P. 1
ANALISIS UNSUR INTRINSIK

ANALISIS UNSUR INTRINSIK

|Views: 145|Likes:
Published by Ryeza Winger Becks
ANALISIS UNSUR INTRINSIK.
ANALISIS UNSUR INTRINSIK.

More info:

Published by: Ryeza Winger Becks on Jul 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2013

pdf

text

original

ANALISIS UNSUR INTRINSIK CERPEN “KUTITIPKAN CINTAKU PADAMU” KARYA SEPTHI PERMENDKARET

MAKALAH

Oleh : 1. Nurul Ristiana 2. Roudhotul Ulumiyah 3. Umi Syafa’atun Khasanah

iv

Nurul Ristiana iv .Pd Oleh : 1.YAYASAN PONDOK PESANTREN ATTANWIR MADRASAH ALIYAH ISLAMIYAH TALUN SUMBERREJO – BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ANALISIS UNSUR INTRINSIK CERPEN “KUTITIPKAN CINTAKU PADAMU” KARYA SEPTHI PERMENDKARET MAKALAH Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Guru Bidang Studi : H. S. Jama’ah.

S.Bojonegoro. Talun. MUSTAM.Pd iv .Pd H. S. …. pada : Hari Tanggal Pukul Tempat : : : : Yayasan Pondok Pesantren At Tanwir Madrasah Aliyah Islamiyah Talun.2. Mudirut Madrasah Pembimbing Drs.Sumberrejo. Umi Syafa’atun Khasanah YAYASAN PONDOK PESANTREN ATTANWIR MADRASAH ALIYAH ISLAMIYAH TALUN SUMBERREJO – BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2012/2013 LEMBAR PENGESAHAN Makalah ini telah disusun untuk memenuhi tugas Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Roudhotul Ulumiyah 3. JAMA’AH.Mei 2013 Mengetahui.

Bojonegoro. menelaah. yang pada akhirnya kita akan bias mengoreksi diri dan bias membandingkan mana yang baik dan mana yang buruk. Analisis Unsur Intrinsik Cerpen “Kutitipkan Cintaku Padamu” Karya Septhi Permendkaret. Jama’ah. Pemakalah mengucapkan banyak terima kasih kepada guru bahasa Indonesia yaitu Ust. semoga pemakalah dapat memahami.. 20 Mei 2013 Penyusun iv . mengartikan.KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah yang maha kuasa atas berkat dan rahmat-nya. serta dapat melaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. yang telah membimbing pemakalah agar dapatmengerti tentang bagaimana cara kami menyusun karya tulis ilmiah. disini pemakalah mencoba untuk menganalisis makna kehidupan melalui makalah yang kami buat ini. Mungkin dalam penyusunan makalah ini ada suatu kesalahan kami mohon kritik dan saran dari pembaca. Suatu hal yang yang tidak dapat dipungkiri sekarang bahwa setiap orang ketika di hadapkan dalam suatu permasalahan dan terkadang sulit mencari pemecahan masasalahnya. Semoga makalah yang kami susun ini dapat bermanfaat bagi kita semua. S. sehingga pemakalah dapat menyelesaikan makalah. yaitu yang berjudul . kami sebagai manusia biasa tidak lepas dari kesalahan. Untuk dapat memahami unsur-unsur yang terdapat dalam sebuah cerpen dan mengartikan makna dalam cerpen tersebut. H.Pd.

....................................................................................... Kesimpulan .... 2 F...................................................................................... 2 BAB II PEMBAHASAN ...... Rumusan Masalah ...............DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .................................. Saran .......................................... 11 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................. 2 E............................................................................. ii KATA PENGANTAR ....... 1 B....... 13 iv .................................................................................................................. iii DAFTAR ISI .................................................................................................. 1 A........................... 5 B....................... 1 C........................ Amanat Cerpen “Perempuan Dalam Baju Zirah” Karya Trudonahu Abdurrahman Raffles........................................................ 7 C............ 5 A................ iv BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................... Tujuan Pembahasan ........................................................................ ................................................................................................................................................................ Penokohan Cerpen “Kutitipkan Cintaku Padamu” Karya Septhi Permendkaret........................................................................ 11 B................................................................................................... Latar Belakang .. Kajian Pustaka ....................................................................... 9 BAB III PENUTUP ...................... Identifikasi Masalah .... 1 D..................................................................................................................................... Latar/ setting Cerpen “Kutitipkan Cintaku Padamu” Karya Septhi Permendkaret............................................ Batasan Masalah ............................................................ 11 A....................................................................................................... i HALAMAN PENGESAHAN ..............................................................................

begitulah orang-orang mendeskripsikannya. Setelah aku membelokkan kepalaku kurang lebih berbelok 90 derajat. Kebiasaanku mengganti nama orang memang sudah melekat kuat pada diriku. Oh iya. Lengkapnya „Azzatul Khusna‟. dari prospek hari pertama. aku lebih senang memanggilnya „Alfath‟. „Owh My God. karna aku juga tidak sempat mengukur berapa derajat kepalaku berbelok. karna aku hanya ingin melihatnya lebih dekat. dan aku merasa ada yang aneh denganku. tapi tidak denganku. bahkan dengan berbagai alasan aku mendekatinya. Aku hanya kurang suka dengan sikapnya itu. Jadi mau tidak mau aku harus mengikuti “Program Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus” (PROSPEK). Dan semenjak itu ada kebencian yang tertanam dihatiku.KUTITIPKAN CINTAKU PADAMU Cerpen Karya: Septhi Permendtkaret Muhammad Aqil Al Fatih… Itu nama salah satu mahasiswa sekaligus seniorku. Mahasiswa lain biasa memanggilnya „Aqil‟. hari kedua. tidak bisa disebut mendekatinya juga. karna aku juga bukan type-kal cewe yang selalu menomor satukan fisikly. Seorang laki-laki bertubuh tidak terlalu tinggi. Waktu terus berjalan. Kebetulan aku mahasiswa baru disalah satu Universitas Islam di kota Sangatta Kaltim. kira-kira segitulah. Tapi lupakan dulu gambaran dari panitia yang aku ceritakan tadi. wajahnya terlihat sangat kalem dan religius. dia termasuk laki-laki yang berkulit putih bersih. namaku „Azzna‟. Diam-diam aku suka memperhatikan seniorku itu. hari ketiga. berhidung mancung dan kalau aku bandingkan dengan laki-laki kebanyakan. paling tidak iv . nama yang diambil dari nama depan dan akhiran. very noisy…!!!‟ hanya kata itu yang aku ucapkan dalam hati. Semua berawal dari PROSPEK. Waktu itu tepat seorang panitia prospek berteriak nyaring disampingku. aku tidak suka ada orang yang berteriak didekatku.

sekaligus prospek terakhir yang kami ikuti.. sedih bercampur seperti gado-gado yang tidak enak dibenakku. Nama yang indah seperti keindahan yang terpancar dari wajahnya. Banyak panitia yang baik hati memberikan tanda tangannya tanpa si mahasiswa harus bersusah payah menuruti satu persatu perintah dari panitia. mengagumi ciptaan Allah dengan jantung yang terus berdetak kencang. Alhamdulillah. dua kali aku mondar-mandir memungut kertas/ plastic yang tidak terpakai. aku melihat dia bertanda tangan atas nama „Muhammad Aqil Al Fatih‟.. Tiba waktunya para mahasiswa baru (peserta prospek. „Astaga. aku tidak mau melewatkan kesempatan itu. sekarang aku tau siapa namanya. memandangnya dengan kekaguman yang luar biasa. senang. Itu dia namanya. Dia berdiri tidak jauh dari tong sampah berukuran sedang. „sampah‟.. (huuuhhhh. aku hanya ingin melihat kakak senior. Kak Alfath‟. „Thanks God‟. melainkan seperti tomat yang diblender.. Dan bukan lagi seperti gadogado yang bercampur aduk. just it. aku tidak peduli.. seorang dosen memberikan materi terakhirnya. termasuk aku) harus meminta tanda tangan panitia-panitia prospek. Pukul dua siang. es batu yang teraduk dalam satu tempat. Dan kini bukan satu meter lagi jarak aku dengan panitia itu. setelah mendapat tanda tangannya. Dan otomatis. Tapi sepertinya hanya aku yang aneh. aku dan mahasiswa lainnya. aku masih tetap berdiri tegap disana.dari jarak yang tidak lebih dari satu meter. …) aku menarik pelan nafasku dan mulai mencari inspirasi untuk iv . Prospek hari ke‟empat. berkolaborasi dengan gula. Aku bisa melihat jelas wajahnya. aku melihatnya. air. aku terlalu senang dengan detik ini. tetapi otakku terhenti saat aku menyadari „Muhammad Aqil Al Fatih‟ berdiri disamping kursi yang sedang kududuki. Aku mendengarkan dengan seksama. aku langsung mendekati rerumunan mahasiswa yang sedang asik meminta tanda tangan dari seorang panitia. dia berada tepat dihadapanku. aku sibuk mencari dimana keberadaan salah satu panitia disana. aku terpekik pelan.. jelas memang aku seperti orang yang kurang kerjaan. yahh hanya itu yang bisa aku jadikan alasan. tapi aacchhh. detik yang memporak-porandakan otak dan hatiku.

selain ide sampah kemarin. Ntah apanya yang salah. Panjang ceritanya aku bisa dapat nomor HP Kak Alfath. bersinar. jadi malamnya diadakan acara „malam penutupan prospek‟.) Aku menjatuhkan pulpenku. datanglah. aku boleh panggil kakak bintang?”. Pulpen itu meluncur dengan tidak terkontrol. kaku seperti robot. gimana iv . Alhasil. sangat menyenangkan. tidak asik. . Selama kemah mahasiswa itu. tidak ada tegur sapa sama sekali. nakal atau sebagainya.... “Ehm. Berbaur dengan warga sekitar.. Kalau tidak percaya. Berhubung hari terakhir prospek.. bertujuan agar Kak Alfath bersedia mengambilkan untukku. Kampus mengadakan kemah mahasiswa disebuah pedesaan selama empat hari.. tetap dengan berbagai alasan konyol. seorang laki-laki bertubuh besar yang duduk didepanku berbaik hati mengambil pulpen itu untukku. jelas yang aku maksud disini bukan rayuan seperti perempuan genit. aku mulai tidak canggung lagi. ada satu hal yang aku suka dari kakak.. seusai prospek aku sudah ber‟sms‟an dengannya.memunculkan ide-ide konyol sesion 2. „makasih‟.. itu yang aku ucapkan pada laki-laki itu dengan imbuhan senyum kecut yang sok‟ manis. yang intinya. tapi bukan berarti kami jadi dekat. yang aku tau sekarang. aku suka mata kakak. masih melalui sms. (Ohh inspirasi. Kami memang ber‟sms‟an. dia orang yang cukup pendiam. kalaupun tidak sengaja aku bertemu dengannya. yang seperti aku bilang tadi. obrolanku juga agak menjurus kearah rayuan. aku bukan orang yang gengsi untuk merayu lawan jenisku. sikap Kak Alfath yang seperti itu tidak lantas mematahkan semangatku. datanglah. tidak setiap saat aku bisa bertemu dengannya. atau memang karna aku yang belum mengenalnya lebih dekat. pulpen itu tidak bisa diajak kolaborasi dengan baik. Tapi tenang saudara-saudara. meski ada dia. tanganku yang terlalu berdosa atau memang pulpenku yang sedang tidak mood bekerjasama denganku. dan sial. Terlebih lagi dengan adanya Kak Alfath. kalau boleh jujur. indah. aku semakin menambah pengalaman dan wawasanku. aku akan beri salah satu rayuan terbaikku itu. Kak Alfath seperti robot. Lambat laun. aku tidak peduli.

„kemah mahasiswapun hanya bisa dikenang. Aku terus memikirkannya.. hingga aku tau banyak tentang Kak Alfath. kebencian itu lantas menjadi jembatan untuk hamba iv . Akhirnya aku kembali dirumah. aku tidak tau itu harapan atau hanya sekedar formalitas saja. dengan berbagai pertanyaan yang bertujuan memancing sang idolapun kukerahkan satu persatu. Dia terlihat lebih menyenangkan bila seperti ini. minuman favoritnya sampai hal terkecil aku berusaha untuk mengetahuinya.. And all my love I‟m holding on forever Reaching for the love that seem So far. nama Kak Alfath sungguh semakin melekat dihati ini. kebencian yang pernah tertanam pada diri hamba kepada Kak Alfath sudah tidak ada dihati hamba. So i say a little prayer Andhope my dream will take me There Where the skies are blue To see you once again my love Oversees from coast to coast To find the place i love the most Where the fields are green To see you once again my love Lirik lagu favoritku „westlife-my love‟ persis menggambarkan perasaanku saat ini. aku menengadahkan tanganku pada-Nya. dari makanan favorit. dan itu membuat hatiku tidak tenang. Aku masih bingung dengan perasaanku kepada Kak Alfath. Ya Rob. Empat hari berlalu.. kami bisa lebih saling mengenal satu sama lain. Kak Alfath juga mulai tidak canggung membalas kata-kataku.menurut kalian? Bukan seperti perempuan genit yang berusaha menggoda lawan jenisnya kan? Dari situ Kak Alfath mulai merespon. “Ya Allah. Seusai shalat maghrib.

. Ini pertama kali aku merasakan hal aneh seumur hidupku.. sepertinya begitu. “Maha Suci Allah. tapi semua yang aku punya untuk mencintai Kak Alfath. memang bagus merubah diri menjadi yang lebih baik. Ini sms yang aku kirimkan. Malam ini aku memberanikan diri untuk menanyakan suatu pada Kak Alfath melalui sms yang aku kirimkan padanya.” Didalam bait doaku. aku menangis dalam keheningan malam-malamku.” Tidak bisa memiliki orang yang kusayang. itu sangat menyedihkan. berikanlah yang terbaik untuknya.” tanpa kusadari air mata jatuh tepat dimukena putih yang aku kenakan. aku selalu melampirkan nama Kak Alfath. bahkan sangat jauh dari itu. Aku memulai dengan merubah penampilanku menjadi lebih feminim.masuk kedalam hati Kak Alfath. aku lebih sering memakai rok sekarang. aku juga bukan perempuan yang suka berlama-lama berbasa-basi. Kembali aku berdoa pada shalat tahajud yang aku lakukan. Kini aku tau. iv .. “Apa hamba salah jika hamba mengharapkan Kak Alfath mempunyai perasaan yang sama? Apa hamba terlalu egois jika hamba berpikir seperti itu? Tunjukan jalanmu Ya Allah. Engkau yang tau perasaan hamba. Dadaku terasa sesak bila terus-terusan sepeti ini. sungguh sampai detik ini. Apa yang harus kulakukan agar Kak Alfath bisa sedikit membuka hatinya untukku? Kurang lebih beberapa hari ini aku mencari tau informasi tentang Kak Alfath melalui teman-teman seangkatannya. terlebih lagi ini cinta pertamaku. cinta pertama yang kualami terasa menyesakkan. Apa aku jatuh cinta? Ntahlah. Semakin hari aku semakin tersiksa dengan perasaan ini. Bukan hanya perasaanku. hamba tidak bisa berhenti memikirkan Kak Alfath. semua orang tau aku bukan perempuan yang bisa dikatakan feminim. amiinn. semuanya terasa sakit. walaupun itu tidak nyaman untukku. tentu hamba hanya ingin selalu melihat Kak Alfath dalam keadaan yang baik. perempuan seperti apa yang bisa menarik hatinya. perasaanku akhir-akhir ini gelisah tidak melihat Kak Alfath. tapi kalau dipikir dengan akal sehat.. karna kodrat seorang perempuan harus seperti itu.

.“Kak. tapi inilah tujuan utamaku.“Engkaulah tempat terbaik untuk mengadu. Aku hanya ingin tidur. aku mendapati kabar bahwa ayahku harus berpindah kerja di Jambi. jadi aku tidak takut lagi memulainya dari nol. semuanya… Paginya aku kembali terbangun. mataku terlihat sangat sembab. Bismillah…. hanya Engkau penenang hati dan jiwaku saat ini. yahh. tepat setengah empat pagi aku mengambil air wudhu. apa kamu siap dengan jawaban Kak Alfath nantinya? Bagaimana kalau jawabannya hanya membuat kamu semakin sakit? Apa yang akan kamu lakukan? Menangis dan terus-terusan mengadu pada Sang pemberi hidup? Bisikku pada diriku sendiri. dan kuliahku juga harus terhenti. Azzna bodoh. dikampung. hamba bisa mencintainya seperti ini. aku merasa berdosa telah menyukai dan berharap pada orang yang notabene sudah menjadi pacar perempuan lain. mungkin aku memang harus memulainya dikota lain. karna mataku sedikit terjanggal. Tiba saatnya aku memanjatkan doa seusai shalat. Shalat tahajudku kali ini terasa berbeda. efek dari tangisan semalam. Sepenuhnya hamba titipkan cintaku pada-Mu. Apa aku menyesal bertanya seperti ini? Kenapa aku harus menanyakan hal ini? Kenapa Kak Alfath tidak mengerti perasaanku? Kenapa semuanya tidak berpihak padaku? Berbagai kata „kenapa‟ memenuhi otakku kini. air mata. Seketika aku merasa bodoh menan yakan hal itu. kali ini bukan lagi sakit yang aku rasa. aku tidak mau mendengar pernyataan selanjutnya yang akan Kak Alfath ucapkan. Air mataku sekejap bercucuran menolak kenyataan ini. iv . sakit hati. Sms ini tidak aku lanjutkan. Ya Allah kenyataan ini sungguh sangat menyakitkan.. Dengan perasaaan kacau aku menunggu balasan dari Kak Alfath. kakak sudah punya pacar dik. aku dan keluargaku terpaksa ikut pindah. karena ayah akan menetap kerja di Jambi. tapi rasa nyeri yang tidak terkendali.” Degggg…. dengan tidur aku bisa melupakan smuanya. atas dasar keridhoanmu. hamba mencintai Kak Alfath sebesar yang Engkau ketahui. lindungilah Kak Alfath…” Satu minggu setelah itu. sembari membuka sms itu. apa kakak udah punya pacar?”. Getar Hpku menghentikan segala pertanyaan aneh yang meraung-raung meminta jawaban diotakku. “Iya.

Airin yang mengerti benar bagaimana awal cerita aku membenci hingga menyukai Kak Alfath sekaligus sahabat terbaik yang aku miliki.” ucap Airin padaku dengan mata berkaca-kaca. dan aku tidak pernah berharap menjadi yang terakhir kalinya. aku cukup senang bisa mengenal kakak. Airin pasti sudah bertemu dengan Kak Alfath dan memberikan suratku. seperti halnya seorang sahabat. . “Sakit ya Na. walaupun hal itu dirasa sulit. “Assalamualaikum Kak Alfath… Memory otakku seolah tidak berhenti memutar setiap kenangan tentang Kak Alfath sewaktu aku menulis surat ini. karna aku berkeinginan suatu saat nanti tepat dihadapan kakak. aku bisa menyebutkan nama kakak dengan lengkap. Om‟ku yang akan mengantarkan aku dan keluargaku menuju bandara Balikpapan.” Balasku dengan tetap terlihat cool. perasaan yang mungkin orang biasa menyebutnya dengan cinta. makin jelek tau.Masih ada waktu untuk aku menulis surat untuk Kak Alfath. ia menemuiku mengucapkan salam perpisahan sebelum ia pergi kuliah. Kakak tentu ingat pertama kali aku meminta izin ingin memanggil kakak „bintang‟.” “Aku baik. . Mobil avanza berwarna silver milik Om‟ku sudah datang..? pada saat itulah aku merasakan perasaan itu.. melainkan sakit hatiku. Sampai akhirnya aku tau sudah iv . meski aku tau yang Airin maksud memang bukan fisikku.. Paginya pukul tujuh. makanya selalu doakan aku supaya selalu baik agar kita bisa bertemu lagi esok.. karna bahkan aku tidak tau bisa bertemu kakak lagi atau tidak.“Iya Rin. jangan nangis ach. mungkin ini kali pertama aku menyebut nama kakak. Pelukan hangat dari Airin membuatku tenang. Airin teman dekatku dikampus kerumah. Tidak lupa aku menitipkan suratku itu pada Airin. „Muhamamad Aqil Al Fatih‟. Tepat setengah delapan Aku dan keluargaku berangkat.. karna hanya dia yang pertama kali kuingat sebelum perpindahanku. “Hati-hati Na.. Sekarang aku sudah berada dipersimpangan Bontang. tidak ada sedikitpun penyesalan yang aku rasa. jaga dirimu baik-baik..” Kataku dengan sedikit menahan tangis.

aku yakin keluargamu akan mengerti.. ada apa dia meneleponku.” pinta Airin. Aku hanya ingin melupakan hal yang bisa aku lupakan dan tidak ingin memaksakan diri untuk melupakan hal yang sulit untuk lupakan. Sumpah. Banyak orang disana. . menemuimu. Setelah setengah jam perjalanan.” Lima menit lamanya aku berhasil membujuk orang tua dan Om‟ku. Wassalam… . Jangan timbulkan pertanyaan knapa aku menyukai kakak. aku telah benar-benar mencintai kakak. Kakak sepeti malaikat untukku. dan itu kakak. hidup itu pilihan. mengikhlaskan sesuatu yang belum berpihak padaku. Kak Aqil ingin terdengar terdesa-desa.. aku sampai diKampus. Satu detik dimana aku rasa. . Aku sadar... iv .” “Tapi…. “Hallo. Jantungku berdegup kencang sekali.ada perempuan beruntung yang memiliki kakak. dan duaduanya tetap ada resiko.” kemudian Airin terdiam... „Airin‟. karna sampai nafasku berhenti berhembus. aku hanya tau sebuah rasa yang tulus ialah seonggok rasa yang tidak beralasan. karna tadi Airin sempat sms menyuruhku langsung ke Kampus. assalamualaikum Dengan suara yang . dan semuanya.. kenyataan yang menghancurkan hati dan jiwaku. aku tidak akan pernah mengetahui alasan knapa aku menyukai kakak. . sama seperti cinta. demi tiap tetes air mataku. berubah menjadi yang lebih baik. Terimakasih dan maaf. malaikat yang sedikit banyak sudah mengajarkan arti kedewasaan. aku bisa memilih melupakan kakak atau tidak sama sekali. yaitu kalau aku iri dengan perempuan yang sudah memiliki hati kakak. Tapi ada hal yang paling rendah dan berdosa. aku berat menerima kenyataan itu. aku melangkahkan kakiku perlahan.” Dering HP menghentikan lamunanku. “Azzna.Azzna. Didepan salah satu ruangan.” ucapku. “Hanya kali ini.. “Walaikumsalam.” “Aku mohon. aku mohon sekarang kamu putar balik. terlihat Airin menghampiriku.

tapi knapa sekarang kakak memakai selimut putih ini?” ucapku. bahkan kakak bilang selalu menolak jika diberi minuman selain jus jeruk. Aku memang sudah sepenuhnya menitipkan cintaku Pada-Nya. “Kak Alfath. Kali ini tangisku benar-benar pecah.” Aku berusaha sedikit mendekatkan telingaku pada hidung mancung Kak Alfath. wajahnya terlihat aneh..‟ aku seperti mendengar sayup-sayup suara Airin.. Aku melihat seorang laki-laki terbaring lemah ditengah-tengah rerumunan orang yang sekarang melihat kearahku. Semuanya terlambat sebelum dibawa ke Rumah Sakit. Kak Aqil sudah berusaha mengejarmu Jan. Kak Aqil bilang. mencoba merasakan hembusan nafasnya.” Kataku sambil menahan tangis. jantungku tidak lagi berdegup kencang. *THE END *… iv . . . „Kak Alfath‟. Aku mendekati laki-laki itu. „Sabar Na. apa kakak kedinginan? Udara sangat panas diluar. tapi takdir berkata lain. Kak Alfath pergi untuk selamanya. dia hanya ingin mendengar smuanya langsung dari kamu. motor yang dipakai Kak Aqil oleng dan smuanya terjadi.Langkah kakiku membuat orang-orang disana beralih melihat kearahku. kakak juga cerita kalau kakak suka sekali dengan jus jeruk. dan bukannya kakak pernah cerita kalau kakak sangat menyukai warna coklat? Kakak bilang hampir semua barang-barang yang kakak punya bewarna coklat. lalu kenapa air yang menempel dibibir kakak bewarna merah? Itu seperti bukan warna jus jeruk. “Kakak juga berbohong hari ini. “Setelah membaca suratmu. ... tapi serasa berhenti melihat laki-laki yang sekarang sudah berada didepanku.. knapa kakak menahan nafas seperti ini? Tolong jawab kak. “Kak.. dan memejamkan mataku.. . dan beberapa isakan tangis orangorang disekitarku.” Ucap Airin dengan sedikit terisak.

iv .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->