MAKALAH PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK “KARAKTERISTIK DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERBEDAAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK” DOSEN

PENGAMPU : Slamet Riyadi, M.Pd

Madiun, 19 Juni 2013 Disusun oleh : Yudha Setyo Pratama (11.431.032) IV/B

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

IKIP PGRI MADIUN 2013

i

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr.Wb Syukur alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT.Rabb manusia dan seluruh mahkluk, karena hanya dengan hidayah-Nya. Rahmat serta bimbingan dan Ridlo-Nya,kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini tanpa adanya kendala yang berarti dan semoga sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada pembaca tentang Karakteristik Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perbedaan Karakteristik Peserta Didik dan juga untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Perkembangan Peserta Didik. Akhirnya atas segala kerendahan hati dan keterbatasan ilmu pengetahuan dan informasi yang kami terima.kami menyadari bahwa makalah ini masih sangat jauh dari sempurna.untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca untuk kesempurnaan makalah ini dan semoga makalah ini dapat memberikan informasi serta bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya. Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Madiun, 19 Juni 2013

Penulis

ii

i Kata Pengantar ................................................................................................... Pengertian dan Karakteristik Peserta Didik ......................................................... Rumusan Masalah .................. Kesimpulan ............................................. Faktor-Faktor yang Dapat Mempengaruhi Perbedaan Karakteristik Peserta Didik ...........................DAFTAR ISI Halaman Judul .................................................. 15 BAB III PENUTUP A............ iii BAB I PENDAHULUAN A...................................................................................... 16 B.................................. Latar belakang ........ Tujuan........... 18 DAFTAR PUSTAKA iii ........................ 2 C........................ ii Daftar Isi ................................................................................................................................................... 2 BAB II PEMBAHASAN A.......................................................................................................... Karakteristik yang dimiliki Peserta Didik Berdasarkan Usianya .................................. 1 B........................................................... Saran ................... 6 C..................................... 3 B..........................................................

di taman kanak-kanak. Ia sudah merasa senang bila kebutuhan fisiknya. Pada awal kehidupanya. Jadi. dan usia 16-19 tahun di SLTA. LATAR BELAKANG Dalam proses pertumbuhan dan perkembanganya. Bahkan masih ada juga pendidik yang salah memperlakukan peserta didik karena kurang pahamnya dalam melihat 1 . Kebutuhan dapat dibedakan menjadi 2 yaitu: kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder. Karakteristik peserta didik sangat penting untuk diketahui oleh pendidik. Semakin bertambah usianya. Ia mulai membutuhkan teman. seorang bayi mengutamakan jasmaninya dan tidak perduli dengan apa yang terjadi dirinya. kebutuhan nonfisiknya semakin banyak. Usia 13-16 tahun di SMP. minum. Setiap individu dikatakan sebagai peserta didik apabila ia memasuki usia sekolah. Dalam pertumbuhan dan perkembanganya tingkat kebutuhanya terus meningkat. peserta didik adalah anak. manusia memiliki berbagai kebutuhan. karena ini sangat penting untuk dijadikan acuan dalam merumuskan strategi serta metode dalam pembelajaran.BAB I PENDAHULUAN A. dan kehangatan dapat terpenuhi. yang tergolong dan tercatat sebagai siswa didalam satuan pendidikan. individu. keamanan dan seterusnya. seperti makan. Usia 6-7 tahun di sekolah dasar. Persoalan yang terjadi saat ini adalah masih banyak pendidik yang masih belum dapat membedakan antara strategi pembelajaran dengan metode pembelajaran. Usia 4-6 tahun. Strategi dan metode pembelajaran berguna untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.

Bagaimana karakteristik yang dimiliki peserta didik berdasarkan usianya? 3. Untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perbedaan karakteristik peserta didik. Untuk mengetahui karakteristik yang dimiliki peserta didik berdasarkan usianya. maka tujuannya adalah sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui pengertian dari karakteristik peserta didik. 2. Apa yang dimaksud dengan karakteristik peserta didik? 2.2 karakteristik yang dimiliki peserta didik. . sebab karakteristik peserta didik setiap tingkatannya berbeda-beda. RUMUSAN MASALAH Rumusan masalahnya adalah sebagai berikut : 1. B. TUJUAN Berdasarkan rumusan masalah diatas. 3. Apa saja faktor yang dapat mempengaruhi perbedaan karakteristik peserta didik? C. Maka perlu bagi saya untuk membuat makalah ini yang diharapkan mampu memberikan referensi bagi pendidik dalam membimbing peserta didiknya.

Peserta didik adalah manusia dengan segala fitrahnya. kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan. A. Sedangkan menurut ahli psikologi. Setiap individu memiliki ciri. Karena itu. sifat bawaan (heredity) dan karakteristik yang diperoleh dari pengaruh lingkungan di sekitarnya. dan memiliki sifatsifat sebagai makhluk individu. Pengertian Karakteristik Peserta Didik Menurut bahasa. Kebutuhan pribadi manusia meliputi kebutuhan fisik dan kebutuhan sosiopsikologis. khas. Selain itu manusia juga memiliki ciri. sandang. 3 . papan).BAB II PEMBAHASAN Pada hakikatnya manusia merupakan pribadi yang utuh. dan kebutuhan untuk mengaktualisasi dirinya (menjadi dirinya sendiri sesuai dengan potensinya). jika pengetahuan mengenai karakter seseorang itu dapat diketahui. karakter adalah sebuah sistem keyakinan dan kebiasaan yang mengarahkan tindakan seorang individu. sifat bawaan (heredity) dan karakteristik yang diperoleh dari pengaruh lingkungan di sekitarnya. Karakteristik peserta didik sangat dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi dalam diri peserta didik tersebut. kebutuhan akan rasa aman. Mereka mempunyai kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi (pangan. maka dapat diketahui pula bagaimana individu tersebut akan bersikap untuk kondisi-kondisi tertentu. Mereka mempunyai perasaan dan pikiran serta keinginan atau aspirasi. karakter adalah tabiat atau kebiasaan.

dan kebebasan dalam mewujudkan dirinya sendiri untuk mencapai kedewasaaannya. Peserta didik juga berasal dari lingkungan sosial yang tidak sama. tentunya dengan bimbingan guru. Jadi. karakteristik tersebut antara lain: 1. Kemampuan. Pola perilaku yang terbentuk tersebut menentukan aktivitas yang dilakukan peserta didik baik di sekolah maupun di luar sekolah. Beberapa karakteristik anak didik yang perlu dipahami oleh pendidik terutama dalam rangka melaksanakan praktek pendidikan. 2. Aktivitas-aktivitas diarahkan untuk mencapai cita-cita peserta didik. Anak didik adalah subjek Maksudnya yaitu pribadi yang memiliki kedirisendirian. maksudnya sebagai sasaran yang dapat diperlakukan dan dibentuk dengan semena-mena oleh pendidiknya. Anak didik sedang berkembang Setiap anak didik memiliki perkembangan. . Oleh karena itu setiap anak didik yang berada dalam tahap perkembangan tertentu menuntut perlakuan tertentu pula dari orang dewasa terhadapnya. tidak dibenarkan jika anak didik sebagai “objek”. pembawaan.4 Setiap peserta didik mempunyai kemampuan dan pembawaan yang berbeda. dalam setiap proses perkembangan tersebut terdapat tahapan-tahapannya. dan lingkungan sosial peserta didik membentuknya menjadi sebuah karakter tersendiri yang mempunyai pola perilaku tertentu.

anak masih memerlukan perlindungan. dan lain-lain. Anak didik harus diperlakukan sesuai dengan keanakannya atau sesuai dengan dunianya. perlu latihan dan keterampilan. Anak didik hidup dalam lingkungan tertentu Anak didik adalah subjek yang berasal dari keluarga dengan latar belakang lingkungan alam dan sosial budaya tertentu.5 3. SMP dan SMA berbeda. anak belum tahu mana yang benar dan salah. SMP atau SMA. yang baik dan tidak baik. Anak didik memiliki ketergantungan kepada orang dewasa Setiap anak memiliki kekurangan dan kelebihan tertentu.dalam perjalanan hidupnya. Anak didik hidup dalam “dunia” tertentu Setiap anak didik hidup dalam “dunia” nya sesuai tahap perkembangannya. Dalam praktek pendidikan. Sebagai contoh adalah kehidupan anak SD berbeda dengan anak.oleh karena itu. serta bagaimana mengantisipasi kebutuhan dimasa depannya. 5. sesuai dengan kebutuhan dan masanya. 4. Dibalik kebebasannya untuk mewujudkan dirinya sendiri dalam rangka mencapai kedewasaan. Oleh karena itu perlakuan pendidik terhadap anak SD. . pendidik perlu memeperhatikan dan memperlakukan anak didik dalam konteks lingkungan dan sosial budayanya. anak masih perlu belajar berbagai pengetahuan. anak masih memerlukan bantuan orang dewasa. anak didik akan memiliki karakteristik tertentu yang berbeda – beda sebagai akibat pengaruh lingkungan dimana ia dibesarkan atau dididik. jenis kelaminnya.

