SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH METODE NUMERIK & FORTRAN (S1-TEKNIK INFORMATIKA) KODE / SKS KK-045310

Mingg u Ke 1 Pokok Bahasan dan TIU PENDAHULUAN Sub-pokok Bahasan dan Sasaran Belajar - motivasi dan tujuan pembelanjaran Komputasi Numerik & FORTRAN untuk Jurusan D3/Manajemen Informatika - Penjabaran Pokok bahasan & Sub-pokok bahasan Mata Kuliah Komputasi Numerik & FORTRAN - Pengenalan konsep Metode Numerik dan aplikasinya o Pengertian Metode Numerik o Pendekatan dan Kesalahan - Review Pemrograman Terstruktur (sederhana, berulang, bersyarat) - Mahasiswa mampu menjelaskan logika dari struktur sederhana, bersyarat, dan berulang. - Mahasiswa mampu menelusuri bentuk struktur sederhana, bersyarat, dan berulang dalam suatu persoalan, sehingga diperoleh output yang diharapkan. - Mahasiswa mampu membuat suatu bentuk struktur sederhana, bersyarat dan berulang dari suatu persoalan dalam suatu algoritma. 1.1. Struktur Program 1.1. Pendefinisian Data 1.2 Input dan Output 1.3. Assignment dan Operator aritmatika & logika 1.4. Struktur Bersyarat - Mahasiswa mampu menjelaskan bentuk umum suatu program dalam FORTRAN. - Mahasiswa mampu menjelaskan aturan penulisan program pada FORTRAN. - Mahasiswa mampu menyebutkan berbagai macam tipe data dalam bahasa pemrograman FORTRAN. - Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian setiap tipe yang berlaku. - Mahasiswa mampu mendeklarasikan setiap tipe data dalam suatu persoalan pada setiap program. - Mahasiswa mampu menjelaskan bentuk statement input dan output Cara Pengajaran Media Tugas Referensi

Menjelaskan Papan Tulis , Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal

2

2. Pengenalan Bahasa FORTRAN TIU : Mahasiswa mengenal bahasa pemrograman FORTRAN dan dapat menyusun sebuah program dalam bahasa FORTRAN

Menjelaskan Papan Tulis , Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal

Ref. 3.

Pengenalan Bahasa FORTRAN TIU : Mahasiswa mengenal bahasa pemrograman FORTRAN dan dapat menyusun sebuah program dalam bahasa FORTRAN 2. dan ganda banyak) dalam FORTRAN. Mahasiswa dapat membentuk sebuah fungsi maupun sebuah sub-routine. -. -. Mahasiswa memahami perbedaan antara fungsi dan sub-routine. Mahasiswa mampu menentukan mana variable global dan local dalam suatu program. Menjelaskan statement Array -. Menjelaskan statement fungsi -. ganda. 3. Mahasiswa dapat membuat sebuah program FORTRAN dengan menggunakan statement looping -. Mahasiswa mampu menggunakan operator aritmatika. Menjelaskan statement DO…. -.. Mahasiswa mampu menyusun sebuah program dalam bahasa FORTRAN . Mahasiswa mampu menggunakan variable gobal dan local pada saat deklarasi variable dalam suatu program. Review algoritma untuk Looping -. Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal Ref. -. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dari variable global dan local. Pengulangan dan Jajaran Variabel -. Mahasiswa dapat membuat sebuah program FORTRAN menggunakan statement array 2. -. 3 2. operator logika dan operator relasional dalam suatu persoalan. Menjelaskan logika statement bersyarat. Menjelaskan statement sub-routine (CALL) -. Fungsi dan Subprogram -.5. Mahasiswa mampu menggunakan statement input dan output dalam suatu persoalan pemrograman FORTRAN. Mahasiswa mampu menjelaskan tipe-tipe operator aritmatika dan operator logika serta operator relasional dalam FORTRAN. Mahasiswa mampu menuliskan bentuk umum statement bersyarat (tunggal. Mahasiswa mampu menuliskan bentuk umum statement berulang dalam FORTRAN.- dalam FORTRAN. Menjelaskan Papan Tulis . Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dan bentuk assignment dalam FORTRAN. .CONTINUE -. -.4.

