MAKALAH PENDIDIKAN PANCASILA SILA KE-DUA PANCASILA “KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB”

Oleh: Nama NIM : Rizka Titi Harjanti : M0312064

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2013

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Negara hanya dapat dikemudikan secara terarah dan efisien apabila ada gambaran yang jelas tentang hakikat, tujuan dan susunannya. Dalam proses penyusunan Undang-undang Dasar negara harus senantiasa berlandaskan pada suatu konsepsi dasar yang jelas tentang negara dan tujuannya. Dengan kata lain realisasi pembentukan negara beserta konstitusinya harus berlandaskan pada ideologi negara, yaitu Pancasila. Pancasila adalah falsafah atau pandangan hidup, jiwa dan kepribadian serta tujuan hidup bangsa Indonesia. Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila mempunyai nilai-nilai yang dijadikan dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, selain itu nilai-nilai Pancasila telah memberikan ciri-ciri (identitas) bangsa yang membedakan bangsa Indonesia dari bangsa lain dalam bersikap, bertingkah laku secara perorangaan maupun secara kemasyarakatan. Pancasila sebagai filsafat negara Indonesia memiliki visi dasar yang bersumber pada hakikat manusia. Visi dasar inilah yang memberi visi dan arah bagi seluruh kehidupan kemasyarakatan dan kenegaraan Indonesia. Sifat dasar filsafat Pancasila bersumber pada hakikat kodrat manusia karena pada hakikatnya manusia adalah sebagai pendukung pokok negara. Inti

kemanusiaan itu terkandung dalam sila kedua : Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Dalam sila ke-dua mengandung nilai yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari. Hal itu karena seorang manusia dalam melakukan aktifitas sehari-hari tidak lepas dari manusia lain. Sehingga sila kedua tersebut mampu memberikan dasar kepada kita sebagai manusia agar senantiasa memanusiakan orang lain dalam kehidupan. Selain itu, dalam sila ke-dua juga terdapat nilai keadilan di mana menuntut kita sebagai manusia

Rumusan Masalah 1. Tujuan 1. Mendeskripsikan implementasi sila ke-dua Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Sila ke-dua tersebut terdapat butiran-butiran yang dapat menjelaskan lebih rinci apa yang ada di dalam Pancasila sila ke-dua tersebut. Memahami arti dan makna sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Apa saja butir-butir Pancasila sila ke-dua tersebut ? 4. 3. Apa arti dan makna sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab ? 3.yang tidak dapat lepas dari manusia lainnya harus menghormati. Dengan adanya butiran-butiran sila ke-dua tersebut diharapkan manusia atau lebih tepatnya bangsa Indonesia dapat memahami dam mengamalkan apa yang ada dalam sila ke-dua tersebut. Mengetahui butir-butir Pancasila sila ke-dua. menghargai dan menjunjung tinggi keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagaimana implementasi Pancasila sila ke-dua dalam kehidupan bermasyarakat ? C. B. . Mengetahui dan memahami pengertian Pancasila. Sehingga bangsa Indonesia senantiasa berdasar kepada kemanusiaan yang adil dan beradab dalam kehidupan bermasyarakat. 2. 4. Apakah Pancasila itu ? 2.

alinea IV yang telah ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945.. Seperti Indonesia. Selain bersifat yuridis konstitusional. yakni Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia dan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. pada hakikatnya adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum.. Pada hakikatnya pengertian Pancasila dapat dikembalikan kepada dua pengertian. Artinya segala peraturan perundangan secara material harus berdasar dan . Pancasila dijadikan sebagai dasar negara atau ideologi negara untuk mengatur penyelenggaraan negara. yang merupakan cita-cita hukum dan norma hukum yang menguasai hukum dasar negara Republik Indonesia dan dituangkan dalam pasal-pasal UUD 1945 dan diatur dalam peraturan perundangan. Hal tersebut sesuai dengan bunyi pembukaan UUD 1945 alenia ke-4 yang berbunyi : “Maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar negara Indonesia yang berbentuk dalam suatu susunan negara. Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Setiap negara di dunia ini mempunyai dasar negara yang dijadikan landasan dalam menyelenggarakan pemerintah negara.” Dengan demikian kedudukan Pancasila sebagai dasar negara termaktub secara yuridis konstitusional dalam pembukaan UUD 1945. Pengertian Pancasila Pancasila adalah kumpulan nilai atau norma yang meliputi sila-sila Pancasila sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila juga bersifat yuridis ketatanegaraan yang artinya Pancasila sebagai dasar negara.BAB II PEMBAHASAN A. 1.

bersumber pada Pancasila. Walaupun ada banyak istilah mengenai pengertian pandangan hidup tetapi pada dasarnya memiliki makna yang sama. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila memiliki sifat objektifsubjektif. pandangan dunia atau petunjuk hidup. baik persoalan masyarakatnya sendiri maupun persoalan dunia. Apabila ada peraturan (termasuk di dalamnya UUD 1945) yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila. pedoman hidup. 2. Jadi berdasarkan uraian tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahwa Pancasila sebagai dasar negara memiliki peranan yang sangat penting dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga cita-cita para pendiri bangsa Indonesi dapat terwujud. suatu bangsa akan merasa terombang-ambing dalam menghadapi persoalan yang timbul. sedangkan bersifat objektif artinya nilai Pancasila sesuai dengan kenyataan dan bersifat universal yang diterima oleh bangsa-bangsa beradab. Oleh karena memiliki nilai objektifuniversal dan diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia maka Pancasila selalu dipertahankan sebagai dasar negara. pegangan hidup. maka sudah sepatutnya peraturan tersebut dicabut. Tanpa memiliki pandangan hidup. Lebih lanjut Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dipergunakan sebagai petunjuk dalam kehidupan . Pancasila sebagai pandangan hidup sering juga disebut way of life. Dengan pandangan hidup inilah suatu bangsa akan memandang persoalan yang dihadapinya sehingga dapat memecahkannya secara tepat. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia Setiap bangsa di dunia yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas ke arah mana tujuan yang ingin dicapainya sangat memerlukan pandangan hidup. Sifat subjektif maksudnya Pancasila merupakan hasil perenungan dan pemikiran bangsa Indonesia.

Dengan demikian. Pancasila juga berperan sebagai pedoman dan penuntun dalam kehidupan bermasyarakat. dan . Pancasila sebagai pandangan hidup mencerminkan jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Untuk dapat mewujudkan semua itu maka masyarakat Indonesia tidak bisa hidup sendiri. dan berkembang berabad-abad lamanya. Pancasila berarti konsepsi dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dalam menjalani hidup. mereka harus tetap mengadakan hubungan dengan masyarakat lain. berbangsa. Dengan begitu masing-masing pandangan hidup dapat beradaptasi. Selain sebagai dasar Negara. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa sebenarnya merupakan perwujudan dari nilai-nilai budaya milik bangsa Indonesia sendiri yang diyakini kebaikan dan kebenarannya. Sebagai pandangan hidup bangsa. Oleh karna itu. kebudayaan. Pancasila merangkum nilai-nilai yang sama yang terkandung dalam adat-istiadat.sehari-hari masyarakat Indonesia baik dari segi sikap maupun perilaku haruslah selalu dijiwai oleh nilai-nilai luhur Pancasila. dan agamaagama yang ada di Indonesia. Pancasila adalah khas milik bangsa Indonesia sejak keberadaannya sebagai sebuah bangsa. Hal ini sangat penting karena dengan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari maka tata kehidupan yang harmonis di antara masyarakat Indonesia dapat terwujud. Dalam konsepsi dasar itu terkandung gagasan dan pikiran tentang kehidupan yang dianggap baik dan benar bagi bangsa Indonesia yang bersifat majemuk. Pancasila juga merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia. artinya pandangan hidup perorangan atau individu dapat beradaptasi dengan pandangan hidup kelompok karena pada dasarnya Pancasila mengakui adanya kehidupan individu maupun kehidupan kelompok. Pancasila digali dari budaya bangsa sendiri yang sudah ada. tumbuh. Sebagai pendangan hidup bangsa Indonesia.

Jadi. Dengan pandangan hidup yang jelas. ekonomi. ia menjadi sebuah ukuran/kriteria umum yang diterima dan berlaku untuk semua pihak. Dengan berpedoman pada pandangan hidup sebagai ideologi. Nilai-nilai yang tercermin di dalam pandangan hidup ditempatkan secara sistematis kedalam seluruh aspek kehidupan yang mencakup aspek politik. Arti dan Makna Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Kemanusiaan berasal dari kata manusia. Adil terutama mengandung arti bahwa suatu keputusan dan tindakan didasarkan atas norma-norma yang objektif. Ini mmengandung arti bahwa sikap hidup. ekonomi. sebuah bangsa akan membangun diri dan negerinya. karsa. suatu bangsa akan memiliki pegangan dan pedoman bagaimana mereka memecahkan masalah-masalah politik. Setiap bangsa yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas kearah mana tujuan yang ingin dicapainya sangat membutuhkan pandangan hidup. tidak subjektif apalagi sewenang-wenang. rasa. Dengan demikian. sosial. dengan kata lain ideologi berisi pandangan hidup suatu bangsa yang menyentuh segala segi kehidupan bangsa. yaitu makhluk berbudi yang memiliki potensi pikir. sosial dan budaya yang timbul dalam gerak masyarakat yang makin maju. Kemanusiaan terutama berarti sifat manusia yang merupakan esensi dan identitas manusia karena martabat kemanusiaannya (human dignity). dan tindakan . dan cipta. Beradab berasal dari kata adab yang berarti budaya. keputusan. budaya dan pertahanan keamanan didalam upaya mewujudkan cita-citanya. B. jadi. Jadi. beradab berarti berbudaya. Secara sederhana. ideologi dipahami sebagai gagasan-gagasan dan nilai-nilai yang tersusun secara sistematis yang diyakini kebenarannya oleh suatu masyarakat dan diwujudkan di dalam kehidupan nyata.bernegara.

ke-4 dan ke-5. serta mendasari dan menjiwai sila ke-3. Hakikat pengertian di atas sesuai dengan : a.selalu berdasarkan nila-nilai budaya. setiap warga Negara dijamin haknya serta kebebasannya yang menyangkut hubungan dengan Tuhan. maka setiap warga Negara mempunyai kedudukan yang sederajat dan sama terhadap Undang-Undang Negara. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab adalah kesadaran sikap dan perbuatan manusia yang didasarkan kepada potensi budi nurani manusia dalam hubungan dengan norma-norma dan kebudayaan umumnya. mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Dengan Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Nilai-nilai sila “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” adalah sebagai dasar dalam kehidupan kenegaraan. Sila ke-2 “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” didasari dan dijiwai oleh sila ke-1 “Ketuhanan Yang Maha Esa”. maupun terhadap alam dan hewan. sesama manusia. yang memenuhi seluruh hakikat mahkluk manusia. dengan Negara. kesusilaan atau moral. Dengan demikian. Pembukaan UUD 1945 alinea pertama : . Jadi. dan menyangkut pula kemerdekaan menyatakan pendapat dan mencapai kehidupan yang layak sesuai dengan hak asasi manusia. bearadab dapat ditafsirkan sebagai berdasar nilai-nilai kesusilaan atau moralitas khususnya dan kebudayaan umumnya. kebangsaan dan kemasyarakatan. terutama norma sosial dan kesusilaan (moral). Adab terutama mengandung pengertian tata kesopanan. dengan orang-orang seorang. baik terhadap diri pribadi. Pada prinsipnya Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab adalah sikap dan perbuatan manusia yang sesuai dengan kodrat hakikat manusia yang berbudi. Di dalam sila ke II Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab telah tersimpul citacita kemanusiaan yang lengkap. sadar nilai. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab adalah suatu rumusan sifat keluhuran budi manusia (Indonesia). dengan masyarakat. dan berbudaya.

martabat dan hak sesama manusia. memberikan petunjuk-petunjuk nyata dan jelas wujud pengamalan sila ” Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab”. Ketetapan MPR Nomor II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila. melainkan juga seluruh umat manusia. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab adalah kemanusiaan sejati yang menghormati serta mengembangkan kemerdekaan. Menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa. 28. hasil pertumbuhan dari alam tingkat rena ke taraf yang lebih tinggi. istilah perikemanusiaan adalah hasil dari pertumbuhan rohani. Pasal 27. ” b. 2. kebudayaan. c. sifat kodrat manusia (yang terdiri atas makhluk sosial dan individu). Mewujudkan keadilan dan peradaban yang tidak lemah. Menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan.dan 31 UUD 1945. Ikut berusaha . 3. tidak terbatas pada manusia-sesamanya yang terdekat saja. Hakikat manusia memiliki unsur-unsur yang diantaranya adalah susunan kodrat manusia (yang terdiri atas raga dan jiwa).“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. Pokok pikiran dari sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab : 1. 29. Sedangkan menurut Bung Karno.30. Maksudnya. perikemanusiaan adalah daya serta karya budi dan hati nurani manusia untuk membangun dan membentuk kesatuan diantara manusia sesamanya. kemanusiaan itu universal. kedudukan kodrat manusia (yang terdiri atas makhluk berdiri sendiri dan makhluk Tuhan). maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan …. Menghargai hak setiap warga dan menolak rasialisme. Menurut perumusan Dewan Perancang Nasional. memperlakukannya secara adil dan beradab.

Butir-butir sila ke-dua adalah sebagai berikut: 1. 2. dan derajat yang lebih tinggi dan harus dipertahankan dengan kehidupan yang layak). 5. Tidak bersikap semena-mena terhadap orang lain. 4. niat dan keinginan sehingga jelas adanya perbedaan antara manusia dan hewan. Yang diatur menurut hukum yang adil dan bermoral (Ketuhanan) sehingga keadilan dapat diperoleh dengan mudah dan cepat oleh semua tanpa diskriminasi apapun.mencerdaskan masyarakat agar masing-masing warga yang berusaha secara halal dapat hidup layak sebagai manusia dan mengembangkan pribadinya. rasa. C. memperlakukan manusia secara adil dan beradab di mana manusia memiliki daya cipta. Saling mencintai sesama manusia. Mengembangkan sikap tenggang rasa. Mengakui persamaan derajat. Butir-butir Pancasila Sila Ke-dua Sila ke-dua Pancasila ini mengandung makna warga Negara Indonesia mengakui adanya manusia yang bermartabat (bermartabat adalah manusia yang memiliki kedudukan. Unsur kemanusiaan yang hakiki dalam keadilan sosial dalam suatu masyarakat dan Negara. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. persamaan hak dan kewajiban antar sesama manusia. karsa. Sikap seperti itu diperluas terhadap semua orang dari segala bangsa. 3. setiap manusia berhak mempunyai kehidupan yang layak dan bertindak jujur serta menggunakan norma sopan santun dalam pergaulan sesama manusia. Jadi sila ke-dua ini menghendaki warga Negara untuk menghormati kedudukan setiap manusia dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. .

Toleransi di sini adalah toleransi yang positif. D. Hal itu dikarenakan berlawanan dengan nilai perikemanusiaan. maka bangsa Indonesia menghormati hak hidup bangsa lain menurut aspirasinya masing-masing. Salah satu faktor utama dari peri kemanusiaan adalah sikap toleransi.6. budaya. Atas dasar sikap perikemanusiaan ini. mengingat keanekaragaman yang sangat luar biasa mulai dari suku. Makna dari sila ini diharapkan dapat mendorong seseorang untuk senantiasa menghormati harkat dan martabat oranglain sebagai pribadi dan anggota masyarakat. adat istiadat. Toleransi adalah hal yang sangat krusial di negara ini. bukan sebaliknya yaitu toleransi dalam halkeburukan. bahasa. Merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. yaitu toleransi dalam hal kebaikan. Segala perbedaan yang tampak tidaklah boleh dijadikan alasan untuk bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan tersebut. termasuk perbedaan agama. Berani membela kebenaran dan keadilan. karena itu perlu mengembangkan sikap saling menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain. Toleransi yang positif akan menyuburkan sikap . agama/kepercayaan. Dan menolak segala bentuk penjajahan di muka bumi ini. Dengan sikap ini diharapkan dapat menyadarkan bahwa dirinya merupakan makhluk sosial yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama. dan seterusnya. Manusia pada dasarnya adalah sama dan mempunyai nilai-nilai kemanusiaan yang bersifat universal. 7. 8. Implementasi Pancasila Sila Ke-dua dalam Kehidupan Bermasyarakat Kemanusiaan atau peri kemanusiaan adalah sifat yang dimiliki oleh setiap manusia. karena agama pada dasarnya justru menjunjung tinggi persamaan derajat manusia.

derajat/hak/kewajiban seperti asasi setiap menjunjung manusia tinggi tanpa persamaan apapun melihat perbedaannya. Semua aturan di atas bertujuan untuk menjaga agar manusia tetap beradab. dst. Adil adalah salah satu faktor terpenting dalam hubungan antar manusia. kemajuan ilmua pengetahuan. kejahilan. agar nyaman dan bisa berkembang sesuai dengan harkatnya masing-masing. menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. Dan dengan dasar prinsip keadilan. Adab diperlukan agar manusia bisa meletakkan diri pada tempat yang sesuai. antara lain: tidak melakukan perbuatan yang merugikan orang lain. Beradab erat kaitannya dengan aturan-aturan hidup.berperikemanusiaan. sopan santun. Di dalam hubungan antar manusia seering terjadi gesekan-gesekan yang menimbulkan permasalahan. dsb. Dan nilai keadilan inilah poin utama yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut. baik dalam bermasyarakta maupun secara individu. tetap menghargai harkat dan derajat dirinya sebagai manusia. dan kerusakan pada sistem . tata krama. kemasyarakatan. dsb. empati. menghargai hak orang lain. adat istiadat. Tidak ada satu manusia pun yang mau diperlakukan tidak adil. tidak menggunakan fasilitas umum/fasilitas negara untuk kepentingan pribadi. dan menghindari kezaliman (menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya yang sesuai). mengembangkan sikap tenggan rasa. tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. kebudayaan. tidak semena-mena kepada orang lain. Beradab adalah menunjuk kepada tingkatan kemajuan kehidupan. maka hubungan antar manusia akan harmonis sesuai dengan yang seharusnya. Dengan memegang teguh prinsip adil. kebodohan. budi pekerti. maka dapat dikembangkan prinsip-prinsip lain sebagai turunannya. Sesuatu yang tidak pada tempatnya akan cenderung menyebabkan ketidaksadaran.

dan lain sebagainya. serta menghormati kepunyaan atau milik (harta. Sama halnya dengan naluri manusia yang lain. Sila ini dijadikan sebagai pedoman bertingkah laku dalam masyarakat. naluri berkeluarga. dan lain-lain. Selain itu peri kemanusiaan adalah naluri manusia yang berkembang sejak lahir. sila perikemanusiaan ini memiliki makna yang sangat berarti sebagai landasan kehidupan manusia. Adab sangatlah dibutuhkan manusia agar tidak bertingkah laku seperti hewan. tengang rasa. Dengan perasaan peri kemanusiaan itulah manusia dapat membentuk masyarakat yang penuh kasih sayang serta saling menghormati diantara anggota-anggotanya. akan tetapi manusia juga dapat jatuh menjadi makhluk yang paling rendah. Butir ini menghendaki bahwa setiap manusia mempunyai martabat. Mengakui persamaan derajat. kepandaian. atau menghalangi manusia lain untuk hidup secara layak. . persamaan hak. tanpa disertai budi pekerti dan hati nurani. Sesuai dengan butir-butir sila ke-dua yang telah diuraikan pada pembahasan di atas.Manusia adalah makhluk paling luhur. Oleh karena peri kemanusiaan merupakan naluri. Oleh karena itu tepatlah rumusan sila kemanusiaan yang adil dan beradab masuk dalam falsafah Pancasila. Nilai-nilai budaya yang terkandung dalam sila ini membentuk watak bangsa kita menjadi bangsa yang lemah lembut. sopan santun. kekuasaan. yang tega menzalimi sesama dengan beribu alasan. dan persamaan kewajiban antara sesama manusia. maka tidak mungkin manusia menghapuskannya. seperti naluri suka berkumpul. yaitu semena-mena mengandalkan kekuatan. sehingga tidak boleh melecehkan manusia yang lain. saling mencintai. sifat dan karakter) orang lain. bergotong royong dalam kebaikan. Sehubungan dengan hal tersebut maka pengamalannya adalah sebagai berikut: 1. Oleh karena itu adab harus terus dilestarikan untuk menjaga keluhuran budi manusia. dan semua kelebihannya.

saling menghargai harkat dan derajat satu sama lain. Setiap warga Negara harus menjunjung tinggi dan melaksanakan nilai-nilai kemanusiaan dengan baik. Melakukan sesuatu dengan jujur dan kompetisi yang sehat. Sikap ini menghendaki adanya usaha dan kemauan dari setiap manusia Indonesia untuk menghargai dan menghormati perasaan orang lain. dan tidak berimbang. Harusnya dalam bertingkah laku baik lisan maupun perbuatan kepada orang lain. saling berlaku setia dan jujur. gotong royong. Tidak semena-mena terhadap orang lain. Melakukan sesuatu dengan pertimbangan moral dan ketentuan agama. seperti: i. ii. Saling mencintai sesama manusia. Oleh sebab itu butir ini menghendaki. dan solidaritas. Dengan perasaan cinta pula manusia dapat mempergiat hubungan sosial seperti kerjasama. maka janganlah kita menyakiti orang lain. bilamana kita tidak senang disakiti hatinya. Dengan rasa cinta kasih itu pula orang akan berbuat ikhlas. iii. iv. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. berat sebelah. hendaknya diukur dengan diri kita sendiri. . harus menjunjung tinggi hak dan kewajiban. Melakukan musyawarah dengan dasar kesadaran dan kedewasaan untuk menerima kompromi. Kata cinta menghendaki adanya suatu keinginan yang sangat besar untuk memperoleh sesuatu dan rasa untuk memiliki dan kalau perlu pengorbanan untuk mempertahankannya. Mengakui adanya masyarakat yang bersifat majemuk. perilaku setiap manusia terhadap orang tidak boleh sewenang-wenang. Mengembangkan sikap tenggang rasa. 3. Sikap tenggang rasa juga dapat kita wujudkan dalam toleransi dalam beragama. saling membesarkan hati. 4.2. 5. Semena-mena berarti sewenangwenang.

Butir ini menghendaki manusia Indonesia untuk mempunyai hati yang mantap dan percaya diri dalam menegakkan kebenaran dan keadilan. Berani membela kebenaran dan keadilan. karena itu di kembangkan sikap saling menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia. dan pasal 31 ayat 1 tentang pendidikan. 6. bebas.v. orang yang tertimpa musibah dan orang yang tidak mampu. memberikan santunan anak yatim piatu. Sebagai salah satu contoh nyata dari pelanggaran yang pernah terjadi di Indonesia adalah pada masa kepemimpinan Soeharto. Dan pada saat itu . Butir ini menganjurkan untuk saling menghormati. Tindakan ini sangat tidak manusiawi. 8. Melakukan kerja sama dengan iktikad baik dan tidak curang. Hal yang sangat terlihat jelas adalah pelanggaran dalam kebebasan berpendapat juga masalah hak hidup yang notaben-nya adalah hak dasar seorang manusia untuk hidup. 7. sikap saling menghormati ini dapat di lakukan dengan menghormati kedaulatan suatu bangsa dan menjalin kerja sama yang menguntungkan. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan diartikan gemar melakukan kegiatan kemanusiaan sehingga setiap manusia dapat hidup layak. Kegiatan ini dapat dilakukan seperti kegiatan donor darah. Memerhatikan kehidupan yang layak antar sesama. karena sampai sekarang jasad mereka tidak pernah diketahui dimana dan alasan mereka dihilangkan nyawanya sangat tidak jelas. vi. pasal 28 A-J tentang HAM. dan aman. pada saat itu setiap orang atau kelompok yang tidak sependapat dengan Soeharto akan dibunuh secara diam-diam. Selain itu penjelmaan Pancasila ke dalam hukum Negara kita tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 27 tentang Warga Negara dan Penduduk.

sebagai contoh: a. rakyat dengan dominasi pemerintahnya. pelanggaran nilai-nilai HAM paling sering terjadi antara yang dijajah dengan yang menjajah. itu berarti pada masa kepemimpinan Soeharto terjadi penyimpangan pada sila kedua Pancasila. yang dikuasai dengan sang penguasa. Dikarenakan pemerintah dilengkapi dengan sarana pengamanan seperti militer lengkap dengan senjatanya ataupun penegak hukum lainnya seperti polisi. sehingga kemerdekaan yang seharusnya memberikan kemerdekaan sepenuhnya untuk rakyat tidak tercapai tetapi yang terjadi justru penjajahan yang masa lalu dilakukan oleh Belanda. .Indonesia sudah menganut ideologi Pancasila. kejaksaan. Ini yang dinamakan pelanggaran HAM yang bersifat vertikal. kehakiman dll. Dalam banyak kasus yang menyangkut pihak aparat keamanan (terutama militer). Seperti ditarik dari pengalaman bangsa yang dijajah. b. setelah kemerdekaan bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa sendiri yang kebetulan dipercaya oleh rakyat untuk duduk dalam posisi sebagai pengelola Negara. rakyat dengan dominasi kekuasaan. penegakan HAM menjadi tumpul di Indonesia yang merupakan suatu indikasi bahwa kekuatan militer masih punya pengaruh yang cukup dominan dalam pemerintahan Republik Indonesia yang katanya demokratis saat ini. Sangat mudah terjadi penyimpangan yang di satu sisi pemerintah dengan kekuasaan seharusnya mengayomi atau memberi rasa aman kepada masyarakat justru sebaliknya menjalankan pemerintahan yang represif dan menghantui rakyatnya dengan rasa takut apabila berhadapan dengan penegak hukum yang berlaku sewenang-wenang dalam melakukan penegakan hukum. Hal ini terjadi sejak jaman kemerdekaan sampai dengan saat ini. Tidak tuntasnya siapa sebenarnya penembak mati 4 mahasiswa Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998. Tidak pernah terungkapnya siapa sebenarnya yang berada di balik kerusuhan 13-14 Mei 1998.

organisasi preman berkedok agama yang merusak tempat-tempat usaha hiburan bahkan yang terakhir peristiwa Monas yang target kekerasan adalah organisasi massa lainnya. Praktek pungutan keamanan untuk para pedagang kaki lima. Berbelit-belitnya penyelesaian masalah siapa di balik skenario pembunuhan Munir. Beberapa contoh premanisme yang dibiarkan secara berlarut-larut oleh oknum penegak hukum karena membawa manfaat secara pribadi terhadap oknum penegak hukum tersebut adalah: Pemandangan yang biasa di Jakarta adanya terminal bayangan di jalan-jalan yang dikuasai sekelompok preman dan mengharuskan sopir angkot untuk memberi uang menurut tarif yang mereka tentukan sendiri apabila melewati terminal bayangan ini. Rakyat bisa juga mencoba melakukan intimidasi. Pembiaran oleh pemerintah. Tidak pernah ada tindakan penegak hukum untuk praktek pemaksaan kehendak ini. . Penegak hukum menutup mata bahkan oleh oknum-oknum di tubuh militer dan kepolisian dijadikan objek penambahan penghasilan dengan cara memberikan backing. Biasanya ini dilakukan jutru oleh organisasi massa yang berafiliasi dengan partai politik.c. Pada hakekatnya praktek premanisme merupakan bisnis yang empuk bagi sebagian rakyat kepada rakyat yang lain berupa pemaksaan kehendak dengan tindak kekerasan yang tidak jarang berujung dengan penganiayan bahkan pembunuhan. Yang paling menonjol saat ini di Indonesia adalah praktek premanisme dan mafia pengadilan. pasar ataupun toko-toko kecil. apakah itu secara organisasi maupun secara individu. pemaksaan kehendak terhadap rakyat yang lain sehingga menimbulkan keterpaksaan lain pihak dalam melakukan sesuatu atau pada banyak hal memberikan sesuatu secara terpaksa kepada pihak lain.

Sangat banyak hal yang terjadi di masyarakat yang berkaitan dengan intimidasi kelompok masyarakat yang satu terhadap kelompok masyarakat lainnya. Kemungkinan besar masyarakat Indonesia banyak yang tidak mengetahui bahwa setiap tindak pemerasan dan pemaksaan kehendak terhadap pihak lain adalah salah satu pelanggaran hak asasi manusia. Bukannya proses hukum yang dilakukan untuk menegakkan hukum secara adil dan beradab tapi proses mediasi dengan motif uang gratifikasi yang menjadi fokusnya.Praktek mafia pengadilan bisa juga dikatakan pelanggaran HAM horizontal karena ada unsur pemerasan kelompok mafia pengadilan apabila oleh sesuatu hal kita berhubungan dengan penegak hukum karena terkena kasus hukum baik yang ringan ataupun yang berat. selalu akan ada makelar pengadilan atau kelompok mafia pengadilan yang akan mengurus masalah pembebasan atau paling tidak peringanan hukuman melalui kelompok ini yang mengenal baik para pejabat penegak hukum. Pada banyak kasus pembebasan tanah sangat sering terjadi intimidasi terhadap pemilik tanah agar menjual tanahnya dengan harga yang dipaksakan oleh pembeli melalui intimidasi. .

KESIMPULAN Secara umum Pancasila merupakan hal yang fundamental dalam menentukan kehidupan di Indonesia. dalam pelaksanaan hidup sehari-hari tidak boleh bertentangan dengan norma-norma agama. memperlakukan manusia secara adil dan beradab di mana manusia memiliki daya cipta. terutama pada sila ke-dua yang mengatur tentang bagaimana cara hidup bermasyarakat. bergotong royong dalam kebaikan. dan karsa. dan bernegara. Nilai-nilai budaya yang terkandung dalam sila ini membentuk watak bangsa kita menjadi bangsa yang lemah lembut. norma-norma sopan santun. norma-norma kesusilaan. Pancasila sebagai pegangan hidup yang merupakan pandangan hidup bangsa. saling mencintai. rumusan sila kemanusiaan yang adil dan beradab masuk dalam falsafah Pancasila. sopan santun. dan petunjuk hidup. saling mencintai. Untuk itu. berbangsa. Nilai-nilai budaya yang terkandung dalam sila ini membentuk watak bangsa kita menjadi bangsa yang lemah lembut. pandangan hidup. Sila kedua Pancasila mengandung makna warga Negara Indonesia mengakui adanya manusia yang bermartabat. penjelmaan falsafah hidup bangsa. . sopan santun. tengang rasa. Sila ke-dua ini memiliki pengertian sebagai pandangan dunia. dan tidak bertentangan dengan norma-norma hukum yang berlaku. pegangan hidup. dan lain sebagainya. sifat kodrat manusia. bergotong royong dalam kebaikan. dan lain sebagainya.BAB III PENUTUP A. rasa. pedoman hidup. Pada hakikatnya manusia memiliki unsur-unsur yang isinya merupakan susunan kodrat manusia. dan kedudukan kodrat manusia. tengang rasa.

kita bangsa Indonesia hanya bisa melihat sila ke 2 dari Pancasila – Kemanusian Yang Adil dan Beradab sebatas formal juridis tanpa mampu menyentuh realitas hidup berbangsa dan bernegara. Pada intinya pemerintah harus melaksanakan ketentuan mengenai kedailan social yaitu mengenai masalah HAM yang bisa dituangkan dalam tindakan sebagai berikut : . dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara. terutama pemerintah. penegakan. pemajuan.Kemanusian Yang Adil dan Beradab masih mengalami berbagai kendala. bagaimanapun juga kita perlu memberikan apresiasi ide penggali Pancasila yang mempunyai pemikiran “forward looking” di mana ide penghargaan terhadap HAM sudah dicetuskan pada tanggal 1 Juni 1945 oleh pemimpin bangsa dan dicantumkan sebagai sila kedua dari Pancasila yang akhirnya dijadikan dasar NKRI. Sampai kita bisa menemukan pemimpin yang punya kemampuan dalam menyelesaikan masalah bangsa. Dengan memasukkan pasal-pasal penghargaan terhadap HAM di dalam amandemen ke-2 UUD 1945. Oleh karena itu walaupun dalam pelaksanaan sila ke-dua . Ini adalah tugas yang sangat berat yang harus dipikul pemerintah sebagai konsekwensi dan tanggung jawab pemerintah sebagai kepercayaan pilihan yang dilakukan oleh rakyat dalam proses demokrasi. SOLUSI Sesuai dengan UUD 1945 Pasal 28I ayat (4) Perlindungan. Atau pemilu seperti pada masa orde baru yang hanya sekedar formalitas penunjukan pemimpin atau rotasi giliran pergantian kekuasaan tanpa menyentuh esensi kemampuan dalam menyelesaikan masalah bangsa secara komprehensip. menunjukkan sudah ada langkah maju dan kehendak Negara dan masyarakat Indonesia untuk mulai memperhatikan penghargaan terhadap HAM. tahun 2000. Rakyat akan menilai dari waktu ke waktu apakah kewajiban ini betul-betul akan dijalankan oleh pemerintah yang dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu yang demokratis.B.

penegakan dan pemenuhan hak asasi manusia. Melaksanakan Pemilu dengan asa jurdil yang benar-benar terlaksana dengan baik.a. . d. pemajuan. b. c. seperti yang tercantum dalam UUD 1945 pasal 28 ayat 4. Tidak ada upaya subjektivitas seorang penegak hukum dalam melaksanakan tugasnya. Memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat sebagai hak mereka. Memberikan perlindungan.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Ideologi Pancasila. Pendidikan Pancasila. Ibram. Bandung: Unpar Press. Hakikat Pengertian Pancasila (Sila Kedua). dkk.blogspot. . (diakses 6 Juni 2013). Jakarta: Golden Terayon Press. http://moeviccloes. Pendidikan Nilai Pancasila. (diakses 6 Juni 2013). Kaelan. Filsafat Pancasila. 1990. 2008.html. Yogyakarta : Paradigma. 2010.DAFTAR PUSTAKA Bolo. 2002. 2000. 2011. Taufiq. Rukiyati.html. http://aplikasipancasila.com/2010/10/hakikat-pengertian-pancasila-silakedua. Muzayin. Andreas Doweng dkk. Yogyakarta: UNY Press.com/2011/12/kemanusiaan-yang-adil-danberadab.blogspot. Mufid.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful