P. 1
AKUNTANSI

AKUNTANSI

|Views: 54|Likes:
Published by miqbaljuher
akuntansi
akuntansi

More info:

Published by: miqbaljuher on Jun 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/10/2013

pdf

text

original

AKUNTANSI SEBAGAI SITEM INFORMASI

1. SEJARAH PERKEMBANGAN AKUNTANSI Perkembangan Akuntansi dari Sistem Pembukuan Berpasangan Pada awalnya, pencatatan transaksi perdagangan dilakukan dengan cara sederhana, yaitu dicatat pada batu, kulit kayu, dan sebagainya. Catatan tertua yang berhasil ditemukan sampai saat ini masih tersimpan, yaitu berasal dari Babilonia pada 3600 sebelum masehi. Penemuan yang sama juga diperoleh di Mesir dan Yonani kuno. Pencatatan itu belum dilakukan secara sistematis dan sering tidak lengkap. Pencatatan yang lebih lengkap dikembangkan di Italia setelah dikenal angka- angka desimal arab dan semakin berkembangnya dunia usaha pada waktu itu. Perkembangan akuntansi terjadi bersamaan dengan ditemukannya sistem pembukuan berpasangan (double entry system) oleh pedagang- pedagang Venesia yang merupakan kota dagang yang terkenal di Italia pada masa itu. Dengan dikenalnya sistem pembukuan berpasangan tersebut, pada tahun 1494 telah diterbitkan sebuah buku tentang pelajaran penbukuan berpasangan yang ditulis oleh seorang pemuka agama dan ahli matematika bernama Luca Paciolo dengan judul Summa de Arithmatica, Geometrica, Proportioni et Proportionalita yang berisi tentang palajaran ilmu pasti. Namun, di dalam buku itu terdapat beberapa bagian yang berisi palajaran pembukuan untuk para pengusaha. Bagian yang berisi pelajaranpe mbukuan itu berjudul Tractatus de Computis et Scriptorio. Buku tersebut kemudian tersebar di Eropa Barat dan selanjutnya dikembangkan oleh para pengarang berikutnya. Sistem pembukuan berpasangan tersebut selanjutnya berkembang dengan sistemyang menyebut asal negaranya, misalnya sistem Belanda, sistem Inggris, dan sistem Amerika Serikat. Sistem Belanda atau tata buku disebut juga sistem Kontinental. Sistem Inggris dan Amerika Serikat disebut Sistem Anglo- Saxon2. Perkembangan Akuntansi dari Sistem Kontinental ke Anglo- Saxon Pada abad pertengahan, pusat perdagangan pindah dari Venesia ke Eropa Barat. Eropa Barat, terutama Inggris menjadi pusat perdagangan pada masa revolusi industri. Pada waktu itu pula akuntansi mulai berkembang dengan pesat. Pada akhir abad ke-19, sistem pembukuan berpasangan berkembang di Amerika Serikat yang disebut accounting (akuntansi). Sejalan dengan perkembangan teknologi di negara itu, sekitar pertengahan abad ke-20 telah dipergunakan komputer untuk pengolahan data akuntansi sehingga praktik pembukuan berpasangan dapat diselesaikan dengan lebih baik dan efisien. Pada Zaman penjajahan Belanda, perusahaan- perusahaan di Indonesia menggunakan tata buku. Akuntansi tidak sama dengan tata buku walaupun asalnya sama-sama dari pembukuan berpasangan. Akuntansi sangat luas ruang lingkupnya, diantaranya teknik pembukuan. Setelah tahun 1960, akuntansi cara Amerika (Anglo- Saxon) mulai diperkenalkan di Indonesia. Jadi, sistem pembukuan yang dipakai di Indonesia berubah dari sistem Eropa (Kontinental) ke sistem Amerika (Anglo- Saxon).

Diantara nya sbb : a. Sudut pandang proses kegiatan Akuntansi adalah suatu proses pencatatan. d. c. 3. b. classifiying. Pengertian akuntansi menurut American Accounting Association Akuntansi adalah “process of identifying. akuntansi di perlukan oleh berbagai pihak baik pihak intern maupun pihak ekstern. Pengertian akuntansi menurut American institute of certified public accounting ( AICPA) Akuntansi adalah “the art of recording. pengikhtisaran. DEFINISI AKUNTANSI Pengertian akuntansi telah banyak di definisikan oleh berbagai pihak. Sudut pandang pemakai. dan penganalisaan data keuangan suatu organisasi.2.menurut cara yang berarti dan dinyatakan dalam mata uang. of financial character an interpreting result there of “(seni pencatatan. namun dasarnya mempunyai arti yang sama. Pemakai informasi akuntansi Sebagai suatu system informasi. Secara garis besar pihak pihak pemakai informasi akuntansi antara lain sbb : Pihak internatau pimpinan perisahaan . and summarizing in a significant manner and in terms of money. peringkasan. pengukuran. Akuntansi adalah suatu disiplin yang menyediakan informasi yang di perlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan kegiatan suatu organisasi. measuring. and communicating economic information to permit in formed judgements and decisions by user of the information” (proses identifikasi. penggolongan. AKUNTANSI SEBAGAI SUATU SISTEM INFORMASI a. dan penyampaian informasi ekonomis untuk memungkinkan adanya pembuatan pertimbangan pertimbangan dan keputusan keputusan oleh pemakai informasi tersebut. in part at lest. semua transaksi dan semua kejadian yang paling sedikit dan bersifat financial dan dari catatan itu dapat di tafsirkan hasilnya. transaction and events which are. pengelompokan. pelaporan.

BIDANG BIDANG DAN PROFESI AKUNTANSI A. Kegunaan Informasi akuntansi Secara Umum    Untuk memperoleh informasi keuangan perusahaan yang akurat. Secara khusus     Memberikan informasi keuangan yang dapat di percaya mengenai informasi aktiva. . Bidang bidang akuntansi Profesi-profesi akuntansi yang dikenal dewasa ini adalah sebagai berikut. 4. mengevaluasi kemajuan yang di capai dalam usaha dalam mencapai tujuan.Bagi manejer perusahaan. Memberikan informasi yang membantu para pemakai laporan keuangan untuk memperkirakan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Member informasi yang dapat di percaya mengenai perubahan dari aktiva bersih suatu perusahaan yang timbul dari kegiatan usaha dalam rangka memperoleh laba. Untuk mengetahui perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun. sehingga pemakai dapat mengambil keputusan dengan tepat. Pihak ekstern Pihak pihak tersebut antara lain sbb :        Investor atau calon investor Karyawan Pemberi pinjaman (bank) Pemasok / kredit lainnya Pelanggan Pemerintah Masyarakat b. Sebagai alat pertanggung jawaban manajemen kepada para pemilik perusahaan. Memberikan informasi lainnya seperti aktivitas pembiayaan dan investasi. informasi di gunakan untuk menyusun perencanaan dan pengawasan terhadap operasional perusahaan. kewajiban dan modal suatu perusahaan. dan melakukan tindak koreksi yang di perlukan.

tetapi akhir-akhir ini penekanan atas biaya pemasaran semakin meningkat. Anggaran digunakan untuk mengawasi jalannya operasi perusahaan melalui perbandingan antara data sesungguhnya dengan anggaran. .1. misalnya akuntan membuka usaha sendiri. Akuntan Pemerintah adalah akuntan yang bekerja sebagai pegawai pemerintah yang bidang dan aktivitas pekerjaannya berkaitan langsung dalam bidang akuntansi. Profesi akuntansi. akuntan yang bekerja di pemerintahan tetapi tidak dalam bidang akuntansi dan sebagainya. penyusunan sistem akuntansi dan jasa lainnya secara independen. 4. 2) menekan pajak seminimum mungkin. 3. Akuntansi Publik    Pemeriksaan laporan keuangan (auditing) adalah bidang pekerjaan profesi akuntansi utama yang diberikan kepada publik (umum). aliran kas). rugi-laba. kreditur dan pihak luar lainnya. kantor pajak dan sebgainya. Hasil pemeriksaan akuntan publik dituangkan dalam sebuah laporan yang disebut laporan hasil pemeriksaan akuntan. penyusunan laporan manajemen dan laporan keuangan umum (neraca. serta perencanaan yang rinci untuk mencapai sasaran tersebut. Akuntan yang bekerja di luar bidang akuntansi. Peranggaran menetapkan sasaran penjualan dan laba. Akuntansi umum biasanya menghasilkan data dasar (basic data) untuk keperluan fungsi akuntansi. Akuntansi Intern    Akuntan Umum bertanggungjawab dalam hal pencatatan transaksi keuangan. Akuntansi biaya menganalisis biaya perusahaan untuk membantu manajemen dalam pengawasan biaya. Akuntan Publik adalah akuntan yang bekerja dengan membuka kantor akuntan publik (KAP) yang memberikan pelayanan kepada perusahaan dalam bidang audit. Akuntan Intern adalah akuntan yang bekerja sebagai pegawai dalam bidang akuntansi di perusahaan milik negara dan daerah serta perusahaan swasta. B. perubahan modal. baik sebagai dosen maupun sebagai guru di sekolah lanjutan. Akuntansi perpajakan adalah jasa akuntan publik yang banyak dibutuhkan masyarakat dengan tujuan utamanya adalah 1) memenuhi peraturan perpajakan yang berlaku. 5. Akuntansi manajemen adalah pemeberian jasa yang meliputi aspek yang luas. 2. Akuntan publik dapat memberikan pertimbangan dan saran kepada manajemen untuk memperbaiki hasil operasi perusahaan yang menggunakan jasanya. seperti BPK. Biasanya dalam akuntansi biaya ditekankan pada biaya produksi. Pemeriksaan laporan keuangan adalah pemeriksaan secara independen untuk menilai kewajaran laporan keuangan yang disusun manajemen bagi para investor. Akuntan pendidik adalah akuntan yang bergerak dalam bidang pendidikan. Penyusunan anggaran selalu memperhatikan data masa lalu yang dilaporkan dalam laporan akuntansi.

1. Setelah kebutuhan informasi diketahui. Informasi harus bebas dari kesalahan dan bias karena kesalahan dan bias dapat mengurangi nilai informasi. Relevansi (relevancy). 6. 3. Informasi mempunyai nilai yang tinggi kalau informasi tersimpan dalam bentuk yang mudah diperoleh kembali pada saat dibutuhkan. Tempat (place). (Suwardjono:10:1996) Sedang menurut SAK terdapat 4 karakteristik kualitatif sebagai syarat informasi laopran keuangan yang bermanfaat : Dapat dipahami : Laporan keuangan yang mudah dipahami hendaknya informasi yang ditampung memberi kemudahan untuk segera dapat dipahami para pemakai. 2. 2. Dalam berbagai literatur akuntansi. adapun kualitaskualitas yang baik sebagai berikut : Ketelitian (accuracy). Perusahaan-perusahaan besar umumnya memiliki staf pemeriksaan intern. Sistem informasi akuntansi sangat membantu dalam mengawasi jalannya operasi suatu perusahaan. 1. 2. Relevan : informasi harus relevan untuk memenuhi kebutuhan pemakai dalam dalam proses pengambilan keputusan. Jenis informasi yang diperlukan dalam manajemen dalam banyak hal berbeda dengan informasi yang diperlukan pihak luar. Para akuntan intern bertugas mengevaluasi sistem akuntansi dan manajemen. 5. Informasi akan mempunyai nilai yang tinggi kalau informasi tersebut berkaitan dengan tujuan diperolehnya informasi tersebut. pembidangan akuntansi sering disederhanakan menjadi dua kelompok yang disebut akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen.  Perancangan sistem informasi mengidentifikasikan kebutuhan informasi untuk kepentingan intern maupun ekstern. 5. . 1. Auntansi manajemen adalah akuntansi yang bertujuan untuk menghasilkan informasi untuk kepentingan manajemen. Tugas pokoknya adalah 1) membantu pihak manajemen dalam memperbaiki efesiensi operasi dan 2) menjamin bahwa para karyawan dan bagian-bagian perusahaan telah melaksanakan prosedur dan rencana yang telah ditetapkan manajemen. Informasi akan berkurang nilainya kalau orang yang menggunakan informasi meragukan keterandalan (reliabilitas) informasi tersebut. Informasi yang diperlukan oleh pihak manajemen bersifat sangat mendalam dan diperlukan untuk pengambilan berbagai keputusan manajemen dan biasanya tidak dipublikasikan kepada umum. Informasi harus disajikan dalam format yang paling sesuai dengan permintaan pemakainya. Reliabilitas (reliability). Pemeriksaan Intern adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan intern perusahaan. Akuntansi keuangan adalah akuntansi yang bertujuan untuk menghasilkan laporan keuangan untuk kepentingan pihak luar. selanjutnya dirancang dan dikembangkan sistem yang sesuai. Informasi akan mempunyai nilai yang tinggi kalau informasi tersebut tidak basi. Ketepatwaktuan (timeliness). 4. KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI Laporan keuangan yang baik adalah laporan yang memiliki suatu kualitas. Bentuk (form).

Menyajikan yang seharusnya Informasi akuntansi dikatakan dapat dipercaya bila informasi itu memang berasal dari kondisi ekonomi atau kejadian yang seharusnya terjadi. atau penolakan terhadap perencanaan yang telah dibuat sebelumnya. Feedback (Umpan Balik) Umpan balik dapat berupa prediksi. Informasi akuntasi yang berkualitas harus memenuhi syarat-syarat berikut ini : Perbandingan antara Manfaat dan Biaya Pertimbangan utamanya adalah bahwa manfaat laporan akuntansi paling tidak harus sama dengan biaya untuk membuat laporan tersebut. 5. Dapat Dimengerti Informasi dapat dimengerti oleh pemakai karena dinyatakan dalam bentuk dan dengan istilah yang disesuaikan dengan batas pengertian atau pengetahuanpemakai. 2. informasi yang dapat diandalkan harus dapat mengandung pengertian sebagai berikut : mencerminkan kejujuran penyajian hasil dan posisi keuangan menggambarkan masalah pokok ekonomi dari suatu kejadian bebas dari keberpihakan mencermin kehati hatian mencakup semua hal yang material Dapat Diperbandingkan : pemakai harus dapat membandingkan laporan keuangan perusahaan antar periode untuk mengidentifikasi kecendrungan posisi dan kinerja keuangan serta untuk mengevaluasi posisi keuangan.kinerja dan perubahan posisi keuangan secara relatif atau membandingkan laporan keuangan dengan periode yang lampau. Dapat Dipercaya Suatu informasi akuntansi yang dapat dipercaya tergantung pada 3 hal. Keandalan : informasi harus andal. b. Artinya. . a. c. Relevan Agar informasinya relevan.3. 4. · · · · · 4. 3. yaitu : Dapat diuji Informasi harus dapat diuji kebenarannya oleh para penguji independent dengan menggunakan metode pengukuran yang sama Netral Informasi harus diarahkan pada kebutuhan umum pemakai. pembenaran. Biaya sebuah laporan akuntansi tidak boleh lebih besar daripada manfaat yang bisa diterima oleh pemakai informasi tersebut. 6. 1. maka dipilih metode-metode pengukuran dan pelaporan akuntansi keuangan yang akan membantu para pemakai dalam pengambilan keputusan yang memerlukan penggunaan data akuntansi.secara rinci. dan tidak bergantung pada kebutuhan dan keinginan pihak-pihak tertentu. dapat digunakan sebagai dasar memprediksi masa depan. Nilai Prediksi Informasi tentang keadaan keuangan masa sekarang atau kinerja masa lalu bisa memiliki nilai prediksi.

untuk menanggulangi masalahakuntansi yang belum diatur dalam SAK. Kerangka dasar ini merumuskankonsep yang mendasari penyusunan dan penyajian laporankeuangan bagi para pemakai eksternal. 4. Penyusun laporan keuangan. dalam memberikan pendapat mengenai apakahlaporan keuangan disusun sesuai dengan prinsip akuntansiyang berlaku umum. Auditor. DASAR HUKUM 7. Tepat Waktu Informasi harus disampaikan secepat mungkin agar dapat digunakan sebagai dasar untuk membantu dalam pengambilan keputusa-keputusan perusahaan dan untuk menghindari tertundanya pengambilan keputusan. Komite penyusunan SAK dalam pelaksanaan tugasnya. definisi. Penyelenggaraan pembukuan di Indonesia yang merupakankewajiban bagi suatu perusahaan harus berpedoman pada suatudasar hukum atau kerangka dasar. Dasar hukum pelaksanaan akuntansi (pembukuan) bagi perusahaan di Indonesia diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) Pasal 6 dan Undang-Undang Perpajakan No. SAK juga merupakan pedoman dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan suatu perusahaan dan unit-unit ekonomi lainnya 16. b. 1. 3. konsep modal serta pemeliharaan modal. yang disebut StandarAkuntansi Keuangan (SAK). karakteristik kualitatif yang menentukan manfaat informasidalam laporan keuangan. bukan oleh perbedaan dalam aplikasi prinsip dan prosedur akuntansi 9. c. dan 11. 8. Dapat Dibandingkan atau Konsisten Dapat dibandingkan dimaksudkan agar pembaca laporan keuangan dapat lebih mudah mengetahui persamaan dan perbedaan diantara perusahaan-perusahaan yang bersangkutan. dalam menafsirkan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan yang disusun sesuai dengan SAK. a. 2. Materiality (Cukup Berarti) Tuntutan prinsip-prinsip akuntansi bisa diabaikan jika suatu laporan keuangan dianggap penting bagi pemakai laporan keuangan tersebut. 14. dan pengukuran unsur-unsur yangmembentuk laporan keuangan. 1. 13. 16 Tahun 2000 pasal 28. 17. Pasal 6 KUHD (Kitab Undang-Undang Hukum Dagang) . 15. 10. perbedaan antara dua perusahaan sejenis akan disebabkan oleh keadaan ekonomis perusahaan yang bersangkutan. d. tujuan laporan keuangan. Adapun tujuan penyusunan kerangka dasar adalah dapatdigunakan sebagai acuan bagi pihak-pihak berikut ini: 12. 9.Kerangka dasar SAK yang mendasari laporan keuanganantara lain membahas tentang: 8. tuntutan prinsip akuntansi bisa diabaikan selama tidak menyebabkan kekeliruan atau kesalahan laporan yang memengaruhi keputusan/penilaian pembaca laporan 6.7. Para pemakai laporan keuangan. Jadi. pengakuan. Dengan prosedur dan prinsip yang sama.

30. Tiada seorang dapat dipaksa akan memperlihatkan buku-bukunya. melainkan untuk keperluan mereka yang langsung berkepentingan terhadap buku-buku itu sebagai waris. 20. 27. sebagai yang berkepentingan dalam suatu perusahaan. 31. Hakim bebas untuk kepentingan masing-masing akan memberikan kekuatan bukti sedemikian rupa kepada pemegang buku setiap pengusaha. 5) Pembukuan atau pencatatan harus diselenggarakan di Indonesia dengan menggunakan huruf latin. 2) Bagi wajib pajak yang menurut ketentuan perundang-undangan perpajakan dibebaskan dari kewajiban untuk mengadakan pembukuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) sekurang-kurangnya harus menyelenggarakan pencatatan untuk dijadikan dasar pengenaan pajak terutang. Pasal 12 KUHD 24. angka arab. sebagaimana menurut pendapatnya dalam tiap-tiap kejadian harus diberikannya. Setiap orang yang menyelenggarakan suatu perusahaan diwajibkan membuat catatan-catatan dengan cara demikian sehingga sewaktu-waktu dari catatan itu dapat diketahui segala hak dan kewajibannya. 3) Pembukuan atau pencatatan tersebut harus diselenggarakan dengan memerhatikan itikad baik dan mencerminkan keadaan atau kegiatan usaha yang sebenarnya. sebagai perangkat seorang pengurus atau wakil. 3. . 21. Ayat 1. Dan ia pun diharuskan menyimpan surat-surat kawat dan surat-surat lain selama sepuluh tahun. Peraturan pokok yang mengatur pembukuan tercantum dalam KUHD pasal 6 yang berbunyi: Mewajibkan pada setiap orang yang menjalankan perusahaan untuk mengadakan catatan-catatan mengenai keadaan kekayaan perusahaan dan mengenai semua hal tentang perusahaannya sedemikian rupa sehingga setiap saat dapat diketahui hak dan kewajibannya. 28. la diwajibkan menyimpan selama tiga puluh tahun untuk bukubuku dan dokumen sumber yang bersangkutan. Ayat 2. 16 Tahun 2000 pasal 28 yang di antaranya mengatur ketentuanketentuan sebagai berikut. Selain itu. 29. sebagai pesero. dan akhirnya pun dalam hal kepailitan. satuan mata uang rupiah dan disusun dalam bahasa Indonesia atau bahasa asing yang diizinkan oleh Menteri Keuangan. 19. kewajiban pelaksanaan pembukuan bagi perusahaan di Indonesia diatur dalam UU Perpajakan No. dalam waktu enam bulan yang pertama dari tiap-tiap tahunnya ia diwajibkan menandatangani sendiri sebuah neraca yang tersusun sesuai dengan kebutuhan perusahaan itu. 23. 1) Orang atau badan yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas di Indonesia harus mengadakan pembukuan yang dapat menyajikan keterangan-keterangan yang cukup untuk menghitung penghasilan kena pajak atau harga perolehan dan penyerahan barang atas jasa guna penghitungan jumlah pajak terutang berdasarkan ketentuanketentuan perundang-undangan perpajakan.18. Dari tahun ke tahun. 26. Ayat 3. 25. 4) Pembukuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) sekurang-kurangnya terdiri atas catatan yang dikerjakan secara teratur tentang keadaan kas dan bank daftar utang piutang dan daftar persediaan barang dan pada setiap tahun pajak berakhir wajib pajak harus menutup pembukuannya dengan membuat neraca dan perhitungan rugi/laba berdasarkan prinsip pembukuan yang taat asas (konsisten) dengan tahun sebelumnya. Pasal 7 KUHD 22. 2.

32. . neraca dan laporan arus kas. 33. laporan perubahan modal. 6) Pembukuan atau pencatatan dan dokumen yang menjadi dasarnya serta dokumen lain yang berhubungan dengan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas wajib pajak harus disimpan selama 10 tahun. bahwa tahap terakhir dari proses akuntansi adalah tahap penyusunan laporan keuangan yang terdiri atas laporan laba rugi. Dari pembahasan pada bab 6 kita telah mengetahui.

Sistem ini merupakan subsistem Informasi manajemen yang mengelola data keuangan menjadi Informasi keuangan untuk memenuhi kebutuhan pemakai intern maupun pemakai ekstern. . seperti kreditur. Di samping itu. kantor pajak. mengawasi.A. pihak intern yaitu manajemen juga memerlukan Informasi untuk mengetahui. calon investor. Untuk memenuhi kebutuhan Informasi bagi pihak luar maupun dalam perusahaan disusun suatu sistem akuntansi. terutama Informasi keuangan dibutuhkan oleh berbagai macam pihak yang berkepentingan. dan lain-lain memerlukan Informasi ini dalam kaitannya dengan kepentingan mereka. Sistem akuntansi yang disusun untuk suatu perusahaan dapat diproses secara manual (tanpa mesin-mesin pembantu) atau proses dengan menggunakan mesin-mesin mulai dari mesin pembukuan yang sederhana sampai denagn computer. Pihak-pihak diluar perusahaan. Sistem ini direncanakan untuk menghasilkan Informasi yang berguna bagi pihak luar maupun dalam perusahaan. dan mengambil keputusan-keputusan untuk menjalankan perusahaan. Sistem Informasi akuntansi salah satu sistem Informasi diantara berbagai sistem yang digunakan oleh manajemen dalam mengelola perusahaan. LATAR BELAKANG Informasi dari suatu perusahaan.

Bu khusniah) yang telah memberikan dukungan. Meskipun penulis berharap isi dari makalah ini bebas dari kekurangan dan kesalahan. taufik. serta hidayah-Nya yang tiada terkira besarnya. . Alhamdulillahirabbilalamin. Oleh karena itu.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. namun selalu ada yang kurang. kasih. Segala puji hanya layak untuk Allah Tuhan seru sekalian alam atas segala berkat. penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar skripsi ini dapat lebih baik lagi. banyak nikmat yang Allah berikan. Dalam penyusunannya. dan kepercayaan yang begitu besar. karena itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: Kedua orang tua dan segenap keluarga besar penulis (Pak Ihsan. Dari sanalah semua kesuksesan ini berawal. rahmat. semoga semua ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan menuntun pada langkah yang lebih baik lagi. penulis memperoleh banyak bantuan dari berbagai pihak. tetapi sedikit sekali yang kita ingat. Akhir kata penulis berharap agar makalah ini bermanfaat bagi semua pembaca. sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul ”JUDUL MAKALAH”.

TUGAS MAKALAH AKUNTANSI TENTANG AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI DI SUSUN OLEH VHENI MONICA KELAS XI IPS Satu GURU PEMBIMBING NELVI SUMANTI MADRASAH ALIYAH NEGRI SUMPUR 2013 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->