P. 1
111520963 51404575 Pemeriksaan Parameter Air Amp Udara Angka Permanganat Tds Tss Mlvss Vss Dan Pb Udara

111520963 51404575 Pemeriksaan Parameter Air Amp Udara Angka Permanganat Tds Tss Mlvss Vss Dan Pb Udara

|Views: 161|Likes:
Published by Nanang Fauzi

More info:

Published by: Nanang Fauzi on Jun 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2015

pdf

text

original

TUGAS MATA KULIAH PRAKTIKUM PARAMETER AIR DAN UDARA

Angka Permanganat, TDS, TSS, MLVSS, VSS dan Pb Udara

Oleh: Naelannajah Alladany Nikie Astorina Y. D. Nurul Hayati Y. Putrie Prasetyotami E2A006066 E2A006074 E2A006084 E2A006089

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2009

PARAMETER AIR

1. Angka Permanganat a. Parameter Merupakan pada jumlah miligram kalium permanganat yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat organik dalam 1000 mL air kondisi mendidih. Permanganat merupakan bahan aktif berbagai parasit dengan beracun yang mampu membunuh b. Senyawa Kimia KMnO4 (Kalium permanganat). Kalium permanganat oksidator kuat. Kalium permanganat sangat menghilangkan flukes. Sifat-sifat senyawa kimia ini, yaitu: a) Fisik: Solid. b) Bau: tanpa bau. c) Rasa: agak manis, zat. d) Molecular Weight: 158,03 g / mole e) Warna: ungu. (Dark.) f) Melting Point: Decomposes. g) Berat Jenis: 2,7 @ 15 C (Air = 1) h) Pertebaran Properties: Lihat kelarutan dalam air, Methanol, acetone. i) Solubility: Mudah larut dalam Methanol, acetone. Sebagian larut dalam air dingin, air panas. Larut dalam Sulfuric Acid j) Kondisi ketidakstabilan: Bertentangan bahan Sangat reaktif dengan bahan-bahan organik, logam, asam. Reaktif dengan mengurangi agen, terbakar. Bertentangan dengan mengurangi agen, asam, formaldehida, ammonium nitrat, dimethylformamide, gliserin, bahan mudah terbakar, alcohols, arsenites, bromides, iodides, arang, bahan organik, besi atau 2 bahan mudah k) Ketidaksesuaian dengan berbagai bahan: merupakan dalam efektif

merusak dinding sel mereka melelui proses oksidasi.

mercurous

garam,

hypophosphites,

hyposulfites,

sulfites, peroxides, oxalates, ethylene glycol, Mangan garam di udara mengoksidasi belerang dioksida yang beracun ke lebih beracun belerang trioxide. c. Bentuk di alam Adanya zat organik yang melebihi batas maksimum yang disyaratkan berarti menunjukkan adanya pencemaran/pengotoran terhadap air tersebut. Zat organik merupakan makanan mikroorganisme yang menyebabkan pesatnya pertumbuhan mikroorganisme air, sehingga membahayakan masyarakat yang menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Zat organik dapat pula mengganggu proses pengolahan, disamping menyebabkan air menjadi berwarna, memberikan rasa, dan bau yang tak sedap. Bentuk kalium permanganat di alam adalah padatan yang tidak berbau, berwarna ungu serta dapat bereaksi hebat dengan kebanyakan logam, ammonia, ammonium garam, belerang. d. Metode Pemeriksaan Dengan menggunakan uji angka permanganat secara titrimetri, yaitu dengan metode oksidasi suasana asam dalam contoh air dan air limbah yang mempunyai kadar klorida (Cl ) kurang dari 300 mg/L, adalah sebagai berikut: a) Prinsip Zat organik di dalam air dioksidasi dengan KMnO 4 direduksi oleh asam oksalat berlebih. Kelebihan asam
-

phosphorous,

banyak dibagi halus organik compounds (bahan), cairan, asam,

oksalat dititrasi kembali dengan KMnO4. Reaksi oksidasi KMnO4 dalam kondisi asam sebagai berikut : 2 KMnO4 + 3 H2SO4 : 2 KMnO4 + H2O H 2O Zat organik dapat dioksidasi dengan reaksi sebagai berikut : → 2 MnO2 + KOH + 3 On + 3 → 2 MnSO4 + K2SO4 + 5 On Oksidasi KMnO4 dalam kondisi basa sebagai berikut

3 .

1 N Larutkan 3.1 N masukkan ke dalam labu ukur 100 mL. Asam oksalat 0. labu ukur 1000 mL dan 100 mL. KMnO4 0.2H2O dalam 1000 mL air suling atau larutkan 6. Kalium permanganat.2H2O dalam 25 mL H2SO4 6 N. stop watch. bila warna merah hilang selama pemanasan tambah kembali larutan KMnO4 0. tepatkan dengan air suling sampai tanda tera. H2SO4 8 N yang bebas zat organik  Pindahkan 222 mL H2SO4 pekat sedikit demi sedikit ke dalam 500 mL air suling dalam gelas piala sambil didinginkan dan encerkan sampai 1000 mL dalam labu ukur 1000 mL.7 g natrium oksalat.2H2O 0.C 2H 2O + O n b) Bahan → 2 CO2 + H2O Asam sulfat. Kalium permanganat. 4 . dinginkan dan encerkan sampai 1000 mL dalam labu takar.  Panaskan pada temperatur 800C selama 10 menit.01 N Pipet 10 mL KMnO4 0. (COONa)2. Asam oksalat.1 N masukkan ke dalam labu ukur 100 mL. tepatkan dengan air suling sampai tanda tera.01 N sampai warna merah muda stabil. Natrium oksalat (COONa)22H2O c) Peralatan erlenmeyer 300 mL.01 N Pipet 10 mL larutan asam oksalat 0. Simpan dalam botol gelap selama 24 jam sebelum digunakan.302 g (COOH)2. KMnO4 0.1 N Larutkan 6.16 g KMnO4 dengan air suling dalam labu ukur 1000 mL. (COOH)2.  Pindahkan kembali ke dalam gelas piala dan tetesi dengan larutan KMnO4 sampai berwarna merah muda.

N2 adalah normalitas larutan baku kalium permanganat yang tidak dicari.pemanas listrik. Tambahkan 10 mL larutan baku asam oksalat 0. e) Prosedur Uji nilai permanganat dengan tahapan sebagai berikut: Pipet 100 mL contoh uji masukkan ke dalam erlenmeyer 300 mL dan tambahkan 3 butir batu didih. N1 adalah normalitas larutan baku asam oksalat yang dipergunakan untuk titrasi. Hitung normalitas larutan baku kalium permanganat dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Dimana. KMnO4 0. 5 . Tambahkan KMnO4 0. buret 25 mL. V2 adalah mL larutan baku kalium permanganat. V1 adalah mL larutan baku asam oksalat.01 N beberapa tetes ke dalam contoh uji hingga terjadi warna merah muda.01 N menggunakan pipet volume. pipet ukur 10 mL dan 100 mL. Tambahkan 5 mL H2SO4 8 N yang bebas zat organik. Titrasi dengan larutan kalium permanganat 0. d) Persiapan pengujian Penetapan larutan kalium permanganat.01 N sampai warna merah muda dan catat volume pemakaian. dan termometer. panaskan hingga 700C.01 N dengan tahapan sebagai berikut: Pipet 100 mL air suling secara duplo dan masukkan ke dalam labu erlenmeyer 300 mL. gelas ukur 5 mL. gelas piala 1000 mL.

dan f adalah faktor pengenceran contoh uji. * Apabila terdapat nitrit maka nilai KMnO4 dikurangi 1. Pipet 10 mL larutan baku KMnO4 0.01 N yang dibutuhkan pada titrasi. Titrasi dengan kalium permanganat 0. Apabila pemakaian larutan baku kalium permanganat 0. b adalah normalitas KMnO4 yang sebenarnya.01 N. Panaskan hingga mendidih selama 10 menit. f) Perhitungan Nilai permanganat Dimana. Catat volume pemakaian KMnO4. Panaskan di atas pemanas listrik pada suhu 105oC ± 2OC. d adalah volume contoh. c adalah normalitas asam oksalat. pendidihan diteruskan beberapa menit.01 N lebih dari 7 mL.01 N. Pipet 10 mL larutan baku asam oksalat 0.4 mg/L untuk kadar nitrit 1 mg/L. a adalah volume KMnO4 0. Perhitungan Relatif Percent Different (RPD) 6 .Tambahkan 5 ml asam sulfat 8 N bebas zat organik. bila terdapat bau H2S. ulangi pengujian dengan cara mengencerkan contoh uji.01 N hingga warna merah muda.

Perhitungan temu balik (recovery test) dengan pengertian: R adalah recovery (%). X2 adalah hasil analisis pada penentuan kedua. dimana. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike (mg/L).Dimana. 7 . A adalah kadar contoh uji yang di spike (mg/L). X1 adalah hasil analisis pada penentuan pertama. dan C adalah kadar standar yang diperoleh (target value) (mg/L).

dari proses menelan. e. sistem saraf pusat (CNS). sangat beracun. dapat menyebabkan kerusakan pada paru-paru. hati. Efek kronis pada manusia: Dapat menimbulkan efek Adverse reproduksi (kesuburan laki-laki dan perempuan) berdasarkan data hewan. Sangat iritasif. debu KMNO4 pernafasan pada bagian atas. Dampak Terhadap Lingkungan Kalium Permanganat memiliki efek mutagenik. Dampak Terhadap Kesehatan Dapat menyebabkan kerusakan pada organ berikut: ginjal. Sedikit berbahaya jika terjadi kontak kulit (permeator). Efek toksik pada manusia: Berbahaya jika terjadi kontak kulit (yang mengganggu).416/1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air kadar maksimum KMnO4 (zat organik) yang diperbolehkan adalah 10 mg/L f. 2. kulit. dapat terhisap melalui pori-pori. TDS 8 . yaitu efek mutagenik untuk bakteri dan / atau ragi (zat organik). dapat mempengaruhi bahan genetik (mutagenetic) berdasarkan data hewan. V adalah volume akhir (mL). dari kontak mata (korosif). Z adalah kadar standar KMnO4 yang ditambahkan (mg/L). dari inhalasi. Mengurangi pencemaran air oleh zat organik dan mikroorganisme patogen dalam air. Standard Baku Mutu Permanganat Berdasarkan PERMENKES No. g.dengan pengertian: Y adalah volume standar yang ditambahkan (mL). Dapat mengoksidasi zat-zat organik yang merupakan makanan bagi mikroorganisme air.

a. sumber pencemar air dari pabrik atau pengolahan limbah pabrik. yang terdapat dalam gizi limpasan. natrium. Lebih Pembentukan TDS secara alami eksotik dan unsur-unsur berbahaya TDS adalah pestisida yang yaitu dari pelapukan dan pembubaran batu dan tanah. Parameter TDS (Total Dissolve Solid) merupakan parameter fisik kualitas baku dan merupakan ukuran zat terlarut (baik itu zat organik maupun anorganik. Bentuk di alam TDS sering ditemukan dalam bentuk larutan yag berasal dari limpasan air pertanian. Senyawa Kimia TDS merupakan total zat terlarut yang terdiri dari zat organik dan anorganik. Mungkin bahan kimia kation. umum Stormwater air hujan dan limpasan dari iklim bersalju di mana jalan de-icing garam diterapkan. fosfat. Umumnya berdasarkan definisi di atas seharusnya zat yang terlarut dalam air (larutan) harus dapat melewati saringan yang berdiameter 2 micrometer (2×10-6 meter). aliran air dari tanah yang tercemar. tetapi agak digunakan sebagai indikasi karakteristik estetika air minum dan sebagai indikator agregat kehadiran array yang luas dari kontaminan kimia. b. kalium dan klorida. Tampilan air yang mengandung TDS tinggi seringkali tidak merubah warna air (kelihatan jernih). walaupun TDS umumnya dianggap bukan sebagai polutan utama (misalnya tidak dianggap terkait dengan efek kesehatan). timbul dari permukaan air hujan. dll) yang terdapat pada sebuah larutan. Yang paling umum adalah konstituen kimia kalsium. c. Aplikasi utama TDS adalah dalam studi kualitas air untuk aliran. TDS meter menggambarkan jumlah zat terlarut dalam part per million (ppm) atau sama dengan milligram per liter (mg/L) pada air. nitrat. misalnya : garam. namun memberikan rasa spesifik terhadap 9 . sungai dan danau. molekul atau agglomerations tentang susunan 1000 atau lebih sedikit molekul. Di Amerika Serikat telah menetapkan standar kualitas air sekunder dari 500 mg / l. begitu lama sebagai mikro-larut granul terbentuk. anion.

walaupun memakan waktu dan menyebabkan ketidaktepatan jika proporsi TDS tinggi yang terdiri bahan kimia organik yang rendah. d. Gravimetry Gravimetric metode merupakan metode pengukuran TDS yang paling akurat dan melibatkan penguapan cairan pelarut untuk meninggalkan residu yang kemudian dapat ditimbang dengan menggunakan presisi analitis saldo (biasanya mampu mengukur dengan keakuratan 0. yang dapat diukur dengan menggunakan konvensional konduktivitas meter atau TDS meter. Metode ini umumnya adalah metode atas titik yang didih terbaik. yang keadaan paling akan menguap bersama dengan air. Methode Pemeriksaan Sampai saat ini ada dua metoda yang dapat digunakan untuk mengukur kualitas suatu larutan. rasa dan warna pada tingkat yang jauh lebih rendah daripada 10 . dan metode gravimetric sesuai digunakan untuk pemeriksaannya. Electrical Conductivity Konduktivitas listrik air secara langsung berhubungan dengan konsentrasi padatan terlarut yang terionisasi dalam air. Karena batas yang dapat masih dapat diterima kriteria estetika untuk air minum manusia adalah 100 mg / l. biasanya untuk pengukuran dalam sepuluh persen akurasi. Standard Baku Mutu Air Air dapat diklasifikasikan berdasarkan jumlah TDS per liter: air tawar <1500 mg / l TDS <payau air <5000 mg / l TDS < air garam.air. 2. Ketika laboratorium berkorelasi dengan pengukuran TDS. Dalam umum garam anorganik terdiri dari sebagian besar TDS. tidak ada perhatian umum untuk bau. e. Ion dari padatan terlarut dalam air menciptakan kemampuan pada air untuk menghasilkan arus listrik. Ada pun dua metoda pengukuran TDS (Total Dissolve Solid) tersebut adalah : 1.0001 gram). konduktivitas memberikan nilai perkiraan untuk TDS konsentrasi. Contoh sederhana dari air yang mengandung TDS tinggi adalah air laut dan air payau.

Dampak Terhadap Lingkungan Kandungan Total Disolve Solid (TDS) dapat berdampak buruk pada lingkungan. yaitu air menjadi seperti air garam. beberapa informasi berguna untuk sifat risiko dalam mengungkap organisme akuatik atau hewan darat pada tingkat TDS tinggi.yang ditentukan. Dampak Terhadap Kesehatan TDS berdampak tidak langsung terhadap kesehatan karena efek kandungan TDS dlam air adalah memberi rasa pada air. intoleransi Sejumlah penelitian telah dilakukan dan menunjukkan berbagai meningkatnya TDS. Misalnya. g. dan bahan-bahan organik tertentu. yaitu mempengaruhi regenerasi oksigen serta fotosintesis. keseimbangannya . karena numerik hasil hasil adalah numerik toksisitas Namun panduan yang besar karena harus akan berhubungan dengan konstituen kimia tertentu. TSS a. misalnya tanah liat. manusia Sehingga dalam jika waktu air yang yanidak lama. tidak terlarut dan tidak dapat langsung mengendap dalam air. maka akan terjadi akumulasi garam di dalam ginjal Sehingga lama kelamaan akan mempengaruhi fungsi fisiologis ginjal. dengan hati-hati. Sebagian ekosistem f. sengaja mengandung TDS terminum. 3. terdiri atas partikel-partikel yang ukuran sel-sel mikroorganisme. sampai sehingga berbulanmengakibatkan dan melibatkan fauna ikan dapat mentolerir maupun beratnya lebih kecil dari sedimen. sebagainya. terganggu terjadinya kecuali jika oleh zat-zat lain. Padatan tersuspensi akan mengurangi penetrasi sinar matahari ke dalam air. spesies memberikan reaksi ketoksisitasan langsung Jelas. air permukaan mengandung tanah liat dalam bentuk suspensi yang dapat bertahan bulan. terutama dapat menghambat resapan air dalam tanah dengan cara menutupi pori-pori. ditafsirkan demikian. Parameter Total Suspended Solid (TSS) adalah padatan yang menyebabkan kekeruhan air. perairan yang tingkat TDS hingga 1000 mg / l.

11 .

dan sebagainya. b. "filterable" berarti materi yang berhasil melewati sebuah filter. Senyawa Kimia Bahan-bahan organik yang merupakan zat tersuspensi terdiri dari berbagai jenis senyawa seperti selulosa. lemak. seperti kimia dan mikrobiologi dan dalam definisi kamus. protein yang melayang-layang dalam air atau dapat juga berupa mikroorganisme seperti bakteri.padat merupakan bahan yang dipertahankan 12 .penggumpalan yang kemudian diikuti dengan pengendapan. istilah "non-filterable" bagi bidang ilmu tertentu penggunaannya dalam kondisi. Parameter ini terkadang disebut non-filterable residu (NFR). sebuah istilah yang merujuk pada pengukuran identik: berat kering partikel terperangkap oleh sebuah filter. yang disebut residu. misalnya "filterable" berarti materi tetap pada filter. Jadi dalam kimia filterable non. yaitu di kalangan Oseanografi. Jumlah padatan tersuspensi dalam air dapat diukur dengan Turbidimeter. Dalam disiplin lain. atau non-filterable air dan partikulat yang berhasil melewati filter. biasanya dari ukuran pori-pori tertentu. algae. Namun. biasanya disebut "Total padatan terlarut" atau TDS.

juga berupa mikroorganisme seperti dan sebagainya. misalnya). pertanian. merah kecoklat-coklatan (air gambut) maupun keruh. d. Disamping warna juga memberikan bau pada air. berasal dari sumber. lemak. Bahan-bahan organik yang merupakan zat tersuspensi terdiri dari berbagai jenis senyawa seperti selulosa. Zat tersuspensi yang ada dalam air terdiri dari berbagai macam zat. kemudian menimbang kering filter lagi setelah pengeringan. Secara sederhana tampilan air yang mengandung TSS tinggi memberikan warna pada air menjadi coklat (air sungai. protein yang melayang-layang dalam air atau dapat bakteri. atau sebanyak dua atau tiga liter air yang sangat bersih) melalui pra-beratnya filter dari sebuah ukuran pori-pori tertentu.45 μm. Standard Baku Mutu Air 13 . Metode yang digunakan untuk mengukur TSS sama dengan metode pada pengukuran TDS. tetapi kurang jika kerapatan partikel tinggi. Methode Pemeriksaan TSS dari sampel air ditentukan dengan menuangkan dengan hati-hati volume air (biasanya satu liter. e. liat dan lumpur alami yang merupakan bahan-bahan anorganik atau dapat pula berupa bahanbahan organik yang melayang-layang dalam air. Berat ukuran partikulat yang hadir dalam sampel air dinyatakan dalam satuan yang diturunkan atau dihitung dari volume air yang disaring (biasanya miligram per liter atau mg / l). misalnya pasir halus.c.sumber alamiah juga berasal dari buangan manusia pertambangan atau kegiatan rumah tangga. kegiatan algae. Bentuk di alam TSS (Total Suspended Solid) atau total padatan tersuspensi adalah padatan yang tersuspensi di dalam air berupa bahan-bahan organik dan inorganic yang dapat disaring dengan kertas millipore berporipori 0. Bahan-bahan organik ini selain seperti kegiatan industri.

PARAMETER KADAR MAKSIMUM (mg/liter) BEBAN PENCEMARAN MAKSIMUM (kg/hari.Hari) 17.2 TSS 200 14 .

Achromobacter. Isi dari tangki aerasi suatu sistem lumpur aktif dinamakan mixed liquor. yaitu mempengaruhi regenerasi oksigen serta fotosintesis. Beggiatoa dan Vitreoscilla. Brevibacterium. Menyebabkan kekeruhan air akan meningkat yang menyebabkan gangguan pertumbuhan bagi organisme produsen. MLVSS secara umum didefinisikan sebagai suspensi mikrobiologi dalam tangki aerasi teraktivasi-sludge pabrik pengolahan air limbah biologis. fungi.f. termasuk mikroorganisme di Zooglea. dalam Mixed Liquor (bakteri Comomonas. protozoa. Alkaligenes. dan Acenetobactes. 4. sehingga jika air tersebut tidak sengaja terminum maka akibatnya yaitu timbul gangguan pencernaan. seperti diare. Parameter MLVSS (Mixed Liquor Volatil Suspended Solid) merupakan parameter yang sering digunakan dalam pengolahan limbah cair sistem lumpur aktif. terutama dapat menghambat resapan air dalam tanah dengan cara menutupi pori-pori. Pseudomonas. Bacillus. yaitu air yang kandungan TSS tinggi akan mengakibatkan air menjadi keruh. Dampak Terhadap Kesehatan TSS berdampak tidak langsung terhadap kesehatan karena TSS dapat memberikan perubahan warna pada air. Mixed liquor suspended solids adalah jumlah dari bahan organik dan mineral berupa padatan terlarut. dimana mengandung 15 . g. Padatan tersuspensi akan mengurangi penetrasi sinar matahari ke dalam air. Dampak Terhadap Lingkungan Kandungan Total Suspended Solid (TSS) dapat berdampak buruk pada lingkungan. Flavobacterium. Corynebacterium. Mixed Liquor Volatile Suspended Solids (MLVSS) merupakan bagian Organik bentuk dari MLSS disebut MLVSS. serta Sphaerotillu. MLVSS a. dan rotifera).

Bahwa sebagian dari Mixed Liquor Suspended Solids (MLSS) yang akan menguap ketika dipanaskan sampai 600 °C (1112 °F). Hal ini dilakukan karena tujuan utama 16 . Limbah organik ditunjukan ke dalam reaktor dimana bakteri aerobic berkembangbiak di dalam pipa suspensi. Material yang tidak menguap dalam tes ini. sebagian besar adalah zat-zat anorganik. atau lavel aktivitas lumpur. Diukur dengan memanaskan terus sampel filter yang telah kering pada 600-650 C. Kandungan reactor menunjuk ke ”mixed-liquor”. Metode Pemeriksaan Pemeriksaan MLVSS dapat dilakukan dengan proses lumpur aktif yang merupakan peni diagram flow. Bentuk di alam Bentuk MLVSS di alam adalah senyawa yang berbentuk menyerupai lumpur dan mudah menguap. beberapa sehingga dengan pembakaran dinyatakan yang mungkin anorganik. d. Konsentrasi padatan tersuspensi dalam tangki aerasi pada umumnya dikenal sebagai konsentrasi MLSS (Mixed Liquor Suspended Solid). yang terdiri atas mikroorganisme hidup di dalam limbah cair. baik MLSS maupun MLVSS dapat membedakan antara fraksi aktif dan fraksi nonaktif mikroba. dalam pengukuran MLVSS. b. Namun. Yang MLSS o untuk menghitung parameter operasional penting dalam mg/l atau g/m3. lumpur kering di 500 C dalam tungku perendam yang MLSS-nya dapat dinyatakan sebagai MLVSS yang merupakan penilaian yang lebih akurat dari fraksi dan karena organik dari biomassa mikroba. Walaupun MLVSS merupakan komponen organik yang o o mudah menguap. MLSS adalah parameter operasional yang paling dasar dan digunakan lainnya. yang merupakan ukuran kasar substrat biomassa yang tersedia untuk removal. Senyawa Kimia c. baik itu mikroorganisme yang hidup maupun yang sudah mati. Dan nilainya akan mencapai 65-75% MLSS. Fraksi volatile ini terutama bahan organik dan dengan demikian menunjukkan biomassa hadir dalam tangki aerasi. sampel filter masih harus tetap dipanaskan pada suhu ±600 C.mikrobial organik.

5. yaitu MLVSS pada air limbah berfungsi untuk pengolahan air limbah. Parameter Volatile Suspended Solid (VSS) merupakan filterable non-residu dari penembakan dari total padatan tersuspensi pada 550 C. dan zat organik yang mengering itulah yang dinamakan MLVSS dalam air limbah. Karena MLVSS merupakan limbah. Standard Baku Mutu f. kandungan organik dlam air limbah yang berfungsi untuk mengurangi kandungan zat pencemar pada air Sehingga kandungan MLVSS dapat mengurangi tingakt pencemaran lingkungan akan limbah cair hasil industri. e. g. VSS a. kemudian dilakukan penimbangan dengan metode Gravimetri seperti pada TSS dan TDS. yang tetap tanpa penguapan o 17 . Karena MLVSS merupakan mikroorganisme yang terkandung dalam air limbah. sehingga jika kandungan MLVSS tinggi dalam air maka tingkat BOD pada air tersebut juga akan tinggi. b.dari proses pemanasan ini adalah untuk menguapkan kandungan zat anorganik dalam air limbah. Dampak Terhadap Lingkungan MLVSS memberikan efek positif terhadap lingkungan. Volatile Solids (VS) yang mana diduga bahwa bagian dari padatan organik yang mudah menguap. Setelah diperoleh organik yang mengering tersebut. Senyawa Kimia Volatile Suspended Solid (VSS) terdiri atas bagian dari anorganik atau metalik. Dampak Terhadap Kesehatan Secara tidak langsung berakibat pada gangguan pencernaan. sedangkan untuk zat organiknya akan mati dan mengering sehingga tertinggal di bak. Karena BOD mengakibatkan gangguan pencernaan pada manusia maka MLVSS juga berakibat pada timbulkan gangguan pencernaan pada manusia. Karena kandungan MLVSS dalam air limbah berhubungan erat dengan kandungan BOD dalam air.

yang terdiri atas mikroorganisme hidup di dalam limbah cair. Dampak Terhadap Kesehatan 18 . 10 dan 25 ml. Standard Baku Mutu Air Target EPA (Environmental Protection Agency) United States adalah menurunkan kadar polutan VSS hingga 5 mg/L. 2. Pada konsentrsi lemah VSS nya adalah 80 mg/L. c. e. Pengukuran dilakukan setiap 1 jam sampai mendapat hasil eksponensial dari pertumbuhan bakteri. Bentuk di alam VSS di alam adalah senyawa yang berbentuk menyerupai lumpur dan mudah menguap. dan untuk mengetahui jumlah bakteri yang tumbuh dilakukan dengan mengukur VSS nya. maka akan diperoleh suatu persamaan yang dapat menimbulkan nilai VSS/ jumlah bakteri dari setiap nilai turbiditas yang diperoleh. d. 5.zat yang terbakar dan bagian dari bahan anorganik atau mineral Setiap kali bahan organik lebih besar daripada porsinya. masing-masing sampel diukur VSS dan turbiditasnya. Sampel dari beker A dan B masing-masing diambil sebanyak 1.Larutan beker B) dan nilai turbiditas (larutan beker A. Metode Pemeriksaan Pertumbuhan bakteri dapat diamati melalui pengukuran dengan turbidimeter. f. Dampak Terhadap Lingkungan g.Larutan beker B). Tipe Komposisi VSS dalam limbah domestic pada 3 golongan konsentrasi. dimana dengan memplotkan nilai VSS (larutan beker A. konsentrasi sedang 165 mg/L sedangkan untuk konsentrasi kuat VSS nya 200 mg/L. dimana pertumbuhan bakteri yang dibiakkan sebanding dengan tingkat kekeruhan.

Bentuk di alam Emisi Pb masuk ke dalam lapisan atmosfer bumi dan dapat berbentuk gas dan partikel. Kedua senyawa ini akan terdekomposisi pada titik didihnya dengan adanya sinar matahari dan senyawa kimia lain diudara seperti senyawa holegen asam atau oksidator. Emisi Pb yang masuk dalam bentuk gas terutama berkaitan sekali berasal dari buangan gas kendaraan bermotor. Musnahnya timbal (Pb) dalam peristiwa pembakaran pada mesin yang menyebabkan jumlah Pb yang dibuang ke udara melalui asap buangan kendaraan menjadi sangat tinggi. yang berasal dari senyawa tetrametil-Pb dan tetril-Pb yang selalu ditambahkan dalam bahan bakar kendaraan bermotor yang berfungsi sebagai antiknoc pada mesin-mesin kendaraan. c. maka penguapan bensin akan cenderung memekatkan kadar P-tetraetil dan Pb-tetrametil. Karena senyawa daya penguapan kedua tersebutlebih rendah dibandingkan dengan daya penguapan unsur-unsur lain dalam bensin. Hal ini disebabkan kedua senyawa tersebut dapat larut dalam minyak dan lemak. Senyawa tetraemil-Pb dan tetraetil-Pb dapat diserap oleh kulit. Parameter Parameter kualitas udara yang diukur adalah kadar kadar Pb di udara ambien. Emisi tersebut merupakan hasil samping pembakaran yang terjadi dalam mesin-mesin kendaraan. Sedangkan dalam udara tetraetil-Pb terurai dengan cepat karena . Senyawa Kimia Timah hitam ( Pb ) merupakan logam lunak yang berwarna kebirubiruan atau abu-abu keperakan dengan titik leleh pada 327.PARAMETER UDARA Pb (Timah Hitam) a.5°C dan titik didih 1. PB-tetraetil dan Pb tetrametil berbentuk larutan dengan titik didih masing-masing 110°C dan 200°C. b.740°C pada tekanan atmosfer. Senyawa Pb-organik seperti Pbtetraetil dan Pb-tetrametil merupakan senyawa yang penting karena banyak digunakan sebagai zat aditif pada bahan bakar bensin dalam upaya meningkatkan angka oktan secara ekonomi.

19 .

Sampel diuapkan dan diubah menjadi unsure dalam keadaan gas. Sulit larut dalam minyak. dietil-Pb dan monoetil-Pb. Tetraetil-Pb akan terurai membentuk trietil-Pb. semua senyawa turunan ini dapat larut dengan baik dalam air. Senyawa Pb dalam keadaan kering dapat terdispersi di dalam udara sehingga daun tumbuhan. Ekstraksi sampel Sampel yang telah dikumpulkan pada filter selanjutnya diekstrak dengan menggunakan asam kuat atau ekstraksi gelombang mikro. kemudian terhirup pada saat bernapas dan sebagian akan menumpuk dikulit dan atau terserap oleh . dimana Pb akan dioksidasi menjadi Pb2+. d. Methode Pemeriksaan Pengambilan sampel Untuk melakukan analisis kandungan Pb yang terdapat diudara. (metode IO-31). Teknik operasi alat tersebut yaitu dengan mengukur perubahan energy analit dalam bentuk atom. Semua senyawa uraian dari tetraetil-Pb tersebut memiliki bau yang sangat spesifik seperti bau bawang putih.+ NO + 4H2O. maka metode pengambilan sampel yang digunakan adalah high volume sampler. Di dalam pengambilan sampel laju alir udara harus dibuat konstan atau tetap yaitu sebesar 1. Setelah itu partikulat yang tertampung pada fiber glass dihitung dan selanjutnya diekstrak dengan menggunakan asam nitrat pekat.70 m3/menit selama 24 jam. Atom akan mengalami eksitasi karena adanya radiasi dari lampu cekung katoda (Hallow Cathode Lamp / HCL) dari keadaan dasar (ground → 3Pb2+ + 6NO3.adanya sinar matahari. Asam kuat yang lazim digunakan untuk destruksi logam Pb yaitu asam nitrat pekat (HNO3 8 M). Udara yang masuk dilewatkan melalui sebuah filter dengan ukuran 10 µm (PM10) Konsentrasi partikulat (µg/m3) di dalam udara ambient ditentukan dengan mengukur berat partikulat yang tertampung pada penyaring dan volume sampel udara yang masuk. Adapun reaksi oksidasi logam Pb tersebut dapat ditunjukkan pada persamaan reaksi sebagai berikut: 3Pb + 8HNO3 Analisis sampel Konsentrasi Pb ditentukan dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom (AAS).

20 .

Penentuan sensitivitas Prosedur blanko penentuan nilai 1. maka perlu dilakukan halmenyangkut kalibrasi presisi rentang konsentrasi penentuan sensitivitaspengukuran.3 nm. 21 . presisi pengukuran dan kalibrasi alat dilakukan pada setiap analisis. Untuk dapat membuat kurva kalibrasi dilakukan dengan mengukur serapan (absorbansi) dari larutan standar yang dibuat dari bahanbahan yang masuk kategori CRM pada berbagai jenis variasi konsentrasi. sedangkan penentuan UCR dapat dilakukan sekali saja untuk setiap unsure dan alat yang sama. Siapkan alat F-AAS menurut petunjuk pemakaian. dan selanjutnya tidak perlu diulangi lagi kecuali apabila terjadi perubahan untuk kerja alat F-AAS yang bersangkutan. Penentuan kandungan atau konsentrasi logam Pb dilakukan dengan membuat kurva kalibrasi atau pembacaan langsung dari alat AAS. Penentuan sensitivitas. pengukuran absorbansi.state) menjadi keadaan tereksitasi (excited state) dengan menyerap energi yang lebih tinggi. menggunakan alat F-AAS dapat diterima. sehingga dari kurva kalibrasi akan diperoleh persamaan regresi y = x = a = b = linear absorbansi konsentrasi slope/kemiringan intersep y = ax + b. dan nilai dari absorbansi tersebut dikonversi ke dalam persamaan regresi linear untuk memperoleh konsentrasi logam Pb yang ada di udara. Panjang gelombang untuk radiasi tersebut yaitu pada 283. Penentuan terpakai atau useful concentration range (UCR) dilakukan untuk mengetahui daerah konsentrasi mana pengukuran dapat dilakukan dengan memiliki presisi yang mencukupi. Jaminan Kualitas (Quality Assurance) Untuk hal menjamin penting data hasil suatu analisis suatu seperti dan analisis dengan alat. dimana: Sampel yang telah diekstrak kemudian diukur absorbansinya.

Pilih salah satu larutan kalibrasi yang mempunyai nilai absorbansi (A) antara 0. memakai larutan pembanding untuk mengnolkan skala absorbansi setiap selesai satu pengukuran dan dihitung nilai absorbansi rata-rata.0044 (ekivalen dengan 1 % 22 .4 dan diharapkan berada dalam daerah yang linear dari kurvanya. Sensitivitas Sensitivitas (S) T) S=0.0044(C1/A1) Kepekaan dianggap cukup apabila nilainya sesuai dengan yang ditetapkan dalam manual alat minimal 75 % dari nilai tersebut. a. laju alir gas dan sebagainya). Dengan larutan ini tentukan kondisi alat yang optimal (tinggi dan posisi horizontal burner. 5. Dengan cara seperti 4. 4. CB=AB(C1/A1) Dimana.2 – 0.5 µg/mL Penentuan Presisi pengukuran Prosedur penentuan presisi pengukuran adalah: adalah nilai konsentrasi analit yang memberikan nilai absorbansi = 0. diukur absorbansi larutan kalibrasi yang terpilih tersebut. Nilai blanko.2. CB = Konsentrasi analit dalam larutan blanko CA = Konsentrasi analit dalam larutan blanko AB = Absorbansi rata-rata larutan blanko A1i = Absorbansi rata-rata larutan kalibrasi b. Dengan 3 kali pengulangan. Terus aspirasi sampai diperoleh sinyal yang stabil. Untuk pengukuran Pb sensitivitasnya adalah 0. Dihitung nilai blanko dan sensitivitas dengan menggunakan persamaan dibawah ini. 3. nebulizer. 6. ukur larutan blanko (juga 3 kali) dan dihitung absorbansi rata-rata. Aspirasikan larutan pembanding dan nol kan skala absorbans ( 100 % T).

B = nilai terendah (dari 6 nilai absorbansi yang diperoleh). dan SA = simpangan baku untuk A2. RSD) melebihi 1 % dari absorbansi larutan kalibrasi. maka dibuat grafik hubungan antara RCE (Relative Concentration Equation dengan konsentrasi larutan yang terpakai untuk kalibrasi. Aspirasikan larutan pembanding dan nol kan skala absorbansinya Ukur absorbansi dari larutan kalibrasi yang terpilih diatas.a. Prosedur 23 . Penentuan UCR (Useful Concentration Range) Cara ini dilakukan guna menentukan nilai batas baeah dan batas atas (low and high limit) dari rentang konsentrasi yang dapat terpakai atau daerah konsentrasi yang memenuhi persyaratan pengkuran tertentu. Untuk melihat hasil data yang dapat terpakai sebagi UCR. Ulangi (a) dan (b) secara berurutan sebanyak 5 kali sehingga didapatkan 6 nilai absorbans dari larutan kalibrasi tersebut.) Cara penghitungan simpangan baku yang cepat: s = (A-B) x 0. c. burner terhambat oleh deposit. Hitung simpangan baku (standard diviation) dari 6 nilai tersebut. C1 = konsentrasi larutan kalibrasi terdekat yang lebih rendah (A1 adalah absorbansinya). A = nilai tertinggi.mungkin terdapat penyebab dari alat tersebut yang perlu diperbaiki (kapiler tersumbat.40 dimana. b. C2 = konsentrasi larutan kalibrasi terdekat yang lebih tinggi (A2 adalah absorbansinya). konsentrasi zat terlarut yang tinggi dalam larutan dan sebagainya. Adapaun rumus dari RCE adalah: RCE= 100x(C2-C1/A2-A1)x(SA/C2) Dimana. * Apabila simpangan baku relative (relative standard deviation. d.

Hitung nilai RCE d. Hitung nilai rata-rata absorbansi masing-masing larutan serta simpangan baku (SA) masing-masing b. Dibuat grafik RCE vs konsentrasi Nilai RCE adalah ukuran presisi relative pengkuran AAS. Buat kurva kalibrasi. c. Lakukan 6 kali pengukuran absorbansi untuk 12 larutan kalibrasi.a. dan periksa bila ada anomaly dan koreksi bila perlu. 24 .

e. Standard Baku Mutu Udara 25 .

sehingga dari pembakaran bahan bkar 26 . Dampak Terhadap Lingkungan Timbel ditambahkan sebagai bahan aditif pada bensin dalam bentuk timbel organik (tetraetil-Pb atau tetrametil-Pb). Partikelpartikel timbel ini akan bergabung satu sama lain membentuk ukuran yang lebih besar.01µm. Pada pembakaran bensin.f. Timbel yang dikeluarkan sebagai gas buang kendaraan bermotor merupakan partikel. dan keluar sebagai gas buang atau mengendap pada kenalpot. Pb yang di hasilkan fosil. menutup pori-pori tumbuhan. timbel organik ini berubah bentuk menjadi timbel anorganik.partikel yang berukuran sekitar 0. seperti bensin akan mencemari dapat lingkungan.

1 mm) jumlah tertahan di alveoli mungkin kurang dari 10%. Kontribusi Pb di udara terhadap absorpsi oleh tubuh lebih sulit diperkirakan. Dan dalam jangka panjang akan berefek pada tingkat kesehatan manusia. Dampak Terhadap Kesehatan Pemajanan Pb dari industri telah banyak tercatat tetapi kemaknaan pemajanan di masyarakat luas dan masih kontroversi. Kadar Pb di alam sangat bervariasi tetapi kandungan dalam tubuh manusia berkisar antara 100–400 mg. Sumber masukan Pb adalah makanan terutama bagi mereka yang tidak bekerja atau kontak dengan Pb. Diperkirakan rata-rata masukkan Pb melalui makanan adalah 300 ug per hari dengan kisaran antara 100–500 mg perhari. Hanya sebagian asupan (intake) yang diabsorpsi melalui pencernaan. Manusia dengan pemajanan rendah mengandung 10–30 mg Pb/100 g darah Manusia yang mendapat pemajanan kadar tinggi mengandung lebih dari 100 mg/100 g darah kandungan dalam darah sekitar 40 mg tinja Pb karena 90% 27 . Rata-rata masukkan melalui air minum adalah 20 mg dengan kisaran antara 10–100 mg. Uji kelarutan menunjukkan bahwa Pb berada dalam bentuk yang sukar larut. g. Hampir semua organ tubuh mengandung Pb dan kira-kira 90% dijumpai di tulang.menganggu fotosintesis. kandungan dalam darah kurang dari 1% kandungan dalam darah dipengaruhi oleh asupan yang baru (dalam 24 Jam terakhir) dan oleh pelepan dari sistem rangka. Mungkin perhitungan ini bisa dianggap terlalu besar dan partikel Pb yang dikeluarkan dari kendaraan bermotor ternyata bergabung yang dengan filamen karbon dan lebih kecil dari yang diperkirakan walaupun agregat ini sangat kecil (0. Distribusi ukuran partikel dan kelarutan Pb dalam partikel juga harus dipertimbangkan biasanya kadar pb di udara sekitar 2 mg/m3 dan dengan asumsi 30% mengendap disaluran pernapasan dan absorpsi sekitar 14 mg/per hari. Pada manusia dewasa absorpsi untuk jangka panjang berkisar antara 5– 10% bila asupan tidak berlebihan kandungan Pb dalam dapat untuk memperkirakan asupan harian dikeluarkan dengan cara ini.

Senyawa Pb organik bersifat neurotoksik dan tidak menyebabkan anemia Hampir semua Pb–tetraetil diubah menjadi Pb organik dalam proses pembakaran bahan bakar bermotor dan dilepaskan ke udara. power plant. Diantara sumber polutan tersebut kendaraan bermotor 28 . anemia. Gejala keracunan kronis bisa menyebabkan hilang nafsu makan. Menelan langsung bekas yangmengandung Pb merupakan sumber pemajanan. kelumpuhan anggota badan.Pb/100g dianggap terpajan berat atau mengabsorpsi Pb cukup tinggi walau tidak terdeteksi tanda-tanda keluhan keracunan. konstipasi lelah sakit kepala. aktivitas rumah tangga dan perkantoran. dan pada perokok lebih tinggi dibandingkan bukan perokok. Timah Hitam berakumulasi di rambut sehingga dapat dipakai sebagai indikator untuk memperkirakan tingkat pemajanan atau kandungan Pb dalam tubuh Anak-anak merupakan cat kelompok risiko tinggi. Polusi udara dapat disebabkan oleh aktivitas manusia yaitu antara lain oleh industri. Terdapat perbedaan tingkat kadar Pb di perkantoran dan pedesaan wanita cenderung mengandung Pb lebih rendah dibanding pria. alat transportasi. Gejala keracunan akut didapati bila tertelan dalam jumlah besar yang dapat menimbulkan sakit perut muntah atau diare akut. Pengaruh Pb dalam tubuh belum diketahui benar tetapi perlu waspada terhadap pemajanan jangka panjang timah hitam dalam tulang tidak beracun tetapi pada kondisi tertentu bisa dilepaskan karena infeksi atau proses biokimia dan memberikan gejala keluhan garam Pb tidak bersifat karsiogenik terhadap manusia. selain emisi industri dan debu jalan yang berasal dari lalu lintas yang padat mungkin keracunan Pb ada juga hubungannya dengan keterbelakangan mental tetapi belum ada bukti yang jelas. Kejang dan gangguan penglihatan. Gangguan kesehatan adalah akibat bereaksinya Pb dengan gugusan sulfhidril dari protein yang menyebabkan pengendapan protein dan menghambat pembuatan haemoglobin. Gejala klinis keracunan timah hitam pada individu dewasa tidak akan timbul pada kadar Pb yang terkandung Pb/100 g darah dalam darah dibawah 80 mg namun hambatan aktivitas enzim untuk sintesa haemoglobin sudah terjadi pada kandungan Pb normal (30–40 mg).

gelisah. dan besi dalam mengatur fungsi mental kita. Tidak semua Pb yang terisap atau tertelan ke dalam tubuh akan tertinggal di dalam tubuh. Jumlah Pb minimal di dalam darah yang dapat menyebabkan keracunan berkisar antara 60-100 mikro gram per 100 ml darah. anemi berat.merupakan sumber polutan terbesar. tembaga. Kelainan fungsi otak terjadi karena Pb ini secara kompetitif menggantikan mineral-mineral utama seperti seng. Gejala. Komponen Pb organik misalnya tetraethil Pb segara dapat terabsorbsi oleh tubuh melalui kulit dan membran mukosa. dimana pada kota besar 98 % polutan udara berasal dari kendaraan bermotor. Menurut penelitian dr M. Di dalam tubuh Pb dapat menyebabkan keracunan akut maupun keracunan kronik. Kira-kira 5-10 % dari jumlah yang tertelan akan diabsorbsi melalui saluran pencernaan. kelainan fungsi otak.gejala yang timbul berupa mual. dimana keracunan pada janin mempengaruhi intelektual dan tingkah laku si anak . Susunan saraf pusat merupakan organ sasaran utama timbal. Pb sebagai gas buang kendaraan bermotor dapat membahayakan kesehatan dan merusak lingkungan. Pb organik diabsorbsi terutama melalui saluran pencernaan dan pernafasan dan merupakan sumber Pb utama di dalam tubuh. Erikson menunjukkan bahwa wanita hamil yang memiliki kadar timbal tinggi dalam darahnya ternyata 90 % dari simpanan timbal pada tubuhnya dialirkan kepada si janin melalui plasenta. disimpan dan kemudian ditabung dalam darah. halusinasi dan kelemahan otot. Keracunan timbal kronik menimbulkan gejala seperti depresi. kerusakan ginjal bahkan kematian dapat terjadi dalam 1-2 hari. dan kira-kira 30 % dari jumlah yang terisap melalui hidung akan diabsorbsi melalui saluran pernafasan akan tinggal di dalam tubuh karena dipengaruhi oleh ukuran partikelpartikelnya. daya ingat me nurun. sulit berkonsentrasi. Pada keracunan akut biasanya terjadi karena masuknya senyawa timbal yang larut dalam asam atau menghirup uap Pb tersebut. sakit perut hebat. Pb yang terhirup oleh manusia setiap hari akan diserap. Bentuk Kimia Pb merupakan faktor penting yang mempengaruhi sifat-sifat Pb di dalam tubuh. muntah. sulit tidur. sakit kepala.

29 .

Melihat betapa besarnya dampak negatif oleh pencemaran timbal tersebut maka perlu mendapat perhatian khusus. URBAIR 1994. 62. serta angka kematian 340 orang per tahun.000 kasus tekanan darah tinggi. terlihat bahwa dampak pencemaran udara oleh timbal di Indonesia telah menimbulkan 350 kasus penyakit jantung. Pada awal keracunan timbal biasanya tidak jelas. Dari catatan Bank Dunia.di kemudian hari. 30 . sehingga perlu pengukuran kandungan timbal dalam tubuh orang yang terpapar. Bila kadar timbal dalam darah sudah ditentukan maka dapat dilakukan terapi dengan kelator (suatu antagonis logam berat yang berkompetisi dengan gugus reaktif logam berat tersebut sehingga tubuh peningkatan dan pengeluaran logam dari mencegah/menghilangkan efek toksiknya).

.13//Menllh//3//1995 Tentang Baku Mutu Emiissii Ssumber Tiidak Bergerak Menterii Negara Lliingkungan Hiidup 31 . http://www.uii. Hubungan Antara Total Suspended Solid Dengan Turbidity Dan Dissolved Oxygen.chemistry. disposal and reuse 3rd edition.1991. dkk. Oxfard OX28DP 30 Corporate Drive. New York: McGraw Hill.com/artikel/alternatif_pengolah_limbah_cair. 2008. Thorikul.um. 2009.php? option=com_content&task=view&id= 40&Itemid=127 .go.depkes. F. 2009.wikipedia.id/2009/08/23/ . icdscollege.uii. Water technology: a introductio of environmental scientists and Engineers. Inc. Ignasius DA. 2005.doc . Yoni Rina. http://en. [4 Oktober 2009] Huda.id/wpcontent/uploads/2009/04/tss1. Lumpur Aktif : Alternatif Pengolah Limbah Cair. Burlington Anonim.id/downloads/Udara. 2009. [4 Oktober 2009] Sutapa.ac. http://thorik. Gray.id/index. Penurunan Konsentrasi Total Suspenend Solid (Tss) Pada Limbah Minyak Pelumas . Linacre House.org/wiki/Total_dissolved_solids . 2009.DAFTAR PUSTAKA Metcalf & Eddy.pdf . 1999.ac. Metode Pengambilan dan Analisis Pb di Udara. darsono-sigit. N.staff. Jordan Hill. Wastewater Engineering: treatment. Parameter Pencemar Udara Dan Dampaknya Terhadap Kesehatan.PDF . [ 5 April 2009] Anonim.ac. Total Dissolved Solids. [4 Oktober 2009] Huda. [27 September 2009] Bintari. [4 Oktober 2009] Keputussan Menterii Negara Lliingkungan Hiidup Nomor Kep. Thorikul. http://diploma.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->