CHAPTER REPORT Tugas Kuliah Filsafat Ilmu

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU
Bab IV Buku Filsafat Ilmukarangan Tim Dosen Falsafat Ilmu Fakultas Filsafat UGM

NURISMI NIM: 2012170019

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS ISKANDAR MUDA JURUSAN SOSIATRI 2013

Kata Pengantar

Syukur alhamdulillah, merupakan satu kata yang sangat pantas penulis ucakan kepada Allah SWT, yang karena bimbingannyalah maka penulis bisa menyelesaikan sebuah Chapter Report dengan judul Sejarah Perkembangan Ilmu yang diambil dari Buku Filsafat Ilmu karangan Tim Dosen Filsafat Ilmu Fakultas Filsafat UGM dan diterbitkan oleh LIBERTY YOGYAKARTA. Chapter Report ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas Kuliah Filsafat Ilmu yang diberikan oleh Darwis A Soelaiman. Penulis menyadari bahwa masih sangat banyak kekurangan yang mendasar pada chapter report ini. Oleh karna itu saya mengundang pembaca untuk

memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kemajuan ilmu pengetahuan ini. Terima kasih, dan semoga chapter report ini bisa memberikan sumbangsih positif bagi kita semua

Banda Aceh, Juni 2013

Penulis

ii

..................... 3......1650) ............................................ 17 DAFTAR PUSTAKA .......................................... 11 Copernicus (1473 ............. 18 iii .............. 5.................. 3............... 17 Penutup ................................................................... ..................................... 5................. 12 JohannesKeppler (1571-1630)...................................................................................................... 1...................7 SM).............. 1 Zaman Pra Yunani Kuno (abad 15 ....1642)....... D.................................DAFTAR ISI Kata Pengantar... B.............................................................347 SM)............................................................................ 16 J........................................ PENDAHULUAN .............................. 12 GalileoGalilei (1546 ...................1601) ..................... G....... 15 Charles Darwin ......370 SM) .................................................... ........ ii DAFTAR ISI............... 3...500 SM) ............................ 4................................ 4................................................................................................................................................... E.................399 SM) .......................................... H............... 13 Zaman Modern (17-19 M)........ 6......................................................................... ................ 6 Democritus (460 ....... 5 Sokrates (470 ............Thompson (1897) .............................................................................................................................. C......J................ 1 Zaman Yunani Kuno (abad 7 .................................................................... 2. 14 Rene Descartes (1596 .................................................. 4........................................................................................ 2........................................548 SM) ................... 4 Thales (624 . .................... 14 IsaacNewton (1643 ............. 10 Zaman Renaissance (14 ................. 16 Zaman Kontemporer (abad 20-dst...........................................................................................................................17 M).. 7 Aristoteles (384 ...........1543) ......1727) .....................................................................................2 SM)....................... 8 Zaman Pertengahan (Abad 2 ................. 6 Plato (427 ............................................................... 11 Roger Bacon (1214-1294) .............................. iii A........................14 M)..) ..................................................................................................322 SM) ...... 2................... 1......... 5 Pythagoras (580 ..................................................... 1................................................. 12 TychoBrahe (1546 ................................. F................................................

Salah satu dorongan untuk membuat manusia melangkah ke arah kemajuan tersebut odalah rasa ingin tahu (curiosity). Cina. Oleh karena itu periodesasi perkembangan ilrnu yang disusun di sini dimulai dari peradaban Yunani. maka dalam sejarah perkembangan ilmu terbukti bahwa sumbangsih dunia Timur bagi kemajuan ilmu pengetahuan hingga seperti sekarang ini sangatlah besar. Kesemuanya itu merupakan rangkaian panjang sejarah peradaban umat manusia. Namun perkembangan pemikiran secara teoritis senantiasa mengacu kepada peradaban Yunani.A. Zaman Pra Yunani Kuno (abad 15 . Yunani. Irak. B. hingga ke daratan Eropa membuktikan bahwa inanusia selalu dihadapkan pada tantangan alam. Untuk memahami sejarah perkembangan ilmu kita harus melakukan pembagian atau klasifikasi secara periodik. Mesir. yang dengan kemampuan akal pikirnya selalu melangkah maju. evolutif bukan dengan cara mendadak. Kalau pada masa sekarang kita melihat bahwa Eropa merupakan sentral atau gudang ilmu pengetahuan. Penernuan-penemuan yang menyebar dari Babylonia. Zaman Batu yang berkisar antara 1 .7 SM) Zaman Pra Yunani Kuno ini terjadi jauh sebelum abad kelimabelas Sebelum Masehi dalam sejarah peradaban umat manusia. Banyak penemuan yang terjadi di dunia Timur yang baru dikembangkan belakangan di dunia Barat. yakni ketika manusia belum mengenal peralatan seperti yang dipakai sekarang ini. Karena setiap periode menampilkan ciri khas tertentu dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Penemuan demi penemuan yang dilakukan oleh manusia hingga zaman sekarang ini tidak terpusat di satu tempat atau wilayah tertentu. kemudian diakhiri pada penemuan-penemuan pada zaman kontemporer. PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan seperti yang kita alami saat ini berlangsung secara bertahap. situasi dan kondisi yang rnernacu daya kreativitasnya. Pada masa itu manusia masih menggunakan batu sebagai peralatan. India.

sedangkan peralatan besi sebagai perangkat perang sudah dikenal pada abad 5 SM pada zaman dinasti Chin. Cina abad kelima belas SM juga telah mengembangkan teknik peralatan perunggu di jaman dinasti Shang. yang memakan waktu yang lama. uji coba. Tulang belulang manusia purba. tembaga. Cina. b. dan perak untuk peralatanperalatan.1982: 6). Abad kelima belas Sebelum Masehi peralatan besi dipergunakan pertama kali di Irak. karena ditemukan alat-alat yang bentuknya mirip satu sama lain (misalnya kapak sebagai alat pemotong dan pembelah). Tempat-tempat f. Benda-benda tersebut merupakan bukti bahwa manusia sebagai mahluk berbudaya yang mampu berkreasi untuk mengatasi tantangan alam. Alat-alat dari batu. penguburan. tidak di Eropa atau Tiongkok (Brouwer. Gambar-gambar di e. Evolusi ilmu pengetahuan dapat dirunut melalui sejarah perkembangan pemikiran yang terjadi di Yunani. Tulang belulang hewan. Antara abad 15 sampai 6 SM. Timur Tengah (Peradaban Islam) dan Eropa. d. sehingga manusia menemukan bahan (materi) yang dianggap baik atau kuat untuk membuat peralatanperalatan tertentu. Babilonia.empat juta tahun sampai 20.000 tahun Sebelum Masehi sisa peradaban manusia yang ditemukan pada masa ini antara lain: a. Ada keterkaitan dan saling pengaruh antara perkembangan pemikiran di satu wilayah dengan wilayah lainnya. India memberikan 2 . manusia telah menemukan besi. karena manusia melakukan dan mengalami proses trial and error. Melalui proses trial and error ini pula manusia mulai melakukan seleksi terhadap alatalat yang dipergunakan. Pembuatan alat-alat perunggu di Mesir 17 abad SM memberi pengaruh terhadap perkembangan teknik yang diterapkan di Eropa. dan lain-lain. gua-gua. Mesir. Di masa itu manusia menggunakan batu sebagai peralatan. Sisa-sisa beberapa tanaman. c. Alat yang terbuat dari tulang menyerupai jarum untuk menjahit. Benda-benda yang dipergunakan manusia itu mengalami perbaikan dan terus mengalami kemajuan.

Venus. baik karena bencana alam maupun peperangan. Scorpio. (6) Ketika matahari timbul tenggelam sebanyak 365 kali. Sehingga lamakelamaan mereka juga memperhatikan dan menemukan hal-hal seperti: (1) Gugusan bintang di langit sebagai suatu kesatuan. Berdasarkan hal itu kelak ditemukan perhitungan kalender. India bahkan sudah menemukan roda pemutar untuk pernbuatan tembikar pada abad 30 SM. yang merupakan kaisar ketiga pada zaman dinasti Mauyra. dan Saturnus. Sayangnya peradaban yang sudah sedemikian maju itu mengalami kepunahan pada abad 20 SM. Pemikiran Budhisme yang diadopsi oleh raja Asoka.sumbangsih yang besar dalam perkembangan matematik dengan penemuan sistem bilangan desimal. Misalnya: Ursa Minor. Contoh cara menghitung hewan yang akan masuk dan ke luar kandang dengan kerikil. Mars. (2) Kedudukan matahari dan bulan pada waktu terbit dan tenggelam. yang sekarang dikenal dengan nama zodiak. Pada masa ini manusia sudah mulai memperhatikan keadaan alam semesta sebagai suatu proses alam. (4) Akhirnya dapat pula dihitung waktu bulan kembali pada bentuknya yang sama antara 28-29 hari. telah menyumbangkan sistem bilangan yang menjadi titik tolak perkembangan sistem bilangan pada zaman modem. Sehingga ditemukan planet Mercurius. 3 . (3) Lambat laun dikenal pula bintang-bintang yang bergerak di antara gugusan yang sudah dikenal tadi. Yupiter. Gugusan ini kemudian diberi nama. Ursa Mayor. (5) Waktu timbul dan tenggelamnya matahari di cakrawala yang berpindah-pindah dan memerlukan + 365 hari sebelum kernbali ke kedudukan semula. Jadi serupa halnya anak-anak yang belajar berhitung dengan menggunakan jari-jari tangan dan kakinya. Pada masa ini kemampuan berhitung ditempuh dengan cara one-to one correspondency atau mapping process.. bergerak dalam rangka zodiak tersebut. di samping matahari dan bulan. Pisces. dll. bulan juga mengalami perubahan sebayak 12 kali.

5. Know how dalam kehidupan sehari-hari yang didasarkan pada pengalaman. Dengan demikian. 1. Misalnya gerhana bulan dan matahari. Yunani pada masa itu dianggap sebagai gudang ilmu dan filsafat. Bangsa Yunani juga tidak dapat menerima pengalaman yang didasarkan pada sikap receptive attitude (sikap menerima begitu saja). 4 . yang pada masa itu masih dihubungkan dengan mitologi-mitologi tertentu. sehingga menakutkan banyak orang. menyusun kalender yang didasarkan atas sintesa terhadap hasil absnaksi yang dilakukan. karena pada masa ini orang memiliki kebebasan untuk mengungkapkan ide-ide atau pendapatnya. 4. Sikap belakangan inilah yang menjadi cikal bakal tumbuhnya ilmu pengetahuan modern. Pengetahuan yang berdasa knn pengalaman itu diterima sebagai fakta dengan sikap receptive mind. Kemampuan menulis. 2. karena bangsa Yunani pada masa ini tidak lagi mempercayai mitologi-mitologi. C.(7) Ditemukan pula beberapa gejala alam seperti: gerhana. Zaman Yunani Kuno (abad 7 . Kemampuan meramalkan suatu peristiwa atas dasar peristiwa-peristiwa sebelumnya yang pernah terjadi. Keterangan masih dihubungkan dengan kekuatan 3. Zaman Yunani Kuno di pandang sebagai zaman keemasan Filsafat. Kemampuan menemukan abjad dan sistem bilangan Morn sudah menampakkan perkembangan pemikiran manusia ke iingkat abstraksi. maka zaman pra-Yunani Kuno ini ditandai oleh 5 kemampuan sebagai berikut. berhitung.2 SM). dan. melainkan menumbuhkan sikap an inquiring attitude (suatu sikap yang senang menyelidiki sesuatu secara kritis).

Phytagoras. Sokrates. Menurut Thales asal alam semesta itu adalah air. sedangkan jumlah sudut dari suatu segitiga siku-siku sama dengan 180°. yang mirip dengan masyarakat ilmiah seperti sekarang ini. Thales (624 . yang disebut pula sebagai pertanyaan yang signifikan (a significant question). melainkan terjadi dari sesuatu". bukan masyarakat awam. pertanyaan demikian hanya dapat timbul dalam pemikiran kalangan tertentu. Bertitik tolak dari sini timbul suatu konsep tentang perkembangan. 1. melainkan masyarakat intelektual yang berpikir iebih maju.548 SM) Ia mempersoalkan asal alam semesta (Arkhe). yaitu "suatu hal tidak begitu saja ada. Tokoh-tokoh yang terkenal pada masa ini antara lain: Thales. Ketiga. Leucippus.500 SM) Ia dikenal sebagai filsuf dan juga ahli ilmu ukur. antara lain: (1) Hukum atau dalil Pythagoras. Pythagoras pada masa itu sudah mengatakan bahwa bumi itu bundar dan tidak datar. dan dipandang sebagai persoalan abadi (perennial problems). maka persoalan tersebut merupakan suatu pertanyaan yang terus-menerus dipersoalkan. genesis. (2) Semacam teori tentang bilangan: antara lain pembagian antara bilangan genap dan 5 . Plato. suatu evolusi. 2. yaitu a2 + b2 = c2. Pythagoras lebih dikenal dengan penemuannya tentang ilmu ukur dan aritmatik. yang berlaku bagi setiap segitiga siku-siku dengan sisi a dan sisi b serta hypotenusa c. Ada tiga alasan munculnya persoalan tentang asal alam semesta ini. Pythagoras (580 . Pertama. karena tidak ada kehidupan tanpa air. sejak Thales mempersoalkan asal alam semesta.Sikap kritis inilah yang menjadikan bangsa Yunani tampil sebagai ahli pikirahli pikir terkenal sepanjang masa. pertanyaan yang diajukan Thales tersebut menimbulkan suatu konsep baru. Kedua. Aristoteles. Pythagoras pada masa itu juga menyusun suatu lembaga pendidikan dan himpunan yang beranggotakan murid-muridnya dan pars sarjana yang dikenal sebagai Pythagoras Society.

sehingga diperoleh pengertian yang sejati tentang konsep tersebut. Democritus (460 . sekaligus mengajukan bantahan. 3. Sokrates selalu mendatangi orang yang dia pandang memiliki otoritas keilmuan dalam bidangnya untuk diajak berdiskusi tentang pengertianpengertian tertentu. (4) Hubungan antara nada dengan panjang dawai. Di luar benda-benda tiada sesuatu. Misalnya is mendatangi seorang hakim untuk berdiskusi tentang konsep keadilan. Materi merupakan 6 . artinya atom merupakan sekedar materi (matter) yang tidak didampingi apa pun. kecuali kehampaan. yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Berdasarkan pusaran tersebut.399 SM) la tidak pernah meninggalkan tulisan. Gerak itu menimbulkan benturan. prime numbers (bilangan yang hanya dapat dibagi dengan angka satu dan dengan bilangan itu sendiri) dan composite number. (3) Pembentukan benda berdasarkan segitiga-segitiga. namun pemikirannya dikenal melalui dialog-dialog yang ditulis oleh muridnya Plato. Pemikiran Democritus tentang atom ini mengandung sifat-sifat sebagai berikut. Atom adalah mated terkecil. Bentuk atom itu bermacam-macam. serta hubungan antara kuadrat natural numbers dengan jumlah ganjil. dan benda-benda itu terus menerus bergerak tanpa ketentuan. Ia me-rnancing orang tersebut untuk melahirkan pendapat tentang konsep tertentu yang dipersoalkan. segilima-segilima. 4. karena Democritus inilah yang memperkenalkan konsep atom. la menjelaskan bahwa alam semesta ini sesungguhnya terdiri dari atom-atom. Sokrates (470 . karena sekelilingnya hampa. maka terjelrnalah beraneka ragam benda.bilangan ganjil. Metode Sokrates dikenal sebagai Maieutike Tekhne (ilmu kebidanan). yaitu suatu metode dialektika untuk melahirkan kebenaran. (1) Konsep materialitis-monistik. segiempat-segiempat. sehingga terjadi pusaranpusaran pergerakan seperti gerak pusaran air.370 SM) Ia dikenal sebagai Bapak Atom pertama. dsb.

Plato menemukan bahwa "becoming (hal menjadi) yakni dunia yang berubahtidak 7 . Hal yang tetap. Plato menunjukkan bahwa yang serba berubah itu dikenal oleh pengamatan.347 SM) Plato bertitik tolak dari polemik antara Parmenides dengan Heraklitos. bahwa di samping hal-hal yang beranekaragam dan yang dikuasai oleh gerak serta perubahan-perubahan itu sebagaimana yang diyakini oleh Heraklitos tentu ada yang tetap. tanpa sebab. Artinya. yang tidak berubah sebagaimana yang diyakini oleh Parmenides. yang kekal itu oleh Plato disebut ide (Harun Hadiwijono. Bertens. tidak dipengaruhi oleh sesuatu di luar dirinya.satu-satunya yang ada dan membentuk segala-galanya. Parmenides menganggap bahwa realitas itu berasal dari hal Satu (the One). pergerakan atom itu bersifat intrinsik. 1988: 39-40. sehingga berlaku prinsip dinamika. segala sesuatu selalu berada dalam keadaan bergerak. Plato adalah filsuf yang pertama kali membangkitkan persoalan Being dan mempertentangkannya dengan becoming. Pemikiran metafisika Plato terarah pada pembahasan mengenai Being (hal ada) dan becoming (menjadi). (3) Konsep yang bersifat murni alamiah (pure natural). Artinya. yang selalu berubah. 1989: 14). 5.Artinya. yang tetap. tidak berubah. Plato (427 . sedangkan yang tidak berubah dikenal oleh akal Plato berhasil menjembatani pertentangan yang ada antara Heraklitos yang menyangkal tiap perhentian dan Parmenides yang menyangkal tiap gerak dan perubahan. dan tidak mengandung tujuan-tujuan tertentu. pergerakan itu terjadi tanpa tujuan. primer. (4) Bersifat kebetulan (by chance). Berdasarkan prinsip dinamika itu tersusunlah segala sesuatu di dunia. yang tidak berubah. Plato memadukan kedua pandangan tersebut dan menyatakan. (2) Konsep dinamika-perkembangan (developmental dynamics). sedangkan Heraklitos bertitik tolak dari hal Banyak (the Many). sehingga benturan-benturan yang terjadi tidak beraturan.

memuaskan atau tidak memadal sebagai objek pengetahuan. seperti apa yang dimaksudkan dengan keadilan. 1987: 14). yaitu suatu jenis pengetahuan yang tidak dapat berubah. yaitu. Dunia ide itu tersusun secara hirarkhis di bawah pimpinan ide utama. sedangkan yang benar-benar ada dan menjamin kesatuan ialah dunia ide. kesamaan. Sifat-sifat belakangan ini mengandung ide-ide abadi yang tidak akan pernah mati dan selalu merupakan problem aktual dalam pemikiran umat manusia (Sontag. Being bagi Plato. Ia meneruskan sekaligus menolak pandangan Plato. dibentuk oleh dunia yang merupakan pola-pola dari segala sesuatu yang dapat diinderawi. yang hanya dapat dicapai melalui disiplin. Tujuan utama filsafat menurut Plato adalah penyelidikan pada entitas. dan biologi. Plato yakin bahwa pengetahuan (yang asli) itu harus diarahkan pada Being.:-kesatuan dan keanekaragamanterpisah menjadi dua dunia. 6. adalah sebagai cara untuk mencari dasar kebenaran pengetahuan. 1992: 33). yakni dunia ide dan dunia bayangan. Ajaran Aristoteles paling tidak dapat diklasifikasi ke dalam tiga bidang. karena bagi Plato setiap bentuk pengetahuan bersesuaian dengan suatu jenis objek. sehingga objeknya haruslah sesuatu yang tidak dapat berubah (change-less). Alasan Plato membedakan Being dan becoming. Sesungguhnya Plato lebih menaruh perhatian pada kualitas yang lebih abstrak. hasrat. cinta. Plato memikirkan pengetahuan asli (genuine knowledge). Aristoteles (384 . Dunia real dengan kejamakan atau keanekaragaman hanya merupakan dunia bayangan.322 SM) Aristoteles adalah murid Plato dan penasihat serta guru Iskandar Agung. 8 . Plato yang mengangkat problem the One and the Many melihat bahwa kedua hal ini . kesatuan (White. yaitu: metafisika. Tiap pemahaman akan sesuatu melibatkan sebuah proses latihan dan pendidikan yang panjang bagi ketajaman mental. "Keadilan" dan "Kebaikan". yakni hal-hal yang mencerminkan sifat-sifat yang lebih umum (general properties) seperti: "Kesatuan". logika. 1970: 32). sedangkan ide-ide itu secara kodrati bersifat kekal dan abadi. ide kebaikan (Bakker. kecantikan.

Metafisika hanya menyelidiki prinsip pertama. Aristoteles lebih mendasarkan filsafatnya pada realitas itu sendiri. Kenyataan bagi Aristoteles adalah hal konkret ini dan itu. prinsip pertama itu diacu bukan di luar halnya itu sendiri untukpembuktiannya.. "filsafat pertama". "pohon". sedangkan di dalam ilmu pengetahuan kita mempelajari sesuatu hal yang memiliki karakteristik tertentu. "pengetahuan tentang kebenaran". 1989: 14). 9 . "kebijaksanaan". filsafat:. 1970: 44). "theologi" (White. Logika Aristoteles didasarkan pada susunan pikir (syllogisme). Logika Aristoteles menyusun buku tentang logika untuk menjelaskan cara menarik kesimpulan (inference) secara valid. Ia menolak pandangan Plato tentang ide-ide. Prinsip pertama digunakan sebagai titik awal bagi penyelidikan lebih lanjut atau deduksi (Sontag. 1987: 31). White menunjukkan beberapa istilah yang sering dipergunakan oleh Aristoteles untuk membahas tentang realitas yang azali. Aristoteles lebih lanjut mengatakan bahwa hal terpenting dalam pengetahuan objektif adalah menemukan penjelasan tentang sebab dan asal mula atau prinsip pertama dari segala sesuatu (White. dengan sepuluh nama yang berbeda seperti: "pengetahuan yang kita cari".Metafisika Pandangan Aristoteles tentang metafisika berbeda dengan pandangan Plato. yakni "ada" yang mencakup segala sesuatu. Kita mempelajari karakteristik. "studi tentang Ousia". 1987: 31). dan lain-lain seperti yang dikatakan Plato tidak terdapat dalam kenyataan konkret (Bertens. studi ten-tang hal abadi dan hal yang tidak dapat digerakkan. "pengetahuan tentang sebab". Ide umum seperti: "manusia". Jadi metafisika lebih komprehensif dan lebih fundamental daripada ilmu pungetahuan. Sesuatu tidak mungkin sekaligus menjadi A dan bukan A pada waktu yang sama dan dalam cara yang sama. studi tentang hal ada sebagai ada". Metafisika juga mempelajari prinsip-prinsip umum yang mendahului ilmu pengetahuan (White 1987:32).

la juga menulis buku tentang perhitungan biasa (Arithmetics). Pada zaman keemasan kebudayaan Islam. Zaman Pertengahan (Abad 2 . Para ilmuwan pada masa ini hampir semua adalah pars Theolog. ia melakukan pengamatan (observasi) perkembangan telur ayam sampai terbentuknya kepala ayam. Sedangkan kebudayaan Islam yang menaklukkan Persia pada abad 8 Masehi. Semboyan yang berlaku bagi ilmu pada masa ini adalah Aricala Theologia. tetapi is juga ndalah seorang ilmuwan kenamaan pada zamannya. Namun harus diakui bahwa banyak temuan dalam bidang ilmu yang terjadi pada masa ini. dan bahkan Khalifah Al-Makmun telah mendirikan Rumah Kebijaksanaan (House of Wisdom) pada abad 9 Masehi.Biologi Aristoteles tidak hanya dikenal sebagai filsuf. 8 abad sebelum Galileo Galilei dan Copernicus. sehingga aktivitas ilmiah terkait dengan aktivitas keagamaan. terutama pada zaman Ban' Umayyah telah menemukan suatu cars pengamatan astronomi pada abad 7 Masehi. yang menjadi pembuka jalan penggunaan cars desimal di Eropa untuk menggantikan tulisan Romawi. dilakukan penerjemahan berbagai karya Yunani. peradaban dunia Islam berada pada zaman keemasan (Golden Age). Dalam embriologi. ketika Eropa berada dalam zaman kegelapan (Dark Age). yang menjadi buku standar beberapa abed lamanya di Eropa. Zaman Pertengahan (Middle Age) ditandai dengan tampilnya pars theolog di lapangan ilmu pengetahuan. kegiatan ilmiah diarahkan untuk mendukung kebenaran agama. Sarah satu bidang ilmu yang banyak mendapat perhatiannya adalah biologi. ia juga melakukan pemeriksaan anatomi badan hewan. telah mendirikan sekolah Kedokteran dan Astronomi di Jundishapur. dan lain sebagainya. D. Atau dengan kata lain. Pada zaman pertengahan ini pula. abdi agama.14 M).75 10 . Al-Khawarizrni menyusun buku Aljabar pada tahun 825 M. Peradaban dunia Islam.

Manusia ingin mencapai kemajuan (progress) atas hasil usaha sendiri. sekaligus ahli perbintangan clan ahli matematik telah menemukan pemecahan persamaan pangkat tiga. yaitu Bilangan A3ditambah dengan bilangan B3 yang tidak mungkin sama dengan bilangan C3. Roger Bacon (1214-1294) 11 . lbnu Rushd (1126-1198) seorang ahli kedokteran yang menerjemahkan dan mengomentari karya-karya Aristoteles. Pada zaman Renaissance manusia disebut sebagai animal rationale. Zaman Renaissance ditandai sebagai era kebangkitan kern-ball pemikiran yang bebas dari dogma-dogma agama. yaitu Jamal al-Din. Ibnu Sina telah menulis bukubuku kedokteran (Al-Qanun) yang menjadi buku standar dalam ilmu kedokteran di Eropa. Renaissance ialah zaman peralihan ketika kebudayaan abad Tengah mulai berubah menjadi suatu kebudayaan moderen. karena pada masa ini pemikiran manusia mulai bebas dan berkembang. la juga menemukan soal matematik yang belum terpecahkan sampai sekarang. Manusia pada zaman Renaissance adalah manusia yang merindukan pemikiran yang bebas. Dalam lapangan Kedokteran muncul nama-nama terkenal seperti: AlRazi (850-923) dan lbnu Sine (980-1037).Omar Khayam (1043-1132) seorang penyair. 1. Zaman Renaissance (14 . E. Namun pemecahannya berciasarkan plariemetri dan potongan-potongan kerucut. Rhazas mengarang suatu Encyclopedia ilmu Kedokteran dengan judul Continens. seperti pada zaman Yunani Kuno. Sekitar abad keempat belas pada zaman Dinasti Yuan (1260 -1368) pengaruh Islam di Cina ditandai oleh seorang peneliti pertama bidang astronomi yang mendirikan observatorium. Abu'l Qasim menulis ensiklopedi kedokteran. Arsitek kenamaan Islam. tidak didasarkan atas campur tangan ilahi. yang antara lain menelaah ilmu bedah serta peralatan yang dipakai pada masa itu. Ikhtiyar AIDin yang merancang pembangunan istana Raja di laut utara Beijing. Sekitar tahun 600700 M obor kemajuan ilmu pengetahuan berada di peradaban dunia Islam. Al Idrisi (1100-1166) telah membuat 70 pets dad daerah yang dikenal pada masa itu untuk disampaikan kepada Raja Roger 11 dad kerajaan Sicilia.17 M).

Pada tahun 1572 Brahe mengamati munculnya bintang baru di gugusan Cassiopeia. Ia membuat alat-alat berukuran besar untuk mengamati benda-benda angkasa secara lebih teliti. Matematik merupakan syarat mutlak untuk mengolah semua pengetahuan. JohannesKeppler (1571-1630). 4. 3. Pendapat ini berlawanan dengan pendapat umum yang berasal dari Hipparchus dan Ptolomeus yang menganggap hahwa bumi sebagai pusat alam semesta (geosentrisisme). Bintang itu dinamakan Nova atau Supernova. Ia melanjutkan penelitian Brahe tentang gerak benda-benda angkasa. yaitu: (1) Bahwa gerak benda angkasa itu ternyata bukan bergerak mengikuti lintasan circle seperti yang dikemukakan oleh Brahe namun gerak itu mengikuti lintasan elips.1601) Ia tertarik pada sistem astronomi baru yang diperkenalkan oleh Copernicus. yang sangat tergantung dari besarnya dan massanya. Ia seorang ahli matematika yang menjadi asisten Tycho Brahe. Orbit semua planet berbentuk elips. Ia mengatakan bahwa bumi dan planet semuanyamengelilingi matahari.1543) la mengajukan pendapat yang asing bagi pendapat umum pada masa itu. TychoBrahe (1546 . Copernicus (1473 . Kepler menemukan tiga buah hukum yang melengkapi penyelidikan Brahe sebelumnya.la berpendapat bahwa pengalaman (empirik) menjadi landasan utama bagi awal dan ujian akhir bagi semua ilmu pengetahuan. 2. maka garis penghubung antara planet dan matahari selalu melintasi bidang yang Iuasnya sama. yaitu bintang yang cemerlang selama 16 bulan sebelum Madam lagi. (2) Dalam waktu yang sama. sehingga matahari menjadi pusat (heliosentrisisme). (3) Dalam perhitungan matennatik terbukti bahwa bile jarak rata-rata due planet A 12 .

(6) Oleh karena antara ramalan dan hasil percobaan ada persesuaian yang meyakinken. kate Galileo. sehingga is menyimpukan bahwa planet-planet tidaklah memancarkan cahaya sendiri. yang hasilnye dihitung secara rata-rata.dan B dengan matahari adalah X dan Y.1642) Ia menerima pendapat Kepler tentang prinsip tats surya yang heliosentris serta hukum-hukum yang ditemukan Kepler. maka P2 :Q2=X3:Y3. (1) Jumlah waktu yang same untuk jatuhnya semua benda dari materi yang sama. GalileoGalilei (1546 . tanpa memandang bobot. maka hasil percobaan dapat dihitung terlebih dahulu. tidak akan berubah. Benda yang bersinar sendiri. masing-masing mencapai tanah pada waktu yang sama. melainkan hanye memantulkan cahaya dari matahari. benda-benda yang jatuh bersamean akan memerlukan waktu yang bersamaan pula untuk sampai di tanah. (5) Ramalan itu kemudian diperiksa dengan percobaan berulangkali. dengan kate lain terjadilah peramalan (prediction). Beberapa pokok penemuan Galileo di luar bidang astronomi yang ditulis dalam karyanya yang berjudul De Motu dapat diringkas sebagai berikut. (4) Berdasarkan idealisasi. maupun yang mengikuti bidang miring. 5. Galileo membuat sebuah teropong bintang yang terbesar pada masa itu dan mengamati beberapa peristiwa angkasa secara langsung. 13 . Atau dengan kata lain. sedangkan waktu untuk melintasi orbit masing-masing adalah P dan Q. Ia menemukan beberapa peristiwa penting dalam bidang astronomi. (3) Baik benda yang jatuh tegak lurus. make teori yang didasarkan pada idealisasi dapat diterima sebagai hukum tentang pergerakan benda-benda yang bebas dan yang mengikuti garis lurus. (2) Semua lintasan benda jatuh berbentuk lurus. bile benda-benda itu melewati medium yang sama. Ia melihat bahwa planet Venus dan Mercurius menunjukkan perubahanperubahan seperti halnya bulan.

la juga seorang ahli ilmu pasti. Penemuan Descartes ini dinamakan Analytic Geometry. Perkembangan ilmu pengetahuan pada zamen modern ini sesungguhnya sudah dirintis sejak zaman Renaissance. yaitu perrnulaan abed XIV. sedangkan garis Y letaknya tegak lurus pada sumbu X. Karena sistem tersebut didasarkan pada dua garis lurus yang berpotongan tegak lurus. sehingga mereka menyebarkan pengalaman mereka itu sekembalinya di negara-negara masing-masing. Zaman Modern (17-19 M). (3) Pada tahun 1453 istambul jatuh ke tangan Bangsa Turki. Mereka ini menjadi pionir-pionir bagi perkembangan ilmu di Eropa. yaitu: (1) Hubungan antara kerajaan Islam di Semenanjung Iberia dengan negara-negara Perancis. Perkembangan ilmu pengetahuan pada masa ini menurut Slamet [man Santos() (1977: 65) sebenarnya mempunyai tiga sumber. Penemuannya dalam ilmu pasti ialah sistem koordinat yang terdiri dari dua garis lurus X dan Y dalam bidang datar. Benda Eropa dipandang sebagai basis perkembangan ilmu pengetahuan. 14 . namun juga menjadikan para tentara atau serdadu Eropa yang berasal dari berbagai negara itu menyadari kemajuan negara-negara Islam. Dalam bidang filsafat Descartes mewariskan suatu metode berpikir yang menjadi landasan berpikir dalam ilmu pengetahuan moderen. (2) Perang Salib (1100-1300) yang terulang sebanyak enam kali tidak hanya menjadi ajang peperangan fisik. maka sistem koordinat itu dinamakan orthogonal coordinate system. sehingga para pendeta atau sarjana mengungsi ke ltali atau negara-negara lain. 1.F. Zaman modern ditandai dengan berbagai penemuan dalam bidang ilmiah. Garis X Ietaknya horisontal dan disebut axis atau sumbu X. Rene Descartes (1596 . Langkah-langkah berpikir menurut Descartes adalah sebagai berikut.1650) Tokoh yang dikenal sebagai bapak filsafat Moderen adalah Rene Descartes (1596-1650).

perhitungan Calculus. dan Newton belum mengetahui bahwa pengaruh benda pada benda yang lain dapat dipandang dan dihitung dari pusat titik berat bendabenda tadi. dan Optika. Perhitungan besarnya bumi dan matahari belum diketahui. kecuali kaIau diyakini sendiri bahwa itu memang benar. (4) Perincian yang lengkap dan pemeriksaan menyeluruh diperlukan supaya tidak ada yang terlupakan (Toety Herati. Teori Gravitasi ini dapat menerangkan dasar dari semua lintasan planet dan bulan. (2) Memilah-milah masalah menjadi bagian-bagian terkecil untuk mempermudah penyelesaian. 2. Setelah kedua hal itu diketahui oleh Newton. maka barulah is dapat menyusun teori Gravitasi.(1) Tidak menerima apa pun sebagai hal yang benar. pengaruh pasang-surutnya air samudera. Teori Gravitasi menerangkan bahwa planetplanet tidak bergerak lurus. 1994: 4-5). yaitu teori Gravitasi. karena adanya pengaruh gravitasi. Galileo mempelajari pergerakan dengan lintasan lurus. namun is menghadapi kesukaran-kesukaran. tetapi yang dikemukakan di sini adalah penemuannya dalam tiga bidang. dan peristiwa15 . (1) Teori Gravitasi adalah perbincangan lanjutan mengenai soal pergerakan yang telah dirintis oleh Galileo dan Keppler. yaitu kekuatan yang selalu akan timbul jika ada dua benda berdekatan. Dugaan sementara penyebab ditimbulkan oleh matahari yang menarik bumi atau antara matahari dengan bumi ada gaya sang tarik-menarik. (3) Berpikir runtut dengan mulai dari hal yang sederhana sedikit demi sedikit untuk sampai ke hal yang paling rumit. Keppler mempelajari pergerakan dengan lintasan tertutup atau elips. Persoalan itu menjadi obsesi Newton. Perannya dalam• ilmu pengetahuan moderen tidak perlu diragukan. namun mengikuti lintasan elips.1727) Isaac Newton seorang ilmuwan yang sekaligus menjadi pemimpin pada sebuah tempat pembuatan uang logam di kerajaan Inggris. Berdasarkan perhitungan yang diajukan oleh Keppler menunjukkan bahwa tentu ada faktor penyebab mengapa planet tidak mengikuti pergerakan dengan lintasan lurus. IsaacNewton (1643 .

maka pelangi terkumpul kembali menjadi cahaya homogen. 4. dll. Kalau X bertambah. 3. Beagle ketika mengitari Amerika Selatan dan pulau-pulau di Lautan Pasifik.Thompson (1897) Thompson menemukan elektron. Charles Darwin Darwin dikenal sebagai penganut teori evolusi yang fanatik.J. menjadi pelangi (spectrum). neutron. maka cahaya asli yang kelihatannya homogen menjadi terbias antara merah sampai ungu. yaitu hubungan antara X dan Y. Dengan demikian dapat dibuktikan bahwa cahaya itu sesungguhnya terdiri dari komponen-komponen yang terbantang antara merah dan ungu.S. yang dapat mengubah bermarnm-macam atom di laboratorium. Kemudian kalau pelangi itu dilewatkan sebuah prisma lainnya yang terbalik. (2) Perhitungan Calculus (differensiaVintegral). meson.peristiwa astronomi lainnya. Ia mengambangkan terorinya berdasarkan pengamatan yang dilakukannya pada ekspedisi di kapal H. maka Y akan bertambah pula. Pada berbagai percobaan yang dilakukan juga ditemukan bagian dari atom seperti: elektron. tetapi menuruti ketentuan yang tetap atau teratur.M. 16 . sehingga dengan pene'man inilah runtuhlah pendapat yang menganggap bahwa atom nilalah mated yang terkecil. proton. Darwin menyatakan bahwa perkembangan yang terjadi pada mahluk di bumi ini terjadi karena seleksi alam. Teorinya yang terkenal adalah Struggle for Life (perjuangan untuk hidup). jika cahaya matahari dilewatkan sebuah prisma. Penemuan ini juga membuka jalan Irngi pengembangan Fisika-Nuklir. J. (3) Optika atau mengenai cahaya.

Sikap masyarakat yang semakin mendambakan kemajuan. Karena pada akhirnya tujuan utama ilmu pengetahuan itu adalah untuk kebahagiaan umat manusia. Penutup Berdasarkan periodesasi sejarah perkembangan ilmu sebagaimana yang dikemukakan di atas. ada nisi lain yang cukup mengkhawatirkan. Menurut Trout (1993: 463). 2. kausa.Fisika dipandang sebagai dasar ilmu pengetahuan yang subjek materinya mengandung unsur-unsur fundamental yang membentuk alam semesta. maka terlihat adanya akselerasi atau percepatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa-masa belakangan ini.G. kausa. dan dalam interaksi antara pandangan substansial tentang fisika (misalnya: tentang materi. Oleh karena itu menilai perkembangan ilmu tidak cukup diidentifikasi secara lahiriah atau berdasarkan ukuran-ukuran positivistik belaka. yakni aspek spiritualitas dan gaya hidup yang semakin materialistik.) Diantara ilmu-ilmu khusus yang dibicarakan oleh para filsuf. rnaka bidang Fisika menempati kedudukan yang paling tinggi. Namun di samping aspek positip tersebut. Hal ini dikarenakan fasilitas atau sarana yang semakin baik dan peralatanperalatan yang lebih canggih. ruang & waktu. Zaman Kontemporer (abad 20-dst. 1. Dengan demikian sejak semula sudah ada hubungan yang erat antara filsafat dan fisika. Gizi yang membaik juga menjadikan generasi-generasi sekaran memiliki kemampuan fisik dan otak yang semakin tinggi. H. perlu diseimbangkan dengan aspek spiritualitas. 17 . Ia juga menunjukkan bahwa secara historis hubungan antara fisika dengan filsafat terlihat dalam dua cara. konsep ruang & waktu). Diskusi filosofis mengenai metode-metode fisika. Ajaran filsafat tradisional yang menjawab fenomena tentang materi.

Grafiti. Gramedia.. Jakarta. A. 1982. Nasution.. Galileo. Jakarta. Sastra Hudaya. Pengantar ke Jalan Ilmu & Pengetahuan. Andi-Hakim. Pennsylvania. Stilman. 1970. Sontag. Manchester University Press. Mohammad-Hatta. Yogyakarta. Yogyakarta. Collier Books. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.. 18 . F... 1987.A. 1979. Penerbit Alumni. 1984. "Science and technology in Islam: the underlying value system". 1991. Stephen F. Panorama Filsafat Modem.. New York. Bertens. Penerbit Mutiara. A History of the Sciences.R. Bogor. All Kettani. Sefarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan.Cetakan Keenam. White.. Harun-Hadiwijono. Al Qur'an. 1992. A. Slamet-Iman-Santoso.. Penerbit Dana Bhakti Wakaf. Kanisius. Yogyakarta. values and environment in Islam and the West (Ziauddin Sardar. 1988.W. Jakarta. dalam Touch of midas: science. Mason.DAFTAR PUSTAKA Ahmad-Baiquni. 1984. Diterjemahkan oleh: Dean Praty R dengan judul Galileo Ga Pendekar Otonorni Ilmu Pengetahuan. Litera Antar Nusa. Drake. 1962. Croom Helm Ltd. Pengantar ke Filsafat Sains. Brouwer.. 1994.. M. K. Latar Belakang Pemikiran Barat. Kanisius. Jakarta. Bakker. Ontologi: Metafisika Umum. 1989. 1977.. Cetakan kelima. Problems of Metaphysics. Ed). New York. Chandler Publishing Company. Sari Sefarah Filsafat Barat 2. Methods of Metaphysics. Bandung..