Bab 4 Berorientasi Pada Tindakan

Heru Wijayanto Ikado Surabaya

Tujuan Pengajaran
• Mempelajari salah satu karakter yang perlu dikembangkan sebagai calon wirausahawan yaitu senantiasa berorientasi pada tindakan • Memahami tindakan dan sikap yang perlu dimiliki untuk dapat menjadi pribadi yang berorientasi pada tindakan

berpikir pikir atau berwacana. segala kesempatan yang ada berubah menjadi bencana (kerugian). berkata kata. . ketidakpastian dan keterbatasan dalam setiap masalah yang dihadapi.Ciri Ciri Pengusaha • Pikirannya lebih berorientasi pada tindakan (action) daripada sekedar bermimpi. • Menghadapi / melawan semua resiko. • Kalo ia hanya berkata kata.

Ciri-ciri Pengusaha (Mampu Mengambil keputusan dan Bertindak Cepat) Orientasi PDCA (Plan. Check and Action) . Do. logika formal (terlalu berhati-hati) tujuan Hipotesa / testing Loop Akademis Kumpulan data Test dan kumpulan data Keputusan . falsafah asumsi NACO  akademis.NACO (No Action Concept Only)  hasil : teori.NATO (No Action Talk Only)  hasil : gosip. konflik . karya seni .NADO (No Action Dream Only)  hasil : visi.

memiliki integritas (integrity). mengedepankan persamaan (equity). tekin. sabar. peduli. mau melayani. jujur (honesty). martabat dan keseimbangan.Manusia Efektif • Manusia yang efektif adalah manusia yang dilandasi sikap sikap yang adil (fairness). keteguhan hati dan senantiasa berpikir positif. .

cenderung akan tidak stabil emosinya dan tidak damai. . karena akan membuat anda lebih percaya diri. lebih ringan dalam bertindak. • Orang yang tidak memiliki integritas.Manusia Efektif • Nilai nilai dari manusia efektif tersebut sangatlah penting. kurang adil dan tidak jujur. namun sulit untuk menjadi besar. • Ia bisa memiliki usaha.

4. 3. Fleksibilitas dan Kekuatan Menemukan Keunikan dan Membantu Orang Lain Menemukannya . 7. 5. 6. 8. Proaktif Bermula dari Ujung Pemikiran (end of mind) Dahulukan Hal yang Utama Berfikir Menang – Menang (win – win) Memahami Untuk Dipahami Sinergi Menajamkan Ketahanan.8th Habits (Kebiasaan) of Highly Effective People (Stephen Covey) 1. 2.

1. bukan menunggu atau berwacana • Mengambil tindakan sebelum sebuah kejadian yang tidak dikehendaki muncul : Terlatih di lapangan  memiliki intuisi . Proaktif • Mengambil inisiatif untuk bertindak.

bertindak cepat mengenali lapangan dan memiliki pertimbangan yang ‘Good’.Contoh: Pelajaran dari simbolisasi ini: Lebih baik proaktif. daripada sesuatu yang lambat meskipun dengan pertimbangan yang ‘Great’ .

Bermula Dari Ujung Pemikiran • Tidak Sekedar Tujuan. tetapi Tujuan Yang Benar • Agar Mencapai Tujuan Yang Benar: Tuliskan misi pribadi hidup Anda yang menggambarkan tujuan dan citra diri • Misi pribadi ditemukan melalui serangkaian tindakan atau kejadian-kejadian pahit sehingga membentuk kebajikan dan filosofi hidup .2.

Penginderaan fisik Filosofi Pembelajaran Sejarah Anugrah Sumber: Rhenadl Kasali (2009). Kebajikan 3. Pengalaman hidup 1.Kebajikan dapat diperoleh melalui tahapan berikut: 4. “Marketing in Crisis” . Keilmuan (validity / reality) 2.

Penginderaan Manusia Tingkat 1 • Mulai dari bayi: melalui stimulus temperatur (panas/hangatdingin) • Gerakan-gerakan • Konsep • Bahasa Tubuh .

Action/Movement .Penginderaan Manusia Tingkat 2 & 3 Agar Mempunyai Intuisi  Matangkan Panca Indera Dengan Pengalaman 1.Maksimalisasi/Optimalisasi Penginderaan Dengan Pengalaman Lapangan 2.Indera Ke-enam Diaktifkan 4.Sinkronisasi Pikiran 3.

Hope dan Inspirasi .. Tahap Penerapan Pengetahuan Dengan Kebijakan.Penginderaan Manusia Tingkat 4 • Merupakan Tahap Tertinggi.. • Kebijakan Membuat Kepemimpinan Seseorang Lebih Dari Sekedar Pemimpin Biasa  Magnet yang berisi: Visi.

rayakanlah bersama karyawan dan keluarga. – Tentukan langkah-langkah kecil untuk mencapai tujuan tersebut (misalnya: Menyelesaikan studi. sehat. – Perhatikan setiap kemajuan yang sudah dicapai (misalnya: Melakukan evaluasi. bekerja selama 5 tahun. – Saat dapat mencapai goal. merekrut manajer. . terjamin secara ekonomi dan sejahtera).Hidup Dengan Kejelasan Tujuan • Untuk menjadi sesorang yang berorientasi pada tujuan. dan – Pikirkan tujuan-tujuan baru yang lebih menantang (eHow. 2009). maka lakukanlah dalam hidup Anda langkah-langkah sebagai berikut: – Tetapkan tujuan akhir (misalnya: Hidup yang bahagia. lalu berevolusi. lalu membuka usaha). pindah usaha. memperbaiki proses produksi).

Dahulukan Hal Yang Utama Jadikanlah kebiasaan ini berkaitan dengan sikap yang mengedepankan prioritas Bisa membedakan antara Urgent dan Penting : URGENT  situasi yang mendesak PENTING  membutuhkan perhatian yang besar Berikan waktu lebih untuk bekerja dengan perencanaan.3. memanfaatkan peluang-peluang dan recharge pengetahuan . mengembangkan hubungan.

Ingatlah! Tidak Semua Masalah Harus Menjadi Prioritas Manusia yang gagal adalah manusia yang tidak bisa membedakan mana pekerjaan prioritas dan bukan… .

melalui time matrix seperti berikut : Urgent Penting • Deadline dari Klien • Menghadapi bencana bencana (Mis. Seorang wirausahawan dalam bidang konsultan dapat menentukan mana yang penting dan mana yang urgent. Kebakaran) • Cek Email • Meeting yang tidak direncanakan • • • • Tidak Begitu Urgent Aktivitas Preventif Menjaring Network Perencanaan Pengetahuan Professional Tidak Begitu Penting • Aktivitas tak produktif • Membaca buku tak berguna .Contoh Tiap individu pasti mempunyai prioritas dalam hidupnya.

Anda menang.… Kita akan berjalan beriringan.… Buat apa kita teruskan kerjasama ini? • Menang dan Anda juga menang. kekal abadi. Anda kalah (rugi).4.… • Menang. saling perbaiki.… Anda hanya bisa menang sekali saja. . dan Anda juga kalah. Berpikir Menang-menang Win-Win Berwirausaha Pada Dasarnya Adalah Berupaya Untuk Memenangkan Kehidupan. • Kalah. Jika saya. • Kalah.… Saya hanya menang sekali saja.

berargumentasi. dan tidak cepat-cepat menolak.5. atau melawan atas apa yang di dengar dari pihak lain. Memahami Untuk Dipahami • Seorang Wirausaha haruslah: • Memiliki keterbukaan (open mind) untuk mendengarkan. . • Kebiasaan mendengarkan dan memikirkannya. • Ada usaha menempatkan diri kita pada posisi orang lain.

kooperatif . yaitu suatu total yang lebih besar dari penjumlahan elemenelemen tunggalnya. mendengar merespon carilah rekan usaha yang saling melengkapi.6. yang berorientasi pada sinergy agar Anda dapat berorientasi pada tindakan. •Sinergi yang efektif sangat bergantung pada komunikasi. Sinergi (1+1>2) Seorang Wirausaha: • harus mencari sinergi.

Menajamkan Ketahanan. Smart Mistakes Vs. lakukan meditasi. bacalah buku-buku self help yang membangkitkan semangat atau dengarkanlah musik yang menggairahkan. hidup yang seimbang. manusia juga menciptakan penghapus) Bukan yang terkuat melainkan yang adaptif yang berumur panjang (Charles Darwin) . Fleksibilitas dan Kekuatan Upaya yang dapat dilakukan adalah :  Berikan makanan pada jiwa (spiritual).  Jangan pernah takut mengahadapi kesalahan kecil. Dumb Mistakes (Ingatlah: Ketika manusia menciptakan pinsil.7.

Ia melakukan latihan blind faith. .Contoh Bo Peabody. wirausahawan internet. membangun tripod. Walau mendapatkan serangkaian penolakan. Ia belajar menerima kata-kata penolakan. 2002).com. Ia tekun meyakinkan bahwa investasi mereka dapat membuahkan hasil (Peabody. sampai penolakan itu berubah menjadi penerimaan. dan menghadapinya dengan kepala dingin. Bo percaya bahwa usahanya kelak akan berhasil dan diterima. Blind Faith.

Potensi diri. Mulailah dengan menemukan atau mengenali keunikan diri sendiri. Pikiran (mind) 2. Tubuh 3. pada empat elemen utama  1. Jiwa .8. Temukan Keunikan Pribadi dan Bantulah Orang Lain Menemukannya Dari prilaku efektif menjadi luar biasa. Hati 4.

yaitu : • Sumber Energi (Extraversion / Intraversion) • Proses Informasi (Sensing / Intuition) • Pengambilan Keputusan (Thinking / Feeling) • Menjalankan Kehidupan (Judgement / Perceiving) .Kepribadian Manusia Menurut Glasov (2008) ada 4 hal yang membedakan kepribadian manusia yang menyebabkan mengapa seseorang bisa cepat. yang lain begitu lambat mengambil keputusan dsb.

• Ada yang dari luar dirinya (extraversion) atau dari dalam dirinya (intraversion). • Sering ditemukan ada orang yang senang bergaul. lebih berorientasi action daripada kompetisi dan menyendiri di dalam ruangan tertutup dengan sedikit orang.1. . banyak berembug atau larut dengan kelompok besar. Sumber Energi • Menyangkut sumber energi pengambilan keputusan.

2. Proses Informasi • Sebagian orang mengendus informasi melalui pengindraan (sensing). • Mereka yang disebut pertama menangkap informasi dengan mengandalkan fakta fakta oleh panca indera. • Sedangkan yang kedua mengandalkan apa yang pernah dialami atau diliat sebelumnya. sedangkan yang lainnya mengandalkan intuisi. .

Pengambilan Keputusan • Ada yang mengandalkan logika/ pikiran dan biasanya adalah orang yang rasional dan mengabaikan emosi. . sehingga sangat mempertimbangkan hubungan atau kerjasama sehingga berhati hati.3. • Mengandalkan perasaan atau feeling.

terorganisir dengan daftar yang terencana dan mengharapkan orang lain melakukan yang sama.4. menunggu momen yang tepat dan sebagainya. Menjalankan Kehidupan • Ada orang yang lebih senang dgn segala sesuatu yang tertata. • Ada juga orang yang menyikapi sesuatu dengan lebih relaks. spontan. . tidak perlu terorganisis.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.