P. 1
Pendidikan Agama Islam

Pendidikan Agama Islam

|Views: 989|Likes:
Published by Edra Jonet Otoluwa
pai
pai

More info:

Published by: Edra Jonet Otoluwa on Jun 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/13/2014

pdf

text

original

PUSAT KURIKULUM DAN PERBUKUAN

Kementerian Pendidikan Nasional
Agama Islam
Pendidikan
2
Penulis : Sri Prabandani
Siti Masruroh
Editor : -
Perancang Kulit : -
Perancang Tata Letak : -
Penata Letak : Muchammad Riduwan
Ilustrator : -
Pendidikan Agama Islam 2
untuk kelas VIII SMP
Hak Cipta Buku ini dialihkan Kepada Kementerian Nasional
dari Penulis Sri Prabandani dan SIti Masruroh
Diterbitkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2010
Bebas digandakan sejak November 2010 s.d. November 2025
Diperbanyak oleh
Hak Cipta pada Kementerian Pendidikan Nasional
dilindungi oleh Undang-Undang
Sri Prabandani
Pendidikan Agama Islam / Sri Prabandani, Siti Masruroh. – Jakarta :
Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2011.
2 jil.: ilus.; foto ; 25 cm.
Untuk SMP Kelas VIII
Termasuk bibliografi
Indeks
ISBN 978-979-095-646-9 (no.jil.lengkap)
ISBN 978-979-095-654-4 (jil.2.3)
1. Pendidikan Islam—Studi dan Pengajaran I. J udul
II. Siti Masruroh
297.071
CARA MUDAH MEMPELAJARI BUKU INI
Buku ini disajikan dengan format sebagai berikut.
Judul Materi Pelajaran sebagai landasan dalam
mengembangkan pelajaran dalam tiap pokok
bahasan.
Gambar Awal Bab sebagai sarana bantu dalam
menginformasikan pokok bahasan yang akan
dipelajari.
Kal i mat Pengant ar di setiap awal bab sebelum
memulai pokok bahasan sebagai stimulus bagi siswa
untuk menyimak materi yang dipelajari.
Pet a Konsep sebagai penuntun siswa dalam
menguasai materi yang akan diajarkan.
Kamus Kecil untuk mempermudahkan siswa dalam
memahami sebuah kata dalam kalimat.
Ibrah berisi nasihat bagi para siswa yang merupakan
bentuk refleksi dari materi pembelajaran terkait.
Uji Kompetensi sebagai panduan dan penuntun bagi
siswa untuk mencapai kompetensi dalam tiap indikator
atau kompetensi dasar.
K KK KKam am am am amus K us K us K us K us Kecil ecil ecil ecil ecil
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah
P PP PPeta K eta K eta K eta K eta Konse onse onse onse onsep pp pp
Rangkuman berisi uraian singkat materi pembelajaran
setiap pokok bahasan.
Latihan sebagai tolok ukur dan umpan balik bagi guru
tentang pelaksanaan proses pembelajaran setiap pokok
bahasan.
Lembar Tugas Portofol i o berisikan tugas pilihan
yang harus dikerjakan siswa. Tugas portofolio
dikumpulkan kepada guru dalam bentuk dokumen
portofolio.
Penilaian Sikap berisikan pertanyaan sebagai tolok
ukur sikap norma siswa dalam berinteraksi dengan
lingkungannya.
Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman
P PP PPenilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sikap pp pp
Latihan Latihan Latihan Latihan Latihan
T TT TTug ug ug ug ugas P as P as P as P as Por or or or ortof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
vii vii vii vii vii
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan
karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional,
pada tahun 2007, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/
penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet
(website) Jaringan Pendidikan Nasional.
Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional
Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi
syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 32 Tahun 2010, tanggal 12
November 2010.
Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para
penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada
Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa
dan guru di seluruh Indonesia.
Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada
Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan,
dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk
penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi
ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks
pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh
Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat
memanfaatkan sumber belajar ini.
Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para
siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-
baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya.
Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.
Jakarta, Juni 2011
Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Kata Sambutan
viii viii viii viii viii
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Kalian telah duduk di kelas VIII SMP. Banyak hal baru yang dapat kalian
temui, misalnya suasana dan lingkungan yang baru. Kalian pasti senang
menemui hal-hal baru. Dalam bergaul di lingkungan yang baru, tentu ada
aturan-aturan yang harus kalian patuhi. Semua itu dapat kalian pelajari
melalui Pendidikan Agama Islam.
Dengan mempelajari Pendidikan Agama Islam, kalian diharapkan dapat
menjadi warga negara yang mampu memahami dan melaksanakan hak dan
kewajibannya. Selain itu, kalian juga diharapkan mampu berpartisipasi
secara aktif dan bertanggung jawab dalam kegiatan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara.
Buku merupakan salah satu sarana yang paling efektif dalam proses
pembelajaran. Oleh karena itu, keberhasilan proses pembelajaran salah
satunya ditentukan oleh kualitas buku yang digunakan.
Buku Pendidikan Agama Islam ini, kami susun dalam tiga jilid.
Pendidikan Agama Islam Jilid 1 untuk kelas VII SMP
Pendidikan Agama Islam Jilid 2 untuk kelas VIII SMP
Pendidikan Agama Islam Jilid 3 untuk kelas IX SMP
Buku ini disajikan dengan metode yang praktis dan sistematis serta
dengan bahasa yang mudah kalian pahami. Untuk mempermudah kalian
dalam memahami materi yang disampaikan, buku ini dilengkapi dengan
Uji Kompetensi yang berisi tugas-tugas pada setiap akhir subbab. Pelatihan
pada setiap akhir bab dimaksudkan untuk lebih memantapkan kalian dalam
memahami dan mengaplikasikan konsep dalam kehidupan sehari-hari.
Kami berharap buku ini dapat bermanfaat bagi kalian dalam memperoleh
kompetensi di bidang Pendidikan Agama Islam.
Penulis
Kata Pengantar
ix ix ix ix ix
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Salam jumpa.
Buku bermutu merupakan faktor penting dalam proses pembelajaran yang
bermutu. Keberadaan buku ini dimaksudkan untuk memberikan kontribusi yang
berarti bagi upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya hasil belajar
peserta didik. Agar berkontribusi dalam mutu pendidikan, buku ini menyajikan
uraian materi pembelajaran yang mendukung pencapaian komptensi dasar
dan standar komptensi.
Sistematika buku ini meliputi: kata pengantar, daftar isi, pendahuluan,
peta konsep, uraian materi setiap subbab, uji kompetensi setiap subbab, ibrah
tau nasihat, rangkuman, kamus kecil, penilaian sikap, dan latihan soal untuk
evaluasi pembelajaran tiap bab. Pada bagian akhir, buku ini dilengkapi juga
dengan indeks.
Penyajian uraian materi pembelajaran didukung dengan pembelajaran
yang bersifat kontekstual, utamanya terkait dengan berbagai kenyataan yang
terjadi di masyarakat.
Buku ini menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada
peserta didik (student centered), yang menempatkan peserta didik sebagai
subjek yang melakukan kegiatan belajar. Penyajian dalam buku ini berusaha
untuk mengembangkan interaksi antara buku dengan peserta didik, dengan
bahasa yang komunikatif dan sesuai dengan perkembangan peserta didik.
Dengan pendekatan yang demikian, peserta didik hendaknya mengikuti
langkah-langkah kegiatan belajar sebagai berikut. Pertama, amatilah peta
konsep. Kedua, pahamilah dengan baik uraian materi pembelajaran dalam
setiap subbab dan kerjakan uji kompetensinya. Ketiga, kerjakan tugas-tugas
latihan serta evaluasi yang diberikan, baik yang diberikan pada setiap bab
maupun pada bagian akhir buku ini.
Selamat belajar, semoga berhasil dengan baik.
Pendahuluan
No. Huruf Nama Huruf Latin Nama
1. ã alif tidak dilambangkan tidak dilambangkan
2. å ba’ b be
3. $ ta t te
4. ( sa s es (dengan titik di atas)
5. , jim j je
6. 0 ha h ha (dengan titik di bawah)
7. 4 kha kh ka dan ha
8. 8 dal d de
9. : zal z zet (dengan titik di atas)
10. < ra r er
11. > zai z zet
12. @ sin s es
13. D syin sy es dan ye
14. H sad s es (dengan titik di bawah)
15. L dad d de (dengan titik di bawah)
16. É ta t te (dengan titik di bawah)
17. Í za z zet (dengan titik di bawah)
18. P ‘ain ‘ koma terbalik (di atas)
19. T gain g ge
20. X fa f ef
21. \ qaf q ki
22. ! kaf k ka
23. d lam l el
24. h mim m em
25. l nun n en
26. p wau w we
27. r ha h ha
28. x hamzah ’ apostrof
29. | ya y ye
.
.
.
.
.
.
Sumber: Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,
No. 158 Tahun 1987 dan No. 0543b/U/1987.
.
.
.
.
.
.
.
.
DAFTAR HURUF TRANSLITERASI ARAB-LATIN
xi xi xi xi xi
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Kata Sambutan ________________________________________________vii
KataPengantar ________________________________________________viii
Pendahuluan _________________________________________________ix
Daftar Isi _________________________________________________xi
Bab 1 Hukum Bacaan Qalqalah dan Ra _______________________1
A. Qalqalah _________________________________________3
B. Hukum Bacaan Ra ( ) ____________________________5
Bab 2 Iman kepada Kitab-Kitab Allah__________________________15
A. Hakikat Iman kepada Kitab-Kitab Allah swt. ___________17
B. Nama Kitab-Kitab Allah dan Rasul Penerimaanya ______19
C. Mencintai Al-Qur’an sebagai Kitab Allah______________22
Bab 3 Zuhud dan Tawakal ___________________________________37
A. Zuhud ____________________________________________39
B. Tawakal __________________________________________41
Bab 4 Akhlak Tercela _______________________________________51
A. Ananiah __________________________________________53
B. Gadab ___________________________________________54
C. Gibah ____________________________________________57
D. Namimah_________________________________________59
E. Hasad____________________________________________61
Bab 5 Salat 69
Sunah Rawatib _______________________________________69
A. Pengertian Salat Sunah Rawatib _____________________71
B. Waktu dan Bilangan Rakaat Salat Sunah Rawatib ______71
C. Cara Melaksanakan Salat Sunah Rawatib _____________73
D. Keutamaan Salat Sunah Rawatib_____________________75
Daftar Isi
xii xii xii xii xii
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Bab 6 Sujud 81
A. Sujud Syukur ______________________________________83
B. Sujud Sahwi _______________________________________84
C. Sujud Tilawah _____________________________________85
Bab 7 Puasa 91
A. Hakikat Puasa_____________________________________93
B. Macam Puasa Wajib _______________________________98
C. Puasa Sunah ______________________________________106
Bab 8 Zakat 115
A. Zakat Fitrah_______________________________________117
B. Zakat Mal ________________________________________123
Bab 9 Sejarah Nabi Muhammad saw. _________________________133
A. Nabi Muhammad saw. Membangun Ekonomi Masyarakat __135
B. Meneladani Perjuangan Nabi dan Para Sahabat di Madinah __136
Bab 10 Hukum Bacaan Mad dan Waqaf ________________________147
A. Hukum Bacaan Mad________________________________149
B. Waqaf____________________________________________157
Bab 11 Iman kepada Rasul ____________________________________167
A. Hakikat Beriman kepada Rasul ______________________169
B. Nama dan Sifat-Sifat Rasul Allah_____________________173
C. Meneladani Sifat-Sifat Rasulullah saw ________________185
Bab 12 Adab Makan dan Minum_______________________________197
A. Adab Makan dan Minum____________________________199
B. Adab Makan dan Minum dalam Kehidupan Sehari-hari ___200
Bab 13 Akhlak Tercela _______________________________________207
A. Dendam__________________________________________209
B. Munafik __________________________________________211
Bab 14 Hukum Islam tentang Binatang _________________________221
A. Binatang yang Dihalalkan __________________________223
B. Binatang yang Diharamkan _________________________225
C. Mudarat Binatang yang Diharamkan _________________229
Bab 15 Sejarah Ilmu Pengetahuan Islam ________________________235
A. Sejarah Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan Islam_________237
B. Sejarah Pertumbuhan Ilmu Agama Islam ______________249
Daftar Pustaka ________________________________________________269
Indeks________________________________________________________270
1 11 11
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam. Membaca Al-Qur’an bernilai
ibadah. Rasulullah saw. bersabda yang artinya, ”Perumpamaan orang
mukmin yang suka membaca Al-Qur’an adalah seperti utrujah, yakni
harum baunya dan enak rasanya. Untuk menjadi seperti utrujah, kalian
harus mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah
ilmu tajwid.
Hukum Bacaan
Qalqalah dan Ra
Bab
1
Sumber: Tematis Ensiklopedi Al-Qur’an
2 22 22
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Peta Konsep
Hukum Bacaan
Qalqalah dan Ra
Qalqalah
Ra
Qalqalah Sugra
Qalqalah Kubra
Ra Tarqiq
Ra Tafkhim
Jawazul Wajhaim
3 33 33
Pendidikan Agama Islam SMP 2
A. Qalqalah
Qalqalah menurut bahasa berarti memantul atau getaran suara. Menurut
ilmu tajwid, qalqalah adalah membunyikan huruf-huruf tertentu pada kalimat
dengan suara memantul dari makhraj huruf tertentu, baik karena terdapat
harakat sukun asli maupun fathah, dammah, atau kasrah, tetapi disukunkan
karena tanda waqaf (berhenti).
Adapun huruf hijaiyah yang termasuk dalam huruf qalqalah ada lima,
yaitu , , , , dan atau sering disebut . Kelima
huruf tersebut mempunyai sifat yang berbeda dalam hal pelafalan. Untuk
huruf qaf ( ) dan ta ( ), bunyi pantulannya adalah mengandung suara o.
Untuk huruf ba ( ), jim ( ), dan dal ( ), bunyi pantulannya mengandung
suara e.
Qalqalah dibagi menjadi dua macam, yaitu qalqalah sugra dan kubra.
1. Qalqalah Sugra ( )
Qalqalah sugra adalah qalqalah yang terjadi karena ada huruf
qalqalah yang berharakat sukun asli dan berada di tengah kata. Qalqalah
berarti memantulkan bunyi huruf, sedangkan sugra berarti kecil. Cara
membaca qalqalah sugra adalah dengan pantulan yang tidak kuat
(lemah).
Contoh:
a. Qalqalah sugra
dibaca ib-rahima
dibaca yaj-‘aluna
dibaca mud-khala
dibaca at-‘amahum
dibaca khalaq-nakum
4 44 44
Pendidikan Agama Islam SMP 2
b. Qalqalah sugra dalam ayat Al-Qur’an
2. Qalqalah Kubra ( )
Qalqalah kubra adalah qalqalah yang terjadi karena adanya huruf
qalqalah yang berharakat sukun asli pada akhir kata atau berharakat
hidup, tetapi terdapat tanda waqaf. Kubra berarti besar. Qalqalah kubra
berarti memantulkan bunyi huruf qalqalah tersebut dengan suara pantulan
yang kuat seakan-akan diakhiri dengan suara hamzah sukun ( ).
Contoh:
a. Qalqalah kubra
dibaca bilhaqq’
dibaca muhit’
dibaca lasyahid’
dibaca alburuj’
dibaca alhisab’
5 55 55
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Bacalah surah al-’Adiyat, kemudian carilah bacaan qalqalah yang ada
serta kelompokkan ke dalam qalqalah sugra dan kubra!
B. Hukum Bacaan Ra ( )
Dalam membaca huruf ra ( ), ada tiga cara, yaitu tarqiq ( ),
tafkhim ( ), dan Jawazul wajhain ( )
1. Ra Tarqiq
Huruf ra ( ) dibaca tarqiq (tipis) apabila berada pada empat
keadaan.
a. Ra yang berharakat kasrah
b. Qalqalah kubra dalam ayat Al-Qur’an
6 66 66
Pendidikan Agama Islam SMP 2
b. Ra yang berharakat sukun yang didahului huruf berharakat kasrah,
sedangkan huruf berikutnya bukan huruf isti’la’ ( ). Huruf
isti’la ada tujuh, yaitu , , , , , dan
Contoh:
c. Ra yang diwaqafkan dan huruf sebelumnya berharakat kasrah.
Contoh:
7 77 77
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Ra yang diwaqafkan dan didahului huruf yang berharakat sukun juga
dibaca tarqiq (tipis).
Contoh:
d. Ra yang didahului huruf ya sukun ( )
Contoh:
2. Ra Tafkhim
Ra dibaca tafkhim (tebal) apabila berada dalam empat keadaan,
sebagai berikut.
a. Ra berharakat fathah, dammah, atau berada di awal kata.
Contoh:
8 88 88
Pendidikan Agama Islam SMP 2
b. Ra berharakat sukun , sedangkan huruf sebelumnya berharakat fathah
atau dammah.
Contoh:
c. Ra yang diwaqafkan dan huruf sebelumnya berharakat atau dammah,
dapat juga di antara ra yang diwaqafkan dan huruf berharakat fathah
atau dammah berharakat sukun.
Contoh:
d. Ra yang diwaqafkan dan didahului huruf alif atau wawu sukun
Contoh:
9 99 99
Pendidikan Agama Islam SMP 2
3. Jawazul Wajhain
Jawazul wajhain berarti dua wajah. Artinya, ra boleh dibaca dengan
tarqiq (tipis) atau tafkhim (tebal). Ra sebagai jawazul wajhain apabila
berharakat sukun, sedangkan huruf sebelumnya berharakat kasrah dan
sesudahnya terdapat huruf isti’la’.
Contoh:
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Bacalah Al-Qur’an Surah Alam Nasyrah! Kemudian, tunjukkan bacaan
ra yang terdapat di dalamnya dan kelompokkan menurut tarqiq dan
tafkhim!
Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman
5 Qalqalah adalah membunyikan huruf-huruf tertentu dengan suara
memantul dari makhraj huruf tertentu, baik karena terdapat harakat
sukun asli maupun fathah, dammah, atau kasrah, tetapi disukunkan
karena tanda waqaf (berhenti).
Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah
Membaca Al-Qur’an merupakan suatu ibadah yang bernilai tinggi.
Rasulullah saw. pernah bersabda bahwa orang yang suka membaca Al-
Quran dan mau mengamalkannya, jasadnya akan terpelihara dari
kehancuran sampai hari kiamat. Ajaklah keluarga kalian untuk suka menjadi
ahli Al-Qur’an agar kelak memperoleh syafaat di hari kiamat.
10 10 10 10 10
Pendidikan Agama Islam SMP 2
5 Huruf qalqalah ada lima, yaitu , , , , dan atau sering
disebut
5 Qalqalah dibagi menjadi dua, yaitu qalqalah sugra dan qalqalah kubra.
5 Hukum bacaan ra ( ) ada tiga macam, yaitu tarqiq (tipis), tafkhim
(tebal), dan jawazul wajhain (boleh tipis atau tebal)
qalqalah : memantul; getaran suara
saktah : diam
tafkhim : bacaan tebal
tarqiq : bacaan tipis
waqaf : berhenti
K KK KKam am am am amus K us K us K us K us Kecil ecil ecil ecil ecil
No. Pernyataan Ya Tidak
1. Saya sangat senang jika mendengar orang
membaca Al-Qur’an.
2. Jika saya kesulitan memahami hukum bacaan
dalam Al-Qur’an saya malu bertanya kepada
orang yang lebih tahu.
3. Dalam belajar membaca Al-Qur’an, kita tidak
perlu memerhatikan tanda qalqalah dan waqaf.
4. Saya berusaha belajar membaca Al-Qur’an
meskipun sering salah dalam melafalkannya.
5. Saya baru belajar membaca Al-Qur’an jika
acara televisi pada saat itu tidak saya sukai.
6. Orang yang suka membaca Al-Qur’an akan
mendapatkan keutamaan.
7. Membaca Al-Qur’an membuat hati tenang.
8. Al-Qur’an dapat dijadikan jimat.
9. Orang yang tidak dapat membaca Al-Qur’an
tidak akan masuk surga.
10. Kita harus membaca Al-Qur’an secara rutin
setiap hari.
P PP PPenilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sikap pp pp
11 11 11 11 11
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Latihan Latihan Latihan Latihan Latihan
A. Berilah tanda silang (×) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang
tepat!
1. Secara bahasa qalqalah berarti ....
a. membalik c. tipis
b. jelas d. tebal
2. Di bawah ini adalah kelompok huruf qalqalah adalah ....
a. c.
b. d.
3. Contoh bacaan kubra adalah ....
a. c.
b. d.
4. Jika huruf qalqalah itu mati asli di tengah, termasuk bacaan ....
a. qalqalah kubra
b qalqalah sugra
c. mendengung
d. membalik
5. Cara membaca qalqalah yang benar adalah dibaca dengan ....
a. memantul
b. mendengung
c. beralih
d. tidak membalik
6. Jumlah huruf qalqalah ada ....
a. empat
b. lima
c. enam
d. tujuh
12 12 12 12 12
Pendidikan Agama Islam SMP 2
7. Kalimat dibaca qalqalah apabila hurufnya mati karena ....
a. waqaf
b. hurufnya mati berhenti
c. hurufnya bersambung
d. asli di tengah kalimat
8. Jika huruf qalqalah mati karena wakaf, disebut ....
a. qalqalah sugra c. tarqiq
b. tafkhim d. qalqalah kubra
9.
Huruf yang termasuk huruf qalqalah pada potongan ayat di atas adalah
....
a. dal c. jim
b. alif d. Lam
10.
Cara membaca huruf ra pada kalimat tersebut adalah ....
a. tebal c. panjang
b. tipis d. mendengung
11.
Cara membaca huruf ra potongan ayat tersebut adalah ....
a. qalqalah sugra c. tarqiq
b. tafkhim d. qalqalah kubra
12. Huruf ra dapat dibaca dengan ....
a. dua cara c. empat cara
b. tiga cara d. lima cara
13. Bacaan tarqiq artinya ....
a. pendek c. tebal
b. tipis d. panjang
14. Huruf ra yang berbaris kasrah harus dibaca ....
a. pendek c. tafkhim
b. tarqiq d. Panjang
15. Pada kalimat huruf ra dibaca ....
a. tipis c. panjang
b tebal d. mendengung
13 13 13 13 13
Pendidikan Agama Islam SMP 2
B. Isilah soal di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Qalqalah sugra berarti ....
2. Qalqalah kubra berarti ....
3. Huruf qalqalah, yaitu ...
4. Huruf dal sukun di tengah disebut qalqalah ...
5. Huruf ba’ berbaris dammah bila diwakafkan termasuk qalqalah
6. Huruf ra berbaris kasrah harus dibaca ....
7. Menurut bahasa, qalqalah berrti ....
8. Dalam ilmu tajwid, wakaf berarti ....
9. Huruf ra dapat dibaca tafkhim apabila berbaris fathah dan ....
10. Kata tafkhim berarti ....
C. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat!
1. Jelaskan pengertian ilmu tajwid!
2. Sebutkan huruf qalqalah!
3. Jelaskan perbedaan qalqalah kubra dan qalqalah sugra!
4. Apalah arti bacaan tarqiq?
5. Bagaimana cara membaca huruf ra berbaris dammah dan fathah?
14 14 14 14 14
Pendidikan Agama Islam SMP 2
T TT TTug ug ug ug ugas P as P as P as P as Por or or or ortof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
Tulislah surah al-Baqarah 285 - 286 lengkap dengan tanda waqaf yang ada dan
tuliskan juga artinya!
Lafal
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
Arti
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
15 15 15 15 15
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Allah telah menurunkan kitab-kitab kepada rasul-Nya untuk dipercaya
sepenuh hati bahwa kitab-kitab itu adalah firman Allah. Kitab-kitab itu
diturunkan Allah kepada para rasul-Nya agar disampaikan kepada
manusia sebagai pedoman hidup.
Iman kepada
Kitab-Kitab Allah
2
Bab
Sumber: Tematis Ensiklopedi Al-Qur’an
16 16 16 16 16
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Peta Konsep
Iman Kepada Kitab-Kitab Allah
Hakikat Iman
kepada
Kitab-Kitab Allah
Nama
Kitab-Kitab Allah
Mencintai
Al-Qur’an sebagai
Kitab Allah
Pengertian Iman
kepada Kitab-Kitab
Allah swt.
Perbedaan Antara
Kitab dan Suhuf
Pengertian Iman
kepada Kitab-Kitab
Allah swt.
Perbedaan Antara
Kitab dan Suhuf
Fungsi Al-Qur’an
Diturunkan
Kandungan
Al-Qur’an
Keistimewaan
Al-Qur’an
Al-Qur’an sebagai
Pedoman Hidup
Kewajiban Beriman
kepada Al-Qur’an
Manfaat orang yang
berpedoman Al-Qur’an
Siap dan Perilaku
Orang yang
Berpedoman
Al-Qur’an
17 17 17 17 17
Pendidikan Agama Islam SMP 2
A. Hakikat Iman kepada Kitab-Kitab Allah swt.
1. Pengertian Iman kepada Kitab-Kitab Allah swt.
Pernyataan iman seseorang kepada Allah swt. yang tidak diikuti
dengan keyakinan adanya kitab-kitab suci-Nya hanyalah omong kosong.
Kitab-kitab Allah swt. adalah himpunan wahyu yang diturunkan kepada
para rasul-Nya untuk disampaikan kepada manusia sebagai pedoman
hidup.
Iman kepada kitab-kitab Allah merupakan rukun iman yang ketiga.
Kitab-kitab Allah swt. yang dimaksud adalah sebagai berikut.
a. Kitab Taurat diwahyukan kepada Nabi Musa a.s.
b. Kitab Zabur diwahyukan kepada Nabi Daud a.s.
c. Kitab Injil diwahyukan kepada Nabi Isa a.s.
d. Kitab Al-Qur’an diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw.
Setiap muslim wajib beriman kepada keempat kitab suci tersebut
tanpa membeda-bedakan antara yang satu dan yang lain. Pengingkaran
terhadap salah satu kitab berarti pengingkaran terhadap semuanya.
Iman kepada kitab-kitab Allah swt. meliputi tiga perkara pokok, yaitu
a. meyakini bahwa Allah swt. memiliki beberapa kitab suci yang
diwahyukan kepada rasul-Nya untuk dijadikan pedoman hidup
manusia;
Gambar: Al-Qur’an kitab suci yang selalu dipelajari umat Islam
Sumber: acehkita.com
18 18 18 18 18
Pendidikan Agama Islam SMP 2
b. meyakini kebenaran ajaran yang ada di dalamnya secara mutlak
tanpa keragu-raguan sedikit pun;
c. mengamalkan ajaran-ajaran yang ada di dalamnya dalam kehidupan
sehari-hari, baik sebagai individu, anggota keluarga, maupun anggota
masyarakat.
Perbedaan beriman kepada kitab-kitab suci sebelum Al-Qur’an
dengan kitab suci Al-Qur’an adalah sebagai berikut.
a. Beriman kepada kitab suci sebelum Al-Qur’an cukup meyakini
keberadaan kitab suci tersebut dan tidak wajib mengamalkan
petunjuk-petunjuk yang ada di dalamnya.
b. Beriman kepada kitab suci Al-Qur’an dengan cara meyakini
keberadaannya, meyakini kebenaran petunjuknya, dan meng-
amalkan petunjuk-petunjuk tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Allah swt. berfirman sebagai berikut.
Wal-la©³na yu’minμna bim± unzila ilaika wa m± unzila min qablik(a),
wabil-±khirati hum yμqinμn(a).
Artinya: Dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur’an) yang diturunkan
kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum
engkau dan mereka yakin akan adanya akhirat. (Q.S. Al-Baqarah/2: 4)
2. Perbedaan antara Kitab dan Suhuf
Kitab adalah kumpulan firman Allah swt. yang diwahyukan kepada
rasul-Nya. Wahyu itu dicatat dalam lembaran-lembaran kertas. Kumpulan
lembaran-lembaran yang sudah berwujud buku itu lazimnya disebut
sebagai kitab.
Kitab yang diturunkan Allah swt. ada empat, yaitu Taurat, Zabur,
Injil, dan Al-Qur’an. Kitab-kitab itu memiliki kesamaan dan perbedaan.
Persamaannya ialah semua kitab itu mengajarkan keesaan Allah swt.
sehingga agama-agama sebelum Islam lahir dikenal dengan sebutan
agama tauhid, yakni agama yang mengajarkan tentang keesaan Allah
swt. Perbedaannya terletak pada sifatnya. Kitab-kitab sebelum Al-Qur’an
bersifat lokal dan ajaran-ajarannya sederhana, sedangkan Al-Qur’an
bersifat universal dan abadi sepanjang masa serta lebih luas ajarannya.
Adapun yang dimaksud suhuf adalah lembaran-lembaran yang berisi
kumpulan wahyu Allah swt. yang diberikan kepada rasul-Nya untuk
disampaikan kepada umat manusia.
19 19 19 19 19
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Dengan demikian, jika kita bandingkan dengan kitab, suhuf relatif
lebih sedikit daripada kitab. Beberapa suhuf dikumpulkan sehingga
menjadi sebuah kitab.
Allah swt. berfirman sebagai berikut.
Inna h±©± lafi¡-¡u¥ufil-μl±. ¢u¥ufi ibr±h³ma wa mμs±.
Artinya: Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab yang terdahulu,
(yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa. (Q.S. Al-A‘la/87: 18-19)
B. Nama Kitab-Kitab Allah dan Rasul Penerimanya
1. Kitab Allah swt.
a. Kitab Suci Taurat
Taurat dalam bahasa Ibrani, Thora, artinya kitab suci yang
diturunkan Allah swt. kepada Nabi Musa a.s. untuk Bani Israil. Hal
itu dinyatakan dalam firman Allah swt. sebagai berikut.
Wa ±tain± mμsal-kit±ba wa ja‘aln±hu hudal liban³ isr±’³la all±
tattakhi©μ min dμn³ wak³l±(n).
Artinya: Dan Kami berikan kepada Musa, Kitab (Taurat) dan Kami
jadikannya petunjuk bagi Bani Israil, (dengan firmannya)“Janganlah
kamu mengambil (pelindung) selain Aku. (Q.S. Al-Isra’/17: 2)
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Sebutkan fungsi Al-Qur’an terhadap kitab-kitab sebelumnya!
2. Jelaskan perbedaan antara kitab dan suhuf!
20 20 20 20 20
Pendidikan Agama Islam SMP 2
b. Kitab Suci Zabur
Zabur adalah nama kitab suci yang diberikan kepada Nabi Daud
a.s. Zabur berasal dari kata zabara - yazburu - zabur, yang berarti
menulis.
Zabur disebut juga dalam bahasa Arab dengan mazmur dan
jamaknya mazamir. Allah swt. berfirman sebagai berikut.
Wa laqad ±tain± d±wμda minn± fa«l±(n), y± jib±lu awwib³ ma‘ahμ
wa¯-¯air(a), wa alann± lahul-¥ad³d(a).
Artinya: Dan sungguh, telah Kami berikan kepada Daud karunia
dari Kami. (Kami berfirman), ”Wahai gunung-gunung dan burung-
burung! Bertasbihlah berulang-ulang kepada Daud, dan Kami telah
melunakkan besi untuknya.” (Q.S. Saba’/34: 10)
c. Kitab Suci Injil
Injil adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Isa a.s. Kitab ini
pada intinya berisi ajakan kepada umat Nabi Isa a.s. untuk hidup
menjauhi kerakusan dan ketamakan duniawi. Hal itu dimaksudkan
untuk meluruskan pandangan orang-orang Yahudi yang bersifat
materialistis (mementingkan kehidupan dunia).
Kitab Injil yang ada sekarang berbeda dengan Injil asli yang
diturunkan Allah swt. kepada Nabi Isa a.s. Dalam bentuknya yang
sekarang ada sejumlah pengikut Nabi Isa a.s. yang memasukkan
karangannya ke dalam kitab Injil dan menghapus hukum-hukum yang
tertera dalam kitab Taurat yang tidak sesuai pada zaman itu.
Allah berfirman sebagai berikut (Q.S. Al-M
-
aidah/5:44) beserta
artinya.
21 21 21 21 21
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Inn± anzalnat-taur±ta f³h± hudaw wa nμr(un), ya¥kumu bihan-
nabiyyμnal-la©³na aslamμ lil-la©³na h±dμ war-rabb±niyyμna wal-a¥b±ru
bimastu¥fi§μ min kit±bill±hi wa k±nμ ‘alaihi syuhad±’(a), fal±
takhsyawun-n±sa wakhsyauni wa l± tasytarμ bi’±y±t³ £amanan qal³l±(n),
wa mal lam ya¥kum bim± anzalall±hu fa ul±’ika humul-k±firμn(a).
Artinya: Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab Taurat di
dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang
dengan kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-
nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim
mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka
diperintahkan memelihara Kitab-Kitab Allah dan mereka menjadi
saksi terhadapnya. karena itu janganlah kamu takut kepada manusia,
(tetapi) takutlah kepada-Ku. dan janganlah kamu menukar ayat-
ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak
memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu
adalah orang-orang yang kafir.
d. Kitab Al-Qur’an
Kitab Al-Qur’an diberikan kepada Nabi Muhammad saw.,
berbahasa Arab berisi secara global tentang iman, Islam dan ihsan
serta bermacam-macam hukum dan meluruskan terhasap kitab-kitab
sebelumnya. Kitab Al-Qur’an adalah untuk seluruh umat manusia,
bahkan sebagai rahmat bagi alam semesta.
Firman Allah:
Wa m± arsaln±ka ill± k±ffatal lin-n±si basy³raw wa na©³raw wa l±kinna
ak£aran-n±si l± ya‘lamμn(a).
Artinya: “Dan Kami tidak mengutus kamu (Muhammad) melainkan
kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira
dan pemberi peringatan tetapi kebanyakan manusia tiada
mengetahui.” (Q.S. Saba/34:28)
Di ayat lain Allah berfirman:
Wa m± arsaln±ka ill± ra¥matal lil-‘±lam³n(a).
22 22 22 22 22
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Sebutkan firman Allah dalam Al-Qur’an yang berhubungan dengan
Taurat dan Zabur.
Artinya: “dan tidaklah Kami mengutus kamu, melainkan untuk
menjadi rahmat bagi semesta alam.” (Q.S. Al-Anbiya/21:107)
Rahmat yang ditimbulkan oleh kerasulan Nabi Muhammad saw.
tidak hanya meliputi alam semesta, tetapi meliputi pula jin dan
malaikat. Alam semesta itu tidak hanya sebatas pada bumi ini saja,
tetapi juga meliputi planet lain.
Dari keterangan dan uraian di atas dapatlah diketahui bahwa
kitab-kitab sebelum Al-Qur’an dan hanya untuk kaum tertentu dan
pada masa tertentu, yaitu untuk kaum dan masa nabi-nabi yang
diturunkan kepada Nabi Muhammad saw adalah untuk seluruh
manusia dan sepanjang masa.
2. Sikap dan Perilaku Orang yang Beriman kepada Kitab-Kitab Allah swt
Sikap dan perilaku orang yang beriman kepada kitab-kitab Allah
swt. yang diturunkan kepada Nabi Musa a.s., Nabi Daud as, dan Nabi
Isa a.s. adalah sebagai berikut:
a. memercayai adanya kitab-kitab tersebut sebagai wahyu Allah swt. yang
disampaikan kepada Nabi Musa a.s., Nabi Daud a.s., dan Nabi Isa a.s;
b. meyakini kebenaran petunjuk yang ada di dalamnya (khususnya kitab
Taurat, kitab Zabur, dan kitab Injil yang asli);
c. memiliki rasa hormat kepada kitab-kitab tersebut serta tidak
meremehkannya;
d. menghormati para rasul penerima kitab-kitab tersebut;
e. merasa tidak rela apabila ada pihak-pihak lain yang meremehkan
kitab-kitab tersebut (terutama yang asli), sebagaimana kita tidak rela
apabila kitab suci Al-Qur’an diremehkan orang.
C. Mencintai Al-Qur’an sebagai Kitab Allah
Selain kitab Taurat, kitab Allah ang wajib kit aimani adalah Al-Qur’an.
Menurut bahasa, Al-Qur’an berarti bacaan. Adapun menurut istilah, Al-Qur’an
adalah firman Allah swt. yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw.
sebagai nabi terakhir. Dinamakan Al-Qur’an karena merupakan kitab suci
yang wajib dibaca, dipelajari, dan merupakan ajaran-ajaran wahyu terbaik.
23 23 23 23 23
Pendidikan Agama Islam SMP 2
1. Fungsi Al-Qur’an Diturunkan
Kitab suci yang diturunkan oleh Allah swt. kepada rasul-rasul-Nya
berfungsi sebagai petunjuk atau pedoman hidup manusia. Kehidupan
manusia di dunia ini mengalami perkembangan dari kehidupan yang
sederhana menjadi lebih maju atau modern. Oleh sebab itu, Allah swt.
tidak hanya menurunkan satu kitab suci.
Pada waktu pemikiran manusia masih sederhana, Allah swt.
menurunkan kitab suci yang sederhana agar manusia dapat mengikuti
petunjuk-petunjuk yang ada di dalam kitab suci tersebut. Setelah
pemikiran manusia berkembang pesat, Allah swt. menurunkan kitab suci
yang sempurna.
Kedudukan Al-Qur’an dengan kitab-kitab suci yang lain sebagai
penyempurna. Ajaran yang terdapat dalam kitab suci terdahulu bersifat
sederhana dan disempurnakan oleh kitab suci Al-Qur’an.
Allah swt. berfirman sebagai berikut.
Wa anzaln± ilaikal-kit±ba bil-¥aqqi mu¡addiqal lim± baina yadaihi minal-
kit±bi wa muhaiminan ‘alaihi
Artinya: Dan Kami telah menurunkan kitab (Al-Qur’an) kepadamu
(muhammad) menjaganya dengan membawa kebenaran, yang mem-
benarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya, dan batu ujian
terhadap kitab-kitab yang lain itu(Q.S. Al-Ma’idah/5: 48)
Ayat di atas menjelaskan bahwa kedudukan Al-Qur’an terhadap
kitab-kitab yang lain adalah sebagai berikut.
a. Al-Qur’an membenarkan isi kitab sebelumnya, yakni Taurat, Zabur,
dan Injil. Adapun yang dibenarkan ialah yang masih asli, belum
dicampuri perkataan manusia. Al-Qur’an membenarkan isi kitab-
kitab sebelumnya karena inti ajaran dalam kitab-kitab tersebut sama
dengan inti ajaran yang ada dalam Al-Qur’an, yakni mengesakan
Allah swt.
b. Al-Qur’an menjadi batu ujian. Maksudnya, apabila petunjuk yang
ada di dalam kitab-kitab yang terdahulu sesuai dengan Al-Qur’an,
petunjuk tersebut adalah benar. Sebaliknya, apabila petunjuk yang
terdapat dalam kitab terdahulu tidak sesuai dengan Al-Qur’an. Hal
itu berarti salah.
24 24 24 24 24
Pendidikan Agama Islam SMP 2
2. Kandungan Al-Qur’an
Ajaran yang terkandung di dalam Al-Qur’an secara garis besar,
antara lain sebagai berikut.
a. Akidah, yakni mengajarkan kepercayaan terhadap Allah swt.
malaikat-malaikat, kitab-kitab, rasul-rasul, hari akhir, dan takdir.
Keenam perkara ini disebut rukun iman atau pokok-pokok
kepercayaan. Di samping enam pokok kepercayaan tersebut,
diajarkan pula kepercayaan akan hal-hal gaib, seperti jin, setan,
alam akhirat, surga, dan neraka.
b. Ibadah, yakni mengajarkan tentang cara-cara beribadah kepada
Allah swt.
c. Muamalah, yakni mengajarkan hubungan antarmanusia, baik dalam
keluarga, tetangga, maupun masyarakat.
d. Akhlakul karimah, yakni mengajarkan tentang budi pekerti yang
mulia, baik dengan anggota keluarga dan masyarakat secara luas
maupun dengan Allah swt. sebagai penciptanya.
e. Tarikh, yakni menceritakan sejarah umat terdahulu untuk diambil
pelajaran bagi umat sesudahnya.
f. Syariat, yakni mengajarkan tentang peraturan perundang-undangan
secara menyeluruh yang berkaitan dengan ibadah, akidah, dan
muamalah.
Dari penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa lebih dari
60% ayat-ayat Al-Qur’an membicarakan alam semesta, sedangkan 40%
lainnya membicarakan tentang akidah, ibadah, dan hukum. Hal itu yang
menyebabkan Al-Qur’an sesuai dengan kehidupan manusia di zaman
modern, seperti sekarang. Ayat-ayat Al-Qur’an yang mengajak manusia
untuk belajar dan memikirkan alam semesta, misalnya terungkap dalam
lafal-lafal sebagai berikut.
a.
la’±y±til liqaumiy yasma‘μn(a).
Artinya: (adalah tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang mau
mendengarkannya)(Q.S. Yunus/10:67)
b.
25 25 25 25 25
Pendidikan Agama Islam SMP 2
la’±y±til liqaumiy yatafakkarμn(a).
Artinya: (adalah tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang mau
berpikir) (Q.S. Ar-Ra’d/13:3)
3. Keistimewaan Al-Qur’an
Keistimewaan kitab suci Al-Qur’an dibandingkan dengan kitab suci
yang lain adalah sebagai berikut.
a. Keaslian Al-Qur’an
Selama empat belas abad lebih, kitab suci Al-Qur’an tidak
mengalami perubahan sedikit pun, baik tulisan maupun isi
kandungannya. Keadaan seperti itu terus berlangsung sampai akhir
kehidupan dunia ini. Keaslian Al-Qur’an seperti itu diakui oleh para
sejarawan, baik muslim maupun nonmuslim.
Keaslian Al-Qur’an telah ditegaskan oleh Allah swt. dalam firman-
Nya sebagai berikut.
Inn± na¥nu nazzalna©-©ikra wa inn± lahμ la¥±fi§μn(a).
Artinya: Sesungguhnya, Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan
pasti Kami (pula) yang memeliharanya. (Q.S. Al-Hijr/15: 9)
b. Isi Al-Qur’an
Kelebihan ajaran Al-Qur’an dibanding dengan kitab suci yang
lain antara lain sebagai berikut.
1) Dalam bidang ibadah, Al-Qur’an, antara lain menjelaskan salat,
zakat, puasa, dan haji. Keempat macam ibadah tersebut
dinamakan ibadah mahdah, yakni ibadah yang sudah ada
aturannya secara rinci dalam agama.
2) Dalam bidang akidah, Al-Qur’an telah menegaskan bahwa satu-
satunya sembahan manusia yang hak adalah Allah swt.
Pengakuan adanya sembahan selain Allah swt. dinyatakan syirik
dan merupakan dosa terbesar di dalam Islam.
Allah swt. berfirman sebagai berikut.
26 26 26 26 26
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Qul huwall±hu a¥ad(un). All±hu¡-¡amad(u). Lam yalid wa lam
yμlad. Wa lam yakul lahμ kufuwan a¥ad(un).
Artinya: Katakanlah (Muhammad), ”Dialah Allah, Yang Maha
Esa, Allah tempat meminta segala sesuatu, Allah tidak beranak
dan tidak pula diperanakkan. Dan dan tidak ada sesuatu yang
setara dengan Dia.” (Q.S. Al-Ikhl
-
a
.
s/112: 1-4)
3) Dalam bidang muamalah, Al-Qur’an menegaskan bahwa gotong
royong yang dibenarkan dalam Islam adalah gotong royong
dalam hal kebaikan dan ketakwaan, bukan dalam hal dosa dan
permusuhan.
Allah swt. berfirman sebagai berikut.
wa ta‘±wanμ ‘alal-birri wat-taqw±, wa l± ta‘±wanμ ‘alal-i£mi
wal-‘udw±n(i),
Artinya: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam hal kebaikan
dan ketakwaan dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan
pelanggaran. (Q.S. Al-M
-
a’idah/5: 2)
4) Dalam bidang akhlakul karimah, Al-Qur’an memberi bimbingan
kepada manusia agar memiliki akhlakul karimah. Al-Qur’an
menjelaskan bahwa akhlakul karimah meliputi hubungan
dengan sesama manusia, dengan Allah swt. sebagai pencipta.
5) Dalam bidang hukum, Al-Qur’an mengakui dan menghargai hak
setiap manusia. Hak seseorang dapat diperoleh apabila hukum
ditegakkan. Al-Qur’an telah menetapkan beberapa jenis
hukuman, baik yang ringan maupun yang berat. Hukuman yang
ringan berupa sanksi hukuman kejiwaan, misalnya tidak boleh
menjadi saksi dalam suatu urusan. Adapun hukuman yang
terberat ialah hukuman mati, baik dirajam maupun dipenggal
kepalanya.
c. Susunan Bahasa
Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab, tetapi sangat berbeda
dengan bahasa Arab pada umumnya. Bangsa Arab terkenal memiliki
kemampuan bersyair sejak zaman dahulu. Mereka sering
mengadakan lomba membaca syair di Pasar Ukaz. Meskipun
27 27 27 27 27
Pendidikan Agama Islam SMP 2
demikian, tidak satu pun penyair yang mampu menandingi bahasa
Al-Qur’an. Setiap kali orang kafir Quraisy mengutus pemuda yang
ahli bersyair untuk berdialog dengan Rasulullah saw. pasti mengalami
kegagalan. Bahkan, mereka merasa kagum. Bahasa Al-Qur’an
mempunyai nilai sastra yang tinggi sehingga Nabi Muhammad saw.
sendiri tidak sanggup untuk menandinginya. Keindahan gaya bahasa
Al-Qur’an hanya dapat dirasakan oleh orang yang paham terhadap
sastra Arab.
Pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq, muncul
beberapa orang murtad dan mengaku sebagai nabi. Mereka mencoba
membuat tandingan terhadap Al-Qur’an, tetapi tandingan yang
mereka buat tidak ada nilainya sama sekali.
Allah swt. berfirman sebagai berikut.
Wa in kuntum f³ raibim mimm± nazzaln± ‘al± ‘abdin± fa’tμ bisμratim
mim mi£lih(³), wad‘μ syuhad±’akum min dμnill±hi in kuntum
¡±diq³n(a). Fa’illam taf‘alμ wa lan taf‘alμ fattaqun-n±ral-lat³
waqμduhan-n±su wal-¥ij±rah(tu), u‘iddat lil-k±fir³n(a).
Artinya: Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Qur’an
yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu
surat (saja) yang semisal Al-Qur’an itu, dan ajaklah penolong-
penolongmu selain Allah , jika kamu memang orang-orang yang benar.
Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan
dapat membuat(nya) , peliharalah dirimu dari neraka yang bahan
bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.
(Q.S. Al-Baqarah/2: 23–24)
d. Misi yang Diemban
Kitab-kitab suci sebelum Al-Qur’an berlaku untuk waktu sementara
dan hanya untuk umat tertentu. Al-Qur’an berlaku untuk waktu
28 28 28 28 28
Pendidikan Agama Islam SMP 2
selama-lamanya dan untuk seluruh manusia. Oleh sebab itu, kitab-
kitab suci sebelum Al-Qur’an dikatakan temporer dan lokal,
sedangkan Al-Qur’an dikatakan abadi dan universal.
Kitab Zabur yang diwahyukan kepada Nabi Daud a.s. hanya
berlaku untuk umatnya dan berlaku hanya pada waktu itu. Kitab
Taurat yang diwahyukan kepada Nabi Musa a.s. hanya berlaku untuk
kaum Bani Israil pada saat itu. Demikian juga, kitab Injil yang
diwahyukan kepada Nabi Isa a.s. hanya untuk umatnya pada waktu
itu.
Adapun bukti yang menunjukkan bahwa Al-Qur’an berlaku untuk
seluruh manusia adalah firman Allah swt. berikut.
Wa m± arsaln±ka ill± k±ffatal lin-n±si basy³raw wa na©³raw wa l±kinna
ak£aran-n±si l± ya‘lamμn(a).
Artinya: Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat
manusia seluruhnya, sebagai pembawa kabar gembira dan sebagai
pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
(Q.S. Saba’/34: 28)
4. Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup
Allah swt. menciptakan manusia di bumi ini dengan tujuan yang
jelas, yakni sebagai khalifah di bumi. Agar manusia dapat melaksanakan
tugasnya sebagai pengatur bumi, Allah swt. memberi bekal berupa pikiran
dan perasaan. Akan tetapi, pikiran dan perasaan saja tidaklah cukup.
Banyak orang yang pandai, tetapi kepandaiannya untuk mengalahkan
pihak lain demi tercapainya keinginan sendiri. Banyak orang yang
bertindak atau mengambil kebijakan berdasarkan perasaannya sendiri
yang justru berakibat buruk. Oleh sebab itu, Allah swt. memberi petunjuk
hidup berupa Al-Qur’an yang di dalamnya berisi berbagai peraturan,
ancaman, dan kabar gembira.
Al-Qur’an adalah satu-satunya kitab suci agama samawi yang
terjamin keasliannya, baik tulisan maupun isinya. Ribuan umat Islam di
dunia ini sanggup menghafalnya secara tuntas. Tidak ada satu kitab pun
di dunia ini yang dapat dihafalkan manusia secara tuntas, kecuali
Al-Qur’an.
29 29 29 29 29
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Allah swt. berfirman sebagai berikut.
Inn± na¥nu nazzalna©-©ikra wa inn± lahμ la¥±fi§μn(a).
Artinya: Sungguh, Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan pasti Kami
(pula) yang memeliharanya. (Q.S. Al-
.
Hijr/15: 9)
Allah swt. menjaga keaslian Al-Qur’an dengan cara menakdirkan
sebagian hamba-Nya mampu menghafal Al-Qur’an dengan ketulusan
hati tanpa mengharapkan imbalan dan penghargaan dari sesama
manusia. Hanya dengan mengharap rida Allah swt. mereka menyisihkan
sebagian umurnya untuk menghafal Al-Qur’an sebagai pedoman
hidupnya.
5. Kewajiban Beriman kepada Al-Qur’an
Setiap orang Islam wajib beriman kepada Al-Qur’an sebagai kitab
sucinya. Allah swt. berfirman sebagai berikut.
Y± ayyuhal-la©³na ±manμ ±minμ bill±hi wa rasμlih³ wal-kit±bil-la©³ nazzala
‘al± rasμlih³ wal-kit±bil-la©³ anzala min qabl(u),
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada
Allah dan Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al-Qur’an) yang
diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya.
(Q.S. An-Nis
-
a’/4: 136)
Setiap orang mukmin wajib menjaga keimanannya terhadap Al-
Qur’an karena tidak ada kitab lain setelah Al-Qur’an.
Beriman kepada Al-Qur’an meliputi tiga hal, yaitu
a. meyakini keberadaan Al-Qur’an sebagai firman Allah swt. yang
diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.;
b. meyakini kebenaran ajarannya sebagai pedoman hidup manusia;
c. mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, setiap mukmin diwajibkan untuk beriman kepada kitab-
kitab sebelum Al-Qur’an dengan cara sebagai berikut:
30 30 30 30 30
Pendidikan Agama Islam SMP 2
a. cukup meyakini keberadaan kitab suci tersebut dan tidak wajib
mengamalkan ajaran yang ada di dalamnya;
b. meyakini kebenaran ajarannya sebagai pedoman hidup manusia.
Orang yang tidak beriman kepada Al-Qur’an dan kitab-kitab
sebelumnya dinyatakan telah tersesat hidupnya dari petunjuk yang benar.
Orang-orang seperti itu kelak akan dimasukkan Allah swt. ke dalam
neraka.
6. Manfaat Orang yang Berpedoman Al-Qur’an
Orang yang berpedoman pada Al-Qur’an berarti telah memperoleh
petunjuk dari Allah swt.dan akan memperoleh manfaat dalam kehidupan
sehari-hari. Adapun manfaat orang yang berpedoman pada Al-Qur’an,
antara lain
a. mempunyai pegangan hidup yang jelas sehingga hati tidak bimbang
dan ragu serta tidak mudah terpengaruh lingkungan yang
menyesatkan;
b. memperoleh petunjuk tentang tujuan hidup yang benar, yakni
menghambakan diri kepada Allah swt.;
c. tenang dalam menghadapi persoalan hidup karena yakin bahwa
semua yang terjadi di dunia ini sebagai ujian dari Allah swt.
8. Sikap dan Perilaku Orang yang Berpedoman Al-Qur’an
Wujud sikap dan perilaku orang yang berpedoman Al-Qur’an, antara
lain
a. mempunyai kemantapan hati terhadap kebenaran Al-Qur’an sebagai
pedoman hidup bagi manusia;
b. memiliki rasa cinta atau senang terhadap Al-Qur’an;
c. gemar membaca Al-Qur’an secara rutin setiap hari walaupun hanya
satu atau dua rukuk atau beberapa surah yang pendek;
d. tidak rela apabila ada orang yang mencoba meremehkan Al-Qur’an
dan berusaha untuk memperingatkannya;
e. rajin menghadiri pengajian yang ada di lingkungan sekitar, terutama
pengajian yang membahas ayat-ayat Al-Qur’an;
f. berusaha untuk memiliki dan menjaga kesucian Al-Qur’an, misalnya
membiasakan diri berwudu sebelum membacanya;
g. mengumpulkan dan membakar kertas atau bahan lain bertuliskan
ayat-ayat Al-Qur’an yang sudah rusak agar tidak terinjak atau
dipergunakan untuk membungkus makanan.
31 31 31 31 31
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah
dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur’an) yang diturunkan
kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan
sebelum engkau,) dan mereka yakin akan adanya akhirat. (Q.S. Al-
Baqarah/2 : 4)
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Mengapa Al-Qur’an mempunyai kedudukan istimewa dibanding
kitab-kitab yang lain?
2. Tulislah kembali ayat yang menerangkan dalil kebenaran Al-Qur’an!
3. Pada zaman sekarang ini banyak perilaku manusia yang
menyimpang dari ajaran Al-Qur’an, mengapa bisa demikian?
4. Tulis dan salinlah ke dalam bukumu surah Al-Hijr ayat 8 dan surah
An-Nisa’ ayat 136, kemudian buatlah simpulan dengan bahasamu
sendiri!
Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman
5 Beriman kepada kitab suci Al-Qur’an berarti meyakini kebenaran
ajarannya serta menerapkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
5 Kitab suci yang diturunkan Allah swt. ada empat macam, yaitu
1. Zabur diwahyukan kepada Nabi Daud a.s.;
2. Taurat diwahyukan kepada Nabi Musa a.s.;
3. Injil diwahyukan kepada Nabi Isa a.s.;
4. Al-Qur’an diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw.
32 32 32 32 32
Pendidikan Agama Islam SMP 2
diemban : dipikul, ditanggung
global : ringkas, hanya yang pokok
kandungan : isi, yang ada di dalamnya
modern : maju, terbaru
redaksi : cara menyatakan
agama samawi : agama yang bersumber dari wahyu Allah
hidayah : petunjuk
khalifah : pemimpin negara/pengganti/pengatur bumi
K KK KKam am am am amus K us K us K us K us Kecil ecil ecil ecil ecil
5 Hikmah diturunkannya Al-Qur’an adalah untuk menuntun manusia ke jalan
yang benar agar hidup selamat di dunia dan akhirat, sedangkan fungsi
diturunkan Al-Qur’an adalah membenarkan isi kitab sebelumnya (Taurat,
Zabur, dan Injil).
5 Al-Qur’an diturunkan Allah swt. untuk menjadi pedoman hidup manusia
agar dapat melaksanakan tugasnya sebagai khalifah di bumi. Dengan Al-
Qur’an manusia dikeluarkan dari kegelapan menuju cahaya terang
benderang, yakni petunjuk Islam.
5 Al-Qur’an terjaga keasliannya sejak diturunkan sampai akhir zaman. Allah
swt. menjaga keaslian Al-Qur’an dengan menakdirkan sebagian
hambanya yang sanggup menghafal secara tuntas. Dengan keasliannya
itu, Al-Qur’an menjadi kitab suci yang derajatnya di atas kitab-kitab suci
lain.
No. Pernyataan Baik Tidak
1. Hasan adalah seorang muslim yang taat
menjalankan ajaran agama. ia bergaul dengan
kawan-kawannya secara akrab, baik yang
seagama maupun yang berbeda agama. Hasan
rajin mempelajari kitab suci Al-Qur’an. pada
suatu saat, ia membaca Surah Al-An’am ayat
P PP PPenilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sikap pp pp
33 33 33 33 33
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Latihan Latihan Latihan Latihan Latihan
A. Berilah tanda silang (u uu uu) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang
paling tepat!
1. Fungsi kitab suci bagi kehidupan manusia sebagai ....
a. wahyu dari Allah swt
b. firman dari Allah swt.
c. kebutuhan pokoknya
d. petunjuk hidupnya
2. Di antara keempat kitab suci Allah swt. kitab yang terpelihara
keasliannya sepanjang masa ialah ....
a. Injil
b. Taurat
c. Al-Qur’an
d. Zabur
3. Nabi Muhammad menerima wahyu pertama di ....
a. Padang Mahsyar c. Gua Hira
b. Padang Arafah d. Gua Sur
4. Kaum Bani Israil mengalami masa kejayaan pada masa kepemimpinan
....
a. Nabi Musa a.s.
b. Nabi Musa a.s. dan Nabi Harun a.s.
c. Nabi Daud a.s.
d. Nabi Sulaiman a.s.
108. Ayat tersebut berisi kewajiban bersikap
tenggang rasa kepada pemeluk agama lain.
Hasan tetap menghormati pemeluk agam alain
sehingga ia disenangi dalam pergaulan
2. Nauval adalah seseorang yang menganut
sebuah aliran kepercayaan dalam islam dia
meyakini sebuah kitab yang diajarkan oleh
gurunya bahwa kitab tersebut adalah kitab
samawi kelima setelah Al-Qur’an.
34 34 34 34 34
Pendidikan Agama Islam SMP 2
5. Nabi Musa a.s. menerima wahyu di ....
a. Bukit Uhud c. Bukit Marwa
b. Bukit Sianai d. Bukit Safa
6. Surah yang menjelaskan kewajiban beriman kepada kitab suci sebelum
Al-Qur’an adalah ....
a. surah Al-Baqarah ayat 2
b. surah Al-Baqarah ayat 4
c. surah Ali ‘Imran ayat 2
d. surah Ali ‘Imran ayat 4
7. Jual beli, utang piutang, dan pinjam-meminjam termasuk bidang ....
a. muamalah c. ibadah
b. syariat d. akhlakul karimah
8. Al-Qur’an menurut bahasa berarti ....
a. kesimpulan c. bacaan
b. catatan d. ringkasan
9. Di bawah ini yang merupakan salah satu nama Al-Qur’an adalah ....
a. An-Nur c. Asy-Syifa’
b. Al-Hajj d. As-Salam
10. Suatu ilmu yang menceritakan umat terdahulu untuk diambil pelajaran
umat sesudahnya adalah pengertian ....
a. syariat c. tarikh
b. ibadah d. akidah
11. Al-Qur’an merupakan sumber ajaran Islam yang ....
a. pertama c. ketiga
b. kedua d. keempat
12. Musabaqah Tilawatil Qur’an sering disebut ....
a. baca tulis Al-Qur’an
b. MTQ
c. perlombaan Al-Qur’an
d. MQ
13. Kewajiban beriman kepada Al-Qur’an dijelaskan Allah SWT dalam
Surah ....
a. Al-Ahzab ayat 21
b. An-Nisa’ ayat 136
c. Ar-Rum ayat 10
d. Ibrahim ayat 12
35 35 35 35 35
Pendidikan Agama Islam SMP 2
14. Al-Qur’an merupakan cahaya yang menerangi kehidupan ... bagi
mereka yang berpedoman kepadanya.
a. hakiki c. sementara
b. sesaat d. di akhirat
15. Wujud sikap dan perilaku orang yang berpedoman Al-Qur’an dapat
dilakukan dengan cara membaca dan memahami ....
a. isi Al-Qur’an c. jika ada pengajian
b. jika disuruh orang tua d. jika disuruh pak guru
B. Isilah titik-titik berikut ini dengan jawaban yang tepat!
1. Selain menerima kitab dari Allah, Nabi Musa a.s. juga menerima ....
2. Bani Israil diselamatkan dari kekejaman Raja Fir’aun oleh ....
3. Kitab suci berfungsi sebagai ....
4. Kisah manusia terdahulu dalam Al-Qur’an termasuk dalam bidang ....
5. Al-Qur’an merupakan petunjuk bagi orang yang ....
6. Al-Qur’an disebut Al-Bayyinah karena ....
7. Al-Qur’an dapat dijadikan pedoman hidup dalam segala ....
8. Sumber Ajaran kedua Umat Islam adalah ....
9. Allah menjelaskan kewajiban beriman kepada Al-Qur’an dalam surah
....
10. Aturan-aturan di dalam Al-Qur’an dinyatakan dalam ....
C. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Tulislah dalil yang menjelaskan kedudukan Al-Qur’an sebagai
penyempurna kitab-kitab terdahulu!
2. Sebutkan nama-nama Al-Qur’an yang kamu ketahui!
3. Sebutkan kitab-kitab Allah sebelum Al-Qur’an dan rasul yang
menerimanya!
4. Tulislah dalil yang menyatakan bahwa Al-Qur’an terpelihara
keasliannya!
5. Sebutkan akibat baik bagi orang yang berpedoman Al-Qur’an!
36 36 36 36 36
Pendidikan Agama Islam SMP 2
T TT TTug ug ug ug ugas P as P as P as P as Por or or or ortof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
Carilah beberapa dalil yang berkaitan dengan kitab-kitab Allah swt. pada kolom
berikut!
No. No. No. No. No. Nama Surah Nama Surah Nama Surah Nama Surah Nama Surah Isi P Isi P Isi P Isi P Isi Pok ok ok ok okok ok ok ok ok A AA AAy yy yya aa aat tt tt
1. ____________________ ___________________________________
____________________ ___________________________________
2. ____________________ ___________________________________
____________________ ___________________________________
3. ____________________ ___________________________________
____________________ ___________________________________
4. ____________________ ___________________________________
____________________ ___________________________________
5. ____________________ ___________________________________
____________________ ___________________________________
37 37 37 37 37
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Nabi Muhammad saw. diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia.
Sebaik-baik orang beriman adalah yang baik akhlaknya. Demikian juga
halnya martabat manusia jatuh karena akhlaknya. Maka setiap muslim
wajib berakhlak mulia dan wajib pula menjauhi akhlak tercela. Karena
akhlak tercela dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Zuhud dan
Tawakal
3
Bab
Sumber: Tematis Ensiklopedi Al-Qur’an
38 38 38 38 38
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Peta Konsep
Zuhud dan Tawakal
Zuhud
Pengertian Zuhud
Ciri-ciri Perilaku
Zuhud
Membiasakan Diri
Berperilaku Zuhud
Tawakal
Pengertian
Manfaat Tawakal
39 39 39 39 39
Pendidikan Agama Islam SMP 2
A. Zuhud
1. Pengertian Zuhud
Zuhud berasal dari bahasa Arab zuhud yang berarti tidak ingin pada
sesuatu dengan meninggalkannya. Berdasarkan istilah tasawuf, zuhud
berarti berpaling dan meninggalkan sesuatu yang disayangi yang bersifat
materi dan kemewahan duniawi dengan mengharapkan suatu wujud yang
lebih baik dan bersifat spiritual atau kebahagiaan akhirat.
Menurut Al-Gazali, zuhud dapat dibedakan dalam tiga bagian.
a. Meninggalkan sesuatu karena menginginkan sesuatu yang lebih baik.
b. Meninggalkan keduniaan karena mengharap sesuatu yang bersifat
keakhiratan.
c. Meninggalkan segala sesuatu selain Allah swt karena mencintai-Nya.
Berdasarkan pengertian di atas, pokok persoalannya terletak pada
pandangan bahwa harta benda adalah sesuatu yang harus dihindari
karena dianggap dapat memalingkan hati dari mengingat Allah swt.
Firman Allah swt.
qul mat±‘ud-dun-y± qal³l(un), wal-±khiratu khairul limanittaq±
Artinya: Katakanlah, “Kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan akhirat
itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa (mendapat pahala turut
berperang) ...” (Q.S. An-Nis
-
a’/4: 77)
Ayat di atas menjelaskan bahwa hakikat zuhud sebenarnya adalah
menolak sesuatu dan mengharapkan yang lain. Dalam hal ini orang yang
meninggalkan kelebihan dunia dan lebih mengharapkan akhirat. Adapun
derajat zuhud yang tertinggi adalah apabila seseorang yang zahid tidak
lagi menginginkan sesuau selain kepada Allah swt.
Tentu kita akan bertanya-tanya, dapatkah manusia memisahkan diri
sama sekali dari harta dan segala bentuk kesenangan duniawi ? Bagaimana
para sahabat Nabi Muhammad saw. seperti Abu Bakar as-Shiddiq, Usman
bin Affan, dan Abdurrhman bin Auf kaya? Dengan demikian, berarti zuhud
bukan berarti semata-mata tidak mau memiliki harta benda dan tidak suka
mengenyam nikmat duniawi, tetapi zuhud sebenarnya adalah kondisi
mental yang tidak mau terpengaruh oleh harta dan kesenangan duniawi
dalam mengabdikan diri kepada Allah swt. Jadi, betapun kayanya Nabi
Sulaiman a.s. atau Usman bin Affan, mereka tetap sebagai orang zuhud
dan hidup dalam keadaan zuhud. Mereka tidak terpengaruh oleh kekayaan
itu dalam mengabdikan diri kepada Allah swt.
40 40 40 40 40
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Pengertian zuhud seperti itu sesuai dengan firman Allah swt:
Likail± ta’sau ‘al± m± f±takum wa l± tafra¥μ bim± ±t±kum, wall±hu l±
yu¥ibbu kulla mukht±lin fakhμr(in).
Artinya : (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan
berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu
jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu.
Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi
membanggakan diri. (Q.S. Al-Had
-
id/57: 23)
Oleh sebab itu, harta benda tidak dilarang untuk dimiliki, tetapi harta
tersebut tidak boleh memengaruhi seseorang dalam menghambakan diri
kepada Allah swt.
Contoh perilaku zuhud dapt kita lihat pada kehidupan seseorang
yang mempunyai harta cukup bahkan lebih namun tidak lantas hidup
mewah. Apabila ia butuh alat transportasi dan sekiranya cukup dengan
sepeda motor maka ia beli sepeda motor bukan mobil walaun uangnya
cukup atau lebih untuk membeli mobil. Begitu juga dalam kehidupan
yang lain seperti makanan dan pakaian, ia hanya membeli apa yang
dibutuhkan dan secukupnya.
Zuhud bukan berarti hidup sengsara dan kekurangan akan tetapi
hidup secukupnya dan tidak berlebihan.
2. Contoh Perilaku Zuhud
Contoh perilaku zuhud adalah sebagai berikut.
a. Orang yang berperilaku zuhud senantiasa mensyukuri setiap nikmat
yang diberikan Allah swt. meskipun sedikit.
b. Senantiasa merasa cukup meskipun harta yang dimiliki sekadar untuk
memenuhi kebutuhan primer.
c. Apabila memiliki banyak harta, maka ia tidak memikirkan harta
tersebut kecuali digunakan sebagai penunjang kesempurnaan
beribadah kepada Allah swt.
d. Hidup dengan berpenampilan sederhana, baik dari segi tempat
tinggal, pakaian, ataupun makanan.
e. Lebih mengutamakan cintanya kepada Allah swt. dibandingkan
perasaan cintanya kepada dunia.
.
41 41 41 41 41
Pendidikan Agama Islam SMP 2
3. Membiasakan Diri Beperilaku Zuhud
Untuk dapat berperilaku zuhud bukanlah hal yang mudah. Karena
sebagai manusia kita tidak dapat lepas dari harta dan benda. Oleh karena
itu, mulai dari sekarang kita harus membiasakan diri berperilaku zuhud.
B. Tawakal
Dalam kehidupannya di dunia, manusia memiliki dua kewajiban yang
saling berhubungan, yaitu beramal dan berusaha.
Manusia diwajibkan untuk beramal sebaik-baiknya untuk kehidupan di
akhirat dan berusaha semaksimal mungkin dalam memenuhi kebutuhan
hidupnya di dunia.
1. Pengertian Tawakal
Tawakal adalah sikap berserah diri kepada Allah swt. setelah
melakukan usaha secara maksimal. Perwujudannya adalah sikap
menerima dengan ikhlas atas segala yang diberikan Allah swt. dari usaha
yang dilakukan. Kepribadian tawakkal merupakan salah satu akhlak
terpuji, karena dengan tawakkal ini pula menjadi awal yang baik. Jika
berhasil, maka ia tidak merasa sombong dan angkuh karena keberhasilan
itu semata-mata karunia dari Allah swt. Sebaliknya, jika hasilnya tidak
memuaskan atau gagal, maka diterimanya dengan lapang dada dan
penuh kesabaran.
Firman Allah swt.
wattaqull±h(a), wa ‘alall±hi falyatawakkalil-mu’minμn(a).
Artinya: “ …. Dan bertakwalah kepada Allah, dan hanya kepada Allah
sajalah orang-orang mukmin itu harus bertawakal.” (Q.S. Al-M
_
aidah/5:
11)
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Jelaskan pengertian zuhud!
2. Diskusikan dengan kelompok belajar kalian tentang manfaat
memiliki sifat zuhud!
42 42 42 42 42
Pendidikan Agama Islam SMP 2
wa ‘alall±hi fa tawakkalμ in kuntum mu’min³n(a).
Artinya: “ …. Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal,
jika kamu benar-benar orang yang beriman”. (Q.S. Al-M
_
aidah/5 : 23)
Sikap tawakal menjadi penting dalam kehidupan sehari-hari, karena
akan membuahkan perilaku terpuji. Jika mendapatkan keberhasilan
senantiasa bersyukur dan tidak sombong. Itu karena menyadari segala
sesuatu yang terjadi merupakan kehendak Allah swt. yang terbaik bagi
dirinya. Begitu pula sebaliknya, jika menmgalami kegagalan senantiasa
bersabar dan ikhlas.Ia tidak putus asa dan tidak menyalahkan orang lain.
Ia tidak larut dalam kesedihan serta berusaha meingkatkan usahanya
agar dapat meraih keberhasilan.
Firman Allah swt.
innall±ha l± yugayyiru m± biqaumin ¥att± yugayyirμ m± bi’anfusihim,
Artinya: “ ….Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu
kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka
sendiri.” (Q.S. Ar-Ra’du/13 : 11)
Berdasarkan ayat di atas jelaslah bahwa berusaha adalah kewajiban
manusia. Keputusan di tangan Allah swt. Allah swt. akan memutuskan
sebatas yang dikehendaki sesuai dengan usaha yang dilakukan manusia.
Tawakkal adalah sikap terbaik untuk menerima apa pun yang
dikehendaki Alla swt. Karena yang diberikan Allah swt. kepada kita
senantiasa memliki kebaikan, meskipun sering tidak kita sadari.
Bersyukurlah kalau berhasil, serta sabar serta tawakallah jika mngalami
kegagalan.
Berdasarkan tingkatannya, tawakal dapat dibagi menjadi tingkatan
sebagai berikut.
a. Tawakkalul Wakil
Artinya tawakal seseorang yang hatinya merasa tenteram
terhadap pemberian Allah swt. Tawakal seperti itu adalah tawakalnya
orang mukmin biasa di mana seseorang mempercayakan urusannya
kepada Allah swt. karena ia telah yakin bahwa Allah swt. merasa
belas kasihan kepadanya.
43 43 43 43 43
Pendidikan Agama Islam SMP 2
b. Tawakkalut Taslim
Artinya tawakal seseorang yang telah merasa cukup
menyerahkan urusannya hanya kepada Allah swt. karena ia yakin
bahwa Allah swt. telah mengetahui keadaan dirinya. Artinya,
seseorang sudah tidak lagi membutuhakn sesuatu selain hanya
kepada Allah swt. Tingkatan tawakal seperti ini adalah tawakalnya
para nabi dan wali.
Contoh sikap tawakal dalam kehidupan sehari-hari misalnya kita
pergi ke super market dengan mengendarai sepeda motor, maka kita
harus memastikan memarkir sepeda motor pada tempat yang aman dan
tidak lupa menguncinya. Setelah itu kita serahkan kepada Allah dengan
cara yakin tidak akan hilang, kalau pun nanti hilang kita harus yakin
bahwa Allah akan menetapkan suatu kebaikan kepada kita.
2. Cara dan Fungsi Tawakal dalam Kehidupan
Cara bertawakal dalam kehidupan sehari-hari, antara lain sebagai
berikut:
a. merasa cukup terhadap apa yang didapat dan dimiliki, dengan tetap
meningkatkan usaha agar lebih baik.
b. membiasakan bersyukur kepada Allah swt. atas pemberian-Nya
c. mengawali pekerjaan dengan niat ibadah
d. menyadari bahwa setiap manusia memiliki keterbatasan
e. menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan Allah swt. setelah
melakukan usaha.
Adapun fungsi tawakkal antara lain:
a. dapat mengurangi tekanan jiwa.
b. terhindari dari rasa kecewa dan stres berat.
c. menjadi ringan dalam menjalani tugas-tugas hidup.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Apakah yang dimaksud tawakal?
2. Apa pendapatmu jika ada orang duduk di rumah menunggu
keberhasilan tanpa usaha dengan alasan tawakal kepada Allah?
jelaskan!
44 44 44 44 44
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman
5 Zuhud artinya berpaling meninggalkan sesuatu yang disayangi yang
bersifat materi dan kemewahan duniawi dengan mengharapkan suatu
wujud yang lebih baik dan bersifat spiritual atau kebahagiaan.
5 Contoh perilaku zuhud
a. mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah swt. meskipun
sedikit
b. senantiasa merasa cukup meskipun harta yang dimiliki hanya untuk
kebutuhan pokok
c. hidup sederhana
d. lebih cinta kepada Allah swt. dibandingkan cinta dunia
5 Tawakal adalah sikap berserah diri kepada Allah swt. setelah berusaha
secara maksimal.
5 Cara bertawakal dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut.
a. merasa cukup dengan apa yang didapat dan tetap berusaha lebih
baik
Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah
Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergi-
liran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah.
Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebe-lum
mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah
menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat
menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (Q.S. Ar-
Ra’du/13 : 11)
45 45 45 45 45
Pendidikan Agama Islam SMP 2
b. membiasakan bersyukur kepada Allah swt. atas pemberiannya
c. mengawali pekerjaan dengan niat ibadah
d. menyadari bahwa setiap manusia memiliki keterbatasan
e. menyerahkan sepenuhnya pada ketetapan Allah swt. setelah
melakukan usaha
zuhud : perihal meninggalkan keduniawian
primer : pokok/terutama
tawakal : pasrah diri kepada Allah
K KK KKam am am am amus K us K us K us K us Kecil ecil ecil ecil ecil
No. Pernyataan Baik Tidak
1. Suatu hari, Dodi sedang membeli makanan di
sebuah toko. Saat mengeluarkan uang dari
sakunya untuk membayar makanannya
tersebut, Dodi dihampiri seorang pengemis
yang sedang kelaparan. Kemudian Dodi
memberikan separuh uangnya kepada
pengemis tersebut dan membatalkan sebagian
pesanan makanan yang telah dipesannya.
2. Suatu pagi, Pak Dahlan masih terlelap tidur di
atas ranjang. Kemudian istrinya mem-
bangunkannya agar bekerja, namun Pak
Dahlan tidak mau dan berkata kepada istrinya:
“Rezeki dari Allah, dan Dia tidak akan
membiarkan hamba-Nya mati kelaparan.”
P PP PPenilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sikap pp pp
46 46 46 46 46
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Latihan Latihan Latihan Latihan Latihan
A. Berilah tanda silang (×) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang
tepat!
1. Kata zuhud berasal dari bahasa ....
a. Ibrani
b. Arab
c. Mesir
d. Qibti
2. Gerakan zuhud muncul pertama kali pada ....
a. awal abad pertama masehi
b. akhir masa kenabian
c. akhir abad pertama Hijriyah
d. masa abbasiyah
3.
Ayat di atas berisi akhlak terpuji, yaitu ....
a. menahan egois
b. berinfaq dengan ikhlas
c. memaafkan orang lain
d. menahan amarah
4. Hakikat zuhud menurut kalangan sufi adalah meninggalkan segala
hal yang bersifat ....
a. kenikmatan
b. kebahagiaan
c. materi
d. keputusasaan
5. Tujuan akhir sikap zuhud adalah untuk memperoleh ....
a. kebahagiaan
b. sanjungan
c. ketenangan
d. ridha dari Allah
6. Islam tidak melarang umatnya memiliki harta benda yang banyak, tetapi
yang dialrang adalah ....
a. memiliki harta benda
b. putus asa
c. hidup bahagia
d. menjadi budak harta
47 47 47 47 47
Pendidikan Agama Islam SMP 2
7. Jika ditimpa musibah, hendaknya kita bersabar dan berucap ....
a. Allahu akbar
b. subhanallah
c. masya Allah
d. Inna lillaih wa ina ilaihi raji’un
8. Al-Ghazali membagi zuhud dalam tiga bagian diantaranya adalah ....
....
a. meninggalkan segala sesuatu selain Allah swt. karena mencintai-
Nya
b. meninggal semua urusan dunia karena takut
c. meninggalkan Allah karena merasa sudah cukup
d. membenci segala macam urusan dunia
9. Sikap bertawakal kepada Allah akan terhindar dari sifat ....
a. putus asa
b. permusuhan
c. zalim
d. takabur
10. Jika kita telah berusaha dengan maksimal maka kita wajib bertawakal
kepada ....
a. nabi
b. Allah
c. rasul
d. wali
11.
Potongan ayat di atas berisi tentang perintah ....
a. beriman
b. bersyukur
c. bertawakal
d. bertakwa
12. Bertawakal secara bahasa berarti ....
a. zuhud dari materi
b. bebas dari persoalan
c. bersyukur kepada Allah
d. berserah diri kepada Allah
48 48 48 48 48
Pendidikan Agama Islam SMP 2
13. Kita wajib bertawakal kepada Allah setelah ....
a. ikhtiar
b. beribadah
c. bekerja keras
d. berusaha dan berdoa
14. Orang yang beriman bertawakal kepada Allah akan memperoleh ....
a. ketenangan jiwa
b. kesenangan
c. sanjungan
d. etos kerja
15. Menurut ilmu kalam, tawakal artinya ....
a. berserah diri dengan segala takdir-Nya
b. mengharap sesuatu yang lebih baik
c. berserah diri kepada takdir
d. berusaha tidak putus asa
B. Isilah soal di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Zuhud adalah ....
2. Menurut Al-Gazali, zuhud dibedakan menjadi ... bagian.
3. Lawan kata zuhud adalah ....
4. Manfaat hidup zuhud adalah ....
5. “Kesenangan di dunia hanyalah sedikit, sedangkan akhirat lebih baik
bagi siapa saja yang bertakwa”, arti ayat tersebut dalam surah ... ayat
....
6. Tawakal adalah ....
7. Tawakkalut taslim adalah ....
8. Allah tidak akan mengubah nasib seseorang kecuali ia sendiri yang
mengubahnya, hal tersebut bisa dipahami dari surah ... ayat ....
9. Salah satu cara bertawakal adalah mengawali pekerjaan dengan ....
10. Tawakal bisa menghindarkan kita dari rasa ....
C. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat!
1. Apakah yang dimaksud zuhud?
2. Jelaskan maksud Q.S. Al-Hadid/57 ayat 3 berikut!
.
-
49 49 49 49 49
Pendidikan Agama Islam SMP 2
3. Sebutkan tiga contoh perilaku zuhud!
4. Apakah yang dimaksud tawakal?
5. Jelaskan perbedaan zuhud dengan sifat malas!
50 50 50 50 50
Pendidikan Agama Islam SMP 2
T TT TTug ug ug ug ugas P as P as P as P as Por or or or ortof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
Jelaskan tentang zuhud dan tawakal sebagaimana tabel berikut!
1. Zuhud
2. Tawakal
a aa aa
P P P P Peng eng eng eng enger er er er ertian Dalil tian Dalil tian Dalil tian Dalil tian Dalil Al-Qur’an Contoh P Al-Qur’an Contoh P Al-Qur’an Contoh P Al-Qur’an Contoh P Al-Qur’an Contoh Perilaku erilaku erilaku erilaku erilaku
1. ___________________
2. ___________________
3. ___________________
4. ___________________
5. ___________________
___________ _________________
___________ _________________
___________ _________________
___________ _________________
___________ _________________
P P P P Peng eng eng eng enger er er er ertian Dalil tian Dalil tian Dalil tian Dalil tian Dalil Al-Qur’an Contoh P Al-Qur’an Contoh P Al-Qur’an Contoh P Al-Qur’an Contoh P Al-Qur’an Contoh Perilaku erilaku erilaku erilaku erilaku
1. ___________________
2. ___________________
3. ___________________
4. ___________________
5. ___________________
___________ _________________
___________ _________________
___________ _________________
___________ _________________
___________ _________________
51 51 51 51 51
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Sifat terpuji dan tercela yang tertanam dalam diri manusia selalu
berdampingan dan terlihat dalam perilaku sehari-hari. Apabila perilaku
seseorang menampilkan kebaikan, terpujilah sikap orang tersebut.
Sebaliknya apabila perilaku seseorang menampilkan keburukan atau
kejahatan, maka tercelalah sikap orang tersebut. Sifat tercela sangat
dilarang oleh Allah swt. dan harus dihindari dalam pergaulan sehari-
hari karena akan merugikan diri sendiri maupun orang lain. Di antara
sifat tercela dalam pembahasan berikut adalah sifat ananiyah, gadab,
hasad, dan namimah.
Akhlak Tercela
4
Bab
Sumber: Tematis Ensiklopedi Al-Qur’an
52 52 52 52 52
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Peta Konsep
Akhlak Tercela
Ananiah
Gadab
Gibah
Namimah
Hasad
* Pengertiannya
* Contoh perilaku
* Bahayanya
* Cara Menghin-
darinya
53 53 53 53 53
Pendidikan Agama Islam SMP 2
A. Ananiah
1. Pengertian Ananiah
Ananiah berasal dari bahasa Arab Anâniyyah yang berarti kesan,
penonjolan diri, pengakuan atau menghubungkan semua masalah
(kebaikan) kepada satu pribadi.
Di dalam ilmu jiwa, ananiah dikenal dengan istilah egoistis, yaitu
mementingkan diri sendiri dan mengingkari keberadaan orang lain.
Dalam ilmu akhlak menurut Jamil Shaliba, ahli filsafat, ananiah berarti
sebagai sikap yang terlalu mencintai diri sendiri sehingga menghilangkan
kecintaan yang lainnya. Kepentingan pribadi lebih utama dari
kepentingan yang lain.
Ananiah termasuk akhlak tercela karena ia kurang menyadari
bahwa semua yang dimiliki itu berasal dari Allah dan tidak abadi. Menurut
Al-Ghazali, ananiah itu terjadi karena, antara lain kecantikan, kekayaan,
kepandaian, kedudukan yang tinggi, dan jasa yang pernah diberikan.
Orang yang egois biasanya membangga-banggakan diri sendiri,
menganggap orang lain hina dan rendah. Padahal Allah swt. dengan tegas
tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.
Firman Allah swt.:
innall±ha l± yu¥ibbu man k±na mukht±lan fakhμr±(n).
Artinya: “... Sungguh Allah tidak menyukai orang yang sombong dan
membanggakan diri ...” (Q.S. An-Nisa’/4: 36)
2. Contoh Perilaku Ananiah
Contoh perilaku ananiah adalah sebagai berikut.
a. Di dalam bersikap selalu ingin menang sendiri.
b. Tidak mau mengerti dan memahami perasaan orang lain.
c. Selalu mengganggu kenyamanan hidup orang lain.
d. Tidak pernah mau mendengar saran atau kritikan orang lain.
3. Bahaya Ananiah
Sebagai orang muslim, kita harus menjauhi sifat egois. Karena sifat
egois akan merugikan diri sendiri dan diri orang lain serta lingkungan.
Bahaya egois misalnya:
a. merusak hubungan persaudaraan karena hanya mementingkan
dirinya sendiri
54 54 54 54 54
Pendidikan Agama Islam SMP 2
b. memutuskan hubungan silaturrahim karena ia lebih suka orang lain
bersilaturahim kepadanya.
c. dikucilkan orang dan teman-temannya
d. menimbulkan kebencian, pertengkaran dan permusuhan.
e. berdosa di sisi Allah.
Rasulullah saw. bersabda yang
Artinya: Jika engkau melihat kikir ditaati, hawa nafsu diikuti, dunia
dimuliakan dan kekaguman pemilik pendapat terhadap pendapatnya,
jagalah dirimu. (H.R. Abu Dawud : 3778).
4. Menghindari Perilaku Ananiah
Berikut ini terdapat beberapa hal yang harus dilakuan supaya dapat
terhindar dari pelkukah ananiah.
a. Menyadari bahwa perbuatan anniyah dapat merugikan diri sendiri
ataupun orang lain.
b. Menyadari bahwa perilaku ananiyah apabila dibiarkan akan
mengarah pada sikap takabur dibenci Allah swt.
c. Menyadari bahwa manusia diciptakan sama dan mempunyai hak
yang sama.
d. Menekan hawa nafsu dan memupuk sikap tenggang rasa.
B. Gadab
1. Pengertian Gadab
Gadab berasal dari bahasa Arab berarti marah. Marah adalah suatu
sikap atau emosional yang tidak terkendali. Marah termasuk sifat tercela.
Sebagai orang muslim harus pandai-pandai menahan diri, jangan sampai
mudah marah.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Menurut pendapatmu, apa akibat yang timbul dari perilaku ananiyah?
Jelaskan!
55 55 55 55 55
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Rasulullah saw. bersabda
Artinya: Dari Abu Hurairah r.a. Bahwasanya seorang laki-laki berkata
kepada Nabi Muhammad saw.’ “Nasehatilah aku!” Nabi Muhammad
saw. bersabda, “Janganlah kamu mudah marah!” Lalu, diulangi beberapa
kali sabdanya, “Janganlah kamu mudah marah!”. (H.R. Bukhari : 5651)
Artinya: Dari Abu Hurairah r.a Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda:
Bukanlah orang yang kuat itu adalah fisiknya, tetapi orang yang kuat adalah
orang yang dapat menahan dirinya ketika ingin marah. (H.R. Bukhari: 5649).
Firman Allah swt.
Al-la©³na yunfiqμna fis-sarr±’i wa«-«arr±’i wal-k±§im³nal gai§a wal-‘±f³na
‘anin-n±s(i), wall±hu yu¥ibbul-mu¥sin³n(a).
Artinya: Yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya baik di waktu
lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan
memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang
berbuat kebajikan. (Q.S. Ali-Imran/3: 134)
Dari ayat dan hadis di atas jelaslah bahwa orang yang kuat itu adalah
orang-orang yang mampu menahan amarahnya, dan menahan amarah
termasuk tanda-tanda orang bertakwa dan disukai Allah.
2. Bahaya Gadab
Bahaya marah antara lain:
a. dapat merusak hubungan pertemanan
b. orang yang suka marah akan dijauhi orang.
56 56 56 56 56
Pendidikan Agama Islam SMP 2
c. orang yang tidak dapat menahan amarah dapat mengakibatkan
dirinya pusing
d. orang yang marah dapat menimbulkan dosa, apalagi marah yang
berkepanjangan.
Usaha untuk menjauhi sikap marah, antara lain : berusaha menyadari
akibat buruk dari marah, berusaha mengoreksi kesalahan dirinya sendiri,
dan membiasakan diri bersikap sabar. Rasulullah saw. bersabda:
Artinya: Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya marah itu dari setan
dan sesungguhnya setan itu dari api dan sesungguhnya api itu dapat
padam dengan air. Jika di antara kamu marah, segeralah berwudlu.
(H.R. Abu Dawud : 4152)
3. Contoh Perilaku Gadab
Contoh perilaku gadab antara lain sebagai berikut.
a. Lebih cenderung melakukan tindakan-tindakan yang kasar, seperti
menggebark meja, membanting gelas, dan membunuh.
b. Mudah tersinggung apabila ada perbuatan atau perkataan orang lain
yang tidak berkenan di hati.
c. Tidak menyelesaikan masalah secara arif atau bijaksana.
d. Mudah terpancing emosi.
4. Menghindari Perilaku Gadab
Adapun untuk menghindari perilaku gada di antaranya sebagai
berikut.
a. Senantiasa membaca istigfar sambil menarik napas panjang.
b. Meninggalkan faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya marah.
c. Menyadari bahwa perilaku amarah sangat dibenci Allah SWT. dan
manusia.
d. Berusaha belajar memiliki sikap lapang dada dan mudah memaafkan
orang lain.
57 57 57 57 57
Pendidikan Agama Islam SMP 2
C. Gibah
1. Pengertian Gibah
Gibah adalah mengumpat atau menggunjing, yaitu suatu perbuatan
atau tindakan yang membicarakan aib seseorang di hadapan orang lain.
Karena merasa dirinya lebih baik dan benci terhadap orang tersebut.
Perbuatan mengumpat dan menggunjing termasuk perbuatan tercela.
Allah berfirman :
wa l± yagtab ba‘«ukum ba‘«±(n), ayu¥ibbu a¥adukum ay ya’kula la¥ma
akh³hi maitan fa karihtumμh(u), wattaqull±h(a), innall±ha taww±bur
ra¥³m(un).
Artinya: Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain,
sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya
yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan
bertakwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat
lagi Maha Penyayang. (Q.S. Al-Hujarat/49 : 12)
Nabi Muhammad saw. juga menerangkan tentang gibah dalam
sabdanya sebagai berikut.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Bagaimana cara mengatasi masalah yang benar agar terhindar dari
perilaku gadab? Jelaskan!
58 58 58 58 58
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Artinya: Dari Abu Hurairah r.a. sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda:
”Tahukah kamu apa gibah itu?” Para sahabat menjawab: “Allah dan
Rasul-Nya lebih tahu.” Lalu Nabi bersabda” Kamu sebut-sebut
saudaramu dengan sesuatu yang ia benci.” Lalu Rasul ditanya:
”Bagaimana jika saudaraku itu memang seperti itu yang aku katakan
tadi?” Nabi menjawab: “Walaupun yang kamu katakan itu benar, maka
kamu berarti telah menggunjinginya.” (H.R. Muslim : 4690)
Jadi gibah adalah perbuatan yang dilarang Allah swt. walaupun yang
dikatakannya itu benar adanya.
2. Contoh Perilaku Gibah
Contoh perilaku gibah adalah sebagai berikut.
a. Membicarakan keburukan orang lain melalui lisan, seperti
antartetangga yang satu dengan yang lain.
b. Membicarakan keburukan orang lain melalui bahasa isyara.
c. Membicarakan keburukan orang lain melalui gerakan tubuh dengan
maksud mengolok-ngolok.
d. Membicarakan keburukan orang lain melalui media massa tanpa
ada maksud untuk kebaikan.
3. Menghindari Perilaku Gibah
Karena gibah termasuk dosa dan sering membawa kepada
permusuhan, maka hindarilah bergibah. Berikut ini di antara cara supaya
terhindar dari perilaku gibah.
a. Selalu mengingat bahwa perbuatan gibah adalah penyebab
kemarahan dan kemurkaan Allah swt.
b. Selalu mengingat bahwasanya timbangan kebaikan gibah akan
pindah kepada orang lain yang digunjingkannya.
c. Hendaknya orang yang melakukan gibah mengingat terlebih dahulu
aib dirinya sendiri dan segera berusaha memperbaikinya.
d. Menjauhi faktor-faktor yang dapat menimbulkan terjadinya gibah.
e. Senantiasa mengingatkan orang-orang yang melakukan gibah.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Seorang murid melaporkan temannya si A yang sering merokok di WC
saat istirahat kepada gurunya. Murid melapor agar pak Guru
menasihatinya. Apakah menurutmu hal itu termasuk gibah? Jelaskan!
59 59 59 59 59
Pendidikan Agama Islam SMP 2
D. Namimah
1. Pengertian Namimah
Namimah adalah fitnah atau adu domba, dengan tujuan agar terjadi
perpecahan di antara dua belah pihak. Allah swt. berfirman:
Wa l± tu¯i‘ kulla ¥all±fim mah³n(in).Hamm±zim masysy±’im binam³m(in).
Artinya: Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah
lagi hina, yang banyak mencela yang kian kemari menghambur fitnah.
(Q.S. Al-Qalam/68 : 10-11).
Rasulullah saw. bersabda: Seburuk hamba adalah orang-orang yang
berjalan ke sana kemari dengan mengadu domba, memecah-belah
antara kekasih, dan yang yang suka mencari-cari cacat orang yang baik.
(H.R. Ahmad)
Menurut Imam Abu Zakaria Yahya bin Syarfin Nawawi dalam kitab
Riyadus salihin namimah didefinisikan sebagai berikut.
Artinya: “Namimah adalah merekayasa omongan untuk menghancurkan
sesama manusia.”
Namimah termasuk perbuatan tercela yang harus kita hindari dalam
kehidupan sehari-hari, sebagaimana larangan Allah swt. dalam surah
Al-Qur’an surah Al-Qalam berikut.
Wa l± tu¯i‘ kulla ¥all±fim mah³n(in). Hamm±zim masysy±’im binam³m(in).
Mann±‘il lil-khairi mu‘tadin a£³m(in).‘Utullim ba‘da ©±lika zan³m(in).An
k±na ©± m±liw wa ban³n(a).
Artinya: “Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah
dan suka menghina, suka mencela, yang kian kemari menyebarkan fitnah,
60 60 60 60 60
Pendidikan Agama Islam SMP 2
yang merintangi segala yang baik, yang melampaui batas dan banyak
dosa, yang bertabiat kasar,selain itu juga terkenal kejahatannya, karena
dia kaya dan banyak anak.” (Q.S. Al-Qalam/68:10-14)
Hadis Nabi Muhamamd saw. juga mengancam bagi orang yang
berperilaku namimah tidak akan masuk surga.
Artinya: Dari Ibnu Abbas r.a. bahwasanya Rasulullah saw. melewati
dua makam (kuburan) lalu Nabi bersabda: “Sesungguhnya dua orang
yang ada di kubur ini disiksa. Salah seorang di antaranya disiksa
karena selalu mengadu domba (menebar fitnah) dan yang satu lagi
karena tidak bersih ketika bersuci (dari buang air kecilnya).” (H.R.
Ad-Darimi: 732)
Dari dua dalil di atas menunjukkan betapa besar dosa orang yang
mengadu domba (memfitnah). Sebab dengan adu doma, seseorang dapat
saling bertengkar, membunuh bahkan berlanjut dengan permusuhan yang
berkepanjangan antarkeluarga, dan antarkelompok. Oleh karena itu,
jangan suka mengadu domba (memfitnah) dengan sesamanya.
2. Contoh Perilaku Namimah
Contoh perilaku namimah adalah sebagai berikut.
a. Mempunyai maksud yang tidak baik terhadap orang lain terutama
orang yang sedang diadu domba.
b. Terlalu mudah percaya pada orang lain tanpa mengetahui
kebenarannya.
c. Suka berkumpul/menggosip.
d. Provokator (menjadi provokator).
3. Menghindari Perilaku Namimah
Di antara cara menghindari perilaku namimah adalah sebagai
berikut.
61 61 61 61 61
Pendidikan Agama Islam SMP 2
a. Menyadari bahwa perilaku namimah menyebabkan seseorang tidak
masuk surga meskipun rajin beribadah.
b. Jangan mudah percaya pada seseorang yang memberikan informasi
negatif tentang orang lain.
c. Menghindari faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perilaku
namimah, seperti berkumpul tanpa ada tujuan yang jelas dan
menggosip.
E. Hasad
1. Pengertian Hasad
Pengertian dengki adalah menaruh perasaan benci, tidak senang
yang amat sangat terhadap keberuntungan orang lain yang mendapat
kenikmatan sehingga timbul perbuatan jahat agar kenikmatan yang
diperoleh orang itu hilang dan pindah kepada dirinya. Sifat dengki adalah
perbuatan tercela. Dengki sama dengan hasad dan harus dihindari.
Rasulullah saw. bersabda:
Artinya: Dari Abu Hurairah katanya: “Telah bersabda Rasulullah saw.
hendaklah engkau menjauhi diri dari sifat hasud sebab hasud itu memakan
kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar/rumput. (H.R. Abu Dawud:
4257)
Bahaya dengki atau hasad, antara lain
a. menimbulkan permusuhan;
b. menimbulkan perasaan dendam;
c. menghilangkan persahabatan;
d. menghilangkan kebaikan yang telah dilakukan;
e. berdosa dan dibenci Allah swt.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Bagaimana sikap kita apabila mendengar orang membaca Al-Qur’an?
62 62 62 62 62
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Sebutkan pengertian ananiah,gadab, gibah, namimah, dan hasad!
2. Sebutkan bahaya yang diakibatkan apabila seseorang memiliki
sikap ananiah, gadab, gibah, namimah, dan hasad!
Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah
Nabi Muhammad saw. menerangkan tentang gibah dalam sabdanya sebagai
berikut.
Artinya: Dari Abu Hurairah r.a. sesungguhnya rasulullah saw. bersabda:
“Tahukah kamu apa gibah itu?” Para sahabat menjawab: “Allah dan Rasulnya
lebih tahu.” Lalu Nabi bersabda “Kamu sebut-sebut saudaramu dengan
sesuatu yang ia benci.” Lalu rasul ditanya: “Bagaimana jika saudara itu
2. Contoh Perilaku Hasad
Contoh perilaku hasad antara lain sebagai berikut.
a. Tidak mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah swt. kepada
kita.
b. Tidak senang atas keberhasilan atau kebahagiaan orang lain.
c. Tertawa di atas penderitaan orang lain.
d. Rasa tidak percaya diri atas kekurangan ataupun kelebihan yang
kita miliki.
e. Timbulnya keinginan untuk mencelakakan orang lain.
3. Menghindari Perilaku Hasad
Bagaimana cara menghindari perilaku hasad yang tumbuh di hati
kita? Perhatikan hal-hal berikut.
a. Mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah swt.
b. Menyadari bahwa perilaku hasad sangat berbahaya dan harus
dijauhi.
c. Menyadari bahwa perilaku hasad dapat menghapus segala kebaikan
yang telah dilakukan apabila masih suka menghasud.
d. Berpikir positif atas segala kejadian yang menimpa kita.
e. Tetap percaya diri dan optimis dengan kekurangan yang kita miliki.
63 63 63 63 63
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman
5 Ananiah dikenal dengan istilah egoistis, yaitu mementingkan diri sendiri
dan mengingkari keberadaan orang lain.
5 Marah adalah suatu sikap emosional yang tidak terkendali. Marah
termasuk sifat tercela.
5 Gibah adalah mengumpat atau menggunjing, yaitu suatu perbuatan
atau tindakan yang membicarakan aib seseorang dihadapan orang
lain. Karena merasa dirinya lebih baik dan benci terhadap orang
tersebut.
5 Namimah adalah fitnah atau adu domba, dengan tujuan agar terjadi
perpecahan di antara dua belah pihak. Namimah termasuk perbuatan
tercela yang harus kita hindari dalam kehidupan sehari-hari.
5 Dengki adalah menaruh perasaan benci, tidak senang yang amat
sangat terhadap keberuntungan orang lain yang mendapat kenikmatan
sehingga timbul perbuatan jahat agar kenikmatan yang diperoleh orang
itu hilang dan pindah kepada dirinya.
memang seperti itu yang aku katakan tadi?” Nabi menjawab “Walaupun yang
kamu katakan itu benar, maka kamu berarti telah menggunjingnya.” (H.R.
Muslim).
Jadi gibah adalah perbuatan yang dilarang Allah swt. walaupun yang
dikatakannya itu benar.
Ananiah : kesan, penonjolan diri
Egois : mementingkan diri sendiri
Gadab : marah
Gibah : mengumpat atau menggunjing
Namimah : fitnah atau adu domba
K KK KKam am am am amus K us K us K us K us Kecil ecil ecil ecil ecil
64 64 64 64 64
Pendidikan Agama Islam SMP 2
No. Pernyataan Baik Tidak
1. Pak Budiman adalah seorang pimpinan di
sebuah perusahaan penerbitan dan percetakan.
Pak Budiman senantiasa memperhatikan nasib
para karyawannya, meskipun Pak Budiman
seorang pimpinan ia tidak mau menang sendiri.
Kesejahteraan para karyawannya sangat
diperhatikan demi kemajuan perusahaan.
2. Seorang pimpinan yang suka marah-marah
kepada pegawainya, jika pegawainya tersebut
tidak bekerja dengan baik.
3. Seorang calon bupati yang mengungkapkan
keburukan-keburukan calon bupati yang lain
melalui media massa.
4. Seorang pengusaha yang kaya raya tetapi tidak
mau mengeluarkan zakat atas hartanya.
5. Seorang pemabuk yang jatuh sakit, karena
terlalu sering meminum-minuman keras. tetapi
setelah sembuh tetap tidak mau sadar dan selalu
meminum-minuman keras.
6. Seseorang yang diberi oleh Allah swt. harta yang
melimpah tetapi tidak mau bersyukur kepada
Allah swt. Ia senantiasa berbuat maksiat kepada
Allah swt. dan tidak mau taat kepada-Nya.
P PP PPenilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sikap pp pp
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Latihan Latihan Latihan Latihan Latihan
A. Berilah tanda silang (×) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang
tepat!
1. Firman Allah swt. dalam surah An-Nisa ayat 36, berisi tentang
ketidaksukaan Allah swt. kepada orang yang ....
a. gibah c. sombong
b. marah marah d. sombong dan membanggakan diri
65 65 65 65 65
Pendidikan Agama Islam SMP 2
2. Larangan untuk gadab berarti juga perintah untuk ....
a. berlaku cermat
b. berlaku sabar
c. berlaku yang baik
d. bersifat hati-hati
3. Jika seorang sedang marah biasanya mukanya marah sebagai akibat
....
a. banyak persoalan yang harus diselesaikan
b. rumitnya persoalan yang dihadapi
c. tubuh yang gemetar
d. peredaran darah yang sedang memanas
4. Orang yang sedang marah, umumnya ....
a. sulit menerima kebenaran
b. hati-hati dalam menerima kebenaran
c. tidak mau menerima kebenaran sebelum dibuktikan
d. tidak dapat terlaksana semua yang dikehendaki saat itu
5. Orang yang kuat menurut hadis riwayat Bukhari dan Muslim adalah
....
a. orang yang memahami kekuatan dirinya
b. orang yang memahami amarahnya
c. orang yang mampu mengendalikan dirinya saat marah
d. orang yang tidak sering marah
6. Jika setiap manusa menyadari kekurangannya biasanya mudah untuk
....
a. menyadari dirinya sendiri
b. memaafkan kesalahan orang lain
c. meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan
d. mengetahui kesalahan yang diperbuat orang lain
7. Secara bahasa gibah berarti ....
a. sombong
b. mencela
c. menggunjing
d. menghina
66 66 66 66 66
Pendidikan Agama Islam SMP 2
8.

Ayat di atas menerangkan tentang keburukan dari sifat ....
a. sombong c. takabur
b. gibah d. hasad
9. Gibah adalah perbuatan yang dilarang ALlah swt. walaupun yang
dikatakan itu ....
a. keliru c. benar adanya
b. tidak sengaja d. hanya basa-basi
10. Berikut ini merupakan contoh perilaku ananiah, kecuali ....
a. membicarakan aib orang lain
b. menyebar isu-isu yang tidak benar
c. mengganggu kenyamanan hidup orang lain
d. mudah tersinggung oleh perkataan orang lain yang tidak berkenan
di hati
11. Menurut Imam Abu Zakaria Yahya bin Syafin Nawawi dalam kitab
Riyadus Solihin, nanimah didefinisikan sebagai ....
a. mengadu domba sesama uma tmuslim
b. memecah belah antara kekasih
c. merekayasa omongan untuk menghancurkan sesama manusia
d. mencari-cari kesalahan orang yang baik
12. Rasulullah saw. bersabda: seburuk-buruk hamba adalah orang-orang
yang berjalan ke sana kemari dengan ....
a. mengadu domba
b. memecah belah antara kekasih
c. mencari-cari cacat orang yang baik
d. a, b, dan c benar semua
13. Contoh perilaku namimah adalah ....
a. selalu ingin menang sendiri
b. mudah terpancing emosi
c. membicarakan keburukan orang lain
d. mencari-cari cacat orang yang baik
67 67 67 67 67
Pendidikan Agama Islam SMP 2
14. Rasulullah saw. bersabda, artinya: Dari Abu Hurairah katanya: “Telah
bersabda Rasulullah saw., hendaklah engkau menjauhi sifat hasud
sebab hasud itu ... (H.R. Abu Dawud).
a. menimbulkan permusuhan
b. menimbulkan perasaan dendam
c memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar
d. menghilangkan kebaikan yang telah dilakukan
15. Contoh perilaku hasad adalah ....
a. tidak mau mengerti dan memahami perasaan orang lain
b. tidak menyelesaikan masalah secara arif atau bijaksana
c. membicarakan keburukan orang lain melalui lisan
c. tertawa di atas penderitaan orang lain
B. Isilah soal di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Ghadab artinya ....
2. Namimah artinya ....
3. Orang yang suka melakukan fitnah tidak akan masuk....
4. Salah satu cara untuk meredakan marah yang diajarkan Nabi
Muhammad saw. adalah ....
5. Gibah artinya ....
6. Secara bahasa namimah artinya ....
7. Kata namimah berasal dari bahasa Arab, yaitu ....
8. Orang yang tidak menyelesaikan masalah secara arif atau bijaksana
termasuk sikap ....
9. Membiacarakan keburukan orang lain melalui lisan, termasuk perilaku ....
10. Sesungguhnya marah itu dari setan dan sesungguhnya setan itu dari
api dan sesungguhnya api itu dapat padam dengan air, jika di antara
kamu marah, segeralah ....
C. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat!
1. Jelaskan arti gibah!
2. Tulislah dalil tentang larangan melakukan ghibah!
3. Bagaimana cara mengatasi marah yang dijarikan Nabi Muhammad saw.!
4. Tulislah hadis yang menerangkan bahwa hasad dapat menghilangkan
kebaikan!
5. Jelaskan arti namimah dan ananiah!
68 68 68 68 68
Pendidikan Agama Islam SMP 2
T TT TTug ug ug ug ugas P as P as P as P as Por or or or ortof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
Ananiah, gadab, gibah, namimah, dan hasad merupakan contoh-contoh perilaku
yang tercela. Allah swt. dan Rasulullah saw. sangat membenci dan mencela
perbuatan-perbuatan tersebut.
Tulislah bahaya yang disebabkan leh perbuatan ananiah, gadab, gibah, namimah,
dan hasad dalam bentuk tabel berikut!
1. Ananiah __________________________
__________________________
2. Gadab __________________________
__________________________
3. Gibah __________________________
__________________________
4. Namimah __________________________
__________________________
5. Hasad __________________________
__________________________
No. No. No. No. No. P P P P Perb erb erb erb erbua ua ua ua uatan Baha tan Baha tan Baha tan Baha tan Bahay yy yyan an an an any yy yya aa aa
69 69 69 69 69
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Sesungguhnya amal perbuatan manusia yang pertama kali dihisab
adalah salat.
Allah akan melihat apakah salat seorang hamba itu sempurna atau
tidak. Jika seorang hamba salatnya tidak sempurna maka Allah akan
melihat apakah ia mengerjakan salat sunah atau tidak. Jadi, salat sunah
dapat digunakan sebagai penyempurna salat fardu.
Salat
Sunah Rawatib
5
Bab
Sumber: Tematis Ensiklopedi Al-Qur’an
70 70 70 70 70
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Peta Konsep
Salat Sunah
Rawatib
Pengertian Salat
Sunah Rawatib
Waktu dan Bilangan
Rakaat Rawatib
Cara Melaksanakan
Sunah Rawatib
Keutamaan Salat
Sunah Rawatib
71 71 71 71 71
Pendidikan Agama Islam SMP 2
A. Pengertian Salat Sunah Rawatib
Kata rawatib berasal dari bahasa Arab, yaitu bentuk jamak dari lafal
“Ratib” yang artinya “gaji, tambahan, atau salat sunah”.
Menurut istilah, salat sunah rawatib artinya salat sunah yang dikerjakan
sebelum atau sesudah salat fardu atau salat sunah yang mengiringi salat fardu.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud disebutkan
bahwa salat-salat sunah disyariatkan, agar menjadi penyempurna bagi
kekurangan-kekurangan yang mungkin terjadi ketika melaksanakan salat-
salat fardu.
Salat sunah rawatib dibedakan menjadi dua macam, yaitu salat sunah
mu’akkad (ditekankan) dan salat sunah gairu mu’akkad (tidak ditekankan).
Macam salat sunah mu’akkad (yang ditekankan) adalah sebagai berikut.
1. Salat sunah sebelum salat Subuh.
2. Salat sunah sebelum salat Zuhur.
3. Salat sunah sesudah salat Zuhur dan sesudah salat Jum’at.
4. Salat sunah sesudah salat Magrib.
5. Salat sunah sesudah salat Isya.
Adapun salat sunah yang gairu mu’akkad (tidak ditekankan) adalah
sebagai berikut.
1. Salat sunah sebelum dan sesudah salat Zuhur.
2. Salat sunah sebelum salat Asar.
3. Salat sunah sebelum salat Magrib.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Jelaskan pengertian salat sunah rawatib!
2. Sebutkan macam-macam salat sunah rawatib!
B. Waktu dan Bilangan Rakaat Salat Sunah Rawatib
Salat sunah rawatib dilaksanakan beriringan dengan salat wajib. Waktu
untuk mengerjakan salat sunah rawatib jika telah masuk waktu salat fardu.
Salat sunah rawatib jika dilihat dari waktu mengerjakannya dibagi menjadi
dua, yaitu salat sunah qabliyah dan salat sunah ba’diyah.
72 72 72 72 72
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Salat sunah qabliyah adalah salat sunah yang dikerjakan sebelum salat
fardu, sedangkan salat sunah ba’diyah adalah salat sunah yang dikerjakan
sesudah salat fardu.
Adapun hukum salat sunah rawatib ada dua macam, yaitu salat sunah
rawatib mu’akkad dan salat sunah rawatib gairu mu’akkad.
Salat sunah rawatib mu’akkad dan bilangan rakaatnya adalah sebagai
berikut.
1. Dua rakaat sebelum salat Subuh
Rasulullah saw bersabda:
Artinya: Dari Aisyah bahwasannya Nabi Muhammad saw. telah bersabda:
“Dua rakaat fajar (salat sunah yang dikerjakan sebelum salat Subuh)
itu lebih baik dari dunia dan segala isinya”. (H.R. Muslim :1193)
2. Dua rakaat sebelum salat Zuhur.
3. Dua rakaat sesudah salat Zuhur.
4. Dua rakaat sesudah salat Magrib.
5. Dua rakaat sesudah salat Isya.
Dengan demikian jumlah rakaat salat sunah rawatib yang mu’akkad ada
10 rakaat. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw. berikut.
Artinya: Dari Abdullah bin Umar ia berkata: “Saya ingat dari Rasulullah
saw., dua rakaat sebelum zuhur, dua rakaat sesudah zuhur, dua rakaat
73 73 73 73 73
Pendidikan Agama Islam SMP 2
sesudah magrib, dua rakaat sesudah isya, dan dua rakaat sebelum subuh”.
(H.R. Bukhari:1109)
Salat sunah rawatib gairu mu’akkad dan bilangan rakaatnya adalah
sebagai berikut.
1. Dua rakaat sebelum dan dua rakaat sesudah salat Zuhur.
2. Empat rakaat sebelum salat Asar.
Sebagaimana sabda Rasulullah saw.
Artinya: Dari Ibnu Umar, dari Nabi Muhammad saw. beliau bersabda:
“Allah memberi rahmat akan manusia yang salat empat rakaat sebelum
salat Asar”. (H.R. Tirmizi: 395)
3. Dua rakaat sebelum salat Magrib.
Dengan demikian jumlah rakaat salat sunah rawatib qabliyah untuk salat
Zuhur adalah empat rakaat, yaitu dua rakaat mu’akkad dan dua rakaat gairu
mu’akkad dan jumlah rakaat salat sunah rawatib ba’diyahnya empat rakaat,
yaitu dua rakaat mu’akkad dan dua rakaat gairu mu’akkad.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Jelaskan pengertian salat sunah qabliyah dan ba’diyah!
2. Sebutkan waktu-waktu salat sunah rawatib!
3. Sebutkan jumlah rakaat pada salat-salat sunah rawatib!
C. Cara Melaksanakan Salat Sunah Rawatib
Cara mengerjakan salat sunah rawatib sama seperti mengerjakan salat
fardu, baik syarat, rukun, sunah maupun hal-hal yang membatalkan. Adapun
yang membedakan antara salat fardu dan salat sunah rawatib adalah niatnya.
Semua surah boleh dibaca dalam salat sunah rawatib, tetapi nabi
menganjurkan setelah selesai membaca surah al-Fatihah sebaiknya membaca
surah al-Kafirun pada rakaat pertama, dan membaca surah al-Ikhlas pada
rakaat kedua.
74 74 74 74 74
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Salat sunah rawatib, waktunya beriringan dengan salat fardu maka salat
sunah rawatib harus dikerjakan dalam waktu salat fardu yang diiringinya.
Contoh lafal niat salat rawatib baik qabliyah maupun ba’diyah adalah
sebagai berikut.
1. Niat Salat Sunah Dua Rakaat Sebelum Salat Zuhur
Artinya: “Aku niat salat sunah sebelum zuhur dua rakaat karena Allah
ta’ala.”
2. Niat Salat Sunah Dua Rakaat Sesudah Salat Zuhur
Artinya: “Aku niat salat sunah sesudah zuhur dua rakaat karena Allah
ta’ala.”
3. Niat Salat Sunah Dua Rakaat Sebelum Salat Subuh
Artinya: “Aku niat salat sunah sebelum subuh dua rakaat karena Allah
ta’ala.”
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Praktikkan salat sunah rawatib sebelum salat Zuhur!
2. Praktikkan salat sunah rawatib sesudah salat Zuhur!
3. Hafalkan niat-niat salat sunah rawatib!
4. Sebutkan hukum salat sunah rawatib!
5. Sebutkan macam-amcam salat sunah rawatib mu’akkad dan
bilangan rakaatnya!
75 75 75 75 75
Pendidikan Agama Islam SMP 2
D. Keutamaan Salat Sunah Rawatib
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud disebutkan
bahwa, salat-salat sunah disyariatkan untuk menjadi penyempurna bagi
kekurangan-kekurangan yang mungkin terjadi ketika mengerjakan salat-salat
fardu.
Jika kita sering melakukan salat sunah secara rutin baik qabliyah maupun
ba’diyah, kita akan mendapat banyak keutamaan dan fadilah dari Allah.
Adapun keutamaan salat sunah rawatib, antara lain sebagai berikut.
1. Sebagai penyempurna salat fardu.
2. Memperbanyak ibadah baik yang wajib maupun yang sunah.
3. Doa kita akan dikabulkan oleh Allah swt.
4. Menambah ketakwaan, keimanan, serta kekhusyukkan dalam beribadah.
5. Semua amal kebaikannya diterima Allah swt.
6. Dijauhkan dari siksa api neraka.
7. Dilapangkan rezekinya.
8. Dapat menghindarkan diri dari sifat malas.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Sebutkan keutamaan salat sunah rawatib!
Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah
Salat sunah rawatib dapat menambah ketakwaan, keimanan, serta
kekhusyukkan dalam beribadah kepada Allah.
Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman
5 Salat sunah rawatib adalah salat sunah yang dikerjakan sebelum atau
sesudah salat fardu, atau salat sunah yang mengiringi salat fardu.
5 Salat sunah yang dikerjakan sebelum salat fardu disebut salat sunah
qabliyah, sedangkan salat sunah yang dikerjakan sesudah salat fardu
disebut salat sunah ba’diyah.
76 76 76 76 76
Pendidikan Agama Islam SMP 2
5 Salat sunah rawatib ada dua, yaitu salat sunah mu’akkad (penting)
dan salat sunah gairu mu’akkad (kurang penting).
5 Waktu untuk mengerjakan salat sunah rawatib beriringan dengan
salat wajib atau telah memasuki waktu salat fardu.
5 Cara mengerjakan salat sunah rawatib sama seperti mengerjakan salat
fardu, baik syarat, rukun, sunah, maupun hal-hal yang membatalkan,
hanya niatnya yang berbeda.
5 Keutamaan salat sunah rawatib, antara lain sebagai berikut.
1. Menyempurnakan salat fardu.
2. Memperbanyak ibadah baik yang wajib maupun yang sunah.
3. Doa kita akan dikabulkan oleh Allah.
4. Menambah ketakwaan, keimanan, serta kekhusyukkan dalam
beribadah.
5. Semua amal kebajikan dibukakan pintu langit untuk diterima Allah
swt.
6. Dijauhkan dari siksa api neraka.
7. Dilapangkan rezekinya.
8. Dapat menghindarkan diri dari sifat malas.
ba’diyah : sesudah
gairu : selain/tidak
mu’akkad : utama/penting/ditekankan
qabliyah : sebelum
rawatib : tambahan, atau salat sunah
K KK KKam am am am amus K us K us K us K us Kecil ecil ecil ecil ecil
No. Sikap Perbuatan Setuju Alasan
1. Kakak rajin mengerjakan salat sunah
rawatib.
2. Setiap datang ke masjid Ari tidak
pernah mengerjakan salat rawatib,
tetapi duduk tenang di dalam masjid.
P PP PPenilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sikap pp pp
Tidak
Setuju
77 77 77 77 77
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Latihan Latihan Latihan Latihan Latihan
A. Berilah tanda silang (×) pada huruf a, b, c atau d di depan jawaban yang
tepat!
1. Salat sunah yang mengiringi salat fardu disebut ....
a. salat sunah witir
b. salat sunah tarawih
c. salat sunah rawatib
d. salat sunah tahajud
2. Salat sunah rawatib ada ... macam.
a. satu
b. dua
c. tiga
d. empat
3. Salat sunah rawatib yang dikerjakan sebelum salat fardu disebut salat
sunah ....
a. qabliyah
b. ba’diyah
c. mu’akkad
d. gairu mu’akkad
4. Salat sunah rawatib dua rakaat sesudah salat Magrib hukumnya ....
a. sunah mu’akkad
b. sunah gairu mu’akkad
c. sunah qabliyah
d. surah ba’diyah
3. Karena ingin mendapat pahala yang
banyak, Usman selalu melakukan
salat sunah rawatib sesudah salat
Zuhur sebanyak 16 rakaat.
4. Rudi melakukan salat sunah sesudah
Subuh dan sesudah Asar.
5. Sebelum salat Subuh ayah selalu
mengerjakan salat sunah dua rakaat
terlebih dahulu.
78 78 78 78 78
Pendidikan Agama Islam SMP 2
5. Berikut ini yang termasuk salat sunah gairu mu’akkad adalah salat
sunah ....
a. sebelum salat Zuhur
b. sesudah salat Isya
c. sebelum salat Magrib
d. sebelum salat Asar
6. Jumlah bilangan rakaat salat sunah rawatib mu’akkad adalah ... rakaat.
a. delapan
b. sepuluh
c. empat belas
d. enam belas
7. Salat sunah rawatib yang dikerjakan sesudah salat fardu disebut ....
a. salat sunah qabliyah
b. salat sunah ba’diyah
c. salat sunah gairu mu’akkad
d. salat sunah muakkad
8. Cara mengerjakan salat sunah rawatib sama seperti mengerjakan salat
fardu, yang membedakan adalah ....
a. syaratnya
b. rukunnya
c. niatnya
d. sujudnya
9. Hukum mengerjakan salat sunah rawatib ada ... macam.
a. dua
b. tiga
c. empat
d. lima
10. Berikut yang termasuk salat sunah rawatib mu’akkad adalah ....
a. dua rakaat sebelum salat Subuh
b. empat rakaat sebelum salat Asar
c. dua rakaat sebelum salat Magrib
d. dua rakaat sebelum salat zuhur
B. Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
1. Salat sunah rawatib adalah salat sunah yang mengiringi salat ....
2. Jumlah bilangan rakaat salat sunah rawatib yang mu’akkad adalah ....
3. Gairu mu’akkad artinya ....
4. Salat sunah rawatib sebelum salat Asar termasuk salat sunah ....
79 79 79 79 79
Pendidikan Agama Islam SMP 2
5. Doa orang yang rajin mengerjakan salat sunah rawatib akan selalu ...
oleh Allah swt.
6. Salat sunah yang dikerjakan sebelum salat fardu disebut ....
7. Dengan melakukan salat sunah rawatib dapat dijauhkan dari siksa ....
8. Salat sunah yang dikerjakan sebelum salat Subuh adalah ....
9. Salat sunah rawatib yang dipentingkan disebut ....
10. Salat sunah rawatib hukumnya ....
C. Jawablah soal-soal berikut dengan jawaban yang tepat!
1. Apa yang dimaksud salat sunah rawatib?
2. Jelaskan yang dimaksud salat sunah qabliyah dan ba’diyah!
3. Bagaimana cara mengerjakan salat sunah rawatib?
4. Sebutkan pembagian hukum pada salat sunah rawatib!
5. Sebutkan keutamaan salat sunah rawatib!
80 80 80 80 80
Pendidikan Agama Islam SMP 2
T TT TTug ug ug ug ugas P as P as P as P as Por or or or ortof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
Tulislah pada kolom berikut jenis salat sunah rawatib yang kamu kerjakan di
rumah/masjid.
No. No. No. No. No. Hari/T Hari/T Hari/T Hari/T Hari/Tang ang ang ang angg gg ggal al al al al J JJ JJenis Sala enis Sala enis Sala enis Sala enis Salat Sunah R t Sunah R t Sunah R t Sunah R t Sunah Ra aa aaw ww wwa aa aatib y tib y tib y tib y tib yang Dik ang Dik ang Dik ang Dik ang Diker er er er erjakan jakan jakan jakan jakan
________________ _________________________________________
________________ _________________________________________
________________ _________________________________________
________________ _________________________________________
________________ _________________________________________
________________ _________________________________________
________________ _________________________________________
________________ _________________________________________
________________ _________________________________________
________________ _________________________________________
81 81 81 81 81
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Dalam ajaran Islam, ada beberapa macam sujud yang dianjurkan untuk
dilakukan oleh umat Islam. Sujud yang dimaksud, antara lain sujud syukur
dan sujud tilawah. Kedua sujud tersebut dilakukan di luar salat. Tahukah
kamu, apa yang dimaksud sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah?
Untuk mengetahui kedua sujud tersebut, ikuti pembahasannya berikut.
Sujud
6
Bab
Sumber: Tematis Ensiklopedi Al-Qur’an
82 82 82 82 82
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Peta Konsep
Sujud
Sujud Syukur Sujud Tilawah Sujud Sahwi
83 83 83 83 83
Pendidikan Agama Islam SMP 2
A. Sujud Syukur
Sujud syukur adalah sujud yang dilakukan seseorang sebagai tanda
terima kasih atau syukur kepada Allah swt. atas kenikmatan dan rahmat
yang telah diberikan. Misalnya, sujud syukur karena mendapat nilai bagus,
naik kelas, lulus ujian, mendapat rezeki yang melimpah, dan terhindar dari
kecelakaan yang hampir menimpanya. Sujud syukur menurut Imam Syafi’i
hukumnya sunah. Sujud ini dilakukan di luar salat dan tidak boleh dilakukan
di dalam salat. Sujud syukur tidak terikat oleh waktu. Artinya, sujud syukur
dapat dilakukan kapan saja atau di mana saja.
Berkaitan dengan sujud syukur, Rasulullah bersabda sebagai berikut.
Artinya: “ .... Dari Abu Bakrah bahwasanya Nabi saw. apabila datang
kepadanya suatu perkara yang menyenangkan atau mendapatkan kegembiraan,
beliau tunduk bersujud syukur kepada Allah swt. (H.R. Ibnu Majah:1384)
Adapun cara melakukan sujud syukur itu seyogianya suci dari hadas
dan najis, berdiri menghadap kiblat, niat sujud syukur bersamaan
takbiratulihram, lalu sujud satu kali kemudian duduk, dan diakhiri salam.
Namun, ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa sujud syukur itu boleh
dilakukan tidak bersuci dahulu dengan pertimbangan, seperti selepas dari
bahaya maut, kemudian langsung sujud syukur.
Tidak ada tuntunan yang pasti bacaan dalam sujud syukur ini. Oleh karena
itu, boleh membaca doa apa saja dan menggunakan bahasa apa saja.
Berikut ini salah satu contoh doa sujud yang terdapat dalam Al-Qur’an.
rabbi auzi‘n³ an asykura ni‘matakal-lat³ an‘amta ‘alayya wa ‘al± w±lidayya
wa an a‘mala ¡±li¥an tar«±hu wa a¡li¥ l³ f³ ©urriyyat³, inn³ tubtu ilaika wa inn³
minal-muslim³n(a).
Artinya: “ .... Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri
nikmat -Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada ibu
bapakku dan supaya aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai,
84 84 84 84 84
Pendidikan Agama Islam SMP 2
berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak
cucuku. Sungguh aku bertaubat kepada Engkau dan sungguh aku termasuk
orang-orang yang berserah diri (Q.S. al-A
.
hq

af/46: 15).
B. Sujud Sahwi
Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan sesudah tasyahud akhir sebelum
salam sebanyak dua kali.
Sebab-sebab sujud sahwi adalah sebagai berikut.
1. Ketinggalan tasyahud awal.
2. Kelebihan rakaat atau rukuk atau sujudnya sebab lupa.
3. Karena ragu jumlah rakaat yang telah dilakukan.
Cara melakukan sujud sahwi misalnya kita sedang salat magrib, pada
rakaat ketiga kita mengetahui bahwa kita belum duduk tasyahud awal karena
lupa maka setelah duduk tasyahud akhir sebelum salam kita harus sujud dua
kali. Begitu juga apabila kita mengetahui bahwa dalam salat ada kelebihan
rakaat, rukuk, atau sujud serta kita ragu akan jumlah rakaat yang kita lakukan
maka kita harus sujud sahwi.
Adapun hukum sujud sahwi adalah sunah muakkad.
Bacaan sujud sahwi
Artinya: “Mahasuci Allah yang tidak tidur dan tidak pernah lupa”
Dalil tentang sujud sahwi yang artinya: Dari Ibnu Mas’ud: Sesungguhnya
Nabi saw telah sembahyang zuhur lima rakaat, maka ditanya orang kepada
beliau: Adakah beliau sengaja melebihkan sembanyangnya beliau: jawab
beliau tidak. Mereka yang melihat beliau sembahyang berkata: Engkau telah
sembahyang lima rakaat. Mendengar keterangan mereka yang demikian
maka beliau terus sujud dua kali” (H.R. Bukhari.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Sebutkan sebab-sebab dilakukannya sujud sahwi!
2. Tulislah dalil tentang sujud sahwi beserta artinya!
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Tulislah dalil-dalil tentang sujud syukur beserta artinya!
85 85 85 85 85
Pendidikan Agama Islam SMP 2
C. Sujud Tilawah
Tilawah artinya bacaan. Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan saat
seorang muslim mendengar bacaan atau membaca ayat-ayat sajdah dari
Al-Qur’an. Dalam sebuah hadis, diriwayatkan sebagai berikut.
Artinya: “....Dari Ibnu Umar ra. sesungguhnya Nabi saw pernah membaca
Al-Qur’an di depan kami, maka apabila beliau telah melewati (membaca)
ayat sajdah, beliau takbir dan sujud, kemudian kami pun sujud bersama
beliau (H.R. Tirmizi)
Berdasarkan hadis tersebut, para ulama berkesimpulan bahwa
kedudukan hukum pelaksanaan sujud tilawah adalah sunah, baik yang
dilakukan di dalam salat maupun di luar salat.
Cara melakukan sujud tilawah dalam salat adalah langsung bersujud
saat orang yang sedang salat membaca ayat sajdah dari salah satu surah
dalam Al-Qur’an. Sujud tilawah cukup dilakukan satu kali sambil membaca
tasbih selayaknya sujud biasa dan ditambah bacaan khusus sujud tilawah.
Hal itu sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah yang berbunyi sebagai berikut.
Artinya: “....Maha suci Tuhanku Yang Maha Tinggi. Ya Allah, catatlah bagiku
pahala, dan lepaskan dariku dosa. Dan jadikanlah bacaan ayat ini sebagai
tabungan amal bagiku, dan terimalah bacaan tersebut dariku, sebagaimana
Engkau menerima bacaan hamba-Mu Daud” (H.R. Tirmizi:528)
Setelah melakukan sujud tilawah dengan bacaan tersebut, orang yang
salat itu kembali berdiri meneruskan bacaannya dan meneruskan salatnya
sampai selesai. Adapun cara melakukan sujud tilawah yang dilakukan di
luar salat, yakni dimulai dengan takbiratul ihram, kemudian sujud, duduk
setelah sujud, dan diakhiri dengan salam.
86 86 86 86 86
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Bagaimana sikap kita apabila mendengar orang membaca Al-Qur’an
yang di dalamnya terdapat ayat sajdah?
Hafalkan lafal doa sujud tilawah beserta terjemahannya!
Bacaan sujud tilawah di luar salat sama dengan sujud tilawah dalam
salat. Perbedaannya adalah bagi yang berada di luar kegiatan salat, sujud
tilawah harus dimulai dengan takbiratulihram, untuk membedakan antara
perbuatan ibadah mahdah dengan kegiatan lainnya di luar peribadatan. Sujud
tilawah diakhiri dengan salam, untuk menandakan berakhirnya peribadatan
tersebut sehingga dapat meneruskan kembali pekerjaan di luar sujudnya itu.
Berikut ini contoh bacaan sajdah yang terdapat dalam Al-Qur’an.
1. Surah al-A’r
-
af : 206, juz 9 ( )
2. Surah ar-R’ad : 15, juz 13 ( )
3. Surah an-Na
.
hl, 50, juz 14 ( )
4. Surah al-Isr
-
a’ : 109, juz 15 ( )
5. Surah Maryam : 58, juz 16 ( )
6. Surah al-
.
Hajj : 18, juz 17 ( )
7. Surah al-
.
Hajj : 77, juz 17 ( )
8. Surah al-Furq
-
an : 60, juz 19 ( )
9. Surah as-Sajdah, 15, juz 21 ( )
10. Surah Fu
.
s
.
silat : 38, juz 24 ( )
87 87 87 87 87
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman
5 Sujud syukur ialah sujud yang dilakukan karena mendapat suatu
kenikmatan atau terhindar dari suatu musibah. Sujud syukur dilakukan
sekali dan harus di luar salat. Hukum sujud syukur adalah sunah.
5 Hikmah melakukan sujud syukur, antara lain memeroleh kepuasan
dan ketentraman batin serta tambahan nikmat dari Allah swt.
5 Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan sesudah tasyahud akhir dan
sebelum salam, sebanyak dua kali
5 Sujud tilawah ialah sujud yang dilakukan karena mendengar atau
membaca ayat-ayat sajdah. Hukum sujud tilawah adalah sunah. Sujud
tilawah dilakukan sekali sujud dan boleh dilakukan di dalam atau di
luar salat.
Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah
Hari Raya Idul Adha adalah saat yang dinanti-nanti oleh kebanyakan umat
Islam untuk menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWTswt. dengan
menyembelih hewan kurban yang dibagikan kepada fakir miskin. Hari Raya
Idul Adha tahun ini adalah yang paling berkesan bagi Ahmad. Tanpa diduga
ibunya yang pulang dari ibadah haji membelikan sebuah jam tangan yang
telah lama diinginkannya. Bukan main girangnya hati Ahmad. Begitu ibunya
menyerahkan jam tangan tersebut, Ahmad langsung melakukan sujud
syukur. Dengan wajah yang penuh haru, Ahmad menjabat tangan bapak
ibunya sambil mengucapkan terima kasih.
sujud : berlutut serta meletakkan dahi ke lantai (misalnya
pada waktu salat)
sunah : pekerjaan yang apabila dikerjakan mendapat pahala
apabila tidak dikerjakan tidak berdosa
K KK KKam am am am amus K us K us K us K us Kecil ecil ecil ecil ecil
88 88 88 88 88
Pendidikan Agama Islam SMP 2
No. Pernyataan Baik Tidak
1. Faiz juara kelas setiap tahun. Ia enggan
melakukan sujud syukur karena keberhasilannya
merupakan kerja keras bukan karena nikmat
pemberian Allah swt.
2. Kita selamat dari gigitan ular berbisa atau anjing
di jalan. Seketika itu, kita melakukan sujud
syukur.
3. Keluarga Pak Hanif selamat atas musibah banjir
yang melanda desanya. Tanpa bersuci dari
hadas dan najis, ia sekeluarga langsung sujud
syukur.
P PP PPenilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sikap pp pp
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Latihan Latihan Latihan Latihan Latihan
A. Berilah tanda silang (u uu uu) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang
paling tepat!
1. Sujud syukur disunahkan bagi orang yang ....
a. terhindar dari musibah
b. memperoleh kebahagiaan hidup
c. menikmati karunia Allah swt.
d. memperoleh kenikmatan hidup atau terhindar dari musibah
2. Sujud syukur sebaiknya dilakukan di ....
a. masjid
b. rumah sendiri
c. tempat kejadian
d. di mana saja asalkan tempat yang suci
3. Sujud yang dilakukan seseorang itu memiliki unsur perasaan. Di bawah
ini yang tidak termasuk unsur tersebut adalah ....
a. kepasrahan hati c. ketundukan hati
b. kesamaan hati d. kepatuhan jiwa
4. Sujud kepada selain Allah swt. termasuk perbuatan ....
a. fasik c. riddah
b. nifak d. syirik
89 89 89 89 89
Pendidikan Agama Islam SMP 2
5. Sujud dilakukan seseorang sebagai bukti ... kepada Allah swt.
a. rasa cinta c. rasa hormat dan tunduk
b. rasa kagum d. rasa takut
6. Menurut Islam, sujud hanya boleh dilakukan terhadap ....
a. Allah swt.
b. Allah swt. dan Rasul-Nya
c. hal-hal yang terpuji
d. Khalik dan makhluk-Nya
7. Secara bahasa, sujud tilawah berarti sujud karena ....
a. ketaatan c. bacaan
b. ayat d. perasaan
8. Apabila seseorang mendengar bacaan ayat sajdah, kemudian ia sujud
maka ....
a. setan lari meninggalkannya sambil menangis
b. setan hangus terbakar api neraka
c. setan mondar-mandir ke sana ke mari
d. setan berteriak memanggil kawannya
9. Hukum melakukan sujud tilawah adalah ....
a. fardu kifayah c. mubah
b. sunah d. fardu ain
10. Sujud tilawah dapat dilakukan ....
a. di waktu salat c. di dalam atau di luar salat
b. di luar salat d. di dalam salat
B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Sunah Rasulullah saw. saat memperoleh karunia Allah swt. adalah ....
2. Sujud syukur merupakan bukti bagi seorang hamba atas ....
3. Surah Ibrahim dan al-Baqarah yang berkaitan dengan bersyukur
adalah ....
4. Sujud syukur tidak harus suci dari hadas dan najis karena ....
5. Hukum sujud tilawah menurut jumhur ulama adalah ....
C. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Sebutkan macam-macam sujud di luar salat!
2. Apa yang di maksud dengan sujud tilawah?
3. Apa yang di maksud dengan sujud syukur?
4. Apa perbedaan antara kedua sujud syukur dan sujud tilawah?
5. Kapan melaksanakan sujud tilawah dan sujud syukur?
90 90 90 90 90
Pendidikan Agama Islam SMP 2
T TT TTug ug ug ug ugas P as P as P as P as Por or or or ortof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
Jelaskan pengertian sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah dan hadis yang
berkaitan dengan sujud tersebut!
No. No. No. No. No. Sujud Sujud Sujud Sujud Sujud
1. Sujud syukur Pengertian:
___________________________________
___________________________________
Hadis:
___________________________________
___________________________________
2. Sujud sahwi Pengertian:
___________________________________
___________________________________
Hadis:
___________________________________
___________________________________
3. Sujud tilawah Pengertian:
___________________________________
___________________________________
Hadis:
___________________________________
___________________________________
P PP PPeng eng eng eng enger er er er ertian dan Hadis y tian dan Hadis y tian dan Hadis y tian dan Hadis y tian dan Hadis yang ang ang ang ang
Berkaitan Berkaitan Berkaitan Berkaitan Berkaitan
91 91 91 91 91
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Puasa
Puasa merupakan salah satu jenis peribadatan yang diperintahkan Allah
swt. kepada umat Islam. Puasa merupakan sikap dan perbuatan menahan
diri dari berbagai godaan, seperti makan, minum, dan godaan lainnya
sejak terbit fajar sampai terbenam matahari, khususnya bagi setiap
muslim yang balig dan berakal, tidak dalam keadaan haid dan nifas,
dengan niat melaksanakan perintah Allah swt.
7
Bab
Sumber: Tematis Ensiklopedi Al-Qur’an
92 92 92 92 92
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Peta Konsep
Macam Puasa Wajib
Hakikat Puasa
Macam Puasa Sunah
Puasa
Pengertian Puasa
Macam Puasa
Rukun Puasa
Amalan Sunah
ketika Puasa
Makruh Puasa
Hal-Hal yang
Membatalkan
Puasa
Doa Berbuka
Puasa
Puasa Ramadhan
Puasa Nazhar
93 93 93 93 93
Pendidikan Agama Islam SMP 2
A. Hakikat Puasa
1. Pengertian Puasa
Kata puasa berasal dari bahasa Arab yang berarti menahan atau
mencegah. Menurut pengertian syarak, puasa adalah menahan diri atau
mencegah dari sesuatu yang membatalkan puasa dengan niat yang
tertentu sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari dengan beberapa
syarat tertentu.
Allah swt. berfirman sebagai berikut.
wa kulμ wasyrabμ ¥att± yatabayyana lakumul-khai¯ul-abya«u minal-
khai¯il-aswadi minal-fajr(i), £umma atimmu¡-¡iy±ma ilal-lail(i),
Artinya: ... Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan)
antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian
sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam. (Q.S. Al-Baqarah/
2: 187)
2. Macam Puasa
Puasa sebagai amalan yang langsung untuk Allah swt. dan pahalanya
dilipatgandakan sesuai dengan iradah-Nya dibagi menjadi empat macam.
a. Puasa yang difardukan, meliputi puasa Ramadan, puasa kafarat, dan
puasa yang dinazarkan.
b. Puasa yang disunahkan, meliputi puasa enam hari pada bulan
Syawal, puasa hari Senin dan Kamis, puasa pada tanggal 10
Muharram, atau puasa tiga hari setiap bulan.
c. Puasa yang diharamkan, meliputi puasa pada dua hari raya, puasa
seorang istri selain bulan Ramadan tanpa seizin suami, puasa pada
hari tasyrik, dan puasa sepanjang masa.
d. Puasa yang dimakruhkan, meliputi puasa khusus pada hari Jumat
tanpa puasa hari sebelum dan sesudahnya, puasa khusus pada hari
Sabtu, dan puasa dengan cara wisal (tidak berbuka pada waktu
terbenam matahari dan tidak makan sahur).
94 94 94 94 94
Pendidikan Agama Islam SMP 2
3. Rukun Puasa
Rukun puasa adalah sesuatu yang harus ada pada orang yang hendak
atau sedang melaksanakan puasa, baik melaksanakan sesuatu yang
diperintahkan maupun mencegah sesuatu yang dilarang.
Adapun rukun-rukun puasa atau fardu puasa adalah niat dan menahan
diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar sampai
terbenam matahari.
a. Niat
Niat adalah sesuatu yang sangat menentukan untuk sah dan
tidaknya suatu perbuatan atau ibadah yang dilaksanakan . Niat ini
ada di dalam hati setiap manusia.
Rasulullah saw. bersabda sebagai berikut.
Artinya: “Sesungguhnya segala perbuatan tergantung dari niatnya
dan sesungguhnya manusia akan mendapatkan apa yang telah
diniatkan. Maka barang siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-
Nya, baginya pahala hijrah karena Allah dan Rasul-Nya. Dan barang
siapa yang hijrahnya karena keduniaan yang hendak diperolehnya
atau karena perempuan yang hendak dikawininya, maka hijrahnya
itu akan mendapatkan apa yang dihijrahkannya, yaitu yang hendak
dicapainya. (H.R. Abu Daud: 1882)
Peranan niat di dalam suatu amal perbuatan begitu penting. Oleh karena
itu, di dalam puasa pun ditempatkan pada tempat yang utama (sebagai rukun).
Niat pada rukun puasa dilaksanakan pada malam harinya sebelum puasa
itu dilaksanakan, yaitu bagi puasa wajib dan untuk puasa sunah dapat berniat
pada pagi hari setelah fajar sampai matahari condong ke barat.
Rasulullah saw. bersabda sebagai berikut.
Artinya: “Barang siapa yang tidak menetapkan (niat) akan berpuasa
(wajib) pada malamnya sebelum terbit fajar maka tidaklah ia
berpuasa. (H.R. Tirmizi: 662)
95 95 95 95 95
Pendidikan Agama Islam SMP 2
b. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa
Menahan diri atau mencegah dari hal-hal yang membatalkan
puasa dilakukan sejak terbit fajar (waktu imsak) sampai tenggelamnya
matahari. Waktu imsak adalah saat sebelum terbit fajar, yang oleh
Nabi saw. telah dikatakan bahwa lamanya kira-kira sepuluh menit
sampai dua belas menit.
Allah berfirman sebagai berikut.
wa kulμ wasyrabμ ¥att± yatabayyana lakumul-khai¯ul-abya«u minal-
khai¯il-aswadi minal-fajr(i), £umma atimmu¡-¡iy±ma ilal-lail(i),
Artinya: “.... Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan)
antara benang putih dari benang hitam, yaitu fajar, kemudian
sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam (Q.S.Al-Baqarah/
2: 187)
4. Amalan Sunah ketika Puasa
Setiap umat Islam yang melaksanakan puasa disunahkan melakukan
hal-hal berikut.
a. Makan sahur pada malam harinya (meskipun sedikit)
Rasulullah saw. bersabda
Artinya: “ ... makan sahurlah kamu sekalian, karena sesungguhnya
dalam makan sahur itu ada berkahnya. (H.R. Bukhari 1789, Muslim
1835)
b. Memperbanyak sedekah, memberi makan atau minum untuk
berbuka puasa kepada orang yang berbuka.
c. Memperbanyak membaca Al-Quran, beriktikaf di masjid terutama
pada sepuluh hari yang terakhir dari bulan Ramadan dan
memperbanyak ibadah lainnya.
d. Meninggalkan perkataan-perkataan yang jelek, seperti mengumpat,
meng-gunjing, berbicara kotor, dan berdusta.
e. Mengakhirkan waktu sahur sehingga mendekati imsak lebih kurang
12 menit.
96 96 96 96 96
Pendidikan Agama Islam SMP 2
f. Menyegerakan/mempercepat berbuka puasa apabila telah nyata dan
yakin bahwa matahari telah terbenam.
g. Berbuka puasa dengan kurma atau makanan yang manis. Jika tidak
ada, dengan air terlebih dahulu.
h. Sewaktu akan berbuka, hendaklah berdoa terlebih dahulu.
5. Makruh Puasa
Makruh puasa adalah hal-hal yang dimakruhkan dalam pelaksanaan
ibadah puasa, yaitu
a. bersikat gigi atau bersiwak setelah matahari condong ke barat;
b. berkumur yang berlebih-lebihan, terlebih berkumur setelah matahari
condong ke barat,
c. memasukkan air ke dalam hidung ketika berwudu. Hal itu
dikhawatirkan akan masuk ke dalam perut;
d. membekam atau memantik sehingga akan menjadikan lemah badan.
6. Hal-Hal yang Membatalkan Puasa
Setiap orang Islam yang berpuasa maka sepanjang hari harus
menahan diri. Apabila seseorang tidak mampu menahan diri dari hal
yang dilarang dalam puasa, puasa yang dilakukan menjadi batal.
Hal-hal yang membatalkan puasa dan yang harus dicegah adalah
sebagai berikut.
a. Makan dan minum yang disengaja. Apabila lupa makan dan minum,
puasanya tidak batal. Rasulullah saw. besabda sebagai berikut.
Artinya: “Barang siapa lupa, dan dia sedang berpuasa, kemudian
makan dan minum maka hendaklah menyempurnakan puasanya.
Karena sesungguhnya Allah yang memberi makan dan minum. (H.R.
Muslim : 1932)
b. Berhubungan/bersetubuh antara suami istri pada siang hari. Jika suami
istri berhubungan/bersetubuh di siang hari pada bulan Ramadan dan
mereka sedang menangung wajib puasa, mereka wajib membayar
kafarat (denda) dengan tiga tingkatan sebagai berikut.
1) Memerdekakan budak/hamba sahaya. Apabila tidak kuasa,
hendaklah memilih tingkatan yang kedua.
97 97 97 97 97
Pendidikan Agama Islam SMP 2
2) Berpuasa dua bulan berturut-turut selain puasa Ramadan. Apabila
hal ini juga tidak kuasa, dapat memilih tingkatan yang ketiga.
3) Memberi makan kepada enam puluh orang miskin, tiap-tiap
seorang miskin satu mud (3/4 liter).
c. Keluar mani karena disengaja. Apabila perbuatan tersebut karena
mimpi tidak membatalkan puasa.
d. Muntah yang disengaja. Apabila muntah tak disengaja, tidak
membatalkan puasa.
e. Memasukkan sesuatu ke dalam lubang rongga badan yang terbuka,
seperti memasukkan air ke lubang telinga, kubul, dubur, dan hidung
membatalkan puasa.
f. Haid dan nifas bagi perempuan membatalkan puasa dan wajib qada.
g. Murtad, keluar dari agama Islam.
h. Gila, atau mabuk sampai sepanjang hari.
7. Doa Berbuka Puasa
Artinya: “dahaga telah hilang, urat-urat telah basah (segar) dan insya
Allah pahalanya ditetapkan (H.R. Abu Daud : 2010)
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Jelaskan pengertian puasa baik dari segi bahasa maupun menurut
pengertian syarak!
2. Sebutkan manfaat yang kamu peroleh atas puasa yang kalian
lakukan!
3. Salah satu rukun puasa adalah niat. Bagaimana lafal niat berpuasa
Ramadan?
4. Sudahkah kalian memperbanyak amalan sunah selama kalian
melaksanakan ibadah puasa? Tulislah amalan sunah apa saja yang
telah kalian kerjakan!
98 98 98 98 98
Pendidikan Agama Islam SMP 2
6. Tulislah kembali hal-hal apa saja yang dimakruhkan dalam
pelaksanaan ibadah puasa!
7. Hindarilah hal-hal yang membatalkan puasa, baik puasa sunah
maupun puasa Ramadan!
8. Sebutkan hal-hal yang membatalkan puasa!
9. Hafalkan kemudian terapkan doa berbuka puasa ketika kamu
menjalankan puasa!
B. Macam Puasa Wajib
Puasa wajib meliputi sebagai berikut.
1. Puasa Ramadan
Puasa Ramadan adalah puasa wajib yang harus dikerjakan oleh
orang-orang yang beriman, setiap tahun sekali, yakni pada bulan
Ramadan. Puasa Ramadan dilaksanakan selama sebulan penuh. Hukum
puasa Ramadan adalah fardu ain (wajib) bagi setiap orang mukalaf.
Kewajiban puasa Ramadan dikemukakan langsung oleh Allah swt. dalam
firman-Nya berikut.
Y± ayyuhal-la©³na ±manμ kutiba ‘alaikumu¡-¡iy±mu kam± kutiba ‘alal-
la©³na min qablikum la‘allakum tattaqμn(a).
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu
berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu
bertakwa. (Q.S. Al-Baqarah/2: 183)
Berpuasa pada bulan Ramadan termasuk salah satu rukun Islam,
sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad saw. berikut.
99 99 99 99 99
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Artinya: “Didirikan Islam itu atas lima perkara, yaitu bersaksi bahwa
tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali hanya Allah dan
bahwasannya Nabi Muhammad saw. itu adalah utusan Allah, mendirikan
salat lima waktu, mengeluarkan zakat, mengerjakan ibadah haji, dan
berpuasa di bulan Ramadan”. (H.R. Bukhari : 7)
Dalam kaitannya dengan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan,
setiap umat Islam harus mengetahui tentang ketentuan awal dan akhir
bulan Ramadan, kebolehan tidak berpuasa dan cara menggantikannya,
amalan sunah pada bulan Ramadan, amalan yang dilarang bagi orang
yang berpuasa Ramadan, serta kafarat bagi orang yang melanggar
larangan puasa Ramadan.
a. Kebolehan Tidak Berpuasa dan Cara Menggantikannya
Orang Islam diperbolehkan tidak berpuasa pada bulan Ramadan
apabila ada sebab-sebab yang memperbolehkan meninggalkannya.
Berdasarkan cara menggantikannya, kebolehan tidak berpuasa
dibedakan menjadi tiga macam
1) Boleh tidak berpuasa, tetapi diwajibkan mengqada pada hari
yang lain sejumlah puasa yang ditinggalkan. Hal itu diberlakukan
untuk kejadian berikut
a) Orang yang sakit, sedangkan apabila berpuasa sakitnya
akan bertambah parah.
b) Orang yang sedang bepergian jauh ( ), yang
jaraknya paling sedikit 16 farsah atau sekitar 72 km.
Sumber: Dokumentasi penulis
100 100 100 100 100
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Allah swt. berfirman sebagai berikut.
faman k±na minkum mar³«an au ‘al± safarin fa ‘iddatum min
ayy±min ukhar(a),
Artinya :“Maka barang siapa di antara kamu sakit atau
dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajiblah
mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada
hari-hari yang lain. (Q.S.Al-Baqarah/2: 184)
c) Orang yang sedang hamil dan menyusui, sedangkan ia
khawatir apabila berpuasa akan memberi mudarat bagi
dirinya sendiri. Orang tersebut boleh tidak berpuasa dan
wajib mengqada pada hari yang lain.
d) Orang sedang haid, nifas, dan orang yang batal puasanya
karena salah satu sebab yang membatalkan puasa serta
orang yang karena sesuatu uzur yang mengharuskan tidak
berpuasa. Dalam sebuah hadis, diriwayatkan sebagai
berikut.
Artinya : Dari Aisyah r.a.:“Kami haid pada masa Rasululah
saw. maka beliau memerintahkan kami untuk mengqada
puasa dan tidak memerintahkan kami untuk mengqada
salat.” (H.R. At-Tirmizi : 717)
Bagi orang-orang tersebut diperbolehkan tidak berpuasa
dengan ketentuan harus mengqada pada hari yang lain di luar
bulan Ramadan. Kapan saja ia ada kesempatan mengqada harus
segera mengqada, baik bulan Syawal, bulan Rajab, atau bulan
Syakban asal tidak sampai bulan Ramadan berikutnya, dan tidak
pula harus berturut-turut sebab tidak berturut-turut pun boleh.
101 101 101 101 101
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Artinya : Dari Aisyah ia berkata: “Saya tidak pernah mengqada
puasa yang saya tinggalkan pada bulan Ramadan, kecuali pada
bulan Syakban sehingga Rasulullah saw. wafat”. (H.R. Tirimizi)
2) Boleh tidak berpuasa karena sesuatu sebab tidak mengqada,
tetapi membayar fidyah tiap-tiap hari yang ditinggalkan satu mud
(±3/4 liter). Hal itu diberlakukan untuk kejadian berikut.
a) orang yang sedang sakit dan tidak ada harapan untuk
sembuh, lebih-lebih apabila kemudian meninggal dunia;
b) orang yang tidak kuasa/kuat berpuasa karena tua.
Allah swt. telah berfirman sebagai berikut.
Ayy±mam ma‘dμd±t(in), faman k±na minkum mar³«an au ‘al±
safarin fa ‘iddatum min ayy±min ukhar(a), wa ‘alal-la©³na
yu¯³qμnahμ fidyatun ¯a‘±mu misk³n(in),
Artinya: “Maka jika di antara kamu sakit atau dalam perjalanan
(lalu ia tidak berpuasa), maka (wajiblah mengganti) sebanyak
hari (yang dia tidak berpuasa) pada hari-hari yang lain. Dan
wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika
mereka tidak berpuasa) membayar fidyah (yaitu) memberi
makan seorang yang miskin.” (Q.S. Al-Baqarah/2: 184)
3) Boleh tidak berpuasa, namun ia harus mengqada puasa yang
ditinggalkan dan membayar kafarat. Hal itu diberlakukan bagi
orang perempuan yang sedang hamil atau menyusui, dan ia
khawatir akan anak yang ada dalam kandungan atau yang
sedang disusuinya. Apabila melaksanakan ibadah puasa yang
102 102 102 102 102
Pendidikan Agama Islam SMP 2
ditinggalkan menurut sebagian ulama ia harus mengqada puasa
yang ditinggalkan dan harus pula membayar fidyah yang sehari
satu mud (±3/4 liter) dari makanan pokok.
b. Amalan yang Dilarang bagi Orang yang Berpuasa Ramadan
Banyak amalan yang dilarang untuk dikerjakan bagi orang yang
berpuasa karena dapat membatalkan puasanya. Amalan yang
dimaksud antara lain sebagai berikut.
1) Makan dan Minum yang Disengaja
Seseorang yang dengan sengaja makan dan minum maka
puasanya batal. Akan tetapi, jika makan dan minum tanpa
disengaja, seperti lupa maka tidak membatalkan. Dalam sebuah
hadis diriwayatkan sebagai berikut.
Artinya: “Barang siapa lupa, dan dia sedang berpuasa,
kemudian makan dan minum maka hendaklah menyempurnakan
puasanya. Karena sesungguhnya Allah yang memberi makan
dan minum. (H.R. Muslim : 1952)
2) Muntah dengan Sengaja
Muntah dengan usaha sengaja, sekalipun tidak ada yang
kembali ke dalam mulut akan membatalkan puasa. Sebaliknya
muntah yang tidak disengaja, tidak membatalkan puasa. Dalam
sebuah hadis diriwayatkan sebagai berikut.
Artinya: Dari Abi Hurairah r.a. “Bahwasanya Nabi saw.
bersabda: Barang siapa terpaksa muntah, tidaklah wajib
mengqada puasanya, dan barang siapa yang mengusahakan
muntah dengan sengaja maka hendaklah dia mengqada
puasanya.” (H.R. At-Tirmizi : 653)
103 103 103 103 103
Pendidikan Agama Islam SMP 2
3) Melakukan Hubungan Suami Istri atau Mengeluarkan Mani yang
Disengaja
Orang yang bersetubuh di malam hari, tetapi ia belum sempat
mandi sampai datang waktu subuh maka mandi junub di waktu
subuh itu tidak membatalkan puasa. Dalam sebuah hadis
diriwayatkan sebagai berikut.
Artinya: Dari Aisyah dan Umu Salamah, keduanya berkata,
“Nabi saw. di waktu Subuh berada dalam keadaan junub sedang
beliau berpuasa, kemudian beliau mandi.” (H.R. Bukhari dan
Muslim)
4) Keluar Darah Haid atau Nifas
Jika seorang perempuan kedatangan haid atau nifas,
sedangkan ia puasa, batallah puasanya. Akan tetapi, ia wajib
mengqada puasa tersebut di hari lain sebanyak hari yang ia tidak
berpuasa.
5) Gila (Tidak Berakal)
Jika seseorang mempunyai penyakit gila yang datang pada
siang hari sewaktu berpuasa, puasanya menjadi batal.
2. Puasa Kifarat
Puasa kifarat adalah untuk menebus dosa atau membayar denda
karena melanggar sesuatu yang dilarang agama. Misalnya, orang yang
sedang berpuasa melakukan hubungan suami istri di siang hari pada
bulan Ramadan. Dendanya, berpuasa selama dua bulan berturut-turut.
Jika tidak mampu melaksanakan, dia harus memberi makan enam puluh
orang miskin.
Dalam hadis diriwayatkan sebagai berikut.
104 104 104 104 104
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Artinya: Seseorang datang kepada Nabi saw. lalu ia berkata,
“Celaka saya, wahai Rasulullah!” Sabdanya, “Mengapa engkau
celaka?” Jawabnya, “saya telah mencampuri istriku siang hari bulan
puasa. Lalu beliau bersabda, “Apakah engkau punya sesuatu untuk
menebus budak?” Jawabnya, “Tidak”. Sabdanya, “Apakah engkau
mampu puasa dua bulan berturut-turut?” Jawabnya,”Tidak!”
Sabdanya, “Apakah engkau mempunyai sesuatu untuk engkau
berikan kepada 60 orang miskin?” Jawabnya, “Tidak!” Kemudian
ia duduk. Lalu Nabi saw. datang membawa segantang kurma. Lalu
sabdanya, “Bersedekahlah dengan ini! “Lalu ia menjawab, “Apakah
ini diberikan kepada orang yang lebih fakir dari kami? Demi Allah,
tidak ada penduduk negeri ini yang lebih perlu kepada makanan
ini dari kami. Lalu Nabi saw. tertawa sehingga terlihat gigi geraham
beliau. Dan sabdanya, “Pergilah dan berikan ini kepada
keluargamu.” (H.R. Muslim : 1870)
3. Puasa Nazar
Nazar artinya jarang adanya, atau perkataan yang jarang terpakai
atau luar biasa. Pengertian nazar adalah menjadikan sesuatu kebaikan
yang pada asal mulanya tidak diwajibkan oleh syarak, namun setelah
dinazarkan hukumnya menjadi wajib untuk dilaksanakan. Jadi, puasa
nazar adalah puasa yang pada asal mulanya tidak diwajibkan oleh
ketentuan syarak. Oleh sebab itu, apabila puasa tersebut telah diucapkan
sebagai nazar maka menjadi wajib dan harus dikerjakan.
105 105 105 105 105
Pendidikan Agama Islam SMP 2
a. Contoh Puasa yang Dinazarkan
Apabila nanti saya lulus ujian, saya bernazar akan berpuasa satu
hari tepat pada hari Kamis. Setelah ujian tersebut benar-benar lulus,
puasa satu hari tepat hari Kamis yang dinazarkan tersebut wajib dan
harus dikerjakan.
Allah swt. berfirman sebagai berikut.
Yμfμna bin-na©ri wa yakh±fμna yauman k±na syarruhμ musta¯³r±(n).
Artinya: “Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang
azabnya merata di mana-mana.” (Q.S.Al-Ins
-
an/76 : 7)
b. Hukum Puasa Nazar
Seperti telah disebutkan di atas, puasa nazar pada mulanya tidak
ada (tidak diwajibkan). Namun, apabila puasa telah betul-betul
dinazarkan, hukumnya adalah wajib untuk dilaksanakan.
Wajib dilaksanakannya nazar adalah sepanjang menyangkut
ketaatan kepada Allah. Apabila bernazar akan melakukan perbuatan
maksiat (larangan-larangan Allah), misalnya bernazar akan berbuat
zina, mencuri, dan menyontek, hukumnya adalah tidak sah dan tidak
wajib dilaksanakan.
Rasulullah saw. bersabda sebagai berikut.
Artinya: Barang siapa bernazar akan mengerjakan maksiat (larangan)
kepada Allah, maka janganlah maksiat itu dikerjakan. (H.R. An-
Nasa’i : 3746)
Perbuatan orang yang bernazar pada mulanya hukumnya adalah
mubah, yaitu boleh bernazar dan boleh tidak bernazar, sepanjang
tidak melanggar larangan agama (syariat). Jadi, boleh bernazar,
asalkan bersifat ta’abbudi (ibadah) kepada Allah swt. seperti bernazar
akan mengerjakan salat sunah dua rekaat jika lulus ujian, akan
berpuasa, dan akan bersedekah. Kita tidak diperbolehkan bernazar
untuk meninggalkan perkara yang mubah, seperti bernazar tidak
akan makan atau tidak akan minum.
c. Penyebab Puasa Nazar
Sebab-sebab puasa nazar ada dua macam, yaitu karena ada
sebab dan tidak ada sebab.
106 106 106 106 106
Pendidikan Agama Islam SMP 2
C. Puasa Sunah
1. Pengertian Puasa Sunah
Puasa sunah adalah puasa yang dianjurkan oleh Rasulullah saw,
bagi kaum muslimin. Apabila yang sunah ditinggalkan tidak berdosa dan
tidak mendapat siksa, tetapi tetap merugi karena amal ibadahnya tidak
bertambah.
2. Macam Puasa Sunah
Puasa sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah saw., antara lain
sebagai berikut :
a. Puasa Hari Senin dan Hari Kamis
Puasa Senin dan Kamis adalah puasa sunah yang dikerjakan
setiap hari Senin dan Kamis, jika dilakukan hukumnya sunah.
Dianjurkannya puasa hari senin dan kamis berdasarkan hadis dari
Aisyah riwayat Turmudzi berikut :
1) Puasa nazar yang dikerjakan karena ada sebab, misalnya
seorang yang berpuasa nazar apabila akan mendapatkan
kenikmatan, atau apabila terhindar dari malapetaka yang
menimpanya, ia bernazar akan melaksanakan puasa tiga hari
berturut-turut. Dengan sebab tersebut puasa tiga hari berturut-
turut tersebut, harus dilaksanakan.
2) Puasa nazar yang dikerjakan karena tidak ada sebab, misalnya
saya bernazar akan berpuasa Senin dan Kamis bulan depan.
Menurut sebagian ulama, nazar tersebut harus dilaksanakan
sebagaimana nazar tersebut di atas yang ada sebab. Sebagian
ulama yang lain berpendapat nazar tersebut tidak wajib
dilaksanakan karena tidak ada sebab.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Kaitannya dengan berpuasa, mungkinkah satu orang dikenakan dua
kewajiban, yaitu mengqada puasa dan membayar fidyah?
2. Sebutkan amalan sunah yang kalian kerjakan di bulan Ramadan!
3. Sebutkan amalan yang dilarang bagi orang yang berpuasa di bulan
Ramadan!
4. Pernahkah kamu bernazar puasa? Sebutkan nazar yang pernah kamu
lakukan kaitannya dengan beribadah kepada Allah swt.
107 107 107 107 107
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Artinya : “Dari Aisyah ra. Katanya, Nabi Muhammad saw. Selalu
memilih puasa hari Senin dan Kamis.” (H.R. Tirmidzi: 676).
b. Puasa Syawal
Puasa Syawal adalah puasa sunah yang dilakukan pada bulan
Syawal selama enam hari sesudah hari raya Idul Fitri. Hukum puasa
syawal adalah sunah muakad. Dasar pelaksanaan puasa syawal
adalah hadis dari Abi Ayyub al-Anshari riwayat Muslim berikut ini.
Artinya : “Dari Abu Ayyub Al-Anshari: “Rasulullah saw. Bersabda:
Siapa yang puasa bulan Ramadan, kemudian diiringi dengan puasa
enam hari di bulan Syawal, maka yang demikian itu seolah-oleh ia
berpuasa sepanjang masa.” (H.R. Muslim : 1984)
Adapun cara melaksanakan puasa Syawal dapat dilakukan
secara berurutan ataupun tidak berurutan yang penting masih dalam
bulan Syawal dan bukan tanggal satu Syawal.
c. Puasa Arafah
Puasa Arafah adalah puasa sunah pada tanggal 9 zulhijjah (bulan
haji) kecuali bagi orang yang sedang melakukan ibadah haji, maka
tidak disunahkan atas mereka untuk berpuasa. Hukum puasa Arafah
adalah sunah muakad. Dasar pelaksanaannya antara lain hadis
diriwayatkan Imam Muslim yang artinya “Puasa pada hari Arafah
itu dapat menghapus dosa dua tahun, satu tahun lalu dan satu tahun
yang akan datang.“ (H.R. Muslim:1977)
3. Fungsi Puasa Sunah
Puasa sunah merupakan perkara yang dianjurkan dalam Islam. Oleh
karena itu, orang yang melaksanakan puasa sunah akan memperoleh
manfaat dan kebaikan, antara lain sebagai berikut:
a. sebagai wujud syukur kepada Allah swt.;
b. sebagai sarana pendidikan dan latihan;
108 108 108 108 108
Pendidikan Agama Islam SMP 2
c. sebagai pemupuk jiwa sosial;
d. membentuk manusia yang bertakwa kepada Allah;
e. menjaga kesehatan, agar menjadi sehat jasmani dan rohani;
f. memperoleh pahala dari Allah dan menjadi benteng dari neraka;
Rasulullah bersabda sebagai berikut :
Artinya :”Puasa itu merupakan benteng dari neraka seperti perisai salah
seorang dari kalian dari perang”. (H.R. Ahmad : 15682)
Oleh karena itu, sekalipun puasa sunah, hendaknya tetap rajin kita
laksanakan karena akan menambah amal ibadah kita kepada Allah.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Jelaskan macam-macam puasa sunah!
2. Diskusikan dengan kelompok belajar kalian mengenai manfaat
puasa sunah!
Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah
Hanif siswa kelas dua Madrasah Tsanawiyah. Setiap harinya, ia
berpenampilan tenang, ramah, dan supel. Hanif memiliki banyak
sahabat. Pada suatu hari, ia berjanji pada diri sendiri bahwa ia akan
berpuasa Senin-Kamis selama satu tahun apabila mendapat peringkat
pertama pada ulangan semester pertama. Akhirnya, keinginan Hanif
berhasil. Hanif mendapat peringkat pertama di sekolahnya. Hanif pun
menepati janjinya. Ia mulai berpuasa Senin-Kamis hingga satu tahun
lamanya. Sikap Hanif itu, perlu kiranya untuk ditiru bagi teman-teman
lainnya.
109 109 109 109 109
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman
5 Puasa itu diwajibkan kepada umat Islam yang telah mencapai usia
balig dan sehat akal pikirannya.
5 Rukun puasa adalah niat dan meninggalkan semua yang membatalkan
puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
5 Beberapa hal yang membatalkan puasa, yaitu makan dan minum yang
disengaja; berhubungan suami istri pada waktu siang; keluar mani karena
disengaja bukan karena mimpi; muntah yang disengaja; memasukkan air
(sesuatu) ke dalam lubang hidung, telinga, kubul, dan dubur; haid dan
nifas bagi perempuan; murtad; gila dan mabuk sampai sepanjang hari.
5 Disunahkan dalam melaksanakan ibadah puasa, yakni makan sahur
meskipun sedikit, mengakhirkan waktu sahur hingga mendekati imsak,
mempercepat berbuka, berbuka dengan kurma atau makanan yang
manis, dan berdoa terlebih dahulu sewaktu berbuka.
5 Puasa Ramadan adalah puasa wajib atau fardu yang dilaksanakan pada
bulan Ramadan. Puasa Ramadan dimulai setelah terbit hilal awal
Ramadan dan diakhiri setelah terbit hilal awal bulan Syawal.
5 Syarat wajib puasa adalah Islam, berakal sehat, balig, mampu, dan mukmin.
5 Syarat sah puasa adalah Islam, mumayiz, tidak sedang haid atau nifas,
dan berakal sehat.
5 Puasa nazar adalah puasa yang dilakukan untuk memenuhi nazar
atau janji. Hukum puasa nazar adalah wajib. Puasa ini diwajibkan
karena janji atau sumpah.
5 Puasa sunah yang dianjurkan Rasulullah saw, antara lain puasa hari
Senin dan Kamis, Puasa Syawal, dan Puasa Arafah.
hilal : bulan sabit, bulan yang terbit pada tanggal satu bulan qamariah
iradah : kehendak
makruh : perbuatan yang apabila dikerjakan tidak memperoleh pahala,
sebaliknya apabila ditinggalkan memperoleh pahala.
nifas : darah yang keluar sehabis melahirkan
orbit : garis peredaran planet
rukyat : penglihatan, perihal melihat bulan untuk menentukan
awal bulan
tasyrik : tanggal 11, 12, dan 13 bulan Zulhijah
K KK KKam am am am amus K us K us K us K us Kecil ecil ecil ecil ecil
110 110 110 110 110
Pendidikan Agama Islam SMP 2
No. Pernyataan Baik Buruk
1. Setiap hari ibu-ibu di kampung memiliki
kebiasaan yang unik. Setelah mereka
menyelesaikan pekerjaan rumah, mereka segera
berkumpul di rumah salah satu tetangga. Di sana
mereka ngerumpi sampai lupa waktu. Kebiasaan
tersebut seakan sudah menjadi rutinitas mereka,
bahkan di bulan puasa kebiasaan itu tetap
mereka jalankan.
2. Siti sedang berpuasa Ramadan di sekolah.
Ketika sedang berpuasa, ia tiba-tiba haid
sehingga membatalkan puasanya. Karena tidak
berpuasa lagi, Siti makan dan minum semaunya
di depan teman-temannya yang sedang
berpuasa. Siti berpendirian bahwa teman-
temannya sudah kuat imannya, mengingat sudah
kelas dua Madrasah Tsanawiah.
3. Eki dan teman-temannya sering bergurau.
Selama ini, setiap gurauan tidak pernah
membuat teman-temannya marah, meng-ingat
Eki memiliki sikap humoris. Pada suatu hari di
bulan Ramadan, Eki juga berpuasa. Akan tetapi,
sikap yang dimilikinya tidak berubah, meskipun
di bulan Ramadan.
4. Luki beragama Islam suka berderma kepada
fakir miskin. Setiap ada kegiatan kemanusiaan,
ia selalu tampil paling depan untuk
berpartisipasi. Akan tetapi, pada setiap bulan
Ramadan, meskipun syarat dan rukun puasa
telah ada baginya, ia tidak pernah mau
berpuasa.
5. Faiz juara kelas setiap tahun. Ia enggan
melakukan sujud syukur karena keberhasilannya
merupakan kerja keras bukan karena nikmat
pemberian Allah swt.
P PP PPenilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sikap pp pp
Berilah tanda (—)pada kolom baik atau buruk sesuai
dengan pendapatmu!
111 111 111 111 111
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Latihan Latihan Latihan Latihan Latihan
A. Berilah tanda silang (u uu uu) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang
paling tepat!
1. Berikut ini yang bukan merupakan syarat-syarat wajib puasa adalah
.....
a. berakal
b. suci dari haid dan nifas bagi perempuan
c. Islam
d. balig
2. Berikut ini yang bukan termasuk sunah puasa adalah ....
a. mempercepat buka dan memperlambat sahur
b. berdoa saat berbuka
c. melakukan ibadah di malam hari
d. memberikan makanan untuk berbuka kepada orang lain
3. Makan sahur hukumnya ....
a. wajib
b. haram
c. sunah
d. makruh
4. Orang yang sedang berpuasa, makruh untuk ....
a. makan siang
b. memasak untuk berbuka
c. mandi siang
d. berkumur-kumur yang berlebihan
5. Tidak berkata atau berbuat dusta termasuk dalam ... puasa.
a. sunah
b. wajib
c. makruh
d. haram
6. Tujuan dilaksanakan puasa Ramadan adalah ....
a. mencapai derajat iman
b. mencapai derajat takwa
c. melaksanakan perintah Allah swt.
d. dapat terhindar dari siksa neraka
112 112 112 112 112
Pendidikan Agama Islam SMP 2
7. Telah melihat hilal atau diberi tahu bahwa telah muncul hilal termasuk
....
a. syarat sah puasa Ramadan
b. kesempurnaan pelaksanaan puasa Ramadan
c. syarat wajib puasa Ramadan
d. keutamaan pelaksanaan puasa Ramadan
at tahunan (sepanjang tahun)
8. Suami istri yang sedang berpuasa dan melakukan hubungan badaniah
di siang hari bulan Ramadan maka diancam hukuman, di antaranya
berpuasa selama ....
a. sepuluh hari
b. satu bulan
c. dua bulan
d. dua belas bulan
9. Pada setiap bulan Ramadan dianjurkan untuk ....
a. tidak bekerja
b. bekerja keras dengan meninggalkan puasa
c. memperbanyak membaca Al-Qur’an dan amal saleh lainnya
d. banyak berekreasi ke tempat-tempat hiburan
10. Orang yang sedang berpuasa makruh untuk ....
a. makan siang
b. mandi siang
c. berkumur-kumur yang berlebihan
d. memasak untuk berbuka
B. Isilah titik-titk di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Puasa menurut bahasa bermakna ....
2. Puasa merupakan peribadatan menahan diri dari berbagai ....
3. Salah satu hikmah ibadah puasa adalah ....
4. Ibadah puasa melatih jiwa manusia memerangi hawa nafsu yang selalu
cenderung pada ....
5. Makan dan minumlah kamu, hingga waktu kelihatan benang yang putih
dari yang hitam, yaitu .... (Q.S. al-Baqarah/2 : 187)
6. Pada puasa bulan Ramadan, niat dilaksanakan pada ... sebelum puasa
itu dilaksanakan.
7. Sewaktu akan berbuka hendaklah berdoa terlebih dahulu termasuk ...
puasa.
113 113 113 113 113
Pendidikan Agama Islam SMP 2
8. Bulan yang paling suci dan penuh berkah bagi umat Islam adalah ....
9. Suci dari haid dan nifas bagi wanita merupakan ....
10. Meniatkan berbuka di saat berpuasa maka puasanya menjadi ....
C. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang benar!
1. Apa arti puasa menurut bahasa dan istilah syarak?
2. Ibadah puasa merupakan ibadah murni. Jelaskan makna pernyataan
tersebut!
3. Sebutkan hal-hal yang menjadikan makruh dalam berpuasa!
4. Siapa saja yang diperbolehkan meninggalkan puasa Ramadan?
5. Kapan seseorang wajib mengeluarkan zakat fitrah?
114 114 114 114 114
Pendidikan Agama Islam SMP 2
T TT TTug ug ug ug ugas P as P as P as P as Por or or or ortof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
Jelaskan hal-hal yang berkatian dengan puasa dalam tabel berikut.
Hal-Hal yang Berkaitan Hal-Hal yang Berkaitan Hal-Hal yang Berkaitan Hal-Hal yang Berkaitan Hal-Hal yang Berkaitan
dengan Puasa dengan Puasa dengan Puasa dengan Puasa dengan Puasa
1. Pengertian puasa __________________________
__________________________
__________________________
2. Macam puasa __________________________
__________________________
__________________________
3. Rukun puasa __________________________
__________________________
__________________________
4. Makruh puasa __________________________
__________________________
__________________________
5. Hal yang membatalkan puasa __________________________
__________________________
__________________________
6. Doa berbuka puasa __________________________
__________________________
__________________________
P PP PPenjelasan enjelasan enjelasan enjelasan enjelasan No. No. No. No. No.
115 115 115 115 115
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Zakat
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang harus dilaksanakan oleh
setiap muslim yang mempunyai kelebihan harta yang telah cukup nisab
dan haulnya. Zakat terbagi menjadi dua macam, yaitu zakat mal dan
zakat fitrah. Zakat fitrah berkaitan langsung pada diri seseorang. Kedua
macam zakat tersebut sebagai bentuk kepedulian Islam terhadap nasib
orang yang tidak mampu.
Untuk mengetahui lebih jelas, perhatikanlah pembahasan berikut ini.
8
Bab
Sumber: Dokumentasi penulis
116 116 116 116 116
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Peta Konsep
Zakat
Zakat Fitrah
Zakat Mal
Waktu Mengeluar-
kan Zakat Fitrah
Syarat Wajib Zakat
Fitrah
Dasar Disyariatkan
Zakat Fitrah
Manfaat Zakat Fitrah
Mustahik Zakat
Fitrah
Akibat Orang yang
Tidak Berzakat
Pengertian dan
Hukum Zakat Mal
Rukun Zamat Mal
Syarat Wajib Zakat
Mal
Orang yang Wajib
Memberikan Zakat
Harta yang Wajib
Dizakati
Nisab dan Haul
Zakat Mal
Orang yang berhak
Menerima Zakat
Fungsi Zakat Mal
117 117 117 117 117
Pendidikan Agama Islam SMP 2
A. Zakat Fitrah
1. Dasar Disyariatkan Zakat Fitrah
Dilihat dari segi bahasa, kata zakat fitrah berarti membersihkan jiwa
atau diri dengan cara mengeluarkan harta, untuk diberikan kepada
mereka yang sangat memerlukan harta tersebut. Menurut istilah dalam
syariat Islam, zakat fitrah adalah mengeluarkan beras atau bahan
makanan pokok sebesar 2,5 kg atau nilainya yang sepadan dengan
jumlah tertentu, diberikan kepada mereka yang memerlukan untuk
membersihkan diri atau jiwa yang mengeluarkannya.
Pembahasan zakat fitrah meliputi pensyariatan zakat fitrah, syarat
wajib, waktu pengeluaran zakat, akibat orang yang tidak berzakat, dan
orang yang berhak menerima (mustahik) zakat fitrah.
Allah swt. berfirman sebagai berikut
Wa f³ amw±lihim ¥aqqul lis-s±’ili wal-ma¥rμm(i).
Artinya: “Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin
yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta. (Q.S. A
.
z-
.
Z
-
ariy
-
at/
51: 19)
Berdasarkan firman Allah swt. di atas, pada setiap penghasilan yang
mencapai nilai nisab diwajibkan untuk mengeluarkan zakat, yakni untuk
membersihkan harta tersebut dari hak orang lain. Akan tetapi, perintah
zakat tersebut tidak menjangkau kepada mereka yang berpenghasilan
cukup, tetapi tidak mencapai nilai nisab sehingga mereka tidak
diwajibkan untuk zakat, hanya dianjurkan untuk bersedekah.
Rasulullah saw. bersabda sebagai berikut
Artinya: “Dari Ibnu Abbas ra. ia berkata: “Rasulullah saw. telah
mewajibkan zakat fitrah (yang berfungsi) untuk menyucikan orang yang
berpuasa dari omong kosong, ucapan-ucapan keji, dan untuk memberi
118 118 118 118 118
Pendidikan Agama Islam SMP 2
makanan bagi orang-orang miskin. Barang siapa menunaikannya
sebelum salat Idul Fitri, ia adalah zakat fitrah yang diterima, dan barang
siapa menunaikannya sesudah salat Idul Fitri, ia adalah sedekah dari
sedekah-sedekah sunah saja.” (H.R. Abu Dawud :1371)
Melalui hadis di atas, Rasulullah saw. menyatakan bahwa zakat fitrah
merupakan suatu kewajiban, yaitu perbuatan wajib yang harus dipenuhi
umat. Jika mengabaikannya, seseorang terancam dengan dosa. Jadi,
membayar zakat fitrah hukumnya fardu ain bagi segenap muslim, baik
laki-laki maupun perempuan, tua muda, besar kecil, bahkan kepada bayi
yang baru lahir. Kewajiban ini tentunya menjadi tanggung jawab kepala
keluarga terhadap anak, istri, bahkan pembantu yang tinggal bersama
mereka.
Adapun kadar zakat fitrah yang harus dikeluarkan untuk masing-
masing sebesar 2,5 kg atau 3 liter bahan makanan pokok.
2. Syarat Wajib Zakat Fitrah
Orang yang wajib membayar zakat fitrah adalah mereka yang
memenuhi syarat-syarat berikut.
a. Orang Islam.
b. Orang tersebut telah ada (masih hidup) setelah tenggelamnya
matahari pada akhir hari dari bulan Ramadan tersebut (yakni pada
malam tanggal 1 Syawal).
c. Ada kelebihan makanan untuk dirinya dan untuk keluarganya sehari
semalam.
Zakat fitrah wajib dikeluarkan untuk diri sendiri dan anggota keluarga
yang menjadi tanggungannya. Dalam hal ini Termasuk juga pembantu/
pelayannya.
Nabi saw. bersabda sebagai berikut.
Artinya: .... sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada mereka
sedekah (zakat) yang diambil dari orang-orang kaya dan diberikan kepada
orang-orang fakir di kalangan mereka ... ” (H.R. Muslim : 27)
119 119 119 119 119
Pendidikan Agama Islam SMP 2
3. Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah
Waktu untuk mengeluarkan zakat fitrah berdasarkan hukum waktu
pengeluaran dan kebutuhan orang-orang fakir dan miskin yang berhak
menerima, dapat dibedakan sebagai berikut.
a. Waktu wajib, yaitu apabila zakat fitrah dikeluarkan setelah terbenamnya
matahari pada malam hari raya tersebut sampai waktu subuh.
b. Waktu yang diperbolehkan, yaitu apabila zakat fitrah dikeluarkan
sejak dari awal bulan Ramadan (tanggal 1 Ramadan) sampai akhir
Ramadan.
c. Waktu yang lebih baik (sunah),
yaitu apabila zakat fitrah itu
dikeluarkan setelah salat subuh,
pada pagi hari raya itu sampai
sebelum khatib naik mimbar
(salat Idul Fitri dimulai).
d. Waktu makruh, yaitu apabila
zakat fitrah itu dikeluarkan
setelah salat hari raya fitri, tetapi
sebelum terbenamnya matahari
pada hari raya itu.
e. Waktu haram, yaitu apabila
zakat fitrah dikeluarkan lebih
lambat lagi, yakni telah lewat
dari terbenamnya matahari pada
hari raya itu.
Rasulullah bersabda sebagai berikut.
Artinya: “Dari Ibnu Abbas ra. ia berkata: “Rasulullah saw. telah
mewajibkan zakat fitrah (yang berfungsi) untuk menyucikan orang yang
berpuasa dari omong kosong, ucapan-ucapan keji, dan untuk memberi
Sumber: Ensiklopedi Islam
Gambar: Waktu wajib zakat dikeluarkan
pada malam hari raya sebelum subuh
120 120 120 120 120
Pendidikan Agama Islam SMP 2
makanan bagi orang-orang miskin. Barang siapa menunaikannya
sebelum salat Idul Fitri, ia adalah zakat fitrah yang diterima, dan barang
siapa menunaikannya sesudah salat Idul Fitri, ia adalah sedekah dari
sedekah-sedekah sunah saja.” (H.R. Abu Dawud :1371)
4. Akibat Orang yang Tidak Berzakat
Dalam sebuah hadis diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud ra.
Rasulullah saw. bersabda yang artinya, “Tidak seorang pun di kalangan
hambaku yang tidak membayar zakatnya, kecuali pada hari kiamat
nanti hartanya akan diperlihatkan kepadanya sebagai seekor ular yang
sangat besar dan sangat berbisa lalu membelit lehernya.” Selanjutnya,
Rasulullah saw. membacakan kepada kami firman Allah swt. yang
menegaskan perkara tersebut.
Wa l± ya¥sabannal-la©³na yabkhalμna bim± ±t±humull±hu min fa«lih³ huwa
khairal lahum, bal huwa syarrul lahum, sayu¯awwaqμna m± bakhilμ bih³
yaumal-qiy±mah(ti), wa lill±hi m³r±£us-sam±w±ti wal-ar«(i), wall±hu bim±
ta‘malμna khab³r(un).
Artinya: Dan jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan apa yang
diberikan Allah kepada mereka dari karunia-Nya, mengira bahwa (kikir)
itu baik bagi mereka, padahal (kikir) itu buruk bagi mereka. Apa (harta)
yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan (di lehernya) pada hari
Kiamat. Milik Allah-lah warisan (apa yang ada) di langit dan di bumi. Allah
Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Ali ‘Imran/3: 180)
5. Mustahik Zakat Fitrah
Orang-orang yang berhak menerima zakat fitrah adalah sama
seperti orang-orang yang berhak menerima zakat mal (zakat harta).
Zakat fitrah, antara lain bertujuan agar fakir miskin yang pada hari
raya fitrah itu kelaparan akan terjamin kebutuhannya sehari semalam,
supaya jangan sampai pada hari itu mereka meminta-minta.
121 121 121 121 121
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Perhatikan Hadis Nabi saw. berikut.
Artinya: “Barang siapa meminta-minta sedangkan ia itu ada
(mencukupi) maka sesungguhnya dia memperbanyak api neraka
(siksaan)”. Mereka bertanya kepada Rasulullah saw., “Apa yang
dimaksud dengan mencukupi itu?” Jawab Nabi, “Maksud mencukupi
adalah dapat makan dirinya sehari semalam”. (H.R. Ahmad : 16967)
Adapun golongan yang berhak menerima zakat fitrah ada delapan
golongan. Hal ini terdapat pada surah at-Taubah ayat 60 berikut.
Innama¡-¡adaq±tu lil-fuqar±’i wal-mas±k³ni wal-‘±mil³na ‘alaih± wal-
mu’allafati qulμbuhum wa fir-riq±bi wal-g±rim³na wa f³ sab³lill±hi wabnis-
sab³l(i), far³«atam minall±h(i), wall±hu ‘al³mun ¥ak³m(un).
Artinya: “Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir,
orang-orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mu’alaf), untuk
(memerdekakan) hamba sahaya. Untuk (membebaskan) orang yang
berutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam
perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui,
Maha Bijaksana.” (Q.S. At-Taubah/9: 60)
6. Manfaat Zakat Fitrah
Diwajibkan zakat fitrah atas seorang muslim tentu mempunyai
banyak hikmah dan manfaat. Diantara manfaat zakat fitrah adalah
sebagai berikut :
a. Dapat meringankan beban penderiataan fakir dan miskin, terutama
pada Hari Raya Idul Fitri.
122 122 122 122 122
Pendidikan Agama Islam SMP 2
b. Menanamkan sifat pemurah, kasih sayang terhadap sesama, dan
dapat menjauhi sifat tamak, egois, serta kikir.
c. Menciptakan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin.
d. Menumbuhkan persaudaraan yang harmonis antara sesama manusia.
e. Membersihkan perbuatan sia-sia dan perkataan yang kotor bagi
orang yang berpuasa.
f. Menyucikan jiwa orang yang mengeluarkan zakat.
7. Cara Melaksanakan Zakat Fitrah
Di SMP kami antara guru dan anak anak membentuk kepanitiaan
Zakat fitrah yang terdiri dari anak kelas 3 dalam rangka menyambut hari
raya Idul Fitri.
Kegiatan yang kita lakukan sebagai berikut:
a. mencatat anak yang membayar zakat fitrah dari kelas 1 sampai kelas 3.
b. mencatat anak anak yang berhak mendapat zakat fitrah dari kelas 1
sampai kelas 3.
c. Mencatat fakir miskin disekitar sekolah.
d. Menimbang beras/makanan pokok yang akan dibagikan.
Setelah selesai semua dihitung kemudian dibagikan kepada yang
berhak menerimanya. Selesai dibagikan secara tertib dan lancar semua
panitia dan dewan guru serta anak anak puas karena dapat melaksanakan
zakat fitrah. Insya Allah seluruh anak dan guru di sekolah kami bersih
dan suci.
1. Jelaskan pengertian zakat fitrah dan alasan mengapa zakat fitrah
diwajibkan bagi umat Islam!
2. Waktu untuk mengeluarkan zakat fitrah berdasarkan hukum waktu
pengeluaran dan kebutuhan orang-orang fakir miskin dibedakan
menjadi lima macam. Sebutkan dan jelaskan kelima macam waktu
tersebut!
3. Tulislah ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang pendistribusian
hasil perolehan zakat!
4. Diskusikan dengan kelompok belajar kalian mengenai manfaat
zakat fitrah bagi yang memberi dan menerima!
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
123 123 123 123 123
Pendidikan Agama Islam SMP 2
B. Zakat Mal
1. Pengertian dan Hukum Zakat Mal
Kata mal berarti harta. Zakat mal adalah harta yang dikeluarkan
untuk diberikan kepada orang yang berhak menerimanya menurut syarat-
syarat tertentu sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Adapun hukum zakat mal adalah wajib bagi setiap orang muslim
yang memiliki harta yang sudah sampai nisab dan haulnya. Allah
berfirman sebagai berikut :
wa aq³mu¡-¡al±ta wa ±tuz-zak±t(a),
Artinya: …Dan Dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat …(Q.S. An-Nis
-
a/4 :
77)
Khu© min amw±lihim ¡adaqatan tu¯ahhiruhum wa tuzakk³him bih±
Artinya: … Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Dengan zakat
itu, kamu membersihkan dan menyucikan mereka …(Q.S. At-Taubah/9:
103)
Adapun yang dimaksud nisab adalah jumlah minimal harta yang
wajib dikeluarkan zakatnya. Adapun haul adalah jangka waktu satu
tahun memiliki harta yang wajib dizakati.
2. Rukun Zakat Mal
Rukun zakat mal adalah segala hal yang harus ada dalam
menunaikan zakat mal. Adapun yang termasuk rukun zakat mal adalah
sebagai berikut :
a. Niat untuk menunaikan zakat mal.
b. Ada orang yang menunaikan zakat mal.
c. Ada orang yang menerima zakat mal.
d. Ada barang untuk dikeluarkan zakat mal.
3. Syarat Wajib Zakat Mal
Syarat wajib zakat mal adalah segala sesuatu yang menyebabkan
seseorang wajib mengeluarkan zakat mal. Adapun hal-hal yang
merupakan syarat wajib zakat mal adalah sebagai berikut :
a. Beragama Islam
b. Merdeka, yaitu bukan budak.
124 124 124 124 124
Pendidikan Agama Islam SMP 2
c. Memiliki harta secara sempurna, artinya harta tersebut benar-benar
miliknya sendiri.
d. Sudah mencapai nisab, yaitu jumlah minimal
e. Sudah mencapai haul, artinya sudah batas waktu minimal, yaitu satu
tahun. Untuk hasil pertanian dan perkebunan, haulnya setiap kali
panen. Adapun harta rikaz (barang temuan ) haulnya ketika
menemukannya.
4. Orang yang Wajib Memberikan Zakat
Zakat merupakan ibadah yang wajib ditunaikan oleh setiap orang
muslim yang mampu. Zakat mal diwajibkan bagi setiap muslim yang
memiliki harga kekayaan berupa emas, perak, perniagaan, hasil
pertanian, hasil perkebunan, binatang ternak, hasil tambang, hasil profesi,
dan rikaz, apabila harta tersebut telah sampai nisab dan haulnya.
Rasulullah saw bersabda yang artinya :Ketika Rasulullah saw.
Mengutus Mu’az ke Yaman, beliau berkata “Beritahukanlah kepada
rakyat Yaman, sesungguhnya Allah telah mewajibkan atas mereka
menunaikan zakat yang dipungut dari orang-orang yang kaya dan
diberikan kepada fakir miskin di kalangan mereka.” (H.R. Jamaah)
5. Harta yang Wajib Dizakati
Harta kekayaan yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah sebagai
berikut :
a. Emas dan Perak
Kekayaan berupa emas dan perak yang sampai nisab dan
haulnya wajib dikeluarkan zakatnya. Hal ini sesuai dengan firman
Allah swt. berikut:
wal-la©³na yaknizμna©-©ahaba wal-fi««ata wa l± yunfiqμnah± f³
sab³lill±h(i), fa basysyirhum bi‘a©±bin al³m(in).
Artinya: “…Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan
tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah
kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat ) siksaan yang
pedih.” (Q.S. At-Taubah/9 : 34)
125 125 125 125 125
Pendidikan Agama Islam SMP 2
b. Harta Perniagaan
Harta perniagaan wajib dikeluarkan zakatnya apabila sudah
mencapai syarat-syarat yang ditentukan hukum Islam. Dasar perintah
mengeluarkan zakat harta perniagaan adalah hadis Daruqutni dan
Ibnu Majah berikut ini.
Artinya: Maka sesungguhnya Rasulullah saw, memerintahkan
kepada kami supaya mengeluarkan zakat barang yang
diperjualbelikan (H.R. Abu Daud : 1335)
c. Hasil Pertanian dan Perkebunan
Hasil pertanian dan perkebunan wajib dikeluarkan zakatnya
setiap kali panen apabila sudah mencapai nisabnya. Dasar perintah
mengeluarkan zakat pertanian dan perkebunan adalah firman Allah
swt. berikut.
Wa ±tμ ¥aqqahμ yauma ¥a¡±dih(³), wa l± tusrifμ, innahμ l± yu¥ibbul-
musrif³n(a).
Artinya: “… dan tunaikan haknya di hari memetik hasilnya (dengan
dikeluarkan zakatnya), dan janganlah kamu berlebih-lebihan.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan
(Q.S. Al-An’am/6 : 141).
d. Binatang Ternak
Harta berupa binatang ternak apabila sudah mencapai syarat-
syarat yang telah ditentukan hukum Islam wajib dikeluarkan
zakatnya. Binatang yang wajib dikeluarkan zakatnya, yaitu unta,
sapi, kerbau, dan kambing. Selain itu, hasil perikanan juga wajib
dikeluarkan zakatnya, seperti tambak udang, lele, dan juga ternak
unggas.
e. Barang Temuan (Rikaz)
Semua barang temuan juga merupakan harta yang wajib
dikeluarkan zakatnya. Akan tetapi, tidak diisyaratkan adanya haul
serta nisab. Dasar mengeluarkan zakat rikaz adalah sabda Rasulullah
berikut ini.
126 126 126 126 126
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Artinya: “Dan di dalam rikaz (barang temuan) ada haknya
seperlima.” (H.R. Bukhari : 1403)
6. Nisab dan Haul Zakat Mal
Haul Zakat adalah batas waktu minimal harta kekayaan yang harus
dikeluarkan zakatnya. Adapun yang dimaksud nisab zakat adalah batas
minimal dari jumlah harta kekayaan harus dikeluarkan zakatnya sesudah
memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan hukum Islam.
Adapun nisab, haul dan kadar zakat untuk masing-masing jenis harta
adalah sebagai berikut:
a. Emas
Nisab untuk emas adalah 20 dinar, berat timbanannya lebih 96
gram, dan haulnya satu tahun. Adapun kadar zakat yang dikeluarkan
sebesar 2,5%.
b. Perak
Nisab perak adalah 200 dirham (±672 gram), haulnya satu tahun.
Zakat yang dikeluarkan sebe2,5%.
c. Uang kertas
Nisab untuk uang kertas adalah seharga emas 96 gram, haulnya
satu tahun. Kadar zakat yang dikeluarkan 2,5%.
d. Hasil pertanian atau perkebunan
Nisab hasil pertanian dan perkebunan adalah 5 wasaq/653
kilogram, haulnya satu tahun. Adapu kadar zakatnya sebesar 10% jika
pengariannya tanpa biaya dan 5% jika pengairannya dengan biaya.
e. Harta perniagaan/perdagangan
Nisab untuk harta perniagaan sama dengan nisab untuk uang,
yaitu seharga emas 96 gram dan haulnya satu tahun. Kadar zakat
yang dikeluarkan sebesar 2.5%.
f. Binatang Ternak
Nisab dan haulnya binatang ternak adalah sebagai berikut :
1) Unta nisabnya 5 ekor, haulnya satu tahun.
2) Sapi/kerbau nisabnya 30 ekor, haulnya satu tahun.
3) Kambing/domba nisabnya 40 ekor, haulnya satu tahun.
g. Rikaz atau barang temuan
Untuk harta rikaz tidak ada nisabnya. Adapun haulnya adalah
pada saat menemukan barang tersebut. Kadar zakatnya untuk barang
temuan (rikaz) sebesar 20%.
127 127 127 127 127
Pendidikan Agama Islam SMP 2
7. Orang yang Berhak Menerima Zakat
Orang yang berhak menerima zakat disebut Mustahik. Adapun orang
yang mengeluarkan zakat disebut mizaki.
Allah swt. berfirman sebagai berikut:
Artinya: “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang
fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mualaf yang
dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang
berutang, untuk jalan Allah, dan orang-orang yang sedang dalam
perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah
Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana (Q.S. At-Taubah/9 : 60).
Menurut Al-Qur’an surat at-Taubah ayat 60 di atas, orang yang berhak
menerima zakat ada delapan golongan.
a. Fakir
Fakir adalah orang-orang yang tidak memiliki harta kekayaan
dan tidak mempunyai penghasilan yang tetap sehingga tidak dapat
mencukupi kebutuhan sehari-hari.
b. Miskin
Miskin adalah orang yang memiliki pekerjaan tetap, tetapi
penghasilannya tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari.
c. Amil
Amil adalah orang-orang yang mendapat kepercayaan untuk
mengurus zakat, baik menerima maupun membagikannya.
d. Mualaf
Mualaf adalah orang-orang yang baru memeluk agama Islam
sehingga masih memerlukan bimbingan dan pembinaan karena
imannya masih lemah.
e. Riqab
Riqab adalah hamba sahaya yang dijanjikan oleh tuannya untuk
dimerdekakan dengan menebus dirinya dengan uang atau harta
tertentu.
f. Garim
Garim adalah orang yang berutang tidak untuk kemaksiatan dan
ia kesulitan untuk membayarnya.
g. Sabililah
Sabililah adalah semua usaha untuk menegakkan dan
menyebarluaskan agama Islam.
h. Ibnu Sabil
Ibnu Sabil adalah orang-orang yang mengalami kesulitan dalam
perjalanan, sedangkan perjalanan yang ditempuh itu bermaksud
baik.
128 128 128 128 128
Pendidikan Agama Islam SMP 2
8. Fungsi Zakat Mal
Seseorang yang mau mengeluarkan zakat, berarti ia telah
menguatkan tali kesetiakawanan sosial dengan membantu fakir miskin.
Menunaikan zakat juga berperan serta dalam mewujudkan tercapainya
keadilan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Adapun fungsi
diwajibkan zakat, antara lain sebagai berikut.
a. Dapat meringankan beban penderitaan fakir dan miskin
b. Menanamkan sifat pemurah dan kasih sayang terhadap sesama.
c. Menghilangkan jurang pemisah antara si kaya dan si miskin
d. Menghilangkan sifat bahil, egois, kikir, dengki, dan sifat tercela
lainnya.
e. Dapat menentramkan dan memperkukuh keimanan bagi para mualaf
f. Dapat menyucikan jiwa dan harta yang dimiliki.
g. Sebagai ungkapan syukur atas karunia dan nikmat anugerah Allah
swt..
h. Mengurangi kejahatan di tengah masyarakat.
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
1. Sebutkan harta yang wajib dizakati!
2. Sebutkan 8 orang yang berhak menerima zakat mal!
3. Diskusikan dengan kelompok belajar kalian mengenai fungsi zakat
mal bagi kehidupan masyarakat!
Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah Ibrah
Setelah memahami zakat fitrah, Farhan semakin peduli terhadap teman
dan tetangganya. Hubungan dengan teman dan tetangganya makin
harmonis. Sifat egoisnya lenyap. Ia selalu mengikuti kegiatan zakat fitrah
yang diprakarsai oleh OSIS di sekolahnya.
Di kampungnya, Farhan juga ikut berperan serta dalam kepanitiaan zakat
fitrah. Farhan merasakan banyak keuntungan semenjak ia mengeluarkan
zakat fitrah. Ia merasakan kepedulian sosialnya meningkat.
129 129 129 129 129
Pendidikan Agama Islam SMP 2
5 Zakat adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan seseorang untuk
fakir miskin dan lain-lain sesuai dengan perintah syarak.
5 Zakat fitrah ialah zakat yang dikeluarkan seusai melakukan puasa
Ramadan berupa bahan makanan pokok. Fungsinya untuk
membersihkan diri dari perbuatan yang keji dan kotor selama
menjalankan puasa Ramadan dan membantu orang-orang miskin
agar ikut bergembira pada Hari Raya Idul Fitri. Besarnya zakat fitrah
adalah 2,5 kg atau 3 liter bahan makanan pokok untuk setiap jiwa.
5 Orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah ialah orang yang
memiliki kelebihan makanan untuk diri dan keluarganya sehari
semalam pada Hari Raya Idul Fitri.
5 Mustahik zakat ialah fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, garim,
sabilillah, dan ibnu sabil.
5 Perbedaan antara zakat fitrah dan zakat mal adalah zakat fitrah
dikeluarkan oleh siapa saja yang mempunyai kelebihan bahan
makanan pokok untuk menyucikan muzaki. Sedangkan zakat mal
dikeluarkan oleh siapa yang mempunyai kelebihan harta dan sudah
mencapai nisab dan haul yang ditentukan
Putra sulung Pak Andi telah mendapat pelajaran tentang zakat fitrah di
sekolahnya. Ketika bulan Ramadan tiba, ia berbincang-bincang dengan
ayahnya tentang manfaat zakat fitrah bagi fakir miskin. Akhirnya, Pak
Andi membayar zakat fitrah menurut ketentuan agama Islam. Bagaimana
tanggapanmu terhadap sikap anak sulung Pak Andi?
Pendapat saya, ________________________________________________
P PP PPenilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sika enilaian Sikap pp pp
Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman Rangkuman
haul : batas waktu kepemilikan harta untuk dizakati
mustahik : orang yang berhak menerima zakat
muzaki : orang yang wajib zakat
nisab : batas minimal harta untuk dizakati
zakat : suci atau berkat
K KK KKam am am am amus K us K us K us K us Kecil ecil ecil ecil ecil
130 130 130 130 130
Pendidikan Agama Islam SMP 2
Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi Uji Kompetensi
Latihan Latihan Latihan Latihan Latihan
A. Berilah tanda silang (u uu uu) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang
paling tepat!
1. Batas akhir pembayaran zakat fitrah adalah ....
a. tanggal 29 Ramadan
b. salat Idul Fitri
c. akhir bulan Ramadan
d. sebelum salat Idul Fitri
2. Keluarga Haji Sulaiman berjumlah 11 orang. Zakat fitrah yang harus
dikeluarkan sebanyak ....
a. 11 liter beras
b. 33 liter beras
c. 36 liter beras
d. 33 kilogram beras
3. Zakat fitrah berfungsi untuk membersihkan diri dari ....
a. sifat kikir dan tamak terhadap harta
b. perbuatan dan ucapan kotor selama menjalankan puasa Ramadan
c. umpatan fakir dan miskin yang susah hidupnya
d. gangguan-gangguan selama bulan Ramadan
4. Salah satu mustahik zakat adalah orang yang perlu dibujuk hatinya
untuk tetap menjadi orang Islam. Orang tersebut dinamakan ....
a. mualaf
b. mukalaf
c. asnaf
d. salaf
5. Zakat hasil pertanian dikeluarkan ....
a. setahun sekali
b. setengah tahun sekali
c. setiap kali panen
d. terserah kesanggupannya
6. Kesediaan membayar zakat akan menghindarkan diri dari sifat ....
a. takabur c. ujub
b. kikir d. ria
7. Menurut surah at-Taubah ayat 60, mustahik zakat ada ....
a. lima golongan
b. tujuh golongan
c. delapan golongan
d. sembilan golongan
131 131 131 131 131
Pendidikan Agama Islam SMP 2
8. Membayar zakat berarti mengeluarkan sebagian hartanya untuk
kepentingan agama dan ....
a. harta itu sendiri c. kemanusiaan
b. diri sendiri d. budak/hamba sahaya
9. Nisab adalah ... wajib zakat.
a. batas minimal c. ketentuan-ketentuan
b. batas maksimal d. manfaat
10. Amil adalah sebutan bagi ....
a. pelaksanaan zakat c. sandaran zakat
b. pencatat d. pengurus zakat
B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!
1. Menunaikan zakat fitrah berbeda dengan menunaikan zakat mal.
Menunaikan zakat fitrah harus ....
2. Salah satu waktu untuk menunaikan zakat fitrah adalah ....
3. Zakat berupa makanan pokok yang wajib ditunaikan setiap tahun
sekali disebut ....
4. Besarnya zakat fitrah untuk setiap jiwa, baik laki-laki maupun
perempuan, tua maupun muda adalah ....
5. Segala sesuatu yang harus ada dalam menunaikan zakat fitrah disebut
....
6. Empat rukun zakat fitrah, yaitu ..., ..., ..., dan ....
7. Apabila telah memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan syarak,
menunaikan zakat fitrah hukumnya ....
8. Salah satu syarat wajib zakat fitrah adalah ....
9. Orang yang berhak menerima bagian zakat fitrah ada ....
10. Ayat dalam Al-Qur’an yang mengandung perintah zakat, antara lain
....
C. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang benar!
1. Apakah yang disebut zakat fitrah?
2. Sebutkan syarat wajib zakat fitrah!
3. Siapa yang menjadi mustahik zakat fitrah?
4. Sebutkan tiga manfaat zakat fitrah yang kamu ketahui!
5. Tulislah sebuah hadis yang menjelaskan bahwa Nabi Muhammad saw.
beserta keluarganya tidak boleh menerima zakat!
132 132 132 132 132
Pendidikan Agama Islam SMP 2
T TT TTug ug ug ug ugas P as P as P as P as Por or or or ortof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
Jelaskan pengertian dan hukum zakat fitrah dan zakat mal.
No. No. No. No. No. Zaka Zaka Zaka Zaka Zakat P t P t P t P t Peng eng eng eng enger er er er ertian dan Hukumn tian dan Hukumn tian dan Hukumn tian dan Hukumn tian dan Hukumny yy yya aa aa
1. Zakat fitrah Pengertian:
_____________________________
_____________________________
_____________________________
Hukum:
_____________________________
_____________________________
_____________________________
2. Zakat mal Pengertian:
_____________________________
_____________________________
_____________________________
Hukum:
_____________________________
_____________________________
_____________________________
133 133 133 133 133
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Se¡arah Nabì
Muhammad saw.
Nabì Muhammad saw. berdakwah dì Mekah seíama tìga beías tahun.
lsì dakwah ßeíìau mencakup segaía aspek kehìdupan manusìa termasuk
ekonomì waíaupun memang íebìh dìtekankan pada aspek aqìdah. Nabì
Muhammad muíaì berdagang se¡ak berumur l2 tahun saat mengìkutì
rombongan dagang pamanya yang kemudìan dìkembangkan sendìrì.
Kemudìan Aííah memerìntahkan Rasuíuííah saw. hì¡rah ke Madìnah,
karena keadaan dì Mekah sudak tìdak kondusìl untuk berdakwah.
9
Bab
Sumbetġ Insillopedi Jema|is ¬l·Çut´an
Sumbetġ Insillopedi Jema|is Ounia lslam
134 134 134 134 134
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Pcta konscp
Se¡arah Nabì
Muhammad saw.
Nabì Muhammad saw.
Membangun lkonomì
Masyarakat
Meneíadanì Per¡uangan
Nabì dan Para Sahabat
dì Madìnah
135 135 135 135 135
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
A. Nabi Mubammad saw. Mcmbangun fkonomi Masyarakat
Pada saat keíahìran Nabì Muhammad saw., Mekah adaíah sebuah kota
yang amat pentìng dì antara kota-kota yang ada dì negerì Arab baìk darì segì
tradìsì maupun darì segì keadaan penduduknya. Mekah dìíaíuì ¡aían
perdagangan pentìng yang menghubungkan Yaman dì seíatan dan Surìah dì
utara. Secara keseíuruhan, mata pencaharìan yang dìíakukan penduduk
Mekah adaíah menggembaía, berdagang, dan bertanì.
Nabì Muhammad íahìr pada maíam men¡eíang dìnì harì Senìn tanggaí
l2 Rabìuí Awaí tahun Ca¡ah yang bertepatan dengan 20 Aprìí 570 M. Ketìka
berusìa l2 tahun, Muhammad teíah tumbuh dengan tubuh yang sehat dan
kuat. Sìapa sa¡a yang bergauí dengan beíìau akan merasa sayang dan senang
bersamanya. Pada masa usìa tersebut, Abu 1haíìb mengabuíkan permìntaan
Nabì Muhammad saw. untuk ìkut serta daíam kalìíahnya ketìka memìmpìn
rombongan dagang ke Syam ĠSurìah). Darì sìnìíah Muhammad yang keíak
men¡adì Nabì, memunyaì pengaíaman berdagang yang membawanya untuk
meíakukan usaha dagang sendìrì dengan mendapat pìn¡aman modaí darì
Khadì¡ah bìntì Khuwaìíìd.
Sebagaì wanìta Çuraìsy, Sìtì Khadì¡ah sangat dìhormatì dì tengah-tengah
kaumnya. la memìíìkì sìlat terpu¡ì, semìsaí sìlat sosìaí, pemberanì, toíeran ,
dan yang amat mengagumkan darì dìrìnya adaíah kemampuan mana¡erìaí
yang dìmìíìkìnya untuk mengendaíìkan usaha perdagangannya dìtengah
persaìngan yang demìkìan kuat. Sebagaì seorang saudagar besar Khadì¡ah
men¡aíankan usaha perdagangannya dengan memercayakan barang
dagangannya kepada orang untuk dìbawa dan dì¡uaí. Kepada pen¡uaí
dagangannya, Khadì¡ah memberì ìmbaían yang pantas. Dìsampìng ìtu ìa
sangat suka membantu orang-orang yang mengaíamì kesuíìtan ekonomì.
Abu 1haíìb, paman Nabì, memunyaì hubungan dagang dengan Sìtì
Khadì¡ah. Pada masa ìtu Muhammad dìkenaí sebagaì orang yang terpercaya
Ġal·¬min) dan men¡aíankan usaha perdagangan dengan penuh berkah,
sehìngga Khadì¡ah memìntanya untuk men¡aíankan dagangannya dengan
dìberì seorang pendampìng yaknì Maìsarah.
Daíam men¡aíankan usaha perdagangannya tampak keagungan prìbadì
Muhammad, seíama berdagang ìa sangat uíet, ¡u¡ur, ramah, dan meíayanì
para pembeíì yang datang dengan santun.
Nabì Muhammad saw. Daíam berdagang senantìasa ¡u¡ur dan tìdak
menyembunyìkan aìb/cacat darì barang dagangannya kepada para pembeíì.
¦ìka ada barang dagangannya yang cacat maka beíìau menun¡ukkan kepada
pembeíì, para pembeíì dìpersìíahkan meneíìtì sendìrì barang dagangannya.
Nabì Muhammad saw. men¡uaí barang dagangannya dengan harga ¡uaí yang
136 136 136 136 136
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
teíah dìtentukan oíeh ma¡ìkannya. ¦ìka harga ¡uaí barang murah maka beíìau
tìdak men¡uaínya dengan harga mahaí. ¦ìka barang ìtu banyak, sedangkan
dì íuar ter¡adì keíangkaan beíìau tìdak menìmbunnya, agar mendapat
keuntungan yang íebìh besar.
Karena ketekunan, kepandaìan, dan akhíak muíìa íaìnnya yang beíìau
tun¡ukkan daíam berdagang, beíìau mendapatkan keuntungan yang sangat
besar. Haí tersebut membuat Khadì¡ah tertarìk kepada beíìau dan kemudìan
Khadì¡ah maíamarnya dan meíangsungkan pernìkahan dengan Muhammad
yang dìsaksìkan oíeh Abu 1haíìb. Pada waktu ìtu Muhammad berusìa 25
tahun dan Khadì¡ah berusìa 40 tahun. Darì perkawìnan tersebut beíìau
dìkarunìaì 6 orang anak, 2 putra dan 4 putrì.
Demìkìan kìsah Nabì Muhammad saw. daíam membangun masyarakat
meíaíuì kegìatan ekonomì dan perdagangan. ßeíìau menga¡arkan ketekunan,
keuíetan, ke¡u¡uran, ker¡a keras, dan kesantunan daíam berdagang. Sebagaì
umatnya sudah semestìnya kìta mencontoh dan meneíadanì akhíak muíìa
ßeíìau daíam men¡aíankan kegìatan ekonomì dan perdagangan.
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. Se¡ak kapan Nabì Muhammad muíaì berdagang:
2. Apakah rahasìa sukses perdagangan Nabì Muhammad:
3. ¦eíaskan dengan sìngkat bagaìmana Nabì Muhammad membangun
perekonomìan masyarakat!
ß. McncIadani Pcrjuangan Nabi dan Para Sababat di Madinab
Daíam meíaksanakan tugas kerasuíannya dì mekah, Nabì Muhammad
saw. berhadapan dengan masyarakat ¡ahìíìyah, masyarakat pemeíuk nìíaì-
nìíaì warìsan Nabì lbrahìm a.s. yang teíah mereka sìmpangkan darì bentuk
yang sebenarnya. lntì warìsan ìtu adaíah pengesaan Aííah swt. Ġ|auhid). Pada
masa ìtu, penyembahan terhadap berhaía dan perbuatan syìrìk íaìnnya teíah
merusak a¡aran tauhìd. Nama Aííah swt. meskìpun masìh ada daíam
kepercayaan mereka namun teíah tenggeíam daíam nama-nama sesembahan
íaìnnya. Cíeh karena ìtu, ketìka Nabì Muhammad saw. memuíaì tugasnya
dengan menekankan aspek keesaan Aííah Ġ|auhid), mereka segera
membangkìtkan sìkap permusuhan kepada beíìau dan pengìkutnya.
137 137 137 137 137
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Sìkap permusuhan orang-orang Çuraìsy yang semuía berbentuk
cemoohan berkembang dan menìngkat men¡adì penge¡aran dan
penganìayaan secara kasar dan keras. Kematìan ìstrì Nabì Muhammad saw.,
Khadì¡ah dan pamannya Abu 1aíìb, pada saat yang hampìr bersamaan yaknì
tahun ke-l0 darì kenabìan, membuat kehìdupan dan ruang gerak dakwahnya
men¡adì semakìn sempìt. Sehìngga tahun ìtu dìkenaí sebagaì tahun duka cìta
Ġĺ¬mul Huzn).
Perìstìwa lsra' dan Mìkra¡ teíah memberìkan penawar hatì bagì Nabì
Muhammad saw., segaía penderìtaan yang dìterìma darì kaumnya bukan
karena Aííah swt. teíah menìnggaíkan atau memurkaìnya, tetapì merupakan
sunatuííah, yaìtu sunah dakwah ìsíamìah bagì orang-orang yang mencìntaì
dan dìcìntaì Aííah swt. Perìstìwa tersebut dìsampìng sebagaì u¡ìan keìmanan
bagì pengìkutnya sekaíìgus mengandung mandat bagìnya untuk meíakukan
hì¡rah darì Mekah ke Yatsrìb ĠMadìnah).
Pada tahun ke-ll kenabìan persìapan untuk mengembangkan lsíam ke
Yatsrìb memasukì babak permuíaan. Pada musìm ha¡ì ketìka sedang duduk
dì dekat ¬qabah Ġbukìt atau tugu batu antara Mìna dan Mekah) Nabì saw.
bertemu dengan enam orang darì suku Khazra¡. Seteíah mendengar seruan
dan a¡akan Nabì saw. mereka menyatakan masuk lsíam. Pada tahun ke-l2
kenabìan, datang dua beías orang íaìnnya. Pengìsíaman keenam orang yang
dì antara mereka, dììkutì dengan per¡an¡ìan kesetìaan terhadap lsíam yang
dìkenaí dengan nama 8ai´a| ¬l·ĺ¬qabah ĠPer¡an¡ìan Aqabah) yang pertama.
Pada musìm ha¡ì tahun ke-l2 kenabìan, Mus'ab mengantar musíìmìn
Yatsrìb bersama se¡umíah besar orang-orang yang masìh musyrìk.
Pengìsíaman mereka dììkutì dengan ßaì'at Aqabah yang kedua. Seteíah
per¡an¡ìan Aqabah yang kedua, Nabì saw. mengì¡ìnkan kaum musíìmìn untuk
berhì¡rah ke Yatsrìb, sedangkan beíìau sendìrì tetap tìnggaí dì mekah sambìí
menunggu perìntah darì Aííah swt. Kaum musíìmìn muíaì meíakukan hì¡rah
daíam ¡umíah besar secara bergeíombang, sementara se¡umíah besar íaìnnya
bertahan dì Mekah karena mìskìn dan kekurangan bekaí. Perìstìwa ìnì teíah
membuat orang-orang kalìr Mekah men¡adì marah. Maka ketìka mendengar
berìta kemungkìnan berh¡rahnya Nabì saw., mereka segera menyusun
rencana untuk membunuhnya. Akan tetapì Nabì saw. teíah mendapat ìnlormasì
tentang bahaya ìtu sehìngga pada maíam akan berhì¡rah ke Yatsrìb Nabì
saw. dìperìntahkan untuk ber¡aga-¡aga. Maka Nabì saw. memerìntahkan Aíì
bìn Abì 1haíìb untuk menempatì tempat tìdurnya.
Seteíah mengatur segaía sesuatunya Nabì saw. Keíuar darì rumahnya
seraya membaca surah \asin. lnì adaíah buktì keìmanan yang daíam kepada
Aííah swt. dan keberanìan yang íuar bìasa, yang dìpertun¡ukkannya ketìka
menìnggaíkan rumah meíewatì orang-orang yang haus darah. Seteíah keíuar
138 138 138 138 138
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
darì rumahnya, Nabì saw. menemuì Abu ßakar as-Sìddìq dan
memberìtahukan apa yang dìkehendakì Aííah swt. Maka Abu ßakar
mempersìapkan dua ekor unta dan putrì suíungnya, Asma' mempersìapkan
perbekaían bagì kepergìan mereka. Seían¡utnya mereka bersembunyì dì Cua
Sur, seíama tìga harì tìga maíam. Pada maíam keempat mereka keíuar dan
menyewa orang kalìr yang dìpercaya Abduííah bìn Lraìqìt, sebagaì penun¡uk
¡aían. Per¡aíanan dì íakukan hanya dì maíam harì dan menghìndar darì ¡aían
umum. Seíama daíam per¡aíanan, Abu ßakar meíìhat kegembìraan Nabì saw.
meskìpun mereka hampìr tertangkap oíeh Suraqah bìn Maíìk yang tergìur
oíeh hadìah l00 ekor unta. Penduduk Yatsrìb yang teíah mendengar berìta
tentang pergìnya Nabì saw. darì Mekah, tìdak sabar menunggu
kedatangannya. Setìap harì mereka keíuar darì kota untuk memberìnya
sambutan yang hangat. Akhìrnya Nabì saw. 1ìba dì sebuah tempat yang
dìkenaí dengan nama Çuba Ġdekat Yatsrìb) pada harì senìn 8 Rabìuí Awaí
seteíah tu¡uh harì per¡aíanan. Dì tempat ìnì beíìau menetap seíama empat
harì dan membangun mas¡ìd yang dìíukìskan daíam Aí-Çur'an sebagaì berìkutġ
lamasfidun ussisa alat-taqwa min awwali vaumin ahaqqu an taquma fih(i),
Artinyaġ ļ.. Sesungguhnya mesjid yang diditilan a|as dasat |aqua Ġmesjid
Çuba), sejal hati pet|ama adalah lebih pa|u| lamu shola| di dalamnya ....ª
ĠÇ.S. At-1aubah/9 ġ l08)
Pad harì ¡umat, l2 Rabìuí Awaí, Nabì saw. Menìnggaíkan Çuba dan tìba
dì Yatsrìb. Dì tengah per¡aíanan, dì ßanì Saíìm, Nabì saw mengadakan saíat
¦umat yang pertama dì daíam se¡arah lsíam. Seusaì meíaksanakan saíat ¦umat
Nabì saw. meían¡utkan per¡aíanan menu¡u Yatsrìb. Nabì saw. dìsambut oíeh
ßanì Na¡¡ar, suku perkotaan yang terkenaí dan mempunyaì hubungan
kekerabatan dengan Nabì saw. darì ¡aíur lbu. Setìap orang merasa senang
dan gembìra menyambutnya, dìantara mereka ada yang menaìkì pohon, atap
rumah, dan tempat-tempat tìnggì.
Setìap oarng dì daíam kota memohon untuk men¡adì tuan rumah bagì
tamu agung ìnì. Akan tetapì karena suíìt untuk menentukan dìmana harus
tìnggaí, nabì saw. membìarkan untanya ber¡aían seraya berkata kepada
peduduk, bahwa dìa akan tìnggaí dìrumah dìmana untanya berhentì.
Keberuntungan ¡atuh pada Abu Ayyub aí-Ansarì karena unta berhentì dan
beríutut tepat dìdepan rumahnya, dì tanah kosong mìíìk dua anak yatìm, Sahí
dan Suhaìí, dì sìtu beíìau membangun mas¡ìd Nabawì.
Se¡ak saat ìtu Nabì saw. tìnggaí dì Yatsrìb yang namanya dìubah men¡adì
Madinah an·!abi atau Madinah al·Munauuatah. Peker¡aan petama yang
139 139 139 139 139
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
dìíakukan oíeh Nabì saw. dì Madìnah adaíah membangun íandasan-íandasan
utama bagì terbentuknya masyarakat Ġnegara) yang baru.
Iet|ama, membangun mas¡ìd sebagaì pusat kegìatan rohanìah, pusat
pemerìntahan, dan kegìatan-kegìatan íaìnnya. Iedua, mempersaudarakan
seíuruh kaum musíìmìn, khususnya antara orang-orang yang hì¡rah darì Mekah
ke Madìnah ĠKaum Muha¡ìrìn) dan orang-orang penduduk asíì Madìnah yang
menoíong per¡uangan lsíam ĠKaum Ansar). Ie|iga, menyusun dustur Ġundang-
undang dasar) yang mengatur kehìdupan kaum musíìmìn dan men¡eíaskan
hubungan mereka dengan kaum íaìnnya, khususnya dengan kaum Yahudì.
Dengan demìkìan hì¡rah menandaì berakhìrnya masa pra-lsíam yang
dìsebut masa ¡ahìíìah, serta merupakan tìtìk baíìk bagì keberuntungan Nabì
Muhammad saw. dan dìmuíaìnya babak baru dì daíam se¡arah pergerakan
lsíam. Dengan berdìrìnya sebuah masyarakat Ġnegara) lsíamì dì Madìnah,
lsíam kìnì mencapaì keíuhuran dan keagungan rohanìah dengan dìmensì
yang tak terduga sebeíumnya.
lbtak lbtak lbtak lbtak lbtak
ļSesungguhnya |elah ada pada Ġditi) Rasulullah i|u suti |eladan yang bail
bagimu Ġyai|u) bagi otang yang menghatap Ġtahma|) ¬llah dan
Ġleda|angan) hati liama| dan Oia banyal menyebu| ¬llah.´ ĠÇ.S. Aí-
Ahzab/33 ġ 2l)
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. Apakah yang dìmaksud dengan tahun duka cìta Ġĺ¬m al·Huzn):
2. Perìstìwa apakah yang dì daíamnya terkandung mandat/pesan bagì
Rasuíuííah saw. untuk meíakukan hì¡rah darì Mekah ke
YatsrìbĠMadìnah):
3. Apakah yang dìmaksud dengan ßaì'at Aqabah yang pertama dan
ßaì'at Aqabah yang kedua:
140 140 140 140 140
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa
5 Nabì Muhammad saw. íahìr pada harì Senìn tanggaí l2 Rabìuí Awaí
tahun Ca¡ah yang bertepatan dengan 20 Aprìí 570 M.
5 Ketìka berusìa l2 tahun, Nabì Muhammad saw. ìkut berdagang bersama
pamannya ke Syam ĠSurìah).
5 Nabì Muhammad saw. dìkenaí sebagaì orang yang terpercaya Ġal·¬min)
dan men¡aíankan usaha perdagangannya dengan penuh berkah,
sehìngga Khadì¡ah memìntanya untuk men¡aíankan dagangannya
dengan dìberì seorang pendampìng yaknì Maìsarah.
5 Nabì Muhammad saw. daíam berdagang sangat uíet, tekun, ¡u¡ur,
ramah, dan meíayanì para pembeíì yang datang dengan santun.
5 Nabì Muhammad saw. memuíaì tugas dakwahnya dì Mekah dengan
menekankan aspek keesaan Aííah ĠJauhid).
5 Nabì Muhammad saw. berhì¡rah ke Yatsrìb ĠMadìnah) dengan dìtemanì
sahabat Abu ßakar as-Sìddìq pada tahun ke-l2 kenabìan.
5 Nabì Muhammad saw. membangun mas¡ìd yang pertama dì Çuba.
5 Nabì Muhammad saw. membangun mas¡ìd Nabawì dì Madìnah.
5 Nabì Muhammad saw. mempersaudarakan kaum Muha¡ìrìn dan kaum
Ansar.
5 Nabì Muhammad saw. membuat dustur Ġundang-undang dasar) yang
mengatur kehìdupan kaum musíìmìn dì Madìnah dan men¡eíaskan
hubungan mereka dengan kaum íaìnnya, khususnya kaum Yahudì.
k kk kkam am am am amas k as k as k as k as ketil etil etil etil etil
tahun ga¡ah ġ tahun keíahìran Nabì saw. yang bertepatan
dengan penyerangan Kakbah yang dìíakukan oíeh
Abrahah dengan mengendaraì ga¡ah
kalìíah ġ rombongan berkendaraan Ġunta) dì padang pasìr
mana¡erìaí ġ pengeíoíaan Ġberhubungan dengan mana¡er)
saudagar ġ pengusaha besar
tauhìd ġ pengesaan Aííah Ġmenyakìnì Aííah ìtu lsa)
141 141 141 141 141
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
No. Pcrnyataan Tanggapan
l. Lntuk menìngkatkan taral hìdup atau
perokonomìan masyarakat, pemerìntah
mengambìí kebì¡akan untuk memberìkan
bantuan yang dìkenaí dengan ßantuan
Langsung 1unaì ĠßL1) kepada masyarakat
yang hìdup dì bawah garìs kemìskìnan dì
seíuruh lndonesìa.
2. Daíam men¡aíanì kehìdupan ìnì kìta harus
bersìkap mandìrì dan beker¡a keras tìdak
menggantungkan dìrì kepada orang íaìn.
3. Seorang peía¡ar senantìasa beía¡ar dengan
ra¡ìn dan tekun serta gìat berìbadah kepada
Aííah swt.
4. Pak Hasan seorang pedagang yang ¡u¡ur,
tekun, dan uíet.
5. Daíam hìdup kìta ¡uga harus mau berhì¡rah
yaknì menìnggaíkan perbuatan-perbuatan
buruk menu¡u kepada perbuatan-perbuatan
yang dìrìdaì Aííah swt.
f ff ffeailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sikap pp pp
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
latikaa latikaa latikaa latikaa latikaa
TuIiskan pcndapatmu pada koIom yang discdiakan tcntang
pcrnyataan bcrikut!
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
A. ßcriIab tanda siIang Ġ× ×× ××) pada buruf a, b, c, atau d di dcpan jawaban yang
tcpat!
l. Nabì Muhammad saw. íahìr pada maíam men¡eíang dìnì harì, senìn
tanggaí ....
a. l3 Rabìuíawaí 1ahun Ca¡ah
b. l4 Rabìuíawaí 1ahun Ca¡ah
c. l2 Rabìuíawaí 1ahun Ca¡ah
d. ll Rabìuíawaí 1ahun Ca¡ah
142 142 142 142 142
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
2. Nabì Muhammad saw. dìíahìrkan dì kota ....
a. Madìnah
b. Mekah
c. Yaman
d. Yatsrìb
3. Paman Nabì saw. yang menga¡aknya ìkut daíam rombongan dagang
ke Syam adaíah ....
a. Abduí Muthaíìb
b. Abu 1haíìb
c. Maìsarah
d. Abu ¦ahaí
4. Sebeíum dìangkat men¡adì Rasuí, Nabì Muhammad saw. bergeíar aí-
Amìn yang artìnya ....
a. 1erpandaì
b. 1erbaìk
c. 1erpercaya
d. 1ersayang
5. Nabì Muhammad saw. ìkut berdagang bersama pamannya ke Syam
pada usìa ....
a. l2 1ahun
b. l3 1ahun
c. l4 tahun
d. l5 1ahun
6. Sìtì Khadì¡ah memìnta Nabì Muhammad saw. untuk men¡aíankan
dagangannya dìkarenakan Nabì Muhammad saw. men¡aíankan usaha
perdagangannya dengan ....
a. Penuh berkah
b. Penuh ketekunan
c. Penuh kesabaran
d. Penuh ker¡a keras
7. Nabì Muhammad saw. daíam men¡aíankan usaha perdagangan darì
Sìtì Khadì¡ah dengan dìberì seorang pendampìng, yaknì ....
a. Abu 1ahíìb
b. Abduí Muthaíìb
c. Maìsarah
d. Abu ßakar
143 143 143 143 143
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
8. Nabì Muhammad saw. daíam berdagang tìdak pernah menyem-
bunyìkan aìb/cacat darì barang dagangannya kepada pembeíì. Haí
tersebut menun¡ukkan bahwa Nabì saw. daíam men¡aíankan usaha
perdagangannya dengan ....
a. 1ekun
b. Líet
c. ¦u¡ur
d. Ker¡a keras
9. Nabì Muhammad saw. meíangsungkan pernìkahan bersama sìtì
Khadì¡ah bìntì Kuwaìíìd, pada usìa ....
a. 24 tahun
b. 25 tahun
c. 26 tahun
d. 27 tahun
l0. Nabì Muhammad saw. berasaí darì keíuarga mìskìn dan íahìr daíam
keadaan yatìm. 1etapì ßeíìau tìdak pernah memìnta-mìnta kepada orang
íaìn. ßeíìau senantìasa berusaha dan beker¡a keras untuk memenuhì
kebutuhan hìdupnya. Haí tersebut menga¡arkan kepada kìta untuk ....
a. ker¡a keras
b. hìdup mandìrì
c. tekun daíam beker¡a
d. sungguh-sungguh daím beker¡a
ll. Nabì Muhammad saw. dìangkat men¡adì Rasuí pada usìa ....
a. 39 1ahun c. 4l 1ahun
b. 40 1ahun d. 42 tahun
l2. Daíam meíaksanakan tugas kerasuíannya dì Mekah, Nabì Muhammad
saw. berhadapan dengan masyarakat ¦ahìíìah, masyarakat pemeíuk
nìíaì-nìíaì warìsan darì Nabì ....
a. Musa a.s.
b. Adam a.s.
c. lbrahìm a.s.
d. lsa a.s.
l3. Nabì Muhammad saw. ketìka memuíaì tugas berdakwah kepada
masyarakat Mekah, menekankan pada aspek ....
a. lkonomì
b. 1auhìd
c. Muamaíah
d. lbadah
144 144 144 144 144
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
l4. Hì¡rah daíam se¡arah ìsíam bìasanya dìhubungkan dengan kepìndahan
Nabì Muhammad saw. darì Mekah ke ....
a. 1a'ìl
b. Abessìnìa
c. Yatsrìb
d. Yaman
l5. Persìapan untuk mengembangkan lsíam darì Mekah ke Yatsrìb
ĠMadìnah) memasukì babak permuíaan. Pada tahun ....
a. ke-l0 kenabìan
b. ke-ll kenabìan
c. ke-l2 kenabìan
d. ke-l3 kenabìan
B. lsiIab titik-titik bcrikut dcngan jawaban yang tcpat!
l. lbunda Nabì Muhammad saw. bernama ....
2. Kakek Darì Nabì Muhammad saw. bernama ....
3. Nabì Muhammad saw. íahìr pada tanggaí ....
4. Nabì Muhammad saw. íahìr daíam keadaan ....
5. Nabì Muhammad saw. memuíaì usaha perdagangannya pada usìa ....
6. Nabì Muhammad saw. daíam men¡aíankan usaha perdagangannya
dengan penuh ketekunan, keuíetan, ker¡a keras, dan meíayanì para
pembeíì dengan ....
7. Masyarakat Mekah sebeíum dìutusnya Rasuíuííah saw. berada daíam
keadaan ¡ahìíìah/kebodohan, yaknì kebodohan daíam haí ....
8. Kematìan ìstrì Nabì Muhammad saw. Khadì¡ah dan pamannya Abu
1haíìb, ter¡adì pada saat yang hampìr bersamaan, yaknì pada tahun ....
9. Sahabat Nabì saw. yang dìtugaskan untuk menga¡arkan Aí-Çuran dan
a¡aran lsíam kepada penduduk Yatsrìb ĠMadìnah) sebeíum Nabì saw.
hì¡rah ke Yatsrìb adaíah ....
l0. Nabì mengì¡ìnkan kaum musíìmìn untuk berhì¡rah ke Yatsrìb, seteíah
perìstìwa ....
C. |awabIab pcrtanyaan bcrikut dcngan jawaban yang tcpat!
l. Apakah ìsì darì per¡an¡ìan Aqabah yang pertama dan per¡an¡ìan Aqabah
yang kedua:
2. Sìapakah sahabat yang ìkut menemanì Rasuíuííah saw. berhì¡arah darì
Mekah menu¡u Madìnah:
145 145 145 145 145
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
3. Sìapakah yang dìmaksud kaum Muha¡ìrìn dan kaum Ansar ìtu:
4. Apakah nama mas¡ìd yang pertama kaíì dìbangun oíeh Rasuíuííah saw.
dan sebutkan puía ayat daíam surah Aí-Çuran yang meíukìskan tentang
mas¡ìd tersebut:
5. Apakah lungsì darì mas¡ìd Nabawì dì Madìnah pada masa Rasuíuííah
saw. dan para sahabat:
146 146 146 146 146
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
1 11 11ag ag ag ag agas f as f as f as f as fot ot ot ot ottof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
¦eíaskan beberapa permasaíahan berìkut yang berkaìtan dengan per¡uangan
Rasuíuííah saw. daíam membangun masyarakat meíaíuì kegìatan perekonomìan
dan perdagangan serta per¡uangan Rasuíuííah saw. daíam membangun
masyarakat lsíamì dì Madìnah!
do. do. do. do. do. Kasalak Kasalak Kasalak Kasalak Kasalak f f f f feajelasaa eajelasaa eajelasaa eajelasaa eajelasaa
l. Keíahìran Nabì Muhammad saw.
2. Keadaan kota Mekah dan masya-
rakatnya pada masa keíahìran
Rasuíuííah saw.
3. Nabì Muhammad saw. ìkut berdagang
bersama pamannya ke Syam.
4. Hì¡rah Nabì Muhammad saw. darì
Mekah ke Yatsrìb.
5. Langkah-íangkah yang dìambìí Nabì
Muhammad saw. daíam membangun
íandasan-íandasan utama bagì
terbentuknya masyarakat Ġnegara)
Madìnah yang baru. kepada
perbuatan-perbuatan yang dìrìdaì
Aííah swt.
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________
_________________________

Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Hukum ßacaan Mad
dan \aqal
Aí-Çur'an adaíah kìtab sucì yang mempunyaì aturan tersendìrì daíam
membacanya. Lntuk dapat membaca Aí-Çur'an dengan baìk dan benar,
kìta harus mengetahuì ìímu ta¡wìd. límu ta¡wìd yang períu kìta peía¡arì,
antara íaìn mad dan uaqa|.
l0
Bab
Sumbetġ Insillopedi Jema|is ¬l·Çut´an Sumbetġ Insillopedi Jema|is Ounia lslam

Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
-AP= (KJOAL
Hukum ßacaan
mad dan \aqal
Pengertìan Mad
Penerapan
\aqal daíam
Aí-Çur'an
Mad \akal
Pengertìan Mad
Cara
Mewaqalkan
1anda \aqal
dan Namanya
Pengertìan
\akal
149 149 149 149 149
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
A. Hukum ßacaan Mad
1. Pcngcrtian Mad
Menurut bahasa, I=@ berasaí darì kata
yang berartì meman¡angkan atau menambahkan. Menurut ìstìíah ìímu
ta¡wìd, I=@ berartì bacaan pan¡ang atau bacaan yang dìpan¡angkan.
Hurul madada tìga, yaìtu , , dan . Hurul sebagaì tanda
pan¡ang untuk hurul yang berharakat lathah. Cara membacanya adaíah
dengan pan¡ang bacaan dua harakat atau satu aíìl.
Contohġ
Hurul sebagaì tanda pan¡ang bagì hurul yang berharakat
dammah. Cara membacanya adaíah dengan pan¡ang bacaan dua harakat
atau satu aíìl.
Contohġ
Hurul sebagaì tanda pan¡ang bagì hurul yang berharakat kasrah.
Cara membacanya adaíah dengan pan¡ang bacaan dua harakat atau
satu aíìl.
Contohġ
2. Pcmbagian Mad
Secara garìs besar, mad dìbagì men¡adì dua, yaìtu I=@=OHE dan I=@
B=NĺE Ġmad cabang).
a. Mad AsIi ĠMad Tabiĺi)
*=@ P=>EĺE adaíah mad bìasa. Artìnya, mad ìtu ter¡adì karena
ada hurul yang dìdahuíuì hurul berharakat lathah, atau ada hurul
yang dìdahuíuì hurul berharakat dammah, atau ada hurul
yang dìdahuíuì hurul berharakat kasrah, sedangkan hurul seían¡utnya
bukaníah hurul hamzah Ġ ) atau hurul bertasydìd. Cara membacanya
adaíah dengan pan¡ang bacaan dua harakat atau satu aíìl.
150 150 150 150 150
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Contoh mad asíì Ġmad tabìĺì) daíam ayat Aí-Çur'anġ
b. Mad farĺi
*=@B=NĺE berartì mad cabang. Dìnamakan mad larĺì Ġmad cabang)
karena mad ìnì berasaí darì mad tabìĺì. Yang termasuk daíam mad
larĺì adaíah mad wa¡ìb muttasìí, mad ¡aìz munlasìí, mad íayyìn, mad
ĺarìd íìssukun, mad ĺìwad, mad íazìm mukhallal kìímì, mad íazìm
musaqqaí kìímì, mad íazìm mukhallal harlì, mad íazìm musaqqaí
harlì, mad sìíah, mad badaí, mad tamkìn, dan mad larqì.
1) Mad Wajib MuttasiI
*=@S=FE> IQPP=OEH adaíah mad yang ter¡adì karena ada mad
tabìĺì yang bertemu hurul hamzah Ġ ) daíam satu íalaí Ġkata).
Mad wa¡ìb muttasìí berartì harus dìbaca pan¡ang secara
bersambung. Maksudnya, bacaan pan¡ang ìtu bersambung
dengan hurul hamzah Ġ ). ¦adì, hurul hamzah Ġ ) dìbaca secara
bersambung dengan hurul mad sebeíumnya. Cara membacanya
adaíah dengan pan¡ang bacaan enam harakat atau tìga aíìl.
Contoh mad wa¡ìb muttasìíġ
Contoh mad wa¡ìb muttasìí daíam ayat Aí-Çur'anġ
151 151 151 151 151
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
2) Mad |aiz MunfasiI
*=@ F=EV IQJB=OEH adaíah mad yang ter¡adì karena ada
mad tabìĺì yang bertemu hurul hamzah Ġ ), tetapì tìdak daíam
satu íalaí Ġkata). Dengan kata íaìn, hurul hamzah berada pada
kata seían¡utnya. Mad ¡aìz munlasìí berartì boíeh dìbaca
pan¡ang secara terpìsah. Maksudnya, bacaan pan¡ang ìtu boíeh
bersambung, boíeh ¡uga tìdak bersambung dengan hurul
hamzah Ġ ). ¦adì, hurul hamzah Ġ ) dapat dìbaca secara
sambung dengan hurul mad sebeíumnya atau terpìsah. Cara
membaca mad ¡aìz ada dua macam, yaìtu boíeh dìbaca
pan¡ang sepertì mad tabìĺì Ġdua harakat atau satu aíìl) atau sepertì
mad wa¡ìb muttasìí Ġenam harakat atau tìga aíìl ).
Contoh mad ¡aìz munlasìíġ
Contoh mad ¡aìz munlasìí daíam ayat Aí-Çur'anġ
3) Mad layyin
)=UUEJ berartì íunak. *=@ H=UUEJ adaíah mad yang ter¡adì
karena ada hurul atau yang berharakat sukun, dìdahuíuì
oíeh hurul yang berharakat lathah. Mad íayyìn berartì membaca
pan¡ang dengan dìíunakkan bacaannya. Cara membacanya
adaíah dengan pan¡ang dua harakat atau satu aíìl.
Contoh mad íayyìnġ
.
152 152 152 152 152
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Contoh mad íayyìn daíam ayat Aí-Çur'an
4) Mad ĺArid lissukun
*=@ĺ=NE@HEOOQGQJ adaíah mad yang ter¡adì karena ada mad
tabìĺì atau mad íayyìn yang teríetak pada akhìr ayat atau terdapat
tanda waqal. Mad ĺarìd íìssukun berartì bacaan pan¡ang yang
mengìrìngì sukun. Cara membaca mad ĺarìd íìssukun adaíah
boíeh dìbaca pan¡ang dua harakat Ġsatu aíìl ), empat harakat
Ġdua aíìl ), atau ¡uga boíeh dengan pan¡ang enam harakat Ġtìga
aíìl).
Contoh mad ĺarìd íìssukunġ
Contoh mad ĺarìd íìssukun daíam ayat Aí-Çur'anġ
S) Mad ĺlwad
ĺ&S=@ berartì penggantì. Mad ĺìwad berartì bacaan pan¡ang
sebagaì penggantì. Mad ĺìwad ter¡adì apabìía ada lathah tanwìn
Ġ ) berada pada akhìr ayat atau tanda waqal. Dìkatakan
. .
.
.
.
.
.
.
.
153 153 153 153 153
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
sebagaì penggantì karena bacaan pan¡ang tersebut
menggantìkan bacaan lathataìn. Cara membaca mad ĺìwad
adaíah dengan pan¡ang bacaan dua harakat atau satu aíìl.
Contoh mad ĺìwadġ
dìbaca
dìbaca
dìbaca
Contoh mad ĺìwad daíam ayat Aí-Çur'an
6) Mad lazim Mukbaffaf kiImi
*=@ H=VEI IQGD=BB=B GEHIE adaíah mad tabìĺì yang dììrìngì
hurul berharakat sukun atau matì. Cara membacanya adaíah
dengan pan¡ang bacaan enam harakat atau tìga aíìl dengan suara
rìngan.
Contoh mad íazìm mukhallal kìímìġ
Contoh mad íazìm mukhallal kìímì daíam ayat Aí-Çur'an sebagaì
berìkut.
6) Mad lazim MusaqqaI kiImi
*=@H=VEIIQO=MM=HGEHIE adaíah mad tabìĺìyang bertemu
hurul berharakat tasydìd/syìddah daíam satu perkataan. Cara
.
154 154 154 154 154
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
membacanya adaíah dengan pan¡ang bacaan enam harakat
atau tìga aíìl dengan suara dìberatkan.
Contoh mad íazìm musaqqaí kìímìġ
Contoh mad íazìm musaqqaí kìímì daíam ayat Aí-Çur'anġ
8) Mad lazim Mukbaffaf Harfi
*=@ H=VEI IQGD=BB=B D=NBE ter¡adì apabìía pada awaí surah
daíam Aí-Çur'an terdapat saíah satu atau íebìh darì hurul-hurul
Ġ atau ). Cara membacanya adaíah dengan
pan¡ang bacaan dua harakat atau satu aíìl.
Contoh mad íazìm mukhallal harlìġ
Contoh mad íazìm mukhallal harlì daíam ayat Aí-Çur'an adaíah
sebagaì berìkut
9) Mad lazim MusaqqaI Harfi
*=@ H=VEI IQO=MM=H D=NBE ter¡adì apabìía pada awaí surah
Aí-Çur'an terdapat saíah satu atau íebìh darì hurul-hurul
.
155 155 155 155 155
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
atau . Cara membacanya
adaíah dengan pan¡ang bacaan enam harakat atau tìga aíìl.
Contoh mad íazìm musaqqaí harlì sebagaì berìkutġ
Contoh mad íazìm musaqqaí harlì daíam ayat Aí-Çur'an adaíah
sebagaì berìkutġ
10) Mad SiIab
*=@OEH=D adaíah mad yang ter¡adì darì damìr . Apabìía
damìr dììkutì hurul hamzah, hukum bacaannya dìsebut I=@
OEH=D P=SEH=D. Cara membacanya adaíah pan¡ang sepertì pada
mad wa¡ìb muttasìí. Apabìía damìr berada dì antara hurul
yang berharakat hìdup, hukum bacaannya dìsebut I=@ OEH=D
M=OEN=D. Cara membacanya adaíah pan¡ang sepertì mad tabìĺì.
Apabìía dhamìr dìdahuíuì hurul yang berharakat sukun, cara
membacanya tìdak pan¡ang. Dengan kata íaìn, damìr tersebut
tetap dìbaca satu harakat.
Contoh mad sìíah tawìíahġ
Contoh mad sìíah qasìrah
Contoh mad sìíah daíam ayat Aí-Çur'anġ
156 156 156 156 156
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
11) Mad ßadaI
*=@ >=@=H adaíah mad yang ter¡adì karena ada hurul
hamzah Ġ ) berharakat lathah, dammah, atau kasrah yang
bertemu hurul hamzah Ġ ) sukun. Kemudìan, hurul hamzah Ġ )
sukun dìgantì men¡adì , , atau sesuaì dengan harakat
hurul sebeíumnya. Cara membacanya sepertì mad thabìĺì, yaìtu
dua harakat atau satu aíìl.
Contoh mad badaíġ
Contoh mad badaí daíam ayat Aí-Çur'anġ
12) Mad Tamkin
*=@P=IGEJ adaíah mad yang ter¡adì karena ada ĺya' sukun
Ġ ) yang dìdahuíuì hurul ya yang bertasydìd dan berharakat
157 157 157 157 157
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
kasrah Ġ ). Cara membacanya sepertì membaca mad tabìĺì.
Contoh mad tamkìnġ
Contoh mad tamkìn daíam ayat Aí-Çur'anġ
13) Mad farqi
#=NME berartì pembeda. *=@ B=NME adaíah mad yang ter¡adì
karena adanya hurul hamzah yang beríaku sebagaì kata tanya
Ġìstìlham) bertemu dengan hurul hamzah. ¦adì, dìpan¡angkannya
bacaan ìtu untuk menun¡ukkan bahwa kaíìmat ìtu adaíah kaíìmat
tanya.
Contoh mad larqìġ
Contoh mad larqì daíam ayat Aí-Çur'anġ
ß. Waqaf
1. Pcngcrtian Waqaf
Menurut bahasa, waqal berartì berhentì. Menurut ìstìíah ìímu ta¡wìd,
waqal adaíah menghentìkan bacaan Aí-Çur'an, baìk dì tengah ayat
kemudìan dìteruskan hìngga tanda waqal berìkutnya maupun dì akhìr
ayat.
158 158 158 158 158
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
2. Tanda Waqaf dan Namanya
Pada cetakan Aí-Çur'an yang terdahuíu, banyak dì¡umpaì tanda
waqal. Namun, tanda waqal ìtu kìnì dìsederhanakan. 1anda waqal yang
akan kìta peía¡arì dì sìnì ada tu¡uh.
Perhatìkan tabeí berìkut!
3. Cara Mcwaqafkan
Cara mewaqalkan bacaan ayat ada beberapa macam, antara íaìn
waqal tam, waqal kalì, waqal hasan, dan waqal qabìh.
a. Waqaf Tam
4=M=BP=I ĠOAILQNJ=) adaíah berhentì pada suatu kaíìmat yang
sempurna. Kaíìmat ìtu tìdak ada hubungan dengan kaíìmat
seían¡utnya, baìk secara makna maupun tata bahasa.
Contohġ
b. Waqaf kafi
4=M=B G=BE adaíah berhentì pada suatu kaíìmat yang sudah
sempurna menurut tata bahasanya. Namun, ayat atau kaíìmat masìh
ada hubungannya dengan ayat atau kaíìmat seían¡utnya.
Contohġ
No. Tanda Waqaf Nama kctcrangan
l. Lazìm Harus berhentì
2. Mamnuĺ 1ìdak boíeh berhentì
3. ¦aìz ßoíeh berhentì atau dìteruskan
4. \aqlu Lía ßerhentì íebìh utama
5. \asíu Lía Dìteruskan íebìh utama
6. Muĺanaqah ßerhentì dì saíah satu tanda tersebut
7. Saktah ßerhentì se¡enak tanpa bernapas
159 159 159 159 159
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
c. Waqaf Hasan
4=M=BD=O=J adaíah berhentì pada suatu kaíìmat yang masìh
ada hubungan dengan kaíìmat berìkutnya. Hubungan yang
dìmaksud adaíah hubungan secara tata bahasa ataupun maknanya.
Contohġ
d. Waqaf Qabib
4=M=B M=>ED adaíah berhentì pada suatu íalaí yang tìdak
dapat dìmengertì maknanya. \aqal sepertì ìnì dìíarang, kecuaíì
terpaksa karena sesuatu haí, sepertì kehabìsan napas. Lntuk
meneruskan bacaan, harus dìuíang darì íalaí tersebut atau darì íalaí
sebeíumnya.
Contohġ
4. Pcncrapan Tanda Waqaf daIam Ayat AI-Qur'an
a. Waqaf lazim Ġ )
Daíam Aí-Çur'an, serìng kìta ¡umpaì bahwa ¡ìka terdapat S=M=B
H=VEI, pada tepì haíaman tertuíìs íalaí . ¦ìka men¡umpaì
íalaí ìtu, kaíìan harus menghentìkan bacaan teríebìh dahuíu.
Kemudìan, kaíìan baru boíeh meían¡utkan bacaan.
Contohġ
b. Waqaf Mamnu' Ġ )
4=M=B I=IJQ† dìíambangkan dengan íam aíìl Ġ ). ¦ìka
men¡umpaì tanda sepertì ìtu daíam ayat Aí-Çur'an, kaíìan tìdak boíeh
160 160 160 160 160
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
menghentìkan bacaan ayat tersebut, kecuaíì tanda ìtu terdapat dì
akhìr ayat. ¦ìka terpaksa berhentì, untuk meían¡utkan bacaan ìtu,
kaíìan dapat menguíang bacaan darì íalaí ìtu atau darì darì íalaí
sebeíumnya.
Contohġ
c. Waqaf |aiz Ġ )
4=M=B F=EV dìíambangkan dengan hurul ¡ìm Ġ ). Apabìía
terdapat tanda waqal ìtu daíam ayat Aí-Çur'an, kaíìan dapat memìíìh
antara menghentìkan atau meían¡utkan bacaan.
Contohġ
d. Waqaf WasIu UIa Ġ )
Pada umumnya, ¡ìka terdapat S=M=B S=OHQ QH= Ġ ),
kebanyakan ahíì qìraat berpendapat íebìh baìk bacaan Aí-Çur'an
dìían¡utkan. Akan tetapì, berhentì ¡uga boíeh.
Contohġ
161 161 161 161 161
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
c. Waqaf Waqfu UIa Ġ )
4=M=B S=MBQ QH= sebagaì kebaíìkan wasíu uía. Apabìía ada
waqal waqlu uía daíam ayat Aí-Çur'an, kebanyakan ahíì qìraat
berpendapat íebìh baìk bacaan dìhentìkan. Namun, dìían¡utkan pun
tìdak dìíarang.
Contohġ
f. Waqaf Muĺanaqab Ġ )
4=M=B IQĺ=J=M=D dìíambangkan dengan dua tanda tìtìk tìga
dì atas yang mengapìt suatu íalaí daíam ayat Aí-Çur'an. ¦ìka terdapat
tanda waqal ìnì, kaíìan harus menghentìkan bacaan pada saíah satu
tanda tìtìk tìga tersebut. ¦ìka berhentì pada tìtìk tìga yang pertama,
kaíìan tìdak boíeh berhentì pada tìtìk tìga yang kedua. Sebaíìknya,
¡ìka tìdak berhentì pada tìtìk tìga yang pertama, kaíìan harus berhentì
pada tìtìk tìga yang kedua.
Contohġ
g. Waqaf Saktab Ġ )
Kata saktah berasaí darì kata , yang berartì dìam.
Maksud-nya, ¡ìka men¡umpaì tanda ìnì daíam ayat Aí-Çur'an, kaíìan
harus menghentìkan bacaan untuk sementara. Namun, daíam
menghentìkan bacaan ìtu kaíìan tìdak boíeh bernapas. Kemudìan,
bacaan dapat kaíìan ían¡utkan kembaíì.
Contohġ
162 162 162 162 162
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. Carì dan tuíìsíah tìga contoh, untuk masìng-masìng hurul mad daíam
ayat Aí-Çur'an!
2. Dìskusìkan dengan teman-temanmu!
3. Apakah yang ter¡adì ¡ìka kaíìan saíah daíam menghentìkan bacaan
Aí-Çur'an:
lbtak lbtak lbtak lbtak lbtak
Membaca Aí-Çur'an merupakan suatu ìbadah yang bernìíaì tìnggì.
Rasuíuííah saw. pernah bersabda bahwa orang yang suka membaca Aí-
Çuran dan mau mengamaíkannya, ¡asadnya akan terpeíìhara darì
kehancuran sampaì harì kìamat. A¡akíah keíuarga kaíìan untuk suka men¡adì
ahíì Aí-Çur'an agar keíak memperoíeh syalaat dì harì kìamat.
8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa
5 Menurut bahasa, mad berartì meman¡angkan atau menambahkan.
Menurut ìstìíah ìímu ta¡wìd, mad berartì bacaan pan¡ang atau bacaan
yang dìpan¡angkan.
5 Hurul mad ada tìga, yaìtu , , dan .
5 Mad secara garìs besar dìbagì men¡adì dua, yaìtu mad asíì dan mad
larĺì.
5 Mad asíì adaíah mad tabìĺì, sedangkan mad larĺì ada tìga beías, yaìtu
mad wa¡ìb muttasìí, mad ¡aìz munlasìí, mad íayyìn, mad ĺarìd íìssukun,
mad ĺìwad, mad íazìm mukhallal kìímì, mad íazìm musaqqaí kìímì, mad
íazìm mukhallal harlì, mad íazìm musaqqaí harlì, mad sìíah, mad badaí,
mad tamkìn, dan mad larqì.
5 \aqal adaíah menghentìkan bacaan Aí-Çur'an, baìk dì tengah ayat
kemudìan dìteruskan hìngga tanda waqal berìkutnya maupun dì akhìr
ayat.
163 163 163 163 163
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
mukhallal ġ dìrìngankan bacaannya
musaqqaí ġ dìberatkan bacaannya
mutasìí ġ bersambung
munlasìí ġ tìdak bersambung
qasìrah ġ pendek
tawìíah ġ pan¡ang
k kk kkam am am am amas k as k as k as k as ketil etil etil etil etil
No. Pcrnyataan Pcndapat Saya
l. Pan¡ang pendek bacaan Aí-Çur'an tìdak
mempengaruhì enak tìdaknya bacaan ìtu
dìdengar.
2. 1ìdak semua bacaan mad harus dìterapkan
daíam membaca Aí-Çur'an.
3. Membaca Aí-Çur'an tìdak boíeh dìíagukan
karena akan menìmbuíkan kesamaan
dengan bernyanyì.
4. Membaca Aí-Çur'an tìdak boíeh dìkeraskan
karena dapat men¡adìkan rìya.
f ff ffeailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sikap pp pp
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
latikaa latikaa latikaa latikaa latikaa
TuIiskan pcndapatmu pada koIom yang discdiakan tcntang
pcrnyataan bcrikut!
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
A. ßcriIab tanda siIang Ġ× ×× ××) pada buruf a, b, c, atau d di dcpan jawaban yang
tcpat!
l. Secara garìs besar, hukum bacaan mad dìbagì men¡adì ..
a. dua
b. tìga
c. empat
d. íìma
2. Hurul mad yang menun¡ukkan pan¡ang untuk harakat lathah adaíah ..
a. hamzah c. ya
b. wawu d. aíìl
164 164 164 164 164
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
3. ßerìkut ìnì yang termasuk bacaan mad tabì'ì adaíah ..
a. c.
b. d.
4. ßerìkut ìnì yang termasuk bacaan mad wa¡ìb muttasìí adaíah ..
a. c.
b. d.
5. Mad lar'ì ber¡umíah ..
a. sepuíuh c. dua beías
b. sebeías d. tìga beías
6. Mad asíì adaíah ..
a. mad badaí c. mad tabì'ì
b. mad larqì d. mad ĺìwad
7. ßerìkut ìnì yang PE@=G termasuk mad badaí adaíah ..
a. c.
b. d.
8. Pan¡ang bacaan untuk mad tabì'ì adaíah ..
a. dua harakat c. empat harakat
b. tìga harakat d. íìma harakat
9. ßerìkut ìnì yang termasuk mad íayyìn adaíah ..
a. c.
b. d.
l0. Lalaí yang menun¡ukkan adanya mad sìíah adaíah .
a. c.
b. d.
ll. 1anda waqal menun¡ukkan bahwa pembacaan Aí-Çur'an ....
a. harus dìían¡utkan
b. memìíìh berhentì atau dìían¡utkan
c. harus dìhentìkan
d. berhentì íebìh baìk
165 165 165 165 165
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
l2. 1anda S=M=B S=MBQ QH= dìíambangkan dengan hurul ....
a. c.
b. d.
l3. 1anda S=M=BI=IJQ†dìíambangkan dengan ....
a. c.
b. d.
l4. 1anda waqal menun¡ukkan bahwa pembacaan Aí-Çur'an ....
a. harus dìhentìkan c. íebìh baìk dìteruskan
b. harus dìteruskan d. íebìh baìk dìhentìkan
l5. Apabìía membaca Aí-Çur'an tanpa memerhatìkan tanda waqal,
memungkìnkan ter¡adì kesaíahan ..
a. e¡aan c. makna
b. tata bahasa d. suara
ß. lsiIab titik-titik bcrikut dcngan jawaban yang tcpat!
l. Menurut bahasa, mad berartì ..
2. Apabìía men¡umpaì mad tabì'ì, kìta harus membaca dengan ..
3. Mad sìíah adaíah mad yang ter¡adì darì ..
4. Mad wa¡ìb muttasìí adaíah mad tabì'ì yang ..
5. Cara membaca mad ĺarìd íìssukun adaíah ..
6. Mad íazìm musaqqaí kìímì adaíah ..
7. Mad larqì adaíah ..
8. Kìta harus mengentìkan bacaan untuk sementara tanpa bernapas ¡ìka
men¡umpaì tanda waqal ....
9. Cara membaca waqal menurut kesempurnaan makna dan tata bahasa
ada ..
l0. 1anda waqal yang berartì bebas memìíìh antara meían¡utkan dan
menghentìkan bacaan dìíambangkan dengan hurul ..
C. |awabIab pcrtanyaan bcrikut dcngan jawaban yang tcpat!
l. Apa yang dìmaksud mad tamkìn:
2. ßuatíah tìga contoh mad ¡aìz munlasìí!
3. Kapan mad sìíah tawìíah ìtu ter¡adì:
4. Apa yang dìmaksud dengan waqal tam:
5. Apa yang dìmaksud waqal saktah dan bagaìmana cara membacanya:
166 166 166 166 166
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
do. do. do. do. do. Katam Katam Katam Katam Katam d dd ddaqaf aqaf aqaf aqaf aqaf f f f f feajelasaa foatok eajelasaa foatok eajelasaa foatok eajelasaa foatok eajelasaa foatok
l. \aqal 1am ___________________ ____________________
___________________ ____________________
___________________ ____________________
2. \aqal Kalì ___________________ ____________________
___________________ ____________________
___________________ ____________________
3. \aqal Hasan ___________________ ____________________
___________________ ____________________
___________________ ____________________
4. \aqal Çabìh ___________________ ____________________
___________________ ____________________
___________________ ____________________
1 11 11ag ag ag ag agas f as f as f as f as fot ot ot ot ottof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
¦eíaskan macam-macam waqal dan contohnya daíam tabeí berìkut!
167 167 167 167 167
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Sumbetġ Insillopedi Jema|is Ounia lslam
lman kepada
Rasuí
Rasuí adaíah utusan Aííah yang bertugas untuk membawa manusìa
pada kebenaran. Mereka ber¡uang untuk menyampaìkan agama Aííah
kepada umatnya. Kìta harus berìman kepada rasuí. ßerìman kepada
rasuí berartì meyakìnì bahwa rasuí adaíah utusan Aííah.
ll
Bab
168 168 168 168 168
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Pcta konscp
lman Kepada Rasuí
Hakìkat ßerìman
Kepada Rasuí
Meneíadanì Sìlat-
Sìlat Rasuí Aííah
Nama dan Sìlat-
Sìlat Rasuí Aííah
169 169 169 169 169
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
A. Hakikat ßcriman kcpada RasuI
Saíah satu rukun ìman Ġrukun ìman keempat) adaíah ìman kepada rasuí.
lman kepada rasuí Aííah berartì meyakìnì kebenaran bahwa nabì dan rasuí
adaíah utusan Aííah yang dìberì tugas untuk menyampaìkan wahyu kepada
umat manusìa, sebagaì pedoman hìdup dì dunìa untuk menu¡u kebahagìaan
dì akhìrat.
1. Pcngcrtian ßcriman kcpada RasuI
Rasuí adaíah manusìa pìíìhan Aííah swt. yang dìberì amanat untuk
menyampaìkan wahyu kepada manusìa agar hìdupnya berada pada ¡aían
yang benar. ¦adì, rasuí ¡uga manusìa yang memìíìkì sìlat-sìlat sepertì
manusìa pada umumnya.
ßerìman kepada rasuí berartì mengìmanì bahwa Aííah mengutus rasuí
darì bangsa manusìa untuk menyampaìkan wahyu Aííah, dan
mempercayaì semua apa yang dìsampaìkan oíeh rasuí serta
mengamaíkan dan men¡auhì segaía íarangannya.
Sìlat-sìlat manusìa pada umumnya, mìsaínya makan, mìnum, beker¡a,
berkeíuarga, dan bermasyarakat ¡uga dìmìíìkì oíeh seorang rasuí. 1ìdak
satu pun rasuí yang dìutus Aííah swt. terdìrì atas maíaìkat atau makhíuk
gaìb íaìnnya. Aííah S\1 berlìrman sebagaì berìkut.
Wa ma arsalna min qablika illa rifalan nuhi ilaihim fasalu ahlai-iikri in
kuntum la talamun(a).
Artinyaġ Oan Iami |idal mengu|us sebelum englau ĠMuhammad),
melainlan otang lali·lali yang Iami beti uahyu lepada metela, mala
bet|anyalah lepada otang yang mempunyai penge|ahuan jila lamu |idal
menge|ahui. ĠÇ.S. An-Nahí/l6ġ 43).
Aííah swt. berlìrman sebagaì berìkut.
Wa ma faalnahum fasadal la vakulunat-taama wa ma kanu khalidin(a).
Artinyaġ Oan Iami |idal menjadilan metela Ġtasul·tasul) sua|u |ubuh
yang |idal memalan malanan, dan metela |idal Ġpula) hidup lelal.
ĠÇ.S. Aí-Anbìya'/2lġ 8).
170 170 170 170 170
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Crang kalìr merasa heran, mengapa para rasuí terdìrì atas manusìa
bìasa, bukan darì goíongan maíaìkat. Keheranan orang kalìr dìabadìkan
oíeh Aííah swt. daíam lìrman-Nya sebagaì berìkut.
Wa qalu ma lihaiar-rasuli vakulut-taama wa vamsvi fil-aswaq(i), lau la
un:ila ilaihi malakun fa vakuna maahu naiira(n).
Artinyaġ Oan metela betla|a, ļMengapa Rasul ĠMuhammad) ini
memalan malanan dan betjalan di pasat·pasat· Mengapa malaila| |idal
di|utunlan lepadanya Ġagat malaila|) i|u membetilan petinga|an
betsama dia· ĠÇ.S. Aí-lurqan/25ġ 7).
2. Tugas Nabi dan RasuI
Para nabì dan rasuí Aííah adaíah memberì perìngatan dan kabar
gembìra serta menyampaìkan agama Aííah.
a. Mcmbcri Pcringatan dan kabar Gcmbira
Daíam haí ìnì nabì dan rasuí memberìkan perìngatan dan
peía¡aran bahwa ke¡eíekan dan keburukan akan membawa
penderìtaan dì dunìa dan kesengsaraan dì akhìrat karena akan
dìmasukkan ke daíam neraka.
Daíam kesempatan yang sama nabì dan rasuí memberìkan kabar
gembìra bahwa orang yang berìman dan beramaí shoíeh akan
membawa kebahagìaan dì dunìa-akherat.
lìrman Aííah swt.
Wa ma nursilul-mursalina illa mubasvsvirina wa muniirin(a), faman
amana wa aslaha fala khaufun alaihim wa la hum vah:anun(a).
Artinyaġ ļOan |idallah Iami mengu|us pata tasul i|u melainlan un|ul membeti
labat gembita dan membeti petinga|an. 8atangsiapa yang betiman dan
mengadalan petbailan, mala |idal ada lelhaua|itan |ethadap metela dan
|idal pula metele betsedih ha|i.´ ĠÇ.S. Aí An'am/6ġ 48).
171 171 171 171 171
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Ayat dì atas menerangkan bahwa Nabì dan Rasuí Aííah dìberì
tugas untuk memberì perìngatan bagì orang yang ìngkar dan tìdak
mau berìman bahwa mereka akan menerìma baíasan penderìtaan.
Dan kabar gembìra bagì mereka yang mau berìman dan beramaí
saíeh bahwa mereka akan menerìma baíasan serupa kebahagìaan
dì dunìa dan dì akhìrat.
b. Mcnyampaikan Agama Taubid
Nabì dan rasuí Aííah membawa agama yang menga¡arkan bahwa
1uhan ìtu hanya lsa, yaìtu Aííah swt, tìdak ada 1uhan seíaìn Aííah,
tìdak ada satupun yang menyamaìnya, la tìdak beranak dan tìdak
dìperanakkan, dan yang Mahakuasa atas segaía sesuatu. Dìa ĠAííah)
íah yang memberì dan mengambìí semua yang ada pada kìta. Cíeh
karena ìtu, kìta wa¡ìb menyembah-Nya dan memìnta hanya kepada-
Nya.
lìrman Aííahġ
Ivvaka nabudu wa ivvaka nastain(u),
Artinyaġ´Hanya lepada Inglaulah lami menyembah dan hanya
lepada Inglaulah lami mohon pet|olongan.´ ĠÇ.S. Aí-latìhah/l ġ 5).
lìrman Aííah swt.
In anta illa naiir(un). Inna arsalnaka bil-haqqi basviraw wa naiira(n),
wa im min ummatin illa khala fiha naiir(un).
Artinyaġ ļInglau hanyalah seseotang pembeti petinga|an.
Sesungguhnya Iami mengu|usmu membaua lebenatan Ġagama
|auhid), membeti labat gembita, dan membeti petinga|an. Oan
se|iap uma| mempunyai seotang membeti petinga|an.´ ĠÇ.S. lathìr
/35ġ 23 - 24).
Ayat dì atas men¡eíaskan bahwa Aííah mengutus nabì dan
rasuí untuk menyampaìkan wahyu Ġagama tauhìd), agama yang
mengesakan Aííah daíam segaía haí. Dì sampìng ìtu nabì dan rasuí
memberì perì ngat an bagì orang yang ì ngkar dan berbuat
ke¡eíekan.
172 172 172 172 172
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Darì pen¡eíasan dì atas apabìía dìrìncì tugas nabì dan rasuí adaíah
berìkut ìnìġ
l) Menyampaìkan kabar gembìra bagì orang yang berìman dan
beramaí shoíeh
2) Menyampaìkan perìngatan bagì orang yang ìngkar dan berbuat
ke¡eíekan
3) Menyempurnakan akhíak.
Artinyaġ Sesungguhnya alu diu|us un|ul menyemputnalan
alhlal yang mulia.´ ĠH.R. Ahmadġ 8595).
4) Menga¡arkan tata cara mengabdì kepada Aííah dan mencegah
darì kemungkaran
5) Menga¡arkan aturan daíam kehìdupan antara sesama manusìa
dan menegakkan keadìían.
6) Men¡eíaskan kepada manusìa bahwa períu beker¡a untuk
kehìdupan dì dunìa dan dì akhìrat.
7) Men¡eíaskan bahwa mereka untuk rahmat sekaíìan aíam.
3. fungsi lman kcpada Nabi dan RasuI AIIab
Secara garìs besar lungsì ìman kepada Nabì dan Rasuí adaíah
sebagaì berìkutġ
a. Meyakìnì bahwa nabì dan rasuí adaíah utusan Aííah pembawa rahmat
bagì aíam semesta.
Wa ma arsalnaka illa rahmatal lil-alamin(a).
ArtinyaġļOan |idallah Iami mengu|us lamu melainlan un|ul
menjadi tahma| bagi semes|a alam.´ ĠÇ.S. Aí-Anbìya/2lġ l07).
b. Meyakìnì bahwa a¡aran yang dìbawa oíeh para Nabì dan Rasuí adaíah
kebenaran darì Aííah.
c. Mendorong manusìa untuk seíaíu meíakukan kebaìkan
d. Men¡adìkan nabì dan rasuí sebagaì uswatun hasanah
lìrman Aííahġ
173 173 173 173 173
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Laqad kana lakum fi rasulillahi uswatun hasanatul liman kana
varfullaha wal vaumal akhira wa iakarallaha kasira(n).
ArtinyaġļSesungguhnya |elah ada pada diti Rasulullah i|u suti
|auladan yang bail bagimu yai|u bagi otang yang menghatap tahma|
¬llah dan leda|angan hati liama| dan dia banyal menyebu| ¬llah.´
ĠÇ.S. Aí-Ahzab/33ġ 2l).
ß. Nama dan Sifat-Sifat RasuI AIIab
1. Nama-Nama Nabi dan RasuI
Nabì dan rasuí Aííah yang wa¡ìb kìta percayaì berdasarkan Aí-Çur'an
ada 25 orang, yaìtu sebagaì berìkutġ
l. Nabì Adam a.s. l4. Nabì Dzuíkìlíì a.s.
2. Nabì ldrìs a.s. l5. Nabì Musa a.s.
3. Nabì Nuh a.s. l6. Nabì Harun a.s.
4. Nabì Hud a.s. l7. Nabì Dawud a.s.
5. Nabì Saíeh a.s. l8. Nabì Suíaìman a.s.
6. Nabì lbrahìm a.s. l9. Nabì líyas a.s.
7. Nabì lsmaìí a.s. 20. Nabì líyasa' a.s.
8. Nabì Luth a.s. 2l. Nabì Yunus a.s.
9. Nabì lshaq a.s. 22. Nabì Zakarìa a.s.
l0. Nabì Ya'qub a.s. 23. Nabì Yahya a.s.
ll. Nabì Yusul a.s. 24. Nabì lsa a.s.
l2. Nabì Syu'aìb a.s. 25. Nabì Muhammad saw.
l3. Nabì Ayyub a.s.
¦umíah nabì dan rasuí ìtu hanya Aííah yang mengetahuì. Namun yang
wa¡ìb kìta ketahuì dan kìta yakìnì ada 25 nabì dan rasuí. Darì 25 nabì
dan rasuí ìtu ada íìma rasuí yang mempunyaì ketahanan dan keuíetan
yang íuar bìasa daíam meíaksanakan tugas kerasuíannya sehìngga
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. 1uíìsíah lungsì ìman kepada rasuí-rasuí Aííah!
2. Dìskusìkan dengan anggota keíompokmu tentang tugas nabì dan
rasuí.
174 174 174 174 174
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
mereka mendapat geíar uíuí azmì. Líuí azmì artìnya mempunyaì
keteguhan hatì dan kesabaran íuar bìasa menghadapì rìntangan dan
tantangan musuh daíam menyampaìkan dakwah.
2. RasuI UIuI Azmi
Semua rasuí adaíah manusìa pìíìhan Aííah swt. yang memìíìkì sìlat
terpu¡ì meíebìhì manusìa pada umumnya. Sìlat terpu¡ì ìtu meíìputì sìdìk,
amanah, tabíìg, dan latanah. Namun, ada íìma orang rasuí yang memìíìkì
keutamaan dan keíebìhan darìpada rasuí-rasuí yang íaìn. Keíìma rasuí
ìtu mendapat geíar Ilul ¬zmi Ġyang memìíìkì keutamaan). Keutamaan
yang dìmaksud adaíah tìngkat kesabaran dan keuíetan rasuí daíam
meíaksanakan dakwah dì tengah-tengah kaumnya yang menentang
keras dakwahnya.
Rasuí yang termasuk Líuí Azmì adaíah Nabì Nuh a.s., Nabì lbrahìm
a.s., Nabì Musa a.s., Nabì lsa a.s., dan Nabì Muhammad saw.
a. Nabi Nub a.s.
Nabì Nuh a.s. adaíah nabì dan rasuí yang pertama kaíì
membawa syarìat Ġhukum-hukum agama). ßeíìau adaíah manusìa
yang paíìng pan¡ang usìanya. Surah Aí-Ankabut ayat l4 menyebutkan
bahwa usìa beíìau mencapaì 950 tahun. Kìsah-kìsah Nabì Nuh a.s.,
dapat dìíìhat, antara íaìn daíam surah Yunus, Aí-'Ankabut, Hud, Asy-
Syu'ara', dan Nuh.
Aííah swt. berlìrman sebagaì berìkut.
Qala rabbi inni daatu qaumi lailaw wa nahara(n). Falam va:idhum
duai illa firara(n).
Artinyaġ Oia Ġ!uh) betla|a, ļ\a Juhanlu, sesungguhnya alu |elah
menyetu laumlu siang dan malam, |e|api setuanlu i|u |idal
menambah Ġiman) metela, jus|tu metela lati Ġdati lebenatan). ĠÇ.S.
Nuh/7lġ 5-6).
Karena kaum Nabì Nuh a.s. benar-benar ìngkar, Aííah swt.
menyuruh Nabì Nuh a.s. untuk membuat perahu. Meíìhat Nabì Nuh
a.s. membuat perahu, kaumnya makìn menge¡ek. Seteíah sampaì
pada waktu yang dìtentukan oíeh Aííah swt., Nabì Nuh a.s. naìk
perahu bersama orang yang berìman serta keíuarganya sendìrì. Pada
saat ìtu beíìau ¡uga dìperìntah untuk membawa berbagaì ¡enìs hewan,
175 175 175 175 175
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
masìng-masìng se¡odoh. lstrì dan seorang putranya yang bernama
Kan'an ¡ustru tìdak ìkut naìk perahu karena keduanya tìdak berìman
kepada Nabì Nuh a.s. Seteíah Nabì Nuh a.s. seíesaì mempersìapkan
semua bekaí, Aííah swt. pun menurunkan bencana ban¡ìr. Ketìka aìr
meíuap, Nabì Nuh a.s. memanggìí putranya agar naìk ke kapaí,
namun ìa tetap menoíak dan berkata bahwa ìa akan naìk ke gunung
untuk menghìndarì ban¡ìr. Kemudìan Nabì Nuh a.s. memohon
petun¡uk kepada Aííah tentang putranya. Aííahswt. menyuruh agar
putranya dìbìarkan karena ìa termasuk anak durhaka. Aìr terus naìk
dan menenggeíamkan permukaan bumì. Semua manusìa yang tìdak
berìman matì tenggeíam.
Aííah swt. berlìrman sebagaì berìkut.
Wa qila va ardublai maaki wa va samau aqlii wa gidal-mau wa
qudival-amru wastawat alal-fudivvi wa qila budal lil-qaumiz-
zalimin(a).
Artinyaġ Oan di|itmanlan, ļ\ahai bumi! Jelanlah aitmu dan uahai
langi| Ġhujan!) bethen|ilah.´ Oan ait pun disutu|lan, dan petin|ah
pun diselesailan, dan lapal i|u pun betlabuh di a|as gunung \udi,
dan dila|alan, ļ8inasalah otang·otang zalim.´ ĠÇ.S. Hud/llġ 44).
b. Nabi lbrabim a.s.
Nabì lbrahìm a.s. dìsebut ¡uga 8apal Iata !abi karena banyak
keturunan beíìau yang dìangkat sebagaì nabì dan rasuí Aííah swt.
Sebagaìmana nabì dan rasuí sebeíumnya, Nabì lbrahìm a.s. ber¡uang
menegakkan tauhìd dì tengah-tengah kaumnya. Daíam
meíaksanakan tugas sucìnya, Nabì lbrahìm a.s. menghadapì
rìntangan yang berat karena berhadapan dengan Ra¡a Namrud.
Karena a¡aran yang dìsampaìkan Nabì lbrahìm a.s. bertentangan
dengan agama kaumnya, yaknì agama berhaía, Ra¡a Namrud
menoíak secara tegas bahkan memusuhì Nabì lbrahìm a.s. Pada
saat pertentangan mencapaì puncaknya, Ra¡a Namrud menyuruh
rakyatnya membakar Nabì lbrahìm a.s. Rakyat segera
mengumpuíkan kayu bakar dan dìnyaíakan. Seteíah apì berkobar,
176 176 176 176 176
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Nabì lbrahìm a.s. dìíemparkan ke tengah apì daíam keadaan terìkat
tubuhnya.
Aííah swt. berlìrman sebagaì berìkut.
Qulna va naru kuni bardaw wa salaman ala ibrahim(a). Wa aradu
bihi kaidan fa faalnahumul-akhsarin(a).
Artinyaġ Iami Ġ¬llah) bet|itman, ļ\ahai api! /adilah lamu dingin,
dan penyelama| bagi lbtahim,´ dan metela hendal betbua| jaha|
|ethadap lbtahim mala Iami menjadilan metela i|u otang·otang
yang paling metugi. ĠÇ.S. Aí-Anbìya'/2lġ69-70).
Atas perìntah Aííah swt. apì pun men¡adì dìngìn sehìngga tìdak
membakar tubuh Nabì lbrahìm a.s. Seteíah apì mereda, Nabì lbrahìm a.s.
pun keíuar darì sìsa-sìsa bara dan abu daíam keadaan utuh dan tìdak ada
íuka bakar sedìkìt pun. Meíìhat keadaan yang íuar bìasa ìtu, Ra¡a Namrud
merasa takut dan memerìntahkan agar Nabì lbrahìm a.s. dìíepaskan.
Nabì lbrahìm a.s. dìkarunìaì seorang putra seteíah berusìa 86
tahun. Putranya dìberì nama lsmaìí. lsmaìí íahìr darì ìstrì beíìau yang
bernama Ha¡ar. Keíahìran lsmaìí memberìkan kebahagìaan kepada
Nabì lbrahìm a.s. ßeíìau pun sangat menyayangì lsmaìí. Ketìka lsmaìí
mencapaì usìa l0-l5 tahun, Aííah swt. memberì u¡ìan berat kepada
Nabì lbrahìm a.s. ßeíìau dìsuruh menyembeíìh putra kesayangannya
ìtu. Seteíah yakìn akan perìntah Aííah swt., Nabì lbrahìm a.s.
memberìtahukan haí ìtu kepada putranya.
Sepertì dìterangkan daíam Surah As-Sallat ayat l02, lsmaìí pun
men¡awab, ļ\ahai ayahlu! Ialulanlah apa yang dipetin|ahlan
Ġ¬llah) lepadamu, insya ¬llah englau alan mendapa|ilu |etmasul
otang yang sabat.ª
Sebagaì gantìnya Aííah swt. menyuruh Nabì lbrahìm untuk
menyembeíìh seekor kambìng. lsmaìí pun tìdak ¡adì dìsembeíìh.
Seíaìn menyembeíìh lsmaìí, Aííah swt. ¡uga memerìntahkan Nabì
lbrahìm a.s. untuk membangun Kabah. Pembangunan Kabah
bertu¡uan untuk tempat ìbadah. Seteíah pembangunan Kabah seíesaì,
Nabì lbrahìm bermuna¡at kepada Aííah swt.
177 177 177 177 177
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
... rabbana taqabbal minna, innaka antas-samiul-alim(u).
Artinyaġ ...\a Juhan lami, |etimalah Ġamal) dati lami. Sungguh,
Inglaulah \ang Maha Mendengat, Maha Menge|ahui. ĠÇ.S. Aí-
ßaqarah/2ġ l27).
Nabì lbrahìm a.s. ¡uga memohon kepada Aííah swt. sebagaì
berìkut.
l) Nabì lbrahìm a.s. dan putranya Nabì lsmaìí a.s. dì¡adìkan orang
yang berserah dìrì kepada Aííah swt.
2) Aííah swt. berkenan mengangkat rasuí anak turunannya.
3) Aííah swt. berkenan men¡adìkan Kota Mekah negerì yang aman
bagì orang-orang yang berìman.
4) Aííah swt. berkenan memberì petun¡uk cara menunaìkan ìbadah
ha¡ì.
c. Nabi Musa a.s.
Nabì Musa a.s. dìutus Aííah swt. untuk menyeíamatkan ßanì
lsraìí darì penguasa zaíìm, yaknì lìr'aun. Nabì Musa a.s.
mempunyaì kìsah yang unìk karena se¡ak bayì sampaì rema¡a
dìasuh oíeh saíah seorang ìstrì lìr'aun, ra¡a yang akhìrnya men¡adì
musuhnya. Ketìka rema¡a, beíìau secara tìdak senga¡a membunuh
seorang pemuda darì bangsa Çìbtì. Kemudìan Nabì Musa a.s.
meíarìkan dìrì ke Madyan. Dì kota ìtuíah, beíìau bertemu Nabì
Syuaìb a.s. dan dì¡adìkan menantunya. Nabì Musa a.s. dìangkat
men¡adì rasuí ketìka daíam per¡aíanan menu¡u Mesìr. Kemudìan,
beíìau menerìma wahyu dì ßukìt Sìnaì.
Seteíah menerìma wahyu, Nabì Musa a.s. meíaksanakan
dakwahnya kepada lìr'aun dan sekaíìgus berusaha menyeíematkan
kaum ßanì lsraìí darì perbudakan. lìr'aun menoíak seruan Nabì Musa
a.s. dan menantang untuk adu sìhìr. Nabì Musa a.s. menang dan
banyak ahíì sìhìr yang berìman. lìr'aun mempersìapkan tentaranya
untuk menangkap Nabì Musa a.s. dan pengìkutnya. Pada suatu
maíam, Nabì Musa a.s. bersama kaumnya pergì menìnggaíkan Mesìr.
lìr'aun menge¡arnya. Seteíah sampaì dì Laut Merah, Aííah swt.
menyuruh Nabì Musa a.s. untuk memukuíkan tongkatnya ke íaut
sehìngga aìr íaut terbeíah dua. Kemudìan, Nabì Musa a.s. meíewatì
ceíah-ceíah aìr íaut tersebut. lìr'aun pun mengìkutìnya. Seteíah Nabì
Musa a.s. sampaì dì tepì, beíìau memukuíkan tongkatnya ke íaut.
178 178 178 178 178
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Aìr íaut pun kembaíì menyatu. lìr'aun dan baía tentaranya tenggeíam
dì Laut Merah.
d. Nabi lsa a.s.
Nabì lsa a.s. dìutus Aííah swt. untuk ßanì lsraìí. ßeíìau mempunyaì
kìsah unìk karena íahìr tanpa perantara seorang bapak sepertì
umumnya manusìa. Nabì lsa a.s. dìíahìrkan oíeh Maryam bìntì lmran.
Saíah satu muk¡ìzat Nabì lsa a.s. yang dìberìkan Aííah swt. adaíah
dapat berbìcara ketìka bayì. Dakwah Nabì lsa a.s. mendapat
tantangan berat darì ßanì lsraìí. ßahkan, ßanì lsraìí bermaksud
membunuh beíìau. Dengan ìzìn Aííah swt., beíìau seíamat darì ke¡aran
musuh.
Menurut kepercayaan agama Nasranì, Nabì lsa a.s. íahìr sebagaì
penebus dosa dan beíìau matì dì atas kayu saíìb. lsíam men¡eíaskan
bahwa Nabì lsa a.s. tìdak matì dì saíìb, sebagaìmana lìrman Aííah
swt berìkut.
Wa qaulihim inna qatalnal-masiha isabna marvama rasulallah(i), wa
ma qataluhu wa ma salabuhu wa lakin svubbiha lahum, wa innal-
laiinakhtalafu fihi lafi svakkim minh(u), ma lahum bihi min ilmin
illattibaaz-zanni wa ma qataluhu vaqina(n). Bar rafaahullahu ilaih(i),
wa kanallahu a:i:an hakima(n).
Artinyaġ Oan ĠIami hulum juga) latena ucapan metela,
ļSesungguhnya lami |elah membunuh ¬l·Masih, lsa pu|ta Matyam,
Rasul ¬llah,ļ padahal metela |idal membunuhnya dan |idal Ġpula)
menyalibnya, |e|api Ġyang metela bunuh adalah) otang yang
disetupalan dengan lsa. Sesungguhnya metela yang betselisih
pendapa| |en|ang Ġpembunuhan) lsa, selalu dalam letaguan·taguan
|en|ang yang dibunuh i|u. Metela benat·benat |idal |ahu Ġsiapa yang
sebenatnya yang dibunuh i|u), melainlan mengilu|i petsanglaan
179 179 179 179 179
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
belala, jadi metela |idal yalin |elah membunuhnya, |e|api ¬llah
|elah mengangla| lsa le hadita|·!ya. ¬llah Mahapetlasa,
Mahabijalsana. ĠÇ.S. An-Nìsa'/4ġ l57-l58).
c. Nabi Mubammad saw.
Nabì Muhammad saw. adaíah rasuí terakhìr yang dìangkat oíeh
Aííah S\1 sehìngga dìsebut lha|amul ambiya´ atau penutup nabì
dan rasuí. ßeíìau íahìr darì pasangan suamì ìstrì Abduííah dan Amìnah.
Nabì Muhammad saw. íahìr daíam keadaan yatìm. Ayahnya walat
ketìka beíìau masìh dì daíam kandungan ìbunya. lbunya walat ketìka
beíìau berusìa empat tahun.
Se¡ak usìa kanak-kanak, Rasuíuííah saw. teíah memìíìkì budì yang
íuhur sehìngga orang kalìr pun mengakuìnya. Pada usìa 25 tahun, beíìau
mendapat geíar ¬l·¬min yang artìnya orang yang dapat dìpercaya.
Ceíar tersebut dìberìkan oíeh masyarakat Çuraìsy Mekah karena cara
beíìau yang dìnìíaì bì¡aksana saat meíetakkan Ha¡ar Aswad.
Nabì Muhammad saw. dìangkat sebagaì nabì dan rasuí pada
usìa 40 tahun. Dakwah yang dìíakukan Nabì Muhammad saw.
mendapat rìntangan yang berat darì orang kalìr Çuraìsy, termasuk
paman beíìau sendìrì yang bernama Abu ¦ahaí dan Abu Lahab. Sìkap
permusuhan kaum kalìr Çuraìsy mencapaì puncaknya men¡eíang
keberangkatan beíìau hì¡rah ke Madìnah. Ketìka beíìau tìnggaí dì
Madìnah pun permusuhan dengan orang kalìr Çuraìsy masìh
berían¡ut sehìngga ter¡adì beberapa kaíì pertempuran. Dengan kegìgìhan
beíìau dan para sahabat setìanya. lsíam memperoíeh kemenangan dan
berkìbar dì kawasan ¦azìrah Arab.
3. Sifat-Sifat RasuI
Meskìpun para rasuí ìtu manusìa bìasa, mereka memìíìkì sìlat
ìstìmewa yang meíebìhì sìlat manusìa pada umumnya. Sìlat para rasuí
dapat dìkeíompokkan men¡adì tìga bagìan, yaknì sìlat wa¡ìb, sìlat
mustahìí, dan sìlat ¡aìz.
a. Sifat Wajib RasuI
Sìlat wa¡ìb rasuí ìaíah sìlat-sìlat yang pastì dìmìíìkì oíeh para rasuí.
Adapun sìlat wa¡ìb rasuí, antara íaìn sìdìk, amanah, tabíìg, dan
latanah.
180 180 180 180 180
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
1) Sidik
Sidil berartì benar. Rasuí seíaíu benar daíam berbìcara dan
perbuatan-nya. Sepan¡ang se¡arah, tak seorang rasuí pun yang
berdusta, baìk kepada dìrì sendìrì maupun orang íaìn. Kebenaran
ucapan dan perbuatan para rasuí teíah dìungkapkan daíam
lìrman Aííah swt. sebagaì berìkut.
Qalu va wailana mam baasana mim marqadina.haia ma
waadar-rahmanu wa sadaqal-mursalun(a).
Artinyaġ Metela betla|a, ļCelalalah lami! Siapalah yang
membangli|lan lami dati |empa| |idut lami Ġlubut)·´ lnilah yang
dijanjilan Ġ¬llah) \ang Maha Iengasih dan benatlah tasul·tasul·
Ġ!ya).ĠÇ.S. Yasìn/36ġ 52).
Aííah swt. ¡uga berlìrman sebagaì berìkut.
Wa lau taqawwala alaina badal-aqawil(i). 44Laakhaina minhu
bil-vamin(i).45 summa laqatana minhul-watin(a).
Artinyaġ Oan selitanya dia ĠMuhammad) mengadalan sebagian
petla|aan a|as Ġnama) Iami, pas|i Iami pegang dia pada |angan
lanannya. Iemudian lami po|ong pembuluh jan|ungnya.ĠÇ.S.
Aí-Haqqah/69ġ 44-46).
2) Amanab
¬manah berartì dapat dìpercaya. Karena ke¡u¡uran yang
dìmìíìkì para rasuí, orang menaruh kepercayaan kepadanya.
Kebencìan umat terdahuíu terhadap para rasuí, bukan karena
keprìbadìan rasuí, meíaìnkan a¡aran agama yang dìsìarkan para
rasuí tìdak sesuaì dengan agama mereka. Kebencìan kalìr
Çuraìsy terhadap Rasuíuííah saw. pun ¡uga demìkìan. Meskìpun
mereka membencìnya, tetapì mereka mempercayaì keprìbadìan
Rasuíuííah saw. Cíeh karena ìtu, Rasuíuííah dìberìnya sebutan
¬l·¬min, yaìtu orang yang dapat dìpercaya.
181 181 181 181 181
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Aííah swt. berlìrman sebagaì berìkut.
Qad nalamu innahu lavah:unukal-laii vaquluna fa innahum la
vukaiiibunaka wa lakinnaz-zalimina biavatillahi vafhadun(a).
Artinyaġ Sungguh, Iami menge|ahui bahua apa yang metela
la|alan i|u menyedihlan ha|imu ĠMuhamamd), Ġjanganlah
betsedih ha|i) latena sebenatnya metela bulan mendus|alan
englau, |e|api otang yang zalim i|u menginglati aya|·aya| ¬llah.
ĠÇ.S. Aí-An'am/6ġ 33).
3) TabIig
Jablig berartì meíaksanakan tugas. Setìap rasuí
meíaksanakan tugasnya secara baìk waíaupun kaumnya
menentang secara terang-terangan. Nabì Musa a.s.
meíaksanakan tugasnya menghadapì Ra¡a lìr'aun. Nabì lbrahìm
a.s. meíaksanakan tugasnya waíaupun berhadapan dengan Ra¡a
Namrud. Nabì lsa a.s. meíaksanakan tugasnya waíaupun
akhìrnya dìke¡ar-ke¡ar kaum ßanì lsraìí.
Aííah swt. berlìrman sebagaì berìkut.
Qala rabbi inni daatu qaumi lailaw wa nahara(n). Falam
va:idhum duai illa firara(n). Wa inni kullama daautuhum
litagfira lahum faalu asabiahum fi aianihim wastagsvau
sivabahum wa asarru wastakbarustikbara(n).
182 182 182 182 182
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Artinyaġ Oia Ġ!uh) betla|a, ļ\a Juhanlu, sesungguhnya alu
|elah menyetu laumlu siang dan malam, |e|api setuanlu i|u
|idal menambah Ġiman) metela, jus|tu metela lati Ġdati
lebenatan). Oan sesungguhnya alu se|iap lali menyetu metela
Ġun|ul betiman) agat Inglau mengampuni metela, metela
memasullan anal jatinya le |elinganya dan menu|uplan
bajunya Ġle uajahnya) dan metela |e|ap Ġmenginglati) dan
sanga| menyombonglan diti.´ ĠÇ.S. Nuh/7lġ 5-7).
Rasuíuííah saw. meíaksanakan dakwahnya dengan penuh
kesabaran waíaupun dìíemparì batu oíeh orang 1aìl sampaì
beríumuran darah. Pada saat ìtu beíìau mendapatkan tawaran
darì Maíaìkat ¦ìbrìí untuk men¡atuhì penduduk 1aìl dengan
gunung, tetapì beíìau menoíaknya. ßeíìau tetap mengharapkan
agar anak cucu mereka keíak ada yang berìman, dan mengìkutì
¡e¡aknya.
ßeíìau ¡uga nyarìs terbunuh oíeh para pemuda kalìr Çuraìsy.
Para pemuda kalìr Çuraìsy teíah mengepung rumah beíìau
dengan membawa sen¡ata. Dengan seìzìn Aííah swt., beíìau
dapat keíuar rumah menu¡u Cua Sur untuk bersembunyì. Seteíah
tìga harì tìga maíam, beíìau bersama Abu ßakar menìnggaíkan
Cua Sur menu¡u ke Madìnah.
Seteíah berhasìí membangun masyarakat lsíam dì Madìnah,
beíìau pun menghadapì musuh yang bermaksud membunuhnya
dan menghancurkan kaum musíìmìn. Semua ìtu, beíìau hadapì
dengan semangat yang tìnggì dan penuh rasa tanggung ¡awab.
Dengan kegìgìhan beíìau, akhìrnya lsíam sampaì dì seíuruh
pen¡uru dunìa.
4) fatanab
Ia|anah berartì cerdas. Sesungguhnya para rasuí bukan
goíongan kaum terpeía¡ar, tetapì mereka memìíìkì kecerdasan
yang tìnggì daíam menghadapì musuh-musuhnya.
Rasuí yang memìíìkì kecerdasan, antara íaìn sebagaì
berìkut.
b. Sifat MustabiI bagi RasuI
Sìlat mustahìí bagì para rasuí adaíah sìlat-sìlat yang tìdak mungkìn
dìmìíìkì oíeh para rasuí. Sìlat-sìlat mustahìí para rasuí ada empat
macam, yaìtu kazìb, khìanat, kìtman, dan baíadah.
183 183 183 183 183
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
1) kazib
Iazib berartì dusta. Rasuí adaíah manusìa yang dìpìíìh Aííah
S\1 sebagaì utusan Aííah swt. Mereka seíaíu memperoíeh
bìmbìngan darì Aííah swt. sehìngga terhìndar darì sìlat-sìlat
terceía. Setìap rasuí seíaíu benar ucapan dan perbuatannya. Sìlat
dusta hanya dìmìíìkì oíeh manusìa yag mementìngkan dìrì sendìrì,
sedangkan rasuí mementìngkan umat.
2) kbianat
Ihiana| artìnya tìdak dapat dìpercaya. Sepan¡ang se¡arah
beíum pernah seorang rasuí khìanat kepada umatnya, demìkìan
¡uga terhadap amanat yang dìterìma darì Aííah swt.
Haì Manusìa, sesungguhnya 1uhanmu adaíah lsa dan
bahwasannya orang tuamu satu. Kamu semua darì Adam,
sedangkan Adam ìtu darì tanah. ßahwasannya yang semuíìa-
muíìa kamu dì sìsì Aííah ìaíah yang paíìng takwa dì antara kamu.
1ìdak ada keíebìhan orang Arab atas orang bukan Arab,
meíaìnkan dengan takwa kepada-Nya. ßukankah teíah
kusampaìkan: Ya Aííah saksìkaníah! Yang hadìr hendaknya
menyampaìkan Ġpesan ìnì) kepada yang tìdak hadìr.
Pìdato Rasuíuííah saw. tersebut menun¡ukkan bahwa beíìau
benar-benar menyampaìkan amanat dan tìdak khìanat.
3) kitman
Ii|man berartì tìdak menyampaìkan wahyu. 1ugas rasuí dì
dunìa adaíah menyampaìkan wahyu Aííah swt. kepada umat
manusìa sebagaì pedoman hìdup. Semua rasuí bersìlat tabíìg atau
menyampaìkan wahyu dan mustahìí bersìlat li|man atau
menyembunyìkan wahyu yang dìamanatkan kepada dìrìnya.
Dengan penuh semangat dan rasa tanggung ¡awab, para rasuí
meíaksanakan tugas waíaupun harus menanggung rìsìko. Nabì
lbrahìm a.s. mendapat rìsìko darì Ra¡a Namrud dan rakyatnya
sehìngga ìa dìbakar. Nabì Musa a.s. dan kaumnya, ßanì lsraìí,
bersusah payah menyeíamatkan dìrì darì ke¡aran tentara Ra¡a
lìr'aun. Nabì Muhammad saw. beríumuran darah saat dìíemparì
batu oíeh penduduk 1aìl dan nyarìs terbunuh saat akan hì¡rah ke
Madìnah. Kesemuanya ìtu merupakan rìsìko yang harus dìhadapì
para rasuí daíam meíaksanakan tugas sucìnya.
4) ßaIadab
8aladah berartì bodoh. Seorang rasuí mempunyaì tugas yang
berat. Rasuí tìdak mungkìn seorang yang bodoh. ¦ìka rasuí bodoh,
184 184 184 184 184
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
ìa tìdak dapat mengemban amanat Aííah swt. ¦adì, mustahìí rasuí
memìíìkì sìlat bodoh.
c. Sifat |aiz RasuI
Sìlat ¦aìz rasuí ìaíah sìlat yang boíeh ada pada dìrì rasuí dan
boíeh puía tìdak ada padanya. Rasuí Aííah swt. ¡uga manusìa bìasa.
Cíeh karena ìtu, para rasuí boíeh memìíìkì sìlat-sìlat sepertì manusìa
pada umumnya. Apabìía manusìa boíeh memìíìkì harta, rasuí pun
boíeh memìíìkìnya. Apabìía manusìa mempunyaì ìstrì dan anak, rasuí
pun demìkìan ¡uga. ¦ìka manusìa merasakan íapar dan haus serta
suka dan duka, rasuí pun demìkìan puía.
4. Hikmab ßcriman kcpada RasuI AIIab
Perhatìkan lìrman Aííah swt. berìkut ìnì.
Laqad mannallahu alal-muminina ii baasa fihim rasulam min anfusihim
vatlu alaihim avatihi wa vu:akkihim wa vuallimuhumul-kitaba wal-
hikmah(ta), wa in kanu min qablu lafi dalalim mubin(in).
Artinyaġ Sungguh, ¬llah |elah membeti latunia lepada otang·otang
betiman le|ila Ġ¬llah) mengu|us seotang Rasul ĠMuhammad) di |engah·
|engah metela diti lalangan metela senditi, yang membacalan lepada
metela aya|·aya|·!ya, menyucilan Ġjiua) metela, mengajatlan
lepada metela li|ab Ġ¬l·Çut´an) dan hilmah. Ġsunah) meslipun
sebelumnya, metela benat·benat dalam lesesa|an yang nya|a. ĠÇ.S.
Aíì ĺlmran/3ġ l64).
ßerdasarkan ayat tersebut, hìkmah berìman kepada rasuí antara íaìn
a. memperoíeh penga¡aran tentang hìkmah terutama hadìs yang dìbawa
Rasuíuííah saw.Ģ
b. memperoíeh peía¡aran tentang kìtab Aííah swt. terutama Aí-Çur'an
sebagaì petun¡uk dan pedoman hìdupĢ
185 185 185 185 185
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. Sebutkan sìlat-sìlat mustahìí bagì rasuí dan terangkan maknanya!
2. Apakah perbedaan sìlat rasuí dengan sìlat manusìa pada umumnya:
c. memperoíeh pen¡eíasan darì rasuí tentang ayat-ayat atau tanda-tanda
kebesaran Aííah swt.Ģ
d. ¡ìwa men¡adì bersìh karena a¡aran tauhìd yang dìbawa para rasuí
sehìngga kìta akan terbebas darì dosa syìrìk.
C. McncIadani Sifat-Sifat RasuIuIIab saw
Mengapa kìta sebagaì orang lsíam harus meneíadanì sìlat-sìlat Nabì:
Aííah berlìrman sebagaì berìkut.
Laqad kana lakum fi rasulillahi uswatun hasanatul liman kana varfullaha wal
vaumal akhira wa iakarallaha kasira(n).
Artinyaġ Sesungguhnya |elah ada pada diti Rasulullah i|u |eladan yang bail
bagimu Ġyai|u) otang yang menghataplan Ġtahma|) ¬llah dan Ġleda|angan)
hati liama| dan banyal menginga| ¬llah ĠÇ.S. Aí-Ahzab/33ġ 2l).
ßerdasarkan lìrman tersebut, kìta harus meneíadanì sìlat atau akhíak
Rasuíuííah saw ¡ìka mengharapkan rahmat Aííah swt.
1. Pcngcrtian AkbIak Nabi Mubammad saw.
Kata ļakhíakª berasaí darì bahasa arab ¡amak darì
yang berartì perangaì, watak, tìngkah íaku, dan budì pekertì. Akhíak
Nabì Muhammad saw. berartì perangaì, watak, sìlat, dan tìngkah íaku
Nabì Muhammad saw.
Daíam a¡aran lsíam ¡uga dìkenaí ìstìíah sunah nabì yang berartì
perìíaku dan perìkehìdupan Nabì Muhammad saw. Dengan demìkìan,
kata akhíak Nabì Muhammad saw. berartì ¡uga sunah Nabì Muhammad
saw.
186 186 186 186 186
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Nabì Muhammad saw. bersabda sebagaì berìkut.
Artinyaġ Sesungguhya alu diu|us hanya un|ul menyemputnalan alhlal
yang mulia. ĠH.R. Ahmad ġ 8595)
Daíam praktìknya, Rasuíuííah saw. tìdak hanya memberì teíadan
tentang kesopanan daíam pergauían, tetapì seíuruh aktìvìtas hìdup
manusìa. ßeíìau memberìkan teíadan atau panutan daíam berìbadah,
mencarì rezekì, mengurus keíuarga, dan mengatur masyarakat. Cíeh
sebab ìtu, daíam membìcarakan akhíak Rasuíuííah saw. pada bab ìnì
¡uga meíìputì persoaían-persoaían tersebut.
2. AI-Qur'an scbagai AkbIak Nabi Mubammad saw.
Crang yang teíah men¡aíankan a¡aran lsíam secara benar pastì teíah
berakhíak muíìa. Sebagaì utusan Aííah swt., Nabì Muhammad saw. teíah
meíaksanakan a¡aran lsíam sesuaì dengan yang dìkehendakì-Nya.
Aííah swt. berlìrman sebagaì berìkut.
Fastamsik bil-laii uhiva ilaik(a), innaka ala siratim mustaqim(in).
Artinyaġ Mala betpegang |eguhlah englau lepada Ġagama) yang |elah
diuahyulan lepadamu. Sungguh, englau betada di jalan yang lutus.
ĠÇ.S. Az-Zukhrul/43ġ 43).
Aííah swt. teíah menyatakan bahwa Nabì Muhammad saw. berada
dì atas ¡aían yang íurus maka akhíak Nabì Muhammad saw. berartì Aí-
Çur'an. Dengan kata íaìn, akhíak Nabì Muhammad saw. sesuaì dengan
tuntunan Aí-Çur'an.
3. AkbIak Tcrpuji yang DimiIiki Nabi Mubammad saw.
Akhíak terpu¡ì yang dìmìíìkì Nabì Muhammad saw. yang akan
dìbahas daíam haí ìnì, antara íaìn pergauían dengan sesama manusìa,
beker¡a keras untuk memenuhì kebutuhan hìdup, kesederhanaan hìdup,
sìkap pemaal, dan ketekunan daíam berìbadah.
a. ßcrgauI dcngan Scsama Manusia
Meskìpun Nabì Muhammad saw. sebagaì pemìmpìn umat lsíam,
beíìau sangat tawaduk daíam bergauí dengan sìapa pun.
187 187 187 187 187
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Pada suatu harì datang seorang ßaduwì kepada Nabì
Muhammad saw. Crang tersebut merasa kagum terhadap prìbadì
beíìau. Meíìhat orang ßaduwì yang demìkìan, beíìau segera bersabda
sebagaì berìkut.
Artinyaġ Sesungguhnya alu adalah anal seotang uani|a yang sula
malan ledendeng. ĠH.R. lbnu Ma¡ahġ 3303).
Ketìka orang ßaduwì ìtu hendak mencìum tangan Nabì
Muhammad saw., beíìau íangsung menarìk tangannya dan
mengìngatkan bahwa mencium |angan saa| betjaba|an adalah
lebiasaan otang asing |ethadap taja·taja metela. !abi Muhammad
sau. bulanlah taja melainlan salah seotang di an|ata metela.
b. ßckcrja kcras untuk Mcmcnubi kcbutuban
Sebagaì teíadan bagì umatnya, Nabì Muhammad saw.
mengutamakan ker¡a keras untuk mencukupì kebutuhan keíuarganya
darìpada menggantungkan nasìb kepada orang íaìn. Sìkap beíìau
sepertì ìtu, tìdak teríepas darì dìdìkan paman beíìau, Abu 1aíìb. Se¡ak
rema¡a, beíìau dìíatìh berdagang sampaì negerì Syam.
Daíam mendìdìk umatnya untuk mengutamakan ker¡a keras,
beíìau bersabda sebagaì berìkut.
Artinyaġ Oati Zubait bin ¬uuam t.a. !abi sau. beliau betsabdaġ
Sungguh, selitanya salah seotang di an|ata lamu membaua |ali le
buli| un|ul mencati layu balat yang dibaua di a|as punggung
un|ul dijual sehingga dapa| menculupi lebu|uhan adalah lebih
bail datipada memin|a·min|a lepada otang lain, bail dibeti a|au
|idal dibeti. ĠH.R. ßukharì ġ l378).
188 188 188 188 188
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Maksud hadìs tersebut ìaíah orang yang beker¡a keras untuk
mencukupì kebutuhan hìdup sendìrì dan keíuarganya íebìh muíìa
darìpada memìnta-mìnta kepada orang íaìn.
c. kcscdcrbanaan Hidup
Rasuíuííah saw. bersabda sebagaì berìkut.
Artinyaġ Juhanlu petnah mengemulalan lepadalu alan membua|
gunung·gunung di Melah menjadi emas un|ullu. ¬lu betla|a,
ļJidal ya ¬llah Ġalu lebih sula) sehati lenyang dan sehati lapat).´
dan beliau betla|a, ļJiga hati a|au seumpama i|u, |a|lala alu lapat
alu menyandatlan ditilu lepada·Mu dan inga| lepada·Mu, apabila
alu lenyang, alu betsyulut lepada·Mu dan memuji·Mu.´ ĠH.R.
1ìrmìzì ġ 2270).
d. Sikap Pcmaaf
Ketìka beíìau bersama tentara kaum musíìmìn dapat menguasaì
kota Mekah, beíìau berpìdato dì depan orang-orang kalìr Çuraìsy.
Saíah satu ìsì pìdatonya adaíah sebagaì berìkut.
Artinyaġ ļHai otang·otang Çutaisy! Jahulah lalian, petbua|an apa
yang hendal alu lalulan |ethadap lalian pada hati ini·´
Crang-orang Çuraìsy men¡awab sebagaì berìkut.
Artinyaġ ļIebailan, saudata lelali yang mulia, anal saudata lelali
yang mulia!´
189 189 189 189 189
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Seían¡utnya beíìau berkata sebagaì berìkut.
Artinyaġ ļIulanglah lalian! Selatang lalian menjadi otang·otang
yang bebas.´
Memaalkan kesaíahan seseorang ketìka ada kesempatan membaías
adaíah akhíak yang amat muíìa, sebagaìmana dìíakukan oíeh Nabì
Muhammad saw.
c. Tckun daIam ßcribadab
Meskìpun Nabì Muhammad saw. dì¡amìn oíeh Aííah swt. akan
masuk surga, kesungguhannya daíam berìbadah íuar bìasa.
Dìberìtakan oíeh Aìsyah bahwa pada suatu maíam Nabì Muhammad
saw. meíaksanakan saíat cukup íama sehìngga kedua betìsnya
membengkak. Aìsyah bertanya, ļ\a Rasulullah, bulanlah englau
|elah dijamin masul sutga· Mengapa englau masih |etus melalulan
ibadah·ª Rasuíuííah saw. men¡awab, ļHai ¬isyah, |idallah pan|as
alu menjadi otang yang betsyulut a|as jaminan i|u·ª Mendengar
¡awaban ìtu, Aìsyah dìam.
Daíam sebuah hadìs yang dìrìwayatkan oíeh ßukharì dan Musíìm
dìterangkan bahwa pada suatu saat datang tìga orang íeíakì ke rumah
ìstrì-ìstrì Nabì Muhammad saw. menanyakan tentang ìbadah beíìau
dì rumah. Seteíah dìterangkan, mereka merasa tìdak ada artìnya
dìbandìngkan dengan ketekunan Nabì Muhammad saw. daíam
berìbadah.
Lakì-íakì yang pertama berkata, ļ¬lu alan sala| malam selama·
lamanya.ª
Lakì-íakì kedua berkata, ļ¬lu alan puasa sepanjang |ahun.ª
Lakì-íakì ketìga berkata, ļ¬lu alan menjauhi uani|a dan |idal
alan menilah selama·lamanya.ª
Ketìka Nabì Muhammad saw. mendengar ucapan ketìga orang
íakì-íakì tersebut, beíìau segera keíuar dan memperìngatkan
kepada ketìga-tìganya agar wa¡ar-wa¡ar sa¡a daíam meíakukan
ìbadah.
190 190 190 190 190
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
4. PcriIaku McncIadani AkbIak Nabi Mubammad saw.
Perìíaku yang dapat kìta teíadanì darì akhíak Nabì Muhammad saw.,
antara íaìn sebagaì berìkutġ
a. bersìkap tawaduk daíam pergauían dengan sesama manusìa tanpa
membeda-bedakan pangkat dan dera¡atĢ
b. mengutamakan ker¡a keras untuk mencukupì kebutuhan sendìrì dan
keíuarga serta tìdak menggantungkan nasìb kepada orang íaìnĢ
c. membìasakan dìrì hìdup sederhana daíam berbagaì haí sehìngga
dapat mensyukurì nìkmat Aííah swt.Ģ
d. membìasakan dìrì untuk memaalkan kesaíahan orang íaìn dengan
kesadaran bahwa dì dunìa ìnì tìdak ada manusìa yang bebas darì
kesaíahanĢ
e. berusaha untuk menìngkatkan ìman dan ketakwaan kepada Aííah
swt.
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. ßerìíah saíah satu contoh tìngkah íaku Rasuíuííah yang patut kìta
teíadanì!
2. Mengapa Aí-Çur'an ìtu sebagaì akhíak Rasuíuííah saw.:
3. Meskìpun dì¡amìn masuk surga, mengapa Rasuíuííah saw. tetap
tekun berìbadah:
Nabì Muhammad saw. adaíah nabì terakhìr. ßeíìau memìíìkì banyak
keìstìmewaan, dì antaranya sìlat pemaal atau tìdak pernah mendendam. Haí
ìtu terbuktì pada suatu harì, beíìau dìundang pamannya ĠAbu Lahab) yang
mengaku sakìt. Padahaí, beíìau akan dìceíakakan dengan dìperosokkan ke
daíam íubang yang dìgaíì dekat pembarìngan Abu Lahab. Ketìka Rasuíuííah
saw. hampìr mendekatì pembarìngan pamannya, Maíaìkat ¦ìbrìí memberì tahu
tìpu musíìhat pamannya ìtu. ßeíìau pun segera berbaíìk hendak pergì. Haí ìtu
membuat Abu Lahab íaíaì dan beríarì untuk mencegah kepergìan Rasuíuííah
saw. Abu Lahab pun ¡atuh ke íubang yang dìbuatnya sendìrì. Akhìrnya, Abu
Lahab memìnta toíong kepada Rasuíuííah saw. Karena sìlat pemaalnya,
Rasuíuííah saw. pun menoíong pamannya dengan penuh kasìh sayang.
lbtak lbtak lbtak lbtak lbtak
191 191 191 191 191
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa
5 Líuí Azmì berartì yang memìíìkì keutamaan. Keutamaan yang dìmaksud
adaíah tìngkat kesabaran dan keuíetan daíam meíaksanakan
dakwahnya.
5 Rasuí yang termasuk Líuí Azmì adaíah Nabì Nuh a.s., Nabì lbrahìm
a.s., Nabì Musa a.s., Nabì lsa a.s., dan Nabì
5 Nabì Muhammad saw. teíah memberìkan contoh yang baìk daíam
segaía haí, baìk daíam berìbadah, mencarì rezekì, mengurus keíuarga,
dan mengatur masyarakat.
5 Akhíak terpu¡ì yang dìmìíìkì Nabì Muhammad saw. adaíah pergauían
dengan sesama manusìa, beker¡a keras untuk memenuhì kebutuhan
hìdup, kesederhanaan hìdup, sìkap pemaal, dan ketekunan daíam
berìbadah.
5 Perìíaku yang dapat kìta teíadanì darì akhíak Nabì Muhammad saw.
adaíah
l. bersìkap tawaduk daíam pergauían sesama manusìaĢ
2. mengutamakan ker¡a keras untuk memenuhì kebutuhanĢ
3. membìasakan hìdup sederhanaĢ
4. membìasakan dìrì untuk memaalkan kesaíahan orang íaìnĢ
5. menìngkatkan ìman dan takwa kepada Aííah swt.
akhíak ġ budì pekertì, tìngkah íaku
¡aìz ġ mubah, bebas, boíeh
¡umhur uíama ġ mayorìtas uíama, kebanyakan uíama
mìíad ġ keíahìran, tahun
mustahìí ġ tìdak mungkìn
rahmat ġ anugerah, pemberìan Aííah S\1
tawaduk ġ merendahkan dìrì, tìdak sombong
Líuí Azmì ġ yang memìíìkì kemauan keras, keteguhan
pendìrìan
k kk kkam am am am amas k as k as k as k as ketil etil etil etil etil
192 192 192 192 192
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
f ff ffeailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sikap pp pp
ßagaìmanakah sìkap kaíìan seteíah mengetahuì sìlat-sìlat Rasuíuííah saw.:
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
latikaa latikaa latikaa latikaa latikaa
A. ßcriIab tanda siIang Ġ×) pada buruf a, b, c, atau d di dcpan jawaban yang
tcpat!
l. Semua rasuí dìberì keìstìmewaan berupa ....
a. wahyu
b. ìíham
c. karomah
d. pertoíongan
2. A¡aran yang dìbawa para rasuí adaíah sama yaìtu a¡aran ....
a. ta¡wìd
b. tauhìd
c. lìqìh
d. akhíak
3. ßerìkut ìnì yang bukan tugas rasuí adaíah membìmbìng umatnya
menu¡u ¡aían ....
a. yang benar
b. yang sesat
c. a¡aran tauhìd
d. menyembah Aííah
4. Rasuí Aííah swt tìdak pernah berdusta karena memìíìkì sìlat ....
a. sìdìk
b. lathanah
c. tabíìgh
d. amanah
5. Nabì-nabì Aííah yang dìsebut dì daíam Aí- Çur'an ber¡umíah ....
a. 25 c. l00
b. 33 d. l0l
6. Nabì yang terakhìr adaíah ....
a. Nabì Adam a.s.
b. Nabì lsa a.s.
c. Nabì Musa a.s
d. Nabì Muhammad saw.
193 193 193 193 193
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
7. Pada dìrì rasuí terdapat contoh teíadan yang baìk daíam ìstìíah dìsebut
....
a. uswatun hasanah
b. urwatun hasanah
c. karìmah hasanah
d. amanah kasanah
8. Nabì Muhammad saw. dìangkat men¡adì rasuí pada usìa ....
a. 25 tahun
b. 35 tahun
c. 40 tahun
d. 45 tahun
9. Seorang rasuí mustahìí mempunyaì sìlat kìzìb, artìnya ....
a. ¡u¡ur
b. dusta
c. sabar
d. sombong
l0. Nabì dìutus untuk menyampaìkan ar-rìsaíah. Ar-rìsaíah artìnya ....
a. pesan c. kebenaran
b. kesan d. agama
ll. Nabì yang pertama adaíah ....
a. Nabì lbrahìm a.s.
b. Nabì Musa a.s.
c. Nabì Suíaìman a.s.
d. Nabì Adam a.s.
l2. Nabì yang memìíìkì muk¡ìzat tìdak hangus dìbakar apì adaíah ....
a. Nabì lsmaìí a.s.
b. Nabì lsa a.s.
c. Nabì lbrahìm a.s.
d. Nabì Musa a.s.
l3. Nabì yang memìíìkì muk¡ìzat tongkat yang bìsa berubah men¡adì uíar
adaíah ....
a. Nabì lbrahìm a.s.
b. Nabì lsa a.s.
c. Nabì Musa a.s.
d. Nabì Nuh a.s.
l4. Para rasuí memìíìkì sìlat wa¡ìb tabíìgh yang artìnya adaíah ....
a. menyampaìkan
b. menyembunyìkan
c. menìnggaíkan
d. mewarìskan
194 194 194 194 194
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
l5. Para rasuí terpeíìhara darì dosa, karena rasuí memìíìkì sìlat ....
a. mabrur
b. makbuí
c. maksum
d. mukmìn
l6. Setìap rasuí mustahìí memìíìkì sìlat kìdzìb yang artìnya ....
a. dusta
b. bodoh
c. menyembunyìkan
d. menyampaìkan
l7. Dìantara sìlat orang munalìk adaíah apabìía ber¡an¡ì ....
a. ¡u¡ur
b. amanah
c. menepatì
d. mengìngkarì
l8. ßerìkut ìnì yang merupakan sìlat mustahìí bagì rasuí adaíah ...
a. tabíìgh
b. latanah
c. kìtman
d. amanah
l9. Nabì dan rasuí yang memìíìkì geíar abuí- anbìya' adaíah ....
a. Nabì Adam a.s.
b. Nabì lsmaìí a.s.
c. Nabì lbrahìm a.s.
d. Nabì Nuh a.s.
20. Nabì Muhammad saw. mendapat geíar Aí Amìn artìnya ...
a. dapat dìteíadanì
b. dapat dìpercaya
c. dapat dìcontoh
d. dapat dìpeía¡arì
ß. lsiIab soaI di bawab ini dcngan jawaban yang tcpat!
l. Sìlat wa¡ìb bagì rasuí adaíah ....
2. Líuí azmì artìnya adaíah ....
3. Nabì yang mengetahuì bahasa bìnatang adaíah ....
4. Nabì Muhammad SA\ mendapat geíar Aí-Amìn yang artìnya ....
5. Ra¡a yang dhaíìm memusuhì Nabì Musa as adaíah ....
6. Abuí anbìya' artìnya adaíah ....
195 195 195 195 195
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
7. Nabì lbrahìm a.s. dìutus Aííah pada masa Ra¡a ....
8. Crang yang suka berkata benar berartì ìa memìíìkì sìlat ....
9. ßerìman kepada nabì merupakan rukun ìman ke- ....
l0.Rasuí sebagaì penutup para nabì yaìtu ....
C. |awabIab soaI-soaI di bawab ini dcngan jawaban yang singkat dan tcpat!
l. 1uíìsíah Çs. Aí-Ahzab ayat 2l!
2. Sebutkan sìlat wa¡ìb bagì rasuí beserta artìnya!
3. Sebutkan muk¡ìzat Nabì Musa as!
4. Sebutkan nabì yang pertama dan nabì yang terakhìr!
5. Sìapakah nama Nabì yang mendapat geíar khatamuí anbìya':
196 196 196 196 196
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
1 11 11ag ag ag ag agas f as f as f as f as fot ot ot ot ottof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
Nìíaìíah dìrìmu sendìrì berkaìtan dengan sìlat wa¡ìb rasuí. Sebutkan akhíakmu
sesuaì dengan sìlat wa¡ìb rasuí, dìíakukan daíam perìstìwa apa, dan apa akìbatnya.
1uíìsíah hasìínya daíam koíom berìkut!
do. do. do. do. do. kkklak kkklak kkklak kkklak kkklak f ff ffetistiw etistiw etistiw etistiw etistiwa aa aa kkibataya kkibataya kkibataya kkibataya kkibataya
l. ßenar __________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
2. Dapat dìpercaya __________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
3. Meíaksanakan tugas __________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
4. Cerdas __________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
__________________ ___________________
197 197 197 197 197
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Adab Makan
dan Mìnum
Setìap makhíuk hìdup pastì membutuhkan makan dan mìnum, tìdak
terkecuaíì manusìa. Mareka memeríukan makan dan mìnum untuk
men¡aga kesehatan dan keíangsungan hìdupnya.
lsíam menga¡arkan tata krama makan dan mìnum yang dìsebut adab
makan dan mìnum. Adab makan dan mìnum yang dìcontohkan Nabì
Muhammad saw mìsaínya makan dan mìnum dengan tangan kanan,
tìdak makan dan mìnum sambìí berdìrì, ber¡aían dan mondar-mandìr,
karena haí ìtu tìdak sesuaì dengan akhíak lsíam.
l2
Bab
Sumbetġ lndonesian Heti|age, Manusia dan Iinglungannya
Sumbetġ Oolumen|asi Ienulis
198 198 198 198 198
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Pcta konscp
Adab Makan dan Mìnum
Hakìkat Adab Makan
dan Mìnum
Adab Makan dan
Mìnum daíam
Kehìdupan Seharì-harì
199 199 199 199 199
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
A. Adab Makan dan Minum
lsíam sangat memperhatìkan soaí adab makan dan mìnum. Adab makan
dan mìnum secara íangsung pernah dìcontohkan oíeh Nabì Muhammad saw.
mìsaínya ketìka makan dan mìnum, Nabì tìdak pernah berdìrì, ber¡aían, atau
mondar-mandìr, karena perbuatan yang demìkìan termasuk perbuatan setan.
Adab makan dan mìnum sepertì ìtu sama haínya dengan makan yang
dìíakukan oíeh bìnatang, tentunya sangat tìdak íayak dìíakukan oíeh manusìa,
sebab manusìa dìberì akaí oíeh Aííah swt.
Yang dìmaksud dengan adab makan dan mìnum adaíah etìka atau cara
sìkap kìta terhadap haí-haí yang berhubungan dengan aktìvìtas makan dan
mìnum, baìk ìtu sìkap kìta ketìka hendak makan dan mìnum, ketìka sedang
makan dan mìnum, dan ketìka sudah makan dan mìnum.
Adapun adab makan dan mìnum antara íaìn berìkut ìnìġ
1. Adab ScbcIum Makan dan Minum
Mencarì makanan dan mìnuman yang haíaí dan baìk. Aííah
berlìrmanġ
kulu wasvrabu wa la tusrifu, innahu la vuhibbul-musrifin(a).
Artinyaġ ļ... malan dan minumlah dan jangan betlebih·lebihan.
Sesungguhnya Oia Ġ¬llah) |idal menyulai otang·otang yang betlebih·
lebihan. ĠÇ.S. Aí-A'ral/7ġ 3l).
a. Makan dan mìnum yang kamu íakukan dìnìatkan agar bìsa berìbadah
kepada Aííah swt.
b. Mencucì tangan sebeíum makan dan mìnum.
c. Hendakíah puas dan reía dengan makanan dan mìnuman yang ada
tìdak boíeh menceíanya.
d. Hendakíah makan ketìka sudah íapar dan berhentì sebeíum merasa
kenyang.
Memuíaì makan dan mìnum dengan membaca basmaíah dan doa ġ
ßìsmìííaahìrrahmaanìrrahììm
Artinyaġ ļ\ahai \a ¬llah, betilanlah tezeli yang |elah Inglau
betilan lepada lami dan jauhlanlah lami dati silsa api netala.´
200 200 200 200 200
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
2. Adab scdang Makan dan Minum
a. Makan dan mìnum dengan menggunakan tangan kanan.
b. Hendakíah makan dan mìnum dìíakukan sambìí duduk.
c. Mengunyah makanan dengan baìk sampaì haíus agar íambung
beker¡a dengan mudah dan íancar.
d. 1ìdak beríebìhan daíam makan dan mìnum, karena haí ìtu merupakan
perbuatan setan.
3. Adab Scsudab Makan dan minum
a. ßerdoaíah ketìka sudah makan dan mìnum. Adapun doa sesudah
makan dan mìnum adaíah sebagaì berìkut.
Artinyaġ ļSegala puji bagi ¬llah yang |elah membetilan malanan
dan minuman lepada lami, dan menjadilan lami dati golongan
otang·otang yang muslim.´
b. Membersìhkan sìsa-sìsa makanan dì seía-seía gìgì dan berkumur-
kumur untuk membersìhkan muíutnya.
c. Mencucì tangan dan peraíatan makan dan mìnum.
d. Membereskan dan membersìhkan me¡a makan.
ß. Adab Makan dan Minum daIam kcbidupan Scbari-bari
lsíam sangat memperhatìkan soaí tata cara dan adab makan dan mìnum.
Haí-haí berìkut ìnì menun¡ukkan adab makan dan mìnum.
l. Mensyukurì nìkmat Aííah swt.
2. Makan dan mìnum seadanya dan tìdak menceíanya.
3. Makan dan mìnum darì hasìí ker¡a yang haíaí.
4. ßernìat agar bìsa berìbadah kepada Aííah swt.
5. 1ìdak beríebìhan daíam makan dan mìnum.
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. 1uíìsíah bacaan dan artì doa akan dan sesudah makan!
2. Dìskusìkan darì adab makan dan mìnum yang ¡arang kamu íakukan
daíam kehìdupan seharì-harì.
201 201 201 201 201
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. 1uíìsíah hadìts rìwayat ßukharì tentang makan dengan tangan
kanan.
2. Dìskusìkan dengan anggota keíompokmu perìhaí kebìasaan makan
dan mìnum yang tìdak sesuaì dengan akhíak lsíam.
lbtak lbtak lbtak lbtak lbtak
Dìrìwayatkan darì Abu Huraìrah r.a., dìa berkataġ Saya |idal petnah sama
selali meliha| Rasulullah sau. mencela malanan. Ialau beliau sula beliau
memalannya, dan lalau beliau |idal sula, beliau diam saja. ĠH.R. Aí
ßukharìġ 5363)
8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa
6. Seíaíu mencucì tangan sebeíum dan sesudah makan dan mìnum.
7. Makan dan mìnum sambìí duduk.
8. Makan dan mìnum dengan menggunakan tangan kanan.
9. ßerkumur-kumur sesudah makan.
l0. Mencucì tangan dan peraíatan makanan sesudah makan.
5 Yang dìmaksud dengan adab makan dan mìnum adaíah etìka atau cara
sìkap kìta terhadap haí-haí yang berhubungan dengan aktìvìtas makan
dan mìnum, baìk ìtu sìkap kìta ketìka hendak makan dan mìnum, ketìka
sedang makan dan mìnum, dan ketìka sudah makan dan mìnum.
5 Memuíaì makan dan mìnum dengan membaca basmaíah dan doaġ
ßìsmìííaahìrrahmaanìrrahììm
Artinyaġ ļ\ahai \a ¬llah, betilanlah tezeli yang |elah Inglau
betilan lepada lami dan jauhlanlah lami dati silsa api netala.´
202 202 202 202 202
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
f ff ffeailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sikap pp pp
5 doa sesudah makan dan mìnum adaíah sebagaì berìkut.
Artinyaġ ļSegala puji bagi ¬llah yang |elah membetilan malanan
dan minuman lepada lami, dan menjadilan lami dati golongan
otang·otang yang muslim.´
ßagaìmana sìkap kaíìan ¡ìka pada suatu saat kamu tìdak cocok dengan makanan
yang teíah dìmasak oíeh orang tuamu.
Sìkap sayaġ _________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
adab ġ etìka/tata cara
mengunyah ġ menghancurkan atau meíumat makanan
daíam muíut dengan gìgì
k kk kkam am am am amas k as k as k as k as ketil etil etil etil etil
203 203 203 203 203
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
A. ßcriIab tanda siIang Ġ×) pada buruf a, b, c, atau d di dcpan jawaban yang
tcpat!
l. ßerìkut ìnì adaíah adab yang baìk dìíakukan seíesaì makan,
lecuali ....
a. tìdur
b. cucì tangan
c. berdoa
d. gosok gìgì
2. Makan dan mìnum sebaìknya dìíakukan dengan ....
a. sesuaì seíera
b. berbarìng
c. duduk
d. berdìrì
3. Sesuaì dengan sunnah rasuí adaíah makan dengan ....
a. pakaì sendok
b. tangan kanan
c. dengan duduk
d. tìdak beríebìhan
4. lsíam memerìntahkan agar kìta makan makanan yang ....
a. banyak
b. bergìzì
c. enak dan murah
d. haíaí dan baìk
5. 1empat/wadah makanan/mìnuman yang dìíarang daíam agama
adaíah ....
a. emas dan perak
b. emas dan kaca
c. perak dan besì
d. perak dan kaca
6. Aííah mencìptakan bumì dan ìsìnya untuk kepentìngan ....
a. hewan c. ¡ìn
b. manusìa d. tumbuh-tumbuhan
7. Dì bawah ìnì adaíah hewan yang harus dìsembeíìh sebeíum dìmakan,
lecuali ....
a. beíaíang c. sapì
b. kambìng d. ayam
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
latikaa latikaa latikaa latikaa latikaa
204 204 204 204 204
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
8. ¦ìka kìta mengetahuì teman kìta makan sambìí berdìrì sebaìknya
....
a. dìbìarkan
b. dìpukuí
c. dìmarahì
d. dìnasìhatì
9. Mìnuman yang dìharamkan adaíah mìnuman yang mengandung ....
a. gìzì
b. vìtamìn
c. energì
d. aíkohoí
l0. \aqìna ĺazaban ....
a. nuur
b. naar
c. naas
d. naas
ll. Dìsebutkan bahwa makan dan mìnum memakaì tangan kìrì adaíah
sepertì makan dan mìnumnya ....
a. bìnatang
b. maíaìkat
c. setan
d. orang kalìr
l2. Dì bawah ìnì termasuk makanan yang dìharamkan, lecuali ....
a. dagìng babì
b. uíar kobra
c. masakan darì bangkaì ayam
d. bangkaì íaut
l3. ¦ìka waktu makan dan mìnum íupa membaca basmaíah maka ....
a. tìdak usah membaca
b. membaca waktu terìngat
c. boíeh baca boíeh tìdak
d. terserah yang men¡aíanì
l4. Sebagaì seorang mukmìn daíam haí makan dan mìnum harus memìíìh
yang ....
a. murah c. haíaí
b. enak d. banyak
l5. Hendakíah men¡aíanì hìdup dengan berhatì-hatì. karena kìta dìíarang
makan-makanan ....
a. mahaí c. pahìt
b. pedas d. haram
205 205 205 205 205
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
ß. lsiIab soaI di bawab ini dcngan jawaban yang tcpat!
l. Saíah satu akìbat serìng mengkomsumsì makan/mìnum yang haram
men¡adìkan doanya ....
2. Rasuíuííah saw. merupakan surì tauíadan yang baìk atau dìsebut ...
3. Akhíak lsíam adaíah sesuaì dengan akhíak yang dìmìíìkì ....
4. ¦ìka daíam haí makan dan mìnum kìta nìatkan ìbadah maka akan
mencarì makan/mìnum yang ....
5. Haíaí dan haramnya suatu makanan merupakan aturan darì ....
6. Sebagaì seorang musíìm sebeíum makan sebaìknya ....
7. Makanan yang kìta makan harusíah haíaí dan ....
8. Ketìka makan sendok berada dì tangan ... dan garpu dì tangan ....
9. Memakan makanan busuk hukumnya ....
l0. Maíaìkat yang membagì rezekì adaíah Maíaìkat ....
C. |awabIab soaI-soaI di bawab ini dcngan jawaban yang singkat dan tcpat!
l. 1uíìsíah artì doa sesudah makan!
2. Mengapa kìta dìperìntah berdoa sebeíum makan:
3. ßagaìmana hukum menceía makanan:
4. ßagaìmana pendapat anda tentang kebìasaan makan dan mìnum
dengan tangan kìrì:
5. Sebutkan tìga bagìan perut kaìtannya dengan adab makan yang
dìa¡arkan Rasuíuííah:
206 206 206 206 206
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
1 11 11ag ag ag ag agas f as f as f as f as fot ot ot ot ottof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
¦eíaskan haí-haí yang berkaìtan dengan adab makan dan mìnum daíam tabeí
berìkut!
do. do. do. do. do. kdab Kakaa daa Kiaam kdab Kakaa daa Kiaam kdab Kakaa daa Kiaam kdab Kakaa daa Kiaam kdab Kakaa daa Kiaam f ff ffeajelasaa eajelasaa eajelasaa eajelasaa eajelasaa
l. Sebeíum makan dan mìnum ________________________________
________________________________
________________________________
________________________________
________________________________
2. Ketìka makan dan mìnum ________________________________
________________________________
________________________________
________________________________
________________________________
3. Sesudah makan dan mìnum ________________________________
________________________________
________________________________
________________________________
________________________________
207 207 207 207 207
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Akhíak 1erceía
Kìta harus saíìng memaalkan ¡ìka berbuat kesaíahan dan
menghìndarkan dìrì darì sìlat dendam. Dendam dan kemunalìkan adaíah
dua akhíak terceía atau akhíak mazmumah. ßanyak orang berkeíahì
bahkan saíìng membunuh karena dendam. Hìíangnya kepercayaan
orang íaìn karena kemunalìkan. ßagaìmanakah mengatasì sìlat-sìlat
terceía tersebut daíam kehìdupan seharì-harì: lkutìíah uraìan berìkut
ìnì.
l3
Bab
Sumbetġ lndonesian Heti|age, Manusia dan Iinglungannya
Sumbetġ Oolumen|asi Ienulis
208 208 208 208 208
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Pcta konscp
Akhíak 1erceía
Dendam
Pengertìan Munalìk
Munalìk
Cìrì Crang Munalìk
Lsaha Crang Munalìk
ßahaya Perbuatan
Munalìk
ßaíasan ßagì Crang
Munalìk
Cara Menghadapì
Crang Munalìk
209 209 209 209 209
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
A. Dcndam
Dendam artìnya keìngìnan keras untuk membaías dendam. Dendam
kesumat adaíah rasa dendam dan bencì yang sangat mendaíam. Sìlat dendam
termasuk sìlat terceía dan harus dì¡auhì darì seorang musíìm. Sìlat dendam
sangat dìpengaruhì oíeh sìlat marah. Seseorang yang marah, mìsaínya karena
merasa dìkecewakan oíeh orang íaìn, maka tìmbuí rasa dendam. la ìngìn
membaías agar orang yang dìanggap teíah mengecewakan harus merasakan
kekecewaan ¡uga sepertì yang ìa aíamì, bahkan ìa menghendakì orang íaìn
ìtu íebìh menderìta íagì. Sìlat dendam sangat dìbencì oíeh Aííah, Rasuíuííah
bersabdaġ
Sìlat dendam sangat berbahaya darì orang íaìn dan bagì dìrì sendìrì.
Seorang pendendam bìasanya ¡uga memìíìkì sìlat-sìlat terceía íaìnnya, antara
íaìnġ
l. la tìdak senang meíìhat orang íaìn bahagìa, sebaíìknya ìa merasa senang
¡ìka orang íaìn menderìta, terutama orang yang dìbencìnya.
2. Seorang pendendam cenderung membaías kesaíahan orang íaìn dengan
beríebìhan.
3. Senang membìcarakan ke¡eíekan orang íaìn. ßahkan ¡ìka seseorang
dìanggap íawannya, ìa suka memutarbaíìkkan lakta. Kebaìkan orang
íaìn dìtutupì, yang dìcerìtakan adaíah ke¡eíekannya. la tìdak segan-segan
memlìtnah orang íaìn.
4. Suka membuka rahasìa dan aìb orang íaìn dan menyebarkannya.
Sìlat dendam ìnì sangat merusak persatuan dan kesatuan bangsa dan
mengancam ketertìban dan keamanan masyarakat. Cíeh sebab ìtu tìdak ada
pìíìhan íagì bagì kìta kecuaíì menghìndarì sìlat terceía ìnì.
Contoh akhíak Rasuíuííah ketìka beíìau membebaskan kota Mekah darì
orang-orang kalìr yang duíu menyìksa dan menyakìtì dìrìnya dan para
pengìkutnya tak seorang pun yang dìbaías dengan kekerasan. \aktu masuk
dengan pasukannya, Nabì men¡amìn tìdak akan menyakìtì dan meíakukan
kekerasan pada orang-orang yang menutup rumahnya dan masuk ke daíam
ßaìtuííah.
ßegìtuíah yang ter¡adì, tak seorang pun orang kalìr Mekah yang dìbunuh
atau dìsìksa oíeh Nabì Muhammad dan pasukannya. Meskìpun para kalìr ìnì
duíu pernah menyakìtìnya.
lìrman Aííahġ
210 210 210 210 210
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Wa lamanintasara bada zulmihi fa ulaika ma alaihim min sabil(in). Innamas-
sabilu alal-laiina vazlimunan-nasa wa vabguna fil-ardi bigairil-haqq(i), ulaika
lahum aiabun alim(un). Wa laman sabara wa gafara inna ialika lamin a:mil-
umur(i).
Artinyaġ ļOan sungguh otang yang membalas sesudah dipetlalulan secata
zalim |idallah ada jalan |ethadapnya Ġun|ul disalahlan). /alan Ġun|ul
menyalahlan) hanyalah ada |ethadap otang·otang yang zalim lepada
sesama manusia dan betbua| letusalan di bumi secata |idal benat. 8agi
metela |etsedia azab yang sanga| pedih. !amun sungguh otang·otang yang
sabat dan membeti maa|, mala benat·benat hal i|u |etmasul petlata yang
|inggi nilainya.´ ĠÇ.S. Asy-Sura/42 ġ 4l - 43).
Wa laman sabara wa gafara inna ialika lamin a:mil-umur(i)
Artinyaġ !amun sungguh otang·otang yang sabat dan membeti maa|, mala benat·
benat hal i|u |etmasul petlata yang |inggi nilainya.´ ĠÇ.S. Asy-Sura/42 ġ 43).
Darì ayat dì atas dapat dìsìmpuíkan bahwa kaíau kìta dìzaíìmì, kìta tìdak
harus membaíasnya, tapì akan íebìh baìk bìía bìsa memberì maal. Karena
dengan pemberìan maal, perdamaìan dan persaudaraan akan bìsa
dìwu¡udkan. Dì sampìng ìtu, kaíau kìta mempunyaì persoaían hendaknya
dìseíesaìkan dengan damaì ¡angan sekaíì-kaíì mendendam. Dendam adaíah
perbuatan ¡eíek yang hanya menurutì hawa nalsu yang dìsetìr oíeh setan.
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. ¦eíaskan pengertìan dendam. Kemudìan tuíìsíah íalaí dan artì hadìs
dendam!
2. Dìskusìkan dengan anggota keíompokmu contoh perìíaku dendam,
bahaya dendam dan cara mengatasìnya!
211 211 211 211 211
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
ß. Munafik
1. Pcngcrtian Munafik
Munalìk artìnya orang yang pura-pura atau ìngkar, apa yang
dìucapkannya tìdak sesuaì dengan yang ada dì daíam hatì dan
tìndakannya. Mìsaínya íìsannya mengaku berìman tetapì daíam hatì dan
tìndakannya ìngkar. Daíam Aí-Çur'an surat Aí-ßaqarah ayat 8 dan 9
Aííah men¡eíaskan mengenaì keíompok orang-orang munalìk.
Wa minan-nasi mav vaqulu amanna billahi wa bil-vaumil-akhiri wa ma
hum bimuminin(a).Yukhadiunallaha wal-laiina amanu wa ma
vakhdauna illa anfusahum wa ma vasvurun(a).
Artinyaġ ļOian|ata manusia ada yang menga|alan ġ Iami betiman
lepada ¬llah dan hati lemudian, padahal metela i|u sesungguhnya
bulan otang·otang yang betiman. Metela hendal menipu ¬llah dan
otang·otang yang betiman, padahal metela hanya menipu ditinya senditi
sedang metala |idal sadat.´ ĠÇ.S. Aí-ßaqarah/2 ġ 8 - 9).
lìrman Aííahġ
Wa iia laqul-laiina amanu qalu amanna, wa iia khalau ila svavatinihim
qalu inna maakum, innama nahnu mustah:iun(a).
Artinyaġ ļOan bila metela betjumpa dengan otang·otang yang betiman,
metela menga|alan ġ Iami |elah betiman. 8ila metela lembali pada
se|an·se|an metela, metala menga|alan ġ sesungguhnya lami
sependitian dengan lamu, lami hanyalah betolol·olol.´ ĠÇ.S. Aí-
ßaqarah/2 ġ l4).
Darì ayat dì atas ¡eíasíah bahwa orang munalìk adaíah orang yang
menyembunyìkan kekuluran yang bersemì daíam ¡ìwa, dan
menampakkan keìsíaman hanya dengan íìsannya.
212 212 212 212 212
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
2. Ciri Orang Munafik
Cìrì orang munalìk, antara íaìn sebagaì berìkut.
a. ßersìkap ragu terhadap kebenaran lsíam.
b. lnggan meíakukan saíat.
c. Seandaìnya mereka berìbadah mereka berbuat pamer.
d. Mudah goyah pendìrìannya.
e. ßerdusta, ìngkar ¡an¡ì dan khìanat.
Adapun sìlat utama orang munalìq adaíah pendusta. lìrman Aííahġ
wallahu vasvhadu innal-munafiqina lakaiibun(a).
Artinyaġ ļOan ¬llah menge|ahui bahua sesungguhnya otang·otang
muna|il i|u benat·benat otang pendus|a. ļ ĠÇ.S. Aí-Munalìqun/63 ġ l).
wallahu vasvhadu innal-munafiqina lakaiibun(a).
Pada hakìkatnya, munalìk ìtu adaíah kulur karena ìa teíah ìngkar
kepada Aííah swt. dan rasuí.
Munalìk sebagaì kulur terbagì men¡adì dua macam.
a. Nìlak ì'tìqodì, yaìtu keyakìnan yang mengìngkarì Aííah dan rasuí.
Haí ìnì sesuaì dengan bahasan daíam Aí-Çur'an dan akan
dìtempatkan daíam Ġtìngkat paíìng bawah darì
mereka), dan mereka akan kekaí dì daíamnya. Dìsebutkan daíam
se¡arah lsíam sepertì kemunalìkan Abduííah bìn Lbay.
lìrman Aííahġ
Innal-munafiqina fid-darkil-asfali minan-nar(i), wa lan tafida lahum
nasira(n).
Artìnyaġ ļSesungguhnya otang·otang muna|il i|u di|empa|lan pada
|ingla|an paling bauah dati dalam netala. Oan lamu |idal alan
mendapa|lan seotang penolongpun bagi metela.´ ĠÇ.S. An-Nìsa'/4 ġ 6l).
213 213 213 213 213
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
b. Nìlak Amaíì, yaìtu mengìngkarì kebenaran daíam bentuk perbuatan
sesuaì dengan sabda Rasuíuííah saw.ġ
Artinyaġ ļJanda·|anda otang muna|il i|u ada |iga, apabila betla|a
selalu dus|a, apabila betjanji selalu |idal di|epa|i, dan apabila
dipetcaya selalu betlhiana|.´ ĠH.R. ßukharìġ 32 dan Musíìmġ 89).
Artinyaġ ļOan lamu dapa|lan sejaha|·jaha| manusia adalah otang
yang betmula dua, yang da|ang le sini dengan sua|u mula, dan le
sana dengan sua|u mula yang lain.´ ĠH.R. ßukharìġ 5598).
ßermuka dua adaíah sìlat dan watak seseorang daíam bentuk
penampìían íahìrìah dan berpura-pura berbuat sesuatu, tetapì
bertentangan dengan yang sebenarnya. ßermuka dua semacam ìnì
¡uga termasuk Nìlak ĺAmaíì.
3. Usaba Orang Munafik
Lsaha orang munalìk antara íaìn sebagaì berìkut.
a. Menghaíangì orang berìman taat kepada Aííah.
lìrman Aííah Surah An-Nìs
-
a/4 ġ 6l
Wa iia qila lahum taalau ila ma an:alallahu wa ilar-rasuli raaital-
munafiqina vasudduna anka sududa(n).
Artinyaġļ¬pabila dila|alan lepada metelaġ matilah |undul lepada
hulum yang ¬llah |utunlan dan lepada hulum tasul, niscaya lamu
214 214 214 214 214
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
liha| otang·otang muna|iq menghalangi Ġmanusia) dengan selua|·
lua|nya mendela|i lamu.´ ĠÇ.S. An-Nìs
-
a'/4 ġ 6l).
b. Menga¡ak pada kekalìran
Aííah berlìrmanġ
Waddu lau takfuruna kama kafaru fa takununa sawaan fala
tattakhiiu minhum aulivaa hatta vuhafiru fi sabilillah(i), fa in tawallau
fa khuiuhum waqtuluhum haisu wafattumuhum, wa la tattakhiiu
minhum walivvaw wa la nasira(n).
Artinyaġ ļMetela ingin menjadi la|it sebagaimana metela |elah
menjadi la|it lalu lamu dengan metela. /anganlah lamu jadilan
dian|ata metela penolong·penolongmu, hingga metela bethijtah
pada jalan ¬llah.´ ĠÇ.S. An-Nìs
-
a'/4 ġ 89).
c. Amar munkar Ġmenga¡ak kepada kemungkaran)
Al-munafiquna wal-munafiqatu baduhum mim bad(in), vamuruna
bil-munkari wa vanhauna anil-marufi wa vaqbiduna aidivahum,
nasullaha fa nasivahum, innal-munafiqina humul-fasiqun(a).
Artinyaġ ļCtang·otang muna|il lali·lali dan petempuan sebagian
dengan sebagian yang lain adalah sama, metela menyutuh betbua|
munlat dan melatang betbua| yang ma´tu| dan metela
menggenggamlan |angannya. Metela lupa lepada ¬llah, mala
¬llah melupalan metela. Sesungguhnya otang·otang muna|il i|ulah
otang·otang yang |asil.´ ĠÇ.S. At-1aubah/9ġ 67).
215 215 215 215 215
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
4. ßabaya Pcrbuatan Munafik
Aííah swt. teíah berlìrmanġ
Yukhadiunallaha wal-laiina amanu wa ma vakhdauna illa anfusahum
wa ma vasvurun(a). Fi qulubihim maradun fa :adahumullahu marada(n),
wa lahum aiabun alimum bima kanu vakiibun(a).
Artinyaġ ļMetela Ġotang·otang muna|iq i|u) hendal mempetdayalan
¬llah dan otang·otang betiman, padahal metela |idal, melainlan diti
metela senditi, sedang metela |idal sadat. Oi ha|i·ha|i metela ada
penyali|, mala ¬llah |ambah penyali| lepada metela, dan adalah bagi
metela silsa yang pedih dengan sebab metela |elah betdus|a.´ ĠÇ.S.
Aí-ßaqarah/2ġ 9- !0).
ßerdasarkan ayat dì atas dan ayat Aí -Çur'an íaìn serta hadìts Nabì,
dan lakta se¡arah, perbuatan nìlak Ġmunalìq) akan mendatangkan kerugìan
dan bahaya baìk bagì peíaku nìlak ìtu sendìrì maupun bagì orang íaìn.
Kerugìan dan bahaya perbuatan nìlak bagì peíakunya, antara íaìn
tìdak akan memperoíeh kepercaayaan darì masyarakat, tìdak dìsenangì
daíam pergauían, memperoíeh kesuíìtan hìdup, dan apabìía perbuatan
nìlaknya dìanggap meíanggar undang-undang tentu ìa mendapat
hukuman, sesuaì dengan keputusan pengadìían. Adapun dì akhìrat,
peíaku nìlak ìtu karena dìanggap kalìr yang ¡ahat, tentu akan
dìcampakkan ke daíam neraka ¡ahanam dan kekaí dì daíamnya.
Adapun bahaya perbuatan nìlak bagì masyarakat dapat dìíìhat darì
perìstìwa se¡arah antara yang dìaíamì oíeh kaum musíìmìn pada masa
Nabì Muhammad saw. masìh hìdup, daíam perìstìwa Perang Lhud dan
perdamaìan daíam kerangka Pìagam Madìnah dì Madìnah. Mengìngat
bahaya yang dìtìmbuíkan oíeh orang-orang munalìk ìtu sangat besar,
Aííah daíam Aí-Çur'an An-Nìsa ġ 89 dan Aí-Hu¡arat ġ 6 memperìngatkan
agar ¡angan men¡adìkan orang munalìk ìtu sebagaì penoíong dan harus
hatì-hatì terhadap perbuatan dan ucapannya.
S. ßaIasan ßagi Orang Munafik
Karena kemunalìkan sangat berbahaya maka orang munalìk ìtu akan
menerìma baíasanannya baìk dì dunìa maupun dì akhìrat. Adapun baíasan
bagì orang munalìk antara íaìnġ
a. Mendapat sìksaan dua kaíì sebeíum menerìma azab yang besar.
ßacaíah lìrman Aííah daíam surah At-1aubah/9 ayat l0l.
216 216 216 216 216
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
b. Dìmasukkan ke daíam neraka ¡ahannam. Perhatìkan lìrman Aííah
daíam surat At-1aubah/9 ayat 68.
c. Dìíupakan Aííah, karena mereka íupa kepada Aííah. Perhatìkan
lìrman Aííah daíam surat At-1aubah/9 ayat 67.
6. Cara Mcngbadapi Orang Munafik
Karena orang munalìk bersìkap pura-pura dan seíaíu bermuka dua
maka períu dìhadapì dengan cara yang tepat, antara íaìn sebagaì berìkut.
a. 1ìdak men¡adìkan orang munalìk sebagaì penoíong, peíìndung dan
pìmpìnan.
b. ßersìkap tegas dan memerangì mereka ĠÇ.S. An-Nìsa/4 ġ 89).
c. \aspada dan tìdak mudah tergoda dengan a¡akan mereka, karena orang
munalìk suka memutarbaíìkkan lakta dan mentertawakan orang berìman.
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. 1uíìsíah saíah satu íalaí, artì yang berkaìtan dengan sìlat -sìlat
munalìk!
2. Dìskusìkan dengan anggota keíompokmu tentang bahaya munalìk
daíam kehìdupan bermasyarakat dan bernagara!
lbtak lbtak lbtak lbtak lbtak
Dìrìwayatkan darì lbnu Lmar r.a. darì Nabì saw., beíìau bersabdaġ
Perumpamaan orang munalìk adaíah sepertì seekor kambìng ¡antan yang
mondar mandìr antara dua ekor kambìng betìna yang berpìndah-pìndah
darì satu kepada yang íaìn. ĠH.R. Musíìmġ l942)
8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa
5 Dendam artìnya keìngìnan keras untuk membaías dendam. Dendam
kesumat adaíah rasa dendam dan bencì yang sangat mendaíam. Sìlat
dendam termasuk sìlat terceía dan harus dì¡auhì oíeh seorang musíìm.
5 Munalìk artìnya orang yang pura-pura atau ìngkar, apa yang
dìucapkannya tìdak sesuaì dengan yang ada dì daíam hatì dan
tìndakannya.
5 Crang munalìk adaíah orang yang menyembunyìkan kekuluran yang
bersemì daíam ¡ìwa, dan menampakkan keìsíaman hanya dengan
íìsannya.
217 217 217 217 217
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
f ff ffeailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sikap pp pp
ßagaìmana sìkap kaíìan daíam menghadapì orang yang menurut kaíìan memìíìkì
sìkap munalìk:
Sìkap saya ___________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
latikaa latikaa latikaa latikaa latikaa
A. ßcriIab tanda siIang Ġ×) pada buruf a, b, c, atau d di dcpan jawaban yang
tcpat!
l. Yang bukan akìbat negatìl darì sìkap marah adaíah ....
a. memutuskan taíì persaudaraan
b. persatuan dan persaudaraan semakìn kuat
c. dapat menyebabkan íìngkungan rusak
d. dapat merugìkan orang íaìn
5 Pada hakìkatnya, munalìk ìtu adaíah kulur karena ìa teíah ìngkar kepada
Aííah swt. dan rasuí.
5 ßermuka dua adaíah sìlat dan watak seseorang daíam bentuk
penampìían íahìrìah dan berpura-pura berbuat sesuatu, tetapì
bertentangan dengan yang sebenarnya.
5 Perbuatan nìlak Ġmunalìq) akan mendatangkan kerugìan dan bahaya
baìk bagì peíaku nìlak ìtu sendìrì maupun bagì orang íaìn.
dendam ġ berkeìngìnan keras untuk membaías
muka dua ġ tìdak ¡u¡ur/tìdak satu pendìrìan
munalìk ġ berpura-pura percaya tetapì dì hatìnya tìdak
k kk kkam am am am amas k as k as k as k as ketil etil etil etil etil
218 218 218 218 218
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
2. Nabì bersabda bahwa orang yang marah menun¡ukkan ¡ìwanya ....
a. tabah dan kuat
b. dìkendaíì setan
c. bersìh dan sucì
d. tabah dan tawakkaí
3. Sìlat dendam termasuk akhíak ....
a. mahmudah c. terceía
b. karìmah d. terancam
4. Haí-haí dì bawah ìnì merupakan akìbat darì sìlat dendam, GA?Q=HE ....
a. membuka aìb orang íaìn
b. tìdak senang orang íaìn bahagìa
c. membaías dengan beríebìhan
d. senang orang íaìn bahagìa
5. Sìlat dendam sangat dìpengaruhì oíeh sìlat ....
a. bencì c. ìrì hatì
b. marah d. sombong
6. Crang-orang munalìk tempat kembaíìnya yaìtu ....
a. nìrwana c. neraka
b. saqar d. surga
7. Dì bawah ìnì termasuk sìlat orang munalìk, GA?Q=HE ....
a. berkata ¡u¡ur c. suka khìanat
b. suka berdusta d. suka ìngkar ¡an¡ì
8.
Sìlat munalìk daíam potongan hadìs dì atas adaíah ....
a. berdusta c. berbohong
b. ìngkar ¡an¡ì d. berkhìanat
9.
Artìnya ġ ļSesungguhnya orang-orang munalìk ìtu adaíah orang yang ....ª
a. lasìk c. ìkhías
b. saíìh d. muhsìn
l0. Akìbat darì sìlat munalìk adaíah kerugìan bagì peíakunya dan ....
a. martabatnya c. orang íaìn
b. kedudukannya d. hartanya
ll. Crang yang mementìngkan dìrì sendìrì dìsebut ...
a. egoìstìs c. pesìmìs
b. optìmìs d. pasìl
219 219 219 219 219
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
l2. Daíam ìstìíah sosìoíogì manusìa adaíah makhíuk ļZoon poíìtìconª,
artìnya ....
a. ìndìvìduaí c. sosìaí
b. egoìstìs d. egosentrìs
l3.
Artìnyaġ ¦anganíah kamu toíong menoíong daíam haí dosa dan ....
a. haí dosa c. haí permusuhan
b. haí keíuarga d. ¡awaban a, c yang benar
l4. Penyebab utama sìkap marah adaíah ....
a. perasaan senang c. perasaan tìdak senang
b. perasaan geíìsah d. perasaan bersaìng
l5. Crang yang sedang marah bìasanya mengeíuarkan ucapan yang ....
a. kasar c. teratur
b. santun d. terpu¡ì
ß. lsiIab soaI di bawab ini dcngan jawaban yang tcpat!
l. Menurut hadìts Rasuíuííah bahwa yang kuat adaíah ....
2. Artìnya ....
3. Çur'an Surah Aí-Maìdah ayat 2 menerangkan tentang íarangan ....
4 Manusìa adaíah makhíuk sosìaí, daíam sosìoíogì dìsebut ....
5. ßaíasan darì orang munalìk adaíah ....
6. Suka berkhìanat, berdusta adaíah sìlat ....
7. Sìlat orang munalìk adaíah nìlaq, nìlaq artìnya ....
8. Suka menghaíang-haíangì orang berbuat kebaìkan adaíah aktìvìtas ....
9. Menurut hadìts rìwayat ßukharì Musíìm tanda orang munalìk ada ....
l0. Memuíìakan tamu termasuk akhíak ....
C. |awabIab soaI-soaI di bawab ini dcngan jawaban yang singkat dan tcpat!
l. ¦eíaskan pengertìan egoìs!
2. ¦eíaskan artì marah!
3. ¦eíaskan tentang sìlat-sìlat orang munalìk!
4. ¦eíaskan pengertìan dendam!
5. 1uíìsíah do'a akan makan!
220 220 220 220 220
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
1 11 11ag ag ag ag agas f as f as f as f as fot ot ot ot ottof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
¦eíaskan haí-haí yang berkaìtan dengan munalìk daíam tabeí berìkut ìnì!
do. do. do. do. do. f ff ffet et et et etmasalakaa masalakaa masalakaa masalakaa masalakaa f ff ffeajelasaa eajelasaa eajelasaa eajelasaa eajelasaa
l. Pengertìan munalìk ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
2. Cìrì orang munalìk ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
3. Lsaha orang munalìk ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
4. ßahaya perbuatan munalìk ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
5. ßaíasan bagì orang mnalìk ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
6. Cara menghadapì orang munalìk ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
221 221 221 221 221
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Hukum lsíam
tentang ßìnatang
Aííah swt. dengan sìlat kasìh sayang-Nya mencìptakan dunìa seìsìnya
untuk kepentìngan dan kese¡ahteraan hìdup manusìa. ßìnatang yang
ada dì aíam sekìtar ìnì ada yang dìhaíaíkan dan ada yang dìharamkan
bagì kìta. ßìnatang apa sa¡a yang dìhaíaíkan untuk dìkonsumsì bagì
kìta dan bìnatang apa yang dìharamkan bagì kìta: Mengapa ada yang
dìharamkan: Apa puía mudarat bìnatang yang dìharamkan ìtu: Lntuk
mengetahuì íebìh ¡eías, ìkutìíah pembahasan pada bab berìkut!
Sumbetġ Oolumen|asi Ienetbi|
Bab
Sumbetġ Insillopedi Jema|is Ounia lslam
l4
222 222 222 222 222
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Pcta konscp
Hukum ßìnatang
Haíaí
Karena Nas Aí-Çur'an
dan Hadìs
Haram
Karena Perìntah
Membunuhnya
Karena Larangan
Membunuhnya
Karena Men¡ì¡ìkkan
Karena Sebab Laìn
223 223 223 223 223
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
A. ßinatang yang DibaIaIkan
ßìnatang yang dìhaíaíkan adaíah bìnatang yang dìperboíehkan untuk
dìkonsumsì dagìngnya oíeh manusìa, khususnya bagì orang-orang berìman.
¦enìs bìnatang yang dìnyatakan haíaí daíam Aí-Çur'an adaíah bìnatang ternak
dan bìnatang buruan.
ßìnatang ternak yang dìhaíaíkan berdasarkan lìrman Aííah swt. daíam
Surah Aí-Ma'ìdah ayat l berìkut.
uhillat lakum bahimatul-anami illa ma vutla alaikum
Artinyaġ ļ... Oihalallan bagimu bina|ang |etnal, lecuali yang alan
disebu|lan lepadamu ...´ ĠÇ.S. Aí-Ma'ìdah/5ġ l).
ßìnatang buruan dan makanan berasaí darì íaut yang dìhaíaíkan
berdasarkan lìrman Aííah swt. daíam Surah Aí- Ma'ìdah ayat 96 berìkut.
Uhilla lakum saidul-bahri wa taamuhu mataal lakum wa lis-savvarah(ti),
Artinyaġ ļOihalallan bagimu bina|ang butuan lau| dan malanan Ġyang
betasal) dati lau| sebagai malanan yang leza| bagimu dan bagi otang·otang
yang dalam petjalanan ....ļĠÇ.S. Aí-Ma'ìdah/5ġ 96).
¦enìs bìnatang yang haíaí berdasarkan hadìs adaíah ayam, kuda, keíedaì
íìar, keíìncì, dan beíaíang.
Ayam dìhaíaíkan berdasarkan hadìs yang dìrìwayatkan oíeh ßukharì dan
1ìrmìzì berìkut.
Artinyaġ Oati ¬bu Musa ta. ia betla|a, ļ ¬lu petnah meliha| !abi sau.
malan Ġdaging) ayam.´ ĠH.R. ßukharì ġ 5093).
Kuda dìhaíaíkan berdasarkan hadìs yang dìrìwayatkan oíeh Muttalaq
Aíaìh berìkut.
224 224 224 224 224
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Artinyaġ Oati ¬sma bin|i ¬bu 8alat ta. ia betla|a, ļOi zaman Rasulullah
sau. lami petnah menyembelih luda dan lami memalannya.´ ĠH.R.
ßukharìġ 5086)
Keíedaì íìar dìhaíaíkan berdasarkan hadìs yang dìrìwayatkan oíeh
Muttalaq Aíaìh berìkut.
Artinyaġ Oati ¬bu Ça|adah ta. |en|ang lisah leledai liat. !abi sau. malan
sebagian dati daging leledai i|u. ĠH.R. ßukharì ġ 2698).
Keíìncì dìhaíaíkan berdasarkan hadìs yang dìrìwayatkan oíeh Muttalaq
Aíaìh berìkut.
Artinyaġ Oati ¬nas ta dalam lisah lelinci, ia betla|a, ļla menyembelihnya,
lalu dilitimlan daging punggungnya lepada Rasulullah sau., lalu beliau
menetimanya.´ ĠH.R. Musíìmġ 36ll).
ßeíaíang dìhaíaíkan berdasarkan hadìs yang dìrìwayatkan oíeh Muttalaq
Aíaìh berìkut.
Artinyaġ Oati lbnu ¬bu ¬u|a ta. ita betla|a, ļIami betpetang betsama Rasulullah
sau., |ujuh lali petang. Iami memalan belalang.´ ĠH.R. Musíìmġ 36l0)
225 225 225 225 225
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
ß. ßinatang yang Dibaramkan
ßìnatang yang dìharamkan ìtu dìsebabkan empat haí, yaìtu karena nas
Aí-Çur'an dan hadìs, dìperìntah membunuh, dìíarang membunuh, dan
men¡ì¡ìkkan.
1. Haram karcna Nas aI-Qur'an atau Hadis
ßìnatang yang haram karena nas daíam Aí-Çur'an atau hadìs, antara
íaìn
a. babìĢ
b. khìmar ¡ìnak Ġkeíedaì)Ģ
c. bìnatang buas atau bìnatang bertarìngĢ
d. burung yang berkuku ta¡am dan berparuh kuatĢ
e. bìnatang ¡aíaíah Ġbìnatang yang sebagìan besar makanannya adaíah
kotoran).
ßìnatang ìtu dìharamkan berdasarkan hadìs yang dìrìwayatkan oíeh
lbnu Ma¡ah berìkut.
Artinyaġ Oati lbnu Imat ta, ia betla|a, ļRasulullah sau., melatang
memalan bina|ang jalalah Ġbina|ang pemalan lo|otan) dan melatang
pula meminum susunya.´ ĠH.R. lbnu Ma¡ahġ 3l80).
ßabì dìharamkan berdasarkan lìrman Aííah swt. daíam Surah Aí-
M
-
aìdah ayat 3.
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
¦eíaskan makanan yang haíaí darì ¡enìs makanan nabatì! Kemudìan,
¡eíaskan puía makanan yang haíaí darì ¡enìs makanan hewanì yang
berasaí darì bìnatang íaut!
Hurrimat alaikumul-maitatu wad-damu wa lahmul-khin:iri
226 226 226 226 226
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Artinyaġ Oihatamlan bagi lamu Ġmemalan) banglai, datah, dan daging
babi. ĠÇ.S. Aí-Maìdah/5ġ3).
Khìmar ¡ìnak dìharamkan berdasarkan hadìs yang dìrìwayatkan oíeh
ßukharì dan Musíìm berìkut.
Artinyaġ Oati /abit bin ¬bdillah bahua !abi Muhammad sau. pada
Ietang Ihaibat |elah melatang daging lhimat jinal dan membolehlan
daging luda . ĠH.R Musíìmġ 3595).
ßìnatang buas yang bertarìng, sepertì kucìng, sìnga, harìmau,
beruang, serìgaía, dan an¡ìng dìharamkan berdasarkan sabda Rasuíuííah
saw. berìkut.
Artinyaġ Oati ¬bu Hutaitah t.a. dati !abi sau. betsabdaġ Jiap·|iap bina|ang
buas yang mempunyai |ating hatam dimalan.´ ĠH.R. Musíìmġ 3573).
ßurung buas yang berkuku ta¡am untuk berburu, sepertì eíang dan
ra¡awaíì dìharamkan berdasarkan sabda Rasuíuííah saw. berìkut.
Artinyaġ Oati lbnu ¬bbas betla|a Rasulullah sau. melatang Ġmemalan)
bina|ang buas yang mempunyai |ating dan melatang |iap·|iap butung
yang mempunyai lulu |ajam. ĠH.R Musíìmġ 3574).
2. Haram karcna Dipcrintab Mcmbunubnya
ßìnatang yang dìharamkan karena kìta dìperìntah supaya
membunuhnya, antara íaìn
227 227 227 227 227
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
a. uíar,
b. burung gagak,
c. burung eíang,
d. tìkus, dan
e. an¡ìng gìía.
Rasuíuííah saw. bersabda sebagaì berìkut.
Artinyaġ Oati ¬isyah dati Rasulullah sau. betsabda lima macam
bina|ang yang metusal dan hendallah dibunuh bail di |anah halal
maupjn di |anah hatam, yai|u butung gagal, butung elang, anjing gila,
ulat, dan |ilus. ĠH.R. An-Nasa'ìġ 2832).
3. Haram karcna DiIarang Mcmbunubnya
Ada beberapa bìnatang yang dìharamkan karena kìta dìíarang
membunuhnya, yaìtu semut, íebah madu, burung hud-hud, dan burung
suradì. Haí tersebut dì¡eíaskan daíam hadìs yang dìrìwayatkan oíeh
Ahmad berìkut.
Artinyaġ Oati lbnu ¬bbas, Rasulullah sau. |elah melatang membunuh
empa| macam bina|ang, Ġyai|u) semu|, lebah, butung hud·hud, dan
butung sutadi. ĠH.R Ahmadġ 2907).
4. Haram karcna kcadaannya Mcnjijikkan
ßìnatang yang dìharamkan karena men¡ì¡ìkkan keadaannya, sepertì
beíatung, pacet, cacìng, dan íìntah.
wa vuhillu lahumut-tavvibati wa vuharrimu alaihimul-khabaisa
228 228 228 228 228
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Artinyaġ .... Oan Ġ¬llah) menghalallan bagi metela segala yang bail
dan menghatamlan bagi metela segala yang butul ... ĠÇ.S. Aí -A'ral/7
ġ l57).
Seíaìn bìnatang yang dìharamkan karena empat haí tersebut, ada ¡uga
bìnatang yang asaínya haíaí men¡adì haram karena sebab-sebab tertentu.
ßìnatang yang dìmaksud antara íaìn
l. dìsembeíìh dengan menyebut seíaìn nama Aííah swt.Ģ
2. matì tercekìkĢ
3. terpukuí atau tertabrak kendaraanĢ
4. karena ¡atuhĢ
5. dìtanduk bìnatang íaìnĢ
6. dìterkam bìnatang buasĢ
7. dìsembeíìh untuk berhaía.
Pernyataan tersebut dì¡eíaskan daíam Aí-Çur'an surah Aí-Maìdah ayat 3
berìkut.
Hurrimat alaikumul-maitatu wad-damu wa lahmul-khin:iri wa ma uhilla ligairillahi
bihi wal-munkhaniqatu wal-mauquiatu wal-mutaraddivatu wan-natihatu wa ma
akalas-sabuu illa ma iakkaitum, wa ma iubiha alan-nu
.
sub
Artinyaġ Oihatamlan bagi lamu memalan banglai, datah, daging babi,
bina|ang yang di sembelih dengan menyebu| nama selain ¬llah, bina|ang
yang ma|i |etcelil, bina|ang yang ma|i |etpulul, bina|ang yang ma|i latena
ja|uh, bina|ang yang ma|i latena di|andul oleh bina|ang lain, bina|ang yang
ma|i latena di|etlam bina|ang buas, lecuali yang sempa| lamu sembelih
dan bina|ang yang disembelih dengan nama bethala. ĠÇ.S. Aí-Maìdah/5ġ3).
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
Daíam surat aí-Ma'ìdah ayat 3, Aííah swt mengharamkan babì. Menurut
pendapatmu, apa yang menyebabkan babì ìtu dìharamkan:
229 229 229 229 229
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
C. Mudarat ßinatang yang Dibaramkan
Aííah S\1 mengharamkan atau meíarang manusìa memakan dagìng
bìnatang tertentu yang dìharamkan tentu ada maksud atau hìkmah dan
manlaat yang terkandung dì daíamnya. Apabìía manusìa meíanggarnya, akan
terkena akìbat yang buruk atau mudarat. Cíeh karena ìtu, sebagaì orang
yang berìman, kìta harus men¡auhkan dìrì memakan dagìng bìnatang yang
dìharamkan oíeh Aííah swt.
Adapun mudarat bìnatang yang dìharamkan, antara íaìn
l. merusakkan organ dan orang yang memakannyaĢ
2. memengaruhì ¡ìwa, watak, dan mentaí, serta akhíak orang yang
memakannyaĢ
3. menìmbuíkan kerakusan dan kebuasan bagì orang yang memakannyaĢ
4. berdosa dan akìbatnya akan terkena azab dì neraka.
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
Sebutkan mudarat bìnatang yang dìharamkan!
lbtak lbtak lbtak lbtak lbtak
Mahdì seorang sìswa SMP. Dìa ìngìn merasakan dagìng an¡ìng karena dagìng
an¡ìng dapat menghangatkan tubuh. Suatu sore, dìa menga¡ak Rìdwan untuk
membeíì sate an¡ìng. Rìdwan menoíak a¡akan tersebut dengan haíus dan
memberì pengertìan kepada Mahdì bahwa orang musíìm dìíarang makan
dagìng an¡ìng. Crang musíìm yang meíanggar ketentuan syarak akan
mendapat ancaman sìksa darì Aííah swt. Mendengar semua ìtu, Mahdì
sadar dan segera bertobat dan berìktìkad muíaì saat ìtu, ìa tìdak ìngìn makan
dagìng an¡ìng.
8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa
5 ßìnatang yang dìhaíaíkan adaíah bìnatang yang dìperboíehkan untuk
dìmakan manusìa, sepertì unta, sapì, kerbau, sapì, kuda, keíìncì, ayam,
dan ìtìk.
230 230 230 230 230
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
haíaí ġ dìperboíehkan syarak
haram ġ dìíarang syarak
mudarat ġ mendatangkan bencana
syarak ġ hukum lsíam
k kk kkam am am am amas k as k as k as k as ketil etil etil etil etil
5 ßìnatang yang dìharamkan adaíah bìnatang yang dìíarang untuk
dìmakan dagìngnya, sepertì babì, khìmar, an¡ìng, musang, harìmau,
bangkaì, bìnatang yang dìsembeíìh untuk berhaía, dan bìnatang yang
dìsembeíìh dengan menyebut nama seíaìn Aííah swt.
No. Pcrnyataan Tanggapan
l. Men¡uaí dagìng geíonggongan.
2. Penggunaan vaksìn yang mengandung babì
bagì caíon ¡amaah ha¡ì.
3. Memakan sate keíeíawar.
4. Membunuh burung eíang.
5. Membunuh semut.
f ff ffeailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sikap pp pp
TuIiskan pcndapatmu pada koIom yang discdiakan tcntang
pcrnyataan bcrikut!
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
______________________
231 231 231 231 231
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
A. ßcriIab tanda siIang Ġ× ×× ××), pada buruf a, b, c, atau d di dcpan jawaban yang
tcpat!
l. ßerìkut ìnì yang bulan termasuk makanan yang haíaí adaíah ....
a. memabukkan
b. íezat
c. baìk-baìk
d. tìdak men¡ì¡ìkkan
2. ßerìkut ìnì yang |idal termasuk makanan atau mìnuman haram adaíah
....
a. makanan yang dìpersembahkan untuk berhaía
b. bangkaì ìkan
c. darah yang dìbekukan
d. makanan yang sudah membusuk
3. Potongan ayat berbunyì mengandung
pengertìan bahwa ....
a. makanan yang memabukkan ìtu haram hukumnya
b. mìnuman yang memabukkan ìtu haram hukumnya
c. makanan yang dìpersembahkan untuk berhaía ìtu haram
hukumnyua
d. makanan yang dìpersembahkan untuk berhaía ìtu haíaí hukumnya
4. Surah Aí-Anlaí ayat ll4 mengandung pengertìan bahwa kìta
dìperìntahkan ....
a. makan makanan yang baìk-baìk
b. makan yang kenyang
c. makan aía kadarnya
d. makan seadanya
5. ßìnatang dì bawah ìnì yang termasuk haram adaíah ....
a. bangkaì ìkan
b. kucìng
c. tìdak ada dì daerah kìta
d. beíaíang
6. Kìta dìperboíehkan makan bìnatang yang haram daíam keadaan ....
a. íapar c. bìngung
b. mìskìn d. terpaksa
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
latikaa latikaa latikaa latikaa latikaa
232 232 232 232 232
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
7. Syarat bagì penyembeíìh bìnatang, antara íaìn ....
a. íakì-íakì c. lsíam
b. wanìta d. tìdak sakìt
8. Syarat bagì aíat yang dìgunakan untuk menyembeíìh bìnatang
adaíah ....
a. mahaí harganya
b. ta¡am
c. baru
d. terbuat darì tuíang
9. ßerìkut ìnì bìnatang yang haram karena dìíarang untuk dìbunuh
adaíah ....
a. uíar c. semut
b. an¡ìng d. harìmau
l0. ßìnatang ¡aíaíah dìharamkan karena ....
a. tìdak enak
b. tìdak bergìzì
c. perusak íìngkungan
d. pemakan kotoran
ß. lsiIab titik-titik di bawab ini dcngan jawaban yang bcnar!
l. Semua bìnatang íaut haíaí hukumnya ....
2. Menurut asaínya, semua ¡enìs bìnatang, baìk yang hìdup dì aìr maupun
yang hìdup dì darat hukumnya ....
3. ¦enìs-¡enìs bìnatang yang tergoíong haíaí, yaìtu bìnatang yang ....
4. ¦enìs-¡enìs bìnatang yang tergoíong haram, yaìtu bìnatang yang ....
5. Ketentuan mengenaì haíaí dan haramnya bìnatang untuk dìmakan
dìtetapkan berdasarkan ....
6. Seseorang tìdak dìboíehkan memakan dagìng bìnatang yang
dìharamkan, lecuali ....
7. Dìboíehkan memakan dagìng hewan yang dìharamkan apabìía daíam
keadaan darurat, dengan catatan ....
8. Saíah satu hìkmah dìíarangnya memakan bìnatang yang dìharamkan
adaíah ....
9. Saíah satu hìkmah dìboíehkannya memakan bìnatang yang haíaí
adaíah ....
l0. Maksud Aííah swt. menghaíaíkan beberapa ¡enìs bìnatang tertentu dan
mengharamkan beberapa ¡enìs bìnatang tertentu adaíah ....
233 233 233 233 233
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
C. |awabIab pcrtanyaan di bawab ini dcngan jawaban yang bcnar!
l. Sebutkan nama surah dan ayat Aí-Çur'an yang menyatakan bahwa
sebagìan bìnatang ternak ìtu ada yang boíeh dìmakan dagìngnya!
2. ßagaìmana status hukum bìnatang yang tìdak dì¡eíaskan oíeh syarak
tentang kehaíaían ataupun keharamannya:
3. Sebutkan ¡enìs bìnatang yang kehaíaíannya dìperseíìsìhkan oíeh para
uíama!
4. Sebutkan pendapat saíah satu uíama mengenaì bìnatang yang hìdup
dì darat dan dì aìr:
5. ßagaìmana menurut kaíìan status hukum bekìcot ìtu, haíaí atau haram:
ßerì pen¡eíasannya!
234 234 234 234 234
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
1 11 11ag ag ag ag agas f as f as f as f as fot ot ot ot ottof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
Sebutkan bìnatang-bìnatang yang dìharamkan daíam lsíam beserta aíasan
pengharamannya!
do. do. do. do. do. klasaa f klasaa f klasaa f klasaa f klasaa feagkat eagkat eagkat eagkat eagkatamaa amaa amaa amaa amaa foatok 8iaataag foatok 8iaataag foatok 8iaataag foatok 8iaataag foatok 8iaataag
l. _________________________ ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
2. _________________________ ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
3. _________________________ ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
4. _________________________ ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
5. _________________________ ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
235 235 235 235 235
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Se¡arah límu
Pengetahuan lsíam
Masa kekhaíìlahan ßanì Abbasìyah merupakan masa ke¡ayaan ìímu
pengetahuan sepan¡ang se¡arah. Pada masa ìtu, bermuncuían ìímuwan-
ìímuwan musíìm.
l5
Bab
Sumber: Ensiklopedi Tematis Dunia Islam Sumbetġ Oolumen|asi Ienulis
236 236 236 236 236
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Pcta konscp
Se¡arah límu
Pengetahuan lsíam
Pertumbuhan límu
Pengetahuan lSíam
Perkembangan límu
Hadìs
Pertumbuhan
límu Agama lsíam
Perkembangan límu
1alsìr
Perkembangan límu
lìkìh
Perkembagan límu
1asawul
Pembagìan límu
Pengetahuan
ßerdìrìnya ßaìtuí
Hìkmah
237 237 237 237 237
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
A. Scjarab Pcrtumbuban lImu Pcngctabuan lsIam
1. Pcrkcmbangan lmu Pcngctabuan
a. Pcrkcmbangan fiIsafat
Kata lìísalat atau |alsa|ah daíam bahasa Arab berasaí darì bahasa
Yunanì, philosophia yang berartì cìnta kepada pengetahuan atau cìnta
kepada kebì¡aksanaan.
lìísalat masuk ke daíam lsíam meíaíuì Yunanì yang dì¡umpaì
kaum musíìmìn pada abad ke-8 M dì Surìah, Mesopotamìa, Persìa,
dan Mesìr. Kebudayaan dan lìísalat Yunanì masuk ke wìíayah-
wìíayah ìtu meíaíuì ekspansì lskandar Agung pada abad ke-4 M dì
sebeíah tìmur Sungaì 1ìgrìs. lskandar Agung tìdak menghancurkan
kebudayaan Persìa, tetapì berusaha menyatukan kebudayaan Yunanì
dan Persìa. Haí ìtu memuncuíkan pusat-pusat kebudayaan Yunanì
dan Persìa, sepertì lskandarìah dì Mesìr, Astìokìa dì Surìah, serta
¦undìsapur dan ßactra dì Persìa.
Pada masa kekuasaan ßanì Lmayyah, pengaruh kebudayaan
Yunanì beíum teríìhat karena para penguasa ßanì Lmayyah íebìh
memerhatìkan kebudayaan Arab. Seteíah ßanì Abbasìyah berkuasa,
pengaruh kebudayaan Yunanì muíaì tampak. Haí ìtu dìsebabkan
masuknya keíuarga ßarmak sebagaì wazìr yang sangat berpengaruh
daíam berbagaì kebì¡akan pemerìntah. Keíuarga ßarmak termasuk
keíuarga Persìa yang teíah íama dìpengaruhì kebudayaan Yunanì.
Para khaíìlah ßanì Abbasìyah pada awaínya hanya tertarìk pada
ìímu kedokteran Yunanì dan sìstem pengobatannya. Seían¡utnya,
mereka ¡uga tertarìk pada lìísalat dan ìímu pengetahuan íaìnnya.
Ketìka Harun ar-Rasyìd berkuasa, buku-buku ìímu pengetahuan
yang berbahasa Yunanì muíaì dìter¡emahkan ke daíam bahasa Arab.
Harun ar-Rasyìd ¡uga mengìrìm utusan ke Romawì untuk mencarì
buku-buku ìímu pengetahuan yang akan dìter¡emahkan ke daíam
bahasa Arab.
Kegìatan pener¡emahan ìnì makìn menìngkat pada masa Khaíìlah
aí-Ma'mun. Daíam kegìatan pener¡emahan ìnì, sebagìan besar
karangan Píato dan Arìstoteíes serta buku-buku lìísalat íaìnnya berhasìí
dìter¡emahkan ke daíam bahasa Arab. Dengan demìkìan, kaum
238 238 238 238 238
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
musíìmìn dapat membaca karya tersebut. Coíongan yang sangat
tertarìk pada lìísalat Yunanì adaíah Mul|azilah. ßeberapa tokoh kaum
Muktazìíah yang banyak mempeía¡arì lìísalat Yunanì adaíah Abu
Huzaìí Aí-Aííal, lbrahìm An-Nazzam, ßìsyr Aí-Mu'tamìr, dan Aí-¦ubbaĺì.
Pengaruh lìísalat Yunanì teríìhat daíam pemìkìran-pemìkìran mereka.
Cíeh karena ìtu, corak pemìkìran kaum Muktazìíah adaíah rasìonaí.
Pener¡emahan berbagaì buku ìímu pengetahuan tersebut ¡uga
memuncuíkan cendekìawan dan lìísul yang masyhur, sepertì Aí-Kìndì
Ġ80l-866 M), ar-Razì Ġ864-926 M), Aí-larabì Ġ850-950 M), lbnu Sìna
Ġ908-l037 M), lbnu Maskawaìh Ġ94l-l030 M), dan Aí-Cazaíì Ġl05l-
llll M).
Para lìísul lsíam tersebut berpendìrìan bahwa tu¡uan lìísalat mìrìp
dengan tu¡uan agama. Keduanya bertu¡uan mencarì kebenaran dan
mewu¡udkan kebahagìaan meíaíuì kepercayaan yang benar dan
perbuatan yang baìk. Meskìpun demìkìan, lìísalat lsíam tìdak hanya
membahas persoaían kebenaran, tetapì ¡uga mencakup ìímu
kedokteran, bìoíogì, kìmìa, musìk, dan laíak. Cíeh karena ìtu, lìísalat
¡uga memasukkan íapangan ìímu lsíam yang íaìn, sepertì tasawul
dan usuí lìkìh.
b. Pcrkcmbangan lImu kcdoktcran
límu kedokteran lsíam merupakan saíah satu bagìan peradaban
lsíam yang paíìng masyhur. Seíama abad pertengahan, ìímu
kedokteran lsíam dìka¡ì dì dunìa ßarat.
límu kedokteran lsíam íahìr sebagaì pembaruan ìímu kedokteran
Yunanì yang dìrìntìs oíeh Hìpokrates dan tradìsì Caíen dengan teorì
serta praktìk bangsa Persìa dan lndìa. Penghubung yang paíìng
pentìng antara tradìsì kedokteran lsíam dan tradìsì kedokteran
sebeíumnya adaíah perguruan dì ¦undìsapur Ġsekarang wìíayah lran).
Para dokter aíìran Nestorìa menga¡arkan dan memraktìkkan
kedokteran Yunanì. Sementara ìtu, pengaruh kedokteran lndìa muíaì
ada dì ¦undìsapur.
Pengaruh íangsung pertama kedokteran ¦undìsapur daíam
kaíangan lsíam ter¡adì pada tahun 865 M. Pada waktu ìtu, Khaíìlah
Abu ¦a'lar aí-Mansur memìnta para dokter ¦undìsapur mengobatìnya
239 239 239 239 239
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
darì penyakìt dyspepsia atau menahun Ġperadangan seíaput íendìr
íambung). Dokter ¦ìr¡ìs ßukhtyìshurì dapat menyembuhkan penyakìt
Khaíìlah Abu ¦a'lar Aí-Mansur tersebut. Keberhasìían ìtu membuat
Khaíìlah Abu ¦a'lar Aí-Mansur memìndahkan pusat kedokteran
¦undìsapur ke ßagdad.
Pada masa pemerìntahan ßanì Abbasìyah, rumah sakìt men¡adì
pusat penga¡aran ìímu kedokteran. Sementara ìtu, aspek teorìtìsnya
dìbahas dì mas¡ìd dan madrasah. Seíaìn terdapat pusat penga¡aran
ìímu kedokteran, banyak puía buku-buku kedokteran yang
dìter¡emahkan darì bahasa Yunanì, Persìa, dan lndìa ke daíam bahasa
Arab. Pada masa pemerìntahan Harun Ar-Rasyìd, terdapat 800 orang
dokter dì Kota ßagdad. Haí ìtu menun¡ukkan kema¡uan ìímu
kedokteran pada masa ìtu.
Kegìatan pener¡emahan ìímu kedokteran ke daíam bahasa Arab
merupakan awaí muncuínya tokoh kedokteran lsíam. ßanyak
ìímuwan musíìm menuíìs kìtab kedokteran. Ahíì kedokteran lsíam
pada muíanya mendìrìkan tempat-tempat peneíìtìan dan praktìk
dengan aíat yang dìdatangkan darì Yunanì. Daíam per-
kembangannya, mereka mendapatkan temuan-temuan asíì daíam
ìímu kedokteran. Kìtab-kìtab yang mereka karang ¡auh íebìh ma¡u
darìpada kìtab-kìtab ter¡emahan. ¦ìka pada abad ke-8 M dan ke-9 M
orang lsíam masìh men¡adì murìd, pada abad ke-l0 M hìngga abad
ke-ll M mereka men¡adì guru bagì orang-orang Krìsten dan Yahudì.
Pengarang kedokteran pertama lsíam adaíah Aíì bìn Rabban At-1abarì
yang menuíìs Iitdaus ¬l·Hilmah pada tahun 850 M. Karyanya
memuat berbagaì haí daíam bìdang patoíogì, larmakoíogì, dan dìet.
ßuku ìtu ¡uga men¡adì tanda muncuínya aíìran kedokteran yang baru
pada waktu ìtu.
Seteíah At-1abarì, íahìr ratusan dokter dan ìímuwan kedokteran
lsíam, sepertì Ar-Razì, Aíì bìn Aí-Abbas, lbnu Sìna, ¦abìr bìn Hayyan,
Aí-Kìndì, dan Aí-larabì. Se¡ak saat ìtu muíaì darì ßagdad, Mesìr,
Surìah, Persìa Ġlran), Spanyoí, Alrìka Ltara, sampaì lndìa banyak
sekaíì tabìb Ġdokter) yang muncuí.
240 240 240 240 240
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
c. Pcrkcmbangan lImu Astronomi
límu astronomì atau ìímu laíak adaíah ìímu yang mempeía¡arì
benda-benda íangìt, sepertì mataharì, buían, dan píanet-píanet.
Pengetahuan tentang posìsì benda-benda íangìt tersebut merupakan
hasìí pengamatan yang dìíakukan dengan aíat-aíat tertentu secara
beruíang-uíang.
Pendeta-pendeta Kera¡aan ßabyíonìa pada tahun 3.000 SM
menemukan dua beías gugusan bìntang. Mereka menganggapnya
sebagaì íìngkaran. Setìap gugusan bìntang akan beríaíu seteíah 30
harì. Penemuan mereka tentang gugusan bìntang tersebut meíahìrkan
ìímu geometrì, ìímu ukur, ìímu hìtung, dan matematìka. Dengan
menghìtung ¡aíannya buían dìhasìíkan harì dan menghìtung ¡aíannya
mataharì dìhasìíkan tanggaí, buían, serta tahun. Dengan demìkìan,
muncuííah ìímu penanggaían.
Pada masa pemerìntahan ßanì Abbasìyah, bangsa Arab men¡adì
penghubung kebudayaan Yunanì dan lropa. ßangsa Arab memìíìkì
sìlat, keprìbadìan, serta keìmanan yang murnì. Mereka percaya
bahwa manusìa semata-mata dìcìptakan oíeh Aííah swt. Cíeh karena
ìtu, segaía ìímu yang mereka peroíeh darì bangsa Yunanì dìanggap
sebagaì amanat yang harus dìpeíìhara dan dìsampaìkan kepada umat
manusìa. Kemudìan, bangsa Arab menyusun komentar sebaìk-
baìknya tanpa memutarbaíìkkan kenyataan yang mereka peroíeh
dan menyampaìkan haí ìtu kepada umat manusìa.
límu astronomì dìkembangkan oíeh para ìímuwan musíìm karena
ìímu tersebut berkaìtan erat dengan peíaksanaan beberapa ketentuan
agama lsíam. ßeberapa ketentuan ìtu dì antaranya adaíah masaíah
saíat íìma waktu, penentuan arah kìbíat, dan penentuan awaí buían.
Seorang ìímuwan astronomì musíìm yang terkenaí ketìka ìtu
adaíah Muhammad bìn Musa aí-Khawarìzmì. la hìdup pada tahun 780-
850 M. Pada tahun 825 M Ġmasa pemerìntahan Khaíìlah Aí-Ma'mun),
ìa mengarang buku yang ber¡uduí Mul|asat |i Hisab ¬l·/abi ua ¬l·
Muqabalah dì ßagdad. ßuku tersebut men¡adì ru¡ukan Robert Chester
241 241 241 241 241
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
dan dìter¡emahkan ke daíam bahasa Latìn dengan ¡uduí Iibet ¬lgebtas
e| ¬lmutcabola. Sampaì saat ìnì, penyeíesaìan masaíah aí¡abar masìh
menggunakan cara aí-Khawarìzmì yang daíam bahasa lnggrìs dìsebut
¬lgotism Ġaígorìtme, yaìtu urutan íogìs pengambìían putusan untuk
pemecahan masaíah).
Pengaruh lsíam ĠArab) daíam ìímu astronomì teríìhat ¡eías daíam
nama-nama gugusan bìntang yang berasaí darì bahasa Arab.
Dengan demìkìan, sumbangan umat lsíam pada masa ßanì
Abbasìyah sangat berharga untuk perkembangan ìímu astronomì.
2. ßcrdirinya ßaituI Hikmab
ßerdìrìnya ßaìtuí Hìkmah merupakan usaha darì Khaíìlah aí-Ma'mun
yang mengembangkan ìímu pengetahuan tanpa kenaí íeíah. la
menun¡ukkan kemauan yang tìnggì terhadap ìímu pengetahuan dan
lìísalat Yunanì. la menggaíakkan usaha pener¡emahan terhadap karya-
karya darì bahasa Yunanì dan Surìah ke daíam bahasa Arab daíam bìdang
kedokteran, astronomì, matematìka, dan lìísalat.
ßaìtuí Hìkmah memìíìkì perpustakaan yang sangat íengkap. Dì
daíamnya terdapat ruang baca dan tempat tìnggaí bagì para pener¡emah.
Lembaga ìnì ¡uga memìíìkì ruang pertemuan sebagaì tempat dìskusì bagì
para ìímuwan dan tempat pengamatan bìntang.
No. Nama ßintang Nama Arab Arti
l. Mìrlaq Mìrlaq Sìku
2. Markab Markab Kendaraan
3. Kochab Kaukab ßìntang
4. ßeteígeuse ßaìt Aí-¦auza' Rumah Kembar
ĠAípha Crìons)
5. Dìphda Dìlda' Katak
242 242 242 242 242
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Khaíìlah Aí-Ma'mun memberìkan tugas pener¡emahan kepada Yahya
bìn Abì Mansur, Çusta bìn Luqa, Hunaìn bìn lshaq, dan Sabìan Sabìt bìn
Çurra. Peíaksanaan pener¡emahan pertama dìíakukan terhadap buku
yang berbahasa Surìah. Seteíah ìtu, baru dìíakukan pener¡emahan
terhadap karya tuíìs Yunanì, terutama daíam bìdang kedokteran dan ìímu
astronomì. límu astronomì secara khusus dìperíukan untuk mengetahuì
arah Ka'bah yang men¡adì kìbíat saíat umat lsíam.
Dengan adanya ßaìtuí Hìkmah, Kota ßagdad men¡adì pusat paíìng
besar daíam dunìa ìímu pengetahuan, lìísalat, kesusastraan, dan syarìat
lsíam dì seíuruh wìíayah kera¡aan lsíam. Pada masa seían¡utnya, íembaga
ìnì makìn semarak. Haí ìtu men¡adì tanda kebangkìtan kekuatan 1ìmur
hìngga runtuhnya ßagdad pada tahun l258 M.
3. Tokob lImuwan MusIim
límuwan musíìm yang termasyhur, antara íaìn sebagaì berìkut.
a. AI-kindi
Aí-Kìndì íahìr pada tahun 80l M dan menìnggaí tahun 869 M.
Aí-Kìndì dìkenaí sebagaì lìísul musíìm pertama karena ìa adaíah orang
lsíam pertama yang mendaíamì ìímu-ìímu
lìísalat. Hìngga abad ke-7 M, pengetahuan
lìísalat masìh dìdomìnasì orang-orang
Krìsten Surìah. Seíaìn mener¡emahkan, Aí-
Kìndì ¡uga menyìmpuíkan karya-karya
lìísalat Heíenìsme. la ¡uga dìkenaí sebagaì
pemìkìr musíìm pertama yang
menyeíaraskan lìísalat dan agama. Aí-
Kìndì memandang lìísalat sebagaì ìímu
yang muíìa. la meíukìskan lìísalat sebagaì
ìímu darì segaía ìímu dan kearìlan darì
Gambar: Al-Kindi dijuluki sebagai filsuf Arab
Sumber:
Ensiklopedi tematis dunia Islam
243 243 243 243 243
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
segaía kearìlan. lìísalat bertu¡uan untuk memperkuat kedudukan
agama dan merupakan bagìan darì kebudayaan lsíam.
¦ìwa atau roh merupakan saíah satu pokok pembahasan Aí-Kìndì.
Aí-Kìndì membagì ¡ìwa atau roh ke daíam tìga daya, yaìtu daya
bernalsu, daya pemarah, dan daya berpìkìr. Daya berpìkìr adaíah
daya terpentìng karena daya ìtu mengangkat kedudukan manusìa
menu¡u dera¡at yang íebìh tìnggì.
Karya Aí-Kìndì ber¡umíah kurang íebìh 270 buah. Karya tersebut
kebanyakan berupa rìsaíah-rìsaíah pendek dan banyak yang sudah
tìdak dìtemukan íagì. Karya-karya ìtu dapat dìkeíompokkan daíam
bìdang lìísalat, íogìka, ìímu hìtung, musìk, astronomì, geometrì, medìs,
astroíogì, psìkoíogì, poíìtìk, dan meteoroíogì. Karya tersebut banyak
yang dìter¡emahkan ke daíam bahasa Latìn dan lropa. Darì karya-
karyanya ìtu dapat dìketahuì bahwa Aí-Kìndì adaíah orang yang
memìíìkì ìímu pengetahuan yang íuas dan mendaíam.
b. AI-farabi
Aí-larabì íahìr dì larab pada tahun 870 M dan walat dì Aíeppo
ĠSurìah) pada tahun 950 M. Nama íengkapnya adaíah Abu Nasr
Muhammad bìn Muhammad bìn 1arkhan bìn Lzíag Aí-larabì. la
seíaíu berpìndah tempat darì waktu ke waktu. la dìkenaí ra¡ìn beía¡ar
serta memìíìkì otak yang cerdas. Aí-larabì banyak beía¡ar agama,
bahasa Arab, bahasa 1urkì, dan bahasa Persì. Seteíah dewasa, ìa
pìndah ke ßagdad dan tìnggaí seíama 20 tahun. Seíama dì ßagdad,
Aí-larabì mempeía¡arì lìísalat, íogìka, matematìka, etìka, ìímu poíìtìk,
dan musìk. Aí-larabì mengarang beberapa buku daíam berbagaì
bìdang, dì antaranya íogìka, lìsìka, ìímu ¡ìwa, kìmìa, ìímu poíìtìk,
dan musìk.
Dua karya yang termasyhur adaíah ¬l·/amĺu 8aina Ra´yi ¬l·
Halimaini Ġmempertemukan dua pendapat lìísul, Píato dan
Arìstoteíes) dan ĺIyun ¬l·Masail Ġpokok-pokok persoaían).
244 244 244 244 244
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Daíam haí lìísalat kenegaraan, aí-larabì membagì negara men¡adì
íìma bentuk. Lìma bentuk ìtu adaíah negara utama, negara orang-orang
bodoh, negara orang-orang lasìk, negara yang berubah-ubah, dan
negara sesat.
l) Negara Ltama Ġ¬l·Madinah ¬l·Iadilah)
Negara utama adaíah negara yang penduduknya berada daíam
kebahagìaan. ßentuk negara ìnì dìpìmpìn oíeh para nabì dan
dìían¡utkan oíeh para lìísul.
2) Negara Crang-Crang ßodoh Ġ¬l·Madinah ¬l·/ahilah)
Negara orang-orang bodoh adaíah negara yang penduduknya
tìdak mengenaí kebahagìaan.
3) Negara Crang-Crang lasìk Ġ¬l·Madinah ¬l·Iasiqah)
Negara orang-orang lasìk adaíah negara yang penduduknya
mengenaí kebahagìaan, tetapì tìngkah íaku mereka sama dengan
penduduk negara orang-orang bodoh.
4) Negara yang ßerubah-ubah Ġ¬l·Madinah ¬l·Mu|abaddilah)
Penduduk negara ìnì awaínya mempunyaì pìkìran dan pendapat
sepertì yang dìmìíìkì penduduk negara utama, tetapì mengaíamì
kerusakan.
5) Negara Sesat Ġ¬l·Madinah ¬d·Oallah)
Negara sesat adaíah negara yang pemìmpìnnya menganggap
dìrìnya mendapat wahyu. la kemudìan menìpu orang banyak
dengan ucapan dan perbuatannya.
Sumbangan Aí-larabì terhadap perkembangan lìísalat lsíam
sangat besar. la menguasaì hampìr 70 bahasa dan mampu menguasaì
berbagaì cabang keìímuan. Pada tahun 94l M, ter¡adì pergoíakan
poíìtìk dì ßagdad, kemudìan Aí-larabì pergì ke Aíepo. Dì Aíepo ìa
mendapat períìndungan darì Suítan Saìluddauíah, penguasa Dìnastì
Hamdanì hìngga akhìr hayatnya.
c. Ar-Razi
Ar-Razì adaíah seorang dokter dan lìísul besar pada zamannya.
la íahìr dì Ray pada tahun 865 M dan walat pada tahun 932 M dì
kota ìtu ¡uga. Seteíah mempeía¡arì matematìka, astronomì, íogìka,
245 245 245 245 245
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
sastra, dan kìmìa, ìa memusatkan perhatìannya pada kedokteran dan
lìísalat.
Kesungguhan Ar-Razì untuk beía¡ar, meneíìtì, dan menuíìs sangat
íuar bìasa. la pernah menuíìs daíam setahun íebìh darì 20.000 íembar
kertas. Karya Ar-Razì mencapaì 232 buku atau rìsaíah dan
kebanyakan daíam bìdang kedokteran.
Karya tuíìsnya yang terbesar adaíah ¬l·Haui, sebuah ensìkíopedì
kedokteran yang ber¡umíah 20 ¡ìíìd. ßuku ìtu mengandung ìímu
kedokteran Yunanì, Arab, dan Surìah yang dìtuíìs darì hasìí peneíìtìan
Ar-Razì sendìrì. ßuku tersebut dìter¡emahkan ke daíam bahasa Latìn
pada tahun l279 M. Se¡ak saat ìtu, buku tersebut dìpakaì sebagaì
ru¡ukan dì unìversìtas-unìversìtas lropa hìngga abad ke-l7 M.
ßukunya yang íaìn adaíah Ii ¬l·/udati ua ¬l·Hasba|. ßuku ìtu
membahas penyakìt campak dan cacar yang dìter¡emahkan ke daíam
bahasa íatìn. Pada tahun l866 M, buku ìtu dìcetak untuk yang ke-40
kaíìnya.
d. lbnu Sina
lbnu Sìna memìíìkì nama asíì Abu Aí-Husaìn bìn Abduííah. la
dìíahìrkan dì Alsyanah, ßukhara pada tahun 980 M dan menìnggaí
dì Hamdan pada tahun l037 M. la merupakan seorang dokter dan
lìísul lsíam yang ternama. Dì ßarat ìa terkenaí dengan nama
¬vicenna. Se¡ak kecìí, lbnu Sìna mempeía¡arì Aí-Çur'an dan ìímu-
ìímu agama. Seteíah ìtu, ìa mempeía¡arì matematìka, íogìka, lìsìka,
geometrì, astronomì, metalìsìka, dan kedokteran.
Prolesìnya dì bìdang kedokteran dìmuíaì pada usìa l7 tahun
ketìka ìa berhasìí menyembuhkan Nuh bìn Mansur, saíah seorang
penguasa Dìnastì Samanìyah. Pada masa Dìnastì Hamdanì, ìa dua
kaíì men¡abat sebagaì menterì. Kebesaran lbnu Sìna teríìhat pada
geíar yang dìberìkan kepadanya. Dì bìdang lìísalat, ìa dìgeíarì ¬sy·
Syailh ¬t·Ra´is Ġguru para ra¡a). Dì bìdang kedokteran ìa dìgeíarì
pangeran para dokter.
lbnu Sìna menìnggaíkan íebìh darì 200 karya tuíìs. Kebanyakan
tuíìsan ìtu menggunakan bahasa Arab, sedangkan sebagìan íaìn
menggunakan bahasa Persìa. ßuku-bukunya yang terkenaí, antara
íaìn
246 246 246 246 246
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
l) ¬sy·Syi|a´ ĠPenyembuhan)Ģ
2) ¬l·Çanun |i·Jibb ĠPeraturan-Peraturan daíam Kedokteran)Ģ
3) ¬l·lsyata| ua a|·Janbiha| Ġìsyarat dan pen¡eíasan)Ģ
4) Man|iq al·Masytiqiyyin ĠLogìka 1ìmur).
Adapun saíah satu pemìkìran lìísalatnya tentang konsep an·na|s
Ġ¡ìwa). Menurut lbnu Sìna, ¡ìwa terbagì men¡adì tìga macam, yaìtu
¡ìwa tumbuhan, ¡ìwa bìnatang, dan ¡ìwa manusìa. ¦ìwa tumbuhan
memìíìkì tìga daya, yaìtu daya makan, daya tumbuh, dan daya
berkembang bìak. ¦ìwa bìnatang mempunyaì dua daya, yaìtu daya
bergerak dan daya menangkap. Adapun manusìa hanya memìíìkì
satu daya, yaìtu daya berpìkìr yang dìsebut akaí.
lbnu Sìna mengatakan bahwa sìlat seseorang bergantung pada
ketìga ¡ìwa ìtu yang berpengaruh pada dìrìnya. ¦ìka ¡ìwa bìnatang
dan tumbuhan yang berkuasa pada dìrìnya, orang ìtu akan
menyerupaì sìlat-sìlat bìnatang. Sebaíìknya, ¡ìka ¡ìwa manusìa yang
berpengaruh, orang ìtu akan mempunyaì sìlat-sìlat maíaìkat dan
dekat dengan kesempurnaan.
lbnu Sìna ¡uga memberìkan pemìkìran daíam bìdang astronomì.
Daíam bukunya, asy·Syi|a´, ìa menguraìkan bahwa bìntang-bìntang
yang tìdak bergerak tìdak berada daíam satu gíobe. lbnu Sìna
membuat banyak rumusan tentang pembentukan gunung-gunung,
pembentukan barang-barang tambang, serta lenomena atmosler.
c. lbnu Maskawaib
lbnu Maskawaìh íahìr pada tahun 94l M dan menìnggaí pada
tahun l030 M. Nama íengkapnya adaíah Abu Aíì Ahmad bìn
Muhammad bìn Ya'kub bìn Maskawaìh. lbnu Maskawaìh terkenaí
sebagaì ahíì se¡arah dan lìísalat. Seíaìn ìtu, ìa ¡uga seorang moraíìs,
penyaìr, serta ahíì ìímu kìmìa.
lbnu Maskawaìh mempunyaì hubungan yang baìk dengan para
penguasa pada zamannya. la pernah mengabdì kepada Abu ladí
Aí-Amìd sebagaì pustakawan. Seteíah ìtu, ìa mengabdì kepada
putranya, Abu Aí-lath Aíì bìn Muhammad, kedua orang tersebut
247 247 247 247 247
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
men¡adì menterì pada masa ßanì ßuwaìh. la ¡uga pernah mengabdì
kepada Adud-Dauíah, seorang penguasa ßanì ßuwaìh. lbnu
Maskawaìh merupakan seorang pemìkìr musíìm yang produktìl.
ßeberapa karya tuíìsnya yang masìh ada sampaì kìnì, antara
íaìn
l) ¬l·Iauz ¬l·¬lbat ĠKemenangan ßesar)Ģ
2) ¬l·Iauz ¬l·¬sgat ĠKemenangan Kecìí)Ģ
3) Jajatib ¬l·Imam ĠPengaíaman ßangsa-ßangsa)Ģ
4) Ins al·Iatid ĠKesenangan yang 1ìada 1ara)Ģ
5) Jat|ib ¬s·Saĺadah Ġ1entang Akhíak dan Poíìtìk)Ģ
6) ¬s·Siyas Ġ1entang Aturan Hìdup)ġ
7) /auidan Ihitad ĠKumpuían Lngkapan ßì¡ak)Ģ
8) Jahzib ¬l·¬lhlaq ĠPembìnaan Akhíak).
Pemìkìran lìíosolìs lbnu Maskawaìh yang dìtun¡ukkan pada etìka
dan moraí dìmuat daíam tìga bukunya, yaìtu Jat|ib ¬s·Saĺadah,
Jahzib ¬l·¬lhlaq, dan /auidan Ihitad.
f. AI-GazaIi
Aí-Cazaíì íahìr dì Kota Cazaíah, sebuah kota kecìí dì dekat 1us,
Khurasan. Nama íengkapnya adaíah Abu Hamìd Muhammad bìn
Muhammad at-1usì aí-Cazaíì. la íahìr pada tahun l058 M dan menìnggaí
pada tahun llll M. Aí-Cazaíì adaíah seorang pemìkìr, teoíog, lìísul,
dan sulì termasyhur sepan¡ang se¡arah lsíam.
la íahìr darì keíuarga sederhana yang taat beragama.
Pendìdìkannya dìmuíaì dengan beía¡ar Aí-Çur'an darì ayahnya
sendìrì. Sepenìnggaí ayahnya, ìa dan saudaranya dìtìtìpkan pada
Ahmad bìn Muhammad ar-Razìkanì, seorang teman ayahnya dan
sulì besar. Darì ar-Razìkanì, aí-Cazaíì mempeía¡arì ìímu lìkìh, rìwayat
hìdup, dan kehìdupan spìrìtuaí para waíì. la kemudìan meían¡utkan
pendìdìkannya ke ¦ur¡an dan berguru pada lmam Abu Nasr aí-lsma'ìíì.
ßeberapa tahun kemudìan ìa pergì ke Nìsabur dan memasukì
Madrasah Nìzamìyah, yaìtu madrasah yang dìdìrìkan oíeh Nìzamuí
Muík, perdana menterì darì ßanì Seí¡uk. Dì sana, aí-Cazaíì berguru
248 248 248 248 248
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
kepada lmam Haramaìn aí-¦uwaìnì tentang ìímu usuí lìkìh, ìímu
mantìk, dan ìímu kaíam. Karena bakatnya, Aí-Cazaíì dìangkat
sebagaì asìsten yang menggantìkan aí-¦uwaìnì menga¡ar ¡ìka ìa
berhaíangan hadìr.
Dì Nìsabur, bakat menuíìs Aí-Cazaíì berkembang. la menuíìs
hampìr l00 buku tentang teoíogì, lìkìh, tasawul, lìísalat, akhíak, dan
autobìogralì daíam bahasa Arab dan Persìa. ßukunya yang terkenaí,
antara íaìn
l) Maqasid ¬l·Ialasi|ah Ġ1u¡uan Para lìísul)Ģ
2) Jaha|u| ¬l·Ialasi|ah ĠKekacauan Para lìísul)Ģ
3) lhya´ Ilumuddin ĠMenghìdupkan límu-límu Agama)Ģ
4) al·Munqiz min ad·Oalal ĠPenyeíamat darì Kesesatan).
ßuku-buku tersebut kebanyakan berìsì krìtìk dan komentar
terhadap pemìkìran lìísul terdahuíu. ßuku-buku tersebut ¡uga men¡adì
perhatìan para ahíì dunìa 1ìmur dan dìter¡emahkan ke daíam berbagaì
bahasa, termasuk bahasa lndonesìa.
g. |abir bin Hayyan
¦abìr bìn Hayyan dìkenaí sebagaì seorang ahíì kìmìa lsíam yang
termasyhur. Dì ßarat, ìa terkenaí dengan nama Cebet. la íahìr dì
1us pada tahun 72l M dan menìnggaí pada tahun 8l5 M dì Kulah. la
dekat dengan keíuarga khaíìlah ßanì Abbasìyah dì ßagdad karena
hubungan baìknya dengan keíuarga ßarmak. Seìrìng dengan
tersìngkìrnya keíuarga ßarmak pada masa Khaíìlah Harun ar-Rasyìd,
ìa ìkut menyìngkìr ke Kulah hìngga walat.
Seíaìn ìímu kìmìa, ¦abìr bìn Hayyan ¡uga menuíìs tentang íogìka,
matematìka, kedokteran, dan lìsìka. Karya tuíìsnya ber¡umíah sekìtar
80 buah dan banyak dìter¡emahkan ke daíam bahasa Latìn. Dì antara
karya tuíìsnya adaíah ¬|·Jajmi´ dan ¬z·Zi´biq asy·Syatqiy.
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. Mengapa lìísalat Yunanì sangat memengaruhì ìímuwan-ìímuwan
musíìm: Dìskusìkan dengan temanmu!
249 249 249 249 249
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
2. 1uíìsíah se¡arah sìngkat pener¡emahan ìímu kedokteran ke daíam
bahasa Arab!
3. Lraìkan kembaíì se¡arah perkembangan ìímu astronomì pada masa
ßanì Abbasìyah, kemudìan buatíah sìmpuían!
4. ¦eíaskan pemìkìran tokoh ìímuwan musíìm yang muncuí pada masa
ßanì Abbasìyah!
5. Apa lungsì ßaìtuí Hìkmah yang dìdìrìkan Khaíìlah Aí-Ma'mun:
ß. Scjarab Pcrtumbuban lImu Agama lsIam
1. Pcrkcmbangan lImu Hadis
Pada masa ßanì Abbasìyah, perkembangan ìímu hadìs ter¡adì pada
perìode keíìma dan keenam. Perìode keíìma merupakan perìode
pemurnìan, penyehatan, dan penyempurnaan yang beríangsung pada
abad ke-3 Hì¡rìah. Perìode keenam merupakan perìode pemeíìharaan,
peneíìtìan, penambahan, dan penghìmpunan yang beríangsung pada
abad ke-4 Hì¡rìah hìngga abad ke-7 Hì¡rìah, yaìtu pada saat
penghancuran Kota ßagdad oíeh pasukan Mongoíìa.
a. Pcrkcmbangan lImu Hadis pada Pcriodc kcIima
Pada perìode keíìma, permasaíahan-permasaíahan hadìs yang
muncuí pada perìode sebeíumnya muíaì dìpecahkan. ßeberapa
permasaíahan ìtu, antara íaìn pemìsahan hadìs Nabì saw. dengan
latwa sahabat serta pemaísuan hadìs. Para uíama pada perìode ìnì
menghìmpun dan membukukan hadìs-hadìs Nabì Muhammad saw.
ke daíam buku hadìs dan memìsahkannya darì latwa-latwa sahabat.
Haí ìtu dìíakukan dengan cara, antara íaìn
l) meíawat ke daerah-daerah yang ¡auh guna menghìmpun hadìs
darì para rawìĢ
2) membuat kíasìlìkasì hadìs, meíìputì mat|u', yaìtu hadìs yang
dìsandarkan pada Nabì Muhammad saw., mauqu|, yaìtu hadìs
yang dìsandarkan pada sahabat, dan maq|u', yaìtu hadìs yang
dìsandarkan pada tabììnĢ
3) menghìmpun krìtìk hadìs yang dìarahkan kepada perawì.
Dengan usaha tersebut, pada masa ìnì íahìríah buku-buku hadìs
daíam corak yang íebìh baru, yaìtu kìtab sahìh, sunan, dan musnad.
250 250 250 250 250
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Ii|ab sahih adaíah kìtab yang memuat hadìs-hadìs sahìh sa¡a. Ii|ab
sunan adaíah kìtab yang memuat seíuruh hadìs, kecuaíì hadìs yang
dai| dan munlat Ġsangat íemah). Adapun li|ab musnad adaíah kìtab
yang memuat semua hadìs, baìk sahìh, hasan, maupun daìl.
Lsaha pemìsahan hadìs-hadìs sahìh darì hadìs-hadìs yang tìdak
sahìh dìrìntìs oíeh seorang uíama besar yang bernama lshaq bin Rahaih.
Lsaha ìtu dìían¡utkan oíeh lmam ßukharì dan murìdnya, lmam Musíìm.
Mereka masìng-masìng menuíìs hadìs sahìh yang dìsebut Sahih 8ulhati
dan Sahih Muslim. lmam-ìmam hadìs íaìnnya adaíah Abu Dawud, at-
1ìrmìzì, an-Nasaĺì, dan lbnu Ma¡ah. Mereka masìng-masìng menyusun
kìtab sunan. Dua kìtab sahìh dan empat kìtab sunan ìtu terkenaí dengan
sebutan lu|ubus·si||ah. Adapun kìtab musnad dìtuíìs oíeh lmam Ahmad
bìn Hanbaí, Musa Aí-Abbasì, Musaddad Aí-ßarì, Asad bìn Musa, dan
Nusaĺìm bìn Hamad aí-Khazaĺì. Kìtab-kìtab tersebut dìmaksudkan
sebagaì ¡awaban atas usaha pemaísuan hadìs darì kaíangan mazhab-
mazhab lìkìh, aíìran-aíìran kaíam/teoíogì, dan tasawul yang lanatìk
daíam membeía goíongannya. Adapun se¡arah sìngkat rìwayat para
uíama hadìs, dapat dì¡eíaskan sebagaì berìkut.
1) lmam ßukbari
lmam ßukharì íahìr dì ßukhara tahun 8l0 M dan menìnggaí dì
Khartanah tahun 870 M. Nama íengkapnya adaíah ¬bu ¬bdullah
Muhammad bin lsmail bin lbtahim bin al·Muqitah bin 8atdizbah
al·8ulhati. Ketìka berusìa l0 tahun, ìa beía¡ar ìímu hadìs kepada
ad-Dakhìíì, seorang uíama masyhur saat ìtu. Setahun kemudìan, ìa
muíaì beranì mengoreksì kesaíahan gurunya yang keíìru
menyebutkan perìwayatan hadìs. Pada usìa l6 tahun, ìa teíah
menghalaí hadìs-hadìs yang terdapat daíam kìtab karangan lbnu
Mubarak dan \akìí aí-¦arrah.
lmam ßukharì berguru kepada íebìh darì l.000 orang.
Menurut rìwayat, Ii|ab /ami´ as·Sahih yang terkenaí dengan
sebutan Sahìh ßukharì, dìsusun dengan menemuì íebìh darì l.080
orang guru dì bìdang ìímu hadìs. Curu-guru tersebut muíaì darì
para uíama tabììn hìngga sìswa-sìswa yang beía¡ar bersama
dengan lmam ßukharì. Kìtab Sahìh ßukharì memuat 7.275 buah
hadìs darì sekìtar l00.000 buah hadìs yang dìakuìnya sahìh.
Hadìs-hadìs ìtu dìakuì ahíì-ahíì hadìs masyhur íaìnnya sebagaì
251 251 251 251 251
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
hadìs yang benar-benar sahìh. Haí ìtu menun¡ukkan keteíìtìan
yang sangat tìnggì.
Lntuk mendapatkan keterangan yang íengkap tentang suatu
hadìs dan orang yang merìwayatkannya, lmam ßukharì meíawat
ke daerah Syam ĠSurìah), Mesìr, Aí¡azaìr, ßasra, Kulah, dan
ßagdad. la ¡uga menetap dì Mekah dan Madìnah seíama enam
tahun. Darì usaha tersebut, lmam ßukharì berhasìí
mengumpuíkan kurang íebìh 600.000 hadìs dan 300.000 hadìs
dì antaranya berhasìí dìa halaí. Hadìs-hadìs yang dìa halaí terdìrì
atas 200.000 hadìs tìdak sahìh dan l00.000 hadìs sahìh.
Seíaìn Sahìh ßukharì, lmam ßukharì ¡uga menuíìs beberapa
karya íaìn, dì antaranya adaíah ¬|·Jatilh ¬s·Sagit, ¬|·Jatilh al·
¬usa|, Ja|sit al·Musnad ¬l·Iabit, Ii|ab ¬l·lllal, Ii|ab ¬d·Oua|a,
¬sami ¬s·Sahab, dan Ii|ab ¬l·Iuta.
Kìtab Sahìh ßukharì teíah dìberì syatah Ġkomentar) oíeh
beberapa uíama hadìs, mìsaínya Ii|ab Ia|h ¬l·8ati´ yang dìtuíìs
oíeh lbnu Ha¡ar aí-Asqaíanì.
2) lmam MusIim
lmam Musíìm íahìr dì Nìsabur pada tahun 8l7 M dan
menìnggaí tahun 875 M dì kota yang sama. Nama íengkapnya
adaíah ¬bu ¬l·Husain Muslim bin ¬l·Hajjah ¬l·Çusyaiti ¬n·
!aisabuti. Daíam rawì hadìs, ßukharì dan Musíìm serìng dìsebut
Syailhani ĠDua Syekh).
Se¡ak usìa l4 tahun, ìa mendengarkan hadìs-hadìs darì syekh-
syekh dì negerìnya. Seíaìn ìtu, ìa pergì ke Hì¡az, lrak, Surìah,
Mesìr, dan negerì-negerì íaìn untuk memperdaíam ìímunya.
Secara umum, guru-guru lmam Musíìm sama dengan guru-guru
lmam ßukharì. Akan tetapì, lmam Musíìm pernah berguru kepada
lmam ßukharì ketìka ìa datang ke Nìsabur.
Karya terbesar lmam Musíìm adaíah al·/ami´ as·Sahih Muslim
yang íebìh dìkenaí dengan sebutan Sahih Muslim. Hadìs-hadìs
yang dìmuat daíam Sahìh Musíìm adaíah hadìs yang teíah
dìsepakatì dan dìsarìng darì 300.000 hadìs yang dìketahuìnya.
252 252 252 252 252
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Lntuk memìíìh hadìs ìtu, lmam Musíìm menghabìskan waktu
seíama l5 tahun. Para uíama menempatkan kìtab Sahìh Musíìm
pada perìngkat kedua sesudah Sahìh ßukharì.
3) Abu Dawud
Abu Dawud íahìr dì ßagdad pada tahun 8l7 M dan walat dì
ßasra pada tahun 888 M. Nama íengkapnya adaíah ¬bu Oauud
Sulaiman bin ¬l·¬syĺas bin lshaq bin 8asyit bin Syidad bin ¬mt
bin ¬mtan al·¬zdi as Sijis|ani. Hìngga umur 2l tahun, ìa menetap
dì ßagdad. Seíaìn ìtu, Abu Dawud meíakukan per¡aíanan pan¡ang
untuk mempeía¡arì hadìs dì berbagaì tempat, sepertì Hì¡az, Surìah,
Mesìr, Khurasan, Ray Ġ1eheran), Harat, Kulah, 1arsus, dan ßasra.
Daíam per¡aíanan ìtu, Abu Dawud berguru kepada pakar-pakar
ìímu hadìs, sepertì lbnu Amr ad-Dasìr, Abuí \aíìd at-1ayaíìsì, Abu
ßakar bìn Abì Syaìbah, dan lmam Hanbaíì.
Sekembaíìnya darì pengembaraan tersebut, Abu Dawud
menuíìs sebuah kìtab hadìs, yaìtu Sunan ¬bi Oauud. Para uíama
memasukkan kìtab tersebut ke daíam lu|ubus si||ah atau enam
hadìs utama. Kìtab hadìs ìtu memuat 4.000 hadìs darì sekìtar
500.000 hadìs yang dìkumpuíkannya. Kìtab Sunan ¬bi Oauud
merupakan yang paíìng popuíer dì antara karangan-karangan
Abu Dawud yang ber¡umíah 20 ¡uduí. 1ìdak kurang darì l3 ¡uduí
kìtab teíah dìtuíìs untuk menguías karya tersebut daíam bentuk
syatah Ġkomentar), mulh|asat Ġrìngkasan), dan |ahzib Ġrevìsì).
4) At-Tirmizi
At-1ìrmìzì íahìr dì 1ermez, 1a¡ìkìstan pada tahun 209 H dan
menìnggaí pada tahun 279 H dì tempat yang sama. Nama
íengkapnya adaíah ¬bu lsa Muhammad bin lsa bin Sautah bin
Musa bin Oahha| ¬s·Sulami al·8ugi. At-1ìrmìzì memìíìkì
keíebìhan daíam haí menghalaí, menyusun, dan meneíìtì hadìs.
lmam ßukharì pun men¡adìkan At-1ìrmìzì sebagaì sumber
bahan untuk penyusunan hadìsnya. Sumber atau rawì yang
dìgunakan At-1ìrmìzì sebagaì sumber penyusunan hadìsnya
253 253 253 253 253
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
banyak yang sama dengan keíìma hadìs lu|ubus·si||ah íaìnnya.
Daíam bìdang hadìs, At-1ìrmìzì adaíah murìd lmam ßukharì.
Pendapat lmam ßukharì tentang nìíaì hadìs serìng dìtampìíkan
daíam karyanya, Sunan ¬|·Jitmizi.
Meskìpun perìngkat Sunan At-1ìrmìzì berada dì bawah Sahìh
ßukharì dan Sahìh Musíìm, tetapì ìa memìíìkì keíebìhan daíam
segì penggunaannya darì dua kìtab sahìh tersebut. Dì antara
keíebìhan ìtu adaíah pencantuman rìwayat darì sahabat íaìn
mengenaì suatu masaíah yang dìbahas daíam hadìs pokok, baìk
yang ìsìnya semakna, berbeda, maupun bertentangan secara
íangsung atau tìdak íangsung. Haí ìtu membuat pembahasan
suatu masaíah daíam Sunan At-1ìrmìzì íebìh mudah dìpahamì
darìpada Sahìh ßukharì atau Sahìh Musíìm. Apabìía kìtab Sahìh
ßukharì dan Sahìh Musíìm hanya dapat dìpahamì oíeh seorang
ahíì, Sunan At-1ìrmìzì dapat dìpahamì oíeh sìapa pun.
S) An-Nasaĺi
An-Nasaĺì íahìr dì Nasaĺ, Khurasan pada tahun 830 M dan
menìnggaí dì Damaskus pada tahun 9l5 M. Nama íengkapnya
adaíah ¬hmad bin Syuĺaib bin ¬li bin 8aht bin Sinan. Se¡ak
kecìí, ìa beía¡ar menghalaí Aí-Çur'an dan mendaíamì dasar-
dasar ìímu agama lsíam. Pada usìa l5 tahun, ìa mengembara ke
Hì¡az, lrak, Mesìr, Surìah, dan Aí¡azaìr untuk berguru ìímu hadìs
kepada para uíama. ßeberapa gurunya adaíah Çutaìbah bìn Saìd,
lshaq bìn lbrahìm, dan Muhammad bìn Mansur. Seteíah men¡adì
uíama hadìs, ìa bermukìm dì Mesìr hìngga tahun 9l4 M,
kemudìan pìndah ke Damaskus hìngga menìnggaí. ßeberapa
murìdnya adaíah Abu Çasìm At-1abranì, Abu Aíì Aí-Husaìn bìn
Aíì Nìyamuzì At-1abranì, Ahmad bìn Lmaìr bìn ¦usa, dan Abu
¦a'lar At-1ahawì. Seíaìn ahíì hadìs, An-Nasaĺì ¡uga seorang ahíì
lìkìh daíam mazhab Syalìĺì. la taat men¡aíankan ìbadah pada
sìang harì dan maíam harì, kukuh membeía sunah nabì, dan teguh
daíam pendìrìan. la mengamaíkan puasa Nabì Daud, yaìtu seharì
puasa dan seharì tìdak puasa sepan¡ang hìdupnya.
Ketìka menetap dì Mesìr, ìa pernah ter¡un ke medan perang
bersama Cubernur Mesìr menghadapì musuh negara. Daíam
suasana peperangan, ìa menyempatkan dìrì untuk menga¡arkan
hadìs nabì kepada gubernur dan para pra¡urìtnya.
An-Nasaĺì menuíìs kìtab, antara íaìn ¬s·Sunan ¬l·Iubta
ĠSunah-Sunah yang Agung), ¬s·Sunah ¬l·Muj|aba´ ĠSunan-Sunan
254 254 254 254 254
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Pìíìhan), Ii|ab a|·Jamyiz ĠKìtab Pembeda), Ii|ab ad·Oua|a ĠKìtab
tentang Crang- Crang Kecìí), Ihasa´is ¬mitul Mu´minin ¬li bin
¬bi Jalib ĠKeìstìmewaan Amìruí Mukmìnìn Aíì bìn Abì 1aíìb),
Musnad ¬li ĠKìtab Hadìs darì Aíì), dan Musnad Malil ĠKìtab Hadìs
darì Maíìk), dan talsìr.
Kìtab As-Sunah ¬l·Muj|aba' merupakan kìtab yang terkenaí
darì Sunan An-Nasaĺì pada saat ìtu. Kìtab ìnì memuat 5.76l hadìs
dan termasuk daíam lu|ubus·si||ah.
6) lbnu Majab
lbnu Ma¡ah íahìr dì Çazwìn, lrak pada tahun 824 M dan
menìnggaí pada tahun 887 M. Nama íengkapnya adaíah ¬bu
¬bdillah Muhammad bin \azid ¬t·Rabaĺi ¬l·Çazuini. Ma¡ah
adaíah nama geíar bagì Yazìd.
Ketìka berusìa l5 tahun, ìa beía¡ar pada seorang uíama
masyhur yang bernama Aíì bìn Muhammad at-1analasì. Pada
usìa 2l tahun, ìa mengadakan per¡aíanan untuk mencarì ìímu
ke Ray, ßasra, Kulah, ßagdad, Khurasan, Surìah, dan Mesìr.
Curunya, antara íaìn Abu ßakar bìn Abì Syaìbah, Muhammad
bìn Abduííah bìn Numaya, ßasyar bìn Adam, serta para pengìkut
lmam Maíìk dan Aí-Lays. Dì sampìng ìtu, banyak puía dì antara
uíama yang merìwayatkan hadìs darì lbnu Ma¡ah, dì antaranya
lbnu Sìbawaìh, Muhammad bìn lsa As-Sallar, lshaq bìn
Muhammad, Aíì bìn lbrahìm bìn Saíamah Aí-Çattan, dan lbrahìm
bìn Dìnar Aí-¦arasyì Aí-Hamdanì.
lbnu Ma¡ah teíah menyusun kìtab daíam berbagaì cabang
ìímu. Daíam bìdang talsìr, ìa menuíìs talsìr ¬l·Çut´an al·Iatim.
la ¡uga menuíìs a|·Jatilh, kìtab yang berìsì perìwayat hadìs darì
masa awaí hìngga masanya. Karyanya daíam bìdang hadìs
adaíah Sunan lbnu Majah. Kìtab ìnì menun¡ukkan kegìgìhan
ker¡anya, kedaíaman dan keíuasan ìímunya, serta panutannya
terhadap sunah nabì, baìk daíam masaíah akìdah maupun
hukum. Kìtab ìnì memuat 32 bab, l50 pasaí, serta 4.000 hadìs
yang berkuaíìtas baìk, kecuaíì sebagìan kecìí sa¡a.
255 255 255 255 255
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
b. Pcrkcmbangan lImu Hadis pada Pcriodc kccnam
Líama-uíama hadìs teíah menetapkan bahwa ahíì hadìs yang
hìdup sebeíum perìode ìnì dìsebut ulama hadis mu|aladimin. Adapun
uíama hadìs yang hìdup daíam perìode keenam dan sesudahnya
dìsebut ulama hadis mu|a´alhitin. Líama hadìs mutakadìmìn pada
umumnya mengumpuíkan hadìs dan memerìksanya sendìrì dengan
cara menemuì para penghalaínya dì berbagaì negerì. Kegìatan para
uíama hadìs muta'akhìrìn pada umumnya bersandar pada karya
uíama hadìs mutakadìmìn yang berusaha mereka peíìhara.
Lsaha-usaha untuk memeíìhara hadìs ìtu, dì antaranya
l) menghalaí hadìs-hadìsĢ
2) memperbaìkì susunan kìtab-kìtab hadìsĢ
3) mengumpuíkan hadìs-hadìs yang masìh berserakan ke daíam
bagìan-bagìan yang íebìh sìstematìsĢ
4) membuat kìtab syarah atau pen¡eíasan terhadap kìtab-kìtab hadìs
terdahuíu.
¦enìs-¡enìs kìtab yang dìhasìíkan para uíama daíam perìode ìnì
adaíah sebagaì berìkut.
l) Ii|ab Mus|alhtij adaíah kìtab yang dìhasìíkan dengan metode
ìstìkhra¡. Cara ker¡a metode ìtu adaíah mengambìí hadìs darì
seorang uíama hadìs tertentu, íaíu merìwayatkannya dengan
sanad sendìrì yang berbeda darì sanad uíama tersebut.
2) Ii|ab ¬|ta| adaíah kìtab yang menyebut sebagìan darì teks atau
matan hadìs sa¡a, kemudìan men¡eíaskan seíuruh sanad darì
matan ìtu.
3) Ii|ab Mus|adtal adaíah kìtab yang menghìmpun hadìs-hadìs
yang memìíìkì syarat darì ßukharì dan Musíìm atau saíah satu dì
antara keduanya.
4) Ii|ab /ami' adaíah kìtab yang menghìmpun hadìs-hadìs yang teíah
termuat daíam kìtab-kìtab yang teíah ada.
2. Pcrkcmbangan lImu Tafsir
Pada masa kekuasaan ßanì Abbasìyah muíaì muncuí mulasìr darì
goíongan tabììn yang masyhur, dì antaranya lmam Sulyan bìn Lyaìnah,
\akìí Aí-¦arrah, Syu'bah Aí-Ha¡¡a¡, dan Zaìd bìn Harun. Mereka
merupakan perìntìs ¡aían bagì Abu ¦a'lar Muhammad At-1abarì yang
dìanggap sebagaì pemuka darì semua ahíì talsìr sesudahnya.
256 256 256 256 256
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Pada masa sesudah at-1abarì, muncuí penalsìran daíam berbagaì
aíìran dan pendapat. 1alsìr ìtu sudah bercampur dengan pendapat prìbadì
darì para mulasìr. Daíam perkembangan seían¡utnya dìtemuì puía talsìr
yang menìtìkberatkan pembahasan pada masaíah-masaíah tertentu. 1alsìr
ìnì dìsebut |a|sit mauduĺi Ġtalsìr tematìs). Pada masa ìtu dìkenaí puía talsìr
yang dìíakukan dengan pendekatan ìímu pengetahuan. 1alsìr ìnì dìkenaí
dengan |a|sit ¬l·ilmi. Dì bawah ìnì akan dìkemukakan sekìías rìwayat
beberapa ahíì talsìr yang hìdup pada masa ßanì Abbasìyah.
a. Abu |a'far Mubammad bin |arir at-Tabari
la terkenaí dengan nama panggìían At-1abarì. la íahìr dì
ßagdad, lrak. Pada usìa rema¡a,At-1abarì muíaì mengembara untuk
mencarì ìímu. Pertama kaíì ìa pergì
ke Ray dan berguru kepada
Muhammad bìn Humaìd Ar-Razì.
Kemudìan, ìa pìndah ke ßagdad dan
berguru kepada lmam Hanbaíì. Akan
tetapì, lmam Hanbaíì teíah
menìnggaí, sebeíum At -1abarì
sampaì ke ßagdad. la íaíu pergì ke
ßasra dan Kulah. Dì Kulah, ìa
menghalaí l00.000 hadìs darì Syekh
Abu Kuraìb. Kemudìan, ìa kembaíì ke
ßagdad.
At-1abarì tìdak mempunyaì harta
benda meíebìhì apa yang dìbutuh-
kannya. la serìng kaíì menoíak ¡abatan
yang dìtawarkan kepadanya. Karya terbesar At-1abarì dì bìdang talsìr
adaíah sebuah kìtab yang ber¡uduí /ami´ al·8ayan |i Ja|sit ¬l·Çut´an
yang bìsa dìsìngkat ¬|·Ja|sit atau Ja|sit Jabati. Daíam kìtab ìtu, at-
1abarì menyebut-kan bahwa talsìr yang baìk adaíah talsìr yang ¡uga
meng-hargaì pendapat para sahabat dan para tabììn.
Seíaìn daíam ìímu talsìr, at-1abarì ¡uga menghasìíkan beberapa
karya íaìn, dì antaranya Jatilh ¬t·Rasul ua ¬l·Mulul ĠSe¡arah para
Rasuí dan Ra¡a-Ra¡a), Jatilh ¬t·Rijal ĠSe¡arah Para 1okoh), dan
Jahzib ¬l·¬sat, sebuah buku daíam bìdang hadìs.
Gambar: At-Tabari, ahli tafsir yang terkenal
Sumber:
Ens i kl ope di
Tematis Dunia
Islam
257 257 257 257 257
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
b. fakbruddin Ar-Razi
lakhruddìn Ar-Razì memìíìkì nama íengkap ¬bu ¬bdullah
Muhammad bin Imat bin Isain ¬|·Jaimi¬l·8alti. la ¡uga dìkenaí
dengan nama Ar-Razì atau lmam lakhruddìn. la íahìr dì Ray, lran
pada tahun ll49 M dan menìnggaí dì Herat, Alganìstan pada tahun
l209 M.
la beía¡ar lìísalat pada dua uíama besar, yaìtu Muhammad Aí-ßagaqì
darì Ma¡dìn Aí-¦ìíì. límu kaíam dìpeía¡arìnya darì Kamaíuddìn As-Samanì.
Kecerdasannya sangat menon¡oí hìngga ìa mampu menguasaì berbagaì
ìímu pengetahuan, sepertì kedokteran, matematìka, lìsìka, dan astronomì.
lakhruddìn Ar-Razì, menghasìíkan íebìh kurang l00 karya tuíìs daíam
berbagaì ìímu pengetahuan. Karya daíam ìímu talsìr adaíah Ma|a|ih al·
Caib Ġmerupakan karya terbesarnya), Ja|sit Sutah ¬l·Ia|ihah dan Ja|sit
Sutah ¬l·8aqatah.
ßeberapa karyanya daíam ìímu kaíam adaíah al·Ma|alib al·
¬liyah min al·llm al·llahi, ¬sas Jaqdis, dan al·¬tba´in |i Isuluddin.
Daíam bìdang tasawul, karyanya adaíah Ii|ab al·ltsyad an·!azat
ila Ia|a´i| al·¬ssas dan Ii|ab Syath ĺIyun al·Hilmah. Daíam bìdang
lìísalat, karyanya adaíah Ii|ab Syath Çism al·llahiya| min al·lsyatah
li lbn Sina dan Iubah al·lsyatah. la ¡uga menuíìs buku daíam bìdang
se¡arah, antara íaìn Ii|ab Manaqib al·lmam asy·Sya|iĺi dan Ii|ab Syath
Saq| al·Zind li al·Mu´ti. Saíah satu bukunya daíam bìdang usuí lìkìh
adaíah al·Mahsul |i´llm Isul al·Iiqh.
c. Az-Zamakbsyari
Az-Zamakhsyarì memìíìkì nama íengkap ¬bu Iasim Mahmud
bin Imat az·Zamalhsyati. la íahìr dì Khawarìzmì pada tahun l075
M dan menìnggaí dì ¦ur¡anìyah pada tahun ll44 M. Seíaìn sebagaì
mulasìr, ìa ¡uga dìkenaí sebagaì seorang teoíog yang beraíìran
Muktazìíah serta pakar daíam bahasa dan kesusastraan Arab. Se¡ak
rema¡a, ìa pergì ke ßagdad dan mendaíamì ìímu pada beberapa
uíama, sepertì Abu Khattab bìn ßatr, Abu Sa'd asy-Syaqqanì, dan
Abu Mansur aí-Harìsì. Kemudìan, ìa menetap dì Mekah seíama
beberapa tahun dan berguru kepada Abu Hasan Aíì bìn Hamzah bìn
\ahhab. Daíam bìdang ìímu kaíam, ìa berguru kepada Abu Mudar,
258 258 258 258 258
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
seorang tokoh Muktazìíah yang dekat dengan Perdana Menterì ßanì
Seí¡uk, Nìzamuí Muík.
Karya talsìr az-Zamakhsyarì yang sangat terkenaí adaíah al·
Iasya| an Haqaiq a|·Janzil ua Iyun al·¬qauil ĠPenyìngkap 1abìr
Hakìkat \ahyu dan Mata Aìr Hìkmah) yang seíesaì dìtuíìs pada
tahun ll34 M. Daíam kìtab ìnì, az-Zamakhsyarì menalsìrkan ayat-
ayat Aí-Çur'an dengan menun¡uk pada baíagah atau keìndahan
retorìka untuk membuktìkan sebagìan aspek muk¡ìzat Aí-Çur'an.
3. Pcrkcmbangan lImu fikib
a. Pcrkcmbangan lImu fikib pada Pcriodc kccmpat
límu lìkìh mengaíamì perkembangan pesat pada perìode
keempat. Karena para 1abììn teíah meíetakkan dasar-dasar ìímu lìkìh
pada perìode sebeíumnya. Perìode ìnì dìtandaì dengan perdebatan
sengìt antara ahlut·ta´yi dan ahlul·hadis. Pertentangan ìnì mereda
ketìka at·ta´yi dapat dìanggap sebagaì saíah satu cara daíam
menetapkan hukum lìkìh meíaíuì batasan-batasan yang dìbuat oíeh
ahlut·ta´yi. Pada perìode ìnì ¡uga dìtandaì dengan muncuínya empat
ìmam mazhab, yaìtu lmam Hanalì, lmam Maíìk, lmam Syalìĺì, dan
lmam Hanbaíì. ßerìkut ìnì dapat dì¡eíaskan rìwayat rìngkas keempat
ìmam mazhab sebagaì berìkut.
1) lmam Hanafi
lmam Hanalì íahìr dì Kulah pada tahun 699 M dan menìnggaí
dì ßagdad pada tahun 767 M. Nama íengkapnya adaíah ¬bu
Hani|ah !u´man bin Sabi|. lmam Hanalì dìkenaí ra¡ìn dan teíìtì
daíam beker¡a serta lasìh berbahasa. Meskìpun anak saudagar
kaya, lmam Hanalì men¡auhì kemewahan hìdup. Hartanya íebìh
banyak dìdermakan darìpada untuk kepentìngan sendìrì.
lmam Hanalì memìíìkì banyak guru darì kaíangan tabììn,
sepertì Ata' bìn Abì Rabah, lmam Nalì Mauía bìn Amr, dan lmam
Hammad bìn Abì Suíaìman. Seíaìn mendaíamì ìímu lìkìh, lmam
Hanalì ¡uga mendaíamì hadìs dan talsìr. Kedua ìímu ìtu sangat
erat kaìtannya dengan ìímu lìkìh. Daíam menetapkan sebuah
hukum, lmam Hanalì menggunakan beberapa dasar, yaìtu Aí-
259 259 259 259 259
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Çur'an, sunah Rasuíuííah saw., latwa darì sahabat, kìas, ìstìhsan,
ì¡mak, dan url.
Dasar-dasar ìtuíah yang kemudìan dìkenaí dengan dasar
mazhab Hanalì. Seíaìn ìtu, lmam Hanalì ¡uga menìnggaíkan
beberapa karya tuíìs, yaìtu al·Iata´id Ġmembahas masaíah warìs),
asy·Syutu| Ġmembahas per¡an¡ìan), al·Iiqh al·¬lbat Ġmembahas
ìímu kaíam).
2) lmam MaIik
lmam Maíìk íahìr dì Madìnah pada tahun 7l6 M dan
menìnggaí dì kota yang sama pada tahun 795 M. Nama
íengkapnya adaíah ¬bu ¬bdullah Malil bin ¬nas bin Malil bin
¬bi ¬mit bin ¬mt bin Hatis bin Caiman bin Iu|ail bin ¬mt bin
Hatis al·¬sbani. la tìdak pernah menìnggaíkan Madìnah
sepan¡ang hìdupnya, kecuaíì ke Mekah untuk berìbadah ha¡ì.
ßeberapa gurunya adaíah Nalì' bìn Abì Nu'aìm, lbnu Syìhab
az-Zuhrì, dan Hasyìm bìn Lrwa.
Dasar-dasar hukum yang dìgunakan oíeh lmam Maíìk daíam
memutuskan sesuatu adaíah Aí-Çur'an, sunah rasuí, sunah
sahabat, tradìsì masyarakat Madìnah Ġamaí ahíì madìnah), kìas,
dan aí-masíahah aí-mursaíah.
Dasar-dasar ìtu ¡uga men¡adì pegangan bagì mazhab Maíìkì
yang berkembang dì wìíayah sepertì Maroko, 1unìsìa, Sudan,
dan Andaíusìa.
Kìtab termasyhur yang dìtuíìs oíeh lmam Maíìk adaíah al·
Muua||a´. Kìtab ìtu dìtuíìs atas permìntaan Khaíìlah aí-Mansur
dan seíesaì penuíìsannya pada masa Khaíìlah aí-Mahdì. Kìtab
ìtu merupakan kìtab hadìs sekaíìgus buku lìkìh karena berìsì hadìs-
hadìs yang berkaìtan dengan bìdang-bìdang lìkìh.
3) lmam Syafiĺi
lmam Syalìĺì íahìr dì Caza, Paíestìna pada tahun 767 M dan
menìnggaí dì lustat, Kaìro pada tahun 820 M. la hìdup pada masa
pemerìntahan Khaíìlah Harun ar-Rasyìd, aí-Amìn, dan aí-
260 260 260 260 260
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
Maĺmun. Nama íengkapnya adaíah ¬bu ¬bdullah Muhammad
bin ldtis asy·Sya|iĺi. Mazhab lìkìh terkenaí dengan nama Mazhab
Syalìĺì. Pada usìa 9 tahun, lmam Syalìĺì sudah mampu menghalaí
Aí-Çur'an. Kemudìan, ìa mendaíamì bahasa dan sastra Arab dì
desa ßaduì, yaìtu ßanì Huzaìí. Seteíah ìtu, ìa beía¡ar lìkìh pada
lmam Musíìm bìn Khaíìd az-Zannì. Daíam ìímu hadìs, ìa berguru
kepada lmam Sulyan bìn Lyaìnah, sedangkan daíam ìímu Aí-
Çur'an ìa berguru kepada lmam lsmaìí bìn Çastantìn. la ¡uga
mempeía¡arì kìtab aí-Muwatta' dan berguru kepada lmam Maíìk.
Daíam menetapkan hukum, lmam Syalìĺì menggunakan íìma
dasar, yaìtu Aí-Çur'an, sunah, ì¡mak, kìas, dan ìstìdaí Ġpenaíaran).
Keíìma dasar ìnì kemudìan dìkenaí sebagaì dasar-dasar
mazhab Syalìĺì. Adapun beberapa karya tuíìsnya adaíah at·Risalah
Ġmembahas tentang usuí lìkìh), al·Imm Ġmembahas kìtab lìkìh
yang menyeíuruh), al·Musnad Ġberìsì hadìs-hadìs nabì), dan
ilh|ila| al·Hadis Ġkìtab mengenaì perbedaan-perbedaan daíam
hadìs).
4) lmam HanbaIi
lmam Hanbaíì íahìr dì ßagdad pada tahun 780 M dan
menìnggaí dì tempat yang sama pada tahun 855 M. Nama
íengkapnya ¬hmad bin Muhammad bin Hanbal. la adaíah saíah
seorang uíama mu¡tahìd daíam bìdang lìkìh. Mazhabnya dìsebut
mazhab Hanbaíì.
Ayahnya bernama Muhammad bìn Hanbaí bìn Hìíaí,
sedangkan ìbunya bernama Shahìlah bìntì Maìmunah yang
berasaí darì bangsawan ßanì Amìr. la dìbesarkan oíeh ìbunya
karena ayahnya menìnggaí pada usìa muda. la beía¡ar Aí-Çur'an
dan ìímu agama pada uíama-uíama dì ßagdad hìngga usìa l0
tahun. Kemudìan, ìa mempeía¡arì ìímu agama dengan
mengembara ke berbagaì kota, sepertì Kulah, ßasra, Surìah,
Yaman, Mekah, dan Madìnah. Curunya, antara íaìn Hammad
bìn Musíìh, Abu Yusul aí-Çadì, dan Abdurrazaq bìn Human. Darì
mereka, lmam Hanbaíì beía¡ar ìímu lìkìh, ìímu hadìs, ìímu talsìr,
ìímu kaíam, dan ìímu bahasa Arab.
261 261 261 261 261
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
ßeberapa murìdnya yang terkenaí adaíah lmam Hasan bìn
Musa, lmam ßukharì, lmam Musíìm, lmam Abu Dawud, lmam
Abu Zurĺah ad Dìmasyqì, dan lmam lbnu Abì ad-Dunìa. Dì bìdang
lìkìh, lmam Hanbaíì menyìmpuíkan suatu hukum dengan nas Aí-
Çur'an atau hadìs sahìh, latwa para sahabat, hadìs mursaí
Ġbersambung), dan kìas.
Adapun kìas, dìgunakan oíeh lmam Hanbaíì hanya daíam
keadaan terpaksa, yaìtu apabìía keseíuruhan unsur yang terdapat
daíam tìngkatan dì atasnya tìdak ada íagì.
Kemampuannya daíam ìímu hadìs terbuktì dengan
tersusunnya Ii|ab al·Musnad. Kìtab ìtu menghìmpun 40.000 hadìs
yang dìsusun berdasarkan tertìb nama sahabat yang
merìwayatkannya. Kebanyakan hadìs daíam Kìtab aí-Musnad
berdera¡at sahìh dan hanya sedìkìt sekaíì yang berdera¡at daìl.
ßeberapa karya tuíìsnya yang íaìn adaíah Ja|sit ¬l·Çut´an, Ii|ab
an·!asijh ual·Mansulh, Ii|ab al·Muqaddam ua al·Mualhlhat,
Ii|ab al·Manasilh al·Iabit, Ii|ab al·lllah, Ii|ab al·\ata, dan
Ii|ab Ja´a| at·Rasul.
b. Pcrkcmbangan lImu fikib pada Pcriodc kcIima
Pada perìode ìnì, gerakan ì¡tìhad muíaì meíemah. Para lukaha
memusatkan perhatìannya pada pengka¡ìan pendapat yang ada
daíam tìap mazhab. Ka¡ìan tersebut berupa syatah Ġketerangan atau
pen¡eíasan), |anjih Ġpenerapan), dan |ahaqiq Ġpenetapan).
Pada waktu ìtu, para lukaha beranggapan bahwa tìdak ada íagì
uíama yang memenuhì syarat sebagaì mu¡tahìd sehìngga bìsa
dìkatakan bahwa pìntu ì¡tìhad teíah tertutup. Saíah satu penyebab
tertutupnya pìntu ì¡tìhad ìtu saíah satunya adaíah muncuínya |a´assub
al·mazhab Ġlanatìk buta pada satu mazhab).
4. Pcrkcmbangan lImu Tasawuf
Perkembangan ìímu tasawul pada masa kekuasaan ßanì Abbasìyah
dìtandaì dengan peraíìhan darì tasawul ke zuhud. Seteíah ìtu, daíam
262 262 262 262 262
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
perkembangan seían¡utnya muncuí dua aíìran, yaìtu |asauu| yang betsi|a|
alhlal dan |asauu| yang betsi|a| |ilsa|a|.
1asawul yang bersìlat akhíak dasarnya adaíah Aí-Çur'an dan sunah
nabì. Cíeh sebab ìtu, tasawul modeí ìnì dìsebut |asauu| suni. Saíah satu
tokoh |asauu| suni adaíah aí-Harìs bìn Asad aí-Muhasìbì yang walat pada
tahun 838 M dì ßagdad. la menìnggaíkan beberapa karya, antara íaìn
¬t·Riĺaya| li Huquqillah ĠMen¡aga Hak Aííah), Ii|ab al·\asaya Ġmenguías
tentang hìdup zuhud), dan a|·Jauahum Ġmembahas tentang matì dì harì
kìamat).
Adapun tasawul yang bersìlat lìísalat adaíah tasawul yang sudah
tercampur dengan metalìsìka. 1asawul modeí ìnì ¡uga dìsebut |asauu|
|ilsa|a|. Saíah satu tokohnya adaíah Zunnun aí-Mìsrì yang walat pada
tahun 899 M dì lskandarìah dan Abu Yazìd aí-ßìstamì yang walat pada
tahun 875 M dì ßìstam.
Seteíah kedua tokoh ìtu menìnggaí, tasawul lìísalat mengaíamì
kemunduran. Sementara ìtu, tasawul sunì mengaíamì perkembangan
dengan muncuínya tokoh-tokoh, sepertì Abu Çasìm aí-Çusyaìrì yang
walat tahun l072 M dan Abu Hamìd aí-Cazaíì yang walat tahun llll
M.
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
l. Sebutkan nama-nama uíama ìímu hadìs dan karya besarnya!
2. Lraìkan kembaíì secara sìngkat se¡arah perkembangan ìímu talsìr
pada zaman ßanì Abbasìyah!
3. Lraìkan íagì secara sìngkat perkembangan ìímu lìqìh pada masa
kekuasaan ßanì Abbasìyah!
4. Sebutkan tokoh-tokoh ahíì tasawul yang terkenaí pada masa
kekuasaan ßanì Abbasìyah saat ìtu!
263 263 263 263 263
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
lbtak lbtak lbtak lbtak lbtak
Dì mana pun orang musíìm mendapatkan kesempatan untuk meíakukan
kebaìkan, ìa mendahuíukan orang íaìn atas dìrìnya. ßìsa ¡adì ìa íapar agar
orang íaìn kenyang dan ìa haus agar orang íaìn tìdak kehausan. ßahkan,
bìsa ¡adì ìa menìnggaí dunìa demì kehìdupan orang íaìn. ltuíah akhíak se¡atì
seorang musíìm.
8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa 8aagkamaa
5 Masa kekhaíìlahan ßanì Abbasìyah merupakan masa keemasan bagì
perkembangan ìímu pengetahuan. Pemìkìran lìísalat masuk ke daíam
lsíam meíaíuì lìísalat Yunanì yang dì¡umpaì kaum musíìmìn pada abad
ke-8 M dì Surìah, Mesopotamìa, Persìa, dan Mesìr.
5 Perkembangan ìímu hadìs pada masa ßanì Abbasìyah termasuk daíam
perkembangan ìímu hadìs pada perìode keíìma dan keenam.
5 Pada perìode keíìma uíama menghìmpun dan membukukan hadìs-hadìs
Nabì Muhammad saw. dengan cara
l. meíawat ke daerah-daerah yang ¡auh untuk menemuì para rawìĢ
2. membuat kíasìlìkasì hadìs, yaìtu hadìs marlu', mauqul, dan maqlu'Ģ
3. menghìmpun krìtìk-krìtìk hadìs yang dìarahkan kepada rawì dan
matan hadìs.
5 Pada perìode keíìma, muncuííah enam uíama hadìs yang menuíìs enam
hadìs yang dìsebut lu|ubus·si||ah. Keenam uíama tersebut adaíah
l. lmam ßukharì menuíìs Sahih 8ulhatiĢ
2. lmam Musíìm menuíìs Sahih MuslimĢ
3. lmam Abu Dawud menuíìs Sunan ¬bi OauudĢ
4. lmam at-1ìrmìzì menuíìs Sunan JitmiziĢ
5. lmam an-Nasaĺì menuíìs Sunan !asaĺiĢ
6. lmam lbnu Ma¡ah menuíìs Sunan lbnu Majah.
5 Perìode keenam merupakan perìode pemeíìharaan hadìs. Lsaha-usaha
yang dìíakukan oíeh para uíama daíam memeíìhara hadìs adaíah
l. menghalaí hadìs-hadìsĢ
2. memperbaìkì susunan kìtab-kìtab hadìsĢ
3. mengumpuíkan hadìs-hadìs yang beíum tersusun secara sìstematìsĢ
4. membuat kìtab syarah.
264 264 264 264 264
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
latwa ġ petuah yang baìk
masyhur ġ terkenaí
mazhab ġ aíìran mengenaì hukum lìkìh
perìode ġ kurun waktu
k kk kkam am am am amas k as k as k as k as ketil etil etil etil etil
0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi 0ji kompeteasi
latikaa latikaa latikaa latikaa latikaa
A. ßcriIab tanda siIang Ġ ) pada buruf a, b, c, atau d di dcpan jawaban yang
paIing tcpat!
l. Masaíah yang muncuí daíam ìímu hadìs pada masa kekuasaan ßanì
Abbasìyah adaíah ....
a. menìnggaínya para perawì hadìs
b. adanya latwa para sahabat
c. teríaíu banyaknya perawì hadìs
d. pemaísuan hadìs
2. Hadìs mursaí dìgunakan sebagaì saíah satu dasar pengambìían hukum
oíeh ....
a. lmam Maíìk
b. lmam Hanalì
c. lmam Hanbaíì
d. lmam Syalìĺì
No. Pcrnyataan Ya Tidak
2. ßanyak orang mengatakan bahwa lsíam sangat
tertìnggaí daíam ìímu pengetahuan dan tìdak
bìsa mengìkutì perkembangan zaman.
3. ßanyak orang yang tìdak mengetahuì dan tìdak
menyadarì bahwa Aí-Çur'an dan lsíam
merupakan sumber límu Pengetahuan.
f ff ffeailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sika eailaiaa Sikap pp pp
265 265 265 265 265
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
3. Dua dasar yang dìsepakatì oíeh semua uíama lìkìh sebagaì dasar
pengambìían hukum adaíah ....
a. aí-masíahah, aí-mursaíah, dan latwa
b. tradìsì dan hadìs mursaí
c. kìas dan tradìsì
d. Aí-Çur'an dan sunah
4. Saíah satu karya lmam Hanalì yang khusus membahas masaíah warìs
adaíah ....
a. asy·Syutu|
b. al·Iata´id
c. ¬l·Çut´an·Iiqh al·¬lbat
d. al·/ami´ al·¬lbat
5. Líama talsìr yang menyusun kìtab Ma|a|ih al·Caib adaíah ....
a. ar-Razì
b. az-Zamakhsyarì
c. aí-ßagaqì
d. aí-¦ìííì
6. 1okoh uíama yang dìanggap sebagaì pemuka ahíì talsìr adaíah ....
a. aí-ßaìdawì
b. aí-ßaìhakì
c. az-Zamakhsyarì
d. at-1abarì
7. Kìtab hadìs yang memuat keseíuruhan ¡enìs hadìs dìsebut ....
a. sahìh
b. musnad
c. sunan
d. ¡amì'
8. Hadìs yang dìsandarkan kepada Nabì Muhammad saw. dìsebut ....
a. hadìs marlu'
b. hadìs mauqul
c. hadìs maqlu'
d. hadìs mutawatìr
9. Aíìran tasawul yang mendasarkan ka¡ìannya pada Aí-Çur'an dan hadìs
dìsebut ....
a. tasawul sunì
b. tasawul lìísalat
c. tasawul modern
d. tasawul saíat
266 266 266 266 266
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
l0. 1okoh sulì yang mendapat geíar Hujja|ul lslam adaíah ....
a. aí-Çusyaìrì
b. aí-Haíía¡
c. aí-Cazaíì
d. at-1usì
ll. Pengarang kedokteran lsíam pertama adaíah ....
a. lbnu Sìna
b. Aíì bìn Aí-Abbas
c. Aíì bìn Rabban At-1abarì
d. ¦abìr bìn Hayyan
l2. ßaìtuí Hìkmah dìdìrìkan untuk mengembangkan límu ....
a. Çur'an
b. Hadìs
c. pengetahuan umum
d. talsìr
l3. límuan musíìm dì bìdang matematìka adaíah ....
a. Aí-larabì
b. Aí ßìrunì
c. Aí-Khawarìzmì
d. Aí-Mas'udì
l4. lmam Aí-Cazaíì berperan pentìng daíma pengembangan ìímu agama
dì bìdang ....
a. 1ahuhìd
b. lìkìh
c. talsìr
d. akhíak
l5. Kìtab yang terkenaí dengan kìtab yang paíìng benar seteíah Aí-Çur'an
adaíah ....
a. Sunan lbnu Ma¡ah
b. Sunan At-1ìrmìdzì
c. Shohìh ßukharì Musíìm
d. Sunan Abu Daud
ß. lsiIab titik-titik di bawab ini dcngan jawaban yang tcpat!
l. Perkembangan ìímu hadìs pada masa ßanì Abbasìyah ter¡adì pada
perìode ....
2. lmam ßukharì menuíìs hadìs sahìh dengan sebutan ....
3. lmam Musíìm menuíìs hadìs sahìh dengan sebutan ....
4. 1empat keíahìran Abu Dawud adaíah kota ....
267 267 267 267 267
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
5. Kìtab ¦amì' aí-ßayan lì 1alsìr Aí-Çur'an adaíah karangan ....
6. Karya talsìr az-Zamakhsyarì yang terkenaí adaíah ....
7. Perkembangan ìímu lìkìh pada masa ßanì Abbasìyah muncuí pada
perìode ....
8. Nama íengkap lmam Hanalì adaíah ....
9. Harìs bìn Asad aí-Muhasìbì adaíah tokoh daíam bìdang ....
l0. Abu Abduííah Muhammad bìn ldrìsì asy-Syalìĺì adaíah nama íengkap
....
C. |awabIab pcrtanyaan bcrikut sccara singkat dan tcpat!
l. Sebutkan cara-cara pembukuan hadìs!
2. Sebutkan enam hadìs yang termasuk lu|ubus·si||ah!
3. 1erangkan satu keungguían Sunan a|·Jitmizi dìbandìng kìtab hadìs yang
íaìn!
4. 1erangkan dasar-dasar pengambìían hukum menurut Mazhab Hanalì!
5. Sebutkan tokoh-tokoh yang memuíaì pengka¡ìan tasawul pada abad
ke-2 Hì¡rìah!
268 268 268 268 268
Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
1 11 11ag ag ag ag agas f as f as f as f as fot ot ot ot ottof tof tof tof tofolio olio olio olio olio
Sebutkan tokoh-tokoh ìmam mazhab dan sumber hukum yang dìgunakan!
do. do. do. do. do. 1 11 11ok ok ok ok okok lmam Kazka ok lmam Kazka ok lmam Kazka ok lmam Kazka ok lmam Kazkab bb bb Sambet hakam yaag 0igaaakaa Sambet hakam yaag 0igaaakaa Sambet hakam yaag 0igaaakaa Sambet hakam yaag 0igaaakaa Sambet hakam yaag 0igaaakaa
l. _________________________ ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
2. _________________________ ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
3. _________________________ ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
4. _________________________ ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
5. _________________________ ______________________________
______________________________
______________________________
______________________________
______________________________

Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
!=BP=N-QOP=G=
Abì Aí Hasan Aíì bìn Ahmad Aí \ahìdì, Aí lmam . ¬| Ja|sit Munit. lndonesìaġ
Daruí lhya' Aí Kutubì Aí Arabìyah. 1.1h.
Aíadìp, Moch. Machluddìn. l976. Jetjemahan 8ulugul Matam. Semarangġ 1oha
Putra.
Aí ßahrasìy, Saíìm. l98l. Riadus Salihin. ßandungġ Aí Ma'arìl.
Aí-Mahamì, Muhammad Kamìí Hasan. 2005. Insillopedi Jema|is ¬l·Çut´an.
Ġ|etjemahan). ¦akartaġ P1 Kharìsma límu.
Aí Mubaraq, Abduí Azìz. l986. !ailul ¬u|hat ĠHimpunan Hadis| Hulum).
Surabayaġ ßìna límu.
Aí-Mundzìrì, lmam. 2003. Ringlasan Shahih Muslim. ¦akartaġ Pustaka Amanì.
Ambary, Hasan Muarìl, dkk. 200l. Insillopedi lslam. ¦akartaġ P1 lchtìar ßaru van
Hoeve.
Asyarì HA., Hasan. l985. l0l Ooa dalam ¬l·Çut´an. Soíoġ Ramadhanì.
Dahían, H Abduí Azìz, dkk. 2002. Insillopedi Jema|is Ounia lslam. ¦akartaġ P1
lchtìar ßaru van Hoeve.
DlPAC Rl. l995. ¬l·Çut´an dan Jetjemahannya. Yayasan Penyeíenggara
Penter¡emah Aíquran.
lahrurozì M. Iunci lbadah. ¦akartaġ Pustaka Amanì. 1. th.
Cazaíì. l980. ¬l·lhya Ilumuddin. ßeìrutġ Daruí lìkr.
Hamìdy, H. Zaìnuddìn, dkk. l992. Jetjemah Hadi|s Shahih 8ulhati. ¦akartaġ la.
\ì¡aya ¦akarta.
Hamka. l992. Ielajatan ¬gama lslam. ¦akartaġ ßuían ßìntang.
¦aíaíudìn Aí Mahaíy dan lmam ¦aíaíudìn As Suyutì, lmam.l990. Ja|sit /alalain
ĠJetjemahan). Sìnar ßaruġ ßandung.
Ma'sum KH. Iisah 2S !abi/Rasul. ßìntang Peía¡ar, 1.
Rasyìd, Suíaìman. l976. Iiqih lslam. ¦akartaġ Atthahìrìyah.
Sabìq, Sayyìd. l982. Iiqhus Sunah. ßandungġ Aí Ma'arìl.
___________. l983. Iiqhus Sunah l,2,3. ßeìrutġ Darí lìkr.
Saputra, M. lhsan Hadì. l98l. ¬njutan ¬l·Çut´an dan Hadis ĠMenutu| llmu
Ienge|ahuan dan Ienetapannya). Surabayaġ Aí lhías.
Yunus, Mahmud . ¬lhlal Menutu| ¬l·Çut´an dan Hadis. ¦akartaġ Hìdakarya Agung.
1. 1h.

Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
&J@AGO

Agama samawì 28, 33
Akhíak 37, 4l, 46, 5l, 53,
Ananìah 53, 54, 62, 63, 66, 68
!
Dendam 6l, 67
Dìemban 27, 33
"
lgoìs 46, 53, 63, l22, l28
$
Cadab 5l, 53, 54, 55, 56, 57, 62, 63, 65, 68
Caìru 7l, 72, 73, 76, 77, 78
Cìbah 52, 57, 58, 59, 62, 63, 66, 67, 68
Cíobaí 2l, 33
%
Hharam lll, ll9
Hauí ll7, l23, l24, l25, l26, l29
Hìdayah 33
Hìíaí l08, ll2
&
lradah 93, l08
'
¦umhur uíama 89
(
Kandungan l6, 24 33, l0l
Khaíìlah 27, 28, 32, 33

Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
*
Makruh 93, 96, l08, lll, ll2, ll3, ll5, ll9
Modern 23, 24, 33
Muakad l07
Mudarat l00
Mustahìk ll6, ll7, l2l, l27, l29, l30, l3l
Muzakì l29
+
Namìmah 5l, 53, 59, 60, 6l, 62, 63, 67, 68
Nìlas 9l, 97, l00, l03, l08, lll, ll3
Nìsab ll5, ll7, l23, l24, l25, l26, l29, l3l
,
Crbìt l08
-
Pìmer 40, 44
.
Çabíìyah 7l, 72, 73, 74, 75, 77, 78, 79
Çaíqaíah l, 2, 3, 4, 5, 9, l0, ll, l2, l3
/
Rahmat 2l, 22, 73, 83
Rawatìb 69, 70, 7l, 72, 73, 74, 75, 76, 77, 78, 79, 80, 8l
Redaksì 33
Rukyat l08
0
Ssaktah l0
Su¡ud 8l, 82, 83, 84, 85, 86, 87, 88, 89, 90, ll0
Sunah 69, 70, 7l, 72, 73, 74, 75, 76, 77, 78, 80, 8l, 83, 84, 85, 86,
89, 93, 95, l06, l07, l08, l09, lll, ll8, ll9
Syarak 93, 97, 99, l04, ll3, l29, l3l
1
1alkhìm 2, 7, 9, l0, ll, l2, l3
1arqìq 2, 5, 7, 9, l0, ll, l2, l3
1asyrìk 93, l08

Pendìdìkan Agama lsíam SMP 2
1auhìd l8
1awakaí 37, 39, 4l, 42, 43, 44, 48, 49, 50
4
\aqal 3, 4, 9, l0, ll, l2, l4
7
Zakat 25, 64, 99, ll3, ll5, ll6, ll7, ll8, ll9, l2l, l22, l23, l24, l26,
l27, l28, l29, l30, l3l, l32
Zuhud 37, 39, 40, 4l, 44, 46, 47, 48, 50
Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp. 16.739,00
ISBN 978-979-095-646-9 (no.jil.lengkap)
ISBN 978-979-095-654-4 (jil.2.3)
Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional
Pendidikan (BSNP) dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran
yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses
pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 32 Tahun 2010 tanggal 12 November 2010.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->