DASAR-DASAR EKONOMI MAKRO  TUJUAN INSTRUKSIONAL Setelah mendapatkan materi ini, peserta mampu 1.

memahami dasar-dasar serta philosofi ilmu ekonomi Makro konvensional 2. memahami nilai-nilai dan kaidah ekonomi konvensional 3. memahami besaran dan cara pengukuran ekonomi secara Makro 4. Memahami pelaku-pelaku ekonomi Makro.  TITIK TEKAN MATERI Pokok-pokok pikiran dan titik tekan materi yang harus disampaikan adalah : 1. Memberikan pemahaman tentang sistem dan philosofi dasar perekonomian yang sedang berlaku sekarang (konvensional) 2. Memberikan pemahaman tentang peran negara dalam perekonomian 3. Memberikan pemahaman tentang faktor-faktor produksi konvensional 4. Memberikan wawasan bagaimana negara mengatur ekomnomi 5. Memberikan pemahaman tentang moneter, fiskal dan luar negeri  1. 2. 3. 4. 5. POKOK-POKOK MATERI Pengertian dan philosofi dasar ekonomi makro Besaran-besaran dalam perhitungan perekonomian negara Peranan Negara dalam Perekonomian Kebijakan moneter dan fiskal Peranan luar negeri

PENJABARAN DARI POKOK-POKOK MATERI

Bagian pertama Pengertian dan Philosopi Dasar Ilmu Ekonomi Makro
A. Sejarah Ilmu Ekonomi Ilmu ekonomi tidak diciptalkan secara mendadak tetapi ia berkembang melalui suatu proses yang panjang. Ilmu ekonomi dianggap sebagai satu disiplin ilmu baru mulai 1776, yaitu semenjak ditulisnya sebuah buku oleh seorang ahli ekonomi bernama Adam Smith, buku tersebut berjudul An Inguiry Into The Mature and Causes of the Wealth of Nations. Semenjak itulah Adam Smith oleh ahli ilmu ekonomi disebut sebagi bapak Ilmu Ekonomi. Sebetulnya penelaahan ekonomi sudah mulai dipelajari orang sejak Aristoteles (350 SM), namun penelaahan ekonomi pada waktu itu baru dipelajari pada tingkat yang sangat dasar, lebih bersifat filosofis. Kemudian pada tahun 1270, penelaahan ekonomi tersebut diusahakan untuk lebih dikembangkan lagi oleh Thomas Aquino dengn beberapa penambahan pemikiran yang bersumber dari buku injil. Tahun1758, Fransois Quesnay mencoba menjelaskan lebih jauh , namun sampai disini perkembangan ilmu ekonomi belum sampai membentuk disiplin ilmu ekonomi. Sampai zaman ini ekonomi desebut dengan fisiokrat. Baru pada tahun 1776, munculah tokoh baru bernama Adam Smith yang berhasil mengangkat penelaahan ekonomi menjadi suatu disiplin ilmu ekonomi, semenjak itu ilmu ekonomi sangat banyak dirasa manfaatnya oleh manusia di dalam usaha mereka untuk meningkatkan arah hidup. Jadi perjalanan ilmu ekonomi melalui masa yang sangat panjang. Ilmu ekonomi berkembang terus , gagasan Adam Smith tersebut menjadi dasar bagi ahli ekonomi berikutnya, seperti Thomas Malthus, David Ricardo, dan John Stuart Mill. Ahli ekonomi ini disebut dengan ahli ekonomi Klasik. Tradisi klasik diteruskan dan dikembangkan oleh mazhab Austria dan dieteruskan oleh Leon Walras, Alfred Marshall pada tahun 1890-an. Tradisi klasik ini menelorkan perkembangan bagian teori ekonomi yang dekenal sebagai ekonomi mikro.

dsb. penawaran. kelompok Rational Exceptations serta kelompok yang menyangkut kebijakan ekonomi seperti kelompok Supply Side Economits. Tingkat pendapatan dalam model perekonomian dua sektor. konsumsi. perilaku rumah tangga individu dan perusahaan secara menyeluruh dengan tujuan lebih memusatkan gambaran tersebut agar hal-hal yang kecil dan tidak esensial dapat dihilangkan. dan pertumbuhan pendapatan. melalui teleskop yang terbalik. Demikian pula dengan perusahaan. Kata ekonomi berasal dari kata “oikon” yang berarti rumah tangga dan “nomos” yang berarti kaidah atau aturan. Karena itu sesudah Keynes berkembanglah bebrapa tunas-tunas baru yang tidak sepenuhnya Klasik atau Keynesian seperti kelompok Post keynesian Economist kelompok Monetarists. dan sebagainya. maka Keynes mendasarkan pada campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi. Teori Investasi 5. Teori tentang permintaan konsumsi dari keynesian. ekonomi tidak hanya berusaha untuk mempelajari bagaimana individu atau rumah tangga mengatur alokasi sumberdaya yang langka. Interest and Money yang menjadi dasar bagi perkembangan teori ekonomi Makro. Ekonomi makro dilain fihak berusaha melihat. berbeda dengan kelompok Klasik (yang mendasarkan pada bekerjanya mekanisme pasar).Sisi lain dari perkembangan ilmu ekonomi yang berasal dari Adam Smith adalah cabang yang dikembangkan oleh Karl Marx dan dianut oleh negar-negara sosialis-komunis dan yang timbul belakangan di negara-negara yang menganut faham ekonomi liberal seperti golongan radikal atau golongan “ New Left”. maka titik berat penelaahan ekonomi makro adalah pendapatan nasional dan segala variabel yang mempengaruhi maupun dipengaruhi olehnya. Pengertian tersebut saat ini sudah mengalami perkembangan. ketidakpastian masa depan. Sedangkan ilmu ekonomi mikro akan dibahas pada bagian yang lain. C. Pemerintah dan tingkat pendapatan 3. dan empat sektor serta angka penggandanya. harga. tetapi juga bagaimana masyarakat mengorganisasi dan mengatur alokasi sumber daya nasional yang dimilikinya. maka konsumen dalam ekonomi makro adalah keseluruhan konsumen sebagai satuan agregat. tingkat harga umum. Pembagian Ilmu Ekonomi Menurut tradisi. Pengertian mikro maupun makro berasal dari bahasa Yunani. dinamika ekonomi. Pengertian tentang tradisi klasik yang menjadi sumber dari teori ekonomi mikro perlu benar-benar dicamkan karena pasti masih sering akan dijumpai. dan ilmu ekonomi makro yang mempelajari satuan-satuan yang besar atau satuan satuan agregat. yaitu John Maynard Keynes. Kalau titik berat penelaan ekonomi mikro adalah efisiensi. permintaan. kebijaksanaan ekonomi pemerintah. sesudah perang dan sekarang 4. Keseimbangan di pasar barang 6. Perkembnagan keadaan ekonomi yang pesat dan rumit menumbuhkan beberapa masalah yang tidak dapat dipecahkan oleh alat-alat yang sudah dikembangkan oleh Klasik maupun Keynes. 2. Uang dan tingakt pendapatan Bagian kedua Besaran-besaran dalam Perhitungan Perekonomian Negara . Jadi perkembangan ekonomi Makro dimulai setelah terbitnya buku tersebut. dengan bukunya yang sangat terkenal : General Theory of Employment. Ini adalah kebalan ilmu ekonomi mikro yang menganalisa prilaku unit-unit ekonomi individu. Depresi ekonomi yang terjadi pada tahun 1930-an melahirkan ahli ekonomi baru. Ilmu Ekonomi Makro Ilmu ekonomi Makro adalah studi tentang prilaku ekonomi agregat. Disini akan dibahas tentang analisa determnan-determinan perekonomian yang pokok yaitu tingkat pendapatan. sehingga kata ekonomi berarti kaidahkaidah atau aturan yang menyangkut rumah tangga. B. tiga sektor. Pada bagian ini yang akan dipelajari adalah ilmu ekonomi makro. dan sebagainya. Kalau ekonomi mikro membahas tentang konsumen. seperti inflasi. uang. pengangguran. ilmu ekonomi di bagi menjadi ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro. investasi. Oleh karena itulah ilmu ekonomi dibagi menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro yang berarti ilmu ekonomi yang mempelajari satuan-satuan yang kecil (mikro = kecil). seperti masalah stagflasi. Secara rinci pembahasan dalam ilmu ekonomi makro adalah sebagai berikut : 1.

sehinga investasi selalu berupa penambahan barang modal riil pada stock barang modal yang sudah ada. maupun jasa. Untuk mengukur besarnya PNB ada cara pendekatan yan sering ditempuh. Secara singkat cara pendekatan pengeluaran ini dapat dirumuskan sebagai berikut : PNB = C + I + G + (X . Pengeluaran semua itu disebut konsumsi (C = C omsuption). atau net export). Khusus di bidang sosial ekonomi. Tetapi pendapatan Nasional sebenarnya lebih ditujukan untuk menguur kemakmuran material masyarakat secara kuantitatif. peralatan pabrik dan barang modal pabrik yang akan digunakan dalam proses produksi (jadi tidak untuk diperdagangkan) 2. pengeluaran tersebut disebut ekspor – impor ( X – M = ekspor di kurangi impor. namun tidak berarti bahwa indikator itu semua sudah sempurna dan benar-benar mampu menggambarkan seluruh kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh setiap anggota masyarakat. Sejauh ini alat pengukur yang sering di gunakan untuk mengetahui secara kuantitatif arah. Konsep ini kemudian dikembangkan dengan jalan memasukan tambahan tahunan pada stock modal yang sudah ada di dalam negeri. intensitas. Pendapatan Nasional mula mula dirumuskan oleh Boisgillbert di Prancis dan Petty di Inggris pada abad 17. pengeluaran perusahaan biasanya berupa Investasi ( I = Investasi). pengeluaran pemerintah (G = Government Expenditure) Disamping itu bagi negara yang juga melakukan hubungan ekonomi dengan negara lain. Pandangan mereka tentang Pendapatan Nasional berkisar pada nilai uang barang dan jasa yang dihaslkan dan dikonsumsikan. tidak diikutkannya transaksi yang tidak melalui pasar. Dalam ilmu ekonomi pengeluaran investasi hanya khusus pada pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. dan kecepatan keberhasilan usaha yang dicapai adalah Produk Nasional Bruto ( Gross National Product) atau yang sering disebut dengan Pendapatan nasional. Pembuatan rumah.M) PNB = Pendapatan Nasional Bruto C = konsumsi (comsumption) I = Investasi (Invesment) G = Pengeluaran Pemerintah (Government Expenditure) X – M = ekspor dikurangi impor (net export) Pada cara pendekatan ini pengeluaran yang perlu mendapat perhatian khusus adalah pengeluaran yang berbentuk pengeluaran untuk membeli barang modal atau investasi. tujuan nasional itu pada umumnya dirumuskan sebagai suatu masyarakat yang adail dan makmur. A. Termasuk pengeluaran investasi ini adalah : 1. Cara pendekatan itu adalah pendekatan pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional dan cara pendekatan penerimaan yang diperoleh para pemilik faktor produksi yang ikut berpartisipasi dalam roses produksi. Pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga individu untuk membeli semua kebutuhannya yang diperlukan dapat berupa barang. pabrik dan semua jenis kontruksi baru pada tahun yang sama . masih terdapat pengeluaran bersih pembelian barang dan jasa oleh orang-orang dan badan-badan asing. Perhitungan melalaui PNB ini memang mempunyai beberapa kelemahan seperti : Kemampuan PNB dalam mengukur kualitas distribusi pendapatan . Tujuan ini dapat di lihat pada pembukaan UUD 1945 alinea kedua dan keempat. Menyadari bahwa tujuan utama pembangunan adalah menciptakan masyarakat adil dan makmur maka semua usaha yang berupa kegiatan ekonomi harus diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut. Walupun produk Nasional Bruto sebagai indikator kemakmuran material banyak digunakan di berbagai negara-negara yang menggunakan sistem ekonomi liberial maupun campuran. Pendekatan Pengeluaran Setiap rumah tangga.A. Konsep dan definisi Setiap negara atau masyarakat selalu berusaha untuk mengejar tujuan nasional yang dicita-citakan. baik itu rumah tangga individu. Pembelian mesin-mesin. rumah tangga perusahaan maupun rumah tangga pemerintah pasti melakukan pengeluaran untuk membeli semua kebutuhan yang diperlukan. baik barang habis pakai dan barang tahan lama. Walaupun ada kelemahan namun sampai saat ini tidak ada konsep yang lebih baik dalam mengukur tingkat kemakmuran msyarakat.

Demikian pula jika seseorang membeli mobil bekas untuk ditaksikan misalnya. yaitu pajak-pajak yang pada dasarnya beban pajaknya dapat digeserkan kepada piha lain oleh para wajib pajak. Pajak tak langsung. Pengeluaran rutin adalah pengeluaran yang digunakan untuk pemerlharaan atau penyelenggaraan pemerintahan sehari-hari. seperti pajak penjualan. Pengeluaran rutin 2. dll) • Pengeluaran untuk belanja barang • Pengeluaran untuk subsidi daerah otonom • Pengeluaran untuk membayar harga dan cicilan hutang • Pengeluaran lainnya 2. Untuk lebih jelasnya berikut ini uraian mengenai bebarap penerimaan negara : 1. Perubahan nilai barang cadangan sebagai akibat perubahan jumlah maupun harga pada tahun itu Pengeluaran untuk membeli suart-surat berharga. uang makan. karena sifat pajak tak langsung adalah demikian. Sebenrnya pajak tak langsung hanyalah pemindahan daya beli dari kantong konsumen (pembayar pajak) kepada pemerintah yang terjadi pada saat transaksi dilakukan. terdiri dari : • pajak pendapatan • pajak perseroan • pajak perseroan minyak • MPO • IPEDA (iuran pungutan daerah) b. pajak pembangunan. Penerimaan dalam negeri a. Pendekatan Penerimaan Cara pendekatan penerimaan adalah komplemen cara pendekatan pengeluaran. Dalam perhitungan pendapatan Nasional dengan pendekatan penerimaan ini ada dua hal yang dimasukkan didalamnya walaupun sebenranya bukan merupakan penerimaan yaitu penyusutan dan pajak tak langsung. 1. Pengeluaran Pembanguna. terdiri dari : • Pengeluaran untuk belanja pegawai (tunjangan beras. Penyusutan perlu dimasukkan dalam perhitungan pendapatan nasionaal karena penyusutan adalah bagian dari penerimaan perusahaan yang tidak dibagikan pemilik faktor produksi. terdiri dari • Pengeluaran untuk pembiayaan departemen/lembaga • Pengeluaran untuk pembiayaan bagi daerah • Pengeluaran untuk pembiayaan lain-lain • Pengeluaran untuk bantuan proyek B. Pengeluaran pemerintah digolongkan menjadi dua bagian : 1. Pengeluaran pembangunan. karena sebenarnya cara pendekatan peneriman bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga lain. baik sebagian maupun seluruhnya. yaitu pajak yang dapat digantikan oleh pihak lain. maka pajak tak langsung tidak diterima oleh pemilik faktor produksi. Pajak langsung. sehingga harus diperhitungkan sendiri. Sekali lagi bahwa pengeluaran investasi adalah pegeluaran untuk membeli barang modal baru oleh rumah tangga perusahaan. pajak tontonan. gaji pensiun. yaitu pajak yang ditinjau dari segi adminisratif adalah pajak yang langsung dikenakan kepada masing-masing wajib pajak dan tidak bisa digantikan oleh pihak lain. maka pengeluaran itu tidak termasuk dalam pengeluaran investasi.terdiri dari : • pajak penjualan . dalam ilmu ekonomi tidak dimasukan kedalam pengeluaran investasi karena pengeluaran itu sebenarnya hanya merupakan perpindahan aktiva saja dari pemilik yang satu ke pemilik yang lain.3. pajak masuk dan sebagainya. Pajak Tidak langsung. yang terkadang disebut sebagai investasi finansial.

Peneriamaan Pembangunan Penerimaan pembangunan adalah penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek Bantuan program adalah bantuan luar negeri untuk mendukung program-program tertentu. kesehatan. yaitu penerimaan dari penjualan barang-barang milik pemerintah dari penerimaan jasa. • • • • • • PNB tidak menghitung nilai transaksi yang terjadi di pasar (oganized market) Transaksi yang semata-mata menyangkut uang (andil. Sifat-sifat PNB 1. jalan dan lain-lain. Barang yang dibeli oleh rumah tangga inividu maupun rumah tangga perusahaan tetapi tidak langsung digunakan sendiri. 2. Oleh sebab itu PNB pada tahun tertentu tidak dapat dibandingkan dengan PNB pada tahun lain. dari penerimaan kejaksaan dan peradilan. Artinya barang dan jasa itu tidak lagi beredar dipasar untuk diperjual belikan. dalam perhitungan PNB dipakai cara perhitungan lain yang dikenal dengan nama Cara Nilai Tambah. PNB adalah ukuran moneter PNB tidak memperhitungkan perubahan yang terjadi pada nilai uang karena terjadinya perubahan harga-harga umum. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa akhir saja Barang dan jasa akhir adalah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen dan langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. penrimaan pendidikan. Untuk menghindari sesuatu produk dihitung lebih dari satu kali ( double counting). jembatan. karena perubahan yang terjadi disamping menyangkut perubahan jumlah output juga harganya sehingga nilai uang yang digunakan tidak sama besarnya. iuran hasil hutan dan lain-lain. Dengan demikian jelaslah bahwa PNB dapat juga dinyatakan sebagai keseluruhan nilai tambah rumah tangga perusahaan yang beroperasi dalam masyarakat selama kurun waktu tertentu.• pajak penjualan impor • cukai • bea masuk • pajak ekspor c. Nilai tambah adalah nilai yang ditambahkan pada PNB oleh rumah tangga perusahaan dan terdiri dari penerimaan rumah tangga perusahaan itu dari penjualan barang dan jasanya dikurangi dengan pengeluaran rumah tangga perusahaan tersebut untuk membeli barang dan jasa perusahaan lain (barang antra). misalnya program pendidikan. Sedangkan bantuan proyek adalah bantuan dari luar negeri dalam rangka untuk membangun proyek-proyek sosial di dalam masyarakat seperti. D. . 3. Campur tangan pemerintah dalam rangka mencapai tujuan bersama selalu ada di setiap negara. Penerimaan bukan pajak. bantuan air bersih. biasanya dalam satu tahun. 2. Hal ini dapat dilihat dari APBN. obligasi dll) Transaksi barang bekas Kualitas produk Waktu luang Ongkos perusakan ekosistem Komposisi dan distribusi produk Bagian Ketiga Peranan Negara dalam Perekonomian Dalam bahasan kali ini akan dibahas peranan pemerintah sebagai unsusr yang mengatur dan mengendalikan jalannya roda perekonomian dan bertindak sebagai penggerak pembanguann dalam negaranegara yang sedang berkembang. Khusus untuk Indonesia yang menganut sistem ekonomi campuran dimana peran pemerintah sangat besar andilnya dalam pembangunan.

Bagi Indonesia peranan pemerintah dalam bidang ekonomi jelas-jelas ditunjukkan oleh pasal 33. yaitu bagian peneriamaan dan bagiaan pengeluaran. pembuatan badan usaha. Ayat 3 : “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. a. melalui anggaran pendapatan dan belanja negara disebut kebijakan fiskal. Tugas ketiga adalah yang menyangkut pendidikan dalam arti luas. Ayat 2 tersebut dengan tegas menunjuk bahwa cabang-cabang produksi yang penting. sehingga pemerintah diberi wewenang untuk secara aktif dan positif mengatur dan mengarahkan pemilikan dan penggunaannya. tetapi lebih ditekankan pada operasionalisasinya yang harus diatur oleh pemerintah demi tercapainya tujuan bersama. dalam artian dari segi strategis maupun finansial. tetapi penggunaannya harus diarahkan untuk kepentingan bersama. karena itu meliputi pengembangan budaya bangsa. Ayat 3 menunjukkan dengan tegas bahwa semua sumber daya alam yang terdapat di Indonesia harus digunakan untuk kepentingan rakyat. Tugas tersebut hanya dapat berjalan baik apabila tersedia alat penunjang untuk melaksanakannya. sedangkan segi finansial berarti menyangkut masalah sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembiayaan pembangunan nasional. dan untuk kesejahteraan bersama. d. dalam arti pemilikan sumber daya alam oleh swasta diakui. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat berjalan lebih baik. perdamaian abadi dan keadilan sosial. termasuk tugas pembangunan dan khususnya pelaksanaan trilogi pembangunan. Disamping melalui kebijakan fiskal.Dalam sistem ekonomi campuran peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari adanya mekanisme perencanaan pusat. ayat 2 dan ayat 3. ketersediaan dana dan penggunaan pemerintah dapat dilihat dalam APBN. Penting dari segi strategis berarti menyangkut masalah keamanan dan kelangsungan hidup bernegara. Tugas pertama adalah tugas yang menyangkut masalah pertahanan dan kamanan serta ketertiban umum dan ketertiban masyarakat dalam arti yang luas. Dalam GBHN juga disebukan bahwa pemerintah mempunyai andil yang sangat signifikan dalam pembangunan ekonomi : “Pembangun ekonomi yang didasarkan pada demokrasi ekonomi menentukan bahwa masyarakat harus memegang peranan aktif dalam kegiatan pembangunan. Penguasaan sendiri tidak harus berupa penguasaan fisik sehingga cabang-cabang produksi itu harus perusahaan negara. di Indonesia disebut BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan melalui kebijakan-kebijakan lainnya. Tugas keempat adalah yang berhubungan dengan negara lain. Oleh karenanya maka pemerintah berkewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan uaha. Tugas kedua adalah tugas yang menyangkut pencapaian kesejahteraan umum dalam arti yang luas. Akan tetapi dana yang tersedia harus mencapai bermacam-macam tujuan. b. Setiap APBN selalu tersedia dari dua bagian. harus dikuasai oleh negara. Di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 disebutkan bahwa Fungsi negara adalah : Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia Memajukan kesejahteraan umum Mencerdaskan kehidupan bangsa Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. sebaliknya dunia usaha perlu pula memberikan tanggapan terhadap pengarahan dan bimbingn serta penciptaan iklim tersebut dengan kegiatan-kegiatan nyata…” Usaha pemerintah untuk mengarahkan dan mnegendalikan jalannya roda perekonomian agar dapat dikembalikan iklim usaha yang baik. . Alat penunjang yang paling penting tentunya adalah masalah dana. pemerintah juga dapat melakukan campur tangan melalui pembutan-pembuatan peraturan. Ayat 2 : “Cabang-cabang produksi penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara”. c. maka tugas pemerintah adalah mengoptimalkan penggunaan dana itu sesuai dengan kaidah efektivitas dan efisiensi.

Mengelola secara efisien dan profesional terhadap Sumber daya alam yang dimilikinya dan digunakan untuk kemakmuran rakyat bukan sekelompok orang saja. seperti : • Obat-obatan • Ganja dan madat • Minuman keras • Rokok • Wajib belajar • Keluarga berencana 4. Mendorong penggunaan barang-barang yang berguna dan menghambat atau melarang penggunaan barang-barang yang dapat merusak. aspal. Konsep dasar Teori Moneter . Mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan diberbagai wilayah agar keseimbangan diberbagai kawasan tidak terjadi. dan sarana sosial lainnya. menyediakan barang dan jasa yang tidak dapat disediakan oleh pihak swasta. Bila diperlukan untuk melindungi hak mereka. sukar sekali sekali merumuskan peran negara dalam perekonomian. produksi. Mendorong berkembangnya sektor riil (perdagangan. 5. 8. industri dan jasa) dengan cara adil. walaupun perananya memang berbeda dari satu negara ke negara yang lain. Sumber daya yang dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan rakyat misalnya. negara (pemerintah) dapat memberikan subsidi kesehatan. kondusif bagi pengembangan ekonomi yang diinginkan. Ini perwujudan dari sifat pertengah pemerintah bahwa ia tidak condong dan mementingkan pada satu golongan tertentu. Mendorong berkembangnya usaha kecil dan menengah dan memberikan kesempatan yang sama dengan pengusaha besar baik dalam pendanaan. Sesuai dengan prinsip bahwa mengatur jalannya roda perekonomian adalah mekanisme harga. Mengendalikan jalannya roda perekonomian demi terciptanya iklim usaha yang baik. pertanian. dan perdagangan atau proteksi) kepada pihak tertentu yang kebetulan dekat dengan penguasa. Memberikan eksternalitas. miskin. listrik dan air. seperti : • Imunisasi • Pemasangan lampu jalanan • Pemeriksaan kesehatan • Kemudahan biaya pendidikan 3. Jaminan sosial ( social security) semacam ini jelas akan meningkatkan kesejahteraan golongan miskin dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. pendidikan. minyak bumi. jompo. tetapi secara garis besar campur tangan pemerintah mengambil bentuk : 1. jadi barang publik. yang pada gilirannya juga mendorong pemerataan kesejahteraan.Pada ekonomi kalsik. peranan pemerintah adalah sangat kecil. Melakukan hubungan perdagangan internasional dengan berusaha meningkatkan sektor Ekspor Bagian Keempat Kebijakan Moneter A. Karena alasan campur tangan pemerintah dalam bidang ekonomi mempunyai dasar yang berlain-lainnan. menderita dan cacat. 10. Pemerintah tidak boleh memberikan hak istimewa (monopoli) dalam bentuk apappun (monopoli bahan baku. maka kebutuhan primer rakyat dapat terpenuhi. Bila negara memberikan hak istimewa kepada golongan tertentu berarti fungsi pemerataan kepada rakyat tidak berjalan. Menciptakan kesejahteraan bersama dengan jalan menolong mereka yang lemah. 7. maka campur tangan pemerintah diusahakan seminimal mungkin. nikel. 6. pasar. seperti : • raasa aman (pertahanan – keamanan) • rasa tentram (ketertiban umum dan ketertiban msyarakat) • rasa senang karena berbagai kemudahan dapat disediakan. Seluruh rakyat memiliki hak yang sama. 9. hasil tambang (emas. pemerintah membuat undang-undnag perlindungan usaha kecil dan menengah. 11. stabil. gas alam. bouksit dll). pasar. Dengan kemampuannya. ketrampilan dan teknologi serta dalam hal regulasi. 2. antara lain jalan. yaitu faedah sampingan yang dapat diperoleh sebagai akibat proses produksi maupun konsumsi. Tetapi pada ekonomi dewasa ini peran pemerintah hampir di semua negara sangatlah penting.

1. perak dan seterusnya). pengaturan tentang jumlah uang yang beredar (baik logam maupun kertas). Teori Moneter.A. Sedangkan teori meneter yang berdasar pada teori Kuantitas mengatakan bahwa pasar uang menentukan tingkat harga umum..Standar Moneter Standar moneter diartikan sebagai sistem moneter yang didasarkan atas standar nilai uang. hal. Means of exchange (alat tukar-menukar) 2. Iswardono.A. Yogyakarta. op cit. Adanya perkembangan dalam cabang Teori Ekonomi yang lain mempunyai dampak pada ekonomi moneter dan sebaliknya. hal. yang dicerminkan oleh perubahan tingkat bunga atau tingkat harga penting ? Dalam masyarakat modern. 2 Ada dua macam konsep “harga uang” yang selalu menjadi pusat perhatian dari teori-teori moneter sejak dua abad yang lalu sampai sekarang. Teori moneter mempunyai kekhususan yang dimilikinya dalam artian bahwa dalam sejarah perkembangan. Iswardono. Teori Prilaku Produsen dan teori keseimbangan Umum. BPFE UGM. Hal. Standar barang dapat diklasifikasikan sebagai berikut : a. ekspor-impor logam-logam mulia serta fasilitas bank dalam hubungannya dengan ekspansi dmand deposit.M... 3 Drs. yaitu tingkat bunga dan tingkat harga umum. Ini mempunyai hubungan yang erat dengan semua area/jurusan/bagian dari Ilmu Ekonomi.. Makna Teori Moneter Menurut buku-buku litratur yang dimaksud dengan Teori Moneter adalah : Teori yang membahas mengenai pasar uang atau dengan kata lain teori mengenai permintaan dan penawaran akan uang. Store of value atau store of Wealth (satu cara untuk mnyimpan daya beli atau kekayaan) C. Setiap nilai uang yang beredar dijamin dengan seberat tertentu barang yang ditentukan oleh pemerintah. SP. termasuk di dalamnya peraturan tentang ciri-ciri/sifat-sifat dari uang. Uang dan Bank. Teori-teori moneter tertentu (yang sealiran dengan teori moneter dari Keynes) lebih menekankan pada tingkat bunga sebagai harga yang ditentukan di pasar uang.1 B. 1990. Standar barang (commodity standard) Diartikan sebagai sistem moneter di mana nilai/tenaga beli uang dijamin sama dengan seberat tertentu barang (emas. Standar kembar (the gold and silver standard) Standar sistem perekonomian suatu negara menggunakan emas adan perak . bukan tingkat bunga. Stabdard for deferred payments (standar ukuran pembayaran masa depan) 4. ekonomi moneter mengkhususukan pada pertanyaan tertentu dan beberapa konsep yang telah mempunyai pengaruh besar pada teori moneter dibandingkan cabang ekonomi yang lain.Teori moneter bukannya merupakan sesuatu yang dapat dipisahkan dari Teori Ekonomi. uang dipergunakan secara luas oleh para anggota msyarakat untuk : 1. Permintan dan penawaran di dalam pasar akan menentukan harga. Hanya atas dasar kepercayaan masyarakat mau menerima uang tersebut sebagai alat pembayaran yang sah serta alat penukar dan sebagainya. 77 Dr. Standar kepercayaan (Fiat satndard) Diartikan sebagai sistem moneter dimana nilai/tenaga beli uang tidak dijamin dengan seberat tertentu barang (logam). termasuk Teori Prilaku Konsumen. Yogyakarta. Teori moneter ini menggunakan dasar asumsi yang digunakan dalam Teori Ekonomi ortodoks. Standar emas (the gold satndard) Standar emas didefinisikan sebagai suatu sisitem moneter dimana sesuatu bangsa mengucapkan (menyatakan) kesatuan moneternya dengan emas. M. 21-22 . Boediono. menanyakan hal yang sama menggunakan konsep dan metode analisis yang sama. 1980. 2. Macam-macam standar moneter : 1. Measure of Value (pengukur nikai) 3. Sedangkan secara luas arti teori moneter adalah : analisa mengenai faktor-faktor apa yang mempengaruhi permintaan akan uang (demand for money) dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi penawaran akan uang ( supply of money). Standar Perak (the silver satndard) Standar moneternya dinyatakan dengan perak c. 3 1 2 Drs. BPFE UGM.Sp. bebas menjual-belikan emas dengan harga yang pasti dan mengizinkan orang-orang untuk mengimpor dan mengekspor emas tanpa batas b. Mengapa perubahan kondisi pasar uang.

Macam-macam kebijakan Fiskal a. Peningkatan pengeluaran (anggaran belanja) pemerintah akan bersifat ekspansioner dengan meningkatnya permintaan. Aatau dengan kata lain melalui kebiksanan moneter diharapkan dapat tercapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Pengertian kebijakan fiskal Kebijakan fiskal adalah kebijakan dari pemerintah (negara) untuk mengarahkan dan mengendalikan jalanya roda perekonomian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. 5. baik langsung maupun tak . Oleh karena iu.1. Kebijaksaan oneter adalah bagian dari kebijaksanaan ekonomi makro.1. pemerintah juga dapat melakukan campur tangan melalui pembuatan-pembuatan peraturan. d. Dengan demikian dapat diharapkan bahwa kebijakan moneter memperlancar jalannya pertumbuhan ekonomi dalam mencapai tingkat yang lebih tinggi. Kontribusi kebijakn moneter dalam emperlancar pencapaian tingkat peretumbuhan yang lebih tinggi secara tidaklangsung dapat dikatakan ikut membentu pencapaian full employment. Kebijaksanaan moneter itu bagaikan “dawai gitar” karena dapat ditarik untuk meredam inflasi tetapi tidak dapat ditekan (dorong) untuk mengatasi resesi. Tentunya semua sasarn tersebut perlu dicapai serantak dan aksimal. stabilisasi harga dan pertumbuhan ekonomi. stabilats harga. Disamping itu melalui kebijakan fiskal. baik melalui pengubahan perpajkaan atau pengubahan pengeluaran pemerintah. a. Kebijakan moneter di negara sedang berkembang dirasakan lebih efektif daripada kebijakan fiskal dalam mengatasi inflasi seperti di Indonesia.B. melalui anggaran pendapatan dan belanja negara. pengurangnpengurangn pajak bisa juga bersifat ekspansione karena para wajib pajak akan mempunyai pendapatan disposabel yan lebih besar sehingga diharapkan akan membelanjakan jumlah pendapatan yang lebih besar. b. Pertama-tama pada sektor pemerintah dan kemudian menjalar ke sektor swasta. untuk enghindari inflasi. Dengan usaha ini terlihat seberapa jauh peranan pemerintah dalam melakukan campur tangannya dalam pengaturan jalnnya roda perekonomian. kebijakan fiskal yang sengaja (discretionary) Kebijakan fiskal yang disengaja adalah kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi gelombang konjungtur dengan memanipulasi anggaran belanja secara sengaja. Dengan kata lain kebijaka fiskal erat berhubungn dengan APBN. Sejalan dengan itu . e. pembuatan usaha negara dan kebijakn yang lainnya. Kebijakan fiskal pasif (automatic stabilizers atau built-in stabilizer) Kebijakan pasif adalah kebijakan yang erat kaitannya dengan penerapan berbagai pajak. Manfaat Kebijaksanan moneter bagi negara yang edang berkembang adalah : Memperlancar jalannya pertumbuhan ekonomi Membantu pencapaian full employment Meningkatkan JUB sehingga dapat menekanmpenganguran (dalam jangka pendek) Mencapai tingkat keseimbangan (equilibrium) dalam Negara Pembayaran Internasional (NPI) Menjaga stabilitas nilai tukar di sebuah negara Tercapainya stabilitas harga Tercapaianya pemeratan pembangunan C. Kebijaksanaan Moneter Dinegara Sedang berkembang Kebijaksanaan moneter biasanya dikaitkan dengan pengawasan jumlah uang yang beredar (JUB) dan kridit. b. tingkat pengangguran dan inflasi yang rendah serta perkembnagan keseimbgan neraca pembyaran yang mantap. Banyak yang mempertimbangkan stabilitas harga sebagai tujuan yang paling utama di negara –negara yang sedang berlembnag disebabkan karena di negara sedang berkembnag banyak yang mengalami inflasi (berat( jika dibandingkan dengan negara-negara maju. c.2. Kebijakan fiskal juga berpengaruh langsung terhadap tingkat permintaan. Kebijakan Fiskal 5. Oleg sebab itu kebijaksaan mopneter ditujukan untuk mndukung tercapainya sasaran sekonomi makro yaitu pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Sebenarnya tingkat pertumbuhan JUB di negar sedang berkembang harus dapat mengimbangi pertumbuhan ekonominya. pemerataan pembangunan dan keseimbangan neraca pembayaran. Dalam realitaya sebagian besar dari pajak-pajak yang dikemnakan pada masyarakat. oleh Keynes ditawarkan secara simultan penjelasan tentang arti penting kebijaksanaan moneter di mana diharapkan mampu meredam depresi. f. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. g.

Oleh sebab itu mereka berusaha agar nilai ekspor selalu lebih besar dari impor. Yang berupa kenaikan standar hidup karena naiknya produktivitas dapat memperbanyak output yang tersedia. baik langsung maupun tak langsung. Sedangkan aspek makro ekonomi meliputi kekuatan-kekuatan yang secara internasional mempengaruhi penghasilan nasional dan kesempatan kerja antara beberapa perekonomian. Semakin tingi arus opendapatan nasional. Hubungan antara negara satu dengan negara yang lainnya bersifat mikro ekonomi dan makro ekonomi. berikut ini pendapat-pendapat tentang perdagangan internasional : 1. Tetapi banyaknya dan tingginya transaksi serta tingginya produksi barang-barang tentu tergantung dari daya beli masyarakat. Sistem ini dianjurkan dan dipraktekkan oleh negarawan-negarawan Eropa. Setiap negara dapat menggunkan faktor-faktor produksi yang dimilkinya dengan kombinasi yang paling efisien dan kemudian ditukar dengan barang lain yang kalau dihasilkan sendiri kurang efisien. kekuasaan gereja atas raja-raja menurun dan negra-negara baru mulai tumbuh dan berusaha agar menjadi negar kuat. yaitu suatu sisitem tentang kebijakn ekonomi yang bertujuan untuk mengatur perdaganan luar negeri serta pembentukannegara nasional yang kuat. berhubungan eratdengan tingginya arus pendapatan nasional. Aspek mikro ekonomi misalnya meliputi alokasi faktorfaktor produksi dan penentuan harga. Tujuan utama merkantilisme Pada saat itu masyarakt ekonomi feodal di Eropa kekuasaanya mulai runtuh. semakin pula penerimanan yang diperoleh dari sektor pajak. Perdagangan luar negeri merupakan alat utama kaum merkantilsme untuk mencapai tujuan mereka. Dengan melakukan hubungan dengan negara lain (berdagang) suatu negara akan memperoleh keuntungan. Merkantilisme Titik tolak dalam mempelajari hubungan antar negara biasanya dimulai dari abad 16 dan 17 pada saat munculnya sistem merkantilisme. Negara akan cenderung untuk melakukan spesialisasi pada barang yang dapat dihasilkan dengan menggunakan faktor produksi yang dimiliki dalam jumlah bear. cukai tembakau dan sebagainya adalah pajak tak langsung ang besar penerimaan daripadanya tergantung pada banyaknya dan tingginya transaksi atau produksi. pajak perseroan. Di Jerman sisitem ini diberi nama Cameralisme dan di Prancis di beri nama Colbertisme. Keuntungan ini berupa knaikan produktivitas karena adanya spesialisasi.langsung. terutama bagi negara-negara yang tidak memliliki tambang-tambang logam mulia. pajak kekayaan dan sebagainya adalah pajak langsung yang jelas sekali berhubungandengan tingkat pendapatan negara. Pajak penualan. Hal terjadi karena adanya perbedaan sumber daya alam dan kebutuan-kebutuhan yan laian. Kelebihan nilai ekspor dari . bea masuk. Karena itu negara-negara akan memperoleh keuntungan dari perdagangan ( gains fraom trade). Cara terbaik untuk melakukan penumpukan logam mulia adalah dengan perdagangan luar negeri. Negaranegara yang baru saja berdiri memerlukan angkatan perang yang kuat untuk mempertahankan dan mengembangkan kekuatan negara.1. Peranan Luar Negaeri Dalam teori ekonomi makro disebutkan bahwa sebuah negara tidak akan dapat berdiri sendiri tanpa mendapat bantuan dari negara lain atau berhubungan dengan negara lain. Pajak pendapatan. jadi pada pndapatan nasioanal. Oleh karena itu sebuah negara harus mengadakan hubungan dengan satu ataubeberapa negara. Untuk tuju tersebut diperlukan biaaya yang bear dan kaum merkantilis menganggap bahwa biaya tersebut akan diperoleh dengan cara menumpuk logam mulia. Meskipun namanya berbeda akan tetapi praktek-praktek yang dilakukan tidaklah jauh berbeda. Untuk lebih mengetahu tentang teori perdagnagan internasional. Dengan demikian jelasnya bahwa penerimaan negara dari pajak berbanding langsung dengan tingginya arus pendapatan secara sederhana hubungan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut : T = To + t y Pajak-pajak yang dapat berfungsi sebagai rem yang memberikan reaksi secara otomatis terhadap perubahan pendapatan nasional disebut sebagai Kebijakan Fiskal Pasif (built-in stabilizers) 1. a.

impor akan diabayr dengan logam mulia. Mill 4. Teori Hecscher – Ohlin 5. Negar-negraa berlomba-lomba untuk membentuk armada yang kuat sehingga dapat dijadikan alat untuk memperoleh daerah-daerah jajahan dan memonopoli sumber daya yang dimiliki daerah yang ditaklukan. maka ekspor logam mulia dilarang. Oleh sebab itu suatu harus wajib berusaha untuk memperoleh suatu neraca perdagangan yang menguntrungkan. Setelah masa masa merkantils timbulah berbagai teiru dari para ahli ekonomi yang membahas tentang perdagangan internasional dan peran dari luar negeri. antar lain : 1. Peratutan-peraturan Dagang Agar negara mendapatkan neraca embayaran yang menguntungkan emrintah mengeluaran berbagi atran di bidang perdagangan. Dengan kebijaksanaan seperti ini diharapkan akan terjadi aliran logam mulia ke dalam negeri sebagai akibat terjadinya surplus di bidang perdagangan luar negeri. Impor dibatasi dengan mnegunakan tarif atau quota. Karena tujuan perdagnagn luar negeri adalah untuk mendapatkan tambahan logam mulia. Teori keuntungan mutlak dari Aadam Smith 2. Selain itu daerah jajah menjadi pasar bagi barang-barang yang diekspornya. maka pemerintah melarang untuk mengimpor barang-arang yang sudah dapat diproduksi semdiri. Hal ini berarti terjadi aliran logam mulia ke dalam negeri atau penumpukan logam muia dapat dilakukan. b. Surplus ekspor akan mendatangkan logam mulia karena kelebihan ekspor atas impir harus dibayar dengan logam mulia. Aturan-aturan itu bertujuan untuk mendorong ekpor dan mengurangi impor. Teori Keuntungan Komparatif dari J. Teori Ongkos Komparatif dari David Ricardo 3. Untuk mndorong sektor ekspor maka industri barang-barang ekspor diberi subsidi.S. Kaum merkantilis mengaanggap logam mlia identik dengan kemakmuran sehingga memilki logam ulia yang semakain banyak diidentikan dengan menngkatnya kemakmuran dan kekuasaan sebuah negara. ekspor bahan mentah dilarang. Agar impor dapat ditekan. Kebijakan lain yang perlu dicatat sehubungan dnegan tujuan kaum merkantilis adalah kebijak untuk memperluas pasar dan usaha untuk memonopoli perdagangan. Teori Permintaan dan Penawaran Maraji’ Lihat footnote .

Memahami konsep dasar pasar. Pengertian dan filosafi dasar ekonomi mikro Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana orang dan masyarakat menentukan pilihan mnegenaipenggunaan sumberdaya yang langka dan mempunyai kemungkinan penggunaan alternatif untuk menghasilkan berbagai barang dan jasa serta mendistribusikannya hanya utnuk konsumsi berbagai-bagai orang dan kelompok orang yang terdapat dalam masyarakat. . khussnya kebuthan yang bersifat kebendaan. Memahami tentang konse kepuasan 3. penawaran.4. Memahami konsep dasar ekonomi mikro 2. pasar dan harga 4. Teori permintaan. Bidang telaah ilmu ekonomi adalah prilaku ekonomi. Teori tentang barang publik dan pribadi Penjabaran dari Pokok-pokok Materi Bagian Pertama Dasar-dasar teori ekonomi mikro A. harag dan hukum permintaan. peserta mampu 1. yaitu kebutuhan kebendaan yang angat esensial bagi kelengkapan hidup manusia. Kebutuhan kebendaan yang menjadi sasaran penelaahan prilaku ekonomi terdiri dari kebutuhan pokok. Kebuthan pokok berakar pada kebutuhan manusia sebagai makhluk biologis.D21. yaitu kebutuhan kebendaan yang mendukung kesjahteraan hidup manusia. Memahami perbedaan antara barang-barang publik dan barang komeresial (hak milik umum dan pribadi) TITIK TEKAN MATERI  Pemahaman tentang teori dasar dan philosofi ekonomi mikro  Perlunya memahami konseputility  Perlunya pemahaman tentang teori permintaan dan pemawaran  Perlunya pemahaman perbedaan antara brang-barang publik dan komersial. dan kebutuhan bahan pokok. baik kini maupun masa akan datang dan dengan menggunakan uang ataupun tidak. jadi berasal dari dalam diri manusia sendiri. sedang alat pemuas kebutuhan tersebut berasal dari sumbernya yang pada dasarnya disediakan oleh alam. Sedangkan yang dimaksud dengan Ekonomi Mikro adaalah : ilmu ekonomi yang mencoba melihat kegiatan ekonomi dari satuian-satuan yang kecil. dan kebutuhan bahan pokok beraakar pada kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial. atau hak milik umum dan proibadi POKOK-POKOK MATERI 1. Dasar-dasar teori ekonomi mikro 2.penawaran 4.DASAR-DASAR EKONOMI MIKRO Kode : 3. Teori kepuasan konsumen 3. melihat kegiatan mikro biotik dengan mikroskop. bersifat manusiawi.yaitu yang timbul sebagai tanggapanterhadap dorongan kebranian manusia untuk memenuhi kebuthan hidupnya. TUJUAN INSTRUKSIONAL Setelah mendapatkan materi ini. bersifat alami.

bagaimana cara menghasilkan barang dan jasa tersebut c. . Pilihan dan Kelngkaan Di Dalam pembicaraan tentang ilmu ekonomi kata-kata pilihan dan kelangkaan sering sekali terdengar. uadara di atas kepulauan Indonesia. Keadaan yang satu disebut kesempatan dan berupa sekelompok barang dan jasa tersedia dan dapat dipilih. misalnya seseorang harus membeli (pengorbaanan berupa uang) atau menukarnya dengan sejulah barang lain. dan sebagainya. Permasalah itu pada dasarnya dapat dikelompokkan kedalam permasalah dasar ekonomi. jumlahnya tetap banyak. antara lain : a. Dari keadaan inilah timbul konsep Pilihan. air bersih untuk minum. Dengan demikian jelaslah bahwa hampir semua barang di dunia ini adalah barang langka. Sejumlah barang lain. udara kota yangbersih. Kemungkinan untuk memilih mengandung dua keadaan. Permasalah dasar ekonomi Dalam usahanya untuk memdnuhi kebutuhan hidup yan relatif tidak terbatas. Jadi kelangkaan bukan merupakan sifat barang tetapi pencerminan keadaan. pemilihanpenggunaan sumber daya dalam kaitannya dengan penentuan tentang barang dan jasa yang harus di hasilkan olrh asyrakat b. sehingga alupun terbatas tidak bisa disebut langka. Semakin langka suatu barang. maka semakin banyak barang lain yang harus dikorbankan untuk memperoleh barang langka trsebut. padahal sumber daya relatif terbatas. Di lain pihak. Seseutau barang disebut langka bila memperolehnya dibutuhkan sebuah pengorbanan. bukan jumlah. Kedua kata tersebut eratsekali hubungannya dan merupakan konsep yang sangat esensial dalma ilmu ekonomi. setiap masyarakat dihadapkan pada suatu permasalahan yang berkaitan dengan pemilihan penggunaan sumber daya yang tersedia. untuk sipaa barang dan jasa itu dihasilkan. apalagi sumber daya. Julahnya sangat banyak sekali. Sebaliknya sesuatu barang disebut barang bebas apabila untuk menikmatinya tidak diperlukan pengorbanan yang berupa hilangnya kenikmatan yang dapat diperoleh darai barang lain.B. suatu hubungan timbal balik antara kebutuhan ketersediaan sumber daya. tetapi dapat disebut sebagai barang langka. yaotu kemungkinan untuk memilih berbagai alternatif yang tersedia. pasir di Gurun sahara. Untuk memeperoleh barang-barang tersebut diperlukan pengorbanan yang juga berupa barang langka. Untuk memperoleh sebuah mobil. C. pasir untuk banguan dan lain-lain. Kelangkaan adalah konsep yang berhubungan dngan harga. sedangkan keadaan kedua disebut preferensi dan berupa skelompok kreteria seleksi yang diatur secara berjenjang. Air di lautan Pasifik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful