Sejarah PKS Pada 20 April 1998 PKS berdiri dengan nama awal Partai Keadilan (disingkat PK) dalam sebuah

konferensi pers di Aula Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. Presiden (ketua) partai ini adalah Nurmahmudi Isma'il.

Pada 20 Oktober 1999 PK menerima tawaran kursi kementerian Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) dalam kabinet pemerintahan KH Abdurrahman Wahid, dan menunjuk Nurmahmudi Isma'il (saat itu presiden partai) sebagai calon menteri. Nurmahmudi kemudian mengundurkan diri sebagai presiden partai dan digantikan oleh Hidayat Nur Wahid yang terpilih pada 21 Mei 2000. Pada 3 Agustus 2000 Delapan partai Islam (PPP, PBB, PK, Masyumi, PKU, PNU, PUI, PSII 1905) menggelar acara sarasehan dan silaturahmi partai-partai Islam di Masjid Al-Azhar dan meminta Piagam Jakarta masuk dalam Amandemen UUD 1945. Akibat UU Pemilu Nomor 3 Tahun 1999 tentang syarat berlakunya batas minimum keikut sertaan parpol pada pemilu selanjutnya (electoral threshold) dua persen, maka PK harus merubah namanya untuk dapat ikut kembali di Pemilu berikutnya. Pada 2 Juli 2003, Partai Keadilan Sejahtera (PK Sejahtera) menyelesaikan seluruh proses verifikasi Departemen Kehakiman dan HAM (Depkehham) di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (setingkat Propinsi) dan Dewan Pimpinan Daerah (setingkat Kabupaten/Kota). Sehari kemudian, PK bergabung dengan PKS dan dengan penggabungan ini, seluruh hak milik PK menjadi milik PKS, termasuk anggota dewan dan para kadernya. Dengan penggabungan ini maka PK (Partai Keadilan) resmi berubah nama menjadi PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Setelah Pemilu 2004, Hidayat Nur Wahid (Presiden PKS yang sedang menjabat) kemudian terpilih sebagai ketua MPR masa bakti 2004-2009 dan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden PK Sejahtera. Pada Sidang Majelis Syuro I PKS pada 26 - 29 Mei 2005 di Jakarta, Tifatul Sembiringterpilih menjadi Presiden PK Sejahtera periode 2005-2010. Seperti Nurmahmudi Isma'il dan Hidayat Nur Wahid disaat Tifatul Sembiring dipercaya oleh Susilo Bambang Yudhoyono Presiden Indonesia ke 6 sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika. Maka estafet kepemimpinan pun berpindah ke Luthfi Hasan Ishaq sebagai pjs Presiden PK Sejahtera. Pada Sidang Majelis Syuro PKS II pada 16 - 20 Juni 2010 di Jakarta, Luthfi Hasan Ishaq terpilih menjadi Presiden PK Sejahtera periode 2010-2015.

VISI DAN MISI PKS Visi Indonesia yang dicita-citakan Partai Keadilan Sejahtera adalah: Terwujudnya Masyarakat madani yang adil, sejahtera, dan bermartabat Masyarakat Madani adalah masyarakat berperadaban tinggi dan maju yang berbasiskan pada: nilai-nilai, norma, hukum, moral yang ditopang oleh keimanan; menghormati pluralitas; bersikap terbuka dan demokratis; dan bergotong-royong menjaga kedaulatan Negara. Pengertian genuin dari masyarakat madani itu perlu dipadukan dengan konteks masyarakat Indonesia di masa kini yang merealisasikan Ukhuwwah Islamiyyah (ikatan keislaman), Ukhuwwah Wathaniyyah (ikatan kebangsaan) dan Ukhuwwah Basyariyyah (ikatan kemanusiaan), dalam bingkai NKRI. Perjuangan untuk mewujudkan masyarakat madani, baik secara struktural maupun kultural, sebagai bagian dari dakwah dalam maknanya yang historik, positif dan obyektif bagi umat Islam dalam bingkai NKRI adalah bagian dari upaya merealisasikan tujuan didirikannya PK Sejahtera sebagaimana dicantumkan dalam Anggaran Dasar PK Sejahtera. Masyarakat Madani sebagai warisan Sunnah Nabawiyah adalah komunitas yang hadir melalui perjuangan yang dipimpin langsung Rasulullah Saw dengan bingkai Piagam Madinah. Piagam Madinah diakui oleh para para pakar studi Islam dari kalangan Muslim atau Non-Muslim sebagai konstitusi tertua di dunia yang sangat modern dan menghadirkan fakta historis tentang pengelolaan negara berbasiskan pada prinsip hukum, moral, dan gotong-royong menjaga kedaulatan negara. Piagam itu juga menghormati pluralitas dan merealisasikan Ukhuwwah Islamiyyah, Ukhuwwah Wathaniyyah dan Ukhuwwah Basyariyyah sekaligus. Sebagai basis lain berdirinya Masyarakat Madani, Rasulullah telah menegaskan pentingnya melaksanakan nilai-nilai fundamental yang disampaikan secara terbuka, ketika pertama kali menginjakkan kaki di tanah Madinah sesudah hijrah dari kota Mekkah. Nilai-nilai itu bisa disebut sebagai “Manifesto berdirinya Masyarakat Madani” yang antara lain menetapkan: prinsip memanusiakan manusia dan melibatkan mereka secara keseluruhan dalam risalah dakwah, apapun latar belakangnya; ajakan untuk menyebarluaskan budaya hidup yang aman dan damai; mengokohkan sikap solidaritas sosial dan menguatkan semangat silaturrahim; serta mewujudkan manusia yang seutuhnya dengan menguatkan kedekatan kepada Allah Swt. Aktualisasi nilai-nilai fundamental itu menjadi dasar kehidupan bermasyarakat dan bernegara sangatlah positif, bahkan terbukti dalam sejarah Indonesia telah berhasil menggelorakan semangat umat Islam untuk terlibat aktif menghadirkan kebangkitan nasional dengan puncaknya Proklamasi Kemerdekaan NKRI (1945) dan selanjutnya hadir gelombang Reformasi (1998). Islam memang telah masuk ke Indonesia secara damai sejak abad pertama Hijriyah, dan berinteraksi secara dinamis, konstruktif dan positif dengan beragam realita yang sudah ada di Nusantara, baik ideologi, kultural, sosial budaya, profesi politik dan lainnya, dengan semangat agama dakwahnya yang Rahmatan Lil Alamiin, jadilah Islam sebagai agama yang menyebar di Seluruh Nusantara bahkan menjadi agama yang dianut oleh mayoritas bangsa Indonesia. Sejarah Indonesia pun telah mencatat berdirinya beragam kerajaankerajaan Islam dan hadirnya budaya dan tradisi ke-Islam-an yang tetap hidup dan bahkan menjadi kontribusi yang cerdas sampai hari ini sekalipun. Islamisasi secara kultural seperti tersebut di atas juga mempunyai pijakan historiknya dalam

Memisahkan umat Islam yang merupakan mayoritas penduduk Indonesia dari keterlibatan dalam kehidupan berpolitik dan bernegara adalah hal yang mustahil dan absurd bahkan ahistoric. kemudian mengaktualisasikannya dalam konteks Keindonesiaan kontemporer dengan segala peluang dan tantangannya. agar dapat hadirlah Masyarakat Madani yang dicitakan itu. serta Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Karenanya perjuangan Islamisasi secara struktural tetap harus menghadirkan alternatif solusi yang lebih baik dan sikap adil dan bijaksana terhadap nonMuslim maupun yang berbeda latar organisasi politik dengan PK Sejahtera. agar ajaran agama dapat terwujud juga pada lingkungan masyarakat. Sementara itu Islamisasi secara struktural dilakukan melalui jalur politik. keluarga. Bung Karno telah dengan tegas mempersilahkan umat Islam untuk memperjuangkan ideologi dan aspirasinya melalui lembaga Parlemen. seperti hadirnya wayang. Politik berguna untuk mendekatkan perjuangan kaum Muslimin dalam menjalankan kehidupan serta mendakwahkan kebudayaannya serta solusi-solusi kreatif yang dimilikinya agar mereka dapat mewujudkan nilai-nilai Islami itu sesudah pada tingkat kehidupan individual. menjunjung moralitas. maupun Legislasi dengan membuat undangundang. Ia adalah pengejawantahan kongkret dari Syumuliyyatul Islam dan risalahnya yang Rahmatan Lil Alamin.konteks Indonesia. Baik melalui aktifitas kontrol. peraturan pemerintah maupun kebijakan publik lainnya. menghadirkan masyarakat yang dinamis dan bersemangat untuk ber-silaturrahim dan ber-ta’awun untuk mewujudkan Ukhuwwah Islamiyyah. dan karenanya umat pun dapat melaksanakan ajaran agama dan menghadirkan Syariah Islam yang Rahmatan Lil Alamin. proporsional dan demokratis. bahkan tidak sesuai dengan prinsip dasar berdemokrasi konstitusional seperti yang tertera di dalam UUD NRI 1945. asal-usul maupun profesi untuk disinergikan bagi hadirnya masyarakat yang saling menghormati. Ukhuwwah Wathaniyyah dan Ukhuwwah Basyariyyah. gotongroyong dan bersatu padu bela kedaulatan negara. menegakkan hukum. PK Sejahtera sebagai Partai Dakwah akan berjuang secara konstitusional. batik. Dan umat pun memang telah dan akan terus secara rasional-objektif-konstitusional berjuang melalui jalur politik sehingga dapat turut serta menghadirkan kemerdekaan Republik Indonesia. mengkoreksi kezhaliman dan mendakwahkan amal sholeh. Agar Masyarakat Madani dapat diwujudkan. memperjuangkan keadilan. saling menguatkan. baik dalam lingkup . Dalam konteks ini maka pilihannya bukan negara Islam yang menerapkan Syariah atau negara sekuler yang menolak Syariah. sangat penting untuk merujuk pada faktor-faktor utama yang dulu menjadi pilar kokoh dan telah sukses menghadirkan Masyarakat Madani seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang secara positif dan konstruktif menerima dan menghormati asas pluralitas baik karena faktor suku. menggagalkan kudeta PKI yang akan menggantikan ideologi negara dengan Komunisme. agar hadirlah hasil perjuangan yang betul-betul dapat merealisasikan cita-cita berdirinya NKRI dan hadirnya era Reformasi. Karenya agenda ini tentu tidak dimaksudkan untuk menghadirkan konflik budaya apalagi pembenaran terhadap stigma Islam yang dihubungkan dengan ke-Arab-an apalagi terorisme. Islam memang tidak dapat dipisahkan dari politik sebagai bentuk dari pengamalan Syuro. tapi yang kita inginkan adalah negara Indonesia yang merealisasikan ajaran agama yang menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur dan universal. melalui perjuangan konstitusional dan demokratis. dan kemudian turut menghadirkan era Reformasi dan lain-lain. serta mengacu pada prinsip konstitusional. maupun ragam budaya yang diwariskan oleh para Wali Songo. agama. Karenanya wajar saja bila pada masa awal pembentukan NKRI ini. organisasi bahkan pada penyelenggaraan kehidupan bernegara.

Caranya. berdaulat dan bermartabat.” Konsekuensinya. merugikan orang lain. Partisipasi politik secara sinergis dapat merealisasikan tugas ibadah. sedangkan keadilan itu cahaya. sehingga tampil kekuatan baru untuk membangun Indonesia menjadi negeri yang relijius. sejahtera. generasi muda. petani. Keseimbangan hidup merupakan buah dari kemampuan seseorang dalam memenuhi tuntutan-tuntutan dasar seluruh dimensi dirinya (ruh. terhadap keluarga. aman. sikap berlebih-lebihan. Semenetara itu. Melalui musyarakah (partisipasi politik) yang aktif seperti itu akan hadir pemimpin negeri serta wakil rakyat yang betul-betul bersih. dan kesewenangwenangan harus menjadi bagian dari ideologi Islam. Maka. Islam memandang nilai keadilan dan HAM melekat dengan penciptaan manusia. Oleh sebab itu. kebencian. Situasi-situasi psikis dan sosiologis manusia. Itulah sikap moderat. sesuai dengan fitrahnya. kewajiban menegakkan keadilan dan menumbangkan segala bentuk kezaliman. agar dapat memberdayakan komponen mayoritas bangsa Indonesia. dan sosial-budaya ditempatkan secara proporsional dalam ukuran yang pas dan seimbang. suatu keseimbangan yang terhindar dari jebakan dua kutub ekstrem: mengurangi dan melebihi (ifrath dan tafrith). dengan mempercepat realisasi target PK Sejahtera dari “partai kader” menjadi “partai kader berbasis massa yang kokoh”. Islam ditegaskan sebagai agama fitrah kemanusiaan. buruh. setiap individu dapat memerankan dirinya sebagai makhluk moral yang merdeka dalam memilih dan berkehendak. diskriminasi. penindasan. mereka yang bertindak adil dalam pemerintahan. memerlukan nilai-nilai keadilan. Kezaliman itu kegelapan. suatu keseimbangan yang terhindar dari jebakan dua kutub ekstrem. keadilan menjadi tonggak utama bangunan masyarakat. Sebab. ekonomi. Itu sebabnya keseimbangan yang sempurna di antara kualitas-kualitas moral yang tampak bertentangan hanya mungkin diwujudkan dengan keadilan. Para cendekiawan muslim melukiskan sikap itu dengan istilah moderasi. Sebuah hadits Nabi Saw menyebutkan: ”Sesungguhnya orang-orang yang berbuat adil itu kelak di sisi Allah Swt berada di atas mimbar-mimbar cahaya. dengan tegaknya keadilan di tengah-tengah situasi kemanusiaannya. yaitu kalangan perempuan. Tuhan Yang Mahakuasa menciptakan manusia dalam keadaan adil dan seimbang. dengan memaksimalkan peran berpolitiknya demi terwujudnya Masyarakat Madani dalam bingkai NKRI. tidak melewati batas. Adil adalah kondisi dimana entitas dan kualitas kehidupan baik pembangunan politik. dan terhadap bawahan mereka. adil. dan jasad). Yaitu. akal. baik dalam struktur ataupun perilaku manusia.kultural maupun struktural. Selain itu. fungsi khalifah dan memakmurkan kehidupan. para ulama menegaskan nilai keadilan sebagai kebaikan yang paling sempurna. Posisi keadilan dalam kehidupan manusia dan alam semesta amat fundamental. Itulah pangkal kesejahteraan dalam maknanya yang sejati. setiap ketidakadilan dan kezaliman harus dipandang sebagai tindakan dosa dan kejahatan terhadap manusia dan kemanusiaan. Manusia. peduli dan profesional. sesuai dengan makna asasi keadilan ('adalah) yang berasal dari akar yang sama dengan kata keseimbangan (i`tidal). apapun agama dan keyakinan yang mereka anut. Semangat ini harus mewarnai setiap aksi dan menjadi pola perjuangan otentik manusia sepanjang sejarahnya. Keadilan adalah nilai yang bersifat intrinsik. baik secara . hukum. Kesejahteraan paripurna akan melahirkan kebahagiaan hakiki. sehingga bangsa dan rakyat Indonesia dapat menikmati karunia Allah berwujud NKRI yang maju dan makmur. Wujud konkret nilai-nilai keadilan pada dalam aspek kemanusiaan adalah sikap "pertengahan" yang telah menjadi salah satu kekhususan umat Islam dan telah menjadi karakteristik metodologi Islam dalam menyelesaikan berbagai persoalan hidup. nelayan dan pedagang.

di tengah dinamika meraih kemajuan ekonomi. Oleh karena itu. Dalam konteks ini. United Nation. Pengutamaan ini harus menjadi kebijakan yang dipatuhi bersama. baik secara individual maupun kolektif.individual maupun kolektif. Aman adalah situasi kemanusiaan yang terbebas dari rasa takut. secara psikis sejahtera. Ekonomi yang maju ialah kondisi yang dibangun di atas kesadaran adanya misi peradaban untuk kesejahteraan manusia. Sejahtera secara standar berarti aman dan makmur. agar manusia dapat memfungsikan dirinya sebagai hamba dan khalifah Allah. keterpeliharaan moralitas manusia. Kesejahteraan tidak mencerminkan jumlah alat pemenuhan kebutuhan. kelestarian lingkungan (environmental prudence). tetapi keseimbangan antara kebutuhan dan sumber pemenuhannya. dan kelestarian alam semesta menjadi patokan utama pembangunan bangsa. dan hedonistik-materialistik harus dapat diminimalisasi. Karena. Firman Allah Swt menegaskan. bertanggungjawab menegakkan keadilan dalam seluruh dimensi kehidupan. . akal. bahkan umat manusia. karena itu. keseimbangan kemajuan ekonomi. “Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram. Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan. konsumtivisme. Kesejahteraan dalam artinya yang sejati adalah keseimbangan hidup yang merupakan buah dari kemampuan seseorang memenuhi tuntutan-tuntutan dasar seluruh dimensi dirinya (ruh. kemajuan ekonomi harus benarbenar dapat dinikmati oleh seluruh komponen bangsa. pembangunan ditujukan bukan untuk kemajuan materi saja. Kesejahteraan seperti itu yang akan melahirkan kebahagiaan hakiki bagi bangsa Indonesia. Sejahtera mengarahkan pembangunan pada pemenuhan kebutuhan lahir dan batin. Ekonomi berkeadilan yang mencitakan kesejahteraan untuk semua warga akan terlepas dari penyimpangan moral (moral hazard) akibat tindak kezaliman terhadap sesama manusia maupun tindakan eksploitatif yang merusak alam. berbagai bentuk kezaliman. disebabkan apa yang selalu mereka perbuat. maka penyimpangan etika. kesatuan ekonomi nasional. guna menjamin hak-hak ekonomi semua pihak dan menghindari dominasi satu pihak terhadap pihak lain. Hanya dengan sistem perekonomian yang berkeadilan terwujudnya pembangunan yang berkesinambungan (sustainable development) yang menjamin kesetaraan sosial (social equity). rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat. dan efisiensi ekonomi (economic efficiency). Prinsip itu menyetarakan peran kapital (modal) dan usaha (buruh) serta berbasis ekonomi pasar yang memberi kesempatan berkompetisi secara adil. al-Nahl 16: 112). tetapi (penduduk)-nya mengingkari nikmat-nikmat Allah. bahkan menghilangkan. Semua itu tidak lain merupakan cita-cita bersama umat manusia sedunia (Our Common Future. sedangkan makmur adalah situasi kemanusiaan yang terbebas dari rasa lapar. secara adil. secara fisik sejahtera. kemandirian. perilaku eksploitatif." (QS. 1987). . Kesejahteraan menuntut pengelolaan ekonomi berbasis sektor riil yang menitikberatkan pada kesempatan berusaha di sektor riil bukan semata sektor finansial. melainkan juga demi tetap terpeliharanya sifat asasi dan martabat seluruh manusia. dan jasad). Memprioritaskan kepentingan umum dan kemaslahatan bersama harus dilakukan di atas keuntungan pribadi dan kelompok. Atas dasar itu perlu ditegakkan prinsip penyatuan moralitas dan etik dalam seluruh aktivitas ekonomi guna meminimalisasi. World Comittee for Environment and Development. Pada titik itu.

politik. Hak-hak ini merangkumi semua hak-hak individual dan sosial manusia Indonesia yang bermartabat. keturunan. yakni perlindungan atas: agama. etos kerja dan akhirnya bermuara pada produktivitas dan kreativitas. harta dan keturunan. Oleh sebab pluralitas kebudayaan merupakan realitas yang melekat dalam sebuah bangsa. serta manfaat dari sumbersumber daya alam dan kekayaan negara dapat dinikmati oleh semua elemen masyarakat. dan tidak didikte oleh bangsa lain.Bermartabat menuntut bangsa Indonesia untuk menempatkan dirinya sejajar dengan bangsabangsa lain di dunia. Dari sana muncul rasa bangga pada diri sendiri dan penghormatan dari bangsa lain. daripada dengan sistem tirani yang zalim. mentalitas. yang seluruh komponennya bekerja sama dalam kebaikan. ekonomi. budaya maupun profesi. seharusnya dilihat sebagai suatu kekayaan yang patut dikelola dengan penuh keadilan bagi bangsa yang bermartabat. jiwa. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk berlaku adil kepada setiap komunitas atau bangsa dengan cara menghargai kebudayaannya. Dalam konteks Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim. Kreativitas bangsa yang tinggi dapat mewujud dalam karya-karya adiluhung dalam berbagai bidang yang tak ternilai. Semua itu adalah kondisi yang kita citakan sekaligus. masyarakat. Kewajiban individu untuk menegakkan keadilan harus dipandang sebagai prosedur regulatif bagi tindakan sosial dan etik. baik dalam aspek sosial. Untuk itu semua warga negara dapat mengambil peran dalam membangun negara sehingga menjadi masyarakat madani berdaya dan berkeadilan. Itulah masyarakat Indonesia yang relijius. kehidupan sosial manusia di muka bumi akan lebih tertata dengan sistem sosial yang berkeadilan walau masih disertai suatu perbuatan dosa. dan saling bersinergi. Pluralitas sebagai karunia Tuhan. sehingga akhirnya menghasilkan keadilan sosial yang efek kebaikannya akan dirasakan bersama. akal. dan tumbuhnya sikap saling menghargai serta kearifan di kalangan masyarakat. Dalam waktu yang sama ia harus melaksanakan segala sesuatu yang menjadi tanggungjawab sosialnya dalam rangka merealisasikan keadilan menyeluruh dalam kehidupan. entitas. memperoleh jaminan sosial secara proporsional. Martabat muncul dari akhlak dan budi pekerti yang baik. Martabat memunculkan rasa percaya diri yang memungkinkan kita berdiri sama tegak. Hal itu mensyaratkan pandangan keagamaan yang lebih menekankan aspek substansial yang universal daripada simbolik. Islam dapat tampil memberikan model masyarakat yang bisa mempertemukan nilainilai keislaman dengan pluralitas budaya lokal dan sekaligus aspirasi kemodernan dalam sebuah rumah besar bernama Indonesia. masyarakat yang tidak mudah dipatronisasi oleh kekuatan manapun. kondisi kehidupan berdakwah yang diharapkan. Setiap individu mendapat hak-hak sosialnya secara penuh dan utuh. tolong-menolong dalam mensejahterakan masyarakat dan . maka secara budaya dan agama. dan faktor bawaan lainnya. masyarakat madani. Substansi keadilan sosial ialah terciptanya suatu masyarakat yang di dalamnya tidak ada lagi pihak yang dinafikan kebutuhan dasarnya. Sebab. yang bermuara pada terjaminnya manusia dalam memenuhi lima kebutuhan primer hidupnya. Bangsa yang bermartabat adalah bangsa yang mampu menampilkan dirinya. maka perlu kearifan dalam memandang dan menyikapnya. Tegaknya keadilan sosial akan mewujudkan masyarakat yang egaliter dan menghargai orang berdasarkan keutamaan dan prestasinya. efektif. baik itu terkait dengan ras. Dalam kerangka itulah kita memandang dan menyikapi pluralitas kebudayaan hingga pada akhirnya dapat memperkaya kebudayaan nasional menjadi satu sistem yang indah. bukan pada etnisitas. atau komunitas. maupun budaya secara elegan sehingga memunculkan penghormatan dan kekaguman dari bangsa lain.

Kaum muda mempunyai peran strategis sebagai pelopor peradaban untuk perbaikan. mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut menjaga ketertiban dunia. demikian pula para ulama. Menumbuhkan kepemimpinan yang kuat. Menegaskan kembali sikap bebas dan aktif dalam mengupayakan stabilitas kawasan dan perdamaian dunia berdasarkan prinsip kesetaraan. Setiap kelompok mengembangkan budaya demokrasi produktif. serta penataan jumlah pegawai negeri dan memfokuskannya pada posisi fungsional. kaum profesional mengisi kabinet. lakilaki bahu membahu dengan perempuan. dan efisien. cendekiawan dan budayawan berdiri di garda depan peradaban bangsa. Para pengusaha menjadi berkah bagi negara dan rakyat. . dan bekerjasama secara setara bagi kemajuan bangsa. Mendorong penyelenggaraan sistem ketatanegaraan yang sesuai dengan fungsi dan wewenang setiap lembaga agar terjadi proses saling mengawasi. masyarakat dengan budaya khas takwa. dan intelektualitas. Masyarakat madani merupakan model masyarakat berkeadilan. Prajurit dan perwira TNI dan Polri menjadi pengawal negara dan penjaga keamanan yang profesional. yang memiliki keunggulan moral. untuk membangun birokrasi yang bersih. dan orang-orang bijak yang pemberani menjaga benteng peradilan. saling menghormati. provinsi dan daerah. Mempelopori reformasi sistem politik.meningkatkan keimanan. Melanjutkan reformasi birokrasi dan lembaga peradilan dengan memperbaiki sistem rekrutmen dan pemberian sanksi-penghargaan. sejahtera dan bermartabat. mewujudkan kesejahteraan umum. Mengembangkan otonomi daerah yang terkendali serta berorientasi pada semangat keadilan dan proporsionalitas melalui musyawarah dalam lembagalembaga kenegaraan di tingkat pusat. Penegakan hukum yang diawali dengan membersihkan aparat penegaknya dari perilaku bermasalah dan koruptif. dan militer untuk berkomitmen terhadap penguatan demokrasi. kredibel. Suatu masyarakat dan bangsa yang dapat berdampingan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Misi yang diemban Partai Keadilan Sejahtera 1. yang mempunyai kemampuan membangun solidaritas masyarakat untuk berpartisipasi dalam seluruh dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Kami mencitakan Indonesia menjadi negara kuat yang membawa misi rahmat keadilan bagi segenap umat manusia. saling menguntungkan. peradilan. Para kritikus kreatif-konstruktif memenuhi parlemen. sebuah kekuatan yang menyebarkan rasa aman di hati rakyat tanpa harus kehilangan hak-hak politik yang wajar sebagai warga negara. dalam pluralitas kebudayaan. Kalangan perempuan menjadi saudara kaum lelaki. tatkala keragaman menjadi sumber dinamika bangsa. yang melindungi warganya. berinteraksi secara positif dengan semangat kebersamaan dalam kerangka persatuan dan kesatuan bangsa. kepribadian. pemerintahan dan birokrasi. dan penghormatan terhadap martabat kemanusiaan. agar bangsanya menjadi kontributor peradaban manusia dan buminya menjelma menjadi taman kehidupan yang tenteram dan damai. Indonesia yang kita citakan adalah masyarakat yang hidup penuh dengan kasih-sayang. yang tua menghargai yang muda. yang muda menghormati yang tua. Menggalang solidaritas dunia demi mendukung bangsa-bangsa yang tertindas dalam merebut kemerdekaannya. Mewujudkan kemandirian dan pemberdayaan industry pertahanan nasional. Masyarakat yang adil. yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama sesuai dengan fitrahnya.

Berbagai upaya. dan segala bentuk kriminalitas ekonomi yang dilakukan oleh penguasa modal dan sumber-sumber ekonomi lain untuk menjamin terciptanya kesetaraan bagi seluruh pelaku usaha. bukan hanya negara. dan sosial sehingga dapat beribadah kepada Allah SWT untuk membangun bangsa dan negara. Membangun sistem pendidikan nasional yang terpadu. Pemerintah yang berkuasa sebagai entitas politik adalah produk dari amanat rakyat. Semua itu dilaksanakan di atas landasan (filosofi) ekonomi egaliter yang akan menjamin kesetaraan atau valuasi yang sederajat antara (pemilik) modal dan (pelaku) usaha. pengusaha.2. akan mengantarkan rakyat pada posisi sejajar sebagai mitra pemerintah. pemerintah serta kerjasama internasional. monopoli. Agar roda pembangunan yang digerakkan rakyat (sektor swasta dan sektor ketiga) dapat terlaksana dengan baik. baik dalam aspek politis maupun ekonomis. dan menjamin pembatasan tindakan spekulasi. pertumbuhan bernilai tambah tinggi. yang merupakan lintas komponen dan aktor. Berbagai kekurangan di antara kedua sektor itu ditutupi oleh peran sektor ketiga. Terciptanya masyarakat sejahtera. mengurangi pengangguran. pemerintah sedapat mungkin mengambil fungsi minimalis menjadi fasilitator dan dinamisator melalui berbagai regulasi strategis. PK Sejahtera memandang partisipasi total masyarakat madani. Menuju pendidikan yang berkeadilan dengan memberikan kesempatan yang seluasluasnya bagi seluruh rakyat Indonesia. mental spiritual. kehutanan. maka pemerintah menyusun regulasi melalui seperangkat peraturan perundangan yang non-diskriminatif. Karenanya pemberdayaan masyarakat. 3. dengan cara mengoptimalkan anggaran kesehatan dan seluruh potensi untuk mendukung pelayanan kesehatan berkualitas. Menuju sehat paripurna untuk semua kelompok warga. etos kerja kokoh. Semua itu dilaksanakan dalam kerangk yang bersifat integral. komprehensif dan bermutu untuk menumbuhkan SDM yang berdaya saing tinggi serta guru yang professional dan sejahtera. disiplin kuat. yang dilaksanakan melalui langkah-langkah utama berupa pelipatgandaan produktifitas sektor pertanian. Dalam bingkai egalitarianisme. Mengembangkan seni dan budaya yang bersifat etis dan relijius sebagai faktor penentu dalam membentuk karakter bangsa yang tangguh. Sektor swasta adalah operator pembangunan utama. adalah sebuah keniscayaan dalam mengelola pembangunan. PK Sejahtera meyakini bahwa pembangunan merupakan hak sekaligus kewajiban masyarakat. kelompok masyarakat madani yang berbasis kompetensi. melalui pemberdayaan masyarakat yang dapat mewadahi dan membantu proses pembangunan berkelanjutan. sementara pemerintah mengambil peran regulasi. Mengentaskan kemiskinan. . peningkatan dayasaing industri nasional dgn pendalaman struktur & upgrading kemampuan teknologi. karena itu tidak boleh menciderai amanat untuk melayani semua warga dari manapun afiliasi sosial-politiknya. serta daya inovasi dan kreativitas tinggi. dan kelautan. dan pembangunan berkelanjutan. program dan kebijakan pemerintah secara prinsip adalah cerminan dari platform partai yang memenangkan Pemilu secara demokratis. dan pembangunan sektor-sektor yang menjadi sumber pertumbuhan baru berbasis resources & knowledge. Ketiga komponen negara ini adalah actor pembangunan nasional yang mesti bekerjasama secara egaliter tanpa ada upaya saling mendominasi. global dan universal menuju keadilan dan kesejahteraan. dan meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat melalui strategi pemerataan pendapatan. yang duduk satu meja bersama-sama untuk mencapai situasi saling menguntungkan. dengan visi sehat badan.

dalam rangka mewujudkan Indonesia yang adil. Sebagai wujud dari rasa tanggung-jawab politik PK Sejahtera bagi kehidupan bangsa dan negara. yakni politik.sejahtera dan bermartabat menjadi fasilitator dan dinamisator melaluiberbagai regulasi strategis. untuk turut serta berperan aktif sebagai bagian dari penyelesaian masalah bangsa. maka disusunlah Platform Kebijakan Pembangunan PK Sejahtera sebagai arah dan pedoman perjuangan bagi kader dan sekaligus komitmen politik partai. sejahtera dan bermartabat. Dengan demikian menjadi jelas posisi Platform Kebijakan Pembangunan PK Sejahtera ini dengan peran sektor pemerintah dalam pembangunan melalui berbagai regulasi yang digulirkannya. Platform ini terdiri dari tiga bidang besar.Gambar 5-1. perekonomian dan sosial-budaya yang saling terkait satu sama lain. sebagaimana yang dicitakan PK Sejahtera. . Komitmen politik ini adalah konsepsi kebijakan pembangunan yang akan diperjuangkan PK Sejahtera. Pemerintah dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil.

Orde Baru muncul pada tahun 1966 tetapi ternyata hanya merupakan sebuah perpanjangan tangan kekuasaan militer yang benih-benihnya sudah mulai bersemi pada masa Orde Lama. Setelah lepas dari penjajahan Belanda dan Jepang selama tiga setengah abad. ASAS. BAB 1 NAMA. Demokratisasi menjadi tulang punggung perjuangan tersebut yang mewadahi partisipasi masyarakat dalam keseluruhan aspeknya. Reformasi Nasional pada hakikatnya adalah sebuah kelanjutan dari upaya mencapai kemerdekaan. keadilan dan Sejahtera bagi bangsa Indonesia dari perjuangan panjang yang telah ditempuh selama berabad-abad.Gambar 5-2. PENDIRIAN. dibentuk sebuah partai politik yang akan menjadi wahana dakwah untuk mewujudkan cita-cita universal dan menyalurkan aspirasi politik kaum muslimin beserta seluruh lapisan masyarakat Indonesia. AD ART PKS Anggaran Dasar MUQADDIMAH Bangsa Indonesia telah menjalani sebuah sejarah panjang yang sangat menentukan dalam waktu lebih lima dekade ini dengan sebuah perjuangan yang berat dan kritis. Irisan tiga bidang platform kebijakan pembangunan PKSejahtera. KEDUDUKAN DAN LAMBANG PARTAI . Bertolak dari kesadaran tersebut. dengan Anggaran Dasar sebagai berikut. Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Kebangkitan ini berjalan hingga tahun 1959 ketika upaya untuk membangun bangsa yang demokratis dan sejahtera mengalami kebuntuan dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang menandai awal diktatorisme di Indonesia. Pada tanggal 21 Mei 1998 bangsa Indonesia mengukir kembali harapannya untuk hidup dalam suasana yang mampu memberi harapan ke depan dengan digulirkannya Reformasi Nasional yang didorong oleh perjuangan mahasiswa dan rakyat.

Membina masyarakat Indonesia menjadi masyarakat Islami. Pusat Partai berkedudukan di ibu kota negara Republik Indonesia. tanggal 9 Jumadil Ula 1423 H bertepatan dengan tanggal 20 April 2002 M. sejahtera dan berwibawa . 4. Membangun sistem kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Di bagian atas tertulis PARTAI KEADILAN dan bagian dalam kotak Ka'bah tertulis SEJAHTERA berwarna kuning emas. Bab 2 TUJUAN DAN USAHA Pasal 5 Tujuan Partai Keadilan Sejahtera adalah Partai Da'wah yang bertujuan mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera yang diridlai Allah Subhanahu Wata'ala. Pasal 6 Usaha Untuk mencapai tujuan tersebut diusahakanlah hal-hal sebagai berikut : 1. Membangun negara Indonesia baru yang adil. Pasal 2 Asas Islam. Pasal 4 Lambang Gambar dua bulan sabit dengan untaian padi tegak lurus ditengah berwarna kuning emas dalam perisai segi empat persegi panjang berwarna hitam bergambar Ka'bah. 2. Bab 3 KEANGGOTAAN Pasal 7 Keanggotaan Setiap warga negara Indonesia dapat menjadi anggota partai. dalam negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Pusat partai dapat dipindahkan dalam kondisi tertentu atas keputusan Majelis Syuro. 3. Membebaskan bangsa Indonesia dari segala bentuk kezaliman. Didirikan di Jakarta pada hari Sabtu.Pasal 1 Nama dan Pendirian Partai ini bernama Partai Keadilan Sejahtera. 3. Bab 4 STRUKTUR ORGANISASI Pasal 8 Struktur Organisasi Organisasi tingkat pusat Partai Keadilan Sejahtera adalah sebagai berikut . 5. Pasal 3 Kedudukan 1. 2. Indonesia dan perwakilan di luar negeri bagi Warga Negara Indonesia. Partai dapat membuka cabang-cabang di seluruh wilayah hukum negara Republik 4. Mempersiapkan bangsa Indonesia agar mampu menjawab berbagai problema dan tuntutan masa mendatang.

Ketua Majelis Pertimbangan Partai. Anggota Majelis Syuro terdiri dari sekurang-kurangnya tiga puluh lima orang yang dipilih melalui pemilihan raya yang melibatkan seluruh anggota kader inti partai. Telah selesai menjalani masa jabatannya sesuai dengan masa kerja yang telah ditetapkan. Pengesahan dan pelantikan anggota Majelis Syuro terpilih dilakukan oleh Musyawarah Nasional. Pasal 13 Tugas Majelis Syuro . Jika terlihat bahwa penghentian Pimpinan Partai tersebut akan membawa maslahat bagi Partai. maka wakilnya mengambil alih seluruh wewenangnya hingga habis masa jabatannya. 2. 2. 4. Lembaga Kelengkapan Partai Pasal 9 Masa Jabatan Pimpinan Batas maksimal jabatan Ketua Majelis Syuro. 4. Majelis Pertimbangan Partai. maka Majelis Syuro melakukan pemilihan penggantinya. maka Majelis Pertimbangan Partai menunjuk salah seorang Ketua Dewan Pimpinan Pusat untuk mengambil alih seluruh tugas dan wewenang Ketua Umum hingga Majelis Syuro menetapkan Ketua Umum baru. Apabila Ketua Umum Partai meninggal dunia atau berhalangan tetap. Apabila Ketua Dewan syari'ah Pusat meninggal dunia. Apabila tidak dapat lagi melaksanakan kewajiban-kewajibannya sebagai Pimpinan Partai . 7. Pemilihan anggota Majelis Syuro dilakukan melalui pemilihaan raya yang penyelenggaraannya dengan membentuk kepanitiaan oleh Majelis Syuro yang sekurang-kurangnya terdiri dari : 1. maka Majelis Syuro hendaknya mempelajari kondisi tersebut dan mengambil keputusan yang sesuai. Dan apabila yang bersangkutan mendesak mengundurkan diri maka pengunduran diri itu dapat diterima berdasarkan keputusan suara terbanyak secara mutlak anggota Majelis Syuro. 5. Majelis Syuro 2. 2. Seorang sekretaris berasal dari Dewan Pimpinan Pusat. Dewan Syari'ah Pusat 4. 6. Ketua Dewan Syari'ah Pusat dan Ketua Umum Partai adalah 2 (dua) periode. Apabila ada Pimpinan Partai mengajukan pengunduran dirinya. Pasal 12 Anggota Majelis Syuro 1. 3. maka Majelis Syuro hendaklah mengundang anggotanya untuk mempelajari latar belakang pengunduran diri tersebut dan mengambil keputusan yang sesuai. 3. Apabila terjadi kevakuman pada jabatan ketua dan wakil ketua Majelis Syuro dalam waktu yang sama. 3. Dewan Pimpinan Pusat 5. 3. Ketentuan lain yang terkait dan atau sejalan dengan pasal ini akan ditetapkan oleh Majelis Syuro Partai Bab 5 MAJELIS SYURO Pasal 11 Fungsi Majelis Syuro Majelis Syuro adalah lembaga tertinggi partai yang berfungsi sebagai Lembaga Ahlul Halli wal-Aqdi Partai Keadilan Sejahtera. Dan beberapa orang anggota. Seorang wakil ketua berasal dari anggota Dewan Syari'ah Pusat.1. Pasal 10 Akhir Masa Jabatan Pimpinan 1. maka hendaknya Majelis Syuro mengadakan pertemuan khusus untuk itu. Dan keputusan penghentian Pimpinan partai tersebut harus mendapatkan persetujuan lebih dari dua pertiga anggota Majelis Syuro. Seorang ketua berasal dari anggota Majelis Syuro.

Wakil Ketua dan anggota Dewan Syari'ah Wilayah dipilih oleh Musyawarah Wilayah. 2. Membentuk Majelis Pertimbangan Partai sebagai Badan Pekerja Majelis Syuro dan Dewan Syari'ah Pusat. Ketua. 2. Departemen-departemen yang diperlukan. dan memilih Pimpinan Pusat Partai serta keputusan-keputusan strategis lainnya. dalam hal mengawasi jalannya partai agar sesuai dengan tujuan-tujuan Partai. 3.1. 4. Wakil Ketua dan beberapa orang anggota Dewan Syari'ah Pusat dipilih oleh Majelis Syuro dari anggotanya. Bab 7 DEWAN SYARI'AH Pasal 15 Struktur dan Anggota Dewan Syari'ah Pusat 1. Struktur Dewan Syari'ah Wilayah sedapatnya mengikuti Dewan Syari'ah Pusat 4. Pasal 19 Tugas Dewan Pimpinan Pusat. Pasal 17 Tugas Dewan Syari'ah Dewan Syari'ah adalah lembaga fatwa dan qadha yang bertugas merumuskan landasan syar'i terhadap partai dalam melaksanakan aktifitasnya dan memberikan jawaban syar'i terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi partai dan anggotanya serta masyarakat. Jumlah anggota Dewan Syari'ah Pusat sebanyak-banyaknya sepertiga anggota Majelis Syuro. mengangkat Mudir Idarah dan melengkapi keanggotaannya. Bab 8 DEWAN PIMPINAN PUSAT Pasal 18 Struktur Dewan Pimpinan Pusat Struktur Dewan Pimpinan Pusat sekurang-kurangnya beranggotakan sebagai berikut 1. Majelis Syuro bertugas menyusun Visi dan Missi Partai. Pasal 16 Struktur dan Anggota Dewan Syari'ah Wilayah 1. 3. Sekretaris Jendral. 3. Jumlah anggota Dewan Syari'ah Wilayah sekurang-kurangnya tiga orang. Bab 6 MAJELIS PERTIMBANGAN PARTAI Pasal 14 Tugas Majelis Pertimbangan Partai Majelis Pertimbangan Partai adalah lembaga pelaksana harian tugas-tugas Majelis Syuro. Dewan Pimpinan Pusat adalah lembaga tanfiziyah partai pada tingkat pusat yang bertugas melaksanakan kegiatan-kegiatan partai dengan masa kerja selama lima (5) tahun qomariyah. Ketua Umum 2. Dewan Syari'ah diberi wewenang membentuk struktur kepengurusan. 2. . Ketua. Bendahara Umum. ketetapan-ketetapan dan rekomendasi Musyawarah Nasional. KetetapanKetetapan yang telah dikeluarkan oleh Majelis Syuro dan Musyawarah Nasional. Dewan Syari'ah Wilayah diberi wewenang melengkapi keanggotaannya dan mengangkat Mudir Idarah.

Dalam lingkup organisasi tingkat wilayah didirikan organisasi Daerah pada tingkat kabupaten / kotamadya yang berkedudukan di ibukota kabupaten / kotamadya. Bab 12 HUBUNGAN KEORGANISASIAN Pasal 25 Hubungan dan Koalisi Partai 1. 2.Bab 9 STRUKTUR ORGANISASI WILAYAH. 2. CABANG DAN RANTING Pasal 20 Organisasi Tingkat Wilayah 1. Jenis dan jenjang musyawarah diatur dengan ketentuan tersendiri yang ditetapkan oleh Majelis Syuro. Struktur Organisasi tingkat wilayah terdiri dari 1. 2. Besarnya lembaga atau badan-badan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan wilayah. 3. 3. Untuk merealisasikan kemaslahatan ummat dan bangsa. Sumber-sumber lain yang halal dan tidak mengikat. 3. Bab 10 FORUM PENGAMBILAN KEBIJAKAN Pasal 22 Musyawarah 1. Partai Keadilan Sejahtera sebagai Partai Da'wah menyatakan dirinya merupakan bagian tak terpisahkan dari gerakan da'wah di berbagai kawasan dunia. Bab 11 KEUANGAN Pasal 24 Sumber Keuangan Keuangan partai terdiri dari sumber-sumber berikut : 1. Pasal 21 Organisasi Tingkat Daerah. Struktur organisasi yang disebutkan ayat 1 dan 2 pasal ini disusun sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga. Organisasi Wilayah didirikan pada tingkat propinsi yang berkedudukan di ibukota propinsi. 2. 2. Musyawarah adalah forum pengambilan kebijakan yang diselenggarakan oleh semua elemen struktural Partai Keadilan Sejahtera. DAERAH. Dewan Pimpinan Wilayah. Iuran rutin anggota. Ummat Islam Indonesia merupakan bagian dari ummat Islam sedunia. Pasal 23 Musyawarah Nasional Musyawarah Nasional adalah pemegang kekuasaan tertinggi Partai Keadilan Sejahtera yang diselenggarakan oleh Majelis Syuro. Sumbangan dan hibah dari para anggota dan simpatisan 3. Dalam lingkup organisasi tingkat Daerah didirikan organaisasi cabang dan dalam lingkup organisasi tingkat cabang pada tingkat kecamatan didirikan organisasi Ranting. Dewan Syari'ah Wilayah 2. . Cabang Dan Ranting 1. Majelis Syuro adalah lembaga yang berwenang memutuskan koalisi partai dengan partai atau organisasi lain. Partai melakukan hubungan baik dan kerjasama dengan berbagai pihak di dalam maupun di luar negeri.

Anggaran Rumah Tangga adalah tafsir dan penjabaran Anggaran Dasar yang direkomendasikan oleh Majelis Syuro. kebahagiaan. dimensi waktu. keindahan. Pasal 28 Ketentuan Anggaran Rumah Tangga 1. keteraturan dan keserasian. Kotak hitam berarti pusat peribadahan dunia Islam yakni Ka'bah 3. istiqomah. Pasal 29 Pengesahan Anggaran Dasar 1. Hitam berarti aspiratif dan kepastian. ukhuwah. berani dan ketegasan yang mewujudkan keejahteraan. 2.Pasal 26 Hubungan Antar Struktur Hubungan antar lembaga-lembaga partai tingkat pusat dan lembaga-lembaga partai tingkat pusat dengan lembaga-lembaga di bawahnya diatur dalam Anggaran Rumah Tangga. Permintaan perubahan berikut alasan-alasannya diajukan melalui mekanisme struktural kepada Majelis Syuro untuk dinilai kelayakannya. persaudaraan dan persatuan menuju kesejahteraan dan kejayaan ummat dan bangsa. 2. Kotak persegi empat berarti kesetaraan. Anggaran Dasar ini berlaku sementara sejak tanggal ditetapkan sampai diselenggarakannya Musyawarah Nasional Pertama. kegembiraan dan kejayaan. 3. Pasal 2 Makna Lambang Partai Makna lambang partai secara keseluruhan adalah menegakkan nilai-nilai keadilan berlandaskan pada kebenaran. Untaian padi tegak lurus berarti keadilan. 2. Warna lambang partai memiliki arti sebagai berikut : 1. Pengubahan dianggap sah bila disetujui oleh dua pertiga anggota Majelis Syuro. Bab 13 KETENTUAN PENUTUP Pasal 27 Perubahan Anggaran Dasar Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai berikut: 1. . 2. Hal-hal yang belum ditetapkan dalam Anggaran Dasar ini diatur dalam Anggaran Rumah Tangga. 4. Anggaran Dasar ini disahkan oleh Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera berdasarkan Rapat Pendirian Partai tanggal 24 Maret 2002 2. Anggaran Rumah Tangga BAB 1 TAFSIR LAMBANG PARTAI Pasal 1 Arti Lambang Partai Bentuk lambang partai memiliki arti sebagai berikut : 1. Kuning emas berarti kecermelangan. pencerahan dan kesinambungan sejarah. Bulan sabit berarti lambang kemenangan Islam . Putih berarti bersih dan kesucian.

Aktif berpartisipasi dalam berbagai lembaga dan organisasi serta yayasan yang sesuai dengan tujuan partai. 4. antara lain: 1. 3.Bab 2 SASARAN DAN SARANA. badan-badan penentu kebijakan. Terwujudnya pemerintahan yang jujur. yaitu mereka yang terlibat aktif mendukung setiap kegiatan kepartaian. yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Ini. yaitu anggota yang telah mengikuti berbagai kegiatan pelatihan kepartaian dan dinyatakan lulus oleh panitia penseleksian. lembaga swadaya masyarakat. sosial. Anggota Kader Pendukung. 2. 2. Bab 3 KEANGGOTAAN Pasal 5 Sistem dan Prosedur Keanggotaan Anggota Partai Keadilan Sejahtera terdiri dari : 1. sarana dan prasarana yang tidak bertentangan dengan norma-norma hukum dan kemaslahatan umum. Tegaknya 'Masyarakat Islami' yang memiliki kemandirian berdasarkan sebuah konstitusi yang menjamin hak-hak rakyat dan bangsa Indonesia. ekonomi. 6. Menggalakkan dialog konstruktif disertai argumentasi yang kuat dengan semua kekuatan politik dan sosial. Anggota Kehormatan yaitu mereka yang berjasa dalam perjuangan partai dan dikukuhkan oleh Dewan Pimpinan Pusat. 3. Syarat keanggotaan Majelis Syuro sebagai berikut : 1. Anggota Kader Inti. bersih. Telah menjadi anggota kader inti dengan status anggota ahli Partai 3. Ikut serta dalam lembaga-lembaga pemerintahan. Bersifat amanah dan berwibawa 2. Komitmen dengan kewajiban-kewajiban anggota 5. Pasal 3 Sasaran Untuk mencapai tujuan partai dirumuskan sasaran berikut : 1. Seluruh sarana dan manajemen politik. Berkelakuan baik dan tidak mendapatkan sangsi dalam 3 tahun terakhir. Berwawasan syar'i 7. hukum dan perundang-undangan. Jika ada anggota Majelis Syuro berhalangan tetap maka majelis berhak mengangkat dan mensahkan pengantinya. Sasaran partai yang dimaksud ayat (1) pasal ini diupayakan dalam bingkai Kebijakan Dasar Periodik dan Agenda Nasional Partai Keadilan Sejahtera. Sistem dan prosedur keanggotaan serta hal-hal yang terkait dengan keanggotaan partai diatur dalam ketentuan tersendiri yang ditetapkan oleh Majelis Syuro. dan bertanggung jawab berdasarkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan. Umur tidak kurang dari 30 tahun qomariyah 2. . 2. budaya dan IPTEK yang dapat mengarahkan dan mengatur kehidupan masyarakat serta dapat menyelesaikan permasalahan-pernasalahannya. berwibawa. dan lain sebagainya. Pasal 4 Sarana dan Prasarana Dalam mewujudkan tujuan dan sasarannya partai menggunakan cara. Bab 4 MAJELIS SYURO Pasal 6 Anggota Majelis Syuro 1. Melaksanakan asas dan tujuan partai 4.

menunaikan syarat-syarat keanggotaan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera. dan Allah menjadi saksi atas apa yang saya ucapkan. Bab 5 MAJELIS PERTIMBANGAN PARTAI Pasal 8 Anggota Majelis Pertimbangan Partai Majelis Pertimbangan Partai terdiri dari sebanyak-banyaknya sepertiga anggota Majelis Syuro yang dipilih oleh Majelis Syuro dari anggotanya. . 4. Merekomendasikan kebijakan program pemilihan umum dan melegalisir calon-calon partai untuk Dewan Perwakilan Rakyat / Majelis Permusyawaratan Rakyat. 6. Dan saya bersumpah kepada Pengurus Majelis Syura untuk itu. 10. 5. aduan. dan tuduhan-tuduhan yang berkaitan dengan partai. Wakil dan Anggota Dewan Syari'ah Pusat 4. kritik. Pasal 9 Majelis Pertimbangan Partai 1. pengaduan. sekuat tenaga melaksanakannya. keputusan-keputusan dan rekomendasi Musyawarah Nasional. Memilih. Memilih. Menyusun tujuan-tujuan Partai. dan mengawasi serta mengevaluasi pelaksanaannya. dan menetapkan Ketua Umum. Menunjuk perwakilan (wakil) Partai pada lembaga-lembaga. 7. 3. 6. Sekretaris Jendral dan Bendahara Umum serta beberapa orang Anggota Dewan Pimpinan Pusat. maka masing-masing mengucapkan janji setianya di hadapan Musyawarah Nasional. Menetapkan klausul-klausul perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ ART) dan kebijakan politik. organisasi dan kongres-kongres di dalam dan luar negeri bersama Dewan Pimpinan Pusat. Pasal 7 Tugas Majelis Syuro 1. dunia Islam atau internasional bersama Dewan Pimpinan Pusat. Mengambil tindakan tegas dalam hal fitnah. Wakilnya dan Sekretaris Majelis dan menetapkannya sebangai ketua. Menetapkan rencana kerja periodik partai. 2. Meratifikasi pengajuan struktur dan personil Bidang Dewan Pimpinan Pusat. Menjabarkan ketetapan-ketetapan Musyawarah Nasional dan Majelis Syuro 2. Meratifikasi anggaran proyek yang diajukan Dewan Pimpinan Pusat sebelum diajukan ke Majelis Syuro. melak sanakan tugas-tugas darinya dan untuk mendengar serta taat kepada pemimpinnya dalam keadaan lapang maupun sempit -selain untuk maksiat-. para Ketua. Jika anggota Majelis Syuro telah dipilih. Mempersiapkan penyelenggaraan Musyawarah Nasional dan Sidang-sidang Majelis Syuro. dan tuduhan yang berkaitan dengan partai dan anggotanya. Mengarahkan dan mengawasi pelaksanaan ketetapan-ketetapan Musyawarah Nasional dan Majelis Syuro 3. 9. 7. Memilih dan menetapkan Ketua majelis. Memilih dan menetapkan anggota Majelis Pertimbangan Partai. Mengambil sikap tegas dan bijak dalam hal pencemaran nama baik. 9. Majelis Syuro berhak menambah keanggotaannya dengan orang-orang yang dibutuhkan oleh Partai. terdiri dari para pakar dan tokoh dengan catatan tambahan itu tidak lebih dari 15 % anggotanya. 5. kritik. 4. wakil dan sekretaris Majelis Pertimbangan Partai. Meratifikasi langkah-langkah yang terarah untuk melaksanakan program kerja politik (strategis). dengan bunyi sebagai berikut: 'Saya berjanji kepada Allah yang Maha Agung untuk berpegang teguh pada syari'at Islam dan untuk berjihad di jalan-Nya. 8. dan menetapkan Ketua. Menetapkan anggaran tahunan dan evaluasi akhir dari laporan keuangan. Menentukan sikap Partai terhadap permasalahan-permasalahan umum dan perubahanperubahan politik secara regional. 8.3.

Klasifikasi pelanggaran berikut hukuman dan cara pelaksanaannya. Umur Ketua dan Wakil ketua Dewan Syari'ah Wilayah tidak kurang dari 30 tahun qomariyah. Melakukan kajian terhadap perkara-perkara yang tidak terselesaikan di Dewan Syari'ah Wilayah. 2. 3. Khusus yang berkenaan dengan Ketua Umum Partai atau Ketua Majelis Syuro atau Ketua Majelis Pertimbangan Partai atau Ketua Dewan Syari'ah Pusat untuk kasus yang menyangkut dirinya dilakukan oleh komisi khusus yang dibentuk oleh Majelis Syuro. . 5. 2. Memiliki pengetahuan di Bidang peradilan dan menguasai mekanisme pengambilan keputusan. Pasal 12 Tugas dan Wewenang Dewan Syari'ah 1. bertaqwa. Mengambil tindakan syar'i dalam masalah-masalah yang diserahkan Dewan Pimpinan Pusat. adil. 2. 3. Mengajukan laporan kerja setiap dua bulan kepada Majelis Syuro. Bab 6 DEWAN SYARI'AH Pasal 10 Syarat Anggota Dewan Syari'ah 1. 6. tuduhan. 4. Lembaga Peradilan Banding. Menyusun program dan anggaran tahunan untuk Dewan Syari'ah Pusat kemudian mengajukannya kepada Majelis Syuro. Memiliki pengetahuan hukum-hukum syariat yang memadai. 5. Setiap perbuatan anggota yang menodai citra partai atau bertentangan dengan prinsipprinsip kebenaran dan Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga partai adalah pelanggaran yang harus dikenakan sangsi hukum. Memberikan landasan syar'i terhadap kebijakan-kebijakan dan persoalan-persoalan yang dihadapi partai. 4. evaluasi dan kesewenangan yang berkaitan dengan Pimpinan Partai dan mengungkapkan hasilnya kepada Majelis Syuro. bersifat amanah dan berwibawa. Pasal 13 Klasifikasi Pelanggaran dan Hukuman 1. Umur Ketua dan wakil ketua Dewan Syari'ah Pusat tidak kurang dari 35 tahun qomariyah. 2. Sebagai Lembaga Fatwa. Pelaksana tugas-tugas khusus yang ditetapkan oleh Majelis Syuro. 7. 3. Mejelis berhak membentuk komisi ad-hoc yang terdiri dari unsur anggota Majelis Syuro dan pakar-pakar sesuai dengan bidangnya.11. Berpegang dan komitmen kepada nilai-nilai moral dan kebenaran universal. Menyusun program dan anggaran tahunan untuk Dewan Pimpinan Pusat dan lembagalembaga struktural di bawahnya kemudian mengajukannya kepada Majelis Pertimbangan Partai. atau Dewan Syari'ah Wilayah kepadanya. sabar. pengaduan. Telah menjadi kader inti partai dengan status anggota ahli Partai. jujur dan bijaksana. Melakukan investigasi terhadap isu. Bab 7 TUGAS DEWAN PIMPINAN PUSAT Pasal 14 : Tugas Konsepsional 1. Sebagai Lembaga Qadha yang keputusan-keputusannya mengikat. 6. di atur oleh ketentuan Dewan Syari'ah yang ditetapkan oleh Majelis Syuro. Pasal 11 Fungsi Dewan Syari'ah 1. Melakukan pembinaan terhadap Dewan Syari'ah Wilayah. 4.

Menyiapkan laporan keuangan dan evaluasi akhir dan mengajukannya kepada Musyawarah Wilayah dan Dewan Pimpinan Pusat. Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahunan Dewan Pimpinan Wilayah dan lembaga terkait lainnya. Membentuk dan mengkoordinasikan lembaga-lembaga pendukung partai. eksekutif dan yudikatif yang berasal dari anggota kader partai. 3. 2. 5.2. Telah menjadi kader inti partai dengan status anggota ahli. 4. 3. Memimpin. 4. Deputi-deputi. Mengajukan rancangan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga kepada Majelis Pertimbangan Partai. Menyusun program dan anggaran tahunan untuk Dewan Pimpinan Wilayah dan lembagalembaga strutural di bawahnya kemudian mengajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat. Pasal 19 Tugas Dewan Pimpinan Wilayah 1. Melaksanakan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Musyawarah Nasional dan Majelis Syuro. mengesahkan dan mengawasi lembaga-lembaga struktural di bawahnya. 3. 2. Mengajukan laporan kerja secara terperinci setiap tiga bulan kepada Dewan Pimpinan Pusat. Pasal 20 Syarat-syarat Ketua Umum dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah 1. Mengajukan laporan kerja setiap dua bulan kepada Majelis Syuro. Melaksanakan koordinasi anggota legislatif. Pasal 17 Tugas Operasional 1. hibah dan dana sukarela yang legal. mengesahkan dan mengawasi lembaga-lembaga struktural di bawahnya. Bab 8 DEWAN PIMPINAN WILAYAH Pasal 18 Struktur Dewan Pimpinan Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah adalah lembaga eksekutif tingkat propinsi yang berkedudukan di ibukota propinsi dengan struktur sebagai berikut : 1. 6. 2. Menyusun sidang-sidang Musyawarah Wilayah sesuai dengan ketentuan yang terkait dengan hal tersebut. Mensahkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah 5. Melaksanakan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Musyawarah Wilayah dan Dewan Pimpinan Pusat. Pasal 15 Tugas Stuktural 1. Menyerahkan laporan keuangan dan evaluasi akhir kepada Majelis Pertimbangan Partai. . Ketua Umum dan beberapa ketua. Mengusulkan daftar nama calon sementara anggota legislatif kepada Majelis Pertimbangan Partai. 2. Menerima waqaf. 4. 3. 4. Menerbitkan pernyataan-pernyatan resmi. Sekretaris dan wakil sekretaris 3. Mempersiapkan kader partai dalam berbagai Bidang. Pasal 16 Tugas Manajerial 1. Bendahara dan wakil bendahara 4. 3. Memimpin. 2. Menetapkan Produk-produk konsepsional untuk Bidang-bidang tugas dan lembaga-lembaga struktural di bawahnya. Menunjuk ketua-ketua Bidang dengan persetujuan Majelis Pertimbangan Partai.

2. Mengajukan laporan kerja secara terperinci setiap tiga bulan kepada Dewan Pimpinan Wilayah. 6. 3. 3. bertaqwa dan kuat dalam (membela) kebenaran. 2. serius dalam kemaslahatan dan persatuan bangsa. Bagian-Bagian. Menyusun program dan anggaran tahunan untuk Dewan Pimpinan Cabang dan lembagalembaga struktural di bawahnya kemudian mengajukan kepada Dewan Pimpinan Daerah. 2. . hukum dan syari'at yang memungkinkannya melaksanakan tugas. Pasal 23 Syarat-syarat Ketua Umum dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah 1. Menyusun program dan anggaran tahunan untuk Dewan Pimpinan Daerah dan lembagalembaga struktural di bawahnya kemudian mengajukan kepada Dewan Pimpinan Wilayah. Sekretaris dan wakil sekretaris 3. Berpegang teguh kepada nilai-nilai moral dan kebenaran. Memimpin. Sekretaris dan wakil sekretaris 3. 4. jauh dari fanatisme kepentingan pribadi dan golongan. Umur tidak kurang dari 25 tahun qomariyah. hukum dan syari'at yang memungkinkannya melaksanakan tugas. Berpegang teguh kepada nilai-nilai moral dan kebenaran. Menyusun sidang-sidang Musyawarah Daerah sesuai dengan ketentuan yang terkait dengan hal tersebut. Pasal 25 Tugas Dewan Pimpinan Cabang 1. Menyusun laporan keuangan dan evaluasi akhir dan mengajukannya kepada Musyawarah Daerah. 2. 4. Bendahara dan wakil bendahara 4. Bab 9 DEWAN PIMPINAN DAERAH Pasal 21 Struktur Dewan Pimpinan Daerah Dewan Pimpinan Daerah didirikan pada tingkat kabupaten/kotamadya yang berkedudukan di ibukota kabupaten/kotamadya dengan struktur sebagai berikut 1. Memiliki wawasan politik. Ketua dan Wakil ketua. Seksi-Seksi. adil. Memiliki wawasan politik. Telah menjadi kader inti partai yang sekurang-kurangnya dengan status anggota dewasa. Melaksanakan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Musyawarah Daerah dan Dewan Pimpinan Wilayah. Ketua Umum dan beberapa ketua. 2. jauh dari fanatisme kepentingan pribadi dan golongan. Bab 10 DEWAN PIMPINAN CABANG Pasal 24 Struktur Dewan Pimpinan Cabang Dewan Pimpinan Cabang didirikan pada tingkat kecamatan yang berkedudukan di ibukota kecamatan dengan struktur sebagai berikut 1. serius dalam kemaslahatan dan persatuan bangsa. 2. Bendahara dan wakil bendahara 4. adil. 3. Umur tidak kurang dari 25 tahun qomariyah. Melaksanakan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Musyawarah Cabang dan Dewan Pimpinan Daerah. 5. bertaqwa dan kuat dalam (membela) kebenaran. 4. Pasal 22 Tugas Dewan Pimpinan Daerah 1. mengesahkan dan mengawasi lembaga-lembaga struktural di bawahnya.

hukum dan syariat yang memungkinkannya melaksanakan tugas. Iuran. 4. hukum dan syariat yang memungkinkannya melaksanakan tugas. Berpegang teguh kepada nilai-nilai moral dan kebenaran. adil. . bertaqwa dan kuat dalam (membela) kebenaran. 2. 4. Ketua dan Wakil ketua. 2. Memimpin. jauh dari fanatisme kepentingan pribadi dan golongan. serius dalam kemaslahatan dan persatuan bangsa. Telah menjadi kader inti partai yang sekurang-kurangnya dengan status anggota madya. 2. 2. mengesahkan dan mengawasi lembaga-lembaga struktural di bawahnya. Telah menjadi kader pendukung partai dengan status anggota muda. Pasal 26 Syarat Ketua dan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang 1.3. Menyusun sidang-sidang Musyawarah Cabang sesuai dengan ketentuan yang terkait dengan hal tersebut. 3. Bendahara dan wakil bendahara 4. Umur tidak kurang dari 18 tahun qomariyah. 4. Menyusun program dan anggaran tahunan untuk Dewan Pimpinan Ranting kemudian mengajukan kepada Dewan Pimpinan Cabang. Memiliki wawasan politik. Bab 11 DEWAN PIMPINAN RANTING Pasal 27 Struktur Dewan Pimpinan Ranting Dewan Pimpinan Ranting didirikan pada tingkat kelurahan/desa dengan struktur kepengurusan sebagai berikut : 1. dan shadaqah yang berasal dari anggota. Sekretaris dana wakil sekretaris 3. 6. 4. serius dalam kemaslahatan dan persatuan bangsa. Menyusun laporan keuangan dan evaluasi akhir dan mengajukannya kepada Musyawarah Cabang. Berpegang teguh kepada nilai-nilai moral dan kebenaran. 2. Unit-Unit. Melaksanakan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Musyawarah Ranting dan Dewan Pimpinan Cabang. 5. adil. Mengajukan laporan kerja secara terperinci setiap tiga bulan kepada Dewan Pimpinan Cabang. Mengajukan laporan kerja secara terperinci setiap tiga bulan kepada Dewan Pimpinan Daerah. Pasal 28 Tugas Dewan Pimpinan Ranting 1. Infaq dan shadaqah dari luar anggota. infaq wajib. Memiliki wawasan politik. 3. Menyusun sidang-sidang Musyawarah Ranting sesuai dengan ketentuan yang terkait dengan hal tersebut. jauh dari anatisme kepentingan pribadi dan golongan. 5. 3. bertaqwa dan kuat dalam (membela) kebenaran. Menyiapkan laporan keuangan dan evaluasi akhir dan mengajukannya kepada Musyawarah Ranting. Umur tidak kurang dari 20 tahun qomariyah. Pasal 29 Syarat-syarat Ketua dan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Ranting 1. Bab 12 KEUANGAN Pasal 30 Sumber Keuangan Kekayaan Partai diperoleh dari : 1.

Hubungan dengan organisasi Islam atas asas ukhuwah dan ta'awun.3. Sumbangan dan bantuan tetap atau tidak tetap dari masyarakat atau orang-orang atau badan-badan yang menaruh minat pada aktifitas Partai yang bersifat sukarela dan tidak mengikat. Apabila departemen di Dewan Pimpinan Pusat tidak mempunyai turunannya di Dewan Pimpinan Wilayah maka departemen tersebut dapat berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Wilayah. Waqaf. wasiat dan hibah-hibah lainnya. 3. 2. Pasal 33 Tugas Bendahara Partai 1.. infaq dan shadaqah dari anggotanya. Mengatur kekayaan Partai. 4. Menyusun anggaran dan penyiapan evaluasi akhir. Hubungan dengan oragisasi yang sejenis baik vertikal maupun horizontal atas asas wala' dan ta'awun. 2. 4. 6. Dana Partai yang tidak segera digunakan untuk kepentingan aktifitas Partai. 2. Hubungan antar pimpinan partai tingkat wilayah dengan struktur di bawahnya. 2. Mencatat semua harta Partai dan membukukan pengeluaran dan pemasukannya. 3. dengan sepengetahuan Dewan Pimpinan Wilayah. Bab 14 KETENTUAN TAMBAHAN Pasal 36 Ketentuan Tambahan . 3. Hubungan lembaga tertinggi partai dengan lembaga-lembaga di bawahnya bersifat langsung. Hubungan lembaga tinggi partai dengan lembaga organisasi partai tingkat wilayah bersifat langsung sesuai tingkat wewenangnya. Pasal 31 Pemungutan Iuran dan Infaq Anggota Partai mempunyai hak untuk mengambil iuran. Hubungan lembaga-lembaga struktural di tingkat bawah dengan lembaga-lembaga di atasnya mengikuti mekanisme struktural yang telah ditetapkan. pengaturannya ditentukan oleh Majelis Syuro. Pasal 32 Penyaluran/Pengalokasian Dana 1. Mengawasi semua jenis kegiatan keuangan dan akuntansinya serta melaporkannya kepada Dewan Pimpinan Pusat secara periodik. Hubungan departemen di Dewan Pimpinan Pusat dengan deputi terkait di Dewan Pimpinan Wilayah bersifat langsung sesuai tingkat wewenang dan kebutuhan. Bab 13 HUBUNGAN KEORGANISASIAN Pasal 34 Asas Hubungan Keorganisasian 1. Partai mempunyai hak untuk menentukan penyaluran dan atau pengalokasian dana Partai. Hubungan dengan organisasi umum atas asas kemanusiaan dan kemaslahatan umum yang dibenarkan Islam. Pasal 35 Hubungan Antar Struktur 1. 5. melalui Pimpinan masing-masing. mengikuti pola hubungan antar level kepemimpinan partai seperti tersebut dalam ayat 2 sampai dengan 5 pasal ini. Hubungan antar lembaga tinggi partai tingkat pusat bersifat langsung. 4. 7.

2. Dewan Pimpinan Cabang dapat membentuk kepengurusan Dewan Pembina.1. maka : 1. Setelah lepas dari penjajahan Belanda dan Jepang selama tiga setengah abad. Dewan Pimpinan Daerah serta kelengkapan strukturnya tidak terpenuhi. Dewan Pimpinan Ranting serta kelengkapan strukturnya tidak terpenuhi. 2. Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. maka para pendiri partai bertindak dan melaksanakan tugas selaku Majelis Syuro Piagam deklarasi Bismilllahirrahmaanirrahiim Bangsa Indonesia telah menjalani sebuah sejarah panjang yang sangat menentukan dalam waktu lebih dari lima dekade ini dengan sebuah perjuangan yang berat dan kritis. Dewan Pimpinan Pusat dapat membentuk kepengurusan Majelis Kehormatan dan Dewan Pakar. Pada tanggal 21 Mei 1998 bangsa Indonesia mengukir kembali harapannya untuk hidup dalam suasana yang mampu memberi harapan ke depan dengan digulirkannya Reformasi Nasional yang didorong oleh perjuangan mahasiswa dan rakyat. Reformasi Nasional pada hakekatnya adalah sebuah kelanjutan dari upaya mencapai kemerdekaan. Untuk memperluas jaringan kerja dan menampung aspirasi pendukung partai. Didirikan perwakilan Partai di kalangan warga negara Indonesia di luar negeri sesuai dengan peraturan khusus yang diterbitkan Dewan Pimpinan Pusat dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara bersangkutan. dengan sepengetahuan Dewan Pimpinan Pusat dan Majelis Pertimbangan Partai. Bab 15 KETENTUAN PENUTUP Pasal 37 Penutup Dalam hal belum dilaksanakannya Musyawarah Nasional I. Dewan Pimpinan Daerah dapat membentuk kepengurusan Dewan Penasehat. Dewan Pimpinan Wilayah dapat membentuk kepengurusan Dewan Pakar. Apabila persyaratan kepengurusan tingkat Dewan Pimpinan Wilayah. maka dimungkinkan pembentukan struktur dan pengangkatan kader dari jenjang keanggotaan di bawahnya. Apabila persyaratan kepengurusan tingkat Dewan Pimpinan Cabang. keadilan dan . yang diatur oleh peraturan khusus yang ditetapkan Majelis Syuro. 4. dengan sepengetahuan Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Pusat. Kebangkitan ini berjalan hingga tahun 1959 ketika upaya untuk membangun bangsa yang demokratis dan sejahtera mengalami kebuntuan dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang menandai awal diktaktorisme di Indonesia. Orde Baru muncul pada tahun 1966 tetapi ternyata hanya merupakan sebuah perpanjangan tangan kekuasaan militer yang benihbenihnya sudah mulai bersemi pada masa Orde Lama. 3. dan 4. maka dimungkinkan pembentukan struktur dan pengangkatan kader dari jenjang keanggotaan di bawahnya. 3.

Semoga Allah SWT memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita. Almuzzammil Yusuf) Ketua Umum (Drs. 20 April 2002 Atas Nama Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (Drs. Haryo Setyoko) Sekretaris Jenderal . Partai tersebut bernama Partai Keadilan Sejahtera. Demokratisasi menjadi tulang punggung perjuangan tersebut yang mewadahi partisipasi masyarakat dalam keseluruhan aspeknya. mengikatkan hati diantara para pengikut agama-Nya dan menolong perjuangan mereka dimana pun mereka berada.kesejahteraan bagi bangsa Indonesia dari perjuangan panjang yang telah ditempuh selama berabad-abad. Jakarta. dibentuklah sebuah partai politik yang akan menjadi wahana dakwah untuk mewujudkan cita-cita universal dan menyalurkan aspirasi politik kaum muslimin khususnya beserta seluruh lapisan masyarakat Indonesia umumnya. Bertolak dari kesadaran tersebut. Amin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful