BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang mengacu kepada standar nasional pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL), merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. B. Landasan 1. Landasan Filosofis. Dalam kehidupan suatu negara, pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Masyarakat Indonesia dengan laju pembangunannya masih menghadapi masalah pendidkan yang berat, terutama berkaitan dengan kualitas, relevansi, dan efisiensi pendidikan.
1

Mentalitas sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama pada masyarakat agraris, dengan ketertinggalannya sebagai akibat penjajahan, belum mendukung tercapainya cita-cita pembangunan nasional. Berbagai kekurangan dan kelemahan mentalitas masyarakat Indonesia tersebut antara lain : suka melakukan terobosan dengan mengabaikan mutu, kurang rasa percaya diri, tidak berdisiplin murni, tidak berorientasi ke masa depan, dan suka mengabaikan tanggung jawabtanpa rasa malu. Terdapat ciri-ciri manusia Indonesia yang menghambat, yaitu hipokrit atau munafik, segan dan enggan bertanggungjawab atas perbuatannya, putusannya, kekuatannya, pikirannya, berjiwa feodal, percaya pada takhayul, boros, lebih suka tidak bekerja keras kecuali kalau terpaksa, ingin cepat kaya, berpangkat, cepat cemburu, dengki dan tukang meniru, Di samping itu terdapat kelemahan lain yang kurang menunjang pembangunan. Menghadapi kondisi masyarakat Indonesia sebagaimana diuraikan di atas, pembangunan pendidikan merupan suatu keharusan dan amat penting untuk dilakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. 2. Landasan Yuridis. a. Undang-Undang Dasar 1945 Ketentuan dalam UUD 45 Pasal 31 mengamanatkan bahwa : 1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya; 2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dalam undangundang; 3) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional;
2

4) Pemerintah

memajukan

ilmu

pengetahuan dan

teknologi

dengan menunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. b. Undang-Undang Nomor Nasional. Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP, adalah : 1) Pasal 1 ayat (19); Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. 4) Pasal 35 ayat (2); “Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan”. 5) Pasal 36 ayat : (1) Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

pendidikan nasional. (2) Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. (3) Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan

memperhatikan: a. peningkatan iman dan takwa; b. peningkatan akhlak mulia; c. peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat peserta didik; d. keragaman potensi daerah dan lingkungan; e. tuntutan pembangunan daerah dan nasional; f. tuntutan dunia kerja;
3

h. bahasa. matematika. seni dan budaya. d. bahasa. dan c. pendidikan agama. dan j. ayat (2). agama. (2) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan 4 . pendidikan kewarganegaraan. keterampilan/kejuruan. i. b. pendidikan jasmani dan olahraga.g. muatan lokal. dan seni. dinamika perkembangan global. c. pendidikan agama. b. persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. e. (3) Ketentuan mengenai kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. pendidikan kewarganegaraan. teknologi. (2) Kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat: a. (4) Ketentuan mengenai pengembangan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1). perkembangan ilmu pengetahuan. i. g. 7) Pasal 38 ayat (1) Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh Pemerintah. ilmu pengetahuan sosial. ilmu pengetahuan alam. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. f. h. dan j. 6) Pasal 37 ayat (1) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat: a.

Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP. c.  Ayat (2) Standar isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum. 5 . kompetensi mata pelajaran. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”.  Ayat (13) “Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan.  Ayat (14) “Kerangka dasar kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah ini pedoman dalam penyusunan  kurikulum untuk tingkat dijadikan satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan”. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. isi. Pasal 1 ayat (5) “Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. Pasal 5 ayat (1) “Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”. 2. adalah 1. beban belajar. kompetensi bahan kajian. Ayat (15) “Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.pendidikan dan komite madarasah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu”.

dan muatan lokal yang relevan. kepribadian.  Ayat (6) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK/MAK. teknologi informasi dan komunikasi. ilmu pengetahuan sosial. estetika.  Ayat (7) Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/ Paket A. kewarganegaraan. atau bentuk lain yang sederajat melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. SMP/MTs/SMPLB/Paket B.  Ayat (2) Kelompok kepribadian SMP/MTs/SMPLB/Paket mata pada B. jasmani. dilaksanakan matematika. dan kesehatan. kewarganegaraan. ilmu pengetahuan alam.kurikulum tingkat satuan pendidikan. SD/MI/SDLB/Paket SMA/MA/MALB/ Paket SMK/MAK. serta muatan lokal yang relevan. pelajaran kewarganegaraan dan A. ilmu pengetahuan dan teknologi. 3. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. bahasa. 6 . Pasal 7 ayat  Ayat (1) Kelompok pada mata pelajaran agama dan akhlak mulia A. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. keterampilan. C. dan kalender pendidikan/akademik. SMK/MAK. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. keterampilan. MA/MA/MALB/Paket C. dan pendidikan jasmani. seni dan budaya. kejuruan. olah raga. akhlak mulia. SD/MI/SDLB/Paket SMA/MA/MALB/ Paket C. SMK/ MAK. seni dan budaya.

MA/MA/ SMK/MAK. Ayat (3) Ketentuan mengenai kedalaman muatan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri. SMP/MTs/SMPLB. olahraga. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani. pendidikan kesehatan. 7 . SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat menggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiap semester dengan sistem tatap muka. dan muatan lokal yang relevan.  Ayat (2) MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapat menambahkan beban belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian sesuai dengan kebutuhan dan ciri khasnya. olah kesehatan pada raga. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. dan SD/MI/SDLB/Paket MALB /Paket C. ilmu pengetahuan alam.SMP/MTs/SMPLB/PaketB. 5) Pasal 10 ayat (1). (3)  Ayat (1) Beban belajar untuk SD/MI/SDLB. sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing. Ayat (8) Kelompok mata pelajaran jasmani. A. penugasan terstruktur. MA/MA/ SMLB. 4) Pasal 8 ayat :  Ayat (1) Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.   Ayat (2) Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar. (2).

 Ayat (3) Beban belajar untuk MA/MA/SMLB. 7) Pasal 13 ayat :  Ayat (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat. Ayat (3) Ketentuan mengenai beban belajar. dan kecakapan vokasional. waktu efektif tatap muka. kecakapan akademik. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori standar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester. kecakapan sosial.  Ayat (2) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup kecakapan pribadi. jam pembelajaran.  Ayat (4) Beban belajar minimal dan maksimal bagi satuan pendidikan yang menerapkan sistem SKS ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usul dari BSNP. MA/MA/MALB atau bentuk lain yang sederajat. pendidikan mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. dan persentase beban belajar setiap kelompok mata pelajaran ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usulan BSNP. 6) Pasal 11 ayat :  Ayat (2) Beban belajar untuk MA/MA/SMLB. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori mandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester.  Ayat (3) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kelompok kepribadian. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup. 8 .

olah raga.kurangnya: . pendidikan kelompok dan mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. 8) Pasal 14 ayat :  Ayat (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat dan bentuk  lain kurikulum untuk MA/MA/MALB atau yang sederajat dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal. (2). olah raga.  Ayat (3) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. 9) Pasal 16 ayat :  Ayat (1) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP.kelompok mata pelajaran pendidikan estetika. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. pendidikan kelompok mata pelajaran estetika. dan kesehatan. Ayat (2) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan kepribadian.  Ayat (2) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) 9 berisi sekurang. dan kesehatan. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. dan (3) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi.  Ayat (4) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/SDLB/SMP/MTs/SMPLB/MA/MA/MALB.SMP/MTs/ SMPLB. SMK/MAK. sosial budaya masyarakat setempat. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. dan peserta didik. di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan 10 .dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar. MA/MA/MALB.kurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaan jenjang pendidikan dasar dan menengah. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan.  Ayat (2) Madrasah dan komite madarasah. atau madrasah dan komite madrasah.  Ayat (3) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. b.  Ayat (4) Panduan berisi  sebagaimana dimaksud pada ayat (3) sekurang.a.dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/SDLB/SMP/MTs/SMPLB/MA/MA/MALB. 10) Pasal 17 ayat :  Ayat (1) Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB. Ayat (5) Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (4) sekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket dan model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem kredit semester. potensi daerah/karakteristik daerah.

Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi (SI) Pasal 1 (1) Standar Isi untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang selanjutnya disebut Standar Isi mencakup lingkup materi minimal dan tingkat kompetensi minimal untuk mencapai kompetensi lulusan minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional 1. dan MAK. dan hari libur. MA. waktu pembelajaran efektif. MA.  Ayat (3) Kalender pendidikan/akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk setiap satuan pendidikan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri. minggu efektif belajar. metode pengajaran. SMP. dan penilaian hasil belajar”. dan SMK.untuk SD. d. sumber belajar. materi ajar. (2) Standar Isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum pada Lampiran Peraturan Menteri ini. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. 11 . Ayat (2) Hari libur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berbentuk jeda tengah semester selama-lamanya satu minggu dan jeda antar semester. 11) Pasal 18 ayat :  Ayat (1) Kalender permulaan  pendidikan/kalender akademik mencakup tahun ajaran. 12) Pasal 20 “  Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. MTs.

dan standar kompetensi lulusan minimal mata pelajaran. standar kompetensi lulusan minimal kelompok mata pelajaran. (3) Standar Kompetensi Lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum pada Lampiran Peraturan Menteri ini. Permendiknas no 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Pasal 1 (1) Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah digunakan sebagai pedoman penilaian dalam menentukan kelulusan peserta didik.2. 12 . (2) Standar Kompetensi Lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi standar kompetensi lulusan minimal satuan pendidikan dasar dan menengah.

DAN TUJUAN A. Misi MA. b.TUJUAN 1. Melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar dalam suasana yang kondusif 4. Visi tersebut di atas mencerminkan cita-cita sekolah yang berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekinian. sekolah menentukan langkah-langkah strategis yang dinyatakan dalam misi berikut.BAB II VISI. Tujuan Madrasah a. Meningkatkan pemahaman aqidah islamiyah melalui kegiatan ekstrakurikuler 6. Mencetak generasi muda yang berakhlaq mulia dan berbudi pekerti luhur 3. MISI. 13 . TUJUAN .HAMZANWADI NW “Membentuk Peserta Didik yang berprestasi dilandasi iman dan taqwa”. HAMZANWADI NW 1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Lombok Barat khususnya dan masyarakat pada umumnya. sesuai dengan norrma dan harapan masyarakat. disiplin dan kemauan belajar siswi. Melaksanakan program kegiatan IMTAQ C. Identifikasi Tantangan Nyata a. Meningkatkan prestasi akademik lulusan 2. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan tenaga pendidik dan kependidikan yang kwalified 5. Masih rendahnya tingkat kecerdasan. kepercayaan diri. Mengurangi angka putus sekolah di jenjang pendidikan menengah khususnya di sekitar wilayah kecamatan Kediri dan di wilayah Kabupaten Lombok Barat pada umumnya. Untuk mewujudkannya. B. 2. Visi MA.

i. Dapat meningkatkan kualitas kinerja guru dan pegawai c. e. Menambah refrensi dan alat peraga perpustakaan yang sangat minim. Indentifikasi Fungsi-Fungsi Yang Diperlukan Setiap Sasaran a. Penambahan ruang kelas baru (RKB) b. ruagn laboratorium. Masih terbatasnya sarana dan prasarana yang tersedia di Madrasah Aliyah Hamzanwadi NW Gelogor (terutama ruang belajar. Masih kurangnya tenaga guru yang memiliki kemampuan/kualitas yang memadai. Tersedianya Ruang Kelas Baru (RKB) untuk kelancaran KBM b. Penambahan koleksi buku pembelajaran untuk siswa dan buku pegangan untuk guru. Sasaran / Tujuan Situasional a. Peningkatan kualitas Guru dan Pegawai d. c. f. perpustakaan dan ruang keterampilan komputer yang belum memadai).b. 3. Penataan administrasi dan peningkatan manajemen madarasah/Madrasah. Peningkatan kualitas pelaksanaan KBM c. 4. Tertatanya administrasi Madrasah Aliyah Hamzanwadi NW sesuai ketentuan e. Masih rendahnya kualitas lulusan dari segi akademik. Penambahan sarana dan prasarana pendidikan yang berhubungan langsung dengan KBM dalam mensukseskan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) : e. d. Rendahnya kualitas siswi baru (input). Mengadakan fasilitas untuk bidang studi TIK h. g. Pengadaan fasilitas olah-raga. Terjadinya peningkatan nilai rata-rata Nilai Ujian Akhir 14 . Dapat memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan sesuai kebutuhan d.

struktur dan muatan kurikulum.D.HAMZANWADI NW sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah memandang perlu untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). beban belajar peserta didik. penyusunan kurikulum ini melibatkan seluruh warga madrasah dengan berkoordinasi kepada pimpinan pondok dan pemangku kepentingan di lingkungan sekitar Madrasah Dalam dokumen ini dipaparkan tentang kurikulum Madrasah Aliyah Hamzanwadi NW yang secara keseluruhan mencakup 1. kalender pendidikan. TUJUAN PENGEMBANGAN KURIKULUM Untuk memenuhi amanat undang-undang tersebut dan guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya serta tujuan pendidikan madrasah pada khususnya. 2. potensi. KTSP ini dikembangkan sebagai pedoman guru untuk memudahkan proses pelaksanaan pembelajaran di madrasah Melalui Kurikulum ini. 3.Hamzanwadi NW dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan karakteristik. dalam pengembangannya. MA. Untuk itu. 15 . MA. Selain itu. dan kebutuhan peserta didik.

Standar Kompetensi Satuan Pendidikan (SKL-SP) Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan (SKL-SP) meliputi: 1. akhlak mulia. 2. Muatan Kurikulum 1. SMP/MTs. SMA/MA/MALB/Paket C. pengetahuan. Pendidikan Dasar. Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan (SKL-SP) dikembangkan berdasarkan tujuan setiap satuan pendidikan. akhlak mulia. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut 3. Pendidikan Menengah yang terdiri atas SMA/MA/MALB/Paket C bertujuan: Meningkatkan kecerdasan./SMPLB/Paket B. yang meliputi SD/MI/SDLB/Paket A dan SMP/MTs. yakni: 1./SMPLB/Paket B bertujuan: Meletakkan dasar kecerdasan. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya Adapun Standar Kompetensi Lulusan selengkapnya adalah: 16 Satuan Pendidikan (SKL-SP) . SMK/MAK. pengetahuan. SD/MI/SDLB/Paket A. 3. Pendidikan Menengah Kejuruan yang terdiri atas SMK/MAK bertujuan: Meningkatkan kecerdasan. kepribadian. kepribadian.BAB III MUATAN DAN STRUKTUR KURIKULUM A. kepribadian. akhlak mulia. pengetahuan. 4. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut 2.

1. berbangsa. Menunjukkan kemampuan berpikir logis. Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri 9. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya 3. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja 2. perbuatan. Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik 10. dan pekerjaannya 4. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis. dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia 14. dan inovatif 7. dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global 6. suku. dan inovatif dalam pengambilan keputusan 8. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku. Menghargai keberagaman agama. Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. bangsa. kreatif. kritis. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial 12. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya 17 . Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab 13. kreatif. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks 11. kritis. ras. Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial 5.

serta kebersihan lingkungan 18. olahraga dan kesehatan. Menghasilkan karya kreatif. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat 20. Menjaga kesehatan dan keamanan diri. Menunjukkan keterampilan menyimak.15. d. 18 . c. dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan Inggris 23. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. membaca. kebugaran jasmani. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis 22. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi 2. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. b. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun 19. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. baik individual maupun kelompok 17. Mengapresiasi karya seni dan budaya 16. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain 21. kelompok mata pelajaran estetika. STANDAR KOMPETENSI KELOMPOK MATA PELAJARAN (SKKMP) Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran (SK-KMP) terdiri atas kelompok-kelompok mata pelajaran: a. menulis. e. kelompok mata pelajaran jasmani.

Tabel 1. dan sikap serta perilaku anti korupsi. demokrasi. Akhlak mulia mencakup etika. kolusi. Cakupan Kelompok Mata Pelajaran No Kelompok Mata Pelajaran 1. hak. berbangsa. serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. budi pekerti. kemajemukan bangsa. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan. penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia. 2. pelestarian lingkungan hidup. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Cakupan 19 . dan nepotisme. tanggung jawab sosial. ketaatan membayar pajak.Cakupan setiap kelompok mata pelajaran disajikan pada Tabel 1. kesetaraan gender. Agama dan Akhlak Mulia Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat. dan bernegara. ketaatan pada hukum. jiwa dan patriotisme bela negara. Kewarganegaraan dan Kepribadian Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status.

Estetika Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. kreatif dan mandiri. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMA/MA/MALB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis. menyikapi. kreatif dan mandiri. dan mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi. membentuk kompetensi.No Kelompok Mata Pelajaran Cakupan 3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk mengenal. serta menanamkan kebiasaan berpikir dan berperilaku ilmiah yang kritis. kreatif dan mandiri. kecakapan. dan kemandirian kerja. 4. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK/MAK dimaksudkan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi. kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi 20 . Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis.

Kelompok mata pelajaran jasmani. olahraga dan kesehatan pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan 21 . Kelompok mata pelajaran jasmani. sikap. Olahraga dan Kesehatan Kelompok mata pelajaran jasmani. dan hidup sehat. olahraga dan kesehatan pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. disiplin.No Kelompok Mata Pelajaran keindahan dan Cakupan harmoni. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup. olahraga dan kesehatan pada SMA/MA/MALB/SMK/MAK dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif. kerja sama. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi. maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. Jasmani. 5.

No

Kelompok Mata Pelajaran

Cakupan

seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

3. Standar Kompetensi Mata Pelajaran a. Pendidikan Agama Islam 1. Memahami ayat-ayat Al-Qur‟an yang berkaitan dengan fungsi manusia sebagai khalifah, demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi 2. Meningkatkan keimanan kepada Allah sampai Qadha dan Qadar melalui pemahaman terhadap sifat dan Asmaul Husna 3. Berperilaku terpuji seperti hasnuzzhan, taubat dan raja dan meninggalkan perilaku tercela seperti isyrof, tabzir dan fitnah 4. Memahami sumber hukum Islam dan hukum taklifi serta menjelaskan hukum muamalah dan hukum keluarga dalam Islam 5. Memahami sejarah Nabi Muhammad pada periode Mekkah dan periode Madinah serta perkembangan Islam di Indonsia dan di dunia b. Pendidikan Kewarganegaraan 1. Memahami hakekat bangsa dan Negara Kesatuan Repubilik Indonesia 2. Menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum, peradilan nasional, dan tindakan anti korupsi

22

3. Menganalisis pola-pola

dan

partisipasi aktif dalam pemajuan,

penghormatan serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun di luar negeri 4. Menganalisis peran dan hak warganegara dan sistem pemerintahan NKRI 5. Menganalisis budaya politik demokrasi, konstitusi , kedaulatan negara, keterbukaan dan keadilan di Indonesia 6. Mengevaluasi hubungan internasional dan sistem hukum internasional 7. Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 8. Menganalisis peran Indonesia dalam politik dan hubungan

internasional, regional, dan kerja sama global lainnya 9. Menganalisis sistem hukum internasional, timbulnya konflik

internasional, dan mahkamah internasional c. Bahasa Indonesia  Program IPS 1. Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian berita, laporan, saran, berberita, pidato, wawancara, diskusi, seminar, dan pembacaan karya sastra berbentuk puisi, cerita rakyat, drama, cerpen, dan novel 2. Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam kegiatan berkenalan, diskusi, bercerita, presentasi hasil penelitian, serta mengomentari pembacaan puisi dan pementasan drama

23

3. Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis teks nonsastra berbentuk grafik, tabel, artikel, tajuk rencana, teks pidato, serta teks sastra berbentuk puisi, hikayat, novel, biografi, puisi kontemporer, karya sastra berbagai angkatan dan sastra Melayu klasik 4. Menulis Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk teks narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, teks pidato, proposal, surat dinas, surat dagang, rangkuman, ringkasan, notulen, laporan, resensi, karya ilmiah, dan berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerpen, drama, kritik, dan esei d. Bahasa Inggris  Program IPS 1. Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan

transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, news item, report, analytical exposition, hortatory exposition, spoof, explanation, discussion, dan review, dalam konteks kehidupan sehari-hari 2. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, news item, report, analytical exposition, hortatory exposition, spoof, explanation, discussion, dan review, dalam konteks kehidupan sehari-hari 3. Membaca

24

garis dan bidang di ruang dimensi tiga serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 25 . hortatory exposition. procedure.Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional. menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor. report. report. spoof. discussion. news item. procedure. dalam konteks kehidupan sehari-hari 4. descriptive. dan review. dalam konteks kehidupan sehari-hari e. dalam bentuk recount. serta menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor 2. program linear. persamaan dan pertidaksamaan kuadrat. discussion. serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 3. akar dan logaritma. vektor. dan review. spoof. Menentukan kedudukan. secara formal maupun informal. Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional. news item. komposisi dan invers fungsi. barisan dan deret. explanation. secara formal maupun informal. transformasi geometri dan komposisinya. hortatory exposition. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan aturan pangkat. fungsi kuadrat dan grafiknya. Matematika  Program IPS 1. narrative. narrative. analytical exposition. Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya. explanation. descriptive. analytical exposition. dalam bentuk recount. fungsi aljabar sederhana. matriks dan determinan. jarak dan besar sudut yang melibatkan titik.

grafik. kekekalan energi. Mengaplikasikan penyajian data dalam bentuk tabel. serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis 2. impuls. mengumpulkan. integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan trigonometri. kritis dan kreatif. letak dan ukuran penyebaran. Fisika 1. Melakukan percobaan. nilai ekstrem. dalam pemecahan masalah 7. f. dan obyektif 3.4. merancang dan merakit instrumen. sistematis. menentukan variabel. Mendeskripsikan prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal. Memahami konsep perbandingan. menarik kesimpulan. mengolah dan menafsirkan data. ruang sampel dan peluang kejadian. Memahami limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri di suatu titik dan sifat-sifatnya. fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor 26 . mengajukan dan menguji hipotesis. diagram. teliti. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik. serta mempunyai kemampuan bekerjasama. serta menerapkannya dalam pemecahan masalah 6. analitis. Memahami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung secara cermat. Memiliki kemampuan berpikir logis. turunan fungsi. Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan 8. gambar. permutasi dan kombinasi. fungsi. dan momentum 4. persamaan dan identitas trigonometri serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 5. antara lain merumuskan masalah. ukuran pemusatan. dan ogive.

teknologi dan masyarakat 5. keterkaitan antara struktur dan fungsi organ. variabel. kelainan dan penyakit yang mungkin terjadi pada sistem organ. instrumen.5. Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem. menafsirkan dan menyajikan data secara sistematis. serta implikasinya pada sains. lingkungan. mengajukan merancang dan dan menguji merakit hipotesis. 3. Menerapkan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah dan produk teknologi g. Biologi 1. Memahami keanekaragaman hayati dan klasifikasinya. dan menarik kesimpulan sesuai dengan bukti yang diperoleh. Memahami konsep sel dan jaringan. Memahami prinsip-prinsip dasar bioteknologi serta implikasinya pada sains. teknologi dan masyarakat 6. teknologi dan masyarakat 27 . perubahan materi dan energi. mengumpulkan. lingkungan. proses metabolisme dan hereditas. menggunakan berbagai peralatan untuk melakukan pengamatan dan pengukuran yang tepat dan teliti. mengolah. Merumuskan menentukan masalah. serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem 4. Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi 6. serta berkomunikasi ilmiah hasil percobaan secara lisan dan tertulis 2. evolusi dan implikasinya dengan sains. peranan keanekaragaman hayati bagi kehidupan dan upaya pelestariannya. lingkungan.

Memahami konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia serta penerapannya dalam fenomena pembentukan energi listrik. korosi logam. Melakukan percobaan. Menganalisis masa pra-aksara dan masyarakat aksara pada masyrakat Indonesia 4. mengumpulkan. Sejarah  Kelas X 1. antara lain merumuskan masalah. Menggunakan prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah 3. protein. Memahami ruang lingkup ilmu sejarah 2. kekekalan masa dan kekekalan energi 4. lemak. mengajukan dan menguji hipotesis. karbohidrat. menarik kesimpulan. Memahami sifat berbagai larutan asam-basa. Memahami struktur molekul dan reaksi senyawa organik yang meliputi benzena dan turunannya. Menganalisis kehidupan awal masyarakat di Indonesia meliputi peradaban awal. mengolah dan menafsirkan data. larutan elektrolit-non elektrolit. dan pemisahan bahan (elektrolisis) 6. Kimia 2. termasuk cara pengukuran dan kegunaannya 5. dan polimer serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari i. kesetimbangan. fenomena reaksi kimia yang terkait dengan kinetika. Memahami hukum dasar dan penerapannya. asal-usul dan persebaran manusia di wilayah nusantara/Indonesia 28 . larutan koloid. merancang dan merakit instrumen. menentukan variabel.h. serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis 3. cara perhitungan dan pengukuran.

Pemnerontakan DI/TII. dan Gerakan G-30S/PKI 29 . politik 4. Menganalisis kesejarahan masa kolonial Hindia Belanda (pengaruh Barat) meliputi perubahan ekonomi. PRRI. Program IPS 1. RMS. meliputi perkembangan budaya. terbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peristiwa Andi Azis. Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia pada masa Negara tradisional. Peristiwa PERMESTA. Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia mulai masa kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha. peradaban manusia Indonesia dan bangsa-bangsa lain di dunia. dan lahirnya Undang-Undang Dasar 1945 6. sosial. Menganalisis peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945. agama. Pemerintahan Pendudukan Jepang. Menganalisis kehidupan awal. dan politik di Indonesia 5. serta asal usul dan persebaran manusia di Indonesia 2. ekonomi. demografi. meliputi politik (lahirnya gerakan pendidikan dan nasionalisme). permerintahan colonial Belanda. masa Islam. Menganalisis perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan dan persatuan NKRI darii ancaman disintegrasi bangsa. Inggris. antara lain Peristiwa Madiun 1948. serta politik dan masa kolonial Jepang yang meliputi perubahan sosial-ekonomi. proses interaksi antara tradisi lokal. dan sistem pemerintahan masa Hindu-Buddha. dan Islam di Indonesia 3. revolusi Rusia) terhadap perubahan sosial. cita-cita terbentuknya Negara merdeka dan sebagainya 7. revolusi Amarika. Hindu-Buddha. kerajaan-kerajaan Islam. Menganalisis pengaruh berbagai revolusi politik dan sosial di dunia (Revolusi Perancis.

dan pendekatan Geografi 2. Memahami pemanfaatan citra dan SIG sebagai wahana memvisualkan geosfer 4. penawaran dan harga keseimbangan melalui mekanisme pasar 30 . pedesaan dan perkotaan. Mempraktekkan keterampilan dasar peta dan memanfaatkannya dalam mengkaji geosfer 3. Menganalisis dinamika dan kecenderungan perubahan unsur-unsur geosfer serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi 5. Menganalisis pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan 8. Menganalisis permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia dan sistem ekonomi 2. dan masa peralihan ke masa Reformasi(1998 –sekarang) j. Memahami sumber daya alam dan pemanfaatannya secara arif 7. serta negara maju dan berkembang k. masa Demokrasi Pancasila (Orde Baru. dan masa Reformasi. permintaan. Ekonomi 1. struktur. Geografi MA 1. meliputi Masa Pemerintahan Demokrasi Terpimpin (Orde baru. Memahami hakikat. Menganalisis konsep wilayah dan pewilayahan dalam kaitannya dengan perencanaan pembangunan wilayah.8. ruang lingkup. objek. Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi sampai dengan masa Orde Baru. 1945-1967). Mendeskripsikan kegiatan ekonomi produsen. Memahami pola dan aturan tata surya dan jagad raya dalam kaitannya dengan kehidupan di muka bumi 6. 1967-1998). konsumen.

Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan anti sosial dalam masyarakat 5. uang dan perbankan 4. APBN. Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat 8. l. Menganalisis hubungan antara struktur dan mobilitas sosial dalam kaitannya dengan konflik sosial 6. Memahami pembangunan ekonomi suatu negara dalam kaitannya dengan ketenagakerjaan.3. Memahami sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan 2. Sosiologi 1. Melakukan penelitian sosial secara sederhana dan mengkominukasikan hasilnya dalam tulisan dan lisan 31 . Mendeskripsikan berbagai bentuk kelompok sosial dan perkembangannya dalam masyarakat yang multikutural 7. Mengidentifikasi kegiatan bersosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian 4. koperasi dan kewirausahaan. Menjelaskan hakikat dan tipe-tipe lembaga sosial dan fungsinya dalam masyarakat 9. Memahami fungsi-fungsi manajemen badan usaha. konsumsi. tabungan dan investasi. Menyusun siklus akuntansi perusahaan jasa dan perusahaan dagang 6. Mendeskripsikan kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi dalam kaitannya dengan pendapatan nasional. pasar modal dan ekonomi terbuka 5. Memahami proses interaksi sosial di dalam masyarakat dan norma yang mengatur hubungan tersebut serta kaitannya dengan dinamika kehidupan sosial 3.

teknik. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam teknik.m.  Seni Teater 1. prosedur. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam proses. dan materi musik daerah setempat 2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam proses. teknik. media. media. prosedur. dan materi musik mancanegara (NonAsia)  Seni Tari 1. media. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater tradisional dan nontradisional dan seni teater kreatif daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat 32 . Seni Budaya  Seni Musik 1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari kreasi bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok dalam konteks budaya masyarakat Nusantara 3. Mengapresiasi dan bereksplorasi teknik olah tubuh. dan materi musik Nusantara 3. pikiran dan suara 2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari kreasi bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat 2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari kreasi bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok mancanegara (NonAsia) dalam konteks budaya masyarakatnya.

penjelajahan alam sekitar. Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh. Mempraktekkan kegiatan-kegiatn di luar kelas seperti melakukan perkemahan. dan nontradisional dan seni teater kreatif mancanegara (NonAsia) dalam konteks budaya masyarakat  Seni Rupa (Program IPS ) 1. mendaki gunung. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater tradisional dan nontradisional dan seni teater kreatif Nusantara dalam konteks budaya masyarakat 4. Olahraga dan Kesehatan 1. Mempraktekkan keterampilan permainan dan olahraga dengan menggunakan peraturan 2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater tradisional. senam aerobik. dan aktivitas lainnya 5. Pendidikan Jasmani. Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya 3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni kriya dengan memanfaatkan teknik dan corak Nusantara dan mancanegara 3. Mempraktekkan gerak ritmik yang meliputi senam pagi. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni dan terapan (modern/kontemporer) yang dikembangkan dari beragam unsur. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti 33 . dan lain-lain 7. kebugaran jasnani serta aktivitas lainnya 4. Mempraktekkan kegiatan dalam air seperti renang. permainan di air dan keselamatan di air 6. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat dan Nusantara 2. corak dan teknik seni rupa Nusantara n.3.

kehidupan keluarga. grafik. Teknologi Informasi dan Komunikasi 1.perawatan tubuh serta lingkungan yang sehat. Membaca Melafalkan huruf Hijaiyah dan memahami makna dalam wacana tertulis berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri. kehidupan sehari-hari. dan pekerjaan 3. kehidupan madarasah. dan pekerjaan 2. kehidupan keluarga. kehidupan keluarga. mengenal berbagai penyakit dan cara mencegahnya serta menghindari narkoba dan HIV o. kehidupan madarasah. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri. hobi. Bahasa Asing  Bahasa Arab Program Pilihan 1. Memahami prinsip dasar Internet/intranet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi. gambar dan diagram untuk menghasilkan informasi 3. Mendengarkan Memahami bunyi huruf Hijaiyah dan makna dalam wacana lisan berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri. Menulis 34 . kehidupan sehari-hari. hobi. Memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi yang ditopang oleh sikap cermat dan menghargai Hak Atas Kekayaan Intelektual 2. berkomunikasi dan bertukar informasi p. dan pekerjaan 4. Menggunakan perangkat pengolah kata. kehidupan madarasah. hobi. pembuat grafis dan pembuat presentasi dengan variasi tabel. pengolah angka. kehidupan sehari-hari.

30. kehidupan keluarga.162-163 dan AlBayyinah. 56 dan An Nahl : 78. hobi. 2.1 Membaca QS Al An‟am. 5. Memahami ayat-ayat AlQur‟an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi. 12-14. 2. 5.162-163 dan Al-Bayyinah. kehidupan sehari-hari. 2. Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar (SK-KD) Mata Pelajaran 1.1 Membaca QS Al-Baqarah.Menulis huruf Hijaiyah dan mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri. Al-Mukminun. 1214. 162-163 dan AlBayyinah. AlMukminun. 2.3 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An‟am.30. AlMukminun. Az-Zariyat. dan pekerjaan 5. Agama Islam Kelas X. 30. Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al-Baqarah.2 Menyebutkan arti QS Al An‟am. 56 dan An Nahl : 78. 12-14. Aqidah 35 . kehidupan madarasah. Kompetensi Dasar 1. Semester 1 Standar Kompetensi Al-Qur’an 1. Memahami ayat-ayat AlQur‟an tentang keikhlasan dalam beribadah. 56 dan An Nahl : 78 1. 5. Az-Zariyat. Az-Zariyat.2 Menyebutkan arti QS Al-Baqarah.

1.

Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat-sifatNya dalam AMAul Husna

3.1 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam AMAul Husna. 3.2 Menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam AMAul Husna. 3.3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam AMAul Husna.

Akhlak 2. Membiasakan perilaku terpuji 4.1 Menyebutkan pengertian perilaku husnuzhan. 4.2 Menyebutkan contoh-contoh perilaku husnuzhan terhadap Allah, diri sendiri dan sesama manusia. 4.3 Membiasakan perilaku husnuzhan dalam kehidupan sehari-hari. Fiqih 3. Memahami sumber hokum Islam, hukum taklifi, dan hikmah ibadah. 5.1 Menyebutkan pengertian kedudukan dan fungsi Al-Qur‟an, Al-Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam 5.2 Menjelaskan pengertian, kedudukan dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam 5.3 Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari. Tarikh dan Kebudayaan Islam 6. Memahami keteladanan 6.1 Menceritakan sejarah dakwah Rasullah SAW
36

Rasulullah dalam membina umat periode Makkah.

periode Makkah. 6.2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasullullah SAW periode Makkah

Kelas X, Semester 2 Standar Kompetensi Al Qur’an 7. Memahami ayat-ayat AlQur‟an tentang Demokrasi 7.1 Membaca QS Ali Imran; 159 dan QS Asy Syura; 38. 7.2 Menyebutkan arti QS Ali Imran 159 dan QS Asy Syura; 38. 7.3 Menampilkan perilaku hidup demokrasi seperti terkandung dalam QS Ali Imran 159, dan QS Asy Syura; 38 dalam kehidupan sehari-hari. Kompetensi Dasar

Aqidah 8. Meningkatkan keimanan kepada Malaikat. 8.1 Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada malaikat. 8.2 Menampilkan contoh-contoh perilaku beriman kepada malaikat. 8.3 Menampilkan perilaku sebagai cerminan beriman kepada malaikat dalam kehidupan sehari-hari.

37

Akhlak 9. Membiasakan perilaku terpuji. 9.1 Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu, dan atau menerima tamu. 9.2 Menampilkan contoh-contoh adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu atau menerima tamu. 9.3 Mempraktikkan adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan atau menerima tamu dalam kehidupan sehari-hari.

10. Menghindari Perilaku Tercela

10.1 Menjelaskan pengertian hasad, riya, aniaya dan diskriminasi 10.2 Menyebutkan contoh perilaku hasad, riya, aniaya dan diskriminasi 10.3 Menghindari hasad, riya, aniaya dan diskriminasi dalam kehidupan sehari-hari

Standar Kompetensi Fiqih 11. Memahami hukum Islam tentang zakat, haji dan wakaf.

Kompetensi Dasar

11.1 Menjelaskan perundang-undangan tentang pengelolaan zakat, haji dan waqaf. 11.2 Menyebutkan contoh-contoh pengelolaan zakat, haji dan wakaf. 11.3 Menerapkan ketentuan perundang-undangan
38

Memahami ayat-ayat AlQur‟an tentang kompetisi dalam kebaikan 1.1 Menceritakan sejarah dakwah Rasullah SAW periode Madinah. al Baqarah : 148 dan QS. Memahami ayat-ayat al Qur‟an tentang perintah menyantuni kaum 2. al Baqarah : 148 dan QS. al Baqarah : 148 dan QS. al 39 .tentang pengelolaan zakat. al Baqarah : 177 2. al Fatir : 32 Kompetensi Dasar 2. Semester 1 Standar Kompetensi Al Qur’an 1.1 Membaca Qs. Tarikh dan Kebudayaan Islam 12. al Fatir : 32 1. Memahami keteladanan Rasulullah dalam membina umat periode Madinah.2 1.2 Menjelaskan arti QS. haji dan wakaf. al Fatir : 32 Menjelaskan arti QS. 12. Kelas XI.2 Mendeskripsikan strategi dakwah Rasullullah SAW periode Madinah. 12.1 Membaca QS.3 Menampilkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperti terkandung dalam QS. al Isra : 26-27 dan QS. al Isra : 26-27 dan QS.

3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari Akhlaq 4. al Baqarah : 177 Aqidah 3.3 Baqarah : 177 Menampilkan perilaku menyantuni kaum Dhu‟afa seperti terkandung dalam QS. al Isra : 26-27 dan QS.Dhu‟afa 2.1 4. Memahami hukum Islam tentang Mu’amalah 5.2 3.1 Kompetensi Dasar Menjelaskan azas-azas transaksi ekonomi dalam Islam 40 .3 Membiasakan perilaku bertaubat dan raja’ dalam kehidupan sehari-hari Standar Kompetensi Fiqih 5.1 Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Rasulrasul Allah Menunjukkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah 3.2 Menjelaskan pengertian taubat dan raja‟ Menampilkan contoh-contoh perilaku taubat dan raja‟ 4. Membiasakan berperilaku terpuji 4. Meningkatkan keimanan kepada Rasul rasul Allah 3.

Semester 2 Standar Kompetensi Al Qur’an 7. QS Al-A‟raf: 56-58. al Rum: 41-42.3 7. Memahami ayat-ayat al Qur‟an tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup 7. dan Shad: 27 Aqidah 41 Kompetensi Dasar . al Rum: 41-42.5. Memahami perkembangan 6.2 Memberikan contoh transaksi ekonomi dalam Islam 5. dan QS Ash Shad: 27 Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung dalam QS.2 7.3 Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari Tarikh dan Kebudayaan Islam 6. al Rum: 41-42. dan QS Ash Shad: 27 Menjelaskan arti QS. QS AlA‟raf: 56-58. QS Al-A‟raf: 56-58.2 Menjelaskan perkembangan Islam pada abad pertengahan Menyebutkan contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan Kelas XI.1 Membaca QS.1 Islam pada abad pertengahan (1250 – 1800) 6.

2 Menjelaskan tatacara pengurusan jenazah Memperagakan tatacara pengurusan jenazah 42 .3 Membiasakan perilaku menghargai karya orang lain dalam kehidupan sehari-hari 10.2 9.3 Menjelaskan pengertian dosa besar Menyebutkan contoh perbuatan dosa besar Menghindari perbuatan dosa besar dalam kehidupan sehari-hari Fiqih 11.2 10. Menghindari perilaku tercela 10.1 11. tabligh dan dakwah 11. Membiasakan perilaku terpuji 9.1 Menjelaskan pengertian dan maksud menghargai karya orang lain Menampilkan contoh perilaku menghargai karya orang lain 9.1 10. Memahami khutbah. tabligh dan dakwah 12. Memahami ketentuan hukum Islam tentang pengurusan jenazah 12. Meningkatkan keimanan kepada Kitab-kitab Allah 8.2 Menerapkan hikmah beriman kepada Kitabkitab Allah Akhlak 9.1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Kitab-kitab Allah 8.8.1 Menjelaskan pengertian khutbah.

1 Membaca QS.2 Menjelaskan tatacara khutbah. dan QS.1 Membaca QS. al Kafirun. Semester 1 Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2 Menjelaskan perkembangan Islam pada masa modern Menyebutkan contoh peristiwa perkembangan Islam pada masa modern Kelas XII. Yunus : 40-41. Al Jumuah : 9-10 43 Kompetensi Dasar . QS. Yunus : 40-41. Memahami perkembangan 13. dan QS. Memahami ayat-ayat al Qur‟an tentang etos kerja 2.3 Memperagakan khutbah. tabligh dan dakwah 12.12.2 1. QS. dan QS. tabliqh dan dakwah Tarikh dan Kebudayaan Islam 13. al Kahfi : 29 1. Al Mujadalah : 11 dan QS. al Kafirun. al Kahfi : 29 Menjelaskan arti QS. Memahami ayat-ayat al Qur‟an tentang anjuran bertoleransi 1.1 Islam pada masa modern (1800-sekarang) 13. QS. Yunus : 40-41.3 Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS al Kafiiruun. al Kahfi : 29 2.

ridha dan amal shaleh 4.3 3. Al Jumuah : 9-10 Aqidah 3.2 3. ridha dan amal shaleh Menampilkan contoh perilaku adil. Memahami Hukum Islam tentang Hukum Keluarga 5.3 Membiasakan perilaku beretos kerja seperti terkandung dalam Al Mujadalah : 11 dan QS. Meningkatkan keimanan kepada Hari Akhir 3.2 4.1 Menjelaskan pengertian adil.2 Menjelaskan arti QS. Al Mujadalah : 11 dan QS. Membiasakan perilaku terpuji 4.1 Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam 44 Kompetensi Dasar .1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir Menerapkan hikmah beriman kepada Hari Akhir Membiasakan perilaku menghargai karya orang lain dalam kehidupan sehari-hari Akhlaq 4. Al Jumuah : 9-10 2.2.3 Membiasakan perilaku adil. ridha dan amal shaleh dalam kehidupan sehari-hari Standar Kompetensi Fiqih 5.

2 5. Memahami ayat-ayat al Qur‟an tentang pengembangan IPTEK 7. Memahami perkembangan 6.3 Melakukan pengembangan IPTEK seperti 45 . al Baqarah : 164 7. Semester 2 Standar Kompetensi Al Qur’an 7.5.3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di Indonesia Kelas XII.2 Menjelaskan perkembangan Islam di Indonesia Menampilkan contoh perkembangan Islam di Indonesia 6.1 Islam di Indonesia 6. Yunus : 101 dan QS.1 Kompetensi Dasar Membaca QS.2 7. al Baqarah : 164 Menjelaskan arti QS Yunus : 101 dan QS.3 Menjelaskan hikmah perkawinan Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesi ` Tarikh dan Kebudayaan Islam 6.

Membiasakan perilaku terpuji 9.2 8. Ghibah dan Fitnah 10. Tabzir. Menghindari perilaku tercela 10. al Baqarah : 164 Aqidah 8. Ghibah dan Fitnah 10. Tabzir.terkandung dalam QS Yunus : 101 dan QS. Meningkatkan keimanan kepada Qadha‟ dan Qadhar 8. Tabzir.3 Menghindari perilaku Isyrof.3 Membiasakan perilaku persatuan dan kerukunan 10.1 Menjelaskan pengertian dan maksud persatuan dan kerukunan Menampilkan contoh perilaku persatuan dan kerukunan 9.2 9.2 Menjelaskan contoh perilaku Isyrof.1 Menjelaskan tanda-tanda keimanan kepada Qadha‟ dan Qadar Menerapkan hikmah beriman kepada Qadha‟ dan Qadhar Akhlaq 9. Ghibah dan Fitnah dalam kehidupan sehari-hari 46 .1 Menjelaskan pengertian Isyrof.

1 Islam di dunia 12. nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan 47 . Memahami perkembangan 12.1 11.2 Menjelaskan perkembangan Islam di dunia Menampilkan contoh perkembangan Islam di dunia 12.2 Mendeskripsikan hakikat negara dan bentukbentuk kenegaraan 1.2 Menjelaskan ketentuan hukum Waris Menjelaskan contoh pelaksanaan hukum Waris Tarikh dan Kebudayaan Islam 12. fungsi dan tujuan NKRI 1.4 Menunjukkan semangat kebangsaan.1 Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsurunsur terbentuknya negara 1.3 Menjelaskan pengertian. Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kompetensi Dasar 1.3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di dunia 2. Semester 1 Standar Kompetensi 1. Pendidikan Kewarganegaraan Kelas X.Fiqih 11. Memahami Hukum Islam tentang Waris 11.

dan penegakan HAM 3. penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) 3. Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional 2.4 Menganalisis upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 2. dan penegakan HAM di Indonesia 3.5 Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 3.1 Menganalisis upaya pemajuan. penghormatan. Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan. penghormatan.3 Mendeskripsikan instrumen hukum dan 48 .3 Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku 2.bermasyarakat. berbangsa dan bernegara 2.2 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan.2 Menganalisis peranan lembaga-lembaga peradilan 2.1 Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional 2.

Menghargai persamaan kedudukan warga negara dalam berbagai aspek kehidupan 5.1 Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraan di Indonesia 5. gender. Menganalisis hubungan dasar negara dengan konstitusi Kompetensi Dasar 4.peradilan internasional HAM Kelas X.4 Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi negara 5. dan suku 49 . budaya.3 Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia 4.1 Mendeskripsikan hubungan dasar negara dengan konstitusi 4. Semester 2 Standar Kompetensi 4. golongan.2 Menganalisis substansi konstitusi negara 4.2 Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat.3 Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras. agama. berbangsa dan negara 5.

Menganalisis sistem politik di Indonesia 6.1 Mendeskripsikan supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia 6.2 Menganalisis tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia 1.1 Mendeskripsikan pengertian dan prinsipprinsip budaya demokrasi 2.4 Menampilkan perilaku budaya demokrasi 50 .2 Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani 2.4 Menampilkan peran serta budaya politik partisipan 2. dan reformasi 2.6.3 Menampilkan peran serta dalam sistem politik di Indonesia Kelas XI.1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik di Indonesia 1.3 Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama.2 Mendeskripsikan perbedaan sistem politik di berbagai negara 6. orde baru. Menganalisis budaya demokrasi menuju masyarakat madani 2. Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Menganalisis budaya politik 1.3 Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya politik 1.

1 Mendeskripsikan pengertian. PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional 4. Semester 2 Standar Kompetensi 4.4 Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN. Menganalisis hubungan internasional dan organisasi internasional Kompetensi Dasar 4.5 Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia 51 . pentingnya. AA.2 Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional 4. dan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu negara 4.dalam kehidupan sehari-hari 3.1 Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 3. Menampilkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 3.2 Menganalisis dampak penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan 3.3 Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik 4.3 Menunjukkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Kelas XI.

1 Mendeskripsikan sistem hukum dan peradilan dan peradilan internasional internasional 5. Menganalisis sistem hukum 5.3 Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka 2.2 Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh Mahkamah Internasional 5. Semester 1 Standar Kompetensi 1.3 Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain 52 . Mengevaluasi berbagai sistem pemerintahan 2.1 Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai negara 2. Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka Kompetensi Dasar 1.3 Menghargai putusan Mahkamah Internasional Kelas XII.1 Mendeskripsikan Pancasila sebagai ideologi terbuka 1.2 Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Negara Indonesia 2.5.2 Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan 1.

2 Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia 3.1 Mendeskripsikan proses. dan dampak globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 1. Semester 2 Kompetensi Dasar Standar Kompetensi 3.1 Mendeskripsikan pengertian.3 Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia 4. aspek.4 Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia 53 . Mengevaluasi peranan pers 3.3 Menentukan sikap terhadap pengaruh dan implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia 1. fungsi dan peran dalam masyarakat demokrasi serta perkembangan pers di Indonesia 3. Mengevaluasi dampak globalisasi 1.2 Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia 1.Kelas XII.

1 Menemukan ide pokok berbagai teks nonsastra dengan teknik membaca cepat (250 kata/menit) 3. ekspositif) 4. Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung 1. atau buku) 2. perasaan.2 Menulis hasil observasi dalam bentuk 54 Kompetensi Dasar . artikel. Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif.2 Mendiskusikan masalah (yang ditemukan dari berbagai berita. Bahasa Indonesia Kelas X.1 Memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi dengan intonasi yang tepat 2.2 Mengidentifikasi ide teks nonsastra dari berbagai sumber melalui teknik membaca ekstensif Menulis 4. berdiskusi. Memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca 3.1 Menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif 4.2 Mengidentifikasi unsur sastra (intrinsik dan ekstrinsik) suatu cerita yang disampaikan secara langsung/melalui rekaman Berbicara 2. dan bercerita 2. dan informasi melalui kegiatan berkenalan.3. deskriptif. Semester 1 Standar Kompetensi Mendengarkan 1. Mengungkapkan pikiran.1 Menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita dan nonberita) 1.3 Menceritakan berbagai pengalaman dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat Membaca 3.

dan rima 55 . irama. nada. Memahami puisi yang disampaikan secara langsung/tidak langsung 5. Mengungkapkan pikiran. dan intonasi yang tepat 7.1 Mengidentifikasi unsur-unsur bentuk suatu puisi yang disampaikan secara langsung ataupun melalui rekaman Mengungkapkan isi suatu puisi yang disampaikan secara langsung ataupun melalui rekaman Berbicara 6.2 Menemukan nilai-nilai cerita pendek melalui kegiatan diskusi Membaca Memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca puisi dan cerpen 7. irama.3 Menulis gagasan secara logis dan sistematis dalam bentuk ragam paragraf ekspositif Mendengarkan 5. tekanan.1 Menulis puisi lama dengan memperhatikan bait. dan rima 8.1 Mengemukakan hal-hal yang menarik atau mengesankan dari cerita pendek melalui kegiatan diskusi 6.1 Membacakan puisi dengan lafal.2 Menganalisis keterkaitan unsur intrinsik suatu cerpen dengan kehidupan sehari-hari Menulis 8.2 Menulis puisi baru dengan memperhatikan bait.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar paragraf deskriptif 4. dan perasaan melalui kegiatan menulis puisi 8. Membahas cerita pendek melalui kegiatan diskusi 6.

2 Merangkum seluruh isi informasi dari suatu tabel dan atau grafik ke dalam beberapa kalimat dengan membaca memindai 56 . Memahami ragam wacana tulis dengan membaca memindai 11.1 Memberikan kritik terhadap informasi dari media cetak dan atau elektronik Memberikan persetujuan/dukungan terhadap artikel yang terdapat dalam media cetak dan atau elektronik Membaca 11. Semester 2 Standar Kompetensi Mendengarkan 9. Mengungkapkan komentar terhadap informasi dari berbagai sumber 10.Kelas X.1 Menyimpulkan isi informasi yang disampaikan melalui tuturan langsung Menyimpulkan isi informasi yang didengar melalui tuturan tidak langsung (rekaman atau teks yang dibacakan) Berbicara 10.1 Merangkum seluruh isi informasi teks buku ke dalam beberapa kalimat dengan membaca memindai 11. Memahami informasi melalui tuturan Kompetensi Dasar 9.

2 Menghubungkan isi puisi dengan realitas alam.1 Menemukan hal-hal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat yang disampaikan secara langsung dan atau melalui rekaman 13.1 Menulis gagasan untuk mendukung suatu pendapat dalam bentuk paragraf argumentatif 12. dan masyarakat melalui diskusi Membaca 15. Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan teks pidato Kompetensi Dasar 12.2 Menjelaskan hal-hal yang menarik tentang latar cerita rakyat yang disampaikan secara langsung dan atau melalui rekaman Berbicara 14. Mengungkapkan pendapat terhadap puisi melalui diskusi 14.1 Mengidentifikasi karakteristik dan struktur unsur intrinsik sastra Melayu klasik 15. perasaan.2 Menulis gagasan untuk meyakinkan atau mengajak pembaca bersikap atau melakukan sesuatu dalam bentuk paragraf persuasif 12. pikiran.4 Menyusun teks pidato Mendengarkan 13. Memahami sastra Melayu klasik 15.1 Membahas isi puisi berkenaan dengan gambaran penginderaan. Memahami cerita rakyat yang dituturkan 13. sosial budaya.2 Menemukan nilai-nilai yang terkandung di dalam sastra Melayu klasik 57 .3 Menulis hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan menggunakan ejaan yang tepat 12.Standar Kompetensi Menulis 12. dan imajinasi melalui diskusi 14.

peristiwa.1 Menjelaskan secara lisan uraian topik tertentu dari hasil membaca (artikel atau buku) 2.Standar Kompetensi Menulis 16.1 Menulis karangan berdasarkan kehidupan diri sendiri dalam cerpen (pelaku. Mengungkapkan pengalaman diri sendiri dan orang lain ke dalam cerpen Kompetensi Dasar 16. Semester 1 Standar Kompetensi Mendengarkan 1.2 Menulis karangan berdasarkan pengalaman orang lain dalam cerpen (pelaku.2 Menjelaskan hasil wawancara tentang tanggapan narasumber terhadap topik tertentu 58 . Memahami berbagai informasi dari sambutan/khotbah dan wawancara 1. latar) Kelas XI.2 Merangkum isi pembicaraan dalam wawancara Kompetensi Dasar Berbicara 2. Mengungkapkan secara lisan informasi hasil membaca dan wawancara 2. peristiwa. latar) 16.1 Menemukan pokok-pokok isi sambutan/ khotbah yang didengar 1.

Memahami ragam wacana tulis dengan membaca intensif dan membaca nyaring Kompetensi Dasar 3. dan sikap membaca yang baik Menulis 4. Memerankan tokoh dalam pementasan drama 6.Standar Kompetensi Membaca 3.1 Menulis proposal untuk berbagai keperluan 4. dialog.2 Mengekpresikan perilaku dan dialog tokoh protogonis dan atau antagonis Membaca Memahami berbagai hikayat.2 Menganalisis unsur-unsur intrinsik dan 59 .1 Mengidentifikasi peristiwa.2 Membacakan berita dengan intonasi. pelaku dan perwatakannya. karangan ilmiah 4.2 Menulis surat dagang dan surat kuasa 4. lafal.1 Menemukan perbedaan paragraf induktif dan deduktif melalui kegiatan membaca intensif 3.3 Melengkapi karya tulis dengan daftar pustaka dan catatan kaki Mendengarkan 5. Memahami pementasan drama 5.1 Menyampaikan dialog disertai gerak-gerik dan mimik. sesuai dengan watak tokoh 6. Mengungkapkan informasi dalam bentuk proposal. dan konflik pada pementasan drama 5.novel Indonesia/novel terjemahan 7. surat dagang.2 Menganalisis pementasan drama berdasarkan teknik pementasan Berbicara 6.1 Menemukan unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik hikayat 7.

2 Mengomentari pendapat seseorang dalam suatu diskusi atau seminar Kompetensi Dasar 60 .2 Mengomentari tanggapan orang lain terhadap presentasi hasil penelitian Membaca 10.2 Membedakan fakta dan opini pada editorial dengan membaca intensif 9.1 Mengungkapkan pokok-pokok isi teks dengan membaca cepat 300 kata per menit 11. Menyampaikan laporan hasil penelitian dalam diskusi atau seminar 10. Mengungkapkan infomasi melalui penulisan resensi 8. Semester 2 Standar Kompetensi Mendengarkan 8.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar ekstrinsik novel Indonesia/terjemahan Menulis 7. Memahami ragam wacana tulis dengan membaca cepat dan membaca intensif 11.1 Mengungkapkan prinsip-prinsip penulisan resensi 8. Memahami pendapat dan informasi dari berbagai sumber dalam diskusi atau seminar Berbicara 9.1 Merangkum isi pembicaraan dalam suatu diskusi atau seminar 9.1 Mempresentasikan hasil penelitian secara runtut dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar 10.2 Mengaplikasikan prinsip-prinsip penulisan resensi Kelas XI.

novel.2 Menulis notulen rapat sesuai dengan pola penulisannya 12.2 Membandingkan unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia/ terjemahan dengan hikayat Menulis 15. dan hikayat 15.Standar Kompetensi Menulis 11. Memahami buku biografi.1 Mengidentifikasi alur. dan latar dalam cerpen yang dibacakan 13.3 Menulis karya ilmiah seperti hasil pengamatan.1 Menulis rangkuman/ringkasan isi buku 12. sesuai dengan watak tokoh dalam pementasan drama Membaca 14. mimik.1 Mengungkapkan hal-hal yang menarik dan dapat diteladani dari tokoh 15.1 Mengekspresikan dialog para tokoh dalam pementasan drama 14.2 Menarasikan pengalaman manusia dalam 61 . Mengungkapkan informasi dalam bentuk rangkuman/ringkasan. dan intonasi. Memahami pembacaan cerpen karya Kompetensi Dasar 12. Menulis naskah drama 16. notulen rapat. dan penelitian 13. Mengungkapkan wacana sastra dalam bentuk pementasan drama 14.2 Menemukan nilai-nilai dalam cerpen yang dibacakan Berbicara 13.1 Mendeskripsikan perilaku manusia melalui dialog naskah drama 16. dan ilmiah Mendengarkan 12.2 Menggunakan gerak-gerik. penokohan.

2 Membaca nyaring teks pidato dengan intonasi yang tepat Menulis 4. laporan.2 Menulis surat dinas berdasarkan isi.1 Menyampaikan gagasan dan tanggapan dengan alasan yang logis dalam diskusi 2.1 Membedakan antara fakta dan opini dari berbagai laporan lisan 1. resensi 4.2 Mengomentari berbagai laporan lisan dengan memberikan kritik dan saran Berbicara 2. Semester 1 Standar Kompetensi Mendengarkan 1. dan informasi dalam diskusi 2.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar bentuk adegan dan latar pada naskah drama Kelas XII. tanggapan. Mengungkapkan gagasan. 62 .1 Menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel melalui kegiatan membaca intensif 3. Memahami artikel dan teks pidato 3.1 Menulis surat lamaran pekerjaan berdasarkan unsur-unsur dan struktur 4. bahasa. Mengungkapkan infomasi dalam bentuk surat dinas.2 Menyampaikan intisari buku nonfiksi dengan menggunakan bahasa yang efektif dalam diskusi Membaca 3. Memahami informasi dari berbagai laporan Kompetensi Dasar 1.

latar) 63 . Mengungkapkan pendapat. dan ekspresi yang tepat 6. intonasi.1 Menulis resensi buku kumpulan cerpen berdasarkan unsur-unsur resensi 8. Mengungkapkan pendapat tentang pembacaan puisi 6. peristiwa. intonasi.1 Membacakan puisi karya sendiri dengan lafal. penghayatan dan ekspresi yang sesuai 7. Memahami pembacaan novel Menanggapi pembacaan penggalan novel dari segi vokal. intonasi.4 Menulis resensi buku pengetahuan berdasarkan format baku Mendengarkan 5. intonasi.2 Menulis cerpen berdasarkan kehidupan orang lain (pelaku.2 Mengomentari pembacaan puisi baru tentang lafal.1 Menanggapi pembacaan puisi lama tentang lafal.2 Menjelaskan unsur-unsur intrinsik cerpen Menulis 8. dan ekspresi yang tepat Membaca 7. Memahami wacana sastra puisi dan cerpen 7. dan pengalaman dalam bentuk resensi dan cerpen 8.3 Menulis laporan diskusi dengan melampirkan notulen dan daftar hadir 4. informasi. dan penghayatan Menjelaskan unsur-unsur intrinsik dari pembacaan penggalan novel Berbicara 6.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar dan format yang baku 4.

nada.1 Menemukan unsur-unsur intrinsik teks drama 64 10.Kelas XII.1 Mempresentasikan program kegiatan/proposal 10. dan sikap yang tepat .2 Menentukan kalimat kesimpulan (ide pokok) dari berbagai pola paragraf induksi. dan informasi dalam penulisan karangan berpola 12. deduksi dengan membaca intensif Menulis 12 Mengungkapkan pikiran. pendapat.1 Menulis karangan berdasarkan topik tertentu dengan pola pengembangan deduktif dan induktif 12.1 Menemukan ide pokok suatu teks dengan membaca cepat 300-350 kata per menit 11.2 Menulis esai berdasarkan topik tertentu dengan pola pengembangan pembuka. dan penutup Mendengarkan 13 Memahami pembacaan teks 13. Memahami ragam wacana tulis melalui kegiatan membaca cepat dan membaca intensif 11.1 Mengajukan saran perbaikan tentang informasi yang disampaikan secara langsung 9. intonasi. Semester 2 Standar Kompetensi Mendengarkan 9. Memahami informasi dari berbagai sumber yang disampaikan secara lisan Kompetensi Dasar 9. isi.2 Berpidato tanpa teks dengan lafal. Mengungkapkan informasi melalui presentasi program/proposal dan pidato tanpa teks Membaca 11.2 Mengajukan saran perbaikan tentang informasi yang disampaikan melalui radio/televisi Berbicara 10.

Standar Kompetensi drama Kompetensi Dasar yang dididengar melalui pembacaan 13.2 Menerapkan prinsip-prinsip penulisan kritik dan esai untuk mengomentari karya sastra 65 .1 Mengidentifikasi tema dan ciri-ciri puisi kontemporer melalui kegiatan membaca buku kumpulan puisi komtemporer 15.1 Memahami prinsip-prinsip penulisan kritik dan esai 16.2 Menyimpulkan isi drama melalui pembacaan teks drama Berbicara 14 Mengungkapan tanggapan terhadap pembacaan puisi lama 14.2 Menjelaskan keterkaitan gurindam dengan kehidupan sehari-hari Membaca 15 Memahami buku kumpulan puisi kontemporer dan karya sastra yang dianggap penting pada tiap periode 15.2 Menemukan perbedaan karakteristik angkatan melalui membaca karya sastra yang dianggap penting pada setiap periode Menulis 16 Mengungkapkan pendapat dalam bentuk kritik dan esai 16.1 Membahas ciri-ciri dan nilai-nilai yang terkandung dalam gurindam 14.

dan memberi instruksi 66 . Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal dalam konteks kehidupan seharihari Kompetensi Dasar Merespon makna yang terdapat dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa lisan sederhana secara akurat. menyetujui ajakan/tawaran/ undangan. Bahasa Inggris Kelas X. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: mengungkapkan perasaan bahagia. menerima janji. menunjukkan simpati. Semester 1 Standar Kompetensi Mendengarkan 1. menunjukkan perhatian. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: berkenalan. bertemu/berpisah.4. dan membatalkan janji Merespon makna yang terdapat dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa lisan sederhana secara akurat.

lancar dan berterima dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari dalam teks: recount. lancar dan berterima dalam teks lisan fungsional pendek sederhana (misalnya pengumuman. undangan dll.1 Merespon makna secara akurat.Standar Kompetensi 2. dan procedure 67 . iklan. Memahami makna teks fungsional pendek dan teks monolog sederhana berbentuk recount. narrative.2 Merespon makna dalam teks monolog sederhana yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat.) resmi dan tak resmi dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari 2. narrative dan procedure dalam konteks kehidupan seharihari Kompetensi Dasar 2.

) resmi dan tak resmi dengan menggunakan ragam bahasa lisan dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. menunjukkan perhatian. narrative dan procedure sederhana dalam konteks kehidupan sehari-hari 4. lancar dan berterima dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari dalam 68 . 4. Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek dan monolog berbentuk recount. iklan. interpersonal dalam konteks lancar dan berterima dengan menggunakan ragam bahasa lisan sederhana dalam konteks kehidupan kehidupan sehari-hari sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: berkenalan.1 Mengungkapkan makna dalam bentuk teks fungsional pendek (misalnya pengumuman. dan memberi instruksi 4. dan membatalkan janji Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat. menunjukkan simpati. undangan dll.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Berbicara 3. Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional dan Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat. menerima janji. menyetujui ajakan/tawaran/ undangan. lancar dan berterima dengan menggunakan ragam bahasa lisan sederhana dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: mengungkapkan perasaan bahagia. bertemu/berpisah.2 Mengungkapkan makna dalam teks monolog sederhana dengan menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat.

narrative. dan proced Membaca 5.1 Merespon makna dalam teks tulis fungsional pendek (misalnya pengumuman.2 Merespon makna dan langkah retorika teks tulis esei secara akurat. undangan dll. dan procedure 69 . lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dan langkah-langkah retorika secara akurat. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan 5.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar teks berbentuk: recount.) resmi dan tak resmi secara akurat. Memahami makna teks tulis fungsional pendek dan esei sederhana berbentuk recount. narrative. dan procedure dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dalam bentuk teks tulis fungsional pendek (misalnya pengumuman. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan dalam teks berbentuk: recount.) resmi dan tak resmi dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. lancar dan berterima dengan menggunakan ragam bahasa tulis dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: recount. undangan dll. narrative. dan procedure Menulis 6. iklan. iklan. narrative dan procedure dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan 5. Mengungkapkan makna dalam teks tulis fungsional pendek dan esei sederhana berbentuk recount. narrative.

dan ajakan 8. Memahami makna dalam teks fungsional pendek dan monolog yang berbentuk narrative. lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan sederhana dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: menyatakan rasa terkejut.Kelas X. iklan. dan mengucapkan selamat Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat. tawaran. lancar dan berterima dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari 70 . undangan dll. descriptive. dan news item sederhana dalam Merespon makna yang terdapat dalam teks lisan fungsional pendek sederhana (misalnya pengumuman. Semester 2 Standar Kompetensi Mendengarkan 7. menyatakan rasa tak percaya. Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal dalam konteks kehidupan seharihari Kompetensi Dasar Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat.) resmi dan tak resmi secara akurat. serta menerima undangan. lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan sederhana dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: berterima kasih. memuji.

dan mengucapkan selamat Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat. lancar dan berterima dengan menggunakan ragam bahasa lisan sederhana dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: menyatakan rasa terkejut. narrative. serta menerima undangan. lancar dan berterima dengan kehidupan sehari-h menggunakan ragam bahasa lisan sederhana dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: berterima kasih. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk. dan news item Berbicara 9. descriptive. memuji.Standar Kompetensi konteks kehidupan seharihari Kompetensi Dasar Merespon makna dalam teks monolog sederhana yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional dan Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi interpersonal dalam konteks secara akurat. tawaran. menyatakan rasa tak percaya. dan ajakan 71 .

Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek dan monolog sederhana berbentuk narrative. lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa tulis dalam konteks kehidupan sehari-hari Merespon makna dan langkah-langkah retorika dalam esei sederhana secara akurat.Standar Kompetensi 10. iklan. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan seharihari dalam teks berbentuk: narrative. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan dalam teks berbentuk narrative. undangan dll.) resmi dan tak resmi dengan menggunakan ragam bahasa lisan sederhana dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dalam teks monolog sederhana dengan menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. iklan. descriptive dan news item dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan Merespon makna dalam teks fungsional pendek (misalnya pengumuman. descriptive. dan news item Membaca 11. dan news item Menulis 72 . descriptive dan news item dalam konteks kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar Mengungkapkan makna dalam bentuk teks lisan fungsional pendek (misalnya pengumuman. descriptive. undangan dll.) resmi dan tak resmi secara akurat. Memahami makna teks fungsional pendek dan esei sederhana berbentuk narrative.

Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks kehidupan sehari-hari 1. Mengungkapkan makna dalam teks tulis fungsional pendek dan esei sederhana berbentuk narrative. descriptive. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk narrative. meminta pendapat. iklan. dan news item PROGRAM IPS Kelas XI.) resmi dan tak resmi secara akurat. 73 . dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: menyampaikan pendapat.Standar Kompetensi 12. undangan dll. Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Mendengarkan 1. lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa tulis dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dan langkah retorika dalam esei sederhana secara akurat. descriptive dan news item dalam konteks kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar Mengungkapkan makna dalam bentuk teks tulis fungsional pendek (misalnya pengumuman.1 Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) secara akurat. lancar.

narrative. meluluskan permintaan. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: report. lancar. serta menyatakan perasaan relief. dan analytical exposition 74 .1 Merespon makna yang terdapat dalam teks lisan fungsional pendek resmi dan tak resmi secara akurat. dan analytical exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari 2.2 Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) secara akurat. memperingatkan. lancar dan berterima dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari 2.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar menyatakan puas. dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutu: menasehati.2 Merespon makna dalam teks monolog yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. dan menyatakan tidak puas 1. pain. narrative. dan pleasure 2 Memahami makna teks fungsional pendek dan monolog berbentuk reports.

pain. serta menyatakan perasaan relief.1 Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) dengan menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. meluluskan permintaan. menyatakan puas. memperingatkan. Mengungkapkan makna dalam teks lisan fungsional pendek resmi dan tak resmi secara akurat. Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks kehidupan sehari-hari 3. dan pleasure 4. Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek dan monolog yang berbentuk report. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan seharihari dan melibatkan tindak tutur: menasehati.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Berbicara 3.2 Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) dengan menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan seharihari dan melibatkan tindak tutur: menyampaikan pendapat. meminta pendapat. dan menyatakan tidak puas 3. lancar dan berterima dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari 75 .

Standar Kompetensi narrative dan analytical exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar Mengungkapkan makna dalam teks monolog dengan menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. pamphlet. poster. narrative dan analytical exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan Merespon makna dalam teks fungsional pendek (misalnya banner. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari Merespon makna dan langkah retorika dalam esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari 76 . dan analytical exposition Membaca 5. poster. Mengungkapkan makna dalam teks esei berbentuk report. dan analytical exposition dalam konteks kehidupan Mengungkapkan makna dalam bentuk teks fungsional pendek (misalnya banner. dan analytical exposition Menulis 6. narrative. narrative. Memahami makna teks fungsional pendek dan esei berbentuk report. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: report.) resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan dalam teks berbentuk: report.) resmi dan tak resmi dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. pamphlet. dll. narrative. dll.

dan analytical exposition Kelas XI. menyatakan perasaan cinta.Standar Kompetensi sehari-hari Kompetensi Dasar Mengungkapkan makna dan langkah retorika dalam esei dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. Semester 2 Standar Kompetensi Mendengarkan 7. dan menyatakan perasaan sedih Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: report. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: menyatakan sikap terhadap sesuatu. lancar dan berterima dalam 77 . narrative.

lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari Merespon makna dalam teks monolog yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. Memahami makna dalam teks fungsional pendek dan monolog berbentuk narrative. dan menyatakan 78 . Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) dengan menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. spoof dan hortatory exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari Merespon makna dalam teks fungsional pendek resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. dan hortatory exposition Berbicara 9.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan malu. spoof. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: menyatakan sikap terhadap sesuatu. dan menyatakan perasaan jengkel 8. menyatakan perasaan marah. menyatakan perasaan cinta. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: narrative.

dan hortatory exposition Membaca 11. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: narrative. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dalam esei dengan menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. spoof.Standar Kompetensi perasaan sedih Kompetensi Dasar Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. Memahami makna teks Merespon makna dalam teks fungsional 79 . lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan malu. dan menyatakan perasaan jengkel 10. Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek dan esei berbentuk narrative. menyatakan perasaan marah. spoof dan hortatory exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek resmi dan tak resmi dengan menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat.

dll.) resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. dan hortatory exposition 80 . pamphlet. dan hortatory exposition Menulis 12. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan Merespon makna dan langkah retorika dalam esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat.) resmi dan tak resmi dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan seharihari dalam teks berbentuk: narrative. pamphlet. spoof dan hortatory exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek (misalnya banner. poster.Standar Kompetensi fungsional pendek dan esei berbentuk narrative. spoof dan hortatory exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan Kompetensi Dasar pendek (misalnya banner. spoof. poster. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dan langkah retorika dalam esei dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek dan esei berbentuk narrative. spoof. dll. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan dalam teks berbentuk narrative.

lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: mengusulkan. Semester 1 Standar Kompetensi Mendengarkan 1. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: mengakui kesalahan. menyalahkan. dan memerintah Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) secara akurat. mengungkapkan keingintahuan dan hasrat. Memahami makna dalam teks fungsional pendek dan monolog berbentuk Merespon makna dalam teks fungsional pendek resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. menuduh. mengeluh.PROGRAM IPS Kelas XII. membahas kemungkinan atau untuk melakukan sesuatu. dan menyatakan berbagai sikap 2. Memahami makna dalam teks percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut dalam konteks kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) secara akurat. memohon. lancar dan 81 . berjanji.

explanation dan discussion dalam konteks kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari Merespon makna dalam teks monolog yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. explanation. dan discussion Berbicara 3.Standar Kompetensi narrative. dan memerintah Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) secara akurat. memohon. mengeluh. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: mengakui kesalahan. dan menyatakan berbagai sikap 82 . Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) secara akurat. membahas kemungkinan atau untuk melakukan sesuatu. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: mengusulkan. menyalahkan. menuduh. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: narrative. berjanji. mengungkapkan keingintahuan dan hasrat .

lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan. explanation. Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek dan monolog berbentuk narrative. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: narrative. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan dalam teks berbentuk: narrative.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 4. explanation. dan discussion Membaca 5. Merespon makna dan langkah retorika dalam esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. Memahami makna teks fungsional pendek dan teks tulis esei berbentuk narrative. dan discussion 83 . lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dalam teks monolog dengan menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. explanation dan discussion dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek resmi dan tak resmi dengan menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. explanation dan discussion dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan Merespon makna dalam teks fungsional pendek resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat.

lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dan langkah retorika dalam teks monolog dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan dan melibatkan tindak tutur: membujuk. dan mencegah 84 . dan discussion Kelas XII. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: narrative. mengkritik. mendorong semangat. Semester 2 Standar Kompetensi Mendengarkan 7. Mengungkapkan makna dalam teks tulis monolog yang berbentuk narrative. explanation. Memahami makna dalam teks percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks kehidupan seharihari Kompetensi Dasar Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) secara akurat. explanation dan discussion secara akurat.Standar Kompetensi Menulis 6. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek resmi dan tak resmi dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. mengungkapkan harapan.

mengungkapkan/menanyakan rencana.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) secara akurat. tujuan. lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan dan melibatkan tindak tutur: menyesali. berspekulasi. Memahami makna dalam teks fungsional pendek dan monolog yang berbentuk narrative dan review dalam konteks kehidupan seharihari Merespon makna dalam teks fungsional pendek resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari Memahami dan merespon makna dalam teks monolog yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat. memprediksi. dan memberikan penilaian 8. maksud. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: narrative dan review 85 .

mengkritik . mendorong semangat. mengungkapkan/menanyakan rencana. tujuan. berspekulasi. dengan penekanan pada percakapan transaksional resmi dan berlanjut dalam konteks kehidupan seharihari Kompetensi Dasar Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) secara akurat. lancar dan berterima dengan menggunakan ragam bahasa lisan dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur:membujuk. lancar dan berterima dalam Merespon makna dalam teks fungsional pendek resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. maksud. mengungkapkan harapan. dan memberikan penilaian 10.Standar Kompetensi Berbicara 9. dan mencegah Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) secara akurat. memprediksi. Mengungkapkan makna dalam teks interaksional. Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek dan monolog yang berbentuk narrative dan review secara akurat. lancar dan berterima dengan menggunakan ragam bahasa lisan dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: menyesali. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna dalam teks monolog 86 .

lancar dan berterima dalam konteks kehidupan seharihari dan dan untuk mengakses ilmu pengetahuan dalam teks berbentuk: narrative dan review Menulis 12. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan Merespon makna dan langkah retorika dalam teks monolog yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: narrative dan review . lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan Merespon makna dalam teks fungsional pendek resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat.Standar Kompetensi konteks kehidupan seharihari Kompetensi Dasar dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat. Mengungkapkan makna dalam teks tulis monolog/esei berbentuk narrative dan review dalam konteks kehidupan seharihari 87 Mengungkapkan makna dan langkah retorika dalam esei dengan menggunakan ragam tulis secara akurat. Memahami makna teks tulis monolog yang berbentuk narrative dan review secara akurat. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk: narrative dan review Membaca 11.

akar. Matematika Kelas X. dan logaritma 1. dan logaritma Kompetensi Dasar 2.3 Menggunakan sifat dan aturan tentang persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 2.1 Memahami konsep fungsi 2. Semester 1 Standar Kompetensi Aljabar 1.2 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan yang melibatkan pangkat.6 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan/atau fungsi kuadrat dan penafsirannya 88 . Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi. akar.5. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan bentuk pangkat.2 Menggambar grafik fungsi aljabar sederhana dan fungsi kuadrat 2.1 Menggunakan aturan pangkat. dan logaritma 1. akar. persamaan dan fungsi kuadrat serta pertidaksamaan kuadrat 2.5 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan/atau fungsi kuadrat 2.4 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 2.

4 Menyelesaikan pertidaksamaan satu variabel yang melibatkan bentuk pecahan aljabar 3. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dan pertidaksamaan satu variabel Kompetensi Dasar 3.3 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dan penafsirannya 3.6 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan satu variabel dan penafsirannya 89 .5 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan satu variabel 3.1 Menyelesaikan sistem persamaan linear dan sistem persamaan campuran linear dan kuadrat dalam dua variabel 3.2 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear 3.Standar Kompetensi 3.

2 Menentukan nilai kebenaran dari suatu pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor Kompetensi Dasar 90 .Kelas X.4 Menggunakan prinsip logika matematika yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor dalam penarikan kesimpulan dan pemecahan masalah 4.3 Merumuskan pernyataan yang setara dengan pernyataan majemuk atau pernyataan berkuantor yang diberikan 4. Menggunakan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor 4. Semester 2 Standar Kompetensi Logika 4.1 Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkaran atau negasinya 4.

dan bidang jarak. dan bidang dalam ruang dimensi tiga 6. fungsi. persamaan. garis.1 Menentukan kedudukan titik.2 Menentukan jarak dari titik ke garis dan dari titik ke bidang dalam ruang dimensi tiga 91 .3 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan perbandingan. Menggunakan perbandingan. dan penafsirannya Geometri 6. fungsi. fungsi. dan besar sudut yang melibatkan titik. 6. dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah 5.1 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan teknis yang berkaitan dengan perbandingan. persamaan dan identitas trigonometri 5.3 Menentukan besar sudut antara garis dan bidang dan antara dua bidang dalam ruang dimensi tiga dalam ruang dimensi tiga 6. garis. persamaan dan identitas trigonometri.2 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan perbandingan. persamaan dan identitas trigonometri 5. Menentukan kedudukan. fungsi.Trigonometri 5.

serta menafsirkannya 1. Semester 1 Standar Kompetensi Statistika dan Peluang 1. permutasi. Menggunakan aturan statistika.2 Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang.1 Membaca data dalam bentuk tabel dan diagram batang.5 Menentukan ruang sampel suatu percobaan 1. garis. dan ogive serta penafsirannya 1. dan ukuran penyebaran data. lingkaran. lingkaran.Program Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas XI. dan ogive 1.3 Menghitung ukuran pemusatan.6 Menentukan peluang suatu kejadian dan penafsirannya Kompetensi Dasar 92 . dan sifat-sifat peluang dalam pemecahan masalah 1. garis. dan kombinasi dalam pemecahan masalah 1. ukuran letak.4 Menggunakan aturan perkalian. kaidah pencacahan.

6 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi aljabar dan penafsirannya 93 .2 Menentukan invers suatu fungsi Kompetensi Dasar Kalkulus 3.Kelas XI.4 Menggunakan turunan untuk menentukan karakteristik suatu fungsi aljabar dan memecahkan masalah 3. Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah 3. Menentukan komposisi dua fungsi dan invers suatu fungsi 2. Semester 2 Standar Kompetensi Aljabar 2.2 Menggunakan sifat limit fungsi untuk menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar 3.1 Menentukan komposisi fungsi dari dua fungsi 2.5 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi aljabar 3.3 Menggunakan sifat dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi aljabar 3.1 Menghitung limit fungsi aljabar sederhana di suatu titik 3.

2 Menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar sederhana 1. Semester 1 Standar Kompetensi Kalkulus 1. Menyelesaikan masalah program linear 2. Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah sederhana 1.3 Menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva Kompetensi Dasar Aljabar 2.2 Merancang model matematika dari masalah program linear 2.1 Memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu 1.1 Menyelesaikan sistem pertidaksamaan linear dua variabel 2.3 Menyelesaikan model matematika dari masalah program linear dan penafsirannya 94 .Program Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas XII.

Semester 2 Standar Kompetensi Aljabar 4.1 Menggunakan sifat-sifat dan operasi matriks untuk menunjukkan bahwa suatu matriks persegi merupakan invers dari matriks persegi lain 3.3.2 Menentukan determinan dan invers matriks 2 x2 3. Menggunakan matriks dalam pemecahan masalah 3.2 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan deret 4. Menggunakan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah 4.3 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan deret dan menafsirkan solusinya Kompetensi Dasar 95 .1 Menentukan suku ke-n barisan dan jumlah n suku deret aritmetika dan geometri 4.3 Menggunakan determinan dan invers dalam penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel Kelas XII.

yang materinya tidak dapat 96 .  Struktur Kurikulum MA Struktur kurikulum MA meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai Kelas X sampai dengan Kelas XII. (2) Program Ilmu Pengetahuan Sosial. a. Muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. termasuk keunggulan daerah. dan pengembangan diri seperti tertera pada Tabel 4. Kurikulum MA Kelas X 1) Kurikulum MA Kelas X terdiri atas 24 mata pelajaran. muatan lokal. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan berdasarkan standar kompetensi lulusan.Struktur Kurikulum Pendidikan Umum Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. yaitu kelas X merupakan program umum yang diikuti oleh seluruh peserta didik. Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran. dan (3) Program Bahasa. dan kelas XI dan XII merupakan program penjurusan yang terdiri atas empat program: (1) Program Ilmu Pengetahuan Alam. Pengorganisasian kelas-kelas pada MA dibagi ke dalam dua kelompok.3. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum.

Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan. 2) Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi madarasah.dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. dan pengembangan karir peserta didik. atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. 3) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. belajar. 4) Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38 minggu. Mata Pelajaran Semester 2 97 . Struktur Kurikulum MA Kelas X Komponen Alokasi Waktu Semester 1 A. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. bakat. Struktur kurikulum MA Kelas X disajikan pada Tabel 4 Tabel 4. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. guru.

Sosiologi 13. Olahraga dan Kesehatan 2 2 2 2 4 4 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 98 . Sejarah 10. Qur‟an Hadist b. Pendidikan Agama a. Pendidikan Jasmani. Sejarah Kebudayaan Islam 2. Seni Budaya 14. Fikih d. Kimia 9. Geografi 11. Bahasa Indonesia 4. Akidah Akhlak c. Fisika 7. Matematika 6.Komponen Alokasi Waktu Semester 1 Semester 2 1. Bahasa Arab 6. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Inggris 5. Ekonomi 12. Biologi 8.

dan Program Keagamaan terdiri atas 13 mata pelajaran. 6. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Teknologi Informasi dan Komunikasi 16. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan. Keterampilan /Bahasa Asing B. Kurikulum tersebut secara berturut-turut disajikan pada Tabel 5. Kegiatan 99 . muatan lokal. 7. Program IPS. dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi madarasah. bakat. termasuk keunggulan daerah. Kurikulum MA Kelas XI dan XII 2 2 2 2*) 48 2 2 2*) 48 1) Kurikulum MA Kelas XI dan XII Program IPA.Komponen Alokasi Waktu Semester 1 Semester 2 2 15. dan pengembangan diri. Pengembangan Diri Jumlah 2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran b. Program Bahasa. Muatan Lokal C. dan 8. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah. yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru.

Qur‟an Hadist b.Pendidikan. Struktur Kurikulum MA Kelas XI dan XII program IPS Alokasi Waktu Komponen Kelas XI Smt 1 A. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 . dan pengembangan karir peserta didik. Fikih d. Tabel 5. 2) Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Agama 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 100 Kelas XII Smt 1 Smt 2 Smt 2 a. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial. Akidah Akhlak c. belajar.Mata Pelajaran 1. Sejarah Kebudayaan Islam 1.pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor. guru. 3) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit. atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. 4) Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 3438 minggu.

Olahraga dan Kesehatan 12.Alokasi Waktu Komponen Kelas XI Smt 1 2. Bahasa Inggris 4. Sosiologi 10. Seni Budaya 11. Sejarah 7. Pengembangan Diri Jumlah 2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran 2 2 2*) 48 2 2 2*) 48 2 2 2*) 48 2 2 2*) 48 2 2 2 2 4 4 2 4 2 4 4 4 2 2 Smt 2 4 4 2 4 2 4 4 4 2 2 Kelas XII Smt 1 4 4 2 4 2 4 4 4 2 Smt 2 4 4 2 4 2 4 4 4 2 101 . Geografi 8. Bahasa Arab 5. Teknologi Informasi dan Komunikasi 13. Keterampilan/Bahasa Asing B. Ekonomi 9. Matematika 6. Pendidikan Jasmani. Bahasa Indonesia 3. Muatan Lokal C.

atau dua mata pelajaran muatan lokal dalam satu tahun. Muatan lokal merupakan mata pelajaran. Untuk setiap jenis muatan lokal yang diselenggarakan.Hamzanwadi NW Gelogor berada di lingkungan Pondok Pesantren Hamzanwadi NW Desa Gelogor yang merupakan sentra penjahit di Kecamatan Kediri dan banyak berdiri konveksi dan usaha penjahit.2 Memahami dan mampu menerapkan kaidah penulisan Ta‟ maftuhah 1. sehingga madrasahharus mengembangkan standar kompetensi dan kompetensi dasar. Substansi muatan lokal ditentukan oleh madarasah. tidak terbatas pada mata pelajaran seni budaya dan keterampilan tetapi juga mata pelajaran lainnya.3 Memahami dan mampu menerapkan kaidah penulisan Al-Aliful Muthatarrifah. Letak geografis MA. Muatan Lokal Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah. Berikut ini adalah program muatan local yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik. 102 . Muatan Lokal dan Pengembangan Diri a. Tabel 6 Program Muatan Lokal Imla’ Standar Kompetensi Siswa memiliki pemahaman dan mampu 1. menerapkan konsep serta kaidah-kaidah penulisan dalam Bahasa Arab Kompetensi Dasar 1.1 Memahami dan mampu menerapkan kaidah pnulisan hurup jar pada isim mahalli dan alif lam 1. Madrasahdapat menyelenggarakan satu mata pelajaran muatan lokal setiap semester.

mencakup hal-hal yang berkenaan dengan pribadi.1. dan persoalan kebangsaan. diasuh oleh guru pembina. Bimbingan konseling.2 Memahami dan mampu menerapkan kaidah penulisan Hamzatul Kat‟i 2. kemasyarakatan. Memahami dan mampu menerapkan kaidah penulisan 2. Pelaksanaannya secara reguler setiap hari Jum‟at. menerapkan konsep serta kaidah-kaidah penulisan dalam Bahasa Arab 2. belajar.1 Hamzatul Wasli Siswa memiliki pemahaman dan mampu 2.5 Memahami dan mampu menerapkan kaidah penulisan huruf Hamzah ditengah kalimat. Kegiatan pengembangan diri yang dilaksanakan sebagian besar di luar kelas (ekstrakurikuler).4 Memahami dan mampu menerapkan kaidah penulisan huruf tak tertulis tapi dibaca dan sebaliknya 1. b.5 Memahami dan mampu menerapkan kaidah penulisan tanda-tanda Baris b. Bimbingan konseling diasuh oleh guru yang ditugaskan. 1. Madrasahmemfasilitasi kegiatan pengembangan diri seperti berikut ini.3 Memahami dan mampu menerapkan kaidah penulisan Tanda-tanda At-Tarkim 2. Kegiatan Pengembangan Diri Pengembangan diri diarahkan untuk pengembangan karakter peserta didik yang ditujukan untuk mengatasi persoalan dirinya. persoalan masyarakat di lingkungan sekitarnya.4 Memahami dan mampu menerapkan kaidah penulisanLam Syamsiyah dan Lam qomariyah 2. dan karier peserta didik. yaitu a. yaitu 103 . Kegiatan pengembangan diri yang dilaksanakan sebagian besar di dalam kelas (intrakurikuler) dengan alokasi waktu 2 jam tatap muka.

 Kaligrafi  English Club  Jamaah hizib  Seni bala diri pencak silat 2. dan kondisi psikologi peserta didik merupakan portofolio yang digunakan untuk penilaian. Pramuka. Adapun penilaian kegiatan pengembangan diri bersifat kualitatif. perilaku. D. materi kecakapan hidup akan diperoleh peserta didik melalui kegiatan pembelajaran sehari-hari yang emban oleh mata pelajaran yang bersangkutan. 104 . Pendidikan Kcakapan Hidup Pendidikan kecakapan hidup yang diterapkan oleh sekolah merupakan bagian integral dari pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Program pembiasan mencakup kegiatan yang bersifat pembinaan karakter peserta didik yang dilakukan secara rutin. Seluruh guru ditugaskan untuk membina program pembiasaan yang telah ditetapkan oleh madarasah. ekspresi. Potensi. dan keteladanan. Dengan demikian. spontan. Tabel 7 Program Pembiasan untuk Peserta Didik Rutin Upacara Sholat berjamaah Tela‟ah kitab kuning kunjungan pustaka Spontan membiasakan antri memberi salam membuang tempatnya Musyawarah sampah pada tepat waktu hidup sederhana Keteladanan berpakaian rapi memberikan pujian Pembiasaan ini dilaksanakan sepanjang waktu belajar di madrash.

Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik.E. Selain itu. Pogam Unggulan Program unggulan yang laksanakan untuk menghasilkan siswa-siswi yang memiliki daya saing antara lain: a. 60% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. Tahsinul Qur‟an c. Penugasan struktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dalam sistem paket sebesar 30% s.HAMZANWADI NW GELOGOR menambah empat jam pelajaran tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun ajaran dapat dilakukan secara fleksibel dengan jumlah beban belajar yang tetap. Adapun kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi.d. penambahan jam tersebut dimanfaatkan untuk mata pelajaran lain yang dianggap penting dantidak terdapat di dalam struktur kurikulum yang tercantum di dalam Standar Isi. Pengaturan Beban Belajar Beban belajar dalam sistem paket digunakan oleh tingkat satuan pendidikan. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran pada sistem paket dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Pemanfaatan alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik 105 . MA. Tahfizul Qur‟an b. Waktu penyelesaian penugasan struktur ditentukan oleh pendidik. Kajian Kitab-kitab Klasik (Kitab Kuning) D.

920 106 . 39 jam pembelajaran. yaitu dua jam kegiatan praktik di madrasahsetara dengan satu jam tatap muka. Jumlah jam pembelajaran tatap muka per minggu untuk SMA/MA/MALB/ SMK/MAK adalah 38 s. Kegiatan belajar kegiatan tatap muka per minggu pada setiap satuan pendidikan adalah sebagai berikut. Empat jam praktik di luar madrasahsetara dengan satu jam tatap muka. Adapun alokasi waktu untuk praktik.d.632 jam pembelajaran 88.320– 97.472–1. Beban belajar kegiatan tatap muka per jam pembelajaran pada masingmasing satuan pendidikan MA ditetapkan berlangsung selama 45 menit. Beban belajar kegiatan tatap muka keseluruhan untuk setiap satuan pendidikan adalah sebagaimana tertera pada Tabel 8.dalam mencapai kompetensi. Tabel 8 Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka Keseluruhan untuk Setiap Satuan Pendidikan Minggu Satuan Jam Jumlah Jam Satuan Pendidikan Tatap Muka (Menit) Ajaran per Minggu Tahun per Tahun (@ menit) Kelas Pembelajaran Pembelajaran Efektif per Waktu Pembelajaran Jam per Tahun Jumlah MA X – XII 45 46–48 32–34 1. Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik.

Berdasarkan ketentuan dari Dinas Pendidikan Kota Mataram dan memerhatikan kemampuan peserta didik dari hasil tes awal dan analisa penetapan KKM. Ketuntasan Belajar Ketuntasan belajar setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar berkisar antara 0–100%. kompleksitas kompetensi. b. E. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator 75%. Penyelesaian program pendidikan dengan menggunakan sistem paket adalah tiga tahun untuk SMP/MTs/SMLB dan SMA/ MA/MALB. Satuan pendidikan harus menentukan kriteria ketuntasan minimal dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik. madrasahmenetapkan ketuntasan belajar pada masing-masing mata pelajaran sebagai berikut.320 – 97.HAMZANWADI NW GELOGOR maksimum 60% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran yang bersangkutan.920 menit) Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur terdiri atas a. Ketuntasan belajar tiap mata pelajaran ditentukan berdasarkan Imtak siswa. serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran.( 88. dan daya dukung. kompleksitas. Satuan pendidikan diharapkan meningkatkan kriteria ketuntasan belajar secara terus-menerus untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal. 107 . Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur bagi peserta didik pada MA. 22 Tahun 2006). dan tiga sampai dengan empat tahun untuk SMK/MAK. Pro-gram percepatan dapat diselenggarakan untuk mengakomodasi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa (Permendiknas No.

dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing Muatan Lokal 2010/2011 75 75 75 75 70 70 65 65 65 65 65 65 70 65 65 70 70 70 65 65 70 108 .Tabel 9 Target Ketuntasan Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Qur‟an Hadist Akidah Akhlak Fikih Sejarah Kebudayaan Islam Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bahasa Arab Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Penjas. Olahraga.

Kenaikan Kelas dan Kelulusan Kenaikan kelas dilaksanakan pada akhir tahun ajaran. 2. dan kesehatan. 4. Oleh karena itu. F. b. mata pelajaran yang tidak mencapai ketuntasan belajar minimal (SKBM). olahraga. Kenaikan kelas dilaksanakan pasa setiap akhir tahun pelajaran atau pada akhir semester II. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah 1. 3. Kenaikan kelas dan kelulusan diatur oleh madrasahdengan mengacu kepada ketentuan-ketentuan yanga ditetapkan oleh dinas pendidikan. Ketentuan mengenai penilaian akhir dan ujian madrasahdiatur lebih lanjut dengan peraturan menteri berdasarkan usulan BSNP. kehadiran minimal 90%. 2. kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. 109 . lulus ujian nasional. kelompok mata pelajaran estetika. setiap warga madrasahdiharapkan untuk lebih bekerja keras lagi agar mutu pendidikan madrasahdapat meningkat dari tahun ke tahun. Peserta didik dinyatakan NAIK KELAS XI apabila yang bersangkutan memiliki a. 1. serta kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. Ketentuan kenaikan kelas didasarkan pada hasil penilaian yang dilakukan pada semester II. maksimum tiga mata pelajaran. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. menyelesaikan seluruh program pembelajaran.Madrasahmenargetkan agar angka ketuntasan belajar tersebut makin meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan pada ketentuan PP 19/ 2005 Pasal 72 Ayat (1). 3. lulus ujian madarasah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.

semua mata pelajaran yang menjadi ciri khas IPS (ekonomi. semua mata pelajaran yang menjadi ciri khas jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (matematika. fisika.5 untuk setiap mata pelajaran. maksimum tiga mata pelajaran.5 110 . kimia. untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam. 4. memiliki nilai minimal 5. b. 2. dan XII.4. c. Peserta didik dinyatakan LULUS MADRASAH apabila yang bersangkutan memenuhi ketentuan yang ditentukan sebagai berikut. sejarah. d. memiliki rapor kelas X. Peserta didik dinyatakan NAIK KELAS XI apabila yang bersangkutan memiliki a. geografi. dan sosiologi) mencapai ketuntasan belajar minimal (SKBM). XI. kehadiran 90%. untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial. 3. 1. mengikuti ujian praktik dan teori. mata pelajaran yang tidak mencapai ketentuan belajar minimal (SKBM). dan biologi) mencapai ketuntasan belajar minimal (SKBM). nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 5.

maka permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari berikutnya yang bukan hari libur. Pembagian jadwal B. Permulaan Tahun Pelajaran Permulaan tahun pembelajaran dimulai pada hari Sabtu minggu ketiga bulan Juli. 111 . serta ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah. Pengaturan waktu belajar mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Pengaturan Ruangan b.BAB IV KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan disusun dan disesuikan setiap tahun oleh madrasahuntuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran. Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran adalah sebagi berikut: A. Waktu Belajar : Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). karakteristik madarasah. Hari-hari pertama masuk madrasahberlangsung selama 3 (tiga) hari dengan pengaturan sebagai berikut: kelas X melaksanakan Masa Orientasi Madrasah(MOS) kelas XI melaksanakan Tes Awal a. atau apabila hari tersebut merupakan hari libur. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Pengaturan Ruangan b. Pembagian jadwal kelas XII melakukan a.

30 – 13.:   Keputusan Menteri Pendidikan Nasional. yaitu: HARI WAKTU BELAJAR Senin Selasa Rabu Kamis Jum‟at Sabtu 07.00 07. C. Libur Madrasah Hari libur madrasahadalah hari yang ditetapkan oleh madrasah.30 – 11.00 07. waktu pembelajaran efektif belajar ditetapkan sebanyak 34 minggu untuk setiap tahun pelajaran. provinsi. dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan. Penentuan hari libur memperhatikan ketentuan berikut ini.00 Sesuai dengan keadaan dan kebutuhan Madrasah. Kegiatan ujian semester akan dilaksanakan setiap akhir semester sebagai evaluasi ketercapaian SK/KD D.30 07.00 07. Kegiatan Ujian Semester Kegiatan ujian semester direncanakan selama 10 (Sepuluh) hari.Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 5 (lima) hari. 112 . dan kabupaten/kota untuk tidak diadakan proses pembelajaran di madarasah.30 – 13.30 – 13. Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dalam hal penentuan hari libur umum/nasional atau penetapan hari serentak untuk setiap jenjang dan jenis pendidikan Madrasah mengambil kebijakan hari libur sebagai berikut ini.30 – 13.30 – 13. pemerintah pusat.00 07.

Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dalam hal penentuan hari libur umum/nasional atau penetapan hari serentak untuk setiap jenjang dan jenis pendidikan yang disesuaikan dengan kondisi Pondok Pesantren.10 Agustus 2010 Libur Akhir Puasa 01 September .  Keputusan Menteri Pendidikan Nasional.10 September 2010 Libur Semester 1 28 Desember – 9 Januari 2011 Libur Semester 2 28 Juni – 10 Juli 2011 Hari libur yang ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Pusat antara lain: Idul Adha Tahun Baru Hijriah Maulid Nabi Muhammad SAW Hari Kemerdekaan R I Isra „Miraj Nabi Muhammad Idul Fitri dan Cuti Bersama E. JADWAL KEGIATAN TAHUN 2010/2011 NO 1 2 3 JENIS KEGIATAN Rapat Persiapan PSB Penerimaan Peserta didik Baru Rapat Persiapan KBM Semester I PELAKSANAAN 25 Juni 2010 1-11 Juli 2010 13 Juli 2010 113 KETERANGAN . dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan. Libur Awal Puasa 09 Agustus . Jadwal Kegiatan Rencana kegiatan madrasah tahun pelajaran 2010/2011 adalah sebagaimana tertera pada tabel berikut ini.

12 oktober 2010 8 -18 Desember 2010 27 Desember 2010 28 Des 2010 – 9 Jan 2011 10 januari 2011 11-12 Januari 2011 20 februari 2011 17-25 Maret 2011 18-21 Maret 2011 2-10 Maret 2011 28 Maret .14 Agustus 2010 6 -18 September 2010 4 .4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Hari pertama tahun pelajaran 2009/2010 Masa Orientasi Peserta didik Kelas X Rapat Koordinasi TU Rapat Kordinasi Wali kelas Rapat Kordinasi Pembina OSIS Rapat Koordinasi Staf & wakil Rapat Pleno Komite ( OT Peserta didik Baru ) Peringatan Kemerdekaan RI Libur Awal Puasa Midle semester Libur Idul Fitri Semester I Pembagian Raport Libur semester I Rapat evaluasi semester I dan persiapan semester II Hari pertama semester II Rapat pembentukan panitia UN/US Pelaksanaan US Pelaksanaan UN Ujian praktek Midle semester II Remedial Rapat kelulusan Semester II Rapat kenaikan kelas Pembagian Raport Kenaikan kelas Rapat kerja sekolah 12 Juli 2010 15 .17 Juli 2010 Setiap Hari Senin Minggu Kedua Setiap Hari Selasa Minggu Kedua Setiap Hari Rabu Minggu Ketiga Setiap Hari Kamis Minggu Ketiga 2 Agustus 2010 17 Agustus 2010 9 .5 April 2011 6 -11 April 2011 15 Mei 2011 8 -15 Juni 2011 20 Juni 2011 27 Juni 2011 27 Juni 2011 29 Juni 2011 114 Upacara 1 X 1 bulan 1 X 1 bulan 1 X 1 bulan 1 X 1 bulan .

Daftar Pustaka Badan Standar Nasional Pendidikan. 115 . Jakarta. Depdiknas. ”Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”. ”Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah”. 2006. ”Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”. Jakarta. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2006. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. –––– . Jakarta. –––– . 2006. Jakarta. 2006. ”Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful