P. 1
SD Kelas 6 - Ayo Belajar Sambil Bermain IPS

SD Kelas 6 - Ayo Belajar Sambil Bermain IPS

4.67

|Views: 28,933|Likes:
Published by Priyo Sanyoto
Buku teks pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SD / MI Kelas VI
Buku teks pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SD / MI Kelas VI

More info:

Published by: Priyo Sanyoto on May 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2015

pdf

text

original

Bayangkanlah kita sedang membeli buku di koperasi sekolah. Kita masuk ruang koperasi
sekolah. Apabila harganya sesuai maka kita membayarnya. Nah, sesungguhnya perdagangan
internasional agak mirip peristiwa ini. Namun dalam perdagangan internasional, barang yang
diperjualbelikan melalui perbatasan antar negara. Demikian juga uang yang dibayarkan.

Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk SD/MI Kelas VI

60

Sekarang kita bayangkan saudara kita yang dari Bali mengiklankan lukisannya lewat
internet. Ada orang Australia yang tertarik dengan lukisannya. Ia pun memesan lukisan
melalui email. Orang asing ini pun mentransfer uang melalui bank di negaranya. Sedangkan
saudara kita yang di Bali pun mengirimkan barangnya. Untuk itu, ia menggunakan jasa suatu
perusahaan pengiriman barang lintas negara. Inilah contoh yang lebih mendekati ekspor-
impor.

Dalam contoh di atas, prosedur yang dilalui untuk menjual lukisan lebih sederhana. Dalam
kegiatan ekspor, volume barangnya besar. Prosesnya harus melalui bea cukai baik di negara
asal maupun tujuan.

Perdagangan internasional adalah pertukaran barang atau jasa dari satu negara ke
negara lain. Barang atau jasa yang dipertukarkan melintasi perbatasan dua negara atau lebih.
Prosesnya dengan cara yang resmi, melalui bea cukai.
Sesungguhnya perdagangan internasional sudah ada bersama munculnya peradaban
manusia. Hal ini telah kita bahas di bab ketiga. Beberapa peradaban kuno yang berjauhan
lokasinya saling bertukar barang.
Kita juga mengenal adanya jalur sutera. Jalur ini merupakan jalur perdagangan penting
sebelum dunia modern ada. Jalur ini menghubungkan China, Asia Tengah, Persia, Asia Barat,
dan Eropa. Dinamakan jalur sutera, karena sutera merupakan komoditas utama saat itu.
Diperkirakan para ahli sejarah, jalur sutera ini sudah ada seribu tahun SM.
Pada abad ke 12, kerajaan Sriwijaya juga sudah terkenal akan perdagangannya. Pada
masa itu, Sriwijaya menguasai jalur perdagangan yang strategis. Jalur itu adalah Selat Sunda
dan Selat Malaka. Berdasarkan tutur dari pedagang Arab, kekuasaan Sriwijaya sangat luas.
Begitu luasnya, sehingga kapalnya selama dua tahun tidak bisa mengelilingi wilayah kerajaan
itu. Sriwijaya berebut pengaruh dengan Kerajaan Champa dan Kerajaan Khmer. Sriwijaya
terkenal sebagai produsen berbagai komoditas. Diantaranya gaharu, cendana, pala, kapulaga,
gading, emas, dan timah.

Gambar No.28. Peta Asia Tenggara di akhir abad ke-12.
Inset: Pala, komoditas Indonesia yang diminati pedagang Eropa sejak lama

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->