Sementara itu. Hal ini disebabkan anak didik memiliki potensi untuk menjadi manusia dewasa dan memiliki dinamika. yaitu setelah anak meninggalkan masa bayi dan mulai mengikuti pendidikan formal di SD.6 6. dan nilai pada diri anak. dimana anak mulai dititipkan pada tempat dititipkan pada Tempat Penitipan Anak (TPA) lalu memasuki Taman Kanak-kanak (TK) yang menekankan pada kegiatan bermain dalam pendidikan dan pembelajrannya untuk membantu perkembangan mereka melalui belajar sambil bermain (learning by playing). Tekanan dan harapan sosial untuk mengikuti pendidikan sekolah menyebabkan perubahan pola perilaku. Karakteristik yang dimiliki Peserta Didik Berdasarkan Usianya 1. tugas pendidik adalah memberikan berbagai jenis bantuan secara positif agar anak mampu mewujudkan diri sebagai manusia dewasa. . Anak didik memiliki potensi dan dinamika Bantuan orang dewasa berupa pendidikan agar anak didik menjadi dewasa akan mungkin dicapai oleh anak didik. para pendidik menyebut bahwa masa ini sebagai usia prasekolah. minat. Orang tua juga menganggap masa anak awal sebagai usia bermain karena sebagian besar waktu anak digunakan untuk bermain. B. yaitu aktif sedang berkembang dan mengembangkan diri. serta aktif dalam menghadapi lingkungannya dalam upaya mencapai kedewasaan. Meninjau dari beberapa karakteristik peserta didik tersebut. Karakteristik Perkembangan Masa Anak Awal (2–6 tahun) Masa anak awal berlangsung dari usia 2 – 6 tahub.

Masa ini disebut juga masa meniru karena anak senang belajar dengan cara meniru. Hal ini dikarenakan anka ini sudah mampu berjalan sehingga dapat menjelajah dan ingin tahu sehingga selalu bertanya mengenai segala hal dilingkungan sekitarnya. Anak juga mulai belajar perilaku moral (baik-buruk) melalui respon menyenangkan atau tidak menyenangkan dari orang tua atau orang dewasa lainnya. Anak mulai tertarik pada diri sendiri (egosentris). . Para psikolog perkembangan anak menyebut masa anak awal sebagai usia kelompok. anak dipersiapkan untuk mengikuti kegiatan yang akan diselenggarakan di sekolah formal (SD). cemburu. dan kasih sayang. Selain itu. Emosi paling umum pada masa ini adalah marah. Sosialisasi pada . Disiplin harus juga diterapkan pada anak ini. dan teman bermain. anak mulai belajar dasar-dasar perilaku melalui interaksi dengan anggota keluarga dengan anggota kelompok bermainnya. sedih. gembira.masa anak awaal terjadi melaui interaksi dengan orang-orang disekitar anak. yaitu anggota keluarga. Karena. terutama menirukan pembicaraan dan tindkan orang lain. ingin tahu. para psikolog menyebut anak pada masa ini sebagai usia menjelajah dan usia bertanya.7 Pada masa prasekolah ini. Pada masa ini perkembangan fisik dan motorik anak sangat pesat. Demikian juga kemampuan berbicaranya. takut. Sikapa orang tua dan temanteman berpengaruh pada pembentuka konsep diri dan inti perkembangan kepribadian anak.

. Di SD anak diharapkan memperoleh dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan yang dianggap penting untuk keberhasilan melanjutkan studi dan penyesuaian diri dalam kehidupannya kelak. Para pendidik memberi sebutan anak usia sekolah dasar. Kebanyakan anak pada masa ini juga kurang memperhatikan dan tidak bertangguang jawab terhadap pakaian dan benda-benda miliknya.8 Bahaya potensial atau resiko pada masa ini dikelompokka atas fisiologis dan bahaya psikologis. serta dukungan keluarga. pengakuan orang lain akan perilaku kekanakannya. serta kebiasaan. dan gangguan emosi. kesulitan dalam sisoalisasi melalui kegiatan bermain. bebas mengungkap ekspresi emosi. Karakteristik Perkembangan Masa Anak Akhir (6–12 tahun) Orang tua menyebut masa anak akhir sebagai usia yang menyulitkan karena anak pada masa ini lebih banyak dipengaruhioleh teman-teman sebaya daripada orang tuanya sehingga sulit bahkan tidak mau lagi menuruti perintah orang tuanya. Kebahagiaan anak pada masa ini antara lain dipengaruhi oleh kondisi kesehatan yang baik. a) Bahaya FISIOLOGIS antara lain penyakit. harapan sosial yang realitas. b) Bahaya PSIKOLOGIS antara lain kesulitan berbicara. karena pada rentan usia ini (6-12 tahun) anak bersekolah di sekolah dasar. dan konsep diri yang kurang positif. sehingga orang tua menyebutnya usia tidak rapi. gembira. kesempatan untuk melakuakn eksplorasi. disisplin. suasana. kegemukan atau kekurusan. 2. kecelakaan. keadaan.

9 Para pendidik juga memandang periode ini memandang periode ini sebagai usia kritis dalam dorongan berprestasi. baik dalam bidang akademik ataupun bidang lainnya. Dorongan berprestasi membentuk kebiasaan pada anak untuk mencapai sukses ini cenderung menetapa hingga dewasa. tidak negatif dan sekedar meniru tindakan kreatif orang atau anak yang lain. Psikolog perkembangan anak memberi sebutan anak pada masa ini sebagai usia berkelompok. Seperti dalam berbicara. Periode ini juga disebut usia kreatif sebagai lanjutan dan penyempurnaan dari masa anak awal. berpakain. Apbila anak mengembangkan kebiasaan untuk belajar atau bekerja sesuai dibawah atau diatas kemampuannya maka kebiasaan ini akan menetap dan cenderung mengenai semua bidang kehidupan anak. Pada masa anak akhir meliputi perkembangan berbagai aspek yaitu: a) Pertumbuhan Fisik. Pada usia ini perhatian utama anak tertuju pada keinginan diterima oleh teman-teman sebaya sebagai teman kelompoknya. pada masa ini periodenya berlanjut lambat dan relatif seragam. kesehatan dan gizi. Anak berusaha menyesuaikan diri dengan standar yang berlaku dalam kelompok. Kecendrungan kreatif ini perlu mendapat bimbingan dan dukungan dari guru maupun orang tua sehingga berkembang menjadi tindakan kreatif yang positif dan orisinil. penampilan. Anak ini akan berusaha menyesuaikan diri dengan standar yang disepakati oleh kelompok sehingga masa ini disebut juga usia penyesuaian diri. dan berprilaku. serta perbedaan jenis . Bentuk tubuh mempengaruhi tinggi dan berat badan anak yang dipengaruhi oleh faktor genetik.

3.10 b) kelamin. pada periode ini mulai dikembangkan keterampilan dan kemamouan bersekolah (skolastik) seperti kemampuan dalam membaca. Status sosial anak yang diperoleh dari sosiometri mengenai kedudukan anak dalam kelompoknya dapat dimanfaatkan untuk pembentukan kelompok belajar atau kerja kelompoksehingga dapat mendorong anak untuk berprestasi. Perkembangan bahasa terutama berbicara dan penguasaan kosa kata mengalami peningkatan yang pesat. Karakteristik Perkembangan pada Masa Puber atau Masa Remaja (12–16 tahun) Masa puber adalah suatu periode tumpang tindih antara masa anak akhir dan masa remaja awal. dan konsep diri anak. Kelompok anak usia SD biasanya merupakan kelompok bermain yang terdiri atas anggota dari jenis kelamin yang sama dan ada yg ditunjuk sebagai pemimpin. Selain teman bermain pada masa anak SD ini pemilihan teman bukan sekedar teman bermain melainkan menjadi teman yang akrab atau sahabat. menulis. emosional. Perkembangan sosial mulai meluas dari lingkungan sosial disekitarnya. dan berhitung serta pengetahuan dan keterampilan hidup yang diperlukan sesuai denga usia dan lingkungan anak SD . c) Pertumbuhan Psikis. yaitu : . mempengaruhi perkembangan sosial. denga demikian. berbicara. Sejalan denga perkembangan bahasa. Keterampilan motorik seperti pilihan penggunaan tanga (kanan atau kidal) dan keterampilan bermain. Periode ini terbagi atas tiga tahap. terjadi pila kemajuan dalam penegrtian.

