Oleh : GEDE PADMA AMRITA 07700044

 Dari 139 serogroup ‘O’ yang diketahui.KOLERA  Kolera adalah penyakit diare parah yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae. Bakteri ini berbentuk batang atau bacill. bersifat Gram-negatif yang motilitasnya positif dan berbentuk kurva. hanya serogroup O1 (biotipe el tor dan klasik) dan O139 yang diketahui menyebabkan kolera epidemik .

 Pada orang dewasa. insidens pada pria lebih tinggi daripada wanita. . sedangkan untuk kolera El Tor diperkirakan 10:1  Prevalensi kolera di daerah endemik pada anak yang lebih besar dibandingkan dengan orang dewasa yaitu 10:1.TRANSMISI KOLERA  Penularan langsung terjadi melalui kontaminasi fekal- oral atau melalui konsumsi air yang tercemar dan makanan  Perbandingan antara penderita asimtomatik dengan simtomatik pada suatu epidemik diperkirakan 4:1 pada kolera Asiatik.

 Ciri khas : feces berupa cairan putih keruh (seperti air cucian beras). ketidakseimbangan elektrolit dan hipovolemia.GEJALA KLINIS KOLERA  Penyakit ini ditandai dengan diare yang sangat berat yang dapat menyebabkan dehidrasi. tidak berbau busuk maupun amis. tapi ‘manis’ menusuk. .  Angka kematian (mortality rate) berkisar dari < 1% hingga 40%.

Indonesia  Penyebaran (1961-1966) : Asia. dan Afrika  Penyebab : Vibrio cholerae biotipe El Tor  Pandemik ke-8 (1992)  India dan Bangladesh  Penyebaran : India  Asia . Eropa Timur.DISTRIBUSI PENYAKIT KOLERA  Enam pandemik muncul antara tahun 1817-1923 oleh Vibrio cholerae O1 biotipe klasik  Sebagain besar berasal dari Asia  seluruh dunia  Pandemik ke-7 (1961)  pulau Sulawesi. Timur Tengah.

DISTRIBUSI PENYAKIT KOLERA  Kasus terbaru terjadi pada tahun 2005  Sampai tahun 2006 telah dilaporkan 236.896 kasus yang didapatkan dari 52 negara.311 kematian . termasuk 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful