Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh gejala alam.

Sebenarnya gejala alam merupakan gejala yang sangat alamiah dan biasa terjadi pada bumi. Namun, hanya ketika gejala alam tersebut melanda manusia (nyawa) dan segala produk budidayanya (kepemilikan, harta dan benda), kita baru dapat menyebutnya sebagai bencana. Klasifikasi bencana alam berdasarkan penyebabnya dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu : 1. Bencana alam geologis Bencana alam ini disebabkan oleh gaya-gaya yang berasal dari dalam bumi (gaya endogen). Yang termasuk dalam bencana alam geologis adalah gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami. 2. Bencana alam klimatologis Bencana alam klimatologis merupakan bencana alam yang disebabkan oleh faktor angin dan hujan. Contoh bencana alam klimatologis adalah banjir, badai, banjir bandang, angin puting beliung, kekeringan, dan kebakaran alami hutan (bukan oleh manusia). Gerakan tanah (longsor) termasuk juga bencana alam, walaupun pemicu utamanya adalah faktor klimatologis (hujan), tetapi gejala awalnya dimulai dari kondisi geologis (jenis dan karakteristik tanah serta batuan dan sebagainya). 3. Bencana alam ekstra-terestrial Bencana alam Ekstra-Terestrial adalah bencana alam yang terjadi di luar angkasa, contoh : hantaman/impact meteor. Bila hantaman benda-benda langit mengenai permukaan bumi maka akan menimbulkan bencana alam yang dahsyat bagi penduduk bumi. Gejala alam yang dapat menimbulkan bencana alam pada dasarnya mempunyai karakteristik umum, yaitu gejala awal, gejala utama, dan gejala akhir. Dengan demikian, jika kita dapat mengetahui secara akurat gejala awal suatu bencana alam, kemungkinan besar kita dapat mengurangi akibat yang ditimbulkannya. B. Antisipasi Bencana Alam 1. Letusan gunung berapi

Letusan gunung berapi terjadi karena gejala vulkanisme. yaitu peristiwa yang berhubungan dengan naiknya magma dari dalam perut bumi. Sebelum gunung berapi meletus, biasanya terdapat tanda-tanda sebagai berikut :  suhu sekitar kawah naik  sumber air banyak yang mengering  sering terasa adanya gempa bumi (vulkanik)  binatang yang ada di atas gunung tersebut banyak yang berpindah menuruni lereng karena terasa panas  sering terdengar suara gemuruh dari dalam gunun 

Bila ada tanda-tanda gunung berapi akan meletus, ada beberapa antisipasi (usaha)untuk mengurangi bahaya dari bencana tersebut, antara lain:  membuat terowongan-terowongan air pada kepundan (kawah) yang berdanau. Contohnya: terowongan di Gunung Kelud.   menyebarkan informasi dan memberi peringatan dini dari hasil pemantauan pos-pos pengamatan gunung berapi. mengungsikan penduduk yang bertempat tinggal di lereng-lereng gunung berapi yang akan meletus.

Korban akibat Letusan Gunung Merapi Menurut berita dari salah satu stasiun TV. Akibat semburan awan panas ini.5 km tadi sore 26 Oktober 2010 pukul 17. sedikitnya tiga kecamatan di sekitar Kaliurang harus dikosongkan. Akibatnya..02 waktu setempat. DI Yogyakarta. Sleman. Banyak warga yang mengungsi terkulai lemas lantaran pingsan akibat menghirup asap abu vulkanik Gunung Merapi.Setelah meningkatkan aktivitasnya sejak dua minggu lalu Gunung Merapi Akhirnya Meletus dengan mengeluarkan semburan awan panas (wedhus gembel) sampai mencapai ketinggian 1. alat EWS langsung berbunyi. kawasan hutan yang semula hijau kini tampak memutih. tampak sangat pekat dan semakin lama debu semakin tebal. namun belum terindentifikasi. dan Pakem. “ Bukti letusan ditandai dengan menggumpalnya awan panas atau wedhus gembel yang membawa material pasir panas bersuhu 500 derajat Celcius “. Mendengar bunyi alarm itu. Semburan material Merapi diperkirakan mampu mencapai 6 km dari pusat letusan dan mengarah ke selatan. Kecamatan Turi. Desa Umbulharjo. Sejak diketahui awan hitam dan wedhus gembel keluar dari puncak Merapi. Debu akibat gempa vulkanik Merapi ini telah merambah hutan dan desa di sekitar lereng gunung tersebut. Korban sementara akibat letusan gunung Merapi ini katanya korban tewas akibat semburan awan panas dari Merapi terus bertambah. Petugas SAR yang telah siaga di Kaliurang kemudian membagikan masker. amin. Sugianto. Kata Kepala Bidang Gempa Bumi dan Gerakan Tanah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMG) I Gede Swantika kepada detikcom. Bahkan debu di kawasan Kaliurang.. Kita semua turut berduka cita dan berdoa agar kejadian ini tak berlangsung lama dan keadaan cepat pulih kembali seperti semula. . Ketiga kecamatan tersebut adalah Cangkringan. Sleman.30 WIB. warga mulai panik dan berebut serta berlari menuju angkutan-angkutan evakuasi. Alhasil. karena debu makin pekat dan bau belerang makin menyengat. Data sementara korban akibat wedhus gembel di Kinahrejo sebanyak 13 orang Semoga korban akibat letusan ini bisa diminimalisir dan kepada warga sekitar agar tabah dalam menghadapi cobaan ini . tepatnya ke arah Kaliurang. Dua orang lagi dilaporkan warga Kinahrejo. hujan debu kemudian mengguyur kawasan lerenglereng Merapi. seorang warga Dusun Kinahrejo. juga ditemukan tewas di rumahnya. Yogyakarta. Selasa (26/10/2010) pukul 19. Sebelumnya. Kecamatan Cangkringan.

dampak dalam bidang sosial mencakup kematian. Salah satu bencana alam yang paling menimbulkan dampak paling besar. Bencana seperti tanah longsor pun dapat memakan korban yang signifikan pada komunitas manusia karena mencakup suatu wilayah tanpa ada peringatan terlebih dahulu dan dapat dipicu oleh bencana alam lain terutama gempa [4] bumi.com/2010/10/gunung-merapi-akhirnya-meletus. struktural dan korban jiwa. sementara kerusakan lingkungan dapat mencakup hancurnya hutan yang [14] melindungi daratan. Kerusakan infrastruktur dapat mengganggu aktivitas sosial. bahkan sejak awal [3] peradabannya. 20 kali [11] lebih banyak daripada korban gunung meletus. hilangnya tempat tinggal dan kekacauan komunitas. luka-luka. Manusia dianggap tidak berdaya pada bencana alam. jumlah besar luka-luka yang sebagian besar tidak menyebabkan kematian. telah menyebabkan lebih dari 5 juta orang tewas. letusan gunung berapi. . rusak. Menurut [15] Bankoff (2003): "bencana muncul bila bertemu dengan ketidakberdayaan".blogspot. sosial dan lingkungan. misalnya gempa bumi. Kerugian yang dihasilkan tergantung [15] pada kemampuan manusia untuk mencegah dan menghindari bencana serta daya tahannya. Dalam hitungan detik dan menit. membutuhkan pertolongan medis segera dari [11] fasilitas kesehatan yang seringkali tidak siap. Artinya adalah aktivitas alam yang berbahaya dapat berubah menjadi bencana alam apabila manusia tidak memiliki daya tahan [15] yang kuat. Ketidakberdayaan manusia. Sumber : http://saungweb. akibat kurang baiknyamanajemen darurat menyebabkan [15] kerugian dalam bidang keuangan. hujan lebat atau topan. runtuh karena gempa. sakit.html#ixzz2V8Q3NmMC Bencana alam dapat mengakibatkan dampak yang merusak pada [14] bidang ekonomi. Penanggulangan [sunting] . selama 5 abad terakhir.Ini adalah video Gunung Merapi Akhirnya Meletus 26 Oktober 2010 dari Youtube.

maka daerah tersebut dapat meminta bantuan ke tingkat nasional dan internasional. Jika sumber daya lokal kurang [16] mencukupi. Penanggulangan bencana alam atau mitigasi adalah upaya berkelanjutan untuk mengurangi dampak [16] bencana terhadap manusia dan harta benda. Lebih sedikit orang dan komunitas yang akan terkena [16] dampak bencana alam dengan menggerakan program ini. . memiliki kerentanan/kerawanan ("vulnerability'"). bencana alam tidak memberi dampak yang luas [15] jika masyarakat setempat memiliki ketahanan terhadap bencana ("disaster resilience").Konstruksi rumah yang menggunakan sistem pegas untuk persiapan terjadinya gempa bumi. Kesiapan [16] menghadapi bencana alam dimulai dari level komunitas lokal. Konsep ketahanan bencana merupakan valuasi kemampuan sistem dan infrastruktur-infrastruktur untuk [15] mendeteksi. Sistem ini [15] memperkuat daerah rawan bencana yang memiliki jumlah penduduk yang besar. Perbedaan tingkat bencana yang dapat merusak dapat diatasi dengan menggerakan program mitigasi yang berbeda-beda sesuai dengan sifat [16] masing-masing bencana alam. mencegah dan menangani tantangan-tantangan serius dari bencana alam. Pada wilayah-wilayah yang memiliki tingkat bahaya tinggi ("hazard"). meminta [16] bantuan dan serta rencana rehabilitasi dalam cara dan kemungkinan yang paling baik. Persiapan menghadapi bencana alam termasuk semua aktivitas yang dilakukan sebelum terdeteksinya tanda-tanda bencana agar bisa memfasilitasi pemakaian sumber daya alam yang tersedia.

yaitu Bencana Gempa Bumi.1.1. mulai dari kebakaran. Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan untuk mencegah atau menghindari bencana dan daya tahan mereka. bahkan sampai kematian. mencegah & menangani tantangan-tantangan serius yang hadir.2. Ruang Lingkup Ruang lingkup penulisan makalah ini adalah mencakup bencana alam yang terjadi di beberapa wilalayah Indonesia saat ini. Bencana Tsunami dan Bencana Gunung Berapi. Besarnya potensi kerugian juga tergantung pada bentuk bahayanya sendiri. sekaligus menganalisis sebab bencana dan cara penaggulangan bencana alam yang terjadi di Indonesia 2. Tujuan Penulisan Menambah pengetahuan tentang bencana alam. sampai peristiwa tubrukan meteor besar yang berpotensi mengakhiri peradaban umat manusia. akibat kurang baiknya manajemen keadaan darurat. Karena ketidakberdayaan manusia. Latar Belakang Bencana alam adalah konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami dan aktivitas manusia. Bencana Banjir Bandang. pemakaian istilah "alam" juga ditentang karena peristiwa tersebut bukan hanya bahaya atau malapetaka tanpa keterlibatan manusia. Bencana Tanah Longsor. aktivitas alam yang berbahaya tidak akan menjadi bencana alam di daerah tanpa ketidakberdayaan manusia. Dengan terjadinya hal tersebut dapat menarik perhatian kami untuk melakukan penelitian ini. seperti letusan gunung. Pemahaman ini berhubungan dengan pernyataan: "bencana muncul bila ancaman bahaya bertemu dengan ketidakberdayaan". . yang mengancam bangunan individual. misalnya gempa bumi di wilayah tak berpenghuni. Dengan demikian. Namun demikian pada daerah yang memiliki tingkat bahaya tinggi (hazard) serta memiliki kerentanan / kerawanan (vulnerability) yang juga tinggi tidak akan memberi dampak yang hebat / luas jika manusia yang berada disana memiliki ketahanan terhadap bencana (disaster resilience). mengetahui cara penaggulangan bencana alam yang terjadi 2. gempa bumi dan tanah longsor. Konsekuensinya.3. sehingga menyebabkan kerugian dalam bidang keuangan dan struktural. mengetahui sebab-sebab terjadinya bencana alam. Konsep ketahanan bencana merupakan evaluasi kemampuan sistem dan infrastruktur-infrastruktur untuk mendeteksi. Dengan demikian meskipun daerah tersebut rawan bencana dengan jumlah penduduk yang besar jika diimbangi dengan ketetahanan terhadap bencana yang cukup.

tanah longsor di Cianjur. tsunami. Untuk masalah yang berkaitan dengan keadaan lingkungan. Metode Metode yang kami gunakan untuk penulisan makalah ini adalah metode tinjauan pustaka. gunung berapi dan tanah longsor. Jadi dengan pertimbangan tersebut kami memilih metode yang tepat yaitu metode tinjauan pustaka. seperti tragedi tsunami di Aceh dan Nias. Masih jelas dalam ingatan kita rentetan kejadian bencana alam yang banyak menyebabkan terjadinya korban jiwa. . Banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam.5. Banjir Bandang di Wasior. pengelolaan tata kota dan kesadaran warga masyarakat untuk menanggulangi bencana banjir ataupun pemeliharaan daerah hulu sungai dan pegunungan serta hutan untuk mencegah terjadinya tanah longsor. BAB II PEMBAHASAN DAN ISI Secara geologis letak wilayah Indonesia yang dilalui oleh dua jalur pegunungan muda dunia yaitu Pegunungan Mediterania di sebelah barat dan Pegunungan Sirkum Pasifik di sebelah timur menyebabkan Indonesia banyak memiliki gunung api yang aktif dan rawan terjadi bencana. kemarau panjang. Sumber Data Beberapa sample bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia meliputi Gemapa Bumi di Bantul dan Sumatera. gempa bumi. Banjir di Jakarta. Tanah Longsor di Jawa Barat . Kami mempergunakan metode ini karena bencana alam yang terjadi di Indonesia menyebar di beberapa daerah yang luas dan jarak jangkauannya cukup jauh.4. 2. gempa bumi dahsyat di Tasikmalaya serta Padang. bahkan banjir di berbagai daerah yang kerap datang setiap musim hujan. Bencana alam yang sering terjadi di wilayah Indonesia antara lain : banjir. Tsunami di Mentawai dan Bencana Gunung berapi di Sleman Jogjakarta. Mulai dari persiapan peralatan untuk mendeteksi terjadinya bencana seperti misalnya pada bencana tsunami dan gunung meletus. pembuatan jenis bangunan yang tahan terhadap bencana gempa. tentu hal ini juga membutuhkan peran serta aktif dari masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan yang dapat dimulai dari lingkungan disekitar tempat tinggalnya.2.

• Polis Asuransi beserta nomor agen yang dapat dihubungi. lindungi kepala anda dengan bantal. maka rasa panik. Jika anda sedang menyalakan kompor. Di dalam rumah Getaran akan terasa beberapa saat. Masalah yang lainlain seperti rumah dan harta benda tidak akan terpikirkan sama sekali. • Surat wasiat. Satukan dokumen-dokumen penting yang ada didalam 1 tas yang mudah untuk dibawa keluar saat akan menyelamatkan diri. Masuklah kebawah meja untuk melindungi tubuh anda dari jatuhan benda-benda. berikut ini 10 petunjuk yang dapat dijadikan pegangan di manapun anda berada. Tak jarang jatuhnya korban jiwa lebih karena disebabkan ketakutan dan kepanikan yang terjadi bukan karena akibat langsung dari terjadinya bencana. maka matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran. • Nomor telepon anggota keluarga. 2. 3. Bencana Gempa Bumi Jika gempa bumi menguncang secara tiba-tiba. bingung dan ketakutan akan segera menyerang. yang terpikirkan adalah untuk segera lari menyelamatkan diri. rumah. dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen penting yang ada didalam rumah.1. Selama jangka waktu itu. Dokumen-dokumen tersebut dapat berupa : • Ijasah pendidikan. Apabila terjadi kejadian bencana. 1. Hal ini dimaksudkan apabila bencana sudah selesai. 2. Berikut hal-hal yang dapat dijadikan pedoman untuk menghadapi terjadinya bencana supaya dapat menghindari adanya korban jiwa.2. anda harus mengupayakan keselamatan diri anda dan keluarga anda. • Akte lahir dan kartu keluarga. maka para korban bencana pun masih harus tetap melanjutkan hidup dan dokumen tersebut dapat digunakan untuk bekal melanjutkan hidup. kendaraan dll. Di sekolah .1.1. Walaupun demikian tidak ada salahnya untuk mempersiapkan diri terhadap kemungkinan terjadinya bencana. • Surat kepemilikan tanah. Jika anda tidak memiliki meja.Seringkali karena bencana alam datang secara tiba-tiba. kita menjadi panik dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Ikuti semua petunjuk dari petugas atau satpam. lihat keamanannya dan mengungsilah. dan lantai dasar mall Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Di dalam mobil Saat terjadi gempa bumi besar. Di dalam lift Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Di gedung.5. jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil. 2. Jauhi persimpangan. jika gempa mereda keluarlah berurutan mulai dari jarak yang terjauh ke pintu.6. Lindungi kepala anda dengan menggunakan tangan.1. maka tekanlah semua tombol. tiang dan pohon. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan. bahaya bisa muncul dari jatuhnyakaca-kaca dan papan-papan reklame.4. mall. Di kereta api Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuhseandainya kereta dihentikan secara mendadak. Jika anda terjebak dalam lift. 2. Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. lindungi kepala dengan tas atau buku. bioskop.8. 2. anda akan merasa seakan-akan roda mobil anda gundul.1. Ikuti instruksi dari radio mobil. jangan panik. Ketika lift berhenti. tas atau apapun yang anda bawa.1. biarkan mobil tak terkunci. Jika anda merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift.3. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Di luar rumah Lindungi kepada anda dan hindari benda-benda berbahaya. 2.7. keluarlah. pinggirkan mobil anda di kiri jalan dan berhentilah. jangan berdiri dekat gedung. Di daerah perkantoran atau kawasan industri. carilah tempat lapang.1.1. 2. hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia. 2. Di gunung/pantai .1.Berlindunglah di bawah kolong meja.

Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor Kepala Desa. 2. Secepatnya membersihkan rumah. Mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan air masih memungkinkan untuk diseberangi.2.6.2. 2.4. Jika anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak. dan nyamuk.3. 2. cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi. 2.1. kecoa. Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena bencana.2. Segera mengamankan barang-barang berharga ketempat yang lebih tinggi.2.2. Waspada terhadap kemungkinan binatang berbisa seperti ular dan lipan atau binatang penyebar penyakit seperti tikus. Di pesisir pantai. Bencana Tanah Longsor .2. bahayanya datang dari tsunami. Bencana Banjir Bandang Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba yang disebabkan oleh karena tersumbatnya sungai maupun karena pengundulan hutan disepanjang sungai sehingga merusak rumah-rumah penduduk maupun menimbulkan korban jiwa.2. Hindari berjalan di dekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. lalat.2. 2.Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung. Usahakan selalu waspada apabila kemungkinan terjadi banjir susulan. menjauhlah langsung ke tempat aman. Cari dan siapkan air bersih untuk menghindari terjangkitnya penyakit diare yang sering berjangkit setelah kejadian banjir. Lurah ataupun Camat. Yang Harus Dilakukan Saat Banjir 2. 2.2. 2.3.2.5. Yang Harus Dilakukan Setelah Banjir 2. dimana lantai pada umumnya tertutup lumpur dan gunakan antiseptik untuk membunuh kuman penyakit.8.7. 2.

Utilitas yang ada didalam tanah harus bersifat fleksibel. Jadi drainase harus dijaga agar jangan sampai tersumbat atau meresapkan air ke dalam tanah. Penutupan rekahan di atas lereng untuk mencegah air masuk secara cepat kedalam tanah. Mengurangi tingkat keterjalan lereng. menuruni atau keluar lereng akibat dari terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng tersebut. Pondasi tiang pancang sangat disarankan untuk menghindari bahaya liquefaction. Pembuatan bangunan penahan.11.9. menghidari air meresap ke dalam lereng atau menguras air ke dalam lereng ke luar lereng.3. 2. Pembuatan tanggul penahan untuk runtuhan batuan (rock fall).3.3. Strategi dan upaya penanggulangan bencana tanah lonsor : 2.3. 2. Hindarkan daerah rawan bencana untuk pembangunan pemukiman dan fasilitas utama lainnya.3.3. Mendirikan bangunan dengan fondasi yang kuat.14.12. dengan kemiringan lebih dari 40 derajat atau sekitar 80% sebaiknya tanaman tidak terlalu rapat serta diseling-selingi dengan tanaman yang lebih pendek dan ringan .3. Tanah longsor terjadi karena ada gangguan kestabilan pada tanah/batuan penyusun lereng.3.4.5.3.3.2.3. 2.3.3. 2.1.3.4. Melakukan pemadatan tanah disekitar perumahan.teras dijaga jangan sampai menjadi jalan meresapkan air ke dalam tanah). Meningkatkan/memperbaiki dan memelihara drainase baik air permukaan maupun air tanah. ataupun percampuran keduanya. 2. 2. Terasering dengan sistem drainase yang tepat (drainase pada teras .10. Dalam beberapa kasus relokasi sangat disarankan. Penghijauan dengan tanaman yang sistem perakarannya dalam dan jarak tanam yang tepat (khusus untuk lereng curam. 2. 2. 2. 2. 2. Fungsi drainase adalah untuk menjauhkan airn dari lereng.7.Longsoran merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan. Bencana Tsunami .13.6. Pengenalan daerah rawan longsor. 2. 2. di bagian dasar ditanam rumput).8. 2. jangkar (anchor) dan pilling.3.

Pada batas lempeng inilah terjadi perubahan tekanan dan suhu yang sangat tinggi sehingga mampu melelehkan material sekitarnya yang merupakan cairan pijar (magma). Kecepatan tsunami yang naik ke daratan(run-up) berkurang menjadi sekitar 25-100 Km/jam dan ketinggian air tsunami yang pernah tercatat terjadi di Indonesia adalah 36 meter yangterjadi pada saat letusan gunung api Krakatau tahun 1883.Tsunami dapat diartikan sebagai gelombang laut dengan periode panjang yang ditimbulkan oleh gangguan impulsif dari dasar laut. lembah dan daerah aliran lahar.5. . 2.1. Gangguan impulsif tersebut bisa berupa gempa bumi tektonik.rekahan mendekati permukaan bumi. segeralah lari menuju ke tempat yang tinggi (perbukitan atau bangunan tinggi) sambil memberitahukan teman-teman yang lain. air laut dekat pantai surut secara tiba-tiba sehingga dasar laut terlihat. Hindari daerah rawan bencana seperti lereng gunung. jangan mendekat kepantai. Arahkan perahu ke laut. terasa ada guncangan gempa bumi. akan tetapi kita bisa menerima peringatan akan terjadinya tsunami sehingga kita masih ada waktu untuk menyelamatkan diri. jangan segera turun ke daerah yang rendah. Jika sedang berada di dalam perahu atau kapal di tengah laut serta mendengar berita dari pantai telah terjadi tsunami. Adanya tsunami tidak bisa diramalkan dengan tepat kapan terjadinya. lakukan pertolongan pertama pada korban. erupsi vulkanik atau longsoran.5. Jika gelombang telah benar-benar mereda. Magma akan mengintrusi batuan atau tanah di sekitarnya melalui rekahan. Jika gelombang pertama telah datang dan surut kembali. Hampir semua kegiatan gunung api berkaitan dengan zona kegempaan aktif. Jika Terjadi Letusan Gunung Berapi 2. sebab berhubungan dengan batas lempeng. Penyelamatan diri saat terjadi tsunami Jika berada di sekitar pantai. Di Indonesia pada umumnya tsunami terjadi dalam waktu kurang dari 40 menit setelah terjadinya gempa bumi besar di bawah laut. Bencana Gunung Berapi Letusan gunung api adalah merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan istilah "erupsi". Biasanya gelombang berikutnya akan menerjang.

Bersihkan atap dari timbunan abu. 2.3.5. Pakai masker atau kain untuk menutupi mulut dan hidung. 3. Persiapkan diri untuk kemungkinan bencana susulan.5. Jangan memakai lensa kontak.2. namun didahului oleh adanya eksploitasi lingkungan yang berlebihan. Jauhi tempat aliran sungai.5. 2. lindungi diri dari abu letusan dan awan panas. Hindari mengendarai mobil di daerah yang terkena hujan abu sebab bisa merusak mesin. Ditempat terbuka.7. 2. Kenakan pakaian yang bisa melindungi tubuh seperti: baju lengan panjang atau jaket.2.5. 2.1. 2.6.5. Karena beratnya.10. Saran . celana panjang.4.2. 2. bisa merusak atau meruntuhkan atap bangunan. Setelah Terjadi Letusan Gunung Berapi 2. 2. Saat turunnya awan panas usahakan untuk menutup wajah dengan kedua belah tangan. Jauhi wilayah yang terkena hujan abu.5.8. kemungkinan akan terjadi banjir lahar dingin dan batu-batu besar.5.9. BAB III PENUTUP 3.5. topi dan lainnya. Tata Ruang yang kurang baik dan tidak bainya managemen pemerintah untuk mengatisipasi dan penaggulangan bencana. kebijakan pemerintah yang kurang memperhatikan AMDAL ( analisis mengenai dampak lingkungan ) .5. Simpulan Dari berbagai fakta bencana yang ada jelas terlihat bahwa bencana besar yang terjadi tidak serta merta datang begitu saja.5.

Sedapat mungkin tidak tinggal di tempat atau daerah bencana. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam penyelamatan dan pelestarian lingkungan. karena sebagian bencana yang terjadi diakibatkan oleh kerusakan lingkungan. majalah ) tentang bencana-bencana yang terjadi dan bagaimana cara mengatasi atau menyelamatkan diri. namun kita harus mengetahui jenis-jenis bencana. 4. Kepada Pemerintah agar meningkatkan managemen antisipasi dan penanggulangan bencana. sebab-sebab yang menimbulkan bencana dan akibat-akibat yang ditimbulkannya. 5. surat kabar. . kami sampaikan kepada semua pihak untuk mengantisipasi dan penanggulangan bencana agar tidak menimbulkan kerusakan. TV dan Internet ) maupun Media Cetak ( buku literature. 2. Pemerintah agar memiliki Lembaga atau Badan Khusus bahkan mungkin yang lebih tinggi yaitu setingkat menteri untuk mengantisipasi dan penanggulangan bencana. 1. 3.Bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Pemerintah agar memberikan sosialisasi dan simulasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah bencana. bagaimana cara mengatasi bencana yang terjadi. Saran-saran. Masyarakat pada umumnya harus mengetahui baik melalui Media Elektronik ( radio. agar tidak terjadi korban dan kerugian yang besar. 6. korban meninggal dan kerugian yang besar.

3 Tujuan 1. Banyak masalah yang berkaitan dengan bencana alam. Sayangnya kejadian pun terus saja ada.2 Rumusan Masalah Masalah – masalah dalam makalah ini dirumuskan sebagai berikut : 1. Menjelaskan devinisi bencana alam. Apa saja macam – macam bencana alam di sekitar kita kita dan cara mengatasinya ? 4.Makalah Bencana Alam BAB I PENDAHULUAN 1. Apa saja dampak yang terjadi akibat bencana alam itu ? 1. Harta benda dan manusia terpaksa harus direlakan. 4. 3. meski itu berarti derita. Menjelaskan macam – macam bencana alam di sekitar kita kita dan cara mengatasinya. Masih untung bagi kita yang mengagungkan Tuhan sehingga segala kehendak-Nya bisa dimengerti. 1. Bayangkan saja harta yang dikumpulkan sedikit demi sedikit. Menjelaskan klasifikasi benacana alama. Berbagai usaha tidak jarang dianggap maksimal tetapi kenyataan sering tidak terelakkan. dipelihara bertahun-tahun lenyap seketika.1 Latar Belakang Bencana alam apapun bentuknya memang tidak diinginkan. dan itu semua bukan masalah yang mudah. Apa devinis bencana alam itu ? 2. Kehilangan dan kerusakan termasuk yang paling sering harus dialami bersama datangnya bencana itu. Apa saja klasifikasi bencana alam itu ? 3. Dalam arti mudah difahami dan mudah diterima oleh mereka yang mengalami. Menjelaskan dampak yang terjadi akibat bencana alam. 2. .

2. yaitu : 1. aktivitas alam yang berbahaya tidak akan menjadi bencana alam di daerah tanpa ketidakberdayaan manusia. mencegah & menangani tantangan-tantangan serius yang hadir. letusan gunung berapi.2 Klasifikasi Bencana alam Klasifikasi bencana alam berdasarkan penyebabnya dibedakan menjadi tiga jenis. pemakaian istilah "alam" juga ditentang karena peristiwa tersebut bukan hanya bahaya atau malapetaka tanpa keterlibatan manusia.1 Devinisi Bencana Alam Bencana alam adalah konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami (suatu peristiwa fisik. bahkan sampai kematian. Contoh bencana alam klimatologis adalah banjir. tanah longsor) dan aktivitas manusia. Bencana alam juga dapat diartikan sebagai bencana yang diakibatkan oleh gejala alam. sehingga menyebabkan kerugian dalam bidang keuangan dan struktural. Bencana alam geologis Bencana alam ini disebabkan oleh gaya-gaya yang berasal dari dalam bumi (gaya endogen). harta dan benda). yang mengancam bangunan individual. sampai peristiwa tubrukan meteor besar yang berpotensi mengakhiri peradaban umat manusia. Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan untuk mencegah atau menghindari bencana dan daya tahan mereka. 2. Karena ketidakberdayaan manusia. Dengan demikian. dan kebakaran alami hutan (bukan oleh manusia). Namun. akibat kurang baiknya manajemen keadaan darurat. misalnya gempa bumi di wilayah tak berpenghuni. seperti letusan gunung. Yang termasuk dalam bencana alam geologis adalah gempa bumi. Sebenarnya gejala alam merupakan gejala yang sangat alamiah dan biasa terjadi pada bumi. hanya ketika gejala alam tersebut melanda manusia (nyawa) dan segala produk budidayanya (kepemilikan. Besarnya potensi kerugian juga tergantung pada bentuk bahayanya sendiri. . banjir bandang. kita baru dapat menyebutnya sebagai bencana. kekeringan. Konsekuensinya. badai. dan tsunami. Dengan demikian meskipun daerah tersebut rawan bencana dengan jumlah penduduk yang besar jika diimbangi dengan ketetahanan terhadap bencana yang cukup. angin puting beliung. Namun demikian pada daerah yang memiliki tingkat bahaya tinggi (hazard) serta memiliki kerentanan/kerawanan(vulnerability) yang juga tinggi tidak akan memberi dampak yang hebat/luas jika manusia yang berada disana memiliki ketahanan terhadap bencana (disaster resilience). mulai dari kebakaran. Konsep ketahanan bencana merupakan valuasi kemampuan sistem dan infrastruktur-infrastruktur untuk mendeteksi. Bencana alam klimatologis Bencana alam klimatologis merupakan bencana alam yang disebabkan oleh faktor angin dan hujan. gempa bumi.BAB II PEMBAHASAN 2. Pemahaman ini berhubungan dengan pernyataan: "bencana muncul bila ancaman bahaya bertemu dengan ketidakberdayaan".

Sulitnya mendapatkan air bersih. Banjir Banjir adalah bencana akibat curah hujan yang tinggi dengan tidak diimbangi dengan saluran pembuangan air yang memadai sehingga merendam wilayah-wilayah yang tidak dikehendaki oleh orang-orang yang ada di sana. tetapi gejala awalnya dimulai dari kondisi geologis (jenis dan karakteristik tanah serta batuan dan sebagainya). Rusaknya areal pertanian Timbulnya penyakit-penyakit Menghambat transportasi darat a. Air laut. baik ke aliran sungai mapupun gotong royong. sungai. walaupun pemicu utamanya adalah faktor klimatologis (hujan).Gerakan tanah (longsor) termasuk juga bencana alam. b. Banjir bisa juga terjadi karena jebolnya sistem aliran air yang ada sehingga daerah yang rendah terkena dampak kiriman banjir. Penyebab Terjadinya Banjir Secara umum. 2. a) b) c) d) e) f) a) b) c) d) e) f) . Dampak Dari Banjir Banjir dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup berupa: Rusaknya areal pemukiman penduduk. jenis banjir dibedakan menjadi tiga. Pembuatan tanggul yang kurang baik. atau danau yang meluap dan menggenangi daratan. Banjir Laut pasang Terjadi antara lain akibat adanya badai dan gempa bumi. Bencana alam ekstra-terestrial Bencana alam Ekstra-Terestrial adalah bencana alam yang terjadi di luar angkasa. 3. Banjir Sungai Terjadi karena air sungai meluap. dan Rusaknya sarana dan prasarana penduduk. Bila hantaman benda-benda langit mengenai permukaan bumi maka akan menimbulkan bencana alam yang dahsyat bagi penduduk bumi. Pembuatan saluran air yang tidak memenuhi syarat. dan banjir laut pasang. c. Banjir Danau Terjadi karena air danau meluap atau bendungannya jebol. penyebab terjadinya banjir adalah sebagai berikut : Penebangan hutan secara liar tanpa disertai reboisasi. contoh : hantaman/impact meteor.3 Macam-Macam Bencana Alam Di Sekitar Kita 1. banjir danau. Pembuangan sampah yang sembarangan. Pendangkalan sungai. Jenis – Jenis Banjir Banjir merugikan banyak pihak Berdasarkan sumber air yang menjadi penampung di bumi. yaitu banjir sungai.

tembok-tembok laut di sepanjang pantai-pantai dapat menjaga tingkat ketinggian air agar tidak masuk ke dalam daratan. a) b) c) d) e) f) 3. Pembuatan prosedur tetap. 2. Kebakaran di bawah tanah/ground fire pada daerah tanah gambut yang dapat menyulut kebakaran di atas tanah pada saat musim kemarau. membuat tembok-tembok penahan dan tanggul-tanggul di sepanjang sungai. Penyiapan regu pemadam kebakaran. c) Aktivitas vulkanis seperti terkena aliran lahar atau awan panas dari letusan gunung berapi. sehingga jika terjadi hujan lebat secara terus menerus air tidak dapat diserap secara langsung oleh f) tanah bahkan akan menggerus tanah. b) Kecerobohan manusia antara lain membuang puntung rokok secara sembarangan dan lupa mematikan api di perkemahan. Pengadaan sarana dan prasarana. dan lain sebagainya. karena hutan yang gundul akan sulit menyerap air. diantaranya adalah : a) membersihkan saluran air dari sampah yang dapat menyumbat aliran air sehingga menyebabkan terjadinya banjir.Cara Mengantisipasi Banjir Untuk mengantisipasi bencana banjir banyak hal yang harus dilakukan. Cara Mengantisipasi Kebakaran Hutan : Pencegahan kebakaran hutan pada tingkat unit pengelolaan hutan konservasi. Kebakaran hutan menyebabkan dampak yang luas akibat asap kebakaran yang menyebar ke banyak daerah di sekitarnya. b) mengeruk sungai-sungai dari endapan-endapan untuk menambah daya tampung air. d) tidak mendirikan bangunan pada wilayah (area) yang menjadi daerah lokasi penyerapan air. Inventarisasi faktor penyebab kebakaran. e) tidak menebangi pohon-pohon di hutan. Penyebab Kebakaran liar. kekeringan yang berkepanjangan. kesatuan pengelolaan hutan lindung meliputi kegiatan: Inventarisasi lokasi rawan kebakaran hutan. Gempa Bumi . c) membangun rute-rute drainase alternatif (kanal-kanal sungai baru. leleran lahar. kesatuan pengelolaan hutan produksi. dan Pembuatan sekat bakar. Hutan yang terbakar juga bisa sampai ke pemukiman warga sehingga bisa membakar habis bangunan-bangunan yang ada. Kebakaran Hutan Kebakaran hutan adalah kebakaran yang diakibatkan oleh faktor alam seperti akibat sambaran petir. d) Tindakan yang disengaja seperti untuk membersihkan lahan pertanian atau membuka lahan e) pertanian baru dan tindakan vandalisme. hal ini pula dapat menyebabkan tanah longsor. antara lain: a) Sambaran petir pada hutan yang kering karena musim kemarau yang panjang. sistem-sistem pipa) sehingga dapat mencegah beban yang berlebihan terhadap sungai.

Jika berada di tengah keramaian: janganlah turut berdesak-desakan mencari jalan keluar. dan lain sebagainya bisa hancur rata dengan tanah jika terkena gempa bumi yang besar. c) Matikan segera lampu. seperti Dam Karibia di Zambia. gedung. . jangan panik dan segeralah keluar dari bangunan. Afrika. Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Rumah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi Mengantisipasi Gempa Bumi Antisipasi yang harus dilakukan bagi masyarakat luas adalah apa dan bagaimana cara menghadapi kejadian gempa. kompor minyak atau gas serta listrik agar terhindar dari bahaya kebakaran. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. pipa gas atau benda-benda tergantung yang mungkin akan jatuh menimpa. jembatan. Beberapa saran dalam menghadapi kejadian gempa adalah sebagai berikut: Sebelum terjadi gempa a) Mengetahui secara teliti jalan-jalan keluar masuk dalam keadaan darurat di mana pun kita berada. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Terakhir. pohon atau dinding. Jauhi tempattempat yang mungkin mengakibatkan luka seperti kaca. Carilah tempat yang tidak akan kejatuhan runtuhan. jalan. Jika berada di luar rumah: tinggallah atau carilah tempat yang bebas dari bangunanbangunan. Secepatnya mencari perlindungan di bawah meja atau di dekat pintu. landmark. meskipun orang-orang yang panik mempunyai keinginan yang sama. gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak.Gempa bumi adalah goncangan yang mengguncang suatu daerah mulai dari yang tingkat rendah sampai tingkat tinggi yang membahayakan. Ingat gempa dapat terjadi sewaktu-waktu. menara. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam. Saat terjadi gempa Jika berada di dalam ruangan: diamlah sejenak. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa dengan skala tinggi dapat membuat luluhlantak apa-apa yang ada di permukaan bumi. taman. Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Pada saat itulah gempa bumi akǍan terjadi. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km. b) Meletakkan barang-barang yang berat di tempat yang stabil dan tidak tergantung. pada saat dan sesudah gempa terjadi. Jangan memasuki bangunan meskipun getaran gempa sudah berhenti karena tidak mustahil runtuhan bangunan masih dapat terjadi.

dan jangan gunakan elevator atau lift yang ada. Tsunami yang besar bisa membunuh banyak manusia dan makhluk hidup yang terkena dampak tsunami. yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami. Bersiaplah menghadapi kemungkinan terjadinya gempa-gempa susulan. Setelah terjadi gempa a) Tetap menggunakan alas kaki untuk menghindari pecahan-pecahan kaca atau bahan-bahan yang merusak kaki. Jika tercium bau gas usahakan segera menutup sumbernya dan jangan sekali-kali menyalakan api dan merokok. seperti letusan gunung api. yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. 4. radio. misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau. Jika sedang mengendarai kendaraan: hentikan kendaraan kamu dan tetaplah berada di dalam mobil dan pinggirkanlah mobil kamu. Tsunami Tsunami adalah ombak yang sangat besar yang menyapu daratan akibat adanya gempa bumi di laut.Jika berada dalam bangunan tinggi: secepatnya mencari perlindungan di bawah meja dan jauhilah jendela atau dinding luar bangunan. atau di bawah jalan layang. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus. Sunami sangat berbahaya karena bisa menyapu bersih pemukiman warga dan menyeret segala isinya ke laut lepas yang dalam. dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba. 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut. c) Periksalah aliran/pipa gas yang ada apakah terjadi kebocoran. sebelum dipastikan kondisinya aman. Penyebab terjadinya tsunami Skema terjadinya tsunami Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air. Tetaplah berada di lantai di mana kamu berada ketika gempa terjadi. dan lain sebagainya. d) Periksalah kerusakan yang mungkin terjadi pada bangunan kamu. Jangan berhenti di atas jembatan. e) Dengarkan informasi melalui televisi. bila hal ini memungkinkan. tumbukan benda besar/cepat di laut. Jika gempa sudah berhenti. b) Periksalah apakah kamu mendapat luka yang memerlukan perawatan segera. . Dan berdoa agar terhindar dari bencana yang lebih parah.longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. gempa bumi. janganlah langsung melintasi jalan layang atau jembatan yang membentang. Namun. angin ribut. Gerakan vertikal pada kerak bumi. telepon yang biasanya disiarkan oleh pemerintah.

Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter. b) Jika situasi memungkinkan. magma. berlarilah menuju bukit yang terdekat. 5. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer.Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi. c) Jika situasi tidak memungkinkan untuk melakukan tindakan No. dan lain sebagainya.2. Akibatnya. awan panas. namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air.000 °C. sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90 km. dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua. Letusan gunung berapi yang membawa batu dan abu dapat menyembur sampai sejauh radius 18 km atau lebih. asap. carilah bangunan bertingkat yang bertulang baja (ferroconcrete building). Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi. pakai jaket hujan dan pastikan tangan kamu bebas dan tidak membawa apa-apa. lahar dingin. dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. pergilah ke tempat evakuasi yang sudah ditentukan. gunakan tangga darurat untuk sampai ke lantai yang paling atas (sedikitnya sampai ke lantai 3). Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi.5 Skala Richter c) Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun Cara Mengantisipasi Tsunami : Beberapa langkah dalam antisipasi dari bencana tsunami: a) Jika kamu sedang berada di pinggir laut atau dekat sungai. Gunung meletus biasanya bisa diprediksi waktunya sehinggi korban jiwa dan harta benda bisa diminimalisir. kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Bila tsunami mencapai pantai. kerikil. segera berlari sekuat-kuatnya ke tempat yang lebih tinggi. batu-batuan. yakni diperkirakan lebih dari 1. Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi. Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. Jika memungkinkan. Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas.200 °C. Gempa yang menyebabkan tsunami : a) Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 . dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter. dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. .30 km) b) Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6. d) Jika situasi memungkinkan. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar. Gunung Meletus Gunung meletus adalah gunung yang memuntahkan materi-materi dari dalam bumi seperti debu. lahar panas.

gunakan tangga darurat untuk sampai ke lantai yang paling atas (sedikitnya sampai ke lantai 3). d) Jika situasi memungkinkan. Puting beliung cuaca sedang sedikit perusak namun sangat jauh dari umumnya dan memiliki dinamik yang sama dengansetan debu dan landspout.Tidak semua gunung berapi sering meletus. dan lain-lain bisa menerbangkan benda-benda serta merobohkan bangunan yang ada sehingga sangat berbahaya bagi manusia. Mereka terbentuk saat barisan awan cumulus congestus menjulang di perairan tropis dan semitropis. Puting Beliung Tornado merupakan secara harafiah sebutan untuk "tornado yang melintasi perairan". Berbagai Tipe Gunung Berapi a) Gunung berapi kerucut atau gunung berapi strato (strato vulcano) b) Gunung berapi perisai (shield volcano) c) Gunung berapi maar Ciri-ciri gunung berapi akan meletus Gunung berapi yang akan meletus dapat diketahui melalui beberapa tanda. Sejak angin ini terbentuk dari badai petir perusak dan . pakai jaket hujan dan pastikan tangan kamu bebas dan tidak membawa apa-apa. Namun. b) Mata air menjadi kering c) Sering mengeluarkan suara gemuruh.2. c) Jika situasi tidak memungkinkan untuk melakukan tindakan No. b) Jika situasi memungkinkan. berlarilah menuju bukit yang terdekat. segera berlari sekuat-kuatnya ke tempat yang lebih tinggi. carilah bangunan bertingkat yang bertulang baja (ferroconcrete building). Puting Beliung secara resmi digambarkan secara singkat olehNational Weather Service Amerika Serikat seperti tornado yang melintasi perairan. Angin ini memiliki angin yang secara relatif lemah. Angin yang sangat besar seperti badai. pergilah ke tempat evakuasi yang sudah ditentukan. para peneliti umumnya mencirikan puting beliung "cuaca sedang" berasal dari puting beliung tornado. Gunung berapi yang sering meletus disebut gunung berapi aktif. Jika memungkinkan. kadang disertai getaran (gempa) d) Tumbuhan di sekitar gunung layu e) Binatang di sekitar gunung bermigrasi Mengantisipasi Tsunami Beberapa langkah dalam antisipasi dari bencana tsunami: a) Jika kamu sedang berada di pinggir laut atau dekat sungai. Angin ini sangat sering terjadi di Florida Keys. Angin ini dapat terbentuk melintasi perairan seperti tornado mesosiklon. atau menjadi tornado darat yang melintas keluar perairan. 6. Angin Puting Beliung / Angin Ribut Angin puting beliung adalah angin dengan kecepatan tinggi yang berhembus di suatu daerah yang dapat merusak berbagai benda yang ada di permukaan tanah. dinding berlapis lancar. dan umumnya melaju sangat pelan. tornado. antara lain : a) Suhu di sekitar gunung naik.

sungai atau gelombang laut yang menciptakan lerenglereng yang terlalu curam lereng dari bebatuan dan tanah diperlemah melalui saturasi yang diakibatkan hujan lebat gempa bumi menyebabkan tekanan yang mengakibatkan longsornya lerenglereng yang lemah gunung berapi menciptakan simpanan debu yang lengang. Longsor atau sering disebut gerakan tanah adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan asabatuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah.dapat menjadi jauh lebih dahsyat. hujan lebat dan aliran debu-debu getaran dari mesin. dan lain sebagainya bisa ikut longsor menghancurkan apa saja yang ada di bawahnya. bahkan petir berat yang terlalu berlebihan. pohon. Masalahnya jika ada orang atau pemukiman di atas tanah yang longsor atau di bawah tanah yang jatuh maka sangat berbahaya. misalnya dari berkumpulnya hujan atau salju. Tidak hanya tanah saja yang longsor karena batu. 7. Faktor pendorong adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi material sendiri. kencang. Tanah Longsor Tanah longsor adalah tanah yang turun atau jatuh dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah. namun ada pula faktor-faktor lainnya yang turut berpengaruh : Erosi yang disebabkan sungai . Meskipun penyebab utama kejadian ini adalah gravitasi yang mempengaruhi suatu lereng yang curam. dan bertahan lebih lama daripada puting beliung cuaca sedang. Secara umum kejadian longsor disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu. sedangkan faktor pemicu adalah faktor yang menyebabkan bergeraknya material tersebut. pasir. lalu lintas. penggunaan bahan-bahan peledak. dan . angin ini dianggap jauh lebih membahayakan.

sungai dan waduk tidak dapat berfungsi dengan baik. jika ada. serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa. "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kacaakibat aktivitas manusia" melalui efek rumah kaca. Kekeringan terjadi karena adanya pergantian musim. masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut. Akan tetapi. Akibatnya sawah-sawah yang menggunakan sistem . Kekeringan Perlu dibedakan antara kekeringan (drought) dan kondisi kering (aridity). Pada musim kemarau. sedangkan ariditas (kondisi kering) diartikan sebagai keadaan jumlah curah hujan sedikit. hilangnya gletser. pemanasan dan kenaikan muka air lautdiperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik.1 hingga 6. 9. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0. termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8.33 ± 0.74 ± 0. Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat1.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100. Perbedaan angka perkiraan itu disebabkan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang. Sebagian besar pemerintahan negara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto.Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa. Pergantian musim merupakan dampak dari iklim. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian. Kekeringan (kemarau) dapat timbul karena gejala alam yang terjadi di bumi ini.8. Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut. meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim. tindakan yang harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasi terhadap konsekuensi-konsekuensi yang ada. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100. Pengetahuan tentang musim bermanfaat bagi para petani untuk menentukan waktu tanam dan panen dari hasil pertanian. Pada saat kekeringan. Pemanasan global atau Global Warming Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu ratarata atmosfer.4 °C (2. laut.18 °C (1. Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuwan adalah mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan. Pergantian musim dibedakan oleh banyaknya curah hujan. dan bagaimana pemanasan serta perubahanperubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain.32 °F) selama seratus tahun terakhir. sungai akan mengalami kekeringan. dan daratanBumi. Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan.0 hingga 11. serta perubahan jumlah dan polapresipitasi. dan punahnya berbagai jenis hewan. Kekeringanadalah kesenjangan antara air yang tersedia dengan air yang diperlukan. yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca.

Siswa yang hampir menempuh ujian terpaksa berhenti bersekolah. Kekeringan pertanian (agricultural drought) Kekeringan hidrologis (hydrological drought) Kekeringan sosial – ekonomi (socio – economic drought) Beberapa cara untuk mengantisipasi kekeringan. Dengan demikian meskipun daerah tersebut rawan bencana dengan jumlah penduduk yang besar jika diimbangi dengan ketetahanan terhadap bencana yang cukup. Kekeringan meteorologis (meteorological drought) b. Konsep ketahanan bencana merupakan valuasi kemampuan sistem dan infrastruktur-infrastruktur untuk mendeteksi. Air yang dibutuhkan sehari-hari menjadi langka keberadaannya. Selain itu. Kehidupan sehari-hari juga menjadi tersendat-sendat. diantaranya: a) membuat waduk (dam) yang berfungsi sebagai persediaan air di musim kemarau. aktivitas alam yang berbahaya tidak akan menjadi bencana alam di daerah tanpa ketidakberdayaan manusia. c) reboisasi atau penghijauan kembali daerah-daerah yang sudah gundul agar tanah lebih mudah menyerap air pada musim penghujan dan sebagai penyimpanan cadangan air pada musim kemarau. 2. Dengan demikian. Pemahaman ini berhubungan dengan pernyataan: "bencana muncul bila ancaman bahaya bertemu dengan ketidakberdayaan". b) membuat hujan buatan untuk daerah-daerah yang sangat kering. Selain itu waduk dapat mencegah terjadinya banjir pada musim hujan.Kekeringan pada suatu kawasan merupakan suatu kondisi yang umumnya mengganggu keseimbangan makhluk hidup. diantaranya: a. Berbagai hasil pembangunan ikut menjadi korban sehingga perlu adanya proses membangun ulang. pasokan air bersih juga berkurang. pemakaian istilah "alam" juga ditentang karena peristiwa tersebut bukan hanya bahaya atau malapetaka tanpa keterlibatan manusia.4 Dampak Bencana Alam Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan untuk mencegah atau menghindari bencana dan daya tahan mereka.pengairan dari air hujan juga mengalami kekeringan. sampai peristiwa tubrukan meteor besar yang berpotensi mengakhiri peradaban umat manusia. d. yang mengancam bangunan individual. misalnya gempa bumi di wilayah tak berpenghuni. Sawah yang kering tidak dapat menghasilkan panen. c. Pemenuhan kebutuhan seharihari juga menjadi sulit padahal penggantinya juga tidak bisa diharapkan segera ada. mulai dari kebakaran. Kenyataan seperti ini berarti pula muncul kemungkinan kegagalan di masa mendatang. Bencana berarti juga terhambatnya laju pembangunan. . mencegah & menangani tantangan-tantangan serius yang hadir. Namun demikian pada daerah yang memiliki tingkat bahaya tinggi (hazard) serta memiliki kerentanan/kerawanan(vulnerability) yang juga tinggi tidak akan memberi dampak yang hebat/luas jika manusia yang berada disana memiliki ketahanan terhadap bencana (disaster resilience). Besarnya potensi kerugian juga tergantung pada bentuk bahayanya sendiri. Kondisi kekeringan dapat ditinjau dari berbagai segi. Konsekuensinya.

dan itu semua bukan masalah yang mudah. akibat kurang baiknya manajemen keadaan darurat. Banyak masalah yang berkaitan dengan bencana alam. mulai dari kebakaran. gempa bumi. Bencana alam klimatologis 3. yaitu : 1. tanah longsor) dan aktivitas manusia. Bencana alam geologis 2. seperti letusan gunung. Dan juga terhambatnya laju perekonomian daerah tersebut. Bencana alam ekstra-terestrial Sedangkan macam. Kehilangan dan kerusakan termasuk yang paling sering harus dialami bersama datangnya bencana itu.BAB III PENUTUP Kesimpulan Bencana alam adalah konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami (suatu peristiwa fisik. . sehingga menyebabkan kerugian dalam bidang keuangan dan struktural. Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan untuk mencegah atau menghindari bencana dan daya tahan mereka. yang mengancam bangunan individual. Karena ketidakberdayaan manusia. Harta benda dan manusia terpaksa harus direlakan.macam bencana alam yang ada di sekitar kita a) Pemanasan Global b) Gempa bumi c) Gunung meletus d) Kebakaran liar e)Banjir f) Tsunami g) Bencana alam terkait cuaca h) Tornado i) Kemarau Besarnya potensi kerugian juga tergantung pada bentuk bahayanya sendiri. sampai peristiwa tubrukan meteor besar yang berpotensi mengakhiri peradaban umat manusia. bahkan sampai kematian. Klasifikasi bencana alam berdasarkan penyebabnya dibedakan menjadi tiga jenis.