P. 1
(Pertemuan II) Pengantar Psikologi Perkembangan AUD

(Pertemuan II) Pengantar Psikologi Perkembangan AUD

|Views: 32|Likes:
Published by Diana Fakhriyani
Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini (AUD)
Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini (AUD)

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Diana Fakhriyani on Jun 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/05/2014

pdf

text

original

PENGANTAR PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI

DIANA VIDYA FAKHRIYANI

Psikologi -> berasal dari bahasa Yunani. Psyche : Jiwa, logos: ilmu. Jadi secara harfiah psikologi adalah ilmu yang membahas tentang jiwa.

George A. Miller (1974, dalam Alex Sobur: 32) “Psikologi adalah ilmu yang berusaha menguraikan, meramalkan, dan mengendalikan peristiwa mental dan tingkah laku” Robert S. Woodworth dan Marquis DG (1957, dalam Alex Sobur: 32) “Psikologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari aktivitas atau tingkah laku individu dalam hubungan dengan alam sekitarnya ”

Jadi, PSIKOLOGI merupakan…
Ilmu yang membahas tentang jiwa yang dimanifestasikan pada peristiwa/aktivitas mental dan tingkah laku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya.

PSIKOLOGI
• Cabang Psikologi: - Psikologi perkembangan - Psikologi umum - Psikologi wanita - Psikologi belajar • Psikologi Terapan: Psikologi pendidikan Psikologi Industri Psikologi klinis Psikologi sosial, dll

Psikologi perkembangan: psikologi anak – psikologi remaja – psikologi dewasa.

PSIKOLOGI PERKEMBANGAN
Linda L. Davidof(1991, dalam Desmita, 2010:3): “Psikologi perkembangan adalah cabang psikologi yang mempelajari perubahan dan perkembangan struktur jasmani, perilaku, dan fungsi mental manusia, yang biasanya dimulai sejak terbentuknya makhluk itu melalui pembuahan hingga menjelang mati”

Jadi, Psikologi Perkembangan merupakan …
Cabang dari psikologi yang mempelajari secara sistematis perkembangan perilaku manusia secara ontogenik, yakni mempelajari prosesproses yang mendasari perubahan-perubahan yang terjadi di dalam diri, baik perubahan dalam struktur jasmani, perilaku, maupun fungsi mental manusia sepanjang rentang hidupnya (lifespan), yang biasanya dimulai sejak konsepsi hingga menjelang mati.

PERSPEKTIF TENTANG HIDUP
Perspektif Tentang Hidup Tradisional: Perkembangan Manusia hanya dikaji sampai Remaja (Sigmun Freud, Piaget) Life-Span: Selama Rentang Hidup (Erikson)

Pandangan tradisional terhadap perkembangan lebih ditekankan pd: Kematangan, pertumbuhan, perubahan selama masa bayi, anak-anak & remaja. Sementara perubahan selama masa dewasa & penurunan pd usia lanjut kurang mendapat perhatian. Pandangan kontemporer tentang perkembangan manusia menekankan pd perkembangan rentang hidup (life-span), yakni perubahan yg terjadi selama rentang kehidupan mulai dari konsepsi - meninggal.

Perspektif Rentang Hidup
Perspektif rentang hidup  pendekatan ini merupakan suatu pendekatan dalam psikologi perkembangan yang berusaha menjelaskan, menggambarkan dan memodifikasi perubahan intraindividual (intra-individual changes) dalam tingkah laku & perbedaan-perbedaan interindividual (inter-individual diffferences) yaitu dari konsepsi hingga mati.

CIRI-CIRI PERSPEKTIF RENTANG HIDUP
(Paul Baltes)

Ciri-ciri perspektif rentang hidup mencakup 7 kandungan dasar yakni: 1. Longlife (seumur hidup) 2. Multidimensional  perkemb. Terdiri atas dimensi biologis, kognitif, sosial 3. Multidireksional  beberapa komponen dari suatu dimensi kemampuan meningkat, disisi lain terdapat kemampuan yang menurun

Sejarah Psikologi Perkembangan
• Minat awal mempelajari perkembangan anak - Plato (427-347 SM) dengan pendapatnya innate ideas bahwasanya anak merupakan miniatur orang dewasa secara kuantitatif. - John Lock (1632-1704), sekitar abad 17. menurutnya: (1). Pengalaman dan pendidikan adalah faktor yang menentukan dalam perkembangan anak. (2) tidak mengakui innate knowlwdge. (3) Tabula Rasa (blank state) - Jean Jacques Rosseau (1712-1778), sekitar abad18. anak berbeda dengan orang dewasa secara kualitatif.

Lanjutan… Sejarah Psikologi Perkembangan
• Dasar pembentukan psikologi perkembangan secara ilmiah, sekitar abad 19 - Pengaruh Darwin (1809-1882), karyanya yang fenomenal “origin of the species” dan “descent of man” - Pengaruh Wilhem Wundt (1832-1920) pada tahun 1979 mendirikan laboratorium psikologi pertama di Leipzig Jerman dan peristiwa ini menandai psikologi sebagai ilmu mandiri. Sehingga sampai berkembangnya psikologi perkembangan sebagi salah satu cabang psikologi.

• Munculnya Studi Psikologi Perkembangan Modern Pada abad ke 20 studi sistematis tentang perkembangan anak semakin berkembang secara signifikan. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif yang lebih ditekankan pada ciri-ciri khas secara umum, golongan umur, dan masa depan perkembangan tertentu. Predisposisi mendeskripsikan gejala perkembangan manusia secara mendetail adalah penting dalam perkembangan disiplin ilmu.

Anak Usia Dini
AUD  kelomp mns yg berusia 0-6 thn (di Indonesia berdasarkn UU No. 20 thn 2003 ttg Sistem Pendidikan Nasional) AUD  kelompok mns yg berusia 0-8 thn (pakar pendidikan anak) AUD: kelomp anak yg berada dlm proses pertumb dan perkemb (koordinasi motorik kasar & halus), inteligensi (daya pikir, daya cipta, EQ, SQ), sosial emosional (sikap & perilaku beragama), bahasa & komunikasi sesuai dgn tingkt pertumb n perkemb. AUD: msa bayi lahir – 12 bln; balita usia 1-3; prasekolah 3-6 th; masa kelas awal SD 6-8 th.

ALASAN PENTING MEMPELAJARI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK
Dalam mendidik atau membimbing anak diperlukan upaya agar anak dapat mengembangkan potensi dirinya seoptimal mungkin, maka para pendidik, orangtua atau siapa saja yang berkepentingan dalam pendidikan anak, perlu dan dianjurkan untuk memahami perkembangan anak. Pemahaman itu penting karena beberapa alasan berikut ini:

ALASAN PENTING…
a.Masa anak merupakan periode perkembangan yang cepat dan terjadinya perubahan dalam banyak aspek perkembangan. b. Pengalaman masa kecil mempunyai pengaruh yang kuat terhadap perkembangan berikutnya. Karena masa kecil merupakan masa infantile atau masa terpenting yang mempunyai peran pada masa perkembangan selanjutnya.

ALASAN PENTING…
c. Pengetahuan tentang perkembangan anak dapat membantu mereka mengemmbangkan diri dan memecahkan masalah yang dihadapi. d. Melalui pemahaman tentang factor-faktor yang mempengaruhi perkembangan anak, dapat diantisipasi tentang berbagai upaya untuk memfasilitasi perkembangan tersebut baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun di lingkungan masyarakat.

TUJUAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN
• Memberikan, mengukur dan menerangkan perubahan dalam tingkah laku serta kemampuan yang sedang berkembang sesuai dengan tingkat umur dan yang mempunyai cirri-ciri universal, dalam arti yang berlaku untuk anak-anak dimana saja dan dalam lingkungan budaya-sosial mana saja. • Mempelajari perbedaan-perbedaan yang bersifat pribadi pada tahapan atau masa perkembangan tertentu.

TUJUAN…
• Mempelajari tingkah laku anak pada lingkungan tertentu yang menimbulkan reaksi yang berbeda. • Memepelajari penyimpangan dari tingkah laku yang dialami seseorang, seperti kenakalankenakalan, kelainan-kelainan dalam fungsionalitas inteleknya dan lain-lain.

MANFAAT PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK
A. Pengetahuan tentang perkembangan dapat memberikan harapan yang realistis terhadap anak. Misalnya, psikologi perkembangan memberi tahu kita kapan biasanya anak mulai berbicara, berjalan, dan kapan anak sekolah mulai mampu berpikir abstrak. Meskipun pengetahuan tentang anak yang diberikan psikologi perkembangan hanyalah secara rata-rata, tetapi pengetahuan rata-rata ini dapat membantu kita mengetahui apa yang diharapkan dari kekhasan masing-masing anak secara pribadi.

MANFAAT…
B. Pengetahuan tentang perkembangan dapat membantu kita dalam memberikan respons yang tepat pada perilaku anak. Psikologi perkembangan dapat menjawab pertanyaanpertanyaan yang berkaitan dengan arti dan sumber pola berpikir, perasaan dan tingkah laku anak. c. Memberikan pemahaman thd AUD u/ mengetahui tugas2 perkemb. Anak shg dpt mberikan stimulasi agar dpt melaksanakan tgs perkemb dg kebutuhannya

MANFAAT…
C. Pengetahuan tentang perkembangan dapat membantu kita mengembangkan potensi anak scr optimal sesuai dg keadaan & kemampuan D. Studi perkembangan dapat membantu kita memahami diri sendiri. Psikologi perkembangan akan memberikan wawasan dan pemahaman sejarah hidup kita sendiri (sebagai bayi, anak, remaja, atau dewasa). Singkatnya, mempelajari psikologi perkembangan akan memberikan banyak informasi tentang siapa kita, bagaimana kita dapat seperti ini, dan kemana masa depan akan membawa kita.

Dengan demikian…
sangatlah jelas betapa besar kegunaan mempelajari psikologi perkembangan khususnya psikologi perkembangan anak, terutama bagi para orangtua dan guru, sehingga dapat memberikan bantuan dan pendidikan yang tepat sesuai dengan pola-pola dan tingkat-tingkat perkembangan anak. Lebih dari itu, pengetahuan mengenai psikologi perkembangan akan dapat menimbulkan kesadaran terhadap diri sendiri sehingga dapat melaksanakan tugas-tugas perkembangan dengan baik.

PERBEDAAN INDIVIDU
1. Fisik  bentuk atau struktur tubuh 2. Psikis  Intelektualitas, kepribadian, minat, sikap, kebiasaan belajar Psikis  perhatian, pengamatan, tanggapan, fantasi, ingatan, pikiran, perasaan, kemauan Perbedaan dalam kemampuan: 1. Potensial  terpendam 2. Nyata  prestasi belajar

Perbedaan Individu dalam Aspek Psikis yang Menjadi Potensi Dasar Manusia
1. Perhatian  pemusatan tenaga psikis tertuju pada suatu objek tertentu 2. Pengamatan potensi manusia untuk mengenali dunia riil (dlm dirinya maupun di luar dirinya  panca indera) 3. Tanggapan  kemampuan manusia untuk menghadirkan kembali benda/objek yang pernah diamati  dalam bentuk bayangan 4. Fantasi  kemampuan manusia untuk menciptakan hal baru dengan menggunakan tanggapan yang ada

5. Ingatan  kemampuan manusia untuk mengenali lingkungan, menyimpan dlm jiwanya, suatu saat mengeluarkannya kembali 6. Pikiran  kemampuan manusia untuk memecahkan masalah dengan menggunakan tanggapan dan pengertian 7. Perasaan  potensi manusia untuk menyatakan ungkapan senang/tidak senang terhadap sesuatu setelah memberikan penilaian terhadap suatu objek 8. Kemauan  kekuatan dari dalam yang mendorong manusia untuk berbuat

POTENSI MANUSIA
1. IQ (Intelegensi Quotien) kemampuan umum manusia untuk dapat memecahkan masalah baru dengan cepat dan benar berdasarkan logika 2. EQ (emotional quotien)  kemampuan manusia untuk berperilaku dan menyikapi lingkungan dengan memperhatikan faktor perasaan 3. SQ (spiritual quotien)  kemampuan manusia untuk berperilaku dengan didasari oleh norma luhur spt: kejujuran, kesabaran, ketaqwaan, keimanan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->