Poiters Pancasila dalam Kontek Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama 1.

Secara historis dan filosofis, Pancasila adalah hasil renungan, pemikiran dan kajian dari para founding father mengenai dasar Negara Republik Indonesia yang nantinya akan merdeka. Oleh karena itu, sangat mungkin subyektivitas dari para perumus Pancasila, yang berasal dari pengaruh agama, aliran politik, ideology, pendidikan, kebudayaan, pengalaman dan sebagainya, amat mempengaruhi pemikiran mereka mengenai Pancasila itu sendiri. 2. Rumusan Pancasila mencerminkan realitas keindonesiaan yang majemuk, baik dilihat dari sisi suku bangsa dan agama. Bahkan di masing-masing agama tumbuh bersekte-sekte atau aliran; dari yang masih dalam mainstream ahlussunah wal jamaah hingga yang sudah mengarah kepada inkarussunah, dan bahkan Indonesia menjadi lading tumbuh subur aliran-aliran sesat. 3. Rumusan Pancasila yang kita kenal sekarang ini merupakan kesepakatan atau consensus bersama dari masyarakat Indonesia yang plural, baik dari sisi etnis, golongan, agama dan sebagainya. Lajimnya suatu consensus, bisa jadi berasal dari suatu perdebatan yang tajam, namun untuk kepentingan yang lebih luas, akhirnya kepentingan subyektif atau kelompok dikalahkan. Oleh karena umat Islam adalah terbesar di negeri ini, maka wajar manakala dikatakan Pancasila

umat Islam memberikan kontribusi besar dalam perumusan Pancasila sebagai dasar Negara.

Kerukunan antar pandangan Islam

umat

beragama

menurut

42 Votes Kerukunan adalah istilah yang dipenuhi oleh muatan makna “baik” dan “damai”. Intinya, hidup bersama dalam masyarakat dengan “kesatuan hati” dan “bersepakat” untuk tidak menciptakan perselisihan dan pertengkaran (Depdikbud, 1985:850). Bila pemaknaan tersebut dijadikan pegangan, maka “kerukunan” adalah sesuatu yang ideal dan didambakan oleh masyarakat manusia. Namun apabila melihat kenyataan, ketika sejarah kehidupan manusia generasi pertama keturunan Adam yakni Qabil dan Habil yang berselisih dan bertengkar dan berakhir dengan terbunuhnya sang adik yaitu Habil; maka apakah dapat dikatakan bahwa masyarakat generasi pertama anak manusia bukan masyarakat yang rukun? Apakah perselisihan dan pertengkaran yang terjadi saat ini adalah mencontoh nenek moyang kita itu? Atau perselisihan dan pertengkaran memang sudah sehakekat dengan kehidupan manusia sehingga dambaan terhadap “kerukunan” itu ada karena “ketidakrukunan” itupun sudah menjadi kodrat dalam masyarakat manusia?. Pertanyaan seperti tersebut di atas bukan menginginkan jawaban akan tetapi hanya untuk mengingatkan bahwa manusia itu

persaudaraan sesama muslim. . masyarakat.Ukhuwwah fid din al islam. antara harapan dan kenyataan. Nabi menggambarkan hubungan persaudaraan dalam haditsnya yang artinya ” Seorang . bangsa.yaitu persaudaraan dalam keturunan dan kebangsaan. Kerja sama intern umat beragama Persaudaraan atau ukhuwah. Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan umat Islam dapat berhubungan dengan siapa saja tanpa batasan ras. Ukhuwah yang islami dapat dibagi kedalam empat macam. manusia memerlukan kerja sama dengan orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.yaitu : . bangsa.Ukhuwah wathaniyah wannasab. kepedulian. dan agama. baik kebutuhan material maupun spiritual. merupakan salah satu ajaran yang mendapat perhatian penting dalam islam. A.Ukhuwah ’ubudiyah atau saudara sekemakhlukan dan kesetundukan kepada Allah. hubungan yang akrab dan merasa senasib sepenanggungan.Ukhuwah insaniyah (basyariyah).senantiasa bergelut dengan tarikan yang berbeda arah. Esensi dari persaudaraan terletak pada kasih sayang yang ditampilkan bentuk perhatian. keluarga. dalam arti seluruh umat manusia adalah bersaudara. . . Al-qur’an menyebutkan kata yang mengandung arti persaudaraan sebanyak 52 kali yang menyangkut berbagai persamaan. Manusia ditakdirkan Allah Sebagai makhluk social yang membutuhkan hubungan dan interaksi sosial dengan sesama manusia. Ajaran Islam menganjurkan manusia untuk bekerja sama dan tolong menolong (ta’awun) dengan sesama manusia dalam hal kebaikan. dan agama. Sebagai makhluk social.Adam dan Hawa. karena semua berasal dari ayah dan ibu yang sama. antara cita-cita dan yang tercipta. baik persamaan keturunan.

