P. 1
alat bedah

alat bedah

|Views: 460|Likes:
Published by Wahyu Indarti
bbgghjj
bbgghjj

More info:

Published by: Wahyu Indarti on Jun 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2015

pdf

text

original

Macam" Alat Medis http://elbawiyah.blogspot.com/2011/06/macam-alat-medis.

html

 SPATULA
Spatula adalah alat untuk mengambil obyek, berbentuk menyerupai sendok. Spatula yang sering digunakan di laboratorium berbentuk sendok kecil, pipih dan bertangkai. Fungsi : Untuk mengambil lendir pada serviks dalam pemeriksaan kanker serviks. Sebagai alat pengaduk semen. Ada tiga jenis spatula untuk keperluan laboratorium:

Spatula yang terbuat dari logam (stainlessteel) digunakan untuk mengambil obyek yang telah diiris untuk sediaan mikroskop. Spatula politena atau tanduk, digunakan sebagai sendok untuk mengambil bahan kimia padat. Spatula nekel adalah spatula yang disepuh dengan nekel, digunakan sebagai sendok kecil untuk mengambil bahan kimia. Alat ini juga dapat digunakan untuk mengaduk dalam pembuatan larutan kecuali larutan asam. Cara Pakai : Pegang pada bagian batang (tengah) hingga bagian yang mendekati ujung (bagian batang yang lebih kecil). Posisi jari sama seperti saat memegang sendok.

Sterilisasi : Direndam dalam larutan clorin -/+ 10 menit. Setelah direndam, disabun dan disikat hingga bersih. Bilas (menggunakan air yang mengalir) dan dikeringkan. Kemudian direbus dalam air mendidih -/+ 30 menit, atau masukkan dalam sterilisator (alat pensteril) selama 15-20 menit.

 SPEKULUM VAGINA (Cocor Bebek)
Spekulum Vagina adalah alat bantu pembuka vulva (vagina), bentuknya mirip cocor bebek.

Fungsi : Untuk membuka vagina dan serviks uteri (leher rahim). Untuk memudahkan pengambilan lendir pada pemeriksaan kanker serviks. Sebagai alat bantu untuk mengetahui perobekan pada serviks uteri. Cara Pakai : o Pegang spekulum pada bagian gagangnya, lalu kunci baut spekulum dibuka. o Masukkan dalam vagina dalam keadaan ujung spekulum tertutup dan posisi miring.

o Setelah masuk, putar spekulum ke arah kiri, lalu buka bagian depan (bagian yang mirip cocor bebek).

o Kemudian kunci kembali baut hingga benar-benar paten (terkunci). o Lakukan tindakan selanjutnya.

Sterilisasi : Direndam dalam larutan clorin -/+ 10 menit. Setelah direndam, disabun dan disikat hingga bersih. Bilas (menggunakan air yang mengalir) dan dikeringkan.

-

Kemudian direbus dalam air mendidih -/+ 30 menit, atau masukkan dalam sterilisator (alat pensteril) selama 15-20 menit.

 SKALPEL Skalpel adalah pisau yang biasa digunakan untuk operasi (pisau bedah). Dalam beberapa literatur (katalog) ada yang menyebutnya dengan nama BISTOURY. Pisau bedah ini terdiri dari dua bagian yaitu gagang dan mata pisau (mess/bistouri/blade). Skalpel terdapat berbagai macam ukuran dan bahan. Ada yang terbuat dari plastik dan stainless steel dan juga terdapat yang steril dan non-steril.

Kegunaanya adalah untuk menyayat berbagai organ atau bagian tubuh manusia. Mata pisau disesuaikan dengan bagian tubuh yang akan disayat.

memberi tanda pada kulit sebelum memulai insisi. mata pisau diarahkan ke bawah (pada objek) atau dengan posisi mata pisau dimiringkan ke arah objek. Cara Pakai : Sama seperti memegang pisau pada umumnya. menjepit jaringan yang tipis dan lunak. Scalpel handle Scalpel handle adalah pegangannya saja tanpa pisau. tajam) 2. Bilas (menggunakan air yang mengalir) dan dikeringkan. atau masukkan dalam sterilisator (alat pensteril) selama 15-20 menit. antara lain : • Pinset Sirugis Kegunaannya adalah untuk menjepit jaringan pada waktu diseksi dan penjahitan luka. Kemudian direbus dalam air mendidih -/+ 30 menit. • Pinset Anatomis Kegunaannya adalah untuk menjepit kasa sewaktu menekan luka. Bellied (convex) Selain skalpel yang dimaksud diatas. • Pinset Splinter . ada pula istilah-istilah: 1. Pointed (ujungnya runcing. Sterilisasi : Direndam dalam larutan clorin -/+ 10 menit. Scalpel blade Scalpel blade adalah pisau saja tanpa pegangan atau gagangnya.Skalpel memiliki 2 macam bentuk: 1.  PINSET Pinset memiliki berbagai macam bentuk dan fungsinya. 2. disabun dan disikat hingga bersih. Setelah direndam.

Setelah direndam. atau masukkan dalam sterilisator (alat pensteril) selama 15-20 menit. Terdapat dua tipe yang sering digunakan yaitu tipe Moyo dan tipe Metzenbaum. Bilas (menggunakan air yang mengalir) dan dikeringkan. disabun dan disikat hingga bersih. lurus dan bengkok. Ujungnya biasanya runcing. . Kemudian direbus dalam air mendidih -/+ 30 menit.  GUNTING • Gunting Diseksi (disecting scissor) Gunting ini ada dua jenis yaitu. Cara Pakai : Tekan pada bagian tengah (bagian yang bergerigi/bergaris-garis) dengan menggunakan tiga jari .Kegunaannya adalah untuk mengadaptasi tepi-tepi luka (mencegah overlapping). ibu jari. dan jari tengah (sama halnya seperti memegang sumpit) Sterilisasi : Direndam dalam larutan clorin -/+ 10 menit. jari telunjuk.

Setelah direndam. disabun dan disikat hingga bersih. Sterilisasi : Direndam dalam larutan clorin -/+ 10 menit. Namun pada penggunaan gunting perban. Cara Pakai : Sama seperti penggunaan gunting pada umumnya.• Gunting Benang Ada dua macam gunting benang yaitu bengkok dan lurus. Kemudian direbus dalam air mendidih -/+ 30 menit. Kegunaannya adalah memotong benang operasi. merapikan lukan. atau masukkan dalam sterilisator (alat pensteril) selama 15-20 menit. . • Gunting Pembalut/Perban Kegunaannya adalah untuk menggunting plester dan pembalut. Bilas (menggunakan air yang mengalir) dan dikeringkan. ujung gunting yang lebih panjang dan runcing/tajam diposisikan di bawah dan ujung yang tumpul diposisikan di atas.

Kegunaannya adalah untuk menjepit jaringan. • Klem Kocher Ada dua jenis bengkok dan lurus. . Kegunaannya adalah untuk hemostatis untuk jaringan tipis dan lunak. Sifatnya mempunyai gigi pada ujungnya seperti pinset sirugis. • Klem Babcock Kegunaannya adalah menjepit dock atau kain operasi. kemudian tekan kembali pangkalnya untuk menutup/supaya terkunci. Cara Pakai : Tekan alat (klem) pada bagian pangkal (sama halnya memegang gunting) untuk membuka klem tersebut. • Klem Allis Kegunaan klem ini adalah untuk menjepit jaringan yang halus dan menjepit tumor. Masukkan ujungnya pada objek. KLEM (CLAMP) • Klem Arteri Pean Ada dua jenis yang lurus dan bengkok.

Sterilisasi : Direndam dalam larutan clorin -/+ 10 menit. Bilas (menggunakan air yang mengalir) dan dikeringkan.Sterilisasi : Direndam dalam larutan clorin -/+ 10 menit.  KORENTANG Fungsinya adalah untuk mengambil instrumen steril. Setelah direndam. mengambil kasa. Setelah direndam. Bilas (menggunakan air yang mengalir) dan dikeringkan. jas operasi. disabun dan disikat hingga bersih. handscoen (sarung tangan) . Kemudian direbus dalam air mendidih -/+ 30 menit. Cara Pakai : Sama halnya dalam penggunaan klem. disabun dan disikat hingga bersih. dan laken steril. atau masukkan dalam sterilisator (alat pensteril) selama 15-20 menit. . doek.

Sonde/probe terbagi menjadi 2 tipe. artinya ada suatu bahan yang menyumbat kelenjar ludah atau tidak. atau masukkan dalam sterilisator (alat pensteril) selama 15-20 menit. Medical probe Ujungnya tumpul Fungsi: a. Dental probe Ujungnya tajam. dan mengetahui kedalaman luka. b. Melihat kelenjar ludah. ada yang double end. 2. yaitu : 1.  SONDE (PROBE) Sonde/probe adalah alat untuk penuntun pisau saat melakukan eksplorasi. ada yang single end. . buntu atau tidak. Fungsi: Untuk melihat kedalaman lubang pada gigi. Menusuk abses supaya pus (nanah) dapat keluar disebut juga abscess probe.- Kemudian direbus dalam air mendidih -/+ 30 menit.

Kemudian direbus dalam air mendidih -/+ 30 menit. disabun dan disikat hingga bersih.  KURET (Wound Curet) Kegunaannya adalah untuk mengeruk luka kotor. membersihkan hordeolum. Setelah direndam. atau masukkan dalam sterilisator (alat pensteril) selama 15-20 menit. Bilas (menggunakan air yang mengalir) dan dikeringkan. atau masukkan dalam sterilisator (alat pensteril) selama 15-20 menit. Bilas (menggunakan air yang mengalir) dan dikeringkan. disabun dan disikat hingga bersih. mengeruk ulkus kronis.Sterilisasi : Direndam dalam larutan clorin -/+ 10 menit. Kemudian direbus dalam air mendidih -/+ 30 menit. . Sterilisasi : Direndam dalam larutan clorin -/+ 10 menit. Setelah direndam.

Sterilisasi : Direndam dalam larutan clorin -/+ 10 menit. Kemudian direbus dalam air mendidih -/+ 30 menit. Bilas (menggunakan air yang mengalir) dan dikeringkan. . atau masukkan dalam sterilisator (alat pensteril) selama 15-20 menit. SUDIP LIDAH (SPATEL) Fungsi : Untuk menekan lidah pada pasien tidak sadar sehingga dapat memudahkan bernapas. Setelah direndam. mengangkat maxila (rahang atas). Untuk membantu memudahkan dalam proses oral hygiene. Masukkan perlahan pada daerah mulut -/+ 3 cm. Cara Pakai : Balut kasa steril pada bagian ujung spatel yang permukaannya lebih lebar. disabun dan disikat hingga bersih. lalu tekan (seperti mendongkrak).

alat-alat itu harus direbus selama kurang lebih lima menit dalam air mendidih. . Sesudah kering barulah disimpan kembali dalam dompetnya. Untuk menjahit kulit digunakan yang berpenampang segitiga agar lebih mudah mengiris kulit (scharpe nald). Apabila tidak ada alkohol. Sterilisasi : Dicuci bersih dan disucihamakan dengan alkohol atau disinfektan lainnya. JARUM JAHIT Kegunaanya adalah untuk menjahit luka dan menjahit organ yang rusak lainnya. Sedangkan untuk menjahit otot dipakai yang berpenampang bulat ( rounde nald ).  Nald vooder/Needle Holder/Nald Heacting Gunanya adalah untuk memegang jarum jahit (nald heacting) dan sebagai penyimpul benang.

Sterilisasi : Direndam dalam larutan clorin -/+ 10 menit.Cara Pakai : Sama halnya seperti memegang klem atau gunting. atau masukkan dalam sterilisator (alat pensteril) selama 15-20 menit. disabun dan disikat hingga bersih. Kemudian direbus dalam air mendidih -/+ 30 menit. Kolposcopy Alat untuk pemeriksaan sistem genitalia wanita seperti vulva. Bilas (menggunakan air yang mengalir) dan dikeringkan. dan serviks. Berbentuk campuran dari teleskop dipadukan dengan CCTV. Setelah direndam. vagina. dapat digunakan untuk mengamati secara langsung permukaan leher rahim pasien dilayar monitor. .

Endoscopy .Myolysis Dalam myolysis. tumor hati dan operasi saluran cerna lainnya. The fibroid tetap di tempat dan tidak pembedahan. Hampir semua kasus obstetrik / gynaekologi dapat diperiksa melalui Laparoscopy. Tanpa suplai darah. fibroid akhirnya mati dan menyusut sama seperti yang mereka lakukan dengan embolisasi arteri rahim. Alat ini juga dapat digunakan pada operasi batu empedu. Arus listrik menyebabkan pembuluh darah ke vaso-konstriksi (menjadi sangat kecil atau menutup) dan ini pada dasarnya memotong aliran darah ke fibroid. instrumen bedah yang dimasukkan melalui sayatan kecil laparoskopi di perut dan frekuensi tinggi arus listrik yang diberikan kepada fibroid. Laparoscopy Alat canggih dengan sistem HDTV yang dapat melihat dan melakukan operasi minimal invasif ke organ yang terdapat dalam rongga panggul.

Hasil pemeriksaan dapat langsung dicetak. Bronchoscopy Alat untuk mendiagnosa dan terapi serta dapat mendeteksi secara dini suatu tumor jinak atau ganas. biaya lebih murah dan efisien. • • Dapat menggantikan fungsi tindakan operasi.Endoscopy adalah merupakan alat untuk meneropong organ-organ dalam tubuh manusia tanpa sayatan atau dengan sayatan kulit minimal. Echocardiography . Pemeriksaan / tindakan pengobatan didalam saluran pencernaan yang menggunakan peralatan berupa teropong (Endoscop) Keunggulannya antara lain : • Dapat melihat dengan jelas lokasi dan jenis kelainan dalam rongga saluran cerna • Tindakan pengobatan dengan resikonya jauh lebih ringan daripada tindakan operasi. lebih nyaman.

omni-hospitals. Menggunakan ultrasound untuk menilai struktur anatomi jantung dan pembuluh darah. Bellied (convex) Dalam beberapa literatur (katalog) ada yang menyebutnya dengan nama BISTOURY. serta mengevaluasi hasil terapi medis. http://www. 2010 pukul 2:58 pm · Disimpan dalam Alat-Alat Bedah Scalpel adalah pisau yang biasa digunakan untuk operasi.com/omni_pulomas/equipment. Pemeriksaan aktivitas listrik jantung ini untuk mengetahui serangan jantung terdahulu. ada pula istilah-istilah: 1.Echocardiography. ECG (Electrocardiogram). dan penyempitan. Scalpel blade .php? pageNum_equip_load=4&totalRows_equip_load=21 SCALPEL Januari 18. Selain scalpel yang dimaksud diatas. tajam) 2. serangan yang baru terjadi. dan terdapat 2 macam bentuk: 1. fungsi kardiovaskular. Pointed (ujungnya runcing.

Fistula Knife b. Resection knife g. Terdapat berbagai macam ukuran dan bahan. Cone knife c. misalnya: a.2.com/category/alat-alat-bedah/ Urinal Pria. Ada yang terbuat dari plastik dan stainless steel dan juga terdapat yang steril dan non-steril. Meniscus knife h. Myomatome f. wadah untuk kencing pria . Trigeminal knife e.wordpress. Terdapat jenis-jenis scalpel yang mempunyai nama dan kegunaannya tersendiri. Tenotome http://ekkyfajarfranasaputra. Scalpel handle Scalpel blade adalah pisaunya saja tanpa pegangannya. Dura knife d. sedangkan scalpel handle adalah pegangannya saja tanpa pisau.

nanah. dan lain – lainnya. . gelas. muntahan. karet.**************************************************************** Pus basin= digunakan sebagai tempat untuk membuang kapas bekas pakai. ___________________________________________________________________________ CATETHER Catether adalah sebuah pipa yang kosong terbuat dari logam. plastik yang cara penggunaannya adalah untuk dimasukkan ke dalam rongga tubuh melalui saluran.

Wing Needle :berlaku sebagai vana tambahan (perpanjangan vena). catheter ini lebih bisa digunakan untuk pengobatan intravena jangka lama (lebih dari 48 jam).v. adalah catether yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah vena. maka menggunakan i. namun tidak bisa digunakan lebih dari 48 jam karena terbuat dari logam (ada bagian yang terbuat dari logam).i. Apabila digunakan lebih dari 48 jam. v catether. **************************************************************************** ********************************************* .v catether saja.cathether ************************************************************ i.

biasanya dihubungkan dengan suatu urinovolumeter dan suatu urine bag untuk keperluan pemeriksaan klinis. digunakan untuk pengambilan urine dalm sistem tertutup. **************************************************************************** . bebeas dari udara dan polusi sekitarnya.Nelaton cathteter logam : agar supaya bisa buang air kecil **************************************************************************** Foley catether/Ballon catether.

kondom cathether. ********************************************************* feeding tube. digunakan untuk memasukkan cairan makanan melalui mulut/hidung ****************************************************************** . digunakan untuk menghubungkan penis dengan urine bag melalui ujung tubenya . terutama bagi pasien yang suka buang air kecil dengan tidak sadar.

Rectal tube. ******************************* ******************************************** . biasanya ujung yagn satu dimasukkan dalam anus dan ujung yagn lain dihubungkan denga supit glyserin. untuk memberishkan rectum.digunakan untuk mengeluarkan gas – gas dari usus.

digunakan untuk mengumpulkan getah lambung. untuk pemberian obat – obatan. ************************************************************* .Suction Catheter. untuk membilas/mencuci isi perut. digunakan untuk menyedot lendir dari trakhea bayi yang baru lahir untuk menyedot cairan amniotik ************************************************************************ Stomach tube .

************************************************************ . jarum suntik sekali pakai. kapasitas 1 ml ******************************************************************* Disposable syringe. untuk menyuntikkan insulin.JARUM SUNTIK Insulin Syringe.

digunakan untuk memberikan darah dalam jumlah kecil pada bayi. ************************************************************ ALAT – ALAT UNTUK MENGAMBIL/MEMBERIKAN CAIRAN ATAU DARAH Blood administration set. nampak ada volumetric cahmbernya. Cairan yang sering digunakan adalah larutan sabun dan biasanya digunakan untuk pasien yagn sukar buang air besar. ********************************************************************** .Glyserin Syiringe . digunakan untuk menyemprotkan lavement /cysma melalui anus (Dubur).

beda dengan yagn diatas dia tidak memiliki filter.Infusion set/solution administration set (soluset) . ************************************************************ . ************************************************************* ALAT KEDOKTERAN UMUM termometer klinik. untuk bayi baisanya digunakan di dalam rectal.untuk mengukur suhu tubuh.

********************************************************* Reflek Hammer. agar kita dapat melihat. digunakan untuk memeriksa kemampuan refleksi dari bagian – bagian tertentu tubuh kita seperti lutut. ***************************************************************** . alat yang dimasukkan ke dalam liang rongga vagina.Vaginal speculum. bagian yang berada dibagian liang rongga tersebut.

digunakan untuk melihat dan memeriksa keadaan di dalam tenggorokan. apakah ada kelainan atau tidak ********************************************************************* . ************************************************************************* Laringeal mirror.atau kaca mulut.Tongue spatel. penekan lidah. apakah ada kelainan atau tidak. digunakan untuk menekan lidah agar dapat melihat lebih jelas keadaan didalam tenggorakan.

tajam dan bentuk convek. ************************************************************** . GUNTING Bandage scissors. ujungnya runcing. atau gaas/kassa. yang bentuknya ada dua macam. sedangkan pegangan disebut handle scalpel *********************************************************************** II.ALAT – ALAT BEDAH I. SCALPEL Scalpel. Pisaunya saja tanpa pegangan disebut scalpel blade. digunakan untuk menggunting perban. pisau operasi. Nah…yang ini bentuk konveks.

********************************************************* .digunakan untuk memotong tali pusar bayi.gunting yang digunakan dalam pembedahan ************************************************************************ UNTUK KEPERLUAN OBSTETRIK : A. Umbillical cord scissorors.Surgical scissors.

*********************************************************************** III. Episiotomy scissors. A. untuk obstetrik. pinset . oleh pegangan atau tekanan langsung pada keping – keping tersebut. digunakan untuk memotong vulva (alat kelamin wanita) saat melahirkan. forceps suatu alat yang terdiri dari 2 keping yang saling berhadapan . yaitu antara anus dan bagian bawah vagina.B. untuk mencegah robeknya dinding perineum. yagn dapat dikontrol dapat dijepitkan dan dilepaskan.

kedua belah ujungnya bergaris – garis horizontal. ada yagn lurus. Sering disebut chirurgische **************************************************************************** Pinset anatomi. Klem/clamp adalah suatu alat untuk menjepit (memegang/menekan) sesuatu benda. ada juga yagn penggunaannya memakai pegangan seperti alat gunting dengan adanya cantelan sehingga bila terkunci tidak bisa terbuka kembali. 1. ********************************************************************* b. ada juga yangdijepit dengan menggunakan alat mur bersayap yang diputar.Pinset operasi :ujung keduanya bergigi. ada yang bengkok. untuk menjepit pada saat operasi. arteri clem . klem tersebut bisa berupa jepitan yang penggunaannya adalah dengan cara menekan langsung pada kedua keping dengan menggunakan jempol dan jari telunjuk.

Kocher. termasuk dalam arteri klem. DOEK KLEM . ujungnya bergigi berfungsi untuk memegang benang. *********************************************************************** 2. yang tidak bergigi ujungnya. untuk memegang jarum. disebut pean.

terutama kain operasi. atau mengangkat alat – alat bedah dari dalam bak instrumen.Doek klem. digunakan untuk menjepit. yaitu kain linen yang tengahnya berlobang yang diletakkan diatas tubuh yang mau dioperasi ****************************************************************** c. TANG Koorntang/Dressing forceps.alat yang digunakan untuk menjepit kain. *************************************************************** .

di gunakan untuk menjepit luka yang terbuka ************************************************************** .Kogel tang : menjepit & mengangkat organ/jaringan tubuh juga benda benda asing dalam tubuh termasuk Paku ************************************************************************* Suture Forcespsi.

seperti luka bekas pembedahan. Hampir mirip dengan Koortang yang digunakan untuk menjepit dan mengangkat alat bedah dari wadah. .Needle Holder. bedanya (untuk mudah mengingat aja). klo needle holder di gagangnya ada besi melintang horizontal. tapi klo koortang tidak. Ada yang menjahitnya dari samping.. Untuk yang dari muka alatnya ada lubang jarumnya dari ujungnya. ada pula yang menjahit dari muka. untuk menjepit jarum jahit serta menjahit luka terbuka.

ukuran umumnya 4 sampai 24 cm. CURRETES . UTERINE PROBES Uterin Probes/uterus sonde. *********************************************************************** VI.************************************************************************* IV.sonde ini digunakan untuk mengukur kedalaman rahim.

cara kerja dengan merubah cairan obat yagn ada di medication cup menjdadi mist – mist yang disemprotkan ke mulut melalui masker yagn terhubung dengan medication cupsnya. biasanya digunakan dalam bidang obsgyn (obstetrics &Gynaecology) *********************************************************************** LAIN .alat yang digunakan untuk pengobatan penyakit asma dan juga penyakit – penyakita saluran pernafasan lainnya. . Untuk memberishkan dari placenta. ovum pada waktu keguguran.LAIN Nebulizer.Curretes.

********************************************************************* Pessarium. ************************************************************************ .********************************************************* Oxyset.

Masker : **************************************************************************** Trakeal tube **************************************************************** .

Dalam artikel berikut kami akan menjelasakan sedikit tentang instrumen bedah minor : 1. 25 Maret 2010 Mengenal Intrumen Bedah Minor Sebelum melakukan pembedahan perlu dipersiapkan alat-alat yang akan digunakan.Kit Gula darah. 2.com/2011/05/berbagai-jenis-alat-kesehatan. • Gunting Diseksi Gunting (disecting scissor) . kholesterol. karena setiap alat memiliki fungsi tertentu.html Kamis.blogspot. Nald vooder/Needle Holder/Nald Heacting Gunanya adalah untuk memegang jarum jahit (nald heacting) dan sebagai penyimpul benang. ASAM URAT http://itheng. Sebelum kita melakukan pembedahan kita harus memiliki pengetahuan mengenai sarana dan prasarana penunjang dalam pembedahan sehingga kita tidak salah dalam penggunaan alat tersebut.

Klem (Clamp) • Klem Arteri Pean Ada dua jenis yang lurus dan bengkok. Mata pisau disesuaikan dengan bagian tubuh yang akan disayat.Gunting ini ada dua jenis yaitu. merapikan lukan. 3. Pisau Bedah Pisau bedah terdiri dari dua bagian yaitu gagang dan mata pisau (mess/bistouri/blade). Kegunaannya adalah untuk menjepit jaringan. 4. lurus dan bengkok. • Klem Allis . Ujungnya biasanga runcing. kegunaannya adalah memotong benang operasi. • Gunting Benang Ada dua macam gunting benang yaitu bengkok dan lurus. Kegunaanya adalah untuk menyayat berbagai organ atau bagian tubuh manusia. Sifatnya mempunyai gigi pada ujungnya seperti pinset sirugis. • Klem Kocher Ada dua jenis bengkok dan lurus. • Gunting Pembalut/Perban Kegunaannya adalah untuk menggunting plester dan pembalut. Terdapat dua tipe yabg sering digunakan yaitu tipe Moyo dan tipe Metzenbaum. Kegunaanya adalah untuk hemostatis untuk jaringan tipis dan lunak.

US Army Double Ended Retraktor dan Retraktor Volkman penggunaannya adalah untuk menguakan luka. • Klem Babcock Penggunaanya adalah menjepit dock atau kain operasi. . 5. Retraktor (Wound Hook) Retraktor langenbeck.Penggunaan klem ini adalah untuk menjepit jaringan yang halus dan menjepit tumor.

memberi tanda pada kulit sebelum memulai insisi.6. . menjepit jaringan yang tipis dan lunak. • Pinset Anatomis Penggunaannya adalah untuk menjepit kassa sewaktu menekan luka. • Pinset Splinter Penggunaannya adalah untuk mengadaptasi tepi-tepi luka ( mencegah overlapping). Pinset • Pinset Sirugis Penggunaannya adalah untuk menjepit jaringan pada waktu diseksi dan penjahitan luka.

mengeruk ulkus kronis. 8. Deschamps Penggunaannya adalah untuk Aneurysm mengikat pembuluh Needle darah besar.7. . Wound Curet Penggunaannya dalah untuk mengeruk luka kotor.

10. Korentang Penggunaannya adalah untuk mengambil instrumen steril. doek. Sonde (Probe) Penggunaannya adalah untuk penuntun pisau saat melakukan eksplorasi. dan laken steril. mengambil kassa.9. jas operasi. dan mengetahui kedalam luka. .

Laparoskopi disebut juga dengan operasi minimal invasif.5 cm) sehingga tidak merusak jaringan perut dan tidak perlu menyayat terlalu panjang. Jarum Jahit Penggunaanya adalah untuk menjahit luka yang dan menjahit organ yang rusak lainnya. Sedangkan untuk menjahit otot dipakai yang berpenampang bulat ( rounde nald ).11. Untuk menjahit kulit digunakan yang berpenampang segitiga agar lebih mudah mengiris kulit (scharpe nald).5 cm. . dimana kegiatan operasional di perut dilakukan melalui sayatan kecil (biasanya 0.5-1. yaitu alat yang akan dimasukan melalui dinding perut dengan sayatan 0.5-1. Gambar disamping kiri adalah Instrument Laparaskopi.

Ujung dari Instrument Laparaskopi tersebut dilengkapi dengan optik untuk menyalurkan gambar yang ada dalam perut ke monitor/televisi dan ujungnya juga berfungsi untuk memotong usus buntu dan menghentikan perdarahan (Kauterisasi). Langenbeck merupakan instrumen bedah. Setiap operasi appendiktomi atau herniotomi. . instrumentator membutuhkan 2 buah langenbeck/hak pengait. biasa disebut hak pengait yang berguna untuk mengait lokasi sayatan agar terbuka lebar sehingga operator/ahli bedah mudah mengangkat suatu jaringan yang akan dibuang. Antara sisi kanan dan sisi kiri sayatan dikait oleh assisten sehingga usus buntu bisa dikeluarkan karena lokasinya menjadi bebas dan lebar. Hak pengait / Langenbeck Langenbeck sangat penting dalam operasi appendiktomi yaitu operasi membuang usus buntu dan pada bedah herniotomi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->