P. 1
Makalah Penegakan Hukum

Makalah Penegakan Hukum

|Views: 32|Likes:
Published by Daniel Christian C

More info:

Published by: Daniel Christian C on Jun 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2014

pdf

text

original

PENEGAKAN HUKUM

Disusun Oleh: RIZA RIZQON KARIM 12611003 EKY CHRISTIANTO 12611025

BAB I PENDAHULUAN Negara Indonesia adalah Negara hukum, hal ini sesuai dengan pasal 1 ayat 3 UUD 1945 amandemen ketiga. Salah satu hal yang perlu diperhatikan demi terwujudnya Negara hukum tersebutdiperlukan adanya suatu penegakan hokum yang baik di Negara Indonesia ini. Penegakan hukum sangat dibutuhkan pula demi terciptanya keadilan, keamanan, ketentraman dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Untuk itu dalam makalah ini mencoba memberi penjelasan secara singkat untuk menambah pengetahuan masyarakat terkait dengan penegakan hukum, yaitu meliputi: 1. Apakah Pengertian Penegakan Hukum itu? 2. Siapa Sajakah Aparat Penegak Hukum itu? 3. Apa Sajakah Factor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum itu?

atau dialami sendiri. “Negara Indonesia adalah Negara hukum”. terdapat tiga elemen penting yang mempengaruhinya. kemanfaatan dan keadilan. dan sejahtera.. dan kemanfaatan sosial menjadi kenyataan. Pengertian Penegakan Hukum Tahap pembuatan hukum masih harus disusul oleh pelaksanaannya secara konkrit dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. dalam UUD 1945 pasal 1 ayat 3 amandemen ketiga. Dalam menegakkan hokum. keamanan. Hakim Hakim adalah pegawai negeri sipil yang mempunyai jabatan fungsional. Jaksa Jaksa adalah pejabat yang diberi wewenang oleh Undang-undang ini untuk bertindak sebagai penuntut umum serta melaksanakan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. kepastian hukum. Sipir Sipir merupakan seseorang yang diberikan tugas dengan tanggung jawab pengawasan. Dalam penjelasan UUD 1945 mengenai sistem pemerintahan Negara disebutkan bahwa ”Negara Indonesia berdasarkan atas hukum (Rechtsstaat).BAB II PEMBAHASAN PENEGAKAN HUKUM A. penyidikan. 2. Dalam proses bekerjanya aparat penegak hukum itu. 5. dilihat. ada tiga hal yang harus diperhatikan. Atau dengan kata lain yang ingin ditegakkan dalam Negara ini adalah supremasi hokum bukan supremasi kekuasaan. Aparat Penegak Hukum Aparat penegak hukum mencakup pengertian mengenai institusi penegak hukum dan aparat (orangnya) penegak hukum. Aparat penegak hukum yang terlibat dalam penegakan hukum antara lain: 1. karena hukum diciptakan semata-mata untuk kepetingan masyarakat. yaitu: . Prinsip dasar yang dianut dalam hukum dasar tersebut memberikan gambaran hokum menjadi landasan kehidupan masyarakat. Penegakan hukum adalah proses dilakukannya upaya untuk tegaknya atau berfungsinya norma-norma hukum secara nyata sebagai pedoman perilaku dalam lalu lintas atau hubungan hukum dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Oleh karena itu Satjipto Rahardjo mengatakan bahwa penegakan hukum merupakan suatu usaha untuk mewujudkan ide-ide keadilan. Inilah yang dimaksud penegakan hukum itu. B. Proses perwujudan ide-ide itulah yang merupakan hakikat dari penegakan hukum. Pengacara Pengacara adalah seseorang yang membantu penggugat maupun tergugat dan diangkat oleh Pengadilan Tinggi tertentu dan batas wilayah tugasnya hanya diperbolehkan dalam wilayah hukum Pengadilan Tinggi tersebut 6. Polisi polisi adalah suatu pranata umum sipil yang mengatur tata tertib 3. damai. Sehingga dengan adanya penegakan hukum diharapkan masyarakat dapat hidup aman. Saksi Saksi adalah orang yang dapat memberikan keterangan guna penyelidikan. adil. yaitu kepastian hukum. 4. dan keselamatan narapidana di penjara maupun rutan. penuntutan dan pemeriksaan di sidang pengadilan tentang perkara pidana yang didengar. Penegakan hukum harus berguna dan bermanfaat bagi masyarakat. tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka (Machtsstaat)”.

ekonomi. Kalau hal-hal itu tidak terpenuhi maka mustahil penegakan hukum akan mencapai tujuannya. dan banyak sekali contoh-contoh dalam masyarakat. Mentalitas penegak hukum merupakan titik sentral daripada proses penegakan hukum. Kesadaran tersebut dipengaruhi oleh faktor agama. Faktor Masyarakat Semakin tinggi kesadaran masyarakat akan hukum maka semakin memungkinkan adanya penegakan hukum di masyarakat. 2. juga diperlukan pengetahuan yang sistematis mengenai materi atau substansi yang akan diatur dengan peraturan tersebut. C. Misalnya penanganan kasus yang sampai pada tingkat kasasi yang sangat lambat. b. 3. Perangkat peraturan yang mendukung baik kinerja kelembagaannya maupun yang mengatur materi hukum yang dijadikan standar kerja. maka dengan sendirinya hukum yang diterapkannya juga baik. maka mentalitas penegak hukum sangat besar peranannya di dalam mengusahakan adanya . misalnya. Ex: undang-undang di Indonesia dibentuk oleh Presiden dengan persetujuan DPR. Faktor hukumnya sendiri/substansi Semakin baik suatu peraturan hukum akan semakin memungkinkan penegakannya. Filosofis yaitu apabila peraturan hukum tersebut sesuai dengan cita-cita hukum sebagai nilai positif tertinggi. 2. Sebaliknya. Untuk menyusun peraturan perundang-undangan tertentu. yaitu masyarakat adil makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Yuridis yaitu apabila peraturan hukum tersebut penentuannya berdasarkan kaidah yang lebih tinggi tingkatannya. organisasi yang baik. Hal ini disebabkan. keuangan yang cukup dan seterusnya. Hal ini berarti pula peraturan itu tidak boleh bertentangan dengan peraturan hukum yang lebih tinggi. Oleh karena ada kecenderungan kuat untuk berorientasi ke atas. maka diperlukan ilmu dan teknologi hukum yang cukup. samakin tidak baik suatu peraturan hukum akan semakin sukarlah menegakkannya. Faktor Sarana atau Fasilitas Tanpa adanya sarana atau fasilitas tertentu. termasuk mengenai kesejahteraan aparatnya. maka secara serta merta hukum yang diterapkan juga dianggap buruk. maka tidak mungkin penegakan hokum akan berlangsung dengan lancar. Kesadaran hukum adalah pengetahuan. merupakan faktor yang penting di dalam menegakkan hukum.1. Apabila penegaknya bermental baik. politik dan sebagainya. c. Kalau saja penegak hukum tidak disukai. peralatan yang memadai. Faktor Penegak Hukum Yaitu pihak-pihak yang membentuk maupun menerapkan hukum. Institusi penegak hukum beserta perangkat sarana dan prasarana pendukung dan mekanisme kerja kelembagaannya. oleh karena pada masyarakat Indonesia masih terdapat kecenderungan yang kuat. Budaya kerja yang terkait dengan aparatnya. Karena hukum adalah berasal dari masyarakat dan diperuntukkan mencapai keadilan di masyarakat pula. Bahwa sarana atau fasilitas mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi kelancaran pelaksanaan penegakan hukum sangat mudah dipahami. Peraturan hukum yang baik itu adalah peraturan hukum yang: a. 4. hal ini disebabkan jumlah hakim tidak sesuai dengan jumlah perkara yang masuk. Di dalam menyusun hukum yang baik. baik hukum materiilnya maupun acaranya. Sosiologis yaitu apabila hukum tersebut diakui atau diterima oleh masyarakat kepada siapa peraturan hukum tersebut ditujukan/diberlakukan. Taraf kesadaran hokum para warga masyarakat.. untuk senantiasa mengidentifikasikan hukum dengan penegaknya. selain diperlukan kemahiran membuat peraturan secara teknis. Sarana atau fasilitas antara lain mencakup tenaga manusia yang berpendidikan dan terampil. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum 1. penghayatan dan ketaatan masyarakat akan adanya hukum. 3.

semakin memungkinkan untuk hukum itu ditegakkan.kepatuhan hukum. 5. nilainilai mana merupakan konsepsi-konsepsi abstrak mengenai apa yang dianggap baik (sehingga dituruti) dan apa yang dianggap buruk (sehingga dihindari). Kebudayaan mendasari adanya hukum adat. Dengan demikian semakin banyak persesuaian. . Faktor Kebudayaan/Culture Kebudayaan pada dasarnya mencakup nilai-nilai yang mendasari hokum yang berlaku. yakni hukum kebiasaan yang berlaku. Selain itu juga ada hokum tertulis (perundang-undangan) yang dibentuk oleh golongan tertentu yang mempunyai wewenang dan berlaku di masyarakat itu juga yang mencerminkan nilai-nilai yang menjadi dasar dari hukum adap agar hokum perundang-undangan dapat berlaku efektif.

o Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum antara lain: hukumnya sendiri/substansi. Penegak Hukum. Sarana atau Fasilitas. . Masyarakat.BAB III KESIMPULAN o Penegakan hukum adalah proses dilakukannya upaya untuk tegaknya atau berfungsinya norma-norma hukum secara nyata sebagai pedoman perilaku dalam lalu lintas atau hubungan hukum dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Kebudayaan/Culture. o Aparat penegak hukum mencakup pengertian mengenai institusi penegak hokum dan aparat (orangnya) penegak hokum.

Ponorogo. . 2000. Satjipto. Erlangga. PT Citra Aditya Bakti. Fh. Membangun dan Menegakkan Hukum dalam Era Pembangunan berdasarkan pancasila dan UUD1945.DAFTAR PUSTAKA Mahfiana. Uki. 2007. Jakarta. Rahardjo. Layyin. Bandung. STAIN Ponorogo Press. 1983. Ilmu Hukum. Ilmu Hukum.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->