LARUTAN

Larutan merupakan campuran yang homogen,yaitu campuran yang memiliki komposisi merata atau serba sama di seluruh bagian volumenya. Suatu larutan mengandung dua komponen atau lebih yang disebut zat terlarut (solute) dan pelarut (solvent). Zat terlarut merupakan komponen yang jumlahnya sedikit, sedangkan pelarut adalah komponen yang terdapat dalam jumlah banyak.

. kita kenal istilah “konsentrasi”.Konsentrasi Larutan  Dalam pembuatan larutan di laboratorium.  Bila larutan encer berarti larutan tersebut mempunyai konsentrasi rendah.  Larutan dengan konsentrasi tinggi berarti memerlukan lebih banyak zat terlarut daripada larutan dengan konsentrasi rendah.  Bila larutan pekat berarti konsentrasinya tinggi.

%v/v.KONSENTRASI LARUTAN [Konsentrasi merupakan cara untuk menyatakan hubungan kuantitatif antara zat terlarut dan pelarut] FRAKSI MOL (X) ppm MOLALITAS (m) PERSEN KONSENTRASI (%b/b. %b/v) NORMALITAS (N) MOLARITAS (M) .

. FRAKSI MOL (X) Fraksi mol adalah perbandingan antara jumlah mol suatu komponen dengan jumlah mol seluruh komponen yang terdapat dalam larutan.1.

3 XB = nB /(nA + nB) = 7 / (3 + 7) = 0.Fraksi mol zat terlarut + Fraksi mol zat pelarut = 1 Contoh: Suatu larutan terdiri dari 3 mol zat terlarut A dan 7 mol zat terlarut B. maka: XA = nA / (nA + nB) = 3 / (3 + 7) = 0.7 XA + XB = 1 .

gula = 5/100 x 100 = 5 gram . PERSEN KONSENTRASI Contoh: Larutan gula 5% dalam air artinya: dalam 100 gram larutan terdapat .5 = 95 gram .2.air = 100 .

PARTS PER MILLION (ppm) dan PARTS PER BILLION (ppb) Bila larutan sangat encer digunakan satuan konsentrasi parts per million. 1 ppm = 1 mg/kg atau 1 ml/L Contoh: 1 kg sample kacang tanah dianalisa untuk mengetahui kandungan cemaran logam berat Pb. Dari hasil analisa contoh sampel mengandung 5. ppm (bagian persejuta = 10-6). dan parts per billion.3. ppb (bagian per milliar = 10-9). Berapa konsentrasi logam Pb dalam ppm? Jawab: [Pb] = 5 g / 1 kg = 5000 mg / 1 kg = 5000 ppm .0 g Pb.

4. MOLARITAS (M) Molaritas menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam 1 liter larutan. Molaritas Campuran Contoh: Berapakah molaritas 9.1 x 4) mol / liter = 0.8 gram H2SO4 (Mr= 98) dalam 250 ml larutan ? Jawab: molaritas H2SO4 = (9.4 M .8/98) mol / 0.25 liter = (0.

Untuk asam. Antara Normalitas dan Molaritas terdapat hubungan : N = M x valensi . NORMALITAS (N) Normalitas menyatakan jumlah mol ekivalen zat terlarut dalam 1 liter larutan. valensi adalah jumlah mol ion H+. Untuk basa.4. valensi adalah jumlah mol mol ion OH-.

5.2 m . MOLALITAS (m) Molalitas menyatakan mol zat terlarut dalam 1000 gram pelarut Molalitas Contoh: Hitunglah molalitas 4 gram NaOH (Mr = 40) dalam 500 gram air ! Jawab: molalitas NaOH = (4/40) / 500 gram air = 0.

PENGENCERAN LARUTAN V1 x M1 = V2 x M2 Dimana: V1 = Volume larutan awal V2 = Volume larutan akhir M1 = Molaritas larutan awal M2 = Molaritas larutan akhir N1 = Normalitas larutan awal N2 = Normalitas larutan akhir V1 x N1 = V2 x N2 .

PEMBUATAN LARUTAN Contoh: Pembuatan larutan Nikel Klorida (NiCl) a. Melarutkan dengan sedikit air terlebih dahulu. kemudian diencerkan sampai volume total yang diinginkan . Memindahkan ke labu volumetrik c. Menimbang sejumlah padatan NiCl b.

5 L) (0.05 mol Gram zat terlarut = (0. Dengan demikian kita dapat melarutkan 5.12 g/mol) = 5.Contoh kasus Kasus I Uraikan bagaimana cara menyiapkan 0.1 mol/L) = 0.12 adalah massa molar KHCO 3.5 L .05 mol) (100.5 L larutan Kalium Hidrogen Karbonat (KHCO3) 0.01 g KHCO 3 dalam sedikit air dan kemudian mengencerkannya sampai 0.01 g dimana 100.1 M Penyelesaian: Mol zat terlarut = (0.

25 L Jadi untuk memperoleh larutan dengan konsentrasi akhir 0.1 M) / 0.25 L dengan menambahkan air .04 M = 1.04 M Penyelesaian: V1 x M1 = V2 x M2 Dengan menyusun ulang persamaan diatas V2 = (V1 x M1) / M2 = (0.04 M adalah dengan mengencerkan larutan pada kasus 1 menjadi volume total 1.Contoh kasus Kasus 2 Uraikan bagaimana mengencerkan larutan KHCO3 pada contoh kasus 1 ke konsentrasi akhir KHCO3 0.5 L x 0.

STANDARISASI Adalah proses menentukan konsentrasi suatu larutan yang belum diketahui konsentrasinya (larutan baku sekunder) dengan menggunakan suatu zat yang sudah diketahui konsentrasinya secara baku (larutan baku primer) Larutan Baku Primer (Didapat dari penimbangan langsung) LARUTAN BAKU Larutan Baku Sekunder (Didapat dari standarisasi) .

NaOH 1.5 M HCL ? HCL + indikator pipet erlenmeyer perubahan warna mol pereaksi = mol hasil reaksi Buret NaOH .

00 mL.68 mL. maka konsentrasi HCl adalah .02 mmol.500 M.42 mL. pembacaan buret awal adalah 1. dan buret akhir 46.10 mL – 1. karena titrasi dihentikan bila jumlah milimol kedua reaktan sama. Penyelesaian: Volume larutan NaOH = 46.10 mL.Contoh perhitungan Hitung konsentrasi larutan HCl bila konsentrasi larutan NaOH 1. Maka jumlah mol NaOH = Jumlah mmol HCl adalah 67.42 mL = 44. volume larutan HCl 25.

Nyatakan kadar larutan dalam persen berat Dalam Larutan KOH 0.6 kemudian ke dalam larutan ditambah 250 gram air . Tentukan kemolalan larutan asam tersebut b.2 a. 3.1 m berapa fraksi mol KOH ? Terdapat larutan glukosa dengan kadar 36 % berat . Hitung kemolalan dari campuran tersebut! Hitung fraksi mol urea dan air dalam larutan urea 15 % berat! 4. Berapa kemolalan larutan NaOH sekarang ? Fraksi mol H2SO4 dalam air = 0. hitung harga x! Sebanyak 256 gram larutan NaOH dalam air memiliki kemolaran 0.Soal–soal Konsentrasi Larutan 1. 7. 2.2 m dibuat dengan mencampurkan x gram H2SO4 kedalam 400 gram air . Larutan H2SO4 0. kadar itu setara dengan berapa molal ? Berapa fraksi mol air dalam larutan glukosa tersebut ? Bila 6 gram urea [ Mr= 60 ] dilarutkan dalam 100 gram air dicampur dengan 18 gram glukosa [ Mr=180 ] kemudian keduanya larutkan dalam 300 gram air . . 6. 5.

14. berapa kemolalan larutan NaOH? Bagaimana cara membuat larutan berikut : . Berapa ml larutan basa ini diperlukan untuk membuat 500 ml larutan NaOH 0. a. 13. Berapakah kemolaran larutan NaOH sekarang? b. Tentukan kemolalan larutan glukosa! [ Mr glukosa = 180 ] Bila terdapat 100 ml larutan NaOH 0. Berapa ml zat harus ditambahkan kedalam 200 ml larutan alkohol 70 % agar konsentrasinya menjadi 90 %? Kedalam 500 ml larutan NaOH 1 M ditambah 20 gram kristal NaOH dan air sehingga volume larutan menjadi 2 liter .84 kg/L ditambahkan 100 ml air kedalamnya. 200 ml larutan alkohol dengan kadar 70% berat dicampur dengan 60 ml air.8.2 m dengan massa jenis 0.1. a. 10. 12. 11. Berapa persen kadar alkohol sekarang ? b.6 M? Berapakah fraksi mol urea dan air dalam larutan dengan kadar 20% massa? Fraksi mol air dalam larutan glukosa 0.