HEMOROID Hemoroid adalah pelebaran varises satu segmen atau lebih vena-vena hemoroidales.

Secara kasar hemoroid biasanya dibagi dalam 2 jenis, hemoroid interna dan hemoroid eksterna. Hemoroid interna merupakan varises vena hemoroidalis superior dan media. Sedangkan hemoroid eksterna merupakan varises vena hemoroidalis inferior. Sesuai istilah yang digunakan, maka hemoroid interna timbul di sebelah luar otot sfingter ani, dan hemoroid eksterna timbul di sebelah dalam sfingter. Hemoroid timbul akibat kongesti vena yang disebabkan gangguan aliran balik dari vena hemoroidalis. Kedua jenis hemoroid ini sangat sering terjadi dan terdapat pada sekitar 35% penduduk baik pria maupun wanita yang berusia lebih dari 25 tahun. Walaupun keadaan ini tidak mengancam jiwa, tetapi dapat menyebabkan perasaan yang sangat tidak nyaman ( 1 ) Kurang lebih 70 persen manusia dewasa mempunyai wasir ( hemorhoid ), baik wasir dalam, wasir luar maupun keduanya. Namun tidak semua penderita wasir ini memerlukan pengobatan. Hanya sebagian kecil saja yang memerlukan pertolongan medis, yakni mereka yang mengeluhkan pendarahan, adanya tonjolan dangatal-gatal. ”Penyebab wasir sebenarnya sederhana, yakni saat susah buang air dipaksakan mengeluarkan kotoran. Penyebab susah buang air ini adalah kurang minum, kurang makan serat, kurang olah raga atau banyak duduk dan mengangkat yang berat-berat. Solusi penyakit ini sebenarnya cukup gampang, yakni mengubah pola hidup. Bagi mereka yang dalam profesinya banyak duduk seperti sekretaris atau supir disarankan melakukan gerakangerakan lain, bukan hanya duduk saja. Karena itu. Wasir sudah banyak dikenal oleh manusia sejak lama, sekalipun begitu banyak kesalah pahaman mengenai ( Wasir ) hemorrhoid keluhan dan penyakit masih tersisa. Banyak orang dan dokter tidak memahami anorectal area dan penyakit yang umum berhubungan dengan itu Frekwensi sepuluh juta orang-orang di (dalam) Amerika Serikat mempunyai wasir, akhirnya membuat dasar penilaian suatu kelaziman bahwa angka kejadian hemorrhoid lebih besar dibanding 4%. Hal ini membuat kurang lebih sepertiga orang-orang ini mencari perawatan medis.

Hanya apabila hemoroid menyebabkan keluhan atau penyulit. adalah seikat pembuluh darah di dalam dubur / pelepasan. terbakar. Fleksura sakralis terletak di belakang peritoneum dan bagian anteriornya tertutup oleh paritoneum. kemudian membelok kebelakang pada ketinggian tulang ekor dan melintas melalui dasar panggul pada fleksura perinealis. hanya sebagian berada di bawah selaput bagian paling rendah dari dubur / pelepasan. Wasir umum diderita oleh umur 50. dua yang lebih kecil pada sisi yang kiri dan diantara keduanya terdapat satu lipatan yang lebih besar pada sisi kanan. Melalui kontraksi serabut – serabut otot sirkuler. Haustra ( kantong ) dan tenia ( pita ) tidak terdapat pada rektum. sekitar separuh orang dewasa berhadapan dengan yang menimbulkan rasa gatal. dan lapisan otot longitudinalnya berkesinambungan. fleksura sakralis. Mereka terjadi ketika pembuluh darah di (dalam) duburmu memperbesar dari ketegangan atau memaksa. yakni lipatan kohlrausch. hemoroid yang disebabkan oleh kehamilan merupakan hemoroid temporer yang berarti akan hilang beberapa waktu setelah melahirkan ( 3 ). dan pada kontraksi serabut otot longitudinal lipatan tersebut saling menjauhi. diperlukan tindakan ( 4 ) II. Definisi Hemoroid adalah pelebaran vena di dalam pleksus hemoroidalis yang tidak merupakan kelainan patologik. Tekanan intra abdomen yang meningkat oleh karena pertumbuhan janin dan juga karena adanya perubahan hormon menyebabkan pelebaran vena hemoroidalis.2. II. lipatan tersebut saling mendekati. . Anatomi Rektum panjangnya 15 – 20 cm dan berbentuk huruf S. terdapat bagian yang dapat cukup banyak meluas yakni ampula rektum bila ini terisi maka imbullah perasaan ingin buang air besar. Pada kebanyakan wanita. Akhirnya rektum menjadi kanalis analis dan berakhir jadi anus. pendarahan dan terasa menyakitkan. Fleksura perinealis berjalan ektraperitoneal. Rektum mempunyai sebuah proyeksi ke sisi kiri yang dibentuk oleh lipatan kohlrausch. Pada sepertiga bagian atas rektum. Mula – mula mengikuti cembungan tulang kelangkang.( 2 ) Hemoroid juga biasa terjadi pada wanita hamil.Wasir. pada jarak 5 – 8 cm dari anus. Dalam banyak kesempatan kondisi boleh memerlukan hanya self-care ( perawatan sendiri ) dan lifestyle ( gaya hidup ) berubah.1. tiga buah lipatan proyeksi seperti sayap – sayap ke dalam lumen rektum. Di bawah ampula.

( 5 ) Hemoroid dibedakan antara yang interna dan eksterna.Kanalis analis pada dua pertiga bagian bawahnya. Sering hemoroid terdapat pada tiga posisi primer. kanan belakang (jam 11). Hemoroid interna adalah pleksus vena hemoroidalis superior di atas linea dentata/garis mukokutan dan ditutupi oleh mukosa. Pada daerah ini. Alur – alur diantara lipatan longitudinal berakhir pada kantong dangkal pada akhiran analnya dan tertutup selapis epitel thorax. di sebut daerah hemoroidal. kolumna analis saling bergabung dengan perantaraan lipatan transversal. yang panjangnya kira – kira 1 cm.5 ) . kulit ini mencapai ke dalam bagian akhir kanalis analis dan mempunyai epidermis berpigmen yang bertanduk rambut dengan kelenjar sebacea dan kelenjar keringat.( 4. Hemoroid yang lebih kecil terdapat di antara ketiga letak primer tesebut. Mukosa kolon mencapai dua pertiga bagian atas kanalis analis. dan kiri lateral (jam 3). cabang arteri rectalis superior turun ke kolumna analis terletak di bawah mukosa dan membentuk dasar hemorhoid interna. Lipatan ini terlontar keatas oleh simpul pembuluh dan tertutup beberapa lapisan epitel gepeng yang tidak bertanduk. Hemoroid interna ini merupakan bantalan vaskuler di dalam jaringan submukosa pada rektum sebelah bawah. yaitu kanan depan ( jam 7 ). Daerah kolumna analis. ini berlapiskan kulit tipis yang sedikit bertanduk yang mengandung persarafan sensoris yang bergabung dengan kulit bagian luar. Pada ujung bawahnya. kolumna analis melengkung kedalam lumen. 6 – 10 lipatan longitudinal berbentuk gulungan.

( 4. 5. misalnya penderita hipertrofi prostat. Mekanis : semua keadaan yang menyebabkan meningkatnya tekanan intra abdomen. atau harus mengangkat barang berat mempunyai predisposisi untuk hemoroid. 3. Pekerjaan : orang yang harus berdiri . Faktor resiko 1. Kedua pleksus hemoroid. juga otot sfingter menjadi tipis dan atonis. Pleksus hemoroid interna mengalirkan darah ke vena hemoroidalis superior dan selanjutnya ke vena porta.5 ) II. internus dan eksternus berhubungan secara longgar dan merupakan awal aliran vena yang kembali bermula dari rektum sebelah bawah dan anus. 2. . Anatomik : vena daerah anorektal tidak mempunyai katup dan pleksus hemoroidalis kurang mendapat sokongan dari otot dan fascia sekitarnya. konstipasi menahun dan sering mengejan pada waktu defekasi. U m u r : pada umur tua terjadi degenerasi dari seluruh jaringan tubuh.3.Hemoroid eksterna yang merupakan pelebaran dan penonjolan pleksus hemoroid inferior terdapat di sebelah distal linea dentata/garis mukokutan di dalam jaringan di bawah epitel anus. duduk lama. Keturunan : dinding pembuluh darah lemah dan tipis 4. Pleksus hemoroid eksternus mengalirkan darah ke peredaran sistemik melalui daerah perineum dan lipat paha ke vena iliaka.

dapat hanya berupa garis pada faeces atau kertas pembersih sampai pada perdarahan yang terlihat menetes atau mewarnai air toilet menjadi merah. Pada tahap awal. Darah yang keluar berwarna merah segar dan tidak tercampur dengan faeces.4.( 4 ) II. walaupun disebut hemoroid trombosis eksterna akut. Bentuk ini sangat nyeri dan gatal karena ujung-ujung syaraf .6. Iritasi kulit perianal dapat menimbulkan rasa gatal yang dikenal sebagai pruritus anus dan ini disebabkan oleh kelembaban yang terus menerus dan rangsangan mukus. Pada akhirnya hemoroid dapat berlanjut menjadi bentuk yang mengalami prolaps menetap dan tidak bisa didorong masuk lagi.( 5 ) II. hemoroid interna ini perlu didorong kembali setelah defekasi agar masuk kembali ke dalam anus. Endokrin : pada wanita hamil ada dilatasi vena ekstremitas dan anus oleh karena ada sekresi hormone relaksin. Manifestasi Klinis Pasien sering mengeluh menderita hemoroid atau “wasir” tanpa ada hubungannya dengan gejala rektum atau anus yang khusus. Nyeri hanya timbul apabila terdapat trombosis yang luas dengan udem dan radang. Keluarnya mukus dan terdapatnya faeces pada pakaian dalam merupakn ciri hemoroid yang mengalami prolaps menetap.5. misalnya pada penderita sirosis hepatis. Fisiologi : bendungan pada peredaran darah portal. Hemoroid yang membesar secara perlahanlahan akhirnya dapat menonjol keluar menyebabkan prolaps. Klasifikasi Hemoroid eksterna diklasifikasikan sebagai akut dan kronik. Nyeri yang hebat jarang sekali ada hubungannya dengan hemoroid interna dan hanya timbul pada hemoroid eksterna yang mengalami trombosis. 7. Perdarahan umumnya merupakan tanda pertama dari hemoroid interna akibat trauma oleh faeces yang keras. Bentuk akut berupa pembengkakan bulat kebiruan pada pinggir anus dan sebenarnya merupakan hematoma. Pada stadium yang lebih lanjut. penonjolan ini hanya terjadi pada waktu defekasi dan disusul reduksi spontan setelah defekasi.

hemoroid interna stadium awal tidak dapat diraba sebab tekanan vena di dalamnya tidak terlalu tinggi dan biasanya tidak nyeri. 2. Pemeriksaan Anoskopi . yamg membutuhkan tekanan intra abdominal meninggi ( mengejan ).6. Hemoroid eksterna dapat dilihat dengan inspeksi apalagi bila terjadi trombosis. Pemeriksaan colok dubur ini untuk menyingkirkan kemungkinan karsinoma rektum. Pemeriksaan umum tidak boleh diabaikan karena keadaan ini dapat disebabkan oleh penyakit lain seperti sindrom hipertensi portal.6. Derajat III : Tonjolan keluar waktu defekasi. harus didorong masuk setelah defekasi selesai karena tidak dapat masuk sendiri. 1. selaput lendir akan menebal.( 4. dan dapat disertai rasa nyeri bila terjadi peradangan. Pemeriksaan Anamnesis harus dikaitkan dengan faktor obstipasi.5 ) II. Hemoroid dapat diraba apabila sangat besar.( 5 ) II. pasien sering duduk berjam-jam di WC. Bila hemoroid interna mengalami prolaps.6. Hemoroid interna diklasifikasikan menjadi 4 derajat yaitu : Derajat I : Tonjolan masih di lumen rektum. defekasi yang keras. biasanya keluhan penderita adalah perdarahan Derajat II : Tonjolan keluar dari anus waktu defekasi dan masuk sendiri setelah selesai defekasi. maka tonjolan yang ditutupi epitel penghasil musin akan dapat dilihat apabila penderita diminta mengejan. Hemoroid eksterna kronik atau skin tag berupa satu atau lebih lipatan kulit anus yang terdiri dari jaringan penyambung dan sedikit pembuluh darah. Apabila hemoroid sering prolaps.pada kulit merupakan reseptor nyeri. Pemeriksaan Colok Dubur Pada pemeriksaan colok dubur. Derajat IV : Tonjolan tidak dapat didorong masuk/inkarserasi II. Trombosis dan fibrosis pada perabaan terasa padat dengan dasar yang lebar.

Penderita dalam posisi litotomi.7. fissura ani dan tumor ganas harus diperhatikan.besarnya dan keadaan lain dalam anus seperti polip. Pemeriksaan proktosigmoidoskopi Proktosigmoidoskopi perlu dikerjakan untuk memastikan keluhan bukan disebabkan oleh proses radang atau proses keganasan di tingkat tinggi. karena hemoroid merupakan keadaan fisiologik saja atau tanda yang menyertai. ( 5 ) II. Penyakit divertikel 3. Foto barium kolon dan kolonoskopi perlu dipilih secara selektif.6. Faeces harus diperiksa terhadap adanya darah samar. Karsinoma kolorektum 2.5 ) II. Kolitis ulserosa Pemeriksaan sigmoidoskopi harus dilakukan. 3. Banyaknya benjolan. bergantung pada keluhan dan gejala penderita. ( 5 ) II. Hemoroid interna terlihat sebagai struktur vaskuler yang menonjol ke dalam lumen.Dengan cara ini dapat dilihat hemoroid internus yang tidak menonjol keluar. penyumbat diangkat dan penderita disuruh bernafas panjang. Anoskop dan penyumbatnya dimasukkan dalam anus sedalam mungkin. Diagnosis Banding Perdarahan rektum merupakan manifestasi utama hemoroid interna yang juga terjadi pada : 1. Anoskop dimasukkan untuk mengamati keempat kuadran.( 4. Prolaps rektum juga harus dibedakan dari prolaps mukosa akibat hemoroid interna. Komplikasi . Polip 4. derajatnya. letak .8. Apabila penderita diminta mengejan sedikit maka ukuran hemoroid akan membesar dan penonjolan atau prolaps akan lebih nyata.

hanya terjadi apabila yang pecah adalah pembuluh darah besar. Apabila hemoroid keluar. Rendam duduk dengan dengan cairan hangat juga dapat meringankan nyeri.Perdarahan akut pada umumnya jarang . Terapi obat-obatan (medikamentosa) / diet Kebanyakan penderita hemoroid derajat pertama dan derajat kedua dapat ditolong dengan tindakan lokal sederhana disertai nasehat tentang makan. Makanan ini membuat gumpalan isi usus besar.9. ( 5 ) B. Hemoroid dapat membentuk pintasan portal sistemik pada hipertensi portal.( 3 ) II. Penatalaksanaan II. Terapi non bedah A. Skleroterapi Skleroterapi adalah penyuntikan larutan kimia yang merangsang. misalnya 5% fenol dalam minyak nabati. Supositoria dan salep anus diketahui tidak mempunyai efek yang bermakna kecuali efek anestetik dan astringen. Yang lebih sering terjadi yaitu perdarahan kronis dan apabila berulang dapat menyebabkan anemia karena jumlah eritrosit yang diproduksi tidak bisa mengimbangi jumlah yang keluar. Anemia terjadi secara kronis. dan apabila hemoroid semacam ini mengalami perdarahan maka darah dapat sangat banyak. sehingga sering tidak menimbulkan keluhan pada penderita walaupun Hb sangat rendah karena adanya mekanisme adaptasi. Penyuntikan diberikan ke submukosa dalam jaringan areolar yang longgar di . dan tidak dapat masuk lagi (inkarserata/terjepit) akan mudah terjadi infeksi yang dapat menyebabkan sepsis dan bisa mengakibatkan kematian. Makanan sebaiknya terdiri atas makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah-buahan.1. Hemoroid interna yang mengalami prolaps oleh karena udem umumnya dapat dimasukkan kembali secara perlahan disusul dengan tirah baring dan kompres lokal untuk mengurangi pembengkakan. sehingga mempermudah defekasi dan mengurangi keharusan mengejan berlebihan. namun lunak.9.

Nyeri yang hebat dapat pula disebabkan infeksi. prostatitis akut jika masuk dalam prostat. tidak tepat untuk hemoroid yang lebih parah atau prolaps.( 3. Dengan bantuan anoskop. Terapi ini tidak dipakai secara luas karena mukosa yang nekrotik sukar ditentukan luasnya. biasanya setelah 7 – 10 hari. maka krioterapi mencapai hasil yang serupa dengan yang terlihat pada ligasi dengan gelang karet dan tidak ada nyeri. Krioterapi / bedah beku Hemoroid dapat pula dibekukan dengan suhu yang rendah sekali. Gelang karet didorong dari ligator dan ditempatkan secara rapat di sekeliling mukosa pleksus hemoroidalis tersebut. Pada satu kali terapi hanya diikat satu kompleks hemoroid. Ligasi dengan gelang karet Hemoroid yang besar atau yang mengalami prolaps dapat ditangani dengan ligasi gelang karet menurut Barron. sedangkan ligasi berikutnya dilakukan dalam jarak waktu 2 – 4 minggu. dan hanya diberikan ke bagian atas hemoroid pada sambungan anus rektum.bawah hemoroid interna dengan tujuan menimbulkan peradangan steril yang kemudian menjadi fibrotik dan meninggalkan parut. Tindakan ini cepat dan mudah dilakukan dalam tempat praktek atau klinik. Penyulit utama dari ligasi ini adalah timbulnya nyeri karena terkenanya garis mukokutan. Perdarahan dapat terjadi waktu hemoroid mengalami nekrosis. Dingin diinduksi melalui sonde dari mesin kecil yang dirancang bagi proses ini. Penyulit penyuntikan termasuk infeksi.5 ) D. dan reaksi hipersensitivitas terhadap obat yang disuntikan.( 4. Krioterapi ini lebih cocok untuk terapi paliatif pada karsinoma rektum yang ireponibel.5 ) C. Penyuntikan dilakukan di sebelah atas dari garis mukokutan dengan jarum yang panjang melalui anoskop. mukosa di atas hemoroid yang menonjol dijepit dan ditarik atau dihisap ke tabung ligator khusus. Apabila penyuntikan dilakukan pada tempat yang tepat maka tidak ada nyeri.Terapi suntikan bahan sklerotik bersama nasehat tentang makanan merupakan terapi yang efektif untuk hemoroid interna derajat I dan II. Jika digunakan dengan cermat.( 3 ) . Untuk menghindari ini maka gelang tersebut ditempatkan cukup jauh dari garis mukokutan.

Namun yang digunakan sebagai penghancur jaringan yaitu radiasi elektromagnetik berfrekuensi tinggi. H. Infra Red Coagulation ( IRC ) / Koagulasi Infra Merah Dengan sinar infra merah yang dihasilkan oleh alat yang dinamakan photocuagulation. Cara ini baik digunakan pada hemoroid yang sedang mengalami perdarahan.2.E. Pada terapi dengan diatermi bipolar.( 3 ) G. Generator galvanis Jaringan hemoroid dirusak dengan arus listrik searah yang berasal dari baterai kimia. Cara ini paling efektif digunakan pada hemoroid interna. Terapi bedah Terapi bedah dipilih untuk penderita yang mengalami keluhan menahun dan pada penderita hemoroid derajat III dan IV. Bipolar Coagulation / Diatermi bipolar Prinsipnya tetap sama dengan terapi hemoroid lain di atas yaitu menimbulkan nekrosis jaringan dan akhirnya fibrosis. arteri hemoroidalis diikat sehingga jaringan hemoroid tidak mendapat aliran darah yang pada akhirnya mengakibatkan jaringan hemoroid mengempis dan akhirnya nekrosis.( 3 ) II.9. Terapi bedah juga dapat dilakukan dengan perdarahan berulang dan anemia yang tidak dapat sembuh dengan cara terapi lainnya yang lebih sederhana. . selaput mukosa sekitar hemoroid dipanasi dengan radiasi elektromagnetik berfrekuensi tinggi sampai akhirnya timbul kerusakan jaringan. Cara ini efektif untuk hemoroid interna yang mengalami perdarahan. tonjolan hemoroid dikauter sehingga terjadi nekrosis pada jaringan dan akhirnya fibrosis.( 3) F. Hemorroidal Arteri Ligation ( HAL ) Pada terapi ini. Penderita hemoroid derajat IV yang mengalami trombosis dan kesakitan hebat dapat ditolong segera dengan hemoroidektomi.

Eksisi sehemat mungkin dilakukan pada anoderm dan kulit yang normal dengan tidak mengganggu sfingter anus. Hemoroid dieksisi secara keseluruhan. Eksisi jaringan ini harus digabung dengan rekonstruksi tunika mukosa karena telah terjadi deformitas kanalis analis akibat prolapsus mukosa. Kemudian dipasang jahitan transfiksi catgut proksimal terhadap pleksus hemoroidalis. Setelah mengamankan hemostasis. Bila diseksi mencapai jahitan transfiksi cat gut maka hemoroid ekstena dibawah kulit dieksisi. maka mukosa dan kulit anus ditutup secara longitudinal dengan jahitan jelujur sederhana. Suatu incisi elips dibuat dengan skalpel melalui kulit dan tunika mukosa sekitar pleksus hemoroidalis internus dan eksternus.( 4.6 ) Ada tiga tindakan bedah yang tersedia saat ini yaitu bedah konvensional ( menggunakan pisau dan gunting). Teknik Milligan – Morgan Teknik ini digunakan untuk tonjolan hemoroid di 3 tempat utama. Sehingga lebih baik mengambil terlalu sedikit daripada mengambil terlalu banyak jaringan. bedah laser ( sinar laser sebagai alat pemotong) dan bedah stapler ( menggunakan alat dengan prinsip kerja stapler). Basis massa hemoroid tepat diatas linea mukokutan dicekap dengan hemostat dan diretraksi dari rektum. Teknik Whitehead . Biasanya tidak lebih dari tiga kelompok hemoroid yang dibuang pada satu waktu. Bedah konvensional Saat ini ada 3 teknik operasi yang biasa digunakan yaitu : 1. Penting untuk mencegah pemasangan jahitan melalui otot sfingter internus. Hemostat kedua ditempatkan distal terhadap hemoroid eksterna.Prinsip yang harus diperhatikan dalam hemoroidektomi adalah eksisi yang hanya dilakukan pada jaringan yang benar-benar berlebihan. Striktura rektum dapat merupakan komplikasi dari eksisi tunika mukosa rektum yang terlalu banyak. Teknik ini dikembangkan di Inggris oleh Milligan dan Morgan pada tahun 1973. ( 6 ) 2. yang dibebaskan dari jaringan yang mendasarinya.

hemoroid internus dijepit radier dengan klem. Pada bedah dengan laser. Untuk hemoroidektomi. hanya alat pemotongnya menggunakan laser. Saat laser memotong. B. serabut syaraf terbuka akibat serabut syaraf tidak mengerut sedangkan selubungnya mengerut. Teknik Langenbeck Pada teknik Langenbeck. Dalam waktu 4 – 6 minggu. Lalu mengusahakan kontinuitas mukosa kembali. terdapat banyak syaraf. seperti terpatri sehingga serabut syaraf tidak terbuka. luka akan mengering. luka bekas operasi direndam cairan antiseptik.Teknik operasi yang digunakan untuk hemoroid yang sirkuler ini yaitu dengan mengupas seluruh hemoroid dengan membebaskan mukosa dari submukosa dan mengadakan reseksi sirkuler terhadap mukosa daerah itu. Teknik ini mulai diperkenalkan pada tahun 1993 oleh dokter berkebangsaan Italia yang bernama Longo sehingga teknik ini juga sering disebut teknik Longo. Sedangkan pada bedah laser. serabut syaraf dan selubung syaraf menempel jadi satu. Setelah jaringan diangkat. 3. Sesudah itu klem dilepas dan jepitan jelujur di bawah klem diikat. Prosedur ini bisa dilakukan hanya dengan rawat jalan ( 7 ). Di anus.( 5 ) A. Lakukan jahitan jelujur di bawah klem dengan cat gut chromic no 2/0. Di Indonesia sendiri alat ini diperkenalkan pada tahun 1999. Bedah Laser Pada prinsipnya. Pada bedah konvensional. tidak banyak luka dan dengan nyeri yang minimal. dibutuhkan daya laser 12 – 14 watt. Kemudian eksisi jaringan diatas klem. pembuluh jaringan terpatri sehingga tidak banyak mengeluarkan darah. Bedah Stapler Teknik ini juga dikenal dengan nama Procedure for Prolapse Hemorrhoids (PPH) atau Hemoroid Circular Stapler. Alat yang digunakan sesuai dengan . Teknik ini lebih sering digunakan karena caranya mudah dan tidak mengandung resiko pembentukan jaringan parut sekunder yang biasa menimbulkan stenosis. pembedahan ini sama dengan pembedahan konvensional. saat post operasi akan terasa nyeri sekali karena pada saat memotong jaringan. nyeri berkurang karena syaraf rasa nyeri ikut terpatri.

terdiri dari lingkaran di depan dan pendorong di belakangnya. Bentuk alat ini seperti senter. Fungsinya adalah sebagai bantalan saat buang air besar.prinsip kerja stapler. Kerjasama jaringan hemoroid dan m. Pada dasarnya hemoroid merupakan jaringan alami yang terdapat di saluran anus. . sehingga tidak perlu dibuang semua. sfinter ani untuk melebar dan mengerut menjamin kontrol keluarnya cairan dan kotoran dari dubur. Teknik PPH ini mengurangi prolaps jaringan hemoroid dengan mendorongnya ke atas garis mukokutan dan mengembalikan jaringan hemoroid ini ke posisi anatominya semula karena jaringan hemoroid ini masih diperlukan sebagai bantalan saat BAB.

Internal/External Hemorrhoids [1] Dilator [2] Purse String [3] Closing PPH [4] Mucosa Pull [5] .

tindakan berlangsung cepat sekitar 20 – 45 menit.Staples [6] Mula-mula jaringan hemoroid yang prolaps didorong ke atas dengan alat yang dinamakan dilator.7.3. dapat menyebabkan disfungsi baik dalam jangka waktu pendek maupun jangka panjang. Jika m. Kemudian alat stapler dimasukkan ke dalam dilator. Dari stapler dikeluarkan sebuah gelang dari titanium diselipkan dalam jahitan dan ditanamkan di bagian atas saluran anus untuk mengokohkan posisi jaringan hemoroid tersebut. kemudian dijahitkan ke tunika mukosa dinding anus. sfinter ani internus tertarik. Jika terlalu banyak jaringan otot yang ikut terbuang. jaringan mungkin terlalu tebal untuk masuk ke dalam stapler. Bagian jaringan hemoroid yang berlebih masuk ke dalam stapler.( 3. Dengan terpotongnya jaringan hemoroid maka suplai darah ke jaringan tersebut terhenti sehingga jaringan hemoroid mengempis dengan sendirinya. tindakan PPH memiliki resiko yaitu : 1. II. 4. tidak mengganggu fungsi anus. Dengan memutar sekrup yang terdapat pada ujung alat .8 ) Meskipun jarang. maka alat akan memotong jaringan yang berlebih secara otomatis. tidak ada anal discharge. 3. . pasien pulih lebih cepat sehingga rawat inap di rumah sakit semakin singkat. Keuntungan teknik ini yaitu mengembalikan ke posisi anatomis. Seperti pada operasi dengan teknik lain. nyeri minimal karena tindakan dilakukan di luar bagian sensitif. PPH bisa saja gagal pada hemoroid yang terlalu besar karena sulit untuk memperoleh jalan masuk ke saluran anus dan kalaupun bisa masuk. akan mengakibatkan kerusakan dinding rektum. 2.9. infeksi pada pelvis juga pernah dilaporkan. Tindakan pada hemoroid eksterna yang mengalami trombosis Keadaan ini bukan hemoroid dalam arti yang sebenarnya tetapi merupakan trombosis vena oroid eksterna ang terletak subkutan di daerah kanalis analis.

dan dapat pula multilokuler atau beberapa benjolan. dan sedasi. erasa sangat nyeri. Bila trombus sudah dikeluarkan.Trombosis dapat terjadi karena tekanan tinggi di vena tersebut misalnya ketika mengangkat barang berat. Keadaan ini ditandai dengan adanya benjolan di bawah kulit kanalis analis yang nyeri sekali. Trombus yang sudah terorganisasi tidak dapat dikeluarkan. Kelainan yang nyeri sekali ini dapat terjadi pada semua usia dan tidak ada hubungan dengan ada/tidaknya hemoroid interna Kadang terdapat lebih dari satu trombus. berukuran dari beberapa milimeter sampai satu atau dua sentimeter garis tengahnya. kemudian nyeri berkurang dalam waktu dua sampai tiga hari bersamaan dengan berkurangnya udem akut. bersin. Resolusi spontan dapat pula terjadi tanpa terapi setelah dua sampai empat hari( 4 ) Terapi Keluhan dapat dikurangi dengan rendam duduk menggunakan larutan hangat. atau partus. sehingga masih terdapat lapisan tipis adventitiia menutupi darah yang membeku. Pasien yang datang sebelum 48 jam dapat ditolong dan berhasil baik dengan cara segera mengeluarkan trombus atau melakukan eksisi lengkap secara hemoroidektomi dengan anestesi lokal. mengejan. Ruptur dapat terjadi pada dinding vena. meskipun biasanya tidak lengkap. Ruptur spontan dapat terjadi diikuti dengan perdarahan. Benjolan itu dapat unilobular. Nyeri segera hilang pada saat tindakan dan luka akan sembuh dalam waktu singkat sebab luka berada di daerah yang kaya akan darah. salep yang mengandung analgesik untuk mengurangi nyeri atau gesekan pada waktu berjalan. Vena lebar yang menonjol itu dapat terjepit sehingga kemudian terjadi trombosis. Usaha untuk melakukan reposisi hemoroid ekstern yang mengalami trombus tidak boleh dilakukan karena kelainan ini terjadi pada struktur luar anus yang tidak dapat direposisi( 4 ) . tegang dan berwarna kebiru-biruan. Istirahat di tempat tidur dapat membantu mempercepat berkurangnya pembengkakan. Pada awal timbulnya trombosis. dalam hal ini terapi konservatif merupakan pilihan. kulit dieksisi berbentuk elips untuk mencegah bertautnya tepi kulit dan pembentukan kembali trombus dibawahnya. batuk.

pekerjaan.( 4 ) KESIMPULAN 1. Selama prosedur tersebut. Namun karena metode dilatasi menurut Lord ini kadang disertai penyulit inkontinensia sehingga tidak dianjurkan. berwarna biru dan sering berdarah atau yang biasa disebut hemoroid strangulasi. Faktor resiko terjadinya hemoroid yaitu keturunan. semua hemoroid simptomatis dapat dibuat menjadi asimptomatis. Anestesi umum dilakukan dan pasien diletakkan pada posisi lateral kiri atau posisi litotomi.Dilatasi anus merupakan salah satu pengobatan pada hemoroid interna yang besar. mekanis. . 2. akan terjadi regresi sehingga setidak-tidaknya akan terjadi penyembuhan sementara. fisiologis dan radang. Satu menit untuk sebesar satu jari sudah cukup ( berarti dibutuhkan waktu 6-8 menit). II. Dengan hati-hati anus diregangkan cukup luas sehingga dapat dilalui 6–8 jari. endokrin. Dilatasi tidak boleh dilakukan jika sfingter relaksasi ( jarang pada strangulasi). umur. Diperlukan tindakan apabila hemoroid menimbulkan keluhan. Prognosis Dengan terapi yang sesuai. Sesudah terapi penderita harus diajari untuk menghindari obstipasi dengan makan makanan serat agar dapat mencegah timbulnya kembali gejala hemoroid. anatomi. Pendekatan konservatif hendaknya diusahakan terlebih dahulu pada semua kasus. Hemoroidektomi pada umumnya memberikan hasil yang baik. Dilatasi dapat mengatasi sebagian besar pasien hemoroid strangulasi. Pada pasien hemoroid hampir selalu terjadi karena kenaikan tonus sfingter dan cincin otot sehingga menutup di belakang massa hemoroid menyebabkan strangulasi. sfingter anus dapat terasa memberikan jalan.1. Sangat penting sekali bahwa untuk prosedur ini diperlukan waktu yang cukup agar tidak merobekkan jaringan. terutama jika kanalis agak kaku. Hemoroid adalah pelebaran vena di dalam pleksus hemoroidalis akibat kongesti vena yang disebabkan gangguan aliran balik dari vena hemoroidalis yang tidak merupakan keadaan patologik. karena bisa menyebabkan inkontinensia flatus atau tinja atau kedua-duanya yang mungkin menetap. prolaps.

EGC. Konsep – konsep Klinis Proses Penyakit. 5. 1999. EGC. dr Marjadi Hardjasudarma ( alih bahasa ). Syamsuhidayat R. inspeksi. kolitis ulserosa dan fissura ani. 2. . Mansjur A dkk ( editor ). penyakit divertikel.p:232 6. Kapita selecta Kedokteran.net/hemoroid galery. Buku Ajar Bedah. 4. colok dubur dan penilaian anoskop. 3. polip.werner platzer ).hal 56 – 59. Penatalaksanaan hemoroid yaitu dengan konservatif. Bila perlu dilakukan pemeriksaan proktosigmoidoskopi untuk menyingkirkan kemungkinan radang dan keganasan.1995. DAFTAR PUSTAKA 1. Patofisiologi. inkarserasi dan sepsis. 4. 5. 2002 Sinar Harapan. Edisi IV. Jakarta. Anonim. Lorraine M. Edisi III.P. Jakarta.1994. pemeriksaan penunjang:910 – 912. 6. Prognosis hemoroid baik bila diberikan terapi yang sesuai. Diagnosis ditegakkan dengan anamnesa.3. FK UI. Komplikasi dari hemoroid yaitu perdarahan hebat.Sabiston Buku Ajar Bedah Jilid II. 7. Anonim. Diagnosis banding dari hemoroid yaitu Ca kolorektum. Jakarta.pemeriksaan penunjang: 321 – 324. Werner Kahle ( Helmut Leonhardt. pemeriksaan penunjang: 420 – 421. Linchan W. Berwarna dan teks anatomi Manusia Alat – Alat Dalam. 2004.Jakarta. 9. membuat nekrosis jaringan dan bedah.hemorjoid. http://www. Manifestasi klinis hemoroid yaitu perdarahan per anum berwarna merah segar dan tidak tercampur dengan faeces. Jong W.W. 8. Jilid II. 1998. Silvia A.EGC.M. Hemorhoid. 7. Hemoroid terdiri dari 2 jenis yaitu hemoroid interna yang terletak di atas garis mukokutan dan hemoroid eksterna yang terletak di bawah garis mukokutan.html.D.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful