MAKALAH FARMAKOLOGI SISTEM ORGAN

Angina Pektoris

Disusun oleh : Kelas A 2011

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PADJADJARAN 2013

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ..........................................................................................................….i DAFTAR ISI ....................................................................................................................... …….ii BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah ................................................................................................ …….1 1.2. Rumusan Masalah........................................................................................................... …….1 1.3. Tujuan…......................................................................................................................... …….1 1.4. Manfaat....................................................................................................................................1 BAB II ISI 2.1 Definisi Angina Pektoris………………………………………………………………………2 2.2 Tanda dan Gejala Angina Pektoris……………………………………………………………2 2.3 Penyebab Angina Pektoris…………………………………………………………………….2 2.4 Diagnosis Angina Pectoris…………………………………………………………………….3 2.5 Mekanisme Farmakologi Angina Pektoris…………………………………………………….3 2.6 Gambaran Umum Obat Angina Pektoris……………………………………………………...4 2.7 Komposisi Obat Angina Pektoris……………………………………………………………...7 2.8 Mekanisme Kerja Umum Angina Pektoris…………………………………………………..12 2.9 Jenis-Jenis Obat Angina Pektoris……………………………………………………………13 2.10 Kontra indikasi dan efek samping…………………………………………………………..23 2.11 Informasi Terbaru Obat Angina Pektoris…………………………………………………...29 BAB III PENUTUP 3.1. Kesimpulan........................................................................................................................ ….31 DAFTAR PUSTAKA............................................................................................................. ….32

ii

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan bimbingan, rahmat, dan hidayahNya, sehingga makalah yang berjudul Angina Pektoris ini dapat terselesaikan dengan baik. Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas farmakologi sistem organ. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang membantu dalam pembuatan dan penyelesaian makalah ini Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis memohon maaf apabila terdapat kekurangan atau kesalahan kata di dalam makalah ini. Penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Jatinangor, April 2013

Penulis

I

tanda. maka penyakit-penyakit yang terjadi di masyarakat semakin berkembang. Apa pengertian.3 Tujuan Memberikan informasi selengkap-lengkapnya mengenai pengertian. Apa efek samping dan kontraindikasi angina pectoris 7. efek samping dan kontraindikasi dari angina pectoris. diagnosis dan mekanisme farmakologi angina pectoris 2.BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan berkembangnya zaman. tanda.2 Rumusan Masalah 1. dunia kesehatan semakin mencari cara untuk mencegah penyakit yang berkembang di masyarakat. . penyebab. Apa komposisi obat angina pectoris 4. mekanisme farmakologi. Bagaimana informasi terbaru dari obat angina pectoris 1. Ilmu farmakologi sangat penting dalam menentukan perkembangan obat yang akan digunakan dalam mengobati penyakit tersebut. gejala.4 Manfaat Dapat mengetahui informasi secara lengkap mengenai angina pectoris. komposisi obat. diagnosis. penyebab. Bagaimana gambaran umum angina pektoris 3. 1. Apa jenis-jenis obat angina pectoris dan mekanisme kerja tiap obat khususnya 6. mekanisme kerja obat. gejala. jenisjenis. 1. Bagaimana mekanisme kerja umum angina pectoris 5. Dengan demikian.

BAB II ISI 2. Sakit dada tersebut biasanya timbul pada waktu pasien melakukan aktivitas dan segera hilang bila pasien menghentikan aktivitasnya. 2.2 Tanda dan Gejala Angina Pektoris Angina pectoris atau angina ditandai dengan nyeri di tengah dada yang mungkin menjalar juga ke leher. di mana jantung terletak).Angina umumnya terjadi saat melakukan aktivitas fisik berat tetapi dapat dipicu juga oleh kondisi emosi. 2013) 2.Nyeri angina biasanya digambarkan sebagai rasa nyeri berat yang mencengkeram. mencerna makanan berat. 1996). rahang.Angina terkadang juga menyebabkan sesak napas. leher atau ke lengan kanan. yaitu seperti ditekan.Penyebab utama penyempitan pembuluh darah adalah . (Bumbata. dan lengan (terutama di sebelah kiri. (Noer. rahang. Angina juga terjadi karena pembuluh darah yang memasok otot jantung dengan oksigen mengalami penyempitan atau karena kolesterol tinggi.3 Penyebab Angina Pektoris Angina disebabkan karena otot jantung tidak menerima cukup oksigen melalui darah. atau terasa berat di dada yang seringkali menjalar ke lengan kiri.1 Definisi Angina Pektoris Angina pectoris adalah suatu sindroma kronis dimana klien mendapat serangan sakit dada di daerah sternum atau di bawah sternum (substernal) atau dada sebelah kiri yang khas. atau keluar rumah dalam angin dingin. kadang-kadang dapat menjalar kepunggung.

1998). Pada angina pektoris dapat timbul keluhan lain seperti sesak napas. Bila nyeri dada berlangsung lebih dari 20 menit. misalnya sedang berjalan cepat. Lamanya nyeri dada biasanya berlangsung 1-5 menit. atau dada sebelah kiri dan kadang-kadang menjalar ke lengan kiri.4 Diagnosis Angina Pectoris Diagnosis seringkali berdasarkan keluhan nyeri dada yang mempunyai ciri khas sebagai berikut : a. rahang. kadang-kadang hanya mengeluh perasaan tidak enak di dada karena pasien tidak dapat menjelaskan dengan baik. leher. c. makan terlalu kenyang. Penyebab lain dari Angina pektoris antara lain arterosklerosis. emosi. aktivitas ringan seperti mandi atau menggosok gigi.karena faktor usia. perasaan lelah. d. Nyeri dada pada angina biasanya timbul pada saat melakukan aktivitas. (Rahman. leher. b. bahu.5 Mekanisme Farmakologi Angina Pektoris Mekanisme timbulnya angina pektoris adalah akibat tidak seimbangnya antara kebutuhan oksigen miokardium dan kemampuan pembuluh darah koroner menyediakan oksigen secukupnya untuk kontraksi miokardium. lebih-lebih jika pendidikan pasien kurang. kadang-kadang perasaan tidak enak di dada masih terasa setelah nyeri hilang. kadang-kadang nyeri dada disertai keringat dingin. mungkin pasien mendapat serangan jantung dan bukan angina pektoris biasa. atau sedang berjalan mendaki atau naik tangga. spasmus arteri koroner dan anemi berat. Nyeri dada tersebut segera hilang bila pasien menghentikan aktivitasnya. dapat menjalar ke punggung. 2. namun merokok akan mempercepat terjadinya kondisi ini. nyeri dada biasanya seperti tertekan benda berat.Orang-orang yang mengalami obesitas (kegemukan) serta penderita diabetes juga pada risiko yang lebih besar mengalami angina. Nyeri dada juga dapat timbul di tempat lain seperti di daerah ulu hati. Pada kasus yang berat.. Sering pasien merasakan nyeri dada di daerah sternum (tulang dada) atau di bawah sternum (substernal). Pada keadaan ini pembuluh darah menyempit karena terjadi perubahan . Serangan angina dapat timbul pada waktu istirahat atau pada waktu tidur malam. (Ely et al. Suplai oksigen yang tidak adekuat ke sel-sel miokardium diakibatkan karena kekakuan arteri dan penyempitan lumen arteri koroner (aterosklerosis koroner). atau ke lengan kanan. e. rahang. sudah dapat menimbulkan nyeri dada. 2. aorta insufisiensi.2006). tergesa-gesa. Pada angina. atau seperti di peras atau terasa panas. gigi.

2013). maka suplai oksigen menjadi adekuat dan sel-sel otot kembali fosforilasi oksidatif untuk membentuk energi. Proses ini tidak menghasilkan asam laktat. Dengan dihilangkannya penimbunan asam laktat. Aterosklerosis merupakan penyakir arteri koroner yang paling sering ditemukan.Golongan Beta-blocker β-bloker dibagi menjadi 2 jenis yaitu non selektif β-bloker dan cardioselektif β-bloker. Sewaktu beban kerja suatu jaringan meningkat. (Arum. Berikut adalah contoh obat non selektif β-bloker dan cardioselektif β-bloker: a. Apabila kebutuhan meningkat pada jantung yang sehat maka artei koroner berdilatasi dan megalirkan lebih banyak darah dan oksigen keotot jantung. maka kebutuhan oksigen juga meningkat. maka nyeri angina pektoris akan mereda. 40mg.6 Gambaran Umum Obat Angina Pektoris 2. Bila penyempitan lebih dari 75 % serta dipicu dengan aktifitas berlebihan maka suplai darah ke koroner akan berkurang.6. 2. Metabolisme ini menghasilkan asam laktat yang menurunkan pH miokardium dan menimbulkan nyeri.2 Penggolongan Obat 1. Apabila kebutuhan energi sel-sel jantung berkurang. . maka terjadi iskemik (kekurangan suplai darah) miokardium. Adanya endotel yang cedera mengakibatkan hilangnya produksi No (nitrat Oksid0 yang berfungsi untuk menghambat berbagai zat yang reaktif. Penyempitan atau blok ini belum menimbulkan gejala yang begitu nampak bila belum mencapai 75 %. Namun apabila arteri koroner mengalami kekauan atau menyempit akibat aterosklerosis dan tidak dapat berdilatasi sebagai respon terhadap peningkatan kebutuhan akan oksigen. Sel-sel miokardium menggunakan glikogen anaerob untuk memenuhi kebutuhan energi mereka. Dengan tidak adanya fungsi ini dapat menyababkan otot polos berkontraksi dan timbul spasmus koroner yang memperberat penyempitan lumen karena suplai oksigen ke miokard berkurang.1 Definisi umum Angina hpectoris adalah keadaan ischemia jantung pada angina pectoris dapat diobati dengan vasodilator koroner yang merupakan obat pilihan pertama dan zat-zat yang mengurangi kebutuhan jantung akan oksigen (β-blockers dan antagonis-kalsium) 2.pada lapisan intima akibat endapan-endapan lemak (atheroma dan plaques) pada didindingnya.Non selektif β-bloker -Propanolol Nama Generik: Propanolol tablet 10mg.6.

Farnomin ® (Fahrenheit) 50mg. ® (Fahrenheit) tablet 10mg. Ditambah 5 mcg/menit IV setiap 3-5 menit sampai beberapa respon terlihat.Nama Dagang: Farmadral 40mg.Cardioselektif β-bloker Metoprolol Nama Generik: —— Nama Dagang: Seloken ® (Sastra Zaneca) 50mg. Dosis dan aturan pakai: Angina dosis awal 40mg 2-3 kali sehari. Lopresor ® (Sandos) 100mg.Golongan Nitrat a. Dosis dan aturan pakai: Angina 100mg sehari dalam 1 atau 2 dosis. 100mg. -Asebutolol Nama Generik: —Nama Dagang: Sectral® (Aventis) tablet 400mg. b. Tensinorm (Medicon Prima) 50mg. 100mg. Jika tidak ada respon dengan 20 mcg/menit: Boleh tingkatkan dosis sebesar 10 mcg/menit dan sesudahnya jika diperlukan. Bentuk sediaan obat: Tablet. tambahan sebesar 20 mcg/menit bisa diberikan. Internolol ® (Interbat) 50mg. tablet sublingual . Bentuk sediaan obat : Tablet. Zumablok (Sando) 50mg. Nitroglycerin Dosis: Pemberian dosis: 5-10 mcg/menit IV melalui infus setelah dilusi. kapsul. Tenormin ® (Sastra Zaneca) 50mg. Inderal® (Astra Zaneca) tablet 10mg. dosis umum: 10-200 mcg/menit Bentuk sediaan : spray. Bentuk sediaan obat: Tablet.2g sehari. Sectrazide® (Aventis). 300mg 3 kali sehari pada angina berat sampai 1. Dosis dan aturan pakai: Angina dosis awal 400mg 1 kali sehari atau 200mg 2 kali sehari. 100mg. Hiblok ® ® ® (Nufarindo) 50mg. dosis pemeliharaan 120-240mg sehari. 2. 100mg. -Atenolol Nama Generik: —Nama Dagang: Betablok ® (Kalbe Farma) 50mg. patch. Bentuk sediaan obat: Tablet. Dosis dan aturan pakai: Angina 50-100mg 2-3 kali sehari. 100mg. tablet. 100mg.

2-3 kali sehari atau 40 mg. Lepaskan patch dari kantung nya. 2. hancur. kapsul juga tidak diperbolehkan dibuka cangkangnya. atau menggunakan tembakau kunyah pada saat menggunakan obat. 4. Patch . 3.Isosorbid mononitrat Dosis dan aturan pakai: dosis awal 20 mg. Obat tidak boleh dimuntahkan atau mulut dibilas selama 5 sampai 10 menit setelah pemberian. dan tidak berbulu . Tablet dan kapsul diminum dengan air putih sesuai dosis dan waktu yang ditentukan dokter. Buka mulut dan bawalah spray sedekat mungkin.Cara pemakaian : 1. pasien akan memakai patch pada lengan atas atau dada. dihancurkan atau dihisap. Dosis didasarkan pada kondisi medis pasien dan respon terhadap pengobatan. Tempatkan tablet di bawah lidah atau di antara pipi dan gusi. bila perlu sampai 120 mg sehari dalam dosis terbagi. Hindari daerah dengan luka atau iritasi. Pegang wadah tegak dengan telunjuk di atas tombol berlekuk. merokok. Tablet sublingual tablet Nitrogliserin sublingual tidak boleh dikunyah. Jangan makan. Tempelkan patch ke daerah yang kering. dan biarkan larut. pasien bisa memakainya di mana saja pada tubuh di bawah leher dan di atas lutut atau siku. atau tertelan. minum. Obat ini bekerja jauh lebih cepat ketika diserap melalui mukosa mulut. b. Biasanya. Spray Lepaskan penutup plastik. 2 kali sehari pada pasien yang belum pernah menerima nitrat sebelumnya). Tekan tombol dengan telunjuk untuk melepaskan semprotan ke atas atau di bawah lidah. Bentuk sediaan : Tablet dan Tablet lepas lambat . Pasien biasanya akan menggunakan 1 Patch sehari dan memakainya selama 12 sampai 14 jam atau seperti yang diarahkan oleh dokter. Jangan langsung menelan obat segera setelah pemberian obat. 2 kali sehari (10 mg. Jangan menerapkan patch segera setelah mandi atau saat mandi. tablet tidak diperbolehkan dikunyah. Namun. Tunggu sampai kulit Anda benar-benar kering. JANGAN Dikocok. kapsul ditelan langsung dengan bantuan air putih. Jangan menghirup spray. dan lepaskan plastik pelindung seperti yang diarahkan. tablet ditelan dengan bantuan air putih sebanyak kurang lebih setengah gelas.

: pada suhu kamar di 15 sampai 30oC. 3.Cara pemakaian : Ambil obat ini. Nama dagang : Vastarel Bahan hTrimetazidine. gangguan iskemik : trimetazidine dihidroklorida. Golongan antagonis kalsium a. 10 mg. simpan obat ini di tempat kering. Gangguan. Golongan Dihidropiridin : Nipedipin ( adalat 5. setiap tablet mengandung 20mg chorioretinal dan Penyakit Meniere. Jangan menghancurkan atau mengunyah obat ini. Tensivask ) Felodipin ( Plendil . Vastarel tidak direkomendasikan untuk penggunaan pada wanita hamil atau ibu menyusui Efek samping Dosis Penyimpanan : Mual. muntah anemia. . Nirmandil ) Nikardipin ( Perdipine ) 2. jauh dari cahaya.7 Komposisi Obat Angina Pektoris Jenis-jenis obat angina pektoris 1. panas dan kelembaban. : 1 tablet di pagi hari dan 1 tablet pada malam hari. Golongan Difenilalkilamin ( Verapamil ) Nama dagang Isoptin 3. demam usus gastro. biasanya sekali sehari ketika Pasien bangun tidur. farmalat ) Amlodipin ( Norsvak . Golongan Benzotiazepin ( Diltiazem ) Nama dagang : Herbeser 30. Kontraindikasi : Jangan gunakan obat Vastarel jika memiliki masalah masalah jantung. masukkan melalui mulut seperti yang diarahkan oleh dokter. Peringatan : Jauhkan obat ini dari anak-anak dan hewan peliharaan. alergi terhadap Vastarel atau dihidroklorida trimetazidine. Menelan obat ini dengan setengah gelas air putih. penyakit ginjal dan penyakit hati . Herbeser CD 100 dan 200 2. dan ruam. tinnitus. apabila Melakukannya akan meningkatkan risiko efek samping. Indikasi : pengobatan simtomatik dari vertigo.

angina pectoris tipe varian : 100mg sekali sehari. Racordil® (Rama Farma) 30mg. Herbesser CD: Hipertensi esensial ringan sampai sedang : 100-200 sekali sehari. Diltan® (Harsen) tablet 60mg.5mg. mual. Indikasi : Hipertensi. Diltiazem Nama Generik Nama Dagang : Diltiazem tablet 30mg. Angina. udema. pening. somnolensi. nyeri perut. Menarini) tablet 60mg. Herbesser injectiondewasa bolus injeksi iv 10mg selama 1-3menit. : sakit kepala. : Carditen® (Dankos) tablet 30mg. 10mg. kehamilan dan menyusui. Herbesser injection® (Tanabe Indonesia). : Hipersensitivitas terhadap dyhidropiridine. 60mg. wanita hamil. . A-V Blok Dosis dan aturan pakai : Angina Pectoris 3x sehari 1 tablet 30mg. Dilmen® (Sanbe Farma. kulit : Amlodipine tablet 5mg. Bentuk sediaan obat : Tablet. Farmabes® (Fahrenheit) tablet 30mg. : Tensivask® (Dexa Medica) tablet 5mg.hipersensitivitas. 5-15 mcg/kgBB permenit. Angina dosis awal 1x sehari 2. 10mg. 60mg/tablet. A.2. angina pectoris. Indikasi : Hipertensi. Angina pectoris. hipotensi. Dosis dan aturan pakai : 1x sehari 1 tablet 5mg atau 10mg. Delbres® (Harsen) tablet 30mg. Norvask® (Pfizer) Kontraindikasi Efek samping memerah. takiaritmia dan angina tidak stabil: 1-5mcg/kgBB permenit. Amilodipine Nama Generik Nama Dagang tablet 5mg. 3. palpitasi. : gagal ginjal parah. 60mg. 60mg. Herbesser®/ Herbesser 60®/ Herbesser 90 SR®/ Herbesser 180 SR®/ Herbesser CD 100® / Herbesser CD200® (Tanabe Indonesia) tablet 30mg. kemudian dilanjutkan dengan drop infuse iv. 90mg/kapsul SR. Sick Siannus Syndrome. anak-anak dan orang tua. Kontraindikasi bradikardia. dosis maksimum 1x sehari 10mg. 10mg. Herbesser 180 SR : 1x sehari 1 kapsul. letih. 60mg. Peringatan : ganguan fungsi ginjal dan hati. Herbesser 3x sehari 1 tablet dapat ditingkatkan menjadi 60mg (3x sehari 1 tablet) Herbesser 90 SR : 2x sehari 1 kapsul.

5mg. hipersensitivitas. Indikasi: terapi dan propilaksi gangguan koroner. Coronipin® (Dexa Medica. 10mg. Peringatan: dapat meningkatkan aktivitas sediaan yang menurunkan tekanan darah dan penghambat beta reseptor. Vasdalat® (Kalbe Farma) tablet 5mg. Niprocor® (Yekatria farma) tablet 10mg. Cordalat® (kimia farma) tablet 10mg. 10mg. Calcianta® (Armoxindo) tablet 5mg. dosis awal mulai 2. udem subcutan. Dosis dan aturan pakai 10mg. : Nirmadil® (Fahrenheit) tablet 5mg. rasa berat kepala. 10mg.- Bentuk sediaan obat : Tablet dan Injeksi. 10mg. Adalat Retard® (Bayer) tablet 20mg. 4. 10mg. Farmalat® (Fahrenheit) tablet 5mg. Kemolat® (Phyto Kemo Agung) tablet 10mg. mual dan pusing. 10mg. Leiras) tablet 10mg. Dosis dan aturan pakai: diberi dosis tunggal atau 3x sehari 5mg-10mg sebelum makan. Zendalat® (Zenith) tablet 5mg. kehamilan termasuk tahap dini. 10mg. Nifedin® (Sanbe Farma) tablet 10mg. terutama angina pectoris. insufisiensi koroner kronik Kontraindikasi: wanita hamil dan menyusui. hipotensi dan palpitasi. 30mg. Angina pectoris. Infacard® (Indofarma) tablet 10mg.5mg selanjutnya 5- - Bentuk sediaan obat : Tablet. 10mg. Angina dosis awal 1x sehari 2. syok kardiogenik. 5mg. Nifedipine Nama Generik: Nifedipine tablet 5mg. Xepalat® (Metiska Farma) tablet 5mg. dosis maksimum 1x sehari 10mg. 20mg/tablet retard. Plendil® (AstraZeneca) tablet 2. Kontraindikasi: Wanita menyusui. Nifecard® (Armoxindo) tablet 10mg. Fedipin® (Medikon) tablet 10mg. . 5mg. Carvas® (Meprofarm) tablet 10mg. rasa panas.5mg. Adalat Oros® (Bayer) tablet 20mg. Indikasi : Hipertensi. : 1x sehari 1 tablet. Vasoner® (Harsen) tablet 10mg. 10mg. 60mg. hipertensi. 5. Nama Dagang: Adalat® (Bayer) tablet 5mg. Felodipine Nama Generik Nama Dagang : Felodipine tablet 2.5mg. Efek samping: ringan dan hanya sementara.

sick sinus syndrome. 8. Verapamil Nama Generik: Verapamil tablet 80mg.- Bentuk sediaan obat : Tablet. Cardio aspirin Indikasi: Mengurangi bahaya trombosis koroner lebih lanjut dalam masa pemulihan dan infark jantung (profilaksis re-infark). SA blok). gangguan konduksi(AV blok tingkat 2 dan 3.5 ml perjam selama 5-7 hari lalu dilanjutkan tablet 6x sehari sampai hari ke-21infus: 0. 10mg/50ml botol infuse. Isoptin/ Isoptin SR® (Tunggal IA. dosis ditingkatkan menjadi 1mg (5ml larutan infuse) per jam Bentuk sediaan obat : Tablet dan Infus. Nimodipine Nama Generik: Nimodipine tablet 30mg. Nama Dagang: Nimotop® (Bayer) tablet 30mg. Knoll) tablet 80mg. konstipasi. Efek samping: ortostastik hipotensi. gelisah. Nama Dagang: Cardiover® (Landson) tablet 80mg. pencegahan trombosis (profilaksis re-oklusi) setelah aortocoronary bypass. Kontra Indikasi: . Dosis dan aturan pakai: dewasa 3x sehari 1 tablet ½ jam sebelum makan Bentuk sediaan obat : Tablet. misalnya wolf Parkinson. mengurangi risiko kematian dan atau serangan MCI (infark miokard) pada penderita dengan riwayat infark atau angina pektoris yang tidak stabil.5mg (2. 240mg/kaplet. mengurangi risiko serangan TIA (Transient Ischemic Attack). sakit kepala. 7. penderita dengan atrialflutter atau fibrasi atrial dan accessory by pass tract. 6. Indikasi: Angina pectoris Kontraindikasi: hipotensi atau syok kardiogenik. musl.5ml larutan infuse) per jam selama 2 jam bila toleransi baik. Dosis dan aturan pakai: 6x sehari1-2 tablet selama 21 hari atau infuse 2. Indikasi: Antagonis kalsium diindikasikan untuk terapi defisit neurologik iskemik pada pendarahan subaraknoid traumatik dan spontan.

Jenis: Tablet 9. peningkatan kadar enzim hati yang reversibel pada penggunaan jangka lama dan dosis tinggi. penderita gangguan pendarahan lainnya dan penderita yang hipersensitif dengan asetosal. dapat terjadi berkurangnya trombosit (trombositopenia). muntah. mengantuk. lemah. alkohol. Kontra indikasi: Hipotensi berat. jarang terjadi. mual. infark miokard akut dengan tekanan diastolik ventrikel kiri yang rendah.Tablet Cardio Aspirin® salut enterik 100 mg tidak boleh diberikan pada penderita tukak lambung maupun duodeni dan pada pasien dengan tendensi hemoragik yang patologis. pendarahan otak. Cara Kerja: Pencegahan agregasi platelet berdasarkan kerja biokimia asam asetilsalisilat yaitu penghambatan ireversibel dari siklooksigenase di platelet dan penghambatan reversibel dari siklooksigenase di dinding pembuluh darah. trauma di kepala. penyakit hati atau ginjal berat. tablet ditelan dengan air. pusing. sakit kepala. syok. Dosis: Umumnya diberikan 1 tablet 100 mg/hari. glaukoma sudut tertutup. Efek yang Tidak Diinginkan: Nyeri lambung. hipersensitif terhadap nitrat dan nitrit. Anemia. Terapi tambahan pada penyakit jantung kongestif yang tidak memberi respon adekuat terhadap glikosida jantung & atau diuretik. perdarahan gastrointestinal. hipotiroid. mual. hipotermia. malnutrisi. Cardismo Komposisi: Isosorbide 5-mononitrate Indikasi: Profilaksis angina pektoris. . Untuk mengurangi iritasi lambung sebaiknya diminum sesudah makan. Hamil. reaksi hipersensitivitas (serangan dyspnea. penderita hemofilia. reaksi kulit). rasa terbakar. Komposisi: Setiap tablet salut enterik Cardio Aspirin® mengandung 100 mg asam asetilsalisilat. Perhatian: tidak untuk mengatasi serangan angina pektoris akut. antidepresan trisiklik oral. IO: efek penurunan tekanan darah dapat dipotensiasi oleh antihipertensi. laktasi. Efek samping: Penurunan tekanan darah.

karbamazepin. Peringatan: penderita bradikardia berat atau blok AV derajat 1. edema SK dan palpitasi. Laktasi. Di dalam sel. Gangguan irama sinus. hipotensi. Efek samping: Vasodilatasi sementara dan ringan. kuinidin (monitor kadar dalam plasma). syok kardiogenik. NO2. 11. dapat ditingkatkan s/d 360 mg/hari. pengawasan ketat pasien dialisis dengan hipertensi malignan. Dosis: 5-10 mg 3x/hari. SGPT. Indikasi: angina pektoris. simetidin & reseptor β-blocker. gagal jantung. eritematosis multiform). Maksimal 120mg/hari. mual. khususnya ngina pektoris. Payah jantung kongestif. wanita usia subur.diubah menjadi nitrat oksida (NO). antihipertensi. digoksin. pusing. yang menyebabkan . Penghentian terapi harus dilakukan secara bertahap. meredakan serangan angina pada penderita variant angina. Hamil. diabetes. ruam. Hipersensitif terhadap diltiazem. Efek samping: nyeri kepala. Peningkatan SGOT. Peringatan: Hipotensi berat. pruritus. infark miokard & sebagai terapi tambahan antihipertensi. Cordizem Komposisi: Diltiazem. pusing. rasa hangat. Calcianta Komposisi : Nifedipine Indikasi: Terapi & profilaksis insufisiensi koroner kronik. yang kemudian mengaktivasi guanilat siklase. Interaksi obat: Antihipertensi. bradikardia. Interaksi obat: Digoksin. & fosfatase alkalin. anestetik. Kontra Indikasi: Hamil. Dosis: Dws 30 mg 4x/hari. 10. Kontra indikasi: Blok AV derajat 2-3. stenosis aorta berat. Anak. gangguan saluran cerna. laktasi. 2. hipotensi.- Dosis: Dws 1 tab 2-3x/hari. 8 Mekanisme Kerja Umum Angina Pektoris Obat golongan nitrat merupakan lini (pilihan) pertama dalam pengobatan angina pektoris. Hipersensitif (erupsi. β-blocker. Infark miokard akut dan kongesti paru. Mekanisme kerja obat golongan nitrat dimulai ketika metabolisme obat pertama kali melepaskan ion nitit (NO2-). suatu proses yang membutuhkan tiol jaringan.

termasuk arteri dan vena. Metabolitnya berefek sepuluh kali lebih lemah. Nitrat organik menurunkan kerja jantung melalui efek dilatasi pembuluh darah sistemik. Dengan cara ini absorpsi berlangsung cepat dan obat terhindar dari metabolisme lintas pertama di hati. belum diketahui secara jelas. Mula kerja obat tampak dalam 1-2 menit. Beban hulu yang menurun juga memperbaiki perfusi sub endokard. tetapi efeknya dengan cepat akan menurun sehingga setelah 1 jam . bentuk seperti minyak). Vasodilatasi menyebabkan penurunan resistensi perifer sehingga tegangan dinding ventrikel sewaktu sistole (beban hilir) berkurang. tetapi hal tersebut akhirnya menyebabkan defosforisasi miosin rantai pendek (MCL). Bagaimana cGMP menyebabkan relaksasi. Mula kerja (onset) dan lama kerja (durasi) obat tergantung dari cara pemberian dan formulasi farmasi. Hal tersebut akan menimbulkan relaksasi otot polos. tetapi cepat dimetabolisme oleh hati. Golongan nitrat lebih mudah larut dalam lemak. Akibatnya. sehingga bioavailabilitasnya sangat meningkat (isosorbid dinitrat 30% dan nitrogliserin 38%). nitrat organik mengalami denitrasi oleh enzim glutation-nitrat organik reduktase dalam hati. yaitu kira-kira 40 menit. Dilihat dari farmakokinetiknya. kerja jantung dan konsumsi oksigen menjadi berkurang. Kadar puncak nitrogliserin terjadi dalam 4 menit setelah pemberian sublingual dengan waktu paruh 1-3 menit. Ini merupakan mekanisme antiangina yang utama dari nitrat organik. kemungkinan dengan menurunkan konsentrasi ion Ca2+ bebas dalam sitosol. Venodilatasi menyebabkan penurunan aliran darah balik ke jantung. bentuk padat) mengalami degradasi tiga kali lebih cepat daripada nitrogliserin (berat molekul rendah. sehingga tekanan akhir diastolik ventrikel (beban hulu) dan volume ventrikel menurun. tetapi waktu paruhnya lebih panjang. Pemberian nitrat organik sublingualefektif untuk mengobati serangan angina akut. sedangkan metabolitnya bersifat lebih larut dalam air sehingga efek vasodilatasi dari metabolitnya lebih lemah atau hilang. Sedangkan isosorbid dinitrat dan pentaeritritol tetranitrat (berat molekul tinggi. Penggunaan isosorbid mononitrat yang merupakan metabolit aktif utama dari dinitrat bertujuan untuk mencegah variasi absorpsi dan metabolisme lintas pertama dari dinitrat yang dapat diperkirakan. Eritritil tetranitrat (berat molekul tinggi.peningkatan konsentrasi guanosin monofosfat siklik (cGMP) intraseluler pada sel otot polos vaskular. Isosorbid dinitrat paling banyak digunakan. bentuk padat) mengalami denitrasi 1/6 dan 1/10 kali dari nitrogliserin.

9. organik menimbulkan relaksasi otot polos.1 Nitrat Organik Merupakan ester alkohol polivalen dengan asam nitrat. Efek terapi tampak dalam 60 menit dan berakhir dalam 4-8 jam. Dalam hal ini. Farmakodinamik Nitrat organik melalui pembentukan radikal bebas nitrogen oksida (NO) menstimulasi guanilat siklase sehingga kadar siklik-GMP dalam sel otot polos meningkat. Nitrat organik dapat juga diberikan intravena (i.1. Selanjutnya iklik-GMP menyebabkan defosforilasi miosin sehingga terjadi relaksasi otot polos. obat tersebut harus diberikan dalam dosis cukup besar agar kemampuan metabolisme hati untuk obat ini menjadi jenuh. Farmakokinetik Nitrat organik mengalami denitrasi oleh enzim glutation-nitrat organik reduktase dalam hati. Mula kerja lambat dan puncak efek tercapai setelah 1-2 jam. 2. Pada sediaan disk. termasuk arteri dan vena.hilang sama sekali. Nitrat organik dapat diberikan secara oral (p. sedangkan nitritorganik adalah ester asam nitrit.v) agar kadar obat dalam sirkulasi sistemik yang tinggi cepat tercapai.1 Anti Iskemia 2. nitrogliserin terdapat sebagai depot dengan reservoir suatu polimer pada plester. Mula kerja nitrat organik oral adalah lambat.9 Jenis-Jenis Obat Angina Pektoris Ada tiga golongan obat yang digunakan untuk penderita angina pektoris.o) untuk tujuan pencegahan timbulnya serangan angina. puncaknya tercapai dalam 60-90 menit dan lama kerja berkisar 3-6 jam.9. Metabolit yang terjadi bersifat lebih larut dalam air dan efek vasodilatasinya lebih lemah atau hilang. Pemberian nitrogliserin dalam bentuk salep atau diskdimaksudkan untuk tujuan profilaksis karena obat diabsorpsi secara perlahan lewat kulit. Nitrogliserin i.v bermanfaat untuk pengobatan vasospasme koroner dan angina pektoris tidak stabil dan mungkin merupakan cara terbaik untuk mengobati segera angina akut. yaitu:    Anti Iskemia Anti Agregasi Trombosit Anti Trombin 2. Karena kelarutan dalam lemak yang lebih baik dan metabolisme yang cepat. Nitrat .

Bila efek sudah dicapai obat harus dikeluarkan dari mulut. Penggunaan oksigen jantung menurun dan bebannya dikurangi. Secara spray masing-masing 1 mnt dan 1 jam. TD turun dengan pesat dan aliran darah vena kembali ke jantung berkurang. Isosorbida-5-mononitrat (Pentacard. Digunakan oral dan oromukosal sebagai profilaksi untuk mengurangi frekuensi serangan jantung. tachycardia. jika perlu dapat diulang 3-5 menit. trinitrin. nitrostat) Trinitrat dari gliserol ini berkhasiat relaksasi otot pembuluh. Arteri koroner juga diperlebar. . atau lengan. Karena itu.maka bioavabilitas dan lama kerja nitrat organik terutama ditentukan oleh biotransformasinya. saluran empedu. Nitrogliserin (glisril trinitrat. tetapi tanpa efek langsung terhadap miokard. Berkhasiat vasodilatasi berdasarkan terbentuknya nitrogenoksida dari nitrat di sel-sel dinding pembuluh. Dosis: pada serangan akut di bawah lidah 0. lambung usus. flushing. Isosorbida dinitrat (cedocard/retard. tablet retard: pagi hari 50-120 mg. Salep 2 % (nitro-bid) : 3 dd 7. atau kapsul (harus digigit). hipotensi ortostatis. kadar cGMP disel otot polos naik dengan akibat vasodilatasi. sesudah beberapa hari 2-3 dd 20 mg. Dosis: oral semula 3 dd 10 mg p. b. Profilaksis: tablet retard (Nitro Mack) 2. iso Mack retard/ spray) Secara sublingual mulai kerjanya dalam 3 menit dan bertahan sampai 2 jam. sedangkan oral masing-masing 20 mnt dan 4 jam (tablet retard 8-10 jam). a. spray. Plester dapat menimbulkan iritasi berupa kulit merah. NO bekerja mengendurkan sel-sel ototnya sehingga pembuluh terutama vena mendilatasi dengan langsung. bronchia. Akibatnya. rasa terbakar dan gatal-gatal. yang mengaktivasi enzim tertentu. dan kemih. Plaster: 1 dd 5-10mg. nausea. pusing. perut. hany digunakan siang hari dan malam hari sebelum waktu tidur dilepas.5-5 mg diletakkan antara gusi dan bibir atas.5-30 mg pada dada.c. c. Efek samping: nyeri kepala.4-1 mg sebagai tablet. Ismo) Derivat siklis ini didinding pembuluh diubah menjadi nitrogenoksida. disusul dengan muka pucat.

pada bedah katup jantung: 4 dd 75-100 mg a. Farmakodinamik Beta-bloker efektif untuk pengobatab angina stabil kronik karena : (1) mengurangi kebutuhan oksigen miokard dengan cara mengurangi frekuensi denyut jantung.c.c. Efek samping: gangguan lambung-usus. spray 1.2 Beta-blocker Beta-blokers memperlambat pukulan jantung (bradycardia) sehingga mengurangi kebutuhan oksigen myocard.25-3. daya kontraksi. Cardial) Sebagai penghambat fosfodiesterase. Dipiridamol (Persantin. nyeri kepala.. Blokade reseptor β1 menurunkan frekuensi jantung. dan volume-menit jantung.9.β di jantung. pusing. interval oral 3 dd 20 mg d. Blokade reseptor β2 dapat antara lain menimbulkan bronkokontriksi dan meniadakan efek vasodilatasi dari catecholamin terhadap pembuluh perifer. Sebagai obat pencegah infark kedua (bersama asetosal). kadar plasma yang dicapai sangat bervariasi antar individu dan waktu paruhnya pendek.75 mg (1-3 semprotan). Dosis: pada angina oral 3 dd 50 mg 1 jam a. 2. (2) meningkatkan suplai oksigen miokard dengan cara mengurangi tegangan dinding ventrikel selama sitole. berdaya inotrop positif lemah tanpa menaikkan penggunaan oksigen dan vasodilatasi. bahkan sebagian besar dari dosis telah mengalami metabolisme paa lintasan pertama di hat sehingga bioavabilitas oral rendah.1. sublingual tablet 5 mg bila perlu diulang sesudah beberapa menit. dan palpitasi yang bersifat sementara.9.3 Antagonis Kalsium . berdasarkan kerja antitrombotiknya. tablet/ kapsul retard maks 1-2 dd 80 mg. sewaktu kerja fisik. 2. d. kontraktilitas miokard dan tekanan darah (beban hilir) melalui penghambatan adrenoreseptor.1. serta memperlambat denyut jantung (waktu ditle memanjang) sehingga perfusi subendokard meningkat. Farmakokinetik Beta bloker adalah lipofilik hampir seluruhnya dimetabolisme dalam hati. juga terhadap arteri jantung.c.Dosis: pada serangan akut atau profilaksis.

berangsur-angsur dinaikkan sampai 1 dd 120 mg. Berdasarkan struktur kimianya. dll. galopamil. terutama untuk V dan D. dan dieliminasi terutama melalui metabiolisme di hati. 2) Difenilalkilamin : verapamil. Antagonis kalsium efektif untuk angina akibat vasospasme koroner maupun ateroklerosiskoroner Farmakokinetik Nipedifin (N). 3) Benzotiazepin : diltiazem. perheksilin. felodipin. Nifedipin (Adalat/Retard/Oros) Berkhasiat vasodilatasi kuat dengan hanya krja ringan terhadap jantung. 4) Piperazin : sinarizin. b. nikardipin. Tetapi karena sebagia dari dosis oral dimetabolisme pada lintasan pertama di hati. maka bioavabilitas obat-obat ini tidak begitu tinggi. verapamil (V) dan diltiazem (D) mudah larut dalam lemak sehingga mudah diabsorpsi pada pemberian oral maupun sublingual. amlodipin. Farmakodinamik Antagonis kalsium mengurangi kebutuhan oksigen miokard melalui (1) vasodilatasi perifer (terutama arteriol) sehingga menurunkan afterload. dll. Verapamil (Isoptin/SR) . 5) Lain-lain : prenilamin. CCB ( calcium channel bocker ) dapat dibedakan atas 5 golongan: 1) Dihidropiridin (DHP) : nifedipin. Efek inotrop negatifnya ditiadakan oleh vasodilatasi. bahkan frekuensi jantung serta cardiac output justru dinaikkan sedikit akibat antara lain turunnyav”afterload” (volume darah yang dipompa keluar jantung ke arteri) Dosis: angina dan hipertensi pagi hari 30 mg tablet retard. dll. flunarizin. a. artinya memperkecil masuknya ion kalsium ke dalam sel dengan apa yang disebut saluran kalsium lambat.Istilah antagonis kalsium digunakan untuk senyawa yang menghambat imfluks kalsium transmembran. (2) pengurangan kontraktilitas miokard. dan (3) penurunan frekuensi denyut jantung. dll. tiapamil.

Hal ini membantu mengurangi agregasi trombosit pada pembuluh darah yang rusak. pH lambung. hipertensi. 2. maksimum 3 dd 120 mg. Aspirin juga menghambat sintesa tromboksan A-2 (TXA-2) di dalarn trombosit.25-0. aritmia. bentuk. tetapi efek inotrop negatif ringan dan memperlambat penyaluran impuls AV. oral semula 3-4 dd 80 mg. obat antasida dan ukuran partikelnya. Dosis: angina dan hipertensi semula oral 3-4 dd 60 mg. Penelitian akhir-akhir ini menunjukkan bahwa aspirin dapat menurunkan resiko terjadinya stroke. 1 dd 0. c. Arimia: i. Penghambatan inilah yang mempakan cara kerja aspirin dalam pencegahan stroke dan TIA (Transient Ischemic Attack). tetapi efek inotrop negatifnya lebih ringan.Khasiat vasodilatasinya tidak sekuat nifedipin dan derivatnya. tablet SR (slow release): 1-2 dd 240 mg.3 mg/kg dalam 2 menit. pemeliharaan 4 dd 80-120 mg. Aspirin menginaktivasi enzim-enzim pada trombosit tersebut secara permanen. asarn salisilat 2-20 jam tergantung besar dosis yang diberikan. dan aritmia tertentu. aspirin juga menghambat pembentukan prostasiklin.1 Aspirin Aspirin bekerja mengasetilasi enzim siklooksigenase dan menghambat pembentukan enzim cyclic endoperoxides.v. Kadar puncak dalam plasma: kadar salisilat dalarn plasma tidak berbanding lurus dengan besamya dosis. Farmakokinetik :     Mula kerja : 20 menit -2 jam.9. hipertensi.9. dan aritmia tertentu (antara lain tachycardia supraventikuler. Pada endotel pembuluh darah.2 Anti Agregasi Trombosit 2. Waktu paruh : asam asetil salisilat 15-20 rnenit . waktu pengosongan lambung. infark jantung non fatal dan kematian akibat penyakit vaskular pada pria dan wanita yang telah pernah mengalami TIA atau stroke sebelumnya. Digunakan pada angina variant/stabil. Diltiazem Berkhasiat vasodilatasi lebih kuat dari verapamil. dan hipertensi. . Penggunaannya sama dengan verapamil pada angina variant/stabil.2. sehingga akhirnya menghambat agregasi trombosit. Bioavailabilitas : tergantung pada dosis. fibrilasi serambi) Dosis: angina variant/stabil.

Farmakokinetik :       Mula kerja : diabsorbsi cepat. Bioavailabilitas : > 80%. pemberian bersama antasida dapat mengurangi iritasi lambung tetapi meningkatkan kelarutan dan absorbsinya. serta menghalangi interaksi antara platelet yang mengikutinya.  Ekskresi : dieliminasi oleh ginjal dalam bentuk asam salisilat dan oksidasi serta konyugasi metabolitnya.2. Netropeni berat dapat terjadi dalam waktu 3 minggu sampai 3 bulan sejak pengobatan dimulai. Kadar puncak dalam plasma: 2 jam. 2. Penderita yang diberi Tiklopidin harus dimonitor jumlah netrofil dan trombositnya setiap dua minggu selama 3 bulan pertama pengobatan. Ekskresi : 60% melalui urine daD 23% melalui feses . Waktu paruh : 4-5 hari. Proses ini menyebabkan penghambatan pada agregasi platelet dan pelepasan isi granul platelet. jantung dan paru-paru. Metabolisme : terutama di hati . Sekitar 70-90 % asam salisilat bentuk aktif terikat pada protein plasma. Metabolisrne : sebagian dihidrolisa rnenjadi asarn salisilat selarna absorbsi dan didistribusikan ke seluruh jaringan dan cairan tubuh dengan kadar tertinggi pada plasma. tetapi obat ini merupakan pilihan kedua bila tidak ada intoleransi terhadap aspirin. Karena waktu paruhnya panjang. maka penderita yang berhenti mendapat Tiklopidin dalam waktu 90 hari sejak dimulai harus tetap dimonitor darah lengkap clan hitung jenis lekositnya. hati. Walaupun Tiklopidin telah terbukti efektif pada pria yang pernah mengalami TIA.2 Tiklopidin Tiklopidin adalah inhibitor agregasi platelet yang bekerja menghalangi ikatan antara platelet dengan fibrinogen yang diinduksi oleh ADP (Adenosin Di Pospat) secara irreversibel.9. Kadang-kadang dapat terjadi trombositopeni saja atau kombinasi dengan netropeni. korteks ginjal . Tiklopidin adalah obat pilihan pertama untuk pencegahan stroke pada wanita yang pemah mengalami TIA serta pada pria dan wanita yang pemah mengalami stroke non kardioembolik. Farmakodinamik : Adanya makanan dalam lambung memperlambat absorbsinya .

Clopidogrel generik yang sudah ada di pasaran memiliki kandungan sama. Penderita penyakit jantung harus minum obat selama sisa hidup mereka. Dr.9. 2008). “Obat ini mengurangi terjadinya trombosis atau gumpalan darah bila lapisan aterosklerosis mengalami ruptur” ujarnya. 2008). 2.3 Klopidogrel Kehadiran obat generik untuk penyakit jantung akan membuat biaya pengobatan relatif jadi lebih murah.D. Ruptur adalah pengelupasan kerak pembuluh darah. Selain itu. Salah satu obat yang digunakan untuk penderita penyakit jantung. Jakarta.clopidogrel bisa diberikan kepada mereka yang mengalami aterotrombosis. tentunya dengan indikasi dari dokter. Kepala Unit Studi Klinis.Farmakodinamik :   bioavailabilitas oral meningkat 20% hila diminum setelah makan . Ph. Bagian Farmakologi dan Terapetik FKUI. 2008). 98% terikat secara reversibel dengan protein plasma terutama albumin dan lipoprotein. pemberian bersama makan dianjurkan untuk meningkatkan toleransi gastrointestinal. stroke. Dra. biaya yang lebih murah juga harus didukung oleh manfaat terapetik yang dihasilkan obat tersebut. Arini Setiawati. formulasinya saja yang berbeda. sehingga menghambat terjadinya agregasi platelet. Namun. Menurut Prof. Sp.2. terutama pada mereka yang memiliki resiko penyakit jantung koroner. dari RS Jantung Harapan Kita. Clopidogreldiberikan sebagai pengobatan atau terapi pada mereka yang mengalami aterotrombosis misalnya. Harmani Kalim. Untungnya. Dosis yang di rekomendasikan adalah 75 mg sekali sehari (Sari. sejak off patent pada Februari 2008. maupun penyempitan pembuluh darah perifer biasanya clopidogrel. hasil studi bioavailability dan bioekuivalen (BABE) menunjukan obat clopidogrel generik tersebut bioekuivalen dengan clopidogrel produk innovator (Sari. gumpalan darah ini bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah jantung dan menimbulkan serangan jantung (Sari. Mengingat pemberian clopidogrel dalam jangka waktu lama. clopidogrel bisa diberikan sebagai terapi pencegahan. Clopidogrel bekerja dengan menghambat ikatan antara ADP dengan reseptornya. kini sudah ada obat clopidogrel generic (Sari. biaya yang harus dikeluarkan juga meningkat. Dikatakan Prof.Jp. . 2008).

Aterotrombosis menyebabkan infark miokard. clopidogrel generik memiliki manfaat terapetik dan keamanan sama dengan produk referensi atau inovator. Ini artinya. data dari Kanada (1993) menyebutkan. dan pembuluh darah (Sari. 2008). stroke.5 miliar dolar (Sari. estimasi biaya langsung dan tidak langsung PJK sekitar 142. biaya relatif lebih murah. biaya untuk penyakit kardiovaskular sekitar 15. Terjadi penebalan dinding pembuluh darah sedang atau aterosklerosis bisa membuat kejadian PJK. stroke yang belum lama berselang terjadi. sindrom coronary akut (angina tidak stabil atau MI non-Q-wave) yang terkontrol secara medis atau melalui percutaneous coronary intervention/PCI (dengan atau tanpa stent) (Lacy. dijelaskan Prof. Lebih tinggi bila dibandingkan dengan penyakit gangguan sistem saraf. Nama generik: Clopidogrel Nama dagang di Indonesia: Plavix® (Sanofi Aventis) Indikasi  Mengurangi kejadian atherosclerotic (myocardial infarction. kematian pembuluh darah) pada pasien dengan atherosclerosis dibuktikan oleh myocardial infarction (MI) yang belum lama berselang terjadi. disebutkan CDC/NCHS. serebrovaskular. dari 100 orang yang menderita ganguan kardiovaskular. “Biayanya bisa berbeda 25-40 persen. Selain manfaat terapetik yang sama. 53 orang meninggal karena PJK (Sari. 2008). Kondisi ini memicu terjadinya aktivitas platelet dan pembentukan trombus. atau penyakit arterial peripheral yang sudah terbukti. atau pengelupasan pada lapisan aterosklerosis yang menyebabkan gangguan aliran darah. dan kematian vaskular.” katanya (Sari. 2008). 2006). Proses ini sudah dimulai sejak masa kanak-kanak. ruptur. 2008). Akan terjadi aterostrombosis bila pada orang dengan aterosklerosis kemudian terjadi trombosis atau gumpalan darah di pembuluh darah yang menyempit. 53 persennya karena penyakit jantung koroner (PJK).Ini artinya.2 persen dari total biaya kesehatan. merupakan kondisi tiba-tiba dan tidak diperkirakan.  Kontra-indikasi . dan lainnya. Biasanya kejadian ini disebabkan penyakit kardiovaskular. Di AS tahun 2006. Harmani. stroke iskemik. Dari segi biaya. Aterostrombosis. Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit global yang berdampak besar pada biaya pengobatan. Kematian karena penyakit kardiovaskular. pencernaan. di mana terjadi erosi.

haematoma. atau penyakit arterial peripheral yang sudah terbukti: satu kali sehari satu tablet 75 mg   Aturan pakai Satu kali sehari satu tablet 75 mg. 2005)   Bentuk sediaan: Tablet salut film 75 mg Dosis (tierney.4 Obat Inhibitor Glikoprotein Iib/IIIa. gangguan koagulasi. 2005). dewasa: myocardial infarction (MI) yang belum lama berselang terjadi. yang akan berikatan dengan fibrinogen plasma atau faktor Von Willebrand. stroke yang belum lama berselang terjadi. 2011). Trombosisdapat dihambat secara efektif . Ikatan fibrinogen dengan reseptor GP Iib/IIIa pada platelet ialah ikatan terakhir pada proses agregasi platelet. Inhibitor Glikoprotein IIb/IIIa. 2. active peptic ulcer (tukak lambung aktif) (Koda Kimble. Penyesuaian dosis pada pasien dengan gangguan ginjal dan pasien usia lanjut tidak diperlukan (dipiro. 2006) Oral. Pasien dengan penyakit hepatik sedang yang kemungkinan mengalami perdarahan diatheses.2. purpura.  Resiko khusus (wanita hamil/gagal ginjal/kelainan hepar) Pada kehamilan memiliki faktor resiko B. perdarahan patologis aktif seperti PUD atau hemoragi intrakranial. Karena inhibitor GP IIb/IIIa menduduki reseptor tadi maka ikatan platelet dengan fibrinogen dapat dihalangi dan agregasi platelet tidak terjadi (Admin.Hipersensitivitas terhadap clopidogrel atau komponen lain dari formulasinya. Efek samping Perdarahan gastrointestinal (saluran pencernaan). nyeri abdominal (perut). Ikatan ini akan menjadi “jembatan“ antar trombosit yangberdekatan untuk saling berikatan. dan seterusnya berikatan satu sama lainsedemikian rupa sehingga akhirnya terbentuk “sumbat“ hemostatik. 2005).9. pembedahan atau kondisi patologik lainnya. bruising. ocular haemorrhage. konstipasi. Reseptor glikoprotein (GP) IIb/IIIa adalah reseptor penting pada proses akhir agregasi trombosit. epistaxis. tidak direkomendasikan untuk wanita yang sedang menyusui. dapat diminum dengan atau tanpa makanan. gastritis. rash. haematuria. dan pruritus (gatal) (dipiro. pasien yang memiliki resiko peningkatan perdarahan dari suatu trauma. perdarahan intracranial.

2. Masa kerjanya pendek dan hambatantrombosit hilang 2-4 jam setelah terapi dihentikan.Pada PURSUIT. PARAGON-B danCAPTURE membuktikan bahwa risiko terjadinya infark jantung dan kematianturun bermakna dalam beberapa hari dan manfaat ini tetap diperoleh dalampemantauan sampai 30 hari. PURSUIT.3 Anti Trombin 2.3. hampir semuanya pada CAPTURE). dan nonpeptida sintetik (misalnya trifiban dan lamifiban) (Iin.9. danagregasi trombosit. akan bekerja menghambat trombin dan faktor Xa. manfaat inhibitor glikoprotein IIb/IIIa sedikit atau tidak ada. Walaupun demikian. Eptifibatide merupakan peptida siklik yang merupakan inhibitor reseptor glikoprotein IIb/IIIa selektif. selektif dan cepat reversibel (4-6 jam) (Iin. 35% pada PRISM-PLUS. bila terikat dengan heparin. Heparin juga mengikat protein plasma yang lain. PRISM-PLUS pada subgrup pasien yang tidakmenjalani tindakan revaskularisasi dini. 2012). 2012). 2012). yang akan mempengaruhi bioavailabilitas. Lamifiban merupakan inhibitor nonpeptida sintetik dengan masa kerja 4 jam. Jadi berbeda dengan obat anti-trombosit lain yang hanyabekerja pada sebagian dari berbagai tahapan terjadinya agregasi trombosit.9. Antitrombin III. Pada sebagian penyelidikandilakukan pula tindakan PCI (15% pada PURSUIT.human chimeric antibiodies (misalnya abxicimab). harus diingat bahwa desainpenyelidikan-penyelidikan di atas tidak sama. PARAGON-B. Tirofiban merupakan inhibitor nonpeptida. Manfaat inhibitor glikoprotein IIb/IIIa lebih besar padapasien yang mengalami peningkatan kadar troponin T atau troponin I (Iin.inhibitor glikoprotein IIb/IIIa bekerja pada tahapan akhir adhesi. PRISM-PLUS. PARAGON-A. Tiga kelompok terpenting obat golongan ini adalah murine. bekerja cepat (5 menit).dengan penghambatan reseptor ini. . peptida sintetik (misalnyaeptifibatide).1 Unfractionated Heparin Heparin adalah glikosaminoglikan yangterdiri dari pelbagai polisakarida yang berbeda panjangnya dengan aktivitas antikoagulan yang berebda-beda.Penyelidikan PRISM. Reseptor glikoprotein IIb/IIIa yang diaktivasi akan berikatan dengan fibrinogendan membentuk rantai dengan trombosit yang diaktivitasi dan dengan demikianterjadilah trombus. sel darah dan sel endotel. Abxicimab merupakan inhibiditor nonsepesifik dengan daya ikatan reseptor kuatdan seversibilitas hambatan trombosit lambat pulih walaupun terapi sudahdihentikan. aktivitas. sedangkan pada PRISM angiografi dan PCIditunda sampai obat dihentikan setelah 48 jam. 2012).Penghambatan “jalur akhir“ agregasi trombosit oleh glikoprotein IIb/IIIa initerbukti menurunkan morbiditas dan mortalitas pasien dengan APTS/NSTEMI (Iin.

10 Kontra indikasi dan efek samping 2.Kelemahan lain heparin adalah efek terhadap trombus yang kaya trombosit dan heparin dapat dirusak oleh platelet faktor IV. LMWH mempunyai ikatan terhadap protein plasma kurang.9. Dibandingkan dengan unfractionated heparin. tetapi komplikasi perdarahan bertambah.3 Direct Trombin Inhibitors Direct trombin inhibitor secara teoritis mempunyai kelebihan karena bekerja langsung mencegah pembentukan bekuan darah. sedangkan heparin menghambat factor Xa dan trombin. 2. lebih besar pelepasan tissue factor pathway inhibitor (TFPI) dan kejadian trombositopenia lebih sedikit. bukan saja pada efek samping. Bivalirudin juga menunjukkan efektivitas yang sama dengan efek samping perdarahan kurang dari heparin. Hirudin maupun bivalirudin dapat menggantikan heparin bila ada efek samping trombositopenia akibat heparin (HIT). Penghentian terapi kronik harus dilakukan secara bertahap untuk . tanpa dihambat oleh plasma protein maupun platelet faktor IV. bioavailabilitas lebih besar dan tidak mudah dinetralisir oleh faktor IV.3. Activated partial thromboplastin time dapat dipakai untuk memonitor aktivitas antikoagulasi. Ketergantungan pada nitrat terjadi pada pemberian nitrat kerja lama baik pemberian oral maupun topikal. Sesekali juga dapat menyebabkan rash.2 Low Molecular Weight Heparin Low molecular weight heparin (LMWH) dibuat dengan melakukan depolimerasi rantai polisakarida heparin.1 GOLONGAN ANTI ISKEMI 1. Bilivarudin telah disetujui untuk menggantikan heparin pada pasien angina tyak stabil yang menjalani PCI. sehingga seringkali dosisnya dibatasi. antara lain: dilatasi arteri akibat nitrat menyebabkan sakit kepala (30-60% dari pasien yang menerima terapi nitrat).10. Hirudin dapat menurunkan angka kematian infark miokard.9. Penggunaan nitrat yang berkelanjutan dapat menyebabkan terjadinya toleransi.3. 2. Nitrat Secara umum efek samping yang timbul akibat penggunaan obat golongan nitrat untuk antiangina. Refleks takikardia seringkali terjadi. Dosis tinggi yang diberikan jangka panjang bisa menyebabkan methemoglobinemia sebagai akibat oksidasi hemoglobin. 2. Efek samping yang lebih serius adalah hipotensi dan pingsan. tetapi biasanya tidak perlu. Kebanyakan mengandung sakarida kurang dari 18 dan hanya bekerja pada factor Xa. tapi juga pada efek antiangina dari nitrat kerja lama.

Gagal ginjal : obat dapat memperparah kerusakan ginjal karena obat selain diekskresi melalui feses juga dieksresi melalui urin.Kehamilan : faktor risiko C . serta bradikardia pada beberapa kasus. yang melawan kerja vasodilatasi isosorbid dinitrat. perikarditis konstriktif. Udem perifer juga kadang-kadang terjadi pada pemberian nitrat kerja lama (oral maupun topikal).Kelainan hepar : obat dapat memperparah kerusakan hati karena obat dimetabolisme di hati. Isosorbid mononitrat Kontraindikasi: hipersensitif terhadap nitrat. anemia berat. b) Isosorbid dinitrat Toleransi Isosorbid dinitrat : 1. stenosis mitral. yakni NO 2. Beberapa contoh obat antiangina dari golongan nitrat: A. pendarahan otak. hipotensi dan hipovolemia. pusing hipotensi postural. Beta Blocker Kontra indikasi  Pasien yang hipersensitif terhadap Beta Blocker . akan tetapi pengubahan dosis obat tidak dibutuhkan pada pasien usia lanjut yang mengalami gangguan fungsi hepar.menghindari timbulnya fenomena rebound berupa vasospasme yang berlebihan dengan akibat memburuknya angina sampai terjadinya infark miokard dan kematian mendadak. . kardiopati obstruktif hipertrofik. trauma kepala. Efek samping: sakit kepala berdenyut.Menyusui : ekskresi melalui air susu tidak diketahui . Nitrat yang diberikan secara oral dapat menimbulkan terjadinya dermatitis kontak. akan tetapi pengubahan dosis obat tidak dibutuhkan pada pasien usia lanjut yang mengalami gangguan fungsi ginjal. yang menyebabkan pelepasan vasokonstriktor (penyempit pembuluh darah). muka merah. 2. Aktivasi neurohormonal. Risiko khusus: . tamponade jantung. dan glaukoma sudut sempit. stenosis aorta. Efek samping isosorbid dinitrat (ISDN) meliputi sakit kepala. seperti endotelin dan angiotensin II. hipotensi. takikardi (dapat terjadi bradikardi paradoksial). Terganggunya biotransformasi ISDN menjadi bentuk aktifnya.

trombositopenia purpura. oligouria. dan harus dengan hati-hati memberi dosisnya. Antagonis Ca a) Diltiazem . hipotensi. sindrom StevensJohnson . dermatitis.  Pernapasan: mengik. dan blok AV derajat 2 dan 3). hiperkeratosis.  Gastrointestinal: Diare. pruritis. dizziness. laringospasmus. gagal jantung kongestif. Efek samping meliputi:  Jantung : Bradikradi.  Mata: Konjugasi hyperemis. penurunan sirkulasi perifer.  Neuromuskular: rasa lemah.  Hematologi: agraniulositosis trombositopenia.penurunan penglihatan. amnesia. fuxil epiderma necrolysis. metoprolol). faringitis. terutama jika dihadapkan pada penyekat beta yang selektif (bisoprolol. kontraksi miokardial. arthropathy. muntah. dan pembuluh darah perifer (gangren klaudikasio berat. proteinuria. interstitial nephritis. menseterik trombosis.  Genitourinaria: Impoten. disfungsi ereksi dan penyakit pembuluh darah perifer ringan bukan merupakan kontraindikasi . Efek samping ini sering dapat digunakan mengelola Jantung oleh jenis beta blocker yang dipilih.udem pulmonari. mual. penurunan produki air mata. penyakit paru obdtruktif kronis.  SSP : Depresi mental. psikosis. nekrosis kulit). konstipasi dan anoreksia. halusinasi. Efek Samping: Efek samping dari Beta-blockers terkait terutama karena efek adrenalin-blocking. Disfungsi sinus node  Bronkokontriksi kronik  Klaudiokasia intermiten  Penyakit vaskular perifer  Ibu hamil  Raynaud disease  Penderita asma Kontraindikasi lainnya. peyroie’s disease. raynaud’s syndrom. 3. paresthesis. vertigo. carpal tunnel syndrome. sakit dada. Sementara itu. dan konstriksi bronkus). paru (asma bronchial. bronkospamus. bagi jantung (gagal jantung berat. syncope. hypersomnolence dan fatigue.  Dermatologi : Alopesia. urtikaria. insomia. bradikardia berat.

Sistem Hemopoietik: Trombositopenia dan anemia. bradikardia.2 GOLONGAN ANTI AGREGASI TROMBOSIT 1. Sistem pencernaan: Mual. hipotensi. sakit kepala. meningitis aseptik. hipotensi. fibrilasi. Efek samping : bradikardia. anoreksia. edema kaki c) Verapamil Kontraindikasi : gangguan ventrikel berat. kulit kemerahan. edema. gagal jantung. diare. edema kaki. lesu. dipsnea. gangguan saluran cerna. sakit kepala.10. mual. Sistem saraf pusat: Penggunaan jangka panjang mungkin dapat menyebabkan pusing. . lelah. Efek samping : sakit kepala. muntah.  Pasien dengan terapi antikoagulan Efek samping: 1. tinnitus. gangguan penglihatan reversibel. blok jantung tingkat II dan III. stenosis berat. b) Nifedipin Kontraindikasi : gagal jantung berat. pusing. yang merupakan bagian dari pembekuan darah.Kontraindikasi : wanita hamil dan menyusui.  Trombositopenia  Suatu penyakit kekurangan trombosit dalam darah. Aspirin Kontra indikasi:  Pasien yang sensitif dengan aspirin  Asma  Tukak lambung  Perdarahan subkutan  Hemofilia  Suatu penyakit gangguan mekanisme pembekuan darah. nyeri epigastrium. 3. 2. Efek samping : konstipasi. syok kardiogenik. hipersensivitas. namun jarang terjadi. 2. takikardia. wanita hamil dan menyusui. luka erosif dan ulseratif.

bronkospasme. sakit kepala. 2. urtikaria. pruritus. perdarahan gastrointestinal. trombositopeni). Efek samping lain: Dalam beberapa kasus dapat menyebabkan sindrom Reye dan pada penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan gejala gagal jantung kronis. Sistem urin: Dalam penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan disfungsi ginjal. Reaksi alergi: Ruam kulit. purpura.  Kadang-kadang ecchymosis. Inhibitor glikoprotein Kontraindikasi:  Umum: lemah. demam. perdarahan retropenial. poliposis hidung kambuhan. hematuria. 5. perdarahan intrakranial). netropeni. perdarahan intraserebral. dispepsia. 7. sinus paranasal.4. asthenia. hemoptisis. perdarahanintrakranial. namun jarang terjadi. kelainan darah (misalnya netropeni. penurunan jumlah platelet. perdarahanokular. gagal ginjal akut. 3. trombositopenia. hematoma.hemartrosis.  Gangguan pembekuan darah: perdarahan gastrointestinal. perdarahan perioperatif. Efek samping:  Paling sering : diare. Sistem pembekuan darah: Perpanjangan waktu perdarahan. anoreksia. dizziness. 6. gangguan pembekuan darah. alergi purpura. gangguan fungsi hati. hematuria. nyeri gastrointestinal. perdarahan luka operasi. rash. perdarahan patologis aktif (misalnya perdarahan lambung.  Gangguan sel darah: anemia. hernia. . dan obat-obatan seri pirazolonic). sindrom nefrotik. "aspirin triad" (kombinasi dari asma bronkial. edema. intoleransi asam asetilsalisilat. netropenia berat. epistaksis. perdarahan paru. nyeri. perdarahan konjunktiva. tinnitus. gangguan fungsi hati berat. mual. Tiklopidin Kontra indikasi: Hipersensitivitas terhadap Tiklopidin.

artrosis. insomnia. kemerahan pada makulopapular. kemerahan pada eritematous.  Gangguan denyut dan ritme jantung: fibrilasi atrium. neuralgia. leukemia. parestesia. hemothorax.  Ibu menyusui (lihat Peringatan : Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui). hiperuremia. leukopenia.  Gangguan sistem saraf sentral dan perifer: kram tungkai. palpitasi. ulkus peptikum. diare.  Gangguan muskuloskeletal: artritis. halusinasi.  Gangguan vaskular: vaskulitis.  Gangguan reproduksi: menorraghia.  Gangguan kardiovaskuler: gagal jantung.  Gangguan fungsi hati dan empedu: peningkatan kadar enzim hati. kemerahan pada pruritus. sinusitis. edema umum. hipestesia.  Gangguan nutrisi dan metabolik: gout. vertigo. ulcer pada kulit. penurunan neutrofil.  Gangguan sel darah putih dan sel retikuloendotelial: eosinofilia.  Gangguan penglihatan: katarak. bronkospasme. infeksi hepatitis. bingung. 2.  Gangguan sistem pernafasan: pneumonia.  Trombotic thrombocytopenia purpura (TTP).10. dispepsia. hipotensi.  Gangguan hati berat. urtikaria.3 GOLONGAN ANTI TROMBIN 1. granulositopenia.  Gangguan sistem urin: sistitis. athralgia. perlemakan hati. nyeri abdomen. Gangguan saluran cerna: mual. peningkatan kadar non-protein nitrogen (NPN).  Gangguan kulit dan kelenjar: eksema. konjungtivitis. gastritis. konstipasi. bilirubinemia. erupsi bullous. muntah. ulkus gaster dan duodenum. gangguan indra perasa.  Gangguan sistem saraf otonom: sinkop. granulositosis. perdarahan gastritis. Efek samping:  Pasien yang mengalami perdarahan patologis seperti ulkus peptikum atau perdarahan intrakranial. glomerulonefritis. Unfractioned heparin . pusing. nyeri kepala.  Gangguan psikiatri: ansietas.

kedinginan. hipertensi berat. eksema. kelainan koagulasi. penyakit hati berat. reaksi vasospatik yang menyebabkan jenaikan tekanan darah. Trimetazidin adalah garam 1-(2. penyakit tromboelitik. nyeri dada dan parestesia. demam. muntah. perdarahan. Reaksi anafilaktik dan Reaksi lain seperti vasokontriksi paru. Reaksi hipersensitivitas antara lain berupa menggigil.Kontra indikasi: Hipersensitifitas terhadap heparin atau komponen lain pada sediaan. gangguan ginjal yang berat. endokarditis bakterial. hipotensi sistemik dan netroporia sementara 3. penderita hemophilia. peningkatan enzim SGPT dan SGOT. terjadinya ulserasi. nephrolithiasis.trombositopenia 3. Kontra indikasi: 1. gangguan fungsi ventrikel kiri. hematoma permukaan. 2.11 Informasi Terbaru Obat Angina Pektoris Kabar terakhir menunjukkan adanya obat baru untuk angina pectoris yaitu trimetazidine. Pendarahan ringan dan berat. Pada penggunaan jangaka panajang dapat terjadi mialgia nyeri tulang dan osteoportosis.3. Peningkatan kecenderugan perdarahan.4 trimethoxynenzyl) piperazin dihidroklorida yang memiliki efek anti iskemik tanpa menginduksi perubahan hemodinamik yang signifikan. pusing. Thrombosis permukaan tromboflebitis. lesi pembuluh darah. hipotensi. mimpi atau OP pada SSP. Trimetazidine .alkoholisme kronis. Low molecular weight heparin Efek samping: 1. nekrosis kutan. Direct trombin inhibitor Kontra indikasi: Perdarahan. Efek samping: Mual. fungsi lumbal. atau syok anafilaksis. trombositopenia.tukak lambungusus. dapat menyebabkan hemorrhage. 2. abortus immines. utikarie. sakit kepala. dan penderita tuberculosis aktif. Efek samping: Sakit pada dada. pendarahan. injeksi IM. dan juga trombositopenia (jumlah trombosit yang terlalu rendah) 2. dieresis yang dimulai 36-48 jam setelah terapi dimulai dan berlangsung selama 36-48 jam setelah terapi dihentikan. 2.

digunakan secara luas untuk pengobatan angina pada pasien-pasien kardiak. Tiap tablet mengandung 35 mg trimetazidine. gejala parkinsonian.4-trimetoksibenzil] piperazin). Pengobatan dengan trimetazidin (1-[2. sambil menjaga homeostasis sel.3. penyakit Parkinson.adalah obat untuk angina pektoris. kadang-kadang disebut dengan nama merek Vastarel MR. meningkatkan viabilitas sel dalam responnya terhadap pemaparan dengan H2O2. 2011). sehingga memastikan berfungsinya pompa ionik dan transmembran arus natrium-kalium sekaligus mempertahankan homeostasis seluler (Josh. tremor. Obat bekerja pada pasien yang menjalani operasi bypass dengan penangkapan kardioplegik dan revaskularisasi arteri koroner perkutan. Dengan menjaga atau mempertahankan metabolisme energi dalam sel terkena hipoksia atau iskemia. gangguan ginjal berat (bersihan kreatinin <30ml/min) (Josh. . energi yang diperoleh selama oksidasi glukosa membutuhkan konsumsi oksigen lebih sedikit dibandingkan dengan oksigen yang dibutuhkan pada proses oksidasi-beta. mengurangi produksi kalsium. Studi menunjukkan bahwa modifikasi-release (MR) berupa obat ini. dan gangguan gerak lainnya yang terkait. Trimetazidine adalah agen anti-iskemik (antiangina pektoris) metabolik. 2011). infark sequale) dan tidak dapat digunakan untuk pasien yang hipersensitivitas terhadap zat aktif atau salah satu eksipien yang digunakan. sehingga menjaga metabolisme energi yang tepat selama iskemia. trimetazidine mencegah penurunan kadar ATP intraseluler. Dengan menjaga metabolisme energi dalam sel yang terkena hipoksia atau iskemia. Trimetazidine menghambat beta-oksidasi asam lemak dengan memblok rantai panjang 3ketoacyl-CoA thiolase. jika diambil dua kali sehari. Trimetazidine bekerja dengan menurunkan produksi laktat. dengan demikian memastikan berfungsinya pompa ion natrium dan aliran transmembran natrium-kalium. Dalam sebuah sel iskemik. trimetazidine mencegah penurunan kadar adenosin trifosfat dalam intrasel. sindrom kaki gelisah. Trimetazidine diindikasikan untuk penyakit jantung iskemik (angina pektoris. serta meningkatkan produksi ATP dengan konsumsi oksigen yang lebih sedikit. yang meningkatkan oksidasi glukosa. Trimetazidine juga menghambat oksidasi asam lemak dalam pembuluh darah. yang meningkatkan penggunaan glukosa miokard melalui penghambatan metabolisme asam lemak (Josh. adalah bioekuivalen untuk formulasi sebelumnya yang diambil tiga kali sehari (Hidayati. Trimetazidine juga dikenal untuk efek kardioprotektif nya sebagaimana ditegaskan dalam iskemia-reperfusi manusia. Potensiasi oksidasi glukosa mengoptimalkan proses energi sel. 2011). 2011).

secara signifikan mengurangi frekuensi serangan angina yang mengarah ke pengurangan penggunaan nitrat (Hidayati. studi terkontrol dilakukan pada pasien angina menunjukkan bahwa trimetazidine meningkatkan cadangan aliran koroner. Trimetazidine juga menunjukkan efektivitas dalam mengobati pasien dengan gagal jantung (Hidayati. . sehingga mengendalikan perubahan yang cepat dalam tekanan darah. trimetazidine membantu meningkatkan fungsi ventrikel kiri. 2011).Sementara itu. 2011). Untuk pasien diabetes dengan penyakit jantung koroner.

BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Angina pectoris adalah suatu sindroma kronis dimana klien mendapat serangan sakit dada di daerah sternum atau di bawah sternum (substernal) yang disebabkan karena otot jantung tidak menerima cukup oksigen melalui darah. .

2004. Johsons CA.wikipedia.html [ diakses tanggal 30 April 2013 ] Anonim. 2008. lusia rus..usu. Tersedia online di http://id.dengan. Jangan Campur Antibiotik dengan Obat Hipertensi.Tersedia online di http://www. Obat Digunakan Untuk Pengobatan Angina Pectoris. BPOM RI. MIMS. Djuanda A.ac.com/Cardio-AspirinP746. 2013.Campur. Tersedia di : http://health.cardio aspirin.com/read/2011/01/18/10400947/Jangan.2012. Out Patient and Primary Care Medicine 2005 edition.DAFTAR PUSTAKA Anna. Tersedia di [diakses pada http://repository. 2003. Sani A.dechacare. dkk. 2011. Tips Jantung Sehat. Tersedia di http://bumbata.net/kejang-jantung/penyakit-jantung/penyakit-jantung-iskemik-1061722.jurnalmedika. Ely Ismudianti Rilantono dkk. Obat. Direct Thrombin Inhibitor.pdf [diakses pada tanggal 29 April 2013] . 1998. Informasi obat. ALguna Hills: California. 2013. Bone Care Internastional.org/wiki/Direct_thrombin_inhibitor [30 April 2013] Arum.all. Buku Ajar Kardiologi. 2013. Jakarta : MediMedia Bailie GR.Hipertensi [diakses pada tanggal 29 April 2013] Anonim.html [diakses 30 april 2013] Anonim.com/medicine-and-health/2035717-angina-pectoris/#ixzz2Rw5LC7Li Azwar A. Mason NA. Tersedia di http://id. 2005.shvoong.. Available online at http://en. Met Fact : Pocket Guide of Drug Interaction.co/17926/tips-jantung-sehatgejala-penyebab-dan-pengobatan-angina/ Chan. 2012.id/bitstream/123456789/21489/4/Chapter%20II. Informatorium Obat Nasional Indonesia.prmob. Jakarta : Badan POM RI Bumbata. 2011. et all.com/edisi-tahun-2011/edisi-no-10-vol-xxxvii-2011/373kegiatan/751-pendekatan-metabolik-pada-penyakit-jantung-iskemik tanggal 30 April 2013] Inda. Available online at http://www. Mekanisme Farmakologi Angina Pektoris. Jakarta : Balai Penerbit FKUI Hidyati. et.Antibiotik. Second Edition. 2010.kompas. Pendekatan Metabolik pada Penyakit Jantung Iskemik. Paul.

Jilid I. Sublingual Route). Dose Prescribing Information.detik. Jakarta : Erlangga Noer. Sue. 2007. 38-39. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC. Muin. Tjay... Tierney. 2010. David Arnold.Jordan. Current Medical Diagnosis and Treatment 45th edition. Dwi. Edisi V. Efektif Cegah Gangguan Jantung Infark Miokard. Aspilet. Nitroglycerin (Oral Route.com/treatment/trimetazidinecardaptan-and-idaptan-indications-side-effects-dosage-interactions-information/ [diakses tanggal 30 April 2013] Kumar. Jakarta : Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Lacy. Hanafi B. Charles. 2011.. Lexi Company: USA. 1996. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Balai Penerbit FKUI Putri. 2006.mayoclinic.1996.detik. H. 2011. M. Farmakologi Kebidanan. Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2012. edisi IV. 1995. Josh. edisi III. Available online at http://davidmalelak.com/health/drug-information/DR602937/DSECTION=proper-use [diakses pada tanggal 29 April 2013] Neal. 2006. balai penerbit FKUI. Drug Information Hanbook 14th edition. 2006. dan Kirana Rahardja. Tersedia di http://www. Malelak.. dkk. Obat-Obat Penting. dkk.F. Lawrence M. Mc Graw-Hill Companies: USA. Tan Hoan.J.com/read/2010/07/13/103515/1398057/769/heparin [30 april 2013] Rahman. Arini. Farmakologi dan terapi.M Sjaifoellah. Tromboemboli Vena. Adelia. Jakarta . Jakarta Trisnohadi. 2007. http://health. PT Elex Media Komputindo. available online at: http://trialx. Trimetazidine (Cardaptan and Idaptan) Side Effects. Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran UI. Indications. et all. 2012.. et all. Edisi 4 Jilid 3.com/read/2011/10/12/085151/1742025/769/aspilet-efektif-cegahgangguan-jantung-infark-miokard [29 April 2013] Setiawati. 2006.com/2012/03/tromboemboli-vena. Jakarta.html [30 April 2013] Micromedex. Jakarta. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam edisi IV jilid III. http://health. Ratnadita. 2004. Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam. Heparin. At a Galance Farmakologi Medis. Angina Pectoris Stabil Buku Ajar Ilmu Penyakit. Interactions.

2013.aspx?drugid=53553&drugname=Nitro-Patch+TD[diakses pada tanggal 29 April 2013] WebMd.2013. Tersedia di http://www.webmd.WebMd.webmd. Isosorbide Mononitrate Oral.com/drugs/mono1048-ISOSORBIDE+MONONITRATE+SUSTAINED-RELEASE++ORAL.Tersedia di http://www.aspx?drugid=6054&drugname=isosorbide+mononitrate+Oral&source=0[diakses tanggal 29 April 2013] pada . Nitro Patch.com/drugs/drug-53553-NitroPatch+TD.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful