MAKALAH ILMU KEALAMAN DASAR

“BUMI DALAM ALAM SEMESTA”

Disusun oleh: Rizal Achmad Maulana (11.241.028) Yayuk Nurjanah (11.241.004) Ida Tri Wahyuningsih (11.241.015) Ilham Baitul Maarif (11.241.027)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL IKIP PGRI MADIUN 2012/2013

Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak .yang tidak dapat disebutkan namanya satu per satu. karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas makalah Ilmu Kealaman Dasar yang berjudul ―Bumi dalam Alam Semesta‖ Penulisan makalah ini adalah tugas kelompok yang harus diselesaikan oleh masing-masing mahasiswa. karena telah membantu penulis dalam menyelesaikan makalah ini. Dengan keyakinan dan bantuan semua pihak akhirnya penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Madiun. Dalam menyelesaikan tugas ini tentunya penulis juga menemukan setiap hambatan dalam penyelesaiannya. Terimakasih. Maret 2013 Penulis 1 . Tujuannya adalah untuk lebih memahami tentang proses terbentuknya alam semesta ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi semua pihak.KATA PENGANTAR Segala puja dan puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah SWT. yang diberikan oleh dosen Ilmu Kealaman Dasar sebagai bahan presentasi.

Namun dari tiga teori tersebut. Dari beberapa teori tentang terbentuknya alam semesta ada tiga teori yang terkenal yaitu teori jagad raya mengembang. 4. Bumi sebagai planet. Penjabaran tentang struktur bumi. Proses pembentukan alam semesta. Banyak teori yang diungkapkan oleh para ilmuwan tentang asal muasal alam semesta. Begitu pula dengan bumi –yang merupakan satu dari milyaran benda langit – memiliki teori tentang asal muasalnya.6 milyar tahu yang lalu. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat disimpulkan rumusan masalah untuk makalah ini yaitu : 1. teori ledakan besar dan teori keadaan tetap. 2. satelit dan benda – benda langit lainnya berada. 3. bentuk permukaan bumi selalu mengalami perubahan. sejarah terbentuknya dan perkembangannya berhubungan dengan sejarah terbentuknya tata surya. Bumi dengan segala isi dan bentuknya merupakan salah satu planet anggota tata surya yang beredar mengelilingi Matahari. Alam semesta ini proses terbentuknya masih menyimpan misteri bagi setiap orang termasuk para ilmuwan. Akan tetapi. Proses pembentukan benua dan samudra.PENDAHULUAN Latar Belakang Jagad raya atau dalam kehidupan sehari-hari biasa disebut alam semesta merupakan sebuah tempat segenap benda – benda langit yang meliputi bintang. planet. 2 . teori yang paling terkenal adalah teori ledakan besar (big bang). Karena bumi merupakan bagian dari tata surya. Bumi telah terbentuk 4. Baik secara perlahan maupun secara cepat.

Dalam pengertian alam semesta mencakup tentang mikrokosmos dan makrokosmos. sel. Edwin Hubble melakukan pengamatan terhadap galaksi-galaksi yang terletak sangat jauh. Hal ini berarti bahwa jagad raya tidaklah statis akan tetapi terus mengalami perkembangan. Ada tiga teori yang sangat terkenal mengenai terbentuknya alam semesta. Teori terbentuknya alam semesta (jagad raya) Para ilmuwan banyak yang sepakat bahwa benda-benda di alam semesta terbuat dari unsur-unsur yang sama. dan matahari. teori ledakan besar dan teori keadaan tetap. Adapun makro kosmos yaitu benda-benda yang berukuran besar. Antar galaksi jaraknya semakin bertambah setiap saat.  Teori Ledakan Besar (big bang) Teori Big Bang (atau dalam tejemahan bebas: Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar) dalam kosmologi adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta. Teori ini 3 . seperti bintang. Pembentukan Alam Semesta Dan Tata Surya a.  Teori jagad raya mengembang. Mikro kosmos yaitu bendabenda yang berukuran kecil seperti atom.PEMBAHASAN A. sekarang ini awalnya berasal dari gas yang berserakan secara teratur di angkasa kemudian menjadi kabut (menjadi kumpulan kosmos-kosmos). yaitu teori jagad raya mengembang. Alam Semesta Alam semesta atau sering disebut juga jagad raya. Galaksi selalu bergerak menjauhi alam semesta dengan kecepatan yang tinggi. planet. elektron dan benda—benda kecil lainnya.

Edwin Hubble melakukan observasi dan melihat Galaksi yang jauh dan bergerak selalu menjauhi kita dengan kecepatan yang tinggi. dan berada pada kerapatan dan panas tak terhingga. 4 . Dan sesudah itu.700 juta tahun lalu. Alam pada saat itu belum merupakan materi tetapi pada suatu ketika berubah menjadi materi yang sangat kecil dan padat. Ia juga melihat jarak antara Galaksi-galaksi bertambah setiap saat. Kemudian ini menimbulkan suatu perkiraan bahwa Alam Semesta bermula dari pengembangan di masa lampau yang dinamakan Dentuman Besar. kemudian meledak dan mengembang dengan laju pengembangan yang kritis. Para ilmuwan juga percaya bawa Big Bang membentuk sistem tata surya. massanya sangat berat dan tekanannya besar. Alam Semesta akan terus mengembang tanpa kejadian-kejadian lain apapun. dan meramalkan bahwa suatu saat alam semesta akan kembali atau terus mengembang. Pada tahun 1929 Astronom Amerika Serikat. Penemuan Hubble ini menunjukkan bahwa Alam Semesta kita tidaklah statis seperti yang dipercaya sejak lama. yang tidak terlalu lambat untuk membuatnya segera mengerut. Massa itu kemudian berserak dan mengembang dengan sangat cepat menjauhi pusat ledakan dan membentuk kelompok-kelompok dengan berat jenis yang lebih kecil dan trus bergerak. karena adanya reaksi inti kemudian terjadi ledakan hebat. menjauhi titik pusatnya. Pada saat itu dimana Alam Semesta memiliki ukuran nyaris nol. Konsekuensi alami dari Teori Big Bang yaitu pada masa lampau alam semesta punya suhu yang jauh lebih tinggi dan kerapatan yang jauh lebih tinggi. namun bergerak mengembang. atau terlalu cepat sehingga membuatnya menjadi kurang lebih kosong. kurang lebih jutaan tahun berikutnya.menyatakan bahwa alam semesta ini berasal dari kondisi super padat dan panas. yang kemudian mengembang sekitar 13. Ide sentral dari teori ini adalah bahwa teori relativitas umum dapat dikombinasikan dengan hasil pemantauan dalam skala besar pada pergerakan galaksi terhadap satu sama lain.

teori keadaan tetap yang menerangkan bahwa jagat raya tidak hanya sama dalam ruang angkasa –asas kosmologi. sehingga terbentuk gumpalan gas yang seperti cakram. 5 . kita harus menerima bahwa zat baru selalu diciptakan dalam ruang angkasa di antara berbagai galaksi. sembilan planet. Teori keadaan tetap berlawanan sekali dengan teori letusan hebat. Ahli Astronomi Inggris Fred Hoyle dan beberapa ahli astro-fisika Inggris mengajukan teori yang lain. Dalam teori kedua. Orang sepakat mengatakan bahwa zat baru itu ialah hydrogen.tetapi juga tak berubah dalam waktu asas kosmologi yang sempurna. asas kosmologi diperluas sedemikian rupa sehingga menjadi ―sempurna‖ atau ―lengkap‖ dan tidak bergantung pada peristiwa sejarah tertentu. Jadi. komet. dan materi-materi antar planet. yaitu sumber yang menjadi asal usul bintang dan galaksi. Tata Surya terdiri atas matahari sebagai pusat peredaran. tidaklah ditemukan informasi yang cukup untuk menguji teori letusan hebat itu. Dalam teori keadaaan tetap. Menurut Kant Tata Surya terbentuk oleh nebula ( gumpalan kabut ). sebab hal ini rupanya melanggar salah satu hukum. Tata surya Tata surya adalah sekelompok benda. sehingga galaksi baru akan terbentuk guna menggantikan galaksi yang menjauh. satelit. asteroid. Pada cakram menjadi pepat. b.benda angkasa yang mengelilingi matahari karena gaya tarik gravitasi matahari sehingga membentuk satu kesatuan. Penciptaan zat berkesinambungan dari ruang angkasa yang tampaknya kosong itu diterima secara skeptis oleh para ahli. gas –gas yang berukuran kecil tertarik oleh gas yang berukuran besar. maka sebagian besar gas yang berada di pusat cakram. Teori Keadaan Tetap Kalau kita kembali ke tahun 1948. Beberapa penjelasan mengenai hipotesis terjadinya tata surya:  Hipotesis Kabut / Teori Kant-Laplace Hipotesis kabut pertama kali dikemukakan oleh Immanuel Kant. Gumpalan ini terdiri dari berbagai macam gas. ruang angkasa berkembang menjadi lebih kosong sewaktu berbagai galaksi saling menjauh.

mengembun dan membeku menjadi benda padat yang disebut planetesimal. Kemudian terjadi gaya tarik-menarik dari bintang tersebut.menarik. Tokoh lain yang mengemukakan hipotesis ini adalah Pierre Simon de Laplace. Planetesimal ini kemudian mengalami pertumbuhan yang terus-menerus dengan cara menarik bagian-bagian yang lebih kecil yang nantinya menjadi planet. Karena hipotesis hampir sama dengan hipotesis yang dikemukakan oleh Kant. semakin lama tetesan gas ini akan membeku dan menjadi planetplanet. Bola gas bergerak berputar secara cepat menyebabkan beberapa bagian dari massa gas bergerak menjauh dari bola gas awal. planet-planet bergerak mengelilingi matahari. sedangkan bola gas awal menjadi matahari. menyebabkan permukaan matahari terjadi proses pasang surut. Bagian dari massa gas ini membentuk bola.Gumpalan kabut yang bermassa besar yang ada di pusat cakram inilah yang kemudian menjadi matahari. Beberapa bagian massa matahari membentuk tonjolan akibat gaya tarik. maka hipotesis ini digabung menjadi Teori Kant-Laplace.bola gas yang lebih kecil dan kemudian dingin kemudian menjadi planet. Laplace mengemukakan bahwa tata surya berrmula dari kabut panas yang berpilin. Kabut ini kemudian mengalami penyusutan dan membentuk bola gas akibat selalu memancarkan panas. Pada awalnya terdapat matahari yang didekati sebuah bintang yang besar dan kemudian terjadi penarikan / tarik-menarik.  Teori Planetesimal Chamberlin dan Moulton mengemukakan teorinya mengenai pembentukan tata surya.  Teori pasang surut Teori ini mengemukakan bahwa pada Zaman dahulu terdapat sebuah bintang yang berukuran besar bergerak melintas dekat matahari. Sedangkan gas-gas yang ada di daerah pinggir mengalami penyusutan suhu dan bentuk dan kemudian membentuk planet –planet yang mengelilingi matahari. Gas yang meledak keluar dari atmosfer matahari. Tonjolan ini kemudian terputus membentuk tetesantetesan gas . 6 .

Gumpalan ini membeku kemudian menjadi bahan planet. Pada saat inilah terjadi pilinan karena proses pilinan gumpalan bola menjadi berbentuk pipih menyerupai cakram. 7 .356. Jari.jari dikutub bumi adalah 6. Bahan planet inilah yang disebut Protoplanet.Kuiper. melainkan pepat pada kutub – kutubnya dan menggelembung pada equatornya. Bumi sebagai Planet Bumi adalah planet ketiga dari 8 planet dalam tata surya. Pada awalnya tata surya merupakan bintang kembar yang salah satunya sangat labil. Pepat nya bola bumi ini disebabkan pada saat baru terbentuk bumi belum terlalu padat dan rotasinya membuat menggelembung pada bagian yang tegak lurus sumbu rotasi. Bagian tengah ini kemudian menjadi matahari. Pada saat salah satu dari bintang tersebut meledak. Bumi kita tidak bulat sempurna. Bintang yang tidak meledak ini adalah matahari dan pecahan-pecahannya setelah dingin akan menjadi planet. yaitu bagian equator. Pada bagian yang tepi proses pilinannya berlangsung cepat sehingga gumpalan menjadi terpecah membentuk gumpalan-gumpalan yang lebih kecil. Salah satu dari gumpalan tersebut mengalami pemampatan dan menarik-menarik partikel-partikel debu yang kemudian membentuk gumpalan bola.  Teori Awan Debu (Protoplanet).2 Km.378.6 milyar tahun jarak antara bumi dengan matahari adalah 149. Teori protoplanet dikemukakan oleh seorang ahli yaitu Carl Von Weizsaecker dan disempurnakan oleh Gerard P. bagian dari ledakan tersebut mengelilingi bintang yang tidak meledak. Diperkirakan usianya mencapai 4. Teori Lyttleton.6 juta kilometer atau 1 AU (ing: ASTRONOMICAL UNIT). Pada bagian lebih tebal terletak di tengah.jari nya 6. proses pilinannya lebih lambat daripada bagian tepi. Tata Surya terbentuk dari gumpalan panas dan debu yang sangat banyak.8 Km sedangkan pada equator jari. B.

5 juta mil dan jarak matahari-bumi terjauh (apheloin) terjadi pada tanggal 5 juli dengan jarak 94. Gaya inilah yang membuat planet – planet lain juga berputar mengelilingi matahari. Gerakan bumi ada tiga macam yaitu sebagai berikut : 8 . maka gerak revolusi dan rotasi bumi akan berbentuk bulat. Jarak mataharibumi yang terdekat (perihelion) terjadi pada tanggal 4 januari. Orang yang pertama kali menemukan gaya gravitasi adalah ilmuwan bernama Newton. pada jarak rata-rata 149. mendapat pengaruh yang paling hebat dan kuat sehingga bumi terlihat berwarna biru.5 juta mil. dan membuat satelit berputar mengelilingi planet. Bumi terlihat berwarna biru karena saat menerima pancaran dari sinar matahari.rata dari pusat matahari ke pusat bumi disebut 1 AU (Astronomical Unit/ Satuan Jarak Astronomi).6 juta km (93 juta mil). Bumi mengelilingi matahari dalam lintasan berbentuk elips (Hukum Keppler I). setelah berhasil mengelilingi bumi sebanyak 1 kali putaran pada tanggal 12 april 1961. Kita telah mengetahui massa dan jari-jari bumi. Salah satunya yaitu sinar yang berwarna biru. Dengan mengetahui masa jenis bumi kita dapat mempekirakan bahan-bahan penyusun bumi khususnya bagian dalam bumi. Massa jenis rata-rata bumi kira-kira 5. bumi juga selalu bergerak.5 massa jenis air (1000 kg/m3). sinar akan mendapat pengaruh dari molekul atmosfer sehingga terpencar. Namun karena bumi juga mendapatkan gaya gravitasi dari planet lain.500 kg/m3 atau 5. Kita menyebut gaya ini sebagai gaya gravitasi. astronot pertama yang menaiki pesawat luar angkasa Vostok 1.Bumi berputar mengelilingi matahari karena antara bumi dan Matahari memiliki gaya tarik – menarik. Jika di sekitar matahari hanya ada bumi. Jika kita anggap bumi berbentuk bola. berarti perubahan matahari-bumi dalam satu tahun sekitar tiga juta mil. Bumi adalah planet berlangit biru. Ini adalah perkataan yang diucapkan oleh Gagarin. dengan R adalah jari-jari bumi. Seperti halnya planet-planet lain. Karena lintasannya berbentuk elips ini. Ciri bumi dapat juga ditunjukkan oleh nilai massa jenisnya. maka jarak matahari-bumi selalu berubah. dengan jarak 91. maka volume bumi dapat kita hitung dengan rumus volum bola (4/3)R2. pergerakan bumi menjadi bentuk elips. Jarak rata.

Bumi bersama-sama anggota tata surya lainnya berputar mengelilingi pusat galaksi Bimasakti. Sebagai tempat tinggalnya. Bumi dengan segala isi dan bentuknya merupakan salah satu planet anggota tata surya yang beredar mengelilingi matahari. 9 . Waktu yang diperlukan bumi untuk berotasi satu kali mengitari porosnya adalah 1 hari atau 24 jam (tepatnya adalah 23 jam 56 menit 4. b) Gerak semu harian benda langit. Revolusi bumi mengitari matahari menyebabkan : a) Pergantian musim. b) Perubahan lamanya siang dan malam. Perputaran bumi berputar pada porosnya atau sering disebut rotasi. yaitu gerak dari timur ke barat. yaitu berlawan dengan arah jarum jam. Bumi juga melakukan Revolusi yaitu gerak bumi mengitari matahari. Arah revolusi sama dengan arah rotasi. maka sejarah bentuk dan perkembanganya berhubungan dengan sejarah terbentuknya tata surya.1. manusia berusaha untuk mengetahui seluk beluk tentang Bumi. Karena bumi merupakan bagian dari tata surya. Arah rotasi bumi adalah ―arah timur‖ yaitu dari barat ke timur.09 detik).Arah revolusi bumi ini diciptakan sebagai ―arah timur‖. c) Penggembungan di khatulistiwa dan pemepatan di kedua kutub bumi. Rotasi bumi terhadap porosnya menyebabkan : a) Pergantian siang dan malam hari. d) Terlihatnya rasi bintang yang berbeda dari bulan ke bulan.25 hari (tepatnya 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik). Sampai saat ini Bumi merupakan satu-satunya planet yang terdapat kehidupan dan merupakan tempat tinggal bagi manusia. d) Perbedaan waktu untuk tempat-tempat yang berbeda derajat bujurnya. Satu kali revolusi bumi (disebut periode revolusi bumi) memerlukan waktu 362. 3. c) Gerak semu tahunan matahari. 2.

Tebal lapisan kerak bumi tidak sama di semua tempat. para ahli geologi memperoleh gambaran tentang susunan bagian dalam bumi melalui pengamatan seismologi (hantaran pada gelombang gempa bumi). 2. Akan tetapi. Kerak bumi merupakan lapisan batuan yang terdiri dari batuan-batuan basa dan masam. yaitu cangkannya ibarat kerak. Struktur lapisan bumi seperti itu mirip dengan telur. sedangkan di bawah samudra tebalnya 10-20 km. Lapisan kerak bumi dan bawahnya (mantel bumi) hingga kedalaman 100 km dinamakan litosfer.100º C. Lapisan ini menjadi tempat tinggal bagi seluruh mahkluk hidup. Hal itu karena arah. Secara struktur lapisan bumi dibagi menjadi 3 lapisan utama. kecepatan dan bentuk gelombang gempa ditentukan oleh komposisi dan kerapatan bagian dalam bumi. Bagian kulit bumi menjadi beku. selimut (mantle) dan inti (core). Kerak Bumi Merupakan lapisan kulit bumi bagian luar (permukaan bumi).900 km dan merupakan lapisan batuan padat. Suhu bagian bawah selimut mencapai 3. putih telur ibarat selimut dan kuning telur sebagai inti. 10 . Tebal selimut bumi mencapai 2. Struktur Bumi Pada awal pembentukannya. Selimut atau Selubung (mantle) Merupakan lapisan yang letaknya di bawah lapisan kerak bumi. yaitu kerak bumi (crush). Secara umum tebal kerak bumi di bawah benua adalah 20-50 km. walaupun bagian dalam masih tetap panas. Besarnya ukuran bumi menyebabkan manusia kesulitan untuk mengetahui struktur lapisan bumi. Bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan sebagai berikut: 1. bumi yang pijar dan sangat panas tersebut perlahan – lahan mengalami pendinginan.C.000º C. tetapi tekanannya belum mempengaruhi kepadatan batuan. Setelah berjuta – juta tahun. Menurut komposisi (jenis dari materialnya). bumi berupa benda angkasa yang pijar dan sangat panas. Suhu bagian bawah kerak bumi mencapai 1.

Berada di kedalaman 660-2890 km. banyak mengandung mineral dan ferromagnesian (campuran besi dan magnesium). Inti dalam merupakan pusat bumi berbentuk bola dengan diameter sekitar 2.700 km. Lower mantle merupakan lapisan dalam mantel yang memiliki suhu lebih panas yang disebabkan oleh panas ekstrim yang berasal dari inner core. perputaran bumi pada porosnya (rotasi) menyebabkan terjadinya arus sirkulasi pada bagian cair inti bumi. 3. Inti Bumi Merupakan lapisan paling dalam dari struktur bumi. berada pada kedalaman antara 1000 – 2900 km. memiliki ketebalan 400 km. 11 .Pada lapisan ini bersifat semi cair. Inti luar tebalnya sekitar 2.200º C. 4. Mantel dapat dibagi menjadi 2 bagian: a) Upper Mantle (mantel bagian atas). Berada di kedalaman 35-660 km. mempunyai zona transisi dengan ketebalan 670 km. Inti dalam terdiri dari nikel dan besi yang suhunya mencapai 4. Bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan sebagai berikut: 1. Upper mantle merupakan lapisan luar dari mantel dan suhunya lebih rendah dibandingkan lower mantle. 3. bersifat plastis (padat tapi kenyal) atau semiplastis. 2. dan berada di kedalaman 0-60 km. terdiri dari bahan yang kaya unsur nikel dan besi. Asthenosphere merupakan lapisan plastis yang memiliki kepadatan rendah dan berada di antara upper mantle dan lower mantle. Sedangkan menurut sifat mekanik (sifat dari material)-nya.500º C. Lapisan ini dibedakan menjadi 2 yaitu lapisan inti luar dan inti dalam. Sirkulasi ini merupakan sumber dari medan magnet yang menyelimuti bumi. Lithosphere merupakan lapisan yang terdiri dari crust & upper mantle.000 km dan terdiri atas besi cair yang suhunya mencapai 2. b) Lower Mantle (mantel bagian bawah). Menurut teori.

Berdasarkan fakta bahwa formasi geologi di bagian-bagian yang bertemu itu mempunyai kesamaan. Keadaan ini telah dibuktikan kebenarannya. D. Bagaimanakah benua dan samudra terbentuk?.Alfred Lothar Wegener (1880-1930) Ia mengemukakan teori yang disebut Apungan dan Pergeseran BenuaBenua pada tahun 1912 dihadapan perhimpunan ahli geologi di Frankfurt. Berada di kedalaman 5150-6360 km dan juga kaya akan unsur besi dan nikel. Jerman. Teori Apungan Benua . Wegener mengemukakan teori tersebut dengan pertimbangan sebagai berikut. dan baru mereda pada tahun enampuluhan setelah teori Apungan Benua dari Wegener ini semakin banyak mendapat dukungan. Teori tersebut dipopulerkan pertama kalinya dalam bentuk buku pada tahun 1915 yang berjudul Die Enstehung der Kontinente und Ozeane (Asal Usul Benua dan Lautan). 1. Setelah melalui proses yang panjang maka terbentuklah benua seperti pada saat ini. Formasi geologi di sepanjang pantai Afrika Barat dari Sierra Leone sampai tanjung Afrika Selatan sama 12 . kaya akan unsur besi (Fe) dan nikel (Ni). Buku tersebut menimbulkan kontroversi besar di lingkungan ahli-ahli geologi. Inti Luar (Outer Core) berupa fase cair berada di kedalaman 2890-5150 km. Dahulu bentuk benua dan samudra tidak seperti sekarang ini. Ada beberapa teori yang dikembangkan oleh beberapa ahli sebagai berikut : a. Inti Dalam (Inner Core) walaupun bersuhu ekstrim tetapi berupa fase padat yang disebabkan oleh tekanan yang sangat tinggi. Kesamaan pola garis kontur pantai tersebut menunjukkan bahwa sebenarnya Benua Amerika Utara dan Selatan serta Eropa dan Afrika dahulu adalah daratan yang berimpitan. Terdapat kesamaan yang mencolok antara garis kontur pantai timur Benua Amerika Utara dan Selatan dengan garis kontur pantai barat Eropa dan Afrika.5. 6. Pembentukan Benua dan Samudra Benua dan samudra terbentuk melalui proses yang sangat panjang.

Anak benua India semakin menyempit dan makin mendekati ke Benua Eurasia. Tim Peneliti Amerika Serikat (1969) Hasil penelitian tim peneliti dari The New York American Museum of Natural History Ohio State University. kepalanya gepeng dan badannya besar). dari Peru sampai Bahia Blanca. ditemukan fosil tulang rahang binatang amfibi air tawar purba. dan Whichita State University. Fosil seperti itu ditemui pula di Amerika Selatan dan Afrika. di dekat pantai barat Amerika Serikat. 13 . Pada tahun 1969.dengan formasi geologi yang ada di pantai Timur Amerika. d) Batas Samudra Hindia semakin mendesak ke utara. Andreas. sedangkan Kepulauan Madagaskar menjauhi Afrika Selatan dengan kecepatan 9 meter/tahun. b. membuktikan bahwa daerah Alaska terletak di dekat khatulistiwa pada 200 juta tahun yang lalu. 2. b) Samudra Atlantik menjadi semakin luas karena benua Amerika masih terus bergerak ke arah barat. hal dibuktikan dengan makin melebarnya celah yang terdapat di alur-alur dalam samudra. Benua-benua yang ada sekarang ini. Dengan peristiwa tersebut maka terjadilah hal-hal sebagai berikut: a) Bentangan-bentangan samudra dan benua-benua mengapung sendiri-sendiri. dahulunya adalah satu benua yang disebut Benua Pangea. Benua Pangea tersebut pecah karena gerakan benua besar di selatan baik ke arah barat maupun ke arah utara menuju khatulistiwa. yang terdapat di sepanjang pantai Amerika Utara dan Selatan. yang disebut lahyrintodont (salamander. sehingga terjadi lipatan-lipatan kulit bumi yang menjadi jajaran pegunungan utara-selatan. c) Aktivitas seismik yang luar biasa di sepanjang Patahan St. Daerah Greenland sekarang ini bergerak menjauhi daratan Eropa dengan kecepatan 36 meter/tahun. Pergerakan benua-benua sampai sekarang pun masih berlangsung. sehingga menimbulkan lipatan Pegunungan Himalaya.

Australia. Padahal kenyataannya.Bukti-bukti tersebut menguatkan teori apungan benua yang beranggapan bahwa 200 juta tahun yang lalu hanya ada satu benua besar di planet bumi ini. dikemukakan bahwa di dalam bumi yang masih dalam keadaan panas dan berpijar terjadi arus konveksi ke arah lapisan kulit bumi yang berada di atasnya. Bumi telah mengalami pendinginan dalam jangka waktu yang sangat lama. e. dan Amerika Utara. d. Zat yang berbeda-beda menyebabkan pengerutan yang tidak sama. Pendapat ini banyak dikritik. sedangkan Gondwana terpecah menjadi Afrika. yang apabila dalamnya kering maka kulit apel akan mengerut. yaitu Laurasia di sekitar kutub utara dan Gondwana di sekitar kutub selatan bumi. Teori Kontraksi Menurut teori ini. karena tidak mungkin penurunan suhu (pembentuk pegunungan dan lembah) berlangsung sangat drastis. didalam bumi masih terdapat unsur pijar dan lapisan bumi yang terus mengalami pergerakan. Kedua benua tersebut kemudian bergerak perlahan ke arah equator bumi sehingga pada akhirnya terpecah-pecah menjadi benua-benua yang lebih kecil. Eropa. Teori Laurasia-Gondwana kali pertama dikemukakan oleh Edward Zuess pada 1884. Teori Konveksi Teori Konveksi yang dikemukakan oleh Arthur Holmes dan Harry H. antara tempat satu dengan tempat yang lain. dan Amerika Selatan. Inilah salah satu penyebab mengapa daerah satu dengan daerah lainnya berbeda bentuk. Laurasia terpecah menjadi Asia. Teori ini dikemukakan oleh James Dana dan Elie Baumant. Teori Dua Benua (Laurasia-Gondwana Theory) Teori ini menyatakan bahwa pada awalnya bumi terdiri atas dua benua yang sangat besar. Hess dan dikembangkan lebih lanjut oleh Robert Diesz. Ia menganalogikan Bumi dengan buah apel. Massa yang panas bertemu dengan udara dingin membuatnya mengerut. c. Ketika arus konveksi yang membawa 14 .

dan Pasific-Atlantic Ridge di permukaan bumi.materi berupa lava sampai ke permukaan bumi di mid oceanic ridge (punggung tengah samudra). seorang ahli meteorologi dan geologi dari Jerman dalam buku The Origin of Continents an Oceans (1915). Artinya. Bukti lainnya didasarkan pada penelitian umur dasar laut yang membuktikan semakin jauh dari punggung tengah samudra. Inti dari teori lempeng tektonik adalah kerak Bumi sebetulnya terdiri atas lempengan-lempengan besar yang seolah mengapung dan bergerak pada lapisan inti Bumi yang lebih cair. Bukti dari adanya kebenaran Teori Konveksi yaitu terdapatnya mid oceanic ridge. f. berdasarkan hasil pengamatannya beberapa bagian benua terdapat kesamaan bentuk pantai antara benua satu dengan lainnya. seperti gempa bumi. terdapat gerakan yang berasal dari mid oceanic ridge ke arah yang berlawanan disebabkan oleh adanya arus konveksi dari lapisan di bawah kulit bumi. Teori lempeng tektonik muncul setelah Alfred Lothar Wagener. Selain itu. 15 . Teori Lempeng Tektonik Teori Lempeng Tektonik dikemukakan oleh ahli geofisika Inggris Mc Kenzie dan Robert Parker. Menurut teori ini kulit bumi terdiri atas beberapa lempeng tektonik yang berada di atas lapisan astenosfer yang berwujud cair kental. Ia juga mendapati kesamaan geologi dan kesamaan makhluk yang hidup di pantai seberang. Lempeng-lempeng tektonik pembentuk kulit bumi selalu bergerak karena adanya pengaruh arus konveksi yang terjadi pada lapisan astenosfer dengan posisi berada di bawah lempeng tektonik kulit bumi. Teori ini dibuktikan oleh pakar-pakar geologi dengan waktu hampir setengah abad dan diterima sejak tahun 1960-an. umur batuan semakin tua. seperti mid Atlantic Ridge. mengemukakan bahwa benua yang padat sebenarnya terapung dan bergerak di atas massa yang relatif lembek (continental drift). lava tersebut akan membeku membentuk lapisan kulit bumi yang baru sehingga menggeser dan menggantikan kulit bumi yang lebih tua. Hingga kini teori ini telah berhasil menjelaskan berbagai peristiwa geologis.

Contohnya tumbukan antara lempeng India dan lempeng benua Eurasia yang menghasilkan terbentuknya pegunungan lipatan muda Himalaya 2. Zona berupa jalur tempat bergesekan lempeng-lempeng tektonik disebut Zona Sesar Mendatar (zona transform). benua. dan meletusnya gunung berapi. Tumbukan antarlempeng tektonik dapat berupa tumbukan antara lempeng benua dan benua. Sesar mendatar yaitu saling bergesekan Samudra Pasifik dan lempeng daratan (berlawanan arah) lempeng Utara Amerika antarlempeng tektonik. Berdasarkan arahnya. dan samudra.tsunami. 16 . contohnya gerakan saling menjauh antara lempeng Afrika dan Amerika bagian selatan. atau antara lempeng benua dan lempeng dasar samudra. serta bagaimana terbentuknya gunung. 3. Contohnya gesekan antara yang mengakibatkan terbentuknya Sesar San Andreas yang membentang sepanjang kurang lebih 1. Divergen yaitu gerakan saling menjauh antarlempeng tektonik. gerakan lempeng tektonik dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu : 1. Konvergen yaitu gerakan saling bertumbukan antarlempeng tektonik.200 km dari San Francisco di utara sampai Los Angeles di selatan Amerika Serikat. Teori ini juga membuktikan bahwa benua-benua selalu bergeser.

kita juga mengetahui bahwa alam semesta ini berawal dari ketiadaan.PENUTUP Setelah mengetahui teori – teori terbentuknya alam semesta ini. 17 . Dengan demikian jika kita mempelajari proses terbentuknya alam semesta ini. dapat kita ketahui bahwa prosesnya memang masih menyimpan misteri. menjadi ada seperti sekarang ini. Selama bertahun – tahun teori – teori tersebut semakin berkembang karena sifat alami manusia yang selalu ingin tahu. dimungkinkan munculnya teori – teori baru untuk menjawab segala pertanyaan yang mungkin muncul di benak kita perihal alam semesta ini. Dalam era modern saat ini –di era teknologi yang semakin canggih-.

Geografi 1 SMA kelas 10.com/2012/01/10/teori-terbentuknya-alamsemesta-tata-surya-dan-bumi/ http://wahidayantits. Jakarta: Yudhistira Web :     http://aditgeoholic.kompasiana.com/2012/12/bumi-dan-alam-semestadisusun-oleh-1. 2007.DAFTAR PUSTAKA Buku: Yusman Hestiyanto.blogspot.html 18 .com/2011/06/perkembangan-bumi http://www.net/EdwinPandhu/lapisan-bumi http://edukasi.slideshare.blogspot.