. Aliran Naturalisme.

Sebagaimana namanya yaitu Natural, melukiskan sesuatu yang nyata dan alami seperti tampak pada aslinya. Ciri lukisan Aliran ini mengambil objek keindahan alam. Sekumpulan pelukis aliran naturalis di Indonesia diawali adanya kelompok Moi Indie, antara lain Rudolf Bonnet, Le Mayeur, Locatelli, Abdullah Soerjo Soebroto, Basoeki Abdullah, Wakidi, dan R.M. Pirngadi. Contoh-contoh karyanya banyak sekali kita temukan baik di dalam masyarakat umum ataupun di internet.

Lukisan Naturalis - Pemandangan Gunung dan Sawah 2. Aliran Realisme Aliran senirupa yang kedua adalah Aliran Realisme. Tidak jauh berbeda dengan Aliran Naturalisme yaitu sama-sama menggambarkan objeknya sesuai keadaan apa adanya, Namun perbedaan dengan aliran Realis adalah Seniman Realisme mengambil objek dari kehidupan sehari-hari yang benarbenar real dan tanpa ilusi. Maknanya bisa pula mengacu kepada usaha dalam seni rupa untuk memperlihatkan kebenaran, bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk sekalipun.Perupa realis selalu berusaha menampilkan kehidupan sehari-hari dari karakter, suasana, dilema, dan objek tertentu.

Untuk lebih jelasnya silahkan anda amati karya dibawah ini dan bandingkan dengan karya Naturalisme diatas .

Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan. tragedi. tema yang eksotik. Aliran Romantisme Aliran Romantisme yaitu ciri lukisan yang menggambarkan adegan dramatis serta kaya perpaduan warna kontras. dan Suromo. cerita roman. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Agus Jaya Suminta. Tarmizi. Tokoh aliran ini di Indonesia dipelopori oleh Raden Saleh. Aliran Romantisme lebih banyak menampilkan tema-tema kehidupan dunia misteri.Tentang perjuangan. melukiskan objek yang menyangkut perilaku kehidupan. Dullah. . S. 3.Tokoh dari Aliran Realis ialah Trubus. cinta kasih. Aliran Romantisme merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Sudjojono.

Karena itulah dalam lukisan impressionisme obyek yang dihasilkan agak kabur dan tidak mendetail. Mereka melukiskan dengan cepat karena perputaran matahari dari timur ke barat. Solichin serta Afandi pelukis maestro indonesia sebelum ber aliran ekspressionisme. Aliran Impressionisme Aliran Impresionisme yaitu ciri lukisan bertemakan alam yang dibuat secara langsung dan cepat. . Tokoh aliran ini ialah Zaini Kusnadi. dan warna. Aliran Impressionisme merupakan aliran seni rupa yang lahir pada tahun 1874. berdasarkan kesan pencahayaan. Kesan itu didapat dari bantuan sinar matahari yang merefleksi ke mata mereka. garis.Pemburu diserang Harimau karya lukisan Raden Saleh 4. Aliran ini mengutamakan kesan selintas dari suatu obyek yang dilukiskan.

Perahu Karya Zaini .

Abstrak sendiri adalah salah satu jenis kesenian kontemporer yang tidak menggambarkan obyek dalam dunia asli. serta pelukis ekspresionisme yang lain seperti Rusli. jika anda ingin melihat contoh karyanya silahkan menuju keposting tentang Affandi Pelukis Indonesia 6. Ekspresionisme adalah aliran yang mengutamakan curahan batin secara bebas. Bebas dalam menggali obyek yang timbul dari dunia batin ! Imajinasi dan perasaan. kesedihan dan keinginan lain dibalik tingkah laku manusia. dan Srihadi Sudarsono juga termasuk Zaini dan Popo Iskandar. kemiskinan. Unsur yang dianggap mampu memberikan sensasi keberadaan objek diperkuat untuk menggantikan unsur bentuk . kekerasan. Lukisan ini merupakan hasil ungkapan perasaan pelukisnya yang dibuat secara spontan. Tokohnya paling terkenal di Indonesia ialah Affandi. Aliran Ekspressionisme Aliran Senirupa selanjutnya yaitu Aliran Ekspresionisme. yaitu ciri lukisan hasil ungkapan batin pelukisnya dengan bentuk penggambaran objek yang tidak dikenali lagi (hanya pelukisnya yang tahu). Aliran Abstrak Aliran Senirupa Abstrak. para senimannya hanya menggunakan warna dan bentuk dalam cara non-representasional. yaitu ciri lukisan yang penggambaran bentuknya cenderung menyimpang dari wujud aslinya. Obyek-obyek yang dilukiskan antara lain kengerian.Karya Lukisan Aliran Impressionisme 5.

Zaini. Handrio. Hasilnya berupa komposisi garis. Fajar Sidik. Tokoh aliran Abstrak di Indonesia adalah: Nashar.bidang. D. Hans Hartung. dan A. Amri Yahya. Ahmad Sadali. .yang dikurangi porsinya.warna dan unsur-unsur lainya. Pirous.

7. Tokoh aliran ini ialah Kartono Yudhokusumo dan Amri Yahya. . Aliran Klasikisme Aliran Klasikisme yaitu ciri lukisan yang penggambaran bentuknya dibuat sedemikian rupa (dengan penggayaan) sehingga terkesan indah dan elok.

.

apa yang mereka jumpai dijadikan obyek. Bahkan bisa saja mereka mengambil sepasang sandal disandarkan diatas rongsokan meja kemudian diatur sedemikian rupa dan akhirnya dipamerkan. Kesan umum dari karya-karya Pop art menampilkan suasana sindiran. karikaturis. Pelukis aliran ini ialah Rijaman dan Keo Budi Harijanto. humor dan apa adanya. nama aslinya adalah Popular Images. Dalam mengambil obyek tidak memilihmilih. yaitu ciri lukisan yang dibentuk dari kumpulan titik warna. ekspresif. dan jika dilihat dari jarak tertentu membentuk lukisan yang realistik. Seni ini muncul karena kejenuhan dengan seni tanpa obyek dan mengingatkan kita akan keadaaan sekeliling yang telah lama kita lupakan. dan artistik. 9.Adam dan Hawa Karya Kartono Yudhokusumo 8. Aliran Pointilisme Aliran Pointilisme. Aliran Pop Art Seni Pop atau Pop Art mula-mula berkemang di Amerika pada tahun 1956. .

Di Indonesia yang menganut aliran ini adalah seniman-seniman yang memproklamirkan diri :Kaum Seni Rupa Baru Indonesia”. Aliran Optical Art Aliran Senirupa Optical Art disebut juga Retinal Art yaitu corak seni lukis yang penggambarannya merupakan susunan geometris dengan pengulangan yang teratur rapi. bisa seperti papan catur. 10. Tokoh corak ini salah satunya adalah AT Sitompul . Karya ini menarik perhatian karena warnanya yang cemerlang dan seakan mengecohkan mata dengan ilusi ruang.

Aliran Trick Art Aliran Trick Art merupakan seni lukis dua dimensi dengan menggunakan ilusi visual sehingga terlihat seperti nyata (tiga dimensi).11. Kazumune Kenju dengan lukisan mural dinding. . Lukisan sejenis ini pertama dibuat pada 1984 oleh seniman Jepang. Lukisan itu akhirnya dapat dinikmati masyarakat luas dan pada 1991 di Museum Trick Art yang berdiri untuk pertama kalinya di dunia. West Mall Lantai 5. yang berlangsung dari 2 Desember 2012 hingga 3 Februari 2013 baru baru ini. Pameran Trick Art sendiri di Indonesia pernah diselenggarakan di Grand Indonesia.