Untuk menghindari perpecahan di kalangan umat islam dan memantapkan ukhuwah islamiyah para ahli menetapkan tiga konsep.mukmin dengan mukmin yang lain seperti satu tubuh. Persatuan di kalangan muslim tampaknya belum dapat diwujudkan secara nyata. Konsep ini mengakui adanya keragaman yang dipraktekkan . Perbedaan kepentingan dan golongan seringkali menjadi sebab perpecahan umat. Ukhuwwah adalah persaudaraan yang berintikan kebersamaan dan kesatuan antar sesama. di kalangan umat islam misalnya seringkali terjadi perbedaan pendapat atau penafsiran mengenal sesuatu hukum yang kemudian melahirkan berbagai pandangan atau madzhab. Konsep tanawwul al ’ibadah (keragaman cara beribadah). karena itu menyikapi perbedaan pendapat itu adalah memahami berbagai penafsiran. Kebersamaan di akalangan muslim dikenal dengan istilah ukhuwwah Islamiyah atau persaudaraan yang diikat oleh kesamaan aqidah. Salah satu masalah yang di hadapi umat Islam sekarang ini adalah rendahnya rasa kesatuan dan persatuan sehingga kekuatan mereka menjadi lemah. Perbedaan pendapat dan penafsiran pada dasarnya merupakan fenomena yang biasa dan manusiawi. apabila salah satu anggota tubuh terluka. Persatuan dan kesatuan sebagai implementasi ajaran Islam dalam masyarakat merupakan salah satu prinsip ajaran Islam. Perpecahan itu biasanya diawali dengan adanya perbedaan pandangan di kalangan muslim terhadap suatu fenomena. Dalam hal agama. maka seluruh tubuh akan merasakan demamnya. Salah satu sebab rendahnya rasa persatuan dan kesatuan di kalangan umat Islam adalah karena randahnya penghayatan terhadap nilai-nilai Islam.yaitu : 1.

3. Kendati pun demikian. walaupun hasil ijtihad itu berbeda-beda. Ketiga konsep di atas memberikan pemahaman bahwa ajaran Islam mentolelir adanya perbedaan dalam pemahaman maupun pengalaman. Konsep al mukhtiu fi al ijtihadi lahu ajrun(yang salah dalam berijtihad pun mendapatkan ganjaran). Keragaman cara beribadah merupakan hasil dari interpretasi terhadap perilaku Rasul yang ditemukan dalam riwayat (hadits). perlu pula diperhatikan orrang yang mengemukakan ijtihad maupun orang yang pendapatnya diikuti. melainkan Allah SWT yang baru akan kita ketahui di hari akhir. haruslah orang yang memiliki otoritaskeilmuan yang disampaikannya setelah melalui ijtihad. dituntut untuk menetapkannya melalui ijtihad. Konsep la hukma lillah qabla ijtihadi al mujtahid (Allah belum menetapkan suatu hukum sebelum upaya ijtihad dilakukan seorang mujtahid). baik dalam al-quran maupun sunnah Rasul. Hasil dari ijtihad yang dilakukan itu merupakan hukum Allah bagi masing-masing mujtahid. bahkan tetap diberi ganjaran oleh Allah . Konsep ini dapat kita pahami bahwa pada persoalan-persoalan yang belum ditetapkan hukumnya secara pasti. 2. Yang mutlak itu hanyalah Allah dan firman-fimanNya. Karena itu sangat dimungkinkan untuk terjadi perbedaan. ia tidak akan berdosa. Di sini perlu dicatat bahwa wewenang untuk menentukan yang benar dan salah bukan manusia.Nabi dalam pengamalan agama yang mengantarkan kepada pengakuan akan kebenaran semua praktek keagamaan selama merujuk kepada Rasulullah.sedangkan interpretasi terhadap firman-firman itu bersifat relatif. walaupun hasil ijtihad yang diamalkannya itu keliru. maka Allah belum menetapkan hukumnya.khususnya para mujtahid. . Konsep ini mengandung arti bahwa selama seseorang mengikuti pendapat seorang ulama. Oleh karena itu umat islam.

Kendatipun dapat dipahami bahwa Isalam yang hakiki hanya dirujukkan kepada konsep al-quran dan As-sunnah. sebab ia hanya setia pada nilai kebenaran dan keadilan yang bersifat universal. Universalisme Islam dapat dibuktikan anatara lain dari segi. Kerja sama antar umat beragama Memahami dan mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan masyarakat tidak selalu hanya dapat diharapkan dalam kalangan masyarakat muslim. yaitu kehidupan antar bangsa. Selain itu tiap manusia. Demikian pula pada tataran yang lebih luas. B.Perbedaan tidak harus melahirkan pertentangan dan permusuhan. tetapi dampak sosial yanag lahirdari pelaksanaan ajaran isalam secara konsekwen ddapat dirasakan oleh manusia secara keseluruhan.yakni membaca syahadat. tanpa perbedaan diminta untuk bersama-sama menerima satu dogma yang sederhana dan dengan itu ia termasuk ke dalam suatu masyarakat yang homogin hanya denga tindakan yang sangat mudah . ajaran Islam menunjukkan universalisme dengan doktrin monoteisme dan prinsip kesatuan alamnya. Dari segi agama. dan sosiologo. Jika ia tidak ingin masuk Islam. tidak ada . sebab secara esensial ia merupakan nilai yang bersifat universal. Islam dapat diaplikasikan dalam masyarakat manapun. dan apabila telah terjadi.nilai-nilai ajaran Islam menjadi sangat relevan untuk dilaksanakan guna menyatukan umat manusia dalam suatu kesatuan kkebenaran dan keadilan. Dominasi salah satu etnis atau negara merupakan pengingkaran terhadap makna Islam. maka islah diperankan untuk menghilangkannya dan menyatukan kembali orang atau kelompok yang saling bertentangan. Di sini konsep Islam tentang Islah diperankan untuk menyelesaikan pertentangan yang terjadi sehingga tidak menimbulkan permusuhan.

kebaikan. Hubungan antara muslim dengan penganut agama lain tidak dilarang oleh syariat Islam. maupun budaya tidak dilarang. Ditinjau dari segi sosiologi. universalisme Islam ditampakkan bahwa wahyu ditujukan kepada semua manusia agar mereka menganut agama islam. Dengan demikian tampak bahwa nilai-nilai ajaran Islam menjadi dasar bagi hubungan antar umat manusia secara universal dengan tidak mengenal suku. kecuali bekerja sama dalam persoalan aqidah dan ibadah.dan keadilan dengan mengedepankan kedamaian. ref : Buku Agama & Etika . Hubungan dan kerja sama ydalam bidang-bidang ekonomi. dan dalam tingkat yang lain ditujukan kepada umat Islam secara khususu untuk menunjukan peraturanperaturan yang harus mereka ikuti. baik ke dalam intern umat Islam maupun ke luar. Karena itu maka pembentukan masyarakat yang terpisah merupakan suatu akibat wajar dari ajaran Al-Qur’an tanpa mengurangi universalisme Islam. tetapi aspek sosial kemasyarakatan dapat bersatu dalam kerja samayang baik. Melihat Universalisme Islam di atas tampak bahwa esensi ajaran Islam terletak pada penghargaan kepada kemanusiaan secara univarsal yang berpihak kepada kebenaran.. bahkan dianjurkan sepanjang berada dalam ruang lingkup kebaikan.paksaan dan dalam bidang sosial ia tetap diterima dan menikmati segala macam hak kecuali yang merugikan umat Islam. Kedua persoalan tersebut merupakan hak intern umat Islam yang tidak boleh dicamputi pihak lain.bangsa dan agama. Kerja sama antar umat bergama merupakan bagian dari hubungan sosial anatar manusia yang tidak dilarang dalam ajaran Islam.menghindari pertentangan dan perselisian. politik.

emerintah Serius Tangani Ahmadiyah dan Gereja Yasmin Rabu.Pemerintah serius menanganai penyelesaian masalah Ahmadiyah dan juga Gereja Yasmin melalui sejumlah langkah termasuk mediasi sehingga kerukunan antara umat beragama tetap terjaga. kadang tidak tuntas. kurang antisipasi. bahwa sejumlah penanganan dari aparat keamanan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan meskipun pada 2011 dan 2012 terjadi sejumlah peristiwa konflik namun secara umum kerukunan antarumat beragama masih terjaga dengan baik termasuk penanganan kasus Ahmadiyah dan jemaat Gereja Yasmin. Presiden mengatakan memang dalam beberapa kasus ditemukan adanya aparat yang bertindak kurang antispasi dan kadangkala tidak tuntas dalam menyelesaikan permasalahan. kadang nampak kurang profesional. terlambat. kejadian tertentu. karena menjadi . 15 Peb 2012 15:45:32 WIB Oleh : - Berita Terkait Jakarta (ANTARA News) . "Saya akui.

Dimat Hasyim Muzadi Rabu. Juni 06.mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa temukan penyelesaian. Saya mendorong walikota. Bila pendekatan hukum semata kadang tidak efektif mengakhiri benturan. 2012 Kasus Lady Gaga.Pidato mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH HAsyim Muzadi beredar luas melalui pesan berantai BlackBerry Messenger dan media sosial seperti Facebook dan blog. Presiden menambahkan. cara menjelaskan ke publik juga kurang efektif sehingga menyisakan image yang tidak baik. gubernur dan masyarakat lokal (untuk bisa berdialog-red)." kata Presiden. Presiden mengatakan pemerintah menjadi mediator agar terjadi mediasi antara semua pihak.perhatian publik. semua WNI punya hak untuk menjalankan ibadahnya. saya ingin jemaat bisa tenang lakukan ibadah di Bogor. Dengan pendekatan tambahan justru bisa permanen selesaikan. Dimat Hasyim Muzadi . Sementara untuk kasus Gereja Yasmin. Presiden mengatakan pemerintah menghormati kebebasan beribadah namun tentunya memerlukan pengaturan agar semua berjalan dengan baik. GKI YASMIN dan AHMADIYAH." katanya. . kami terus mengelola melalui pendekatan hukum dan non hukum. "Ini masalah perijinan dan hubungan masyarakat lokal. GKI YASMIN dan AHMADIYAH. Untuk kasus Ahmadiyah." Kasus Lady Gaga."pemerintah terus lakukan mediasi dan mencari solusi.

toleransi antarumat beragama. . ICIS selalu mlkkan mediasi. namun sll menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. bangsa mana yg ingin tata nilainya dirusak. Kami. Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI. Hasyim Muzadi sendiri telah mengonfirmasikan isi pidato ini. Berikut selengkapnya isi pesan BBM mengenai pidato Hasyim Muzadi: KH. faktornya adl lingkungan. memang krn Ahmadiyah menyimpang dr pokok ajaran Islam. Belum lagi pendirian masjid di Papua. Klau yg dipakai ukuran adl masalah AHMADIYAH. tp di Kupang (Batuplat) pendirian masjid jg sangat sulit. Kalau yg jadi ukuran adl GKI YASMIN Bogor. coba menelusuri di Google dengan kata kunci "pidato Hasyim Muzadi". Ketua Umum Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).Pidato yang heboh itu berisi pandangan mantan pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia itu mengenai sejumlah isu kontroversial seperti Ahmadiyah. lbh baik dr Denmark. Saya dapat (pesan berantai) dari mana-mana. namun tampaknya mereka tdk ingin selesai. lalu di iPapua knp TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tdk ada yg bicara HAM ?Indonesia lbh baik toleransinya dr Swiss yg sampai skrg tdk memperbolehkan Menara Masjid. Di Jawa pendirian gereja sulit. saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri. yang isinya persis sama dengan pesan berantai di BBM. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia utk kepentingan lain drpd masalahnya selesai." kata Ali Mukhtar Ngabalin. Beberapa halaman akun Facebook dan blog memuat pidato Hasyim tersebut.com. lebih baik dr Perancis yg masih mempersoalkan Jilbab. Pembahasan di forum dunia itu. Lady Gaga. "Pidato itu beredar di seluruh jagad raya. pasti krn laporan dr dlm negeri Indonesia. Irshad Manji. kepada TRIBUNnews. Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) & Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) & Mantan Ketum PBNU ttg tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva : "Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS. kecuali mrk yg ingn menjual bangsanya sendiri utk kebanggaan Intelektualisme Kosong ? Kalau ukurannya HAM. saya berkali-kali kesana. Gereja Yasmin. yang menerima beberapa pesan berantai itu pagi ini. dan perkawinan sejenis. Hasyim Muzadi. saya blm menemukan negara muslim mana pun yg setoleran Indonesia. Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA. Senin (4/6/2012). Slm berkeliling dunia. pasti tdk dipersoalkan oleh umat Islam.

Penyerangan terhadap Jamaah Ahmadiyah merupakan kasus kriminal yang dilakukan oleh keleompok orang tertentu. Atas kasus tersebut. yang menjadikan kasus GKI Yasmin ini terkesan lambat penanganannya. media massa memberitakan tentang beragam kasus yang berkaitan dengan keagamaan atau tempat ibadah. di surat pembaca ini. adakah reaksi dari pemerintah dalam upaya menanganinya? Saya rasa pemerintah pasti melakukan upaya-upaya penyelesaiannya. dialoglah yang harus diutamakan dalam penyelesaian segala macam kasus yang bersinggungan dengan agama. karena aliran Ahmadiyah dinilai telah keluar dari ajaran Islam yang sesungguhnya. sehingga perlu penindakan yang cepat agar tidak melebar ke daerah yang lainnya. 2013 | 0 comments Beberapa waktu terakhir ini. Sedangkan kasus Penutupan Gereja GKI Yasmin merupakan permasalahan hukum perdata.OR. dan juga selain itu didalamnya terdapat manipulasi-manipulasi yang terjadi dalam berbagai dokumen. pemerintah dilarang untuk mengintervesi hukum. krn disana ada UU Perkawiman Sejenis. sehingga penanganannya juga harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak terjadi gesekan yang lebih besar lagi. Jakarta . antara kasus Ahmadiyah dan Gereja GKi Yasmin bukan karena membela kaum mayoritas dan mengabaikan orang minoritas. SKB Tiga Menteri Harus Jadi Rujukan FPPP.Pemerintah daerah (Pemda) diminta untuk taat kepada peraturan yang telah disepakati melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri terkait . Soal Pendirian Tempat Ibadah. Akhirnya. bukan pemerintah. Adanya kasus-kasus yang bersinggungan dengan agama merupakan permasalahan yang sensitif dan sering terjadi di masyarakat kita. Agama mana yg memperkenankan perkawinan sejenis ?! Akhir'a kmbl kpd bngsa Indonesia. tetapi tentu penangananya berbeda. semoga dengan lebih mengedepankan dialog antar umat beragama. haruslah disikapi dengan bijaksana. Walikotanya menutup dan menyegel Gereja GKI Yasmin. dimana telah terjadi silang pendapat antara Walikota Bogor dan Mahkamah Agung. jangan sikap mau menang dan benar sendiri yang dikedepankan. kemudian di Bogor.ID. tidak ada lagi konflik yang menyentuh SARA. negara ini menjadi lebih tentram. membedakan mana HAM yg benar (humanisme) dan mana yg sekedar Weternisme". Jamaah Ahmadiyah di Tasikmalaya dan beberapa daerah yang lainnya diserang oleh kelompok orang yang tidak dikenal.Swedia dan Norwegia. sehingga pengadilanlah yang lebih berwenang untuk menyelesaikan kasus tersebut. yg tdk menghormati agama. saya hanya menghimbau kepada masyarakat agar semua permasalahan yang ada di negara kita terutama yang berkaitan dengan menjalankan perintah agama. karena di era demokrasi seperti sekarang ini. kaum muslimin sendiri yg hrs sadar dan tegas. Jangan Generalisasi Penanganan Terhadap Kasus yang Berbeda Posted by regytaberliantoko on May 22.

"Jangan sampai ada kesan negara ini. Menteng. Bekasi. pertanyaan saya.pembangunan rumah ibadah. jika ada bangunan yang diperlukan atau berguna bagi orang banyak belum mendapatkan izin. Saya pikir peraturan perundangan adalah kebijaksanaan. setiap warga negara khususnya Pemda harus patuh terhadap peraturan tersebut. 01/BER/mdn-mag/1969 yang telah memakan korban ratusan atau bahkan ribuan . Dalam mengajukan proses perizinannya. Untuk itu. proses perizinan itu bisa disusulkan. di Wisma PGI." tegas Hasrul. "Sebenarnya tidak perlu ada sampai perobohan rumah ibadah." ujar Febi Yonesta. asalkan dilaksanakan SK bersama tiga menteri. tidak melindungi umat beragama. Taman Sari. gereja ini telah mengantongi izin dari warga setempat dan IMB telah diajukan sejak 2011. Gang Wiryo. itu sudah diatur dengan baik. kapan Gereja Yasmin yang punya izin dibuka?" tanya Andreas Yewanggoe. Ketua Fraksi PPP DPR RI Hasrul Azwar mengatakan. HKBP Setu telah mendapat persetujuan dari 85 warga yang berada di lingkungan gereja. menurut LBH Jakarta. Adalah. [sumber:inilah. Jumat (22/3/2013). mengatur persyaratan pendirian rumah ibadah dengan harus mendapatkan persetujuan minimal 60 orang warga sekitar untuk bisa mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Ketua PGI. "Disesuaikan saja. RT 05 RW 02. Diketahui." tambah Wakil Ketua Umum PPP itu. Gereja HKBP Setu dibongkar Pemkot Bekasi dengan alasan tidak memiliki IMB." kata Hasrul.com/ndi] Isi SKB Menteri no. Pemerintah dalam konteks ini berarti cacat hukum. kata Hasrul. "Kalau ini masalahnya karena tidak mengantungi izin. Padahal. SKB tiga menteri itu untuk mengatur serta melindungi setiap warga negara dalam menjalani kebebasan beragama. di Jakarta. 01/BER/mdnmag/1969 Selama ini Anda pasti sering mendengar istilah surat KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA DAN MENTERI DALAM NEGERI no. disini perlu ada kearifan lokal dari pemerintah. diperlukan 60 surat ketidakberatan dari warga sekitar jika ingin mendirikan rumah ibadah. Menurut undang-undang. Minggu (24/3/2013). dalam pendirian tempat ibadah telah diatur jelas dalam SKB tiga menteri itu. Direktur Lembaga Bantuan Hukum Jakarta. Oleh karena itu diatur SKB itu agar tidak ada kesan tidak melindungi warga negara. "Menurut Perda Nomor 7 Tahun 1996. Menurutnya. Jalan MT Haryono.

agar setiap penduduk dalam melaksanakan ajaran agama dan dalam usaha mengembangkan agama itu dapat berjalan dengan lancar. sepanjang kegiatankegiatan tersebut tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku dan tidak mengganggu keamanan dan ketertiban umum.gereja. Pasal 17 ayat (3) dan pasal 29 Undang-Undang Dasar 1945 2. bahwa Pemerintah mempunyai tugas untuk memberikan bimbingan dan bantuan guna memperlancar usaha mengembangkan agama sesuai dengan ajaran agama masing-masing dan melakukan pengawasan sedemikian rupa. 3. bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaan itu. maka Anda pasti penasaran apa sih isinya kok kata orang SKB ini konon lebih sakti dari Pancasila dan UUD 45. Undang-undang Nomor 18 tahun 1965. 3. 5. Keputusan Presiden R. 01/BER/mdn-mag/1969 TENTANG PELAKSANAAN TUGAS APARATUR PEMERINTAHAN DALAM MENJAMIN KETERTIBAN DAN KELANCARAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DAN IBADAT AGAMA OLEH PEMELUKPEMELUKNYA MENTERI AGAMA DAN MENTERI DALAM NEGERI. 4. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 1956. bahwa untuk itu. . Ketetapan MPRS Nomor XXVII/RS/1966. Menimbang : 1. Nomor 319 tahun 1968. bahwa Pemerintah berkewadjiban melindungi setiap usaha pengembangan agama dan pelaksanaan ibadat pemeluk-pemeluknya. Mengingat: 1. 4.I. tertip dan dalam suasana kerukunan. Berikut ini isinya: KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA DAN MENTERI DALAM NEGERI no. perlu diadakan ketentuan-ketentuan mengenai pelaksanaan tugas aparatur Pemerintah dalam menjamin ketertiban dan kelancaran pelaksanaan pengembangan dan ibadat agama oleh pemeluknpemeluknya.

bujukan. Kepala Daerah dibantu dan menggunakan alat Kepala Perwakilan Departemen Agama setempat. c. tidak disertai dengan intimidasi. Pasal 4 (1) Setiap pendirian rumah ibadat perlu mendapatkan ijin dari Kepala Daerah atau pejabat pemerintahan dibawahnya yang dikuasakan untuk itu. pengarahan dan pengawasan terhadap mereka yang memberikan penerangan/penyuluhan/ceramah agama/khotbah-khotbah dirumah-rumah ibadat. (2) Kepala Perwakilan Departemen Agama setempat berusaha agar penerangan agama yang diberikan oleh siapa pun tidak bersifat menyerang atau menjelekkan agama lain. paksaan atau ancaman dalam segala bentuknya. b. tidak melanggar hukum serta keamanan dan ketertiban umum. sepanjang kegiatan tersebut tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku dan tidak menganggu ketertiban umum. Pasal 1 Kepala Daerah memberikan kesempatan kepada setiap usaha penyebaran agama dan pelaksanaan ibadat oleh pemeluk-peneluknya. tidak menimbulkan perpecahan diantara umat beragama. (2) Kepala Daerah atau pejabat yang dimaksud dalam ayat (1) pasal ini . (2) Dalam melaksanakan tugasnya tersebut pada ayat (1) pasal ini. yang sifatnya menuju kepada persatuan antara semua golongan masyarakat dan saling pengertian antara pemeluk-pemeluk agama yang berbeda-beda.MEMUTUSKAN Menetapkan: KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA DAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PELAKSANAAN TUGAS APARATUR PEMERINTAHAN DALAM MENJAMIN KETERTIBAN DAN KELANCARAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DAN IBADAT AGAMA OLEH PEMELUK-PEMELUKNYA. Pasal 3 (1) Kepala Perwakilan Departemen Agama memberikan bimbingan. Pasal 2 (1) Kepala Daerah membimbing dan mengawasi agar pelaksanaan penyebaran agama dan ibadat oleh pemeluk-pemeluknya tersebut: a.

pendapat Kepala Perwakilan Departemen Agama setempat. Planologi. setelah mempertimbangkan: a.memberikan ijin yang dimaksud. Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 13 september 1969 MENTERI AGAMA Cap/ttd KH. b. (3) Apabila dianggap perlu. Kepala Daerah atau pejabat yang ditunjuknya itu dapat meminta pendapat dari organisasi-organsasi keagamaan dan ulama/rokhaniawan setempat. c. maka Kepala Daerah segera mengadakan penyelesaian yang adil dan tidak memihak. maka penyelesaiannya harus diserahkan kepada alat-alat penegak hukum yang berwenang dan diselesaikan berdasarkan hukum. Pasal 5 (1) Jika timbul perselisihan atau pertentangan antara pemeluk-pemeluk agama yang disebabkan karena kegiatan penyebaran/penerangan/penyuluhan/ceramah/khotbah agama atau pendirian rumah ibadat. (3) Masalah-masalah keagamaan lainnya yang timbul dan diselesaikan oleh Kepala Perwakilan Departemen Agama segera dilaporkannya kepada Kepala Daerah setempat. kondisi dan keadaan setempat. DAHLAN MENTERI DALAM NEGERI Cap/ttd . MOH. (2) Dalam hal perselisihan/pertentangan tersebut menimbulkan tindakan pidana. Pasal 6 Keputusan bersama ini mulai berlaku pada hari ditetapkan.

7. 3. menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya dan kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat.AMIR MACHMUD Jul 5 SKB 2 Menteri Tentang PENDIRIAN RUMAH IBADAH SP No 8 dan No 9/2006 SKB /SPB [Surat Peraturan Bersama] tentang PENDIRIAN RUMAH IBADAH SP No 8 dan No 9/2006 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Bersama ini yang dimaksud dengan: 1. berbangsa dan bernegara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pemeliharaan kerukunan umat beragama adalah upaya bersama umat beragama dan Pemerintah di bidang pelayanan. adalah forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh Pemerintah dalam rangka membangun. 5. memelihara. saling pengertian. dan telah terdaftar di pemerintah daerah setempat serta bukan organisasi sayap partai politik. pengaturan. saling menghormati. ormas keagamaan atau pengurus rumah ibadat. . 4. Rumah ibadat adalah bangunan yang memiliki ciri-ciri tertentu yang khusus dipergunakan untuk beribadat bagi para pemeluk masing-masing agama secara permanen. yang selanjutnya disingkat FKUB. dan pemberdayaan umat beragama. 6. 2. Kerukunan umat beragama adalah keadaan hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi. tidak termasuk tempat ibadat keluarga. Forum Kerukunan Umat Beragama. Pemuka Agama adalah tokoh komunitas umat beragama baik yang memimpin ormas keagamaan maupun yang tidak memimpin ormas keagamaan yang diakui dan atau dihormati oleh masyarakat setemapat sebagai panutan. dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan. berbadan hukum. Panitia pembangunan rumah ibadat adalah panitia yang dibentuk oleh umat beragama. Organisasi Kemasyarakatan Keagamaan yang selanjutnya disebut Ormas Keagamaan adalah organisasi nonpemerintah bervisi kebangsaan yang dibentuk berdasarkan kesamaan agama oleh warga negara Republik Indonesia secara sukarela.

huruf c. saling pengertian. dan saling percaya di antara umat bergama. memlihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan umat beragama di provinsi b. c.8. menerbitkan IMB rumah ibadat. mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal di provinsi dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama. menumbuhkembangkan keharmonisan. saling pengertian. dan huruf d dapat didelegasikan kepada walikota/bupati/wakil walikota. Pasal 6 (1) Tugas dan kewajiban bupati/walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 meliputi: a. saling menghormati. membina dan mengoordinasikan camat. saling menghormati. Pasal 4 (1) Pemeliharaan kerukunan umat beragama di kabupaten/kota menjadi tugas dan kewajiban bupati/walikota. atau kepala desa dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang ketenteraman dan ketertiban masyarakat dalam kehidupan beragama. (3) Pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf c di wilayah kecamatan dilimpahkan kepada camat dan di wilayah kelurahan/desa dilimpahkan kepada lurah/kepala desa . dan d. mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal di kabupaten/kota dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama. BAB II TUGAS KEPALA DAERAH DALAM PEMELIHARAAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA Pasal 2 (1) Pemeliharaan kerukunan umat beragama di provinsi menjadi tugas dan kewajiban gubernur. c. dan saling percaya di antara umat beragama. (2) Pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b. (2) Pelaksanaan tugas dan kewajiban gubernur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibantu oleh kepala kantor wilayah departemen agama provinsi. adalah izin yang diterbitkan oleh bupati/walikota untuk pembangunan rumah ibadat. (2) Pelaksanaan tugas dan kewajiban bupati/walikota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibantu oleh kepala kantor departemen agama kabupaten/kota. huruf c. menumbuhkembangkan keharmonisan. membina dan mengoordinasikan bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang ketenteraman dan ketertiban masyarakat dalam kehidupan beragama. Pasal 5 (1) Tugas dan kewajiban gubernur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 meliputi: a. memlihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan umat beragama di kabupaten/kota. lurah. dan huruf d dapat didelegasikan kepada wakil gubernur. e. (2) Pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b. b. d. Izin Mendirikan Bangunan rumah ibadat yang selanjutnya disebut IMB rumah ibadat.

b. saling menghormati. memlihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan umat beragama di wilayah kecamatan. menampung aspirasi ormas keagamaan dan aspirasi masyarakat. saling menghormati. memberikan rekomendasi tertulis atas permohonan pendirian rumah ibadat. c. saling pengertian. dan d. (3) FKUB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memiliki hubungan yang bersifat konsultatif. melakukan dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat. dan saling percaya di antara umat beragama. b. melakukan dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat. melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan dan kebijakan di bidang keagamaan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama dan pemberdayaan masyarakat. (2) FKUB kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) mempunyai tugas: a. Pasal 7 (1) Tugas dan kewajiban camat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (3) meliputi: a. Pasal 10 (1) Keanggotaan FKUB terdiri atas pemuka-pemuka agama setempat. (2) Jumlah anggota FKUB provinsi paling banyak 21 orang dan jumlah anggota FKUB kabupaten/kota paling banyak 17 orang. Pasal 9 (1) FKUB provinsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) mempunyai tugas: a. dan b. dan e. saling pengertian. b. memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan umat beragama di wilaya kelurahan/desa. (3) Komposisi keanggotaan FKUB provinsi dan kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat (2) . BAB III FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA Pasal 8 (1) FKUB dibentuk di provinsi dan kabupaten/kota. c. membina dan mengoordinasikan lurah dan kepala desa dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang ketenteraman dan ketertiban masyarakat dalam kehidupan keagamaan.melalui camat. d. menyalurkan aspirasi ormas keagamaan dan masyarakat dalam bentuk rekomendasi sebagai bahan kebijakan bupati/walikota. (2) Tugas dan kewajiban lurah/kepala desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (3) meliputi: a. menyalurkan aspirasi ormas keagamaan dan masyarakat dalam bentuk rekomendasi sebagai bahan kebijakan gubernur. (2) Pembentukan FKUB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah daerah. dan c. menumbuhkembangkan keharmonisan. dan saling percaya di antara umat beragama. menampung aspirasi ormas keagamaan dan aspirasi masyarakat. melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan dan kebijakan di bidang keagamaan yang bekaitan dengan kerukunan umat beragama dan pemberdayaan masyarakat. menumbuhkembangkan keharmonisan.

(3) Keanggotaan Dewan Penasehat FKUB provinsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh gubernur dengan susunan keanggotaan: a. (2) Pendirian rumah ibadat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tetap menjaga kerukunan umat beragama. (4) Dewan Penasehat FKUB kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh bupati/walikota dengan susunan keanggotaan: a. dan b. (2) Dewan Penasihat FKUB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai tugas: a. memfasillitasi hubungan kerja FKUB dengan pemerintah daerah dan hubungan antara sesama instansi pemerintah di daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama. 1 (satu) orang wakil sekretaris. Sekretaris : kepala badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten/kota d. (3) Dalam hal keperluan nyata bagi pelayanan umat beragama di wilayah kelurahan/desa sebagaimana dimaksud ayat (1) tidak terpenuhi. serta mematuhi peraturan perundang-undangan. Ketua : wakil gubernur b. (2) Selain memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pendirian rumah ibadat harus . Anggota : pimpinan instansi terkait. c. yang dipilih secara musyarawah oleh anggota. Anggota : pimpinan instansi terkait. Wakil Ketua : kepala kantor departemen agama kabupaten/kota. Sekretaris : badan kesatuan bangsa dan politik provinsi. c. d. Pasal 14 (1) Pendirian rumah ibadat harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis bangunan gedung. dibentuk Dewan Penasihat FKUB di provinsi dan kabupaten/kota.ditetapkan berdasarkan perbandingan jumlah pemeluk agama setempat dengan keterwakilan minimal 1 (satu) orang dari setiap agama yang ada di provinsi dan kabupaten/kota. Pasal 11 (1) Dalam memberdayakan FKUB. 2 (dua) orang wakil ketua. BAB IV PENDIRIAN RUMAH IBADAT Pasal 13 (1) Pendirian rumah ibadat didasarkan pada keperluan nyata dan sungguh-sungguh berdasarkan komposisi jumlah penduduk bagi pelayanan umat beragama yang bersangkutan di wilayah kelurahan/desa. (4) FKUB dipimpin oleh 1 (satu) orang ketua. b. Pasal 12 Ketentuan lebih lanjut mengenai FKUB dan Dewan Penasihat FKUB provinsi dan kabupaten/kota diatur dengan Peraturan Gubernur. tidak mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum. pertimbangan komposisi jumlah penduduk digunakan batas wilayah kecamatan atau kabupaten/kota atau provinsi. 1 (satu) orang sekretaris. Wakil Ketua : kepala kantor wilayah departemen agama provinsi. membantu kepala daerah dalam merumuskan kebijakan pemeliharaan kerukunan umat beragama. Ketua : wakil bupat/wakil walikota.

Izin tertulis pemilik bangunan. pelaporan tertulis kepada FKUB kabupaten/kota. (3) Dalam hal persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a terpenuhi sedangkan persyaratan huruf b belum terpenuhi. Pasal 15 Rekomendasi FKUB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (2) huruf d merupakan hasil musyarawah dan mufakat dalam rapat FKUB. laik fungsi. b. pelaporan tertulis kepada kepala kantor departemen agama kabupaten/kota. BAB V IZIN SEMENTARA PEMANFAATAN BANGUNAN GEDUNG Pasal 18 (1) Pemanfaatan bangunan gedung bukan rumah ibadat sebagai rumah ibadat sementara harus mendapat surat keterangan pemberian izin sementara dari bupati/walikota dengan memenuhi persyaratan. pemeliharaan kerukunan umat beragama serta ketenteraman dan ketertiban masyarakat. rekomendasi tertulis lurah/kepala desa. Pasal 19 (1) Surat keterangan pemberian izin sementara pemanfaatan bangunan gedung bukan rumah ibadat oleh bupati/walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (1) diterbitkan setelah mempetimbangkan pendapat tertulis kepala kantor departemen agama kabupaten/kota dan FKUB . pemerintah daerah berkewajiban memfasilitasi tersedianya lokasi pembangunan rumah ibadat.memenuhi persyaratan khusus meliputi: a. meliputi: a. dan b. dan d. daftar nama dan Kartu Tanda Penduduk pengguna rumah ibadat paling sedikit 90 (sembilan puluh) orang yang disahkan oleh pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (3). c. (2) Bupati/walikota memberikan keputusan paling lambat 90 (sembilan puluh) hari sejak permohonan pendirian rumah ibadat diajukan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pasal 17 Pemerintah daerah memfasilitasi penyediaan lokasi baru bagi bangunan gedung rumah ibadat yang telah memiliki IMB yang dipindahkan karena perubahan rencana tata ruang wilayah. dukungan masyarakat setempat paling sedikit 60 (enam puluh) orang yang disahkan oleh lurah/kepala desa. rekomendasi tertulis FKUB kabupaten/kota. (3) Persyaratan pemeliharaan kerukunan umat beragama serta ketenteraman dan ketertiban masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b. (2) Persyaratan laik fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a mengacu pada peraturan perundang-undangan tentang bangunan gedung. b. rekomendasi tertulis kepala kantor departemen agama kabupaten/kota. c. dan d. a. Pasal 16 (1) Permohonan pendirian rumah ibadat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 diajukan oleh panitia pembangunan rumah ibadat kepada bupati/walikota untuk memperoleh IMB rumah ibadat. dituangkan dalam bentuk tertulis.

atau sewaktu-waktu jika dipandang perlu. Pasal 24 (1) Gubernur melaporkan pelaksanaan pemeliharaan kerukunan umat beragama. (2) Penerbitan surat keterangan pemberian izin sementara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah mempertimbangkan pendapat tertulis kepala kantor departemen agama kabupaten/kota dan FKUB kabupaten/kota.kabupaten/kota. Hukum dan Keamanan. penyelesaian perselisihan dilakukan oleh bupati/walikota dibantu kepala kantor departemen agama kabupaten/kota melalui musyawarah yang dilakukan secara adil dan tidak memihak dengan mempertimbangkan pendapat atau saran FKUB kabupaten/kota. (2) Bupati/walikota melaporkan pelaksanaan pemeliharaan kerukunan umat beragama. (3) Dalam hal penyelesaian perselisihan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak dicapai. dan pengaturan pendirian rumah ibadat di kabupaten/kota kepada gubernur dengan tembusan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama. (2) Surat keterangan pemberian izin sementara pemanfaatan bangunan gedung bukan rumah ibadat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku paling lama 2 (dua) tahun. pemberdayaan forum kerukunan umat beragama dan pendirian rumah ibadat. BAB VI PENYELESAIAN PERSELISIHAN Pasal 21 (1) Perselisihan akibat pendirian rumah ibadat diselesaikan secara musyawarah oleh masyarakat setempat. BAB VII PENGAWASAN DAN PELAPORAN Pasal 23 (1) Gubernur dibantu kepala kantor wilayah departemen agama provinsi melakukan pengawasan terhadap bupati/walikota serta instansi terkait di daerah atas perlaksanaan pemeliharaan kerukunan umat beragama. Pasal 22 Gebernur melaksanakan pembinaan terhadap bupati/walikota serta instansi terkait di daerah dalam menyelesaikan perselisihan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21. dan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. penyelesaian perselisihan dilakukan melalui Pengadilan setempat. pemberdayaan forum kerukunan umat beragama. Pasal 20 (1) Penerbitan surat keterangan pemberian izin sementara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) dapat dilimpahkan kepada camat. (3) Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) disampaikan setiap 6 (enam) bulan pada bulan Januari dan Juli. Pasal 25 Belanja pembinaan dan pengawasan terhadap pemeliharaan kerukunan umat beragama serta pemberdayaan FKUB secara nasional didanai dari dan atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja . (2) Dalam hal musyawarah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dicapai. pemberdayaan forum kerukunan umat beragama. dan pengaturan pendirian rumah ibadat di provinsi kepada Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama dengan tembusan Menteri Koordinator Politik.

(2) FKUB atau forum sejenis yang sudah dibentuk di provinsi dan kabupaten/kota disesuaikan paling lambat 1(satu) tahun sejak Peraturan Bersama ini ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 21 Maret 2006 MENTERI AGAMA MUHAMMAD M. Pasal 29 Peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan oleh pemerintahan daerah wajib disesuaikan dengan Peraturan Bersama ini paling lambat dalam jangka waktu 2 (dua) tahun.Negara. BAB IX KETENTUAN PERALIHAN Pasal 27 (1) FKUB dan Dewan Penasihat FKUB di provinsi dan kabupaten/kota dibentuk paling lambat 1 (satu) tahun sejak Peraturan Bersama ini ditetapkan. BASYUNI . (3) Dalam hal bangunan gedung rumah ibadat yang telah digunakan secara permanen dan/atau memiliki nilai sejarah yang belum memiliki IMB untuk rumah ibadat sebelum berlakunya Peraturan Bersama ini. Pasal 28 (1) Izin bangunan gedung untuk rumah ibadat yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah sebelum berlakunya Peraturan Bersama ini dinyatakan sah dan tetap berlaku. (2) Belanja pelaksanaan kewajiban mennjaga kerukunan nasional dan memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat di bidang pemeliharaan kerukunan umat beragama. Pasal 31 Paraturan Bersama ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. BAB X KETENTUAN PENUTUP Pasal 30 Pada saat berlakunya Peraturan Bersama ini. Pasal 26 (1) Belanja pelaksanaan kewajiban menjaga kerukunan nasional dan memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat di bidang pemeliharaan kerukunan umat beragama. bupati/walikota membantu memfasilitasi penerbitan IMB untuk rumah ibadat dimaksud. (2) Renovasi bangunan gedung rumah ibadat yang telah mempunyai IMB untuk rumah ibadat. pemberdayaan FKUB dan pengaturan pendirian rumah ibadat di kabupaten/kota didanai dari dan atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten/kota. pemberdayaan FKUB dan pengaturan pendirian rumah ibadat di provinsi didanai dari dan atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah provinsi. diproses sesuai dengan ketentuan IMB sepanjang tidak terjadi pemindahan lokasi. ketentuan yang mengatur pendirian rumah ibadat dalam Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 01/BER/MDN-MAG/1969 tentang Pelaksanaan Tugas Aparatur Pemerintahan dalam Menjamin Ketertiban dan Kelancaran Pelaksanaan Pengembangan dan Ibadat Agama oleh Pemeluk-Pemeluknya dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

ttd SUMBER : MENTERI DALAM NEGERI ttd M. MOH MA’RUF .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful