TUGAS SISTEM BERKAS

Jaenal Arifin S.kom Kelas C, 18.00-20.30

harddisk menggunakan head untuk melakukannya. silinder mana) dan setelah itu informasi/data pada sector tersebut siap dibaca.” Nah pola penyajian informasi yang diberikan oleh harddisk sendiri biasanya mengikuti pola geometris. Namun ada kalanya juga tidak. Papan pengendali yang ada di dalam harddisk menerjemahkan instruksi .Pengertian harddisk Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. tanpa harus melihat lagi ke permukaan pelat itu karena seluruh informasi yang dibutuhkan sudah dihidangkan di dalam buffer. harddisk pada umumnya tetap berputar ketika proses di atas berlangsung. Dalam banyak kejadian. sistem BIOS. Pada proses ini. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan. yang berada disetiap piringan. akan ada permintaan supaya mengirimkan informasi tersebut melalui interface harddisk untuk memberikan alamat yang tepat (sektor berapa. Sistem operasi. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Bila sudah oke. track. untuk menentukan bagian mana dari harddisk yang harus dibaca. aplikasi yang kita jalankan. dan sector. Cara Kerja Harddisk Langkah Pertama Dilakukan pengaksesan terhadap harddisk untuk melihat dan menentukan di lokasi sebelah mana informasi yang dibutuhkan ada di dalam ruang harddisk. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency. pengendali ini akan menyuplai informasi tersebut secara langsung. maka head akan berputar untuk mencari track. Langkah Ketiga Pengendali program yang ada pada harddisk akan mengecek untuk memastikan apakah informasi yang diminta sudah tersedia pada internal buffer yang dimiliki oleh harddisk (biasanya disebut cache atau buffer). dan juga driver-driver khusus (tergantung pada aplikasi yang kita jalankan) bekerja bersamasama. Langkah Kedua Harddisk akan bekerja dan memberikan informasi di mana data/informasi yang dibutuhkan tersedia. track berapa. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Yang dimaksud dengan pola geometris di sini adalah sebuah pola penyajian informasi yang menggunakan istilah silinder. Setelah menemukan sector yang diinginkan. sampai kemudian menyatakan. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. lantaran manajemen power pada harddisk memerintahkan kepada disk untuk tidak berputar dalam rangka penghematan energi. Ketika informasi ditemukan. “Informasi yang ada di track sekian sektor sekianlah yang kita butuhkan.

Platter terbuat dari metal yang mengandung jutaan magnetmagnet kecil yang disebut dengan magnetic domain. papan pengendali ini pulalah yang kemudian meminta actuator untuk menggerakkan head menuju ke lokasi yang dimaksud. maka bila hard disk anda rusak maka data andapun akan ikut menjadi rusak. Proses inilah yang memakan waktu.Domain-domain ini diatur dalam satu atau dua arah untuk mewakili binary “1” dan “0” . Ketika head sudah berada pada lokasi yang tepat. cache). pengendali akan mengaktifkan head tersebut untuk melakukan proses pembacaan.merupakan cakram padat.tentang alamat data yang diminta dan selama proses itu berlangsung. KOMPONEN PENYUSUN HARD DISK Didalam hard disk terdapat beberapa komponen-komponen penting. dengan mengetahui komponen-komponen hard disk ini kita dapat lebih memelihara hard disk kita agar dokumen dan data kita aman tersimpan di dalamnya. Inilah beberapa komponen penting dari Hard Disk : Platter Berbentuk sebuah Pelat atau piringan yang berfungsi sebagai penyimpan data. Mulailah head membaca track demi track untuk mencari sektor yang diminta. sampai kemudian head menemukan sektor yang tepat dan kemudian siap membacakan data/informasi yang terkandung di dalamnya.memiliki pola-pola magnetis pada pada sisi-sisi permukaanya. Sebab bila anda memiliki data yang penting. Informasi ini kemudian dikirimkan melalui interface harddisk menuju sistem memori utama untuk kemudian dieksekusi sesuai dengan aplikasi atau perintah yang kita jalankan. Langkah Terakhir Papan pengendali akan mengkoordinasikan aliran informasi dari harddisk menuju ke ruang simpan sementara (buffer. Tapi bila Mother Board atau komponen lainnya rusak sementara hard disk tidak rusak. ia akan senantiasa siaga untuk memastikan pada silinder dan track mana informasi yang dibutuhkan itu tersimpan. Berbentuk bulat. anda dapat mengganti komponen lainnya dan memasang hard disk anda tersebut dan data di dalamnya tetap aman. Nah.

Dalam piringan tersebut terdiri dari beberapa track. Poros ini memiliki sebuah penggerak yang berfungsi untuk memutar pelat hard disk yang disebut dengan spindle motor.biasanya sebuah plat memiliki daya tampung 10 sampai 20 Gigabyte. Ukuran yang sering kita dengar untuk kecepatan perputaran ini antara lain 5400 RPM. bila di format kapasitasnya tidak sampai 40 Gb.Untuk harddisk-harddisk keluaran terbaru. dan beberapa sector.Contohnya sebuah Harddisk berkapasitas 40 Gigabyte. Jumlah pelat dari masing-masing harddisk berbeda-beda. Satuan untuk mengukur perputaran adalah Rotation Per Minutes atau biasa disebut RPM. Spindle Spindle merupakan suatu poros tempat meletakan platter. Misalnya hardisk kita berkapasitas 40 GB.7200 RPM atau 10000 RPM.berarti makin bagus kualitas hard disknya. Spindle inilah yang berperan ikut dalam menentukan kualitas harddisk karena makin cepat putaranya.biasanya terdiri dari dua buah plat yang masing-masing berkapasitas 20 Gigabyte. dimana track dan sector ini adalah tempat penyimpanan data serta file system. Karena harus ada track dan sector yang dipakai untuk menyimpan ID pengenal dari formating hardisk tersebut.tergantung pada teknologi yang digunakan dan kapasitas yang dimiliki tiap harddisk. .

Head Piranti ini berfungsi untuk membaca data pada permukaan pelat dan merekam informasi ke dalamnya. Head ini berupa piranti yang elektromagnetik yang ditempatkan pada permukaan pelat dan menempel pada sebuah slider. dimana pada logic Board terdapat Bios Hard Disk sehingga hard disk pada saat dihubungkan ke Mother Board secara otomatis mengenal hard disk tersebut. Seagete dll. Actuator arms dipasang mati pada poros actuator oleh suatu papan yang disebut dengan logic board. Oleh karena itu pada saat hardisk bekerja tidak boleh ada guncangan atau getaran. selain tempat Bios hardisk Logic Board juga tempat switch atau pendistribusian Power Supply dan data dari Head Hard Disk ke mother Board untuk di kontrol oleh Process. dan juga dapat menimbulkan kerusakan Head Hard Disk sehingga hard disk tidak dapat lagi membaca Track dan Sector dari Hard Disk. Satu di atas permukaan dan satunya lagi dibawah permukaan. Slider melekat pada sebuah tangkai yang melekat pada actuator arms. . karena head dapat menggesek piringan hard disk sehingga akan mengakibatkan Bad Sector. seperti Maxtor. Logic Board Logic Board merupakan papan pengoperasian pada hard disk.Setiap pelat hard disk memiliki dua buah head.

fungsinya untuk menentukan kedudukan hard disk tersebut. Sekarang ini hardisk rata-rata sudah menggunakan system SATA sehingga tidak memerlukan kabel Pita (Cable IDE).Actual Axis Adalah poros untuk menjadi pegangan atau sebagai tangan robot agar Head dapat membaca sector dari hard disk. Bila pada komputer kita dipasang 2 buah hard disk. Ribbon Cable Ribbon cable adalah penghubung antara Head dengan Logic Board. dimana setiap dokumen atau data yang di baca oleh Head akan di kirim ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Mother Board agar Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan input yang di terima. maka dengan menyeting Setting . IDE Conector Adalah kabel penghubung antara hardisk dengan matherboard untuk mengirim atau menerima data. Setting Jumper Setiap hard disk memiliki setting jumper.

. sedangkan Slave adalah hard disk ke dua biasanya dibutuhkan untuk tempat penyimpanan dokumen dan data. Power supply pada hard disk ada dua bagian : 1. Power Conector Adalah sumber arus yang langsung dari power supply.Jumper kita bisa menentukan mana hard disk Primer dan mana Hard Disk Sekunder yang biasanya disebut Master dan Slave. berfungsi untuk mesupply daya pada Logic Board agar dapat bekerja mengirim dan menerima data. Bila Jumper settingnya tidak di set. maka hard disk tersebut tidak akan bekerja. berfungsi untuk menggerakkan mekanik seperti piringan dan Head. 2. Tegangan 12 Volt. Master adalah hard disk utama tempat system di instal. Tegangan 5 Volt.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful