P. 1
2. Sejarah Mikrobiologi (1)

2. Sejarah Mikrobiologi (1)

|Views: 4|Likes:
Published by Adzkie Muhammad

More info:

Published by: Adzkie Muhammad on Jun 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/26/2015

pdf

text

original

Mini quiz

• Jawablah pada selembar kertas, beri nama dan NIM pada sudut kanan atas, kerjakan selama 5 menit
1. Sebutkan asal kata dan definisi mikrobiologi 2. Sebutkan cabang ilmu mikrobiologi berdasarkan a. taksonomi b. penerapannya

Sejarah Mikrobiologi
Mikrobiologi dan Virologi 13 Maret 2012 Binar Asrining Dhiani

Gerbang ilmu mikrobiologi

Antony van Leeuwenhoek (1632-1723)
• Penjual kacamata dan ilmuwan otodidak • Mengamati kotoran yang menempel di gigi • Hasil pengamatannya disebut “animalcules” (hewan kecil)  sekarang ini kita sebut bakteri dan protozoa

Mikroskop pertama

Mikroskop lensa tunggal (200x perbesaran)

Robert Hooke (1635-1703)
• Pertama kali istilah “sel” diperkenalkan

Teori ‘GENERATIO SPONTANEA’
• Hingga pertengahan abad ke-19 filosof dan ilmuwan masih banyak yang percaya bahwa ‘makhluk hidup muncul secara spontan dari benda tak hidup’ •  belatung dapat muncul dari bahan busuk, ular dan tikus dapat lahir dari tanah lembab, lalat dapat muncul dari kompos

Fransisco Redi (1626-1697)
• Ilmuwan Italia yang menentang teori generatio spontanea • Tahun 1668 mendemonstrasikan penemuannya  belatung bukan berasal dari daging busuk • Enam buah tabung berisi daging busuk
– Tiga buah tabung ditutup rapat – Tiga buah tabung dibiarkan terbuka belatung muncul di tabung yang terbuka tidak ditemukan belatung di tabung yang tertutup

Percobaan Fransisco Redi

• Dibantah oleh penganut generatio spontanea  udara segar sangat diperlukan untuk terjadinya teori generatio spontanea • Tabung ditutup dengan kain kasa untuk memungkinkan udara tetap masuk ke tabung  tidak ditemukan belatung pada daging

John Needham (1713-1781)

• Ilmuwan Inggris yang memperkuat teori generatio spontanea • Setelah memanaskan kaldu dan menempatkan dalam botol tertutup, larutan kaldu yang telah dingin dikerumuni mikroba  Mikroba timbul spontan dari kaldu

Percobaan Lazzaro Spallanzani (1765)

• Ilmuwan Italia yang menduga bahwa ada kemungkinan mikroorganisme yang ada di udara masuk ke dalam kaldu milik Needham setelah kaldu dididihkan • Melalui percobaannya menunjukan bahwa kaldu yang diletakkan pada botol tertutup dan dipanaskan tidak menunjukkan pertumbuhan mikroorganisme

Bantahan Needham terhadap Spallanzani
• Atas percobaan Spallanzani, Needham membantahnya bahwa daya vital yang dibutuhkan untuk terjadinya proses generatio spontanea dirusak oleh pemanasan dan tidak dapat masuk ke dalam botol karena adanya sumbat botol

Teori Biogenesis
• Rudolf Virchow (1858)—ilmuwan Jerman
“semua sel hidup hanya dapat timbul dari sel hidup yang ada sebelumnya”

• Louis Pasteur (1861)– ilmuwan Perancis
– Melakukan percobaan yang mendukung teori biogenesis – Mendemonstrasikan bahwa mikroorganisme terdapat di udara dan dapat mengontaminasi larutan steril, namun udara itu sendiri tidak dapat menciptakan mikroorganisme

Percobaan Pasteur I
• Pasteur mengisi beberapa botol berleher pendek dengan kaldu sapi dan mendidihkannya • Beberapa botol dibiarkan terbuka dan kaldu dibiarkan mendingin • Beberapa botol ditutup segera setelah mendidih • Setelah beberapa hari;
– Pada botol yang terbuka ditemukan banyak kontaminan mikroorganisme – Pada botol yang tertutup tidak ditemukan kontaminan mikroorganisme  Pasteur berpendapat bahwa mikroorganisme di udara merupakan agen yang bertanggungjawab terhadap kontaminasi pada kaldu milik Needham

Percobaan Pasteur II
• Pasteur meletakkan kaldu pada botol leher panjang yang dibengkokkan menyerupai huruf S dengan ujung terbuka • Kaldu dididihkan dan didinginkan • Pada pengamatan beberapa minggu tidak ditemukan adanya kontaminasi mikroorganisme pada kaldu • Sedangkan pada botol yang sama namun disimpan dalam posisi miring, yang memungkinkan kaldu bersentuhan dengan udara, pada waktu yang lebih singkat ditemukan kontaminasi mikroorganisme pada kaldu

Percobaan Pasteur II

Percobaan Pasteur II

• Pasteur menunjukkan bahwa:
– Mikroorganisme terdapat pada benda tak hidup, benda padat, benda cair maupun udara – Kehidupan mikroorganisme dapat dihilangkan dengan pemanasan dan metode pemanasan dapat digunakan untuk menghambat akses mikroorganisme di udara terhadap lingkungan yang mengandung nutrisi  TEKNIK ASEPTIK

Joseph Lister (1827-1912)
• Dokter Inggris yang pertama kali melakukan pencegahan infeksi sesudah operasi pembedahan dengan teknik aseptik • Menggunakan fenol encer untuk menutup luka ataupun sebagai aerosol selama prosedur operasi pembedahan

“We see only what we know.”
Johann Wolfgang von Goethe (1749-1832)

"We got every living thing from water. Will they not then believe?"
Al-Quran 21:30

Mikrobiologi dan Virologi (Sejarah Mikrobiologi II)
20 Maret 2012

Quiz (5 menit)
• Jelaskan dengan singkat perbedaan pendapat antara teori generatio spontanea dan biogenesis • Siapakah ilmuwan pendukung teori generatio spontanea? • Siapakan ilmuwan pendukung teori biogenesis?

Robert Koch (1843-1910)
• Tahun 1884 mengumumkan POSTULAT KOCH
– Menetapkan hubungan sebab-akibat antara mikroorganisme dan penyakit

• Menemukan Bacillus anthracis dalam darah sapi yang mati karena sakit anthrax • Menumbuhkan bakteri tersebut pada media bernutrisi dan menyuntikkan kultur bakteri tersebut pada sapi sehat, yang kemudian jadi sakit dan mati • Koch mengisolasi bakteri dari sapi yang mati tersebut dan membandingkannya dengan kultur bakteri yang telah diisolasi terlebih dahulu

POSTULAT KOCH

POSTULAT KOCH
1. Agen penyebab penyakit terdapat pada hewan yang sakit dan tidak terdapat pada hewan yang sehat 2. Agen penyebab penyakit dapat diisolasi dan ditumbuhkan dalam suatu kultur murni 3. Agen penyebab penyakit akan menimbulkan penyakit yang sama saat diinokulasikan pada hewan yang sehat 4. Agen penyebab penyakit dapat diisolasi kembali

Edward Jenner (1749-1823)
• Seorang dokter bedah • Berdasarkan observasi bahwa pemerah susu kebal terhadap smallpox • Postulat: “Nanah pada bintik yang didapat pemerah susu dari cowpox, melindungi mereka dari smallpox”

Edward Jenner (1749-1823)
• Jenner menginokulasi nanah dari bintik pada pemerah susu yang terkena cowpox ke seorang anak tukang kebunnya •  VAKSINASI • Si anak demam, namun tidak terkena infeksi smallpox • Vaksinasi dikenal luas

Alexander Fleming (1881-1955)
• Alexander Fleming tahun 1928 • Saat meneliti beberapa kultur Staphylococcus ada kontaminasi jamurseperti tetesan embun di sekitar jamur • Ditemukan suatu bakterisidal atau bakteriostatik yang kemudian dinamakan PENICILLIN

Peran Mikrobiologi bagi Manusia
• Daur ulang elemen-elemen vital
– Elemen-elemen kimia seperti karbon, nitrogen, oksigen, sulfur, dan fosfor tidak dapat dimanfaatkan langsung oleh organisme – Mikroorganisme merubah menjadi bentuk yang dapat dimanfaatkan – Contoh:
• Dekomposisi limbah organik menjadi CO2 • Nitrogen  NH3
– Contoh mikroorganisme penambat nitrogen: Rhizobium, Bradyrhizobium, Azorhizobium, Azzolla, Frankia, Azetobacter, Azosprillum, dll

• Fosfat anorganik  fosfat organik
– Contoh mikroorganisme pelarut fosfat: Bacillus, Pseudomonas, Aspergillus, Penicillium, Streptomyces

Peran Mikrobiologi bagi Manusia
• Bioremediasi: Proses perombakan polutan menjadi subtansi yang tidak berbahaya dengan menggunakan mikroorganisme
– Polutan minyak yang tumpah dari kapal tanker ke laut dapat dimetabolisme dengan mikroorganisme tertentu (mikroorganisme yang dapat tumbuh pada polutan minyak bumi atau yang direkayasa genetikanya sehingga dapat me-metabolisme minyak bumi) BIOAUGMENTATION oleh:
• Bakteri:Achromobacter, Acinetobacter, Actinomycetes, Aeromonas, dll • Fungi: Debaromyces, Fusarium, Hansenula, Rhodosporidium, dll

– Deinococcus radiodurans (mikroorganisme resisten terhadap radioaktif yang dimodifikasi genetiknya untuk dapat me-metabolisme toluen dan ion merkuri dari limbah nuklir)

Peran Mikrobiologi bagi Manusia
• Kontrol hama tanaman
– Pengendalian hama tanaman menggunakan pestisida harus dibatasi karena dampak negatif yang dihasilkan – Penggunaan Bacillus thuringiensis untuk mengendalikan Crocidolomia binotalis (hama tanaman kubis) – B. thuringiensis mengandung delta toksin yang toksik untuk serangga  toksin termakan, kristal protein akan terurai oleh enzim protease menjadi fraksi-fraksi kecil toksik yang merusak saluran pencernaan dan kematian

Peran Mikrobiologi bagi Manusia
• Industri dan pertambangan
– Pengembangan polimer yang mudah terurai – Menggunakan bakteri Alcaligenes eutrophus sebagai penghasil poli-3-hidroksi alkanoat (PHA) dan poli-beta-hidroksi butirat (PHB) yang merupakan bahan pembuat plastik yang mudah terurai

Peran Mikrobiologi bagi Manusia
• Pangan
– Pemanfaatan Lactobacillus bulgaricus untuk pembuatan yoghurt
• Laktosa  glukosa  asam laktat (pH turun, protein dalam susu terdenaturasi)

– Pemanfaatan Streptococcus lactis dan Streptococcus cremoris untuk pembuatan keju dan mentega

Peran Mikrobiologi bagi Manusia
• Bioteknologi modern dan rekayasa genetik
– Diarahkan untuk terapi gen dengan menyisipkan gen yang hilang atau menggantikan gen yang rusak – Pengembangan edible vaccine (vaksin yang dapat dimakan)

• Farmasi dan kesehatan
– Difokuskan pada penemuan dan pengembangan antibiotik – Dimanfaatkan untuk menghasilkan senyawa yang bermanfaat bagi manusia misalnya Vit. B12 oleh Pseudomonas, Propionibacterium, Vit.B2 oleh fungi Ashbya gossypi, Vit. C oleh Acetobacter

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->