P. 1
Kerukunan Antar Umat Beragama Menurut Pandangan

Kerukunan Antar Umat Beragama Menurut Pandangan

|Views: 107|Likes:
Published by Moosq Shop

More info:

Published by: Moosq Shop on Jun 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/26/2013

pdf

text

original

Poiters Pancasila dalam Kontek Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama 1.

Secara historis dan filosofis, Pancasila adalah hasil renungan, pemikiran dan kajian dari para founding father mengenai dasar Negara Republik Indonesia yang nantinya akan merdeka. Oleh karena itu, sangat mungkin subyektivitas dari para perumus Pancasila, yang berasal dari pengaruh agama, aliran politik, ideology, pendidikan, kebudayaan, pengalaman dan sebagainya, amat mempengaruhi pemikiran mereka mengenai Pancasila itu sendiri. 2. Rumusan Pancasila mencerminkan realitas keindonesiaan yang majemuk, baik dilihat dari sisi suku bangsa dan agama. Bahkan di masing-masing agama tumbuh bersekte-sekte atau aliran; dari yang masih dalam mainstream ahlussunah wal jamaah hingga yang sudah mengarah kepada inkarussunah, dan bahkan Indonesia menjadi lading tumbuh subur aliran-aliran sesat. 3. Rumusan Pancasila yang kita kenal sekarang ini merupakan kesepakatan atau consensus bersama dari masyarakat Indonesia yang plural, baik dari sisi etnis, golongan, agama dan sebagainya. Lajimnya suatu consensus, bisa jadi berasal dari suatu perdebatan yang tajam, namun untuk kepentingan yang lebih luas, akhirnya kepentingan subyektif atau kelompok dikalahkan. Oleh karena umat Islam adalah terbesar di negeri ini, maka wajar manakala dikatakan Pancasila

umat Islam memberikan kontribusi besar dalam perumusan Pancasila sebagai dasar Negara.

Kerukunan antar pandangan Islam

umat

beragama

menurut

42 Votes Kerukunan adalah istilah yang dipenuhi oleh muatan makna “baik” dan “damai”. Intinya, hidup bersama dalam masyarakat dengan “kesatuan hati” dan “bersepakat” untuk tidak menciptakan perselisihan dan pertengkaran (Depdikbud, 1985:850). Bila pemaknaan tersebut dijadikan pegangan, maka “kerukunan” adalah sesuatu yang ideal dan didambakan oleh masyarakat manusia. Namun apabila melihat kenyataan, ketika sejarah kehidupan manusia generasi pertama keturunan Adam yakni Qabil dan Habil yang berselisih dan bertengkar dan berakhir dengan terbunuhnya sang adik yaitu Habil; maka apakah dapat dikatakan bahwa masyarakat generasi pertama anak manusia bukan masyarakat yang rukun? Apakah perselisihan dan pertengkaran yang terjadi saat ini adalah mencontoh nenek moyang kita itu? Atau perselisihan dan pertengkaran memang sudah sehakekat dengan kehidupan manusia sehingga dambaan terhadap “kerukunan” itu ada karena “ketidakrukunan” itupun sudah menjadi kodrat dalam masyarakat manusia?. Pertanyaan seperti tersebut di atas bukan menginginkan jawaban akan tetapi hanya untuk mengingatkan bahwa manusia itu

. Sebagai makhluk social. . merupakan salah satu ajaran yang mendapat perhatian penting dalam islam.Adam dan Hawa.Ukhuwah wathaniyah wannasab. hubungan yang akrab dan merasa senasib sepenanggungan.Ukhuwah insaniyah (basyariyah). bangsa. dalam arti seluruh umat manusia adalah bersaudara. A. masyarakat. Ukhuwah yang islami dapat dibagi kedalam empat macam.yaitu : . baik persamaan keturunan. kepedulian. dan agama. Esensi dari persaudaraan terletak pada kasih sayang yang ditampilkan bentuk perhatian.senantiasa bergelut dengan tarikan yang berbeda arah. . Kerja sama intern umat beragama Persaudaraan atau ukhuwah. Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan umat Islam dapat berhubungan dengan siapa saja tanpa batasan ras. Nabi menggambarkan hubungan persaudaraan dalam haditsnya yang artinya ” Seorang . karena semua berasal dari ayah dan ibu yang sama. manusia memerlukan kerja sama dengan orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. dan agama. persaudaraan sesama muslim. antara cita-cita dan yang tercipta. bangsa. baik kebutuhan material maupun spiritual. Al-qur’an menyebutkan kata yang mengandung arti persaudaraan sebanyak 52 kali yang menyangkut berbagai persamaan. Ajaran Islam menganjurkan manusia untuk bekerja sama dan tolong menolong (ta’awun) dengan sesama manusia dalam hal kebaikan.yaitu persaudaraan dalam keturunan dan kebangsaan. Manusia ditakdirkan Allah Sebagai makhluk social yang membutuhkan hubungan dan interaksi sosial dengan sesama manusia. keluarga. antara harapan dan kenyataan.Ukhuwah ’ubudiyah atau saudara sekemakhlukan dan kesetundukan kepada Allah.Ukhuwwah fid din al islam.

Salah satu sebab rendahnya rasa persatuan dan kesatuan di kalangan umat Islam adalah karena randahnya penghayatan terhadap nilai-nilai Islam. Dalam hal agama. Salah satu masalah yang di hadapi umat Islam sekarang ini adalah rendahnya rasa kesatuan dan persatuan sehingga kekuatan mereka menjadi lemah. Perpecahan itu biasanya diawali dengan adanya perbedaan pandangan di kalangan muslim terhadap suatu fenomena. karena itu menyikapi perbedaan pendapat itu adalah memahami berbagai penafsiran. apabila salah satu anggota tubuh terluka. Ukhuwwah adalah persaudaraan yang berintikan kebersamaan dan kesatuan antar sesama. Persatuan dan kesatuan sebagai implementasi ajaran Islam dalam masyarakat merupakan salah satu prinsip ajaran Islam. Untuk menghindari perpecahan di kalangan umat islam dan memantapkan ukhuwah islamiyah para ahli menetapkan tiga konsep. Perbedaan pendapat dan penafsiran pada dasarnya merupakan fenomena yang biasa dan manusiawi. maka seluruh tubuh akan merasakan demamnya.mukmin dengan mukmin yang lain seperti satu tubuh.yaitu : 1. di kalangan umat islam misalnya seringkali terjadi perbedaan pendapat atau penafsiran mengenal sesuatu hukum yang kemudian melahirkan berbagai pandangan atau madzhab. Konsep ini mengakui adanya keragaman yang dipraktekkan . Konsep tanawwul al ’ibadah (keragaman cara beribadah). Kebersamaan di akalangan muslim dikenal dengan istilah ukhuwwah Islamiyah atau persaudaraan yang diikat oleh kesamaan aqidah. Persatuan di kalangan muslim tampaknya belum dapat diwujudkan secara nyata. Perbedaan kepentingan dan golongan seringkali menjadi sebab perpecahan umat.

ia tidak akan berdosa.Nabi dalam pengamalan agama yang mengantarkan kepada pengakuan akan kebenaran semua praktek keagamaan selama merujuk kepada Rasulullah. Ketiga konsep di atas memberikan pemahaman bahwa ajaran Islam mentolelir adanya perbedaan dalam pemahaman maupun pengalaman. Hasil dari ijtihad yang dilakukan itu merupakan hukum Allah bagi masing-masing mujtahid. melainkan Allah SWT yang baru akan kita ketahui di hari akhir. . maka Allah belum menetapkan hukumnya. bahkan tetap diberi ganjaran oleh Allah . Konsep al mukhtiu fi al ijtihadi lahu ajrun(yang salah dalam berijtihad pun mendapatkan ganjaran). Keragaman cara beribadah merupakan hasil dari interpretasi terhadap perilaku Rasul yang ditemukan dalam riwayat (hadits). dituntut untuk menetapkannya melalui ijtihad. 3. perlu pula diperhatikan orrang yang mengemukakan ijtihad maupun orang yang pendapatnya diikuti. Kendati pun demikian. Konsep ini dapat kita pahami bahwa pada persoalan-persoalan yang belum ditetapkan hukumnya secara pasti. Konsep ini mengandung arti bahwa selama seseorang mengikuti pendapat seorang ulama. walaupun hasil ijtihad itu berbeda-beda.sedangkan interpretasi terhadap firman-firman itu bersifat relatif. Konsep la hukma lillah qabla ijtihadi al mujtahid (Allah belum menetapkan suatu hukum sebelum upaya ijtihad dilakukan seorang mujtahid). baik dalam al-quran maupun sunnah Rasul.khususnya para mujtahid. haruslah orang yang memiliki otoritaskeilmuan yang disampaikannya setelah melalui ijtihad. Oleh karena itu umat islam. 2. walaupun hasil ijtihad yang diamalkannya itu keliru. Yang mutlak itu hanyalah Allah dan firman-fimanNya. Karena itu sangat dimungkinkan untuk terjadi perbedaan. Di sini perlu dicatat bahwa wewenang untuk menentukan yang benar dan salah bukan manusia.

dan apabila telah terjadi. Kendatipun dapat dipahami bahwa Isalam yang hakiki hanya dirujukkan kepada konsep al-quran dan As-sunnah. sebab ia hanya setia pada nilai kebenaran dan keadilan yang bersifat universal. tetapi dampak sosial yanag lahirdari pelaksanaan ajaran isalam secara konsekwen ddapat dirasakan oleh manusia secara keseluruhan.yakni membaca syahadat. Universalisme Islam dapat dibuktikan anatara lain dari segi. tanpa perbedaan diminta untuk bersama-sama menerima satu dogma yang sederhana dan dengan itu ia termasuk ke dalam suatu masyarakat yang homogin hanya denga tindakan yang sangat mudah . sebab secara esensial ia merupakan nilai yang bersifat universal. Di sini konsep Islam tentang Islah diperankan untuk menyelesaikan pertentangan yang terjadi sehingga tidak menimbulkan permusuhan. Selain itu tiap manusia. Dari segi agama. B. yaitu kehidupan antar bangsa. dan sosiologo. Kerja sama antar umat beragama Memahami dan mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan masyarakat tidak selalu hanya dapat diharapkan dalam kalangan masyarakat muslim.Perbedaan tidak harus melahirkan pertentangan dan permusuhan. ajaran Islam menunjukkan universalisme dengan doktrin monoteisme dan prinsip kesatuan alamnya. tidak ada . Islam dapat diaplikasikan dalam masyarakat manapun. Jika ia tidak ingin masuk Islam. maka islah diperankan untuk menghilangkannya dan menyatukan kembali orang atau kelompok yang saling bertentangan.nilai-nilai ajaran Islam menjadi sangat relevan untuk dilaksanakan guna menyatukan umat manusia dalam suatu kesatuan kkebenaran dan keadilan. Dominasi salah satu etnis atau negara merupakan pengingkaran terhadap makna Islam. Demikian pula pada tataran yang lebih luas.

universalisme Islam ditampakkan bahwa wahyu ditujukan kepada semua manusia agar mereka menganut agama islam. kecuali bekerja sama dalam persoalan aqidah dan ibadah. kebaikan. Karena itu maka pembentukan masyarakat yang terpisah merupakan suatu akibat wajar dari ajaran Al-Qur’an tanpa mengurangi universalisme Islam. bahkan dianjurkan sepanjang berada dalam ruang lingkup kebaikan. ref : Buku Agama & Etika . politik.paksaan dan dalam bidang sosial ia tetap diterima dan menikmati segala macam hak kecuali yang merugikan umat Islam. Hubungan dan kerja sama ydalam bidang-bidang ekonomi. Kerja sama antar umat bergama merupakan bagian dari hubungan sosial anatar manusia yang tidak dilarang dalam ajaran Islam. maupun budaya tidak dilarang.dan keadilan dengan mengedepankan kedamaian. Dengan demikian tampak bahwa nilai-nilai ajaran Islam menjadi dasar bagi hubungan antar umat manusia secara universal dengan tidak mengenal suku. dan dalam tingkat yang lain ditujukan kepada umat Islam secara khususu untuk menunjukan peraturanperaturan yang harus mereka ikuti.. Kedua persoalan tersebut merupakan hak intern umat Islam yang tidak boleh dicamputi pihak lain. tetapi aspek sosial kemasyarakatan dapat bersatu dalam kerja samayang baik. Hubungan antara muslim dengan penganut agama lain tidak dilarang oleh syariat Islam.menghindari pertentangan dan perselisian. baik ke dalam intern umat Islam maupun ke luar. Melihat Universalisme Islam di atas tampak bahwa esensi ajaran Islam terletak pada penghargaan kepada kemanusiaan secara univarsal yang berpihak kepada kebenaran.bangsa dan agama. Ditinjau dari segi sosiologi.

kadang tidak tuntas. kejadian tertentu.emerintah Serius Tangani Ahmadiyah dan Gereja Yasmin Rabu. terlambat. 15 Peb 2012 15:45:32 WIB Oleh : - Berita Terkait Jakarta (ANTARA News) . Presiden mengatakan memang dalam beberapa kasus ditemukan adanya aparat yang bertindak kurang antispasi dan kadangkala tidak tuntas dalam menyelesaikan permasalahan. karena menjadi . bahwa sejumlah penanganan dari aparat keamanan. kurang antisipasi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan meskipun pada 2011 dan 2012 terjadi sejumlah peristiwa konflik namun secara umum kerukunan antarumat beragama masih terjaga dengan baik termasuk penanganan kasus Ahmadiyah dan jemaat Gereja Yasmin. kadang nampak kurang profesional. "Saya akui.Pemerintah serius menanganai penyelesaian masalah Ahmadiyah dan juga Gereja Yasmin melalui sejumlah langkah termasuk mediasi sehingga kerukunan antara umat beragama tetap terjaga.

"pemerintah terus lakukan mediasi dan mencari solusi. Untuk kasus Ahmadiyah. Sementara untuk kasus Gereja Yasmin. Presiden menambahkan. saya ingin jemaat bisa tenang lakukan ibadah di Bogor. . GKI YASMIN dan AHMADIYAH." Kasus Lady Gaga. cara menjelaskan ke publik juga kurang efektif sehingga menyisakan image yang tidak baik.Pidato mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH HAsyim Muzadi beredar luas melalui pesan berantai BlackBerry Messenger dan media sosial seperti Facebook dan blog.mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa temukan penyelesaian. Juni 06. Bila pendekatan hukum semata kadang tidak efektif mengakhiri benturan. Saya mendorong walikota. Dengan pendekatan tambahan justru bisa permanen selesaikan. Presiden mengatakan pemerintah menjadi mediator agar terjadi mediasi antara semua pihak. "Ini masalah perijinan dan hubungan masyarakat lokal. Presiden mengatakan pemerintah menghormati kebebasan beribadah namun tentunya memerlukan pengaturan agar semua berjalan dengan baik." kata Presiden. Dimat Hasyim Muzadi . kami terus mengelola melalui pendekatan hukum dan non hukum. GKI YASMIN dan AHMADIYAH." katanya.perhatian publik. semua WNI punya hak untuk menjalankan ibadahnya. Dimat Hasyim Muzadi Rabu. gubernur dan masyarakat lokal (untuk bisa berdialog-red). 2012 Kasus Lady Gaga.

pasti krn laporan dr dlm negeri Indonesia. Hasyim Muzadi. saya berkali-kali kesana. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia utk kepentingan lain drpd masalahnya selesai. Hasyim Muzadi sendiri telah mengonfirmasikan isi pidato ini. yang isinya persis sama dengan pesan berantai di BBM. bangsa mana yg ingin tata nilainya dirusak. kecuali mrk yg ingn menjual bangsanya sendiri utk kebanggaan Intelektualisme Kosong ? Kalau ukurannya HAM. Irshad Manji. Saya dapat (pesan berantai) dari mana-mana." kata Ali Mukhtar Ngabalin. Kalau yg jadi ukuran adl GKI YASMIN Bogor. Pembahasan di forum dunia itu. Beberapa halaman akun Facebook dan blog memuat pidato Hasyim tersebut. lebih baik dr Perancis yg masih mempersoalkan Jilbab. pasti tdk dipersoalkan oleh umat Islam.Pidato yang heboh itu berisi pandangan mantan pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia itu mengenai sejumlah isu kontroversial seperti Ahmadiyah. kepada TRIBUNnews. yang menerima beberapa pesan berantai itu pagi ini. Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI. Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) & Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) & Mantan Ketum PBNU ttg tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva : "Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS. lalu di iPapua knp TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tdk ada yg bicara HAM ?Indonesia lbh baik toleransinya dr Swiss yg sampai skrg tdk memperbolehkan Menara Masjid. . "Pidato itu beredar di seluruh jagad raya. Senin (4/6/2012). memang krn Ahmadiyah menyimpang dr pokok ajaran Islam. Ketua Umum Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).com. toleransi antarumat beragama. Slm berkeliling dunia. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri. saya blm menemukan negara muslim mana pun yg setoleran Indonesia. Gereja Yasmin. Klau yg dipakai ukuran adl masalah AHMADIYAH. namun tampaknya mereka tdk ingin selesai. Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA. Di Jawa pendirian gereja sulit. Berikut selengkapnya isi pesan BBM mengenai pidato Hasyim Muzadi: KH. namun sll menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. tp di Kupang (Batuplat) pendirian masjid jg sangat sulit. faktornya adl lingkungan. Lady Gaga. ICIS selalu mlkkan mediasi. dan perkawinan sejenis. coba menelusuri di Google dengan kata kunci "pidato Hasyim Muzadi". saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Kami. Belum lagi pendirian masjid di Papua. lbh baik dr Denmark.

sehingga penanganannya juga harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak terjadi gesekan yang lebih besar lagi. karena aliran Ahmadiyah dinilai telah keluar dari ajaran Islam yang sesungguhnya. antara kasus Ahmadiyah dan Gereja GKi Yasmin bukan karena membela kaum mayoritas dan mengabaikan orang minoritas. pemerintah dilarang untuk mengintervesi hukum. karena di era demokrasi seperti sekarang ini. tetapi tentu penangananya berbeda. di surat pembaca ini. dan juga selain itu didalamnya terdapat manipulasi-manipulasi yang terjadi dalam berbagai dokumen. sehingga pengadilanlah yang lebih berwenang untuk menyelesaikan kasus tersebut. SKB Tiga Menteri Harus Jadi Rujukan FPPP. adakah reaksi dari pemerintah dalam upaya menanganinya? Saya rasa pemerintah pasti melakukan upaya-upaya penyelesaiannya.Pemerintah daerah (Pemda) diminta untuk taat kepada peraturan yang telah disepakati melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri terkait . negara ini menjadi lebih tentram. Jangan Generalisasi Penanganan Terhadap Kasus yang Berbeda Posted by regytaberliantoko on May 22. membedakan mana HAM yg benar (humanisme) dan mana yg sekedar Weternisme". Agama mana yg memperkenankan perkawinan sejenis ?! Akhir'a kmbl kpd bngsa Indonesia. bukan pemerintah. Sedangkan kasus Penutupan Gereja GKI Yasmin merupakan permasalahan hukum perdata. semoga dengan lebih mengedepankan dialog antar umat beragama. tidak ada lagi konflik yang menyentuh SARA. yang menjadikan kasus GKI Yasmin ini terkesan lambat penanganannya. yg tdk menghormati agama. kemudian di Bogor. krn disana ada UU Perkawiman Sejenis. dimana telah terjadi silang pendapat antara Walikota Bogor dan Mahkamah Agung. Soal Pendirian Tempat Ibadah. Adanya kasus-kasus yang bersinggungan dengan agama merupakan permasalahan yang sensitif dan sering terjadi di masyarakat kita. dialoglah yang harus diutamakan dalam penyelesaian segala macam kasus yang bersinggungan dengan agama.ID.OR. sehingga perlu penindakan yang cepat agar tidak melebar ke daerah yang lainnya. Jamaah Ahmadiyah di Tasikmalaya dan beberapa daerah yang lainnya diserang oleh kelompok orang yang tidak dikenal. Akhirnya. Penyerangan terhadap Jamaah Ahmadiyah merupakan kasus kriminal yang dilakukan oleh keleompok orang tertentu. haruslah disikapi dengan bijaksana. kaum muslimin sendiri yg hrs sadar dan tegas. Walikotanya menutup dan menyegel Gereja GKI Yasmin. Atas kasus tersebut. saya hanya menghimbau kepada masyarakat agar semua permasalahan yang ada di negara kita terutama yang berkaitan dengan menjalankan perintah agama. Jakarta . 2013 | 0 comments Beberapa waktu terakhir ini.Swedia dan Norwegia. jangan sikap mau menang dan benar sendiri yang dikedepankan. media massa memberitakan tentang beragam kasus yang berkaitan dengan keagamaan atau tempat ibadah.

diperlukan 60 surat ketidakberatan dari warga sekitar jika ingin mendirikan rumah ibadah. Adalah. SKB tiga menteri itu untuk mengatur serta melindungi setiap warga negara dalam menjalani kebebasan beragama. "Jangan sampai ada kesan negara ini. kata Hasrul. Jalan MT Haryono. Taman Sari. Gang Wiryo. mengatur persyaratan pendirian rumah ibadah dengan harus mendapatkan persetujuan minimal 60 orang warga sekitar untuk bisa mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Minggu (24/3/2013). Untuk itu." tegas Hasrul. Menurutnya. "Menurut Perda Nomor 7 Tahun 1996. "Disesuaikan saja. itu sudah diatur dengan baik. "Kalau ini masalahnya karena tidak mengantungi izin. Bekasi. asalkan dilaksanakan SK bersama tiga menteri. Padahal. Gereja HKBP Setu dibongkar Pemkot Bekasi dengan alasan tidak memiliki IMB. disini perlu ada kearifan lokal dari pemerintah. menurut LBH Jakarta. di Wisma PGI. Pemerintah dalam konteks ini berarti cacat hukum. Diketahui. Dalam mengajukan proses perizinannya. Menurut undang-undang. di Jakarta. Oleh karena itu diatur SKB itu agar tidak ada kesan tidak melindungi warga negara. Menteng. proses perizinan itu bisa disusulkan. RT 05 RW 02. dalam pendirian tempat ibadah telah diatur jelas dalam SKB tiga menteri itu. pertanyaan saya." kata Hasrul. Ketua PGI. Direktur Lembaga Bantuan Hukum Jakarta. 01/BER/mdn-mag/1969 yang telah memakan korban ratusan atau bahkan ribuan . 01/BER/mdnmag/1969 Selama ini Anda pasti sering mendengar istilah surat KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA DAN MENTERI DALAM NEGERI no. tidak melindungi umat beragama. "Sebenarnya tidak perlu ada sampai perobohan rumah ibadah. jika ada bangunan yang diperlukan atau berguna bagi orang banyak belum mendapatkan izin.pembangunan rumah ibadah. HKBP Setu telah mendapat persetujuan dari 85 warga yang berada di lingkungan gereja." tambah Wakil Ketua Umum PPP itu. Jumat (22/3/2013). Saya pikir peraturan perundangan adalah kebijaksanaan. setiap warga negara khususnya Pemda harus patuh terhadap peraturan tersebut. [sumber:inilah. gereja ini telah mengantongi izin dari warga setempat dan IMB telah diajukan sejak 2011. Ketua Fraksi PPP DPR RI Hasrul Azwar mengatakan.com/ndi] Isi SKB Menteri no. kapan Gereja Yasmin yang punya izin dibuka?" tanya Andreas Yewanggoe." ujar Febi Yonesta.

sepanjang kegiatankegiatan tersebut tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku dan tidak mengganggu keamanan dan ketertiban umum. bahwa untuk itu. 4. 01/BER/mdn-mag/1969 TENTANG PELAKSANAAN TUGAS APARATUR PEMERINTAHAN DALAM MENJAMIN KETERTIBAN DAN KELANCARAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DAN IBADAT AGAMA OLEH PEMELUKPEMELUKNYA MENTERI AGAMA DAN MENTERI DALAM NEGERI. perlu diadakan ketentuan-ketentuan mengenai pelaksanaan tugas aparatur Pemerintah dalam menjamin ketertiban dan kelancaran pelaksanaan pengembangan dan ibadat agama oleh pemeluknpemeluknya. Berikut ini isinya: KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA DAN MENTERI DALAM NEGERI no.I. Mengingat: 1. Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 1956. Nomor 319 tahun 1968. 5. tertip dan dalam suasana kerukunan. 4. 3. agar setiap penduduk dalam melaksanakan ajaran agama dan dalam usaha mengembangkan agama itu dapat berjalan dengan lancar. Pasal 17 ayat (3) dan pasal 29 Undang-Undang Dasar 1945 2. Undang-undang Nomor 18 tahun 1965. 2. Ketetapan MPRS Nomor XXVII/RS/1966.gereja. bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaan itu. 3. bahwa Pemerintah mempunyai tugas untuk memberikan bimbingan dan bantuan guna memperlancar usaha mengembangkan agama sesuai dengan ajaran agama masing-masing dan melakukan pengawasan sedemikian rupa. Menimbang : 1. bahwa Pemerintah berkewadjiban melindungi setiap usaha pengembangan agama dan pelaksanaan ibadat pemeluk-pemeluknya. maka Anda pasti penasaran apa sih isinya kok kata orang SKB ini konon lebih sakti dari Pancasila dan UUD 45. Keputusan Presiden R. .

MEMUTUSKAN Menetapkan: KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA DAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PELAKSANAAN TUGAS APARATUR PEMERINTAHAN DALAM MENJAMIN KETERTIBAN DAN KELANCARAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DAN IBADAT AGAMA OLEH PEMELUK-PEMELUKNYA. Kepala Daerah dibantu dan menggunakan alat Kepala Perwakilan Departemen Agama setempat. tidak menimbulkan perpecahan diantara umat beragama. (2) Dalam melaksanakan tugasnya tersebut pada ayat (1) pasal ini. Pasal 3 (1) Kepala Perwakilan Departemen Agama memberikan bimbingan. tidak melanggar hukum serta keamanan dan ketertiban umum. Pasal 1 Kepala Daerah memberikan kesempatan kepada setiap usaha penyebaran agama dan pelaksanaan ibadat oleh pemeluk-peneluknya. yang sifatnya menuju kepada persatuan antara semua golongan masyarakat dan saling pengertian antara pemeluk-pemeluk agama yang berbeda-beda. (2) Kepala Perwakilan Departemen Agama setempat berusaha agar penerangan agama yang diberikan oleh siapa pun tidak bersifat menyerang atau menjelekkan agama lain. Pasal 2 (1) Kepala Daerah membimbing dan mengawasi agar pelaksanaan penyebaran agama dan ibadat oleh pemeluk-pemeluknya tersebut: a. sepanjang kegiatan tersebut tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku dan tidak menganggu ketertiban umum. Pasal 4 (1) Setiap pendirian rumah ibadat perlu mendapatkan ijin dari Kepala Daerah atau pejabat pemerintahan dibawahnya yang dikuasakan untuk itu. bujukan. paksaan atau ancaman dalam segala bentuknya. (2) Kepala Daerah atau pejabat yang dimaksud dalam ayat (1) pasal ini . tidak disertai dengan intimidasi. b. pengarahan dan pengawasan terhadap mereka yang memberikan penerangan/penyuluhan/ceramah agama/khotbah-khotbah dirumah-rumah ibadat. c.

(2) Dalam hal perselisihan/pertentangan tersebut menimbulkan tindakan pidana. kondisi dan keadaan setempat. Planologi. Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 13 september 1969 MENTERI AGAMA Cap/ttd KH. maka Kepala Daerah segera mengadakan penyelesaian yang adil dan tidak memihak. Pasal 5 (1) Jika timbul perselisihan atau pertentangan antara pemeluk-pemeluk agama yang disebabkan karena kegiatan penyebaran/penerangan/penyuluhan/ceramah/khotbah agama atau pendirian rumah ibadat. DAHLAN MENTERI DALAM NEGERI Cap/ttd . b.memberikan ijin yang dimaksud. (3) Masalah-masalah keagamaan lainnya yang timbul dan diselesaikan oleh Kepala Perwakilan Departemen Agama segera dilaporkannya kepada Kepala Daerah setempat. (3) Apabila dianggap perlu. pendapat Kepala Perwakilan Departemen Agama setempat. c. Kepala Daerah atau pejabat yang ditunjuknya itu dapat meminta pendapat dari organisasi-organsasi keagamaan dan ulama/rokhaniawan setempat. setelah mempertimbangkan: a. MOH. maka penyelesaiannya harus diserahkan kepada alat-alat penegak hukum yang berwenang dan diselesaikan berdasarkan hukum. Pasal 6 Keputusan bersama ini mulai berlaku pada hari ditetapkan.

adalah forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh Pemerintah dalam rangka membangun. ormas keagamaan atau pengurus rumah ibadat. dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan. dan telah terdaftar di pemerintah daerah setempat serta bukan organisasi sayap partai politik. dan pemberdayaan umat beragama. . 4. 2. Panitia pembangunan rumah ibadat adalah panitia yang dibentuk oleh umat beragama.AMIR MACHMUD Jul 5 SKB 2 Menteri Tentang PENDIRIAN RUMAH IBADAH SP No 8 dan No 9/2006 SKB /SPB [Surat Peraturan Bersama] tentang PENDIRIAN RUMAH IBADAH SP No 8 dan No 9/2006 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Bersama ini yang dimaksud dengan: 1. memelihara. 3. Pemeliharaan kerukunan umat beragama adalah upaya bersama umat beragama dan Pemerintah di bidang pelayanan. tidak termasuk tempat ibadat keluarga. Pemuka Agama adalah tokoh komunitas umat beragama baik yang memimpin ormas keagamaan maupun yang tidak memimpin ormas keagamaan yang diakui dan atau dihormati oleh masyarakat setemapat sebagai panutan. Rumah ibadat adalah bangunan yang memiliki ciri-ciri tertentu yang khusus dipergunakan untuk beribadat bagi para pemeluk masing-masing agama secara permanen. Organisasi Kemasyarakatan Keagamaan yang selanjutnya disebut Ormas Keagamaan adalah organisasi nonpemerintah bervisi kebangsaan yang dibentuk berdasarkan kesamaan agama oleh warga negara Republik Indonesia secara sukarela. saling menghormati. 6. 5. saling pengertian. berbangsa dan bernegara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya dan kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat. pengaturan. yang selanjutnya disingkat FKUB. 7. Kerukunan umat beragama adalah keadaan hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi. Forum Kerukunan Umat Beragama. berbadan hukum.

saling menghormati. menumbuhkembangkan keharmonisan. e. (2) Pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b. saling pengertian. lurah. huruf c. atau kepala desa dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang ketenteraman dan ketertiban masyarakat dalam kehidupan beragama.8. dan saling percaya di antara umat beragama. membina dan mengoordinasikan bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang ketenteraman dan ketertiban masyarakat dalam kehidupan beragama. memlihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan umat beragama di kabupaten/kota. memlihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan umat beragama di provinsi b. b. saling pengertian. c. dan d. Pasal 4 (1) Pemeliharaan kerukunan umat beragama di kabupaten/kota menjadi tugas dan kewajiban bupati/walikota. Pasal 6 (1) Tugas dan kewajiban bupati/walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 meliputi: a. BAB II TUGAS KEPALA DAERAH DALAM PEMELIHARAAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA Pasal 2 (1) Pemeliharaan kerukunan umat beragama di provinsi menjadi tugas dan kewajiban gubernur. mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal di kabupaten/kota dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama. membina dan mengoordinasikan camat. dan saling percaya di antara umat bergama. (3) Pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf c di wilayah kecamatan dilimpahkan kepada camat dan di wilayah kelurahan/desa dilimpahkan kepada lurah/kepala desa . d. (2) Pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b. menerbitkan IMB rumah ibadat. dan huruf d dapat didelegasikan kepada wakil gubernur. Izin Mendirikan Bangunan rumah ibadat yang selanjutnya disebut IMB rumah ibadat. c. dan huruf d dapat didelegasikan kepada walikota/bupati/wakil walikota. mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal di provinsi dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama. (2) Pelaksanaan tugas dan kewajiban gubernur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibantu oleh kepala kantor wilayah departemen agama provinsi. Pasal 5 (1) Tugas dan kewajiban gubernur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 meliputi: a. adalah izin yang diterbitkan oleh bupati/walikota untuk pembangunan rumah ibadat. (2) Pelaksanaan tugas dan kewajiban bupati/walikota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibantu oleh kepala kantor departemen agama kabupaten/kota. huruf c. menumbuhkembangkan keharmonisan. saling menghormati.

b. BAB III FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA Pasal 8 (1) FKUB dibentuk di provinsi dan kabupaten/kota. d. menumbuhkembangkan keharmonisan. (3) Komposisi keanggotaan FKUB provinsi dan kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat (2) . (2) Jumlah anggota FKUB provinsi paling banyak 21 orang dan jumlah anggota FKUB kabupaten/kota paling banyak 17 orang. dan saling percaya di antara umat beragama. memberikan rekomendasi tertulis atas permohonan pendirian rumah ibadat. dan b. dan d. c. saling pengertian. Pasal 10 (1) Keanggotaan FKUB terdiri atas pemuka-pemuka agama setempat.melalui camat. saling pengertian. b. memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan umat beragama di wilaya kelurahan/desa. melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan dan kebijakan di bidang keagamaan yang bekaitan dengan kerukunan umat beragama dan pemberdayaan masyarakat. (2) Pembentukan FKUB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah daerah. menampung aspirasi ormas keagamaan dan aspirasi masyarakat. saling menghormati. menyalurkan aspirasi ormas keagamaan dan masyarakat dalam bentuk rekomendasi sebagai bahan kebijakan bupati/walikota. (2) FKUB kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) mempunyai tugas: a. melakukan dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat. melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan dan kebijakan di bidang keagamaan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama dan pemberdayaan masyarakat. dan e. menyalurkan aspirasi ormas keagamaan dan masyarakat dalam bentuk rekomendasi sebagai bahan kebijakan gubernur. saling menghormati. membina dan mengoordinasikan lurah dan kepala desa dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang ketenteraman dan ketertiban masyarakat dalam kehidupan keagamaan. memlihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan umat beragama di wilayah kecamatan. (2) Tugas dan kewajiban lurah/kepala desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (3) meliputi: a. c. (3) FKUB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memiliki hubungan yang bersifat konsultatif. Pasal 7 (1) Tugas dan kewajiban camat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (3) meliputi: a. menumbuhkembangkan keharmonisan. b. Pasal 9 (1) FKUB provinsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) mempunyai tugas: a. menampung aspirasi ormas keagamaan dan aspirasi masyarakat. dan c. melakukan dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat. dan saling percaya di antara umat beragama.

(3) Keanggotaan Dewan Penasehat FKUB provinsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh gubernur dengan susunan keanggotaan: a. (4) FKUB dipimpin oleh 1 (satu) orang ketua. (4) Dewan Penasehat FKUB kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh bupati/walikota dengan susunan keanggotaan: a. pertimbangan komposisi jumlah penduduk digunakan batas wilayah kecamatan atau kabupaten/kota atau provinsi. Ketua : wakil gubernur b. b. 1 (satu) orang sekretaris. Wakil Ketua : kepala kantor departemen agama kabupaten/kota. 2 (dua) orang wakil ketua. yang dipilih secara musyarawah oleh anggota. Pasal 11 (1) Dalam memberdayakan FKUB. memfasillitasi hubungan kerja FKUB dengan pemerintah daerah dan hubungan antara sesama instansi pemerintah di daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama.ditetapkan berdasarkan perbandingan jumlah pemeluk agama setempat dengan keterwakilan minimal 1 (satu) orang dari setiap agama yang ada di provinsi dan kabupaten/kota. d. Sekretaris : kepala badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten/kota d. serta mematuhi peraturan perundang-undangan. tidak mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum. Wakil Ketua : kepala kantor wilayah departemen agama provinsi. Ketua : wakil bupat/wakil walikota. (2) Pendirian rumah ibadat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tetap menjaga kerukunan umat beragama. Pasal 12 Ketentuan lebih lanjut mengenai FKUB dan Dewan Penasihat FKUB provinsi dan kabupaten/kota diatur dengan Peraturan Gubernur. c. c. dibentuk Dewan Penasihat FKUB di provinsi dan kabupaten/kota. membantu kepala daerah dalam merumuskan kebijakan pemeliharaan kerukunan umat beragama. 1 (satu) orang wakil sekretaris. (2) Dewan Penasihat FKUB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai tugas: a. BAB IV PENDIRIAN RUMAH IBADAT Pasal 13 (1) Pendirian rumah ibadat didasarkan pada keperluan nyata dan sungguh-sungguh berdasarkan komposisi jumlah penduduk bagi pelayanan umat beragama yang bersangkutan di wilayah kelurahan/desa. Pasal 14 (1) Pendirian rumah ibadat harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis bangunan gedung. dan b. Sekretaris : badan kesatuan bangsa dan politik provinsi. (2) Selain memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pendirian rumah ibadat harus . (3) Dalam hal keperluan nyata bagi pelayanan umat beragama di wilayah kelurahan/desa sebagaimana dimaksud ayat (1) tidak terpenuhi. Anggota : pimpinan instansi terkait. Anggota : pimpinan instansi terkait.

dituangkan dalam bentuk tertulis. (2) Persyaratan laik fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a mengacu pada peraturan perundang-undangan tentang bangunan gedung. BAB V IZIN SEMENTARA PEMANFAATAN BANGUNAN GEDUNG Pasal 18 (1) Pemanfaatan bangunan gedung bukan rumah ibadat sebagai rumah ibadat sementara harus mendapat surat keterangan pemberian izin sementara dari bupati/walikota dengan memenuhi persyaratan. Izin tertulis pemilik bangunan. daftar nama dan Kartu Tanda Penduduk pengguna rumah ibadat paling sedikit 90 (sembilan puluh) orang yang disahkan oleh pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (3). Pasal 16 (1) Permohonan pendirian rumah ibadat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 diajukan oleh panitia pembangunan rumah ibadat kepada bupati/walikota untuk memperoleh IMB rumah ibadat. (3) Persyaratan pemeliharaan kerukunan umat beragama serta ketenteraman dan ketertiban masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b. pemerintah daerah berkewajiban memfasilitasi tersedianya lokasi pembangunan rumah ibadat. rekomendasi tertulis FKUB kabupaten/kota. (2) Bupati/walikota memberikan keputusan paling lambat 90 (sembilan puluh) hari sejak permohonan pendirian rumah ibadat diajukan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pasal 17 Pemerintah daerah memfasilitasi penyediaan lokasi baru bagi bangunan gedung rumah ibadat yang telah memiliki IMB yang dipindahkan karena perubahan rencana tata ruang wilayah. Pasal 15 Rekomendasi FKUB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (2) huruf d merupakan hasil musyarawah dan mufakat dalam rapat FKUB. laik fungsi. meliputi: a. Pasal 19 (1) Surat keterangan pemberian izin sementara pemanfaatan bangunan gedung bukan rumah ibadat oleh bupati/walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (1) diterbitkan setelah mempetimbangkan pendapat tertulis kepala kantor departemen agama kabupaten/kota dan FKUB . (3) Dalam hal persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a terpenuhi sedangkan persyaratan huruf b belum terpenuhi. c.memenuhi persyaratan khusus meliputi: a. dan d. b. dan d. pelaporan tertulis kepada kepala kantor departemen agama kabupaten/kota. dukungan masyarakat setempat paling sedikit 60 (enam puluh) orang yang disahkan oleh lurah/kepala desa. b. a. c. rekomendasi tertulis kepala kantor departemen agama kabupaten/kota. dan b. pelaporan tertulis kepada FKUB kabupaten/kota. rekomendasi tertulis lurah/kepala desa. pemeliharaan kerukunan umat beragama serta ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Pasal 22 Gebernur melaksanakan pembinaan terhadap bupati/walikota serta instansi terkait di daerah dalam menyelesaikan perselisihan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21. (2) Bupati/walikota melaporkan pelaksanaan pemeliharaan kerukunan umat beragama. (2) Surat keterangan pemberian izin sementara pemanfaatan bangunan gedung bukan rumah ibadat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku paling lama 2 (dua) tahun. dan pengaturan pendirian rumah ibadat di kabupaten/kota kepada gubernur dengan tembusan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama. (3) Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) disampaikan setiap 6 (enam) bulan pada bulan Januari dan Juli.kabupaten/kota. BAB VI PENYELESAIAN PERSELISIHAN Pasal 21 (1) Perselisihan akibat pendirian rumah ibadat diselesaikan secara musyawarah oleh masyarakat setempat. dan pengaturan pendirian rumah ibadat di provinsi kepada Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama dengan tembusan Menteri Koordinator Politik. penyelesaian perselisihan dilakukan oleh bupati/walikota dibantu kepala kantor departemen agama kabupaten/kota melalui musyawarah yang dilakukan secara adil dan tidak memihak dengan mempertimbangkan pendapat atau saran FKUB kabupaten/kota. BAB VII PENGAWASAN DAN PELAPORAN Pasal 23 (1) Gubernur dibantu kepala kantor wilayah departemen agama provinsi melakukan pengawasan terhadap bupati/walikota serta instansi terkait di daerah atas perlaksanaan pemeliharaan kerukunan umat beragama. (2) Dalam hal musyawarah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dicapai. (2) Penerbitan surat keterangan pemberian izin sementara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah mempertimbangkan pendapat tertulis kepala kantor departemen agama kabupaten/kota dan FKUB kabupaten/kota. Pasal 20 (1) Penerbitan surat keterangan pemberian izin sementara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) dapat dilimpahkan kepada camat. Hukum dan Keamanan. dan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Pasal 25 Belanja pembinaan dan pengawasan terhadap pemeliharaan kerukunan umat beragama serta pemberdayaan FKUB secara nasional didanai dari dan atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja . pemberdayaan forum kerukunan umat beragama dan pendirian rumah ibadat. penyelesaian perselisihan dilakukan melalui Pengadilan setempat. Pasal 24 (1) Gubernur melaporkan pelaksanaan pemeliharaan kerukunan umat beragama. (3) Dalam hal penyelesaian perselisihan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak dicapai. pemberdayaan forum kerukunan umat beragama. atau sewaktu-waktu jika dipandang perlu. pemberdayaan forum kerukunan umat beragama.

BAB X KETENTUAN PENUTUP Pasal 30 Pada saat berlakunya Peraturan Bersama ini. ketentuan yang mengatur pendirian rumah ibadat dalam Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 01/BER/MDN-MAG/1969 tentang Pelaksanaan Tugas Aparatur Pemerintahan dalam Menjamin Ketertiban dan Kelancaran Pelaksanaan Pengembangan dan Ibadat Agama oleh Pemeluk-Pemeluknya dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 21 Maret 2006 MENTERI AGAMA MUHAMMAD M. Pasal 28 (1) Izin bangunan gedung untuk rumah ibadat yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah sebelum berlakunya Peraturan Bersama ini dinyatakan sah dan tetap berlaku. BASYUNI . Pasal 31 Paraturan Bersama ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. pemberdayaan FKUB dan pengaturan pendirian rumah ibadat di provinsi didanai dari dan atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah provinsi. Pasal 26 (1) Belanja pelaksanaan kewajiban menjaga kerukunan nasional dan memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat di bidang pemeliharaan kerukunan umat beragama. (3) Dalam hal bangunan gedung rumah ibadat yang telah digunakan secara permanen dan/atau memiliki nilai sejarah yang belum memiliki IMB untuk rumah ibadat sebelum berlakunya Peraturan Bersama ini. diproses sesuai dengan ketentuan IMB sepanjang tidak terjadi pemindahan lokasi. pemberdayaan FKUB dan pengaturan pendirian rumah ibadat di kabupaten/kota didanai dari dan atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten/kota. BAB IX KETENTUAN PERALIHAN Pasal 27 (1) FKUB dan Dewan Penasihat FKUB di provinsi dan kabupaten/kota dibentuk paling lambat 1 (satu) tahun sejak Peraturan Bersama ini ditetapkan. bupati/walikota membantu memfasilitasi penerbitan IMB untuk rumah ibadat dimaksud. (2) Renovasi bangunan gedung rumah ibadat yang telah mempunyai IMB untuk rumah ibadat. (2) FKUB atau forum sejenis yang sudah dibentuk di provinsi dan kabupaten/kota disesuaikan paling lambat 1(satu) tahun sejak Peraturan Bersama ini ditetapkan. (2) Belanja pelaksanaan kewajiban mennjaga kerukunan nasional dan memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat di bidang pemeliharaan kerukunan umat beragama.Negara. Pasal 29 Peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan oleh pemerintahan daerah wajib disesuaikan dengan Peraturan Bersama ini paling lambat dalam jangka waktu 2 (dua) tahun.

MOH MA’RUF .ttd SUMBER : MENTERI DALAM NEGERI ttd M.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->