BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pengetahuan tentang hubungan antara jenis lingkungan sangat penting agar dapat menanggulangi permasalahan lingkungan secara terpadu dan tuntas. Dewasa ini lingkungan hidup sedang menjadi perhatian utama masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia umumnya. Meningkatnya perhatian masyarakat mulai menyadari akibat-akibat yang ditimbulkan dan kerusakan lingkungan hidup. Sebagai contoh apabila ada penumpukan sampah dikota maka permasalahan ini diselesaikan dengan cara mengangkut dan membuangnya ke lembah yang jauh dari pusat kota. Hal ini tidak memecahkan permasalahan melainkan menimbulkan permasalahan seperti pencemaran air tanah, udara, bertambahnya jumlah lalat, tikus dan bau yang merusak, pemandangan yang tidak mengenakan. Akibatnya menderita interaksi antara lingkungan dan manusia yang akhirnya menderita kesehatan. Interaksi manusia dengan lingkungan hidupnya merupakan suatu proses yang wajar dan terlaksana sejak manusia itu dilahirkan sampai akhir hidupnya. Hal ini membutuhkan daya dukung lingkungan untuk kelangsungan hidupnya. Masalah lingkungan hidup sebenarnya sudah ada sejak dahulu, masalah lingkungan hidup bukanlah masalah yang hanya dimiliki atau dihadapi oleh negara-negara maju ataupun negara-negara miskin, tapi masalah lingkungan hidup adalah sudah merupakan masalah dunia dan masalah kita semua. Keadaan ini ternyata menyebabkan kita betpikir bahwa pengetahuan tentang hubungan antara jenis lingkungan ini sangat penting agar dapat menanggulangi permasalahan lingkungan secara terpadu dan tuntas. Masalah lingkungan hidup merupakan kenyataan yang harus dihadapi, kegiatan pembangunan terutama di bidang industri yang banyak menimbulkan dampak negatif merugikan masyarakat. Masalah lingkungan hidup adalah merupakan masalah yang komplek dan harus diselesaikan dengan berbagai pendekatan multidisipliner.

3 Apa pengaruh langsung dari masalah lingkungan hidup terhadap kesehatan? 1. 1. 1. 1.3. .Industrialisasi merupakan conditio sine quanon keberhasilan pembangunan untuk memacu laju pertumbuhan ekonomi.2 Bagaimana keterkaitan antara lingkungan dan kesehatan? Apa pengaruh tidak langsung dari masalah lingkungan hidup terhadap kesehatan? 1.2 Untuk mengetahui keterkaitan antara lingkungan dan kesehatan.1 1. Yang dipermasalahkan adalah dampak negatif limbahnya yang diantisipasikan mengganggu kesehatan lingkungan.3 Tujuan 1. Oleh karena itu munculnya aktivitas industri disuatu kawasan mengundang kritik dan sorotan masyarakat. akan tetapi industrialisasi juga mengandung resiko lingkungan.2.3 Untuk mengetahui pengaruh langsung dari masalaah lingkungan hidup terhadap kesehatan. Untuk mengetahui pengaruh tidak langsung dari masalah lingkungan hidup terhadap kesehatan lingkungan.3.1 1.2 Rumusan Masalah 1.2.4 Manfaat Semoga penulisan makalah ini dapat memberikan informasi tentang pengaruh lingkungan hidup terhadap derajat kesehatan manusia.3.2.

Dan bukan hanya keadaan bebas dari penyakit.1 Pengertian Kesehatan Lingkungan  Definisi secara umum Kesehatan lingkungan mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat  Definisi menurut WHO Kesehatan lingkungan adalah ilmu dan ketrampilan yg memusatkan perhatian pada usaha pengendalian faktor fisik di lingkungan manusia yang diperkirakan merugikan perkembangan fisik.  Definisi menurut Dalam Undang-Undang No. 9 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Kesehatan dalam Bab 1 Pasal 2 Kesehatan adalah meliputi kesehatan badan (somatik). dan kelemahan. rohani (jiwa) dan sosial. cacat.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. kesehatan ataupun kelangsungan hidup manusia. .

penyediaaan air bersih. Keadaan kesehatan lingkungan di Indonesia masih perlu mendapat perhatian. artinya bagaimana pertimbangan kesehatan masyarakat dapat dipadukan kedalam analisis lingkungan untuk kebijakan dalam pelaksanaan pembangunan yang berwawasan lingkungan. dan masih banyak lagi permasalah yang dapat menimbulkan satu model penyakit. masalah gii. Pada pelaksanaan analisis dampak lingkungan maka kaitan antara lingkungan dengan kesehatan dapat dikaji secara terpadu.1 Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat adalah terdiri dari individu-individu manusia yang merupakan makhluk biologis dan makhluk sosial dalam suatu lingkungan hidup (biosfer). lingkungan sosial. Jumlah penduduk yang sangat besar harus penyebab-penyebab secara rasional. lingkungan kerja. Faktor lingkungan yang mempengaruhi status kesehatan seseorang itu dapat berasal dari lingkungan pemukiman. walaupun aktivitas manusia membuat rona lingkungan menjadi rusak. Karena di Indonesia masih banyak perubahan status kesehatan masyarakat seperti peledakan penduduk. pelayanan kesehatan. Dengan demikian permasalahan kesehatan masyarakat merupakan hal yang kompleks dan usaha pemecahan masalah kesehatan masyarakat merupakan upaya menghilangkan berkelanjutan. pembuangan air limbah. sistematis. populasi udara.sehingga untuk memahami masyarakat perlu mempelajari kehidupan biologis bentuk interaksi sosial dan lingkungan hidup. Menurut paradigma Blum tentang kesehatan dari lima faktor itu lingkungan mempunyai pengaruh dominan. masalah pemukiman.BAB III PEMBAHASAN 3. ketersediaan obat. Manusia berinteraksi dengan lingkungan maka hidupnya akan lebih baik. Hal ini tidak dapat disangkal lagi kualitas lingkungan pasti mempengaruhi status kesehatan masyarakat. penggundulan hutan. penggunaan pestisida. pengelolaan sampah. lingkungan rekreasi. dan .

pengelolaan sampah domestik yang dapat menimbulkan penyakit infeksi dan ventilasi untuk pembuangan asap dapur. Lingkungan industri merupakan salah satu contoh lingkungan kerja.benar-benar ditangani. penykit paru.000 karyawan yang bekerja di lingkungan industri setiap harinya menggarap bahan-bahan yang diketahui mempunyai resiko untuk menimbulkan kanker. Gizi masyarakat menjadi perhatian saat ini. kekurangan iodium. pengadaan air bersih. disabilitas. Dari studi yang pernah dilakukan di Amerika Serikat oleh The National Institute of Occupational Safety and Health pada tahun 1997 terungkap bahwa satu dari empat karyawan yang bekerja di lingkungan industri terkena bahan beracun dan kanker. Indonesia saat ini mengalami transisi. dan mortalitas. dan gangguan metabolisme lain. . Hal ini dapat terlihat dari perombakan struktur ekonomi industri. Perilaku pola makanan juga mengubah pola penyakit yang timbul di masyarakat. Perumahan juga harus memenuhi syarat bagi kesehatan baik ditinjau dari segi bangunan. Ada yang kekurangan kuantitas makanan saja (maramus) tapi seringkali juga terjadi gizi buruk (kwashiorkor). drainase.000 kasus kefaalan yang terinduksi oleh dampak negatis lingkungan industri dan 100. Walaupun seorang karyawan hanya menggunakan sepertiga dari waktu hariannya untuk melakukan pekerjaan di lingkungan industri. Paling sedikit ada 390. dll. kekurangan protein. Di Indonesia sebagian penyakit yang di dapat berhubungan dengan kekurangan gizi. hipertensi. Industrialisasi pada saat ini akan menimbulkan masalah yang baru jika tidak ditangani. tetapi pemaparan dirnya di lingkungan industri memungkinkan gangguan kesehatan dengan resiko trauma fisik gangguan kesehatan morbiditas. Lebih dari 20. Pada saat ini pembangunan di sektor perumahan sangat berkembang karena merupakan kebutuhan yang utama bagi masyarakat. Seperti kekurangan karbohidrat. pertambahan jumlah penduduk. Seperti masalah pemukiman yang harus mendapat perhatian serius. Sebagian penyakit yang di dapat berhubungan dengan kekurangan gizi menimpa anak-anak.000 kematian karena sebab okupasional dilaporkan setiap tahunnya. kekurangan vitamin A.

makanan.urbanisasi yang meningkat jumlahnya. Udara. NH3. Fase industri ini menimbulkan dampak yang sangat mencolok selain kemakmuran yang diperoleh juga eksploitasi tenaga kerja. Hal ini disertai dengan meningkatnya industri di semua bidang. dll. Manusia memerlukan daya dukung unsur-unsur lingkungan untuk kelangsungan hidupnya. maka manusia mulai menemukan mesin-mesin yang dapat bekerja lebih cepat dan efisiensi dari tenaga manusia. Jumlah penduduk terus bertambah. pencemaran linkungan. e. Dilaksanakan secara manusiawi. Akan tetapi proses interaksi manusia dan lingkungan tidak selalu mendapat untung. Misalnya penyakit malaria disebabkan udara yang jelek dan tinggal di sekitar rawa-rawa. Didasarkan atas prinsip-prinsip ilmiah. cara bercocok tanam tradisional tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Perkembangan epidemiologi menggambarkan secara spesifik peran lingkungan dalam terjadinya penyakit dan wabah. Perubahan kualitas lingkungan akan selalu terjadi sehingga lingkungan selalu berada dalam keadaan dinamis. . Pengaruh air terhadap kesehatan dapat penyebabkan penyakit. meningkatnya angka harapan hidup (63 tahun) dan status gizi. Hal ini disebabkan gas beracun di atmosfer seperti CO2. d. b. c. dan CH4. pemukiman. Ditujukan pada kehendak masyarakat. Direncanakan oleh semua pihak yang berkepentingan. air. maka berubahlah beberapa indikator kesehatan seperti penurunan angka kematian. Berikut beberapa strategi baru untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan masyarakat yakni setiap aktivitas harus: a. Dengan kemampuan daya pikir manusia. Didasarkan atas kebutuhan manusia. H2S. Pencemaran udara yang disebabkan industri dapat menimbulkan asphyxia dimana darah kekurangan oksigen dan tidak mampu melepas CO2. CO. dan seluruh kebutuhan manusia harus diambil dari lingkungan. Sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi. bahkan terkadang merugikan. pakaian. lingkungan hidup akan berubah pula kualitasnya. kecelakaan kerja.

industri mebel. Makanan yang harus tersedia sangat besar untuk kebutuhan manusia didunia di samping masalah distribusi. ular dan lain-lain. sumber daya hayati yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraannya seperti bahan baku untuk papan. . harimau. Mikroba ini di golongkan kedalam berbagai jenis seperti virus. Pengaruh positif karena didapat elemen yang menguntungkan hidup manusia seperti bahan makanan. Semakin sejahtera manusia.2 Pengaruh Tidak Langsung Terhadap Kesehatan Pengaruh lingkungan terhadap kesehatan ada dua cara positif dan negatif. Dalam hal ini. papan. panagan. pangan. ricketssia.3. fungi. d. sandang. di harapakan semakin naik pula derajat kesehatannya. mikroba dan serangga yang berguna dan lain-lainnya. Adanya elemen mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit (patogen). protozoa. industri. obatobatan.vaktor penyakit dan reservoid penyebab dan penyebar penyakit. hewan dan tanaman beracun. hewan berbahaya secara fisik. 3. Adanya elemen yang langsung membahayakan kesehatan secar fisik seperti beruang. Manusia membutuhkan sumber energi yang di ambil dari lingkungannya yakni makanan. Adapula elemen yang merugikan seperti mikroba patogen. Secara tidak langsungf pengaruhnya di sebabkan elemen-elemen didalam biosfer banyak di manfaatkan manusia untuk meningkatkan kesejahteraannya. c.3 Pengaruh Langsung Terhadap Kesehatan Manusia Pengaruh langsung terhadap kesehatan di sebabkan : a. b. rotan. fermentasi dan lain-lainnya. lingkungan di gunakan sebagai sumber bahan mentah untuk berbagai kegiatan industri kayu. Adanya vektor yakni serangga penyebar penyebab penyakit dan reservoir agen penyakit. baktyeri. dan metazoa.