P. 1
Sistem Ekonomi Pancasila

Sistem Ekonomi Pancasila

|Views: 129|Likes:
Published by NoLo Paramarto
Sistem Ekonomi Pancasila
Sistem Ekonomi Pancasila

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: NoLo Paramarto on Jul 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/20/2013

pdf

text

original

SISTEM EKONOMI PANCASILA Galuh Muhamad Iqbal SAS1

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

galuhsas@yahoo.co.id

Abstarksi :

Peper ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang sistem ekonomi

pancasila, yang bermula dari pemikiran- pemikiran para ekonom kerakyatan. Selanjutnya peper ini akan mencoba membahas moral, landasan pikir, landasan kontitusional dan lika-liku

perjalanan sejarah bangsa indonesia menuju perwujudan sistem ekonomi pancasila tersebut.

Keyword : moral, landasan pikir, landasan kontitusional, dan sejarah bangsa.

PENDAHULUAN Sistem menurut Chester I. Bernard, adalah suatu kesatuan yang terpadu secara holistik, yang di dalamnya terdiri atas bagian-bagian dan masing-masing bagian memiliki ciri dan batas tersendiri. Suatu sistem pada dasarnya adalah³organisasi besar´ yang menjalin berbagai subjek atau objek serta perangkat kelembagaan dalam suatu tatanan tertentu. Subjek atau objek pembentuk sebuah sistem dapat berupa orang-orang atau masyarakat, untuk suatu sistem sosial atau sistem kemasyarakatan dapat berupa makhluk-makhluk hidup dan benda alam, untuk suatu sistem kehidupan atau kumpulan fakta, dan untuk sistem informasi atau bahkan kombinasi dari subjek-subjek tersebut2. Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barangdan jasa. Istilah

"ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani oikos yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan nomos, atau "peraturan, aturan,hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
1

2

Mahasiswa Ilmu ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Di kutip dari paper yang dibuat oleh Hernawati Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Haluoleo, tahun 2006.

Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945. lahir pada tanggal 12 Agustus 1902 di Bukittinggi.3 Polemik tentang system ekonomi Indonesia sekitar tahun 1980-1981 berkisar kepada gagasan Mubyarto mengenai Sistem Ekonomi Pancasila (SEP). dan likaliku perjalanan sejarah bangsa indonesia menuju perwujudan sistem ekonomi pancasila.MOH. kemanusiaan yang adil dan beradab. Dikalangan para pakar terdapat dua cara pandang terhadap SEP. di rukun kampong. Kegotong ± royongan nasional. Sistem Ekonomi Pancasila adalah ekonomi yang dijiwai oleh ideology pancasila. landasan pikir sistem ekonomi pancasila. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sansekerta: panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas.1987. tetapi kegotong .royongan pada tingkat nasional. Pertama. yaitu moral ekonomi pancasila. Pertama. landasan konstitusional ekonomi pancasila. jalur yuridis formal. yang dilatarbelakangi oleh jiwa pembukaan UUD 1945 dan dilengkapi oleh pasal 23.HATTA Pemikiran ekonomi Bung Hatta4 (Hattanomics) dapat didekati melalui beberapa pendekatan. Peper ini akan menyampaikan pemikiran-pemikiran ekonom pancasila serta menyoroti empat topik utama yang terkait dengan Sistem Ekonomi Pancasila. persatuan Indonesia. 3 4 Lihat Ekonomi pancasila : Gagasan dan Kemungkinan/mubyarto. PEMIKIRAN EKONOMI . melalui kerangka berpikir ekonomi Bung Hatta. 34. bukan hanya kegotong ± royongan di pedesaan. 27 ayat 2. yaitu system ekonomi yang merupakan usaha bersama yang berdasarkan kekeluargaan dan kegotong ± royongan nasional. Jalur kedua adalah jalur orientasi. Bab II. politik ekonomi. dan politik perekonomian. yang menghubungkan sila-sila dalam Pancasila.Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. serta penjelasan pasal 2 UUD 1945. kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa. yang berangkat dari keyakinan bahwa landasan hukum SEP adalah pasal 33 UUD 1945. . kerangka berpikir ekonomi Bung Hatta dalam garis besarnya tersusun berdasarkan tiga kategori berikut: teori ekonomi. dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jakarta : LP3ES. Dilihat dari sudut itu. Sebutan SEP sebenarnya telah dilontarkan lebih dulu oleh Emil Salim dalam suatu artikel pada harian Kompas tanggal 30 juni 1966.

Tetapi karena asumsiasumsi teori ekonomi itu tidak ditemukan dalam realitas ekonomi. selanjutnya diperlukan apa yang oleh Bung Hatta disebut sebagai politik ekonomi. Perjuangan memperoleh otonomi. Hal ni penting. tetapi sekaligus sebagai dasar (struktur) untuk mewujudkan keadilan sosial. mencapai kemerdekaan Indonesia. Bung Hatta meletakkan ideologi pada kedudukan yang sangat tinggi. dapat ditarik hakikat manifesto : 1. Sedangkan teori ekonomi terletak di urutan terbawah. Agar pemakaian teori ekonomi sebagai alat bantu untuk memahami realitas ekonomi itu tidak menggiring pemakainya pada suatu kesimpulan yang salah. sebab demokrasi ekonomi bagi Bung Hatta tidak hanya dipandang sebagai sebuah proses pengambilan keputusan sebagaimana terjadi dalam bidang politik. Pemerintahan yang dipegang dan dipilih oleh bangsa Indonesia sendiri. Bung Hatta dengan tegas menyatakan bahwa penjelasan teori ekonomi hanya mengandung kebenaran sejauh diterapkan pada dirinya sendiri. Sejalan dengan itu. Berbeda dari politik ekonomi. Di dalam berbagai tulisannya. pendekatan kedua yang perlu ditempuh untuk memahami pemikiran ekonomi Bung Hatta adalah dengan menelusuri ideologi yang mendasari pemikiran ekonominya. berbeda dari paham demokrasi yang saat ini banyak dianut di Indonesia. Sebagai suatu siasat untuk melaksanakan teori ekonomi. Prioritas utama politik perekonomian yang demokratis adalah diletakkannya kemakmuran masyarakat di atas kemakmuran orang seorang. . sejauh diuji berdasarkan asumsinya. kebenaran teori ekonomi bersifat mutlak. tetapi berlaku pula dalam bidang ekonomi. Bung Hatta juga dikenal sebagai penganjur demokrasi yang konsisten. 2. harus dimulai dengan memahami prinsip demokrasi ekonomi yang menjadi dasar pemikiran ekonominya. selain dikenal sebagai penganjur sosialisme. Dengan titik tolak seperti itu. Artinya. politik perekonomian adalah keputusan politik yang didasarkan atas pertimbangan ideologi politik negara. Dalam rangka itu. dan paham kemasyarakatan. perlu diketahui. paham demokrasi yang dianut Bung Hatta tidak hanya berlaku dalam bidang politik. Di bawah ideologi terletak realitas ekonomi. Dari pernyataan Perhimpunan Indonesia tahun 1923 dan tahun 1925. politik ekonomi harus memperhatikan keberadaan faktor-faktor non ekonomi. Hanya saja. setiap upaya untuk memahami pemikiran ekonomi Bung Hatta. penjelasan teori ekonomi itu harus dilihat hanya sebagai alat bantu dalam memahami realitas ekonomi.Mengenai teori ekonomi. Mohammad Hatta menyatakan prinsip non-kooperatif yang tertuang dalam Manifesto Politik 1925. Sebagaimana dikemukakan oleh penjelasan pasal 33 UUD 1945.

sekali lagi Mohammad Hatta menegaskan bahwa: ³. ..3. Selain itu. Segala Hukum (Recht. dan aturan penghidupan harus sempurna dan berbahagia bagi rakyat kalau ia beralasan kedaulatan rakyat. Mubyarto pernah menjabat sebagai staf ahli di kementerian. Selepas dari UGM. Asas kedaulatan rakyat inilah yang menjadi sendi pengakuan oleh segala jenis manusia yang beradap. yaitu penasihat Menteri Perdagangan pada tahun 1968-1971. 4. Amerika Serikat.. 1965. Dari tulisan monumental Mohammad Hatta Ke Arah Indonesia Merdeka (1932) mengenai faham kebangsaan dan kerakyatan. Kesatuan sebagai syarat perjuangan mencapai tujuan. Masa kecilnya hingga sarjana muda dihabiskan di Yogyakarta.. peraturan-peraturan negeri) haruslah bersandar pada perasaan Keadilan dan Kebenaran yang hidup dalam hati rakyat yang banyak. cara mengatur pemerintahan negeri. dengan disertasi berjudul Elastisitas Surplus Beras yang Dapat Dipasarkan di Jawa-Madura..Asas Kerakyatan mengandung arti.´ Kemudian Mohammad Hatta menegaskan pula: ³. 3 September 1938 dan meninggal di Rumah Sakit Umum Dr Sardjito Yogyakarta. dan Industri pada tahun yang sama. asisten Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (1993-1998).. Pendeknya. bahwa tiap-tiap bangsa mempunyai hak untuk menentukan nasib sendiri.. cara menyusun perekonomian negeri semuanya harus diputuskan oleh rakyat dengan mufakat« ³ PEMIKIRAN EKONOMI PANCASILA ± MUBYARTO Mubyarto lahir di Sleman. dia adalah Kepala Pustep UGM. ia menjadi anggota MPR. Mubyarto melanjutkan pendidikan master di Universitas Vanderbilt dan program doktor di Universitas Iowa. Keuangan.Supaya tercapai suatu masyarakat yang berdasar Keadilan dan Kebenaran. Selasa 24 Mei 2005 pukul 13. Menolak bantuan dari pihak penjajah atau pihak lain manapun. Kemudian haruslah ia berhak menentukan nasibnya sendiri dan perihal bagaimana ia mesti hidup dan bergaul. bahwa kedaulatan ada pada rakyat. dan staf ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Di struktur pemerintahan pusat. haruslah rakyat insaf akan haknya dan harga dirinya. dia juga menjabat sebagai dosen di Fakultas Ekonomi UGM (1959-2003) serta sebagai Kepala Pusat Penelitian Pembangunan Pedesaan dan Kawasan (P3PK) UGM tahun 1983-1994. Pada tahun 1987-1999. Sejak tahun 2002.49.

Apa & Siapa: Sejumlah Orang Indonesia 1985-1986. berbeda dengan pandangan pakar-pakar ekonomi arus utama (main stream). Krisis Ekonomi menurut pandangan Mubyarto hanyalah penyederhanaan krisis multidimensional di Indonesia. yang hendak digusur dari pasal 33 UUD 1945. namun ia menilainya sebagai hal yang wajar karena merupakan hal yang baru. Pak Muby memandang krisis ekonomi yang terjadi disebabkan karena pembangunan ekonomi di Indonesia telah meninggalkan dan mengabaikan dua unsur penting manusia Pancasila. konsep Ekonomi Pancasila yang dikembangkan Mubyarto sempat ditertawakan sejumlah kalangan. Ketika krisis ekonomi melanda Indonesia di pertengahan 1997 Mubyarto menampik anggapan banyak ekonom yang berkata bahwa ekonomi Indonesia hampir mati. adalah karena mereka secara a priori menganggap ekonomi kerakyatan bukan sistem ekonomi pasar. tetapi dituduh sebagai sistem ekonomi ³sosialis-komunis´ ala Orde Lama 1959-1966.Dalam bukunya. Ekonomi Pancasila atau Pancasila Kerakyatan bukanlah komunis seperti yang dianggap oleh sebagian orang. dan kita tidak perlu mati-matian memulihkan kondisi ekonomi pra-krisis yang sangat timpang. yaitu moral dan sosial. Di masa Orde Baru paham Ekonomi Pancasila yang diusungnya dipandang sebelah mata oleh para ekonom Indonesia kala itu yang kebanyakan berdomisili di FE UI dan juga beberapa rekan beliau di FE UGM. kerusakan ekonomi yang dialami sektor modern/ konglomerat tidak perlu diratapi. ekonomi kerakyatan justru semakin berkembang di tengah krisis yang dialami para konglomerat. Konsepnya itu dianggap berbau slogan. Pandangannya dianggap sudah kadaluarsa mengingat sistem ekonomi Indonesia kala itu cenderung mengarah pada ekonomi liberal. Ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang demokratis. Sebagai seorang ekonom Pak Muby berpendapat sebagai berikut: Demikian. menunjuk pada asas ke-4 Pancasila. Bahwa sejauh ini pakar-pakar ekonomi arus utama menolak konsep ekonomi kerakyatan. Yang mati menurut beliau adalah ekonomi konglomerat yang memang seharusnya. Beliau berpendapat melalui kacamata ekonomi kerakyatan bahwa sebenarnya ekonomi rakyat kala itu tidaklah mati hanya sedikit kaget saja untuk kemudian berjalan kembali tanpa ada istilah mati. Pandangan dan pemihakan mereka pada konglomerat yang liberal-kapitalistik . kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. jangan diperbaiki. Pak Muby menyebut ekonomi mikro. menurut beliau. dimana ekonomi rakyat mendapat dukungan pemihakan yang sungguh-sungguh dari pemerintah. bahkan juga ekonomi kekeluargaan.

maka hal itu 5 Sistem ekonomi kerakyatan adalah sub-sistem dari sistem ekonomi Pancasila. dan ekonomi RRC tumbuh cepat bukan karena meninggalkan paham sosialisme tetapi karena amat berkembangnya ekonomi rakyat. dan RRC juga sudah menjadi kapitalis´. . bahwa masalah ekonomi menyangkut masalah materi. Aturan main sistem ekonomi Pancasila yang lebih ditekankan pada sila ke-4 Kerakyatan (yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan) menjadi slogan baru yang diperjuangkan sejak reformasi. dan ditumbuhkan. sosial. Ekonomi Indonesia akan tumbuh cepat seperti ekonomi RRC jika mampu mengalahkan virus korupsi yang tumbuh subur sejak awal gerakan reformasi yang telah benar-benar melenceng. Walaupun telah dikatakan. Koperasi ialah salah satu bentuk yang paling konkrit dari usaha bersama. Jika kita juga memperhatikan masalah moral dan sosial di samping ekonomi. Sistem ekonomi kerakyatan5 adalah sistem ekonomi yang memihak pada dan melindungi kepentingan ekonomi rakyat melalui upaya-upaya dan program-program pemberdayaan ekonomi rakyat. masih harus digarap. antara lain : 1. Dalam Sistem Ekonomi Pancasila. bahkan dari keseluruhan jiwa pancasila itu sendiri. masih harus diolah dikembangkan. 2. Perekonomian digerakan oleh rangsangan-rangsangan ekonomi. dan moral. perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan.memang amat sulit diubah lebih-lebih setelah (istilah mereka) ´Uni Sovyet pun kapok dengan sosialisme. koperasi merupakan soku guru perekonomian. Lima ciri khas Sistem Ekonomi Pancasila sebagimana bisa diserap dari UUD 45 pasal 33. MORAL EKONOMI PANCASILA Moral Ekonomi Pancasila merupakan sebagai kesatuan ukuran. Sistem Ekonomi Pancasila masih harus diperjuangkan. atau norma-norma yang mengatur pola berpikir dan pola bertindak dari pelaku-pelaku ekonomi dalam Sistem Ekonomi Pancasiala. Dalam UUD 1945 pasal 33. namun hal itu tidaklah berarti bahwa materi itu tidak ada hubungannya dengan moral dan sosial. dikatakan. yang diharapkan mampu meredam ekses kehidupan ekonomi yang liberal. Sudah pasti mereka ³keblinger´ karena paham sosialisme tidak pernah mati. Melalui gerakan reformasi banyak kalangan berharap hukum dan moral dapat dijadikan landasan pikir dan landasan kerja.

yang telah mengalami pahit getirnya dijajah oleh bangsa lain selama tiga setengah abad. go to hell´. adalah kehendak yang kuat dari seluruh masyarakat ke arah keadaan kemerataan sosial. Kerakyatan. Kamu melarat. Ada hubungannya dengan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Di bidang ekonomi. Ekonomi Pancasila dan moral yang mendasarinya bersumber dari jiwa bangsa Indonesia. Misalnya pasal 33 ayat 1 UUD 1945 mengatakan. 3. Rasa solidaritas sosial menjiwai para pelaku di dalam tindaktanduknya. egalitarisme. Kemanusiaan. pastilah bernafaskan agama. Oleh karena agama islam dianut oleh bagian terbesar bangsa Indonesia. yang berarti bahwa nasionalisme menjiwai tiap kebijaksanaan ekonomi. LANDASAN PIKIR SISTEM EKONOMI PANCASILA Pancasila adalah ciri kepribadian bangsa Indonesia. dan Keadilan sosial. Di mana diakui eksistensi dan hak hidup beberapa agama besar (pasal 29 ayat 2 UUD 1945). nilai-nilai yang dikembangkan berasal dari berbagai agama termasuk nilai-nilai adat asli bangsa Indonesia yang berasal dari berbagai suku bangsa. dan keterbelakangan bangsa Indonesia. Ada kaitannya dengan sila Persatuan Indonesia. yang mampu menggabungkan asas-asas Ketuhanan. Dalam sistem perekonomian Pancasila. Berdasarkan hal tersebut kehidupan ekonomi bangsa Indonesia yang berideologi Pancasila. dibandingkan apabila yang dikejar hanyalah rangsangan ekonomi saja. Ada suatu keinginan dalam masyarakat ekonomi kapitalis. 5. Prioritas kebijakan ekonomi ialah penciptaan perekonomian nasional yang tangguh. Hal ini berkali-kali di tekankan oleh Presiden Soeharto. kemiskinan. bahwa perekonomian . Solidaritas social harus merupakan jiwa masyarakat Pancasila. 4. Ideologi Pancasila merupakan ideologi penolak terhadap ideologi asing yang telah mengantarkan kesengsaraan. Persatuan. harus tegas dan jelas adanya keseimbangan antara perencanaan sentral ( nasional ) dengan tekanan pada desentralisasi didalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan ekonomi. tampaknya juga paling besar peranannya dalam mempengaruhi aturan-aturan nilainya.berarti kebijaksanaan dan tindakan ekonomi kita akan lain. tetapi dalam Ekonomi Pancasila harus tidak ada perasaan seperti itu. ideologi Pancasila melahirkan sistem Ekonomi Pancasila yang ciri khasnya adalah kekeluargaan dan kegotongroyongan nasional. bahwa yang penting ³ saya untung.

dan periharalah hubungan kekeluargaan. LANDASAN KONSTITUSIONAL EKONOMI PANCASILA Pasal 33 UUD 1945 secara mendasar mengatur sistem ekonomi dan tidak secara langsung menggariskan politik ekonomi. karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.7 Dari ayat-ayat tersebut jelaslah.disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. bahwa menurut agama Islam. 6 7 Arti ayat al-quran dari surat An-nisa ayat 1 Arti ayat al-quran dari surat Al-hujurat ayat 10 . Bertakwalah kepada Allah yang dengan namanya kamu saling meminta. Misalnya. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Ekonomi Pancasila banyak terpengaruhi oleh agama Islam. Politik ekonomi harus disusun oleh pemerintah secara realistik berdasarkan kondisi ekonomi yang sedang berlaku pada waktu tertentu. Pasal inilah yang seyogyanya selalu menjiwai para penentu kebijaksanaan dalam merumuskan politik ekonomi. Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara. dan tidak dibenarkan bersaing yang dapat berakibat saling mematikan. politik ekonomi yang dijalankan pemerintah dalam periode Ekonomi terpimpin (1959-1966) setelah bangsa Indonesia tegas bertekad kembali ke UUD 1945 (Dekrit Presiden 5 juli 1959) di mana pemerintah juga bertekad ³melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen´. Wahai manusia! Bertakwalah kepada tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam) dan Allah menciptakan paangannya(Hawa) dari dirinya. menengah. dan dari keduanya Allah memperkembangbiakan laki-laki dan perempuan yang banyak. baik yang berjangka pendek. Sistem ekonomi Indonesia yang harus merupakan sistem ekonomi pancasila atau sistem ekonomi koperasi sudah digariskan oleh penjelasan Pasal 2 dan tercantum secara jelas dalam pasal 33 UUD 1945. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu. atau panjang. Hal tersebut tampaknya sejalan dengan ayat-ayat kitab suci Al-quran : 1.6 2. suatu bangsa adalah merupakan keluarga besar yang harus selalu bekerja sama dalam hidup berekonomi.

Perusahaan perorangan (swasta) dapat dan bebas untuk berkembang sesuai batasan pasal 33 UUD 1945. dan kemajuan yang berarti kehidupan yang lebih baik. Memajukan kecerdasan kehidupan bangsa. Maka bangsa Indonesia yang dijajah selama 3. Kemajuan yang demikian tidak akan bisa dicapai oleh bangsa yang terjajah. Anggaran belanja harus seimbang. Memajukan kesejahteraan umum 2. maka terbukalah peluang untuk mencapai cita-cita pembangunan nasional. Perum. Keinsyafan memelihara harta nasional dan capital (modal) nasional yang sudah ada. baik secara fisik-militer. Hanya melalui kemerdekaan. PERJALANAN SEJARAH EKONOMI BANGSA INDONESIA Setiap bangsa di dunia pasti ingin mencapai kemajuan. Setelah bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan pada tahun 1945.5 abad. Hal tersebut memang menunjukan bahwa sistem ekonomi adalah sistem ekonomi koperasi. melainkan untuk sebesarbesarnya kemakmuran rakyat. melainkan kemajuan yang berarti kemampuan yang semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang semakin beraneka ragam. sepanjang tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. dan 3. bahwa ketiga-tiganya sama pentingnya dan berkaitan satu sama lain. secara terus menerus berjuang untuk melawan kekuasaan penjajahan itu. Dalam Trilogi Pembangunan dikatakan. bisa dalam bentuk organisasi perusahaan ± perusahaan Negara (Persero. politik. yang penduduk dengan segala sumber alamnya dihisap oleh bangsa lain. dan 3. Mewujudkan keadilan social bagi seluruh rakyatnya. Dengan demikian penguasaan cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak. Hanya urutannya bisa di ubah sesuai perkembangan keadaan dan keperluan pada . Perjan). Prinsip efisiensi dan rasionalitas dalam segala tindakan di segala sector. lebih berbahagia. tetapi dalam sistem ekonomi koperasi ini tidak perlu semua usaha atau perusahaan berbentuk organisasi atau perkumpulan koperasi. untuk meningkatkan mutu kehidupan serta aspirasi seluruh warganya. lebih sejahtera. tidak saja kemajuan demi kemajuan itu sendiri. dianjurkan tiga pedoman dasar yaitu : 1. tetapi bisa juga dalam bentuk lain. akan ada harapan untuk mengatur diri sendiri.Didalam bidang politik ekonomi jangka pendek dan menengah. yaitu : 1. 2. maupun ekonomi.

Perekonomian memburuk karena politik menjadi ³panglima´. 1966-1973 : Perubahan drastis dalam kebijaksanaan ekonomi. Ekonomi menjadi ³panglima´.waktu tertentu. Pertama. 2. Kelahiran Perusahaan-perusahaan Negara hasil Ambil-alih. Ketiga. 5. 1980-1987 : Ekonomi Pasca-Bonansa Minyak. 4. antara lain9 : 1. 3. dari segi teori. 6. yang mutlak perlu untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi. 1973-1980 : Ekonomi Bonansa Minyak. 1945-1952 : Ekonomi Perang dan Geriliya . ekonomi dualistik. bangsa Indonesia sebenarnya selalu waspada untuk tidak menyimpang terlalu jauh dari moral dan kepribadian sistem ekonomi yang didasarkan pada ideologi Pancasila dasar Negara. Kemudian ada 7 periodisasi ³ekonomi-politik´ Indonesia di dalam siklus 7 tahunan. . Pertumbuhan dan pemrataan. mengaitkan perkembangan politik bangsa. Pemrataan pembangunan serta hasil-hasilnya. telah kita alami sejarah yang cukup panjang dan berliku-liku dalam perjuangan bangsa mencari bentuk dan cara melaksanakan kebijaksanaan ekonomi yang bisa mewujudkan tujuan kesejahteraan dan keadilan social bagi seluruh rakyat. Misalnya pada waktu memulai Pelita I (1969-1974). maupun perorangan bukanlah sesuatu yang khas pada bangsa Indonesia. Roda kegiatan ekonomi bangsa digerakkan oleh 8 1. 9 Mubyarto : analisa statistik dan ekonomi politik. 1952-1959 : Pembangunan ekonomi Nasional. 2. Baru setelah keduanya terwujud. Stabilitas nasional yang mantap dan dinamis. Trilogi pembangunan8 dipahami sebagai pengutamaan stabilitas. Ekonomi Kepribadian. upaya memasukan faktotr moral atau etika dalam kegiatan-kegiatan ekonomi baik pemerintah. Serta berdasarkan ayat al-quran surat Yusuf ayat 47-48. Pokok pikiran yang ingin disampaikan di sini terdiri dari tiga kelompok. ekonomi terpimpin menjadi Demokrasi Ekonomi. Pengalaman sejarah bangsa Indonesia dalam pembangunan ekonominya. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. bisa dipikirkan pemrataan pembangunan dan hasil-hasilnya. KESIMPULAN Ekonomi Pancasila adalah sistem ekonomi nasional Indonesia yang mengacu dan didasarkan pada etika falsafah Pancasila: pertama. 3. dunia usaha swasta. 1959-1966 : Ekonomi Terpimpin. pembumihangusan prasarana ekonomi. Kedua.

efisien. sosial. membuahkan sistem ekonomi yang mengimbangi ikhtiar duniawi dengan ikhtiar untuk akherat. dan mandiri. Keempat. dalam era globalisasi makin jelas adanya urgensi terwujudnya perekonomian nasional kuat. bermuara. Semangat nasionalisme ekonomi. dan moral. antara perencanaan nasional dengan desentralisasi ekonomi dan otonomi yang luas. Keempat. tangguh. pada pelaksanaan demokrasi ekonomi dan demokrasi politik. semua kita adalah sama di depan hukum. memberi warna egalitarian dan kecenderungan pada social equity dalam proses pembangunan. Sebagai warga negara Republik Indonesia. dan adil. Sistem Ekonomi Pancasila mencakup kesepakatan ´aturan main etik´ sebagai berikut: pertama. Ekonomi Pancasila bukanlah sistem ekonomi baru yang masih harus diciptakan untuk mengganti sistem ekonomi yang kini ³dianut´ bangsa Indonesia. Kemanusiaan yang adil dan beradab: Ada tekad seluruh bangsa untuk mewujudkan kemerataan nasional. dan memberi tekanan lebih besar pada nuansa manusiawi dalam menggalang hubungan ekonomi dalam perkembangan masyarakat. kedua. Demokrasi ekonomi berdasarkan kerakyatan dan kekeluargaan. Ke-Tuhanan Yang Maha Esa: Perilaku setiap warga Negara digerakkan oleh rangsangan ekonomi. Etika agama turut mempengaruhi sistem nilai dan pertimbangan ekonomi. bebas. ketiga. agama. atau daerah. Ada kehendak kuat warga masyarakat untuk mewujudkan kemerataan sosial yaitu tidak membiarkan terjadinya dan ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial. Bibit-bibit sistem ekonomi Pancasila sudah ada dan sudah dilaksanakan oleh sebagian masyarakat Indonesia terutama pada masyarakat perdesaan dalam bentuk usaha-usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. sosial. dan moral. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: Desentralisasi dan Otonomi Daerah. bermuara pada penentangan terhadap praktek dan ajaran kapitalisme dan komunisme. Kelima. Persatuan Indonesia: Nasionalisme ekonomi. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan: Demokrasi Ekonomi. Ketiga. Keseimbangan yang harmonis. dan bertanggungjawab.rangsangan ekonomi. menuju perwujudan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. terlepas dari kedudukan suku. Kelima. menghasilkan sikap membuka kesempatan ekonomi secara adil bagi semua. koperasi dan usaha-usaha kooperatif menjiwai perilaku ekonomi perorangan dan masyarakat. Kedua. . ras.

DAFTAR PUSTAKA Hernawati.wikipedia. Heri.com/doc/19623974/Sistem-Ekonomi-Indonesia (diakses tanggal 22 Mei 2011) Kuncoro. 1987. 2003. http://www. masalah. Makalah : Sistem Ekonomi Indonesia. Edisi ketiga. http://id. Jakarta Wijaya. UPP AMP YKPN. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Haluoleo. 2006.org/wiki/Pancasila (diakses tanggal 22 Mei 2011) http://id. LP3ES. kendari.org/wiki/Ekonomi (diakses tanggal 22 Mei 2011) . Mudrajad. Makalah : Pemikiran Ekonomi Pancasila.wikipedia. Ekonomi pancasila : Gagasan dan Kemungkinan/mubyarto. Yogyakarta. 2005. Ekonomi Pembangunan : Teori. Yogyakarta Mubyarto.scribd. dan Kebijakan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->