antagonisme sosial yang membuat anak sulit bekerja sama dan sering membantah atau menentang. inkoordinasi gerakan yang mengakibatkan kecanggungan. . Perubahan fisik ada kalanya berakibat pada menurunnya prestasi belajar. Sebaiknya anak puber perlu didampingi agar dapat menerima tubuhnya yang berubah sangat pesat. kurang percaya diri dan ada juga yang cenderung berpenampilan sangat sederhana dan bersahaja. demikian juga orang dewasa perlu memahami sikap perilaku anak puber yang kadang menarik diri. emosional. khawatir.11 a) Tahap prapuber : bertumpang tindih dengan dua tahu terakhir masa anak akhir. c) Tahap pascapuber : bertumpang tindih dengan dua tahun pertama masa remaja. marah. Karakteristik puber antara lain : sikap menarik diri dan menyendiri. gelisah.merasa bosan melakukan kegiatan permainan pada masa anak. serta persoalan dalam berhubungan orang disekitarnya. permasalahan yang terkait dengan penerimaan dan konsep diri. b) Tahap puber : terjadi pada batas antara periode anak dan remaja. emosi meninggi sehingga puber cenderung merasa sedih . dan perilaku negatif. dimana ciri kematangan seksual semakin jelas ( haid dan mimpi basah).

12 4. dan mengalami penurunan selama periode ini. Secara psikologis kedewasaan diwarnai dengan aktualisasi diri yaitu menunjukkan semua kemampuannya yang dimliki dalam rangka mandiri. bisa mencari nafkah sendiri. Perkembangan Fisik (21-25 tahun) Pada awal masa dewasa kemampuan fisik mencapai puncaknya. Hal ini karena setiap kebudayaan berbeda-beda dalam menentukan kapan seseorang mencapai status dewasa secara formal. Seperti halnya dengan remaja. untuk merumuskan sebuah definisi tentang kedewasaan tidaklah mudah. Pada sebagian besar kebudayaan kuno. Beberapa perubahan pada masa dewasa yaitu : 1. sensor dan otak. 1996). dapat menentukan kehidupan sendiri. Pada umumnya psikolog menetapkan sekitar usia 20 tahun sebagai awal masa dewasa dan berlangsung sampai sekitar usia 40-45 tahun. . serta masa dewasa lanjut atau masa tua berlangsung pada usia 65 tahun sampai meninggal (Feldman. status ini tercapai apabila pertumbuhan pubertas telah selesai dan apabila organ kelamin anak telah mencapai kematangan serta mampu berreproduksi. ingin merdeka. Mereka sudah dapat dikenai sangsi pidana bila melanggar peraturan hukum. Karakteristik Perkembangan pada Masa Dewasa (21 tahun keatas) Usia 21 tahun dipandang sebagai batas dewasa awal sehingga mereka telah dianggap mempunyai tanggung jawab terhadap segala perbuatannya. dan pertengahan masa dewasa berlangsung dari sekitar usia 40-45 tahun sampai sekitar 65 tahun. Perkembangan fisik yang terjadi selama masa dewasa yang meliputi: kesehatan badan.

perkembangbiakan koneksi neural. membantu mengganti sel-sel yang hilang. 4. menyimpan lebih banyak kapasitas untuk melakukan aktifitas-aktifitas pada tahun-tahun selanjutnya. Perubahan-perubahan ini sebagian besar lebih bersifat kuantitatif daripada kualitatif. Orang dewasa yang tetap aktif. Perkembangan Kognitif Proses kognitif-belajar. Pada usia antara 40 dan 59 tahun. Kemampuan kognitif terus . Akan tetapi. seksual. daya akomodasi mata mengalami penurunan paling tajam. Perkembangan Otak Mulai masa dewasa awal. memori. Kesehatan Badan Pada usia 18 hingga 25 tahun. pada masa dewasa tengah perubahan-perubahan dalam pengelihatan dan pendengaran merupakan dua perubahan fisik yang paling menonjol. baik secara fisik. individu memiliki kekuatan yang terbesar. 3. Perkembangan Sensori Pada awal masa dewasa. perubahan-perubahan fisik mulai terlihat. khususnya bagi orang-orang tetap aktif. Tetapi. Kemerosotan proses kognitif ini bersamaan dengan penurunan kemampuan fisik. 5. sel-sel otak mulai berangsur-angsur berkurang. Kemampuan produktif mereka berada di tingkat yang paling tinggi. penurunan fungsi pengelihatan dan pendengaran mungkin belum begitu kelihatan.13 2. namun selama periode ini penurunan keadaan fisik juga terjadi. Sejak usia sekitar 25 tahun. gerak-gerak reflek mereka sangat cepat. dan intelegensi mengalami kemerosotan bersamaan dengan terus bertambahnya usia. maupun secara mental.

Akan tetapi. pernikahan dan hidup berkeluarga. sering menimbulkan perubahanperubahan kehidupan orang tua. Perkembangan Intelegensi Pada masa dewasa berarti mengalami kemunduran intelektual dalam intelegensi umum. Perkembangan Memori Kemerosotan dalam memori episodik. melainkan sekaligus memungkinkan dapat meningkatkan kekuatan memori mereka. yaitu : keintiman. Perkembangan Psikososial Selama periode ini orang melibatkan diri secara khusu dalam karir. 7. Hampir semua studi menunjukkan bahwa setelah mencapai puncaknya pada usia antara 18 dan 25 tahun. dan integritas. latihan menggunakan bermacammacam strategi (strategi penghafalan bagi orang tua. Menurut Erikson. Untuk itu. Oleh karena itu. 6. menyimpulkan bahwa kemunduran kemampuan mental merupakan bagian dari proses penuaan organisme secara umum. . tidak hanya memungkinkan dapat mencegah memori jangka panjang. perkembangan psikososial selama masa dewasa dan tua ini ditandai dengan tiga gelaja penting.14 berkembang selama masa dewasa. bagaimanapun tidak semua perubahan kognitif pada masa dewasa mengarah pada peningkatan potensi. kebanyakan kemampuan terus menerus mengalami kemunduran. generatif. 8. David Wechsler (1972).

perhatian. standar belajar diatas ukuran. . bakat. relasi antara anggota keluarga. suasana rumah. Menurut Azwar (2002) ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pembentukan sikap seorang yaitu pengalaman pribadi. teman bergaul. dan bentuk kehidupan masyarakat).15 B. Melalui interaksi sosial akan terjadi hubungan antar independen sebagai anggota kelompok sosial. disiplin sekolah. keadaan ekonomi keluarga. mass media. kurikulum. orang lain yang dianggap penting. dan latar belakang kebudayaan). minat. Faktor ekstern yaitu pengaruh yang datangnya dari luar : a) Faktor keluarga (cara orang tua mendidik. Faktor-Faktor yang Dapat Mempengaruhi Perbedaan Karakteristik Peserta Didik Sikap dapat terbentuk karena faktor subyektif seseorang namun juga karena adanya interaksi sosial yang dilakukan oleh indpenden. b) Faktor sekolah (metode mengajar guru. Media massa. yaitu: Faktor intern yang ada pada diri : a) Faktor jasmaniah (kesehatan dan cacat tubuh). waktu sekolah. kebudayaan. metode belajar dan tugas rumah c) Faktor masyarakat (kegiatan siswa dalam masyarakat. relasi guru dengan siswa. alat pelajaran. keadaan gedung. instalasi atau lembaga pendidikan dan lembaga Agama serta Emisi dalam diri indenpenden. motif. b) Faktor psikologis (inteligensi. pengertian orang tua. relasi siswa dengan siswa. Perbedaan Karakteristik Peserta didik dipengaruhi oleh dua faktor. kematangan dan kesiapan).

2) Faktor psikologis (inteligensi. dan Anak didik memiliki potensi dan dinamika. motif. bakat. perhatian. kematangan dan kesiapan). Anak didik memiliki ketergantungan kepada orang dewasa. yaitu faktor keluarga. faktor sekolah dan faktor masyarakat. maka dapat diketahui pula bagaimana individu tersebut akan bersikap untuk kondisi-kondisi tertentu. Faktor ekstern yaitu pengaruh yang datangnya dari luar. Beberapa karakteristik anak didik yang perlu dipahami oleh pendidik terutama dalam rangka melaksanakan praktek pendidikan. Kesimpulan Karakter adalah sebuah sistem keyakinan dan kebiasaan yang mengarahkan tindakan seorang individu. minat.BAB III PENUTUP A. Anak didik hidup dalam dunia tertentu. 16 . yaitu: Faktor intern yang ada pada diri : 1) Faktor jasmaniah (kesehatan dan cacat tubuh). karakteristik tersebut antara lain: Anak didik adalah subjek. Anak didik sedang berkembang. Perbedaan Karakteristik Peserta didik dipengaruhi oleh dua faktor. jika pengetahuan mengenai karakter seseorang itu dapat diketahui. Karena itu.

. Didalam mengembangkan tugaspun dipengaruhi oleh hal tersebut. Karena pelajaran paling pokok dan bisa dikatakan sangat penting ialah tiada lain pelajaran agama. Dalam karateristik peserta didik berdasarkan usianya dibagi menjadi 4 kelompok yaitu. perkembangan masa anak akhir (6-12 tahun). mereka haruslah diberi wawasan dan diajarkan seluas mungkin pelajaran-pelajaran agama baik dalam bermain lebih dalam keadaan formal. perkembangan masa anak awal (2-6 tahun). Karakteristik peserta didik sangat penting diketahui oleh setiap guru untuk dijadikan acuan dalam merumuskan strategi serta metode dalam pembelajaran. Semua agama mengajarkan kebaikan karena didalam mencapai kebahagiaan yang hakiki yang paling mujarabnya ialah berbuat kebaikan yang sesuai dengan pedoman Agama Islam. Strategi dan metode pembelajaran berguna untuk mencapai tujuan yang diinginkan. perkembangan masa pubertas atau masa remaja (12-16 tahun) dan perkembangan masa dewasa (21 tahun keatas).17 Karakter peserta didik sangat dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi dalam diri peserta didik tersebut. Perkembangan individu dipengaruhi oleh faktor pembawaan dan faktor lingkungan. Karakteristik baik buruknya suatu anak tergantung oleh lingkungannya dan sikap kedua orang tuanya. Selain itu perkembangan usia juga sangat mempengaruhi karateristik peserta didik. untuk itu penting mengetahui karateristik dari setiap peserta didik berdasarkan usianya. Di lain hal juga sedini mungkinlah anak-anak terutama anak yang sudah bisa mengerti sedikit demi sedikit yang namanya perilaku.

Apabila pada setiap tahap perkembangannya. Saran Sebagai pendidik sebaiknya harus memperhatikan dan peka terhadap anak didiknya. Karakteristik ini nantinya akan membentuk suatu perilaku yang menunjukkan ciri yang dimiliki oleh setiap peserta didik. . karena setiap peserta didik mempunyai karakteristik yang berbeda-beda pada setiap masanya.18 B. pendidik kurang peka dan tidak bisa menempatkan pendidikannya menurut karakteristik peserta didik. maka akan timbul suatu konflikkonflik yang nantinya akan mengganggu proses perkembangan peserta disik. bahkan bisa jadi peserta didik akan sering melakukan perbuatan yang menyimpang.

Perkembangan Peserta Didik. Onny.Psikologi Belajar.Bandung.wordpress.HA.html Diakses pada tanggal 9 Juni 2013 pukul 13..com/2011/07/24/beberapa-karakter-pesertadidik.Cita Pustaka Media Perintis Ikhsanudin.DAFTAR PUSTAKA Chasiyah.Beberapa Karakteristik Peserta didik. Http://karakteristik-peserta-didik.Edy Legowo.30 WIB . Karakteristik Peserta Didik.20 WIB Rudianto. http://onnyrudianto.Si.2009. 2012.2009..Surakarta:Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta Darmayanti Nefi M.2011.html Diakses pada tanggal 9 Juni 2013 pukul 10.Chadidjah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful