Dasar Dasar Ekonomi Makro Mikro1

DASAR-DASAR EKONOMI MAKRO  TUJUAN INSTRUKSIONAL Setelah mendapatkan materi ini, peserta mampu 1.

memahami dasar-dasar serta philosofi ilmu ekonomi Makro konvensional 2. memahami nilai-nilai dan kaidah ekonomi konvensional 3. memahami besaran dan cara pengukuran ekonomi secara Makro 4. Memahami pelaku-pelaku ekonomi Makro.  TITIK TEKAN MATERI Pokok-pokok pikiran dan titik tekan materi yang harus disampaikan adalah : 1. Memberikan pemahaman tentang sistem dan philosofi dasar perekonomian yang sedang berlaku sekarang (konvensional) 2. Memberikan pemahaman tentang peran negara dalam perekonomian 3. Memberikan pemahaman tentang faktor-faktor produksi konvensional 4. Memberikan wawasan bagaimana negara mengatur ekomnomi 5. Memberikan pemahaman tentang moneter, fiskal dan luar negeri  1. 2. 3. 4. 5. POKOK-POKOK MATERI Pengertian dan philosofi dasar ekonomi makro Besaran-besaran dalam perhitungan perekonomian negara Peranan Negara dalam Perekonomian Kebijakan moneter dan fiskal Peranan luar negeri

PENJABARAN DARI POKOK-POKOK MATERI

Bagian pertama Pengertian dan Philosopi Dasar Ilmu Ekonomi Makro
A. Sejarah Ilmu Ekonomi Ilmu ekonomi tidak diciptalkan secara mendadak tetapi ia berkembang melalui suatu proses yang panjang. Ilmu ekonomi dianggap sebagai satu disiplin ilmu baru mulai 1776, yaitu semenjak ditulisnya sebuah buku oleh seorang ahli ekonomi bernama Adam Smith, buku tersebut berjudul An Inguiry Into The Mature and Causes of the Wealth of Nations. Semenjak itulah Adam Smith oleh ahli ilmu ekonomi disebut sebagi bapak Ilmu Ekonomi. Sebetulnya penelaahan ekonomi sudah mulai dipelajari orang sejak Aristoteles (350 SM), namun penelaahan ekonomi pada waktu itu baru dipelajari pada tingkat yang sangat dasar, lebih bersifat filosofis. Kemudian pada tahun 1270, penelaahan ekonomi tersebut diusahakan untuk lebih dikembangkan lagi oleh Thomas Aquino dengn beberapa penambahan pemikiran yang bersumber dari buku injil. Tahun1758, Fransois Quesnay mencoba menjelaskan lebih jauh , namun sampai disini perkembangan ilmu ekonomi belum sampai membentuk disiplin ilmu ekonomi. Sampai zaman ini ekonomi desebut dengan fisiokrat. Baru pada tahun 1776, munculah tokoh baru bernama Adam Smith yang berhasil mengangkat penelaahan ekonomi menjadi suatu disiplin ilmu ekonomi, semenjak itu ilmu ekonomi sangat banyak dirasa manfaatnya oleh manusia di dalam usaha mereka untuk meningkatkan arah hidup. Jadi perjalanan ilmu ekonomi melalui masa yang sangat panjang. Ilmu ekonomi berkembang terus , gagasan Adam Smith tersebut menjadi dasar bagi ahli ekonomi berikutnya, seperti Thomas Malthus, David Ricardo, dan John Stuart Mill. Ahli ekonomi ini disebut dengan ahli ekonomi Klasik. Tradisi klasik diteruskan dan dikembangkan oleh mazhab Austria dan dieteruskan oleh Leon Walras, Alfred Marshall pada tahun 1890-an. Tradisi klasik ini menelorkan perkembangan bagian teori ekonomi yang dekenal sebagai ekonomi mikro.

Disini akan dibahas tentang analisa determnan-determinan perekonomian yang pokok yaitu tingkat pendapatan. seperti inflasi. pengangguran. uang. yaitu John Maynard Keynes. harga. Kata ekonomi berasal dari kata “oikon” yang berarti rumah tangga dan “nomos” yang berarti kaidah atau aturan. Interest and Money yang menjadi dasar bagi perkembangan teori ekonomi Makro. Teori tentang permintaan konsumsi dari keynesian. ketidakpastian masa depan. dan sebagainya. Demikian pula dengan perusahaan. Kalau ekonomi mikro membahas tentang konsumen. 2. ilmu ekonomi di bagi menjadi ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro. dengan bukunya yang sangat terkenal : General Theory of Employment. Depresi ekonomi yang terjadi pada tahun 1930-an melahirkan ahli ekonomi baru. perilaku rumah tangga individu dan perusahaan secara menyeluruh dengan tujuan lebih memusatkan gambaran tersebut agar hal-hal yang kecil dan tidak esensial dapat dihilangkan. Pengertian mikro maupun makro berasal dari bahasa Yunani. Jadi perkembangan ekonomi Makro dimulai setelah terbitnya buku tersebut. Keseimbangan di pasar barang 6. dan pertumbuhan pendapatan. C. sehingga kata ekonomi berarti kaidahkaidah atau aturan yang menyangkut rumah tangga. melalui teleskop yang terbalik. permintaan. dsb. Kalau titik berat penelaan ekonomi mikro adalah efisiensi. tetapi juga bagaimana masyarakat mengorganisasi dan mengatur alokasi sumber daya nasional yang dimilikinya. Pengertian tentang tradisi klasik yang menjadi sumber dari teori ekonomi mikro perlu benar-benar dicamkan karena pasti masih sering akan dijumpai. ekonomi tidak hanya berusaha untuk mempelajari bagaimana individu atau rumah tangga mengatur alokasi sumberdaya yang langka. Oleh karena itulah ilmu ekonomi dibagi menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro yang berarti ilmu ekonomi yang mempelajari satuan-satuan yang kecil (mikro = kecil). Pemerintah dan tingkat pendapatan 3. sesudah perang dan sekarang 4. investasi. tingkat harga umum. Pengertian tersebut saat ini sudah mengalami perkembangan. Pada bagian ini yang akan dipelajari adalah ilmu ekonomi makro. berbeda dengan kelompok Klasik (yang mendasarkan pada bekerjanya mekanisme pasar). Ilmu Ekonomi Makro Ilmu ekonomi Makro adalah studi tentang prilaku ekonomi agregat. Sedangkan ilmu ekonomi mikro akan dibahas pada bagian yang lain. maka titik berat penelaahan ekonomi makro adalah pendapatan nasional dan segala variabel yang mempengaruhi maupun dipengaruhi olehnya. Ekonomi makro dilain fihak berusaha melihat. Uang dan tingakt pendapatan Bagian kedua Besaran-besaran dalam Perhitungan Perekonomian Negara . Secara rinci pembahasan dalam ilmu ekonomi makro adalah sebagai berikut : 1. Karena itu sesudah Keynes berkembanglah bebrapa tunas-tunas baru yang tidak sepenuhnya Klasik atau Keynesian seperti kelompok Post keynesian Economist kelompok Monetarists. maka konsumen dalam ekonomi makro adalah keseluruhan konsumen sebagai satuan agregat. kelompok Rational Exceptations serta kelompok yang menyangkut kebijakan ekonomi seperti kelompok Supply Side Economits. dan empat sektor serta angka penggandanya. konsumsi. Ini adalah kebalan ilmu ekonomi mikro yang menganalisa prilaku unit-unit ekonomi individu. maka Keynes mendasarkan pada campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi. dinamika ekonomi. B. seperti masalah stagflasi. Pembagian Ilmu Ekonomi Menurut tradisi. kebijaksanaan ekonomi pemerintah. penawaran. Teori Investasi 5. tiga sektor. Tingkat pendapatan dalam model perekonomian dua sektor. dan sebagainya.Sisi lain dari perkembangan ilmu ekonomi yang berasal dari Adam Smith adalah cabang yang dikembangkan oleh Karl Marx dan dianut oleh negar-negara sosialis-komunis dan yang timbul belakangan di negara-negara yang menganut faham ekonomi liberal seperti golongan radikal atau golongan “ New Left”. dan ilmu ekonomi makro yang mempelajari satuan-satuan yang besar atau satuan satuan agregat. Perkembnagan keadaan ekonomi yang pesat dan rumit menumbuhkan beberapa masalah yang tidak dapat dipecahkan oleh alat-alat yang sudah dikembangkan oleh Klasik maupun Keynes.

pengeluaran perusahaan biasanya berupa Investasi ( I = Investasi). Tujuan ini dapat di lihat pada pembukaan UUD 1945 alinea kedua dan keempat. intensitas. maupun jasa. Walaupun ada kelemahan namun sampai saat ini tidak ada konsep yang lebih baik dalam mengukur tingkat kemakmuran msyarakat. Untuk mengukur besarnya PNB ada cara pendekatan yan sering ditempuh. atau net export). pengeluaran pemerintah (G = Government Expenditure) Disamping itu bagi negara yang juga melakukan hubungan ekonomi dengan negara lain. dan kecepatan keberhasilan usaha yang dicapai adalah Produk Nasional Bruto ( Gross National Product) atau yang sering disebut dengan Pendapatan nasional. baik barang habis pakai dan barang tahan lama. masih terdapat pengeluaran bersih pembelian barang dan jasa oleh orang-orang dan badan-badan asing. Dalam ilmu ekonomi pengeluaran investasi hanya khusus pada pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. Cara pendekatan itu adalah pendekatan pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional dan cara pendekatan penerimaan yang diperoleh para pemilik faktor produksi yang ikut berpartisipasi dalam roses produksi. tujuan nasional itu pada umumnya dirumuskan sebagai suatu masyarakat yang adail dan makmur. Konsep ini kemudian dikembangkan dengan jalan memasukan tambahan tahunan pada stock modal yang sudah ada di dalam negeri. pengeluaran tersebut disebut ekspor – impor ( X – M = ekspor di kurangi impor.M) PNB = Pendapatan Nasional Bruto C = konsumsi (comsumption) I = Investasi (Invesment) G = Pengeluaran Pemerintah (Government Expenditure) X – M = ekspor dikurangi impor (net export) Pada cara pendekatan ini pengeluaran yang perlu mendapat perhatian khusus adalah pengeluaran yang berbentuk pengeluaran untuk membeli barang modal atau investasi. Walupun produk Nasional Bruto sebagai indikator kemakmuran material banyak digunakan di berbagai negara-negara yang menggunakan sistem ekonomi liberial maupun campuran. namun tidak berarti bahwa indikator itu semua sudah sempurna dan benar-benar mampu menggambarkan seluruh kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh setiap anggota masyarakat. Pembuatan rumah. peralatan pabrik dan barang modal pabrik yang akan digunakan dalam proses produksi (jadi tidak untuk diperdagangkan) 2. rumah tangga perusahaan maupun rumah tangga pemerintah pasti melakukan pengeluaran untuk membeli semua kebutuhan yang diperlukan. baik itu rumah tangga individu. Secara singkat cara pendekatan pengeluaran ini dapat dirumuskan sebagai berikut : PNB = C + I + G + (X . Tetapi pendapatan Nasional sebenarnya lebih ditujukan untuk menguur kemakmuran material masyarakat secara kuantitatif. Pandangan mereka tentang Pendapatan Nasional berkisar pada nilai uang barang dan jasa yang dihaslkan dan dikonsumsikan. Pembelian mesin-mesin. A. Perhitungan melalaui PNB ini memang mempunyai beberapa kelemahan seperti : Kemampuan PNB dalam mengukur kualitas distribusi pendapatan . Khusus di bidang sosial ekonomi. Pendapatan Nasional mula mula dirumuskan oleh Boisgillbert di Prancis dan Petty di Inggris pada abad 17. Termasuk pengeluaran investasi ini adalah : 1. Sejauh ini alat pengukur yang sering di gunakan untuk mengetahui secara kuantitatif arah. pabrik dan semua jenis kontruksi baru pada tahun yang sama . Konsep dan definisi Setiap negara atau masyarakat selalu berusaha untuk mengejar tujuan nasional yang dicita-citakan. tidak diikutkannya transaksi yang tidak melalui pasar.A. Menyadari bahwa tujuan utama pembangunan adalah menciptakan masyarakat adil dan makmur maka semua usaha yang berupa kegiatan ekonomi harus diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut. sehinga investasi selalu berupa penambahan barang modal riil pada stock barang modal yang sudah ada. Pengeluaran semua itu disebut konsumsi (C = C omsuption). Pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga individu untuk membeli semua kebutuhannya yang diperlukan dapat berupa barang. Pendekatan Pengeluaran Setiap rumah tangga.

karena sifat pajak tak langsung adalah demikian. maka pajak tak langsung tidak diterima oleh pemilik faktor produksi. pajak tontonan. Pengeluaran Pembanguna. seperti pajak penjualan. Pengeluaran rutin 2. uang makan. pajak pembangunan. Pengeluaran pemerintah digolongkan menjadi dua bagian : 1. yaitu pajak yang dapat digantikan oleh pihak lain. pajak masuk dan sebagainya. yang terkadang disebut sebagai investasi finansial. Pajak tak langsung. sehingga harus diperhitungkan sendiri. maka pengeluaran itu tidak termasuk dalam pengeluaran investasi. baik sebagian maupun seluruhnya. Pajak Tidak langsung.3. Penyusutan perlu dimasukkan dalam perhitungan pendapatan nasionaal karena penyusutan adalah bagian dari penerimaan perusahaan yang tidak dibagikan pemilik faktor produksi. Perubahan nilai barang cadangan sebagai akibat perubahan jumlah maupun harga pada tahun itu Pengeluaran untuk membeli suart-surat berharga. dll) • Pengeluaran untuk belanja barang • Pengeluaran untuk subsidi daerah otonom • Pengeluaran untuk membayar harga dan cicilan hutang • Pengeluaran lainnya 2. terdiri dari : • Pengeluaran untuk belanja pegawai (tunjangan beras. Pajak langsung. yaitu pajak-pajak yang pada dasarnya beban pajaknya dapat digeserkan kepada piha lain oleh para wajib pajak. Untuk lebih jelasnya berikut ini uraian mengenai bebarap penerimaan negara : 1. Penerimaan dalam negeri a. Pendekatan Penerimaan Cara pendekatan penerimaan adalah komplemen cara pendekatan pengeluaran. Sekali lagi bahwa pengeluaran investasi adalah pegeluaran untuk membeli barang modal baru oleh rumah tangga perusahaan. Dalam perhitungan pendapatan Nasional dengan pendekatan penerimaan ini ada dua hal yang dimasukkan didalamnya walaupun sebenranya bukan merupakan penerimaan yaitu penyusutan dan pajak tak langsung. gaji pensiun. terdiri dari : • pajak pendapatan • pajak perseroan • pajak perseroan minyak • MPO • IPEDA (iuran pungutan daerah) b. dalam ilmu ekonomi tidak dimasukan kedalam pengeluaran investasi karena pengeluaran itu sebenarnya hanya merupakan perpindahan aktiva saja dari pemilik yang satu ke pemilik yang lain. terdiri dari • Pengeluaran untuk pembiayaan departemen/lembaga • Pengeluaran untuk pembiayaan bagi daerah • Pengeluaran untuk pembiayaan lain-lain • Pengeluaran untuk bantuan proyek B. 1. Demikian pula jika seseorang membeli mobil bekas untuk ditaksikan misalnya. karena sebenarnya cara pendekatan peneriman bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga lain. yaitu pajak yang ditinjau dari segi adminisratif adalah pajak yang langsung dikenakan kepada masing-masing wajib pajak dan tidak bisa digantikan oleh pihak lain. Pengeluaran rutin adalah pengeluaran yang digunakan untuk pemerlharaan atau penyelenggaraan pemerintahan sehari-hari. Sebenrnya pajak tak langsung hanyalah pemindahan daya beli dari kantong konsumen (pembayar pajak) kepada pemerintah yang terjadi pada saat transaksi dilakukan.terdiri dari : • pajak penjualan . Pengeluaran pembangunan.

Hal ini dapat dilihat dari APBN. iuran hasil hutan dan lain-lain. obligasi dll) Transaksi barang bekas Kualitas produk Waktu luang Ongkos perusakan ekosistem Komposisi dan distribusi produk Bagian Ketiga Peranan Negara dalam Perekonomian Dalam bahasan kali ini akan dibahas peranan pemerintah sebagai unsusr yang mengatur dan mengendalikan jalannya roda perekonomian dan bertindak sebagai penggerak pembanguann dalam negaranegara yang sedang berkembang. D. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa akhir saja Barang dan jasa akhir adalah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen dan langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. penrimaan pendidikan.• pajak penjualan impor • cukai • bea masuk • pajak ekspor c. Barang yang dibeli oleh rumah tangga inividu maupun rumah tangga perusahaan tetapi tidak langsung digunakan sendiri. jembatan. Untuk menghindari sesuatu produk dihitung lebih dari satu kali ( double counting). misalnya program pendidikan. . biasanya dalam satu tahun. Penerimaan bukan pajak. Peneriamaan Pembangunan Penerimaan pembangunan adalah penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek Bantuan program adalah bantuan luar negeri untuk mendukung program-program tertentu. 2. dalam perhitungan PNB dipakai cara perhitungan lain yang dikenal dengan nama Cara Nilai Tambah. Campur tangan pemerintah dalam rangka mencapai tujuan bersama selalu ada di setiap negara. Sifat-sifat PNB 1. kesehatan. jalan dan lain-lain. Oleh sebab itu PNB pada tahun tertentu tidak dapat dibandingkan dengan PNB pada tahun lain. 3. yaitu penerimaan dari penjualan barang-barang milik pemerintah dari penerimaan jasa. Artinya barang dan jasa itu tidak lagi beredar dipasar untuk diperjual belikan. Khusus untuk Indonesia yang menganut sistem ekonomi campuran dimana peran pemerintah sangat besar andilnya dalam pembangunan. karena perubahan yang terjadi disamping menyangkut perubahan jumlah output juga harganya sehingga nilai uang yang digunakan tidak sama besarnya. Nilai tambah adalah nilai yang ditambahkan pada PNB oleh rumah tangga perusahaan dan terdiri dari penerimaan rumah tangga perusahaan itu dari penjualan barang dan jasanya dikurangi dengan pengeluaran rumah tangga perusahaan tersebut untuk membeli barang dan jasa perusahaan lain (barang antra). 2. Sedangkan bantuan proyek adalah bantuan dari luar negeri dalam rangka untuk membangun proyek-proyek sosial di dalam masyarakat seperti. PNB adalah ukuran moneter PNB tidak memperhitungkan perubahan yang terjadi pada nilai uang karena terjadinya perubahan harga-harga umum. bantuan air bersih. dari penerimaan kejaksaan dan peradilan. Dengan demikian jelaslah bahwa PNB dapat juga dinyatakan sebagai keseluruhan nilai tambah rumah tangga perusahaan yang beroperasi dalam masyarakat selama kurun waktu tertentu. • • • • • • PNB tidak menghitung nilai transaksi yang terjadi di pasar (oganized market) Transaksi yang semata-mata menyangkut uang (andil.

yaitu bagian peneriamaan dan bagiaan pengeluaran. pemerintah juga dapat melakukan campur tangan melalui pembutan-pembuatan peraturan. harus dikuasai oleh negara. Setiap APBN selalu tersedia dari dua bagian. Bagi Indonesia peranan pemerintah dalam bidang ekonomi jelas-jelas ditunjukkan oleh pasal 33. Tugas pertama adalah tugas yang menyangkut masalah pertahanan dan kamanan serta ketertiban umum dan ketertiban masyarakat dalam arti yang luas. Di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 disebutkan bahwa Fungsi negara adalah : Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia Memajukan kesejahteraan umum Mencerdaskan kehidupan bangsa Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. pembuatan badan usaha. Ayat 3 : “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. Oleh karenanya maka pemerintah berkewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan uaha. c. sebaliknya dunia usaha perlu pula memberikan tanggapan terhadap pengarahan dan bimbingn serta penciptaan iklim tersebut dengan kegiatan-kegiatan nyata…” Usaha pemerintah untuk mengarahkan dan mnegendalikan jalannya roda perekonomian agar dapat dikembalikan iklim usaha yang baik. ayat 2 dan ayat 3. sehingga pemerintah diberi wewenang untuk secara aktif dan positif mengatur dan mengarahkan pemilikan dan penggunaannya. . tetapi lebih ditekankan pada operasionalisasinya yang harus diatur oleh pemerintah demi tercapainya tujuan bersama. termasuk tugas pembangunan dan khususnya pelaksanaan trilogi pembangunan. Dalam GBHN juga disebukan bahwa pemerintah mempunyai andil yang sangat signifikan dalam pembangunan ekonomi : “Pembangun ekonomi yang didasarkan pada demokrasi ekonomi menentukan bahwa masyarakat harus memegang peranan aktif dalam kegiatan pembangunan. dalam artian dari segi strategis maupun finansial. di Indonesia disebut BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan melalui kebijakan-kebijakan lainnya. Tugas kedua adalah tugas yang menyangkut pencapaian kesejahteraan umum dalam arti yang luas. melalui anggaran pendapatan dan belanja negara disebut kebijakan fiskal. Ayat 2 tersebut dengan tegas menunjuk bahwa cabang-cabang produksi yang penting. maka tugas pemerintah adalah mengoptimalkan penggunaan dana itu sesuai dengan kaidah efektivitas dan efisiensi. karena itu meliputi pengembangan budaya bangsa. Penguasaan sendiri tidak harus berupa penguasaan fisik sehingga cabang-cabang produksi itu harus perusahaan negara.Dalam sistem ekonomi campuran peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari adanya mekanisme perencanaan pusat. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat berjalan lebih baik. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Disamping melalui kebijakan fiskal. Tugas tersebut hanya dapat berjalan baik apabila tersedia alat penunjang untuk melaksanakannya. sedangkan segi finansial berarti menyangkut masalah sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembiayaan pembangunan nasional. Tugas keempat adalah yang berhubungan dengan negara lain. Alat penunjang yang paling penting tentunya adalah masalah dana. tetapi penggunaannya harus diarahkan untuk kepentingan bersama. ketersediaan dana dan penggunaan pemerintah dapat dilihat dalam APBN. Tugas ketiga adalah yang menyangkut pendidikan dalam arti luas. Ayat 2 : “Cabang-cabang produksi penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara”. Penting dari segi strategis berarti menyangkut masalah keamanan dan kelangsungan hidup bernegara. Ayat 3 menunjukkan dengan tegas bahwa semua sumber daya alam yang terdapat di Indonesia harus digunakan untuk kepentingan rakyat. b. a. d. dan untuk kesejahteraan bersama. Akan tetapi dana yang tersedia harus mencapai bermacam-macam tujuan. dalam arti pemilikan sumber daya alam oleh swasta diakui.

sukar sekali sekali merumuskan peran negara dalam perekonomian. Mendorong berkembangnya sektor riil (perdagangan. Menciptakan kesejahteraan bersama dengan jalan menolong mereka yang lemah. Konsep dasar Teori Moneter . jompo. Mengelola secara efisien dan profesional terhadap Sumber daya alam yang dimilikinya dan digunakan untuk kemakmuran rakyat bukan sekelompok orang saja. Melakukan hubungan perdagangan internasional dengan berusaha meningkatkan sektor Ekspor Bagian Keempat Kebijakan Moneter A. walaupun perananya memang berbeda dari satu negara ke negara yang lain. Mendorong berkembangnya usaha kecil dan menengah dan memberikan kesempatan yang sama dengan pengusaha besar baik dalam pendanaan. Pemerintah tidak boleh memberikan hak istimewa (monopoli) dalam bentuk apappun (monopoli bahan baku. ketrampilan dan teknologi serta dalam hal regulasi. negara (pemerintah) dapat memberikan subsidi kesehatan. nikel. yaitu faedah sampingan yang dapat diperoleh sebagai akibat proses produksi maupun konsumsi. tetapi secara garis besar campur tangan pemerintah mengambil bentuk : 1. miskin. dan perdagangan atau proteksi) kepada pihak tertentu yang kebetulan dekat dengan penguasa. 11. Tetapi pada ekonomi dewasa ini peran pemerintah hampir di semua negara sangatlah penting. yang pada gilirannya juga mendorong pemerataan kesejahteraan. listrik dan air. stabil. Dengan kemampuannya. seperti : • Imunisasi • Pemasangan lampu jalanan • Pemeriksaan kesehatan • Kemudahan biaya pendidikan 3. Memberikan eksternalitas. maka kebutuhan primer rakyat dapat terpenuhi. 2. seperti : • raasa aman (pertahanan – keamanan) • rasa tentram (ketertiban umum dan ketertiban msyarakat) • rasa senang karena berbagai kemudahan dapat disediakan. pendidikan. 7. produksi. Seluruh rakyat memiliki hak yang sama. Jaminan sosial ( social security) semacam ini jelas akan meningkatkan kesejahteraan golongan miskin dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. menyediakan barang dan jasa yang tidak dapat disediakan oleh pihak swasta. 5. Mendorong penggunaan barang-barang yang berguna dan menghambat atau melarang penggunaan barang-barang yang dapat merusak. antara lain jalan. Mengendalikan jalannya roda perekonomian demi terciptanya iklim usaha yang baik. Sesuai dengan prinsip bahwa mengatur jalannya roda perekonomian adalah mekanisme harga. jadi barang publik. 9. maka campur tangan pemerintah diusahakan seminimal mungkin. aspal.Pada ekonomi kalsik. Ini perwujudan dari sifat pertengah pemerintah bahwa ia tidak condong dan mementingkan pada satu golongan tertentu. pasar. Karena alasan campur tangan pemerintah dalam bidang ekonomi mempunyai dasar yang berlain-lainnan. 6. hasil tambang (emas. industri dan jasa) dengan cara adil. menderita dan cacat. gas alam. dan sarana sosial lainnya. minyak bumi. Bila diperlukan untuk melindungi hak mereka. Bila negara memberikan hak istimewa kepada golongan tertentu berarti fungsi pemerataan kepada rakyat tidak berjalan. 8. pasar. pertanian. Mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan diberbagai wilayah agar keseimbangan diberbagai kawasan tidak terjadi. seperti : • Obat-obatan • Ganja dan madat • Minuman keras • Rokok • Wajib belajar • Keluarga berencana 4. bouksit dll). peranan pemerintah adalah sangat kecil. Sumber daya yang dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan rakyat misalnya. kondusif bagi pengembangan ekonomi yang diinginkan. pemerintah membuat undang-undnag perlindungan usaha kecil dan menengah. 10.

Stabdard for deferred payments (standar ukuran pembayaran masa depan) 4. SP. ekspor-impor logam-logam mulia serta fasilitas bank dalam hubungannya dengan ekspansi dmand deposit. Boediono. Standar kembar (the gold and silver standard) Standar sistem perekonomian suatu negara menggunakan emas adan perak . Yogyakarta. bukan tingkat bunga. Yogyakarta.M. Adanya perkembangan dalam cabang Teori Ekonomi yang lain mempunyai dampak pada ekonomi moneter dan sebaliknya. termasuk di dalamnya peraturan tentang ciri-ciri/sifat-sifat dari uang. Sedangkan secara luas arti teori moneter adalah : analisa mengenai faktor-faktor apa yang mempengaruhi permintaan akan uang (demand for money) dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi penawaran akan uang ( supply of money). yaitu tingkat bunga dan tingkat harga umum. Teori-teori moneter tertentu (yang sealiran dengan teori moneter dari Keynes) lebih menekankan pada tingkat bunga sebagai harga yang ditentukan di pasar uang. Iswardono. Measure of Value (pengukur nikai) 3. Means of exchange (alat tukar-menukar) 2. 1990. yang dicerminkan oleh perubahan tingkat bunga atau tingkat harga penting ? Dalam masyarakat modern. Iswardono. Hal. Macam-macam standar moneter : 1. BPFE UGM. 21-22 . Sedangkan teori meneter yang berdasar pada teori Kuantitas mengatakan bahwa pasar uang menentukan tingkat harga umum. perak dan seterusnya). Permintan dan penawaran di dalam pasar akan menentukan harga. Standar barang (commodity standard) Diartikan sebagai sistem moneter di mana nilai/tenaga beli uang dijamin sama dengan seberat tertentu barang (emas. 3 Drs. Standar emas (the gold satndard) Standar emas didefinisikan sebagai suatu sisitem moneter dimana sesuatu bangsa mengucapkan (menyatakan) kesatuan moneternya dengan emas.Standar Moneter Standar moneter diartikan sebagai sistem moneter yang didasarkan atas standar nilai uang. Teori Moneter. hal. 2 Ada dua macam konsep “harga uang” yang selalu menjadi pusat perhatian dari teori-teori moneter sejak dua abad yang lalu sampai sekarang. pengaturan tentang jumlah uang yang beredar (baik logam maupun kertas). 2.. Hanya atas dasar kepercayaan masyarakat mau menerima uang tersebut sebagai alat pembayaran yang sah serta alat penukar dan sebagainya. Makna Teori Moneter Menurut buku-buku litratur yang dimaksud dengan Teori Moneter adalah : Teori yang membahas mengenai pasar uang atau dengan kata lain teori mengenai permintaan dan penawaran akan uang. 77 Dr. bebas menjual-belikan emas dengan harga yang pasti dan mengizinkan orang-orang untuk mengimpor dan mengekspor emas tanpa batas b. 1.A... Teori Prilaku Produsen dan teori keseimbangan Umum. op cit. uang dipergunakan secara luas oleh para anggota msyarakat untuk : 1. Standar kepercayaan (Fiat satndard) Diartikan sebagai sistem moneter dimana nilai/tenaga beli uang tidak dijamin dengan seberat tertentu barang (logam). Uang dan Bank.Teori moneter bukannya merupakan sesuatu yang dapat dipisahkan dari Teori Ekonomi. hal.. Setiap nilai uang yang beredar dijamin dengan seberat tertentu barang yang ditentukan oleh pemerintah. M. Standar Perak (the silver satndard) Standar moneternya dinyatakan dengan perak c. termasuk Teori Prilaku Konsumen. Mengapa perubahan kondisi pasar uang. 1980. Teori moneter ini menggunakan dasar asumsi yang digunakan dalam Teori Ekonomi ortodoks. ekonomi moneter mengkhususukan pada pertanyaan tertentu dan beberapa konsep yang telah mempunyai pengaruh besar pada teori moneter dibandingkan cabang ekonomi yang lain. Store of value atau store of Wealth (satu cara untuk mnyimpan daya beli atau kekayaan) C. Teori moneter mempunyai kekhususan yang dimilikinya dalam artian bahwa dalam sejarah perkembangan. Ini mempunyai hubungan yang erat dengan semua area/jurusan/bagian dari Ilmu Ekonomi. Standar barang dapat diklasifikasikan sebagai berikut : a.1 B.Sp. menanyakan hal yang sama menggunakan konsep dan metode analisis yang sama. BPFE UGM.A. 3 1 2 Drs.

Kebijaksanaan moneter itu bagaikan “dawai gitar” karena dapat ditarik untuk meredam inflasi tetapi tidak dapat ditekan (dorong) untuk mengatasi resesi. stabilats harga. Peningkatan pengeluaran (anggaran belanja) pemerintah akan bersifat ekspansioner dengan meningkatnya permintaan. a. Kebijakan fiskal juga berpengaruh langsung terhadap tingkat permintaan. pengurangnpengurangn pajak bisa juga bersifat ekspansione karena para wajib pajak akan mempunyai pendapatan disposabel yan lebih besar sehingga diharapkan akan membelanjakan jumlah pendapatan yang lebih besar. Macam-macam kebijakan Fiskal a. e. untuk enghindari inflasi. Kontribusi kebijakn moneter dalam emperlancar pencapaian tingkat peretumbuhan yang lebih tinggi secara tidaklangsung dapat dikatakan ikut membentu pencapaian full employment. pemerintah juga dapat melakukan campur tangan melalui pembuatan-pembuatan peraturan. Dengan kata lain kebijaka fiskal erat berhubungn dengan APBN. Kebijaksaan oneter adalah bagian dari kebijaksanaan ekonomi makro. c. Dengan demikian dapat diharapkan bahwa kebijakan moneter memperlancar jalannya pertumbuhan ekonomi dalam mencapai tingkat yang lebih tinggi. pembuatan usaha negara dan kebijakn yang lainnya. Dengan usaha ini terlihat seberapa jauh peranan pemerintah dalam melakukan campur tangannya dalam pengaturan jalnnya roda perekonomian. Oleh karena iu. pemerataan pembangunan dan keseimbangan neraca pembayaran. Aatau dengan kata lain melalui kebiksanan moneter diharapkan dapat tercapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi.1. oleh Keynes ditawarkan secara simultan penjelasan tentang arti penting kebijaksanaan moneter di mana diharapkan mampu meredam depresi. stabilisasi harga dan pertumbuhan ekonomi. d. Sejalan dengan itu . Banyak yang mempertimbangkan stabilitas harga sebagai tujuan yang paling utama di negara –negara yang sedang berlembnag disebabkan karena di negara sedang berkembnag banyak yang mengalami inflasi (berat( jika dibandingkan dengan negara-negara maju. Kebijakan moneter di negara sedang berkembang dirasakan lebih efektif daripada kebijakan fiskal dalam mengatasi inflasi seperti di Indonesia.2. Oleg sebab itu kebijaksaan mopneter ditujukan untuk mndukung tercapainya sasaran sekonomi makro yaitu pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Disamping itu melalui kebijakan fiskal.B. Kebijakan Fiskal 5. baik melalui pengubahan perpajkaan atau pengubahan pengeluaran pemerintah. b. 5. g. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. Tentunya semua sasarn tersebut perlu dicapai serantak dan aksimal. Pertama-tama pada sektor pemerintah dan kemudian menjalar ke sektor swasta. Sebenarnya tingkat pertumbuhan JUB di negar sedang berkembang harus dapat mengimbangi pertumbuhan ekonominya. Kebijaksanaan Moneter Dinegara Sedang berkembang Kebijaksanaan moneter biasanya dikaitkan dengan pengawasan jumlah uang yang beredar (JUB) dan kridit. Kebijakan fiskal pasif (automatic stabilizers atau built-in stabilizer) Kebijakan pasif adalah kebijakan yang erat kaitannya dengan penerapan berbagai pajak. b. kebijakan fiskal yang sengaja (discretionary) Kebijakan fiskal yang disengaja adalah kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi gelombang konjungtur dengan memanipulasi anggaran belanja secara sengaja. melalui anggaran pendapatan dan belanja negara. Dalam realitaya sebagian besar dari pajak-pajak yang dikemnakan pada masyarakat. Manfaat Kebijaksanan moneter bagi negara yang edang berkembang adalah : Memperlancar jalannya pertumbuhan ekonomi Membantu pencapaian full employment Meningkatkan JUB sehingga dapat menekanmpenganguran (dalam jangka pendek) Mencapai tingkat keseimbangan (equilibrium) dalam Negara Pembayaran Internasional (NPI) Menjaga stabilitas nilai tukar di sebuah negara Tercapainya stabilitas harga Tercapaianya pemeratan pembangunan C. f. baik langsung maupun tak . Pengertian kebijakan fiskal Kebijakan fiskal adalah kebijakan dari pemerintah (negara) untuk mengarahkan dan mengendalikan jalanya roda perekonomian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. tingkat pengangguran dan inflasi yang rendah serta perkembnagan keseimbgan neraca pembyaran yang mantap.1.

Pajak penualan.1. semakin pula penerimanan yang diperoleh dari sektor pajak. cukai tembakau dan sebagainya adalah pajak tak langsung ang besar penerimaan daripadanya tergantung pada banyaknya dan tingginya transaksi atau produksi. a. berhubungan eratdengan tingginya arus pendapatan nasional. kekuasaan gereja atas raja-raja menurun dan negra-negara baru mulai tumbuh dan berusaha agar menjadi negar kuat. Karena itu negara-negara akan memperoleh keuntungan dari perdagangan ( gains fraom trade). Oleh karena itu sebuah negara harus mengadakan hubungan dengan satu ataubeberapa negara. Semakin tingi arus opendapatan nasional. Negara akan cenderung untuk melakukan spesialisasi pada barang yang dapat dihasilkan dengan menggunakan faktor produksi yang dimiliki dalam jumlah bear. Dengan demikian jelasnya bahwa penerimaan negara dari pajak berbanding langsung dengan tingginya arus pendapatan secara sederhana hubungan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut : T = To + t y Pajak-pajak yang dapat berfungsi sebagai rem yang memberikan reaksi secara otomatis terhadap perubahan pendapatan nasional disebut sebagai Kebijakan Fiskal Pasif (built-in stabilizers) 1. Tetapi banyaknya dan tingginya transaksi serta tingginya produksi barang-barang tentu tergantung dari daya beli masyarakat. Negaranegara yang baru saja berdiri memerlukan angkatan perang yang kuat untuk mempertahankan dan mengembangkan kekuatan negara. baik langsung maupun tak langsung. Untuk tuju tersebut diperlukan biaaya yang bear dan kaum merkantilis menganggap bahwa biaya tersebut akan diperoleh dengan cara menumpuk logam mulia. Peranan Luar Negaeri Dalam teori ekonomi makro disebutkan bahwa sebuah negara tidak akan dapat berdiri sendiri tanpa mendapat bantuan dari negara lain atau berhubungan dengan negara lain. Sedangkan aspek makro ekonomi meliputi kekuatan-kekuatan yang secara internasional mempengaruhi penghasilan nasional dan kesempatan kerja antara beberapa perekonomian. Yang berupa kenaikan standar hidup karena naiknya produktivitas dapat memperbanyak output yang tersedia. Hal terjadi karena adanya perbedaan sumber daya alam dan kebutuan-kebutuhan yan laian.langsung. Hubungan antara negara satu dengan negara yang lainnya bersifat mikro ekonomi dan makro ekonomi. Oleh sebab itu mereka berusaha agar nilai ekspor selalu lebih besar dari impor. Merkantilisme Titik tolak dalam mempelajari hubungan antar negara biasanya dimulai dari abad 16 dan 17 pada saat munculnya sistem merkantilisme. Aspek mikro ekonomi misalnya meliputi alokasi faktorfaktor produksi dan penentuan harga. Setiap negara dapat menggunkan faktor-faktor produksi yang dimilkinya dengan kombinasi yang paling efisien dan kemudian ditukar dengan barang lain yang kalau dihasilkan sendiri kurang efisien. Pajak pendapatan. Perdagangan luar negeri merupakan alat utama kaum merkantilsme untuk mencapai tujuan mereka. Untuk lebih mengetahu tentang teori perdagnagan internasional. Di Jerman sisitem ini diberi nama Cameralisme dan di Prancis di beri nama Colbertisme. Keuntungan ini berupa knaikan produktivitas karena adanya spesialisasi. yaitu suatu sisitem tentang kebijakn ekonomi yang bertujuan untuk mengatur perdaganan luar negeri serta pembentukannegara nasional yang kuat. Dengan melakukan hubungan dengan negara lain (berdagang) suatu negara akan memperoleh keuntungan. jadi pada pndapatan nasioanal. berikut ini pendapat-pendapat tentang perdagangan internasional : 1. Kelebihan nilai ekspor dari . Tujuan utama merkantilisme Pada saat itu masyarakt ekonomi feodal di Eropa kekuasaanya mulai runtuh. terutama bagi negara-negara yang tidak memliliki tambang-tambang logam mulia. Sistem ini dianjurkan dan dipraktekkan oleh negarawan-negarawan Eropa. bea masuk. pajak kekayaan dan sebagainya adalah pajak langsung yang jelas sekali berhubungandengan tingkat pendapatan negara. Meskipun namanya berbeda akan tetapi praktek-praktek yang dilakukan tidaklah jauh berbeda. Cara terbaik untuk melakukan penumpukan logam mulia adalah dengan perdagangan luar negeri. pajak perseroan.

impor akan diabayr dengan logam mulia. Teori Keuntungan Komparatif dari J. Setelah masa masa merkantils timbulah berbagai teiru dari para ahli ekonomi yang membahas tentang perdagangan internasional dan peran dari luar negeri. Karena tujuan perdagnagn luar negeri adalah untuk mendapatkan tambahan logam mulia. Selain itu daerah jajah menjadi pasar bagi barang-barang yang diekspornya. maka pemerintah melarang untuk mengimpor barang-arang yang sudah dapat diproduksi semdiri. ekspor bahan mentah dilarang. Peratutan-peraturan Dagang Agar negara mendapatkan neraca embayaran yang menguntungkan emrintah mengeluaran berbagi atran di bidang perdagangan. Aturan-aturan itu bertujuan untuk mendorong ekpor dan mengurangi impor. Negar-negraa berlomba-lomba untuk membentuk armada yang kuat sehingga dapat dijadikan alat untuk memperoleh daerah-daerah jajahan dan memonopoli sumber daya yang dimiliki daerah yang ditaklukan. Impor dibatasi dengan mnegunakan tarif atau quota. Kaum merkantilis mengaanggap logam mlia identik dengan kemakmuran sehingga memilki logam ulia yang semakain banyak diidentikan dengan menngkatnya kemakmuran dan kekuasaan sebuah negara. antar lain : 1. Teori Permintaan dan Penawaran Maraji’ Lihat footnote . Untuk mndorong sektor ekspor maka industri barang-barang ekspor diberi subsidi. Surplus ekspor akan mendatangkan logam mulia karena kelebihan ekspor atas impir harus dibayar dengan logam mulia. b. Teori keuntungan mutlak dari Aadam Smith 2. Agar impor dapat ditekan. Oleh sebab itu suatu harus wajib berusaha untuk memperoleh suatu neraca perdagangan yang menguntrungkan. Mill 4. Teori Hecscher – Ohlin 5. Kebijakan lain yang perlu dicatat sehubungan dnegan tujuan kaum merkantilis adalah kebijak untuk memperluas pasar dan usaha untuk memonopoli perdagangan. maka ekspor logam mulia dilarang.S. Dengan kebijaksanaan seperti ini diharapkan akan terjadi aliran logam mulia ke dalam negeri sebagai akibat terjadinya surplus di bidang perdagangan luar negeri. Hal ini berarti terjadi aliran logam mulia ke dalam negeri atau penumpukan logam muia dapat dilakukan. Teori Ongkos Komparatif dari David Ricardo 3.

harag dan hukum permintaan. Teori permintaan. . bersifat manusiawi.DASAR-DASAR EKONOMI MIKRO Kode : 3. dan kebutuhan bahan pokok. melihat kegiatan mikro biotik dengan mikroskop. Bidang telaah ilmu ekonomi adalah prilaku ekonomi. Teori tentang barang publik dan pribadi Penjabaran dari Pokok-pokok Materi Bagian Pertama Dasar-dasar teori ekonomi mikro A.4. TUJUAN INSTRUKSIONAL Setelah mendapatkan materi ini. jadi berasal dari dalam diri manusia sendiri. Sedangkan yang dimaksud dengan Ekonomi Mikro adaalah : ilmu ekonomi yang mencoba melihat kegiatan ekonomi dari satuian-satuan yang kecil. Kebuthan pokok berakar pada kebutuhan manusia sebagai makhluk biologis. yaitu kebutuhan kebendaan yang angat esensial bagi kelengkapan hidup manusia. Kebutuhan kebendaan yang menjadi sasaran penelaahan prilaku ekonomi terdiri dari kebutuhan pokok. pasar dan harga 4. Teori kepuasan konsumen 3. Dasar-dasar teori ekonomi mikro 2.D21. yaitu kebutuhan kebendaan yang mendukung kesjahteraan hidup manusia. penawaran. Memahami konsep dasar ekonomi mikro 2. Memahami konsep dasar pasar. baik kini maupun masa akan datang dan dengan menggunakan uang ataupun tidak. atau hak milik umum dan proibadi POKOK-POKOK MATERI 1. peserta mampu 1. dan kebutuhan bahan pokok beraakar pada kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial. Pengertian dan filosafi dasar ekonomi mikro Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana orang dan masyarakat menentukan pilihan mnegenaipenggunaan sumberdaya yang langka dan mempunyai kemungkinan penggunaan alternatif untuk menghasilkan berbagai barang dan jasa serta mendistribusikannya hanya utnuk konsumsi berbagai-bagai orang dan kelompok orang yang terdapat dalam masyarakat. Memahami perbedaan antara barang-barang publik dan barang komeresial (hak milik umum dan pribadi) TITIK TEKAN MATERI  Pemahaman tentang teori dasar dan philosofi ekonomi mikro  Perlunya memahami konseputility  Perlunya pemahaman tentang teori permintaan dan pemawaran  Perlunya pemahaman perbedaan antara brang-barang publik dan komersial. sedang alat pemuas kebutuhan tersebut berasal dari sumbernya yang pada dasarnya disediakan oleh alam. khussnya kebuthan yang bersifat kebendaan. bersifat alami.yaitu yang timbul sebagai tanggapanterhadap dorongan kebranian manusia untuk memenuhi kebuthan hidupnya.penawaran 4. Memahami tentang konse kepuasan 3.

bagaimana cara menghasilkan barang dan jasa tersebut c. Pilihan dan Kelngkaan Di Dalam pembicaraan tentang ilmu ekonomi kata-kata pilihan dan kelangkaan sering sekali terdengar. apalagi sumber daya. setiap masyarakat dihadapkan pada suatu permasalahan yang berkaitan dengan pemilihan penggunaan sumber daya yang tersedia. Air di lautan Pasifik. air bersih untuk minum. yaotu kemungkinan untuk memilih berbagai alternatif yang tersedia. Semakin langka suatu barang. pasir di Gurun sahara. sehingga alupun terbatas tidak bisa disebut langka. pemilihanpenggunaan sumber daya dalam kaitannya dengan penentuan tentang barang dan jasa yang harus di hasilkan olrh asyrakat b. pasir untuk banguan dan lain-lain. Untuk memeperoleh barang-barang tersebut diperlukan pengorbanan yang juga berupa barang langka. Dengan demikian jelaslah bahwa hampir semua barang di dunia ini adalah barang langka. Sejumlah barang lain. udara kota yangbersih. untuk sipaa barang dan jasa itu dihasilkan. suatu hubungan timbal balik antara kebutuhan ketersediaan sumber daya. misalnya seseorang harus membeli (pengorbaanan berupa uang) atau menukarnya dengan sejulah barang lain. dan sebagainya. Dari keadaan inilah timbul konsep Pilihan. Julahnya sangat banyak sekali. sedangkan keadaan kedua disebut preferensi dan berupa skelompok kreteria seleksi yang diatur secara berjenjang. Seseutau barang disebut langka bila memperolehnya dibutuhkan sebuah pengorbanan. tetapi dapat disebut sebagai barang langka. Untuk memperoleh sebuah mobil. . jumlahnya tetap banyak. maka semakin banyak barang lain yang harus dikorbankan untuk memperoleh barang langka trsebut. bukan jumlah. Kedua kata tersebut eratsekali hubungannya dan merupakan konsep yang sangat esensial dalma ilmu ekonomi. Di lain pihak. Keadaan yang satu disebut kesempatan dan berupa sekelompok barang dan jasa tersedia dan dapat dipilih.B. Permasalah dasar ekonomi Dalam usahanya untuk memdnuhi kebutuhan hidup yan relatif tidak terbatas. Sebaliknya sesuatu barang disebut barang bebas apabila untuk menikmatinya tidak diperlukan pengorbanan yang berupa hilangnya kenikmatan yang dapat diperoleh darai barang lain. C. Permasalah itu pada dasarnya dapat dikelompokkan kedalam permasalah dasar ekonomi. uadara di atas kepulauan Indonesia. Jadi kelangkaan bukan merupakan sifat barang tetapi pencerminan keadaan. Kemungkinan untuk memilih mengandung dua keadaan. antara lain : a. Kelangkaan adalah konsep yang berhubungan dngan harga. padahal sumber daya relatif terbatas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful