hak dan kewajiban warga negara dalam UUD1945 pasal 30

Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam UUD 1945 Pasal 30. A. Pengertian Hak dan Kewajiban. Hak : adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. Contoh : hak mendapatkan pengajaran, hak mendapatkan nilai dari dosen dan sebagainya. Kewajiban : Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. Contoh : melaksanakan tata tertib di kampus, melaksanakan tugas yang diberikan dosen dengan sebaik baiknya dan sebagainya. B. Hak dan Kewajiban dalam UUD 1945 Pasal 30. Di tegaskan bahwa tiap – tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara. Usaha pertahanan dan keamanan Negara dilaksanakan melalui system pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia,sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung. Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat –syarat keikutsertaan warga Negara dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara, serta hal – hal yang terkait dengan pertahanan dan keamanan diatur dengan undang –undang. Undang-Undang Dasar 1945 dalam Pasal 30 Ayat (1) menyebutkan tentang hak dan kewajiban tiap warga negara ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Ayat (2) menyebutkan usaha pertahanan dan keamanan rakyat, Ayat (3) menyebutkan tugas TNI sebagai "mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara". Ayat (4) menyebut tugas Polri sebagai "melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, dan menegakkan hukum". Ayat (5) menggariskan, susunan dan kedudukan, hubungan kewenangan TNI dan Polri dalam menjalankan tugas, serta hal-hal lain yang terkait dengan pertahanan dan keamanan, diatur dengan undang-undang (UU). Dari pembacaan Pasal 30 secara utuh dapat disimpulkan, meski TNI dan Polri berbeda dalam struktur organisasi, namun dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing keduanya bekerja sama dan saling mendukung dalam suatu "sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta". Pengaturan tentang sinkronisasi tugas pertahanan negara (hanneg) dan keamanan negara (kamneg) itulah yang seyogianya ditata ulang melalui undangundang yang membangun adanya "ke-sistem-an" yang baik dan benar. Tanggal 8 Januari Tahun 2002 DPR melahirkan UU No 2 dan UU No 3 Tahun 2002, masingmasing tentang Polri dan tentang Hanneg, hasil dari Ketetapan MPR No VI dan VII Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri . Pada 18 Agustus 2000 Komisi Konstitusi meresmikan Amandemen Kedua UUD 1945 yang menghasilkan Ayat (2) Pasal 30 UUD 1945 dengan rumusan sistem "han" dan "kam" serta "ra" dan "ta" . Pada Agustus 2003 Ketetapan I MPR Tahun 2003 menggugurkan Ketetapan VI dan VII MPR Tahun 2000 setelah ada perundangundangan yang mengatur Polri dan tentang Hanneg. Pertengahan Oktober 2004 DPR meluluskan UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI.

dan hal-hal lain yang terkait pertahanan dan keamanan negara perlu terjalin dalam semangat kebersamaan "sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta". UU tentang Polri. UU tentang Hanneg. Pasal 30 UUD 1945 menerangkan bahwa. UU tentang Polri. UU tentang Hanneg serta UU tentang TNI. dan UU tentang TNI. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa "Tiap-tiap warga negara . Sayang. Pertahanan negara dan keamanan negara perlu dijiwai semangat Ayat (2) tentang "sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta". Bila penyebutan pertahanan negara (hanneg) dan keamanan negara (kamneg) dipilih sebagai peristilahan baku. "di masa mendatang TNI akan berada dalam Departemen Pertahanan (Dephan)". UU tentang Keimigrasian. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggariskan bahwa sebagai seorang "konstitusionalis" ia bertekad agar hal-hal yang berhubungan dengan penyelenggaraan negara taat pada ketentuan UUD 1945. Penjelasan UU tentang TNI menyebutkan. hingga kini belum ada UU tentang "Keamanan Negara" guna merangkai "Kamneg" dalam satu sistem dengan "Hannneg" (kata "dan" antara "han" dan "kam" untuk membedakan dan memisahkan organisasi TNI dari Polri). RUU tentang Rahasia Negara. diatur dengan undang-undang" adalah bahwa RUU. perluasan dan pendalaman sekitar makna Pasal 30 UUD 1945 adalah salah satu tugas menteri pertahanan. UU Polri pun perlu "ditemani" UU Kamneg yang kelak mengintegrasikan Polri ke dalam suatu institusi sipil (misalnya. UU Hubungan Luar Negeri. 2) Mengandung adanya semangat kerja sama TNI dan Polri dalam departemen dengan otoritas sipil yang berbeda. keamanan negara bukan sekadar tugas dan wewenang Polri. diharapkan "merapikan" dan "menyelaraskan" pasal-pasal yang ada dalam UU tentang Polri. Sejalan dengan tekad itu. UU tentang Kebebasan Informasi. dan UU tentang TNI sama sekali tidak menyebut "sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta" sebagai landasan pokok pemikiran bahwa ada kaitan sinergis antara fungsi "pertahanan negara" dan "keamanan negara". UU tentang Otonomi Daerah. apabila kita konsisten dengan amanat Pasal 30 Ayat (2). dari logikanya seharusnya ada UU Keamanan Negara yang mewadahi UU Polri. suatu pengukuhan konsep dan praktik supremasi sipil serta efisiensi kebijakan. dan penggunaan kekuatan TNI. Oleh karena itu. Setelah melantik Kabinet Indonesia Bersatu 21 Oktober 2004. maka UU Kamneg perlu menegaskan. pada awal Maret 2005 telah ada UU tentang Hanneg. Makna dari bunyi Ayat (5). Departemen Dalam Negeri) sebagaimana Dephan kelak menjadi instansi yang mengintegrasikan TNI di dalamnya. Sebagaimana pasal-pasal dalam UU Hanneg menyebut. yaitu membangun sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta. Namun. baik antara fungsi TNI dan fungsi Polri di lapangan. Dephan menyiapkan naskah akademik melalui undang-undang yang 1) Mencerminkan adanya "kesisteman" antara pertahanan negara dan keamanan negara. pertahanan negara bukan sekadar mengurus tentang TNI. dan 3) Membina kerja sama. UU. strategi. pertahanan negara tidak sekadar pengaturan tentang TNI dan bahwa keamanan negara tidak sekadar pengaturan tentang Polri.Dengan demikian. perlu disiapkan UU tentang Pertahanan dan Keamanan Negara yang lebih bermuatan semangat dan kinerja "sishankamrata". “yang terkait pertahanan dan keamanan negara. dan Peraturan Pemerintah lain seperti RUU Intelijen.

PMR dan Pramuka.VII Tahun 2000 tentang Peranan TNI dan POLRI. tantangan. Kejahatan dan gangguan lintas negara. Mengikuti kegiatan ekstraklurikuler seperti Paskibra. 2. gangguan. Tap MPR No." Jadi sudah pasti mau tidak mau kita wajib ikut serta dalam membela negara dari segala macam ancaman. Pelanggaran wilayah negara baik di darat. Undang-Undang No. Tap MPR No. hambatan dan gangguan pada NKRI / Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti para pahlawan yang rela berkorban demi kedaulatan dan kesatuan NKRI. udara dan luar angkasa. Pengrusakan lingkungan. Ikut serta dalam mengamankan lingkungan sekitar (seperti siskamling) 2. Diubah oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1988. Belajar dengan tekun pelajaran atau mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan atau PKn 4." dan " Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. 5. Membela negara tidak harus dalam wujud perang tetapi bisa diwujudkan dengan cara lain seperti : 1. Beberapa dasar hukum dan peraturan tentang Wajib Bela Negara : 1. 7. 3. 3. .29 tahun 1954 tentang Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat.VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dengan POLRI.berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. Undang-Undang No. laut. 6. 5. tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. 4. 2. Terorisme Internasional dan Nasional. Beberapa jenis / macam ancaman dan gangguan pertahanan dan keamanan negara : 1. Amandemen UUD '45 Pasal 30 dan pasal 27 ayat 3. Ikut serta membantu korban bencana di dalam negeri 3. 4.VI Tahun 1973 tentang konsep Wawasan Nusantara dan Keamanan Nasional. Gerakan separatis pemisahan diri membuat negara baru. Dengan hak dan kewajiban yang sama setiap orang Indonesia tanpa harus dikomando dapat berperan aktif dalam melaksanakan bela negara. Undang-Undang No. Aksi kekerasan yang berbau SARA.20 tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Hankam Negara RI. 6. Sebagai warga negara yang baik sudah sepantasnya kita turut serta dalam bela negara dengan mewaspadai dan mengatasi berbagai macam ATHG / ancaman. Tap MPR No.

bahwa “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul. n adalah: melaksanakan tata tertib di sekolah.hak dan kewajiban bangsa indonesia dalam uud 1945 HAK DAN KEWAJIBAN BANGSA INDONESIA DALAM UUD 1945. Arti pesannya adalah: 1. Sebelum kita lanjutkan. Hak dan kewajiban dalam bidang sosial budaya  Pasal 31 ayat (1) menyatakan. Hak dan kewajiban dalam bidang politik  Pasal 27 ayat (1) menyatakan. 3. di antaranya: Semua organisasi harus berdasarkan Pancasila sebagai azasnya. Pasal ini menyatakan adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban. hak mendapatkan pengajaran. Hak untuk diperlakukan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan. a. Kewajiban menjunjung hukum dan pemerintahan. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”. semua media pers dalam mengeluarkan pikiran (pembuatannya selain bebas harus pula bertanggung jawab dan sebagainya) b. Hak berserikat dan berkumpul. membayar SPP atau Contohnya: melaksanakan tugas yang diberikan guru dengan sebaikbaiknya dan sebagainya. yaitu: 1. hak mendapatkan nilai dari guru dan Contohnya: sebagainya Kewajiba Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. coba Anda ingat kembali pengertian hak dan kewajiban! Kita dapat bedakan pengertian hak dan kewajiban yaitu: Hak adalah: Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. bahwa “Tiap-tiap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemeritahan itu dengan tidak ada kecualinya”. Hak dan kewajiban warga negara diatur dalam UUD 1945 yang meliputi. Kewajiban untuk memiliki kemampuan beroganisasi dan melaksanakan aturanaturan lainnya.  Pasal 28 menyatakan. bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak mendapat . 2. Hak mengeluarkan pikiran (berpendapat). 2. Sebagai warga negara yang baik kita wajib membina dan melaksanakan hak dan kewajiban kita dengan tertib.

Hak untuk mengembangkan dan menyempurnakan hidup moral keagamaannya. kebersihan dan ketertibannya. Kewajiban untuk percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Hak dan kewajiban dalam bidang Hankam  Pasal 30 menyatakan. yang diatur dengan undangundang”. 3. Arti pesannya adalah: 1. c. 8. Kewajiban memelihara kebudayaan nasional dan daerah. Hak memperoleh kesempatan pendidikan pada segala tingkat. Arti pesannya: o bahwa setiap warga negara berhak dan wajib dalam usaha pembelaan negara. menyatakan. baik umum maupun kejuruan. Hak memperoleh jaminan kesejahteraan ekonomi. Kewajiban memelihara alat-alat sekolah. 5. Hak menikmati dan mengembangkan kebudayaan nasional dan daerah. Selain dinyatakan oleh pasal 31 dan 32. 4.  pengajaran”. 6. Hak dan Kewajiban warga negara tertuang pula pada pasal 29 ayat (2) yang menyatakan bahwa “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”. Arti pesannya adalah: 7. misalnya dengan tersedianya barang dan jasa keperluan hidup yang terjangkau oleh daya beli . Kewajiban mematuhi peraturan-peraturan dalam bidang kependidikan. Pasal 31 ayat (2) menyatakan bahwa “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistim pengajaran nasional. sehingga di samping kehidupan materiil juga kehidupan spiritualnya terpelihara dengan baik. Pasal 33 ayat (3). Pasal 33 ayat (2). menyatakan bahwa “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesarbesarnya kemakmuran rakyat”. Pasal 32 menyatakan bahwa “Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia”. Pasal 34 menyatakan bahwa “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara”. Kewajiban ikut menanggung biaya pendidikan. bahwa “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan”. bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara”. d Hak dan kewajiban dalam bidang Ekonomi     Pasal 33 ayat (1). Arti pesan yang terkandung adalah: 1. 2. menyatakan bahwa “Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara”.

rakyat. ulangi kembali untuk mempelajarinya. Hak dipelihara oleh negara untuk fakir miskin dan anak-anak terlantar. coba. Anda buka UUD 1945. tentang “Norma-norma dalam kehidupan bermasyarakat sebagai sumber formal membina keserasian hidup”. Kewajiban dalam mengembangkan kehidupan ekonomi yang berazaskan kekeluargaan. 3. Kewajiban bekerja keras dan terarah untuk menggali dan mengolah berbagai sumber daya alam. Itulah hak dan kewajiban bangsa Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945. Nah. . simak baik-baik dan hafalkan pasal-pasal yang berkaitan dengan hak dan kewajiban warga negara Indonesia. 4. setelah selesai cocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban pada bagian akhir modul. Jika jawaban Anda cocok. apakah Anda sudah paham ? Jika Anda ingin lebih paham lagi. 2. Anda telah selesai mempelajari kegiatan belajar 2. Bagaimana. Kewajiban membantu negara dalam pembangunan misalnya membayar pajak tepat waktu. tidak merugikan kepentingan orang lain. 5. dan Anda sebagai warga negara wajib melaksanakannya dengan sebaik-baiknya. Namun jika ada jawaban yang tidak cocok. terutama halhal yang belum Anda pahami. Untuk mengukur keberhasilan Anda belajar kerjakan tugas berikut. “Selamat” berarti Anda telah memahami materi kegiatan Belajar 2.

kewajiban belajar . Usaha pertahanan dan keamanan rakyat. Pasal 31 ayat 1-5 Mengatur tentang Hak untuk mendapat pendidikan yang layak . Pasal 34 ayat 1-4 Mengatur tentang Perlindungan terhadap fakir miskin dan anak terlantar sebagai tanggung jawab negara. Pasal 29 ayat 1-2 Mengatur tentang kebebasan atau hak untuk memeluk agama (kepercayaan ) Pasal 30 ayat 1-5 Mengatur tentang Kewajiban membela negara . Keanggotaan TNI dan Tugasnya .HAK & KEWAJIBAN BERDASARKAN UUD 1945 Warganegara adalah rakyat yang menetap disuatu wilayah dan rakyat tertentu dalam hubungannya dengan negara. .Pemanfaatan SDA . Penghidupan dan pembelaan terhadap negara. Hak warganegara adalah segala sesuatu yang harus didapatkan warganegara dari negara (pemerintah).dan Peran pemerintah dalam bidang Pendidikan dan kebudayaan Pasal 33 ayat 1-5 Mengatur tentang pengertian perekonomian .Sistem pendidikan Nasional . Kepolisian Indonesia dan tugasnya . dan Prinsip Perekonomian Nasional. Dalam hubungan antara warganegara dan negara. Hak dan Kewajiban warga negara diatur dalam undang -undang 1945 antara lain adalah sebagai berikut : Pasal 27 ayat 1-3 Mengatur tentang Kedudukan warga negara . Pasal 28 A-J Mengatur tentang segala bentuk Hak Asasi Manusia. Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilaksanakan oleh warganegara terhadap negara. Susunan dan kedudukan TNI & kepolisian Indonesia. warganegara mempunyai kewajiban-kewajiban terhadap negara dan sebaliknya warganegara juga mempunyai hak yang harus diberikan dan dilindungi oleh negara.

4. Selain dinyatakan oleh pasal 31 dan 32. Hak berserikat dan berkumpul. Kewajiban mematuhi peraturan-peraturan dalam bidang kependidikan. bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran”. baik umum maupun kejuruan. Kewajiban ikut menanggung biaya pendidikan. Arti pesan yang terkandung adalah : 1. Hak dan kewajiban dalam bidang Hankam . Kewajiban memelihara alat-alat sekolah. Hak dan kewajiban dalam bidang sosial budaya • Pasal 31 ayat (1) menyatakan. yang diatur dengan undang-undang”. • Pasal 32 menyatakan bahwa “Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia”. Kewajiban memelihara kebudayaan nasional dan daerah. Hak memperoleh kesempatan pendidikan pada segala tingkat. Kewajiban untuk memiliki kemampuan beroganisasi dan melaksanakan aturan-aturan lainnya. bahwa “Tiap-tiap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemeritahan itu dengan tidak ada kecualinya”. Pasal ini menyatakan adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”. kebersihan dan ketertibannya. Kewajiban untuk percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. • Pasal 28 menyatakan. 5. Hak dan Kewajiban warga negara tertuang pula pada pasal 29 ayat (2) yang menyatakan bahwa “Negara menjamin kemerdekaan tiap -tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”. 6. 2. Kewajiban menjunjung hukum dan pemerintahan. semua media pers dalam mengeluarkan pikiran. 3. Pasal 31 ayat (2) menyatakan bahwa “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional. bahwa “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul. yaitu : 1. di antaranya: Semua organisasi harus berdasarkan Pancasila sebagai azasnya. Arti pesannya adalah : 1.Hak dan Kewajiban Warga Negara yang Diatur Dalam UUD 1945 Hak dan kewajiban warga negara diatur dalam UUD 1945 yang meliputi : Hak dan kewajiban dalam bidang politik • Pasal 27 ayat (1) menyatakan. 2. 2. 2. Hak menikmati dan mengembangkan kebudayaan nasional dan daerah. Hak mengeluarkan pikiran (berpendapat). Hak untuk mengembangkan dan menyempurnakan hidup moral keagamaannya. sehingga di samping kehidupan materiil juga kehidupan spiritualnya terpelihara dengan baik. Arti pesannya : 1. Hak untuk diperlakukan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan.

(2). Dalam International Covenant on Economc. Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. pasal 6 ayat (1) menentukan “negara-negara peserta perjanjian ini mengakui hak untuk bekerja yang meliputi setiap orang atas kesempatan memperoleh nafkah dengan melakukan pekerjaan yang secara bebas dipilihnya atau diterimanya dan akan mengambil tindakan-tindakan yang layak dalam melindungi hak ini”. Penelusuran dalam kepustakaan ditemukan bahwa hak asasi manusia bidang ekonomi adalah hak yang berkaitan dengan akitivitas perekonomian. Pasal 33 ayat (3). bahwa “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan”. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. Hak Asasi Manusia Bidang Ekonomi. berkelanjutan. Kecuali itu. Selain itu ditentukan “setiap orang berhak dengan bebas memilih pekerjaan yang disukainya dan berhak pula atas syarat-syarat ketenagakerjaan yang adil (ayat 2). Deklarasi Umum Persenkatan Bangsa-dangsa (PBB) tentang HAM.Hak memperoleh Pekerjaan. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. (3). dalam pasal 38 Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 menentukan :“setiap warga negara sesuai dengan bakat. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan. hak mempero!eh pekerjaan. Dalam Pasal 28D ayat (2) Perubahan UUD 1945 ditentukan :Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja. menyatakan bahwa “Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara”. kecakapan dan kemampuan. menyatakan bahwa “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar. berhak atas syarat-syarat perburuhan yang adil serta baik dan atas perlindungan terhadap pengangguran. setara atau serupa berhak atas upah serta syarat-syarat perjanjian kerja yang sama (ayat 3).besarnya kemakmuran rakyat”. Setiap orang baik. berhak atas pekerjaan yang layak (ayat 1). Social and Cultural 1966. dalam pasal 23 ayat (1) menentukan “setiap orang berhak atas pekerjaan berhak dengan bebas memilih pekerjaan. Arti pesannya : bahwa setiap warga negara berhak dan wajib dalam usaha pembelaan negara. Selanjutnya khusus mengenai perekonomian diatur dalam Pasal 33 Perubahan UUD 1945 yaitu : (1). perolehan upah dan hak ikut serta dalam serikat buruh. pria maupun wanita yang melakukan pekerjaan yang sama.• Pasal 30 menyatakan. Hak dan kewajiban dalam bidang Ekonomi     Pasal 33 ayat (1). Pasal 33 ayat (2). bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara”. Pasal 34 menyatakan bahwa “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara”. berwawasan lingkungan. efisiensi berkeadilan. Di dalam Pasal 27 ayat (2) Perubahan UUD 1945 ditentukan : “Tiap-tiap warga Negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”. . perburuhan. Sedangkan . menyatakan. sebanding. kemandirian.

Hak mendapat upah yang sama. . . . Untuk menciptakan keadilan.dengan upah dan juga upah pada hari libur umum. .Pasal 31 Perubahan UUD 1945 menentukan tentang pendidikan dan kebudayaan yaitu : (1) Setiap warga Negara berhak mendapat pendidikan . dalam pasal 23 ayat (2) menentukan “setiap orang dengan tidak ada perbedaan. Social and Cultural menetukan “negara-negara pesertaperjanjian mcngakui hak setiap orang akan kenikmatan kondisi kerja yang adil dan menyenangkan yang mejamin :  Pemberian upah bagi semua pekerja. maka perolehan upah antara pria dan wanita diharapkan tidak berbeda dalam hal jenis kelamin dan kualitas pekerjaan yang sama. tanpa pertimbangan lain kecuali senioritas dan kecakapan.Pasal 28H ayat (1) Perubahan UUD 1945 menentukan: “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin.Hak Asasi Manusia di bidang Sosial dan Budaya a. Persamaan kesempatan untuk setiap orang untuk dipromosikan pekerjaannya ke tingkat yang lebih tinggi. bertempat tinggal. The Universal Declaration of Human Rights 1948. Hal yang sama dalam hukum positif Indonesia diatur dalam pasal 38 Undang-undang tentang Hak Asasi Manusia. Piagam dalam Dekiarasi Umum Perserikatan Bangsa Bangsa 1948. Hak asasi Manusia di bidang Sosial Hak asasi manusia bidang sosial adalah hak asasi manusia yang berkaitan dengan hak atas jaminan sosial. Hal yang sama juga diatur secara rinci dalam pasal 7 International Covenant on Economic. santai dan pembatasan dan jam kerja yang layak dan liburan berkala. pada pasal 23 ayat (4) menentukan :”setiap orang herhak mendirikan dan memasuki serikat-serikat kerja untuk melindungi kepentingannya.Hak ikut serta dalam Serikat Buruh. berhak atas pengupahan yang sama untuk pekerjaan yang sama”. Istirahat. sebagai minimum dengan : 1) Gaji yang adil dan upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya tanpa perbedaan apapun. hak atas perumahan dan hak atas pendidikan.ayat 4 menentukan “ setiap orang baik pria maupun wanita dalam rnelakukan pekerjaan yang sepadan dengan martabat kemanusiaannya berhak atas upah yang adil sesuai dengan prestasinya dan dapat menjamin kelangsungan kehidupan keluarga.Pasal 28H ayat (3) Perubahan UUD 1945 menentukan : ”Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermantabat. dengan gaji yang sama untuk pekerjaan yang sama. dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. terutama wanita yang dijamin kondisi kerjanya tidak kurang dan kondisi yang dinikmati oleh pria. Dalam Perubahan UUD 1945 ditentukan sbb : . 2) Penghidupan yang layak untuk dirinya dan keluarganya sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam perjanjian. .    Kondisi keja yang aman dan sehat.

Untuk menegakan dan melindungi hak asasi manusia sesuai dengan prinsip Negara hukum yang demokratis. (3) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu system pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta aklak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan Undang-undang. maka pelaksanaan hak asasi manusia dijamin. . (2) Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. seni dan budaya. (4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 % dari anggaran pendapatan dan belanja Negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan Undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral. . berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan tehnologi. demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.(2) Setiap warga Negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. maka perlindungan . b. Berangkat dari ketentuan tersebut. Dan peraturan-peraturan lainnya . Maka dalam rangka memenuhi semua itu dikeluarkan antara lain: Perubahan UUD 1945 (Bab XA tentang Hak Asasi Manusia) UU RI NO.Pasal 28I ayat (3) Perubahan UUD 1945 menentukan bahwa: ”Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban. pemajuan. Hak Asasi manusia di bidang Budaya Hak asasi manusia dalam bidang budaya dapat diidentifikasi sebagai berikut. terutama pemerintah. dan pemenuhan hak asasi manusia adalah merupakan tanggung jawab Negara. penegakan. berbangsa. Dalam menjalankan hak dan kebebasannya. diatur.26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan Hak asasi manusia.39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia.Pasal 28C Perubahan UUD 1945 menentukan bahwa : ”Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya. dan bernegara. dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis. (5) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan tehnologi dengan menjungjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. Di dalam Perubahan UUD 1945 ditegaskan bahwa setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat. . UU RI NO. nilai-nilai agama.Pasal 32 Perubahan UUD 1945 menentukan : (1) Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia ditengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya. dan dituangkan dalam peraturan perundangundangan.

. Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban. Seorang pejabat atau pemerintah pun harus tahu akan hak dan kewajibannya. Jika keadaannya seperti ini. walaupun rakyat banyak menderita karena hal ini. Hak dan kewajiban di Indonesia ini tidak akan pernah seimbang. yang menetapkan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkumpul. kita sebagai warga negara yang berdemokrasi harus bangun dari mimpi kita yang buruk ini dan merubahnya untuk mendapatkan hak-hak dan tak lupa melaksanakan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia. Dengan memperhatikan rakyat-rakyat kecil yang selama ini kurang mendapat kepedulian dan tidak mendapatkan hak-haknya. Seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yang berlaku. maka kehidupan masyarakat akan aman sejahtera. Semua itu terjadi karena pemerintah dan para pejabat tinggi lebih banyak mendahulukan hak daripada kewajiban. Jika hak dan kewajiban seimbang dan terpenuhi. Oleh karena itu. Sebagaimana telah ditetapkan dalam UUD 1945 pada pasal 28. sampai saat ini masih banyak rakyat yang belum mendapatkan haknya. yaitu dengan cara mengetahui posisi diri kita sendiri. dan sebagainya. Bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak. syarat-syarat akan diatur dalam undang-undang. Yaitu dengan menjalankan hak-hak dan kewajiban dengan seimbang. Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Pasal ini mencerminkan bahwa negara Indonesia bersifat demokrasi.HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA DENGAN UUD 45 Menurut Prof. Dr. Harus menjunjung bangsa Indonesia ini kepada kehidupan yang lebih baik dan maju. Karena para pejabat tidak akan pernah merubahnya. Sebagai seorang warga negara harus tahu hak dan kewajibannya. tetapi pada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakan kesejahteraan dalam menjalani kehidupannya. Pada para pejabat dan pemerintah untuk bersiap-siap hidup setara dengan kita. akan tetapi terjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. Mereka lebih memikirkan bagaimana mendapatkan materi daripada memikirkan rakyat. Apabila masyarakat tidak bergerak untuk merubahnya. HAK DAN KEWAAJIBAN WARGA NEGARA : . Padahal menjadi seorang pejabat itu tidak cukup hanya memiliki pangkat akan tetapi mereka berkewajiban untuk memikirkan diri sendiri. mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan. Notonagoro: Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Jika keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangan sosial yang berkepanjangan. maka tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban.

hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum.hak beragama. jaminan. hak untuk tidak disiksa.Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1). . Hak Warga Negara Indonesia : . dan Berkembang” . dan negaranya. Wujud Hubungan Warga Negara dengan Negara Wujud hubungan warga negara dan negara pada umumnya berupa peranan (role). Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi : segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan . hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani. Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Hak kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam pasal 27 sampai dengan pasal 34 UUD 1945.Hak atas pengakuan. hak untuk tidak diperbudak. (pasal 28I ayat 1).Hak atas kelangsungan hidup.Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan. tumbuh. dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum. perlindungan. bangsa.Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup. (pasal 28C ayat 1) . 2.Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2).1. . . .(pasal 28D ayat 1).”(pasal 28A). ilmu pengetahuan dan teknologi.Wajib menaati hukum dan pemerintahan. . dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup. (pasal 28C ayat 2).Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat. seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. Kewajiban Warga Negara Indonesia : .

. nilai-nilai agama. taip-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. . yaitu : 1. mengeluarkan pikiran dengan lisan.Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 menyatakan : setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. 28. 2. Pasal 30. ayat (1). Dan ayat (2) menyatakan pengaturan lebih lanjut diatur dengan undang-undang. 27. wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu. ayat (1). segala warga negara bersamaan dengan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahannya. 4. Pada ayat (2). Pasal 28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya. 3. . yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang.” Hak dan Kewajiban telah dicantumkan dalam UUD 1945 pasal 26. syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang. menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. kemerdekaan berserikat dan berkumpul. hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara.setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral. dan 30. dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis. Dan pada ayat (2). Pasal 28.Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. ayat (1). Pasal 26. Pasal 28J ayat 1 mengatakan : Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain .” . Pasal 27. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945. keamanan.