.Mahasiswa mampu menyebutkan jenis dari kesalahan numeric. Solusi Persamaan Non-Linier TIU : Mahasiswa dapat mencari solusi dari persamaan non-linier dengan menggunakan metode numerik 4. . Menjelaskan Papan Tulis .Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian pendekatan. .Mahasiswa mampu menyebutkan 5 metode pendekatan dalam solusi persamaan non linier secara numeric.Mahasiswa mampu menuliskan rumus umum dari kesalahan relative dan kesalahan absolute. Mahasiswa mengenal metode biseksi dan dapat menggunakannya untuk mencari solusi sebuah persamaan non-linier. . Pendekatan dan Kesalahan . 4.1. . Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal Ref.1.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian solusi persamaan non linier secara numeric. . . . Menjelaskan Papan Tulis . Pendahuluan Metode 3. Persamaan Non-Linier . .1.Mahasiswa mampu menyebutkan bentuk pemodelan matematika sebagai bagaian dari proses penyelesaian.2.Mahasiswa mampu menjelaskan kembali pengertian persamaan non linier.Mahasiswa mampu menelusuri dasar logika dalam proses penyelesaian persamaan non linier secara numeric.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian solusi persamaan non linier. Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal Ref. 1.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dari angka signifikan. Pengertian Metode Numerik Numerik .4 3.Mahasiswa mampu menjelaskan alasan digunakannya metode numeric dalam proses penyelesaian masalah sebagai suatu pendekatan.2.Mahasiwa mampu mencari solusi dari persamaan non linier pankat dua (bentuk sederhana . Metode Biseksi -.persamaan kuadrat) dengan rumus ABC atau faktorisasi. .Mahasiswa mampu menjelaskan akibat dari proses penyelesaian masalah dengan usaha pendekatan.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dari setiap jenis kesalahan numeric. 3. kesalahan relative dan kesalahan absolute (mutlak). . . 5 4.

Mahasiswa mampu menelusuri algoritma biseksi secara benar dengan kondisi tertentu sehingga diperoleh solusi yang diharapkan.Mahasiswa mampu menemukan perbedaan dan persamaan proses penyelesaian persamaan non linier antara metode biseksi. . Mahasiswa memahami kondisi-kondisi dalam metode biseksi.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dari metode sekan dalam mencari solusi persamaan non linier.4. Metode Sekan . . .Mahasiswa memahami criteria terminasi dalam metode sekan.3. .-. dan sekan. Mahasiswa dapat menyusun sebuah program komputer untuk metode biseksi. . -. Mahasiswa mampu menaksir kesalahan yang ditimbulkan dalam perhitungan menggunakan metode biseksi. .Mahasiswa mampu menelusuri algoritma sekan secara benar dengan kondisi tertentu sehingga diperoleh solusi yang diharapkan.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dari metode biseksi dalam mencari solusi persamaan non linier. Menjelaskan Papan Tulis . Mahasiswa mengenal kelebihan dan kekurangan dari metode biseksi. .Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan metode sekan terhadap hasil sesungguhnya. . Solusi Persamaan Non-Linier TIU : Mahasiswa dapat mencari solusi dari persamaan non-linier dengan menggunakan metode numerik 4.Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan metode biseksi terhadap hasil sesungguhnya. . 4.Mahasiswa mampu menjelaskan bentuk logika dari metode biseksi.Mahasiswa mampu menyebutkan persyaratan digunakannya metode biseksi. . . regula falsi. -. Metode Regula Falsi . -. -. -. 1. Mahasiswa memahami persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat menerapkan metode biseksi.Mahasiswa mampu menjelaskan bentuk logika dari metode sekan.Mahasiswa mampu menyebutkan persyaratan digunakannya metode sekan.Mahasiswa memahami criteria terminasi dalam metode biseksi. Mahasiswa memahami kriteria terminasi dalam metode biseksi. Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal Ref. . 6 4.

.Mahasiswa mampu menyebutkan persyaratan digunakannya metode Newton – Raphson. .. . Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal Ref.Mahasiswa mampu menelusuri algoritma Newton – Raphson secara benar dengan kondisi tertentu sehingga diperoleh solusi yang diharapkan.Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan metode Newton – Raphson terhadap hasil sesungguhnya.Mahasiswa mampu menjelaskan bentuk logika dari metode iterasi titik tetap.Mahasiswa memahami criteria terminasi dalam metode iterasi titik tetap.Mahasiswa mampu menemukan perbedaan dan persamaan proses penyelesaian persamaan non linier antara metode biseksi. Metode Newton – Raphson . . iterasi titik tetap dan Newton – Raphson.6. . . regula falsi.4. .5 Metode Iterasi Titik Tetap . Menjelaskan Papan Tulis . .Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan metode iterasi titik tetap terhadap hasil sesungguhnya. . .Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dari metode Newton – Raphson dalam mencari solusi persamaan non linier.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dari metode iterasi titik tetap dalam mencari solusi persamaan non linier. regula falsi. sekan.Mahasiswa mampu menemukan perbedaan dan persamaan proses penyelesaian persamaan non linier antara metode biseksi. 2 .Mahasiswa mampu menyebutkan persyaratan digunakannya metode iterasi titik tetap. Solusi Persamaan Non-Linier TIU : Mahasiswa dapat mencari solusi dari persamaan non-linier dengan menggunakan metode numerik 4.Mahasiswa mampu menelusuri algoritma iterasi titik tetap secara benar dengan kondisi tertentu sehingga diperoleh solusi yang diharapkan. 7 4.Mahasiswa memahami criteria terminasi dalam metode Newton – Raphson. dan iterasi titik tetap. sekan.Mahasiswa mampu menjelaskan bentuk logika dari metode Newton – Raphson. . .

Mahasiswa mampu menjelaskan kasus-kasus tertentu dalam proses penyelesaian eliminasi Gauss dan akibat yang ditimbulkan (missal : pembagian dengan nol. .2. . 9 5. . . .3. kesalahan pembulatan).1.Mahasiswa mampu menggunakan teknik pivoting dalam mencari solusi system persamaan linier dengan eliminasi Gauss. . Metode Gauss-Jordan. Solusi Persamaan Linier Simultan TIU: Mahasiswa mampu mencari solusi dari sebuah sistim persamaan linier menggunakan metode numerik 5.1.Jordan sehingga diperoleh hasil yang diharapkan (3 variabel). Solusi Persamaan Linier Simultan TIU: Mahasiswa mampu mencari solusi dari sebuah sistim persamaan linier dengan menggunakan metode numerik 5. .8 5. Sistim Persamaan Linier . Menjelaskan Papan Tulis . . . . . Metode Eliminasi Gauss.Mahasiswa mampu menelusuri logika dari algoritma eliminasi Gauss .Mahasiswa mampu menelusuri logika dari algoritma eliminasi Gauss sehingga diperoleh hasil yang diharapkan (3 variabel).Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian persamaan linier. .Mahasiswa mampu menjelaskan logika dari eliminasi Gauss – Jordan.Mahasiswa mampu menuliskan bentuk system persamaan linier dalam bentuk matriks.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian eliminasi Gauss – Jordan. . Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal Ref.1.Mahasiswa mampu mencari solusi dari system persamaan linier 2 variabel dengan menggunakan grafik. .Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian system persamaan linier.Mahasiswa mampu menjelaskan teknik pivoting dalam eliminasi Gauss.Mahasiswa mampu menjelaskan kasus-kasus tertentu dalam proses Menjelaskan Papan Tulis .Mahasiswa mampu menyebutkan persyaratan suatu system persamaan linier yang memiliki solusi (tunggal/banyak yang non trivial) . Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal Ref. .Mahasiswa mampu menuliskan contoh system persamaan linier.Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan eliminasi Gauss terhadap hasil sesungguhnya. 5.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian eliminasi Gauss.Mahasiswa mampu menjelaskan logika dari eliminasi Gauss. .

. .1. 10 6.1.Mahasiswa mampu menjelaskan logika dari iterasi Gauss – Seidel. Menjelaskan Papan Tulis . . Mahasiswa mampu menyebutkan persamaan dan perbedaan antara eliminasi Gauss dan eliminasi Gauss – Jordan.- - penyelesaian eliminasi Gauss . .Mahasiswa mampu menghitung diagonally dominant dari suatu matriks. Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan Ref. . Pertian Interpolasi . Interpolasi TIU: Mahasiswa mampu melakukan interpolasi 6.Mahasiswa mampu menjelaskan persyaratan metode iterasi Gauss – Seidel sehingga solusinya konvergen dan teknik antisipasinya. Mahasiswa mampu menjelaskan teknik pivoting dalam eliminasi Gauss. eliminasi Gauss – Jordan dan iterasi Gauss Seidel .4.Seidel terhadap hasil sesungguhnya. . .Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian pendekatan sebuah fungsi. kesalahan pembulatan). Mahasiswa mampu menjelaskan kelebihan dan kekurangan antara eliminasi Gauss dan eliminasi Gauss – Jordan. Iterasi Gauss-Seidel. Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan eliminasi Gauss terhadap hasil sesungguhnya.Mahasiswa mampu menjelaskan kelebihan dan kekurangan antara eliminasi Gauss dan eliminasi Gauss – Jordan serta iterasi Gauss – Seidel.Seidel sehingga diperoleh hasil yang diharapkan (2 dan 3 variabel). . .Mahasiswa mampu menuliskan beberapa bentuk penyajian fungsi dan jenis-jenis fungsi. 5.Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan iterasi Gauss .Jordan dan akibat yang ditimbulkan (missal : pembagian dengan nol.Mahasiswa mampu menelusuri logika dari algoritma itearsi Gauss . Mahasiswa mampu menggunakan teknik pivoting dalam mencari solusi system persamaan linier dengan eliminasi Gauss.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian iterasi Gauss – Seidel.Mahasiswa mampu menyebutkan persamaan dan perbedaan antara eliminasi Gauss.

. contoh soal Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian ekstraplasi.Mahasiswa mampu menyebutkan syarat minimal metode interpolasi Lagrange dapat digunakan sebagai suatu pendekatan. Mahasiswa mampu menuliskan bentuk umum persamaan kuadrat (fungsi kuadrat) dalam dalam usaha mencari nilai pendekatan dengan metode interpolasi kuadrat.Mahasiswa mampu menuliskan bentuk umum persamaan Lagrange (Polinomial Lagrange – polynomial berderajat n-1) dalam dalam usaha mencari nilai pendekatan dengan metode interpolasi . Mahasiswa mampu menjelaskan perbedaan antara interpolasi dan ekstrapolasi.Mahasiswa mampu menghitung nilai pendekatan dari suatu persoalan dengan interpolasi linier. Mahasiswa mampu menyebutkan syarat minimal metode interpolasi kuadrat dapat digunakan sebagai suatu pendekatan.Mahasiswa mampu menuliskan bentuk umum persamaan garis (fungsi linier) dalam dalam usaha mencari nilai pendekatan dengan metode interpolasi linier. 6. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian interpolasi kuadrat.2. .Mahasiswa mampu menyebutkan syarat minimal metode interpolasi linier dapat digunakan sebagai suatu pendekatan. Interpolasi Lagrange .3. Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan interpolasi kuadrat terhadap nilai sesungguhnya. . .Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian interpolasi linier. .dengan metode numerik - Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian interpolasi. Interpolasi Polinomial (linier dan kuadrat) . .Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan interpolasi linier terhadap nilai sesungguhnya. - 6. Mahasiswa mampu menyebutkan beberapa (4) metode interpolasi. Mahasiswa mampu menghitung nilai pendekatan dari suatu persoalan dengan interpolasi kuadrat.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian interpolasi lagrange.

. Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan interpolasi Lagrange terhadap nilai sesungguhnya.5. Interpolasi Newton – Selisih bagi .Mahasiswa mampu menuliskan bentuk umum persamaan Newton dalam dalam usaha mencari nilai pendekatan dengan metode interpolasi Newton berdasarkan hasil table selisih hingga. Interpolasi Newton – Selisih hingga .Mahasiswa mampu menyebutkan syarat penggunaan table selisih bagi. 11 6.Mahasiswa mampu menentukan koefisien polinom dengan menggunakan table selisih bagi (devided difference) . Mahasiswa mampu menghitung nilai pendekatan dari suatu persoalan dengan interpolasi Lagrange. Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal Ref.Mahasiswa mampu menghitung nilai pendekatan dari suatu persoalan dengan interpolasi Newton selisih hingga.Mahasiswa mampu menyebutkan syarat penggunaan table selisih hingga. .Mahasiswa mampu menyebutkan syarat minimal metode interpolasi Newton dapat digunakan sebagai suatu pendekatan. 6. tengah – central difference dan belakang – backward difference ).4. Interpolasi TIU: Mahasiswa mampu melakukan interpolasi dengan metode numerik 6.Mahasiswa mampu menentukan koefisien polinom dengan menggunakan table selisih hingga (selisih depan – forward difference . .Mahasiswa mampu menghitung koefisien polinom Newton dengan menggunakan table selisih bagi .Mahasiswa mampu menghitung koefisien polinom Newton dengan menggunakan table selisih hingga.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian interpolasi Newton.Mahasiswa mampu menuliskan bentuk umum persamaan Newton dalam dalam usaha mencari nilai pendekatan dengan metode interpolasi Newton berdasarkan hasil table selisih bagi. . . . . .Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan interpolasi Newton dengan selisih hingga terhadap nilai sesungguhnya. . .- Lagrange. 1. Menjelaskan Papan Tulis .Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian interpolasi Newton.

Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian hitung integrasi fungsi secara kalkulus.Mahasiswa mampu menelusuri algoritma metode empat persegi panjang untuk kasus tertentu sampai diperoleh hasil yang diharapkan. Metode Titik Tengah . . .Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan metode empat persegi panjang 7. Integrasi . Metode Empat Persegi Panjang.- Mahasiswa mampu menghitung nilai pendekatan dari suatu persoalan dengan interpolasi Newton selisih bagi.Mahasiswa mampu menelusuri algoritma metode empat persegi panjang untuk kasus tertentu sampai diperoleh hasil yang diharapkan. Menjelaskan Papan Tulis .Mahasiswa mampu menghitung luas suatu daerah dengan menggunakan integrasi fungsi.1. Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal Ref. . . 7.Mahasiswa mampu menghitung integrasi numeric dengan menggunakan metode empat persegi panjang. .Mahasiswa mampu menjelaskan alasan digunakannya metode numeric dalam menghitung integral dari suatu fungsi. Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan interpolasi Newton dengan selisih bagi terhadap nilai sesungguhnya. . . Integrasi Numerik TIU : Mahasiswa mampu menghitung integrasi sebuah fungsi dengan menggunakan metode numerik 7. 12 7.Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan metode titik tengah. .3.Mahasiswa mampu menghitung integrasi numeric dengan menggunakan metode titik tengah. .2.Mahasiswa mampu menyebutkan 4 metode dalam menghitung integrasi secara numeric. 1.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian integrasi numeric dengan menggunakan metode titik tengah (variasi empat persegi panjang).Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian integrasi numeric dengan menggunakan metode empat persegi panjang. . .

6.- Mahasiswa mampu menentukan metode yang memiliki kesalahan terkecil antara metode empat persegi panjang dengan metode titik tengah.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian integrasi numeric dengan menggunakan trapezium. Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal Ref.Mahasiswa mampu menghitung integrasi numeric dengan menggunakan metode Simpson. metode titik tengah dan metode trapezium. . Menjelaskan Papan Tulis .Mahasiswa mampu menghitung integrasi numeric dengan menggunakan metode Kuadratur Gauss. .Mahasiswa mampu menghitung integrasi numeric dengan menggunakan metode trapezium.5. dan metode Simpson. . Menelusuri & OHP Algoritma dan mengerjakan contoh soal Ref. 7.Mahasiswa mampu menelusuri algoritma Simpson untuk kasus tertentu sampai diperoleh hasil yang diharapkan.Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan metode trapezium. 14 7. Metode Simpson . . . Metode Trapesium . .Mahasiswa mampu menelusuri algoritma trapesium untuk kasus tertentu sampai diperoleh hasil yang diharapkan. . . .4.Mahasiswa mampu menentukan metode yang memiliki kesalahan terkecil antara metode empat persegi panjang. .Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian integrasi numeric dengan menggunakan Kuadratur Gauss.Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian integrasi numeric dengan menggunakan Simpson. Metode Kwadratur Gauss .Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan absolute dari hasil perhitungan dengan metode Simpson. 1. 1. .Mahasiswa mampu menelusuri algoritma Kuadratur Gauss untuk kasus tertentu sampai diperoleh hasil yang diharapkan. metode titik tengah. . 13 7. Integrasi Numerik TIU : Mahasiswa mampu menghitung integrasi sebuah fungsi dengan menggunakan metode numerik 7. Integrasi Numerik TIU : Mahasiswa mampu menghitung integrasi sebuah fungsi dengan menggunakan metode numerik 7.Mahasiswa mampu menghitung besarnya kesalahan relative dan Menjelaskan Papan Tulis . metode trapezium.Mahasiswa mampu menentukan metode yang memiliki kesalahan terkecil antara metode empat persegi panjang.

S. Seri Diktat Kuliah. Steven C..- absolute dari hasil perhitungan dengan metode Kuadratur Gauss.T. Mahasiswa mampu menentukan metode yang memiliki kesalahan terkecil antara metode empat persegi panjang. Gunadarma. Chapra & Raymond P. Suryadi H. Suryadi M. 2.. UI-Press. 1995 . Seri Diktat Kuliah. 1991. Jakarta. metode titik tengah. Bahasa FORTRAN dan Analisis Numerik. 15 DAFTAR PUSTAKA : 1. Gunadarma. Pengantar Metode Numerik. dan metode Simpson serta metode Kuadratur Gauss. metode trapezium. 1990 3. Canale. Metode Numerik untuk Teknik dengan Penerapan pada Komputer Pribadi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful