RPP PERJALANAN BANGSA INDONESIA PADA MASA NEGARA NEGARA TRADISIONAL Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Waktu

Standar Kompetensi
Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia pada masa negara-negara tradisional : SMA : XI IPS/1 : Sejarah : 4 x 45 Menit (2 kali pertemuan)

Kompetensi Dasar
1. Menganalisis pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia 2. Menganalisis perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

Indikator
Kognitif: a. Produk 1. Mendiskripsikan pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia 2. Mendiskripsikan perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia b. Proses Menganalisis tentang pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, dan perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan HinduBuddha di Indonesia

Psikomotor Melakukan studi pustaka, eksplorasi internet, pengamatan gambargambar slide Power Point, diskusi kelompok, dan diskusi kelas tentang pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, dan perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

1

Afektif: a. Karakter Jujur, peduli, tanggung jawab, bekerjasama, terbuka, dan mendengarkan pendapat teman dalam menganalisis kembali tentang perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, dan perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia b. Keterampilan Sosial Interaksi, menyumbang ide, atau berpendapat, menjadi pendengar yang baik, berkomunikasi dalam pembelajaran perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, dan perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia A. Tujuan Pembelajaran Kognitif 1. Produk 1. Siswa dapat mendiskripsikan pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dengan tepat sesuai dengan kunci dari LP Produk 1 2. Siswa dapat mendiskripsikan perkembangan kehidupan negaranegara kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia dengan tepat sesuai dengan kunci dari LP Produk 1 2. Proses Siswa dapat menganalisis pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, dan perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha melalui studi pustaka, eksplorasi internet, pengamatan gambar-gambar slide Power Point, diskusi kelompok, dan diskusi kelas. Psikomotor Siswa dapat melakukan studi pustaka, eksplorasi internet, pengamatan gambar-gambar slide Power Point, diskusi kelompok, dan diskusi kelas tentang pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, dan perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha Afektif:
Karakter

Siswa dapat berperilaku jujur, peduli, tanggungjawab, bekerjasama, terbuka, dan mendengarkan pendapat teman dalam menganalisis kembali tentang pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di

2

berkomunikasi dengan baik dalam pembelajaran pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Mereka menetap di Nusantara dan kemudian memegang peranan penting dalam proses penyebaran kebudayaan India. kemudian juga menyebar ke berbagai penjuru dunia termasuk ke Indonesia. dan perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan HinduBuddha Keterampilan Sosial Siswa dapat menunjukkan aktivitas sosial meliputi : interaksi sosial. memperhatikan pendapat teman diskusi. Materi Pembelajaran MASUKNYA KEBUDAYAAN DAN AGAMA HINDU KE INDONESIA Hubungan dagang antara Indonesia dengan India berpengaruh terhadap masuknya budaya Hindu . agama dan kebudayaan Hindu-Buddha masuk melalui hubungan dagang ke Indonesia. Dalam perkembangannya. Agama dan kebudayaan Hindu-Buddha lahir dan berkembang di India.Budha ke Indonesia.D. sehingga F. Teori Campuran : Teori ini beranggapan bahwa baik kaum Brahmana.J. Dengan masuknya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha akhirnya berpengaruh terhadap berbagai kehidupan masyarakat Indonesia dan muncullah kerajaankerajaan yang bercorak Hindu-Buddha di Indonesia. yang lahir dan berkembang di Mekah dan Madinah di kawasan Timur Tengah. Krom golongan pedagang dari kasta waiysa merupakan golongan terbesar yang datang ke Nusantara. menyumbang ide atau berpendapat. Teori Waisya : Menurut N. sedangkan mengenai pembawa agama Hindu ke Indonesia sejarahwan memberikan 4 teori sebagai berikut : 1. Bukti tertua adanya pengaruh India di Indonesia adalah ditemukannya Arca Budha dari perunggu di Sempaga.Indonesia. Dalam hal ini kaum ksatria memegang peranan penting.K Bosch menyebut teori ini dengan nama Teori Ksatria. Teori Brahmana : Dengan melihat unsur-unsur budaya India yang bepengaruh ke Indonesia. Agama Budha disebarluaskan ke Indonesia oleh para bhiksu. Teori Ksatria : raja-raja dari India menaklukkan daerah-daerah tertentu di Indonesia dan menghindukan penduduknya. 3. yang kemudian menyebar ke kawasan dunia lain. Demikian juga agama dan kebudayaan Islam. maka Van Leur mengutarakan peranan kaum Brahmana dalam penyebaran agama dan kebudayaan di Indonesia. bangsawan maupun para pedagang bersama-sama menyebarkan agama Hindu sesuai dengan peranan masing-masing. 4. 2. dan perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia B. Van Leur mengajukan keberatan baik terhadap hipotesa ksatria karena suatu kolonisasi yang dilakukan oleh golongan ksatria tentunya akan dicatat sebagai sutau kemenangan. Sulawesi Selatan. Agama Islam yang dibawa oleh 3 .

dapat dipastikan bahwa kerajaan Kutai telah mendapat pengaruh Hindu. sehingga ia tidak disebut Wangsakarta. antara lain tahun 528. 538. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa masyarakat Kutai memeluk agama Siwa. bahasa Sanskerta. 4 . Dengan demikian. Sumber-sumber sejarah Kerajaan Tarumanegara dapat dibagi menjadi dua. 665. Kehidupan Kebudayaan Kehidupan kebudayaan masyarakat Kutai erat kaitannya dengan kepercayaan/agama yang dianut. Kerajaan Kutai a. Dengan demikian Kutai telah termasuk daerah persinggahan perdagangan Internasional Selat Malaka-Laut Jawa-Selat Makasar-Kutai-Cina atau sebaliknya. Disebutkan pula dalam prasasti bahwa raja Mulawarman memberikan hadiah 1. 2. Salah satu prasasti Yupa menyebutkan suatu tempat suci dengan nama "Wapakeswara" (tempat pemujaan Dewa Siwa). Kemudian muncullah kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam di Indonesia Kerajaan-Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia 1. anak Aswawarman dan cucu Kudungga. Kehidupan Sosial-Ekonomi Melihat bahwa letak Kerajaan Kutai pada jalur perdagangan dan pelayaran antara Barat dan Timur. dan 666 M. c. merupakan kerajaan tertua kedua di Indonesia. Kerajaan Tarumanegara a. Prasasti ditulis dengan huruf Pallawa. yakni: 1) Berita Cina zaman Dinasti Tang Berita Cina menyebutkan adanya kerajaan To-lo-mo (Tarumanegara) mengirimkan utusan ke Cina beberapa kali. Kalimantan Timur merupakan kerajaan Hindu pertama di Nusantara. Prasasti Yupa merupakan salah satu hasil budaya masyarakat Kutai. diperkirakan pada tahun 400 M (abad ke-5 M). Kehidupan Politik Kerajaan Kutai di hulu Sungai Mahakam. tetapi Kudungga belum masuk Hindu karena nama Kudungga adalah nama asli Indonesia. yaitu tugu batu yang merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia dari zaman Megalitikum. dan Gujarat akhirnya masuk juga ke Indonesia dan memengaruhi berbagai segi kehidupan masyakarat. juga disebutkan bahwa Aswawarman adalah wangsakarta (pendiri dinasti).Isi prasasti dapat diketahui bahwa raja yang memerintah ialah Mulawarman. Persia.000 ekor lembu kepada kaum brahmana. b. Kehidupan Politik Kerajaan Tarumanegara terletak di Bogor. Sumber utama Kerajaan Kutai ialah 7 buah batu tulis yangdisebut Yupa. Raja Mulawarman adalah raja terbesar dan telah memeluk agama Hindu. Jawa Barat. Selain itu. yakni bentuk Menhir. maka aktivitas perdagangan menjadi mata pencaharian yang utama.kaum pedagang Arab. Rakyat Kutai sudah aktif terlibat dalam perdagangan internasional dan tentu saja mereka berdagang pula sampai ke perairan Laut Jawa dan Indonesia Timur untuk mencari barang-barang dagangan yang laku di pasaran Internasional.

2) Prasasti-Prasasti yang ada di Jawa Barat a. Prasasti Lebak (Banten Selatan). Empat baris kalimat itu berbunyi :"ini kedua telapak kaki.. raja di negeri Taruma. Prasasti Pasir Awi atau Pasir Muar (Bogor). Jakarta). d. c. Prasasti Jambu atau Prasasti Pasir Koleangkak (Bogor). pada prasasti ini juga dipahatkan lukisan seperti lukisan lebah-lebah dan sepasang telapak kaki. aman. Selesai penggalian Raja Purnawarman mengadakan selamatan dengan memberikan hadiah 1. b. Selain penggalian saluran Gomati dalam prasasti Tugu juga disebutkan penggalian saluran Candrabhaga.000 ekor lembu kepada para brahmana. dan sejahtera. Pembangunan/penggalian itu mempunyai arti ekonomis bagi rakyat. yang memerintah di taruma dan yang baju zirahnya tak dapat ditembus oleh musuh . namun dari huruf yang dipakai dapat diperkirakan bahwa Kerajaan Tarumanegara yang berkuasa di Jawa Barat sekitar abad ke-5 M dengan rajanya Purnawarman. Isi Prasasti Ciaruteun selain berisi empat baris kalimat. Bunyi prasasti itu antara lain :"gagah. mengagumkan dan jujur terhadap tugasnya adalah pemimpin manusia yang tiada taranya. maka dapat diketahui bahwa kehidupan kebudayaan masyarakat pada masa itu sudah tinggi. Hal ini dapat diketahui dari isi Prasasti Tugu yakni tentang pembangunan atau penggalian saluran Gomati yang panjangnya 6112 tombak (12 km) selesai dikerjakan dalam waktu 21 hari. ialah kaki yang Mulia Purnawarman. yang termasyhur Sri Purnawarman." Prasasti yang diketemukan semuanya tidak berangka tahun. f. raja yang sangat gagah berani". Kehidupan Sosial-Ekonomi Kehidupan perekonomian masyarakat Tarumanegara adalah pertanian dan peternakan. Kehidupan Kebudayaan Dilihat dari teknik dan cara penulisan huruf-huruf pada prasastiprasasti yang ditemukan sebagai bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara. Tanjung Priok . Prasasti Kebon Kopi (Bogor). e. 5 . karena dapat digunakan sebagai sarana pengairan dan pencegahan banjir. Ketujuh prasasti tersebut berbahasa Sanskerta dan berhuruf Pallawa. Prasasti Tugu (Cilincing.. Dengan demikian rakyat akan hidup makmur. b. c. Sedangkan Prasasti Jambu berisi tentang kegagahan raja Purnawarman. yang seperti kaki Dewa Wisnu. Isi prasasti Kebon Kopi : yakni adanya dua kaki gajah yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawati (gajah kendaran Dewa Wisnu). Prasasti Ciaruteun (Bogor).

Kerajaan Sriwijaya a. Isinya tentang pembuatan sebuah Taman Sriksetra oleh Dapunta Hyang Sri Jayanaga untuk kemakmuran semua makhluk. Prasasti Kedukan Bukit (605S/683M) di Palembang. Dengan kemenangan itu Sriwijaya menjadi makmur. Ceylon. pusat pemerintahan Sriwijaya di Muara Takus. Malaka. Kerajaan Sriwijaya menjadi pusat agama Buddha yang penting di Asia Tenggara dan Asia Timur. Kerajaan Sriwijaya kemudian muncul sebagai kerajaan besar di Asia Tenggara.000 tentara. Kedah. Raja ini mengadakan hubungan persahabatan dengan Raja Dewapala Dewa dari India. Berdasarkan prasasti Ligor. 3. kemudian berhasil menaklukkan dan menguasai beberapa daerah. Dalam Prasasti Nelanda disebutkan bahwa Raja Dewapala Dewa menghadiahkan sebidang tanah untuk mendirikan sebuah biara untuk para pendeta Sriwijaya yang belajar agama Buddha di India. Perluasan wilayah dilakukan dengan menguasai Tulang Bawang (Lampung). Arab dan Parsi. Prasasti-prasasti (enam di Sumatra Selatan dan satu di Pulau Bangka). 4. Dengan demikian Kerajaan Sriwijaya bukan lagi merupakan kerajaan senusa (negara yang berkuasa atas satu pulau saja) melainkan merupakan negara antarnusa (negara yang berkuasa atas beberapa pulau). sehingga Sriwijaya merupakan negara kesatuan pertama di Indonesia. Selain itu dalam Prasasti Nelanda juga disebutkan bahwa adanya silsilah raja Balaputra Dewa dan dengan tegas menunjukkan bahwa raja Syailendra (Darrarindra) merupakan nenek moyangnya. Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaannya pada masa Balaputra Dewa. yang kemudian dipindahkan ke Palembang. Jambi. Agama 6 . Isinya: Dapunta Hyang mengadakan ekspansi 8 hari dengan membawa 20. 3. 2. 1. b. India. Menurut sumber berita Cina yang ditulis oleh I-tsing dinyatakan bahwa Kerajaan Sriwijaya berdiri pada abad ke-7 M.3. Kehidupan Keagamaan Dalam bidang agama. Tanah Genting Kra dan Jawa (Kaling dan Mataram Kuno). Berita-berita dari Cina. Penguasaan Sriwijaya atas Selat Malaka mempunyai arti penting terhadap perkembangan Sriwijaya sebagai negara maritim. menjadikan Sriwijaya berhasil menguasai perdagangan nasional dan internasional. Di samping itu juga berhasil menguasai Selat Malaka yang merupakan urat nadi perdagangan di Asia Tenggara. Prasasti Talang Tuo (606 S/684M di sebelah barat Palembang. Kehidupan Politik Sumber-sumber sejarah yang dapat digunakan untuk mengetahui kerajaan Sriwijaya adalah sebagai berikut. Pulau Bangka. Kehidupan Sosial Ekonomi Letak Sriwijaya sangat strategis di jalur perdagangan antara India-Cina.

Kerajaan Mataram Kuno Kerajaan Mataram Kuno terletak di Jawa Tengah dengan intinya yang sering disebut Bumi Mataram.Buddha yang berkembang di Sriwijaya ialah Agama Buddha Mahayana. setelah pulang dari India ia tinggal selama 4 tahun (681685) untuk menerjemahkan agama Buddha dari bahasa Sanskerta ke bahasa Cina. Sungai Elo dan Sungai Bengawan Solo. Itulah sebabnya daerah ini sangat subur. Di samping itu juga ada pendeta dari Tibet. Daerah ini juga dialiri oleh banyak sungai. 4. Di antaranya ialah I'tsing. Petunjuk lain tentang Sanjaya di samping Prasasti Canggal juga Prasasti Mantyasih atau Prasasti Kedu yang dibuat oleh raja Balitung yang menyebutkan bahwa nama Sanjaya adalah raja pertama (wangsakarta) dengan ibukota di Mdang ri Poh Pitu. Gunung Merapi-Merbabu. yaitu Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu (di bagian utara) dan Dinasti Syailendra yang beragama Buddha (di bagian selatan). di kaki Gunung Wukir. Daerah ini dikelilingi oleh pegunungan dan gununggunung. Dalam prasasti itu disebutkan raja-raja yang pernah memerintah. Sang Raja Sanjaya mendirikan lingga yang ditandai dengan tanda-tanda di bukit yang bernama Stirangga untuk keselamatan rakyatnya. Magelang. Prasasti ini dikeluarkan oleh Raja Sanjaya berangka tahun berbentuk candrasengkala berbunyi "srutiindriyarasa" atau tahun 654 Saka =732 M (dengan huruf Pallawa bahasa Sanskerta). a. Kehidupan Politik Pada mulanya yang berkuasa di Mataram adalah Dinasti Sanjaya. Bukti adanya kerajaan Mataram Kuno di Jawa Tengah dapat diketahui dari Prasasti Canggal. Gunung Sindoro. Sungai Progo. Kemudian Prasasti Kalasan tahun 778 M menyebutkan bahwa keluarga Syailendra berhasil membujuk Panangkaran untuk mendirikan bangunan suci 7 . Gunung Sumbing. Di samping itu juga mendirikan Candi Badut dengan berlanggam candi Jawa Tengah. tetapi di bidang politik terjadi perebutan kekuasaan. Gunung Lawu. Sebelum menuju ke India ia mempersiapkan diri dengan mempelajari bahasa Sanskerta selama 6 bulan (1671). Dalam hal pembuatan candi agaknya kedua dinasti dapat bekerja sama. Bumi Mataram diperintah oleh dua wangsa atau dinasti. Isi pokok Prasasti Canggal adalah pendirian sebuah lingga di bukit Stirangga. dan Pegunungan Sewu. Prasasti Dinoyo di Jawa Timur tahun 706 menyebutkan adanya Raja Gajayana yang mendirikan tempat pemujaan Dewa Agastya (perwujudan Siwa sebagai Mahaguru) diwujudkan pula dalam bentuk lingga. seperti Sungai Bogowonto. salah satu tokohnya ialah Dharmakirti. Para peziarah agama Buddha dalam pelayaran ke India ada yang singgah dan tinggal di Sriwijaya. yang bernama Atica yang datang dan tinggal di Sriwijaya selama 11 tahun (10111023) dalam rangka belajar agama Buddha dari seorang guru besar Dharmakirti. seperti Gunung Tangkuban Perahu.

Pada Prasasti Wonogiri (903) bahwa desa-desa yang terletak di kanan-kiri sungai dibebaskan dari pajak dengan catatan harus menjamin kelancaran lalu-lintas lewat sungai tersebut. berusaha untuk merebut kekuasaan. Dengan dibangunnya candi Hindu dan Buddha yang berdekatan. Raja yang memerintah pada waktu itu ialah Indra. Seperti Candi Plaosan yang merupakan candi Buddha banyak disebut nama Sri Kahulunan Sri Pikatan. Dharma dan Sanggha yang dapat disamakan dengan Brahma. Raja terakhir adalah Wawa dan digantikan Empu Sendok yang kemudian memindahkan pusat pemerintahannya dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Di bawah pemerintahan putri Smaratungga. Wisnu. Dinasti Sanjaya di bagian utara dengan mendirikan candi Hindu. b. Sedangkan Dinasti Syailendra di bagian selatan dengan mendirikan candi Buddha. Dalam Prasasti Balitung yang berangka tahun 907 M disebutkan nama keluarga raja-raja keturunan Sanjaya memuat nama Panangkaran. dan Siwa. yakni Pramodhawardani dinasti Syailendra dan Sanjaya menjadi satu karena perkawinannya dengan Rakai Pikatan. Namun ia malah tersingkir dari Jawa Tengah dan akhirnya melarikan diri ke Sumatra (menjadi raja di Sriwijaya). Dengan ini dapat disimpulkan bahwa pada waktu itu dinasti Sanjaya dan Syailendra sama sama berperan di Jawa Tengah. Mungkin sekali bangunan sucinya ialah Candi Lumbung yang terletak di sebelah utara Prambanan. Panangkaran juga menghadiahkan desa Kalasan kepada Sanggha. Pada masa Balitung aktivitas perhubungan dan perdagangan dikembangkan melalui Sungai Bengawan Solo. 8 .untuk Dewi Tara (istri Buddha) dan sebuah biara untuk para pendeta. dapat diartikan nama Sri Kahulunan adalah gelar Pramodhawardani. yang kemudian membangun candi-candi Buddha dan Hindu. seperti Borobudur. menggambarkan adanya kerukunan beragama di Bumi Mataram. Mendut. Pada tahun 856 terjadi perubahan besar di Jawa Tengah Balaputra Dewa (adik Pramodhawardani) yang pusat pemerintahannya di pegunungan selatan yang terkenal dengan Istana Ratu Boko. Kehidupan Sosial Ekonomi Kehidupan ekonomi masyarakat bertumpu pada pertanian. Rakai Pikatan mendirikan candi Hindu yakni Candi Prambanan (Roro Jonggrang) yang sangat megah. seperti Gedong Songo di Ungaran dan Candi Dieng di dataran tinggi Dieng. Pengganti Indra yang terkenal ialah Smaratungga yang dalam pemerintahannya mendirikan Candi Borobudur tahun 824. Dalam Prasasti Kelurak (di daerah Prambanan) tahun 782 disebutkan tentang pembuatan acara Manjusri sebagai perwujudan Buddha. dan Kalasan. Di Jawa Tengah kemudian sepenuhnya diperintah oleh Dinasti Sanjaya. (yang merupakansalah satu bangunan keajaiban dunia). Kondisi alam bumi Mataram yang tertutup dari dunia luar sulit untuk mengembangkan aktivitas perekonominan dengan pesat.

Toleransi ini merupakan salah sifat kepribadian bangsa Indonesia yang wajib kita lestarikan agar tercipta kedamaian. Sungai Bengawan Solo dan Sungai Brantas dapat dipakai sebagai sarana perhubungan dan perdagangan antara pedalaman dan pantai. Dinasti Isana di Jawa Timur Seperti telah dikemukakan di depan bahwa pada abad ke-10 pusat pemerintahan di Jawa Tengah yang dipindahkan ke Jawa Timur dipengaruhi oleh berbagai faktor. dan Pawon. dan memberikan hadiah-hadiah tanah untuk pemeliharaan bangunan-bangunan suci. Sejak itu agama Hindu dan Buddha hidup berdampingn secara damai. dan kesejahteraan. Wilayah kekuasaan Empu Sendok meliputi Nganjuk di sebelah barat. yakni (1) keadaan alam. Dinasti Syailendra beragama Bundha dengan pusat kekuasaannya di daerah selatan. ketenteraman. Pendapat baru menyatakan adanya dua faktor. Semula terjadi perebutan kekuasan namun kemudian terjalin persatuan ketika terjadi perkawinan antara Pikatan (Sanjaya) yang beragama Hindu dengan Pramodhawardhani (Syailendra) yang beragama Buddha. Pasuruan di timur. Sebab setelah Dinasti Syailendra terdesak dari Jawa Tengah dan menetap di Sumatra. Di samping itu tanah di Jawa Timur masih subur dibandingkan dengan Jawa Tengah yang sudah lama dimanfaatkan. Dinasti Sanjaya beragama Hindu dengan pusat kekuasaannya di utara dengan hasil budayanya berupa candi-candi seperti Gedong Songo dan Dieng. dan hasil budayanya dengan mendirikan candicandi seperti candi Borobudur. yakni untuk menghindarkan diri dari serangan Sriwijaya. yakni meletusnya gunung berapi. Hal ini menunjukkan betapa besar jiwa toleransi bangsa Indonesia.c. Empu Sendok memegang pemerintahan dari tahun 929–947 dengan pusat pemerintahannya di Watugaluh. Surabaya di utara dan Malang di selatan. Ia memerintah dengan adil dan bijaksana dengan melakukan berbagai usaha untuk kemakmuran rakyat. dan (2) akibat banyak tenaga laki-laki yang dipekerjakan untuk membuat candi sehingga sawah menjadi terbengkalai. Di samping itu juga memerintahkan 9 . (2) masalah politik. alam Bumi Mataram tertutup secara alamiah dari dunia luar sehingga sulit untuk berkembang. 5. Nama Isana diambil dari gelar resmi Empu Sendok yakni Sri Maharaja Rake Hino Sri Isanawikramatunggadewa. Kehidupan Politik Pemindahan kekuasaan ke Jawa Timur dilakukan oleh raja Empu Sendok. Sebaliknya alam Jawa Timur lebih terbuka untuk mengembangkan aktivitas perdagangan dengan dunia luar. yakni Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra. dan membentuk dinasti baru yakni Isana. Pendapat lama menyatakan karena (1) bencana alam. a. Di antaranya ialah membuat bendungan-bendungan untuk perairan. merupakan ancaman yang serius. Mendut. Kehidupan Agama dan Kebudayaan Bumi Mataram diperintah oleh dua dinasti.

tetapi Airlangga berhasil meloloskan diri beserta pengiringnya yang setia Narotama. Ibukota kerajaan pada tahun 1031 di Wutan Mas. Serangan Worawari sangat tepat. Pada saat itu pusat perdagangan di Indonesia dikuasai oleh Sriwijaya. Atas tuntutan rakyat dan pendeta. karena mendapat perhatian dari raja-raja yang memerintah. Akhirnya kerajaan dibagi menjadi dua yakni Jenggala dengan ibukota Kahuripan dan Panjalu yang dikenal dengan nama Kediri. Sebelumnya Airlangga menobatkan putrinya. Pada tahun 1042 Airlangga mengundurkan diri dari takhta dan menjadi seorang petapa dengan nama Jatinindra atau Resi Jatayu. Di antaranya Airlangga yang memerintahkan membuat tanggul di Waringit Pitu (Prasasti Kalegen 1037) dan waduk-waduk di beberapa bagian Sungai Brantas untuk pengairan sawah-sawah dan mengurangi bahaya banjir. Airlangga dinobatkan menjadi raja dengan gelar Sri Maharaja Rake Halu Lokeswara Dharmawangsa Airlangga Anantawikramatunggadewa. Dalam hal ini Sriwijaya mengadakan kerja sama dengan kerajaan Worawari (kerajaan asal di Jawa). Dharmawangsa beserta seluruh pembesar istana mengalami pralaya. Selanjutnya Airlangga melakukan pembangunan di segala bidang demi kemakmuran rakyatnya. yakni ketika Dharmawangsa melangsungkan upacara pernikahan putrinya dengan Airlangga (1016). Jenggala diperintah oleh Gorasakan. Setelah Empu Sendok meninggal kemudian digantikan oleh putrinya yang bernama Sri Isanatunggawijaya. Putri ini kawin dengan Lokapala. Akan tetapi. dari pernikahannya lahirlah seorang putra yang bernama Makutawangsawardana yang meneruskan takhta ibunya. Tugas Airlangga ialah menyatukan kembali daerah kekuasaan semasa Dharmawangsa dan usaha ini dapat berhasil dengan baik. selang beberapa tahun kemudian Sriwijaya bangkit mengadakan serangan balasan. Setelah Makutawangsawardana meninggal yang menggantikan ialah Dharmawangsa (990–1016). sedangkan Kediri oleh Samarawijaya ( keduanya terlahir dari selir). Pada tahun 1019. Kehidupan Sosial-Ekonomi Kehidupan sosial ekonomi masyarakat Kerajaan di Jawa Timur ini cukup baik. maka Dharmawangsa berusaha untuk menyerang Sriwijaya dengan tujuan untuk mengusai daerah Sriwijaya bagian selatan (Selat Sunda). b. kemudian dipindahkan ke Kahuripan pada tahun 1037. Untuk memajukan 10 . Dalam pemerintahannya ia berusaha meningkatkan kesejahteraan rakyatnya yang hidup dari pertanian dan perdagangan. Selama tiga tahun (1016-1019) Airlangga digembleng lahir dan batin oleh para pendeta. Sri Sanggramawijaya namun menolak dan ia juga menjadi seorang petapa dengan nama Dewi Kili Suci. menuju hutan Wonogiri diringi juga oleh para pendeta. Airlangga bersedia menjadi raja menggantikan Dharmawangsa.untuk mengubah sebuah kitab agama Buddha aliran Tantrayana yang diberi judul Sang Hyang Kamahayanikan.

tetapi sebenarnya merupakan peperangan antara Jenggala melawan Kediri. 6. Jayabaya ingin mengembalikan kejayaan seperti masa Airlangga dan ternyata ini dapat berhasil. Diantaranya Kitab Lubdaka yang berisi ajaran moral. Hal ini dapat dibuktikan dengan karya-karya sastra saat itu. di Kahuripan dan Kediri berkembang pesat. c. Panjalu dan Jenggala dapat bersatu kembali. melainkan berdasarkan kelakuannya. di antaranya sebagai berikut. Lencana kerajaan memakai simbol Garuda Mukha. yang menggambarkan peperangan antara Pandawa melawan Kurawa. Empu Sedah dan Empu Panuluh menggubah karya sastra Kitab Bharatayudha. a) Pada masa Dharmawangsa. permaisurinya ialah Sri Kirana atau putri Candrakirana. perhatian raja terhadap kehidupan sosial ekonomi rakyat juga besar. Airlangga juga mengadakan perbaikan pelabuhan Ujung Galuh yang letaknya di sungai Brantas. Selain itu juga disusun kitab hukum yang bernama Siwasasana. b.aktivitas perdagangan. Kehidupan Politik Dalam persaingan antara Panjalu dengan Kediri. Kehidupan Sosial Ekonomi Pada masa Kejayaan Kediri. berhasil disadur Kitab Mahabarata ke dalam bahasa Jawa Kuno yang disebut Kitab Wirataparwa. simbol Airlangga. Raja terbesar dari Kerajaan Kediri adalah Jayabaya (1135-1157). Raja Kediri yang juga memerhatikan kesusastraan ialah Kameswara. yang mencerminkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat saat itu. Di dalam Kitab Smaradahana ini Kameswara dipuji-puji sebagai titisan Kumajaya. ramalannya terkenal dengan "Jangka Jayabaya". Kerajaan Kediri a. bahwa tinggi rendahnya martabat manusia tidak diukur berdasarkan asal dan kedudukan. berakhirlah kerajaan Kediri dan muncul kerajaan Singasari. ternyata Kediri yang unggul dan menjadi negara yang besar kekuasaannya. Empu Panuluh juga menggubah Kakawin Hariwangsa dan Gatotkacasraya. 11 . Pada masa pemerintahannya kesusastraan diperhatikan. Raja Kediri yang terakhir ialah Kertajaya yang pada tahun 1222 kekuasaannya dihancurkan oleh Ken Arok. Kehidupan Kebudayaan Di bidang kebudayaan khususnya sastra. sedangkan pelabuhan Kembang Putih di Tuban diberikan hak-hak istimewa. Jayabaya juga terkenal sebagai pujangga yang ahli meramal kejadian masa depan. terutama yang akan menimpa Tanah Jawa. Empu Tan Akung menulis Kitab Wartasancaya dan Lubdaka sedangkan Empu Dharmaja menulis Kitab Kakawin Smaradahana.

4) pajak rakyat berupa hasil bumi. antara lain. d) Masa Kameswara. disusun Kitab Arjuna Wiwaha karya Empu Kanwa. berhasil digubah Kitab Bharatayudha oleh Empu Sedah dan Empu Panuluh. Dalam jangka waktu pemerintahaannya yang lama. 1) rakyat Kediri pada umumnya memiliki tempat tinggal yang baik. emas. Di samping itu Empu Panuluh juga menulis Kitab Hariwangsa dan Gatotkacasraya. Kehidupan sosialnya terwujud dalam hal berikut ini. 2) hukuman yang dilaksanakan ada dua macam. Dengan demikian meninggallah Anusapati dan didharmakan di Candi Kidal. dan palawija. Ken Arok hanya memerintah selama lima tahun (1222-1227). Anusapati tidak melakukan pembaharuan. Berdasarkan kronik-kronik Cina.b) Di zaman Airlangga. 2) Kediri banyak menghasilkan beras. Kerajaan Singasari a. c) Masa Jayabaya. perak. berhasil ditulis Kitab Smaradhahana oleh Empu Dharmaja. 7. Kitab Lubdaka dan Wertasancaya oleh Tan Akung. maka kehidupan perekonomian rakyat Kediri dapat dikemukakan antara lain: 1) rakyat hidup dari pertanian. karena Anusapasti larut dengan kesenangannya sendiri yakni menyabung ayam. 12 . Peristiwa kematian Ken Arok akhirnya terbongkar dan sampai juga ke Tohjoyo (putra Ken Arok dengan Ken Umang). secara tiba-tiba Tohjoyo menyabut keris Empu Gandring yang dibawanya dan langsung menusuk Anusapati. Dengan meninggalnya Ken Arok maka takhta kerajaan Singasari jatuh ke tangan Anusapati. Ken Arok dimakamkan di Kegenengan dalam bangunan Siwa-Buddha. seperti beras. peternakan. Pada tahun 1227 ia dibunuh oleh seorang suruhan Anusapati (anak tiri Ken Arok). Munculnya Ken Arok sebagai raja pertama Singasari menandai munculnya suatu dinasti baru yakni dinasti Rajasa (Rajasawangsa) atau Girindra (Girindra-wangsa ). gading dan kayu cendana. Ken Arok kemudian mengangkat dirinya menjadi raja Singasari dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabumi. Pada saat Anusapati sedang asyik menyaksikan aduan ayamnya. 2) Anusapati (1227-1248). maka diundangnya Anusapati ke Gedong Jiwa (tempat kediamanan Tohjoyo) untuk mengadakan pesta menyabung ayam. yakni hukuman denda (berupa emas) dan hukuman mati (khususnya bagi pencuri dan perampok). Tohjoyo mengetahui bahwa Anusapati suka menyabung ayam. bersih dan rapi. Kehidupan Politik 1) Ken Arok (1222-1227) Pendiri Kerajaan Singasari ialah Ken Arok. 3) barang-barang dagangan yang laku di pasaran saat itu. dan perdagangan.

Ranggawuni berhasil menggulingkan Tohjoyo dan kemudian menduduki singgasana. Kertanegara menolak dengan melukai utusannya yang bernamaMengki. Setelah Jawa dapat diselesaikan. Kublai Khan menuntut rajaraja di daerah selatan termasuk Indonesia mengakuinya sebagai yang dipertuan. Namun. Banyak Wide dijadikan Bupati di Sumenep (Madura) dengan gelar Aria Wiaraja. Bali. Kertanegara mengirimkan utusan ke Melayu yang dikenal dengan nama Ekspedisi Pamalayu 1275 yang berhasil menguasai Kerajaan Melayu. Sunda. Selain itu juga menaklukkan Pahang. Bakulapura (Kalimantan Barat) dan Gurun (Maluku). ia mengganti pejabat-pejabat yang kolot dengan yang baru. Dengan bantuan Mahesa Cempaka dan para pengikutnya.3) Tohjoyo (1248) Dengan meninggalnya Anusapati. Pada tahun 1254. pemerintahan mereka membawa ketenteramandan kesejahteran rakyat. Untuk dapat mewujudkan gagasan penyatuan Nusantara. seperti Patih Raganata digantikan oleh Patih Aragani. Di dalam pemerintahannya. Pada tahun 1268 Wisnuwardha meninggal dunia dan didharmakan di Jajaghu atau Candi Jago sebagai Buddha Amogapasa dan di Candi Waleri sebagai Siwa. Tohjoyo memerintah Kerajaan Singasari tidak lama. maka Jayakatwang (Kediri) menggunakan kesempatan untuk 13 . Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanegara sebagai yuwaraja (rajamuda) dengan maksud mempersiapkannya menjadi raja besar di Kerajaan Singasari. ia dibantu oleh tiga orang mahamentri yaitu Mahamentri I Hino. Tujuannya untuk menguasai Selat Malaka. sebab anak Anusapati yang bernama Ranggawuni berusaha membalas kematian ayahnya. maka takhta Kerajaan Singasari dipegang oleh Tohjoyo. Ia naik takhta pada tahun 1268 dengan gelar Sri Maharajadiraja Sri Kertanegara. dengan tujuan untuk menahan perluasan kekuasaan Kublai Khan dari Dinasti Mongol. kemudian perhatian ditujukan ke daerah lain. 5) Kertanegara (1268-1292) Kertanegara adalah raja Singasari terakhir dan terbesar. Mengetahui sebagian besar pasukan Singasari dikirim untuk menghadapi serangan Mongol. Dalam pemerintahannya. 4) Ranggawuni (1248-1268) Ranggawuni naik takhta kerajaan Singasari pada tahun 1248 dengan gelar Sri Jaya Wisnuwardana oleh Mahesa Cempaka (anak dari Mahesa Wongateleng) yang diberi kedudukan sebagai Ratu Angabhaya dengan gelar Narasinghamurti. karena mempunyai cita-cita untuk menyatukan seluruh Nusantara. Hal ini ditandai dengan mengirimkan patung Amogapasa ke Dharmasraya atas perintah raja Kertanegara. Tindakan Kertanegara ini membuat Kublai Khan marah besar dan bermaksud menghukumnya dengan mengirikan pasukannya ke Jawa. Mahamentri I Halu dan Mahamentri I Sirikan. Kertanegara juga menjalin hubungan persahabatan dengan raja Champa.

kehidupan sosial masyarakatnya teratur baik. Candi Jago dan Candi Singasari. Begitu juga masa pemerintahan Kertanegara. Baru pada masa pemerintahan Wisnuwardhana. Dengan gugurnya Kertanegara pada tahun 1292. antara lain Patung Ken Dedes sebagai perwujudan dari Prajnyaparamita lambang kesempurnaan ilmu. Majapahit merupakan puncak keyajaan kerajaan-kerajaan di Jawa Timur dan merupakan kerajaan terbesar Indonesia. pelayaran dan perdagangan. kehidupan sosial masyarakatnya kurang mendapatkan perhatian. Atas bantuan Aria Wiraraja. Candi. Kertanagera beserta pembesarpembesar istana tewas dalam serangan tersebut. rakyat Kerajaan Singasari hidup dari pertanian. yakni dari arah utara merupakan pasukan pancingan dan dari arah selatan merupakan pasukan inti. Pasukan Kediri dari arah selatan dipimpin langsung oleh Jayakatwang dan berhasil masuk istana dan menemukan Kertanagera berpesta pora dengan para pembesar istana. Ardharaja akhirnya berbalik memihak kepada ayahnya (Jayakatwang) sedangkan Raden Wijaya berhasil menyelamatkan diri dan menuju Madura dengan maksud minta perlindungan dan bantuan kepada Aria Wiraraja. Akan tetapi ketika masa pemerintahan Anusapati. yang sekarang berada di Taman Simpang. ia berusaha meningkatkan kehidupan sosial masyarakatnya. ketika ia menjadi raja di Singasari sehingga rakyat hidup dengan aman dan damai untuk mencapai kesejahteraannya. Dalam kehidupan ekonomi. Kerajaan Singasari dikuasai oleh Jayakatwang. Ini berarti berakhirlah kekuasan Kerajaan Singasari. dengan pusatnya di daerah Mojokerto. Terjaminnya kehidupan sosial masyarakat Tumapel.menyerangnya. Surabaya. 8. mengakibatkan bergabungnya daerah-daerah di sekitarnya. Sedangkan arca perwujudannya dikenal dengan nama Joko Dolog. Sesuai dengan agama yang dianutnya. a. b. Patung Kertanegara dalam wujud patung Joko Dolog. Kehidupan Sosial Ekonomi Ketika Ken Arok menjadi Akuwu di Tumapel. Rakyat hidup dengan tenteram dan damai. di antaranya Candi Kidal. Raden Wijaya mendapat pengampunan dan mengabdi kepada Jayakatwang serta diberikansebidang tanah yang bernama Tanah Terik. Kehidupan Kebudayaan Kehidupan kebudayaan masyarakat Singasari dapat diketahui dari peninggalan candi-candi dan patungpatung yang berhasil dibangunnya. Patung. Kerajaan Majapahit Kerajaan Majapahit terletak di sekitar sungai Brantas. Kertanegara kemudian didharmakan sebagai Siwa-Buddha (Bairawa) di Candi Singasari. Majapahit disebut juga sebagai Negara Kesatuan Kedua. Perhatian Ken Arok bertambah besar. Kehidupan Politik 1) Raden Wijaya (1292-1309) 14 . Serangan dilancarakan dari dua arah.

R. ia menghantam tentara asing tersebut. Tentara Kublai Khan sebanyak 200. Dewi Prajnaparamita dan Dewi Gayatri. Aria Wiraraja diberi tambahan wilayah di Lumajang sampai Blambangan. Wijaya dalam upaya mengatur dan memperkuat kekuasaan pada masa awal Kerajaan Majapahit. kepala wilayah. Tidak lama kemudian tentara Ekspedisi Pamalayu di bawah pimpinan Kebo Anabrang kembali membawa dua putri yakni Dara Petak dan Dara Jingga. ada yang dijadikan menteri. Wijaya dinobatkan menjadi raja pertama Kerajaan Majapahit dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana (1292-1307). R. Misalnya. Dara Petak diambil istri oleh R. Pada tahun 1292 Kertanegara gugur oleh pengkhianatan Jayakatwang. putra R. Orang-orang yang pernah berjasa dalam perjuangan diberi kedudukan dalam pemerintahan. Dewi Narendraduhita. yakni Dewi Tribhuanaeswari. Demikian juga teman seperjuangannya yang lain. Demikianlah usaha-usaha yang dilakukan oleh R. memaksa tentara Kublai Khan meninggalkan Jawa Timur terburu-buru dengan sejumlah besar korban. Untuk memperkuat kedudukannya. Selanjutnya berhasil menyeberang ke Madura minta perlindungan dan bantuan kepada Bupati Sumenep. Aria Wiraraja. Untuk menjaga ketenteraman kerajaan. Wijaya. Wijaya terdesak oleh serangan tentara Jayakatwang di medan utara dan berhasil melarikan diri serta mendapat perlindungan dari Kepala Desa Kudadu. Atas saran dan jaminan Aria Wiraraja. sedangkan Dara Jingga kawin dengan keluarga raja yang mempunyai anak bernama Adiytawarman.000 orang di bawah pimpinan Shih Pie. Wijaya dengan 15 . Singasari hancur dan digantikan oleh Kediri. diberi kedudukan. Wijaya kemudian digantikan oleh putranya Kalagemet dengan gelar Jayanegara (1309-1328). Wijaya dengan bantuan tentara Kublai Khan berhasil mengalahkan Jayakatwang. keempat putri Kertanegara dijadikan istrinya. Akhirnya R. Serangan mendadak yang tidak terkira sebelumnya. Blitar) dalam perwujudan Hariwara (Siwa dan Wisnu dalam satu arca). maka R. Pada tahun 1309 R. Wijaya mengabdikan diri kepada Jayakatwang dan memperoleh tanah di desa Terik yang kemudian menjadi pusat Kerajaan Majapahit. Wijaya bergabung dengan tentara Cina dan mengadakan serangan ke Kediri. Dialah yang kelak menjadi raja di Kerajaan Melayu. Ike Mase. 2) Jayanegara (1309-1328) R. karena Cina tidak mengetahui terjadinya perubahan kekuasaan di JawaTimur. desa Kudadu dijadikan desa perdikan (bebas pajak dan mengatur daerahnya sendiri). R.Kerajaan Majapahit lahir dalam suasana perubahan besar dalam waktu yang singkat. dan sebagainya. Wijaya mengadakan konsolidasi dan mengatur pemerintahan. Wijaya meninggal dunia dan didharmakan di Candi Simping (Sumberjati. dan Kau Shing datang untuk menghukum Kertanegara. Setelah R.

Dara Petak. Mula-mula menaklukkan Bali (1334). 3) Tribhuanatunggadewi (1328-1350) Pada tahun 1328 Jayanegara wafat. merupakan pemberontakan yang paling membahayakan. Wijaya. karena tidak meninggalkan putra maka takhta kerajaan diserahkan kepada Gayatri. Maksudnya Gajah Mada tidak akan hidup enak-enak sebelum seluruh Nusantara berhasil dipersatukan di bawah panji-panji Majapahit. Semua pemberontakan tersebut dapat dipadamkan. Gajah Mada dibantu oleh Empu Nala dan Adiytawarman. Pada waktu penobatannya. Dalam usaha menyatukan seluruh Nusantara. Pemerintahannya masih dirongrong pemberontakan. Bhre Kahuripan bergelar Tribhuanatunggadewi. karena ambisi ayahnya Aria Wiraraja agar Nambi menjadi raja. Sebagai penghargaan atas jasa-jasanya. Isinya. pada tahun 1333 Gajah Mada diangkat sebagai Mahapatih Majapahit. d) Pemberontakan Kuti (1319). Jayanegara dapat kembali ke istana lagi dan berkuasa hingga tahun 1328. c) Pemberontakan Nambi (1316). b) Pemberontakan Lembu Sora (1311). a) Pemberontakan Rangga Lawe (1309) yang berkedudukan di Tuban tidak puas karena ia mengharapkan dapat menjadi patih di Majapahit. Namun pemberontakan tersebut berhasil dihancurkan oleh Gajah Mada. karena hasutan Mahapati yang merupakan musuh dalam selimut Jayanegara. karena pemerintahan Jayanegara yang kurang berbobot dan rasa tidak puas dari pejuang-pejuang Majapahit semasa pemerintahan R. maka yang tampil adalah putrinya Bhre Kahuripan yang bertindak sebagai wali ibunya. Gajah Mada kemudian diangkat menjadi patih di Kahuripan dan kemudian di Daha. Namun pasukan Bayangkari kerajaan di bawah pimpinan Gajah Mada berhasil merebut kembali istana. sedangkan yang diangkat adalah Nambi. Gajah Mada mengucapkan "Sumpah Palapa" (Tan Amukti Palapa). maka Tribhuanatunggadewi turun takhta dan digantikan oleh putranya yakni Hayam Wuruk dengan gelar Rajasanegara. Kekacauan berupa empat pemberontakan yang dapat membahayakan negara. Pada masa ini timbul kekacauan di Majapahit. selanjutnya satu per satu kerajaan-kerajaan di Nusantara berhasil dipersatukan 4) Hayam Wuruk (1350 -1389) Pada tahun 1350 Gayatri wafat. karena Kuti dapat menduduki istana kerajaan dan Jayanegara terpaksa menyingkir ke Bedander. Pada masa pemerintahannya bersama Patih Gajah Mada kerajaan Majapahit 16 . sebelum seluruh Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit. Oleh karena Gayatri telah menjadi Bhiksuni. yakni pemberontakan Sadeng dan Keta. yakni sebagai berikut. Sebagai tanda penghargaan. menggantikan Arya Tadah yang sudah tua. Gajah Mada bersumpah tidak akan makan buah palapa.

Rakryan Tumenggung. Sistem pemerintahan daerah (tingkat menengah dan desa) tidak berubah. Dengan kondisi pemerintahan yang stabil dan keamanan yang mantap. Daerah-daerah demikian disebut mancanegara. baik di tingkat pusat (ibukota). Pemerintahan dilakukan menurut hukum adat desa itu sendiri. Pemerintahan terlaksana secara teratur. di samping juga ada petugas Majapahit yang berkeliling ke daerah-daerah. seperi Siam. Negara-negara tersebut dianggap sebagai"Mitreka Satata" (negara sahabat yang berkedudukan sama). Irian. merupakan lembaga pelaksana pemerintahan (lembaga eksekutif) semacam Dewan Menteri. Sumatra. b) Dewan Panca Ring Wilwatikta. setiap tahun daerah taklukan harus mengirim upeti ke Majapahit. "Bhinneka Tunggal Ika. dengan jabatan Rakryan I Hino.mencapai masa kejayaannya. lembaga yang mengurusi keagamaan. Sedangkan untuk memantau ketertiban dan keamanan dikirimlah Duta Nitiyasa (petugas sandi) ke seluruh Nusantara Di tingkat bawah. Tan Hana Dharmamangrawa". merupakan penasihat raja yang terdiri atas kerabat keraton. tingkat menengah (vasal) dan tingkat desa. Sumpah Palapa Gajah Mada dapat diwujudkan. Di tingkat tengah terdapat pemerintah daerah yang dikepalai oleh seorang raja kecil atau bupati. Tanjungpura (Kalimantan). tetapi setiap tahun berkewajiban datang ke ibukota sebagai tanda tetap setia dan tunduk kepada pemerintah pusat Majapahit. dan Rakryan Kanuruhan. Struktur pemerintahan desa masih asli dan kepala desa dipilih secara demokratis. Rakryan Demang. dan Cina. terdiri atas Dharmadyaksa ring Kasaiwan untuk agama Hindu dan Dharmadyaksa ring Kasogatan untuk agama Buddha. dan Semenanjung Malaka dan daerah-daerah pulau di sekitarnya. d) Dharmadyaksa. terdiri atas Rakryan Mahapatih. terdapat pemerintahan desa yang dikepalai oleh seorang kepala desa. Inilah semboyan rakyat Majapahit dalam menciptakan persatuan dan kesatuan sehingga muncul sebagai kerajaan besar Nusantara. Champa. Dalam Kitab Negara Kertagamasecara jelas disebutkan daerah-daearah yang masuk wilayah kekuasaan Majapahit ialah Jawa. yang berarti negara (daerah) di luar daerah inti kerajaan. sedangkan di tingkat pusat diatur sebagai berikut. Mereka dapat mengatur daerahnya secara otonom. a) Dewan Sapta Prabu. Rakryan Rangga. Hayam Wuruk wafat pada tahun 1389. Rakryan I Halu dan Rakryan I Sirikan. Nusa Tenggara. c) Dewan Nayapati (lembaga Yudikatif) yang mengurusi peradilan. Maluku. Sulawesi. Jadi untuk mengikat hubungan. kemudian 17 . Majapahit juga menjalin hubungan baik dengan negara-negara yang jauh. Satu persatu wilayah Nusantara dapat menyatu dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Dengan demikian pada masa Majapahit penganut agama Hindu dan Buddha dapat hidup berdampingan. rukun dan damai.

dan sampai akhir abad ke-15 masih ada raja-raja yang memerintah namun telah suram. Majapahit juga menjalin hubungan baik dengan negaranegara yang jauh. Akan tetapi ternyata Bhre Wirabumi menuntut takhta Majapahit. 18 . karena tidak ada persatuan dan kesatuan. Majapahit terus mengalami kemunduran dan akhirnya runtuh. Gresik. Hayam Wuruk wafat pada tahun 1389. Majapahit terus mengalami kemunduran dan akhirnya runtuh. kemudian digantikan oleh putrinya Dyah Kusumawardhani yang didampingi oleh suaminya Wikramawardhana (1389-1429). Sehingga daerah-daerah jajahan satu demi satu melepaskan diri. sehingga menimbulkan perang saudara (Peregreg) tahun14011406. Champa. Setelah Wikramawardhana meninggal (1429) kemudian digantikan oleh Suhita yang memerintah hingga 1447. a) Tidak ada lagi tokoh-tokoh yang kuat di pusat pemerintahan yang dapat mempertahankan kesatuan wilayah sepeninggal Gajah Mada dan Hayam Wuruk. Hayam Wuruk dengan isteri yang lain mempunyai anak Bhre Wirabhumi yang telah diberi kekuasaan sebagai penguasa daerah (Bupati) di Blambangan. Para bupati di pantai utara Jawa telah menganut agama Islam. Para bupati di pantai utara Jawa telah menganut agama Islam. dan Tuban. Pada akhirnya Bhre Wirabhumi kalah dan perang saudara tersebut mengakibatkan lemahnya kekuasaan Majapahit. seperti Demak. Hayam Wuruk dengan isteri yang lain mempunyai anak Bhre Wirabhumi yang telah diberi kekuasaan sebagai penguasa daerah (Bupati) di Blambangan. Satu persatu memisahkan diri. seperi Siam. Gresik. Satu persatu memisahkan diri. dan Tuban. dan Cina. sehingga menimbulkan perang saudara (Peregreg) tahun1401-1406. dan sampai akhir abad ke-15 masih ada raja-raja yang memerintah namun telah suram. demikian juga daerah di luar Jawa tidak mengirim upeti ke Majapahit. Negaranegara tersebut dianggap sebagai"Mitreka Satata" (negara sahabat yang berkedudukan sama). seperi Demak. demikian juga daerah di luar Jawa tidak mengirim upeti ke Majapahit. Pada akhirnya Bhre Wirabhumi kalah dan perang saudara tersebut mengakibatkan lemahnya kekuasaan MajapahitSetelah Wikramawardhana meninggal (1429) kemudian digantikan oleh Suhita yang memerintah hingga 1447.digantikan oleh putrinya Dyah Kusumawardhani yang didampingi oleh suaminya Wikramawardhana (1389-1429). Akan tetapi ternyata Bhre Wirabumi menuntut takhta Majapahit. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran Majapahit adalah sebagai berikut. Sehingga daerah-daerah jajahan satu demi satu melepaskan diri. karena tidak ada persatuan dan kesatuan.

Isinya tentang raksasa yang dikalahkan oleh Arjuna Sasrabahu. Peristiwa tersebut diberi candrasengkala "Hilang Sirna Kertaning Bhumi" yang berarti tahun 1400 Saka/1478 M. Pelabuhan yang besar antara lain Surabaya. karangan Empu Prapanca. Candi Bajang Ratu . b) Tahun 1526. daerah-daerah jajahan dan perjalanan Hayam Wuruk keliling ke daerah-daerah 2) Kitab Sotasoma. Gresik . Barang dagangan yang diperjualbelikan antara lain beras. Prasarana perekonomian dibangun. 2) Kesusastraan Zaman Majapahit bidang sastra sangat berkembang. dan Makam Troloyo (di Trowulan). Dalam Negara Kertagama disebutkan bahwa Hayam Wuruk melakukan perjalanan keliling ke daerah-daerah. siapa yang bersalah dihukum tanpa pandang bulu."Bhineka Tunggal Ika.b) Terjadinya perang saudara (Paregreg). Hasil budaya Majapahit dapat dibedakan sebagai berikut. Candi Bentar (Waringin Lawang). Dalam hal ini ada dua pendapat : a) Tahun 1478. 3) Kitab Arjunawijaya. a) Sastra Zaman Majapahit Awal: 1) Kitab Negara Kertagama. akhirnya Majapahit runtuh. Hasil sastranya dapat dibagi menjadi zaman Majapahit awal dan Majapahit akhir. dan Sedayu. Kehidupan Kebudayaan Dalam kondisi kehidupan yang aman. seperti Candi Penataran (di Blitar). Demikian juga peradilan. b. karangan Empu Tantular. dan kayu cendana. untuk mengetahui sejauh mana kemajuan dan kesejahteraan rakyatnya. Candi Brahu. Tuban. Patilasan Wali Songo. dan teratur. 19 . Isinya tentang keadaan kota Majapahit. dilaksanakan secara ketat. yang kemudian dipakai sebagai motto negara kita. Kehidupan Sosial Ekonomi Kehidupan sosial masa Majapahit aman. lalu lintas sungai dan pelabuhan. Setelah mengalami kemunduran. rempahrempah. Di dalam Kitab ini terdapat ungkapan yang berbunyi. yakni adanya serangan Girindrawardana dari Kediri. yakni adanya serangan tentara dari Demak di bawah pimpinanRaden Patah. seperti jalan. 1) Candi Banyak candi peninggalan Majapahit. c. Tan Hana Dharma Mangrawa". damai dan tenteram. karangan Empu Tantular. Candi Tikus dan bangunan-bangunan kuno lainnya seperti Segaran. Perlindungan terhadap rakyat sangat diperhatikan. c) Banyak daerah-daerah jajahan yang melepaskan diri dari kekuasaan Majapahit d) Masuk dan berkembangnya agama Islam. Dalam kehidupan ekonomi. dan perdagangan. Serangan Demak ini menandai berakhirnya kekuasaan Hindu di Jawa. mampu menghasilkan karya-karya budaya yang bermutu tinggi. masyarakat Majapahit hidup dari pertanian.

Wijaya sampai menjadi raKitab Panjiwijayakrama. Jenis sastra zaman akhir Majapahit antara lain 1) Kitab Pararaton. 4) Kitab Ranggalawe. Langkah-langkah kegiatan Pertemuan Pertama (2 x 45 menit) Untuk Tujuan Pembelajaran No: 1. Model: Pembelajaran Kooperatif (MPK) 2. Model Pembelajaran: 1. Diharapkan selama diskusi dan tanya jawab tersebut. Wisnu. tentang penaklukan Bali oleh Gajah Mada dan Aryadamar. isinya riwayat R. serta tidak mencela pendapat teman dengan cara yang kasar. isinya tentang Peristiwa Bubat. isinya menceritakan riwayat raja-raja Singasari dan Majapahit. 5) Kitab Panjiwijayakrama. menunjukkan peta pelayaran dan perdagangan di Asia dan Selat Malaka. isinya tentang pemberontakan Sora. isinya tentang pemberontakan Ranggalawe. siswa menyumbang ide/ opini atau berpendapat. tidak diketahui pengarangnya. isinya riwayat R. sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pendapat teman. dan Siwa C. Tanya jawab dan diskusi digunakan untuk mengarahkan siswa kepada tujuan pembelajaran yang meliputi kognitif. guru memulai diskusi dengan menanyakan kepada siswa “Tahukah kalian bagaimana proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di kepulauan Indonesia?” (dinantikan opini siswa) “Mengapa terjadi hubungan arus balik proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di kepulauan Indonesia ?” dan pertanyaan-pertanyaan pengarah sejenis lainnya.4) Kitab Kunjarakarna. psikomotor dan afektif (memotivasi siswa dan menyampaikan Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4 20 .Wijaya sampai menjadi raja Majapahit. 7) Tantu Panggelaran. 6) Kitab Usana Jawa. tentang pemindahan gunung Mahameru ke Pulau Jawa oleh Dewa Brahma. 2) Kitab Sudayana. Metode: diskusi dan tanya jawab D. dan tujuan afektif Kegiatan Awal (+ 5 menit) Kegiatan Memotivasi siswa dengan menunjukkan. 3) Kitab Sorandakan. ketika guru menunjukkan peta tersebut.

Membimbing siswa menganalisis perkembangan pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia yang harus diidentifikasi dalam gambar di LKS 1 SMA dengan cara meminta siswa jujur mengatakan apa adanya bila belum dapat menentukan bagian yang harus diamati. kemudian meminta siswa tertentu untuk peduli dengan cara menyumbang ide dalam membantu teman yang membutuhkan Membimbing siswa menunjukkan pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dengan cara memberi gambar dengan mengacu pada Kunci LKS 1 SMA. Selain itu. yang dilengkapi dengan beberapa contoh fakta-fakta tentang proses interaksi masyarakat di berbagai daerah dengan tradisi HinduBuddha yang dekat dengan siswa dalam kehidupan sehari-hari. 3 Media Power Point) untuk memfasilitasi siswa dalam menemukan konsep tentang pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. perlu juga untuk memberikan pengalaman belajar agar yang pandai membantu teman yang membutuhkan bantuan . guru membimbing siswa untuk peduli dengan cara membantu teman yang membutuhkan dengan menunjuk beberapa siswa untuk membantu guru membagikan LKS 1 SMA dan berkomunikasi secara santun dengan anggota kelompok yang masih kekurangan lembar LKS 1 SMA .tujuan pembelajaran) Kegiatan Inti (+ 80 menit) Kegiatan Tanya jawab dan diskusi dengan menggunakan gambargambar (Slide 1. bekerja sama dan ikut bertanggung jawab atas terselesaikannya tugas itu. Mengorganisasikan siswa dalam kelompok-kelompok kooperatif yang setiap kelompoknya terdiri dari 3 – 4 siswa. Meminta setiap kelompok menunjukkan kreativitasnya dan berfikir logis dalam merumuskan deskripsi pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia Setiap siswa didorong untuk peduli. Selanjutnya membagikan LKS 1 SMA kepada tiap kelompok. Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4 21 . 2. Guru perlu menekankan perlunya siswa secara jujur dengan mengatakan apa adanya ketika mereka belum memahami. Ketika mendistribusikan LKS.

Guru meminta siswa untuk bertanggung jawab terhadap hasil jawaban yang telah ditulis dalam daftar pertanyaan Satu-dua kelompok diminta mengisi Tabel 1 sebagai upaya untuk mengorganisasikan data di papan tulis dan mengkomunikasikan pekerjaannya kepada kelas dengan melakukan yang terbaik dan jujur dengan mengatakan apa adanya untuk memberi kemudahan guru melakukan pembimbingan dan melakukan evaluasi formatif dan memberi kesempatan siswa lain untuk belajar menjadi pendengar yang baik. Pertemuan Kedua (2 x 45 menit) Untuk Tujuan Pembelajaran No: 2 dan tujuan afektif Kegiatan Awal (7 menit) Mengajak siswa menganalisis perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia . tidak cermat atau menunjukkan karakter tidak bertanggung jawab. Guru perlu menekankan perlunya jujur dalam menjawab pertanyaan.Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok untuk secara bergiliran bertanggung jawab dan melakukan yang terbaik untuk mengkomunikasikan hasil kerja kelompoknya dengan mempresentasikan kinerjanya dan ditanggapi kelompok lain. Membimbing kelompok diskusi dari beberapa peristiwa yang terjadi pada perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia yang tertulis di LKS 2 SMA dan membimbing siswa melakukan pengisian terhadap daftar pertanyaan pada LKS 2. Siswa yang mencela ide teman secara tidak santun segera diingatkan agar tidak ditiru temannya . tidak mencela teman dengan kasar ketika terdapat perbedaan pendapat serta belajar bertoleransi Membimbing siswa melakukan simpulan dari diskusi kelompok tentang perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia dari LKS 2 SMA. Siswa didorong untuk bekerja sama dan peduli dengan cara membantu teman yang membutuhkan . Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok mempresentasikan hasil diskusinya dan 22 . Siswa yang menunjukkan toleransi terhadap perbedaan pendapat segera diberi pujian sebagai umpan balik agar karakter ini diikuti siswa lain. tidak bekerja sama segera diingatkan . Bila ada siswa yang menunjukkan karakter tidak peduli.

Memberikan tugas rumah berupa laporan diskusi kelompok yang sudah dikerjakan berdasarkan LKS 2 SMA. Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok mempresentasikan kinerjanya dan ditanggapi kelompok lain Memberikan penghargaan kepada individu dan kelompok yang berkinerja baik dan amat baik dalam kegiatan belajar mengajar tersebut. Ditekankan perlunya kerjasama.mengkomunikasikan pekerjaannya kepada kelas dengan melakukan yang terbaik untuk memberi kemudahan guru melakukan evaluasi formatif dan memberi kesempatan siswa lain untuk belajar menjadi pendengar yang baik. tidak mencela teman dengan kasar ketika terdapat perbedaan pendapat serta belajar bertoleransi Membimbing kelompok melakukan analisis dengan mengacu pada LKS 2 SMA. tidak mencela teman dengan kasar ketika terdapat perbedaan pendapat Membimbing diskusi kelas menarik kesimpulan dengan mengacu pada LKS 2 SMA. merangkum hasil diskusi tentang perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan HinduBuddha di Indonesia dengan bantuan Media Slide Power Point. Sebagai pengayaan. terbuka dan mendengarkan ide teman dalam tugas analisis ini Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu dua kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan mengkomunikasikan pekerjaannya kepada kelas untuk memberi kemudahan guru melakukan evaluasi formatif dan memberi kesempatan siswa lain untuk belajar menjadi pendengar yang baik. Siswa perlu diingatkan agar tetap mengutamakan toleransi(keterbukaan) saat ada perbedaan pendapat dalam menarik kesimpulan. siswa diminta mengerjakan kegiatan secara mandiri di luar jam pelajaran Keterangan bagi pengamat dalam menilai(Rubrik) 1: tidak dilakukan sama sekali (TIDAK BAIK) 2: sebagianbesar tidak dilakukan (KURANG BAIK) 3: sebagian besar dilakukan (CUKUP BAIK) 4: dilakukanseluruhnya sesuai skenario (BAIK) Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4 23 . Kegiatan Penutup (+ 5 menit) Kegiatan Membimbing siswa.

1984. SMA Kelas XI IPS. LP 3: Psikomotor. F. et al. 1979. LP 2: Proses. Sejarah. Jakarta : Bhratara Karya Aksara Djoened P.. Jilid 2. 2006. LP 4: Pengamatan Perilaku Berkarakter. Marwati. LP 5: Pengamatan Keterampilan Sosial Kunci LP 1. Sumber Pembelajaran . Kunci LKS 2. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia.K. perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia Yudhistira : Bogor Bosch. Masalah Penyebaran Kebudayaan Hindu di Kepulauan Indonesia. Tabel Spesifikasi LP 1: Produk. M.. Negarakertagama dan Tafsir Sejarahnya.. et al.K. E. Jakarta-Groningen : J. Jakarta : Bhratara Karya Aksara Soekmono. Yogyakarta : Kanisius Ricklefs. Yogyakarta : Gajah Mada University Press LKS 1 : perkembangan pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia LKS 2 : perkembangan kehidupan negara-negara kerajaan HinduBuddha di Indonesia Kunci LKS 1..Catatan: Evaluasi dilakukan pada jam tersendiri dengan menggunakan format LP1: Produk. 1982. dkk. Jakarta : Depdikbud Mulyana. LP 2: proses. Drs. HJ. Sejarah Nasional Indonesia.1988. Jakarta : Depdikbud Berg.1952. Slamet. Sejarah Nasional Indonesia. Sejarah Indonesia Modern.C. Rincian Tugas Kinerja LP 3 Silabus Media Pendukung Materi Pembelajaran - 24 .Buku Siswa: Mustopo. Masalah Penyebaran Kebudayaan Hindu di Kepulauan Indonesia. Marwati. 1984. LP 4: Lembar pengamatan karakter dan LP 5: Lembar pengamatan keterampilan sosial. Kunci LP 2. van den. 1982.. Dari Panggung Peristiwa Sejarah Dunia 1.D.D. Jakarta : Bhratara Karya Aksara Djoened P.. Habib. F. R. 1984. Wolters Bosch.B. LP 3: Psikomotor.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful