INISIASI UNIT 4 PENILAIAN PEMBELAJARAN PKn SD

audara mahasiswa, pertemuan kali ini akan dibahas tentang penilaian pembelajaran PKn SD. Penilaian memiliki tujuan untuk mengukur keberhasilan pembelajaran, sehingga bermanfaat bagi siswa yaitu untuk mengukur sejauh mana siswa mampu menyerap materi yang telah disampaikan. Sedangkan bagi guru untuk umpan balik dari hasil pembelajaran yang telah disampaikan, dan untuk laporan pada orang tua siswa dan guru setiap akhir semester yang dikemas dalam buku raport. Buku unit tiga ini terdiri dari dua subunit yaitu: Subunit 1. Pengeritian, tujuan, fungsi serta prinsip penilaian PKn S. Subunit 2. Pengembangan model penilaian kognitif, afektif dan psikomotor dalam pembelajaran PKn SD Pada akhir pembelajaran Unit empat ini diharapkan bermanfaat bagi Anda sehingga Anda dapat mempunyai kemampuan sebagai berikut: (1) menjelaskan pengertian, tujuan, fungsi, dan prinsip penilaian dalam pembelajaran PKn SD, (2) membedakan antara penilaian dengan tes dan nontes, baik dalam penilain proses maupun hasil dalam pembelajaran PKn SD, (3) mengembangkan model alat penilaian kognitif dari taksonomi Bloom dalam pembelajaran PKn SD, (4) mengembangkan model alat penilaian afektif dari taksonomi Bloom dalam pembelajaran PKn SD, (5) mengembangkan model alat penilaian psikomotor dari taksonomi Bloom dalam pembelajaran PKn SD. Subunit 1.Pengertian, Tujuan, Fungsi, Dan Prinsip Penilai Pkn Sd

S

A. Pengertian Penilaian
Penilaian adalah suatu kegiatan untuk membuat keputusan tentang hasil pembelajaran dari masing-masing siswa, serta keberhasilan siswa dalam kelas secara keseluruhan. Penilaian juga merupakan indikator keberhasilan guru dalam proses pembelajaran (Supratiningsih dan Suharja, 2006). Pengukuran dalam kegiatan pembelajaran adalah suatu proses membandingkan tingkat keberhasilan dengan ukuran keberhasilan dalam pembelajaran yang telah ditentukan. Sedangkan penilaian dalam pembelajaran adalah proses pembuatan keputusan nilai keberhasilan dalam pembelajaran melalui kegiatan pengukuran atau pembandingan dengan kriteriakriteria yang berlaku. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa
Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan

1

Kesahihan suatu alat penilaian dapat ditinjau dari empat sisi. Alat penilaian yang baik adalah yang mampu mengukur keberhasilan proses pendidikan secara tepat dan akurat. faktor respon siswa. 3. Faktor yang mempengaruhi tingkat reliabilitas suatu alat penilaian: (1) jika alat penilaian yang diberikan kepada siswa terlalu mudah. kegiatan.penilaian dapat diartikan sebagai proses sistematis untuk menentukan nilai sesuatu (tujuan. Keterandalan (reliability) Keterandalan (reliability) biasanya disebut juga dengan keajegan atau konsistensi. (b) kesahihan konstruksi (construction validity). proses. Berikut ini dipaparkan syarat-syarat alat penilaian yang baik. Kepraktisan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Kepraktisan Kepraktisan dalam menyusun suatu alat penilaian penting untuk diperhatikan. dan yang lain). atau tidak jelas. unjuk-kerja. (3) jika standar penilaian yang digunakan guru pada masing-masing pelaksanaan kegiatan penilaian tidak seragam. yaitu (a) kesahihan isi (content validation). objek. waktu. dan (d) kesahihan prediksi (prediction validity) (Arikunto. Alasannya. terlalu sukar. yaitu penskoran. Alat penilaian yang praktis dapat membantu guru dalam menyiapkan. 2. (2) jika siswa peserta penilaian tersebut memiliki karakteristik yang terlalu beragam. orang. 2 Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan . kemudahan dalam mengadministrasikan. maka akan berpeluang memberikan skor yang tidak handal. jumlah soal yang tersedia tidak mampu menjaring secara lengkap pengetahuan siswa. maka hal ini berpeluang memberikan skor yang tidak handal. menggunakan. 1990). (c) kesahihan yang ada sekarang (concurrent validity). keputusan. dan faktor pengadministrasiannya. maka hal ini juga berpeluang memberikan skor yang tidak handal. 1. dan menginterpretasikan hasil penilaian. Kesahihan (validity) Kesahihan (validity) adalah ketepatan alat penilaian dalam mengukur tingkat keberhasilan pencapaian tujuan pembelajaran. dan bentuk alat penilaian. (4) jika jumlah soal yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa terlalu sedikit. Penentuan kesahihan suatu alat penilaian juga dipengaruhi oleh faktor penskoran. maka skor yang dihasilkan pun tidak handal. Keterandalan suatu alat penilaian penting untuk diperhatikan.

Prinsip-Prinsip Penilaian Penilaian merupakan langkah terakhir untuk menentukan sejauh mana tujuan pembelajaran bisa tercapai. artinya semua komponen untuk menilai siswa sudah disiapkan oleh guru secara cermat dan seksama. kejelasan maksud soal. 3. artinya dalam melakukan penilaian hendaknya guru memahami semuanya dengan jelas. hendaknya guru bertindak adil dan tidak pandang buluPenilaian hendaknya memiliki prinsip kejelasan. 2. 1. 3. artinya dalam melakukan suatu penilaian. Penilaian hendaknya memiliki prinsip objektif. 4. 2. keberhasilan anak dan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dapat diukur. Mengetahui kedudukan siswa dalam kelompok di kelasnya 2. Sebagai bahan diagnostik dan pengembangan Sebagai bahan seleksi Sebagai bahan pertimbangan kenaikan kelas Sebagai bahan pertimbangan untuk penempatan D. Penilaian hendaknya dilaksanakan dengan menggunakan prinsip terbuka. Melalui penilaian. artinya dalam menilai hendaknya guru mampu melakukannya secara menyeluruh. Semua materi yang telah disampaikan dalam kegiatan pembelajaran di kelas harus dapat dinilai secara representatif. Penilaian hendaknya menggunakan prinsip representatif.B. Fungsi Penilaian 1. Penilaian hendaknya dikerjakan dengan seksama. serta hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari siswa ketika menjelang pelaksanaan penilaian. artinya apa pun bentuk soal yang dibagikan kepada siswa. Sebagai balikan bagi guru untuk mengetahui ketepatan pemilihan metode dan program yang digunakan • • Mendiagnosa kendala yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran Mendapatkan informasi yang dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk menempatkan dan menentukan langkah berikutnya terhadap siswa C. Model penilaian yang dimaksud antara lain meliputi bobot skor masing-masing soal. Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan 3 . hendaknya model penilaiannya diinformasikan secara terbuka kepada siswa. Tujuan Penilaian 1.

Adakah hubungan antara kesahihan dan keterhandalan? Jelaskan jawaban Anda! Tindak Lanjut Untuk memudahkan anda dalam mempelajari bahasan ini lakukanlah langkah berikut. Buatlah rangkuman materi bahasan dari sejumlah topik bacaan yang dianjurkan. catatlah konsep-konsep utama dan kata-kata kunci yang ada dalam bacaan tersebut. marilah kita lanjutkan pembelajaran kita dengan pengembangan model penilaian PKn SD. Penilaian tidak selalu dilakukan melalui proses pengukuran. dan (3) ketrampilan (psikomotor). dan prinsip-prinsip penilaian. Dalam bagian ini. 4. Kerjakan soal-soal latihan yang disediakan. 1. Bila anda telah menjawab seluruh soal latihan sesuai dengan soal latihan sesai dengan bacaan tersebut silahkan lanjutkan ke unit berikutnya. Alat penilaian yang baik harus memperhatikan syarat kesahihan. Anda diajak belajar mengembangkan model-model penilaian matapelajaran PKn SD dengan memperhatikan tiga domain dari taksonomi Bloom. Subunit 2. apa tiga domain tersebut? Ya. seperti yang telah saya jelaskan di muka. Perhatikan bahwa petunjuk jawaban latihan hanya digunakan sebagai rambu-rambu dalam menjawab soal. fungsi. 4 Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan . tujuan. Di samping tiga taksonomi Bloom.Penugasan 1. Alat penilaian yang bagaimanakah yang dapat dikategorikan memenuhi syarat sahih? 5. setelah saudara mempelajari pengertian. Pengukuran dalam pembelajaran berbeda dengan penilaian dalam pembelajaran. tiga domain dari taksonomi Bloom itu adalah (1) pengetahuan (kognitif). Jelaskan perbedaan keduanya! 3. (2) sikap (afektif). Baca dan pahamilah uraian materi yang ada dalam topik bacaanbacaan yang dianjurkan 2. 3. Jelaskan maksud dari pernyataan tersebut! 2. Pengembangan Model Penilaian Pkn Sd Saudara mahasiswa yang kami cintaoi. Jelaskan maksud dan tujuan dari transformasi tersebut! 4. selanjutnya jabarkan jawaban anda sesuai dengan uraian materi yang ada dalam topik yang dianjurkan. Masih ingatkah Anda. Transformasi merupakan salah satu unsur dari proses pendidikan.

2 Pengembangan Alat Penilaian PKn SD A. cara. spiritual. dkk. Tes lisan. dan langkah-langkah yang sistematik untuk digunakan dalam mengukur sejumlah perilaku tertentu siswa.2002) Agar lebih jelas hal yang akan kita bahas lebih lanjut. seperti praktek di laboratorium. praktik kesenian. teknik tes dikelompokkan sebagai berikut. perhatikan bagan yang menggambarkan garis besar pengembangan model alat penilaian PKn SD di bawah ini! PENGEMBANGAN ALAT PENILAIAN Pengembangan alat penilaian dengan teknik tes Pengembangan alat penilaian dengan teknik non-tes Pengembangan alat penilaian kognitif dan non-kognitif ƒ Pengembangan alat penilaian kognitif ƒ Pengembangan alat penilaian afektif ƒ Pengembangan alat penilaian psikomotor Bagan 3. Berdasarkan cara pelaksanaannya. yaitu alat penilaian yang bentuk dan pelaksanaanya dilakukan secara lisan. Tes tertulis. Tes perbuatan. yaitu alat penilaian yang bentuk dan pelaksanaanya dilakukan secara tertulis. simulasi. Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan 5 . 1996 evaluasi pembelajaran nilai moral.( Akbar. yaitu dengan teknik tes dan teknik non-tes. Bahkan. hendaknya mencakup dimensi-dimensi moral knowing. Pengembangan Alat Penilaian dengan Teknik Tes Teknik tes merupakan salah satu alat. dapat dilakukan melalui dua cara. menurut Lickona. 1. Pembahasan mengenai pengembangan alat penilaian pada kedua teknik tersebut dapat Anda baca pada berikut. moral feeling. dan moral action. sosiokultural. Pengembangan Alat Penilaian dalam Bentuk Tes dan Non-Tes Matapelajara PKn.penilaian PKn untuk anak usia sekolah dasar perlu memperhatikan aspek psikologis. yaitu alat penilaian yang baik pertanyaan maupun jawabannya dilakukan secara tertulis maupun lisan. dan deklamasi.

Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kealamiahan perilaku siswa c. 6 Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan . serta (5) kesesuaian (relevance). Sikap artinya pendirin seseorang terhadap suatu peristiwa atas obyek. a. suka mengganggu. Dalam tes pengamatan. suka terlambat. teknik non-tes dikelompokkan sebagai berikut. Pengembangan Alat Penilaian Kognitif dan Non-Kognitif Saudara. B. siswa tidak perlu selalu diberitahu sebelumnya bahwa perilaku mereka sedang diamati. penilaian non-kognitif meliputi penilaian afektif dan penilaian psikomotor. ragu-ragu. Misalnya. (2) milik bersama antara guru dan siswa (joint ownership). mengambil milik teman. catatan mengenai siswa yang memperlihatkan perilaku khusus seperti. anda selaku guru SD. yaitu (1) saling percaya antara guru dan siswa (mutual trust). Akan tetapi. apakah Anda sudah melaksanakan dua kegiatan penilaian. kognitif dan non-kognitif. Skala sikap alat penialain yang mengukur pendirian seseorang seperti sangat setuju. d.? Dalam taksonomi Bloom. setuju dan sangat tidak setuju b. perbaikan. usaha. atau membuat gaduh e. teknik non tes ini dapat dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai karakteristik minat. (3) keberhasilan bersama antara guru dan siswa (confidentiality). Portofolio. Catatan harian. yaitu alat penilaian yang pengisiannya dilakukan oleh guru atas dasar pengamatan terhadap perilaku siswa. Skala sikap.2. Berdasarkan cara pelaksanaannya. Pengembangan Alat Penilaian dengan Teknik Non-Tes Teknik non-tes adalah alat penilaian yang prosedurnya tidak sistematis sebagaimana teknik tes. yaitu alat penilaian yang penyajian maupun pengerjaannya dilakukan dengan cara tertulis. yaitu suatu catatan mengenai perilaku siswa yang dipandang mempunyai kaitan dengan perkembangan kepribadiannya. Quesioner. yaitu alat penilaian yang digunakan untuk mengungkapkan sikap siswa melalui tugas tertulis. Penyusunan angket diarahkan untuk menyaring infomasi mengenai berbagai faktor yang berpengaruh terhadap prestasi belajar. berfungsi untuk menelaah proses. yaitu penilaian berdasarkan koleksi atau kumpulan bahan pilihan yang dikembangkan oleh siswa/guru. Ada beberapa prinsip yang perlu Anda perhatikan dalam penggunaan portofolio. sikap. Check list. dan pencapaian kinerja siswa secara objektif. (4) kepuasan (satisfaction). atau kepribadian siswa.

Analisis. mencakup kemampuan menerapkan pada masalah yang nyata. berkaitan dengan fakta. Pengetahuan. Kedua bentuk tes tersebut dapat mendorong siswa untuk mempelajari konsep dasar dan untuk mencari solusi permasalahan. mencakup kemampuan ingatan dari apa yang telah dipelajari. Dapat memberi contoh/ memecahkan masalah. Sintesis. bentuk tes tersebut dapat menghasilkan skor yang nilainya tergantung pada objektivitas dan keterhandalan (reliability) tes tersebut (Gronlund. Jenis Hasil Belajar 1 Pengetahuan 2 3 4 5 Pemahaman Penerapan Analisis Sintesis Indikator-indikator Dapat menyebutkan/ menunjukkan lagi. Menurut Bloom. pengertian b. mencakup kemampuan untuk menilai hasil ujian atu hal lain sesuai dengan standart yang telah ada. Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan 7 . Adapun kata kerja yang digunakan dalam domain kognitif dideskripsikan pada tabel berikut. f.Pengembangan Alat Penilaian Kognitif Tes kognitif terdiri dari tes objektif dan tes esai. Dapat menjelaskan/ mendefinisikan. mencakup kemampuan membentuk pola baru yang dianggap lebih tepat. Keenam gradasi tersebut dijelaskan pada bagian berikut. Dapat menguraikan/ mengklasifikasikan Dapat menyimpulkan kembali. menggeneralisasikan Dapat menginterpretasikan/ memberikan pertimbangan/ penilaian Cara Pengungkapan Pertanyaan/tugas/tes Pertanyaan/soal/tugas Tugas/persoalan/tes Tugas/menganalisis masalah Tugas/persoalan 6 Evaluasi Tugas/permasalahan. 1996). peristiwa. Di samping itu. c. No. Evaluasi. Penerapan. e. Baik tes objektif maupun tes esai yang berbentuk tertulis dan bermanfaat untuk mengukur semua tujuan pembelajaran. d. penilaian ranah kognitif ada enam gradasi.1. Pemahaman. a. mencakup kemampuan menganalisa apa yang dapat dimengerti menjadi lebih paham lagi. mencakup kemampuan menerima arti dan makna dari apa yang telah diterima.

dilakukan penyusunan model tes. sedangkan evaluasi tergolong perilaku tertinggi.. 2) Ketua kelas yang terpilih adalah Krisna.. setelah menentukan kisi-kisi soal PKn SD... 4) Krisna dipilih secara demokratis.. karena dipaksa atau tidak? 4) Memilih ketua kelas tidak dipaksa. Bentuk soal tes esei dan tes objektif aspek kognitif pada matapelajaran PKn di SD dideskripsikan pada bagian berikut. pengetahuan termasuk perilaku yang paling rendah.. berarti Krisna terpilih secara .. masih ingatkah anak-anak apa demokrasi ? 2) Pemilihan ketua kelas di kelas dua yang terpilih siapa? 3) Anak-anak memilih Krisna jadi ketua kelas. 8 Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan ... Mata pelajaran Standar Kompetensi Kelas/Semester Model Soal : PKn : Demokrasi : 2/2………. : Esai SOAL Jawab pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan benar! Dengarkan dengan baik apabila guru kalian membacakan pertanyaan di bawah ini! 1) Kemarin bu guru bercerita tentang demokrasi. Perlu Anda ketahui bahwa perilaku yang gradasinya paling tinggi menurut Bloom selalu diawali dari yang terendah lebih dahulu baru ke yang lebih tinggi. KUNCI JAWABAN 1) Demokrasi adalah bebas memilih ketua kelas tanpa dipaksa siapa pun.... Selanjutnya. Sebagai contoh.....Keenam jenis perilaku ini bersifat runtut. 3) Anak-anak memilih Krisna menjadi ketua kelas tanpa dipaksa.

mencakup kehidupan pribadi. Para pemuda yang mengikuti ikrar sumpah pemuda adalah…. Partisipasi. merupakan salah satu bagian dari tes non-kognitif. minat. berhubungan dengan kesediaan memperhatikan. a. Organisasi. mencakup penerimaan yang mengakui penilaian atu pendapat orang lain. ikut berpartisipasi dalam suatu kegiatan. c. b. dan perasaan. a) Yong dari Jawa dan Sumatra b) Yong dari Sulawesi dan Kalimantan c) Yong dari Nusa tenggara dan Irian d) Yong dari seluruh pelosok tanah air Model alat penilaian diatas sekedar contoh. Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan 9 . Perlu Anda ketahui bahwa Bloom menggradasikan ranah afektif menjadi lima tingkatan sebagai berikut. sehingga Anda silakan mengembangkan sendiri dengan menyesuaikan dengan kondisi sekolah Anda masing-masing. Hari sumpah pemuda diperingati setiap tanggal…. berhubungan dengan kesensitifan. Penilaian dan penentuan sikap. menganggap nilai dalam suatu skala penilaian yang digunakan sebagai pedoman untuk bertindak. mempertimbangkan sesuatu dengan detil. Pembentukan pola hidup. Sebagai contoh. Pengembangan Alat Penilaian Afektif Alat penilaian afektif. Penerimaaan. Domain afektif ini mencakup nilai. sikap. Sebagai contoh. atau disebut juga dengan tes afektif. e. a) 28 September b) 28 Oktober c) 28 Nopember d) 28 Desember 2. mencakup sistem nilai sebagai pedoman dan pegangan hidup.Mata pelajaran Standar Kompetensi Kelas/Semester Model Soal : : : : PKn Sumpah Pemuda 3/1 Pilihan Ganda/Objektif Tes SOAL Pilih salah satu jawaban yang dianggap paling benar! 1. Penilaian untuk domain ini relatif sulit. Misalnya. Misalnya. 3. d. kemampuan mengakui adanya perbedaan-perbedaan.

Dari kelima gradasi di atas juga dilaksanakan secara hierarkis.3 Kata Kerja dalam Domain Afektif dari Taksonomi Bloom 10 Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan . Kata kerja yang digunakan dalam domain afektif dapat Anda lihat pada tabel berikut. artinya gradasi kelima bisa dilakukan dengan baik apabila yang sebelumnya sudah. No Jenis Hasil Belajar Indikator-indikator 1 2 3 Penerimaan Partisipasi Penilaian sikap Cara Pengungkapan 4 5 Organisasi Pembentukan pola Bersikap menerima menyetujui Pernyataan/tes/ atau sebaliknya skala sikap Bersedia terlibat/partisipasi Tugas/observasi/tes memanfaatkan atau sebaliknya Memandang penting/bernilai Skala sikap/ berfaedah/ indah/harmonis/ Pernyataan kagum atau sebaliknya Mengakui/mempercayai/ Skala sikap/ meyakinkan atau sebaliknya tugas/ekspresif Melembagakan/membiasakan/ Skala sikap/ menjelmakan dalam pribadi dan tugas/ekspresif perilaku sehari-hari Tabel 3.

Mata pelajaran Standar Kompetensi Kelas/Semester Model Soal : PKn : Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) : 5/1 : Skala sikap/bertingkat (Rating Scale) SOAL Baca soal ini dengan teliti. Berikut contoh model tes afektif dengan bentuk skala sikap/bertingkat (rating scale) pada mata pelajaran PKn di SD. 5) NKRI perlu bangsa Indonesia krisis jati diri. KUNCI JAWABAN No.2 model penilaian skala sikap PKn SD Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan 11 . 2) NKRI tidak perlu karena bertentangan dengan OTODA. 4) NKRI perlu karena sesuai dengan Sila tiga Pancasila. kemudian pilih salah satu jawaban yang paling tepat! 1) NKRI cocok untuk Negara kepulauan seperti Indonesia.Kelima jenis perilaku dalam domain afektif ini bersifat runtut. Sangat Tidak Suka 1 2 V 3 4 5 Tidak Suka Biasa Suka V Sangat Suka V V V Tabel 3. maka perlu dipertahankan. 3) NKRI tidak perlu karena tidak mendidik bangsa tidak mandiri.

bertamu ke rumah orang. Kesiapan. mencakup kemampuan penempatan diri dalam gerakan jasmani dengan rohani. Persepsi. pemilahan anak yang rajin dengan yang tidak rajin. teman. Ketujuh jenis perilaku tersebut dapat Anda cermati pada ulasan berikut ini. mencakup kemampuan melakukan gerakan sesuai dengan contoh dari guru. Gerakan terbimbing. c. dan beri tanda cek (V). No. b. yang nilai rapornya baik dengan yang kurang. Dalam PKn misalnya mengamati perilaku seseorang.3 model penilaian skala bertingkat (rating scale) 4.Mata pelajaran Standar Kompetensi Kelas/Semester Model Soal : : : : PKn Menghargai Keputusan Bersama 5/2 Skala sikap/bertingkat (Rating Scale) SOAL Pilih salah satu jawaban yang cocok dengan pilihanmu. Perilaku Aminah dalam mematuhi keputusan bersama menjalankan peraturan sekolah. 1 2 3 4 5 Perilaku Datang ke sekolah sebelum bel berbunyi Membuat surat jika tidak masuk sekolah Tidak menyontek waktu tes berlangsung Mengucap salam setiap ketemu guru Bermain di halaman sekolah Sedang V V V V V Baik Baik sekali Tabel 3. Misalnya. Dalam pembelajaran PKn misalnya guru memberi contoh/ suri tauladan cara mengucap salam yang baik jika ketemu saudara yang lebih tua. 12 Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan . mencakup kemampuan memilah-milah hal-hal secara khas setelah menyadari adanya perbedaan. 1 2 3 4 5 Perilaku Datang ke sekolah sebelum bel berbunyi Membuat surat jika tidak masuk sekolah Tidak menyontek waktu tes berlangsung Mengucap salam setiap ketemu guru Bermain di halaman sekolah Sedang Baik Baik sekali KUNCI JAWABAN No. a. Pengembangan Alat Penilaian Psikomotor Ranah psikomotor terdiri dari tujuh jenis perilaku.

mencakup kemampuan berperilaku yang disesuaikan dengan sikap dasar yang dimilikinya sendiri. Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan 13 . Gerakan yang terbiasa. ini sudah tidak usah dibimbing sudah biasa dilakukan . mencakup kemampuan memberi salam pada guru sebelum masuk kelas. Penyesuaian pola gerakan. sedangkan perilaku kreativitas paling tinggi. norma dan moral untuk membentuk karakter warga negara yang baik yaitu warga negara yang tahu mau dan sadar akan hak dan kewajibannya. Ketujuh jenis perilaku tersebut mengandung urutan taraf keterampilan yang berangkaian dan bersifat runtut. Kata kerja yang digunakan dalam domain afektif dapat Anda lihat pada tabel berikut. mencakup kemampuan melakukan sikap moral cara membantu teman yang membutuhkan bantuan dengan sikap yang menyenangkan. f.4 Kata Kerja dalam Domain Psikomotor dari Taksonomi Bloom Dalam pembelajaran PKn SD tabel tersebut disesuaikan dengan karakteristik dan tujuan dari PKn sendiri. Gerakan kompleks. menyesuaikan diri dengan hal-hal yang baru. g. e. yaitu menanamkan nilai. Perlu Anda ketahui bahwa perilaku yang gradasinya paling tinggi. trampil dan cekatan. Misal cara bergaul dengan teman yang menyenangkan. No Jenis Hasil Indikator-indikator Belajar 1 Persepsi Dapat menyiapkan diri 2 Kesiapan Dapat menirukan 3 Gerakan terbimbing Dapat berpegang pada pola 4 Gerakan terbiasa Menjadi lincah dan lancar 5 Gerakan kompleks Dapat mengatur kembali 6 Penyesuaian Dapat menciptakan pola 7 Kreativitas Menjadi kreatif dan cekatan Cara Pengungkapan Tugas/observasi/tindakan Tugas/observasi/tes/tindakan Tugas/observasi Tugas/tes/tindakan Tugas/tindakan Tugas/observasi Tugas/observasi Tabel 3. akan tercapai setelah siswa melalui perilaku-perilaku rendah di bawahnya terlebih dulu.d. Kreativitas. teman jatuh dengan sikap yang penuh keiklasan dan menyenangkan. mencakup kemampuan mengadakan penyesuaian dengan lingkungan. cara menolong teman yang sakit. Siswa akan mampu berkreativitas kalau ia telah mampu melalui gradasi pertama (perilaku persepsi) sampai gradasi keenam (penyesuaian pola gerakan) dengan baik. menurut Bloom. Perilaku persepsi bergradasi paling rendah.

B. Sebut dan jelaskan bagaimana prinsip-prinsip penilaian portofolio dalam pembelajaran PKn SD! 3. (b) keberhasilan bersama dalam mengumpulkan bahan dan hasil penilaian (confidentiality). Lari cepat karena mencari kendaraan untuk dipasrahkan pada orang agar dibawa ke dokter. Setiap guru kelas selalu dihadapkan pada penyusunan soal di kelasnya. yaitu (a) saling mempercayai antara guru dengan siswa (mutual trust). Mengukur sikap murid SD ternyata cukup sulit.Berikut contoh model tes psikomotor dengan bentuk tes unjuk kerja (performance) pada matapelajaran PKn di SD. D.model penilaian dari tiga domain tersebut perlu segera dikembangkan dan di aplikasikan dalam pembelajaran PKn di SD. Lari cepat untuk mengantarkan ke rumah sakit. Susunlah satu contoh model tes afektif yang dapat untuk mengukur perubahan sikap/tingkah laku anak! 4. Menurut hasil penelitian sebagian besar guru-guru kurang paham dengan cara mengaplikasikan model penilaian afektif dan psikomotor. Lari cepat untuk menghubungi polisi 14 Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan . Latihan Soal Untuk memantapkan pemahaman Anda terhadap materi pengembangan model penilaian PKn SD coba kerjakan latihan di bawah ini! 1. Sebut dan jelaskan bagaimana cara menyusun tes kelas yang baik menurut pendapat Gronlund! Rambu-Rambu Jawaban 1. (d) kepuasan terhadap bukti prestasi (satisfaction). padahal saat itu Anda harus segera masuk ke kelas untuk melaksanakan UAS. agar tidak over kognitif. Oleh karena itu model. Ada lima prinsip yang perlu diperhatikan dalam penggunaan portofolio. Ada beberapa prisip penilaian dalam menyusun tugas portofolio. 2. apa yang akan Anda lakukan? A. Nilai rapor di SD/MI pada umumnya lebih menekankan pada hasil tes kognitif Jelaskan mengapa nilai kognitif dan psikomotor tidak dijadikan bahan pertimbangan? 2. Contoh soal: Jika ada seorang anak tertabrak mobil. dan (e)sesuai dengan bahan yang dihimpun (relevance) 3. C. sehingga nilai rapor hanya diambilkan dari aspek kognitif saja. (c) milik bersama antara guru dan siswa (joint ownership). Lari cepat karena takut terlambat UAS.

Rangkuman • Penilaian PKn tidak hanya ditekankan pada domain kognitif saja. dan sadar akan hak dan kewajibannya.4. Cara menyusun tes yang baik menurut Gronlund adalah.. melainkan lebih ditekankan pada domain afektif tanpa meninggalkan domain kognitif dan psikomotor. dan sumatif dengan titik tekan pada domain kognitif saja. Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan 15 . yaitu warga negara yang tahu. kognitif. Bahasanya bahasa baku. • Penilaian PKn di sekolah dasar hendaknya ditekankan pada nilai rata-rata afektif. dan psikomotor secara menyeluruh sehingga sesuai dengan tujuan PKn itu sendiri. Berorientasi pada tujuan yang diinginkan D.. Dengan model penilaian seperti tersebut. Menentukan langkah-langkah dasar seperti di jelaskan dalam buku ajar C. A. terampil. Penyusunan model penilaian PKn ini kiranya perlu disosialisasikan kepada guru-guru SD dan guru-guru MIS.. mau. diharapkan kelak menjadi warga negara yang cerdas. diharapkan warga negara Indonesia menjadi warga negara yang baik. Menyusun kisi-kisi soal B. dan berbudi pekerti luhur. karena pada umumnya guru-guru tersebut masih melaporkan nilai PKn dalam buku rapot dengan sekedar menekankan pada nilai rata-rata tes formatif. sub-sumatif.. Di samping itu.

4. catatlah konsep-konsep utama dan kata-kata kunci yang ada dalam bacaan tersebut. Baca dan pahamilah uraian materi yang ada dalam topik bacaan-bacaan yang dianjurkan 2. Ambil tes buatan guru mata pelajaran PKn. Bila anda telah menjawab seluruh soal latihan sesuai dengan soal latihan sesai dengan bacaan tersebut silahkan lanjutkan ke unit berikutnya 16 Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan . Buatlah rangkuman materi bahasan dari sejumlah topik bacaan yang dianjurkan. afektif dan psikomotor. Perhatikan bahwa petunjuk jawaban latihan hanya digunakan sebagai rambu-rambu dalam menjawab soal. 1. Coba rancang alat penilaian matapelajaran PKn SD untuk kelas I sampai 6 yang berisi tentang penilaian Kognitif. Kerjakan soal-soal latihan yang disediakan. 2. selanjutnya jabarkan jawaban anda sesuai dengan uraian materi yang ada dalam topik yang dianjurkan. afektif dan psikomotor Tindak Lanjut Untuk memudahkan anda dalam mempelajari bahasan ini lakukanlah langkah berikut. 3. coba analisis soal tersebut dan kelompokkan soal-aoal yang mengukur kemampuan kognitif.Penugasan 1.

D. Suharsimi. Djahiri. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Yogyakarta: Bina Aksara. 1993. Nomor 1. Ruminiati. 34. Ahmad Kosasih. Pengembangann model penilaian PKn SD. Udin Syarifudin. Winataputra.1991. Abdul Azis. Model Belajar Mengajar Bidang Studi PMP dan Pendidikan IPS. Feczel. Evaluasi Hasil Belajar PMP. Mei 2001 Wahab. Jakarta: Depdikbud. Nilai Moral dan Pendidikan Nilai Moral. Inisiasi Pendidikan Kewarganegaraan 17 . 2001.Daftar Pustaka Arikunto. Malang: Jurnal Sekolah DasarTahun 10. 1992. Bandung: LPPMP IKIP Bandung. Towaed A Confluent Taxono My of Cognitive. J. 1984. and Psychomotor Abilities in Communication. 1985. Bandung: Jurusan PMP/Kn. Menelusuri Dunia Affective.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful