LAPORAN LENGKAP PRAKTIKUM FISIKA DASAR

Topik Percobaan: Massa Jenis Benda Berbagai Bentuk

Oleh :

Nama Anggota

:

- Siti Zakiyah - Ahmad Indra M. - Cecep Gunawan - Surya Efendy - Yohanes M.U. - Arius Virgo S.

DBD 109 005 DBD 109 017 DBD 109 022 DBD 109 061 DBD 109 066 DBD 109 080

Kelompok Praktikum ke Tanggal Praktikum Dosen Pembimbing Asisten Pembimbing

: : : : :

III (Tiga) 5 (Lima) 30 April 2010 Lendra, ST., MT. Julkipli

UPT. LAB. DASAR DAN ANALITIK UNIVERSITAS PALANGKARAYA 2010

Benda berbagai bentuk Gelas Ukur Neraca Ohaus Jangka Sorong Mikrometer Sekrup IV. Dasar Teori Salah satu sifat penting dari suatu zat adalah massa jenis atau kerapatannya. 5. Setiap zat memiliki massa jenis yang berbeda.I. Massa jenis berfungsi untuk menentukan zat. TUJUAN PERCOBAAN 1. . Massa jenis rata-rata setiap benda merupakan total massa dibagi dengan total volumenya. Semakin tinggi massa jenis suatu benda. Dapat menghitung massa jenis benda. Dapat menimbang massa benda dengan neraca Ohaus. ALAT DAN BAHAN 1. 2. 2. Sebuah benda yang memiliki massa jenis lebih tinggi (misalnya besi) akan memiliki volume yang lebih rendah daripada benda bermassa sama yang memiliki massa jenis lebih rendah (misalnya air). 3. Istilah lainnya adalah densitas (density). LANDASAN TEORITIS DAN PROSEDUR PENGUKURAN A. Dan satu zat berapapun massanya berapapun volumenya akan memiliki massa jenis yang sama. maka semakin besar pula massa setiap volumenya. Massa jenis merupakan perbandingan massa terhadap volume zat. Dapat menentukan volume benda. 4. 3. TOPIK PERCOBAAN “Massa Jenis Benda Berbagai Bentuk” II. III.

makin tinggi atmosfir dari permukaan bumi. Massa jenis air murni adalah 1 g/cm3 atau sama dengan 1000 kg/m3. massa jenisnya semakin kecil sedangkan untuk air laut. Pada atmosfer bumi. misalnya atmosfer atau air. makin dalam massa jenisnya semakin besar. memiliki massa jenis yang sama pada setiap bagiannya. Massa jenis dari suatu fluida homogen dapat bergantung pada fakor lingkungan seperti temperatur (suhu) dan tekanan. Rumus untuk menentukan massa jenis adalah : dengan ρ = massa jenis benda m = massa benda V = volume benda Satuan SI massa jenis adalah kilogram per meter kubik (kg/m3). misalnya.Massa jenis fluida homogen pada dasarnya berbeda dengan massa jenis zat padat homogen. Besi atau es batu misalnya. Selain karena angkanya yang mudah diingat dan mudah dipakai untuk menghitung. 1 g/cm3=1000 kg/m3. Satuan massa jenis dalam CGS [centi-gram-sekon] adalah: gram per centimeter kubik (g/cm3). Rumus massa jenis relatif = Massa bahan / Massa air yang volumenya sama . maka massa jenis air dipakai perbandingan untuk rumus ke-2 menghitung massa jenis. atau yang dinamakan “Massa Jenis Relatif”. Berbeda dengan fluida.

76 gram Volume Benda (V) 8 cm 3 Massa Jenis Benda (ρ) 8. Nama Benda Kubus Kelereng Silinder Batu Jenis Benda Tembaga Kaca Tembaga Batu Massa Benda (m) 66. 3.67 gram/cm3 2. Menghitung massa jenis benda tersebut. Menjatuhkan benda yang tidak teratur bentuknya ke dalam gelas. 2. Menghitung massa jenis kubus tersebut. 4. V. lalu mengamati kenaikan volume air. 7. 3.27 gram 24. 4.3 gram/cm3 2.48 gram/cm3 7.4 gram 18. 2. Prosedur Kegiatan 1. DATA HASIL PENGUKURAN No. Menimbang massa benda yang bentuknya tidak teratur dengan Neraca Ohaus.64 cm3 10 cm3 .56 gram 20. 1.53 gram/cm3 7.32 cm3 2. 8. 6. Melakukan prosedur 1 sampai 3 untuk benda yang mempunyai bentuk teratur yang lain (untuk mengukur diameter benda menggunakan Mikrometer Sekrup). Mengukur panjang sisi-sisi pada kubus dengan menggunakan Jangka Sorong. Kemudian mencatat kenaikan tersebut sebagai volume benda. Memasukkan air ke gelas ukur hingga menunjukkan angka tertentu. 5. Menimbang massa kubus dengan Neraca Ohaus. dan menghitung volumenya.B.

48 gram/cm3 .32 cm3 ρ = 2.56 gram 7.76 gram 10 cm3 ρ = 2.4 gram 8 cm3 ρ = 8. ANALISIS DATA DAN JAWABAN TUGAS A.VI. Analisis data  Massa jenis kubus: ρ = 66.27 gram 2.64 cm3 ρ = 7.67 gram/cm3  Batu ρ = 24.3 gram/cm3  Kelereng ρ = 18.53 gram/cm3  Silinder ρ = 20.

hubungan antara berat jenis dan massa jenis adalah berat jenis benda merupakan hasil kali antara massa jenis dengan percepatan gravitasi. Jabarkan rumus hubungan antara massa jenis dengan berat jenis.  Massa jenis adalah perbandingan antara besarnya massa suatu zat dengan volume zat tersebut. Tugas 1.B. Bila berat jenis dapat dilambangkan dengan S dan massa jenis dilambangkan dengan simbol ρ (dibaca rho). .  Berat jenis adalah berat benda (w) tiap satuan volume (V). maka: Keterangan: S = berat jenis (N/m3 atau dyne/cm3) w = berat benda (N atau dyne) ρ = massa jenis (kg/m3 atau g/cm3) m = massa benda (kg atau gram) V = volume benda (m3 atau cm3) Jadi. terlebih dahulu mengetahui definisi dari massa jenis dan berat jenis. Jawab: Untuk menentukan hubungan antara berat jenis dan massa jenis. maka: Karena .

Mikrometer Sekrup c.2. Neraca Ohaus Jawab: a. Jangka Sorong . Gambarkan bagian dari : a. Jangka Sorong b.

b. Mikrometer Sekrup .

c. Neraca Ohaus .

Hitunglah kesalahan mutlak dan kesalahan relatif dari hasil pengamatan. Jawab:  Menurut teori: ρ tembaga = 8. .9 gram/cm3 ρ kaca = 2. 4.3.48 gram/cm3 Ternyata antara pengukuran massa jenis berdasarkan data hasil percobaan dengan teori terdapat perbedaan terutama pada massa jenis tembaga dan kaca. 2. 3.67 gram/cm3 ρ batu = 2.5 gram/cm3  Sedangkan dari percobaan yang telah dilakukan.3 gram/cm3 ρ kelereng kaca = 2. Kesalahan acak. Kesalahan paralaks.53 gram/cm3 ρ silinder tembaga = 7. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor: 1. Neraca yang digunakan kurang setimbang. Kesalahan dalam menghitung. kami mendapatkan hasil: ρ kubus tembaga = 8.

 Kesalahan relatif tiap percobaan Kr  Kr1 = 8.67 .2% + 13.2% x 100% = 6.5 2.9 8.82% 3 x 100% = 13.8.2.53 .8.9 8.5 Kr3 = 7.9 Krata-rata = 6.9 Kr2 = 2.3 .25%  Kesalahan mutlak pengukuran Km  X x100 % X  Penyimpangan (deviasi) X = X  X (harga mutlak)  Rata-rata penyimpangan X   n i 1 XX n  Penyimpangan standart (deviasi standart) X1  x n SD   ± i 1 n 2 .82% x 100% = 1.74% X X x x100% = 7.74% + 1.

KESIMPULAN. DAN SARAN A. Diskusi Beberapa kendala yang ditemui selama praktikum antara lain adalah: 1. 2. dan lain sebagainya. B. Kondisi sekitar tempat pengamatan yang bisa mempengaruhi hasil pengamatan. Kesulitan menyeimbangkan neraca Ohaus saat sedang mengukur massa benda. seperti angin.  Rumus untuk menentukan massa jenis adalah : ρ = massa jenis benda m = massa benda V = volume benda  Satuan SI massa jenis adalah kilogram per meter kubik (kg/m3). Kesimpulan  Massa jenis merupakan perbandingan massa terhadap volume zat. DISKUSI.VII. 1 g/cm3=1000 kg/m3. Saran . C. Satuan massa jenis dalam CGS [centi-gram-sekon] adalah: gram per centimeter kubik (g/cm3).

& Freedman. Caturwulan 2. Finn (1992).A. Fisika 2000. SMU kelas 1. Terjemahan. Jakarta : Penerbit Erlangga Tipler. Jakarta : Penerbit Erlangga. Dasar-dasar Fisika Universitas. Jakarta : Penerbit Erlangga . Roger A. Fisika. Marthen. Jakarta : Penerbit Erlangga. Bueche. Jakarta : Penebit Erlangga Young. Fisika Universitas (terjemahan). Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan)... Jakarta : Penerbit Erlangga Kanginan. 2002. P. Frederick J. Fisika Jilid I. 2000. Jakarta : Penerbit Erlangga Halliday dan Resnick. 1991. Edisi Kedelapan. Giancoli. Douglas C. Edisi Kedua. (1999). Marcelo & Edward J. Hugh D. Fisika Jilid I (terjemahan)..1998. DAFTAR PUSTAKA Alonso. 2001.VIII.

LAMPIRAN .Laporan Sementara Praktikum Fisika Dasar .VIII.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful