Sejarah berdirinya Istana Maimoon tidak dapat dilepaskan dari masa pemerintahan Sultan Makmun AlRasyid Perkasa Alam

Syah, yang memerintah Kesultanan Deli dari tahun 1873 sampai 1924. Adapun sejarah ringkas berdirinya Istana maimoon berdasarkan sumber-sumber tulisan dari Kesultanan Deli adalah sebagai berikut. Sultan yang dinobatkan pada usia muda ini memerintah dari tahun 1873 sampai tahun 1924. Pada masa pemerintahan beliau, perdagangan sudah semakin maju dan kemakmuran Kesultahanan Deli mencapai puncaknya. Beliau memindahkan pusat kerajaan ke Medan dan mendirikan lstiana Maimun pada tanggal 26 Agustus 1888, yang diresmikan pada tanggal 18 Mei 1891. Di samping Istana maimun di masa pemerintahannya beliau juga mendirikan antara lain: 1. Mesjid Raya Al-Mashun yang didirikan pada tahun 1907 dan diresmikan pada hari Jumat tanggal 10 September 1909 (25 Syaban 1329 H). 2. Pada tahun 1906 dibangun sebuah kantor kerapatan yang berfungsi sebagai mahkamah keadilan bagi pemerintahan Sultan Ma’mun Alrasyid Perkasa Alam Syah. Seakarang adalah bekas kantor Bupati Tingkat II Deli Serdang, dan diresmikan pada tanggal 5 Mei 1913. 3. Juga beliau banyak membangun fasilitas-fasilitas kepentingan umum lainnya demi kemajuan masyarakat dan juga 2 buah bangunan mesjid di daerah-daerah untuk kepentingan syiar agama Islam pada waktu itu. Seketika Baginda Almarhum Tuanku Sultan Mahmud Perkasa Alam ini mangkat, dewasa itu Yang Mahamulia Tuanku Sultan Ma’amun Alrasyid Perkasa Alam Syah berusia muda, yaitu belum remaja. Adalah baginda ini terlahir pada hari Senin 13 Zulkaidah 1271 H, bertepatan dengan 1853 M. Oleh karena itu baginda ini belum ditabalkan menjadi sultan pengganti ayahanda baginda. Melainkan untuk sementara ditentukan menjadi tungkat dan pemimpinnya pertama Yang Teramat Mulia Tengku Sulaiman, Raja Muda Negeri Deli, serta yang kedua Yang Amat Mulia Tengku Sulung Laut, Pangeran Raja Negeri Bedagai Wazir Negeri Deli. Maka setelah baginda Sultan Ma’amun Alrasyid berusia remaja, yaitu pada saat 17 tahun, tepatnya hari Sabtu 4 Jumadilakhir 1291 H bertepatan dengan 1873 M, ditabalkanlah menjadi Sultan Kerajaan Negeri Deli, dengan gelaran Tuanku Sultan Ma’amun Alrasyid Perkasa Alamsyah. Semasa memegang tampuk kekuasaan kerajaan Acte van Verband itu telah ditambah lagi beberapa pasal, yaitu pada 14 November 1875 antara Yang Mahamulia Tuanku Sultan Ma’amun Alrasyid Perkasa Alamsyah dengan Yang Teramat Berbahagia serta Yang Diutamakan Tuan Besar Residen Pesisir Timur Pulau Perca Stoffel Locker de Bruijne serta disahkan oleh Sri Paduka Yang Dipertuan Besar Gouverneur General Hindia Olanda Van Lansbergen pada 10 Maret 1976, yaitu hal ihwal memungut hasil keluar dan masuk. Pada 1294 H atau 1876 M, Baginda berangkat dengan para Orang Besar Kerajaan Negeri Deli ke Bengkalis dalam rangka berjumpa dan memperkenalkan diri kepada Yang Teramat Berbahagia serta

Yang Diutamakan Tuan Besar Residen Pulau Perca serta rantau jajahan taklukannya yang berkedudukan di Bengkalis, wakil Pemerintah Belanda. Setelah Baginda berusi 48 tahun di atas takhta Kerajaan Negeri Deli, maka pada masa itulah bertambah lagi beberapa Persekutuan [Perusahaan] kebun . Atas kebijaksanaan beliau semasa memerintah, maka sebagai pembalas jasa budinya oleh Sri baginda Maharani [Ratu Belanda] telah dikurniakan dua Bahdari (Piagam Penghargaan), yaitu: (1) Commandeur in de Orde van Oranje Nassau, dan (2) Ridder in de Orde van de Nederlandsche Leeuw. Selanjutnya pada tanggal 30 Oktober 1883 diadakan lagi tambahan perjanjian antara Yang Mahamulia Tuanku Sultan Ma’amun Alrasyid Perkasa Alamsyah dengan Yang Amat Berbahagia serta Yang Diutamakan Tuan Residen Timur Pulau Perca Kroesen dengan disahkan oleh Sri Paduka Yang di-Pertuan Besar Gubernur Jendral Hindia Belanda O. Van Ress pada tanggal 26 Desember 1884, yaitu hal ihwal menentukan rakyat. Selanjutnya pada tanggal 5 Maret 1885 ditambah lagi perjanjian antara Kerajaan Negeri Deli dengan Pemerintah Belanda yaitu mengenai pemungutan cukai keluar masuk barang di Padang Bedagai (Tebing Tinggi Deli). Pada hari Sabtu 16 Mei 1903 bertepatan 19 Syafar 1321 H, pukul 8.40 waktu setempat, Sultan mendirikan Kantor Mahkamah Kerapatan di Jalan Raja. Pada hari Selasa 1 Rajab 1324 H, atau 21 Agustus 1906 M, pukul 8.00 pagi dimulai lagi peletakan batu pertama untuk mendirikan Mesjid Almansun di Jalan Raja Kota Masun dan mulai digunakan untuk sembahyang pada hari Jumat 25 Syaban 1327 H, bertepatan 10 September 1909 M, yang dihadiri oleh Sri Paduka Yang Mahamulia Sultan Abdul Aziz Abdul Jalil Rakhmat Shah dari Negeri Langkat dan Yang Mahamulia Tuaku Sultan Sulaiman Syariful Alamsyah, dari Negeri Serdang. Istana maimun sejarah Istana Maimun, terkadang disebut juga Istana Putri Hijau, merupakan istana kebesaran Kerajaan Deli. Istana ini didominasi warna kuning, warna kebesaran kerajaan Melayu. Pembangunan istana selesai pada 25 Agustus 1888 M, di masa kekuasaan Sultan Makmun al-Rasyid Perkasa Alamsyah. Sultan Makmun adalah putra sulung Sultan Mahmud Perkasa Alam, pendiri kota Medan. Sejak tahun 1946, Istana ini dihuni oleh para ahli waris Kesultanan Deli. Dalam waktu-waktu tertentu, di istana ini sering diadakan pertunjukan musik tradisional Melayu. Biasanya, pertunjukan-pertunjukan tersebut dihelat dalam rangka memeriahkan pesta perkawinan dan kegiatan sukacita lainnya. Selain itu, dua kali dalam setahun, Sultan Deli biasanya mengadakan acara silaturahmi antar keluarga besar istana. Pada setiap malam Jumat, para keluarga sultan mengadakan acara rawatib adat (semacam wiridan keluarga). Bagi para pengunjung yang datang ke istana, mereka masih bisa melihat-lihat koleksi yang dipajang di ruang pertemuan, seperti foto-foto keluarga sultan, perabot rumah tangga Belanda kuno, dan berbagai jenis senjata. Di sini, juga terdapat meriam buntung yang memiliki legenda tersendiri. Orang Medan menyebut meriam ini dengan sebutan meriam puntung.

maka meriam ini terpecah dua. Medan. mendadak terjadi keajaiban. seperti penobatan raja. terdapat beberapa pintu yang menunjukkan pengaruh Spanyol. Setiap hari. Luas Luas istana lebih kurang 2. Bagian depannya ditemukan di daerah Surbakti. Panjang dari depan kebelakang mencapai 75. pinangan ini ditolak oleh kedua saudaranya.14 m. . Bangunan istana bertingkat dua. biasanya banyak anak-anak yang bermain di halaman istana yang luas. kecamatan Medan Maimun. kemudian dipindahkan ke halaman Istana Maimun. yaitu Mambang Yasid dan Mambang Khayali. Sumatera Utara. dimana singgasana kerajaan berada. Singgasana kerajaan digunakan dalam acara-acara tertentu. Pengaruh arsitektur Belanda tampak pada bentuk pintu dan jendela yang lebar dan tinggi. namun. Timur Tengah. Raja Aceh menjadi marah. Karena terus-menerus menembakkan peluru ke arah pasukan Aceh. dengan halaman yang luasnya mencapai 4 hektar. Lokasi Istana ini terletak di jalan Brigadir Jenderal Katamso. bernama Putri Hijau. yaitu: bangunan induk. dekat Kabanjahe. kecuali bila ada penyelenggaraan upacara khusus. hiduplah seorang putri yang cantik jelita. Dikisahkan. di Kerajaan Timur Raya. sayap kanan dan sayap kiri. Istana ini terbuka untuk umum. Raja Aceh berhasil mengalahkan Mambang Yasid. Pengaruh Islam tampak pada keberadaaan lengkungan (arcade) pada atap.Kisah meriam puntung ini punya kaitan dengan Putri Hijau. Mambang Khayali tiba-tiba berubah menjadi meriam dan menembak membabi-buta tanpa henti. Bangunan istana terdiri dari tiga ruang utama. 2. lalu menyerang Kerajaan Timur Raya. India dan Turki. India. Bangunan induk disebut juga Balairung dengan luas 412 m2. Ia disebut demikian. Tapi. Saat tentara Aceh hendak masuk istana menculik Putri Hijau. 4. Suatu ketika. Ia memiliki dua orang saudara laki-laki. di dataran tinggi Karo.50 m. ataupun ketika menerima sembah sujud keluarga istana pada hari-hari besar Islam. Belanda dan Melayu. ditopang oleh tiang kayu dan batu Setiap sore. Tinggi lengkungan tersebut berkisar antara 5 sampai 8 meter. Arsitektur Arsitektur bangunan merupakan perpaduan antara ciri arsitektur Moghul. dan tinggi bangunan mencapai 14.772 m. 3. Bentuk lengkungan ini amat populer di kawasan Timur Tengah. Spanyol. kelurahan Sukaraja. karena tubuhnya memancarkan warna hijau. datanglah Raja Aceh meminang Putri Hijau. Sementara bagian belakang terlempar ke Labuhan Deli.Di bangunan ini juga terdapat sebuah lampu kristal besar bergaya Eropa.

772 m2 dan 30 ruangan. mengungkapkan bahwa arsiteknya adalah seorang Kapitan Belanda bernama T. Indonesia dan mungkin juga di pulau Sumatra. Perencana Ada beberapa pendapat mengenai siapa sesungguhnya perancang istana ini. tentu saja dengan bantuan segala pihak yang concern dengan nasib cagar budaya bangsa. Istana Maimun menjadi tujuan wisata bukan hanya karena usianya yang tua. dan konon mungkin juga di seluruh wilayah Pulau Sumatera. Sumber lain. boleh jadi. Renovasi Istana ini terkesan kurang terawat.Di dalam istana terdapat 30 ruangan. Selama ini. Dari luar. namun tidak diketahui namanya secara pasti. terletak di kelurahan Sukaraja. . Vihara Gunung Timur tampaknya merupakan Kelenteng Tao yang paling terkenal dan terbesar di kota Medan. Agar tampak lebih indah. Kelenteng ini dibangun pada tahun 1930-an. memadukan unsur-unsur warisan kebudayaan Melayu. kecamatan Medan Maimun. Vihara Gunung Timur ini terletak di Jalan Hang Tuah. namun juga desain interiornya yang unik. istana yang menghadap ke timur ini tampak seperti istana raja-raja Moghul. perpaduan seni dari berbagai negeri. Van Erp. Sumatera Utara. Didesain oleh arsitek Italia dan dibangun oleh Sultan Deli. Istana Maimun memiliki luas sebesar 2. Kompleks Vihara Gunung Timur yang sangat luas ini berada di Jalan Hang Tuah 16. namun sayang keadaanya kurang terurus sekarang. India dan Italia. 5. kita bahkan bisa melihat anak-anak bermain sepak bola di halaman istana ini. Medan. Vihara gunung timur Vihara Gunung Timur adalah kelenteng Tionghoa (Taoisme) yang terbesar di Kota Medan. 6. Beberapa sumber menyebutkan perancangnya seorang arsitek berkebangsaan Italia. Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada 1888. H. Spanyol. hal ini disebabkan minimnya biaya yang dimiliki oleh keluarga sultan. sudah seharusnya dilakukan renovasi. yaitu pemandu wisata yang bertugas di istana ini. Jika kita melewati tempat ini pada sore hari. sekitar 500 meter dari Kuil Sri Mariamman dan berada di sisi Sungai Babura. dengan gaya Islam. biaya perawatan amat tergantung pada sumbangan pengunjung yang datang. I Istana Maimun adalah salah satu dari ikon kota Medan. menghadap ke sungai Babura yang dipercaya akan membawa keberuntungan bagi kelenteng ini. dengan desain interior yang unik.

seperti dewa yang ada pada foto di atas. Adalah di sebuah ujung siang ketika saya berkunjung ke Vihara Gunung Timur. . Dua naga tampak menjaga gagah di atap vihara. Halaman kelenteng ini sangat luas dan mampu menampung ratusan kendaraan roda empat. apakah pada tahun 1930-an atau 1960-an. yang bisa dimaklumi karena dapat mengganggu kekhusyukan mereka yang akan melakukan ritual sembahyang. Vihara Gunung Timur terlihat dengan menara lima tingkat di depannya. Belakangan saya tahu bahwa sebenarnya tidak diperbolehkan untuk mengambil foto di dalam kelenteng. dengan dua ekor ikan raksasa berkepala naga ikut menjaga di belakang mereka. dengan dua singa batu putih di pintu masuk. Mungkin saya salah. lilin dan ornamen lainnya. dan tidak seorang pun memberikan perhatian ketika saya berjalan berkeliling di dalam Vihara dan melakukan pemotretan. dengan jejeran hio. yang diukir dengan huruf Cina di permukaannya. Terdapat dua singa batu hitam dan dua singa batu putih menjaga pintu masuk ke vihara. Ada beberapa informasi yang bertentangan tentang kapan Vihara ini dibuat. serta pada saat yang sama memberi pandangan luas tanpa halangan bagi pengunjung yang melakukan ritual di pintu masuk Vihara menghadap ke langit luas. Lentera Cina dengan bentuk bulat dan memanjang terlihat menggelantung di bawah langit-langit. Bagian dalam Vihara diambil dari pintu masuk. Hampir tidak ada informasi tersedia bagi orang awam untuk mengenali setiap dewa yang ada di dalam kelenteng. atau mungkin beberapa renovasi besar pernah dilakukan pada bangunan kelenteng ini sebelum ia menjadi seperti apa yang terlihat pada hari itu. Kuning dan merah mendominasi warna benda dan kain bersulam halus yang menghias altar tiga dewa. selain lilin-lilin merah dan hio yang biasa dijumpai. sementara beberapa lentera Cina bergelantungan di langit-langit untuk memberi penerangan pada malam hari.Vihara ini hanya berjarak beberapa ratus meter dari Kuil Shri Mariamman. namun agak tidak lazim bagi saya ketika melihat banyaknya bunga indah di dalam kelenteng. Keempat penjaga atap bangunan yang bergaya khas Cina dilihat dari jarak yang lebih dekat. namun sering melihatnya saat ada arak-arakan. Belum pernah saya mendengar sebuah bedug ditabuh di kelenteng. kuil Hindu Tamil yang unik itu. memperlihatkan deretan pilar kuat penyangga atap. Sebuah bedug yang bentuknya mirip dengan yang ada di masjid-masjid untuk menandai waktu sholat.

yaitu ritual berjalan di atas api. Transportasi perdangan di pegang oleh orang Cola. yaitu menara bertingkat yang biasanya dapat ditemukan di pintu gerbang kuil-kuil Hindu dari India Selatan atau semacam gapura. Dewi Durga (Kali). maka dari itu dengan semakin banyak etnis Tamil di Sumatera Timur maka mereka membutuhkan fasilitas tempat beribadah. Orang India Tamil sebagian besar menganut agama Hindu. Sebuah Kuil Shri Mariamman yang lain juga terletak di Medan. ntuk memenuhi kebutuhan beribadah di bagunlah kuil Shrimariaman pada tahun 1884 yang berletak di Kampung Madras. Kuil ini dibangun pada tahun 1884[1] (ada pula yang menyebut 1881[2]) untuk memuja dewi Kali. namun kemudian berganti nama menjadi Kampung Madras.Kuil shri mariaman Kuil Shri Mariamman adalah kuil Hindu tertua di Kota Medan. di sebelah selatan kota. kebanyakan dari mereka di perkerjakan sebagai pelaksana transportasi misalnya. Mereka mendapatkan hak konsesi tanah dari Sultan Muhmud Deli untuk menanam tembakau deli yang berkualitas baik berbau harum sebagai pembalut cerutu. dan Dewi Aman itu dikelola salah seorang keluarga pemilik perusahaan besar Texmaco. . mengapa disebut Kampung Keling dikarenakan didaerah ini di kenal sebagai komunitas orang India Tamil yang berkulit hitam. Jawa dan India datang sebagai buruh dan orang Minang Kabau dan Mandailing merantau untuk berdagang. Setiap tahun di kuil ini dilaksanakan ritual Theemithi. Lila Marimutu[3]. Akibat dari berkembangnya perkebunan besar. menjadi penarik pedati ataupun kereta lembu. Indonesia. Meskipun secara resmi telah berubah nama menjadi Kampung Madras namun secara umum masyarakat Medan tetap menyebut wilayah ini dengan nama Kampung Keling hingga kini. Menurut sejarah. dekat Sungai Sepit. Buruh-buruh Tamil yang datang dari India sebagian besar dipekerjakan di perkebunan-perkebunan. Pada tanggal 7-7-1863 mendaratlah para pedagang tembakau dari Jawa yaitu antara lain Kuypers dan Nienhuys. Kuil ini terletak di kawasan yang dikenal sebagai Kampung Keling. Pintu gerbangnya dihiasi sebuah gopuram. Etnis India membawa agama Hindu dan terakhir membawa agama Budha mereka biasa datang dari India ke Barus pada bulan November dan Desember. masing-masing Dewa Siwa. Kuil yang menstanakan lima dewa. Kuil ini dibangun pada tahun 1876. dalam rangka perayaan Thaipusam. Ganesha. orang Cina. Wisnu. Kawasan ini awalnya di sebut dengan Kampung Keling. Sejarah & Fungsi Kuil Shri Mariamman di Kota Medan Hubungan masyarakat India dengan Sumatera Utara sudah terjalin sejak abad ke-3 Masehi.

Dibagian depan pintu masuk ke Kuil terdapat Arca Tuwarasakti dan Relif ptung Dewa Siwa di atas amabang pintu masuk. Disekitar kuil tersebut terdapat pusat perbelanjaan SUN Plaza dan + 1 km dari pusat kota (Balai Kota). Sivan. Kuil Shri Mariaman dibagun pada tahun 1884 oleh masyarakat Tamil yang tinggal di Medan dan di kepalai oleh Rangga Sami Naiher yang juga sebagai donatur untuk pembangunan Kuil ini. Ptung yang di tengah adalah patung pendeta yang menikahkan. Didalam ruanagan tersebut terdapat patung-patung yang masing-masing adalah Shri Maha Visnu. petung Parvathi digambarkan bertangan dua dengan sikap tangan salah satunya. Dibagian dalam terdapat tig abuah bilik yang memfokuskan pemujaan. yang sebelah kiri menampung air. Kuil yang diberi nama Shri Mariamman karena Shri Mariaman digambarkan sebagai Ibu atau Dewi pelindung. bertangan empat yang membawa trisula. Jawa.Kampung Madras yang terletak di persimpangan Jalan Teuku Umar dengan Jalan Zainul Arifin di pusat Kota Medan. dari ketiga dewa tersebut merupakan fokus pemujana. karena merupakan penjaga dewi Shri Mariaman yang seorang wanita juga. Karo dan Tamil. Vinayagar . Siva dan Brahmana. berkumis tebal. Didalam kuil ini terdapat ornamen dan pewanaan yang menarik. Kuil ini dikelilingi tembok.5 meter. gada dan pasa serta sikap tangan memeberi peringatan. Mempunyai wajah yang sangat cantik. dengan kitinggian 2. atung Shri Vinayagar Patung Brahman. Awwai Patung Narayanan Dibagian sebelah kiri terdapat patung-patung yang terdiri dar . Vishnu Patung Agasthiyar. Masyaratak di sekitas daerah Kampung Madras tersbut kebanyakan keturunan Cina. ibagian depan dinding sebelah kiri terdapat patung pernikahan Shri Parvathi. Di dalam kuil juga banyak terdapat patung-patung yang menghiasi kuil dan menambah keindahan kuil Shri Mariamman Di bagian dalam sebaelah kanan terdapat patung yang terdiri dari . Dibagian depan dinding sebelah kanan terdapat patung yang mengambarkan pekawinan Sri Laxmi. Tuwarasakti digambarkan sebagai seorang wanita. Patung Shri Murugan Patung Shri Maha Vishnu Patung Shri Murugan. tipologi dari orang tamil. digambarkan memekai surban.

(sekretariat Katedral Medan) Sejarah bangungan terkait pastor-pastor . Pastoran Katedral dibangun pada tahun 1906 berdinding kayu dan juga beratap rumbia dan ijuk.Patung Sivan. Hasil dari rancangan arsitek dan pelaksanakan tersebut yang dapat dilihat saat ini. Gereja Katedral ini pada waktu itu dibangun dengan dinding batu. Han Groenewegen dan dilaksanakan oleh Mr. maka sejak tahun itu sudah dipikirkan bagaimana memperbaiki dan memperbesar gubuk beratap daun rumbia dan ijuk tersebut. yang menjadikan Gereja Katedral di Jl Pemuda No 1 Medan (dikenal dengan sebutan Gereja Katedral) sebagai salah satu bangunan tua bersejarah dan bernilai arsitek yang tinggi di kota Medan ini. Perluasan dan pembangunan permanent pada tahun 1928 tersebut dirancang oleh arsitek Belanda yang bernama Mr. ketika umat Katolik sudah berjumlah 1200 orang. Nandi Dibagina belakang kuil juga terdapt arca yaitu . Gereja diperluas dengan menambah bagian panti imam. Barulah pada tahun 1905. Langereis. Pembangunan gereja pada tahun 1905 tersebut diprakarsai dan dilaksanakan oleh para Pastor Ordo Jesuit yang bekerja di Medan. Gereja Katedral Medan adalah sebuah gubuk beratap daun rumbia dan ijuk tempat beribadat puluhan umat Katolik (yang mayoritas suku India-Tamil dan Belanda) di Jl Pemuda No 1 (dulu disebut dan dikenal sebagai Jl Istana). ruang pengakuan dosa serta dengan pelataran depan dan menara. Melihat perkembangan jumlah umat yang pada tahun 1884 sudah berjumlah 193 orang. Mulai 30 Januari 1928. Patung Shri Krishnan atung Shri Raja Rajesvapi Patung Tahillai Nadarja Gereja katedral Sejarah Pada awal berdirinya tahun 1879. Parvathi. Bangunan tersebut adalah rumah tempat tinggal para pastor yang biasa dikenal dengan sebutan pastoran. Barulah dalam masa selama tahun 1964 – 1965 bangunan pastoran tersebut diganti dengan gedung permanen sebagaimana yang dapat dilihat pada saat ini. Ada satu bangunan tua lain di sisi kanan dari Gereja Katedral. beratap seng dan sebagian masih beratap daun rumbia dan ijuk serta diresmikan pada bulan Nopember tahun itu juga. pembangunan Gereja yang sekarang ini mulai dilaksanakan. Sebutan lengkap dan resmi untuk Gereja Katedral ini adalah Gereja Katolik Santa Maria Tak Bernoda Asal – Katedral Medan.

disini banyak bangunan-bangunan kuno yang masih berdiri megah dan terawat keberadaannya. penduduknya terdiri dari beberapa kelompok masyarakat yaitu masyarakat Melayu. yang dirancang oleh arsitek Han Groenewegen dan dilaksanakan oleh Langereis. Simalungun. Tepat di jalan Brigjend Katamso masih dapat disaksikan saksi sejarah berupa cagar budaya yang akrab disebut sebagai istana Maimun dirancang oleh seorang arsitek Italia pada tahun 1888. tanggal 3 Juli 1912 Pater Fischer S. Dahulu Medan pernah sebagai bagian dari kesultanan Deli. meninggalkan pastoran ini setelah menyerahkan reksa Pastoral kepada Kapusin pertama. istana maimun senantiasa tetap menjadi simbol kota medan. Tidak jauh dari Istana Maimun berdiri megah Mesjid raya Al-Mashun yang merupakan wujud keperdulian Sultan Deli terhadap kehidupan religius masyarakat Medan. salah satunya masih . Jalan-jalan di Kota medan Sumatera Utara dengan ibukotanya Medan. Medan dengan bandara udara Polonia sebagai pintu gerbang internasional di sebelah Barat Indonesia. Merupakan salah satu kompleks kesultanan yang paling mengesankan di Indonesia khususnya di Sumatera. Karo. Mandailing. Mesjid Raya. Jalan Akhmad Yani (Kawasan kesawan). sampai saat ini kondisinya masih terawat dan dibagian bawah ditempati oleh anak turun dari kesulatanan deli. Batak. Tempat yang memiliki sejarah yang sangat menarik perhatian dan terkenal adalah Mesjid raya dan Istana maimun yang telah di perbaiki dan menghidupkan kembali kemegahannya pada zaman yang lalu. Tanggal 30 Jan 1928 gereja diperluas 6 m (panti imamat) dengan Kapel permandian dan tempat pengakuan serta dengan latar depan & menara. salah satu jalan yang paling terkenal di kota Medan adalah jalan Akhmad Yani yang lebih terkenal dengan sebutan daerah Kesawan .J. dirancang oleh Dingemans seorang arsitek dari Amsterdam dengan gaya khas bangunan Maroko. sehingga setiap hari berkesan ramai dengan beberapa kelompok keluarga keturunan kesultanan Deli. Mesjid ini menjadi ciri khas kota Medan dan merupakan salah satu mesjid terindah di Indonesia Dibangun oleh sultan Makmum Al Rasyid pada tahun 1906. Angkola dan Nias Medan pernah menjadi tempat peristiwa medan pertempuran antara aceh dan tetangganya kerajaan Deli.Tahun 1905 gedung gereja dibangun oleh para pater Jesuit. Batak toba. Sebagai salah satu pusat perdagangan di Indonesia masyarakat cina dilibatkan dalam perdagangan zaman kolonial Belanda. terletak hanya 6 kilo dari pusat kota Istana Maimun. Dengan bentuk keagungan istana dan segala kebesarannya. Medan sebagai pusat perdagangan memiliki pelabuhan laut dengan nama Belawan.

dengan meniru arsitektur dari balaikota itu sendiri. Kawasan kantor pos ini juga dikenal dengan sebutan daerah lapangan merdeka. terletak di jalan Sisingamaraja. dengan tulisan ‘Anno 1901” masih aktif digunakan sebagai kantor pos. salut untuk penghargaan masyarakat kota medan terhadap bangunan-bangunan bersejarah Indonesia. sekedar bersantai ataupun mengenang masa lalu. terletak di jalan Imam Bonjol. Masih berada di kawasan lapangan Merdeka tepatnya di jalan Kereta Api. Gedung Balai kota saat ini sedang dalam kondisi renovasi dan akan di bangun sebuah apartement dan pusat perbelanjaan terbesar di kota medan sering di sebut sebagai Town Square. London Sumatra Indonesia. konon kabarnya gedung balaikota ini akan tetap di pertahankan sebagai sebuah bangunan antic dan bersejarah di bagian depannya. bertambah indah di saat malam hari. terkenal dengan sajian ice cream yang menggugah selera. dengan tiket bervariasi antara Rp2000-Rp5000. namun saat ini sudah dibangun gedung walikota yang baru berada di jalan Raden Saleh ditepi sungai Deli.di gunakan adalah gedung dinas pariwisata dan kebudayaan. Binjai. pertunjukan musik. bagian luar masih dipertahankan sebagaimana aslinya. Masih satu jalan dengan Jalan Akhmad Yani dan biasa di sebut sebagai jalan Balai kota. banyak turis lokal maupun manca negara menyempatkan diri berkunjung ke tempat ini. di sebelah kantor gubernur ini juga berdiri Mesjid Agung Menara Air. saat malam hari dihiasi dengan lampu2 yang mengikuti . PT. masih di sekitar lapangan merdeka. Stasiun Kereta Api. Siantar. dengan bangunan Khas Tapanuli Kantor Gubernur. berdiri megah stasiun kereta api 4 lantai. karena di hiasi oleh lampu berwarna warni Gedung DPRD.Tidak jauh dari kantor pos. Tepat berada di sebelah Balai kota ini berdiri megah pula gedung Bank Indonesia yang di bangun sebagai duplikat gedung Balai kota. Balai Kota dan Bank Indonesia . di pagi dan siang hari jalanan ini dilalui jalur satu arah menuju kearah lapangan Merdeka Kantor Pos. namun disamping itu dibangun pula gedung berlantai sembilan yang digunakan sebagai pelengkap dari gedung utama Bank Indonesia. Terkenal dengan bangunan tugu SIB salah satu nama surat kabar daerah di kota Medan. Simpang Empat Sekip. Terletak dijalan Diponegoro. seperti kampanye. seluruh bagian bagian dalan sudah direnovasi namun tetap mempertahankan kondisi aslinya. ataupun sekedar bermain bola. tampak berdiri megah bangunan tua yang dahulu di gunakan sebagai gedung walikota yans sering disebut gedung Balaikota. antara lain kearah Tebing tinggi. berdiri sebuah bangunan kuno yang artistik. dibangun pada tahun 1901. stasiun ini aktif beroperasi di wilayah sumatera utara. Kisaran. kondisi bangunan ini masih sangat terawat dipelihara oleh anak turun dari Tjong A fie dan dilindungi sebagai cagar budaya di kota Medan. karena tak jauh di depan kantor pos ini sendiri ada sebuah lapangan yang sangat besar. BKS PPS (Badan Kerjasama Perusahaan Perkebunan Sumatra) dan rumah saudagar china yang paling terkenal di kota medan yaitu rumah Tjong A Fie. biasa digunakan untuk berbagai acara massal. ini tercatat jelas di salah satu sudut bangunan kantor pos. dan tidak kalah meanrik adalah sebuah restaurant Tip Top yang sudah ada sejak zaman Belanda.

apalagi belakangan semakin jelas akan diperuntukkan bagi Mall besar dengan ketinggian bangunan yang melampaui menara mesjid Agung Medan. Lahan yang begitu luas ini tentulah dapat menghasilkan uang besar. Media itu ingin agar ada pengadministrasian secara baik. yang kemudian berkembang pesat hingga saat ini Taman Makam Pahlawan. Telah lewat masa meributkan pembangunan Sun Plaza.) Masjid agung Dulu sewaktu eks lahan kantor Polda Sumatera Utara yang terletak di Jalan H Zainul Arifin itu sedang direncanakan untuk dialihkan menjadi lahan usaha. Terletak di jalan H. Perhatikanlah foto di atas yang diambil Jum’at petang lalu. . Beliau mendirikan kota Medan pada tahun 1590 di tepi pertemuan sungai Deli dan Babura. peran dan fungsinya bagi umat Islam.bentuk menara RS. sebagaimana mesjid-mesjid lainnya. Kesulitan apa yang dimiliki jika dikukuhkan saja sebagai salah satu pemasukan dana bagi pengelolaan Mesjid Agung? Sebuah harian lokal Medan pernah mempertanyakan ini. dahulu tempat ini sangat terkenal dengan pusat pertokoan dan pusat jajan. tetapi yang sholat selain jum’atan tak lebih dari tiga shaf saja”. Terletak di jalan Sisingamangaraja. betapapun itu dianggap tidak selalu terkait langsung dengan kemakmuran jama’ah mesjid. jalan Raya antara Medan-Tanjung Morawa Kampung keling. banyak juga politisi di Sumatera Utara yang memberi protes. yaitu Kuil Shri Mariamman dengan arsitektur India yang kental Sebenarnya masih banyak lagi bangunan-bangunan indah lainnya yang belum sempat terekspos. semoga artikel ini bias bermanfaat bagi teman-teman yang akan mengunjungi Kota Medan. Apa yang menjadi permasalahannya kini ialah. Pirngadi. Bahkan ada yang dengan amat getir menyebut Mesjid Agung sudah menjadi Surau Agung. Seorang facebooker mengeluhkan “banyak kenderaan yang terparkir di halamannya dari pagi hingga malam. salah satu rumah sakit tertua di kota Medan milik pemerintah Patung Guru Patimpus Terletak di jalan Guru Patimpus . maka kini Plaza megah itu pun semakin memposisikannya (Mesjid Agung) sebagai salah satu bentuk penyangga kepentingan kelancaran aktivitas perdagangan. di tempat ini juga berdiri Kuil tua. Jangan lupa membawa oleh-oleh Bika ambon dan manisan buahnya.M. Bisa belasan juta rupiah setiap hari. Inilah dilema itu. Yamin SH. dikenal juga dengan sebutan jalan Zainul Arifin.

Masing masing beranda dilengkapi dengan pintu utama dan tangga hubung antara pelataran dengan lantai utama masjid yang ditinggikan. Jerman dan kaca patri dari Cina dan lampu gantung langsung dari Prancis. Indonesia. Di ke empat penjuru masjid masing masing diberi beranda dengan atap tinggi berkubah warna hitam. Van Erp ketika itu dipanggil ke pulau Jawa oleh pemerintah Hindia Belanda untuk bergabung dalam proses restorasi candi Borobudur di Jawa Tengah. tokoh kota medan dari etnis Thionghoa yang sejaman dengan Sultan Ma’mun Al Rasyd turut berkontribusi mendanai pembangunan masjid ini Arsitektural Pada awalnya Masjid Raya Al Mashun di rancang oleh Arsitek Belanda Van Erp yang juga merancang istana Maimun. Istana Maimun. keseluruhan pembangunannya menghabiskan dana sebesar satu juta Gulden. sang arsitek merancang masjid ini dengan denah simetris segi delapan dalam corak bangunan campuran Maroko. utara dan barat. Gaya arsitekturnya khas Timur Tengah. Eropa dan Melayu dan Timur Tengah. Pendanaan pembangunan masjid ini ditanggung sendiri oleh Sultan. Keseluruhan pembangunan rampung pada tanggal 10 September 1909 (25 Sya‘ban 1329 H) sekaligus digunakan ditandai dengan pelaksanaan sholat Jum’at pertama di masjid ini.Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan. India dan Spanyol. Ruang utama. Pada sisi berhadapan lebih kecil. namun konon Tjong A Fie. tempat wudhu. timur. gerbang masuk dan menara. Masjid ini berbentuk segi delapan dan memiliki sayap di bagian selatan. sisa peninggalan art nouveau . Jendela-jendela yang mengelilingi pintu beranda terbuat dari kayu dengan kaca-kaca patri yang sangat berharga. berbentuk segi delapan tidak sama sisi. masjid ini menyatu dengan kompleks istana. terdapat ‘beranda’ serambi kecil yang menempel dan menjorok keluar. Masjid ini dibangun pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909. melengkapi kubah utama di atap bangunan utama masjid. Sultan memang sengaja membangun mesjid kerajaan ini dengan megah. Interior Masjid Raya Medan JA Tingdeman. Bangunan masjidnya terbagi menjadi ruang utama. kecuali bangunan beranda di sisi mihrab. Sebagian bahan bangunan diimpor antara lain: marmer untuk dekorasi diimpor dari Italia. Sejarah pembangunan Sultan Ma’mum Al Rasyid Perkasa Alam sebagai pemimpin Kesultanan Deli memulai pembangunan Masjid Raya Al Mashun pada tanggal 21 Agustus 1906 (1 Rajab 1324 H). karena menurut prinsipnya hal itu lebih utama ketimbang kemegahan istananya sendiri. tempat sholat. Pada awal pendiriannya. Denah yang persegi delapan ini menghasilkan ruang bagian dalam yang unik tidak seperti masjid masjid kebanyakan. namun kemudian proses-nya dikerjakan oleh JA Tingdeman.

Medan. ruang mikro film. Mandailing. tiang-tiang. Sedangkan menara mesjid berhias paduan antara Mesir.60 m yang menjulang tinggi untuk menyangga kubah utama pada bagian tengah. Sedangkan kubah mesjid mengikuti model Turki. ruang seksi bimbingan. Karo.[1] Gang-gang ini punya deretan jendela-jendela tak berdaun yang berbentuk lengkungan-lengkungan yang berdiri di atas balok. ruang Kepala Museum. 15. Gerbang mesjid ini berbentuk bujur sangkar beratap datar. Kemudian. ruang pameran temporer. dengan ukuran yang lebih kecil. Secara arsitektur. tahun 1954 berupa makara. dan dari pelabuhan laut Belawan sekitar 25 km. Ir. pada bagian luarnya tampil dengan empat gang pada keempat sisinya. perpustakaan. Dr. serta gudang. dan permukaan lengkungan yang kaya dengan hiasan bunga dan tumbuhtumbuhan. Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara terletak di Jalan H. MUSEUM NEGERI PROVINSI SUMATERA UTARA Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara diresmikan tanggal 19 April 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.Daoed Yoesoef.Joni no. bentuk bangunan induk museum ini menggambarkan rumah tradisional daerah Sumatera Utara. yang dipadu dengan kesenian Islam. Jarak dari bandara udara Polonia sekitar 3 km. segi delapan tadi. ruang audiovisual/ceramah. Seluruh ornamentasi di dalam mesjid baik di dinding. Bangunan museum berdiri di atas lahan seluas 10. Batak Toba. Baik beranda dan jendela-jendela lengkung itu mengingatkan disain bangunan kerajaan-kerajaan Islam di Spanyol pada Abad Pertengahan. terdiri dari bangunan induk dua lantai yang difungsikan sebagai ruang pameran tetap. Pakpak. Di bagian dalam masjid. dengan bentuk yang patah-patah bersegi delapan. Kubah utama dikitari empat kubah lain di atas masing-masing beranda. namun peletakan koleksi pertama dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia pertama. dan Nias. Adapun mihrab terbuat dari marmer dengan atap kubah runcing. di depan masing-masing beranda terdapat tangga.M. Berdasarkan koleksi yang dimiliki. yang mengelilingi ruang sholat utama. Simalungun.periode 1890-1914. ruang komputer. terdapat delapan pilar utama berdiameter 0. Iran dan Arab. tata usaha. Soekarno. Sedangkan dari pusat pemerintahan kantor Gubernur Sumatera Utara berkisar 3 km. plafon. Bentuk kubahnya mengingatkan kita pada Mesjid Raya Banda Aceh. Oleh karena itu museum ini terkenal dengan nama Gedung Arca.468 meter persegi. Sebagian besar koleksinya berasal dari daerah Sumatera Utara berupa benda-benda . Pada bagian atap depan dipenuhi dengan ornamen dari etnis Melayu. Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara dikategorikan sebagai museum umum.

Koleksi yang ditampilkan meliputi replika hewan khas Sumatera. dan mata uang kuno. MASA KERAJAAN ISLAM Ruang Islam menampilkan berbagai artefak peninggalan masa Islam seperti replika berbagai batu nisan dari makam Islam yang ditemukan di daerah Barus. perunggu. Hingga tahun 2005 Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara menyimpan kurang lebih 6. replika fosil manusia purba. diantaranya temuan arkeologi dari situs Percandian Padang Lawas dan situs Kota Cina. hingga sejarah perjuangan masa kini. juga sebuah replika candi induk dari Candi Bahal I.peninggalan sejarah budaya mulai dari masa prasejarah. dan Pulau Sumatera. Islam. sebaran flora dan fauna. Langkat. diorama kehidupan prasejarah. Berikut akan diuraikan koleksi museum ini. dan naskah Islam tua yang ditulis dengan tangan. GALERI KOLONIALISME KEBUDAYAAN SUMATERA UTARA KUNO Menampilkan jejak dari peradaban awal masyarakat Sumatera Utara. mulai dari masa megalitik tua hingga masa perundagian. tongkat perdukunan. wadah obat dari gading. negeri kelahiran Amir Hamzah). Sumatera Utara. Ruang ini menampilkan koleksi peninggalan agama HinduBuddha yang ditemukan di daerah Sumatera Utara. Benda koleksi meliputi arca batu. . Serta nisan peninggalan Islam yang bercorak khas Batak. klasik pengaruh Hindu-Buddha. MASA PRASEJARAH Pada ruang pertama ini ditampilkan sejarah geologi mulai terbentuknya alam semesta. pecahan keramik. Koleksi yang ditampilkan meliputi temuan budaya megalit seperti peti mati dari batu (sarkofagus). serta beragam perkakas prasejarah. Sebagian lainnya berasal dari beberapa daerah lain di Indonesia dan dari negara lain seperti Thailand. juga mengenai kehidupan prasejarah. MASA KERAJAAN HINDU-BUDDHA Peradaban Hindu dan Buddha menyebar ke wilayah Indonesia seiring dengan berkembangnya perniagaan Asia sekitar abad ke-2 Masehi. beberapa Al Qur'an. benda-benda religi berupa patung batu dan kayu.799 koleksi. pergeseran benua. Sejarah alam mengenai migrasi manusia. serta koleksi naskah Batak Kuno yang ditulis pada kulit kayu yang disebut Pustaha Laklak. Serta sebuah replika Masjid Azizi di Medan (note: tepatnya di Tanjung Pura.

PERJUANGAN RAKYAT SUMATERA UTARA Seperti halnya daerah lain di Indonesia.M. serta replika dari kehidupan kota Medan tempo dulu. 51 Medan Sumatera Utara Museum perjuangan Menurut sejarah gedung ini didirikan pada tahun 1928 oleh pemerintah Belanda sebagai kantor perusahaan asuransi Arhnehen. peralatan komunikasi yang digunakan melawan penjajah. Ruang perjuangan menceritakan sejarah perjuangan masyarakat Sumatera Utara sejak sebelum 1908 sampai masa revolusi fisik 1945-1949. GUBERNUR & PAHLAWAN SUMATERA UTARA Ruang ini menampilkan para pahlawan nasional yang berasal dari provinsi Sumatera Utara. Juga ditampilkan lukisan kepahlawanan dan poster propaganda masa perang. model figur kolonial. foto-foto bersejarah yang langka. Gedung ini lalu dikuasai pemerintah Indonesia mulai tahun 1947 dan dipakai sebagai kantor Kodam. Sumber: Buklet 'Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara' (Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. H. Antara tahun 1959 hingga 1971 dipakai untuk kantor Angkutan Kodam. alat-alat. . Koleksi yang ditampilkan meliputi komoditas perdagangan kolonial. Baru mulai tahun 1971 dijadikan sebagai museum. di Sumatera Utara telah tumbuh benih-benih perlawanan terhadap penjajah jauh sebelum kemerdekaan. juga para mantan gubernur yang telah berjasa membangun dan memajukan provinsi Sumatera Utara. dan mata uang perkebunan. para pengusaha dari Eropa khususnya Jerman telah datang dan membuka perkebunan di Sumatera. ketika kemajuan usaha perkebunan telah melahirkan Medan sebagai kota multikultur yang kaya. Dinas Kebudayaan dan Pariwisat Alamat: Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara Jl. dan menarik. unik. Joni no. Koleksi berupa foto-foto serta lukisan dari para pahlawan dan mantan gubernur Sumatera Utara. Koleksi masa kolonial membawa kita kembali pada masa-masa tersebut. Benda koleksi meliputi senjata tradisional dan modern.KOLONIALISME DI SUMATERA UTARA Sebelum Pemerintah Hindia Belanda masuk dan memerintah di wilayah Sumatera. obat-obatan tradisional. juga ditampilkan sejarah perjuangan pers di Sumatera Utara.

Gedung Balai Kota Lama Medan ini mulai tidak terawat. dan sampai saat ini. Gedung Balai Kota Lama Medan yang di arsiteki oleh Hulswit ini adalah salah satu bangunan yang bergaya Eropa klasik. pada saat jaman kolonial Belanda. yang pada umumnya di dominasi dengan warna putih. Kabarnya. UUD 1945 dan Pancasila. Perang ini terjadi pada tanggal 10 Desember 1945 melibatkan antara tentara Sekutu dan NICA melawan rakyat Medan. dengan memiliki dominasi warna yang putih. sehingga mirip dengan gedung-gedung besar di Eropa. tepatnya kota Medan yang usianya sudah mencapai seratus tahun. Museum Perjuangan TNI Bukit Barisan Jalan Zainul Arifin No. Mesjid Raya Medan yang memiliki Desain unik dan Rumah Tjong A Fie.00 Tiket masuk : sukarela BALAI KOTA LAMA Mari kita menelusuri objek wisata bersejarah yang ada di Kota Medan. bahkan ketika dalam masa penjajahan Jepang. Sayang sekali saya belum bisa masuk untuk melihat-lihat koleksi museum. Museum ini juga dilengkapi dengan monumen berwujud api. tidak jauh dari sejarah Rumah Tjong A Fie.Gedung berwarna hijau pucat ini dilengkapi dengan relief yang menceritakan perjuangan masyarakat Sumatera Utara melawan penjajah Belanda.00-15. Gedung ini menjadi saksi bisu dari peristiwa-peristiwa yang dahulu pernah terjadi di kota Medan. Dahulunya Gedung Balai Kota Lama Medan ini sering dimanfaatkan oleh pemerintah Belanda. dan setelah kemarin kita melihatlihat Istana Maimun yang Megah. Satu-satunya koleksi museum yang bisa saya lihat adalah senjata militer. Gedung ini sekarang adalah sebuah bangunan tua yang dibangun oleh pemerindah Belanda pada tahun 1900. Jepang. Salah satu peristiwa yang cukup dikenang rakyat adalah perang Medan Area. Menggambarkan semangat perjuangan bangsa Indonesia yang digambarkan dengan relief proklamasi kemerdekaan RI. alat komunikasi. sebagai sebuah gedung pertemuan bagi para petinggi Belanda dahulu yang ada di Medan. 8 Medan Buka : Senin-Jumat pukul 07. Melambangkan semangat perjuangan masyarakat Sumatera Utara yang menyala-nyala dan tak kunjung padam. bangunan tua ini sempat akan dihancurkan. . museum ini menyimpan 555 koleksi seperti senjata. Akan tetapi setelah pemerintahan Belanda lengser. Senjata ini ditaruh di halaman jadi bisa saya amati. pakaian perang dan dokumentasi perjuangan mempertahankan kemerdekaan tahun 1945 hingga 1948. sekarang adalah Gedung Balai Kota Medan yang juga menjadi Salah satu bangunan bersejarah yang terletak di Propinsi Sumatera utara. Relief yang lain berjudul patah tumbuh hilang berganti. Dilengkapi dengan teks proklamasi.

singgahlah sejenak untuk melihat-lihat sejarah dari gedung tua ini. Balai Kota. Pada saat Indonesia dijajah oleh Belanda. Suasana siang hari ataupun ketika malam sudah datang tampak sepi. seperti contohnya adalah pertemuan antar walikota. Pada saat ini. yang memiliki suasana ramai dan juga banyak yang berjualan kuliner di sana. gedung ini sering dijadikan sebagai tempat pertemuan para petinggi Belanda yang memerintah Medan. Gedung Balai Kota Lama ini sempat akan diruntuhkan oleh pemerintah Jepang. Dan hingga kini Gedung Balai Kota Lama menjelma menjadi banguna tua yang sangat indah dan menarik karena beberapa tahun terakhir Pemerintah Kota Medan mengijinkan para investor merenovasi bangunan tua yang satu ini. kira-kira sejauh 80 meter ke Jl. Namun pemandangan yang berbeda ketika malam hari adalah di Merdeka Walk. Jepang. gedung tua ini masih nampak putih berseri jika dilihat dari luar. gedung ini digunakan ketika ada event-event besar saja. Untuk anda yang mungkin ingin berkunjung ke Pulau Sumatera dan sedang berada di Kota Medan ingin mengunjungi tempat ini anda dapat menempuhnya dengan berjalan kaki dari Lapangan Merdeka. Anda dapat mengajak keluarga anda untuk berekreasi sekaligus edukasi dengan memperkenalkan sedikit sejarah dari gedung tua ini kepada keluarga anda. dan enak untuk dipandang. karena siapapun yang berkunjung tidak dipungut biaya masuk. Gedung Balai Kota Lama Medan Gedung tua ini sekarang sudah menjadi milik dari pemerintah kota Medan. dan sekarang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin berkunjung. Fungsi Gedung Balai Kota Lama Saat Ini . pemerintah kemudian memberikan hak kepada para investor untuk mengelola bangunan tua ini. dan dekat Lapangan Merdeka. hingga kini. akan tetapi ketika ulang tahun kota Medan yang ke 400. Akhirnya Gedung Balai Kota Lama Medan ini menjadi cantik kembali. Para wisatawan yang datang dari luar kota. Sang perancang memberikan sentuhan gaya arsitektur Eropa klasik yang umumnya didominasi dengan warna putih. pertemuan wakil daerah. jika anda sedang berada di kota Medan untuk berlubur.Gedung Balai Kota Lama Medan Dan untuk beberapa waktu gedung ini memang tidak terawat dan terlihat usang. Sepeninggal penjajahan Belnda. dan lain sebagainya. atau bahkan wisatawan yang datang dari luar negeri juga sering membuat foto-foto untuk mengabadikan foto mereka ketika di Gedung Balai Kota Lama Medan ini. Gedung Balai Kota Lama Medan Eksistensi Gedung Balai Kota Lama Dari Waktu ke Waktu Gedung Balai Kota Lama ini merupakan hasil rancangan dari seorang arsitek profesional Belanda yang bernama Hulswit. atau gratis. meskipun letaknya di tengah kota. Pada saat ini walaupun sudah jarang digunakan. Beruntungnya rencana tersebut tidak sempat dilakukan. Gedung tempat para walikota Medan ini menjadi saksi bisu perkembangan Kota Medan dari waktu ke waktu seperti pada masa penjajahan Belanda.

Meski bukan menjadi Gedung Balai Kota seperti dahulu. Tak heran jika kini ada cukup banyak wisatawan yang berkunjung di bangunan tua ini. Kemudian. Anda sudah bisa melihat keanggunan dan kemegahan sebuah bangunan bersejarah Gedung Balai Kota Lama.Agus Salim Rangkuty. Gedung Balai Kota Medan sudah berdiri sejak 1906 dan hingga kini bangunan ini masih terlihat kokoh. Tempat ini sempat lama menjadi kantor walikota.Luat Siregar sampai yang terakhir berkantor disana adalah tahun 1990 H. terhitung walikota yang pertama tahun 1945 Mr. yaitu di titik nol kilometer Kota Medan. tapi kini tempat ini lebih terawat. Sejak tahun 2005 bangunan ini dikelola oleh Grand Aston Hotel. Keaslian bangunan hingga kini masih tetap dipertahankan. tak ada salahnya untuk singgah sejenak di gedung tua ini. Cukup berjalan kaki sekitar 80 meter dari Lapangan Merdeka Medan. Hotel satu-satunya yang terintegrasi dengan heritage (warisan sejarah). Bangunan yang terletak di pusat Kota Medan ini pernah mengalami perbaikan pada tahun 1923. Lokasi Gedung Balai Kota Lama ini tak jauh dari Lapangan Merdeka Medan. CHONG A FIE Nama Tjong A Fie tak terpisahkan dari sejarah Kota Medan. Coba sesekali duduk malam hari di Merdeka Walk sambil memandang hotel ini. Usianya yang lama membuat bangunan ini menjadi salah satu tempat wisata sejarah di Kota Medan. Hotel ini berada di lokasi paling strategis. Jika Anda penasaran. termasuk . Desain klasik dan memiliki fungsi yang sangat penting pada masa lalu membuat bangunan ini memiliki nilai sejarah tersendiri. Sumatera Utara. Sedikitnya 12 walikota pernah berkantor disana. Gedung Balai Kota Lama ini lebih sering digunakan sebagai tempat penyelenggaraan acara-acara khusus seperti acara pertemuan antar walikota dan wakil daerah.Keindahan gaya arsitektur Gedung Balai Kota Lama ini telah sampai pada telinga-telinga wisatawan baik wisatawan luar Medan maupun wisatawan mancanegara. Pria kelahiran 1860 ini dikenal sebagai dermawan dan donator pembangunan gedung-gedung penting di Medan. Kini meskipun sudah tak lagi digunakan sebagai bagian dari gedung pemerintahan. seakan terasa berada di suatu tempat paling mewah. Hotel ini memiliki konsep yang sama sekali berbeda dengan hotel lainnya. Merdeka Walk sebagai pusat jajan yang persis berada di depannya secara tidak langsung bisa dikatakan menjadi daya tarik tersendiri bagi hotel ini.

Sedikitnya 1. Di Medan.000 meter persegi. belum lama . Berada di kawasan Jalan Ahmad Yani. khusus mendatangi tempat ini untuk mengenal lebih dalam kebudayaan Tiongkok dan cikal bakal berdirinya Kota Medan. Tjong A Fie. kesetiaan serta kebersamaan yang masih diwasiatkan ke anak cucunya. Guangdong. Kalau dibandingakan dengan bangunan tua. dan perabot-perabotnya. dia membangun bisnis perkebunan besar. yakni pabrik kelapa sawit. masih asli. yaitu ruang inti di tengah. perusahaan kereta api. Yakni mulai dari peralatan makan di ruang makan. "Saya kebetulan cari perayaan lain yang berhubungan dengan Imlek.000 jenis perabotan barang antik milik keluarga ini masih tersimpan rapi. seorang pengunjung dari luar Kota Medan. Tidak heran banyak wisatawan dari luar Kota Medan. pakaian. lantai. Betapa tidak. koran terbitan tahun 1921 lampau. bahkan botol minuman anggur pabrikan keluarga Tjong A Fie di China juga dijejal di antara perlengkapan sehari-hari dalam rumah. atau sejak lahir dikenal sebagai Tjong Fung Nam. Ruang sayap kanan masih digunakan keluarga Tjong A Fie. Dan saya dapati di sini bangunannya masih bagus. Kompleks Kota Tua Kesawan. Rumah besar (mansion) yang dibangun pada 1895 dan rampung pada 1900 ini memang unik dan memesona. lemari. Rumah dibangun di atas 6. Ratusan foto yang menjadi saksi bisu perjalanan hidup Tjong A Fie terpajang apik di sepanjang dinding. Tiongkok. sehingga yang dibuka untuk umum adalah bangunan utama dan sayap kiri rumah.Istana Maimun di Kelurahan Sukaraja. Tjong A Fie menetap di rumah tua yang masih berdiri kokoh. pabrik gula. Bangunan bertingkat ini terdiri atas 40 ruangan di atas bangunan bertingkat dengan gaya arsitektur campuran China-Tiongkok. Setelah perantauannya di Medan pada 1875 lampau. peninggalan Tjong A Fie dan keluarganya terlihat jelas. termasuk ruang utama di lantai 1 dan 2 yang digunakan untuk persembahyangan." ujar Puspa. jadi saya pikir datang kemari. China. Ia adalah simbol sukses cerita imigran China yang juga menjunjung kejujuran. Siapa Tjong A Fie? Dia seorang bankir dari Meixian. sayap kiri. bangunan ini lebih mengesankan.000 karyawan berkat kepiawaiannya dalam bergaul dengan gaya prularisme. ranjang berukiran khas Yunani. disebabkan kondisi bangunan yang membutuhkan dana untuk direnovasi. Kecamatan Medan Maimun. Arab melayu Deli serta Eropa. dan sayap kanan. Hanya saja bagian sayap kanan rumah kini lebih ditutup. Di dalam rumah Tjong A Fie pengunjung seolah-olah dibawa ke pergantian masa abad terakhir. Tempat tinggal Tjong A Fie terbagi dalam 3 bagian. dan memiliki lebih dari 10. ruangan-ruangannya berikut pernak-perniknya sebagian besar masih asli seperti kusen. juga pernah diangkat menjadi Kapitan Cina atau Majoor der Chineezen (istilah Belanda) yang berarti wakil tertinggi masyarakat Tionghoa di Medan oleh Kekaisaran China pada masa kolonial Belanda.

Harrisons & Crossfield menjual seluruh saham Lonsum kepada PT Pan London Sumatra Plantations (PPLS). memiliki hampir 100. Jawa dan Sulawesi. Prawira merupakan anak dari Ching Kweet Leong. kelapa sawit menggantikan karet sebagai komoditas utama Perseroan. Dalam dunia industri perkebunan Lonsum dikenal sebagai produsen bibit kelapa sawit dan kakao yang berkualitas baik.000 hektar perkebunan kelapa sawit. Pada tahun 1994. Di awal Indonesia merdeka Lonsum lebih memfokuskan usahanya kepada tanaman karet. Di awal berdirinya.ini. Jawa. Kalimantan dan Sulawesi. Berkunjung ke rumah ini seperti mengajarkan kembali arti pentingnya memupuk kebersamaan dalam perbedaan. anak perusahan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. pemrosesan dan penjualan produk-produk kelapa sawit. Bisnis berteknologi canggih tersebut adalah kunci utama pertumbuhan Perseroan. Bidang bisnis Lonsum mencakup pemuliaan tanaman. Sekarang bangunan tua bersejarah ini ditempati keluarga Prawira. teh dan kakao. cucu Tjong A Fie.(http://www. dan kuil di daerah Medan hingga pedalaman Tapanuli yang masih berdiri. karet. kakao dan teh. perusahaan perkebunan dan perdagangan yang berbasis di London. keahlian di bidang agro-manajemen dan tenaga kerja yang terampil serta professional. teh dan kakao yang tertanam di empat pulau terbesar di Indonesia. Pengelolaan kebun dilakukan dengan menerapkan kemajuan penelitian dan pengembangan. berkembang menjadi salah satu perusahaan perkebunan terkemuka di dunia. yang membawa Lonsum go public melalui pencatatan saham di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada tahun 1996. Perkebunan London-Sumatra. pengolahan. perusahaan mendiversifikasikan tanamannya menjadi tanaman karet.(Ais) PP LONDON Sejarah PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk berawal lebih dari satu abad yang lalu di tahun 1906 dengan kiprah Harrisons & Crossfield Plc. karet.l . menjadi pemegang saham mayoritas Perseroan melalui anak perusahaannya di Indonesia. Tercatat rumah ibadah berupa masjid. Perseroan saat ini memiliki 20 pabrik pengolahan yang sudah beroperasi di Sumatera. Pada akhir dekade ini. yang kemudian lebih dikenal dengan nama "Lonsum". Indofood Agri Resources Ltd. anak ke 4 sang dermawan. pemanenan. yang kemudian dirubah menjadi kelapa sawit di era 1980. merupakan buah tangan Tjong A Fie sebagai perantau China yang mengembangkan Kota Medan seperti sekarang. Lonsum memiliki 38 perkebunan inti dan 14 perkebunan plasma di Sumatera. yaitu PT Salim Ivomas Pratama. gereja. Pada bulan Oktober 2007. penanaman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful