STUDI KASUS PERENCANAAN STRATEGI BARU PEPSI-COLA

Disusun guna memenuhi tugas Pengantar Manajemen

Disusun Oleh:

 Ana Ranitania  Khaafizha Nuur R  Nur Laela Anisa

A12. 2011. 04469 A12. 2011. 04473 A12. 2011. 04477

FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG 2011

Sesuai dengan fungsi-fungsi manajerial. mencoba berbagai strategi untuk memperoleh posisi di Amerika Serikat dan di luar negeri. Sebelum manajer dapat mengorganisasi. Hingga selanjutnya komite tersebut menghasilkan perubahan-perubahan kecil dan besar mulai dari memindahkan beberapa peralatan penerangan (untuk meningkatkan pandangan terhadap ruangan) hingga membuat atrium-atrium (untuk meningkatkan perasaan luas bagi penempatan produknya) CEO dan komitenya juga melakukan perjalanan ke beberapa negara untuk memeriksa outlet yang sedang dibangun dan untuk membuat keputusan di tempat ketika diperlukan. manajemen dibutuhkan dimana pun orang-orang bekerja bersama (organisasi) untuk mencapai suatu tujuan bersama. CEO Pepsi-Cola memperluas penelitian terhadap aktivitas dan gaya hidup liburan para konsumen.BAB I PENDAHULUAN 1. Satu diantaranya. mengarahkan dan mengawasi. para manajer perusahaan tersebut juga membuat perencanaan. CEO Pepsi-Cola menciptakan suatu komite yang terdiri dari manajer kunci untuk mengawasi keseluruhan proses. Latar Belakang Masalah Manajemen selalu diterapkan dan dibutuhkan dimana saja. Hal ini tampak pula dilakukan oleh perusahaan besar Pepsi-Cola dan Coca-Cola. CEO Pepsi-Cola dan pihak manajemen memulai perencanaan melalui diversifikasi makanan ringan. bagaimana melakukannya. kapan melakukannya. mereka harus membuat rencana-rencana yang memberikan tujuan dan arah perusahaan. dan siapa yang melakukannya”. Langkah pertama mereka adalah mengadakan survey pada para konsumen dalam mengkonsumsi minuman dan makanan. mengorganisasikan. Dalam perencanaan. . untuk semua tipe kegiatan yang diorganisasi dan dalam semua tipe organisasi. Pepsi-Cola berusaha keras mengejar kepemimpinan pasar Coca-Cola. Ketika gaya hidup dan liburan semakin berbeda. Dalam prakteknya. mengarahkan dan mengawasi kegiatankegiatan perusahaan tersebut. manajer memutuskan “apa yang harus dilakukan. manajemen juga dibutuhkan dalam dunia perusahaan (bisnis).

Penjualan Pepsi-Co masih tertinggi dari penjualan Coca Cola di Amerika Serikat akan tetapi Mountain Dew PepsiCo saat ini berada di depan Diet Coke untuk menjadi soda ketiga yang paling laku di negara tersebut. Sehingga pada tahun 1997. dan Kentucky Fried Chicken. Lalu Pepsi-Co memperkenalkan strategi “Power of One” untuk meningkatkan penjualan makanan dan minuman ringan di supermarket-supermarket Amerika Serikat. Dalam kunjungannya menemui CEO dari 25 jaringan supermarket puncak. profitabilitas Cracker Jack berkembang dalam waktu satu tahun.Pada tahun 1965. Pepsi-Co melanjutkan dengan membeli Tropicana (merek jus jeruk terkemuka) dan Craker Jack (makanan favorite yang telah kehilangan profitabilitasnya). penjualan makanan ringan meningkat sedangkan pertumbuhan di bisnis minuman ringan dan makanan siap saji telah melambat. Coca Cola. Strategi tersebut juga memberikan minuman Pepsi-Co suatu peningkatan yang besar dalam segi penjualan di toko-toko serba ada kecil di Meksiko. Perusahaan juga berhasil mencapai penjualan terlaris untuk produk air botolan dan teh botolnya. Sekarang makanan ringan telah menjadi sumber laba utama Pepsi-Co kebalikan dari hari-hari awal diversifikasi ketika laba yang diperoleh dari minuman ringan melebihi laba yang diperolah dari makanan ringan. CEO PepsiCo membandingkan marjin laba toko sebesar 9% atas produk Pepsi dengan marjin sebesar 2% yang dihasilkan oleh unit bisnis lainnya. Dia menekankan bahwa toko-toko akan meningkatkan penjualan dan labanya dengan memberikan produk Pepsi-Co lebih banyak ruang rak dan menata minuman Pepsi-Co dengan makanan ringan Frito-Lay. yang membuat makanan ringan popular seperti Lay’s Potao Chips dan Doritos. “Power of One” berhasil. Nestea. Taco Bell. Pepsi melakukan diversifikasi dengan mengakuisisi Frito-Lay. Pada Cracker Jack dengan menambahkan lebih banyak kacang dan menawarkan kantung empat ons pada ukuran penyajiannya. Akan tetapi pada pertengahan decade 1990-an. . Diversifikasi tersebut terbukti menguntungkan. memberikan Frito-Lay dan Pepsi pasar yang dominan. sehingga perusahaan dinamai ulang Pepsi-Co yang kemudian berdiversifikasi kembali ke dalam restoran siap saji (yang dianggap sebagai outlet yang baik untuk makanan ringan dan minuman ringan) dengan membeli Pizza Hut. Pepsi-Co mengubah strategi memisahkan restoran sebagai bisnis terpisah untuk berkonsentrasi pada eksploitasi sinergi antara makanan ringan dan minuman ringannya. Sekarang Lipton Iced Tea milik Pepsi-Co memegang pimpinan komando diatas teh botol.

Jelaskan dengan selengkapnya antara perencanaan operasional dengan perencanaan strategi. Jenis rencana operasional apa yang diciptakan oleh CEO Pepsi-Co sebelum melakukan diversifikasi? 2. strategi makanan ringan baru Pepsi-Co berfokus pada penjualan di negara berkembang seperti India. Strategi ini membalikkan strategi awal Pepsi-Co untuk memerangi Coca Cola di setiap pasar. Bangsa Asia yang padat seperti Cina dan Jepang adalah target khusus dari bisnis makanan ringan Pepsi-Co. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang permasalahan yang terjadi dalam persaingan antara perusahaan Pepsi-Cola dan Coca Cola. Walau Frito-Lay memegang hanya sedikit pasar makanan ringan di negara-negara tersebut saat ini.Di luar Amerika Serikat. maka didapatkan topik permasalahan sebagai berikut: 1. kemudian temukan yang terjadi pada perusahaan Pepsi-Co yang termasuk perencanaan operasional dan yang termasuk perencanaan strategi! 3. 2. dimana Coca Cola belum menjadi pasar pemimpin yang tidak dapat diganggu. Apa yang perlu dipertimbangkan oleh Pepsi-Co sebelum mengimplementasikan strategi “Power of One” di seluruh dunia? . CEO Pepsi-Co melihat unit bisnisnya tersebut sebagai landasan pertumbuhan masa depan.

satuan atau para anggota organisasi yang bertanggung jawab atas setiap langkah dan urutan. Proyek merupakan rencana sekali pakai yang lebih sempit dan merupakan bagian terpisah dari program. arah penugasan yang jelas dan waktu penyelesaian. waktu setiap langkah. (2) mereka ingin berbagai aspek organisasi mencerminkan . Para manajer ini mungkin menetapkan kebijaksanaan karena (1) mereka merasa hal itu akan meningkatkan efektivitas organisasi. Kebijaksanaan adalah pedoman umum pembuatan keputusan. Setiap proyek mempunyai ruang lingkup yang terbatas. Anggaran atau budget adalah laporan sumber daya keuangan yang disusun untuk kegiatan-kegiatan tertentu dalam jangka waktu tertentu. Ada dua tipe-tipe rencana operasional. Setiap proyek akan menjadi tanggung jawab personalia yang ditunjuk dan diberikan sumber dayasumber daya tertentu dan batas waktu. Program menunjukkan langkah-langkah pokok yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Program meliputi serangkaian kegiatan yang relative luas. Tipe-tipe pokok rencana sekali pakai adalah program. proyek dan anggaran. Rencana sekali pakai (single use plan) Rencana sekali pakai adalah serangkaian kegiatan terperinci yang kemungkinan tidak berulang dalam bentuk yang sama di waktu mendatang. Kebijaksanaan biasanya ditetapkan oleh para manajer puncak organisasi. Jenis rencana operasional yang diciptakan oleh CEO Pepsi-Co sebelum melakukan diversifikasi Rencana Operasional Rencana Operasional (operational plan) merupakan penguraian lebih terperinci bagaimana rencana rencana strategik akan tercapai. prosedur dan aturan. Rencana tetap (standing plan) Rencana tetap adalah pendekatan-pendekatan standar untuk penanganan situasi-situasi yang dapat diperkirakan dan terjadi berulang-ulang.BAB II PEMBAHASAN 1. Wujud umum rencana tetap adalah kebijaksanaan. b. yaitu: a. biaya-biaya departemen atau investasi baru. Anggaran merinci pendapatan dan pengeluaran dan memberikan target bagi kegiatan-kegiatan seperti penjualan.

Intruksi terperinci ini mengarahkan para karyawan dalam pelaksanaan tugas-tugas dan membantu untuk menjamin pendekatan yang konsisten pada situasi tertentu. dan pengenalan produk baru) untuk mengetahui selera dan ketertarikan konsumen akan kebutuhan mengkonsumsi makanan dan minuman. Dengan langkah awal yang mereka tempuh adalah mengadakan survey (penelitian. Aturan digunakan untuk mengimplementasika rencana-rencana lain dan biasanya merupakan hasl kebijaksanaan yang diikuti dalam setiap kejadian. Perusahaan Pepsi-Co melakukan serangkaian kegiatan yang relative luas. Lalu dilanjutkan dengan latihan dan pengembangan personalia yang dibuktikan dengan penciptaan suatu komite oleh CEO Pepsi-Cola yang terdiri dari manajer kunci untuk mengawasi keseluruhan proses. Hal ini dibuktikan dengan adanya program perencanaan melalui diversifikasi makanan. Tipe pokok rencana sekali pakai yang digunakan adalah program. jenis rencana operasional yang diciptakan CEO Pepsi-Co sebelum melakukan diversifikasi adalah tipe rencana operasional sekali pakai (single use plan). Aturan adalah pernyataan (ketentuan) bahwa suatu kegiatan tertentu harus atau tidak boleh ditentukan dalam situasi tertentu. atau (3) mereka hendak menjernihkan berbagai konflik atau kebingungan yang telah terjadi pada tingkat bawah dalam organisasi. Sebelum merealisasikan program perencanaan tersebut.nilai-nilai pribadi mereka. . Dari permasalahan yang timbul di dalam perusahaan Pepsi-Co. Prosedur memberikan sejumlah instruksi yang terperinci untuk pelaksanaan serangkaian kegiatan yang terjadi secara teratur. pengembangan. perusahaan menempuh langkahlangkah pokok yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Anggaran merinci pendapatan dan pengeluaran dan memberikan target bagi kegiatan-kegiatan seperti penjualan. Tipe-tipe pokok rencana sekali pakai adalah program. Program menunjukkan langkah-langkah pokok yang diperlukan untuk mencapai tujuan.2. Rencana sekali pakai (single use plan) Rencana sekali pakai adalah serangkaian kegiatan terperinci yang kemungkinan tidak berulang dalam bentuk yang sama di waktu mendatang. Setiap proyek mempunyai ruang lingkup yang terbatas. Pengertian dan Temuan Perencanaan Operasional & Perencanaan Strategi pada Perusahaan Pepsi-Co Pengertian Rencana Operasional dan Rencana Strategi  Rencana Operasional Rencana Operasional (operational plan) merupakan penguraian lebih terperinci bagaimana rencana rencana strategi akan tercapai. Kebijaksanaan biasanya ditetapkan oleh para manajer puncak organisasi. biaya-biaya departemen atau investasi baru. proyek dan anggaran. satuan atau para anggota organisasi yang bertanggung jawab atas setiap langkah dan urutan. Setiap proyek akan menjadi tanggung jawab personalia yang ditunjuk dan diberikan sumber dayasumber daya tertentu dan batas waktu. prosedur dan aturan. Proyek merupakan rencana sekali pakai yang lebih sempit dan merupakan bagian terpisah dari program. Wujud umum rencana tetap adalah kebijaksanaan. Ada dua tipe-tipe rencana operasional. waktu setiap langkah. Program meliputi serangkaian kegiatan yang relative luas. Rencana tetap (standing plan) Rencana tetap adalah pendekatan-pendekatan standar untuk penanganan situasi-situasi yang dapat diperkirakan dan terjadi berulang-ulang. b. Anggaran atau budget adalah laporan sumber daya keuangan yang disusun untuk kegiatan-kegiatan tertentu dalam jangka waktu tertentu. (2) mereka ingin berbagai aspek organisasi mencerminkan . arah penugasan yang jelas dan waktu penyelesaian. yaitu: a. Kebijaksanaan adalah pedoman umum pembuatan keputusan. Para manajer ini mungkin menetapkan kebijaksanaan karena (1) mereka merasa hal itu akan meningkatkan efektivitas organisasi.

dan tujuan organisasi. falsafah maksud. kebijaksanaan dan program-program strategik yang diperlukan untuk tujuan-tujuan tersebut. merupakan tanggung jawab kunci bagi manajer puncak. dan penetapan metodametoda yang diperlukan untuk menjamin bahwa strategi dan kebijaksanaan telah diimplementasikan. Aturan digunakan untuk mengimplementasika rencana-rencana lain dan biasanya merupakan hasl kebijaksanaan yang diikuti dalam setiap kejadian. konsep organisasi menjadi lebih jelas. Perencanaan strategi memberikan kerangka dasar dimana semua bentukbentuk perencanaan lainnya harus diambil. perencanaan strategi adalah proses pemilihan tujuan-tujuan organisasi. dipengaruhi oleh nilai- . terdapat langkah-langkah yang diterapkan dalam proses perencanaan strategi diantaranya yaitu : Langkah 1: Penentuan misi dan tujuan. penentuan strategi. Aturan adalah pernyataan (ketentuan) bahwa suatu kegiatan tertentu harus atau tidak boleh ditentukan dalam situasi tertentu. 3. Steiner dan John B. Prosedur memberikan sejumlah instruksi yang terperinci untuk pelaksanaan serangkaian kegiatan yang terjadi secara teratur.nilai-nilai pribadi mereka. Dengan adanya perencanaan strategi. Dalam menjalankan perencanaan strategi. Menurut George A. yaitu : 1. atau (3) mereka hendak menjernihkan berbagai konflik atau kebingungan yang telah terjadi pada tingkat bawah dalam organisasi. Tiga alasan utama pentingnya perencanaan strategi. 2.  Rencana Strategi (strategic plan) Rencana strategi (strategic plan) merupakan proses perencanaan jangka panjang yang disusun dan digunakan untuk menentukan dan mencapai tujuantujuan organisasi. yang mencakup pernyataan-pernyataan umum tentang misi. sehingga memungkinkan manajer untuk merumuskan rencana-rencana dan kegiatan-kegiatan yang memberi arah organisasi mencapai tujuannya. Intruksi terperinci ini mengarahkan para karyawan dalam pelaksanaan tugas-tugas dan membantu untuk menjamin pendekatan yang konsisten pada situasi tertentu. Miner dalam bukunya Management Policy and Strategy. Perumusan ini. Hal ini. Perencanaan strategi sering menjadi titik permulaan bagi pemahaman dan penilaian kegiatan-kegiatan manajer dan organisasi. Pemahaman terhadap perencanaan strategi akan mempermudah pemahaman bentuk-bentuk lainnya.

para pesaing. serta memerinci kuantitas dan kualitas sumber daya-sumber daya perusahaan yang tersedia. . pasar organisasi. Tujuan dari analisa internal ini adalah untuk mengidentifikasikan kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan strategik yang penting bagi perumusan strategi perusahaan. dengan maksud untuk mengidentifikasikan cara-cara dimana perubahan-perubahan lingkungan ekonomi. Tujuan ini dapat dicapai melalui identifikasi faktor-faktor internal strategik (sebagai contoh. perusahaan perlu mengidentifikasi lingkungan lebih khusus yang terdiri dari para penyedia. Ke empat langkah sebelumnya lalu dipadukan dalam langkah ke lima ini yaitu penentukan berbagai kesempatan yang tersedia bagi organisasi dan ancaman-ancaman yang harus dihadapinya. Berbagai kesempatan dan ancaman ini dapat ditimbulkan oleh banyak faktor. lokasi. dan lembaga-lembaga keuangan. teknologi. perubahan kondisi pasar. Langkah 2: Pengembangan profil perusahaan. perubahan politik atau perilaku konsumen. Profil perusahaan menunjukkan kesuksesan perusahaan di waktu yang lalu dan kemampuannya untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sebagai implementasi strategi dalam pencapaian tujuan di waktu yang akan datang. pasar tenaga kerja. yang mencerminkan kondisi internal dan kemampuan perusahaan. Langkah 6: Pembuatan keputusan strategik. saluran distribusi. Nilai-nilai ini dapat mencakup masalah-masalah sosial dan etika. Langkah 5: Identifikasi kesempatan dan ancaman strategik. antara lain perkembangan teknologi.nilai yang dibawakan manajer. macam produk atau jasa yang akan diproduksi atau cara pengoperasian perusahaan. dan politik dapat secara tidak langsung mempengaruhi organisasi. negara/budaya. dimana kekuatan-kekuatan ini akan mempengaruhi secara langsung operasi perusahaan. Suatu profil perusahaan adalah hasil analisa internal perusahaan untuk mengidentifikasikan tujuan dan strategi sekarang. Proses pembuatan keputusan ini mencakup identifikasi dan diagnosa masalah. Langkah ini dilakukan dengan mengidentifikasikan tujuan-tujuan dan strategi-strategi yang ada sekarang (existing). pengumpulan dan analisa data. Selain itu. Langkah 4: Analisa internal perusahaan – kekuatan dan kelemahan organisasi. atau masalah-masalah umum seperti luas perusahaan. teknologi) dan penilaian faktor-faktor tersebut. Langkah 3: Analisa lingkungan eksternal. Analisa ini dilakukan dengan memperbandingkan profil perusahaan dan lingkungan eksternal.

Langkah 7: Pengembangan strategi perusahaan. Meminimumkan kemungkinan kesalahan. Implementasi melibatkan penugasan tanggung jawab atau sukses semua atau sebagian strategi kepada karyawan yang sesuai. para manajer akan memberikan tujuan-tujuan yang dirumuskan secara jelas dan metoda-metoda bagi pencapaian tujuan-tujuan tersebut. pemilihan alternatif terbaik lalu implementasi keputusan dan evaluasi terhadap hasil-hasil keputusan. atau pada tahap-tahap kritis untuk menilai apakah organisasi berjalan kearah tujuan yang telah ditetapkan atau tidak. program. Setelah tujuan jangka panjang dan strategi dipilih dan ditetapkan. kebijaksanaan dan taktik (rencana. Membantu manajer dalam pembuatan keputusan. Para manajer juga terbantu dalam mengantisipasi masalah-masalah sebelum timbul dan menanganinya sebelum menjadi lebih berat. Tujuan dan strategi umum diterjemahkan dan diperinci menjadi beberapa strategi. yang menyangkut kegiatan manajemen untuk mengoperasikan strategi. 3. manajer perlu senantiasa memonitor secara periodik. dan anggaran) operasional pada masing-masing bidang fungsional organisasi. evaluasi alternatif-alternatif. dapat mengurangi kesalahan atau kemungkinan tidak dapat dikerjakan. Karena tujuan atau sasaran dan strategi dirumuskan dengan sangat cermat. Setelah strategi diimplementasikan. terutama dalam organisasi dimana ada periode waktu yang panjang antara suatu keputusan manajer dan hasilnya. organisasi perlu menjabarkannya ke dalam sasaran-sasaran jangka pendek (tahunan) dan strategi-strategi operasional. Memberikan pedoman yang konsisten bagi kegiatan-kegiatan organisasi. Dengan menggunakan perencanaan strategi. Langkah 9: Peninjauan kembali dan evaluasi.pengembangan alternatif-alternatif. diikuti dengan alokasi sumber daya-sumber daya yang dibutuhkan. . 2. Analisa hati-hati dari perencanaan strategi memberikan kepada para manajer lebih banyak informasi yang mereka perlukan untuk membuat keputusan-keputusan yang baik. Kebaikan perencanaan strategi: 1. Langkah 8: Implementasi strategi.

 Menciptakan suatu komite yang terdiri dari manajer kunci untuk mengawasi keseluruhan proses  Melakukan perjalanan ke beberapa negara untuk memeriksa outlet yang sedang dibangun. penetapan dan pemeliharaan suatu sistem melibatkan banyak biaya. terdapat perencanaan-perencanaan yang dilakukan oleh CEO Pepsi-Co. uang dan orang yang cukup besar. Temuan Perencanaan Operasional dan Perencanaan Strategi Pada Perusahaan Pepsi-Co Dalam perusahaan Pepsi-Co. Kesempatan-kesempatan menarik yang mempunyai derajat ketidakpastian tinggi atau sulit dianalisa dan dikomunikasikan akan dihindari.Kelemahan perencanaan strategi: a. biaya-biaya riset pasar. Selain itu.  Melakukan kunjungan menemui CEO dari 25 jaringan supermarket puncak. Sebagai contoh.  Berinovasi kembali dengan menambahkan lebih banyak kacang dan menawarkan kantung empat ons pada ukuran penyajian Cracker Jack. Memerlukan investasi dalam waktu. Para manajer belajar untuk mengembangkan hanya terhadap strategi dan tujuan yang dapat lolos dan dari analisa terperinci proses perencanaan. b. survey dan penyusunan model. Dalam banyak organisasi.  Melakukan pemasaran yang agresif pada produk air botolan dan teh botolan. dengan membandingkan marjin laba toko. Memperluas penelitian sikap dan gaya hidup konsumen terhadap aktivitas liburan. pemrosesan data memerlukan biaya yang tidak sedikit. organisasi-organisasi kecil sering tidak mampu untuk mengembangkan program-program perencanaan strategi. sehingga dapat kehilangan kesempatan. pengembangan. . Perencanaan strategi kadang cenderung membatasi organisasi hanya terhadap pilihan yang paling rasional dan bebas resiko. dan pengenalan produk baru) untuk  mengetahui selera dan ketertarikan konsumen akan kebutuhan mengkonsumsi makanan dan minuman. perencanaan strategi memakan waktu bertahuntahun agar berfungsi dengan lancar. atau disingkirkan. diabaikan. Yang termasuk perencanaan operasional diantaranya :  Mengadakan survey (penelitian. Oleh karena itu.

 Membeli Tropicana (merek jus jeruk terkemuka) dan Craker Jack (makanan favorite yang telah kehilangan profitabilitasnya). Yang perlu dipertimbangkan oleh Pepsi-Co sebelum mengimplementasikan strategi “Power of One” di seluruh dunia Berbagai strategi perencanaan dilakukan oleh CEO Pepsi-Co untuk mencapai tujuan memperoleh posisi terdepan di Amerika Serikat dan luar negeri. Melakukan survey ke berbagai supermarket-supermarket yang menjadi target pemasaran perusahaan. 3. Salah satunya dengan memperkenalkan strategi “Power of One”. Diversifikasi ke dalam restoran siap saji dengan membeli Pizza Hut. b.  Menggunakan strategi “Power of One” untuk meningkatkan penjualan makanan dan minuman ringan di supermarket-supermarket Amerika Serikat. diantaranya adalah : a. Terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan oleh Pepsi-Co sebelum mengimplementasikan strategi “Power of One” di seluruh dunia. .Sedangkan yang termasuk perencanaan strategi diantaranya :    Diversifikasi makanan ringan. Taco Bell dan Kentucky Fried Chicken. Menganalisa kebutuhan penduduk sekitar supermarket tentang makanan dan minuman yang sesuai dengan selera mereka. Mempertimbangkan keseimbangan dan kesesuaian akan harga dan kualitas produk yang akan dipasarkan. c.  Memisahkan restoran sebagai bisnis terpisah untuk berkonsentrasi pada eksploitasi sinergi antara makanan ringan dan minuman ringan. Diversifikasi dengan mengakuisisi Frito-Lay.

dengan membandingkan marjin laba toko. Ada dua tipe-tipe rencana operasional. Sedangkan Rencana Strategi (strategic plan) merupakan proses perencanaan jangka panjang yang disusun dan digunakan untuk menentukan dan mencapai tujuan-tujuan organisasi. dan pengenalan produk baru) untuk  mengetahui selera dan ketertarikan konsumen akan kebutuhan mengkonsumsi makanan dan minuman.  Berinovasi kembali dengan menambahkan lebih banyak kacang dan menawarkan kantung empat ons pada ukuran penyajian Cracker Jack. . Sedangkan yang termasuk perencanaan strategi diantaranya :    Diversifikasi makanan ringan. Rencana Operasional (operational plan) merupakan penguraian lebih terperinci bagaimana rencana rencana strategi akan tercapai.  Memisahkan restoran sebagai bisnis terpisah untuk berkonsentrasi pada eksploitasi sinergi antara makanan ringan dan minuman ringan. yaitu: rencana sekali pakai (single use plan) dan rencana tetap (standing plan). Jenis rencana operasional yang diciptakan CEO Pepsi-Co sebelum melakukan diversifikasi adalah tipe rencana operasional sekali pakai (single use plan). Diversifikasi dengan mengakuisisi Frito-Lay. Temuan pada perusahaan Pepsi-Co yang termasuk perencanaan operasional adalah:  Mengadakan survey (penelitian. 2.  Menciptakan suatu komite yang terdiri dari manajer kunci untuk mengawasi keseluruhan proses  Melakukan perjalanan ke beberapa negara untuk memeriksa outlet yang sedang dibangun.  Melakukan kunjungan menemui CEO dari 25 jaringan supermarket puncak. maka dapat ditarik beberapa kesimpulan diantaranya yaitu: 1.  Melakukan pemasaran yang agresif pada produk air botolan dan teh botolan.BAB III KESIMPULAN Dari uraian-uraian pembahasan masalah yang terjadi pada perusahaan Pepsi-Co. Diversifikasi ke dalam restoran siap saji dengan membeli Pizza Hut. Taco Bell dan Kentucky Fried Chicken. pengembangan. Memperluas penelitian sikap dan gaya hidup konsumen terhadap aktivitas liburan.

Mempertimbangkan keseimbangan dan kesesuaian mengenai harga dan kualitas produk yang akan dipasarkan. Menganalisa kebutuhan penduduk sekitar supermarket tentang makanan dan minuman yang sesuai dengan selera mereka.  Membeli Tropicana (merek jus jeruk terkemuka) dan Craker Jack (makanan favorite yang telah kehilangan profitabilitasnya). b. Melakukan survey ke berbagai supermarket-supermarket yang menjadi target pemasaran perusahaan. diantaranya adalah : a. . 3. c. Menggunakan strategi “Power of One” untuk meningkatkan penjualan makanan dan minuman ringan di supermarket-supermarket Amerika Serikat. Terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan oleh Pepsi-Co sebelum mengimplementasikan strategi “Power of One” di seluruh dunia.