P. 1
Aliran Aliran Ilmu Kalam

Aliran Aliran Ilmu Kalam

3.0

|Views: 422|Likes:
Makalah Aliran-aliran Kalam dalam Islam
Makalah Aliran-aliran Kalam dalam Islam

More info:

Published by: Satrio Anderta Utama Nopenri on Jul 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2014

pdf

text

original

Aliran Aliran Ilmu Kalam 1.

Aliran Syi’ah Syi‘ah dilihat dari segi bahasa berarti pengikut, pendukung, partai atau kelompok, sedangkan secara terminology adalah sebagian kaum muslimin yang dalam bidang spiritual dan keagamaannya selalu merujuk pada keturunan Nabi Muhammad SAW atau orang yang disebut sebagai ahl al-bait. Poin penting dalam doktrin Syi‘ah adalah pernyataan bahwa segala petunjuk agama itu bersumber dari ahl al-bait. Mereka menolak petunjuk-petunjuk keagamaan dari para sahabat yang bukan ahl al-bait atau para pengikutnya. Menurut Thabathbai, istilah Syi’ah untuk pertama kalinya ditujukan pada para pengikut Ali, pemimpin pertama ahl al-bait pada masa nabi Muhammad SAW. Para pengikut Ali yang disebut Syi‘ah itu di antaranya adalah Abu Dzar Al-Ghiffari, Miqad bin Al-Aswad, dan Ammar bin Yasir. Mengenai kemunculan Syi‘ah dalam sejarah, terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ahli. Menurut Abu Zahrah, Syi’ah mulai muncul pada masa akhir pemerintahan Utsman bin Affan kemudian tumbuh dan berkembang pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib. Adapun menurut Watt, Syi‘ah baru benar-benar muncul ketika berlangsung peperangan antara Ali dan Muawiyah yang dikenal dengan Perang Siffin. Dalam peperangan ini, sebagai respon atas permintaan Ali terhadap arbitrase yang ditawarkan Muawiyah, pasukan Ali diceritakan terpecah menjadi dua, satu kelompok mendukung sikap Ali—kelak disebut Syi’ah—dan kelompok lain menolak sikap Ali, kelak disebut Khawarij. Kalangan Syi‘ah sendiri berbeda pendapat bahwa kemuncukan Syi‘ah berkaitan dengan masalah pengganti (khalifah) Nabi SAW. Mereka menola kekhalifahan Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Usman bin Affan karena dalam pandangan mereka hanya Ali bin Abi Thaliblah yang berhak menggantikan Nabi. Kepemimpinan Ali dalam pandangan Syi‘ah tersebut sejalan dengan isyarat-isyarat yang diberikan oleh Nabi SAW pada masa hidupnya. Pada awal kenabian, ketika Muhammad SAW diperinthakan menyampaikan dakwah kepada kerabatnya, yang pertama-tama menerima adalah Ali bin Abi Thalib. Diceritakan bahwa Nabi pada saat itu mengatakan orang yang pertama-tama memenuhi ajakannya akan menjadi penerus dan pewarisnya. Selain itu, sepanjang kenabian Muhammad, Ali menrupakan orang yang menunjukkan perjuangan dan pengabdian yang luar biasa besar. 2. Aliran Qadariyah Qadariyah berasal dari bahasa arab, yaitu qadara yang artinya kemampuan dan kekuatan. Adapun menurut pengertian terminologi, qadariyah adalah suatu aliran yang percaya bahwa segala tindakan manusia diintervensi dari Tuhan. Aliran berpendapat bahwa tiap-tiap orang adalah pencipta baagi segala mperbuatannyan; ia dapat berbuat sesuatu atau meninggalkan atas kehendaknya sendiri. Dalam hal ini, Harun Nasution menegaskqan bahwa kaum qadariyah berasal dari pengertian bahwa manusia mempunyai qudrahatau kekuatan untuk melaksanakan kehendaknya, dan bukan berasdal dari pengewrtian bahwa manusia terpaksa tunduk pada qadar Tuhan. Seharusnya, sebutan qadariyah di berikan kepdada aliran yang berpendapat bahwa qadar menetukan segala tingkah laku manusia, baik yang bagus maupinyang

Adapun ghailan adalah serorang orator berasal dari Damaskus dan ayahnya menjadi maula Husna bin affan. oleh karena itu aliran Jabariyah ini menganut paham bahwa manusia tidak mempunyai kemerdekaan dalam menentukan kehendak dan perbuatannya. aliran Qadariyah sangat menekankan posisi manusia yang amat menentukan dalam gerak laku dan perbuatannya. yang kemudian diikuti oleh Ghailan al-Dimasqi. Qadariyah pertama sekali di munculkan oleh Ma‘bad Al-Jauhani dan ghailan AdDimasyqy. manusialah yang menentukan. baik atau buruk. Tokoh pemikir pertama kali yang menyatakan paham qadariyah ini adalah Ma‘bad al-Juhani. pengakuan hati dan amal dapat menimbulkan kesadaran bahwa manusia mampu Sepenuhnya memilih dan menentukan tindakannya sendiri. dengan demikian posisi manusia dalam paham ini tidak memiliki kebebasan dan inisiatif sendiri. Namun ada sementara para ahli yang menghubungkan paham qadariyah ini dengan kaum Khawarij. yaitu paham yang menyatakan bahwa perbuatan manusia ditentukan sejak semula oleh qada dan qadar Tuhan. dan bukan berasal dari pengertian bahwa manusia terpaksa tunduk kepâda qàdar atau qada Tuhan. kehidupan bangsa arab yang diliputi oleh gurun pasir sahara telah memberi pengaruh besar kedalam cara hidup mereka. ditengah bumi yang disinari terik matahari dengan air yang sangat sedikit dan udara panas ternyata tidak dapat memberi kesempatan bagi tumbuhnya pepohonan dan suburnya tanaman. disana sini yang tumbuh hanya rumput keras dan beberapa pohon yang cukup kuat untuk mengahdapi panasnya musim serta keringnya udara. Aliran Jabariyah Nama Jabriyah Berasal dri kata jabara yang mengandung arti Memaksa. . Dalam paham Qadariyah manusia dipandang mempunyai qudrat atau kekuatan untuk melaksanakan kehendaknya. 3. tetapi perbuatannya itu dalam keadaan terpaksa. tetapi terikat pada kehendak mutlak Tuhan. dalam istilah Inggris paham jabariyah disebut fatalism atau predestination. tanpa ada campur tangan Tuhan. tetapi kemudian masuk Kristen lagi. Qadariyah berakar pada qadara yang dapat berarti memutuskan dan memiliki kekuatan atau kemampuan. Ma‘bad adalah seorang tabi‘I yang dapat di percaya dan pernah berguru pada Hasan Al-Basri. qadariyah adalah nama yang dipakai untuk suatu aliran yang memberikan penekanan terhadap kebebasan dan kekuatan manusia dalam menghasilkan perbuatan-perbuatannya. paham jabariyah ini duduga telah ada sejak sebelum agama islam datang kemsyarakat Arab. Dalam menentukan keputusan yang menyangkut perbuatannya sendiri. Pemahaman mereka tentang konsep iman. Dalam ajarannya. sedangkan menurut alSyahrastani bahwa jabariyah berarti menghilangkan perbuatan dri hamba secara hakikat dan menyandarkan perbuatan tersebut kepada Allah SWT.[1] Sedangkan sebagai aliran dalam ilmu Kalam. Seperti yang telah dikemukakan di atas. Dari tokoh inilah Ma‘bad al-Juhani dan Ghailan al-Dimasqi menerima paham qadariyah. secara pasti tidak dapat diketahui.[2] Tèntang kapan munculnya paham qadariyah dalam Islam. Sementara itu Ibnu Nabatah sebagaimana dikemukakan oleh Ahmad Amin berpendapat bahwa paham Qadariyah itu pertama kali muncul dari seseorang asal Irak yang menganut Kristen dan kemudian masuk Islam. manusia dalam paham ini betul melakukan perbuatan.jahat. Manusia dinilai mempunyai kekuatan untuk melaksanakan kehendaknya sendiri atau untuk tidak melaksanakan kehendaknya itu.

seorang ulama terkenal di Basra. Berdasarkan ayat ini. skenario. Alasan mereka adalah bahwa orang yang melakukan dosa besar itu masih tetap mengakui bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan (Rasul) Allah. atau dengan kata lain masih tetap mengucapkan dua kalimat syahadat yang menjadi dasar iman. Wasil mengatakan bahwa orang mukmin yang berdosa . soal dosa besar yang dilakukannya merupakan hak Tuhan untuk menentukannya di hari kemudian. Oleh karena itu Murji’ah. Golongan ini menganggap diri mereka sebagai orang-orang yang keluar dari rumah dan semata-mata untuk berjuang di jalan Allah. Menurut keyakinan Khawarij. arja'a berarti pula meletakkan di belakang atau mengemudikan. terikat dengan kekuasaan dan kehendak mutlak Tuhan. semua masalah antara Ali dan Mu‘awiyah harus diselesaikan dengan merujuk kepada hokum-hukum Allah yang tertuang dalam Surah al-Maidah Ayat 44 yang artinya. Mu‘awiyah dan orang-orang yang menyetujui tahkim telah menjadi kafir karena mereka dalam memutuskan perkara tidak merujuk Al-Qur‘an. dengan mengatakan bahwa mereka tidak kekal di dalam neraka aliran Murji‘ah menganggap iman lebih utama dari amal perbuatan 5. ke hari kiamat kelak. asy-Syufriyah dan al-Ibadiyah. Meskipun pada awalnya khawarij muncul karena persoalan politik. Aliran Khawarij Khawarij berarti orang-orang yang keluar barisan Ali bin Abi Thalib. dan Pengharapan. Aliran Mur’jiah Nama Murji'ah diambil dari kata irja atauarja'a yang bermakna penundaan. seluruh tindakan dan perbuatan manusai tidak boleh lepas dari aturan. Kata arja'a mengandung Pula arti memberi harapan. al-Ajaridah. yaitu orang yang mengemudikan amal dan iman. mendahuli gurunya dalam mengeluarkan pendapat. anNajdat. Selanjutnya. Dalam aliran Khawarij terdapat enam sekte penting. Aliran Muktazilah Aliran ini muncul sebagai reaksi atas pertentangan antar aliran Khawarij dan aliran Murji‘ah mengenai persoalan orang mukmin yang berdosa besar. tak berdaya. tetapi dalam teapi dalam perkembangannya golongan ini banyak berbicara masalah teologis. tidak mempunyai kehendak dan kemauan bebas sebagaimana dimiliki oleh paham qodariyah. 4. Selain itu. kaum Muhajirin memberikan harapan bagi orang Islam yang melakukan dosa besar. artinya orang yang menunda penjelasan kedudukan seseorang yang bersengketa yakni Ali dan Muawiyah serta pasukannya masing-masing. 6. yakni memberi harapan kepada pelaku dosa besar untuk memperoleh pengampunan dan rahmat Allah. dan kehendak Allah. Wasil bin Ata yang ketika itu menjadi murid Hasan al-Basri. Ali. Menghadapi dua pendapat ini. penangguhan. maka mereka itulah orang-orang kafir”. yaitu al-Muhakkimah. Alasan mendaar yang membuat golongan ini keluar dari barisan Ali adalh ketidak setujuan mereka terhadap arbitrasi atau tahkim yang dijalankan Ali dalam menyelesaikan masalah dengan Mu‘awiyah.[1] Bagi kaum Murji'ah. al-Azariqah.” Barangsiapa tidak memutuskan dengan apa yang diturunkan Allah.aliran jabariyah dibagi menjadi 2 yaitu aliran jabariyah yang ekstrim dan moderat aliran jabariyah yang ekstrim tokohnya dalah jahm bin safwan pendapatnya manusia sangat lemah. orang yang melakukan dosa besar adalah tetap mukmin.

Bahkan dalam sejarah. Mu’tazilah-sebagaimana jugaAsy’ariayah-masul dalam barisan sunni. Pemahaman ini yang menyatakan posisi orang Islam yang berbuat dosa besar. Dalam pengertian ini. Sunni dalam pengertian umum adalah lawan kelompok syiah. c. Aliran Muktazillah mempunyai lima dokterin yang dikenal dengan al-usul al. mereka pernah memaksakan ajarannya kepada kelompok lain. Setelah menyatakan pendapat itu. Orang jika melakukan dosa besar. serta memberi daya manusia agar dapat mewujudkan keinginannya. Konsep tauhid menurut mereka adalah paling murni sehingga mereka senang disebut pembela tauhid (ahl alTauhid). setiap muslim wajib menegakkan yang ma‘ruf dan menjauhi yang mungkar. Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Perintah Mengerjakan Kebajikan dan Melarang Kemungkaran). Tuhan wajib menepati janji-Nya memasukkan orang mukmin ke dalam sorga. Sunni dalam pengertian khusus adalah mahzhab yang berada dalam barisan Asy’ariyah dan merupakan lawan Mu‘tazilah. sikasanya lebih ringan daripada orang kafir. Pemahaman ini merupakan ajaran dasar pertama yang lahir di kalangan Muktazillah. Hal itu disebabkan ajarannya bersifat rasional dan filosofis. Aliran Mu‘tazilah merupakan golongan yang membawa persoalan-persoalan teologi yang lebih mandalam dan bersifat filosofis. Al-Manzilah bain al-Manzilatain (posisi di Antara Dua Posisi). Dalam prinsip Muktazillah. a. Kedudukannya sebagai orang fasik. Wasil bi Ata meninggalkan perguruan Hasan al-Basri. term Ahlussunah banyak . Tegasnya. Dalam pembahasannya mereka banyak memakai akal sehingga mendapat nama “kaum rasionalis Islam”[3]. Menurut Muktazillah. e. b. tidak memberi beban terlalu berat. Misalnya. 7. Aliran baru ini memperoleh dukungan pada masa pemerintahan Khalifah al-Makmun.besar menempati posisi antara mukmin dan kafir. yaitu umum dan khusus. mengirimkan nabi dan rasul.khamsah. Kelompok ini dikenal dengan Muktazillah. At-Taauhid (Tauhid) Ajaran pertama aliran ini berarti meyakini sepenuhnya bahwa hanya Allah SWT. orang itu bukan mukmin dan bukan kafir[2]. Selanjutnya. Mereka berpendapat bahwa tuhan wajib berbuat yang terbaik bagi manusia. Alas an lain adalah aliran Muktaszillah dinilai tidak berpegang teguh pada sunnah Rasulullah SAW dan para sahabat. tetapi ia juga tidak kafir. d. Begitu juga menempati ancaman-Nya mencampakkan orang kafir serta orang yang berdosa besar ke dalam neraka. Berikut ini kelima doktrin aliran Muktazillah. Al-Wa’d wa al-Wa’id (Janji dan Ancaman). Ad-Adl Menurut aliaran Muktazillah pemahaman keadilan Tuhan mempunyai pengertian bahwa Tuhan wajib berlaku adil dan mustahil Dia berbuat zalim kepada hamba-Nya. ia dimasukkan ke neraka selama-lamanya. Ahlussunah Waljama’ah Adapun ungkapan Ahlussunah (sering juga disebut sunni) dapat dibedakan menjadi dua pengertian. Akan tetapi. Jika meninggal sebelum bertobat. Orang yang menentang akan dihukum. penguasa Bani Abbasiyah. ia tidak lagi sebagai orang mukmin. Pada awal perkembangannya aliran ini tidak mendapat simpati umat Islam karena ajaran Muktazillah sulit dipahami oleh beberapa kelompok masyarakat. lalu membentuk kelompok sendiri.

b. akan tetapi bagaimana bentuk Allah tidak dapat diketahui. Allah mempunyai mata. Al-Maturidy meninggalkan karangan-karangan yang banyak dan sebagian besar dalam lapangan ilmu tauhid.a. Tentang Sifat Allah Menurutnya.[6] Setelah keluar dari kelompok Muktazillah. Maturidiyah lebih mendekati golongan Muktazillah. Al-Qur‘an bersifat qadim (tidak baru). Dalil perlawanan arad: dalil ini menyatakan bahwa ala mini tidak akan mungkin qasim karena didalamnya terdapat keadaan yang berlawanan. Al-Maturidy mendasarkan pikiran-pikiran dalam soal-soal kepercayaan kepada pikiran-pikiran Imam Abu Hanifah yang tercantum dalam kitabnya Al-fiqh Al-Akbar dan Al-fiqh Al-Absath dan memberikan ulasan-ulasannya terhadap kedua kitab-kitab tersebut. dilahirkan dikota Basrah (Irak) pada tahun 260 H/873 M dan wafat pada tahun 324 H/ 935 M.a. muka. dan al-Basar (melihat). seperti al-Ilm (mengetahui). Kalau alam ini ada dengan sendirinya. Berikut ini adalah tujuh pokok ajaran aliran As‘ariyah. sebagaimana disebutkan dalam surah al-Qamar ayat 14 dan ar-Rahman ayat 27. Keadaan tersebut adalah baru dan sesuatu yang tidak terlepas dari yang baru maka baru pula. Tentang Antropomorfisme Menurut alAsy‘ari. b. . Dan nama aslinya adalah Abu al-hasan ‗Ali bin Ismail al-Asy‘ari. Allah mempunyai sifat. d. Tentang melihat Allah Di Akhirat Allah dapat dilihat di akhirat dengan mata kepala karena Allah mempunyai wujud. Tentang Perbuatan Manusia Perbuatan-perbuatan manusia itu ciptaan Allah. Dalam membahas kalam. Dengan demikian. c. al-Hayah (hidup). keturunan Abu Musa al-Asy‘ari seorang sahabat dan perantara dalam sengketa antara Ali r. Aliran Maturidiyah Aliran Maturidiyah didirikan oleh Muhammad bin Abu Mansur. Tentang Kedudukan Al-Qur’an Al-Qur‘an adalah firman Allah dan bukan makhluk dalam arti baru dan diciptakan. dan Mu‘awiyah r. pihak yang terbatas adalah baru. a. Dinamakan aliran Asy‘ariyah karena dinisbahkan kepada pendirinya. Dalil terbatas dan tidak terbatas: alam ini terbatas. baik dan buruk.dipakai setalah munculnya aliran Asy‘ariyah dan Maturidiyah. Dalil kausalitas: alam ini tidak bisa mengadakan dirinya sendiri atau memperbaiki dirinya kalau rusak. Jadi alam ini adalah baru dan ada batasnya dari segi bendanya. Aliran Asy’ariyah Aliran ini muncul sebagai reaksi terhadap paham Muktazillah yang dianggap menyeleweng dan menyesatkan umat Islam. yaitu sebagai berikut: a. c. Benda. dan waktu selalu bertalian erat. Akan tetapi. al-Asy‘ari merumuskan pokok-pokok ajarannya yang berjumlah tujuh pokok. gerak. dua aliran yang menentang ajaran-ajaran Mu‘tazilah 8. Ia dilahirkan di Maturid. yaitu Abu Hasan al-Asy‘ari[5]. tentulah keadaannya tetap msatu. seperti diam dan derak. e. 9. Maturidiyah mengemukakan tiga dalil. al-Qudrah (kuasa). yang berarti ada sebab perubahan itu[7]. sebuah kota kecil di daerah Samarqand (termasuk daerah Uzbekistan). ala mini selalu berubah. as-Sama‘ (mendengar). dan tangan. Sesuatu yang ada batasnya adalah baru.

B. Pendapat yang paling popular tentang lahirnya golongan Syiah adalh setelah gagalnya perundingan antara Ali bin Abi Talib a Mu‘awiyah bin Abi Sufyan di Siffin. secara harfiah berarti "Mereka yang Keluar") ialah istilah umum yang mencakup sejumlah aliran dalam Islam yang awalnya mengakui kekuasaan Ali bin . Aliran Khawarij 1. Sebagian menganggap Syiah lahir setelah Nabi Muhammad saw. Tentang dosa Besar Orang mukmin yang berdosa besar tetap dianggap mukmin selam ia masih beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. sekte ini tidak mengakui kepemimpinan Abu Bakar. Beberapa sekte aliran Syiah. Tentang Keadilan Allah Allah adalah pencipta seluruh alam. Akibat kegagalan itu. seseorang dapat diangkat sebagai imam apabila memenuhi lima kriteria. g. sedangkan sebagian besar pasukan yang tetap setia kepada Ali disebut Syiah atau pengikut Ali. wafat. Kelima kriteria itu adalah keturunan Fatimah binti Muhammad saw.f. Perundingan ini diakhiri dengan tahkim atau arbitrasi. Dia milik kehendak mutlak atas ciptaan-Nya. 2. Oleh karena itu. 3. sejumlah pasukan Ali memberontak terhadap kepemimpinannya dan keluar dari pasukan Ali. Sekte Zaidiah Sekte ini mempercayai kepemimpinan Zaid bin Ali bin Husein Zainal Abidin sebagai pemimpin setelah Husein Bin Ali wafat. Para penulis sejarah Islam berbeda pendapat mengenai awal mula golongan syiah. dan berani. Mereka itu disebut golongan Khawarij atau orang-orang yang keluar. ALIRAN SYIAH. Golongan terbesar adalah golongan Isna Asy‘ariyah ata Syiah Duabelas. wafat. MURJIAH DAN MU’TAZILAH A. Ketujuh pemikiran al-Asy‘ari tersebut dapat diterima oleh kebanyakan umat Islam karena sederhana dan tidak filosofis. Pengertian (Arab: ‫ خوارج‬baca Khowaarij. Aliran Syiah Syiah adalah salah satu aliran dalam Islam yang meyakini Ali bin Abi Talib dan keturunannya sebagai pemimpin Islam setelah Nabi saw. dalam Syiah Zaidiyah. hidupnya hanya untuk beribadah. telah menunjuk Ali bin Abi Thalib menjadinpemimpin atau imam sebagai pengganti beliau dengan petunjuk yang jelas dan tegas. Sekte Imamiyah pecah menjadi beberapa golongan. Sekte Imamiyah Sekte ini adalah golongan yang meyakini bahwa Nabi Muhammad saw. dan Usman. Golongan kedua terbesar adalah golongan Ismailiyah. Umar. berpengatuhan luas tentang agama. KHAWARIJ. Selain itu sekte ini mengakui kekhalifahan Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Sekte Kaisaniyah Kaisiniyah adalah sekte Syiah yang mempercayai Muhammad bin Hanafiah sebagai pemimpin setelah Husein bin Ali wafat. di antaranya adalah sebagai berikut : 1. berjihad di jalan Allah dengan mengangkat senjata. yaitu pada suatu perebutan kekuasaan antara kaum Muhajirin dan Anshar. nama Kaisaniyah diambil dari nama seorang budak Ali yang bernama Kaisan.

Bahkan yang sangat anarkis (kacau) lagi. dan merupakan bentuk yang berbeda dari Sunni dan Syi'ah. tetapi setelah terjadi arbitrase (tahkim). Khalifah atau imam harus dipilih secara bebas oleh seluruh umat islam 2. Mereka berkumpul disuatu tempat yang disebut Khouro (satu tempat di daerah Kufah). dan bahwa mereka juga kekal di dalam neraka bersama orang tuanya. 7. 6. 10. 8. Disebut atau dinamakan Khowarij disebabkan karena keluarnya mereka dari dinul Islam dan pemimpin kaum muslimin. lalu menolaknya. sedang golongan mereka sendiri dianggap berada dalam dar al-islam (negara Islam). . anNajdat. semua masalah antara Ali dan Mu‘awiyah harus diselesaikan dengan merujuk kepada hukum-hukum Allah yang tertuang dalam Surah al-Maidah Ayat 44 yang artinya. Khalifah dipilih secara permanen selama yang bersangkutan bersikap adil dan menjalankan syari‘at islam. Boleh membunuh perempuan dan anak-anak kaum muslimin yang berbeda pendapat dengan mereka. 245)1[3] Menurut keyakinan Khawarij.Abi Tholib. beliau dianggap telah menyeleweng. juz 12 hal. Seseorang yang berdosa besar tidak lagi disebut muslim sehingga harus dibunuh. Khalifah sebelum Ali r. 11. Pasukan perang Jamal yang melawan Ali juga kafir. Oleh sebab itulah mereka juga disebut Al Khoruriyyah. Utsman dianggap telah menyeleweng. Khalifah tidak harus berasal dari keturunan Arab 3. 283) Awal keluarnya mereka dari pemimpin kaum muslimin yaitu pada zaman Amirul Mu'minin Al Kholifatur Rosyid Ali bin Abi Thalib ‫رضي هللا عنه‬ketika terjadi (musyawarah) dua utusan. (Fat. Ia harus dijatuhkan bahkan dibunuh kalau harus melakukan kezaliman. Pertama kali muncul pada pertengahan abad ke-7. Khalifah Ali adalah sah.” Barangsiapa tidak memutuskan dengan apa yang diturunkan Allah. 5. Menjatuhkan hukum musyrik kepada anak-anak kaum musyrikin.a (Abu Bakar. Umar dan Utsman) adalah sah. Bila tidak mau bergabung. mereka menganggap bahwa seorang muslim dapat menjadi kafir apabila ia tidak mau membunuh muslim lain yang telah dianggap kafir dengan resiko ia menanggung beban harus dilenyapkan juga. Mu‘awiyah dan orang-orang yang menyetujui tahkim telah menjadi kafir karena mereka dalam memutuskan perkara tidak merujuk Al-Qur‘an. maka mereka itulah orang-orang kafir”. Ali. asy-Syufriyah dan al-Ibadiyah. Doktrin-Doktrin Khawarij Di antara doktrin-doktrin pokok khawarij adalah sebagai berikut : 1. (Mu'jam Al-Buldan li Yaqut Al-Hamawi juz 2 hal. 2. tetapi setelah 7 tahun dari masa kekhalifahannya. yaitu al-Muhakkimah. terpusat di daerah yang kini ada di Irak selatan. al-Azariqah.uruk harus masuk ke neraka 9. 4. Berdasarkan ayat ini. Setiap muslim harus berhijrah dan bergabung dengan golongan mereka. al-Ajaridah. Dalam aliran Khawarij terdapat enam sekte penting. Seseorang harus menghindar dari pimpinan yang menyeleweng. ia wajib diperangi karena hidup dalam dar al-harb (negara musuh).

Adanya Wa‘ad dan Wa‘id (orang baik harus masuk surga. Quran adalah makhluk 16. Manusia bebas memutuskan perbuatannya.12. bukan dari Tuhan. 13. orang jahat harus masuk neraka). 15. Adanya Amar ma‘ruf Nahi Munkar 14.2[4] . Memalingkan yat-ayat al-Qur‘an yang tampak mutasayabihat.

Iman adalah percaya kepadaAllah dan Rasul-Nya saja. Dalam perkembangannya. Kaum Murji‘ah berpendapat bahwa orang yang berdosa besar tidak dapat dikatakan kafir selama ia tetap mengakui Allah sebagai Tuhannya dan Nabi Muhammad saw. al-Marisiyah dan al-Karamiyah. Menghadapi dua pendapat ini. Hal itu disebabkan ajarannya bersifat rasional dan filosofis. as-Saubariyah. penguasa Bani Abbasiyah. as-Salihiyah. al-Gailaniyah. mereka tidak ingin smengeluarkan pendapat entang siapa syang benar dan dan siapa yang kafir di antara ketiga kelompok yang bertikai itu. manusia cukup hanya dengan menjauhkan diri dari syirik dan mati dalam keadaan akidah tauhid. Aliran Murji’ah Aliran ini disebut juga Murji‘ah karena dalam prinsipnya mereka menunda persoalan konflik antara Ali bin Abi Thalib. Mereka berpendapat bahwa tuhan wajib berbuat yang terbaik . dan kaum Khawarij pada hari perhitungan kelak. lalu membentuk kelompok sendiri.3[5] F. Mu‘awiyah bin Abi Sufyan. yaitu 1. diantaranya adalah al-Jahamiyah. Doktrin Mutazilah Aliran Muktazillah mempunyai lima dokterin yang dikenal dengan al-usul al. Setelah menyatakan pendapat itu. Tegasnya. Dalam perjalanan sejarahnya. al-Ubaidiyah. seorang ulama terkenal di Basra. a.ketika itu terjadi perdebatan mengenai hukum orang yang berdosa besar. Alas an lain adalah aliran Muktaszillah dinilai tidak berpegang teguh pada sunnah Rasulullah SAW dan para sahabat. Wasil mengatakan bahwa orang mukmin yang berdosa besar menempati posisi antara mukmin dan kafir. Wasil bin Ata yang ketika itu menjadi murid Hasan al-Basri. Selama masih ada iman.khamsah. sebagai rasul. Aliran Mu‘tazilah merupakan golongan yang membawa persoalan-persoalan teologi yang lebih mandalam dan bersifat filosofis. Latar Belakang Aliran ini muncul sebagai reaksi atas pertentangan antar aliran Khawarij dan aliran Murji‘ah mengenai persoalan orang mukmin yang berdosa besar. Adapun amal atau perbuatan tidak merupakan suatu keharusan bagi adanya iman. 2. b. Konsep tauhid menurut mereka adalah paling murni sehingga mereka senang disebut pembela tauhid (ahl al-Tauhid). Ad-Adl Menurut aliaran Muktazillah pemahaman keadilan Tuhan mempunyai pengertian bahwa Tuhan wajib berlaku adil dan mustahil Dia berbuat zalim kepada hamba-Nya. Dasar keselamatan adalah iman semata. Abu Hanifah dan Abu Yusuf. Aliran baru ini memperoleh dukungan pada masa pemerintahan Khalifah al-Makmun. yaitu kelompok moderat dan kelompok ekstrem. Oleh karena itu. Sementara itu. Pada awal perkembangannya aliran ini tidak mendapat simpati umat Islam karena ajaran Muktazillah sulit dipahami oleh beberapa kelompok masyarakat. 2. Tokoh-tokoh kelompok moderat adalah Hasan bin Muhammad bin Ali bin Abi Thalib. At-Taauhid (Tauhid) Ajaran pertama aliran ini berarti meyakini sepenuhnya bahwa hanya Allah SWT. al-Yunusiyah. aliran initernyata tidak dapat melepaskan diri dari persoalan teologis yang muncul pada waktu itu. Berikut ini kelima doktrin aliran Muktazillah. setiap maksiat tidak dapat mendatangkan mudharat ataupun gangguan atas seseorang untuk mendapatkan pengampunan. Aliran Muktazilah 1. Berdasarkan hal ini. Wasil bi Ata meninggalkan perguruan Hasan al-Basri.C. orang itu bukan mukmin dan bukan kafir. Dalam pembahasannya mereka banyak memakai akal sehingga mendapat nama “kaum rasionalis Islam”. Pendapat ini merupakan lawan dari pendapat kaum Khawarij yang menyatakan bahwa orang Islam yang berdosa besar hukumnya kafir. aliran ini aliran ini terpecah menjadi dua kelompok. mendahuli gurunya dalam mengeluarkan pendapat. seseorang tetap dianggap mukmin walaupun meninggalkan perbuatan yang difardhukan dan melakukan dosa besar. Kelompok ekstrem terbagi dalam beberapa kelompok. Abu A‘la al-Maududi menyebutkan 2 doktrin pokok ajaran Mur‘jiah. Kelompok ini dikenal dengan Muktazillah.

Kemunduran Aliran Mu‘tazilah Sesudah peristiwa mihnah. d. 2. Orang yang menentang akan dihukum. sementara mufasir yang lain penafsirannya belum menemukan hadist yang shahih. satu syariah dan satu akhlaqul karimah. Misalnya. Pemahaman ini yang menyatakan posisi orang Islam yang berbuat dosa besar. yang mengarah pada terjadinya perselisihan sampai terbunuhnya khalifah Utsman bin Affan. Awal mula adanya perselisihan dipicu oleh Abdullah bin Saba‘ (seorang yahudi) pada pemerintahan khalifah Utsman bin Affan dan berlanjut pada masa khalifah Ali.bagi manusia.4[6] 3. kemudian terjadilah perang jamal yaitu perang antara Ali dengan Aisyah dan perang Siffin yaitu perang antara Ali dengan mu‘awiyah. murji‘ah. penyiksaan dan pemaksaan yang mereka lakukan. Akhirnya perpecahan memuncak. Kemudian digantikan oleh Ali bin Abi Thalib. setiap muslim wajib menegakkan yang ma‘ruf dan menjauhi yang mungkar. • Adanya penyerapan tentang hadis yang berbeda . serta memberi daya manusia agar dapat mewujudkan keinginannya. Orang jika melakukan dosa besar. Beliau mengambil keputusan ini karena melihat besarnya sikap penolakan mayoritas masyarakatnya terhadap mazhab mu‘tazilah. Begitu juga menempati ancaman-Nya mencampakkan orang kafir serta orang yang berdosa besar ke dalam neraka. seperti aliran syi‘ah. pada masa itu perpecahan di tubuh umat islam terus berlanjut. ummat islam menjadi benci kepada kelompok ini. pengingkaran Mu‘tazilah terhadap kesucian al-Qur‘an. Dan awal mula adanya gejala timbulnya aliran-aliran adalah sejak kekhalifahan Utsman bin Affan (khalifah ke-3 setelah wafatnya Rasulullah). Bahkan dalam sejarah. Kedudukannya sebagai orang fasik. Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Perintah Mengerjakan Kebajikan dan Melarang Kemungkaran). mengirimkan nabi dan rasul. Bahkan ada yang mengeluarkan pendapatnya sendiri atau hanya mengandalkan rasional belaka tanpa merujuk kepada al Qur‘an dan hadist. ia dimasukkan ke neraka selama-lamanya. Dalam prinsip Muktazillah. ditambah lagi ketamakan mereka pada harta.dll. c. SEJARAH TIMBULNYA ALIRAN KALAM DALAM ISLAM Pada masa Nabi SAW dan para Khulafaurrasyidin. Akan tetapi. FAKTOR – FAKTOR TIMBULNYA ALIRAN KALAM DALAM ISLAM Faktor – faktor yang menyebabkan timbulnya aliran kalam dalam islam dapat di kelompokkan menjadi 2 bagian yaitu: a) Faktor internal Yaitu faktor yang muncul dari dalam umat islam sendiri yang dikarenakan: • Adanya pemahaman dalam islam yang berbeda Perbedaan ini terdapat dalam hal pemahaman ayat Al-Qur‘an. mereka pernah memaksakan ajarannya kepada kelompok lain. e. sikasanya lebih ringan daripada orang kafir. pangkat dan kedudukan. Pemahaman ini merupakan ajaran dasar pertama yang lahir di kalangan Muktazillah. Menurut Muktazillah. tetapi ia juga tidak kafir. Dan ketika masa khalifah al-Mutawakkil tiba (234H). maka hal tersebut dapat diatasi dengan wahyu dan tidak ada perselisihan diantara mereka. serta berbagai macam polemik negara yang disebabkan oleh hal ini. Jikalau terdapat perselisihan pendapat diantara mereka. umat islam adalah ummat yang satu. khawarij. dan yang kontra yang menamakan dirinya kelompok Khawarij. Mufasir satu menemukan penafsirannya berdasarkan hadist yang shahih. beliau lantas mengumumkan ketidaksahan pendapat mengenai kemakhlukan al-Qur‘an. mereka satu akidah. akhirnya jumlah aliran di kalangan umat islam menjadi banyak. tidak memberi beban terlalu berat. sehingga berbeda dalam menafsirkan pula. Pada masa itu di latar belakangi oleh kepentingan kelompok. Umat islam pada masa itu ada yang pro terhadap kekhalifahan Ali bin Abi Thalib yang menamakan dirinya kelompok syi‘ah. Bermula dari itulah akhirnya timbul berbagai aliran di kalangan umat islam. Tuhan wajib menepati janji-Nya memasukkan orang mukmin ke dalam sorga. masing-masing kelompok juga terpecah belah. ia tidak lagi sebagai orang mukmin. Al-Wa’d wa al-Wa’id (Janji dan Ancaman). Al-Manzilah bain al-Manzilatain (posisi di Antara Dua Posisi). Jika meninggal sebelum bertobat.

ada pula yang di pengaruhi oleh hadist (isra‘iliyah).Penyerapan hadist berbeda. kemudian golongan yang semula mendukung Ali ini selanjutnya berbalik menentang dan memusuhi Ali beserta tiga orang tokoh pelaku tahkim lainnya yaitu Abu Musa Al-Asyari. • Akibat terjemahan filsafat yunani Buku-buku karya filosofi yunani di samping banyak membawa manfaat juga ada sisi negatifnya bila di tangan kalangan yang tidak punya pondasi yang kuat tentang akidah dan syariat islam. ketika para sahabat menerima berita dari para perawinya dari aspek ―matan‖ ada yang disebut hadist riwayah (asli dari Rasul) dan diroyah (redaksinya disusun oleh para sahabat). kepentingan ini bertujuan sebagai sumber kekuasaan untuk menata kehidupan. Urwah bin Hudair . a. • Mengedepankan akal Dalam hal ini. bahwa yang disebut Khawarij adalah setiap orang yang keluar dari imam yang hak dan telah di sepakati para jema‘ah. gubernur syam. Nama itu diberikan kepada mereka yang keluar dari barisan Ali. seperti aliran Mu‘tazilah. pada waktu perang siffin. Mu‘awiyah bin Abi Sofyan dan Amr Bin Ash. Abdullah bin Wahab al-Rasyidi. Pengaruh ini terjadi ketika munculnya aliran syi‘ah yang muncul karena propaganda seseorang yahudi yang mengaku islam. nama suatu tempat dekat kufah. Atas dasar ini. b. Dengan demikian. sangat jelas.Untuk itu mereka berusaha keras agar dapat membunuh ke empat tokoh ini. ALIRAN – ALIRAN KALAM DALAM ISLAM • Aliran Khawarij. sedangkan khawarij sebagai kelompok yang sebaliknya. dengan beralasan ketidaksetujuan mereka terhadap sikap Ali bin abi Thalib yang menerima tahkim (arbitrase) dalam upaya untuk menyelesaikan persilisihan dan konfliknya dengan mu‘awiyah bin abi sofyan. Tokoh-tokoh Khawarij Diantara tokoh-tokoh khawarij yang terpenting adalah : 1. Sehingga terdapat keinginan oleh umat islam untuk membantah alasan-alasan mereka yang memusuhi islam. 3. yaitu : • Akibat adanya pengaruh dari luar islam. akal di gunakan setiap keterkaitan dengan kalam sehingga terkesan berlebihan dalam penggunaan akal. yaitu Abdullah bin Saba. Menurut ibnu Abi Bakar Ahmad Al-Syahrastani.. Pengertian dan latar belakang timbulnya Aliran Khawarij Aliran Khawarij merupakan Aliran teologi tertua yang merupakan aliran pertama yang muncul dalam teologi Islam. atau pada masa tabi‘in secara baik-baik. • Adanya kepentingan politik Kepentingan ini bermula ketika ada kekacauan politik pada zaman Ustman bin Affan yang menyebabkan wafatnya beliau. dan orang yang tidak memutuskan hukum dengan al-quran adalah kafir. beralasan bahwa tahkim itu merupakan penyelesaian masalah yang tidak di dasarkan pada ajaran Al-Qur‘an. istilah ini berasal dari kata harura. • Adanya kepentingan kelompok atau golongan Kepentingan kelompok pada umumnya mendominasi sebab timbulnya suatu aliran. Kelompok khawarij ini merupakan bagian dari kelompok pendukung Ali yang memisahkan diri. hanya Ali yang berhasil terbunuh ditangan mereka. dimana syiah sangat berlebihan dalam mencintai dan memuji Ali bin Abi Thalib. muncul.Kelompok ini juga kadang kadang menyebut dirinya Syurah yang berarti ―golongan yang mengorbankan dirinya untuk Allah di samping itu nama lain dari khawarij ini adalah Haruriyah. b) Faktor eksternal Faktor ini muncul dari luar umat islam. orang yang melakukan tahkim dan merimanya adalah kafir. yaitu: hadist yang disusun oleh orang-orang yahudi dalam rangka mengacaukan islam. baik ia keluar pada masa sahabat khulafaur rasyidin. timbul. Menurut bahasa nama khawarij ini berasal dari kata ―kharaja‖ yang berarti keluar. pimpinan rombongan sewaktu mereka berkumpul di Harura (pimpinan Khawarij pertama) 2. dan menurut fakta sejarah. Latar belakang ketidak setujuan mereka itu. tapi ditentukan oleh manusia sendiri. yang merupakan tempat mereka menumpahkan rasa penyesalannya kapada Ali bin abi Thalib yang mau berdamai dengan Mu‘awiyah. atau memberontak.

adanya pendapat yang menyalahkan orang yang ingin merebut kekuasaan Usman bin Affan.a dianggap telah menyeleweng. Khalifah Ali dianggap menyelewang setelah terjadi Tahkim (Arbitrase). Sekte-Sekte tersebut adalah: 1. 6. Muslim tersebut tetap mukmin selama ia mengakui dua kalimat syahadat.3. adanya perbedaan pendapat antara Syi‘ah dan Khawarij. Al-Sa‘Alibah 7. dan harus di bunuh. Nafi‘ bin al-azraq 7. dan dijatuhi hukuman mati bila zhalim. Hausarah al-Asadi 5. 3. 2. Talhah. 3. Al Sufriyah Secara umum ajaran-ajaran pokok Khawarij adalah: 1. Quraib bin Maruah 6. Khalifah harus dipilih langsung oleh rakyat. termasuk yang menerima dan mambenarkannya di hukum kafir. sebagai mana hal itu dilakukan oleh aliran khawarij. Khalifah dipilih secara permanen selama yang bersangkutan bersikap adil dan menjalankan syari‘at islam. Dengan kata lain bahwa orang mukmin sekalipun melakukan dosa besar masih tetap mukmin. Ajaran-ajaran Murji‘ah Ajaran-ajaran pokok murji‘ah dapat disimpulan sebagai berikut: . b. mengkafirkan pihak-pihak yang ingin merebut kekuasaan ali dan mengkafirkan orang yang terlihat dan menyetujui tahkim dalam perang siffin. Mereka menangguhkan penilaian terhadap orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tahkim itu di hadapan tuhan. 4. • Aliran Murji‘ah a. Al-Azariqah 3. Mustarid bin sa‘ad 4. Al-Najdat 4. Qathari bin Fujaah c. sehingga Aliran ini hanya tinggal dalam catatan sejarah. Zubair bin Ali 9. 1. Al-Ajaridah 6. 3. dengan Ali bin abi tahAlib) dan para pelaku tahkim. Sekte-sekte dan ajaran pokok Khawarij Terpecahnya Khawarij ini menjadi beberapa sekte. adanya pendapat yang menyalahkan aisyah dan kawan-kawan yang menyebabkan terjadinya perang jamal. Abdullah bin Basyir 8. Oleh karena itu orang tersebut masih tetap mukmin. Demikian pula orang mukmin yang melukan dosa besar masih di anggap mukmin di hadapan mereka. bukan kafir. Al-baihasyiah 5. Khalifah sebelum Ali adalah sah. Orang-orang yang terlibat dalam perang jamal (perang antara Aisyah. dan mangucapkan dua kalimat syahadat yang menjadi dasar utama dari iman. mengakhirkan dan memberi pengharapan. Orang islam yang melakukan dosa besar tidak dihukumkan kafir. Dengan demikian setiap orang muslim berhak menjadi Khalifah apabila sudah memenuhi syarat-syarat. 7. Al-Muhakkimah 2. 5. Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Murji‘ah Aliran Murji‘ah ini muncul sebagai reaksi atas sikapnya yang tidak mau terlibat dalam upaya kafir – mengkafirkan terhadap orang yang melakukan dosa besar. Pandangan mereka itu terlihat pada kata murji‘ah yang barasal dari kata arja‘a yang berarti menangguhkan. mengawali dan mempercepat kehancurannya. Iman Hanya membenarkan (pengakuan) di dalam Hati 2. tetapi setelah tahun ke tujuh dari masa kekhalifahannya Usman r. Orang Islam yang melakukan Dosa besar adalah kafir. karena hanya tuhanlah yang mengetahui keadaan iman seseorang. Orang mukmin yang melakukan dosa besar itu dianggap tetap mengakui bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad sebagai Rasulnya. Hal-hal yang melatarbelakangi kehadiran murji‘ah antara lain adalah : 1. dan zubair. Khalifah tidak harus keturunan Arab. Al-Ibadiah 8. 2. Hukum terhadap perbuatan manusia ditangguhkan hingga hari kiamat .

orang itu tidak dihukum kafir. Mengenai latar belakang munculnya aliran ini. Abu Yusuf dan beberapa ahli hadits. Pokok-Pokok Pikiran Syi‘ah Kaum Syi‘ah memiliki lima prinsip utama yang wajib dipercayai oleh penganutnya. al ‗Adl Kaum Syi‘ah mempunyai keyakinan bahwa Allah Maha Adil. c. pertama menurut Abu Zahrah. Para pengikut ali yang disebut syi‘ah ini diantaranya adalah Abu Dzar al Ghiffari. terdapat dua pendapat. kelak di sebut Khawarij. mencela kezaliman dan orang yang berbuat zalim. al Nubuwwah Kepercayaan Syi‘ah terhadap para Nabi-nabi juga tidak berbeda dengan keyakinan umat muslim yang lain. 2. bagaimanapun besarnya dosa seseorang. Pandangan imam yang empat mengenai ilmu kalam Istilah Ilmu Kalam mengacu pada ulama yang membahas masalah-masalah ―kalam‖ Allah. Abu Hanifah. Maha esa. tidak diperanakkan. melaksanakan Hudud. al Tauhid Kaum Syi‘ah mengimani sepenuhnya bahwa Allah itu ada. yang berpendapat. dan mewujudkan kebaikan dan ketentraman umat. ―Kalam Allah‖ memiliki dua acuan. atau yang sebut sebagai ahl albait. satu kelompok mendukung sikap Ali. pasukan Ali diceritakan terpecah menjadi dua. tempat bergantung.c. pengikut Jaham bin Shafwan. Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Syi‘ah Secara bahasa Syi‘ah berarti pengikut. sebagai respon atas penerimaan ali terhadap arbitrase yang ditawarkan Mu‘awiyah. Menurut mereka. istilah syiah ini untuk pertama kalinya di tujukan pada para pengikut ali (syi‘ah ali). Murji‘ah mengalami berbagai perbedaan pendapat dikalangan pengikutnya yang mendasari lahirnya aliran-aliran selanjutnya. Kelima prinsip itu adalah : 1. Tokoh dan sekte dalam murji‘ah Dalam perkembangannya. Secara istilah Syi‘ah sering di maksudkan pada kaum muslimin yang dalam bidang spritual dan keagamaannya selalu merujuk pada keturunan Nabi Muhammad SAW. kelak disebut Syi‘ah dan kelompok lain menolak sikap Ali. Yang dimaksud dengan pengikut disini ialah para pendukung Ali bin Abi Thalib. 4. ada yang moderat. segala makhluk. dan Ghullat. 5. kaum Syi‘ah sangat percaya sepenuhnya akan adanya hari akhirat. . Zaidiyah. Sedangkan yang ekstrem antara lain ialah kelompok Jahmiyah. Syi‘ah mulai muncul pada akhir dari masa jabatan Usman bin Affan. pemimpin pertama ahl. • Aliran Syiah a. Diantara sekte – sekte Syi‘ah tersebut adalah Itsna Asy‘ariyah. Adapun menurut Watt. sekalipun seseorang menyatakan dirinya musyrik. Allah tidak melakukan perbuatan zhalim dan perbuatan buruk. kelompok Syi‘ah akhirnya terpecah menjadi beberapa sekte. aliran murji‘ah ini terpecah menjadi beberapa macam sekte. Allah mengutus sejumlah nabi dan rasul ke muka bumi untuk membimbing umat manusia. bahwa hari akhirat itu pasti terjadi.selanjutnya. tunggal. kemungkinan mendapat ampunan dari tuhan masih ada.al bait pada masa Nabi Muhammad SAW. Kelompok ini berpendapat. ia tidak melakukan perbuatan buruk karena ia melarang keburukan. al Imamah Menurut Syi‘ah. Syi‘ah benar-benar muncul ketika berlangsung peperangan antara Ali dan Mu‘awiyah yang dikenal dengan Perang siffin. 3. al Ma‘ad Ma‘ad berarti tempat kembali (hari akhirat). Sab‘iyah. Perpecahan ini terutama dipicu oleh masalah doktrin Imamah. Imamah berarti kepemimpinan dalam urusan agama dan dunia sekaligus. Sekte – sekte dalam Syi‘ah Dalam perjalanan sejarah. ada pula yang ekstrem. Miqad bin Al aswad dan Ammar bin Yasir. ia pengganti rasul dalam memelihara Syari‘at. tidak beranak. dan tidak ada seorang pun yang menyamainya. Tokoh murji‘ah Moderat antara lain adalah Hasan bin Muhammad bin Ali bin Abi Thalib. Dan juga mereka mempercayai adanya sifat-sifat Allah. b. Dalam peperangan ini. kemudian tumbuh dan berkembang pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib.

Saya datang di Bashrah lebih dari dua puluh kali. Apabila istri itu sudah suci lagi. Sayangnya. Waktu itu di rumah ada orang-orang yang sedang menekuni Ilmu Kalam. ‗Apa yang sedang kalian bicarakan?‘.137) Beliau menuturkan: Saya pernah mendalami Ilmu Kalam. terlebih lagi berbahagia dengan ilmu filsafatnya. (Al-Harawi. mengacu pada perkataan Allah yang diucapkan-Nya. siapa saja orang-orang itu?‘. Saya menjawab. ―Apakah pendapat anda tentang masalah baru yang dibicarakan orang-orang dalam Ilmu Kalam.‖ Begitulah. mengacu pada para Mutakallimin (ahli kalam) yang berdebat atau bertukar pikiran (kalam) mengenai masalah-masalah ketuhanan. Tanya beliau. Hadits. karena telah merintis jalan untuk orang-orang yang mempelajari Ilmu Kalam. (Al-Kurdi. lembar 194-B) Putra Imam Abu Hanifah. ‗Hai Hammad. dan apa jawaban Hammad. terkadang satu tahun. Kamu harus mengikuti hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan metode para ulama salaf. . banyak da‘i-da‘i yang justru merasa dan mengaku intelek. Bagi orang yang beriman yang mengikuti sunnah dengan benar. Kemudian istrinya dibiarkan sampai haid dua kali. Kedua. Terkadang saya tinggal di Bashrah lebih dari satu tahun. Ilmu kalam adalah lawan dari ilmu agama khususnya Ilmu Hadits. 28-31) Beliau juga pernah ditanya seseorang.karena untuk membantah para ahli kalam cukup dengan mempelajari ilmu hadits tersebut. Tentu saja suara kami keras. Berapakah dia harus menalaknya?‖ Pada saat itu saya tidak tahu apa yang harus saya jawab. Hal itu karena saya mengira bahwa Ilmu Kalam itu adalah ilmu yang paling mulia‖. sehingga tampaknya ayah terganggu. menuturkan. yang namanya Hammad. ―saya tidak perlu lagi mempelajari Ilmu Kalam. Dzamm ‘Ilm Al-Kalam. Perhatikanlah pendapat IMAM yang EMPAT mengenai ilmu tersebut: Imam Abu Hanifah Tentang Ilmu Kalam Imam Abu Hanifah berkata: ―Di kota Bashrah orang-orang yang mengikuti hawa nafsu (selera) sangat banyak. ‗Ada suatu masalah ini dan itu‘. dan kita sedang berdiskusi tentang suatu masalah. Kemudian saya menemui beliau. ‗itu adalah ucapan-ucapan para ahli filsafat. kemudian kembali lagi ke saya. Lalu ada seorang wanita datang kepadaku. Dzamm ‘Ilm Al-Kalam. dengan satu kali talak saja. ―Pada suatu hari ayah datang ke rumahku. Manaqib Abi Hanifah. Lelaki itu ingin menalaknya dengan talak yang sesuai sunnah. Suatu saat saya tinggal dekat pengajian Hammad bin Abu Sulaiman. Ternyata Hammad menjawab: ―Lelaki itu dapat menalaknya ketika istrinya dalam keadaan suci dari haid dan juga tidak dilakukan hubungan jima‘. Tujuan utama dari ilmu kalam adalah untuk menjelaskan landasan keimanan umat Islam dalam tatanan yang filosofis dan logis. sampai saya tergolong manusia langka dalam Ilmu Kalam. Saya hanya menyarankan agar dia datang ke Hammad untuk menanyakan hal itu. dan terkadang kurang dari satu tahun. maka ia halal untuk dinikahi. Jauhilah setiap hal yang baru karena hal itu adalah bid‘ah‖. ia berkata: ―Ada seorang lelaki mempunyai seorang istri wanita sahaya. Saya menjawab dengan menyebutkan nama mereka satu persatu. Saya ambil sandalku dan pergi untuk berguru kepada Hammad‖ (Tarikh Baghdad XIII/333) Beliau berkata lagi: ―Semoga Allah melaknati Amr bin Ubaid. yaitu masalah sifat-sifat dan jism?‖ Beliau menjawab. terkecuali mereka-mereka yang mengetahui jeleknya ilmu ini yangdiberi petunjuk oleh Allah Ta‘ala untuk kembali kepada ilmu yang benar. Disebut ilmu kalam karena ilmu ini membahas masalah kalam Allah. Akhirnya saya berkesimpulan. ucapan sahabat yang mendengar langsung perkataan Nabi dan lain sebagainya. Dan para ahli hadits sepakat bahwa tidak ada manfaatnya belajar ilmu kalamkecuali hanya mendatangkan syubhat dan keraguan terhadap ilmu agama. hal. padahal ilmu ini tidak ada gunanya bagi mereka‖. wanita itu kemudian datang lagi kepada saya dan memberitahukan jawaban Hammad tadi. Tanya beliau lagi. hal. bukti mengenai eksistensi dan segala hal yang menyangkut dengan Allah itu telah dijelaskan secara menyeluruh dan tercukupi dengan adanya al-Qur’an.Pertama. (Al-Harawi.

―Barangsiapa yang mencari agama lewat Ilmu Kalam ia akan menjadi kafir zindiq. Nemun syaitan mengganggu mereka sehingga mereka bermusuhan dan berbeda pendapat‖. katanya. sebagaimana mereka juga berbicara masalah hukum (fiqih) dan syari‘ah.almanhaj.id/content/1191/slash/0 Imam Malik tentang Ilmu Kalam Imam Ibn ‗Abdil Bar meriwayatkan dari Mush‘ab bin Abdullah bin az-Zubairi. katanya. katanya. (Al-Makki. bagi saya lebih baik diam saja‖ (Jami‘ Bayan al-‘Ilm wa Al-Fadhilah. tentulah para Sahabat dan Tabi‘in sudah membicarakannya. lembar 173-B) Imam al-Harawi meriwayatkan dari ‗Aisyah bin Abdul Aziz. kemudian dia melepaskan diri dari bid‘ah-bid‘ah Ilmu Kalam ini. Seandainya kalam itu merupakan Ilmu. ‘wahai Ayahanda. Imam Malik menjawab: ―Penganut bid‘ah itu adalah orang-orang yang membicarakan masalah nama-nama Allah. pada mulanya adalah bersatu pendapat dan agama mereka satu. jangan mempelajari Ilmu Kalam‖. dia akan masuk surga.‖ (Dzan Al-Kalam.or. katanya. Pergilah saja kepada orang-orang yang masih ragu-ragu.‖ Beliau juga berkata: ―Setiap ada orang datang kepada kita. mereka yang berdebat dalam Ilmu Kalam. ia ingin berdebat. Kata Hammad selanjutnya: ―Padahal setahu saya. ‗ Hammad kemudian berkata kepada beliau. hal. memang pernah‖. saya sudah mendapatkan kejelasan tentang agama dari Rabbku. kalam Allah. sifat-sifat Allah. dan di situ ada seorang yang sedang ditanya oleh Imam Malik: ―Barangkali kamu murid dari ‘Amir bin ‘Ubaid. tidak pernah pula menyuruh sesuatu kemudian melarangnya. wahai Abu Abdillah?‖. dan debatlah dia. 415) Imam Abu Nu‘aim juga meriwayatkan dari Abdullah bin Nafi. ―Tetapi itu dahulu. katanya. masalah qadar dan sebagainya. wahai ayahanda?‖.‖ (Dzamm Al-Kalam. ilmu Allah. 5) Imam al-Harawi meriwayatkan dari Abdur Rahman bin Mahdi. Kemudian ada orang yang bertanya. katanya. tambah beliau ―Kenapa.‖ (Al-Hilyah. Imam Malik pernah berkata: ―Saya tidak menyukai Ilmu Kalam dalam masalah agama. ayah tidak pernah berubah pendapat. Sekarang saya melarangmu. Manaqib Abu Hanifah. dan melarangnya. hal. Beliau menjawab. lembar 173-B) Imam al-Katib al-Baghdadi meriwayatkan dari Ishaq bin Isa. Sementara anda memilih ragu-ragu.. saya mende-ngar Imam Malik berkata: ―Berdebat dalam agama itu aib (cacat). saya mendengar Imam Malaik berkata: ―Hindarilah bid‘ah‖. seperti membicarakan pendapat Jahm bin Shafwan. beliau berkata: ―Tentang diri saya sendiri. dan qudrah Allah.‖ (Dzan Al-Kalam. Mudah-mudahan Allah melaknat ‘Amr bin ‘Ubaid karena dialah yang membuat bid‘ah Ilmu Kalam. ―Wahai anakku. Mereka tidak menyukai Kalam kecuali di dalam terkandung amal. siapa yang mencari harta lewat Kimia. warga negeri ini juga tidak menyukainya. VI/324) . Mereka tidak mau bersikap diam (tidak memperdebatkan) hal-hal yang justru para Sahabat dan Tabi‘in tidak membicarakannya. ―Apakah bid‘ah itu. Tanya Hammad lagi. tinggalkanlah Ilmu Kalam‖. Adapun Kalam di dalam agama. bukankah ayahanda pernah menyuruhku untuk mempelajari Ilmu Kalam?‘ ―Ya. ia akan bangkrut. dan siapa yang mencari bahasa-bahasa yang langka dalam Hadits (gharib al-Hadits) ia akan berdusta.Kemudian beliau berkata: ―Hai Hammad. saya mendengar Imam Malik berkata: ―Seandainya ada orang melakukan dosa besar seluruhnya kecuali menjadi musyrik.‖ (Al-Hilyah. Imam Malik bin Anas. Apakah ia bermaksud agar kita ini menolak apa yang telah dibawa oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam?‖ (Syaraf Ash-hab Al-Hadits. saya masuk ke rumah Imam Malik. lembar 173) Imam Abu Nu‘aim meriwayatkan dari Imam Syafi‘i. VI/325) Imam al-Harawi meriwayatkan dari Ishaq bin Isa. hal. katanya.183-184) Sumber: http://www. Imam Malik berkata. apabila kedatangan orang yang dalam agama mengikuti seleranya saja. Jawab beliau.

ia menjadikannya sebagai pendapatnya. 40) Berkata Abdul Harits: ―Aku mendengar Abu Abdillah berkata: ―Jika engkau melihat seseorang menyukai ilmu kalam.com/open. ―Adalah Al-Imam Asy-Syafi‘i apabila telah mantap sebuah hadits di sisinya. ―Ini bukan golongan kita.‖ (Jami‘ Bayan al-‘Ilm wa Al-Fadhilah. akan tetapi semangatnya hanya fiqih.. dinaikkan di atas unta. maka Asy-Syafi‘i berkata kepadaku. Lalu laki-laki itu beralih kepada ilmu kalam dalam pembicarannya. saya bukan pemilik ilmu kalam. ―Menurutku hukuman yang pantas untuk ahli ilmu kalam adalah dipukuli dengan pelepah kurma. juz 2/540 melalui nukilan Lamu ad-Duur Minal Qaulil Ma‘tsur. 108) Abu Tsaur dan Husain bin ‗Ali Al-Karabisiy.id/content/1885/slash/0 Imam Asy-Syafi’i Tentang Ilmu Kalam Al-Imam Ahmad berkata. dan kitab-kitab itu adalah kitab-kitab penganut kalam.wordpress. di mana ia berkata dalam bab al-Ijarat dalam kitab al-Khilaf. lalu diserukan [kepada mereka]: Inilah balasan bagi orang-orang yang meninggalkan al-kitab dan as-sunnah dan memilih ilmu kalam. (dapat didownload di http://www.php?id_artikel=737 Semoga dapat diambil manfaatnya khususnya bagi ana pribadi. seperti kelompok Mu‘tazilah dan sebagainya. ia berkata: Ar-Rabi‘ pernah berkata kepadaku: Seorang laki-laki pernah bertukar pandangan dengan Asy-Syafi‘i dalam suatu masalah hingga mendalam.assalafi. .‖ (Tawali At-Ta‘sis hal.waqfeya.Imam Ibn ‗Abdil Bar meriwayatkan dari Muhammad bin Ahmad al-Mishri al-Maliki. AsySyafi‘i dengan tenang menjawab dan selalu unggul.net/print. 416-417) Sumber: http://www. walaupun ia membela sunnah.php?cat=17&book=618) Edisi terjemahan kitab ini oleh penerbit Cendikia dengan judul Manaqib Imam Syafi‘i] Imam Ahmad Tentang Ilmu Kalam Berkata Imam Ahmad: ―Janganlah kalian bermajelis dengan ahlul kalam.com/2007/06/03/al-imam-asy-syafii-dan-ilmu-kalam/ [lihat: Tawali At-Ta‘sis li Ma‘ali Muhammad bin Idris oleh Al-Hafizh ibnu Hajar Al-‘Asqalani. Imam Malik berkata: ―Tidak boleh menyebarkan kitab-kitab yang ditulis oleh orang-orang yang dalam beragama hanya mengikuti hawa nafsu. hal.almanhaj.or. keduanya berkata: Kami pernah mendengar Asy-Syafi‘i berkata. bid‘ah dan klenik. Syaikh Jamal Ibnu Furaihan. dan masalahnya sudah tidak berhubungan.‖ (Tawali At-Ta‘sis hal. (Idem) Sumber: http://www. maka berhatihatilah kalian dengannya‖. Ini menyangkut ilmu kalam. dan dibawa keliling ke tengah-tengah khalayak ramai. Sebaik-baik sifatnya adalah bahwa beliau tidak menyukai ilmu kalam. 112) Sumber: http://ibnabid. hal. 111) Abu Nu‘aim Al-Jurjaniy.‖ (Tawali At-Ta‘sis hal. Karena urusannya tidak akan membawa kebaikan!‖ (Al-Ibanah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->