P. 1
EJAAN

EJAAN

|Views: 32|Likes:
Published by timurjawi
uhgjij
uhgjij

More info:

Published by: timurjawi on Jun 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2013

pdf

text

original

MAKALAH MENGENAI EJAAN YANG DI SEMPURNAKAN

OLEH AHMAD SYAIFUDIN 12-31-0329

FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN KELAS A UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN 2013

disinilah peran aturan baku tersebut di gunakan. di zaman era globalisasi dan pembangunan reformasi demokrasi ini. masyarakatdituntut secara aktif untuk dapat mengawasi dan memahami infrormasi di segala aspek kehidupan sosial secara baik dan benar. B. dengan penyampaian berita atau materi secara tertulis. bahasa juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi secaratulisan. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah sub. Dalam memadukan satu kesepakatan dalam etika berbahasa. dalam hal ini kita selaku warga Negara yang baik hendaknya selalu memperhatikan rambu-rambu ketata bahasaan Indonesiayang baik dan benar. LATAR BELAKANG Bahasa memiliki peranan penting dalam kehidupan. diharapkan masyarakat dapat menggunakanmedia tersebut secara baik dan benar. yang memilik peran yang cukup besar dalam mengatur etika berbahasasecara tertulis sehingga diharapkan informasi tersebut dapat di sampaikan dan di fahamisecara komprehensif dan terarah. bahasa berfungsi sebagai media penyampaian informasi secara baik dan tepat. sebagai bahan pendukung kelengkapan tersebut.BAB I PENDAHULUAN A. karena selain digunakan sebagaialat komunikasi secara langsung. RUMUSAN MASALAH o o o Apa yang dimaksud dengan pengertian EYD? Baagaimana sejarah perkembangan EYD? Bagaimana ruang lingkup EYD? TUJUAN o o o Untuk mengetahui pengertian EYD Untuk Mengetahui sejarah EYD. materi dalam ketata bahasaan Indonesia. . Untukmengetahui Ruang lingkup EYD. Dalam prakteknya diharapkan aturan tersebut dapatdigunakan dalam keseharian Masyarakat sehingga proses penggunaan tata bahasa Indonesiadapat digunakan secara baik dan benar.

Namun dari segi ejaan. 3. 2. B. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah ejaan Bahasa IndonesiaEjaan Republik atau Ejaan Soewandi. PENULISAN HURUF KAPITAL Pemakaian huruf yang lazim dalam bahasa Indonesia adalah huruf kapital atau huruf besar dan . Berdasarkan sejarah perkembangan ejaan. penulisan kata. sudah mengalami perubahan sistem ejaan. C. penulisan unsur serapan. Ejaan Van Ophuysen Ejaan ini mulai berlaku sejak bahasa Indonesia lahir dalam awal tahun dua puluhan. ejaan adalah aturan penulisan huruf. maka ketertiban dan keseragaman dalam penulisan bahasa Indonesia diharapkan dapat terwujud dengan baik. Ejaan ini merupakan warisan dari bahasa Melayu yang menjadi dasari bahasa Indonesia. yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) diterapkan secara resmi mulai tanggal 17 Agustus 1972 dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor : 57/1972 tentang peresmian berlakunya “Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan”. yaitu ejaan Suwandi. PENGRTIAN Ejaan adalah keseluruhan peraturan bagaimana melambangkan bunyi ujaran. maka muncul ejaan yang menggantikan. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya. yaitu : 1.BAB II PEMBAHASAN A. bahasa indonesia sudah lama memiliki ejaan tersendiri. dan penulisan tanda baca. Secara teknis. Ejaan Suwandi Setelah ejaan Van Ophuysen diberlakukan. Ejaan ini berlaku mulai tahun 1947 sampai tahun 1972. Dengan berlakunya EYD. dan bagaimana menghubungkan serta memisahkan lambang-lambang. Ejaan ini merupakan penyempurnaan yang pernah berlaku di Indonesia. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Ejaan imi mulai berlaku sejak tahun 1972 sampai sekarang. SEJARAH EJAAN BAHASA INDONESIA Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional lahir pada awal tahun dua puluhan.

termasuk kata ganti untuk Tuhan. "Besok pagi. ya Tuhan." katanya. nama instansi. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan.huruf miring. keturunan. Islam. Bapak menasihatkan. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung. Misalnya: Allah. sedangkan huruf tebal tidak pernah diatur dalam pedoman EYD. Kristen. Bimbinglah hamba-Mu. Kita harus bekerja keras. 3. ke jalan yang Engkau beri rahmat. Alkitab. Misalnya: Wakil Presiden Adam Malik Perdana Menteri Nehru . Pekerjaan itu belum selesai. "dia akan berangkat". Uraian secara rinci tentang penulisan huruf kapital akan dijelaskan sebagai berikut: 1. Nak!". Misalnya: Adik bertanya. Tuhan akan menunjukkan jalan yang benar kepada hamba-Nya. Qur‟an. Weda. Yang Mahakuasa. Misalnya: Dia mengantuk. "Berhati-hatilah. "Kemarin engkau terlambat. 4. dan keagamaan yang diikuti nama orang." kata Ibu. Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan. atau nama tempat. nama Nabi/Rasul. dan kitab suci. Misalnya: Mahaputra Yamin Sultan Hasanuddin Haji Agus Salim Imam Syafi‟i Nabi Ibrahim 5. "Kapan kita pulang?". Yang Maha Pengasih. 2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu.

Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang. suku bangsa. Misalnya: bangsa Indonesia suku Sunda bahasa Inggris 8. Misalnya: Asia Tenggara Kali Brantas Banyuwangi Lembah Baliem Bukit Barisan Ngarai Sianok Cirebon Pegunungan Jayawijaya Danau Toba Selat Lombok Daratan Tinggi Dieng Tanjung Harapan Gunung Semeru Teluk Benggala . dan peristiwa sejarah. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun.Profesor Supomo Laksamana Muda Udara Husen Sastranegara Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian Gubernur Irian Jaya 6. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi. dan bahasa. hari raya. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa. Misalnya: bulan Agustus hari Natal bulan Maulid Perang Candu hari Galungan tahun Hijriah hari Jumat tarikh Masehi hari Lebaran Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 9. bulan. hari. Misalnya: Amir Hamzah Dewi Sartika Wage Rudolf Supratman Halim Perdanakusumah Ampere 7.

Misalnya: berlayar ke teluk mandi di kali menyeberangi selat pergi ke arah tenggara Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama geografi yang digunakan sebagai nama jenis. badan. Nomor 57. Misalnya: garam inggris gula jawa kacang bogor pisang ambon 10. Misalnya: menjadi sebuah republik beberapa badan hukum kerja sama antara pemerintah dan rakyat menurut undang-undang yang berlaku 11. serta nama dokumen resmi. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. . lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. Misalnya: Republik Indonesia Majelis Permusyawaratan Rakyat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Badan Kesejahteraan Ibu dan Anak Keputusan Presiden Republik Indonesia. Tahun 1972 Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata yang bukan nama resmi negara.Jalan Diponegoro Terusan Suez Jazirah Arab Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama istilah geografi yang tidak menjadi unsur nama diri. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua unsur nama Negara. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. serta nama dokumen resmi kecuali kata seperti dan. serta dokumen resmi.

kakak. Besok Paman akan datang. dan. "Itu apa. . Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar. yang. pangkat. Mereka pergi ke rumah Pak Camat. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur kata ulang sempurna di dalam nama buku. Misalnya: Dr. master of arts S.H. sarjana sastra Prof. dan paman yang dipakai dalam penyapaan dan pengacuan. dan judul karangan kecuali kata seperti di. saudara. ibu.A. Ia menyelesaikan makalah "Asas-Asas Hukum Perdata". Dik!" kata Ucok. nyonya Sdr. ke. Adik bertanya. Bacalah majalah Bahasa dan Sastra. surat kabar. doktor M. Dia adalah agen surat kabar Sinar Pembangunan. Misalnya: "Kapan Bapak berangkat?" tanya Harto. dan sapaan. untuk yang tidak terletak pada posisi awal.Misalnya: Perserikatan Bangsa-Bangsa Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Rancangan Undang-Undang Kepegawaian 12. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata petunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak. profesor Tn. saudara 14. tuan Ny. 13. sarjana hukum S. Misalnya: Saya telah membaca buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma. "Silakan duduk. adik. dari. Bu?" Surat Saudara sudah saya terima. majalah.S.

b. judul tulisan yang tidak berakhir dengan tanda tanya dan tanda seru. menit. Tanda Titik (.Para ibu mengunjungi Ibu Hasan. atau daftar. d. 15.) Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam. . Misalnya: Sudahkah Anda tahu?. 2. Misalnya: Kita harus menghormati bapak dan ibu kita. ikhtisar.) a.) Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mendahului induk kalimatnya. dan detik yang menunjukkan waktu. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang tidak dipakai dalam pengacuan atau penyapaan. menit.) Tanda titik dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan.) Tanda titik tidak dipakai dibelakang (1) alamat pengirim dan tanggal surat atau (2) nama dan alamat surat. g.) Tanda titik dipakai di antara nama penulis.) Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan atau kepala ilustrasi.) Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan. tabel dan sebagainya. Tanda Koma (.) Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan. c. c. D.) a.) Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam. e. Surat Anda telah kami terima.) Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata seperti tetapi atau melainkan. Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga. b. dan tempat terbit dalam daftar pustaka. f. Penulisan Tanda Baca 1. dan detik. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata ganti Anda.

h. Tanda Titik Dua (:) a.) Tanda koma dipakai untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka. f. meskipun begitu. Tanda Titik Koma (. kasihan. n. k. akan tetapi.) Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakan dari singkatan nama diri.) Tanda koma dipakai dibelakang kata atau ungkapan penghubung antar kalimat yang terdapat pada awal kalimat. lagipula. . 4.) a. wah.) Tanda titik koma sebagai pengganti kata pengubung untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam kalimat majemuk.) Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat. dari kata lain yang terdapat di dalam kalimat. Termasuk di dalamnya oleh karena itu.) Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi.) Tanda koma dipakai dimuka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka. dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan. jadi.) Tanda koma dipakai untuk memisahkan kata seperti o. g. (iii) tempat dan tanggal.) Tanda koma dipakai untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat.) Tanda koma dipakai di antara (i) nama dan alamat.) Tanda koma dipakai di bagian-bagian dalam catatan kaki. atau marga. b. keluarga. l.d. i. aduh.) Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap jika diikuti rangkaian atau pemerian. m. e.ya.) Tanda titik koma dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara. 3.) Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan petikan lansung dari bagian kalimat yang mengirinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru. (ii) bagian-bagian alamat. j.

dan tidak dipakai pada teks karangan.) Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan (i) se. b.b. g. 5. c.) Tanda hubung boleh dipakai untuk memperjelas (i) hubungan bagian kata atau ungkapan dan (ii) penghilangan bagian kelompok kata. Angka “2” sebagai tanda ulang hanya digunakan pada tulisan cepat dan notula. c. dan (v) nama jabatan rangkap.) Tanda elipsis dipakai dalam kalimat yang terputus-putus. b. (iii) angka dengan –an. f. (ii) di antara bab dan ayat dalam kitab suci. (iv) singkatan berhuruf kapital dengan imbuhan atau kata. d. (iii) di antara judul dan anak judul suatu karangan. d.) Tanda titik dua dipakai (i) diantara jilid atau nomer dan halaman.) Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang. serta (iv) nama kota dan penerbit buku acuan dalam karangan.) Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.) Tanda hubung menyambung suku-suku kata dasar yang terpisah oleh pergantian baris. Tanda Pisah (-) a. b.) Tanda elipsis menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau naskah ada bagian yang .dengan angka.) Tanda titik dua dapat dipakai dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan.) Tanda hubung menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya atau akhiran dengan bagian kata didepannya pada pergantian baris.) Tanda pisah dipakai diantara dua bilangan atau tanggal yang berarti „sampai ke‟ atau „sampai dengan‟.) Tanda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberi penjelasan di luar bangunan kalimat. Tanda Hubung (-) a.dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital.) Tanda pisah menegaskan adanya keterangan aposisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas. Tanda Elipsis (…) a. 7. e.) Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa Asing.) Tanda hubung menyambung huruf kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tunggal. (ii) ke. c. 6.

11. Tanda Petik (“…”) a) Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lain. Tanda seru (!) Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan.dihilangkan. Misalnya: Alangkah seramnya peristiwa itu! Bersihkan kamar itu sekarang juga! Masakan! Sampai hati juga ia meninggalkan anak-istrinya! 10. b. ataupun rasa emosi yang kuat. kata. b) Tanda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung. b) Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok pembicaraan. d) Tanda kurung mengapit angka atau huruf yang memerinci satu urutan keterangan. Tanda kurung ((…)) a) Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan. Tanda itu menyatakan bahwa kesalahan atau kekurangan itu memang terdapat di dalam naskah asli. 9. Tanda kurung siku ([…]) a) Tanda kurung siku mengapit huruf. ketidakpercayaan.) Tanda tanya dipakai pada akhir kalimat tanya. 12.) Tanda tanya dipakai di dalam tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya. atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain. 8. . c) Tanda kurung mengapit huruf atau kata yang kehadirannya di dalam teks dapat dihilangkan. Tanda Tanya (?) a.

) 14. seperti : 1. d) Tanda petik penutup mengikuti tanda baca yang mengakhiri petikan langsung.b) Tanda petik mengapit judul syair. b) Tanda petik tunggal mengapit makna.') a) Tanda petik tunggal mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain. Pemakaian huruf 3. c) Tanda petik mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus. tiap. Ejaan yang disempurnakan bertujuan untuk dapat berkomunikasi dengan bahasa indonesia yang baik dan benar. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam EYD. penggabungannya) dalam suatu bahasa. 15. karangan. Tanda Garis Miring (/) a) Tanda garis miring dipakai di dalam nomor surat dan nomor pada alamat dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim. Tanda Petik Tunggal ('. BAB III PENUTUP PENJELASAN : Ejaan merupakan keseluruhan peraturan bagaimana menggambarkan lambang-lambang bunyi ujaran dan bagaimana interrelasi antara lambang-lambang itu (pemisahannya. b) Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata atau. 13. Penulisan kata 4. e) Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di belakang tanda petik yang mengapit kata atau ungkapan yang dipakai dengan arti khusus pada ujung kalimat atau bagian kalimat. Pemakaian tanda baca . Tanda Penyingkat (Apostrof) (') Tanda penyingkat menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun.. atau bab buku yang dipakai dalam kalimat. terjemahan. a. atau penjelasan kata atau ungkapan asing..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->