara lain meliputi buletin teknis (bultek) dan peraturan pemerintah untuk industri (regulasi). dikeluarkan SEC Office of the Chief Accountant and FASB Staff Clarifications on Fair Value Accounting dan dibalas oleh IASB dengan press release yang menyatakan hal yang diatur klarifikasi tersebut konsisten dengan IFRS.

Laporan keuangan tidak boleh menyatakan mematuhi SAK ETAP kecuali jika mematuhi semua persyaratan dalam SAK ETAP. dan tidak menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum (general purpose financial statement) bagi pengguna eksternal. IASB tidak secara jelas memisahkan Framework dengan IFRS. Seumpamanya Framework dan IFRS dilihat dalam konteks logika hirarki hukum.Opini IFRS. Justru banyak pertanyaan yang disampaikan. Namun. maka auditor yang akan melakukan audit di perusahaan tersebut juga akan mengacu kepada SAK-ETAP. ai Tentang SAK ETAP Ikatan Akuntan Indonesia telah menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabiltas Publik (SAK-ETAP). Sementara itu FASB menempatkan Statement of Financial Accounting Concepts (concept) sebagai bagian dari sumber nonotoritatif yang lazimnya sebagai sumber paling berpengaruh di antara sumbersumber non-otoritatif. ketika IASB mengijinkan penyimpangan dari IFRS. Perbedaan secara kasat mata dapat dilihat dari ketebalan SAK-ETAP yang hanya sekitar seratus halaman dengan menyajikan 30 bab. Misalnya. walaupun Framework sendiri menyatakan Framework bukan standar akuntansi keuangan. Malah keduanya ditempatkan dalam suatu irisan yang kontradiktif dalam kaitan dengan pemilihan kebijakan akuntansi dan penyimpangan dari standar akuntansi keuangan. salah satu syarat yang digunakan adalah informasi yang dihasilkan IFRS tersebut bertentangan dengan tujuan laporan keuangan yang diatur dalam Framework. Kedudukan concepts yang demikian mencerminkan pemisahan yang jelas antara fungsi akutansi keuangan konseptual dengan operasionalisasinya. IASB tidak memberikan kedudukan yang layak bagi Framework sebagai akuntansi konseptual. bukan suatu konseptual. kreditur. dalam konteks tertentu Framework tidak selalu lebih rendah daripada IFRS. AKUNTAN INDONESIA MAJALAH 53 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . maka akan sangat tidak mungkin terjadi pertentangan antar keduanya karena IFRS merupakan turunan dari Framework. Sesuai dengan ruang lingkup SAK-ETAP maka Standar ini dimaksudkan untuk digunakan oleh entitas tanpa akuntabilitas publik. Seolah-olah Framework bersifat operasional. Concepts sendiri dikeluarkan setelah keluarnya standar akuntansi keuangan. dan lembaga pemeringkat kredit. Penutup Paparan di atas tidak memberikan jawaban atas hal yang dipermasalahkan. Di dalam beberapa hal SAK ETAP memberikan banyak kemudahan untuk perusahaan dibandingkan dengan PSAK dengan ketentuan pelaporan yang lebih kompleks. Bahkan saat ini IASB sedang dilakukan revisi Framework dan hal ini akan berdampak sangat luas terhadap IFRS. Entitas tanpa akuntabilitas publik yang dimaksud adalah entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan. ini bisa menjadi suatu analogi yang jelas. Sebaliknya. Apabila SAK-ETAP ini telah berlaku efektif (1 Januari 2011). Sebagai pertanyaan terakhir: Apakah Anda siap kehilangan gambar di atas? Disclaimer: Tulisan ini merupakan pendapat pribadi. Tidak mungkin undangundang bertentangan dengan Pancasila sebagai dasar negara. Apabila perusahaan memakai SAK-ETAP. maka perusahaan kecil seperti UKM tidak perlu membuat laporan keuangan dengan menggunakan PSAK umum yang berlaku. Entitas yang laporan keuangannya mematuhi SAK ETAP harus membuat suatu pernyataan eksplisit dan secara penuh (explicit and unreserved statement) atas kepatuhan tersebut dalam catatan atas laporan keuangan. Contoh pengguna eksternal adalah pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelolaan usaha.

ai

Opini

PERDEBATAN SENGIT MENGENAI PENGAKUAN PENDAPATAN

Oleh: Ersa Tri Wahyuni Dosen Akuntansi Internasional Universitas Padjajaran ada bulan desember 2008, IASB mengeluarkan sebuah discussion paper (DP) yang sangat kontroversial mengenai pengakuan pendapatan. Komentar terhadap DP tersebut ditutup pada tanggal 19 juni 2009. Sampai 13 juli 2009, IASB menerima 211 tanggapan dari beberapa negara diseluruh dunia. Pandangan dan model dalam DP tersebut begitu kontroversialnya, sehingga sampai hari ini pun topik tersebut masih terus didiskusikan oleh para penyusun standar di berbagai konferensi. Tujuan dari DP tersebut adalah untuk membuat satu definisi pengakuan pendapatan yang dapat berlaku untuk semua transaksi pada semua industry. Hal ini menjadi tantangan yang luar biasa karena US GAAP memiliki lebih dari 100 standar dengan petunjuk pengakuan pendapatan yang berbeda-beda. Standarstandar industri spesifik tersebut dapat mengakibatkan pengakuan pendapatan yang berbeda untuk transaksi yang serupa. Sementara dalam IFRS sendiri, dua standar yang mengatur tentang pengakuan pendapatan adalah IAS 18 Revenue dan IAS 11 Construction Contracts. Kedua standar ini juga memiliki beberapa inkonsistensi dan petunjuk yang kurang memadai mengenai transaksi yang berkaitan dengan komponen majemuk. Bagaimana sebenarnya model pengakuan pendapatan yang diusulkan oleh DP tersebut sehingga mampu menghebohkan dunia praktek akuntansi international?

p e r u b a h a n

P

Proposal model pengakuan pendapatan IASB IASB mengusulkan bahwa model pengakuan pendapatan berdasarkan kenaikan posisi neto entitas terhadap kontrak dengan pelanggan. Lebih lanjut dijelaskan bahwa pendapatan hanya diakui apabila terdapat peningkatan aset atau pengurangan laibilitas entitas. Hal ini terjadi ketika entitas menunaikan tuntas kewajiban yang terdapat dalam kontrak. Kata ”kontrak” sendiri tidak harus kontrak tertulis, suatu transaksi jual beli sederhana pun seyogyanya menimbulkan kontrak antara pembeli dan penjual. Kesimpulannya pendapatan tidak dapat diakui apabila tidak terdapat peningkatan asset atau pengurangan laibilitas pada suatu entitas. Untuk kasus penerimaan atas barang, entitas baru dapat mengakui pendapatan apabila pelanggan memiliki kontrol terhadap barang tersebut. Biasanya, hal tersebut terjadi ketika pelanggan memiliki barang tersebut secara fisik. Sedangkan pada kasus, pengakuan pendapatan atas jasa, DP menjelaskan entitas hanya daapat mengakui apabila pelanggan sudah menerima jasa yang dijanjikan seluruhnya.

polemik di dunia praktek bisnis. Pertama banyak orang meragukan apakah satu model pengakuan pendapatan dapat berlaku untuk semua industri dan transaksi bisnis yang semakin kompleks. Kedua selama ini dunia praktik mengakui pendapatan menggunakan risk and reward model dimana apabila risk and reward secara signifikan telah berpindah kepada pembeli maka pendapatan dapat diakui. Model kontrol yang diusulkan DP berpotensi menimbulkan polemik untuk transaksi jasa dan barang sesuai pesanan semisal bangunan gedung. Contohnya mungkin saja jasa yang diberikan tidak meningkatkan aset pelanggan tetapi habis dikonsumsi seperti jasa konsultan atau jasa audit. Praktek bisnis yang terjadi saat ini adalah perusahaan konsultan mengakui pendapatan bahkan sebelum jasa konsultan diberikan apabila didalam kontrak tertera bahwa uang muka yang diterima tidak dapat dikembalikan. Dengan model control pendapatan hanya bisa diakui ketika seluruh jasa telah diselesaikan, itupun dengan syarat bahwa jasa telah terdeliver seluruhnya berdasarkan kontrak yang telah disepakati.

m i t r a

d a l a m

Hilangnya percentage of completion model Model yang diusulkan oleh DP juga berpotensi untuk menghilangkan model pengakuan pendapatan yang sudah dipakai luas di dunia praktek bisnis kontruksi yakni model persentase penyelesaian kontrak. Hal ini karena dalam model tersebut

Polemik Model yang diusulkan oleh DP keluaran IASB tersebut menimbulkan
AKUNTAN

54

MAJALAH

INDONESIA

Opini
dijelaskan bahwa pendapatan diakui ketika pelanggan memiliki kontrol terhadap aset. Sementara dalam kontrak konstruksi jangka panjang, kontrol terhadap aset baru dapat ditransfer pada masa akhir kontrak. Apabila model ini diterapkan justru hal tersebut akan mendistorsi laporan keuangan karena tiba-tiba diakui pendapatan yaang besar di akhir periode kontrak (misalnya di tahun ketiga). Sementara aktivitas entitas di tahun pertama dan kedua tidak terefleksikan dalam laporan keuangan. Apakah pelaporan pendapatan seperti ini akan relevan bagi pengguna laporan? sehingga pengakuan pendapatan tidak hanya berdasarkan definisi kontrol. Definisi kontrol dapat berpotensi menimbulkan silang pendapat terhadap definisi menurut hukum (transfer title kepemilikan) dan definisi kontrol menurut akuntansi. Banyak juga responden yang berpendapat bahwa IASB tidak dapat menerbitkan standar mengenai pendapatan tanpa menyediakan petunjuk pengakuan beban, hal ini terkait dengan industri konstruksi misalnya, yang lebih fokus pada pengakuan profit daripada pengakuan pendapatan. Terlepas dari semua pro dan kontra atas model yang diusulkan oleh DP tersebut, memang menjadi tantangan yang

ai
berat bagi IASB untuk dapat mengusulkan suatu model akuntansi apapun yang dapat berlaku pada semua transaksi bisnis di seluruh negara, terlebih untuk pengakuan pendapatan. Pengakuan pendapatan adalah hal yang sangat penting bagi kelangsungan hidup perusahaan. Tak heran begitu banyak masukan dan kontraversi terhadap DP yang sebenarnya baru merupakan pandangan awal (preliminary views) terhadap pengakuan pendapatan. Pastilah akan lebih seru lagi apabila IASB memutuskan untuk mengeluarkan eksposure draft baru mengenai pengakuan pendapatan. Kita tunggu saja kelanjutan kontraversi dari model pengakuan pendapatan ini.

Compliance cost yang tinggi Hampir semua responden dari industri telekomunikasi memiliki keberatan mengenai potensi biaya implementasi dari model yang diusulkan. Hal ini karena mereka memiliki basis pelanggan yang besar sehingga dibutuhkan sistem IT yang canggih untuk dapat menghitung nilai bersih dari kenaikan asset maupun penurunan laibilitas untuk setiap kontrak individual. Perusahaan asuransi juga banyak yang tidak setuju dengan pendekatan pengukuran yang diusulkan dalam DP tersebut. Mereka berpendapat bahwa pendapatan dapat diakui ketika di awal saat kontrak disepakati. Hal ini untuk menutup biaya-biaya akusisi kontrak seperti biaya komisi agen asuransi. Sementara berdasarkan model dalam DP tersebut, biaya tersebut harus dibebankan.

CHARLES & NURLENA
(Registered Public Accountants)
KANTOR AKUNTAN PUBLIK CHARLES DAN NURLENA Company Description
a growing public accounting firm urgently need staff as follows:

Kantor Akuntan Publik

Senior Auditor (SA) Audit Staff (AS)

Requirements:
• • • • • • • Bachelor degree (S1) in Accounting PPAk or USAP certificate will be an advantage Experience in KAP: 5 years for Audit Manager and 2 years for Senior Auditor Computer literate (MS Excel, Word, Power Point, etc) Able to communicate in English Enthusiastic to learn Team player, self motivated and good analytical thinking

Usulan-usulan dan kontraversi lainnya Beberapa responden, terutama yang berasal dari Eropa, mengusulkan beberapa model pengakuan pendapatan lain seperti misalnya pendapatan berbasis aktivitas. Pada model ini pendapatan diakui secara berkelanjutan sepanjang masa kontrak. Masukan lainnya juga adalah memasukkan risk and reward model didalam kriteria pengakuan pendapatan

Please send your application letter, photograph and complete resume to: Email to: hrdkapcharles@yahoo.com OR Post to: Kantor Akuntan Publik Charles & Nurlena Attn. HR Department PO BOX No. 6141 / JKBGG / 11061

MAJALAH

AKUNTAN

INDONESIA

55

m i t r a

Audit Manager (AM)

d a l a m

p e r u b a h a n

ai
Oleh: Handoko Tomo

Kolom IFRS

MANA YANG MENJADI PRIORITAS?

Sesuai pengantar pada edisi pertama, kolom IFRS merupakan kolom tetap pada setiap edisi majalah Akuntan Indonesia (AI) dalam rangka mengikuti proses konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS) yang dilakukan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), membantu sosialisasinya, dan memantau “larinya” IFRS. Untuk “menguliti” IFRS, penulis akan bekerja sama pula dengan Pascal Jauffret, ahli IFRS dari Mazars, Perancis.

Peta perjalanan baru dan/atau disesuaikan ada saat Public Hearing mengenai Eksposure Draft PSAK 1 (Revisi 2009) tentang Penyajian Laporan Keuangan, di Jakarta Kamis 20 Agustus 2009 lalu, Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah mengemukakan bahwa sasaran konvergensi IFRS yang telah dicanangkan IAI adalah merevisi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) agar secara material sesuai dengan IFRS versi 1 Januari 2009 yang berlaku efektif tahun 2011/2012. Program konvergensi selama tahun 2009 adalah sebanyak 12 standar, sebagai berikut: 1. IFRS 2 Share-based payment 2. IAS 21 The effects of changes in foreign exchange rates 3. IAS 27 Consolidated and separate financial statements 4. IFRS 5 Non-current assets held for sale and discontinued operations 5. IAS 28 Investments in associates 6. IFRS 7 Financial instruments: disclosures 7. IFRS 8 Operating segment 8. IAS 31 Interests in joint ventures 9. IAS 1 Presentation of financial 10. IAS 36 Impairment of assets 11. IAS 37 Provisions, contingent

P

liabilities and contingent asset 12. IAS 8 Accounting policies, changes in accounting estimates and errors Program konvergensi selama tahun 2010 adalah sebanyak 17 standar, sebagai berikut: 1. IAS 7 Cash flow statements 2. IAS 41 Agriculture 3. IAS 20 Accounting for government grants and disclosure of government assistance 4. IAS 29 Financial reporting in hyperinflationary economies 5. IAS 24 Related party disclosures 6. IAS 38 Intangible Asset 7. IFRS 3 Business Combination 8. IFRS 4 Insurance Contract 9. IAS 33 Earnings per share 10. IAS 19 Employee Benefits 11. IAS 34 Interim financial reporting 12. IAS 10 Events after the Reporting Period 13. IAS 11 Construction Contracts 14. IAS 18 Revenue 15. IAS 12 Income Taxes 16. IFRS 6 Exploration for and Evaluation of Mineral Resources 17. IAS 26 Accounting and Reporting by Retirement Benefit Plan Jika kita bandingkan daftar tersebut di atas dengan makalah (handout) Program Konvergensi IFRS
AKUNTAN

m i t r a

di Tahun 2009 yang dikemukakan oleh Ketua DSAK-IAI pada acara Konvensi Nasional Akuntansi (KNA) di Bandung pada tanggal 13 Agustus 2009, maka pada makalah (handout) tersebut, slide 18, tertulis 13 standar akuntansi yang menjadi target konvergensi IFRS 2010. Perbedaan dengan daftar tersebut di atas pada nomor urut 10 (IAS 19), 12 (IAS 10), 13 (IAS 11), dan 14 (IAS 18). Jika kita bandingkan pula daftar tersebut di atas dengan program konvergensi IFRS yang ditargetkan oleh DSAK periode sebelumnya, maka kita akan melihat pula beberapa perbedaan. Perbedaan prioritas dapat dimaklumi mengingat keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh DSAKIAI, dan target yang hendak “ditangkap” adalah target “bergerak”, sehingga diperlukan pemilihan prioritas, mana yang perlu didahulukan dan mana yang dapat ditunda. Program Kerja DSAK lainnya yaitu: • mencabut PSAK yang sudah tidak relevan karena mengadopsi IFRS; • mencabut PSAK Industri; • mereformat PSAK yang telah diadopsi dari IFRS dan diterbitkan sebelum 2009; • melakukan kodifikasi penomoran PSAK dan konsistensi penggunaan istilah; • mengadopsi International Financial Reporting Interpretations Committee (IFRIC) dan Standing Interpretations Committee (SIC) per 1 Januari 2009; • memberikan komentar dan

d a l a m

p e r u b a h a n

56

MAJALAH

INDONESIA

dan PSAK 57: Kewajiban Diestimasi. 2. Kewajiban Kontinjensi dan Aset Kontinjensi (sumber: IAS 37 (2009): Provisions. ED ISAK 10 berkaitan dengan PSAK 23: Pendapatan. Kewajiban Kontinjensi dan Aset Kontinjensi. ED ISAK 10: Program Loyalitas Pelanggan (sumber: IFRIC 13: Customer Loyalty Programmes). Perubahan Estimasi Akuntansi. 10. 3 tersebut telah dilakukan public hearing pada tanggal 13 Oktober 2009. ED PSAK 58 (Revisi 2009): Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan (sumber: IFRS 5: Non-current Assets Held for Sale and Discontinued Operation). komentar. dan masyarakat masih dapat memberikan tanggapan. dan • PSAK 43: Akuntansi Anjak Piutang. 9. Pada bulan September 2009 DSAK-IAI telah menerbitkan exposure draft (ED) dua buah PPSAK. 3 diterbitkan sehubungan dengan telah disahkannya PSAK No. Contingent Liabilities and Contingent Assets). saran-saran dan masukan untuk menyempurnakan draft tersebut. 2 dan PPSAK No. 2 dan ED PPSAK No. aktif berpartisipasi dalam berbagai pertemuan organisasi standard setter. ED ISAK 12: Pengendalian Bersama Entitas: Kontribusi Nonmoneter oleh Venturer (sumber: SIC 13: Jointly Controlled Entities – NonMonetary Contributions by Venturer). Tanggapan tertulis atas draft tersebut sudah harus diterima DSAK-IAI paling lambat pada tanggal 30 November 2009. 3. yang diadopsi dari IAS 18: Revenue. yaitu PPSAK No. Pernyataan Pencabutan Standar Akuntansi Keuangan (PPSAK) Cukup banyak orang yang merasa asing ketika mendengar istilah PPSAK. • PSAK 35: Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi. 5. Oleh karena itu. 3. Pada tanggal 13 Oktober 2009 DSAK-IAI telah melaksanakan public hearing untuk enam buah exposure draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (ED PSAK) dan empat buah exposure draft Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ED ISAK). ED PSAK dan ED ISAK DSAK-IAI tampaknya benarbenar ingin “ngebut” dalam mencapai target konvergensi IFRS pada tahun 2009. 1 tentang Pencabutan: • PSAK 32: Akuntansi Kehutanan. ED PPSAK No. 8. Pencabutan PSAK tersebut berlaku efektif mulai 1 Januari 2010 dan bersifat prospektif. ED ISAK 9 berkaitan dengan PSAK 16: Aset Tetap.• masukan untuk Exposure Draft dan Discussion Paper yang diterbitkan oleh International Accounting Standards Board (IASB). Changes in Accounting Estimates and Errors). Plant. and Equipment. MAJALAH 57 m i t r a Beberapa ED ISAK diterbitkan sehubungan dengan telah diterbitkannya ED PSAK dan/atau PSAK. ED PSAK 25 (Revisi 2009): Kebijakan Akuntansi. yaitu: 1. asosiasi industri dan universitas dalam rangka konvergensi IFRS. yang diadopsi dari IAS 37: Provisions. ED ISAK 11: Distribusi Aset Non Kas Kepada Pemilik (sumber: IFRIC 17: Distributions of Non-cash Assets to Owners). 2 dan ED PPSAK No. 4. • • • • ED ISAK 12 berkaitan dengan ED PSAK 12. ED ISAK 9: Perubahan atas Kewajiban Aktivitas PurnaOperasi. ED PPSAK No. ED PSAK 15 (Revisi 2009): Investasi pada Entitas Asosiasi (sumber: IAS 28: Investment in Associates). yaitu: d a l a m Kewajiban Diestimasi. Pada tanggal 16 Juni 2009 DSAK-IAI telah mensahkan PPSAK No. serta menjalin kerja sama lebih efektif dengan regulator. ED PSAK 5 (Revisi 2009): Segmen Operasi (sumber: IFRS 8: Operating Segment). Restoration and Similar Liabilities). Restorasi dan Kewajiban Serupa (sumber: IFRIC 1: Changes in Existing Decommissioning. 55 (Revisi 2006). 2 tentang pencabutan: • PSAK 41: Akuntansi Waran. dan Kesalahan (sumber: IAS 8: Accounting Policies. dan • PSAK 37: Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol. ai p e r u b a h a n . ED PSAK 57 (Revisi 2009): AKUNTAN INDONESIA 7. yang diadopsi dari IAS 16: Property. Contingent Liabilities and Contingent Assets. Untuk ED PPSAK No. 3 tentang pencabutan: • PSAK 54: Akuntansi Restrukturisasi Utang-Piutang Bermasalah 6. Dalam proses konvergensi IFRS. ED ISAK 11 berkaitan dengan ED PSAK 58. DSAK menerbitkan Pernyataan Pencabutan Standar Akuntansi Keuangan (PPSAK) untuk mencabut PSAK yang tidak konsisten dan/atau tumpang-tindih dengan PSAK lainnya. pembuat standar regional/internasional. 50 (Revisi 2006) dan PSAK No. ED PSAK 12 (Revisi 2009): Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama (sumber: IAS 31: Interest in Joint Ventures). ED PPSAK No. diketahui bahwa terdapat inkonsistensi dan/atau tumpang-tindih antara satu PSAK dengan PSAK lainnya dan/atau Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan (KDPPLK) yang telah ada.

dinyatakan bahwa PSAK 14 (Revisi 2008) diterapkan untuk semua persediaan. pada paragraf 02 huruf (d). di pihak lain International Accounting Standards Board (IASB) telah merevisi: IAS 32 Financial Instruments: Presentation. IAS 39 Financial Instruments: Recognition and Measurement. dan tiga buah FlashDisk. disertai guntingan kupon asli pada majalah ini. dan estimasi perubahan setelah rentang waktu tertentu. Ketika penulis berbincangbincang dengan Ketua DSAK-IAI dalam acara public hearing pada tanggal 13 Oktober 2009. terus maju! m i t r a d a l a m p e r u b a h a n Sesuai yang dijanjikan pada edisi pertama. Dengan demikian. Disediakan lima hadiah untuk lima orang pemenang.ai Untuk ED PSAK dan ED ISAK tersebut di atas masyarakat masih dapat memberikan tanggapan. Tanggapan tertulis atas draft tersebut sudah harus diterima DSAK-IAI paling lambat pada tanggal 30 November 2009. Sementara entitas masih berkutat mempersiapkan diri untuk mengimplementasikan PSAK 50 (Revisi 2006) dan PSAK 55 (Revisi 2006). Kolom IFRS edisi ini dilengkapi dengan pertanyaan dan disediakan hadiah yang menarik bagi yang berhasil menjawab dengan tepat. Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI menyetujui bahwa PSAK 50 (Revisi 2006) dan PSAK 55 (Revisi 2006) yang semula berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2009 diubah menjadi untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2010.” maka jarak antara kita dan target yang dikejar akan bertambah jauh. dan hal ini harus segera diatasi. PSAK 4 Pilihlah jawaban yang benar (A atau B atau C) dan jawaban dikirim ke alamat Redaksi Majalah Akuntan Indonesia. yang mengadopsi IFRS 7 (2008) Financial Instruments: Disclosure. Maju terus! Sebagaimana telah dikemukakan pada edisi sebelumnya. PERTANYAAN: PSAK manakah yang tidak berubah prioritasnya untuk disesuaikan dengan IAS/IFRS pada tahun 2009 atau 2010 seperti yang pernah direncanakan sebelumnya? JAWABAN: A. PSAK 35: Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi. ketika PSAK 32 dicabut. komentar. diketahui bahwa ED PSAK 31 (Revisi 2009) memang telah ditunda. 1 tentang Pencabutan PSAK 32: Akuntansi Kehutanan. saat IAI merayakan ulang tahun yang ke-51. termasuk amandemen IFRS 7 pada bulan Oktober 2008. alangkah bijaksananya jika kita tidak “asal maju. entitas telah diberi waktu dua tahun untuk mempersiapkan diri dalam menerapkan PSAK 50 (Revisi 2006) dan PSAK 55 (Revisi 2006). PSAK 22 B. maka kaitan yang ada pada PSAK 16 (Revisi 2008) menjadi terputus. dan pemenang akan diumumkan pada edisi bulan Januari 2010. meskipun IASB sedang membahas draft perubahan IAS/IFRS-nya. saran-saran dan masukan untuk menyempurnakan draft tersebut. kecuali aset biolojik terkait dengan hasil hutan (lihat PSAK 32: Akuntansi Kehutanan). Kita dapat memaklumi bahwa apabila kita melihat target yang kita kejar Kolom IFRS “sedang bergerak maju” dan oleh karena itu kita memutuskan “berhenti dulu. dan PSAK 37: Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol. kita harus terus maju! Namun. dan selanjutnya hal ini diumumkan oleh Ketua DSAK melalui surat nomor 1705/DSAK/IAI/XII/2008 tanggal 30 Desember 2008.” melainkan segera menganalisis (gap analysis) dan mempertimbangkan terlebih dahulu segala dampak dan rentang waktu antara kondisi sekarang. Ayo. ketika pada tanggal 16 Juni 2009 DSAK-IAI telah mensahkan PPSAK No. ternyata ada PSAK lain yang mengacu pada PSAK yang telah dicabut tersebut. dan IFRS 7 Financial Instruments: Disclosures. khususnya dari industri perbankan. yang akan segera berlaku. Dengan demikian. ED PSAK 31 (Revisi 2009) telah dipublikasikan dan diharapkan tanggapan tertulis diterima DSAK paling lambat 31 Maret 2009. 58 aiaiai ai ai KUPON KUIS ai EDISI 20 / 2009 AKUNTAN MAJALAH INDONESIA . DSAK telah menerbitkan ED PSAK 31 (Revisi 2009) tentang Instrumen Keuangan: Pengungkapan. dan sudah harus diterima Redaksi paling lambat tanggal 30 November 2009. Sebagai contoh. yaitu PSAK 14 (Revisi 2008) tentang Persediaan. dan akhirnya pada tanggal 23 Desember 2008. PSAK 18 C. tetapi DSAK-IAI bertekad untuk tidak menunda lagi pelaksanaan PSAK 50 (Revisi 2006) dan PSAK 55 (Revisi 2006). tetapi banyak entitas yang belum siap. tetapi sampai sekarang ED PSAK 31 (Revisi 2009) tersebut belum disahkan menjadi PSAK. yaitu berupa: dua buah tas (backpack) Ikatan Akuntan Indonesia. dan sekarang IASB sedang membahas draft perubahannya.

Evaluation Criteria For AFA’s consideration. and the applicant’s productivity of previous research work. Researchers need to show that they: • have a clear. Focused Research Question. Clear. AFA however. T 1. CRITERIA Research grants will be granted for valuable. and creative work that advances the mission of AFA. reasonable. subject to the provisions of the original grant. details of the earlier grant should be included in the application. given the scope of the project in question. Research grant applications will be evaluated in light of the specificity and significance of an applicant’s proposed project. In evaluating whether a project would likely be completed within a reasonable time. In addition. foundation. Proposals must be supported by clear research questions or proposals for developing them. insightful. All projects will be evaluated in light of the probability of their fruition within a reasonable time. 2. Projects need to show that they will make a systematic and cumulative contribution to what is known already about the accounting development. Results of the research project should contribute the overall understanding of accounting development in South East Asia. Sound. institution will not be eligible for this Grant. and accounting standards of South East Asia (and/or other world regions). Prior to the consideration of the AFA Council. systematic. and ethical manner can obtain permission from relevant parties when using proprietary data for research analysis are able to use appropriate econometric techniques for research analysis can conduct the research in a relevant field of Criteria and Application Procedure for AFA Research Grants OBJECTIVES o encourage research for the development of various dimensions of accounting and accountancy profession in the South East Asia region. accounting structure. projects need: research proposed work can build upon what is already known about the specific area or topic being studied. and feasible research strategy have clear goals in any observations or interviews being planned are able to collect data necessary for the project in a practical. Projects should be directed towards meaningful and value added outcomes. Researchers must be able to demonstrate that their AKUNTAN INDONESIA • • • • • MAJALAH 59 m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . researchers must demonstrate that their work opens other opportunities for future research. Such contribution must be communicated to and used by the region’s accounting profession. the Research Proposal must be approved and endorsed by the AFA member body where the Applicant originated from. consideration will be given to the magnitude of the project. Eligibility Criteria Applicants for Research Grants must be a national of an Association of South East Asian Nations (ASEAN) Member States. Convincing Contribution to the Accounting Domain. In the case where the applicant had already received more than one grant or fellowship for the same project. may reserve the right to partially fund a project which is already partially funded by another agency. the work the applicant has already done prior to proposal submission. 3.International ai Research projects which are already fully funded by another grant or awards from another agency. Additional consideration will be given to those project proposals that can potentially be of value to other accounting professional organizations around the world. and Valid Research Methods. accounting practice. To encourage the production of original learning materials that would broaden and enrich the region’s accounting profession.

using them). if applicable. awards. categorized) to include the data set variables to be used Proposed budget Brief list of current other support (grants. accounting academics. etc. exclusions to sample. Research proposal (limited to 7 single-spaced pages) that addresses the following: • • Brief review of relevant issue Description of the issue and its importance and relevance to AFA Description of methodology including proposed data set and criteria for selecting data file. Have Strategy for Communicating and Presenting the Research.ai investigation • use consistent logic when analyzing and interpreting data have their proposal be first extensively critiqued and meet the quality standards of the researcher’s institution before submission to AFA. and analytic techniques Importance of findings to the issue How does this research advance the current state of knowledge in the accountancy.Applicant(s) . that are connected to the conceptual model Variables list (one page. substantively or methodologically? • • International Attestation of Support from the relevant AFA member body Reporting requirements All Research Grantees will be required to submit a brief (3-6 pages) progress report mid-way through the grant period. academics. sample (e. current curriculum vitae) and Co.variables (including selection of variables and rationale for. Funding disbursement Funding will be linked to the approval of the progress report and final report. should the Proposal involve joint applicants from two or more ASEAN Member States. Proposals shall only be considered for review by the AFA Council once it has been fully endorsed the originating AFA member body. • • p e r u b a h a n 4. A final report will be submitted at the end of the grant period. have feasible arrangements for communicating inference of their finding with accounting professionals. etc. Researchers will need to: make arrangements to present their research findings in an AFA conference setting make arrangement to publicly communicate implications of research findings to accountants (professionals. and twenty percent (20%) upon acceptance of the final report. Application Submission All Proposals must be submitted through the respective AFA member body of the Applicant’s jurisdiction or to each relevant AFA member bodies. Grantees will receive sixty percent (60%) of the total award at the beginning of the grant period. standard setters.. if applicable) AKUNTAN • • • • 60 MAJALAH INDONESIA .g. groups used.) submit their work for peer review (both academic and professional) as determined by the AFA research committee generate a well written research report or other materials for publication in formats that is relevant for professional journals or research journals prepare a short summary designed to attract other accountants to make an informed judgement about whether the research output is relevant to them • • d a l a m • • m i t r a Conceptual or figural model outlining the framework or design of the study Statistical model or formulas. In most cases awardees may choose whether to have funds sent directly to them or have the funds channeled through their home institutions. appropriately defined. twenty percent (20%) upon acceptance of the progress report. The final report should be an article based on the proposed research and of the quality and in the format for submission to a journal for publication and presentation at the biennial AFA Conference. or accounting standard setters APPLICATION PROCEDURES Application Requirements All applications for AFA Research Grants must include: • Information on the Application (contact and background information. and estimated sample sizes).

.

dan cukup banyak angka atau data ditulis secara manual dalam Word. Bukalah terlebih dahulu aplikasi Microsoft Excel dan siapkan sebuah file untuk Gambar 1 Kolom TIK oleh: Handoko Tomo Dinamisasi data di Word berasal dari data di Excel d a l a m m i t r a p e r u b a h a n S 62 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA . “not footing”. cukup banyak pula entitas. yang membuat laporan keuangan menggunakan Microsoft Word dengan alasan susunan kalimat dan paragraf akan lebih baik jika dibandingkan menggunakan Excel. laporan arus kas. Dengan adanya globalisasi maka para akuntan harus dapat mengikuti perkembangan TIK/ICT agar dapat berkompetisi di tingkat global. perubahan perhitungan di Excel terlupakan revisinya dalam Word. Caranya sebagai berikut: 1. bahkan akuntan publik. Untuk mengatasi hal tersebut. laporan perubahan ekuitas. Namun. dan kesalahan lainnya. Kolom TIK/ICT ini diharapkan memberi manfaat bagi para pembaca Majalah Akuntan Indonesia (AI). dan catatan atas laporan keuangan menggunakan peranti lunak Microsoft Excel dengan alasan perhitungannya ada di dalam Excel. sehingga cukup tinggi kemungkinan salah ketik dan angka antara yang satu dengan lainnya menjadi “not tie up”. sebenarnya kita dapat mendinamisasi data di Microsoft Word dengan menghubungkannya dengan Microsoft Excel. konsekuensi dari penggunaan Word adalah keterbatasan perhitungan. elama ini cukup banyak entitas yang membuat laporan keuangan. Di pihak lain. mencakup neraca. dan jangan sampai dicap gagap teknologi (gaptek). Akuntan tidak bisa lagi mengabaikan hal ini.ai Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) atau information and communication technology (ICT) berkembang sangat pesat. laporan laba rugi.

2. Ingatlah selalu membuka file Excel terlebih dahulu. Tempatkan cursor pada halaman di Microsoft Word. 3. membuat dan mengolah data-data keuangan serta perhitungannya secara lengkap. 6. ai Gambar 3 5 . Lihat Gambar 1. Cobalah lakukan perubahan pada file Excel-nya. neraca yang sudah dibuat dalam Excel diblok pada bagian yang akan di-copy paste link ke dalam halaman di Microsoft Word. Setelah diklik OK maka hasilnya dapat dilihat pada Gambar 4. Lakukan hal serupa untuk komponen laporan keuangan lainnya. Contoh. Semoga bermanfaat! 7. Gambar 4 MAJALAH AKUNTAN INDONESIA 63 m i t r a Gambar 2 d a l a m p e r u b a h a n . dan lihat dampaknya pada file Word. Kliklah icon Paste Special dan kemudian pilihlah Paste Link dan Microsoft Office Excel 2003 Worksheet Object. dan kemudian membuka file Word-nya agar tidak terjadi error. Lihat Gambar 2 dan 3. Bukalah pula aplikasi Microsoft Word dan siapkan sebuah file untuk menyajikan laporan keuangan secara lengkap. misalnya ubah angka atau ubah view dengan mengklik icon Gridlines. 4. 8. Setelah diblok lalu kliklah icon Copy atau tekan tombol Ctrl dan tombol C secara berbarengan. pada tempat penampungan hasil copy paste special.

maka beliefs Anda menjadi semakin kuat dan bila pembuktian menurut Anda adalah berbeda. atau rasakan. ada gembira dan sedihnya.. atau rendah. mempersuasi orang. maka selanjutnya Anda menjadi ragu. Persis seperti otobiografi. bila hasilnya sesuai dan benar. Volume tinggi. Anda bisa menyetel volume hidup Anda sendiri... Guys. dari teman. Mulailah dan lihat bagaimana pengaruh novel itu terhadap hidup Anda selanjutnya. atau merayu orang lain sehingga orang lain tersebut setuju dengan pendapat saya dan melakukan apa yang saya ai 64 . sepenuhnya tentang Anda. Sebaliknya apabila saya mempunyai beliefs bahwa saya tidak pandai dalam mempengaruhi orang lain atau tidak pandai mempersuasi orang lain. coba tuliskan. karir Anda. dengar. saya bertambah yakin bahwa saya memang pandai dalam mempersuasi orang lain. Kepedean saya tersebut selanjutnya akan mempengaruhi cara saya bicara. Novel itu dimulai dengan cerita sejak Anda lahir di dunia ini dan diakhiri dengan kepergian Anda menuju alam selain dunia ini. seperti apa kemampuan intelektualitas Anda. maka beliefs saya tersebut membuat saya menjadi semakin tidak pede ketika berhadapan dengan orang lain. Darimanakah datangnya beliefs? Beliefs datang biasanya dari orang lain. ada pasang dan surutnya.Selingan Keyakinan itu ternyata mempengaruhi sikap dan tingkah laku Selamat pagi Guys. Kalau sudah. maka beliefs saya akan bertambah. sedang. dan terasakan tentang keyakinan (beliefs) skenariokan. hanya yang ini bentuknya lebih seperti novel. ada naik dan turunnya. apakah di dalam novel hidup Anda itu Anda juga menyebutkan tentang pencapaian terbesar Anda selama hidup Anda? Tentang tujuan hidup Anda? Kalau belum.? Novel yang bercerita tentang Anda. cara saya memandang. cara saya bersikap dan seterusnya.memang kamu tidak bisa mempersuasi orang lain kok. keadaan keuangan Anda. tuuh kan . lihat. Anda pun menuliskan kapan Anda meninggalkan dunia ini. Akibat selanjutnya bisa ditebak bahwa memang saya tidak akan bisa mempersuasi orang lain dan hasilnya memang demikian. termasuk bagaimana caranya dan kemudian Anda dimakamkan di mana. Beliefs tentang balas dendam banyak ditemukan di film silat.pernahkah Anda membuat sebuah novel tentang hidup Anda sendiri. dan seterusnya. apakah tujuan hidup dan pencapaiannya itu memang benar sesuai dengan kemampuan Anda? Sebenarnya apa manfaatnya membuat novel tentang diri sendiri itu? Dari novel itu akan terbaca. dan beliefs bahwa saya tidak bisa mempengaruhi orang lain akan semakin besar dan semakin kuat. bahkan mungkin badan saya pun gemetar. Anda hanya membuktikan beliefs yang Anda miliki tersebut. beliefs tentang kepalsuan hidup bisa ditonton di sinetron. ada ceritanya. hubungan sosial Anda. dari sesuatu yang Anda baca. Selanjutnya ketidakpedean itu akan juga mempengaruhi cara saya berbicara. entuk cerita novel sederhananya persis seperti membuat cerita anak. cara saya bertingkah. By the way. atau Anda jadi mempunyai beliefs baru tentang hal tersebut. silakan sesuaikan dengan alasan hidup Anda. Misalnya saya mempunyai beliefs bahwa saya adalah orang yang pandai membujuk orang.” Kemudian dalam novel itu diceritakan bahwa Anda dibesarkan di keluarga seperti apa. keadaan spiritualitas Anda. sikap. lalu bagaimana kehidupan keluarga Anda. dan perilaku Sebenarnya beliefs itu apa? Singkatnya beliefs itu adalah keyakinan atau percaya. beliefs tentang kisah heroik p e r u b a h a n m i t r a d a l a m B apa yang mendasari Anda dalam menjalani hidup. kesehatan Anda. lalu fikiran saya akan bilang. bisa dari ortu. Selanjutnya apabila tujuan saya tercapai. Selanjutnya bagaimana keadaan keluarga dan teman Anda ketika ditinggalkan oleh seorang yang bernama (Anda)? Anda tentu mau mencobanya. Beliefs. tergambarkan. Beliefs yang saya miliki tersebut membuat saya menjadi lebih percaya diri (pede ketika menghadapi orang lain tersebut). “Pada suatu hari lahirlah seorang anak bernama (Anda). Kemudian dengan mengetahui beliefs Anda tersebut.

Kebalikannya adalah apabila penelitian Anda hasilnya menyanggah penelitian sebelumnya. Selanjutnya pengalaman itu akan membuktikan sesuatu yang baru untuk Anda. Kenapa? karena pak Einstein bilang. yang ada adalah pagi. pun malam. jawabannya sama. jadi semua yang Anda butuhkan untuk meyakinkan diri Anda selalu ada pada diri Anda sendiri. manajemen. Beliefs apa yang Anda terima dari Ayah dan Ibu Anda? Beliefs apa yang Anda turunkan kepada anakanak Anda? Beliefs dapat dianalogikan seperti sebuah penelitian. Memangnya sesorang tidak boleh mempunyai beliefs yang tidak excellent? Jawabannya.. pelaksanaannya kan tidak semudah itu!. tetapi jika bukan itu sikap dan perilaku yang Anda inginkan. Anda rasakan perbedaan yang terjadi dalam beberapa hari ini. adalah mustahil kalau Anda berharap menghasilkan sesuatu yang berbeda padahal selalu mengerjakan hal yang sama terus menerus. berhenti saja. Tugas Anda hanya membuat penelitian selanjutnya yang tentu saja hasilnya akan mengukuhkan atau mementahkan hasil penelitian orang lain itu. mudah memang menjawabnya. maka hasil penelitian sebelumnya menjadi diragukan. siang.” Menurut Anda beliefs apa yang terbangun pada diri anak pada contoh kedua?. dan keputusan yang Anda ambil. Penelitian awal biasanya dilakukan oleh orang lain. maka Anda akan mempunyai pengalaman baru yang belum pernah Anda miliki sebelumnya. menurut Anda beliefs apa yang tertanam dalam benak anak tersebut? Bandingkan apabila Ayah tersebut berkata ”Kamu memang anak yang cerdik. Selamat pagiiii Guys. semuanya dimulai dari beliefs Anda sendiri. maka sebenarnya Anda sekarang pun sudah bisa mengetahui beliefs orang tersebut. Heliantono (Assue) Member The Society of NLP Certified Hypnotherapist 65 ai m i t r a d a l a m p e r u b a h a n . maka kira-kira apa beliefs yang ada di benak orang itu? Sebaliknya apabila orang itu sangat antusias dan meyakinkan dalam melakukan sesuatu. atau malam hari? Di waktu manakah anda merasa paling semangat? Pagi hari? Oke. Beliefs yang excellent Anda bisa bayangkan apabila ada seorang Ayah yang berkata kepada anaknya ”dasar anak nakal.Selingan bisa dibaca di buku biografi. Setelah Ayahnya berkata demikian.. bujuklah diri Anda sendiri dan katakan bahwa mulai sekarang sudah tidak ada lagi siang. tetapi sikap dan tingkah laku apa yang Anda hasilkan dari memiliki beliefs yang tidak excellent itu? Apakah memang Anda adalah seperti itu? Kalau memang ”iya” ya sudah. atau menjadi akuntan publik itu banyak uang dan menyenangkan?. Satu pertanyaan untuk Anda. Kalau orang tersebut tidak bersemangat. Apabila hasil penelitian Anda sesuai dengan hasil penelitian pertama. kamu berusaha menutupi kelalaian kamu ya. arti hidup. Anda mau mencoba suatu hal yang baru? Cobalah mengatakan hanya selamat pagi kepada semua orang. kira-kira beliefs apa yang ada di belakang fikiran orang itu? Congratulation! Sekarang Anda tahu. keluar saja dari lingkarannya. atau pun untuk memulai sesuatu yang baru. titik” atau ”yaa. sore. jawabanya sama dengan ketika saya ditanya bagaimana caranya berhenti merokok?. Ada ketidakkongruenan antara beliefs yang Anda yakini dengan sikap dan perilaku Anda. maka ini namanya tidak kongruen. dan sikap hidup biasanya diturunkan orang tua kepada anaknya. sedangkan pada contoh yang kedua maka sang anak akan mempunyai beliefs yang excellent. yaitu dengan cara melihat sikap dan perilakunya sehari hari. Pernahkan Anda merasakan bedanya waktu pagi. maka hasil penelitian yang pertama akan semakin sah. Demikian juga untuk berhenti dari merokok. Pada contoh yang pertama si anak akan mempunyai beliefs yang tidak excellent. Beliefs tentang nilai hidup. Hilangkan kata siang. atau sektor publik. boleh-boleh saja. Bagaimana caranya? Mudah. hal itu akan mempengaruhi Anda dalam setiap sikap. atau bekerja di swasta ini keren dan gampang?. ”yaa. atau malam dari kamus bahasa di fikiran Anda. karena Anda adalah mahluk paling sempurna di alam ini. Apakah pekerjaan sehari-hari Anda sekarang? Sebagai akuntan pendidik. Dengan melakukan suatu hal yang berbeda yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Siapakah yang pernah memberitahukan kepada Anda bahwa untuk keluar dari lingkaran beliefs itu sulit? Demikianlah selamanya akan menjadi sulit sampai dengan Anda memutuskan bahwa untuk keluar dari lingkaran adalah GAMPANG. sore.. naaah tuuh Anda sekarang punya beliefs baru bahwa untuk keluar dari lingkaran itu adalah SULIT. Diri Anda pasti mau menerima usulan Anda. ternyata kamu berbohong pada Ayahmu”. atau bekerja di pemerintah itu nyaman dan aman?. kapan terakhir kali Anda melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya? Beliefs baru apa yang Anda peroleh? Mungkin Anda bergumam. tindakan.. Termasuk juga perasaan Anda. dan ternyata Ayah sudah tahu lebih dulu. sore. Melihat beliefs orang lain Setelah Anda sekarang tahu dan percaya bahwa ternyata beliefs itu mempengaruhi sikap dan perilaku. Sekarang bagaimana caranya keluar dari lingkaran beliefs tersebut? Kalau saya ditanya bagaimana caranya.” Bagaimana detailnya? Lakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Ketidakkongruenan antara beliefs dengan perilaku inilah yang mengakibatkan ketidakbahagiaan. atau akuntan publik? Lalu apa kepercayaan Anda tentang pekerjaan Anda saat ini? Apakah Anda merasa mendidik itu mudah dan menyenangkan?.. Apapun keyakinan Anda.

.........500.....................Paket 1 = 12 Edisi Rp..........000 ...... 128.................................(Luar Jawa) SUKSESI KEPENGURUSAN IAI WILAYAH JAKARTA 2008 BUDGETING : CASH VS ACCRUAL BUDGETING BEYOND BUDGETING ACTIVITY BASED BUDGETING REALISASI APBN RENDAH? Pulau Jawa Rp....................... 22....... 216.......3009318 Kirimkan formulir ini ke: Redaksi Majalah Akuntan indonesia Bagian Langganan Telp No..11/Tahun II/September 2008 Rp............Formulir Berlangganan ai Saya berminat berlangganan majalah Akuntan Indonesia : A K U N T A N I N D O N E S I A mitra dalam perubahan Harga Edisi No.............................................(Harga termasuk diskon 5%) Nama Alamat Telp/Hp/Fax Paket yang dipilih Mulai Edisi Pembayaran : . : .........000.................... 114. 8353588.......................... : .....(Harga termasuk diskon 10%) Paket 2 = 6 Edisi Rp.......................(Harga termasuk diskon 10%) Paket 2 = 6 Edisi Rp.. : .............. Tunai Transfer Pembayaran transfer: ke rekening IAI Wilayah Jakarta Bank Central Asia A/C No.............000.................................... 092..................: Paket 1 = 12 Edisi Rp...............000 . Fax No......................................................(Harga termasuk diskon 5%) Luar Pulau Jawa Rp....................... 22...................000................................ 83707344.....(Pulau Jawa) Rp........ : ............000 ......................... 20.... 20.500................ 8290324 potong disini Tanda tangan :_____________________________________ .... 243.......

610. Sumbangan akan kami salurkan langsung melalui IAI Wilayah Sumatera Barat dan IAI Wilayah Jambi.658 Bank: Mandiri KCP Jakarta Cik Ditiro Atas partisipasi dan keikhlasan PARA ANGGOTA IAI kami mengucapkan terima kasih.id — Website: www. Kami mengetuk hati sanubari PARA ANGGOTA IAI untuk bersama-sama membantu menyumbangkan dananya melalui program “Akuntan Peduli” dengan mentransfer langsung ke: Rekening atas nama: Ikatan Akuntan Indonesia Nomor Rekening: 122.Gempa di Bumi Andalas telah membuka mata hati kita akan arti persaudaraan. ketulusan dan kesadaran untuk berbagi dengan sesama IKATAN AKUNTAN INDONESIA melalui program “Akuntan Peduli” akan turut membantu meringankan beban saudara-saudara kita.iaiglobal.0004.id . 1 Menteng Jakarta 10310 Telp: (021) 3190 4232 Fax: (021) 724 5078 E-mail: iai-info@iaiglobal.or.or. IKATAN AKUNTAN INDONESIA Graha Akuntan. Jalan Sindanglaya No.

%3)!.4!./NE3TEP !HEAD BEAMEMBER OFAPROFESSIONALBODY 4(%).43 Contact your nearest IAI Branch Office for more information .34)454% /&!##/5.).$/.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful