2 (

)

UJI CHI SQUARE (  2)
PRINSIP : 1. merupakan analisis data kategorial data kualitatif (nominal) data kategorial data semikuantitatif (ordinal)
lebih tepat menggunakan analisis data semikuantitatif

Data : frekuensi (bukan proporsi/ persentase) 3.UJI CHI SQUARE (  2) 2. Menghitung besar perbedaan antara nilai pengamatan (observed frequencies) dengan nilai harapan (expected frequencies). .

tidak ada sel dengan expected frequency <1 dan b.UJI CHI SQUARE ( 2) 4. banyak sel dengan expected frequency < 5 tidak lebih dari 20% dari banyak sel seluruhnya . Syarat : besar sampel cukup expected frequency tiap sel a.

Cara menghitung expected frequencies Kategori baris (b) Kategori kolom (k) 1 2 … k Jumlah 1 2 … b Jumlah subtotal baris x subtotal kolom E = ----------------------------------------grand total .

Kriteria penolakan H0 : 2 hitung > 2. df=(b-1)(k-1) .Bila memenuhi syarat uji Chi Square untuk tabel > 2x2 Rumus : 2 (O E ) k b ij ij 2 =   --------------j=1 i=1 Eij di mana i = baris j = kolom O = Observed frequency E = Expected frequency .

Contoh : Seorang peneliti ingin mengetahui apakah ada perbedaan ketaatan melaksanakan SOP (Standard Operational Procedures) di 3 ruang perawatan di sebuah rumah sakit. Dalam Bedah 20 10 25 Jumlah 55 Cukup Kurang Jumlah 10 8 38 10 12 32 5 5 35 25 25 105 Adakah perbedaan ketaatan melaksanakan SOP antara perawat pada ketiga ruang perawatan ? . SOP Baik Ruang Perawatan IRD P. Untuk itu diambil sampel perawat dari masing-masing ruang perawatan dengan hasil sebagai berikut.

Langkah analisis : 1.9 9.3 8.3 8.6 32 Bedah 18. Dalam 16.0 9. Hitung frekuensi harapan dari masing-masing sel.3 35 25 105 .8 7.6 7. SOP Baik Cukup Ruang Perawatan Jumlah 55 25 Kurang Jumlah IRD 19.0 38 P.

8)2/16.3 + (8-9. Periksa persyaratan Uji Chi Square .3)2/18.0 + (12-7.9)2/19.8 + (2518.tidak ada sel (0%) sel dengan frekuensi harapan < 5  memenuhi syarat uji Chi Square 3.3 = 11.6)2/7.3)2/8.3)2/8.0)2/9.0 + (10-7.6 + (5-8.3573 . Hitung nilai Chi Square 2 = (20-19.2.9 + (10-16.0)2/9.6 + (5-8.6)2/7.tidak ada sel dengan frekuensi harapan < 1 .3 + (10-9.

df=4 = 9. Bandingkan nilai Chi Square hitung dengan titik kritis pada tabel 20. Dalam dan Bedah .05.49 Karena 2 > titik kritis. maka H0 ditolak 5. Kesimpulan : Ada perbedaan ketaatan melaksanakan SOP antara perawat di ruang IRD.4. P.

.

Bila syarat uji Chi Square tidak terpenuhi baris/kolom sel dimampatkan (digabung) tetap tidak memenuhi syarat gunakan uji lainnya (Fisher’s exact test untuk tabel 2x2 atau uji binomial untuk tabel 1x2) .

sehingga rumusnya menjadi : (|Oij .5)2 2 =   ----------------------j=1 i=1 Eij k b atau N (|AD . Yate’s correction).Eij| .Untuk tabel berukuran 2 x 2. dilakukan koreksi (dari Yate.BC| .N/2)2 2 = ----------------------------------(A+B) (C+D) (A+C) (B+D) Kategori baris (b) 1 2 Jumlah Kategori kolom (k) 1 2 A B C D A+C B+D Jumlah A+B C+D N .0.

Infeksi Nosokomial + - Operasi + 50 25 15 45 Jumlah 65 70 Jumlah 75 60 135 Adakah perbedaan kejadian infeksi nosokomial antara penderita yang menjalani operasi dengan yang tidak menjalani operasi ? . Hasil pengumpulan data sebagai berikut.Contoh : Seorang peneliti ingin mengetahui apakah ada perbedaan kejadian infeksi nosokomial antara penderita yang menjalani operasi dengan yang tidak menjalani operasi di suatu rumah sakit.

9 75 28. Hitung frekuensi harapan dari masing-masing sel. Infeksi Nosokomial + Jumlah Operasi + 36.1 38.9 31.Langkah analisis : 1.1 60 Jumlah 65 70 135 .

54 (50+15)(25+45)(50+25)(15+45) .5)2/28. 45 – 15 .1 + (|15-28.= 21.5)2/38.1|-0.tidak ada sel (0%) sel dengan frekuensi harapan < 5  memenuhi syarat uji Chi Square 3.9 + (|25-38.5)2/36.9|-0.1 = 21.tidak ada sel dengan frekuensi harapan < 1 . Periksa persyaratan Uji Chi Square .54 Cara lain 135 (|50 .9|-0.1|-0.2. Hitung nilai Chi Square 2 = (|50-36.5)2/31. 25| – 135/2)2 2 = -------------------------------------------.9 + (|45-31.

Bandingkan nilai Chi Square hitung dengan titik kritis pada tabel 20. df=1 = 3.05. Kesimpulan : Ada perbedaan kejadian infeksi nosokomial antara penderita yang menjalani operasi dengan yang tidak menjalani operasi . maka H0 ditolak 5.4.84 Karena 2 > titik kritis.

.

B.GOODNESS OF FIT CHI SQUARE TEST • Uji kesesuaian frekuensi pengamatan (observed frequencies) terhadap frekuensi di populasi atau frekuensi yang diharapkan • Contoh : nilai mahasiswa tahun ini (A.B.C.D.C.E)  harapan .E)  pengamatan vs nilai mahasiswa tahun lalu (A.D.

• Syarat = syarat uji Chi Square bila kategori tinggal 2 dan syarat belum terpenuhi uji binomial • Rumus : 2 (O E ) k i i 2 =  -------------i=1 Ei di mana k = banyak kategori .

apakah nilai mahasiswa tahun ini mempunyai distribusi yang sama dengan nilai mahasiswa tahun-tahun sebelumnya ? (gunakan  = 0. C 35%.05) . df=(k-1) • Contoh soal : Dalam ujian Statistika. D 7% dan E 8%. B 20%. mahasiswa yang mendapat nilai A sebanyak 30%. 90 orang mahasiswa mendapat nilai sebagai berikut : 25 orang mendapat nilai A 30 orang mendapat nilai B 17 orang mendapat nilai C 10 orang mendapat nilai D 8 orang mendapat nilai E Bila pada tahun-tahun sebelumnya.• Kriteria penolakan H0 : 2 hitung > 2.

05. df=4 = 9.2 Jumlah 90 90 2 = (25-27)2/27 + (30-18)2/18 + (17-31.3)2/6.5)2/31.3 E 8 7. maka H0 ditolak .5 + (10-6.3 + (8-7.2 = 17.49 .Analisis : Nilai F Observed F Expected A 25 27 B 30 18 C 17 31.085 Titik kritis 20.2)2/7.49 Karena 2 > 9.5 D 10 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful