Makalah sistem informasi akuntansi

Oleh ivaninternisti

sistem informasi akuntansi
Akuntansi modern Jantung akuntansi keuangan modern ada pada sistem pembukuan berpasangan. Sistem ini melibatkan pembuatan paling tidak dua masukan untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu rekening, dan satu kredit terkait pada rekening lain. Jumlah keseluruhan debit harus selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit. Cara ini akan memudahkan pemeriksaan jika terjadi kesalahan. Cara ini diketahui pertama kali digunakan pada abad pertengahan di Eropa, walaupun ada pula yang berpendapat bahwa cara ini sudah digunakan sejak zaman Yunani kuno. Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tidak banyak berubah dari dulu. Reformasi akuntansi dalam berbagai bentuk selalu terjadi pada tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi. Walaupun demikian, hal ini tidak mengubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diharapkan tidak bergantung pada pengaruh ekonomi seperti itu. Sejarah Lukisan Luca Pacioli Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik – sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) – sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 – 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543. Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan di tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, “I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane.” John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah “after the forme of Venice”. Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan selama suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris Laporan akuntansi Akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis karena merupakan suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Semakin baik kita mengerti bahasa tersebut, maka semakin baik pula keputusan kita, dan semakin baik kita didalam mengelola keuangan. [2] Untuk menyampaikan informasi-informasi tersebut, maka digunakanlah laporan akuntansi atau yang dikenal sebagai laporan keuangan. Laporan keuangan suatu perusahaan biasanya terdiri atas empat jenis laporan, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.[3]

Laporan perubahan modal. Disebut sebagai daftar yang sistematis. adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu. Sistem Informasi Akuntansi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. adalah daftar yang sistematis dari aktiva. Sedangkan pengakuan transaksi berbasis kas adalah transaksi dicatat pada saat pembayaran diterima. Cara Kerja Untuk memahami bagaimana SIA bekerja. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi. yaitu basis akrual dan basis kas. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu. perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut : Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi? Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi? . seperti anggaran. Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain : Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi. Dalam neraca dapat diketahui berapa jumlah kekayaan perusahaan. Sistem buku besar/ pelaporan keuangan menghasilkan laporan keuangan. walaupun uang belum diterima. laporan kinerja. SIA terdiri dari 3 subsistem: Sistem pemrosesan transaksi mendukung proses operasi bisnis harian. Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan. pengembalian pajak. struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan perusahaan didalam menghasilkan kas dimasa mendatang. utang dan modal pada tanggal tertentu. Sistem Informasi Manajemen Sistem Informasi Manajemen memproses berbagai transaksi non-keuangan yang tidak bisa diproses oleh SIA biasa. neraca. sehingga dapat diketahu laba yang diperoleh dan rugi yang dialami. adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu. Laporan laba rugi. arus kas. mungkin satu bulan atau satu tahun. dengan adanya laporan ini pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan. kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Sistem pelaporan manajemen yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan. seperti laporan laba/rugi. Laporan arus kas. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi. Pengakuan transaksi Pengakuan suatu transaksi dalam akuntansi terbagi atas dua basis. Pengakuan transaksi berbasis akrual adalah pengakuan suatu transaksi pada saat terjadinya suatu transaksi. karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu. serta laporan pertanggungjawaban. yang biasanya dibuat pada akhir tahun.Neraca. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada didalam perusahaan tersebut.

Solusi ini memungkinkan mereka untuk memenuhi target kinerja mereka dan masih berada dalam batas anggaran. bagian customer service mendapat tugas untuk mengatasi keluhan pelanggan. Hal tersebut dapat berarti baik atau buruk tergantung pada sifat dasar hubungan antar perilaku yang diukur dengan tujuan umum perusahaan. Anggaran adalah alat perencanaan keuangan. Manajemen dapat mencurahkan berbagai usaha untuk menekan angka yaitu mencoba membuat angka-angka dalam anggaran menjadi seperti yang diinginkan. Bahkan proses penganggaran itu dapat menjadi disfungsional. maka manajer mencoba menyewa mesin tersebut. keandalan. Organisasi ingin memuaskan pelanggannya sebaik mungkin dengan biaya serendah mungkin. Dampak/Implikasi Dari Laporan Anggaran dan Laporan Kinerja TerhadapPerilaku. tetapi mereka akan menjauhkan beberapa pelanggan dalam proses ini. Contoh konkritnya: sebuah perusahaan atau organisasi yang bergerak di bidang perdagangan.Bagaimana menjamin ketersediaan. dalam bisnis hal ini berarti karyawan cenderung memusatkan usaha mereka terutama pada tugas-tugas yang diukur dan dievaluasi. Cara Menghindari Perilaku Disfungsi Dalam Penganggaran Ada beberapa cara untuk menghindari perilaku disfungsi dalam penganggaran yaitu antara lain: . Customer service akan memusatkan perhatian untuk mengatasi keluhan secepat mungkin dengan tetap mendukung toko. Setiap pengukuran akan mempengaruhi perilaku. Apabila customer service dievaluasi hanya berdasar jumlah keluhan yang diselasaikan per unit jam maka ada dua masalah yang mungkin muncul. Misalnya saja dalam pengambilan keputusan mengenai pemberian kredit dan investasi dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Anggaran seringkali dapat menimbulkan perilaku disfungsional. tetapi situasi dapat berakhir dengan membebani perusahaan untuk membayar lebih daripada jika perusahaan membeli mesin tersebut. Atau customer service dapat menyerahkan toko hanya untuk menyenangkan setiap pelanggan yang memiliki keluhan. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan Meningkatkan efisiensi Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan Meningkatkan sharing knowledge menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan peran akuntansi bagi pihak menejemen Sistem Informasi Akuntansi (SIA) bagi pihak manajemen mempunyai fungsi menyediakan informasi yang berguna dalam hal pengambilan keputusan. Contohnya: sebuah organisasi/perusahaan mempunyai suatu anggaran tidak memperhitungkan semua dana yang dibutuhkan untuk membeli mesin yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan kinerja. keakuratan informasi ? Manfaat Sebuah SIA menambah nilai dengan cara: Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien. Laporan manajerial terdiri dari dua jenis yaitu laporan anggaran dan kinerja. Informasi yang disediakan SIA mempunyai dua kategori yaitu laporan keuangan dan laporan manajerial. sedangkan laporan kinerja digunakan untuk pengendalian keuangan. bukan memusatkan perhatian tentang cara untuk mencapai misi dan tujuan organisasi. laporan keuangan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Bagi pihak luar perusahaan.

Perhatian harus dipusatkan hanya pada usaha mengidentifikasi metode-metode alternative untuk mencapai tujuan. Kemampuan menjalankan bisnis tanpa diikuti dengan penerapan sistem informasi akuntansi yang tepat akan membuat perusahaan mengalami masalah dikemudian hari seiring dengan berkembangnya bisnis mereka. Untuk itu perlu adanya sistem yang baik untuk menghasilkan informasi yang biasa digunakan oleh manajemen untuk pengambilan keputusan. Sedangkan SIA dikatakan memuaskan apabila didalamnya terdapat efektivitas pengendalian intern. mengklasifikasikan. mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi. Ketiga. Hal ini akan menjaga tiap manajer untuk tetap fokus pada cara bagaimana tujuan dan strategi mereka tersebut dapat berhubungan dengan tujuan dan strategi organisasi. selalu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dengan melakukan perbaikan strategi dan operasi perusahaan. Walaupun demikian. bukan para manajer departemen adalah pihak yang seharusnya menentukan biaya dari tiap alternatif strategi. Peran penting SIA pada sebuah organisasi antara lain. Kelima. SIA juga dapat memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan dan juga melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi agar pelaku bisnis dapat menerapkan strategi yang tepat dalam perusahaannya dan dapat bersaing dengan persahaan lain. Setiap manajer harus didorong untuk membuat strategi alternatif yang dapat lebih efisien meraih tujuan tiap unit. Keempat. Kompetisi dunia usaha semakin ketat. sistem informasi akuntansi manajemen belum berperan dalam menyediakan informasi keuangan bagi manajemen untuk merencanakan dan mengendalikan alokasi berbagai sumber daya dalam perusahaan.Pertama. yaitu sistem informasi akuntansi. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Langkah keempat dan kelima dilakukan berulang-ulang hingga para manajer puas dengan anggarannya peran akuntansi terhadapa perusahaan Evolusi dalam informasi dan komunikasi telah mendorong kemajuan dalam teknologi. Dalam SIA dan efektivitas struktur pengendalian intern terdapat suatu hubungan yang timbal balik dimana struktur pengendalian intern tidak mungkin berjalan tanpa adanya sarana atau alat untuk menjalankannya. Informasi Akuntansi memiliki arti penting bagi manajemen untuk pengambilan keputusan. Selain itu. memulai proses anggaran dengan mengidentifikasi tujuan-tujuan yang dapat diukur. Dan biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk pengoperasian sistem tersebut diharapkan mempunyai nilai manfaat bagi perusahaan. menjelaskan bahwa tujuan anggaran adalah untuk mengidentifikasi dan menentukan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi dengan seefisien mungkin. meminta setiap manajer untuk membangun beberapa strategi alternatif untuk mencapai tujuan tersebut. para manajer departemen harus meninjau kembali angka-angka dalam anggaran yang dipersiapkan oleh depaerteman akuntansi. Kedua. departemen akuntansi. menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan . bukan melakukan permainan untuk membuat angka anggaran menjadi benar. sistem informasi akuntansi yang berlaku di Indonesia sekarang masih didominasi oleh konsep-konsep akuntansi keuangan yang lebih diarahkan untuk menyajikan informasi pertanggungjawaban keuangan oleh manajemen kepada pihak luar perusahaan. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan. Informasi akuntansi menjadi salah satu unsur dalam pengambilan keputusan suatu perusahaan. Dengan demikian. Pada tahap ini tidak ada data tentang biaya yang dilibatkan. Keberhasilan suatu sistem informasi akuntansi ditentukan oleh kualitas informasinya. mengolah.

Adapun perbedaan keduanya adalah : SIA mengumpulkan mengklasifikasikan. menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara: Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien. Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya : SIA melakasanakan tugas yang diperlukan Berpegang pada prosedur yang relatif standar Menangani data rinci Berfokus historis Menyediakan informasi pemecahan minimal Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain : Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi. Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai. seperti laporan laba/rugi.pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern. Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan. untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut. Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi. mendukung proses operasi bisnis harian. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran. seperti anggaran. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan Meningkatkan efisiensi Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan Meningkatkan sharing knowledge Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan 2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain : Spesialis Informasi Akuntan Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan: Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan. neraca. yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan. Sistem buku besar/pelaporan keuangan. arus kas. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi. diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan. menghasilkan laporan keuangan. Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern . memproses. menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan SIM mengumpulkan mengklasifikasikan. Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem: Sistem pemrosesan transaksi. kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. pengembalian pajak. serta laporan pertanggungjawaban. memproses. laporan kinerja. Sistem pelaporan manajemen.

Sistem buku besar/pelaporan keuangan. diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan. memproses. mengklasifikasikan. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan Meningkatkan efisiensi Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan Meningkatkan sharing knowledge Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan 2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain : . menghasilkan laporan keuangan. memproses.yaitu : Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi. Sistem pelaporan manajemen. Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya : SIA melakasanakan tugas yang diperlukan Berpegang pada prosedur yang relatif standar Menangani data rinci Berfokus historis Menyediakan informasi pemecahan minimal Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain : Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi. seperti laporan laba/rugi. Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa. yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan. laporan kinerja. neraca. menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan SIM mengumpulkan mengklasifikasikan. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan. Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem: Sistem pemrosesan transaksi. serta laporan pertanggungjawaban. Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan. yaitu : Informasi Akuntansi keuangan. arus kas. mendukung proses operasi bisnis harian. berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern. Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi. mengolah. pengembalian pajak. menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara: Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien. Adapun perbedaan keduanya adalah : SIA mengumpulkan mengklasifikasikan. menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern. Informasi Akuntansi Manajemen. Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2. Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan. seperti anggaran.

Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Informasi Akuntansi Manajemen. Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi. berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern. untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut. mengolah. Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya : SIA melakasanakan tugas yang diperlukan Berpegang pada prosedur yang relatif standar Menangani data rinci Berfokus historis Menyediakan informasi pemecahan minimal Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain : Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi. memproses. seperti laporan laba/rugi. yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan. menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern. neraca. laporan kinerja. yaitu : Informasi Akuntansi keuangan. menganalisa dan mengkomunikasikan . Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan. Adapun perbedaan keduanya adalah : SIA mengumpulkan mengklasifikasikan. Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu : Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan. Sistem pelaporan manajemen. Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem: Sistem pemrosesan transaksi. Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2. mengklasifikasikan. serta laporan pertanggungjawaban. Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.Spesialis Informasi Akuntan Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan: Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan. diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. menghasilkan laporan keuangan. Sistem buku besar/pelaporan keuangan. kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan. mendukung proses operasi bisnis harian. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan. seperti anggaran. Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai. pengembalian pajak. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi. arus kas.

Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2. untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran. Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu : Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.com/2010/09/sistem-informasi-akuntansi.blogspot. berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern. kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Informasi Akuntansi Manajemen. memproses. menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara: Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien. Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan. berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan. Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.informasi keuangan SIM mengumpulkan mengklasifikasikan. sumber : http://ol9ina.html . yaitu : Informasi Akuntansi keuangan. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan Meningkatkan efisiensi Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan Meningkatkan sharing knowledge Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan 2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain : Spesialis Informasi Akuntan Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan: Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful