Burung

PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kingdom Animalia dapat disebut juga dengan dunia hewan.

Dimana segala mahluk yang mempunyai karakteristik menyerupai hewan ada di dalam dunia ini. Berdasarkan ada tidaknya tulang belakang, hewan dibedakan menjadi 2 yaitu: hewan avertebrata (tidak bertulang belakang) dan hewan vertebrata (hewan bertulang belakang). Vertebrata merupakan sub-filum dari filum Chordata yang bisa diklasifikasikan menjadi 5 kelas, yaitu ikan (pisces), amfibi (amphibi), reptil, burung (aves) dan hewan menyusui (mamalia). Masing-masing kelas tentunya mempunyai ciri-ciri khusus, yang selanjutnya akan dijelaskan lebih lanjut di bagian pembahasan. B. Rumusan Masalah Bagaimanakah klasifikasi dari vertebrata itu? Bagaimanakah ciri-ciri dari setiap klasifikasinya tersebut? Apakah peranan dari hewan-hewan vertebrata tersebut? C. Tujuan Mengklasifikasikan anggota dari hewan vertebrata. Mencirikan setiap klasifikasi dari hewan vertebrata. Mendeskripsikan peranan dari masing-masing kelas pada vertebrata.

1. 2. 3. 1. 2. 3.

PEMBAHASAN
A. VERTEBRATA DAN CIRI-CIRINYA Sesuai dengan namanya, kelompok hewan Vertebrata memiliki kolumna vertebralis (ruas-ruas tulang belakang). Jadi korda dorsalis (kerangka sumbu primer = notokorda) hanya terdapat pada masa tingkatan embrio. Vertebrata disebut juga Craniata karena semua hewan vertebrata sudah memiliki otak, yang terlindung dalam Kranium (tulang-tulang tengkorak). Hewan vertebrata secara umum memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Mempunyai tengkorak (cranium) berupa kotak tempat otaknya (karena itu disebut juga Craniata) dan ruas tulang belakang (vertebrata) untuk sumbu penguat tubuh, kerangka terletak di dalam tubuh untuk tempat melekatnya otot rangka. Tubuh simetri bilateral, terdiri dari kepala, leher, badan, dan ekor, sistem alat tubuh beruas-ruas, kulit terdiri dari lapisan epidermis dan dermis. Mempunyai rongga tubuh (coelom) yang dindingnya dilapisi selaput peritonium. Alat pencernaan memanjang di bawah/ depan tulang bealakang, ulat saraf di atas/ belakang saluran pencernaan. Jantung terdiri dari dua, tiga, atau empat ruang.

1.

2. 3. 4. 5.

B. KLASIFIKASI VERTEBRATA DAN CIRI-CIRINYA 1. Ikan (Pisces). Ikan (pisces) merupakan hewan poikiloterm yang hidup di air. Ikan disebut hewan poikiloterm karena suhu tubuhnya tidak tetap (berdarah dingin), yaitu terpengaruh oleh suhu di sekitarnya. Tubuh ikan terbagi atas kepala dan badan; atau kepala, badan dan ekor. Kulit (cutis) terdiri dari dermis dan epidermis, yang pada umumnya bersisik dan berlendir. Sisik ikan macamnya ada 4, yaitu sikloid, stenoid, plakoid, dan ganoid. a. Sikloid

b. Stenoid. c. Plakoid.

d. Ganoid. Ikan memiliki titik perasa disebut dengan gurat sisi, yang berada di sepanjang sisi tubuhnya. Fungsinya ialah untuk mengetahui arus dan tekanan dalam air. Rangka dalam (endoskeleton) ikan terdiri atas tulang rawan atau tulang sejati. Ikan juga mempunyai ruas tulang belakang dan mempunyai sepasang rahang, kecuali Agnatha (ikan tak berahang). Sistem organ dalam tubuh ikan, meliputi: a. Sistem Gerak. Alat gerak aktif ikan berupa otot bersegmen yang disebut miotom. Ikan juga memiliki sirip untuk berenang, siripnya ada yang berpasangan maupun tunggal. Sirip ekor pada ikan fungsinya adalah sebagai alat kemudi. Ada tiga macam bentuk sirip ekor ikan yaitu homoserkus

(bagian atas dan bawah simetris), heteroserkus (bagian atas lebih besar dari pada bagian bawah), dan difiserkus (bagian atas dan bawah simetris menyatu ke satu titik). Pada sirip ikan juga terdapat tulang rangka yang disebut radialia (jari-jari sirip). b. Sistem Pencernaan Makanan. Pencernaan makanan pada ikan yaitu pencernaan makanan sempurna. Mekanismenya sebagai berikut: Makanan dari mulut ↓ Laring ↓ Esofagus ↓ Usus ↓ Anus Ikan memiliki lidah, gigi, dan rahang (kecuali pada Agnatha). Ikan juga memiliki hati, tetapi lambung hanya merupakan perbesaran dari usus. Pada usus ikan, terdapat katup-katup spiralis. c. Sistem Pernafasan. Ikan bernapas dengan insang yang memiliki operkulum (tutup insang) dan celah insang sebanyak 4, 5, 6, 7, atau lebih. Gelembung renang pada ikan berisi O2, N2, CO2 dan berfungsi sebagai alat hidrostatis dan alat bantu pernafasan. Pada dipnoi (ikan paru-paru) terdapat pneumatosista yang berfungsi sebagai paru-paru jika ikan hidup dilumpur yang mengandung sedikit air. Antara gelembung udara dengan faring dihubungkan oleh duktus pneumatikus. d. Sistem Peredaran Darah. Peredarah darah pada ikan yaitu peredaran darah tertutup. Jantung ikan beruang dua yaitu sebuah serambi dan sebuah bilik (ventrikel). Darah mendapat O2 dalam filamen-filamen insang. e. Sistem Ekskresi. Ikan memiliki pronefron atau mesonefron atau ginjal. Namun pada Agnatha tidak ada sistem porta ginjal. f. Sistem Indra dan Sistem Saraf. Ikan mempunyai lekuk hidung dengan saraf pembau, telinga dalam untuk keseimbangan, dan mata. Ikan juga memiliki endokrin penghasil hormon. Otak terdiri dari 5 bagian dengan 10 saraf kranial. g. Sistem Reproduksi. Ikan memiliki kelamin yang terpisah atau hermafrodit. Fertilisasinya terjadi secara internal atau eksternal. Ikan betina memiliki sepasang ovarium dan sepasang oviduk, ovipar, atau vivipar. Ikan diklasifikasikan menjadi 3, yaitu kelas Agnatha (ikan tidak berahang), kelas Chondrichtyes (ikan bertulang rawan), dan kelas Osteichthyes (ikan bertulang sejati). Berikut adalah penjabarannya: a. Kelas Agnatha (ikan tidak berahang), memiliki ciri-ciri: 1) Tidak mempunyai rahang. 2) Mulut berbentuk lingkaran, gigi dari zat tanduk, dan mempunyai lidah. 3) Kulit tidak bersisik.

Jantung beruang dua. sirip ekor berfungsi untuk memeluk hiu betina ketika kawin. Sisik tipe sikloid. b) Belut laut (lamprey). Celah insang ada 5-7 pasang. Pencernaan makanan berupa pipa lurus. mempunyai kloaka. 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) 11) 12) 13) . Mulut berahang. Terdapat gelembung renang. disebut alat klasper. Hidup di laut. Bernapas dengan insang. memiliki cir-ciri: Kerangka dalam (Endoskeleton) terbuat dari tulang rawan. Hidup di laut. Mempunyai dua pasang sirip dan sirip ekor yang pada umumnya sirip ekor tak simetris/ heteroserkus (bagian atas lebih besar dari pada bagian bawah). mempunyai anus. Merupakan parasit pada ikan besar. Bernapas dengan insang. Mempunyai lidah dan rahang. tidak ada pneumatosista. c. Mempunyai indra mata. mengandung eritrosit yang berinti dan leukosit. bergigi dan berlidah. Lambung dipisahkan dari usus oleh sebuah katup. Terdapat kloaka. Di Indonesia tidak ada Agnatha Contoh: Ikan Hantu (Myxine sp). Darah berwarna pucat. Dapat memakan daging hospesnya hingga tinggal kulit dan tulangnya. Pembuahan di dalam tubuh. b) Narcina sp. memiliki ciri-ciri: Kerangka dari tulang sejati/ tulang keras. stenoid atau ganoid. telinga dalam dengan tiga saluran semiserkuler dan memiliki otolit untuk keseimbangan. Mempunyai hati yang berkantong empedu. Kelas Chondrichtyes (ikan bertulang rawan). sehingga baru teraba kasar kalau arahnya dari ekor ke kepala) dan berlendir. Sirip ekor simetris. Banyak terdapat di Eropa dan Amerika Utara. b. mempunyai satu lubang hidup (nostril). Mempunyai gurat sisi. Mulut dan lubang hidung terletak di bagian ventral (arah perut). Jantung beruang dua. tanpa kloaka. dapat mengeluarkan lecutan listrik untuk penerangan di laut yang gelap. Insang dilindungi tutup insang (operkulum) di kiri kanan kepala. Kelas Osteichthyes (ikan bertulang sejati). Contoh: a) Squalus sp (ikan hiu/ cucut).4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) 11) a) 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Rangka dari tulang rawan. Bernapas dengan insang. Ikan ini juga mempunyai sistem limfa dan sistem porta renalis. Kulit bersisik plakoid (seperti kait mengarah ke belakang tubuh. Kulit berlendir dan bersisik. tetapi tidak jelas adanya pankreas. c) Taeniura lymma (ikan pari macan).

Dari paru-paru darah mengalir ke vena pulmonalis. Jantung amphibi atas tiga ruang (2 atrium dan 1 ventrikel). Fertilisasi secara eksternal. Pada sistem peredaran darah ganda.14) Hidup di laut. i. 15) Pembuahan di luar tubuh Contoh: a) Ikan mas (Carassius auratus). Mempunyai 2 lubang hidung yang berhubungan dengan rongga mulut. karbon dioksida dilepaskan dan oksigen diikat. Kedua. Mata berkelopak dan kelopak tersebut dapat digerakkan. Amphibi Amphibia berasal dari bahasa Yunani yaitu Amphi yang berarti dua dan Bios yang berarti hidup. Di antara atrium dan ventrikel terdapat klep yang mencegah agar darah di ventrikel tidak mengalir kembali ke atrium. Mengalami metamorfosis sempurna dalam siklus hidupnya. k) Ikan perak (Cymatogaster aggregatus). j) Ikan terbang (Cypselurus sp). kemudian menuju ke arteri pulmonalis dan masuk ke paru-paru. Jantung katak terdiri dari tiga ruang. Darah yang miskin oksigen dari berbagai jaringan dan organ-organ tubuh mengalir ke sinus venosus menuju atrium kanan. Pada lubang hidung tertentu terdapat klep yang mencegah masuknya air pada saat hewan tersebut berada di dalam air. darah dari seluruh tubuh menuju ke jantung dan diedarkan kembali ke seluruh tubuh. e) Kuda laut (Hippocampus sp). Di paru-paru. g. 2. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh amphibi yaitu: a. Rangka tubuh sebagian besar tersusun atas tulang keras. kelompok hewan tersebut dapat hidup di darat dan di air. yaitu dua atrium (atrium kanan dan atrium kiri) dan sebuah ventrikel. b. f) Salmon (Onchorhynchus sp). atau air tawar. Mempunyai dua pasang kaki dan pada setiap kakinya terdapat selaput renang yang terdapat di antara jari-jari kakinya dan kakinya berfungsi untuk melompat dan berenang. c) Belut (Anguilla sp). d. j. h. Kulit selalu basah dan berkelenjar. rawa-rawa. Amphibia mempunyai ciri khusus yang tidak terdapat pada kelas lain yaitu sebagai berikut: a. i) Ikan tuna (Scomber scombrus). Darah dari atrium kanan mengalir ke ventrikel. g) Sarden (Sardinops caerulea). d) Ikan bader (Perca sp). h) Ikan paru (Neoceratodus sp). Pertama. b) Ikan Lele (Ameiurus melas). Suhu tubuh tergantung dari lingkungannya (poikilothermis). e. Sistem Peredaran Darah Sistem peredaran darah katak berupa sistem peredaran darah tertutup dan peredaran darah ganda. Mulut bergigi dan berlidah (lidahnya dapat dijulurkan pada saat menangkap mangsa). kemudian menuju atrium . f. darah melalui jantung dua kali dalam satu kali peredaran. darah dari jantung menuju ke paru-paru kemudian kembali ke jantung. c. Maksudnya.

Kulit katak selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah berdifusi. Sistem Pernapasan Alat pernapasan pada amphibia. sehingga rongga mulut mengecil. dan insang. otot rahang bawah berkontraksi yang segera diikuti oleh kontraksi otot geniohioideus. Paru-paru dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. Kemudian koane tertutup. b. katak bernapas juga dengan paru-paru walaupun paru-parunya belum sebaik paru-paru mamalia. Dari ventrikel. Selanjutnya udara dari luar akan masuk ke rongga mulut melalui koane. katak bernapas menggunakan insang. Setiap insang tersebut dilengkapi dengan pembuluh kapiler darah.bentuk seperti kantung sehingga gas pernapasan dapat berdifusi. katak bernapas dengan paru-paru dan dibantu dengan kulit. Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dapat terjadi di kulit. 1) Inspirasi Udara bebas masuk melalui celah hidung (koane) ke rongga mulut kemudian ke paruparu. dilanjutkan otot bawah rahang bawah berkontraksi. 2) Ekspirasi Udara miskin O2 dilepaskan ke luar. Oksigen dalam air akan berdifusi menuju kapiler tersebut. Dalam paru-paru terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat mulut tertutup. Bersamaan dengan itu. sehingga udara dari rongga mulut masuk ke paru-paru. lengkung aorta mengalirkan darah ke jaringan internal dan alat dalam tubuh. mulut katak selalu dalam keadaan tertutup. dan arteri posterior mengalirkan darah ke kulit dan paru-paru.kiri. Pernapasan pada katak diatur oleh kontraksi dan relaksasi otot perut dan otot rahang bawah. Akibatnya rongga mulut mengecil. Bila otot bawah rahang bawah (sub mandibularis) mengendor maka volume rongga mulut membesar. Setelah menjadi katak dewasa. akibatnya udara dari paru-paru yang kaya CO2 akan keluar melalui koane. sedangkan darah kapiler alveolus berdifusi ke luar. Di dalam paru-paru oksigen berdifusi ke darah kapiler. Di dalam ventrikel terjadi pencampuran darah yang mengandung oksigen dengan darah yang mengandung karbon dioksida. misalnya katak berupa paru-paru. Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung. yaitu arterior (karotis) mengalirkan darah ke kepala dan ke otak. Katak mempunyai sepasang paru-paru yang berbentuk gelembung tempat bermuaranya kapiler darah. Otot perut dan otot sternohioideus berkontraksi sehingga udara yang ada di dalam paru-paru tertekan ke luar dan masuk ke dalam rongga mulut. Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk. Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit paru-paru (arteri pulmo kutanea). dari atrium kiri darah mengalir ke ventrikel. Ketika masih berudu. . Celah tekak menutup dan koane membuka. Mekanisme pernapasan katak Pada saat katak berinspirasi atau menghirup oksigen dan berekspirasi mengeluarkan karbom dioksida. Selanjutnya. meskipun dalam jumlah yang sedikit. darah keluar melalui traktus arteriosus (batang nadi) ke aorta yang bercabang ke kiri dan ke kanan. Peredaran darah yang terjadi ini merupakan peredaran darah kecil. kulit. Dengan mengecilnya rongga mulut. tekanan udara rongga mulut meningkat. Selain itu. Masing-masing aorta ini bercabang-cabang menjadi tiga arteri pokok.

Sperma yang dihasilkan oleh testis yang berjumlah sepasang dan disalurkan ke dalam saluran sperma (vas deferens). Berudu awal yang keluar dari gumpalan telur bernafas dengan insang dan melekat pada tumbuhan air dengan alat isap. garam-garam mineral yang kelebihan dari air yang terkumpul dari sel-sel tubuh. kerongkongan. Lidah pada katak digunakan untuk menangkap mangsa. Urine dikumpulkan dari dalam ginjal dan kemudian dikeluarkan melaluikandung kencing ke kloaka. Segera setelah katak betina mengeluarkan ovum. terdapat saluran yang menggembung yang disebut kantung telur atau uterus. Oviduk berkelok-kelok dan bermuara di kloaka. Dari vas deferens sperma bermuara di kloaka. serta cairan dari darah. Kemudian katak betina akan mengeluarkan ovum ke dalam air. terutama urine. masingmasing bermuara di kloaka. Pada saat kawin. Sistem Pencernaan Saluran pencernaan amphibia. Berudu awal berkembang lebih lanjut dari herbivor menjadi karnivor atau insektivor (pemakan serangga). misalnya katak. alat ekresi utama ialah sepasang ginjal yang terletak di kanan dan di kiri tulang belakang. usus. Di dalam lambung makanan di cerna. Bersamaan dengan itu mulai terbentuk lubang hidung dan paru-paru. e. ovum akan diselimuti oleh cairan kental.c. merupakan jenis hewan ovipar. dan kloaka. yaitu katak jantan akan menempel pada punggung katak betina dan menekan perut katak betina. Saluran keluarnya merupakan sepasang saluran halus. Setelah terjadi fertilisasi eksternal. . kemudian masuk ke dalam usus. dan saluran alat kelamin. Di usus. kandung kencingnya merupakan gelembung tipis sebagai tonjolan dinding kloaka. Katak betina dan katak jantan tidak memiliki alat kelamin luar. Makanannya berupa pitoplankton sehingga berudu tahap awal merupakan herbivor. Oviduk katak betina terpisah dengan ureter (saluran kemih). Sistem Reproduksi Kelompok amphibia. Perjalanan ovum dilanjutkan melalui saluran telur atau oviduk. lambung. yaitu saluran pencernaan. Dekat pangkal oviduk pada katak betina dewasa. katak betina dan katak jantan akan melakukan ampleksus. Gumpalan telur yang telah dibuahi kemudian berkembang menjadi berudu. zat makanan diserap. Sisa makanan dikeluarkan melalui kloaka. terdiri dari mulut. Ginjal merupakan alat penyaring yang mengeluarkan zat-zat sisa yang dapat larut. berwarna merah kecoklat-coklatan yang memanjang dari muka ke belakang. Kloaka merupakan muara tiga saluran. Sistem Ekskresi Pada amfibi. ovum katak yang telah matang dan berjumlah sepasang ditampung oleh suatu corong. contohnya katak. Selanjutnya. d. serta celah-celah insang mulai tertutup. celah insang digantikan dengan anggota gerak depan. katak jantan juga akan menyusul mengeluarkan sperma. Pembuahan katak juga terjadi di luar tubuh. Setiap ovum yang dikeluarkan katak betina diselaputi oleh selaput telur atau membran vitelin. Kandung kencing ini berguna untuk menyimpan urine sementara. saluran ekskresi. Makanan dari mulut masuk ke dalam lambung melalui kerongkongan. sehingga kelompok telur tersebut berbentuk gumpalan telur. misalnya katak. Vas deferens katak jantan bersatu dengan ureter (saluran kemih). Sebelumnya.

yaitu: a. Larva bernafas dengan insang. Tubuh menyerupai cacing. Fase larva hampir mirip dengan fase dewasa. ekor pendek. Menunjukkan 2 bentuk dalam daur hidupnya. Contoh: Ichthyophis glautinosus (salamander cacing) 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 1) 2) 3) 4) 5) b.(hidup di Asia) c) Megalobatrachus japonicas (salamander raksasa) c. mulailah terjadi metamorfosis. sedangkan ketika telah dewasa bernafas dengan paru-paru. Ordo Urodela (Caudata) Ordo ini mempunyai anggota yang ciri umumnya sebagai berikut: Bentuk tubuh memanjang. Contoh: a) Axolotl mexicanum (hidup di Mexico) b) Ranodon sp. mempunyai anggota gerak dan ekor serta tidak memiliki tympanum. dan biasanya ditemukan di dalam tanah atau di lingkungan akuatik. Dalam klasifikasinya. Jepang dan Eropa. yaitu insang dan paru-paru. Ordo Anura Ordo ini mempunyai anggota yang ciri umumnya sebagai berikut: . Ordo Caecilia/ Apoda (Gymnophiona) Ordo ini mempunyai anggota yang ciri umumnya adalah: Tidak mempunyai kaki sehingga disebut Apoda. Kulit lunak dan menghasilkan cairan.Setelah tiga bulan sejak terjadi fertilisasi. Pada saat itulah metamorfosis katak selesai. Pada fase larva hidup dalam air dan bernafas dengan insang. Anggota ordo Urodela hidup di darat akan tetapi tidak dapat lepas dari air. Mata tidak berkelopak. sehingga paruparunya mulai berfungsi. Pola persebarannya meliputi wilayah Amerika Utara. Pada fase dewasa insang mengalami reduksi. Anak katak mulai berani muncul ke permukaan air. Asia Tengah. anak katak bernafas dengan dua organ. Pada saat itu. Fertilisasi terjadi secara internal. Tubuh dapat dibedakan antara kepala. Di bagian anterior terdapat tentakel yang fungsinya sebagai organ sensory. kelas amfibi dapat dibagi menjadi 3 ordo. leher dan badan. sedangkan ekor makin memendek hingga akhirnya lenyap. Anggota gerak depan menjadi sempurna. Kelak fungsi insang berkurang dan menghilang.

Selain itu hidup disungai-sungai. 2) Cangkang merupakan bagian dari tulang belakang dan modifikasi tulang rusuk yang berfungsi sebagai pelindung dari pemangsanya. 3) Tungkai belakang lebih besar daripada tungkai depan. kulit relative kering.tubuh pendek dan lebar dilindungi karapas dan plaston. bernapas dengan paru-paru c. Kelas Reptilia dapat diklasifikasikan menjadi tiga ordo besar yaitu: a. c) Kodok bangkong (Bufo terrestris. Pahanya panjang. 8) Fertilisasi secara eksternal dan prosesnya dilakukan di perairan yang tenang dan dangkal. Daging jenis kodok ini mempunyai rasa yang paling enak daripada kedua jenis kodok di atas. 7) Memiliki selaput renang diantara jari. Oleh karenanya kodok ini disebut juga kodok totol. tidak mempunyai leher dan tungkai berkembang baik. Ciri lain dari kodok rawa adalah warna kulit coklat dengan totoltotol coklat gelap. 3. jantung beruang tiga atau empat d. 5) Kelopak mata dapat digerakkan. reptil = melata) memiliki kulit bersisik yang terbuat dari zat tanduk (keratin). Ciri lain yang dimiliki oleh sebagian besar reptil adalah : a. anggota tubuh berjari lima b. 2) Kepala bersatu dengan badan. Sisik berfungsi mencegah kekeringan. Ciri-ciri: terdapat benjolan besar di belakang mata. Di alam bebas kodok hijau dapat tumbuh mencapai ukuran 15 cm panjang badannya.1) Tidak memiliki ekor. Reptilia Reptilia (dalam bahasa latin. 4) Membran tympanum terletak di permukaan kulit dengan ukuran yang cukup besar dan terletak di belakang mata. Hal ini mendukung pergerakannya yaitu dengan melompat. Badan bagian depan lebih tinggi dibandingkan badan bagian belakang. 6) Mata berukuran besar dan berkembang dengan baik. menghasilkan telur sehingga tergolong ovipar dengan telur amniotik bercangkang. Contoh : a) Katak hijau (Rana pipiens) Sesuai namanya tubuhnya berwarna hijau dan dihiasi totol-totol coklat kehijauan. tidak bergigi dan lidah tidak dapat menjulur. fertilisasi secara internal f. sedangkan bagian bawahnya disebut plastron. Bufo boreas). . menggunakan energi lingkungan untuk mengatur suhu tubuhnya sehingga tergolong hewan eksoterm e. Berikut ciri-ciri dari ordo chelonia adalah: 1) Cangkang bagian atas disebut karapaks. Ordo Chelonia Chelonia adalah reptilia yang memiliki cangkang. sedangkan dagingnya berwarna kekuningan. Namun demikian ukuran tubuhnya lebih kecil yaitu hanya 8 cm saja. b) Katak rawa (Rana limnocharis) Kodok rawa banyak terdapat di rawa-rawa. jenis kodok juga hidup di sawah-sawah.

cecak dinding (Cosymbotus paltyurus) dan bunglon kebun (Bronchocela jubata). Kadal memiliki sisik yang licin dan berbentuk membulat. b. Squamata (reptil bersisik ) Squamata adalah reptilia yang umumnya memiliki kulit bersisik. Ordo squamata digolongkan menjadi dua. Kelenjar parotis ada yang menghasilkan racun dan keluar lewat lubang taring. ordo ophidia umumnya tidak berkaki. Mulut dapat dibuka lebar-lebar untuk menelan mangsa secara utuh karena terdapat tulang kuadrat bebas dari tulang kepala dan mandibula. Penciuman tajam karena mempunyai organ Jacobso yang peka terhadap rangsangan kimia dirongga hidungnya. gigi melengkung ke dalam sebagai alat pencengkeraman mangsa. yaitu paru-paru kiri. Hanya memiliki satu paru-paru. tulang langit-langit bergerak bebas dan adanya pertautan ujung dua mandibula (rahang bawah) oleh ligamentum yang elastis. Contoh: Ular tidak berbisa antara lain: a) Ular air b) Ular raja c) Ular sanca/ular sawah Ular berbisa antara lain: a) Kobra b) Ular pohon c) Ular belang d) Ular laut . hingga kadal yang bertubuh besar seperti biawak komodo (Varanus komodoensis).3) 4) 5) Chelonia yang hidup di laut adalah penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu belimbing (Dermochelys coriacea) yang memiliki kaki berbentuk dayung untuk berenang.tubuhnya kebanyakan berkaki empat. dan memiliki ekor. Contoh chelonia darat adalah kura-kura paua (Chelodina novaeguineae). kadal kebun (Mabuya multifasciata). lidah bercabang dua. Cangkang chelonia lebih tipis dibandingkan Chelonia darat. yaitu sebagai berikut: 1) Lacertilia (saura) Reptil yang termasuk golongan ini adalah kadal dan ular. 2) Ophidia (serpentes) Ordo ophidia merupakan sub dari ordo squamata.Chelonia termasuk hewan berumur panjang hingga mencapai 200 tahun. dan dapat dijulurkan dengan keadaan mulut tertutup. Contoh hewan kadal bertubuh kecil misalnya. bertubuh kecil.

Lubang hidung terletak di ujung moncongnya yang memungkinkan untuk bernapas saat di dalam air. melainkan untuk memegang mangsanya agar tidak mudah lepas. Pada sayap dan ekor. seperti penguin. Contoh spesies buaya adalah buaya muara ( Crocodylus porosus ) 4. atau berenang (dengan selaput interdigital). bertengger. Sebagian jenis ulat bersifat ovovivipar. Menurut letaknya terdapat lima macam bulu. sedangkan kaki belakang berjari empat sebagian berselaput untuk berenang. Definisi aves (burung) adalah vertebrata dengan tubuh yang ditutupi oleh bulu (asal epidermal). yaitu remiges (pada sayap). Kelas Aves (Burung) Kata aves (burung) berasal dari kata Latin yang dipakai sebagai nama kelas. Gigi di mulut ular memiliki fungsi untuk mengunyah. leher. yaitu pluma. Bulu ini diganti sekali setahun. Sebagian spesies mendiami pohon-pohon. Crocodilia Adapun ciri-cirinya yaitu: Berkulit tebal dan lidah pipih tidak dapat dijulurkan. b) c) d) e) f) g) h) Tulang rahang ular bersambungan secara longgar sehingga memungkinkan menelan mangsa yang lebih daripada tubuhnya. Kaki pada aves (burung) digunakan untuk berjalan. Crocodilia memiliki sisik tebal dari keratin dan diperkuat dengan lempengan tulang ysng disebut skuta sebgai pelindung. sedang Ornis dari bahasa Yunani. yaitu telur menetas di dalam tubuh induk. tetrises (penutup badan). dan paraterum (di sekitar bahu). dan ekor. bulu berpasang-pasangan secara simetris. Ular memiliki kepekaan terhadap getaran yang berperan untuk mencari mangsanya. 1) 2) 3) 4) 5) 6) c. Menurut bentuknya ada tiga macam bulu. Buaya memiliki ekor tebal berotot. rektrises (pada ekor). dipakai dalam “Ornithology” berarti ilmu yang mempelajari burung-burung. Ular tertentu memiliki kepekaan terhadap suhu mangsanya. Jenis tertentu. Tubuhnya tertutup oleh bulu yang khas yang terbuat dari keratin. Jenis lainnya juga mencari makanan di danau dan perairan tawar lain. Aves hidup di darat. Kaki depannya berjari lima. Tidak mempunyai kandung kemih.jantungnya beruang empat namun memiliki pori di antara bilik kiri dan kanan. hidup di daratan kutub utara namun mencari makanan dengan berenang di laut. badan. Fosil tertua burung ditemukan di Jerman dan dikenal sebagai Archaeopteryx. Dipangkal lidah terdapat lipatan transversal sebagai penutup faring sewaktu membuka mulut diair. karena mempunyai sayap yang merupakan modifikasi anggota gerak anterior. sedangkan hewan lainnya tidak ada yang berbulu. Ular berbisa memiliki sepasang gigi berlubang dan tajam untuk menyuntikkan bisa ke mangsanya. dan filopluma (seperti rambut bertangkai panjang).Ciri-ciri dari ular antara lain: a) Ular tidak memiliki kaki dan bertubuh panjang serta memiliki sisik. tubuh aves (burung) terdiri atas kepala. Secara umum. Lidahnya dapat dijulurkan untuk mengipas bau ke arah organ penciumannya.Sisik rontok satu persatu tidak seperti ular. Bulu yang hanya . Aves (burung) adalah vertebrata yang dapat terbang. alula (pada jari-jari sayap). contohnya bebek. plumula (lunak).

b. Tulang rusuk bagian depan melekat pada tulang dada. pernapasan terjadi karena gerakan tulang dada sehingga tulang-tulang rusuk bergerak kemuka dan ke arah bawah. Mempunyai kelenjar ludah. alat pendengaran dan alat suara sudah berkembang dengan baik. rongga dada membesar dan 1) 2) 3) 4) . ada pula yang bermigrasi. b. Suhu tubuh tetap. Tungkai belakang berfungsi untuk bertengger. Pada pangkal paruh terdapat tonjolan ke atas dari kulit lunak. atau berenang.5o– 42oC. Aves (burung) ada yang menetap. Akibatnya. Tungkai depan berupa sayap yang berfungsi untuk terbang.tumbuuh pada tempat tertentu dan teratur disebut apteria. dan sepasang klavikula. Tulang burung relative ringan karena memiliki banyak rongga. Ketiga tulang tersebut membentuk lubang (foramen trioseum) tempat otot dada kecil (muskulus pektoralis minor) yang berfungsi mengangkat sayap. disebut sera. Aves (burung) memiliki alat suara (siring) pada percabangan trakea. Mulut burung tidak bergigi. c. f. Sistem Pernapasan Aves (burung) bernafas dengan paru-paru yang berhubungan dengan kantong-kantong udara (sakus pneumatikus) yang berhubungan pula dengan tulang-tulang pipa. ciri-ciri lain pada burung antara lain: a. Siring digerakkan oleh otot siringialis (penghubung siring dengan dinding trakea sebelah dalam) dan otot sternotrakealis (penghubung trakea dengan tulang dada). c.000 m. Pernapasan pada burung di saat hinggap: Pada waktu tidak terbang. Paruh burung diselubungi zat tanduk yang dibentuk oleh maksila (rahang atas) dan mandibula (rahang bawah). kelenjar pancreas. d. kuat dan mengalami osifikasi yang sempurna. Selain bulu. ±40. Alat penglihatan. berjalan. dan memiliki kelenjar minyak. Tulang dada menjadi tempat melekatnya otot terbang. Struktur tulang menyerupai sarang lebah sehingga kerangkanya kuat namun ringan. Aves (burung) termasuk homoiterm (hewan berdarah panas). Gelang bahu terbentuk oleh sepasang korakoid. Kerangkanya merupakan material yang tipis. Habitat aves (burung) di daratan sampai ketinggian ±6. Sistem Pencernaan Makanan Sistem pencernaan makanan sempurna dari mulut → kerongkongan → tembolok → lambung kelenjar → lambung otot atau empedal (ventrikulus) berdinding tebal → usus halus terdiri atas duodenum. Leher diselubungi bulu-bulu jenis plumula. jejunum. sepasang scapula. dan ileum yang digantung oleh mesentrium → usus besar (terdapat sepasang usus buntu diantara usus halus dan usus besar) → bermuara pada kloaka di bawah ekor. Empedal pada aves (burung) berfungsi untuk menghancurkan makanan. di bagian belakang melekat pada tulang leher atau tulang punggung. Adapun sistem organ yang terdapat dalam Aves yaitu: a. Sistem Gerak Anggota gerak (tungkai) dua pasang. e. dan hati yang menghasilkan empedu. Fungsi kantong udara : membantu pernafasan terutama saat terbang menyimpan cadangan udara (oksigen) memperbesar atau memperkecil berat jenis pada saat burung berenang mencegah hilangnya panas tubuh yang terlalu banyak.

burung harus semakin cepat menggerakkan sayap untuk memperoleh semakin banyak oksigen. Sistem Peredaran Darah Bagan sirkulasi pada burung Paru-paru → Serambi kiri → Bilik kiri → Seluruh tubuh → Serambi kanan→ Bilik kanan → Paru-paru Pada burung sistem peredaran darahnya adalah peredaran tertutup yakni sistem dalam peredarannya darah selalu terdapat dalam pembuluh. yang berguna untuk meminyaki bulunya. e. Sebaliknya dengan mengecilnya rongga dada. Lengkung aorta hanya satu di sebelah kanan dan hanya memiliki satu sistem porta. Jadi. Kloaka ini merupakan tempat pertemuan saluran kelenjar kelamin dan usus. Mengembangnya paru-paru menyebabkan udara luar masuk (inspirasi). yaitu sistem porta hepatica. . inspirasi dan ekspirasi dilakukan oleh kantung udara diketiak. Pembagian jantung yang sempurna itu memungkinkan darah melewati jantung sebanyak dua kali pada setiap kali darah beredar di dalam tubuh (peredaran darah ganda). Sebagai akibatnya. Jantung terdiri atas empat ruangan (dua buah atrium dan dua buah ventrikulus) yang dibungkus oleh perikardium.Saluran ekskresi ginjal dan saluran kelamin bermuara pada bagian akhir usus (kloaka). Burung hampir sama sekali tidak mempunyai kelenjar kulit. Gerakkan ini dapat menekan dan melonggarkan kantong udara tersebut sehingga terjadilah pertukaran udara didalam paru-paru. Burung mempunyai sepasang ginjal bertipe metanefros yang berwarna cokelat. atau darah tidak pernah langsung masuk ke dalam jaringan. Frekuensi bernapas burung kurang lebih 25 kali permenit. caranya adalah dengan menggerak-gerakkan sayap ke atas dan ke bawah. darah di aorta burung mengandung lebih banyak oksigen daripada aorta vertebrata lainnya.paru-paru mengembang. hasil ekskresi setengah padat. d. gerakan aktif dari rongga dada tak dapat berlangsung karena tulangtulang dada dan tulang rusuk merupakan pangkal pelekatan yang kuat untuk otot-otot terbang. Vena porta ginjal tidak terbagi-bagi menjadi kapiler-kapiler ginjal. Semakin tinggi terbang. Pernafasan burung saat terbang : Pada waktu terbang. Sistem Ekskresi Aves (Burung) Alat ekskresi burung terdiri atas ginjal. Kantong air seni tidak ada. Dinding diantara kedua ventrikel jantung burung begitu sempurna sehingga dinding itu mampu mencegah percampuran antara darah yang kaya oksigen dan yang miskin oksigen. sedangkan pada manusia hanya 15-20 kali permenit. dan kulit. tetapi mempunyia kelenjar minyak yang terdapat di punggungnya. paru-paru. udara segar mengalir melalui parabronkus pada waktu inspirasi maupun ekspirasi sehingga fungsi paru-paru burung lebih efisien dari pada paru-paru mamalia. paru-paru akan mengempis sehingga udara dari kantung udara kembali ke paru-paru. Akibatnya.

Hesperornis dan Ichthyornis. terdapat membrane timpani (selaput pendengar) di bagian dalam lubang telinga luar. Aves (burung) bertelur sehingga tergolong hewan ovipar dengan ciri telur bercangkang dan kuning telur besar. antara lain: a. Aves (burung) meliputi banyak sekali ordo. Sistem Reproduksi Aves (Burung) Pembuahan sel telur dan sperma / fertilisasi terjadi di dalam tubuh induk (fertilisasi internal). tinggi ±3 m. telur 14-18 cm. Rosares (Galliformes) .). bergigi. Burung mengerami telurnya dan merawat anaknya. terdapat sepasang testis.f. Berdasarkan kemampuan terbangnya. Contoh burung ini adalah burung layang-layang besar (Hirundapus giganteus). Aves (burung) dapat diklasifikasikan kembali menjadi beberapa ordo. Burung bertengger memiliki jari kaki yang dapat mencengkeram dahan pohon. hidup di Amerika Serikat. yang merupakan karinata yang tidak terbang. Lubang hidung satu pasang dengan indera pencium yang kurang baik. Hal ini dilakukan dengan cara saling menempelkan kloaka. sedangkan ovarium hanya satu dan tumbuh dengan baik di sebelah kiri pada hewan betina. Sistem Alat Indera Dan Sistem Saraf Aves (Burung) Lidah pada umumnya tak dapat dijulurkan. Otot dadanya juga tidak sebesar burung karinata. Burung unta (Struthio camelus). antara lain: a. tidak mempunyai pigostil. terdapat di Malagasi. Ratita Burung yang tergolong ratita tidak memiliki taju dada pada tulang dadanya. d. Hampir 60% spesies burung karinata tercakup dalam ordo passeriformes atau burung bertengger. Taju dada berfungsi menyokong otot dadanya yang besar. burung dara. Sistem saraf pusat berupa otak dengan 12 pasang saraf cranial. adrenal. Terdapat kelenjar tiroid. kelompok aves (burung) dibedakan menjadi dua yaitu: a. burung pipit (Anthus sp. kiwi (Apteryx australis). tinggi ±3 m. dan kelenjar air mata. beberapa ordo yang telah punah. Dinornithiformes. dan berbagai burung pengicau. Fosilnya terdapat di Jerman. Tak ada daun telinga. membrane niktitans (selaput tidur). telur 21-30 cm. g. Otot dada memberikan kekuatan terbang. c. Burung ini terdapat di Amerika Serikat. b. Archaeopteryx. otot dadanya digunakan untuk berenang di laut mencari makanan. emu (Dromaius novaehollandiae) dan Kasuari dalah contoh burung ratita. b. e. Pada hewan jantan. Mata mempunyai kelopak mata. burung merpati (Columbia livia). Aepyornithiformes ( burung gajah). Diatrymiformes.pemilihan makanan dengan organ perasa yang berada di sisi lidah dan langit-langit. burung bergigi. Beberapa ordo yang masih ada. pernah hidup di Selandia Baru. dan berparuh besar. Burung layang-layang adalah burung yang paling cepat terbangnya yakni terbangnya mencapai 170 km/jam. Carinata Burung yang tergolong karinata memiliki taju dada (carina). Ayam (Gallus gallus domesticus) juga tergolong karinata. Pada pinguin contohnya pinguin gentoo (Pygoscelis papua). dan endokrin pituitary (hipofisis) yang terletak di dasar otak. tak dapat terbang.

Contoh: burung kolibri. bangau jawa.6 cm. tekukur. cendrawasih. tetangket. Tiga jari kaki menghadap ke depan. yaitu sebagai berikut: Struthioniformes. memakan hewan air. kumbang. Contoh: raja udang. angsa. Columbiformes Burung merpati atau dara merupakan pemakan biji-bijian. dan jalak. sesuai untuk bertengger. e. merak.katak. contohnya kasuari Apterygiformes. f. c. burung kenari.1) 2) 3) 4) Rosaries memiliki paruh pendek. Tembolok besar. satu jari kaki menghadap ke belakang. Apodiformes (burung dengung) Tubuh kecil berukuran ±5. Kakinya berfungsi untuk mengais dan berlari. Ratites (Palaeognathae) Ratites meliputi beberapa ordo burung tak dapat terbang. Contoh: merpati. kepala besar. 5. maleo b. rangkong. contohnya burung unta Casuariiformes. lidah panjangdan dapat dijulurkan. lebah. memiliki paruh. paruh melebar berkrista penyaring. Ekor pendek. contohnya burung rea. contohnya kiwi Rheiformes. belibis. Contoh: blekok. Contoh: burung gereja. leher. Anseriformes (burung perenang) Burung ini berkaki pendek. itik. perkutut. g. Kelas mammalia Taksonomi mamalia dijelaskan sebagai berikut: Kingdom : Animalia Sub-Kingdom : Metazoa Filum : Chordata Sub-Filum : Vertebrata Kelas : Mamalia Ciri-ciri utama kelompok Mammalia adalah : . Peakan serangga dan berbagai biji-bijian. memiliki selaput renang diantara jari-jari kaki. membuat sarang dari lidahnya. Contoh: ayam buras. ketika menetas anaknya masih buta. sel epitelnya mudah mengelupas dan diberikan kepada anaknya semasa masih kecil lewat paruhnya (disebut “susu merpati”). Ciconiiformes Burung ini berkepala botak. kalkun. dan tungkai panjang. Contoh: entok. kupu-kupu. flamingo. tungkai pendek. lelayang. wallet. Telur berwarna-warni. d. paruh lembek. h. Hidup bergerombol. Pemakan hewan seperti ikan. udang. Coraciiformes Burung raja berparuh besar. Oscines (Passeriformes) atau burung penyanyi Pita suara berfungsi bagus. Paruh pendek dengan sora dipangkalnya.

Lobus optikus ada 4 buah. dan tulang sanggurdi. cerebellum dan medulla oblongata. c. Rambut mammalia berfungsi tertentu. Fertilisasi terjadi secara internal atau di dalam tubuh betina i. yaitu sebagai insulasi yang memperlambat pertukaran panas dengan lingkungan. namun ada juga mammalia terkecil antara lain untuk spesies dari kelompok kelelawar kecil. Serebellum juga berukuran lebih besar dan berlobus lateral 2 buah. Berambut Rambut mammalia tersusun dari protein yang disebut keratin. tulang landasan. Bernapas dengan paru-paru d. Semuanya menghasilkan susu sebagai makanan anaknya. Sistem Respirasi Alur-alur hidung mengandung tulang-tulang turbinal yang berkelok-kelok yang memperluas permukaan olfaktori. Mammalia hidup diberbagai habitat di darat dan di perairan. Otak (Encephalon) terdiri dari beberapa bagian yang hampir sama dengan vertebrata yang lain. Rahang bawah tersusun dari satu tulang c. Melahirkan anaknya sehingga termasuk hewan vivipar. Geligi dengan berbagai ukuran dan bentuk b. setiap bagian lateralnya dibagi oleh alur transversal menjadi lobus anterior dan posterior. melompat. Memiliki daun telinga dengan tiga tulang telinga tengah yang dimiliki mammalia terdiri atas tulang martil. lobus opticus. b.Beberapa jenis ada yang menyelam untuk mencari makanan di perairan.Ada jga mammalia yang hidup di daerah yang cukup ekstrem misalnya di kutub dan digurun. yaitu meneruskan getaran suara dari membran timpani (gendang telinga) ke telinga dalam.Struktur tubuh mammalia sesuai dengan cara hidupnya.Susu dihasilkanoleh kelenjar (mammae) yang terdapat di daerah perut atau dada. seperti prosencephalon. Sistem Saraf Sistem saraf pada mamalia. berlari. Diafragma di antara rongga perut dan rongga dada untuk membantu pernapasan f. sebagai penyamar atau pertahanan untuk melindungi dari mangsa. Otak yang lebih berkembang dibandingkan vertebrata lain g.Untuk mammalia yang terbesar adalah paus biru (Balaenoptera musculus) yang panjangnya dapat mencapai 27 meter dan berat 190 ton. Ciri-ciri lain yang dimiliki sebagian besar mammalia untuk tambahan ciri lain adalah : a. secara general memiliki tingkat perkembangan yang lebih tinggi dari kelas lain. Laring beratap sebuah epiglottis yang mengandung pita-pita . berenang. rambut ada pada tahap tertentu perkembangan embrionya. Meskipun ciri-ciri yang dimilii hampir sama. atau menggali. meluncur. Ketiga tulang tengah berperan dalam pendengaran.a. Menggunakan energi metabolismenya untuk menjaga suhu tubuh tetap konstan sehingga digolongkan sebagai hewan endoterm dan homeoterm h. Jantung beruang empat e. yaitu ada yang terbang. yaitu Craseonycteris thonglongyai yang beratnya hanya tiga gram. Pada paus dan lumba-lumba. Serebrum berukuran lebih besar jika dibandingkan keseluruhan bagian otak. b.Mammalia disebut juga hewan menyusui karena menyusui anaknya. sebagai pelindung dari gesekan maupun sinar matahari. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh mammalia yaitu: a. segabai indera peraba antara lain pada kumis.Kelompok mammalia tertentu ada yang merupakan hewan arboreal yang hidup di pohon-pohon dalam hutan. dan sebagai penciri kelamin.

urin melalui uretra. d. beberapa mammalian memiliki tingkatan-tingkatan dari yang rendah sampai yang tinggi. e. bajing. Dari kandung kemih mengeluarkan uretra yang akan mngeluarkan urin melalui saluran urin. Mamalia kecil. infaorbital. rectum.suara. zygot yang berkembang menjadi embrio dan kemudian tumbuh menjadi fetus tinggal dalam uterus untuk waktu yang lebih lama. Fase aktif dalam pernapasan adalah inspirasi yang diikuti oleh depresi (perataan) dari diafragma dan elevasi dari tulang-tulang iga (dengan gerakan melengkung keluar). yakni mamalia besar dan mamalia kecil. Sistem Reproduksi Hewan mammalia melakukan fertilisasi internal. ventriculus. ileum. tidak seperti hewan vertebrata lain yang menggunakan kloaka. Dalam klasifikasi berdasarkan ukurannya. dan anus. Sedangkan organ pencernaannnya terdiri dari mulut. Pada mammalian rendah. Sistem Pencernaan Sistem pencernaan terdiri dari kelenjar pencernaan dan organ pencernaan. Sekum (caecum) berdinding tipis. perkembangan embrio terjadi di dalam uterus. antara lain tikus. dan saluran reproduksi melalui vagina dan penis. panjangnya kira-kira 50 cm. larva yang kemudian menetas segera keluar dari uterus dan masuk dalam kantong perut (marsupium) dan menghisap air susu dari putting-putting induknya. seperti pada kelinci masa kehamilannya sekitar 30 hari. Pada mamalia yang lebih tinggi tingkatannya. Pengiriman oksigen ke seluruh tubuh akan semakin meningkat karena tidak ada pencampuran darah yang kaya akan oksigen dengan yang miskin oksigen. Kelenjar pencernaannya terdiri dari 4 pasang kelenjar ludah: paratiroid. Sistem Sirkulasi Jantung berbilik empat pada mammalia mempunyai dua atria dan dua ventrikel yang terpisah secara sempurna. sedangkan mamalia kecil dengan ukuran berat badan dewasa < 5Kg. seperti Ordo Monotremata (platypus) dan Ordo Marsupialia (opossum dan kangguru). Berdasarkan cara reproduksi dan perkembangan fetusnya. dan sublingual. Mammalia dominan sudah memiliki saluran yang terpisah. platypus masih bertelur dan mengerami telurnya. Sistem sirkulasi dan nutrisinya dihubungkan melalui plasenta yang mengangkut nutrisi dari tubuh induknya. Terdapat kantung empedu dengan saluran empedu dan saluran getah pancreas yang bermuara dalam duodenum. International Biological Program mendefinisikan mamalia besar sebagai jenis-jenis mamalia yang memiliki ukuran berat badan dewasa > 5Kg. c. Terdapat sirkulasi ganda (sirkuit sistemik dan pulmoner). dengan lama masa kandungan yang bervariasi tergantung pada jenis hewannya. Sedangkan pada kangguru yang telurnya sangat kecil itu berkembang dalam uterus selama beberapa hari. harimau. mempunyai appendiks vermiformis (umbai cacing) yang bentuknya seperti jari. kerongkongan. duodenum. Mammalia memiliki saluran pembuangan sisa pencernaan melalui anus. dan kerbau air. Dua paru-paru masing-masing dalam ruang pleura yang terpisah. mammalia memerlukan lebih banyak oksigen per gram bobot tubuhnya dibandingkan dengan vertebratalain dengan ukuran tubuh yang sama. dicontohkan sebagai berikut: rusa. Sistem Ekskresi Ginjal berbentuk seperti biji kacang. . jadi lebih sempurna dari reptile. Jenis-jenis mamalia besar. dan kelelawar. mamalia dibagi menjadi dua. f. ruang median ginjal yang disebut pelvis renalis berhubungan dengan kandung kemih melalui ureter. submaksilari. Sebgai hewan endotermik.

yaitu a. Contohnya kanguru merah. sedangkan mamalia laut melakukan aktivitasnya sebagian besar di laut. Berdasarkan habitatnya. dan badak.Dalam pemanfaatan waktu aktivitas. c. bajing. mamalia diklasifikasikan menjadi dua. Mamalia darat merupakan mamalia yang sebagian besar aktivitasnya dilakukan di darat. Embrio memperoleh nutrisi dari induknya melalui plasenta sehingga kelompok hewan ini disebut mammalia berplasenta. antara lain monyet. Mammalia bertelur (prototheria). dan paus. Sedangkan dalam ilmu taksonomi. Kelompok Prototheria bertelur sehingga tergolong ovipar. Embrio berkembang di dalam telur dengan menggunakan kuning telur sebagai sumber makanannya. Mamalia nokturnal merupakan jenis-jenis mamalia yang melakukan aktivitasnya mulai menjelang malam hari hingga menjelang pagi hari. Hewan ini digolongkan sebagai ordo Monotremata. Mamalia diurnal merupakan jenis-jenis mamalia yang melakukan aktivitasnya pada pagi dan sore hari. mamalia dapat dibedakan menjadi dua. serta kuda. Bagi jenis-jenis mamalia terestrial. mammalia dibagi menjadi tiga kelompok utama. seperti orangutan. Di dalam marsupium embrio menyusu pada puting susu dan mengalami perkembangan selanjutunya. antara lain pesut. adalah sebagai berikut: strata A (> 30m). tikus. Contohnya adalah platipus (Ornithorhynchus anatinus) dan echidna. terdapat juga jenis-jenis yang beraktivitas sepanjang hari seperti babi hutan. karena induk ini tidak memiliki puting susu. strata B (20-30m). Contoh dari mamalia darat. Hewan ini digolongkan sebagai ordo Marsupialia atau hewan berkantung. Setelah menetas hewan ini akan menghisap susu dari rambut induknya. dugong. yakni monyet-ekor panjang. tenggalung malaya. kelelawar. Mammalia berkantung (metatheria) Kelompok Metatheria melahirkan anaknya saat embrio masih pada tahap awal sehingga masa kehamilannya singkat. yaitu: 1) Insectivora . Mamalia arboreal merupakan jenis-jenis mamalia yang banyak menghabiskan waktu aktivitasnya pada strata yang tinggi. yakni mamalia darat dan mamalia laut. Mammalia berplasenta (eutheria) Kelompok Eutheria melahirkan anaknya yang telah menyelesaikan perkembangan embrioniknya di dalam rahim (uterus). Jenis-jenis yang merupakan mamalia arboreal. mamalia dibagi menjadi mamalia diurnal dan mamalia nokturnal.). anaknya yang masih berukuran sebesar lebah madu dilahirkan 33 hari setelah fertilisasi. serta beberapa jenis dari suku Felidae (Payne et al. antara lain kijang. contohnya adalah kanguru (Macropus sp. seperti kelelawar. Mammalia berplasenta / Eutheria meliputi berbagai macam ordo. b. strata D (1-4m) dan strata E (0-1m). sedangkan mamalia terestrial merupakan jenis-jenis mamalia yang menghabiskan waktu aktivitasnya pada lantai hutan atau strata terbawah. 2000). Mamalia laut. dan beberapa jenis bajing. yakni mamalia arboreal dan mamalia terestrial. Dalam pemanfaatan strata tegakan hutan. serta musang. strata C (4-20m). Selain itu. koala (Phascolarctos cinereus). Anak dalam tahap embrio tersebut dapat merangkak masuk ke dalam kantung induknya yang disebut marsupium. Soerianegara dan Indrawan (2002) membagi strata tegakan dalam ekologi hutan. rusa. dan opposum (Pucadelphys andinus). macan tutul. gajah.

7) Proboscidea Ordo Proboscidea memiliki tubuh besar berotot serta belalai berotot. Sapi 6) Sirenia Ordo Sirenia adalah mammalia herbivora akuatik yang memiliki tungkai depan mirip sirip.Ordo Insectivora adalah kelompok mamalia pemakan serangga. misalnya kelinci. dan .Ekor besar dan pipih horizontal yang juga berperan seperti dayung untuk berenang. Hewan ini juga herbivora. tapir (Tapirus indicus) dan badak sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) yang berkuku tiga.Kelompok mammalia ini tidak memiliki kaki belakang. Contohnya adalah kambing. Advark 2) Chiroptera Ordo Chiroptera adalah kelompok Mammalia yang memiliki selaput kulit membentang dari kaki depan. 4) Perissodactyla Ordo Perissodactyla mencakup mammalia berkuku pada jari yang berjumlah ganjil pada kakinya.Belalai gajah berfungsi seperti anggota badan kelima untuk mengambil makanan dan minum.Struktur kaki ini berfungsi untuk melompat. kaki depan mirip dayung dan tidak ada kaki belakang.). 8) Cetacea Ordo Cetacea hidup di laut dengan tubuh berbentuk ikan. Solenodon. dan kaki belakang.Gajah jantan memiliki gigi seri atas memanjang sebagai gading. sebagian besar hewan ini adalah hewan nokturnal. Struktur sayap untuk terbang ini merupakan modifikasi dari kaki depan yang ditunjang oleh empat jari. Selain sebagai pemakan serangga.Jenis lain yaitu kelelawar vampir menghisap darah mammalia lain 3) Lagomorpha Ordo Lagomorpha mencakup mammalia yang memiliki gigi seri seperti pahat. dan jerapah (Giraffa camelopardalis). beberapa jenis memakan buah-buahan dan vertebrata kecil seperti katak. babi (Sus sp. tikus.Contoh sirenia adalah duyung atau dugong (Dugong dugong). rusa sambar (Cervus unicolor). dan burung.Lumba-lumba hidung botol (Tursiops aduncus).Rambut kasar hanya terdapat di bibirnya.Hewan ini merupakan pemakan tumbuhan atau herbivora.contoh : Armadillo.Hewan yang termasuk kelompok ini adalah gajah sumatera (Elephas maximus). domba (Ovis aries).Jika jari kakinya lebih dari satu jari tengahnya lebih besar daripada jari lain.Contoh hewan ini adalah kuda (Equus caballus) yang berkuku satu.Tubuhnya tidak berambut dan memiliki lapisan tebal lemak sebagai insulasi. yaitu mencari makanan pada malam hari.Sirenia merupakan mammalia bertubuh besar tidak berambut. paus biru (Balaenoptera musculus). contoh kelelawar . 5) Artiodactyla Ordo Artiodactyla mencakup mammalia berkuku yang jarinya berjumlah genap pada masing-masing kakinya.Kulitnya longgar dan tebal.Kaki belakang hewan ini lebih panjang daripada kaki depan. badan.

landak. berang-berang. orang utan (pongo pygmaeus). korteks serebal berkembang baik.Kelompok primata adalah beruk (Macaca sp. harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae). mata menghadap ke depan.Ggi seri tidak berakar sehingga tumbuh terus-menerus. 10) Rodentia Ordo Rodentia memiliki gigi seri seperti pahat. dan lutung jawa (Trachypithecus auratus). .Contoh rodentia adalah tupai.Manuasi (homo sapiens) digolongkan dalam primata.Gigi serinya berjumlah sepasang di atas dan sepasang di bawah. singa (Panthera leo) dan anjing laut (Caniformia pinniped). 11) Primata Ordo Primata memiliki ibu jari yang dapat disentuhkan ke jari lain.paus pembunuh (Orcinus orca) adalah mammalia yang termasuk Cetacea. dan mencit. Kucing (Felis silvestris).).Mammalia yang termasuk carnivora adalah anjing (Canislupus familiaris). 9) Carnivora Ordo Carnivora adalah kelompok mammalia yang memiliki dan kuku yang tajam dan runcing untuk menangkap dan memakan mangsanya.Kelompok ini disebut juga pemakan daging. tikus.

e. tas. 4. Peranan Aves bagi Kehidupan Manusia. g. Peranan Pisces Bagi Kehidupan Manusia. j. 3. Berikut ini adalah peranan Reptilia yang menguntungkan. Minyak ular atau racun ular dimanfaatkan manusia untuk bahan obat-obatan Beberapa reptilia juga merugikan contohnya ular memangsa hewan ternak dan ular berbisa dapat membunuh manusia. Ada pula jenis ikan yang merugikan karena dapat menyerang dan melukai manusia. antara lain sebagai berikut: a. Sebagai predator alami. Sebagai bahan pangan. b. disukai orang China dan Jepang sebagai makanan. Bahan kerajinan (sepatu. Sisa-sisa ikan dibuat tepung untuk pupuk atau makanan ternak. h.C. sirip ikan cucut dan ikan pari dikeringkan dan direbus. antara lain sebagai berikut: a. dan telur penyu c. c. 2. Lemak ikan adalah sumber asam lemak tidak jenuh. d. Mendorong berdirinya pabrik-pabrik pengawetan ikan (misal ikan asin. i. Sebagai sumber mata pencaharian. . pindang. asinan telur ikan). Contohnya : racun Bufotalin (C119H117 H25). maka muncullah pabrik penyamakan kulit ikan. Di bidang pertanian dan peternakan. misalnya ikan pari memiliki racun pada ekornya. daging kura-kura. Katak membantu membinasakan nyamuk. Beberapa ikan besar juga memakan ikan atau Crustacea sehingga merugikan bagi manusia. Amphibia berperan sebagai natural biological control (pengendalian hayati alamiah) terutama terhadap populasi serangga di alam yang memungkinkan “meledak” sebagai hama. Berikut ini adalah peranan Pisces yang menguntungkan. Sumber protein hewani dan vitamin A. Peranan Reptilia bagi Kehidupan Manusia. Berikut ini adalah peranan Amphibi yang menguntungkan. Daging dan telurnya menjadi sumber protein hewani. pemijahan ikan hias di akuarium. Keperluan praktikum zoology bagi siswa dan mahasiswa. dan jenis Rana sp. f. c. Tulang ikan untuk bahan perekat/ lem. antara lain sebagai berikut: a. lalu dibuat gelatin untuk penyedap makanan sup. f. contohnya daging ular. Berikut ini adalah peranan Aves yang menguntungkan. b. ikan dalam kaleng. Ikan sebagai bahan praktikum atau penelitian demi perkembangan dan kemajuan di bidang ilmu pengetahuan. Untuk tes kehamilan. contoh : Bufo melanostictus. sampul buku. Dan racun Bufotenin (C6H9NO) dari katak Bufo marinus. Di California. tambak. Usaha tempat rekreasi dengan tempat pemancingan. Peranan Amphibi bagi Kehidupan Manusia. Ikan cucut sering merusak jaring para nelayan. dan Srilanka. PERANAN VERTEBRATA 1. e. Dimanfaatkan di bidang kedokteran untuk diambil racunnya sebagai “penguat denyut jantung”. Jenis Urodela (Megalobatrachus maximus) disukai orang Jepang. d. pelapis kotak) atau bahan ampelas dari kulit ikan cucut yang telah disamak. misalnya dengan budi daya ikan di kolam. Filipina. contohnya ular memakan tikus b. b. antara lain sebagai berikut: a. Telur ayam dan itik untuk ramuan obat-obatan atau bahan membuat kue.

d.Tikus dapat menjadi hama tanaman pertanian. e. misalnya pemanfaatan rambut domba untuk dijadikan wol. kucing. h. sedangkan selimut. missal untuk dinikmati suaranya. antara lain sebagai berikut: a. Burung dilatih dan dilombakan. parkit. Membuka lapangan kerja missal dengan beternak ayam. Namum. keindahan bulunya. Sebagai objek penelitian. Contohnya burung perkutut untuk lomba suara. ayam. 5. angsa). merpati. misalnya hewan mammalia tikus putih. Sebagai bahan baku industri tekstil. angsa. beberapa jenis vertebrata ada yang merugikan manusia misalnya tikus. . dilatih menirukan suara manusia. telur ayam. Sebagai hewan peliharaan. kasur dibuat dari bulu plumula (missal bulu itik.c. kelinci. f. Di bidang sains dipergunakan untuk bahan praktikum para siswa dan mahasiswa. bantal. wallet. tingkah lakunya. Sebagai bahan industry. c. Burung-burung pemakan insekta juga berperan dalam pengendalian hayati alami. misalnya daging. misalnya anjing. Peranan Mammalia bagi Kehidupan Manusia. d. g. Untuk kesenangan. itik. Sumber bahan makanan. b. Berikut ini adalah peranan Mammalia yang menguntungkan. dan susu sapi. Sebagai predator alami. contohnya shuttle cock untuk bulu tangkis dibuat dari bulu pluma.

Kesimpulan Kelompok hewan Vertebrata memiliki kolumna vertebralis (ruas-ruas tulang belakang). Vertebrata disebut juga Craniata karena semua hewan vertebrata sudah memiliki otak. dibutuhkan alat indera yang tajam untuk penglihatan. Burung memiliki mata yang sangat bagus. Burung merupakan hewan endodermik yang menggunakan panas metabolismenya sendiri untuk mempertahankan suhu tubuh yang hangat dan konstan.PENUTUP A. Tulang-tulang burung memiliki struktur internal yang menyerupai sarang lebah. suatu adaptasi yang mengurangi bobot kepala. terbukti sangat adaptif selama evolusi burung dan terdapat dalam beragam bentukyang sesuai dengan jenis makanan yang berbeda-beda. Tingkah laku burung umumnya sangat rumit selama musim kawin. 2. atau keduanya. burung umumnya memperlihatkan perilaku yang sangat kompleks. otak burung lebih besar dibandingkan dengan otak reptile dan amfibi. Sistem pernafasan yang efisien dan sebuah sistem peredaran darah dengan sebuah jantung empat-ruang menjaga agar jaringan tetap mendapat suplai oksigen dan zat-zat makanan yang mencukupi. sehingga mendukung laju metabolisme yang kuat. induk jantan. Berikut merupakan tabel yang dapat digunakan untuk mempermudah dalam mengetahui ciri-cirinya pada masing-masing kelas BAB I PENDAHULUAN Hampir setiap bagian dari anatomi burung yang khas termodifikasi dalam beberapa hal untuk meningkatkan kemampuan terbang. misalnya : 1. yang membuat mereka kuat namun ringan. Bulu dan lapisan lemak pada beberapa spesies memberikan penyekatan yang memungkinkan unggas untuk mempertahankan panas yang dihasilkan dari metabolisme tersebut. amfibi (amphibi). yang terlindung dalam Kranium (tulang-tulang tengkorak). burung (aves) dan hewan menyusui (mamalia). 4. Paruh burung yang terbuat dari keratin. Selain itu burung modern juga tidak bergigi. yaitu ikan (pisces). . bergantung pada spesies. Adaptasi lain yang mengurangi berat burung adalah tidak adanya beberapa organ. Secara proporsional. Setelah telur diletakkan. Pada burung betina yang hanya memiliki satu ovarium. Karena telur sudah bercangkang saat dikeluarkan. Vertebrata dapat diklasifikasikan menjadi 5 kelas. embrio burung harus dipertahankan dan dijaga supaya tetap hangat dengan di erami oleh induk betina. 3. Kopulasi melibatkan kontak antara lubang pasangan kawin tersebut. Untuk penerbangan yang aman. Adaptasi lainnya seperti Makanan yang tidak dikunyah dalam mulut tetapi digerus di dalam empedal (organ pencernaan yang terletak dekat lambung). Saat terbang burung memerlukan banyak sekali pengeluaran energi dari metabolisme aktif. mungkin yang terbaik diantara semua vertebrata. Jadi korda dorsalis (kerangka sumbu primer = notokorda) hanya terdapat pada masa tingkatan embrio. reptil. fertilisasi harus terjadi secara internal. Paru-paru yang efisien memiliki pipa halus yang menuju ke dan dari kantung udara elastis yang membantu membuang panas dan mengurangi kerapatan tubuh. yaitu lubang bukaan kloakanya masing-masing.

Contoh: Burung Unta (Struthio camelus) • Ordo Rheiformes. memiliki sayap yang diadaptasikan untuk meluncur hanya dengan bantuan aliran udara maupun tiupan angin dan hanya sekali mengepakkan sayapnya. Fosilnya terdapat di Jerman 2. Beberapa burung. Tidak ada pigostil. Metakarpal terpisah. Vertebra kaudal masing-masing dengan bulu-bulu berpasangan. Macam-macam ordo Palaeogenathae: • Ordo Struthioniformes. tulang karakoid dan skapula kecil. 1. Contoh: Burung Gajah . Vertebra kaudal tidak ada yang mempunyai bulu berpasangan.Adaptasi burung yang paling jelas untuk terbang adalah sayap. Bergigi. Tulang stertum tidak berlunas. Burung lain seperti burung kolibri. Untuk menyediakan kekuatan untuk terbang. Palaeogenathae. Contoh: Burung Rea (Rhea sp. Contoh: Archaeopterygiformes: Archaeopteryx sp. Hidup dalam priode Jurassik. Burung berjalan atau sedikit saja terbang. Sub-kelas Archaeornithes (Burung Bengkarung) Burung-burung bergigi. keduanya telah punah. Sub-kelas Neornithes Ada yang telah punah. Sayap burung merupakan Airfoil yang menggambarkan prinsip aerodinamika yang sama seperti sayap pesawat terbang. Contoh: hesperornis dan Ichthyornis. Tidak ada gigi. b. KLASIFIKASI Kerajaan : Animalia Filum : Chordata Subfilum : Vertebrata Kelas : Aves ý Pembagian Kelas Aves Kelas aves terbagi dalam begitu banyak bangsa (ordo) yang dikenal baik karakteristiknya. bentuk dan pengaturan bulu itulah yang membentuk sayap menjadi suatu airfoil. Sternum ada yang berlunas. burung mengepakkan sayapnya dengan cara kontraksi otot pectoral (dada) besar yang ditambatkanke suatu taju (keel) pada tulang dada. a. Bergigi atau tidak bergigi. Contoh: Burung Moa • Ordo Aepyornithiformes. ada pula yang rata. BAB II AVES (UNGGAS) A.) • Ordo Casuariiformes. Semua dengan tulang vomer yang membentuk jembatan pada tulang langit-langit. Mulai ada sejak zaman kretaseus. tetapi ada yang termasuk burung modern. Ditemukan di Amerika Serikat. Metakarpal bersatu. Berikut ini hanya dikemukakan karakteristik pada tingkat sub-kelas. Kebanyakan mempunyai pigostil. Odontogenathae. harus mengepakkan sayapnya terus menerus untuk mempertahankan dirinya tetap melayang di udara. vertebra kaudal bebas. Contoh: Burung Kasuari (emu) • Ordo Dinornithiformes. seperti burung rajawali dan elang. Pada kedua kasus tersebut. telah punah.

Contoh: Diatryma sp. • Mulut berbentuk paruh yang kaku dan kuat. • Berkembang biak dengan bertelur (ovipar). Di bawah kulit terdapat lapisan lemak tebal. Neogenathae Burung-burung modern. Contoh: Antrostomus vociferus • Ordo Micropodiformes. Podilymbus podiceps • Ordo Procellariiformes. • Ordo Trogoniformes. Burung Penguin. tidak dapat terbang. • Bernapas dengan paru-paru dan pundi-pundi udara. Contoh: Rhynchopsitta sp. Dapat dengan cepat menyelam. Contoh: Anas platyrhynchos • Ordo Falconiformes. • Ordo Gaviiformes. tubuh dilindungi bulu. • Ordo Sphenisciformes. Contoh: Burung Kiwi • Ordo Tinamiformes. Contoh: Dendrocopos villosus • Ordo Passeriformes. B. Contoh: Aptenodytes forsteri d. Contoh: Oxyechus vociferus • Ordo Columbiformes. Contoh: Grus sp. Contoh: Pelecanus erythrorhynchus • Ordo Ciconiiformes. Vomer kecil dan tidak membentuk jembatan pada langit-langit. Contoh: Cathartes aura • Ordo Galliformes. • Ordo Strigiformes. • Kulit kakinya diselubungi semacam sisik yang disebut tasometatarsus. Contoh: Tyto alba • Ordo Caprimulgiformes. tetapi tidak sempurna. Contoh: Chaetura pelagica • Ordo Coliiformes. Metatarsus bersatu. Contoh: Phasianus colchicus • Ordo Gruiformes. CIRI-CIRI TUBUH Ciri-ciri Umum: • Bersayap. • Tulangnya tipis dan berlubang. Contoh: Megaceryle alcyon • Ordo Piciformes. • Ordo Cuculiformes. • Ordo Pelecaniformes. Contoh: Trogon elegans • Ordo Coraciiformes. Contoh: Podiceps auritus. Contoh: Oceanodroma sp. Impennes. • Memiliki kantong udara untuk membantu pernapasan pada saat terbang. Sayap (anggota gerak anterior) digunakan untuk berenang. • Suhu tubuhnya tetap. Bulu kecil-kecil menutupi seluruh tubuh. Contoh: Columba livia • Ordo Psittaciformes. • Ordo Charadriiformes. Contoh: Geococcyx sp. Berdiri tegak pada metatarsus. Contoh: Burung Tinamu c. Terdapat 20 jenis dari golongan ini. • Pada sebagian besar spesies.• Ordo Apterygiformes. anggota gerak atas berfunfsi untuk terbang. Contoh: Corvus sp. Contoh: Gavia immer • Ordo Podicipitiformes. . Berlunas. Contoh: Colius sp. jarijari dengan selaput kulit. Empat buah jari terarah ke muka. Contoh: Ardea herodias • Ordo Anseriformes. • Ordo Diatrymiformes. tidak berpengaruh sama suhu lingkungan (homoiterm). Metatarsus bersatu.

Selain penyokong dan membentuk sayap. Rachis. Rachis dipenuhi sumsum dan memiliki jaringan. Plumae. Susunan plumae terdiri dari : . b. Berdasarkan susunan anatomis bulu dibagi menjadi: a. Bulu adalah ciri khas kelas aves yang tidak dimiliki oleh vertebrata lain. yaitu tangkai pangkal bulu.Ciri khusus: Bulu adalah suatu adaptasi vertebrata yang paling luar biasa karena sangat ringan dan kuat. vexilumnya simetris dan berfungsi sebagai kemudi. Barbae e. . Bulu terbuat dari keratin. Secara embriologis bulu aves bermula dari papil dermal yang selanjutnya mencuat menutupi epidermis. Remiges. b.Sentral kuncup bulu mempunyai bagian epidermis yang lunak dan mengandung pembuluh darah sebagai pembawa zat-zat makanan dan proses pengeringan pada perkembangan selanjutnya (Jasin. Plumulae. . Pertama kali bulu kemungkinan berfungsi sebagai penyekat selama evolusi hewan endoterm. bulu juga dapat dimanipulasi untuk mengontrol pergerakan udara disekitar sayap. Ujungnya bercabangcabang pendek dan halus. Barbulae. remiges primarie yang melekatnya secara digital pada digiti dan secara metacarpal pada metacarpalia.Calamus. sedangkan lubang pada ujung calamus disebut umbilicus superior. yang pada reptile serupa dengan sisik. Rectrices. bulu pada sayap yang dibagi lagi menjadi: d. Selaput epidermis sebelah luar dari kuncup bulu menanduk dan membentuk bungkus yang halus. Ujung dan sisi bawah tiap barbulae memiliki filamen kecil disebut barbicels yang berfungsi membantu menahan barbula yang saling bersambungan Lubang pada pangkal calamus disebut umbilicus inferior. bulu yang berada pada pangkal ekor. Filoplumae. c. 1984). yaitu poros utama bulu.Shaft (tangkai). bulu aves dibedakan menjadi: a. Berbentuk berbentuk hampir sama dengan filoplumae dengan perbedaan detail.Vexillum. yaitu lanjutan calamus yang merupakan sumbu bulu yang tidak. Bulu yang sempurna. sedangkan setelah dewasa disebut teleoptile. c. Tectrices. sedang epidermis membentuk lapisan penyusun rusuk bulu. Bulu-bulu kecil mirip rambut tersebar di seluruh tubuh. protein yang juga menyusun rambut dan kuku manusia dan sisik pada reptile. e. Hampir seluruh tubuh aves ditutupi oleh bulu. setelah itu baru dimanfaatkan sebagai peralatan terbang. Jika diamati dengan seksama akan tampak terdiri dari shaft yang ramping dan beberapa barbulae di puncak. Dasar bulu itu melekuk ke dalam pada tepinya sehingga terbentuk folikulus yang merupakan lubang bulu pada kulit. Remiges secundarien yang melekatnya secara cubital pada radial ulna. .com) d.berongga di dalamnya. bulu yang menutupi badan. yaitu bendera yang tersusun atas barbae yang merupakan cabang-cabang lateral dari rachis. Menurut letaknya. yang secara filogenetik berasal dari epidermal tubuh. Bulu burung pada saat menetas disebut neossoptile. Gambar Struktur Bulu Burung (sumber: Harunyahya.

dan daerah leher.5mm. Pada burung heron terdapat bentukan bulu yang khusus yang disebut sebagai bulu powder/ bulu bubuk. bronkus skunder da pembuluh brokiolus. burung mempunyai alat pernafasan (pulmo). Ala spuria. Lubang hidung b. bulu tengah panjang. Parabronkus yang garis tengahnya kurang/lebih 0. Bulu ini hampir sama dengan bulu pada umumnya tetapi barbulaenya terpisah menjadi bubuk halus seperti bedak. bulu bubuk membantu mengisolasi panas tubuh dan membantu menghangatkan telur saat pengeraman. Paru-paru burung memiliki kurang/lebih 10000 buah. Selain itu dapat juga otot siringialis yang menghubungkan siring dengan dinding trakea sebelah dalam. berhubungan dengan trakea. Alat pernapasan yang terdiri atas: a. 2003). 2003). daerah perut. Mesobronkus bercabang menjadi dua set bronkus sekunder anterior dan posterior yang disebut ventrobronkus dan dorsobronkus. Bristle pada burung hantu dan caprimulgids membantu mendeteksi posisi sarang. yaitu percabangan trakea menjadi dua bronkus kanan dan kiri. C. sepasang paru-paru pada burung menempel di dinding dada bagian dalam. bulu kecil yang menempel pada ibu jari (Jasin. Bistle adalah bulu perasa berupa shaft yang memanjang melebihi bulu luar. Trakea berupa pipa dengan penebalan tulang rawan berbentuk cincin yang tersusun disepanjang trakea. d. Celah tekaka pada faring. bulu ekor dengan raket. SISTEM ORGAN • Sistem Respirasi Unggas dalam hal ini mengambil contoh pada burung. tetapi pada saat burung melumasi bulu dengan cara menjilatinya. bulu sebelah luar memanjang. Bentuk bulu ekor burung pada saat tidak terbang bermacam-macam. Remiges tertier yang terletak paling dalam nampak sebagai kelanjutan sekunder daerah siku. g. terletak dibagian bawah trakea. tempat bertengger dan benda yang menghalangi. berbentuk cakram. Bronkus primer berhubungan dengan mesobronkus yang merupakan bronkiolus terbesar. 2003). 1984).f. Paru-paru burung memiliki perluasan yang disebut kantong udara sakus pneumatikus yang mengisi daerah selangka dada atas. Bristle yang menutupi lubang hidung terdapat pada burung pelatuk. dan berujung runcing (Sukiya. Hal ini merupakan bentuk adaptasi burung pelatuk agar partikel-partikel kayu tidak masuk saluran pernafasan. c. ditemukan pada kepala burung Caprimulgids dan burung penangkap serangga flycatchers (Sukiya. Paru-paru burung terbentuk untuk bronkus primer. Siring (alat suara). bulu yang menutupi daerah bahu. bertakik. Dalam siring terdapat otot sternotrakealis yang menghubungkan tulang dada dan trakea. Dalam rongga siring terdapat selaput iank mudah bergetar. Fungsi bristle didukung oleh adanya getaran dan tekanan reseptor didekat folikel bulu (Sukiya. Ventrobronkus dan dorsobronkus dihubungkan oleh parabronkus. dada bawah. serta berfungsi untuk menimbulkan suara. Parapterum. Ukuran pulmo relatif kecil di bandingkan ukuran tubuhnya. bercabang. daerah tulang humerus. berbentuk tingkatan. STRUKTUR TUBUH D. bundar. antara lain berbentuk persegi. e. Getaran selaput suara tergantung besar kecilnya ruangan siring yang diatur oleh otot sternotrakealis dan otot siringialis. Bifurkasi trakea. Semi plumae adalah kumpulan bulu barbula yang letaknya tersembunyi di bawah bulu-bulu luar. h. . Fungsi bulu ini belum jelas.

Untuk lebih jelas. tepatnya pada parabronkus yang banyak mengandung pembuluh-pembuluh darah. Hal ini menyebabkan udara masuk ke dalam paru-paru dan selanjutnya masuk ke dalam pundi-pundi udara. mengakibatkan udara keluar dari paru-paru. Perubahan massa jenis ini dengan cara memperbesar atau memperkecil kantong udara. inspirasi dan ekspirasi dilakukan oleh kantung udara diketiak. Proses pernapasan pada burung terjadi sebagai berikut. Paru-paru burung berhubungan dengan sakus pneumatikus melalui perantara bronkus rekurens. Burung mempunyai alat bantu pernapasan yang disebut pundi-pundi udara yang berhubungan dengan paru-paru. Rongga dada menjadi besar dan tekanannya menurun. tertletak antara siring dan paru-paru. Pengambilan oksigen oleh paru-paru terjadi pada waktu inspirasi dan ekspirasi. Bronkus (cabang trakea). burung harus semakin cepat menggerakkan sayap untuk memperoleh semakin banyak oksigen. dan buah-buahan. Akibatnya. gerakan aktif dari rongga dada tak dapat berlangsung karena tulang-tulang dada dan tulang rusuk merupakan pangkal pelekatan yang kuat untuk otot-otot terbang. . Pertukaran gas terjadi dalam paru-paru. Pernapasan burung dilakukan dengan dua macam. Pada waktu tidak terbang. Sebaliknya dengan mengecilnya rongga dada. Jika otot tulang rusuk berkontaksi. tulang rusak bergerak ke arah belakang dan tulang dada bergerak ke arah atas. Saluran pencernaan pada burung terdiri atas: 1) Paruh: merupakan modifikasi dari gigi. tulang rusuk bergerak ke arah depan dan tulang dada bergerak ke bawah. Paru-paru dengan selaput pembungkus paru-paru yang disebut pleura. sakus pneumatikus juga membantu memperbesar ruang siring sehingga dapat memperkeras suara. Rongga dada mengecil dan tekanannya menjadi besar. menyelubungi alat-alat dalam untuk mencegah kedinginan. Pada waktu terbang. Gerakkan ini dapat menekan dan melonggarkan kantong udara tersebut sehingga terjadilah pertukaran udara didalam paru-paru. caranya adalah dengan menggerak-gerakkan sayap ke atas dan ke bawah. Frekuensi bernapas burung kurang lebih 25 kali permenit. sedangkan pada manusia hanya 15-20 kali permenit. yaitu pada terbang dan tidak terbang. mencegah hilangnya panas badan yang terlalu tinggi. Pada waktu otot tulang rusuk mengendur. Fungsi pundi-pundi udara antara lain untuk membantu pernapasan dan membantu membesarkan rongga siring sehingga dapat memperkeras suara. dibawah ini akan dijelaskan bagaimana mekanisme pernapasan pada burung. Selain berfungsi sebagai alat bantu pernapasan saat terbang. hewan kecil. Akibatnya. udara segar mengalir melalui parabronkus pada waktu inspirasi maupun ekspirasi sehingga fungsi paru-paru burung lebih efisien dari pada paru-paru mamalia. g. Mengembangnya paru-paru menyebabkan udara luar masuk (inspirasi). paru-paru akan mengempis sehingga udara dari kantung udara kembali ke paru-paru. pernapasan terjadi karena gerakan tulang dada sehingga tulang-tulang rusuk bergerak kemuka dan ke arah bawah. serta mengubah massa jenis tubuh pada burung-burung perenang. Makanan burung bervariasi berupa biji-bijian.f. • Sistem Pencernaan Organ pencernaan pada burung terbagi atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Jadi. Demikian juga udara dari pundi-pundi udara keluar melalui paru-paru. Semakin tinggi terbang. rongga dada membesar dan paru-paru mengembang. Pertukaran gas hanya terjadi di dalam paru-paru.

a. Usus halus pada burung terdiri dari duodenum. Selain pada burung elang. c. ovarium aves yang berkembang hanya yang kiri. Duktus deferen tidak ada hubungannya dengan ureter ketika masuk kloaka.Proventrikulus (lambung kelenjar): banyak menghasilkan enzim pencernaan.duktus eferen berhubungan dengan epididimis yang kecil kemudian menuju duktud deferen. Ovarium kanan tidak tumbuh sempurna dan tetap kecil yang disebut rudimenter. Duktus wolf bergelung dan membentuk duktus deferen. Walaupun kelompok burung tidak memiliki alat kelamin luar. fertilisasi tetap terjadi di dalam tubuh. Di posteriornya adalah magnum yang akan mensekresikan albumin. Sistem Genitalia Jantan. bergulung. duktus deferen bagian distal yang sangat panjang membentuk sebuah gelendong yang disebut glomere. bagian.Ovarium. 4) Lambung terdiri atas: . • Sistem Reproduksi Kelompok burung merupakan hewan ovipar. 3) Faring: berupa saluran pendek. Tubulus mesonefrus membentuk duktus aferen dan. Pada burung merpati tidak terdapat kantung empedu. kantung empedu. dan pankreas.epididimis. Saluran reproduksi.. Pada musim kawin ukurannya membesar. Sistem Genitalia Betina. Ventrikulus (lambung pengunyah/empedal): ototnya berdinding tebal. Ujung oviduk membesar menjadi uterus yang bermuara . Uterus atau shell gland untuk menghasilkan cangkang kapur. terletak di sebelah ventral lobus penis bagian paling kranial.Pada burung pemakan biji-bijian terdapat kerikil dan pasir yang tertelan bersama makanan vang berguna untuk membantu pencernaan dan disebut sebagai ” hen‟s teeth”. Pada burung-burung kecil. yaitu ovarium kiri.2) Rongga mulut: terdiri atas rahang atas yang merupakan penghubung antara rongga mulut dan tanduk. Proses Fertilisasi Pada burung betina hanya ada satu ovarium. berbentuk oval atau bulat. Ovarium dilekati oleh suatu corong penerima ovum yang dilanjutkan oleh oviduk. Kelenjar pencernaan burung meliputi: hati. oviduk yang berkembang hanya yang sebelah kiri. dilekatkan pada dinding tubuh oleh mesosilfing dan dibagi menjadi beberapa bagian. dinding ototnya tipis.permukannya licin. esofagus: pada burung terdapat pelebaran pada bagian ini disebut tembolok.bentuknya panjang. dan terletak di bagian dorsal rongga abdomen. jejunum dan ileum. . Saluran reproduksi. Di sinilah dibuat dan disimpan spermatozoa. Testis berjumlah sepasang. Hal ini dilakukan dengan cara saling menempelkan kloaka.. berperan sebagai tempat penyimpanan makanan yang dapat diisi dengan cepat. Dekat glomere bagian posterior dari duktus aferen berdilatasi membentuk duktus ampula yang bermuara di kloaka sebagai duktus ejakulatori. bagian anterior adalah infundibulumyang punya bagian terbuka yang mengarah ke rongga selom sebagai ostium yang dikelilingi oleh fimbre-fimbre. 5) Intestinum: terdiri atas usus halus dan usus tebal yang bermuara pada kloaka. selanjutnya istmus yang mensekresikan membrane sel telur dalam dan luar. b.

Pembuluh balik atau vena dibedakan atas: 1. Peredaran darah burung tersusun oleh jantung sebagai pusat peredaran darah. anggota depan. Jantung terdiri dari dua serambi yang berbdinding tipis serta dua billik yang dindingnya lebih tebal. ovum yang telah dibuahi sperma akan dikelilingi oleh materi cangkang berupa zat kapur. dan sebuah aorta yang merupakan sisa dari arkus aortikus yang menuju kekanan (arkus aortikus yang menuju kekiri mereduksi). Pembuluh balik tubuh bagian bawah (vena kava inferior). Pembuluh-pebmuluh darah dibedakan atas arteri dan vena.Rongga udara –> cadangan oksigen bagi embrio Jantung burung gereja berdetak 460 kali dalam semenit. dan pembuluhpembuluh darah. vena ini membawa darah dari kepala. dan anggota otot-otot pektoralis menuju jantung. Fertilisasi akan berlangsung di daerah ujung oviduk pada saat sperma masuk ke dalam oviduk. sangat penting bagi kelangsungan hidup sang burung. Anak burung menetas dengan memecah kulit telur dengan menggunakan paruhnya. Suhu tubuh induk akan membantu pertumbuhan embrio menjadi anak burung. yang kemudian bercabang menuju paru-paru kiri dan kanan. Fungsi bagian-bagian telur aves : . Jantung burung berbentuk kerucut dan terbungkus selaput perikardium. Tingkat energi yang tinggi yang diperlukan oleh burung untuk terbang dihasilkan oleh metabolisme tubuh yang cepat ini. Ovum yang telah dibuahi akan bergerak mendekati kloaka. membawa darah dari bagian bawah tubuh ke jantung. • Sistem Peredaran Darah Untuk mempelajari peredaran darah pada aves. Pembuluh nadi ini kemudian melingkari bronkus sebelah kanan dan membelok kearah ekor menjadi aorta dorsalis (pembuluh nadi punggung). Pembuluh balik tubuh bagian atas (vena kava superior).pada kloaka. yaitu dua arteri anonim yang bercabang lagi menjadi arteri-arteri yang memberi darah kebagian kepala. serta perlu dibesarkan dalam sarang.Kuning telur –> cadangan makanan embrio . Suhu tubuhnya adalah 108°F (42°C). Pembuluh nadi yang keluar dari bilik kanan hanya satu. 2. Pembuluh balik yang datang dari paru-paru (pulmo) kanan dan paru-paru kiri serta membawa darah menuju serambi kiri jantung. . yang bisa berakibat kematian pada binatang darat. d. dan anggota depan. otot terbang. Saat perjalanan menuju kloaka di daerah oviduk. Darah pada burung tersusun oleh eritrosit berbentuk oval dan berinti.Putih telur –> menjaga embrio dari goncangan . Telur dapat menetas apabila dierami oleh induknya. Suhu tubuh setinggi ini. Arteri yang keluar dari bilik kiri ada tiga buah. kita ambil contoh peredaran darah burung.Titik embrio –> bagian yang akan berkembang menjandi embrio . 3.Kalaza –> menjaga goncangan embrio . Pada burung jantan terdapat sepasang testis yang berhimpit dengan ureter dan bermuara di kloaka. yakni arteri pulmonalis (pembuluh nadi paru-paru). Anak burung yang baru menetas masih tertutup matanya dan belum dapat mencari makan sendiri.

• Sistem Saraf Susunan saraf pada burung serupa dengan susunan saraf pada manusia dan hewan menyusui.Perkembangan ini berhubungan dengan fungsi penglihatanya.Segala kegiatan saraf di atur oleh susunan saraf pusat. Larutan garam mengalir kerongga hidung kemudian keluar lewat nares luar dan akhirnya garam keluar lewat ujung paruh. Hal ini disebabkan karena burung laut meminum air garam dan memakan ikan laut yang mengandung garam. • Sistem Rangka a) Struktur rangka Burung memiliki struktur tulang yang beradaptasi untuk terbang. • Burung memiliki sternum (tulang dada) yang pipih dan luas. Air dalam tubuh disimpan melelui reabsorpsi ditubulus. • Tulang-tulang burung berongga dan ringan .Hal ini memungkinkan burung untuk terbang. Permukaan otak besar pada burung tidak berlipat-lipat. Tiap 1ml kubik jaringan korteks ginjal burung mengandung 100 sampai dengan 500 tabung ginjal ini membentuk lengkung henle kecil.Tulang dan dada membesar dan memipih sebagai tempat melekatnya otot-otot dan sayap. selain mengekskresi asam urat juga garam.Otak burung juga terdiri atas empat bagian .Otak besar burung berbeda dengan otak besar pada manusia. Otak kecil pada burung mempunyai lipatan-lipatan yang memperluas permukaan sehingga dapat menampung sejumlah neuron yang cukup banyak.Hal ini berfungsi untuk mengurangi berat terutama ketika burung terbang. Berikut gambar struktur rangka pada burung (aves) .otak kecil dan sum-sum lanjutan.berguna sebagai tempat pelekatan otot terbang yang luas.ginjal dihubungkan oleh ureter ke kloaka karena burung tidak memiliki vesika urinaria.Selain otak kecil maka otak besar pada burung juga bisa tumbuh dengan baik. Di dalam kloaka juga terjadi reabsorpsi air yang menambah jumlah air dalam tubuh. misalnya camar. • Sayap tersusun dari tulang-tulang yang lebih sedikit dibandingkan tulang-tulang pada tangan manusia. Burung juga memiliki tulang-tulang yang khas yang sesuai untuk terbang.Perkembangan Otak kecil ini berguna bagi pengaturan keseimbangan burung di waktu terbang.otak besar. Burung laut memiliki kelenjar pengekskresi garam diatas mata. Tabung ginjal burung lebih banyak dari pada mamalia karena kecepatan metabolisme burung sangat tinggi.otak tengah.Tulang-tulang tersebut sangat kuat karena memiliki struktur bersilang. Sampah nitrogen dibuang sebagai asam urat yang dikeluarkan lewat kloaka sebagai kristal putih yang bercampur feses. Khusus pada burung laut.Adaptasi tulang burung adalah sebagai berikut : • Burung memiliki paruh yang lebih ringan dibandingkan rahang dan gigi pada hewan mamalia.Anggota depan berubah fungsi menjadi sayap. Susunan saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum belakang.sehingga jumlah neuron padda burung berkembang dengan membentuk dua gelembung.terutama ketika mengepakkan sayap pada saat terbang. • Tulang belakang bergabung untuk memberi bentuk rangka yang padat.• Sistem Ekskresi Alat ekskresi burung berupa sepasang ginjal metanerfous.

dan namdur Anak-anak burung yang baru menetas umumnya masih lemah. dan indah atau unik seperti jenis burung mayar alias tempua. Bulu-bulu ini juga bersusun demikian rupa sehingga mampu menolak air.b) Fungsi Rangka Berikut fungsi rangka pada burung perkutut : • Tengkorak : Melindungi otak dan isi kepala • Tulang leher : Untuk menghubungkan ke tempurung kepala. • Tulang paha : Untuk persendian. dan disuapin makan oleh induknya. akan tetapi bila betinanya tidak berkenan. • Tulang lengan : Untuk menggerakkan sayap. tanah pasir pantai yang panas atau di dekat sumber air panas. • Tulang ekor : Tulang penghubung dengan kloaka. persis seperti yang dilakukan kebanyakan reptil. CARA HIDUP Burung berkembang biak dengan bertelur. Sarang bisa dibuat secara sederhana. Beberapa jenis burung seperti burung maleo dan burung gosong. sarang itu akan dilanjutkan pembuatannya oleh burung jantan hingga sempurna. Anak burung gosong bisa segera berlari beberapa waktu setelah menetas. • Tulang kering : Penghubung tulang paha kebetis. terutama di sayap. sehingga harus dihangatkan. Beberapa jenis tertentu seperti burung merak dan cendrawasi. bahkan adpula yang mampu terbang. Ritual ini adalah proses untuk mencari dan memikat pasangan. atau batu atau sekedar kaisan di tanah berpasir agar sedikit melengkuk sehingga telur yang di letakkan tidak mudah terguling. sarang itu akan ditinggalkannya. • Korakoid : Penghubung tulang dada. rangkong. hanya cangkangnya lebih keras karena berkapur. dengan perkecualian pada beberapa jenis yang primitif. dimana anak-anak burung itu hidup mandiri dalam mencari makanan dan perlindungan. • Tulang hasta : Tulang sayap yang menghubungkan dengan tulang lengan. ringan. walet. atau panas bumi menetaskan telur-telur itu. • Tulang dada : Tempat melekatnya oto untuk terbang. telah tumbuh semakin lebar. Akan tetapi kebanyakan burung membuat sarang dan menetaskan telurnya dengan mengeraminya di sarang itu. F. jantan memikat pasangannya dengan memamerkan sarang setengah jadi yang dibuatnya. dari tumpukan rumput. panas matahari. biasanya dilakukan oleh burung jantan. Kecuali pada jenis-jenis burung gosong. • Tulang rusuk : Tulang yang melindungi isi perut. Alih-alih mengerami burung-burung ini membiarkan panas alami dari daun-daun membusuk. kuat dan bersusun rapat. Namun ada pula jenis-jenis burung yang membuat sarangnya secara rumit. menimbun telurnya di tanah pasir yang bercampur serasah. Bulu-bulunya. E. HABITAT Burung masa kini telah berkembang sedemikian rupa sehingga terspesialisasi untuk terbang jauh. Bila si betina berkenan. ranting. Sementara burung manyar. Tulang belulangnya menjadi semakin ringan karena adanya rongga-rongga udara di . jantannya melakukan semacam tarian untuk memikat si betina. Telur burung mirip telur reptil. memiliki rituaal berpasangan masing-masing. Jenis-jenis burung umumya. dan memelihara tubuh burung tetap hangat di tengah udara dingin. • Tulang pengumpil : Tulang sayap yang menghubungkan dengan tulang lengan. • Pelvis : Penghubung tulang ekor.

mereka lebih banyak menghabiskan waktu di tanah atau kadang-kadang di pohon. Burung cendrawasih yang paling terkenal adalah anggota genus Paradisaea. sayap atau kepalanya. gua-gua batu. pulau-pulau selat Torres. Mereka ditemukan di Indonesia timur. . memiliki jalu panjang. Ayam peliharaan (selanjutnya disingkat “ayam” saja) merupakan keturunan langsung dari salah satu subspesies ayam hutan yang dikenal sebagai ayam hutan merah (Gallus gallus) atau ayam bangkiwa (bankiva fowl). ayam hutan hijau. namun tetap kuat menopang tubuh. Masing-masing jenis beradaptasi dengan lingkungan hidup dan makanan utamanya. yang paling umum adalah ayam potong (untuk dipotong) dan ayam petelur (untuk diambil telurnya). cendrawasih kuning besar. Spesimen ini disiapkan oleh pedagang pribumi dengan membuang sayap dan kakinya agar dapat dijadikan hiasan. Jenis ini dideskripsikan dari spesimen yang dibawa ke Eropa dari ekpedisi dagang. hen) relatif kecil. Ayam betina (babon. Ukuran burung cendrawasih mulai dari Cendrawasih Raja pada 50 gram dan 15 cm hingga Cendrawasih Paruh-sabit Hitam pada 110 cm dan Cendrawasih Manukod Jambul-bergulung pada 430 gram. berjengger kecil. Ayam memasok dua sumber protein dalam pangan: daging ayam dan telur. termasuk spesies tipenya. Ayam jantan (jago. Papua Nugini. Tulang dadanya tumbuh membesar dan memipih. yang menghasilkan hibrida mandul yang jantannya dikenal sebagai ayam bekisar. Hewan ini sangat adaptif dan dapat dikatakan bisa hidup di sembarang tempat. Sebagai hewan peliharaan. pesisir pantai. tengah lautan. Contoh habitat dan spesiesnya • Hutan Burung-burung cendrawasih merupakan anggota famili Paradisaeidae dari ordo Passeriformes. berukuran lebih besar. Burung anggota keluarga ini dikenal karena bulu burung jantan pada banyak jenisnya. Gigi-giginya menghilang. Inilah asal mula nama bird of paradise („burung surga‟ oleh orang Inggris) dan nama jenis apoda – yang berarti „tak berkaki‟. padang rumput. dan wilayah kutub. asalkan tersedia makanan baginya. jalu pendek atau nyaris tidak kelihatan. sebagai tempat perlekatan otot-otot terbang yang kuat. dan mampu mengunjungi berbagai macam habitat di muka bumi. rooster) lebih atraktif. mereka menghuni hutan-hutan ini dari tepi pantai hingga ke puncak-puncak pegunungan. dan bulu ekornya panjang menjuntai. • Perkotaan/ pedesaan Ayam peliharaan (Gallus gallus domesticus) adalah unggas yang biasa dipelihara orang untuk dimanfaatkan untuk keperluan hidup pemeliharanya. Karena kebanyakan ayam peliharaan sudah kehilangan kemampuan terbang yang baik. Dengan populasi lebih dari 24 milyar pada tahun 2003. Hal ini tidak diketahui oleh para penjelajah dan menimbulkan kepercayaan bahwa burung ini tidak pernah mendarat namun tetap berada di udara karena bulu-bulunya. berukuran kecil. digantikan oleh paruh ringan dari zat tanduk. berjengger lebih besar. dan Australia timur. Ayam biasa dapat pula dikawin silang dengan kerabat dekatnya. Kawin silang antarras ayam telah menghasilkan ratusan galur unggul atau galur murni dengan bermacammacam fungsi. Ayam menunjukkan perbedaan morfologi di antara kedua tipe kelamin (dimorfisme seksual). Paradisaea apoda. perkotaan. terutama bulu yang sangat memanjang dan rumit yang tumbuh dari paruh.dalamnya. Kesemuanya itu menjadikan burung menjadi lebih mudah dan lebih pandai terbang. dan bulu ekor pendek. Firefly‟s Bird Encyclopaedia menyatakan ada lebih banyak ayam di dunia ini daripada burung lainnya. Ratusan jenis burung dapat ditemukan di hutan-hutan tropis. Burung juga ditemukan di rawa-rawa. ayam mampu mengikuti ke mana manusia membawanya.

a. Burung Camar Kecil membiak secara berkelompok di atas anak batu atau pantai berbatu (shingle) atau pulau.. Burung Unta juga memiliki daya tahan yang luar biaya. Walau begitu. bersaiz sekitar 1. biasanya dalam laut masin. antillarum) dan Red Sea S. • Padang rumput Burung unta Burung Unta (Ostrich) bukan sembarang burung. Terdapat tiga spesies pinguin yang hidup di daerah tropis. yang kini dihadkan kepada burung camar putih besar (Bridge et al. paruh hitam dan kaki bewarna lebih pucat. ia diletakkan dalam genus Sterna. Ia mempunyai bulu dikepala yang putih dengan sedikit tompok hitam di atas kepalanya. tergantung pada apakah dua spesies Eudyptula dihitung juga sebagai spesies. a. Burung Camar Kecil membiak di persisiran dan muara kawasan serdahana dan tropika Europah dan Asia. Walaupun seluruh jenis pinguin awalnya berasal dari belahan bumi selatan. Burung ini bisa bertahan hidup pada suhu di atas 40 derajat Celcius hingga suhu 0 derajat Celcius. Kesulitan umum satu-satunya dalam memelihara Burung Unta adalah masalah kandang. Sebagaimana kesemua camar putih. dan berpagar. menghabiskan musim sejuk di lautan subtropika dan tropika sejauh Afrika Selatan dan Australia. anda perlu sebuah mobil untuk mengejar dan menangkapnya. Diantaranya adalah: . Di belakang dan di sayapnya bewarna kelabu pucat. Umurnya juga terbilang panjang. Salah satu spesies hidup di Kepulauan Galapagos (Pinguin Galapagos) dan biasanya menyeberangi garis khatulistiwa untuk mencari makan. Tinggi badannya dapat mencapai 2.3 hingga 0. Masalahnya. Pemberian ikan oleh burung jantan kepada burung betina merupakan sebahagian paparan mengawan. Ia tidak mungkin dikelirukan dengan spesies lain disebabkan saiz dan bulu dahi putih semasa musim mengawan. Least Tern (Sternula antillarum) dan Camar Saunders(Sternula saundersi). Ia sering menyusur sungai dan bertelur di tebing pasir. Sarang burung Camar Kecil terletak di atas tanah dan mempunyai telur bewarna cokelat kehijauan serta berbintik-bintik besar bewarna cokelat dan ungu pucat. Mempunyai tubuh sepanjang 10 inci. bisa mencapai usia sekitar 50 tahun. burung Camar Kecil mencari makan dengan menjunam menyelam bagi menangkap ikan. • Pesisir pantai Burung Camar Kecil atau nama sainsnya Sterna albifrons adalah burung laut dalam keluarga Camar Sternidae. pengeluaran untuk biaya makan Burung Unta hanya mencapai kira-kira USD75 setahun. karena Burung Unta dapat berlari hingga kecepatan 50 km/jam. Pada suatu masa. Ia mempunyai paruh nipis yang tajam bewarna kuning dengan warna hitam di hujung dan kikinya juga bewarna kuning. Diperlukan lahan yang cukup luas. 2005). sekalipun Burung Unta sedemikian besar. Pada musim sejuk dahinya lebih putih. Selain besar. saundersi subspesies sekarang dianggap sebagai spesies berlainan. Mempunyai bunyi berkeriut yang kuat dan jelas. G. namun pinguin tidak hanya ditemukan di daerah dingin atau di Antartika saja.9 inci. Ia adalah camar yang kecil. Ia menghasilkan dua hinggaempat biji telur di atas tanah.5 meter dengan berat 180 kg. Dahulunya Amerika Utara (S. Sebagaimana kebanyakan camar putih lain. sepanjang 21-25 cm dengan panjang sayap 41-47 cm. Ia adalah burung berhijrah yang kuat. ia akan mempertahankan sarang dan anaknya dan akan menyerang penceroboh.• Wilayah kutub Di seluruh dunia terdapat 17 hingga 19 spesies pinguin. MANFAAT Burung telah memberikan manfaat luar biasa dalam kehidupan manusia. sekali seekor Burung Unta lari keluar dari pagar.

bulu. breast. Bulu terbuat dari keratin. biasanya dilakukan oleh burung jantan. bokong. lesser. iris. jari-jari dengan selaput kulit. ranting. karena diburu manusia untuk kepentingan perdagangan tersebut. Bulu adalah suatu adaptasi vertebrata yang paling luar biasa karena sangat ringan dan kuat. kalkun. mulut berbentuk paruh yang kaku dan kuat. seperti burung merak. tibia. Seperti ayam. bulu atas. Sistem Ekskresi. kepala. dan untuk olahraga berburu. Di samping itu. Sayap (anggota gerak anterior) digunakan untuk berenang. kulit kakinya diselubungi semacam sisik yang disebut tasometatarsus. Terdapat 20 jenis dari golongan ini. mantel. Impennes. Selain itu populasi burung juga terus menyusut karena rusaknya habitat burung akibat kegiatan manusia. bernapas dengan paru-paru dan pundi-pundi udara. gagah-gagahan. Oleh sebab itu beberapa banyak jenis burung kini telah dilindungi. Burung-burung elang kerap dipelihara pula untuk gengsi. Ciri-ciri Umum dari burung adalah bersayap (tubuh dilindungi bulu). sisi. pada sebagian besar spesies. baik oleh peraturan internasional maupun oleh peraturan Indonesia. Bila si betina berkenan. orang juga memelihara burung untuk kesenangan dan perlombaan. dan murai batu dan lain-lain. Beberapa suaka alam dan taman nasional juga dibangun untuk melindungi burung-burung tersebut di Indonesia. Selain ciri umum burung juga mempunyai ciri khusus. Burung juga memberikan nilai estetika terhadap keragaman fauna indonesia. belly. sarang itu akan dilanjutkan pembuatannya . Kebanyakan burung membuat sarang dan menetaskan telurnya dengan mengeraminya di sarang itu. Metatarsus bersatu. angsa dan bebek. tetapi tidak sempurna. sendrawasih dll. Adapun sistem organ pada burung adalah Sistem Respirasi. pupil. BAB III Kesimpulan Kelas aves terbagi dalam begitu banyak bangsa (ordo) yang dikenal baik karakteristiknya. hanya cangkangnya lebih keras karena berkapur. Sistem Reproduksi. Empat buah jari terarah ke muka. scapular. dan wattle. burung jantan memikat pasangannya dengan memamerkan sarang setengah jadi yang dibuatnya. protein yang juga menyusun rambut dan kuku manusia dan sisik pada reptile. Berdiri tegak pada metatarsus. tidak dapat terbang. Telur burung mirip telur reptil. tersial. memiliki rituaal berpasangan masing-masing. dan memiliki kantong udara untuk membantu pernapasan pada saat terbang. tenggorokan. Sistem Saraf. Sarang bisa dibuat secara sederhana. Bulu kecil-kecil menutupi seluruh tubuh. tulangnya tipis dan berlubang. tarsus. Burung berkembang biak dengan bertelur. Sistem Peredaran Darah. Struktur tubuh burung terdiri dari paruh. Sistem Pencernaan. Dapat dengan cepat menyelam. dari tumpukan rumput. Contoh: Aptenodytes forsteri. kasuari. vent. dan Sistem Rangka. • Banyak jenis burung telah semakin langka di alam. paha. tibio-tarsalartikulasi. Yang mempunyai cirri-ciri. perkutut. Contoh dari golongan ini adalalah Ordo Sphenisciformes.• Merupakan sumber protein yang penting (daging maupun telurnya). suhu tubuhnya tetap (homoiterm). Di bawah kulit terdapat lapisan lemak tebal. kaki. Ritual ini adalah proses untuk mencari dan memikat pasangan. Pada saat musim kawin burung umumya. adapun cirinya adalah bulu. Salah satu contoh dari salah satu kelas aves adalah burung Penguin. anggota gerak atas berfungsi untuk terbang. primaries. Contohnya burung manyar. Contohnya adalah burung-burung merpati. atau batu atau sekedar kaisan di tanah berpasir agar sedikit melengkuk sehingga telur yang di letakkan tidak mudah terguling. berkembang biak dengan bertelur (ovipar).

oleh burung jantan hingga sempurna. Jakarta : Erlangga. padang rumput. sendrawasih dll.com/2008_07_01_archive.org/wiki/berkas:superb_fairy_wren2_LiquidGhoul. pesisir pantai.com/burung http://iqbalali. Reece. orang juga memelihara burung untuk kesenangan dan perlombaan. akan tetapi bila betinanya tidak berkenan. John W. juga mencari pasangan dengan ritualnya masingmasing. Dan khusus untuk burung-burung elang kerap dipelihara pula untuk gengsi. mereka menghuni hutan-hutan ini dari tepi pantai hingga ke puncak-puncak pegunungan. kalkun. karena salah satu yang bias diambil dari manfaat burung adalah merupakan sumber protein yang penting (daging maupun telurnya). kenapa?. Burung adalah salah satu hewan yang diciptakan oleh Allah untuk manusia. dan wilayah kutub. dan murai batu dan lain-lain. angsa dan bebek. kasuari. Seperti ayam. gagah-gagahan. perkutut. Tak terkecuali burung yang berada dimanapun. Biologi Jilid 2.wikipedia. Masing-masing jenis beradaptasi dengan lingkungan hidup dan makanan utamanya. dan untuk olahraga berburu. Kimball. tengah lautan. Campbell. Zoologi Dasar. Di samping itu. 1994. perkotaan.html http://id. Mukayat djarubito. sarang itu akan ditinggalkannya. seperti burung merak. dan burung juga memberikan nilai estetika terhadap keragaman fauna indonesia.Jakarta : Erlangga. Contohnya adalah burung-burung merpati.com/2008/10/07/aves-bulu-burung/ http://biologi-suwoto-banjarnegara. http://www. DAFTAR PUSTAKA Brotowidjoyo. gua-gua batu.1983.wikipedia. Ratusan jenis burung dapat ditemukan di hutanhutan tropis. Burung juga ditemukan di rawa-rawa.jpg . BIOLOGI.blogspot.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful