P. 1
Ajaran Sosial Gereja

Ajaran Sosial Gereja

|Views: 140|Likes:
Published by MariaAgavina Sp

More info:

Published by: MariaAgavina Sp on Jun 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2013

pdf

text

original

Ajaran Sosial Gereja

1. Pengantar Ajaran Sosial Gereja (biasa disingkat ASG), adalah kumpulan dokumen-dokumen resmi Gereja Katolik, seputar perhatiannya kepada masalah-masalah sosial yang ada di sekitarnya. Gereja sedari dulu tidak ingin menjadi menara gading yang berdiri kokoh, namun lingkungan sekitarnya terabaikan dan tertindas. Baiklah kiranya jika kita lebih mengenal sedikit saja tentang ajaran-ajaran itu; sehingga dapat menjadi inspirasi dalam kehidupan nyata kita sekarang. Ada 13 dokumen yang dapat dikategorikan sebagai ASG : 1. Rerum Novarum, "Keadaan Buruh", 1891, Paus Leo XIII 2. Quadragesimo Anno, "Empat Puluh Tahun Kemudian", 1931, Paus Pius XI 3. Mater et Magistra, "Kekristenan dan Kemajuan Sosial", 1961, Paus Yohanes XXIII 4. Pacem in Terris, "Perdamaian Dunia", 1963, Paus Yohanes XXIII 5. Gaudium et Spes,"Konstitusi Pastoral tentang Gereja di Dunia Modern",1965, Konsili Vatikan II 6. Dignitatis Humanae, "Deklarasi tentang Kebebasan Beragama", 1965, Konsili Vatikan II 7. Populorum Progressio, "Tentang Kemajuan Bangsa", 1967, Paus Paulus VI 8. Octogesima Adveniens, "Panggilan untuk bertindak, dalam rangka Memperingati ulang tahun ke-80 Rerum Novarum, 1971, Paus Paulus VI 9. Iustitia in Mundo, "Keadilan di Dunia", 1971, Sinode Uskup di Roma 10. Evangelii Nuntiandi, "Penginjilan dalam dunia modern", 1975, Paus Paulus VI 11. Laborem Excersens, "Tentang Kerja Manusia", 1981, Paus Yohanes Paulus II 12. Solicitudo rei socialis, "Tentang Keprihatinan Sosial", 1987, Paus Yohanes Paulus II 13. Centesimus Annus, "Pada peringatan Ulang Tahun ke-100 Rerum Novarum", 1991, Paus Yohanes Paulus II Keseluruhan dokumen tersebut haruslah dibaca dan dimengerti sesuai dengan jaman yang melingkupi pembuatan dokumen tersebut, inilah kekayaan kita yang menghargai adanya Tradisi dalam gereja kita. Misalnya munculnya Rerum Novarum, tidak lepas dari situasi abad ke-19 dimana buruh / pekerja kurang dimanusiawikan dalam lingkup dunia industri saat itu. Jika tertarik untuk mendalami satu per satu ajaran itu, baiklah untuk sejenak membaca beberapa buku yang sudah beredar dalam bahasa Indonesia, seperti : 1. Ajaran Sosial Katolik 1891 - sekarang; Buruh, Petani, dan Perang Nuklir; Charles E. Curran, terjemahan Kanisius 2007. 2. Ajaran Sosial katolik, R Hardaputranto, Seri Forum LPPS No.18, LPPS, 1991 3. Solidaritas: 100 tahun Ajaran Sosial Katolik, Kanisius, 1992 4. Pokok-pokok Ajaran Sosial katolik, Michael Schulties, terj. Kanisius, 1993

Kanisius.. 2003 6.gerejakatolik. Gereja mengakui hak sah dan kebutuhan partisipasi oleh semua orang dalam hal milik pribadi. Bukan kapitalisme. 2004 7. Gereja memilih jalan tengah. muncullah kritik atas sistem modal. www.. kebebasan manusia. 1891. pada abad revolusi industri. Tak ada undang-undang tentang pembatasan jam kerja. R Hardawiryana. dialog antara Gereja dan liberalisme politik.5. Bukan Sosialisme. Gerakan intelektual ini menekankan kebebasan individu serta kebebasan manusia. Diskursus Sosial Gereja sejak Leo XIII. Dokpen KWI. tanpa memperhitungkan kesejahteraan para buruh." ( Rasanya.sebuah gerakan pencerahan muncul pada abad ke-18 di seluruh daratan eropa. upah minimal. Dilanjutkan pada abad ke-19. dan kebutuhan intervensi terbatas oleh Negara untuk menolong kelompok-kelompok yang ada dalam kesulitan.org 2. Pengusaha dengan seenaknya mengejar keuntungan. Segala hal harus diatur oleh Negara.. asuransi kecelakaan. akhirnya Gereja merasa kebebasan individu. "Ketika kepentingan umum dari sebuah kelas terganggu atau terancam oleh kejahatan yang tidak mungkin dapat diatasi. perlindungan terhadap PHK. tetapi untuk mencapai kehidupan yang menyenangkan..com 4.. ) ..ekaristi. ( Rasanya. www... Dan lagi-lagi dialog antara Gereja dan sosialisme terjadi. Gereja menolak terlalu besarnya peran Negara ini. Buruh-buruh ini tidak mempunyai pendapatan yang layak. damai. 1999 Dan ada beberapa situs yang dapat dijadikan bantuan utk berdiskusi juga ada : 1. ) Sejalan dengan penderitaan kaum buruh itu. Pengaruhnya terasa pada ajaran sosial Katolik serta kehidupan sosial dan lebihlebih dalam teori politik dan praktik. sampai sekarang hal ini masih relevan di Indonesia .. dan akal budi manusia seharusnya tidak terpisah dari hubungannya dengan Allah dan hukum Allah.net 2... Namun..pondokrenungan. hak buruh untuk berorganisasi.. namun mendukung upah yang adil. Ada sebuah upaya untuk memadukan keduanya. Hukum tidak boleh berbuat lebih banyak dan tidak boleh masuk terlalu jauh daripada yang dibutuhkan untuk menangkal kejahatan dan menyingkirkan bahaya. Dari Rerum Novarum hingga Quadragesimo anno Gerakan enlightment. Kumpulan Dokumen Ajaran Sosial katolik tahun 1891-1991. terj. otoritas publik ( negara ) harus masuk untuk menghadapinya . Negara diharapkan berperan besar dalam hal ini. Gereja mulai melihat adanya penderitaan kaum buruh dimana-mana. Dioma.. Eddy Krisitanto. juga masih relevan terjadi di negara kita .sabda. Inilah inti gerakan sosialisme pada waktu itu. Dengan demikian Kapitalisme ditolak. www. Tenaga kerja dan pekerjaan diarahkan tidak untuk memperoleh keuntungan pribadi. Bukan Sosialisme. Muncullah Rerum Novarum. hak untuk berorganisasi. Ada upaya untuk mencita-citakan masyarakat yang sejahtera.. www.org 3. Bukan Kapitalisme.

yang menggambarkan dengan jelas proses pemikiran akhir abad pertengahan hingga awal abad ke-20. namun ia menolak sosialisme dan mengukuhkan hak milik pribadi. Namun orang lain. Leo mendukung hak-hak buruh untuk membentuk serikat buruh. Namun message dua ensiklik ini. berbagai pemikiran perkembangan ilmu pengetahuan yang mendasari segala hal yang terjadi pada masa itu.Depresi besar akibat gelombang revolusi industri masih terjadi di awal abad ke-20. Mungkin ringkasan ini terlalu singkat untuk menjelaskan masa-masa revolusi industri dalam dunia modern pasca Renaissance. Begitu banyak pergumulan ide. Sebagian harta kita. Kita wajib dan berhak mengumpulkan harta pribadi demi kehidupan yang lebih layak. Kita ingat tahun 1931 adalah tahun krisis di Eropa dan Amerika. Kutukan Gereja terhadap bentuk extrem sosialisme dan individualisme kapitalistik tetap menggema. juga berhak mendapatkan penghidupan yang layak. Dan buruh adalah korbannya. Ia menguraikan prinsip-prinsip yang harus digunakan dalam mengusahakan keadilan dalam kehidupan industri. bahkan hingga kini. Quadragesimo anno. dan buruh. dan gereja mengusulkan suatu struktur sosial dan ekonomi yang belakangan disebut korporatis. dan membela hak kepemilikan pribadi.Sementara posisi-posisi atau pernyataan-pernyataan individual telah lama diperdebatkan. Khusus untuk Pergumulan pemikiran di era modern ini dapat dibaca lebih detil dalam buku Filsafat Modern. dan ekonomi. salah satu akibatnya yang mendalam adalah mendorong Gereja Katolik . buruh. menyerukan perlunya intervensi negara dan hak terbatas atas hak milik pribadi yang mempunyai dimensi sosial. bisnis. karangan F Budi Hardiman. adalah hak orang lain. Ini adalah sebuah surat terbuka yang diedarkan kepada semua uskup yang membahas kondisi kelas pekerja. Leo memulainya dengan menggambarkan banyak keluhan dari kelas pekerja. Paus membahas hubungan antara pemerintah. 13 DOKUMEN AJARAN SOSIAL GEREJA 1. ensiklik ini sungguh luar biasa sebagai ringkasan dari banyak masalah yang ditimbulkan oleh revolusi industri dan masyarakat demokratis modern. Tuan-tuan pemodal tetap bergembira. Rerum Novarum Rerum Novarum adalah sebuah ensiklik yang diterbitkan oleh Paus Leo XIII pada 15 Mei 1891. Ia percaya bahwa solusinya akan muncul dari aksi bersama antara Gereja. majikan. Namun ia membantah teori-teori sosialis Marxis yang disebutnya keliru. negara. kaum miskin. sosial. Dengan lebih tegas. hak kaum tertindas itu. oleh Paus Leo XIII dan Pius XI bahwa kita harus terlibat dan berpartisipasi memberi perhatian dalam ketidakadilan yang terjadi di sekitar kita. Bersama dengan karya Leo lainnya dan masa kepemimpinannya sebagai Paus yang panjang (1878–1903).

QUADRAGESIMO ANNO (SESUDAH 40 THN) Ensiklik Paus Pius XI QA (Quadragesimo Anno) memiliki judul maksud “Rekonstruksi Tatanan Sosial. prinsip-prinsip pemulihan ekonomi dan tatanan sosial. otoritas di atasnya tidak perlu ikut campur). Uskup Agung Westminster. upah adil. judge. yaitu “subsidiaritas” (maksudnya. langkah-langkah Gereja dalam mengatasi kemiskinan struktural. 3. Di Eropa bermunculan diktator. bangkitnya ideologi-ideologi. sambil mengenang Ensklik RN. Pada saat itu dukungannya kepada serikat buruh dan upah yang layak dipandang sebagai pandangan kiri yang radikal.dan hierarkhinya ke dalma dunia modern.mana. 2. Dalam banyak hal QA masih melanjutkan RN mengenai soal-soal “dialog”-nya dengan perkembangan masyarakat.Namun pernyataan-pernyataan yang lain tampaknya juga menentang kapitalisme. soal modal dan kerja. prinsip-prinsip bagi hasil yang adil. kebalikannya demokrasi merosot di mana. Menolak solusi komunisme yang menghilangkan hak-hak pribadi. melainkan sudah menyentuh masalah internasional. apa yang bisa dikerjakan oleh tingkat bawah. Ada jurang sangat hebat antara negara-negara kaya dan negara-negara miskin.MATER ET MAGISTRA 1961 (KRISTIANITAS DAN KEMAJUAN SOSIAL) Ensiklik Yohanes XXIII Masalah-masalah sosial yang diprihatini oleh Ensiklik ini khas pada zaman ini. and act.” Nama Ensiklik ini (40 tahun) dimaksudkan untuk memperingati Ensiklik Rerum Novarum. persaingan eksplorasi ruang angkasa. Kardinal Henry Edward Manning memainkan peranan yang paling berpengaruh dalam penyusunan ensiklik ini. Tetapi juga sekaligus mengkritik persaingan kapitalisme sebagai yang akan menghancurkan dirinya sendiri QA bermaksud menggugat kebijakan-kebijakan ekonomi zaman itu. Afrika. Depresi ekonomi sangat hebat terjadi tahun 1929 menggoyang dunia. atau pemilik modal dan kaum buruh. Mater et Magistra (1961) dari Paus Yohanes XXIII dan Centesimus Annus (1991) dari Paus Yohanes Paulus II. Dalam Ensiklik ini diajukan pula “jalan pikiran” Ajaran Sosial Gereja: see. khususnya Quadragesimo Anno (1931) dari Paus Pius XI. Diperkenalkan dan ditekankan terminologi yang sangat penting dalam Ajaran Sosial Gereja. membeberkan akar-akar kekacau-annya sekaligus menawarkan solusi pembenahan tata sosial hidup bersama. pembahasan sosialisme dan tentu saja kapitalisme. . Banyak dari posisi dalam Rerum Novarum didukung oleh ensiklik-ensiklik lainnya. Untuk pertama kalinya isu “internasional” dalam hal keadilan menjadi tema ajaran sosial Gereja. Tetapi pada zaman ini memang ada kebutuhan sangat hebat untuk menata kehidupan sosial bangsa manusia. Sebelumnya ia adalah seorang pendeta Anglikan yang mempunyai kecenderungan evangelikal. dan Latin Amerika adalah produk dari sistem tata dunia yang tidak adil. Ia membawa pengaruh yang berasal dari karya John Wesley ke dalam Gereja Katolik modern. Di lain pihak. Soal jurang kaya miskin tidak hanya disimak dari sekedar urusan pengusaha dan pekerja. Kemiskinan di Asia. persoalan menjadi makin rumit menyusul perlombaan senjata nuklir. soal hak-hak pribadi dan kepemilikan bersama.

kerjasama internasional. bagaimana ekonomi ditata seimbang. struktur negara (bagaimana diatur). duka dan kecemasan manusiamanusia zaman ini. (2) antara masyarakat dan negara. yang menjadi isu sentral pada dekade enam puluhan. Ensiklik ini masih berkaitan dengan peringatan RN. GS (Gaudium et Spes) menaruh keprihatinan secara luas pada tema hubungan Gereja dan Dunia modern. Tata dunia. soal kaum petani. Bilamana terjadi perdamaian? Bila ada rincian tatanan yang adil dengan mengedepankan hak-hak manusiawi dan keluhuran martabatnya. komitmen Gereja terhadap perdamaian dunia. Di lain pihak tetap diangkat ke permukaan soal jurang yang tetap lebar antara si kaya dan si miskin. maka pada bagian awal Mater et Magistra diingat sekali lagi semangat RN dan QA. ajaran sosial Gereja dan kepentingannya. Kemiskinan luar biasa di negara-negara selatan. keluarga. hubungan internasional antarbangsa. dan tata hidup masyarakat pada umumnya. hak-hak warganegara. Yang dimaksudkan dengan tatanan hidup ialah tatanan relasi (1) antarmasyarakat. 4. adalah kegembiraan dan . 5.Gereja Katolik didesak untuk berpartisipasi secara aktif dalam memajukan tata dunia yang adil. maraknya problem sosial dalam skala luas. soal pertambahan penduduk. kerjasama antarnegara. PACEM IN TERRIS (DAMAI DI BUMI) 1963 Ensiklik Paus Yohanes XIII Pacem in Terris menggagas perdamaian. partisipasi kaum buruh. Soal-soal yang disentuh oleh GS dengan demikian berkisar tentang kemajuan manusia di dunia modern. terutama kaum miskin dan yang menderita. Relasi antara Gereja dan sejarah perkembangan manusia di dunia modern dibahas dalam suatu cara yang lebih gamblang. (4) antara masyarakat dan negara-negara dalam level komunitas dunia. Disadari isu-isu baru dalam perkembangan terakhir di bidang sosial. Penekanan pondasi uraian pada gagasan hukum kodrat. seruan agar dihentikannya perlombaan senjata. menyentuh nilai perkawinan. Ensiklik menyerukan dihentikannya perang dan perlombaan senjata serta pentingnya memperkokoh hubungan internasional lewat lembaga yang sudah dibentuk: PBB. peranan negara dalam kemajuan ekonomi. Ensiklik ini memiliki muatan ajaran yang ditujukan tidak hanya bagi kalangan Gereja Katolik tetapi seluruh bangsa manusia pada umumnya. GAUDIUM ET SPES (GEREJA DI DUNIA MODERN) 1965 Dokumen Konstitusi Pastoral Konsili Vatikan II Konsili Vatikan II merupakan tonggak pembaharuan hidup Gereja Katolik secara menyeluruh. (3) antarnegara. tata negara. Ada kesadaran kokoh dalam Gereja untuk berubah seiring dengan perubahan kehidupan manusia modern. bantuan internasional. Judul dokumen ini mengatakan suatu “perubahan eksternal” dari kebijakan hidup Gereja: Kegembiraan dan harapan. soal “Cold War” (perang dingin) oleh produksi senjata nuklir. relasi antarwarga masyarakat dan negara. politik dan ekonomi.

Ensiklik ini menaruh perhatian secara khusus pada perkembangan masyarakat dunia. seperti badan-badan dunia yang mengurus bantuan keuangan dan pangan. di Indonesia sendiri terjadi perang ideologis (Marxis-komunis dan militer). kemajuan diperlukan bagi perdamaian. pendidikan kristiani. pencegahan perang. Di lain pihak. hubungan timbal balik antara Gereja dan dunia. negara-negara baru “bermunculan” (beroleh kemerdekaan) 6. aktivitas hidup manusia. POPULORUM PROGRESSIO (KEMAJUAN BANGSA-BANGSA) 1967 Ensiklik Paus Paulus VI Perkembangan bangsa-bangsa merupakan tema pokok perhatian dari Ensiklik Ajaran Sosial. kerjasama antarbangsa-bangsa. Perang dingin masih tetap berlangsung. . cinta kasih suami isteri. martabat pribadi manusia. tetapi juga sekaligus perang ideologis dan antarkepentingan kelompok manusia luar biasa ramainya. kerjasama internasional. dukungan organisasi internasional.perubahan dalam tata hidup masyarakat zaman ini. kehidupan sosial ekonomi dan perkembangan terakhirnya. kesuburan perkawinan. Isu marginalisasi kaum miskin mendapat tekanan dalam dokumen ini. seperti perkawinan. ateisme sistematis dan ateisme praktis. keluarga. melainkan juga hidup Gereja di dunia modern secara kurang lebih menyeluruh. tetapi juga budaya (kultur). teristimewa negara-negara yang sedang berkembang. Kemajuan bangsa manusia masih tetap dan bahkan memiliki imbas pemiskinan pada sebagian besar bangsa-bangsa. Soal-soal yang berkaitan dengan perdagangan (pasar) yang adil juga mendapat sorotan yang tajam. Penjelasan tentang perubahan. beberapa masalah mendesak. malah kebalikannya. kesulitan-kesulitan yang dihadapi.harapan. Revolusi di berbagai tempat di belahan dunia kerap kali tidak membawa bangsa manusia kepada kondisi yang lebih baik. Diajukan pula refleksi teologis perkembangan / kemajuan yang membebaskan dari ketidakadilan dan pemiskinan. GS membuka cakrawala baru dengan mengajukan perlunya “membaca tanda-tanda zaman” (signs of the times). harta benda diperuntukkan bagi semua orang. Tahun enampuluhan memang tahun perkembangan bangsa-bangsa. banyak negara baru bermunculan di Afrika. pada saat yang sama terjadi ancaman proses marginalisasi (pemiskinan). kebudayaan dan iman. Gereja memandang bahwa kemajuan bangsa manusia tidak hanya dalam kaitannya dengan perkara-perkara ekonomi atau teknologi. duka dan kecemasan para murid Kristus juga. kepada situasi yang sangat runyam. Kardinal Joseph Suenens (dari Belgia) berkata bahwa pembaharuan Konsili Vatikan II tidak hanya mencakup bidang liturgis saja. Perkembangan bangsa manusia zaman ini. terjadi perang di Vietnam yang sangat brutal. perdamaian dan persekutuan bangsa-bangsa. Kekayaan dari sebagian negara-negara maju harus dibagi untuk memajukan negara-negara yang miskin.

Untuk pertama kalinya (boleh disebut demikian) sinode para uskup menaruh perhatian pada soal-soal yang berkaitan dengan keadilan. Memperjuangkan keadilan sosial. dan Latin Amerika. Soal kepastian dan ketidakpastian fenomen kemajuan bangsa manusia zaman ini berkaitan dengan keadilan. tidaklah integral. Dunia mengalami resesi ekonomi dengan korban mereka yang miskin. kelompok masyarakat yang tinggal di pinggiran kota.7. Asia. OCTOGESIMA ADVENIENS (PANGGILAN UNTUK BERTINDAK) 1971 Surat Apostolik Paus Paulus VI Arti “Octogesima” adalah yang ke-80. di Amerika aksi Martin Luther King untuk perjuangan hak-hak asasi marak dan menjadi perhatian dunia. Dokumen ini banyak diinspirasikan oleh seruan keadilan dari Gereja-Gereja di Afrika. soal diskriminasi. Soal-soal yang berkaitan dengan urbanisasi dipandang menjadi salah satu sebab lahirnya “kemiskinan baru”. ideologi. . protes melawan perang Vietnam. dst. urbanisasi dan konsekuensi-konsekuensinya. sex. agama. Paulus VI menyerukan kepada segenap anggota Gereja dan bangsa manusia untuk bertindak memerangi kemiskinan. 8. keadilan dalam Gereja. Misi Kristus dalam mewartakan datangnya Kerajaan Allah mencakup pula datangnya keadilan. Keadilan merupakan dimensi konstitutif pewartaan Injil. Terminologi kunci yang dibicarakan adalah “oppression” dan “liberation”. Diajukan ke permukaan pula masalah-masalah diskriminasi warna kulit. Para uskup berhimpun dan bersidang serta menelorkan keprihatinan tentang keadilan dalam tata dunia. asal usul. Misi Gereja dan keadilan merupakan dua elemen yang tidak bisa dipisahkan. maksudnya: surat apostolik ini dimaksudkan untuk manandai usia Rerum Novarum yang ke-80 tahun. CONVENIENTES EX UNIVERSO (BERHIMPUN DARI SELURUH DUNIA) atau lebih tepat dikenal: JUSTICIA IN MUNDO (JUSTICE IN THE WORLD) 1971 Sinode para Uskup di dunia Dunia sedang berhadapan dengan problem keadilan. keadilan dan liturgi. panggilan kristiani untuk bertindak memberi kesaksian hidup dan partisipasi aktif dalam hidup politik. Gereja mendorong umatnya untuk bertindak ambil bagian secara aktif dalam masalah-masalah politik dan mendesak untuk memperjuangkan nilai-nilai / semangat injili. cacat. menyimak sekali lagi daya tarik sosialisme. soal kapitalisme. seperti orang tua. Misi Gereja tanpa ada suatu upaya konkret dan tegas mengenai tindakan perjuangan keadilan. hakhak manusiawi. soal-soal yang berhubungan dengan keadilan dan perdamaian: hak asasi manusia. kehadiran Gereja di tengah kaum miskin. Secara khusus pengaruh pembahasan tema “Liberation” oleh para uskup Amerika Latin di Medellin (Kolumbia). kehidupan politik. budaya.

menyentuh hati manusia. REDEMPTOR HOMINIS (SANG PENEBUS MANUSIA) 1979 Ensiklik Yohanes Paulus II (Ensiklik-nya yang pertama) Sebenarnya Ensiklik ini tidak dikategorikan sebagai Ensiklik Ajaran Sosial Gereja. konsumerisme. Ada tiga pertanyaan dasar: (1) Sabda Tuhan itu berdaya. EN (Evangelii Nuntiandi) mengajukan tema-tema problem kultural sekularisme ateistis. diskriminasi. Tetapi. lukisan tentang penebusan umat manusia oleh Yesus Kristus sebagai penebusan yang menyeluruh memungkinkan beberapa gagasan ensiklik ini bersinggungan dengan tema-tema keadilan sosial. Hal baru dalam dokumen ini ialah bahwa pewartaan Kabar Gembira sekaligus harus membebaskan pula. indiference.Konteks peristiwa dunia masih berada pada dokumen di atasnya. EVANGELII NUNTIANDI (EVANGELISASI DI DUNIA MODERN) 1975 Anjuran apostolik Paus Paulus VI Arah dasarnya: agar Gereja dalam pewartaannya dapat menyentuh manusia pada abad ke duapuluh. Misi Gereja dan tujuan hidup manusia. Disinggung mengenai konsekuensi kemajuan dan segala macam akibat yang ditimbulkan. Yaitu. tetapi mengapa Gereja dewasa ini menjumpai hidup manusia yang tidak disentuh oleh Sabda Tuhan (melalui pewartaan Gereja)? (2) Dalam arti apakah kekuatan evangelisasi sungguhsungguh mampu mengubah manusia abad ke-20 ini? (3) Metode-metode apakah yang harus diterapkan agar kekuatan Sabda sungguh menemukan efeknya? Tuhan Yesus mewartakan keselamatan sekaligus pewartaan pembebasan. Gagasan dasarnya: manusia ditebus oleh Kristus dalam situasi hidupnya secara konkret. misi Gereja untuk menjawab persoalan zaman ini. Misteri penebusan manusia di zaman modern. dalam hidup situasi di dunia modern. kemajuan dan akibat-akibatnya. Merupakan Ensiklik pertama dari kepausan Bapa Suci Yohanes Paulus II. Dunia sangat haus akan keadilan dan perdamaian. Hak-hak asasi manusia dengan sendirinya juga didiskusikan. pengedepanan kenikmatan dalam gaya hidup. nafsu untuk mendo-minasi. . 9. 10. Pengaruh dari Pertemuan Medellin (di Kolumbia) tahun 1968 sangat besar. Gereja melanjutkannya.

12.11. Persoalannya semakin rumit manakala dirasakan semakin hebatnya pertentangan ideologis antara Barat dan Timur. termasuk di dalamnya yang cacat. pemandangan secara teliti sumbangsih Ensiklik yang diperingati. Negara-negara Barat semakin membabi buta dalam eksplorasi kemajuan. LABOREM EXCERCENS (KERJA MANUSIA) 1979 Ensiklik Paus Yohanes Paulus II “Kerja” merupakan tema sentral hidup manusia. manusia berhak atas pencarian kerja yang lebih baik di mana pun. . Sementara negara-negara miskin semakin terpuruk oleh kemiskinannya. juga di negeri orang. Konsumerisme dan “dosa struktural” makin mendominasi hidup manusia. memang Ensiklik ini dimaksudkan untuk memperingati 90 tahun Rerum Novarum. sekaligus berhak untuk makin hidup secara lebih manusiawi dengan kerjanya. tinjauan teologis masalahmasalah modern. Manusia cuma sebagai instrumen penghasil kemajuan dan perkembangan. Persaingan ini semakin memblokir kerjasama dan solidaritas kepada yang miskin. Dalam periode zaman ini dirasakan sangat besar jumlah pengangguran. digambarkan pula panorama zaman ini dengan segala kemajuannya. Manusia berhak kerja. Kerja dan manusia. Ensiklik ini mengajukan makna baru tentang pengertian “the structures of sin”. Manusia berhak bekerja untuk kelangsungan hidupnya. perlunya jaminan keselamatan / kesehatan dalam kerja. Populorum Progressio. sekaligus berhak upah yang adil dan wajar. Para pekerja migrant (tenaga asing) sangat mudah diperas dan mendapat perlakuan tidak adil. Soviet menginvasi Afganistan dan setahun kemudian menarik diri dari Afganistan. yang sudah dikatakan dalam Rerum Novarum. harkat dan martabat manusia menemukan pencetusan keluhurannya. untuk membuat agar hidup keluarga bahagia dan berkecukupan. Hanya dengan kerja. SOLLICITUDO REI SOCIALIS (KEPRIHATINAN SOSIAL) 1987 Ensiklik Paus Yohanes Paulus II Ensiklik ini merupakan ulang tahun ke-20 dari Ensiklik Populorum Progressio. dan berbagai ketegangan yang dimunculkan oleh persaingan ideologis yang hebat. Sebagian besar isinya ialah tentang keadilan kerja. antara kapitalisme dan komunisme. Ensiklik ini mengkritik tajam komunisme dan kapitalisme sekaligus sebagai yang memperlakukan manusia sebagai alat produktivitas. Perang berkecamuk seputar ideologi pada zaman ini. Perkembangan dan kemajuan sering kali sekaligus pemiskinan pada wilayah lain. Jurang antara wilayah / negara-negara Selatan (miskin) dan Utara (kaya) luar biasa besarnya. semua orang berhak atas kerja.

Nelson Mandela – sang figur penentang diskriminasi – bebas dari penjara (1990). . Di lain pihak. Memang ada sekian “hal-hal baru” yang pantas disimak. paradigma yang ditampilkan dalam Rerum Novarum untuk menyimak dunia saat ini. prinsip harta benda dunia diperuntukkan bagi semua orang. Jatuhnya sosialisme marxisme tidak berarti kapitalisme dan liberalisme menemukan pembenarannya. Skema jalan pikiran Ensiklik ini serupa dengan dokumen-dokumen sebelumnya: pertama-tama dibicarakan dulu mengenai Rerum Novarum yang diperingati.13. berikutnya dengan menyimak pola Rerum Novarum. CENTESIMUS ANNUS (TAHUN KE SERATUS) 1991 Ensiklik Yohanes Paulus II Menandai ulang tahun Rerum Novarum yang ke-100. Perkembangan yang mengedepankan eksplorasi kebebasan akan memicu ketidakadilan yang sangat besar. Perkembangan baru berupa jatuhnya komunisme dan sosialisme marxisme di wilayah Timur (Eropa Timur) menandai suatu periode baru yang harus disimak secara lebih teliti. negara dan kebudayaan. Dokumen ini memiliki jalan pikiran yang kurang lebih sama. kapitalisme bukanlah pilihan yang tepat pula. manusia ialah jalan bagi Gereja. Kesalahan fundamental dari sosialisme ialah tiadanya dasar yang lebih manusiawi atas perkembangan. Ensiklik Centesimus Annus membahas “hal-hal baru zaman sekarang”. diajukan pula catatan “tahun 1989” (adalah tahun jatuhnya tembok Berlin). Centesimus Annus mengurus pula soal-soal lingkungan hidup yang menjadi permasalahan menyolok pada zaman ini. soal lingkungan hidup Jatuhnya komunisme di Eropa Timur yang ditandai dengan runtuhnya tembok Berlin. Martabat dan tanggung jawab pribadi manusia seakan-akan disepelekan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->