KONSEP DASAR IPS

OLEH : MARIANA, S.E.

BAHAN AJAR UNTUK KALANGAN SENDIRI

PROGRAM STUDI PGSD DAN PENJASKESREK JENJANG STARA SATU ( S – 1 ) SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILME PENDIDIKAN ( STKIP MELAWI ) TAHUN 2010 / 2011

BUKU KONSEP DASAR IPS Bag 1 MODUL 1 ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SEBAGAI PROGRAM PENDIDIKAN Kegiatan Belajar 1 Hakikat IPS sebagai Program Pendidikan Dari Kegiatan Belajar 1 tadi, Anda telah memahami beberapa hal yang berkenaan dengan IPS sebagai program pendidikan. Berikut ini akan diketengahkan beberapa butir sebagai rangkuman. 1. Hakikatnya, perkembangan hidup seseorang mulai dari saat ia lahir sampai menjadi dewasa, tidak dapat terlepas dari masyarakat. Oleh karena itu pengetahuan sosial dapat dikatakan tidak asing bagi tiap orang. 2. Kehidupan sosial manusia di masyarakat beraspek majemuk yang meliputi aspekaspek hubungan sosial, ekonomi, psikologi, budaya, sejarah, geografi dan politik. 3. Karena tiap aspek kehidupan sosial itu mencakup lingkup yang luas, untuk mempelajari dan mengkajinya menuntut bidang-bidang ilmu yang khusus. Melalui ilmu-ilmu sosial dikembangkan bidang-bidang ilmu tertentu sesuai dengan aspek kehidupan sosial masing-masing. 4. IPS sebagai bidang pendidikan, tidak hanya membekali peserta didik dengan pengetahuan sosial, melainkan lebih jauh daripada itu berupaya membina dan mengembangkan mereka menjadi SDM Indonesia yang berketerampilan sosial dan intelektual sebagai warga negara yang memiliki perhatian serta kepedulian sosial yang bertanggung jawab merealisasikan tujuan nasional. 5. Kehidupan di masyarakat dan bermasyarakat yang terus berkembang, menjadi landasan bagi pengembangan IPS sebagai bidang pendidikan sesuai dengan tuntutan perubahan serta kemajuan kehidupan tersebut.

pada proses pembelajarannya harus dilakukan bertahap-berkesinambungan sesuai dengan perkembangan kemampuan peserta didik dan lingkup objek formal IPS. 1. penguasaan materi IPS yang memadai oleh guru. Oleh karena itu. Media dan Evaluasi Pembelajaran IPS Dari pembahasan yang diuraikan pada Kegiatan Belajar 3. merupakan cakupan yang sangat luas. Proses pembelajaran IPS yang komprehensif. Kehidupan manusia di masyarakat atau manusia dalam konteks sosial yang menjadi ruang lingkup IPS. Dalam proses pembelajaran IPS. 3. Pembinaan dan pengembangan minat peserta didik. Berikut ini akan dikemukakan beberapa butir sebagai rangkuman. dan “penciptaan” suasana interaksi edukatif yang serasi pada proses pembelajaran IPS. Anda telah memahami beberapa hal tentang ruang lingkup pendidikan IPS dan hakikat pembelajarannya. Keragaman pendekatan dan metode yang diterapkan pada proses pembelajaran IPS. Untuk mencapai tujuan pembelajaran IPS yang optimum. khususnya nilai filsafat dan ketuhanan. pada proses pembelajarannya dapat memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan P4. ragam pendekatan dan metode yang diterapkan disesuaikan dengan kondisi lingkup masyarakat serta aspek kehidupan sosial yang menjadi pokok bahasan. . 5. Kegiatan Belajar 3 Hakikat Sumber. dilandasi oleh empat hal seperti dikemukakan tadi. sehingga para peserta didik tidak dihinggapi kejenuhan dan kebosanan. wajib menjadi pegangan pada proses pelaksanaannya. pengetahuan sosial yang secara spontan telah dimiliki oleh mereka.Kegiatan Belajar 2 Ruang Lingkup dan Proses Pembelajaran IPS Dari Kegiatan Belajar 2 di atas. dapat mempertahankan suasana yang tetap hangat dan menarik. 4. empat hal yang meliputi dasar mental-psikologis yang melekat pada diri peserta didik. media dan evaluasinya. Anda telah memahami beberapa hal yang berkenaan dengan sumber pembelajaran IPS. Berikut ini akan dikemukakan beberapa butir sebagai rangkuman. dan nilai-nilai yang melekat pada pendidikan IPS. 2. ruang lingkup IPS yang sangat luas. merupakan salah satu modal yang strategis mencapai tujuan instruksionalnya. Pendidikan IPS yang dilandasi oleh nilai-nilai.

Konsep geografi erat hubungannya dengan sejarah. akan menghasilkan masukan bagi kepentingan guru dan peserta didik dalam meningkatkan keberhasilan tujuan instruksional IPS. Evaluasi pembelajaran IPS yang baik. Oleh karena itu. Evaluasi pembelajaran IPS yang memenuhi syarat menurut ketentuan- ketentuannya. berbagai pustaka. Sejarah. Oleh karena itu. suatu konsep dasar dengan konsep dasar yang lain dapat dipisah-pisahkan.1. dilandasi oleh asas-asas yang menjadi persyaratannya. dapat pula diterapkan sebagai sumber pembelajaran IPS. . Dalam pendidikan IPS. 5. terutama dalam pembinaan serta pengembangan SDM generasi muda yang memiliki kemampuan konseptual di masa yang akan datang. Antropologi. MODUL 2 KONSEP DASAR ILMU-ILMU SOSIAL Kegiatan Belajar 1 Konsep Dasar Geografi. Proses pembelajaran IPS berarti proses mengajar-membelajarkan segala aspek. peralatan dan proses kehidupan sosial secara langsung dijadikan materi pembelajaran IPS. Secara teoritik-konseptual. Sosiologi dan Psikologi Sosial Berdasarkan uraian dan pembahasan konsep-konsep dasar pada Kegiatan Belajar 1. terutama jika proses mengajarmembelajarkannya dilakukan di kelas. sangat membantu proses pembelajaran IPS. masyarakat merupakan sumber utama pembelajaran IPS. fenomena. dapat dikemukakan butir-butir rangkuman sebagai berikut. Tidak seluruh fenomena. Oleh karena itu. wajib dilakukan melalui perancangan dan perencanaan dengan kisi-kisinya. dapat diterapkan sebagai sumber pembelajaran IPS itu. 4. Oleh karena itu. dokumen dan media elektronik. perkembangan dan permasalahan kehidupan sosial manusia di masyarakat. pembinaan konsep merupakan salah satu strategi mengajar dan membelajarkan yang bermakna. benda. 1. media pembelajaran dengan segala bentuk dan kategorinya. 2. untuk memperoleh alat evaluasi yang memenuhi syarat. Segala hal yang mampu menyumbangkan bahan untuk pembelajaran IPS. 3. Namun dalam proses berpikir yang integratif hal tersebut berkaitan satu sama lain. 2.

menjadi salah satu landasan yang wajib mendapat perhatian segala pihak. serta demikian seterusnya.konsep sosiologi erat hubungannya dengan konsep-konsep antropologi. pemenuhan kebutuhan oleh manusia cenderung tak terbatas. untuk mencapai keberhasilan dan tujuan koperasi yang optimal. penanganan dan pengelola-annya masih menuntut SDM yang profesional. Dengan demikian. koperasi merupakan salah satu kegiatan usaha yang dapat menjamin kehidupan masyarakat banyak di Indonesia. penyelenggaraan. Penerapan dan pengembangan asas efektif. Di pihak lain. peranan dan fungsi strategis dalam menekankan serta membina konsep-konsep tadi. Sesuai dengan apa yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945. khususnya guru IPS yang perlu dijadikan panggilan diri guru masing-masing. guru. Politik dan Pemerintahan Setelah mengikuti uraian pada Kegiatan Belajar 2. persediaan dan penyediaan sumber daya ada dalam keterbatasan. Kepribadian sebagai suatu konsep dasar psikologi. salah satu asas perekonomian yang cocok dengan kehidupan bangsa Indonesia yang berPancasila adalah kekeluargaan. selanjutnya akan disam-paikan beberapa butir rangkuman sebagai berikut: 1. memiliki makna afektif yang mendasar pada pembinaan dasar kepribadian peserta didik. minat. merupakan tugas dan kewajiban guru. ruang lingkup kajiannya adalah penyelenggaraan kehidupan negara dan pelaksanaan pemerintahan dengan selukbeluk serta persoalannya. 4. Pengembangan dan pembinaan kepribadian peserta didik menjadi SDM yang handal. Oleh karena itu. untuk memahami dan menghayati . Konsep-konsep dasar perhatian. khususnya guru IPS memiliki kedudukan. Kegiatan Belajar 2 Konsep Dasar Ekonomi dan Koperasi. 3. kesadaran dan penghayatan. kemampuan dan aset diri tiap individu yang menjadi jati diri masingmasing. bahkan ada yang langka. Namun demikian. efisien dan produktif dalam kegiatan ekonomi. dan psikologi sosial. Oleh karena itu dalam kenyataan terjadi kesenjangan. Secara alamiah. merupakan suatu perpaduan potensi. 3. Oleh karena itu. wajib diperhatikan persyaratan SDM pengelolanya. Oleh karena itu. 2. Ilmu Politik sebagai salah satu bidang ilmu sosial.

kepemimpinan. 1. Berikut ini diketengahkan beberapa butir sebagai rangkuman. 3. menyangkut perangkat-perangkat kekuasaan. kita wajib mempelajari konsep-konsep dasar Ilmu Politik dan Pemerintahan. per-undang-undangan. Ekonomi. Sosiologi. Anda telah memahami beberapa hal berkenaan dengan keterampilan dasar IPS dalam pelaksanaan tugas sebagai guru. 4.proses penyelenggaraan pemerintahan. Sejarah. lingkungan sosial maupun lingkungan budaya. Pemerintahan sebagai aparat penyelenggaraan kehidupan negara. pengetahuan yang berhubungan dengan disiplin ilmu-ilmu sosial (Social Sciences) sangat diperlukan. Perbedaan yang nampak dari setiap disiplin ilmu sosiologi (psikologi sosial) terletak pada objek studinya/ruang lingkup bahasannya. wajib mempelajari dasar-dasar ilmu politik. Pada hakikatnya manusia merupakan satu kesatuan yang utuh yang terdiri dari berbagai aspek. 2. konsep-prinsip-prinsip. Antropologi. MODUL 3 KETERAMPILAN DASAR IPS DALAM PELAKSANAAN TUGAS SEBAGAI GURU DAN DALAM KEHIDUPAN Kegiatan Belajar 1 Keterampilan Dasar Ilmu-ilmu Sosial Dari Kegiatan Belajar 1 tadi. 4. dan kelembagaan. karena sumber bahan pembelajaran IPS yang berupa konsep. Sebagai guru IPS. serta untuk mampu menjadi warga negara yang baik. Untuk memahami hakikat pemerintahan dengan segala 5. seperti aspek biologik/jasmaniah dan aspek rohaniah/kejiwaan yang dalam kehidupannya tidak terlepas dari interelasi dan interaksi dengan lingkungan alam/fisis. . Ilmu pengetahuan yang mempelajari dan mengkaji aspek-aspek kehidupan manusia di masyarakat. sehingga berkembang disiplin ilmu pengetahuan seperti ilmu Geografi. Psikologi Sosial dan sebagainya. teori-teori (merupakan struktur ilmu) bersumber dari ilmu-ilmu sosial yang merupakan ciri/karakter keterampilan dasar IPS. termasuk bagian dari ilmu-ilmu sosial (Social Sciences). kegiatan dan persoalannya. Politik.

Agar tujuan instruksional/pembelajaran dapat dicapai dengan baik/optimal. kemampuan/ keterampilan personal dan sekaligus memiliki kemampuan/keterampilan sosial sebagai inovator maupun untuk menyelamatkan kehidupan dan kelestarian masyarakat. termasuk guru IPS. Sebagai anggota masyarakat yang memiliki ilmu pengetahuan dalam hal ini ilmu pengetahuan sosial (IPS) dituntut kreativitas sehingga ia dapat berperan sebagai inovator dan dinamisator dalam proses pembaruan/pembangunan. Bagi seorang guru. dalam hidup dan kehidupan di tengah-tengah masyarakat yang selalu mengalami perubahan. 3. lingkungan dan pendidikan kita. Untuk mengetahui permasalahan yang ada pada masyarakat. Berikut ini akan diketengahkan beberapa butir sebagai rangkuman. 2. menggunakan media/alat bantu pembelajaran. baik dalam melihat permasalahan sosial yang terdapat di lingkungan masyarakat. seperti faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya . Dalam menghadapi kehidupan masyarakat yang serba dinamis ini. Kegiatan Belajar 2 Keterampilan Sosial Dari Kegiatan Belajar 2. Berbagai keterampilan dasar IPS dapat diterapkan dalam kehidupan sosial bermasyarakat. selain harus menguasai materi/bahan yang akan diajarkan baik berupa konsep. 5. juga harus mampu mentransfer/mengajarkannya kepada siswa-siswanya. prinsip teori maupun fakta. Sebagai guru IPS yang juga sebagai anggota masyarakat. perhatian dan keingintahuan pribadi kita masing-masing sebagai pengaruh dan kerja sama kondisi psiko-biologis. oleh karena itu guru harus mampu dan terampil memilih metode pembelajaran. tentunya tergantung kepada ketajaman pancaindra. pengalaman dan pengetahuan yang ada pada diri kita masing-masing. memanfaatkan sumber belajar. ia harus memiliki bakal kemampuan/keterampilan mental. diperlukan kemampuan/keterampilan guru untuk menciptakan suasana belajar yang dapat merangsang/mendorong keterlibatan siswa (CBSA). 4. hambatan serta permasalahan yang ada yang perlu mendapat perhatian kita bersama termasuk Anda sebagai anggota masyarakat. Pengertian dan penghayatan dipengaruhi oleh minat. banyak tantangan. tentunya Anda telah memahami beberapa hal yang berhubungan dengan keterampilan dasar IPS yang dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat. 1.5.

Karena itulah individu selalu hidup berkelompok membentuk masyarakat. Bagi Bangsa Indonesia. MASYARAKAT DALAM PROSES SOSIAL BUDAYA Kegiatan Belajar 1 Individu dan Masyarakat Individu adalah satu kesatuan utuh antara jasmani dan rohani. sumber moral dan merupakan seperangkat norma yang harus menjadi pedoman bagi setiap individu dalam bersikap. Setiap individu mempunyai ciri khas dan kebutuhan yang tersendiri. berperilaku dalam bermasyarakat dan bernegara. dan keindahan hidup bermasyarakat. Dalam setiap masyarakat selalu ada nilai. MODUL 4 INDIVIDU. kebenaran. Dalam memenuhi kebutuhan tersebut. moral dan norma yang dianut dan dipatuhi. sehingga memiliki rasa solidaritas dan menghasilkan kebudayaan. Pancasila adalah sumber nilai. Setiap individu dalam masyarakat mempunyai peran dan kedudukan yang berbeda. Masyarakat adalah sejumlah orang yang hidup dalam suatu daerah saling berhubungan dan terikat satu sama lain. keserasian. keharmonisan hubungan antara individu dengan Tuhan YME sebagai pencipta. sehingga untuk mengatasinya dapat dilaksanakan secara menyeluruh dan tuntas. kestabilan hidup bermasyarakat. kemanusiaan. Keterampilan dasar IPS dalam melihat permasalahan ditinjau dari berbagai aspek dengan pendekatan berbagai bidang studi ilmu-ilmu sosial secara interdisipliner/terintegrasi. kebaikan. yang akhirnya tujuan bersama dapat tercapai. Setiap individu diharapkan dapat berperan sesuai dengan kedudukannya sehingga tercipta ketertiban.permasalahan maupun upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. setiap individu membutuhkan individu lain. . Pancasila mengandung nilai ketuhanan. kenyamanan. individu dengan individu dan individu dengan masyarakat. Pancasila menuntut dan mengarahkan hidup setiap penduduk Indonesia untuk memiliki keseimbangan.

Individu mempunyai kebutuhan. maka terjadi proses sosial budaya yang mengarah kepada perubahan sosial dan budaya. Stratifikasi sosial dapat disebabkan oleh faktor kekayaan. ada yang tinggi. sosial. sedang dan rendah maka disebut stratifikasi sosial. kebudayaan serta agama. MODUL 5 MASYARAKAT SEBAGAI UNSUR NEGARA Kegiatan Belajar 1 Negara 1. kehormatan dan ilmu pengetahuan. Mengingat manusia selalu berinteraksi dengan individu lain baik dalam satu kelompok maupun dengan individu di luar kelompoknya. tetapi dapat juga menimbulkan pertikaian dan persaingan. bahasa. politik. Tanpa ada masyarakat yang mendiami wilayah tertentu yang dilengkapi oleh pemerintahnya. 4. Dalam setiap masyarakat ada perbedaan-perbedaan sosial yang lahir dari adanya perbedaan individu seperti bentuk fisik. sebagai suatu kesatuan yang organis. pendidikan. minat. Maka timbullah pranata sosial budaya yang dapat berupa pranata ekonomi. seni dan teknologi. maka tidak mungkin ada negara. Interaksi tersebut tidak selamanya sepaham. dalam arti menimbulkan kerja sama. kemampuan berpikir dan berkarya. . 2. kekuasaan. agama. karena itu diperlukan wadah atau tempat berinteraksinya individu menurut pola perilaku tertentu dan sesuai dengan norma dan kebudayaan tertentu pula.Kegiatan Belajar 2 Struktur Sosial Budaya. Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu di bawah suatu pemerintahan yang sama. Pranata Sosial Budaya dan Proses Sosial Budaya Individu dalam masyarakat tersusun menurut suatu sistem yang saling terkait satu sama lain. Bila perbedaan ini tersusun secara bertingkat. Negara dengan pemerintahannya mempunyai hak memaksa rakyatnya untuk mematuhi segala peraturan yang berlaku di negara tersebut. Negara merupakan susunan masyarakat yang integral di antara semua golongan masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan. 3.

.5. kendati letak pencerminan demokrasi suatu negara adalah pertanggungjawaban pemerintah kepada rakyatnya (dalam hal ini MPR sebagai perwakilan). Hal ini menimbulkan dugaan ada pilihan materi. Kegiatan Belajar 2 Pemerintahan Untuk masa 40 sampai dengan 50 tahun setelah Orde Baru ini. Walaupun pihak eksekutif seluruhnya. dalam menerima begitu saja pidato pertanggungjawaban pihak eksekutif tingkat pusat (Presiden). Budaya memanggil kembali utusannya inilah yang mesti dihapuskan. menjadi salah satu kekuatan sebagai fraksi utusan daerah. menteri muda. Terjadinya negara Indonesia yang didasari Pancasila terjadi secara alamiah. namun pemerintah harus memperhatikan sungguh-sungguh apa yang disuarakan rakyat lewat wakil mereka di parlemen. sejalan dengan tuntutan fitrah manusia dan disertai kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Walaupun pemerintah dalam arti sempit (presiden. Namun saat ini ada kecenderungan anggota DPR yang takut di recall oleh organisasi yang mengutusnya. Para Gubernur Kepala Daerah Tingkat I yang daerahnya masing-masing merupakan pihak eksekutif. karena lembaga konstitutif (MPR) memperkenankan para anggotanya berasal dari para eksekutif sendiri. dalam hal ini para menteri. karena ekses negatifnya adalah timbulnya aturan dari organisasi yang mengutusnya untuk mengatur jalannya sidang parlemen. kekuasaan pihak eksekutif sangat kuat. tetapi mereka sampai saat ini diperbolehkan menjadi anggota MPR RI. menteri koordinator bahkan presiden dan wakil presiden sendiri dilarang menjadi anggota DPR (legislatif). oleh karenanya hak-hak DPR mesti dimanfaatkan benarbenar oleh para anggota parlemen tersebut. kendati dalam kenyataan selanjutnya para gubernur adalah bawahan. Akibatnya sama dengan apa yang telah disampaikan pada point 1. bahwa pidato pertanggungjawaban mutlak harus disetujui. Bahkan mereka mengisi posisi penting dalam fraksi-fraksi MPR. Jarangnya usul inisiatif pembuatan peraturan perundang-undangan yang datang dari pihak parlemen (anggota DPR) adalah berarti kurangnya pemanfaatan hak DPR tersebut oleh para anggotanya. wakil presiden dan pembantupembantunya para menteri) tidak bertanggungjawab kepada DPR (parlemen perwakilan).

seperti orang tua. karena walaupun presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. Begitu juga penggunaan asas kekeluargaan dijalankan bersama-sama dengan asas negara hukum dan asas kedaulatan rakyat. karena akan berbentuk spesifik serta khusus. yaitu gabungan antara kabinet presidensiil dengan kabinet parlementer. Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai luhur demokrasi.Sistem pemerintahan Indonesia memperlihatkan bahwa kita memakai sistem kabinet campuran. Secara kodrati manusia dilahirkan ke dunia mempunyai 3 (tiga) kedudukan. Penggunaan asas yang berlaku di dalam sistem pemerintahan Indonesia harus diseimbangkan pemakaiannya. namun bukan demokrasi liberal yang mengandalkan kebebasan individual yang berujung pada dekandensi moral. sehingga dengan begitu tidak terjadi kesewenangan. Dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang beranekaragam dan mencegah timbulnya SARA. Untuk memberdayakan manusia itu diperlukan bantuan orang lain. Diangkat dan diberhentikannya para menteri oleh presiden memperlihatkan sistem kabinet presidensiil karena para menteri bertanggungjawab kepada presiden. ia merupakan MPR. maka persatuan dan kesatuan bangsa perlu diperhatikan. Karena itu keseluruhan sila Pancasila selalu merupakan keutuhan yang kait-mengkait. atau saudara-saudara yang lainnya. Hal ini menandakan. bahwa tiada seorang pun manusia yang dapat hidup sendiri dan menyendiri. sedangkan presiden selaku mandataris MPR merupakan sistem kabinet parlementer. Sistem pemerintahan Indonesia bagaimanapun pada gilirannya akan menjadi bertambah mapan kedewasaannya yang terbentuk dari budaya yang lahir dari bangsa Indonesia itu sendiri. karena . dengan demikian sudah barang tentu tidak akan sama dengan negara mana pun di dunia. kakak. Asas desentralisasi dijalankan bersama-sama dengan dekonsentrasi serta tugas pembantuan dalam penyelenggaraan pemerintah di daerah. yaitu sebagai makhluk Tuhan yang mulia. MODUL 6 ATURAN-ATURAN DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA Kegiatan Belajar 1 Aturan-aturan dalam Kehidupan Berbangsa Manusia dilahirkan ke dunia seorang diri dan dalam keadaan tidak berdaya. namun bagaimanapun setelah DPR ditambah dengan utusan daerah.

Kepentingan dan cita-cita tersebut dalam pencapaiannya tidak tertutup kemungkinan akan bertabrakan dengan kepentingan dan cita-cita orang lain. dan (5) manakala ada permusuhan secara adat di antara suku bangsa yang ada. yaitu: (1) mengakui akan martabat dan harga diri seseorang.dilengkapi dengan akal pikiran. dan (8) mengakui akan arti pentingnya organisasi sosial yang ada di masyarakat. untuk mengurangi terjadinya konflik diperlukan adanya norma atau kaidah yang mengatur kehidupan masyarakat dengan adanya norma atau kaidah ucapan atau perilaku seseorang akan menjadi terkendali dan terarah sesuai dengan norma yang berlaku. (3) manakala warga dari suatu suku bangsa memaksakan ajaran agamanya kepada suku bangsa lain yang berbeda agama. Norma-norma yang ada dan berkembang di masyarakat di antaranya adalah norma agama yang sumbernya adalah dari Tuhan Yang Maha Esa. di mana pelaksanaan sanksinya pada umumnya dilaksanakan di akherat. Norma kesusilaan merupakan norma yang bersumber pada hati nurani atau hati sanubari seseorang. Selain ucapan perilaku di atas. Begitu juga dalam negara Indonesia yang memiliki ciri heterogen mempunyai berbagai unsur konflik yang oleh Kuntjaraningrat digambarkan ada 5 unsur. (4) mengakui akan adanya kemampuan yang besar dalam diri seseorang. (5) mengakui hak-hak yang dimiliki oleh setiap individu. (7) mengakuti akan pentingnya hak perseorangan untuk mendapatkan bantuan dari orang lain. Untuk mengatasi berbagai potensi konflik yang ada dalam masyarakat ada beberapa sikap perbuatan yang harus dilakukan oleh warga masyarakat. yaitu (1) manakala warga dua suku bangsa masing-masing bersaing dalam hal mendapatkan lapangan pekerjaan yang sama. sebagai makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial dan sebagai kesatuan antarunsur rohani dan jasmani. (6) mengakui akan arti pentingnya perjuangan dan usaha perseorangan. sebagaimana dinyatakan oleh Jusman Iskandar. (4) manakala ada upaya dari suatu suku bangsa untuk mendominasi suku lainnya. sehingga menimbulkan konflik. Norma Kesopanan yang bersumber pada kepatuhan atau kepantasan yang berlaku dalam masyarakat. (2) manakala warga dari suatu suku bangsa memaksakan kehendaknya kepada suku bangsa lain. . Dalam hidup dan kehidupannya manusia mempunyai kepentingan dan cita-cita. (3) mengakui arti pentingnya kebebasan untuk mengutarakan cita-cita. (2) mengakui akan adanya potensi dan sumber-sumber yang dimiliki oleh seseorang.

sektor sarana dan prasarana hukum. maka pembangunan bidang hukum harus mencakup sektor materi hukum. 3) Peradilan Militer. sedangkan kejaksaan berfungsi utama sebagai lembaga penuntut. Oleh karena itu lahirlah norma hukum yang bersumberkan kepada lembaga resmi yang ditunjuk untuk membuat norma hukum. serta sektor aparatur hukum. terutama dilihat dari sumber dan pelaksanaan sanksinya. 14 tahun 1970 bahwa kekuasaan kehakiman dilaksanakan oleh badan pengadilan dalam empat lingkungan yaitu 1) Peradilan Umum. Fungsi utama Lembaga Kepolisian adalah sebagai lembaga penyidik. maka para aparatur hukum harus menegakkan hukum dengan sebaik-baiknya. sehingga sanksinya pun berupa pengucilan atau pengusiran oleh masyarakat adat setempat. Kegiatan Belajar 2 Aturan-aturan dalam Kehidupan Bernegara Untuk menyelesaikan perkara-perkara yang terjadi di masyarakat secara adil. Namun sebenarnya antara norma-norma itu satu sama lain tidak dapat dipisahkan.sehingga sanksinya pun pada umumnya berupa penyesalan dalam diri. dan 4) Peradilan Tata Usaha Negara. sanksinya lebih pasti dan termuat terlebih dahulu. sehingga lebih menjamin kepastian hukum. Antara norma-norma yang ada tersebut memang satu sama lain berbeda. Norma adat bersumber pada kebiasaan yang turun-temurun serta dirasakan sebagai suatu kewajiban oleh penganutnya. Keempat norma tersebut relatif. Peradilan Umum merupakan peradilan bagi rakyat pada umumnya. sedangkan Peradilan Militer. dan keadilan. Dalam rangka mewujudkan sistem hukum nasional yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. dalam arti saling melengkapi dan mempertegas. 2) Peradilan Agama. Dalam menegakkan hukum terdapat tiga unsur yang harus selalu diperhatikan yaitu: kepastian hukum. Penegakan hukum bertujuan untuk meningkatkan ketertiban dan kepastian hukum dalam masyarakat sehingga masyarakat merasa memperoleh pengayoman dan hak-haknya terlindungi. serta lembaga kehakiman sebagai lembaga pengadilan/pemutus perkara. Aparatur hukum yang mempunyai tugas untuk menegakkan dan melaksanakan hukum adalah antara lain lembaga kepolisian. dan kehakiman. dan Peradilan Tata Usaha Negara merupakan peradilan khusus karena mengadili perkara-perkara tertentu dan mengadili golongan . Berdasarkan pasal 10 ayat 1 Undang-undang No. kejaksaan. Peradilan Agama. kemanfaatan.

rakyat tertentu. Dengan demikian. Hak dan kewajiban harus selalu digandengkan. Keempat lingkungan peradilan tersebut masing-masing mempunyai lingkungan wewenang mengadili tertentu serta meliputi badan peradilan secara bertingkat. dimana setiap hak mengandung kewajiban dan demikian pula sebaliknya dalam setiap kewajiban terkandung hak yang dapat dituntut. dan sebagainya. sehingga keduanya tidak dapat dipisahkan. di mana hak dan kewajiban yang melekat pada seseorang itu muncul karena ditentukan atau diciptakan oleh hukum. dan tingkat kasasi. . pemerintah telah merumuskan beberapa hak yang dituangkan dalam UUD 1945 yaitu: hak kesamaan dalam hukum dan pemerintahan. hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. hak membela negara. hak berpolitik. hak berserikat dan berkumpul. keamanan. manusia Indonesia baik sebagai warga negara maupun sebagai warga masyarakat. dan sebagainya. Tatanan yang diatur atau diciptakan hukum baru akan menjadi kenyataan apabila kepada subjek hukum diberi hak dan dibebani kewajiban. Dalam kehidupan di masyarakat. mempunyai hak dan kewajiban yang sama. hak dan kewajiban selalu berkaitan. hak dipelihara oleh negara. Bangsa Indonesia melihat hak tidak terlepas dari kewajiban. Untuk menjamin hak yang dimiliki warga negara/penduduk. Sedangkan kewajiban yang diatur dalam UUD 1945 antara lain kewajiban menjunjung hukum. Dengan adanya pengaturan tentang hak dan kewajiban warga negara dalam peraturan perundangan negara. dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. yang berarti tiada hak tanpa kewajiban. menunjukkan bahwa di negara kita hak dan kewajiban warga negara mendapat jaminan atau perlindungan hukum. Hak dan kewajiban warga negara/penduduk selain diatur dalam UUD 1945 diatur pula dalam peraturan yang ada di bawah UUD 1945. karena setiap hak selalu didahului atau diikuti kewajiban. hak memilih agama yang diyakininya. yaitu pengadilan tingkat pertama. tingkat banding. berbangsa. Hak dan kewajiban yang dimiliki warga negara mempunyai hubungan erat dengan hukum. kewajiban membela negara. dan bernegara. Hak dan kewajiban merupakan satu kesatuan. Setiap hubungan hukum yang diciptakan oleh hukum selalu mempunyai dua segi yaitu di satu pihak hak dan dilain pihak kewajiban. dengan maksud untuk memelihara ketertiban. kewajiban menjunjung pemerintah.

Sangat beranekaragamnya suku bangsa. cuaca. Kegiatan Belajar 2 Lingkungan Sosial Budaya Lingkungan sosial budaya sebagai lingkungan tempat manusia berada di lingkungan masyarakat memiliki peranan yang sangat penting. termasuk di dalamnya manusia. vegetasi. sehingga walaupun berbeda-beda suku bangsa tetapi tetap bersatu dalam negara kesatuan Republik Indonesia.MODUL 7 MANUSIA DAN LINGKUNGANNYA Kegiatan Belajar 1 Lingkungan Alam Lingkungan alam adalah tempat tumbuh dan berkembangnya makhluk hidup. Individu berada di masyarakat sering menyimpang dari kebiasaan. perbuatan dan tindakan manusia yang terungkapkan berkecenderungan menyederhanakan alam sebagai lingkungan hidupnya. morfologi. Karakteristik lingkungan sosial budaya dapat ditelaah dari aspek struktur dan sistem sosial budaya yang ada di lingkungan masyarakat. bagi bangsa Indonesia merupakan Anugrah Tuhan Yang Maha Esa. Perilaku. Oleh karena itu dalam mengelola lingkungan alam yang berwawasan lingkungan harus memperhatikan aspek tanah. hidrologi. Pada lingkungan alam tersebut terjadi interaksi antara manusia dengan makhluk hidup lain. sumber mineral dan region. norma dan aturan masyarakat. Individu tersebut akan merasakan hukuman sosial dari warga masyarakatnya berupa dikucilkan dari lingkungannya. iklim. .

peperangan dan kontak dengan kelompok lain yang berbeda kebudayaannya. sistem politik. zaman kuno. Selain itu perubahan kebudayaan dapat pula disebabkan oleh faktor yang berasal dari luar seperti bencana alam. kerajinan tenun. Pada saat itu bangsa Indonesia sudah mengenal pertanian menetap. sistem kepercayaan dan agama. karena manusia sebagai pencipta budaya selalu berubah jumlah dan daya ciptanya. . anyaman dan kebudayaan megalitik yaitu bangunan batu besar. Kebudayaan dapat berupa gagasan.MODUL 8 PENGARUH KEBUDAYAAN LUAR TERHADAP KEBUDAYAAN INDONESIA Kegiatan Belajar 1 Unsur-unsur Kebudayaan Kebudayaan adalah segala ciptaan manusia yang dipergunakan untuk beradaptasi dengan lingkungan dan memenuhi kebutuhan hidup. Zaman pra-sejarah dibedakan atas zaman batu tua. kepercayaan. Kebudayaan selalu bersifat dinamis. industri grabah dan alat pertanian. adanya ketidakpuasan atau penyimpangan terhadap budaya yang berlaku. ide. bahasa dan kesenian. Kegiatan Belajar 2 Kebudayaan Hindu. zaman madya dan zaman baru. batu muda. Kebudayaan yang sekarang dipergunakan oleh masyarakat Indonesia umumnya hasil akulturasi yang sebelumnya melalui seleksi dan modifikasi sehingga tidak menghilangkan ciri khas kepribandian Bangsa Indonesia. Kebudayaan terdiri dari unsur teknologi. Perbauran antara dua kebudayaan yang berbeda tanpa menimbulkan hilangnya ciri khas atau kepribadian kebudayaan asal disebut akulturasi. perubahan jumlah dan komposisi penduduk. kesenian. Perubahan kebudayaan dapat disebabkan faktor yang berasal dari dalam masyarakat itu sendiri seperti penemuan. sistem sosial. Budha dan Islam Berdasarkan pengaruh yang datang dari luar kebudayaan Indonesia terbagi atas zaman pra-sejarah. batu muda dan logam. adat istiadat dan kebendaan.

hal ini dapat dilihat dari berbagai-bagai lapangan kehidupan seperti sistem pendidikan. gereja dan bangunan yang bergaya Eropa. Hasil kebendaan kebudayaan barat di Indonesia di antaranya adalah benteng-benteng pertahanan. tanpa mengorbankan kaidah-kaidah pokok yang terkandung dalam tiap agama tersebut. pakaian. dan kesusastraan. cara hidup. memodifikasinya sesuai dengan wawasan dan keterampilannya. seni pahat. Kegiatan Belajar 3 Kebudayaan Barat Kebudayaan Barat mengacu kepada kebudayaan orang-orang Eropa. Pengaruh kebudayaan barat. . pengaruh negatif yang tidak sesuai dengan budaya Bangsa tidak sedikit pula yang menyerap.Kebudayaan Hindu dan Budha berasal dari India. termasuk Amerika. para Brahmana dan Ksatria. patung. cara pergaulan. dan sebagainya. Sedangkan kebudayaan timur adalah sebutan orang Eropa ke negara-negara Asia dan Afrika yang memang letaknya sebelah timur Benua Eropa. kesenian wayang dan kesustraan. karena itu peningkatan pengetahuan dan wawasan tentang nilai-nilai luhur budaya Bangsa mutlak diperlukan guna menyeleksi dan mengantisipasi pengaruh negatif tersebut. Australia dan Selandia Baru. Bangsa Indonesia menunjukkan berperan aktif dalam mengadaptasi kebudayaan yang datang dari luar tersebut. pada era globalisasi semakin intensif. Pengaruh ini semakin tampak pada masyarakat perkotaan di mana interaksi antara berbagai bangsa baik langsung maupun tidak sangat tinggi. Golongan yang aktif menyebarkan agama Hindu adalah pedagang. Hasil kebudayaan Islam berupa mesjid. seni pahat atau ukir. Agama Kristen baik Katolik maupun Protestan adalah hasil kebudayaan lainnya. Pengaruh asing yang datang tidak selamanya mendatangkan pengaruh positif. sedangkan agama Budha pedagang dan kaum bangsawan. menghasilkan kebudayaan berupa candi. dan Islam adalah pedagang.

. perlawanan Trunojoyo. Gowa (Sultan Hasanudin). yakni faktor intern dan faktor ekstern. Untung Suropati dan pergolakan di Mataram seiring dengan Perang Suksesi yang melahirkan terpecahnya Mataram menjadi kerajaan Surakarta. Tidore (Nuku) di Jawa: Mataram (Sultan Agung) di Banjar. kemajuan-kemajuan di bidang teknologi dan terjadinya perjanjian Tordesilas oleh Paus Alexander VI di Roma. akhirnya dibentuklah VOC dengan hak dan kewajiban yang melampaui statusnya sebagai badan dagang. Pada dasarnya bangsa yang menjajah Indonesia memiliki karakteristik yang sama yaitu ingin menguasai dan menindas rakyat melalui monopoli perdagangan. Ternate (Saidi). Kedatangan bangsa Belanda di Indonesia ada hubungannya dengan perang delapan puluh tahun di negerinya. Yogyakarta dan Mangkunegaran. Reaksi segera timbul di mana-mana di seluruh Indonesia seperti di Maluku: Hitu (Kakiali). Pada tahun 1596 Cornelis de Houtman dan anak buahnya mendarat di Banten. Kehadiran Portugis di Indonesia kemudian secara berturut-turut disusul oleh Spanyol. Kejadian ini disusul oleh para pedagang Belanda yang datang langsung ke Indonesia sehingga terjadi persaingan di antara pedagang Belanda. Dalam pada itu Belanda berusaha keras untuk mencapai Indonesia sebagai sumber rempah-rempah yang pada saat itu komoditi ini harganya mahal dan sangat menguntungkan. Di antara bangsa-bangsa di atas. kerja rodi/kerja paksa dan lain-lain.MODUL 9 PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DALAM MENCAPAI DAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKLAAN Kegiatan Belajar 1 Penjajahan di Indonesia dan Akibatnya Timbulnya penjajahan di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor yang apabila dikelompokkan ada dua faktor. Faktor ekstern kedatangan Portugis di Asia Tenggara khususnya di Indonesia berkaitan erat dengan halhal yang terjadi di Eropa antara lain jatuhnya Constantinopel ke tangan Turki. Inggris. pungutan pajak. Belanda dan Jepang. berkembangnya paham Renaisance. Belanda-lah yang paling lama menjajah Indonesia hampir 350 tahun.

sementara lawan-lawannya seperti Inggris dan Perancis semakin kuat. Kegiatan Belajar 2 Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mencapai Kemerdekaan Timbulnya kesadaran akan perjuangan yang bersifat nasional bagi para tokoh pergerakan nasional dimungkinkan oleh beberapa faktor antara lain intern dari diri bangsa Indonesia sendiri yang timbul akibat tekanan.Dapat dimaklumi jika akhirnya VOC harus memikul beban biaya yang sangat berat. dengan bekal pengalaman pahit yang kemudian dijadikan cermin bagi perjuangan pergerakan nasional. Belanda menjalankan beberapa perubahan sistem pemerintahannya. Gerakan rakyat Cina serta perjuangan rakyat Mesir dan kemenangan Jepang terhadap Rusia. sehingga menimbulkan perlawanan rakyat seperti Patimura. Setelah Budi Utomo lahir disusul oleh organisasi politik dan kemasyarakatan yang memiliki karakteristik masing-masing dalam mengembangkan organisasinya. sedangkan di tubuh VOC sendiri telah berkembang penyakit korupsi yang semakin melemahkan kedudukan VOC. penindasan. maka perjuangan pergerakan nasional akhirnya berhasil mewujudkan cita-cita bangsa yakni kemerdekaan Indonsia. Budi Utomo lahir untuk memperjuangkan nasib rakyat dan bangsa Indonesia yang hidup dalam keterbelakangan disejajarkan dengan bangsa lain yang telah maju. . Pangeran Diponegoro dan lain-lain. VOC dibubarkan. Karena kearifan belajar dari pengalaman sejarahlah. Akhirnya pada tanggal 31 Desember 1799. Selepas penjajahan Inggris 1811 – 1816. Imam Bonjol. maka dilaksanakannya tanam paksa yang sangat memberatkan kehidupan rakyat saat itu. namun pada dasarnya semua organisasi yang lahir pada saat itu memiliki tujuan yang sama yakni mencapai Indonesia merdeka. Sisingamangaraja XII. Pergerakan nasional Indonesia ditandai oleh lahirnya organisasi yang bersifat kedaerahan dan nasional. Demikianlah akhirnya kita masuk ke dalam abad 20. diskriminasi dan perlakuan yang tidak wajar oleh pemerintah kolonial maka berdampak terhadap perasaan yang sama untuk bangkit memperjuangkan nasib bangsanya serta peristiwa-peristiwa kebangkitan nasional Filipina. gerakan Turki Muda. pergerakan rakyat India. Budi Utomo-lah pelopor lahirnya organisasi di Indonesia.

Bandung dan lain-lain. Indische Party. Kedatangan tentara Belanda dibalik pasukan Sekutu menyulut keadaan. Semarang. Medan. walaupun isi persetujuan tersebut pada dasarnya banyak merugikan pihak Indonesia. Cobaan ini berasal dari dalam bangsa Indonesia sendiri maupun yang berasal dari bangsa lain. Perjuangan diplomasi yang dilakukan bangsa Indonesia memberikan titik cerah penyelesaian pertikaian secara damai. seperti pertempuran Surabaya. Sarekat Islam. serta kedatangan Sekutu merupakan masalah pertama. ini membuktikan bahwa Belanda bertindak licik dengan tujuan melenyapkan Pemerintah RI. Persatuan dan kesatuan bangsa diuji kekuatannya dalam rangka mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.Persamaan tujuan inilah yang menjadi benang merah di antara partai-partai politik. Perhimpunan Indonesia. peristiwa Ambarawa. Timbulnya peperangan ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia tidak ingin dijajah kembali. Sejak dibacakannya teks Proklamasi. . Namun demikian. Bentrokan dengan tentara Jepang yang masih merasa sebagai penguasa. rakyat Indonesia menghadapi beberapa cobaan. serta menimbulkan peperangan juga mengakibatkan terganggunya kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. tentara Belanda terus menekan pihak Indonesia dengan melancarkan peperangan seperti Agresi Miter Belanda pertama dan kedua terhadap wilayah RI. Seandainya tugas tentara Sekutu dijalankan sesuai dengan apa yang tercantum dalam dokumen perjanjian sebenarnya tidak akan menimbulkan bentrokan-bentrokan dengan pejuang Indonesia. seperti. sementara perundingan berlangsung. Tindakan tentara Belanda atas bantuan Sekutu memancing situasi permusuhan dan menimbulkan peperangan. Namun pada masa pendudukan Jepang semua partai politik ini dipetieskan dan diganti dengan organisasi yang dibuat dan dikendalikan oleh pemerintah Jepang sendiri. Partai Nasional Indonesia. Kegiatan Belajar 3 Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mencapai Kemerdekaan Perjuangan mempertahankan proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 tidak lebih ringan dibandingkan dengan perjuangan dalam mencapai kemerdekaan. Parindra dan Gapi.

Setelah berjalan beberapa bulan timbullah konflik politik antara negara bagian yang menginginkan bersatu dengan RI Yogyakarta untuk mendirikan negara kesatuan kembali. Ibnu Hajar. walaupun pengakuan kedaulatan dalam bentuk negara serikat. Di samping alasan politik dalam bidang kemiliteran pun mengalami permasalahan yakni dalam menentukan APRIS. cenderung melibatkan komponen-komponen yang melingkupinya dan melalui langkah-langkah yang mendukung aktivitas tersebut. Westerling. sedangkan untuk negara bagian RI (Yogyakarta) tetap menggunakan UUD 1945 sebagai UUD negara bagian. Mulai masa inilah paham komunis dapat tumbuh subur dan akibat kelalaian bangsa Indonesia terhadap Pancasila dan UUD 1945 terjadilah tragedi nasional G 30 S/PKI. Untuk menegakkan demokrasi dan menyatukan perbedaan ideologi pada tahun 1955 diselenggarakan Pemilu I untuk memilih anggota DPR dan anggota Konstituante yang mempunyai tugas pokok menyusun dan menetapkan UUD negara yang baru. Karena dirasa Konstituante ini tidak mampu melaksanakan tugas pokoknya. . Soumokil. Untuk pelaksanaan Negara RIS digunakan UUDRIS 1949 yang berlaku untuk seluruh wilayah RIS. maka tanggal 5 Juli 1959 Presiden Soekarno mendekritkan untuk kembali kepada UUD 1945. Gabungan komponen yang berjalan melalui langkah-langkah yang teratur dan terorganisasi disebut dengan istilah sistem.Berkat perjuangan yang gigih dan tidak mengenal menyerah. MODUL 10 PEREKONOMIAN INDONESIA Kegiatan Belajar 1 Sistem Perekonomian Indonesia Setiap aktivitas. sebagian lagi yang berada di bawah pengaruh Belanda bertahan tetap menjadi negara bagian. wakil pemerintah kita melalui KMB pada tanggal 27 Desember 1949 berhasil memperoleh pengakuan kedaulatan. Kahar Muzakar dan lain-lain. Kartosuwiryo. akibat dari kebijakan pemerintah pusat banyak daerah yang menentang dan mengadakan kekacauan seperti gerombolan Andi Aziz.

Situasi saat itu.Berbagai aktivitas manusia yang makin kompleks dewasa ini. Pada awal orde baru. Untuk mendukung tercapainya tujuan di atas. Misalnya kegiatan manusia yang berkaitan dengan ekonomi akan menimbulkan sistem perekonomian. serta konsumsi. juga diwarnai pertikaian politik yang berkepanjangan. di samping Indonesia baru merebut dan mempertahankan kemerdekaan. titik berat pembangunan lebih banyak terpusat pada bidang politik. terutama di bidang pangan dan sandang. perkreditan. Oleh karena itu. dan produksi. Derap pelaksanaan pembangunan ekonomi Indonesia yang dilaksanakan oleh pemerintah orde lama. seperti pengeluaran pemerintah lebih banyak untuk sektor hankam. lebih banyak menemui kegagalan. Ketidakstabilan ekonomi ini disebabkan oleh beberapa hal. perdagangan luar negeri. Pembaruan kebijakan ekonomi dituangkan dalam ketetapan MPRS. seperti kebijakan moneter. menimbulkan berbagai sistem kegiatan manusia. Sistem tersebut berjalan sesuai dengan sistem nilai yang berkembang dalam masyarakat itu. . hal ini ditandai dengan ketidakstabilan sektor moneter. Dengan demikian. Kemajuan di bidang ekonomi diharapkan akan menjadi lokomotif yang dapat menarik bidang-bidang lainnya. alokasi anggaran. maka dibuatlah perencanaan program jangka pendek lima tahunan dan program jangka panjang dua puluh lima tahunan. Berbagai kebijakan. yang kemudian dijadikan sebagai GBHN yang pertama. Perkembangan perekonomian Indonesia semakin tidak menentu arahnya pada tahun 1960-an. dan sebagainya dikeluarkan untuk mewujudkan cita-cita itu. dilakukan penataan kembali kehidupan ekonomi untuk meletakkan dasar-dasar perbaikan ekonomi dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat. perhatian kepada bidang ekonomi menjadi berkurang. Sedangkan laju pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah orde baru lebih menitikberatkan pada bidang ekonomi. Demikian pula. dan sebagainya. Sistem perekonomian Indonesia merupakan sistem yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi bangsa Indonesia yang berjalan di atas tata nilai yang dianut oleh masyarakat Indonesia yang terangkum dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. dalam penerapan kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari harus dikembangkan dan bersumber pada sila-sila yang terdapat pada Pancasila dan pembukaan serta pasal-pasal yang terkandung dalam UUD 1945 beserta penjelasannya. perpajakan. nasionalisasi berbagai perusahaan Belanda. dan berbagai proyek mercusuar serta puncaknya adalah pemberontakan G-30-S/PKI. neraca pembayaran.

serta sarana dan prasana ekonomi. struktur ekonomi dan industri.Sampai saat ini. berbagai kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintah. 4. Tetapi menjelang akhir abad ke-20. peningkatan pasar dalam negeri dan perluasan pasar luar negeri. serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. diperlukan sejumlah kesiapan dari masing-masing negara. penataan dan pemantapan kelembagaan dan sistem koperasi. Sasaran bidang ekonomi yang akan dituju adalah sebagai berikut: 1. kesempatan usaha. Kegiatan Belajar 2 Deregulasi dan Birokratisasi di Bidang Perekonomian dan Bisnis Era PJPT II Kehidupan ekonomi dunia dewasa ini mengarah pada kecenderungan global yang makin menekankan sistem perdagangan bebas. penataan dan pemantapan serta memperkokoh struktur industri nasional yang terkait dengan sektor ekonomi lainnya. seperti kesiapan sumber daya manusia. lapangkan kerja. Yang perlu kita renungkan adalah bagaimana kesiapan Indonesia? Sejak awal. debirokratisasi ekonomi. Untuk dapat berperan dengan baik dalam sistem global ini. negara mana pun akan sulit menghindarinya. Semua kesiapan ini akan memperlihatkan hasil akhir dari pertarungan yang positif dalam perdagangan internasional. 2. Seyogianya para . Pembangunan ekonomi telah berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakat dan telah berhasil merubah struktur ekonomi Indonesia dari keadaan perekonomian sederhana menuju ke arah perekonomian modern atau industrialisasi. pemerintahan orde baru telah melakukan serangkaian kebijakan ekonomi yang ditujukan untuk perbaikan dan pembaruan di bidang ekonomi yang mengalami kemunduran. perangkat kebijakan yang mendukung mekanisme ekspor. dan deregulasi ekonomi lebih diarahkan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan yang makin tinggi dalam perdagangan dunia. dan juga kesiapan mental para birokrat dan pengusaha. pelaksanaan pembangunan di bawah pemerintah orde baru telah memasuki pelita keenam. 3. peningkatan diversifikasi usaha dan hasil pertanian yang didukung oleh industri pertanian. Keseluruhannya bersamaan dengan upaya peningkatan yang meliputi peningkatan kegiatan ekonomi rakyat. seperti titik berat pembangunan ekonomi.

Indonesia tidak lagi menggantungkan diri pada penerimaan sektor migas tetapi lebih banyak dari sektor nonmigas. dan pada akhirnya memperkokoh perekonomian nasional. koperasi dapat berdiri dan berjalan dengan penuh kepercayaan diri. mampu membangun dan mengembangkan potensi dan ekonomi anggotanya dan masyarakat sehingga meningkat kesejahteraan ekonomi dan sosialnya. struktur ekonomi mengalami perubahan dari sektor pertanian menjadi industri manufaktur. Untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional berbagai hambatan ekonomi biaya tinggi dipangkas melalui berbagai kebijakan deregulasi di sektor keuangan dan perbankan. seperti pola kemitraan dengan usaha besar. Pemberdayaan usaha kecil diharapkan akan berdampak pada perluasan lapangan pekerjaan. Membaca tanda-tanda zaman. dan BUMK dapat membaca tanda-tanda zaman yang sedang mengalami perubahan. saat ini perekonomian Indonesia sedang menata diri untuk menghadapi perubahan tersebut. Pemerintah telah menciptakan kondisi dan iklim perekonomian yang sehat. Kontribusi sektor industri terhadap penerimaan negara lebih dominan dibandingkan sektor lainnya. Indonesia masih dihinggapi berbagai tantangan dalam usaha untuk menata perekonomian nasional. dalam arti lebih mandiri. Walaupun demikian. pemerataan hasil-hasil pembangunan dan pada gilirannya akan memberikan sumbangan yang besar pada penerimaan negara. Diharapkan dengan kondisi demikian. dan debirokratisasi yang mempermudah prosedur perizinan ekspor maupun pendirian usaha serta regulasi di berbagai sektor. koperasi dapat bergerak lebih leluasa karena belenggu “organisasi ekonomi yang berwatak sosial” telah berubah orientasi menjadi “badan usaha”. di mana usaha besar menyisihkan sebagian kecil labanya untuk membantu permodalan usaha kecil. Sistem infrastruktur berupa SDM yang berkualitas rendah. sektor perdagangan. 25 tahun 1992. koperasi Indonesia diharapkan dapat lebih berperan dan menjadi sokoguru perekonomian Indonesia seperti yang dicita-citakan dalam UUD 1945. BUMS.pelaku ekonomi. yaitu BUMN. Dengan adanya UU No. Sistem birokrasi yang masih berbelit-belit. 2. peningkatan pendapatan masyarakat. . Seiring dengan itu. Demikian pula dengan usaha kecil sebagai bagian integral dari usaha nasional telah didorong dengan berbagai kebijakan. antara lain: 1. sektor investasi.

Sistem perbankan nasional yang kurang kondusif bagi dunia usaha. Sasaran pembangunan pada 25 tahun pertama meliputi empat bidang sasaran yaitu bidang ekonomi. 6. 5. bidang politik. Pelaksanaan pembangunan nasional dilakukan dengan berpegang pada prinsip kesemestaan. Terdapat sembilan asas yang memberi arah pelaksanaan pembangunan nasional kesembilan asas tersebut adalah asas keimanan dan ketaqwaan. monopoli. 3. 5. Pengusaha lebih banyak menjual produknya untuk pasaran dalam negeri. dan makin merata dalam kerangka trilogi . Belum terciptanya pola keterkaitan antarusaha. Dinamika pembangunan nasional bermuara pada lima tujuan akhir yaitu kemakmuran di bidang material. kebahagiaan dan masyarakat bangsa yang berkeadilan sosial. asas demokrasi Pancasila. dan bidang pertahanan keamanan. 4. asas keseimbangan. dan asas ilmu pengetahuan dan teknologi. MODUL 11 PEMBANGUNAN DI INDONESIA Kegiatan Belajar 1 Pembangunan di Indonesia 1. kesejahteraan fisik dan rohaniah. Pembangunan di berbagai sektor telah dilaksanakan secara terus-menerus. asas hukum. bidang kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. keserasian dan keselarasan dalam kehidupan. kemandirian skala prioritas dan pemerataan disertai pertumbuhan. 4. partisipasi rakyat. Sistem proteksi. 7. dan sosial budaya. asas kejuangan. Dinamika pembangunan nasional tercermin dari setiap upaya dan hasil-hasil yang telah dicapai dari mulai Repelita I sampai dengan Repelita V. Melaksanakan tugas pembangunan berarti adanya upaya secara bersama-sama antara pemerintah dan masyarakatnya untuk meningkatkan taraf hidup bangsa dengan mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki. 6. dan oligopoli untuk beberapa sektor industri dan perdagangan. mendalam. makin meningkat meluas. asas kemandirian. asas adil dan merata. Serangkaian kebijakan dan strategi telah ditempuh oleh pemerintah dan bangsa Indonesia di setiap sektor pembangunan. keseimbangan kontinuitas.3. 2. kesejahteraan mental. asas manfaat.

Suksesnya pelaksanaan pembangunan nasional didukung oleh beberapa faktor yaitu kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Namun. Pelaksanaan pembangunan nasional tidak berjalan mulus seperti yang dikehendaki tetapi pelaksanaannya banyak dihadapkan pada berbagai masalah yang merupakan penghambat pembangunan nasional. kekurangan modal dan teknologi. persaingan dan proteksi negara lain di bidang perdagangan. Faktor-faktor penghambat tersebut adalah gejolak sara. 3.pembangunan. perhatian utama juga ditujukan pada peningkatan mutu aspek sumber daya manusia Indonesia agar tercipta manusia Indonesia yang unggul yang mampu mengemban amanah tongkat estafet pembangunan di masa depan. serta tingkat pendidikan bangsa Indonesia yang kebanyakan masih rendah. kekayaan alam. kesenjangan sosial. Pembangunan jangka panjang pertama telah menghasilkan kemajuan dalam segenap aspek kehidupan bangsa dan telah meletakkan landasan yang cukup kuat bagi bangsa Indonesia untuk memasuki PJPT kedua sebagai awal bagi kebangkitan nasional kedua dan proses tinggal landas. penduduk. 2. Kegiatan Belajar 2 Hasil Pembangunan di Indonesia 1. kepercayaan kreditur luar negeri dan situasi politik nasional yang stabil. . posisi geografik negara. globalisasi ekonomi. sosial budaya. produktivitas penduduk yang rendah. Pembangunan dalam PJPT I telah berhasil mencapai tujuannya di berbagai bidang baik ekonomi. Pelaksanaan pembangunan pada setiap sektor telah berhasil mengatasi masalah mendasar dan telah memberikan hasil yang berupa peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan serta membangun landasan yang kuat untuk repelita-repelita selanjutnya. faktor rohaniah dan mental. Era tinggal landas merupakan babak baru dalam pembangunan nasional di mana pelaksanaan pembangunan selain menitikberatkan pada sektor ekonomi. 4. disadari pula bahwa masih terdapat berbagai masalah yang sifatnya mendasar yang belum terselesaikan sampai dengan akhir Repelita V. politik maupun bidang pertahanan keamanan.

sosiologi. Dari uraian di atas dapat dirangkum sebagai berikut. faktor masyarakat. Joyce dan Weil (1986) mengelompokkan model-model pembelajaran ke dalam empat rumpun/kelompok. Anda telah memahami beberapa hal tentang model pembelajaran konsep dasar IPS. rumpun model-model personal. 1. perlu diketahui dahulu pengertian-pengertian seperti konsep. yaitu: 1. Banyak model-model pembelajaran yang perlu diketahui dan dipahami oleh guru. maka konsep-konsep ataupun konsep dasar IPS diambil dari konsep ataupun dasar ilmu-ilmu sosial dengan memperhatikan berbagai faktor. pengertian pembelajaran serta memahami cara-cara/langkah-langkah dalam mengajarkan model pembelajaran konsep dasar IPS. model pertumbuhan kognitif. faktor siswa dan sebagainya. terdiri dari model pengajaran non-direktif. 4. model sistem-sistem konseptual. dan model pertemuan kelas. ekonomi. generalisasi (konsep dasar) IPS.MODUL 12 MODEL PEMBELAJARAN KONSEP DASAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Kegiatan Belajar 1 Model Pembelajaran Konsep Dari Kegiatan Belajar 1 di atas. 2. Mengajar merupakan tugas bagi seorang guru. faktor tujuan pendidikan nasional. rumpun/kelompok model pemrosesan informasi. antropologi. Untuk dapat memahami model pembelajaran konsep dasar IPS. oleh karena itu keefektifan dalam mengajar akan banyak tergantung pada bagaimana guru mampu melaksanakan aktivitas mengajar secara baik. model penata lanjutan dan model memori. terdiri dari model berpikir induktif. model latihan inkuiri. seperti faktor lingkungan. Karena Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan integrasi dari berbagai ilmuilmu sosial seperti geografi. 2. Banyak faktor yang mempengaruhi efektivitas dan keberhasilan guru dalam mengajar. salah satu di antaranya adalah kemampuan dalam memilih model/pembelajaran yang tepat. 3. sejarah. ilmu politik. psikologi sosial. model sinektif. model latihan kesadaran. .

mencari dan menentukan cara penyajian dan pengembangan proses internalisasi konsep secara lengkap. model pengurangan ketegangan. 5. Menurut Huoston. penemuan kelompok. 2. pilihlah situasi dan media yang mendukung pelajaran tentang konsep tersebut serta dapat memperlancar pencapaian tujuan instruksional tersebut.3. mencari unsur-unsur yang termasuk ke dalam konsep tersebut dan kemudian mengelompokkannya serta memilih konsep mana yang menjadi pilihan sebagai pokok bahasan. dan Wamer ada lima faktor yang perlu dipertimbangkan. 2. Untuk memilih model pembelajaran yang efektif didasarkan atas beberapa faktor. dan model simulasi sosial. dapat dirangkumkan sebagai berikut: 1. terdiri dari model. rumpun model-model behavioral (perilaku. model metode laboratori. Kegiatan Belajar 2 Model Pembelajaran Analisis Konsep Dari uraian di atas. model relaksasi (santai). model latihan langsung. yaitu: (1) ekspektasi pengajar terhadap kemampuan siswa yang akan dikembangkan. model kontrol diri. model latihan asertif. rumpun model-model interaksi sosial. (3) jumlah . terdiri dari model manajemen kontingensi. Agar guru dapat mencapai tujuan dalam mengajar dengan menggunakan model pembelajaran konsep-konsep dasar IPS. model jurisprudensial. 4. Freiberg. (2) keterampilan pengajar dalam mengelola kelas. 5. Clift. perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: 1. menentukan dan merumuskan tujuan instruksional 3. model bermain peran. 4. merencanakan dan mencari hal-hal yang diperkirakan membantu siswa dalam proses pemahaman dan pemantapan konsep. Bagi seseorang yang memilih jabatan guru sebagai profesinya perlu terus berupaya untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam bidang kependidikan termasuk penguasaan terhadap model-model pembelajaran serta terampil dalam memilih model pembelajaran yang efektif untuk mengajarkan topik-topik/konsep tertentu kepada para siswanya.

(d) ketidaktahuan akan cara/teknik lainnya.Wordpress. model role playing model inkuiri sederhana. dan lain-lainnya. Kosasih Djahiri (1978/1979) dalam bukunya “Pengajaran Studi Sosial/IPS” mengemukakan beberapa model belajar-mengajar IPS seperti: model lecturing yang disempurnakan. memimpin dan menentukan isi dan jalannya pelajaran dan mentransfer (menuangkan) segala macam rencana pelajaran yang dipandang baik/perlu bagi siswanya. (b) kebiasaan yang membaku padanya. (c) murah. Banyak model-model pembelajaran baik yang bersifat khusus maupun yang bersifat umum. di Sekolah Dasar (SD) dan dapat dilakukan guru. Hakikatnya memberi pelajaran dengan jalan ceramah. WWW. model vct. Budiarjo Miriam. model mengajar konsep. mudah. 3. 4.Php=5371193& Post Count=1138 2. model role playing. model inkuiri dan sebagainya. Kegiatan pembelajaran yang demikian itu sebenarnya tidak cocok untuk pembelajaran IPS. (4) kemampuan pengajar dalam mengambil keputusan pembelajaran dan (5) variasi metode mengajar yang dipakai oleh pengajar.Massofa. karena dalam pembelajaran IPS keaktifan. Namun demikian guru umumnya banyak menggunakan teknik ini. model inkuiri nilai. 5.rangkuman-buku-konsep dasar-IPS .Dasar-Dasar Ilmu Politik.2008/01/11.Com. antara lain ialah model ekposisi. Oleh karena itu untuk mengurangi kelemahan/kekurangan dalam model lecturing perlu adanya penyempurnaan dengan memberi sejumlah variasi teknik belajarmengajar. dan (e) faktor jumlah program dan kurang waktu. kreativitas siswa sangatlah diperlukan. di mana guru berada di muka kelas.waktu yang digunakan oleh siswa untuk melakukan tugas-tugas belajar yang bersifat akademik. karena: (a) kebiasaan kiprah umum. Buku Acuan 1. karena dalam kegiatan pembelajaran gurulah yang dominan. dan cepat serta tidak memerlukan fasilitas yang banyak/susah.2004. Model lecturing merupakan model pembelajaran yang banyak kelemahan/ kekurangan-kekurangannya. model partisipatori. Model-model pembelajaran lainnya yang cocok/efektif dalam melakukan kegiatan belajar-mengajar konsep dasar IPS. Begitu juga model pembelajaran yang berhubungan dengan pembelajaran konsep dasar IPS. model ekspositori.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful