DASAR-DASAR EKONOMI MAKRO  TUJUAN INSTRUKSIONAL Setelah mendapatkan materi ini, peserta mampu 1.

memahami dasar-dasar serta philosofi ilmu ekonomi Makro konvensional 2. memahami nilai-nilai dan kaidah ekonomi konvensional 3. memahami besaran dan cara pengukuran ekonomi secara Makro 4. Memahami pelaku-pelaku ekonomi Makro.  TITIK TEKAN MATERI Pokok-pokok pikiran dan titik tekan materi yang harus disampaikan adalah : 1. Memberikan pemahaman tentang sistem dan philosofi dasar perekonomian yang sedang berlaku sekarang (konvensional) 2. Memberikan pemahaman tentang peran negara dalam perekonomian 3. Memberikan pemahaman tentang faktor-faktor produksi konvensional 4. Memberikan wawasan bagaimana negara mengatur ekomnomi 5. Memberikan pemahaman tentang moneter, fiskal dan luar negeri  1. 2. 3. 4. 5. POKOK-POKOK MATERI Pengertian dan philosofi dasar ekonomi makro Besaran-besaran dalam perhitungan perekonomian negara Peranan Negara dalam Perekonomian Kebijakan moneter dan fiskal Peranan luar negeri

PENJABARAN DARI POKOK-POKOK MATERI

Bagian pertama Pengertian dan Philosopi Dasar Ilmu Ekonomi Makro
A. Sejarah Ilmu Ekonomi Ilmu ekonomi tidak diciptalkan secara mendadak tetapi ia berkembang melalui suatu proses yang panjang. Ilmu ekonomi dianggap sebagai satu disiplin ilmu baru mulai 1776, yaitu semenjak ditulisnya sebuah buku oleh seorang ahli ekonomi bernama Adam Smith, buku tersebut berjudul An Inguiry Into The Mature and Causes of the Wealth of Nations. Semenjak itulah Adam Smith oleh ahli ilmu ekonomi disebut sebagi bapak Ilmu Ekonomi. Sebetulnya penelaahan ekonomi sudah mulai dipelajari orang sejak Aristoteles (350 SM), namun penelaahan ekonomi pada waktu itu baru dipelajari pada tingkat yang sangat dasar, lebih bersifat filosofis. Kemudian pada tahun 1270, penelaahan ekonomi tersebut diusahakan untuk lebih dikembangkan lagi oleh Thomas Aquino dengn beberapa penambahan pemikiran yang bersumber dari buku injil. Tahun1758, Fransois Quesnay mencoba menjelaskan lebih jauh , namun sampai disini perkembangan ilmu ekonomi belum sampai membentuk disiplin ilmu ekonomi. Sampai zaman ini ekonomi desebut dengan fisiokrat. Baru pada tahun 1776, munculah tokoh baru bernama Adam Smith yang berhasil mengangkat penelaahan ekonomi menjadi suatu disiplin ilmu ekonomi, semenjak itu ilmu ekonomi sangat banyak dirasa manfaatnya oleh manusia di dalam usaha mereka untuk meningkatkan arah hidup. Jadi perjalanan ilmu ekonomi melalui masa yang sangat panjang. Ilmu ekonomi berkembang terus , gagasan Adam Smith tersebut menjadi dasar bagi ahli ekonomi berikutnya, seperti Thomas Malthus, David Ricardo, dan John Stuart Mill. Ahli ekonomi ini disebut dengan ahli ekonomi Klasik. Tradisi klasik diteruskan dan dikembangkan oleh mazhab Austria dan dieteruskan oleh Leon Walras, Alfred Marshall pada tahun 1890-an. Tradisi klasik ini menelorkan perkembangan bagian teori ekonomi yang dekenal sebagai ekonomi mikro.

Teori tentang permintaan konsumsi dari keynesian. C. Pada bagian ini yang akan dipelajari adalah ilmu ekonomi makro. Interest and Money yang menjadi dasar bagi perkembangan teori ekonomi Makro. dan ilmu ekonomi makro yang mempelajari satuan-satuan yang besar atau satuan satuan agregat. dengan bukunya yang sangat terkenal : General Theory of Employment. Kalau ekonomi mikro membahas tentang konsumen. pengangguran. Karena itu sesudah Keynes berkembanglah bebrapa tunas-tunas baru yang tidak sepenuhnya Klasik atau Keynesian seperti kelompok Post keynesian Economist kelompok Monetarists. dan sebagainya. ilmu ekonomi di bagi menjadi ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro. melalui teleskop yang terbalik. Perkembnagan keadaan ekonomi yang pesat dan rumit menumbuhkan beberapa masalah yang tidak dapat dipecahkan oleh alat-alat yang sudah dikembangkan oleh Klasik maupun Keynes. dsb. Ilmu Ekonomi Makro Ilmu ekonomi Makro adalah studi tentang prilaku ekonomi agregat. Kalau titik berat penelaan ekonomi mikro adalah efisiensi. dan empat sektor serta angka penggandanya. Disini akan dibahas tentang analisa determnan-determinan perekonomian yang pokok yaitu tingkat pendapatan. Kata ekonomi berasal dari kata “oikon” yang berarti rumah tangga dan “nomos” yang berarti kaidah atau aturan. sehingga kata ekonomi berarti kaidahkaidah atau aturan yang menyangkut rumah tangga. Oleh karena itulah ilmu ekonomi dibagi menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro yang berarti ilmu ekonomi yang mempelajari satuan-satuan yang kecil (mikro = kecil). tetapi juga bagaimana masyarakat mengorganisasi dan mengatur alokasi sumber daya nasional yang dimilikinya. ketidakpastian masa depan. Teori Investasi 5. tingkat harga umum. Sedangkan ilmu ekonomi mikro akan dibahas pada bagian yang lain. Ini adalah kebalan ilmu ekonomi mikro yang menganalisa prilaku unit-unit ekonomi individu. maka titik berat penelaahan ekonomi makro adalah pendapatan nasional dan segala variabel yang mempengaruhi maupun dipengaruhi olehnya. konsumsi. ekonomi tidak hanya berusaha untuk mempelajari bagaimana individu atau rumah tangga mengatur alokasi sumberdaya yang langka. kebijaksanaan ekonomi pemerintah. penawaran. Pengertian tersebut saat ini sudah mengalami perkembangan. perilaku rumah tangga individu dan perusahaan secara menyeluruh dengan tujuan lebih memusatkan gambaran tersebut agar hal-hal yang kecil dan tidak esensial dapat dihilangkan. B. Uang dan tingakt pendapatan Bagian kedua Besaran-besaran dalam Perhitungan Perekonomian Negara . Pembagian Ilmu Ekonomi Menurut tradisi. dan sebagainya. Pengertian tentang tradisi klasik yang menjadi sumber dari teori ekonomi mikro perlu benar-benar dicamkan karena pasti masih sering akan dijumpai. 2. investasi. Tingkat pendapatan dalam model perekonomian dua sektor. yaitu John Maynard Keynes. sesudah perang dan sekarang 4. Secara rinci pembahasan dalam ilmu ekonomi makro adalah sebagai berikut : 1. Demikian pula dengan perusahaan. Pemerintah dan tingkat pendapatan 3. Jadi perkembangan ekonomi Makro dimulai setelah terbitnya buku tersebut. permintaan.Sisi lain dari perkembangan ilmu ekonomi yang berasal dari Adam Smith adalah cabang yang dikembangkan oleh Karl Marx dan dianut oleh negar-negara sosialis-komunis dan yang timbul belakangan di negara-negara yang menganut faham ekonomi liberal seperti golongan radikal atau golongan “ New Left”. kelompok Rational Exceptations serta kelompok yang menyangkut kebijakan ekonomi seperti kelompok Supply Side Economits. Pengertian mikro maupun makro berasal dari bahasa Yunani. seperti masalah stagflasi. Ekonomi makro dilain fihak berusaha melihat. Keseimbangan di pasar barang 6. harga. uang. berbeda dengan kelompok Klasik (yang mendasarkan pada bekerjanya mekanisme pasar). maka konsumen dalam ekonomi makro adalah keseluruhan konsumen sebagai satuan agregat. seperti inflasi. maka Keynes mendasarkan pada campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi. dinamika ekonomi. dan pertumbuhan pendapatan. tiga sektor. Depresi ekonomi yang terjadi pada tahun 1930-an melahirkan ahli ekonomi baru.

Menyadari bahwa tujuan utama pembangunan adalah menciptakan masyarakat adil dan makmur maka semua usaha yang berupa kegiatan ekonomi harus diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut. Pendekatan Pengeluaran Setiap rumah tangga. Termasuk pengeluaran investasi ini adalah : 1. maupun jasa. Walaupun ada kelemahan namun sampai saat ini tidak ada konsep yang lebih baik dalam mengukur tingkat kemakmuran msyarakat. pengeluaran pemerintah (G = Government Expenditure) Disamping itu bagi negara yang juga melakukan hubungan ekonomi dengan negara lain. Untuk mengukur besarnya PNB ada cara pendekatan yan sering ditempuh. Pandangan mereka tentang Pendapatan Nasional berkisar pada nilai uang barang dan jasa yang dihaslkan dan dikonsumsikan. pabrik dan semua jenis kontruksi baru pada tahun yang sama . pengeluaran tersebut disebut ekspor – impor ( X – M = ekspor di kurangi impor.A. Cara pendekatan itu adalah pendekatan pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional dan cara pendekatan penerimaan yang diperoleh para pemilik faktor produksi yang ikut berpartisipasi dalam roses produksi. sehinga investasi selalu berupa penambahan barang modal riil pada stock barang modal yang sudah ada. atau net export). Dalam ilmu ekonomi pengeluaran investasi hanya khusus pada pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. rumah tangga perusahaan maupun rumah tangga pemerintah pasti melakukan pengeluaran untuk membeli semua kebutuhan yang diperlukan. Perhitungan melalaui PNB ini memang mempunyai beberapa kelemahan seperti : Kemampuan PNB dalam mengukur kualitas distribusi pendapatan . dan kecepatan keberhasilan usaha yang dicapai adalah Produk Nasional Bruto ( Gross National Product) atau yang sering disebut dengan Pendapatan nasional. Tetapi pendapatan Nasional sebenarnya lebih ditujukan untuk menguur kemakmuran material masyarakat secara kuantitatif. Pendapatan Nasional mula mula dirumuskan oleh Boisgillbert di Prancis dan Petty di Inggris pada abad 17. Konsep ini kemudian dikembangkan dengan jalan memasukan tambahan tahunan pada stock modal yang sudah ada di dalam negeri. namun tidak berarti bahwa indikator itu semua sudah sempurna dan benar-benar mampu menggambarkan seluruh kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh setiap anggota masyarakat. tidak diikutkannya transaksi yang tidak melalui pasar. Pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga individu untuk membeli semua kebutuhannya yang diperlukan dapat berupa barang. Secara singkat cara pendekatan pengeluaran ini dapat dirumuskan sebagai berikut : PNB = C + I + G + (X . baik itu rumah tangga individu. intensitas. masih terdapat pengeluaran bersih pembelian barang dan jasa oleh orang-orang dan badan-badan asing. Khusus di bidang sosial ekonomi. pengeluaran perusahaan biasanya berupa Investasi ( I = Investasi). Pembuatan rumah. Tujuan ini dapat di lihat pada pembukaan UUD 1945 alinea kedua dan keempat. baik barang habis pakai dan barang tahan lama. Walupun produk Nasional Bruto sebagai indikator kemakmuran material banyak digunakan di berbagai negara-negara yang menggunakan sistem ekonomi liberial maupun campuran. tujuan nasional itu pada umumnya dirumuskan sebagai suatu masyarakat yang adail dan makmur. Pengeluaran semua itu disebut konsumsi (C = C omsuption). Sejauh ini alat pengukur yang sering di gunakan untuk mengetahui secara kuantitatif arah.M) PNB = Pendapatan Nasional Bruto C = konsumsi (comsumption) I = Investasi (Invesment) G = Pengeluaran Pemerintah (Government Expenditure) X – M = ekspor dikurangi impor (net export) Pada cara pendekatan ini pengeluaran yang perlu mendapat perhatian khusus adalah pengeluaran yang berbentuk pengeluaran untuk membeli barang modal atau investasi. peralatan pabrik dan barang modal pabrik yang akan digunakan dalam proses produksi (jadi tidak untuk diperdagangkan) 2. Pembelian mesin-mesin. Konsep dan definisi Setiap negara atau masyarakat selalu berusaha untuk mengejar tujuan nasional yang dicita-citakan. A.

Pengeluaran pembangunan. Pengeluaran Pembanguna. Demikian pula jika seseorang membeli mobil bekas untuk ditaksikan misalnya. Pajak tak langsung.3. Sekali lagi bahwa pengeluaran investasi adalah pegeluaran untuk membeli barang modal baru oleh rumah tangga perusahaan. maka pengeluaran itu tidak termasuk dalam pengeluaran investasi. Pengeluaran rutin adalah pengeluaran yang digunakan untuk pemerlharaan atau penyelenggaraan pemerintahan sehari-hari. yaitu pajak yang ditinjau dari segi adminisratif adalah pajak yang langsung dikenakan kepada masing-masing wajib pajak dan tidak bisa digantikan oleh pihak lain. sehingga harus diperhitungkan sendiri. dalam ilmu ekonomi tidak dimasukan kedalam pengeluaran investasi karena pengeluaran itu sebenarnya hanya merupakan perpindahan aktiva saja dari pemilik yang satu ke pemilik yang lain. maka pajak tak langsung tidak diterima oleh pemilik faktor produksi. Sebenrnya pajak tak langsung hanyalah pemindahan daya beli dari kantong konsumen (pembayar pajak) kepada pemerintah yang terjadi pada saat transaksi dilakukan. dll) • Pengeluaran untuk belanja barang • Pengeluaran untuk subsidi daerah otonom • Pengeluaran untuk membayar harga dan cicilan hutang • Pengeluaran lainnya 2. yang terkadang disebut sebagai investasi finansial. uang makan. baik sebagian maupun seluruhnya. Penerimaan dalam negeri a. Untuk lebih jelasnya berikut ini uraian mengenai bebarap penerimaan negara : 1. yaitu pajak-pajak yang pada dasarnya beban pajaknya dapat digeserkan kepada piha lain oleh para wajib pajak. karena sifat pajak tak langsung adalah demikian. terdiri dari : • pajak pendapatan • pajak perseroan • pajak perseroan minyak • MPO • IPEDA (iuran pungutan daerah) b. karena sebenarnya cara pendekatan peneriman bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga lain.terdiri dari : • pajak penjualan . terdiri dari : • Pengeluaran untuk belanja pegawai (tunjangan beras. pajak tontonan. Pendekatan Penerimaan Cara pendekatan penerimaan adalah komplemen cara pendekatan pengeluaran. Perubahan nilai barang cadangan sebagai akibat perubahan jumlah maupun harga pada tahun itu Pengeluaran untuk membeli suart-surat berharga. seperti pajak penjualan. Pajak Tidak langsung. pajak masuk dan sebagainya. Penyusutan perlu dimasukkan dalam perhitungan pendapatan nasionaal karena penyusutan adalah bagian dari penerimaan perusahaan yang tidak dibagikan pemilik faktor produksi. pajak pembangunan. Pengeluaran pemerintah digolongkan menjadi dua bagian : 1. Pajak langsung. Pengeluaran rutin 2. gaji pensiun. terdiri dari • Pengeluaran untuk pembiayaan departemen/lembaga • Pengeluaran untuk pembiayaan bagi daerah • Pengeluaran untuk pembiayaan lain-lain • Pengeluaran untuk bantuan proyek B. 1. yaitu pajak yang dapat digantikan oleh pihak lain. Dalam perhitungan pendapatan Nasional dengan pendekatan penerimaan ini ada dua hal yang dimasukkan didalamnya walaupun sebenranya bukan merupakan penerimaan yaitu penyusutan dan pajak tak langsung.

• • • • • • PNB tidak menghitung nilai transaksi yang terjadi di pasar (oganized market) Transaksi yang semata-mata menyangkut uang (andil. dalam perhitungan PNB dipakai cara perhitungan lain yang dikenal dengan nama Cara Nilai Tambah. PNB adalah ukuran moneter PNB tidak memperhitungkan perubahan yang terjadi pada nilai uang karena terjadinya perubahan harga-harga umum. Sedangkan bantuan proyek adalah bantuan dari luar negeri dalam rangka untuk membangun proyek-proyek sosial di dalam masyarakat seperti. Artinya barang dan jasa itu tidak lagi beredar dipasar untuk diperjual belikan. jalan dan lain-lain. bantuan air bersih. D. Untuk menghindari sesuatu produk dihitung lebih dari satu kali ( double counting). Hal ini dapat dilihat dari APBN. Khusus untuk Indonesia yang menganut sistem ekonomi campuran dimana peran pemerintah sangat besar andilnya dalam pembangunan. Peneriamaan Pembangunan Penerimaan pembangunan adalah penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek Bantuan program adalah bantuan luar negeri untuk mendukung program-program tertentu. kesehatan. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa akhir saja Barang dan jasa akhir adalah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen dan langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. obligasi dll) Transaksi barang bekas Kualitas produk Waktu luang Ongkos perusakan ekosistem Komposisi dan distribusi produk Bagian Ketiga Peranan Negara dalam Perekonomian Dalam bahasan kali ini akan dibahas peranan pemerintah sebagai unsusr yang mengatur dan mengendalikan jalannya roda perekonomian dan bertindak sebagai penggerak pembanguann dalam negaranegara yang sedang berkembang. misalnya program pendidikan. Barang yang dibeli oleh rumah tangga inividu maupun rumah tangga perusahaan tetapi tidak langsung digunakan sendiri. biasanya dalam satu tahun.• pajak penjualan impor • cukai • bea masuk • pajak ekspor c. penrimaan pendidikan. yaitu penerimaan dari penjualan barang-barang milik pemerintah dari penerimaan jasa. . Nilai tambah adalah nilai yang ditambahkan pada PNB oleh rumah tangga perusahaan dan terdiri dari penerimaan rumah tangga perusahaan itu dari penjualan barang dan jasanya dikurangi dengan pengeluaran rumah tangga perusahaan tersebut untuk membeli barang dan jasa perusahaan lain (barang antra). Sifat-sifat PNB 1. 3. iuran hasil hutan dan lain-lain. dari penerimaan kejaksaan dan peradilan. jembatan. Campur tangan pemerintah dalam rangka mencapai tujuan bersama selalu ada di setiap negara. 2. Penerimaan bukan pajak. Dengan demikian jelaslah bahwa PNB dapat juga dinyatakan sebagai keseluruhan nilai tambah rumah tangga perusahaan yang beroperasi dalam masyarakat selama kurun waktu tertentu. Oleh sebab itu PNB pada tahun tertentu tidak dapat dibandingkan dengan PNB pada tahun lain. 2. karena perubahan yang terjadi disamping menyangkut perubahan jumlah output juga harganya sehingga nilai uang yang digunakan tidak sama besarnya.

termasuk tugas pembangunan dan khususnya pelaksanaan trilogi pembangunan. pembuatan badan usaha. d. sebaliknya dunia usaha perlu pula memberikan tanggapan terhadap pengarahan dan bimbingn serta penciptaan iklim tersebut dengan kegiatan-kegiatan nyata…” Usaha pemerintah untuk mengarahkan dan mnegendalikan jalannya roda perekonomian agar dapat dikembalikan iklim usaha yang baik. Ayat 3 : “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. dalam arti pemilikan sumber daya alam oleh swasta diakui. sehingga pemerintah diberi wewenang untuk secara aktif dan positif mengatur dan mengarahkan pemilikan dan penggunaannya. karena itu meliputi pengembangan budaya bangsa. di Indonesia disebut BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan melalui kebijakan-kebijakan lainnya.Dalam sistem ekonomi campuran peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari adanya mekanisme perencanaan pusat. Disamping melalui kebijakan fiskal. Tugas keempat adalah yang berhubungan dengan negara lain. ketersediaan dana dan penggunaan pemerintah dapat dilihat dalam APBN. Ayat 2 tersebut dengan tegas menunjuk bahwa cabang-cabang produksi yang penting. . Di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 disebutkan bahwa Fungsi negara adalah : Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia Memajukan kesejahteraan umum Mencerdaskan kehidupan bangsa Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. dan untuk kesejahteraan bersama. tetapi lebih ditekankan pada operasionalisasinya yang harus diatur oleh pemerintah demi tercapainya tujuan bersama. c. Penguasaan sendiri tidak harus berupa penguasaan fisik sehingga cabang-cabang produksi itu harus perusahaan negara. dalam artian dari segi strategis maupun finansial. Tugas tersebut hanya dapat berjalan baik apabila tersedia alat penunjang untuk melaksanakannya. melalui anggaran pendapatan dan belanja negara disebut kebijakan fiskal. sedangkan segi finansial berarti menyangkut masalah sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembiayaan pembangunan nasional. yaitu bagian peneriamaan dan bagiaan pengeluaran. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat berjalan lebih baik. harus dikuasai oleh negara. Dalam GBHN juga disebukan bahwa pemerintah mempunyai andil yang sangat signifikan dalam pembangunan ekonomi : “Pembangun ekonomi yang didasarkan pada demokrasi ekonomi menentukan bahwa masyarakat harus memegang peranan aktif dalam kegiatan pembangunan. tetapi penggunaannya harus diarahkan untuk kepentingan bersama. Tugas ketiga adalah yang menyangkut pendidikan dalam arti luas. Ayat 2 : “Cabang-cabang produksi penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara”. pemerintah juga dapat melakukan campur tangan melalui pembutan-pembuatan peraturan. Setiap APBN selalu tersedia dari dua bagian. Akan tetapi dana yang tersedia harus mencapai bermacam-macam tujuan. Ayat 3 menunjukkan dengan tegas bahwa semua sumber daya alam yang terdapat di Indonesia harus digunakan untuk kepentingan rakyat. Penting dari segi strategis berarti menyangkut masalah keamanan dan kelangsungan hidup bernegara. Tugas kedua adalah tugas yang menyangkut pencapaian kesejahteraan umum dalam arti yang luas. ayat 2 dan ayat 3. Alat penunjang yang paling penting tentunya adalah masalah dana. a. maka tugas pemerintah adalah mengoptimalkan penggunaan dana itu sesuai dengan kaidah efektivitas dan efisiensi. Tugas pertama adalah tugas yang menyangkut masalah pertahanan dan kamanan serta ketertiban umum dan ketertiban masyarakat dalam arti yang luas. Bagi Indonesia peranan pemerintah dalam bidang ekonomi jelas-jelas ditunjukkan oleh pasal 33. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Oleh karenanya maka pemerintah berkewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan uaha. b.

Mengelola secara efisien dan profesional terhadap Sumber daya alam yang dimilikinya dan digunakan untuk kemakmuran rakyat bukan sekelompok orang saja. yang pada gilirannya juga mendorong pemerataan kesejahteraan. nikel. pemerintah membuat undang-undnag perlindungan usaha kecil dan menengah. Dengan kemampuannya. Ini perwujudan dari sifat pertengah pemerintah bahwa ia tidak condong dan mementingkan pada satu golongan tertentu. Konsep dasar Teori Moneter . Mendorong berkembangnya sektor riil (perdagangan. pendidikan. Mendorong penggunaan barang-barang yang berguna dan menghambat atau melarang penggunaan barang-barang yang dapat merusak. Bila diperlukan untuk melindungi hak mereka. antara lain jalan. Bila negara memberikan hak istimewa kepada golongan tertentu berarti fungsi pemerataan kepada rakyat tidak berjalan. Tetapi pada ekonomi dewasa ini peran pemerintah hampir di semua negara sangatlah penting. seperti : • raasa aman (pertahanan – keamanan) • rasa tentram (ketertiban umum dan ketertiban msyarakat) • rasa senang karena berbagai kemudahan dapat disediakan. Sumber daya yang dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan rakyat misalnya. yaitu faedah sampingan yang dapat diperoleh sebagai akibat proses produksi maupun konsumsi. Menciptakan kesejahteraan bersama dengan jalan menolong mereka yang lemah. hasil tambang (emas. menderita dan cacat. produksi. seperti : • Imunisasi • Pemasangan lampu jalanan • Pemeriksaan kesehatan • Kemudahan biaya pendidikan 3. 2. bouksit dll). gas alam. Mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan diberbagai wilayah agar keseimbangan diberbagai kawasan tidak terjadi. industri dan jasa) dengan cara adil. minyak bumi. Pemerintah tidak boleh memberikan hak istimewa (monopoli) dalam bentuk apappun (monopoli bahan baku. walaupun perananya memang berbeda dari satu negara ke negara yang lain. Mendorong berkembangnya usaha kecil dan menengah dan memberikan kesempatan yang sama dengan pengusaha besar baik dalam pendanaan. ketrampilan dan teknologi serta dalam hal regulasi.Pada ekonomi kalsik. 9. pasar. maka campur tangan pemerintah diusahakan seminimal mungkin. jompo. aspal. 5. pertanian. maka kebutuhan primer rakyat dapat terpenuhi. sukar sekali sekali merumuskan peran negara dalam perekonomian. negara (pemerintah) dapat memberikan subsidi kesehatan. menyediakan barang dan jasa yang tidak dapat disediakan oleh pihak swasta. Mengendalikan jalannya roda perekonomian demi terciptanya iklim usaha yang baik. Seluruh rakyat memiliki hak yang sama. tetapi secara garis besar campur tangan pemerintah mengambil bentuk : 1. seperti : • Obat-obatan • Ganja dan madat • Minuman keras • Rokok • Wajib belajar • Keluarga berencana 4. jadi barang publik. Karena alasan campur tangan pemerintah dalam bidang ekonomi mempunyai dasar yang berlain-lainnan. Jaminan sosial ( social security) semacam ini jelas akan meningkatkan kesejahteraan golongan miskin dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. pasar. stabil. 7. peranan pemerintah adalah sangat kecil. dan sarana sosial lainnya. Memberikan eksternalitas. listrik dan air. 11. Melakukan hubungan perdagangan internasional dengan berusaha meningkatkan sektor Ekspor Bagian Keempat Kebijakan Moneter A. 6. 8. kondusif bagi pengembangan ekonomi yang diinginkan. dan perdagangan atau proteksi) kepada pihak tertentu yang kebetulan dekat dengan penguasa. 10. miskin. Sesuai dengan prinsip bahwa mengatur jalannya roda perekonomian adalah mekanisme harga.

21-22 . M. Sedangkan teori meneter yang berdasar pada teori Kuantitas mengatakan bahwa pasar uang menentukan tingkat harga umum. Mengapa perubahan kondisi pasar uang. 1980. Hanya atas dasar kepercayaan masyarakat mau menerima uang tersebut sebagai alat pembayaran yang sah serta alat penukar dan sebagainya.. 1990.Standar Moneter Standar moneter diartikan sebagai sistem moneter yang didasarkan atas standar nilai uang. Measure of Value (pengukur nikai) 3. ekspor-impor logam-logam mulia serta fasilitas bank dalam hubungannya dengan ekspansi dmand deposit. 77 Dr. Teori Moneter. uang dipergunakan secara luas oleh para anggota msyarakat untuk : 1. 2 Ada dua macam konsep “harga uang” yang selalu menjadi pusat perhatian dari teori-teori moneter sejak dua abad yang lalu sampai sekarang. yaitu tingkat bunga dan tingkat harga umum. Setiap nilai uang yang beredar dijamin dengan seberat tertentu barang yang ditentukan oleh pemerintah. SP. termasuk di dalamnya peraturan tentang ciri-ciri/sifat-sifat dari uang. perak dan seterusnya). Uang dan Bank. Iswardono. Iswardono. hal. pengaturan tentang jumlah uang yang beredar (baik logam maupun kertas). Standar kepercayaan (Fiat satndard) Diartikan sebagai sistem moneter dimana nilai/tenaga beli uang tidak dijamin dengan seberat tertentu barang (logam). Adanya perkembangan dalam cabang Teori Ekonomi yang lain mempunyai dampak pada ekonomi moneter dan sebaliknya. 3 Drs. Ini mempunyai hubungan yang erat dengan semua area/jurusan/bagian dari Ilmu Ekonomi.A. bukan tingkat bunga. BPFE UGM. bebas menjual-belikan emas dengan harga yang pasti dan mengizinkan orang-orang untuk mengimpor dan mengekspor emas tanpa batas b.1 B. Permintan dan penawaran di dalam pasar akan menentukan harga. op cit. Teori-teori moneter tertentu (yang sealiran dengan teori moneter dari Keynes) lebih menekankan pada tingkat bunga sebagai harga yang ditentukan di pasar uang.. Means of exchange (alat tukar-menukar) 2.M.Teori moneter bukannya merupakan sesuatu yang dapat dipisahkan dari Teori Ekonomi. Standar kembar (the gold and silver standard) Standar sistem perekonomian suatu negara menggunakan emas adan perak . Standar Perak (the silver satndard) Standar moneternya dinyatakan dengan perak c. ekonomi moneter mengkhususukan pada pertanyaan tertentu dan beberapa konsep yang telah mempunyai pengaruh besar pada teori moneter dibandingkan cabang ekonomi yang lain. 3 1 2 Drs. Standar barang (commodity standard) Diartikan sebagai sistem moneter di mana nilai/tenaga beli uang dijamin sama dengan seberat tertentu barang (emas. Stabdard for deferred payments (standar ukuran pembayaran masa depan) 4. Teori moneter ini menggunakan dasar asumsi yang digunakan dalam Teori Ekonomi ortodoks. menanyakan hal yang sama menggunakan konsep dan metode analisis yang sama. yang dicerminkan oleh perubahan tingkat bunga atau tingkat harga penting ? Dalam masyarakat modern.Sp. termasuk Teori Prilaku Konsumen.. Teori moneter mempunyai kekhususan yang dimilikinya dalam artian bahwa dalam sejarah perkembangan.A. Standar barang dapat diklasifikasikan sebagai berikut : a.. 1. Hal. Yogyakarta. Sedangkan secara luas arti teori moneter adalah : analisa mengenai faktor-faktor apa yang mempengaruhi permintaan akan uang (demand for money) dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi penawaran akan uang ( supply of money). hal. Teori Prilaku Produsen dan teori keseimbangan Umum. Standar emas (the gold satndard) Standar emas didefinisikan sebagai suatu sisitem moneter dimana sesuatu bangsa mengucapkan (menyatakan) kesatuan moneternya dengan emas. 2. Yogyakarta. Macam-macam standar moneter : 1. Boediono. Makna Teori Moneter Menurut buku-buku litratur yang dimaksud dengan Teori Moneter adalah : Teori yang membahas mengenai pasar uang atau dengan kata lain teori mengenai permintaan dan penawaran akan uang. Store of value atau store of Wealth (satu cara untuk mnyimpan daya beli atau kekayaan) C. BPFE UGM.

melalui anggaran pendapatan dan belanja negara. kebijakan fiskal yang sengaja (discretionary) Kebijakan fiskal yang disengaja adalah kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi gelombang konjungtur dengan memanipulasi anggaran belanja secara sengaja. b. Dengan usaha ini terlihat seberapa jauh peranan pemerintah dalam melakukan campur tangannya dalam pengaturan jalnnya roda perekonomian. pemerintah juga dapat melakukan campur tangan melalui pembuatan-pembuatan peraturan. Macam-macam kebijakan Fiskal a. Pertama-tama pada sektor pemerintah dan kemudian menjalar ke sektor swasta. e. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. Peningkatan pengeluaran (anggaran belanja) pemerintah akan bersifat ekspansioner dengan meningkatnya permintaan. Kebijaksanaan Moneter Dinegara Sedang berkembang Kebijaksanaan moneter biasanya dikaitkan dengan pengawasan jumlah uang yang beredar (JUB) dan kridit. untuk enghindari inflasi.1. Kebijakan Fiskal 5. Manfaat Kebijaksanan moneter bagi negara yang edang berkembang adalah : Memperlancar jalannya pertumbuhan ekonomi Membantu pencapaian full employment Meningkatkan JUB sehingga dapat menekanmpenganguran (dalam jangka pendek) Mencapai tingkat keseimbangan (equilibrium) dalam Negara Pembayaran Internasional (NPI) Menjaga stabilitas nilai tukar di sebuah negara Tercapainya stabilitas harga Tercapaianya pemeratan pembangunan C. tingkat pengangguran dan inflasi yang rendah serta perkembnagan keseimbgan neraca pembyaran yang mantap. Tentunya semua sasarn tersebut perlu dicapai serantak dan aksimal. Oleh karena iu. Kebijaksanaan moneter itu bagaikan “dawai gitar” karena dapat ditarik untuk meredam inflasi tetapi tidak dapat ditekan (dorong) untuk mengatasi resesi. g. baik melalui pengubahan perpajkaan atau pengubahan pengeluaran pemerintah. Pengertian kebijakan fiskal Kebijakan fiskal adalah kebijakan dari pemerintah (negara) untuk mengarahkan dan mengendalikan jalanya roda perekonomian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. Dengan demikian dapat diharapkan bahwa kebijakan moneter memperlancar jalannya pertumbuhan ekonomi dalam mencapai tingkat yang lebih tinggi. oleh Keynes ditawarkan secara simultan penjelasan tentang arti penting kebijaksanaan moneter di mana diharapkan mampu meredam depresi. f. Sejalan dengan itu . Dalam realitaya sebagian besar dari pajak-pajak yang dikemnakan pada masyarakat. Disamping itu melalui kebijakan fiskal. Aatau dengan kata lain melalui kebiksanan moneter diharapkan dapat tercapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi. c.B. Kebijaksaan oneter adalah bagian dari kebijaksanaan ekonomi makro. Sebenarnya tingkat pertumbuhan JUB di negar sedang berkembang harus dapat mengimbangi pertumbuhan ekonominya. d. a. pemerataan pembangunan dan keseimbangan neraca pembayaran. stabilats harga. Banyak yang mempertimbangkan stabilitas harga sebagai tujuan yang paling utama di negara –negara yang sedang berlembnag disebabkan karena di negara sedang berkembnag banyak yang mengalami inflasi (berat( jika dibandingkan dengan negara-negara maju. pengurangnpengurangn pajak bisa juga bersifat ekspansione karena para wajib pajak akan mempunyai pendapatan disposabel yan lebih besar sehingga diharapkan akan membelanjakan jumlah pendapatan yang lebih besar. baik langsung maupun tak . stabilisasi harga dan pertumbuhan ekonomi. Dengan kata lain kebijaka fiskal erat berhubungn dengan APBN. Kebijakan fiskal pasif (automatic stabilizers atau built-in stabilizer) Kebijakan pasif adalah kebijakan yang erat kaitannya dengan penerapan berbagai pajak. 5.2. Kebijakan moneter di negara sedang berkembang dirasakan lebih efektif daripada kebijakan fiskal dalam mengatasi inflasi seperti di Indonesia. b. Oleg sebab itu kebijaksaan mopneter ditujukan untuk mndukung tercapainya sasaran sekonomi makro yaitu pertumbuhan ekonomi yang tinggi. pembuatan usaha negara dan kebijakn yang lainnya.1. Kontribusi kebijakn moneter dalam emperlancar pencapaian tingkat peretumbuhan yang lebih tinggi secara tidaklangsung dapat dikatakan ikut membentu pencapaian full employment. Kebijakan fiskal juga berpengaruh langsung terhadap tingkat permintaan.

Negara akan cenderung untuk melakukan spesialisasi pada barang yang dapat dihasilkan dengan menggunakan faktor produksi yang dimiliki dalam jumlah bear. pajak perseroan. Keuntungan ini berupa knaikan produktivitas karena adanya spesialisasi. terutama bagi negara-negara yang tidak memliliki tambang-tambang logam mulia. Untuk tuju tersebut diperlukan biaaya yang bear dan kaum merkantilis menganggap bahwa biaya tersebut akan diperoleh dengan cara menumpuk logam mulia.langsung. Cara terbaik untuk melakukan penumpukan logam mulia adalah dengan perdagangan luar negeri. Semakin tingi arus opendapatan nasional. baik langsung maupun tak langsung. Dengan demikian jelasnya bahwa penerimaan negara dari pajak berbanding langsung dengan tingginya arus pendapatan secara sederhana hubungan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut : T = To + t y Pajak-pajak yang dapat berfungsi sebagai rem yang memberikan reaksi secara otomatis terhadap perubahan pendapatan nasional disebut sebagai Kebijakan Fiskal Pasif (built-in stabilizers) 1. Di Jerman sisitem ini diberi nama Cameralisme dan di Prancis di beri nama Colbertisme.1. Tetapi banyaknya dan tingginya transaksi serta tingginya produksi barang-barang tentu tergantung dari daya beli masyarakat. kekuasaan gereja atas raja-raja menurun dan negra-negara baru mulai tumbuh dan berusaha agar menjadi negar kuat. Sistem ini dianjurkan dan dipraktekkan oleh negarawan-negarawan Eropa. Aspek mikro ekonomi misalnya meliputi alokasi faktorfaktor produksi dan penentuan harga. bea masuk. jadi pada pndapatan nasioanal. Untuk lebih mengetahu tentang teori perdagnagan internasional. Yang berupa kenaikan standar hidup karena naiknya produktivitas dapat memperbanyak output yang tersedia. Dengan melakukan hubungan dengan negara lain (berdagang) suatu negara akan memperoleh keuntungan. Oleh sebab itu mereka berusaha agar nilai ekspor selalu lebih besar dari impor. Tujuan utama merkantilisme Pada saat itu masyarakt ekonomi feodal di Eropa kekuasaanya mulai runtuh. berikut ini pendapat-pendapat tentang perdagangan internasional : 1. Negaranegara yang baru saja berdiri memerlukan angkatan perang yang kuat untuk mempertahankan dan mengembangkan kekuatan negara. Sedangkan aspek makro ekonomi meliputi kekuatan-kekuatan yang secara internasional mempengaruhi penghasilan nasional dan kesempatan kerja antara beberapa perekonomian. cukai tembakau dan sebagainya adalah pajak tak langsung ang besar penerimaan daripadanya tergantung pada banyaknya dan tingginya transaksi atau produksi. Merkantilisme Titik tolak dalam mempelajari hubungan antar negara biasanya dimulai dari abad 16 dan 17 pada saat munculnya sistem merkantilisme. Peranan Luar Negaeri Dalam teori ekonomi makro disebutkan bahwa sebuah negara tidak akan dapat berdiri sendiri tanpa mendapat bantuan dari negara lain atau berhubungan dengan negara lain. Pajak pendapatan. pajak kekayaan dan sebagainya adalah pajak langsung yang jelas sekali berhubungandengan tingkat pendapatan negara. Perdagangan luar negeri merupakan alat utama kaum merkantilsme untuk mencapai tujuan mereka. Meskipun namanya berbeda akan tetapi praktek-praktek yang dilakukan tidaklah jauh berbeda. Hubungan antara negara satu dengan negara yang lainnya bersifat mikro ekonomi dan makro ekonomi. Oleh karena itu sebuah negara harus mengadakan hubungan dengan satu ataubeberapa negara. berhubungan eratdengan tingginya arus pendapatan nasional. a. Pajak penualan. semakin pula penerimanan yang diperoleh dari sektor pajak. Karena itu negara-negara akan memperoleh keuntungan dari perdagangan ( gains fraom trade). Setiap negara dapat menggunkan faktor-faktor produksi yang dimilkinya dengan kombinasi yang paling efisien dan kemudian ditukar dengan barang lain yang kalau dihasilkan sendiri kurang efisien. yaitu suatu sisitem tentang kebijakn ekonomi yang bertujuan untuk mengatur perdaganan luar negeri serta pembentukannegara nasional yang kuat. Kelebihan nilai ekspor dari . Hal terjadi karena adanya perbedaan sumber daya alam dan kebutuan-kebutuhan yan laian.

Setelah masa masa merkantils timbulah berbagai teiru dari para ahli ekonomi yang membahas tentang perdagangan internasional dan peran dari luar negeri. Surplus ekspor akan mendatangkan logam mulia karena kelebihan ekspor atas impir harus dibayar dengan logam mulia. Untuk mndorong sektor ekspor maka industri barang-barang ekspor diberi subsidi. Impor dibatasi dengan mnegunakan tarif atau quota. Kebijakan lain yang perlu dicatat sehubungan dnegan tujuan kaum merkantilis adalah kebijak untuk memperluas pasar dan usaha untuk memonopoli perdagangan. Agar impor dapat ditekan. b. Mill 4. Teori keuntungan mutlak dari Aadam Smith 2. Teori Hecscher – Ohlin 5. maka pemerintah melarang untuk mengimpor barang-arang yang sudah dapat diproduksi semdiri. Dengan kebijaksanaan seperti ini diharapkan akan terjadi aliran logam mulia ke dalam negeri sebagai akibat terjadinya surplus di bidang perdagangan luar negeri. Negar-negraa berlomba-lomba untuk membentuk armada yang kuat sehingga dapat dijadikan alat untuk memperoleh daerah-daerah jajahan dan memonopoli sumber daya yang dimiliki daerah yang ditaklukan. Teori Permintaan dan Penawaran Maraji’ Lihat footnote . Karena tujuan perdagnagn luar negeri adalah untuk mendapatkan tambahan logam mulia. Aturan-aturan itu bertujuan untuk mendorong ekpor dan mengurangi impor. Oleh sebab itu suatu harus wajib berusaha untuk memperoleh suatu neraca perdagangan yang menguntrungkan.S. Peratutan-peraturan Dagang Agar negara mendapatkan neraca embayaran yang menguntungkan emrintah mengeluaran berbagi atran di bidang perdagangan. Teori Keuntungan Komparatif dari J. Hal ini berarti terjadi aliran logam mulia ke dalam negeri atau penumpukan logam muia dapat dilakukan. antar lain : 1. maka ekspor logam mulia dilarang. ekspor bahan mentah dilarang.impor akan diabayr dengan logam mulia. Selain itu daerah jajah menjadi pasar bagi barang-barang yang diekspornya. Teori Ongkos Komparatif dari David Ricardo 3. Kaum merkantilis mengaanggap logam mlia identik dengan kemakmuran sehingga memilki logam ulia yang semakain banyak diidentikan dengan menngkatnya kemakmuran dan kekuasaan sebuah negara.

Memahami perbedaan antara barang-barang publik dan barang komeresial (hak milik umum dan pribadi) TITIK TEKAN MATERI  Pemahaman tentang teori dasar dan philosofi ekonomi mikro  Perlunya memahami konseputility  Perlunya pemahaman tentang teori permintaan dan pemawaran  Perlunya pemahaman perbedaan antara brang-barang publik dan komersial. .4. Teori tentang barang publik dan pribadi Penjabaran dari Pokok-pokok Materi Bagian Pertama Dasar-dasar teori ekonomi mikro A. sedang alat pemuas kebutuhan tersebut berasal dari sumbernya yang pada dasarnya disediakan oleh alam. Memahami tentang konse kepuasan 3. Kebuthan pokok berakar pada kebutuhan manusia sebagai makhluk biologis. khussnya kebuthan yang bersifat kebendaan. melihat kegiatan mikro biotik dengan mikroskop.D21. penawaran. jadi berasal dari dalam diri manusia sendiri. bersifat manusiawi. Teori permintaan.yaitu yang timbul sebagai tanggapanterhadap dorongan kebranian manusia untuk memenuhi kebuthan hidupnya. harag dan hukum permintaan. Pengertian dan filosafi dasar ekonomi mikro Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana orang dan masyarakat menentukan pilihan mnegenaipenggunaan sumberdaya yang langka dan mempunyai kemungkinan penggunaan alternatif untuk menghasilkan berbagai barang dan jasa serta mendistribusikannya hanya utnuk konsumsi berbagai-bagai orang dan kelompok orang yang terdapat dalam masyarakat.DASAR-DASAR EKONOMI MIKRO Kode : 3. dan kebutuhan bahan pokok beraakar pada kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial. Dasar-dasar teori ekonomi mikro 2. bersifat alami. dan kebutuhan bahan pokok. baik kini maupun masa akan datang dan dengan menggunakan uang ataupun tidak. pasar dan harga 4. Teori kepuasan konsumen 3. Memahami konsep dasar ekonomi mikro 2. Kebutuhan kebendaan yang menjadi sasaran penelaahan prilaku ekonomi terdiri dari kebutuhan pokok. atau hak milik umum dan proibadi POKOK-POKOK MATERI 1. Sedangkan yang dimaksud dengan Ekonomi Mikro adaalah : ilmu ekonomi yang mencoba melihat kegiatan ekonomi dari satuian-satuan yang kecil. peserta mampu 1. yaitu kebutuhan kebendaan yang mendukung kesjahteraan hidup manusia.penawaran 4. TUJUAN INSTRUKSIONAL Setelah mendapatkan materi ini. Memahami konsep dasar pasar. Bidang telaah ilmu ekonomi adalah prilaku ekonomi. yaitu kebutuhan kebendaan yang angat esensial bagi kelengkapan hidup manusia.

. Jadi kelangkaan bukan merupakan sifat barang tetapi pencerminan keadaan. Di lain pihak. tetapi dapat disebut sebagai barang langka. Julahnya sangat banyak sekali. pasir di Gurun sahara. uadara di atas kepulauan Indonesia. udara kota yangbersih. bukan jumlah. padahal sumber daya relatif terbatas. apalagi sumber daya.B. Pilihan dan Kelngkaan Di Dalam pembicaraan tentang ilmu ekonomi kata-kata pilihan dan kelangkaan sering sekali terdengar. jumlahnya tetap banyak. Dengan demikian jelaslah bahwa hampir semua barang di dunia ini adalah barang langka. sehingga alupun terbatas tidak bisa disebut langka. Permasalah itu pada dasarnya dapat dikelompokkan kedalam permasalah dasar ekonomi. Untuk memeperoleh barang-barang tersebut diperlukan pengorbanan yang juga berupa barang langka. pasir untuk banguan dan lain-lain. Sejumlah barang lain. Keadaan yang satu disebut kesempatan dan berupa sekelompok barang dan jasa tersedia dan dapat dipilih. C. antara lain : a. Kedua kata tersebut eratsekali hubungannya dan merupakan konsep yang sangat esensial dalma ilmu ekonomi. Seseutau barang disebut langka bila memperolehnya dibutuhkan sebuah pengorbanan. Sebaliknya sesuatu barang disebut barang bebas apabila untuk menikmatinya tidak diperlukan pengorbanan yang berupa hilangnya kenikmatan yang dapat diperoleh darai barang lain. Untuk memperoleh sebuah mobil. air bersih untuk minum. setiap masyarakat dihadapkan pada suatu permasalahan yang berkaitan dengan pemilihan penggunaan sumber daya yang tersedia. Semakin langka suatu barang. Permasalah dasar ekonomi Dalam usahanya untuk memdnuhi kebutuhan hidup yan relatif tidak terbatas. dan sebagainya. Air di lautan Pasifik. untuk sipaa barang dan jasa itu dihasilkan. Kelangkaan adalah konsep yang berhubungan dngan harga. suatu hubungan timbal balik antara kebutuhan ketersediaan sumber daya. misalnya seseorang harus membeli (pengorbaanan berupa uang) atau menukarnya dengan sejulah barang lain. yaotu kemungkinan untuk memilih berbagai alternatif yang tersedia. Kemungkinan untuk memilih mengandung dua keadaan. bagaimana cara menghasilkan barang dan jasa tersebut c. Dari keadaan inilah timbul konsep Pilihan. maka semakin banyak barang lain yang harus dikorbankan untuk memperoleh barang langka trsebut. sedangkan keadaan kedua disebut preferensi dan berupa skelompok kreteria seleksi yang diatur secara berjenjang. pemilihanpenggunaan sumber daya dalam kaitannya dengan penentuan tentang barang dan jasa yang harus di hasilkan olrh asyrakat b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful